P. 1
Konsep Dasar Ekonomi

Konsep Dasar Ekonomi

|Views: 126|Likes:
Published by Annisa Junaid

More info:

Published by: Annisa Junaid on Apr 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/27/2012

pdf

text

original

KONSEP DASAR EKONOMI TEKNIK

Filed under: UMUM — Tinggalkan Komentar Oktober 3, 2011

I. PENGERTIAN Wirausaha adalah orang yang mengorganisasikan dan mengelola sendiri suatu kegiatan usaha dengan menanggung resiko atas usahanya itu. Ia bertanggung jawab atas usahanya, resiko finansial, material dan sumber daya manusia yang ada di dalam usahanya. Wirausaha biasanya bertindak selaku pemilik pimpinan atau manager dan sekaligus sebagai operator dari kegiatan usahanya. Pengertian wirausaha adalah berasal dari kata wira dan usaha. Wira berasal dari bahasa sansekerta, yang berarti manusia unggul, teladan, berbudi luhur, berjiwa besar, berani, pendekar kemajuan, memiliki keagungan watak. (Buchari, 1999). Sedangkan usaha adalah proses yang dilakukan untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Ekonomi teknik adalah memuat tentang bagaimana membuat sebuah keputusan (decision making) dimana dibatasi oleh ragam permasalahan yang berhubungan dengan seorang engineer sehingga menghasilkan pilihan yang terbaik dari berbagai alternatif pilihan. Keputusan yang diambil berdasarkan suatu proses analisa, teknik dan perhitungan ekonomi. Engineering (rekayasa) adalah profesi/disiplin dimana pengetahuan tentang matematika dan ilmu pengetahuan alam yang diperoleh dengan studi, pengalaman, dan praktek dipergunakan dengan bijaksana dalam mengembangkan caracara untuk penggunaan secara ekonomis bahan-bahan dan sumber alam untuk kepentingan umat manusia. Dari definisi ini aspek-aspek ekonomi dari engineering (Engineering Economic/ Ekonomi Teknik) dititik beratkan pada aspek-aspek fisik. Jelas, bahwa pada dasarnya ekonomi merupakan bagian dari engineering yang dilaksanakan dengan baik. Alternatif-alternatif timbul karena adanya keterbatasan dari sumber daya (manusia, material, uang, mesin, kesempatan,dll). Dengan berbagai alternatif yang ada tersebut maka diperlukan sebuah perhitunganuntuk mendapatkan pilihan yang terbaik secara ekonomi, baik ketika membandingkan berbagai alternative rancangan, membauat keputusan investasi modal, mengevalusai kesempatan finansial dll. Analisa ekonomi teknik melibatkan pembuatan keputusan terhadap berbagai penggunaan sumber daya yang terbatas. Konsekuensi terhadap hasil keputusan biasanya berdampak jauh ke masa yang akan datang, yang konsekuensinya itu tidak bisa diketahui secara pasti , merupakan pengambilan keputusan dibawah ketidakpastian. Sehingga penting mengetahui:

Wellington. diantaranya adalah sebagai berikut : • Pemilihan disain terbaik untuk tungku gas efisiensi tinggi. Beberapa kasus yang berhubungan dengan kegiatan ekonomi teknik. Pada tahun 1930. Pada tahun 1942 Woods dan De Garmo menulis edisi pertama dari buku yang berjudul “Engineering Economy”. Keputusan dalam ekonomi teknik diantaranya adalah keputusan yang berhubungan dengan investasi. Arthur mempertimbangkan kontribusi ekonomi teknik dimana penekanan pada aspek keuangan secara matematik. pada akhir abad 19. bunga. bidang keahlian khususnya adalah bangunan jalan kereta api di Amerika Serikat. Kemungkinan ketidakakuratan estimasi yang digunakan dalam analisis 2. depresiasi. Prediksi kondisi masa yang akan datang b. • Rekomendasi apakah harus dibeli atau tidak pesawat terbang jet suatu operasi . yang dikenal analisis SENSITIVITAS Sumber-sumber ketidakpastian: 1. Perintis dalam bidang ini adalah Arthur M. SEJARAH PERKEMBANGAN EKONOMI TEKNIK Pertimbangan dan perbandingan biaya merupakan aspek dasar dari pelaksanaan rekayasa. yang lebih dikenal RISIKO.a. Eugene Grant menerbitkan edisi pertama dari buku teksnya. III. Sinergi antara proyek-proyek yang didanai Namun demikian keputusan-keputusan yang diambil (sekalipun dengan berbagai presikdiprediksi yang masuk akal) terkadang terdapat juga perbedaan terhadap kenyataannya. Ini merupakan tonggak sejarah perkembangan ekonomi teknik seperti kita ketahui saat ini. Dalan pengambilan keputusannya yang berdasar faktor-faktor (parameter) tertentu yang tidak diketahui dengan pasti mengharuskan kita menganalisa sebesara besar pengaruh faktor-faktor tersebut saling mempengaruhinya. Jenis fisik bangunan dan peralatan yang digunakan 4. serta nilai waktu dari uang. • Pemilih robot yang paling cocok untuk operasi pengelasan peralatan otomotif. Lama (waktu) periode yang diasumsikan II. Ia menekankan pengembangan sebuah titik pandang ekonomi dalam engineering. seorang insinyur sipil. Jenis bisnis yang berkaitan dengan kesehatan perekonomia masa depan 3. Perkembangan teknologi c. SASARAN STUDI EKONOMI TEKNIK Investasi merupakan modal/kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan/seseorang bersifat jangka panjang.

dalam mengambil keputusan untuk melakukan seorang wirausaha harus dapat mengambil keputusan yang tepat.dengan menitikberatkan pada aspek ekonomi dan memiliki tujuan dalam membantu pengambilan keputusan. untuk mengambil keputusan yang tepat. Keputusan yang tepat bukan keputusan yang tanpa pertimbangan. Oleh karena itu.Dari gambaran ini dapat dilihat ekonomi teknik melibatkan pertimbangan yang sangat teknis. Jadi ekonomi teknik melibatkan analisis secara teknis. . diperlukan dasar-dasar pertimbangan. Dasardasar pertimbangan itulah yang disebut dengan alternatif-alternatif dalam mengambil keputusan. Tentunya.

Bunga sederhana jarang digunakan dalam praktik komersial modern.berdasarkan pengaruh waktu nilai uang akan berubah pada masa yang akan datang kalau jumlahnya sama.hal ini disebabkan karena perkembangan perekonomian dimana masyarakat semakin tahu arti perkembangan perekonomian dan bagaimana dampaknya terhadap harga-harga secara umum. Total bunga yang diperoleh dapat dihitung dengan rumus : I = P. SUKU BUNGA JANGKA PANJANG Yaitu Suku Bunga yang jatuh tempo ( Maturitty ) lebih dari satu tahun. Kalau dalam perekonomian suatu negara dimana harga-harga cenderung naik. dan tingkat suku bunga. maka besarnya bunga tahunan yang diperoleh adalah konstan. I. 3).i. yaitu : 1). 2012 • Related • Filed Under Pengaruh waktu terhadap nilai uang di masa yang akan datang menyangkut penanaman dana ke dalam suatu investasi baik investasi jangka pendek maupun jangka panjang.KONSEP NILAI UANG TERHADAP WAKTU January 20th. SUKU BUNGA NOMINAL Yaitu Suku Bunga yang dapat di amati di pasaran.n Di mana : I = Total bunga tunggal P = Pinjaman awal i = Tingkat suku bunga n = Periode pinjaman. Oleh karena itu. Bunga Adalah Biaya yang harus di bayar Borrower Menurut Kem dan Guttman (1992) seperti di uraikan Laksmono ( 2001 ) menganggap Suku Bunga merupakan sebuah harga dan sebagai mana harga lainnya maka tingkat Suku Bunga. 1. Bunga Majemuk (compound interest) Apabila bunga yang diperoleh setiap periode yang didasarkan pada pinjaman pokok ditambah dengan setiap beban bunga yang terakumulasi sampai dengan awal periode tersebut. Asal Mula Bunga Menurut Hubbard ( 1997 ) dalam Laksmono ( 2001). 4). total pembayaran pinjaman yang harus dilakukan pada akhir periode pinjaman F. Bunga Sederhana Apabila total bunga yang diperoleh berbanding linear dengan besarnya pinjaman awal/pokok pijaman. sebesar : F=P+I 3. maka hal ini berarti bahwa dengan jumlah uang yang sama jika digunakan pada waktu satu tahun setelah diterima uang tersebut maka nilainya akan turun. tingklat suku buanga dan lama periode pinjaman yang disepakati. SUKU BUNGA RIIL Yaitu suku Bunga yang secara konsep di ukur tingkat pengembaliannya setelah dikurangi inflansi. Jika pinjaman awal P. 2). adalah suatu nilai yang tetap. maka tingkat suku bunga tersebut dinamakan tingkat suku bunga sederhana ( simple interest rate ). 2. SUKU BUNGA JANGKA PENDEK Yaitu Suku Bunga yang jatuh tempo ( Maturity ) satu tahun atau kurang. maka .

Ekuivalensi tergantung pada : Tingkat suku bunga Jumlah uang yang terlibat Waktu menerima dan / atau pengeluaran uang. Meskipun total pembayaran kembali uang pinjaman berbeda menurut caranya. M-02. 4. Perbedaan yang terjadi disebabkan oleh pengaruh pemajemukkan (compounding).00 4.10 Cara II 400.500. Perbedaan tersebut akan semakin besar bila jumlah uang semakin sebesar.atau periode lebih lama.88 .00 0. Perhitungan bunganya dilakukan berdasarkan pinjaman pokok dan bunga yang dihasilkan pada periode sebelumnya. Konsep Keekuivalenan Ekuivalensi berarti semua cara pembayaran yang memiliki daya tarik yang sama bagi peminjam. seperti ditunjukkan pada table berikut : Tabel.10 Cara III 261. Jika tingkat suku bunga konstan pada 10% untuk cara pembayaran apapun.00 2.000.00 0. Tidak ada bedanya pada pokok pinjaman dibayarkan dalam umur pinjaman atau baru dibayar kembali pada akhir tahun ke-4 Cara untuk melihat mengapa semua cara pembayaran itu dikatakan ekuivalen pada tingkat suku bunga 10% adalah membandingkan total bunga pinjaman yang dibayarkan dengan total pinjaman selama 4 tahun.7 Total Bunga Pinjaman yang Dibayarkan Total Pinjaman Selama Empat Tahun Perbandinga Total Bunga terhadap Total Pinjaman Cara I 250. tetapi bisa ekuivalensi satu sama lain merupakan konsep yang penting dalam ekonomi teknik. maka semua cara pembayaran tersebut ekuivalen. Seseorang bisa secara bebas meminjam dan meminjamkan pada tingkat suku bunga 10%. Bunga majemuk lebih sering digunakan dalam praktik komersial modern. Sifat yang berkaitan dengan pembayaran bunga terhadap modal yang ditanamkan dan modal awal yang diperoleh kembali.bunga itu disebut bunga majemuk.

618. Notasi dan Diagram/ Tabel Arus Kas Arus kas (cash flow) adalah aliran nilai atau dana moneter (dollar) yang digunakan sebagai biaya (inputs) untuk menghasilkan keutungan (output). dll) pada setiap periode Untuk menyederhanakan subjek pada analisis ekonomi.00 0. Berikut ini adalah simbol-simbol yang digunakan: P = nilai atau jumlah mata uang pada waktu sekarang ($) F = nilai atau jumlah mata uang pada waktu yang akan datang ($) N = jumlah dari periode bunga i = tingkat suku bunga per periode (%) 4. Arus kas (cash flow) tersebut dihasilkan dari sebuah proyek investasi.n) Besarnya (P/F.” Perhatikan bahwa urutan dari P dan F dalam P/F adalah sama . diketahui nilai akan datang Jika (1 + i)n dipindahkan ke ruas kanan diperoleh : P = F (1+i)-n (4) P = Ekuivalen masa sekarang F = Ekuivalen masa akan datang i = Tingkat Bunga per Periode Bentuk (1 + I)-n disebut Single Payment Present Worth Factor (faktor nilai saat ini pembayaran tunggal).641.10 4. Simbol fungsional tersebut dibaca “cari P di mana F diketahui pada bunga i per periode bunga untuk n periode bunga. ada beberapa simbol-simbol (notasi) yang diperkenalkan untuk mewakili macam-macam arus kas dan faktor-faktor bunga. Ekuivalensi terjadi bila total bunga pinjaman yang dibayarkan dibagi total pinjaman menghasilkan jumlah yang sama pada cara pembayaran mana saja. Cara termudah untuk pendekatan masalah-masalah dalam analisis ekonomi adalah menggambar sebuah gambar atau diagram yang harus menunjukkan 3 hal.84 0. pengeluaran.10 Cara IV 464. dapat dikatakan bahwa setiap cara pembayaran di masa yang akan datang yang akan melunasi sejumlah uang yang dipinjam saat ini adalah ekuivalen satu sama lain.2. 5.i. pendapatan. dll) dalam masing-masing periode Semua arus pemasukan kas masuk (penarikan.10 Dengan suatu tingkat suku bunga yang sama. yaitu: Interval waktu yang dibagi ke dalam jumlah yang sesuai dari periode yang sama Semua arus pengeluaran kas (deposito. Tidak diketahui nilai awal.n) untuk berbagai i dan n dapat dilihat pada tabel bunga. dan dapat ditulis dengan simbol fungsional (P/F.i.

i. jumlahnya akan meningkat dari sebesar P menjadi P+Pi = P(1+i) pada akhir periode pertama. ditempatkan pada sisi sebelah kiri dari persamaan sedangkan besaran yang diketahui F ditempatkan disebelah kanan persamaan. di mana besaran yang tidak diketahui.10) F = G (F/G. N) atau G = P (G/P.11) Beberapa masalah arus kas melibatkan peneriman-peneriman atau pengeluaran-pengeluaran yang diproyeksikan agar meningkat atau berkurang. i. Jumlah secara konstan. annuitas. i. i. P = G (P/G. G. tetapi aliran kas dalam periode 1 adalah 0. Duketahui nilai awal Jika suatu jumlah P rupiah ditanamkan pada suatu saat sekarang dan i merupakan tingkat bunga per periode (keuntungan atau pertumbuhan). atau nilai masa akan datang.9) A = G (A/G. N) (3. Tidak diketahui nilai akan datang. dan pada akhir dari n periode jumlahnya akan meningkat menjadi : F = P (1 +i)n 6.seperti dalam bagian awal dari persamaan 4. P. i. N) atau G = A (G/A. Situasi itu dapat dimodelkan dengan suatu kemiringan/gradient yang seragam (uniformgradient/arithmetic gradient) . N) atau G = F (G/F. N) (3. 5. pada akhir dari tiga periode. pada akhir dari dua periode besarnya akan meningkat menjadi P(1+i)(1+i) = P(1+i)2 . pada setiap periode. N) (3.Gradien Seragam Pada deret gradien panjangnya periode adalah N. i. Beberapa faktor yang mempengaruhi gradien antara lain nilai sekarang. besarnya akan meningkat menjadi P(1+i)2 (1+i) = P(1+i)3.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->