P. 1
Definisi Kecemasan

Definisi Kecemasan

|Views: 24|Likes:
Published by Rizki Rahmasari

More info:

Published by: Rizki Rahmasari on Apr 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/15/2012

pdf

text

original

Definisi Kecemasan, Apa itu Kecemasan?

Muhammad Baitul Alim · Sabtu, 8 Jan 2011 · 08:03 WIB

Lazarus (1969), kecemasan merupakan suatu respon dari pengalaman yang dirasa tidak menyenangkan dan di ikuti perasaan gelisah, khawatir, dan takut. Kecemasan merupakan aspek subjektif dari emosi seseorang karena melibatkan faktor perasaan yang tidak menyenangkan yang sifatnya subjektif dan timbul karena menghadapi tegangan, ancaman kegagalan, perasaan tidak aman dan konflik dan biasanya individu tidak menyadari dengan jelas apa yang menyebabkan ia mengalami kecemasan.

The New Encyclopedia Britannica (1990) kecemasan atau anxiety adalah suatu perasaan takut, kekuatiran atau kecemasan yang seringkali terjadi tanpa ada penyebab yang jelas. Kecemasan dibedakan dari rasa takut yang sebenarnya, rasa takut itu timbul karena penyebab yang jelas dan adanya fakta-fakta atau keadaan yang benar-benar membahayakan, sedangkan kecemasan timbul karena respon terhadap situasi yang kelihatannya tidak menakutkan, atau bisa juga dikatakan sebagai hasil dari rekaan, rekaan pikiran sendiri (praduga sbuyektif), dan juga suatu prasangka pribadi yang menyebabkan seseorang mengalami kecemasan.

Pendekatan-pendekatan kecemasan :

1.

Psikoanalitik menyatakan bahwa sumber-sumber kecemasan adalah adanya suatu konflik bawah sadar. Freud meyakini bahwa kecemasan merupakan hasil dari konflik antara dorongan-dorongan id dan desakan-desakan ego, dan superego. Dorongan ini dapat merupakan ancaman bagi setiap individu karena berlawanan dengan nilai-nilai personal dan social (Atkinson, dkk, 1983 : 431-432).

2.

Teori perilaku menyatakan bahwa kecemasan adalah suatu respon yang dibiaskan terhadap stimuli lingkungan spesifik. Pengertian kognitif keadaan kecemasan nonfobik menyatakan bahwa pola berpikir yang salah, terdistorsi, atau tidak produktif (counterproductive) menyertai atau mendahului perilaku maladaptive dan gangguan emosional. Subjek yang menderita gangguan kecemasan cenderung menilai lebih (overestimate) terhadap derajat bahaya dan kemungkinan bahaya di dalam situasi tertentu dan cenderung menilai rendah (underestimate) kemampuan dirinya untuk mengatasi ancaman yang datang kepada kesehatan fisik dan psikologisnya.

Sue (dalam Herber dan Runyon, 1984) membagi kecemasan dalam empat cara, yaitu :

1. kecemasan yang menyerap dan tidak ada hubungannya dengan suatu pemikiran. Kecemasan moral ini juga mempunyai dasar dalam realitas karena dimasa yang lampau orang telah mendapatkan hukuman sebagai akibat dari perbuatan yang melanggar kode moral dan mungkin akan mendapatkan hukuman lagi. membagi kecemasan berdasarkan sumbernya : 1. Agitasi. membagi kecemasan menjadi dua bagian : 1. Kecemasan objektif. dan gugup. sering buang air kecil. jantung berdebar-debar. Freud (Hillgrad & Atkinson. melangkah mondar-mandir. ketegangan otot dan gangguan pencernaan. kecemasan yang timbul dari konflik alam bawah sadar dalam diri individu karena konflik itu tidak disadari. ketidakmampuan berkonsentrasi dan mengambil keputusan. 4. kecemasan ini dinilai Freud sebagai suatu respon yang tidak relistik terhadap bahaya eksternal yang mulanya sama dengan rasa takut. dan sulit tidur. Cara kognif yaitu dapat berubah dari rasa khawatir hingga panik. kecemasan yang disertai kegelisahan motorik yang hebat. Cara motorik yaitu sering menunjukkan gerakan-gerakan tidak beratur. 3. preokupasi pada bahaya yang tidak mengenakkan untuk diketahui. 1979). tangan dan kaki jadi dingin. 2. 2. Kecemasan realistis ini adalah kecemasan yang paling pokok sedangkan dua kecemasan yang lain (neurotik dan moral) berasal dari kecemasan ini. Panik. 3. individu yang superego berkembang baik cenderung untuk merasa berdosa apabila ia melakukan atau bahkan berpikir untuk melakukan sesuatu yang bertentangan dengan norma-norma moral. 3. kecemasan moral. kecemasan yang timbul karena adanya ancaman dari dunia luar. serangan kecemasan yang hebat dengan kegelisahan dan kebingungan serta hiperaktifitas yang tidak terkontrol. Ciri kecemasan neurotic yang dapat dilihat dengan jelas adalah ketakutan yang tegang dan tidak rasional phobia). Freud (dalam Suryabrata. . tekanan darah meningkat. individu sering menunjukkan beberapa perilaku seperti gelisah. kecemasan neurotis yang timbul karena id (rangsangan insting yang menuntut pemuasan segera) muncul sebagai suatu rangsangan yang mendorong ego untuk melakukan hel-hal yang tidak dapat diterima oleh lingkungan. Cara otomatis yaitu perubahan pada sistem saraf otonom dan sering direfleksikan dalam bentuk sesak nafas. menggigit-gigiti bibir dan kuku. 2. Cara afektif yaitu seperti merasa tidak enak dan khawatir mengenai bahaya yang akan datang. kecemasan neurotis. keringat berlebihan. 1982). mulut kering. Tipe Kecemasan : 1. gemetar. Kecemasan ini sering kali di interpretasikan sebagai rasa takut. kecemasan realistis. 4. Maramis (1990) membagi kecemasan menjadi 3 bagian : kecemasan yang mengambang (free floating anxiety). 2. individu tidak mengatahui alasan kecemasannya.

psikologizone.com/definisi-kecemasan-apa-itu-kecemasan/065111040 .Sumber : http://www.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->