P. 1
Kelas X SMA Sosiologi 1 Sri Sudarmi

Kelas X SMA Sosiologi 1 Sri Sudarmi

|Views: 4,182|Likes:
Published by BelajarOnlineGratis
Buku sekolah elektronik Sosiologi untuk kelas 10/ kelas 3 SMA/MA : Sosiologi-Sri Sudarmi
Buku sekolah elektronik Sosiologi untuk kelas 10/ kelas 3 SMA/MA : Sosiologi-Sri Sudarmi

More info:

Published by: BelajarOnlineGratis on Apr 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/15/2015

pdf

text

original

Masalah sosial timbul dari kekurangan-kekurangan dalam diri
manusia atau kelompok sosial yang bersumber pada faktor-faktor
berikut.
1.Faktor ekonomis, problema dari faktor ekonomi misalnya
kemiskinan, pengangguran, dan sebagainya.
2.Faktor biologis, problema yang timbul dari faktor ini adalah
penyakit atau kesehatan tubuh.
3.Faktor biopsikologis, dari faktor ini timbul penyakit saraf, bunuh
diri, dan disorganisasi jiwa.
4.Faktor kebudayaan, dari faktor ini akan timbul perceraian, keja-
hatan, kenakalan anak-anak, konflik rasial, dan keagamaan.
Setiap masyarakat mempunyai
norma yang bersangkut-paut dengan
kesejahteraan kebendaan, kesehatan
fisik, kesehatan mental, serta penye-
suaian diri individu atau kelompok
sosial. Penyimpangan-penyimpangan
tersebut merupakan gejala abnormal
yang merupakan masalah sosial.
Suatu persoalan tertentu tidak selalu
merupakan bagian dari satu kategori
yang tertentu pula. Suatu peren-
canaan ekonomis misalnya, dapat
disebabkan karena adanya kebijak-
sanaan sosial yang baru sehubungan
dengan adanya kemajuan di bidang
teknologi. Hubungan aspek-aspek
tersebut selalu ada karena aspek-
aspek dalam masyarakat, di dalam
keadaan yang wajar, merupakan
suatu integrasi yang mempunyai
hubungan yang saling memengaruhi.

C.Ukuran-Ukuran Sosiologi terhadap Masalah
Sosial

Menurut Robert K. Merton dan Robert A. Nisbet, dalam
menentukan bahwa suatu masalah merupakan problema sosial atau
tidak, digunakan beberapa pokok persoalan sebagai ukuran, yaitu
sebagai berikut ini.

1.Kriteria Utama

Kriteria utama suatu masalah sosial yaitu tidak adanya
penyesuaian antara ukuran-ukuran dan nilai-nilai sosial dengan
kenyataan-kenyataan serta tindakan-tindakan sosial. Adanya

Tujuan pembelajaran
Anda adalah dapat
menjelaskan
penyebab terjadinya
masalah sosial.

Sumber:Ensiklopedi Umum untuk Pelajar, 2005
Gambar 6.2 Konflik antarpemuda sebagai salah satu sebab
munculnya masalah sosial.

Manfaat Sosiologi119

kepincangan-kepincangan antara anggapan-anggapan
masyarakat tentang apa yang seharusnya terjadi, dengan apa
yang terjadi dalam kenyataan pergaulan hidup.
Misalnya, apabila dalam satu bulan terjadi
pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh 400
orang dari 10.000 orang penduduk sebuah kota,
hal ini belum tentu merupakan masalah sosial,
hal ini tergantung dengan nilai-nilai sosial
masyarakat yang bersangkutan.

2. Sumber-Sumber Masalah Sosial

Masalah sosial merupakan persoalan-
persoalan yang timbul secara langsung dari atau
bersumber langsung pada kondisi-kondisi
maupun proses-proses sosial. Jadi sebab-sebab
terpenting masalah sosial harus bersifat sosial.
Jadi kejadian-kejadian yang tidak bersumber
pada perbuatan manusia bukanlah merupakan
masalah sosial.

3.Pihak yang Menetapkan Masalah Sosial

Dalam masyarakat masalah sosial merupakan gejala yang
wajar. Apabila terdapat sekelompok warga masyarakat
menjadi pimpinan masyarakat tersebut, maka sekelompok
warga masyarakat tersebut mempunyai kekuasaan dan
wewenang yang lebih besar dari orang lain untuk membuat
serta menentukan kebijaksanaan sosial. Setiap manusia sesuai
dengan kedudukan dan perannya dalam masyarakat,
mempunyai nilai dan kepentingan-kepentingan yang berbeda.
Sikap masyarakat itu sendirilah yang menentukan suatu gejala
merupakan suatu problema sosial atau tidak.

4.Manifest Social Problem dan Latent Social Problem

Manifest social problems merupakan masalah sosial
yang timbul sebagai akibat terjadinya kepincangan-
kepincangan dalam masyarakat, yang dikarenakan tidak
sesuainya tindakan dengan norma dan nilai yang ada dalam
masyarakat. Pada umumnya masyarakat tidak menyukai
tindakan-tindakan yang menyimpang.
Latent social problems juga menyangkut hal-hal yang
berlawanan dengan nilai-nilai masyarakat, akan tetapi tidak
diakui demikian.

Sehubungan dengan hal tersebut, sosiologi tidaklah bertu-
juan membentuk manusia-manusia yang bijaksana dan selalu
baik dalam tindakan-tindakannya, tetapi untuk membuka mata
agar mereka memperhitungkan akibat segala tindakannya.

Sumber: Jawa Pos, 2006
Gambar 6.3 Pelanggaran lalu lintas belum
tentu menjadi masalah sosial, tergantung nilai
sosial masyarakat.

Wawasan Produktivitas

Carilah artikel-artikel di
koran atau majalah
mengenai permasalahan-
permasalahan yang
terjadi di daerah Anda,
di Indonesia, maupun di
luar negeri. Kemudian
analisislah
permasalahan tersebut
dan tuliskan perubahan-
perubahan sosial yang
ditimbulkan akibat
permasalahan sosial
tersebut. Kumpulkan
hasil kerja Anda kepada
bapak/ibu guru untuk
mendapatkan tanggapan
dan saran.

Sosiologi SMA Jilid 1

120

Sumber: Ensiklopedi IPTEK, 2004
Gambar 6.5 Kemiskinan tidak diukur dari kebutuhan
sekunder, tetapi disebabkan tidak mampu memenuhi kebutuhan
primernya.

5.Perhatian Masyarakat dan Masalah Sosial

Kejadian yang merupakan masalah
sosial belum tentu mendapatkan perhatian
sepenuhnya dari masyarakat. Sebaliknya
suatu kejadian yang mendapatkan sorotan
masyarakat, belum tentu merupakan
masalah sosial. Angka pelanggaran lalu
lintas mungkin tidak terlalu diperhitungkan
masyarakat, tetapi suatu kecelakaan
kereta api yang meminta korban manusia
mendapat sorotan masyarakat.
Sosiologi mendorong masyarakat
untuk memperbaiki kepincangan-ke-
pincangan yang diterima sebagai gejala
abnormal yang mungkin dihilangkan atau
dibatasi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->