Pengaruh Komunikasi Massa terhadap Individu

Studi tentang komunikasi massa pada umumnya membahas tentang efek. Dalam hal ini terdapat dua aliran yang banyak mewarnai teori-teori komunikasi massa berikutnya. Aliran yang pertama beranggapan bahwa media massa memiliki efek yang langsung dapat mempengaruhi individu sebagai audience. Mewakili aliran ini adalah teori stimulus-respons yang pada gilirannya telah memberi inspirasi pada teori jarum hipodemik yang sangat terkenal. Dalam teori ini isi media dipandang sebagai obat yang disuntikkan kedalam pembuluh darah audience, yang kemudian diasumsikan akan bereaksi seperti yang diharapkan. Asumsi stimulus-respons mengacu kepada elemen: isimedia massa sebagai stimuli yang disebarkan dan menerpa individu (organisme) akan menghasilkan respons tertentu yang berkaitan dengan stimuli yang diberikan Sementara aliran kedua beranggapan bahwa proses pengaruh dari media massa tidak terjadi secara langsung, melainkan melalui perantaraan hubungan komunikasi antar pribadi. Mewakili aliran ini adalah teori komunikasi dua tahap yang mengemukakan bahwa media tidak membuat orang langsung terpengaruh oleh muatan informasi yang dibawanya, Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa proses pengaruh yang biasanya diartikan sebagai perubahan sikap dan perilaku terjadi justru melalui perantaraan orangorang yang dikenal dengan sebutan pemuka pendapat. Dalam hal ini proses yang terjadi adalah pemuka pendapat memperoleh informasi dari media dan kemudia dapat menyebarluaskannya kepada orang2 disekitarnya. Pemuka pendapat ini pula yang berperan dalam merekomendasikan dan mekonfirmasi perubahan sikap dan perilaku masyarakat di sekitarnya. Teori difusi inovasi, yang dibahas berikutnya merupakan gabungan dari prinsip-prinsip teori diatas. Artinya dengan memanfaatkan kekuatan media massa sampai pada taraf tertentu, proses komunikasi juga melibatkan jaringan antarpribadi yang akan memperkuat tingkat adopsi seseorang atas sesuatu inovasi. Everett M. Rogers dan Floyd G. Shoemaker memberikan asumsi bahwa 4 tahap dalam suatu proses difusi inovasi mencakup: 1. Pengetahuan: kesadaran individu akan adanya inovasi dan adanya pemahaman tertentu tentang bagaimana inovasi tsb berfungsi. 2. Persuasi: individu membentuk/memiliki sikap yang menyetujui atau tidak menyetujui inovasi tsb. 3. Keputusan: individu terlibat dalam aktivitas yang membawa pada suatu pilihan untuk mengadopsi atau menolak inovasi. 4. Konfirmasi: individu akan mencari pendapat yang menguatkan keputusan yang telah diambilnya, dan keputusan tsb dpt berubah jika pesan berlawanan.

Pengaruh Komunikasi Massa ter hadap Masyarakat dan Budaya
Selain memiliki efek terhadap individu, media massa juga menghasilkan efek terhadap masyarakat dan budayanya. Efek dalam pengertian ini umumnya mengacu pada suatu efek jangka panjang yang tidak langsung. Efek juga bukan hanya merupakan pengaruh suatu pesan tertentu, namun merupakan hasil dari keseluruhan sistem pesan. Ada 4 teori yang dibahas: 1. Agenda Setting (Maxwell McCombs dan Donald Shaw) Media dengan menyusun prioritas topic akan mempengaruhi perhatian audience terhadap topic mana yang dianggap lebih penting dari lainnya. Dengan menyusun agenda pemberitaannya media akan

(a) Kognitif: Menciptakan atau menghilangkan ambiguitas. Teori ini berkaitan dengan proses terbentuknya pendapat yang dominant dalam masyarakat. Menjangkau atau menyediakan strategi untuk suatu aktivitas. Pembentukan sikap. (c) Behavioral Mengaktifkan/menggerakkan atau meredakan. Konsep ini dipandang sebagai alat untuk mencapai/mendapatkan nilai-nilai tertentu dalam hidupnya dimana ukuran dan bentuknya tergantung pada tiga karakteristik: • Karakterisyik pribadi • Karakteristik seseorang tergantung pada posisi sosialnya. • Karakteristik dari struktur sosial diamana seseorang berada. Agenda setting. Audience dan Pengaruh terhadap Komunikasi Massa Audience menjadi pusat dan titik awal dalam memahami proses komunikasi massa.mempengaruhi agenda audience meskipun hanya sampai pada tataran kognitif. Meningkatkan atau menurunkan dukungan moral. sistem media dan audience. Pendekatan Uses and Gratifications . artinya ada plafon atau batas tertentu dalam penyerapan informasi. Menyebabkan perilaku dermawan (menyumbangkan uang). Efek yang memiliki tiga tataran yaitu kognitif. Penegasan/penjelasan nilai-nilai. Konsep lain yaitu “potensi komunikasi” menjelaskan tentang karakteristik dan sumber-sumber yang memungkinkan seseorang untuk memberi dan menerima informasi. (b) Afektif Menciptakan ketakutan atau kecemasan. Efekdari suatu proses komunikasi massa merupakan hasil interaksi berbagai subsistem dalam suatu sistem sosial tertentu. Pembentukan issue tertentu atau penyelesaiannya. 3. dan yang membantu proses komunikasi bagi dirinya. pendapat yang dominant akan semakin meluas dan lainnya akan berangsur melemah. Melalui pengaruh media masa dan komunikasi antarpribadi. Tiga teori yang membahas audience sebagai focus: 1. Perluasan sistem keyakinan masyarakat. 2. ada model gaps yang memiliki “ceiling effects”. Dependency Teori ini dikembangkan oleh: Sandra Ball-Rokeach dan Melvin L. afektif dan behavioral merupakan hasil dari hubungan antara sistem sosial. Spiral of Silence Dikemukakan oleh Elizabeth Noelle-Neuman. Menurut Thunberg. 4. Orang cenderung tidak mengungkapkan pendapat yang berbeda dari mayoritas. DeFleur. Information Gaps/Knowledge Gap Phillip Tichenor mengawali pemikiran teori ini yang muncul karena potensi komunikasi yang dimiliki oleh berbagai orang atau kelompok dalam masyarakat adalah tidak sama dalam menyerap informasi dari lingkungannya yang ditentukan oleh factor status sosial ekonomi seseorang.

termasuk struktur media menghasilkan (4) Berbagai kombinasi personal individu dan (5) Persepsi mengenai solusi bagi persoalan tsb. Pendekatan lain dikemukakan oleh Karl Erik Rosengren yang memodifikasi elemennya menjadi 11: (1) Kebutuhan mendasar tertentu dalam interaksinya dengan (2) Berbagai kombinasi antara karakteristik intra dan ekstra individu dan juga dengan (3) Struktur masyarakat. Salah satu asumsi utamanya adalah bahwa ketika mencari/memperoleh informasi. yang menciptakan harapan-harapan terhadap media massa atau sumber-sumber lain yang membawa kepada perbedaan pola penggunaan media (atau keterlibatan dalam aktivitas lainnya) yang akhirnya akan menghasilkan pemenuhan kebutuhan. 3. yang menghasilkan (7) Perbedaan pola konsumsi dan (8) Perbedaan pola perilaku lainnya yang menyebabkan (9) Perbedaan pola pemenuhan yang mempengaruhi (10) Kombinasi karakteristik intra dan ekstraindividu. pendekatan ini menjelaskan suatu proses dimana kondisi sosial psikologis seseorang akan menyebabkan adanya kebutuhan. Jika isi media akan menghasilkan efek tertentu. dan pemrosesan informasi. cultural dan ekonomi dalam masyarakat. disebut memiliki akar dari pemikiran psikologi sosial tentang kesesuaian sikap. maka penggunaan media akan menghasilkan konsekuensi tertentu pula dan keduanya terjadi seca simultan. penghindaran. Teori Uses and Effects Kebutuhan hanya salah satu dari factor-faktor yang menyebabkan terjadinya penggunaan media. orang cenderung untuk menghindari informasi yang tidak sesuai dengan image of reality-nya karena akan dianggap mengganggu dan mengancam keseluruhan sistem yang telah ada pada dirinya. 2. kombinasi persoalan dan solusinya menunjukkan (6) Berbagai motif untuk mencari pemenuhan atau penyelesaian persoalan. Karakteristik individu. harapan dan persepsi terhadap media dan tingkat akses kepada media akan membawa individu kepada keputusan untuk menggunakan atau tidak menggunakan isi media massa. Information Seeking Teori ini dikemukakan oleh Donohew dan Tipton yang menjelaskan tentang pencarian. .Menurut Katz. yang sekaligus akan mempengaruhi pula (11) Struktur media dan berbagai struktur politik.

yaitu upaya dalam rangka mencerdaskan masyarakat Idealisme tersebut kemudian berbenturan (versus) realitas . Komunikasi Primer proses komunikasi yang tidak menggunakan media tetapi menggunakan lambang/simbol sebagai media satusatunya Ada 2 jenis lambang: a.PROSES & MODEL KOMMUNIKASI MASSA Ada 2 proses komunikasi 1. Verbal lambang/simbol/pesan yang berupa kata-kata (lisan/tulisan) b. Non Verbal bahasa tubuh/body language/ekspresi wajah Non verbal dalam bentuk tulisan ex. Paralinguistik Dialek: cara orang berbicara Intonasi Volume suara Kecepatan berbicara 2. Tinta merah  marah c. Komunikasi Sekunder proses penyampaian & penerimaan pesan dengan menggunakan media sebagai sarana komunikasi media massa media non massa (interpost media) Komunikasi Massa Dosen: Yuli Setyowati Aufie’s scripts 6 Proses komunikasi massa secara menyeluruh (holistic) dapat dipandang dari 3 cara: dari sudut pandang media dari sudut pandang komunikator dari sudut pandang khalayak Ciri media: keuntungan/profit kapitalisme kompetensi Calon komunikator: bintang iklan Dari sudut pandang khalayak bahwa media sekarang sudah kehilangan idealisme.

Wright Kegiatan penyelidikan (surveillance) Kegiatan mengkorelasikan. Instrumental surveillance (pengawasan instrumental) penyebaran/penyampaian informasi yang memiliki kegunaan atau dapat membantu khalayak dalam kehidupan sehari-hari ex. yaitu menghubungkan satu kejadian dengan fakta yang lain dan menarik kesimpulan (correlation) Kegiatan transmisi kultural. kenaikan harga.Latent Functions .PERAN DAN FUNGSI MEDIA MASSA (What the mass media do?) Analisis Fungsional Media Massa Harrold Lasswell memberi informasi mendidik menghibur Charles R. dll. Bahaya tsunami. ex.Society Manifest . tetapi juga . Kegiatan penghiburan (entertainment) Pengelompokan fungsi-fungsi tersebut: Individual – Group . produk-produk baru. 2. Surveillance (pengawasan) Warning before surveillance (pengawasan peringatan) fungsi yang terjadi ketika MM menginformasikan tentang ssuatu yang berupa ancaman. banjir. dll.Disfunctions Melvin De Fleur Fungsi Informasi (Surveillance Functions) Fungsi Agenda Setting (Set Agendas) Fungsi Penghubung antar kelompok dalam masyarakat (Connect) Fungsi Pendidikan (Educate) Fungsi Mempengaruhi (Persuade) Fungsi Menghibur (Entertaint) FUNGSI KOMUNIKASI MASSA BAGI MASYARAKAT Dominick: 1. Interpretation (penafsiran) MM tidak hanya memasok fakta dan data. Resep masakan. yaitu pengalihan kebudayaan dari satu generasi kepada generasi berikutnya. gempa.

ex. Entertainment (hiburan) banyak kita jumpai pada media televisi dan radio .menunjukkan hubungan kekuasaan . Fungsi Utama Media Massa Bagi Masyarakat a. sehingga membentuk lingkage (pertalian) berdasarkan kepentingan dan minat yang sama tentang sesuatu. Linfkage (pertalian) MM dpat menyatukan anggota masyarakat yang beragam. SBY undur diri dari kabinet Megawati dan menaikkan pamor Partai Demokrat 4. 1. transmisi warisan kebudayaan. yang pada mulanya dimulai oleh Laswell yang memberikan ringkasan kesimpulan mengenai fungsi dasar komunikasi sebagai berikut : pengawasan.memudahkan inovasi. ex. adaptasi dan kemajuan . dimaksudkan atau tidak dimaksudkan). Fungsi Komunikasi Massa Sejumlah upaya mencoba mensistimasikan fungsi utama media (tujuan atau efek. Informasi . pertalian (korelasi) bagian-bagian masyarakat dalam memberikan respon terhadap lingkungannya.menyediakan informasi tentang peristiwa dan kondisi dalam masyarakat dan dunia . lingkungan. Transmission of values (penyebaran nilai-nilai) fungsi sosialisasi: cara dimana individu mengadopsi perilaku dan nilai kelompok 5. Tajuk rencana (editorial) berisi komentar dan opini dilengkapi perspektif terhadap berita yang disajikan di halaman lain 3.meberikan penafsiran terhadap kejadian-kejadian penting. Wright memberikan skema dasar media ini untuk menggambarkan efek media yang begitu banyak jumlahnya.

Mencari bimbingan menyangkut berbagai masalah praktis.membentuk kesepakatan .Mengekspresikan budaya dominant dan mengakui keberadaan kebudayaan khusus (subculture) serta perkembangan budaya baru. Korelasi . .Mengkampanyekan tujuan masyarakat dalam bidang politik.menentukan urutan prioritas dan memberikan status relatif c.Memuaskan rasa ingin tahu dan minat umum . Fungsi Utama Media Massa Bagi Individu a.menunjang otoritas dan norma-norma yang mapan . mengomentari makna peristiwa dan informasi .b.Meningkatkan dan melestarikan nilai-nilai d. pekerjaan dan agama 2. menafsirkan.Menyediakan hiburan. dan dunia .Meredakan ketegangan sosial e. Kesinambungan .Mencari berita tentang peristiwa dan kondisi yang berkaitan dengan lingkungan.menjelaskan. pendapat. pengalihan perhatian dan sarana relaksasi . Mobilisasi .melakukan sosialisasi . Hiburan . pembangunan ekonomi. dan pilihan . masyarakat.mengkoordinasikan beberapa kegiatan . Informasi .

membantu menjalankan peran social .Mengidenifikasikan diri dengan nilai-nilai lain .Melepaskan diri atau terpisah dari permasalahan . Indentitas Pribadi .memperoleh pengetahuan tentang keadaan orang lain.Bersantai .Menemukan penunjang nilai-nilai pribadi .Menemukan model prilaku . rasa ingin tahu dan minat umum .menemukan bahan percakapan dan interaksi social .mengidentifikasikan diri dengan orang lain dan meningkatkan rasa memiliki . teman dan masyarakat d.Memperoleh rasa damai melalui penambahan pengetahuan b.Meningkatkan pemahaman tentang diri sendiri c. empati social .Penyaluran Emosi Kompoonen-Komponen Komunikasi Massa .Mengisi waktu ..Belajar.memperoleh teman selain dari manusia . Integrasi dan Interaksi Sosial .Memperoleh kenikmatan jiwa dan estetis .memungkinkan seorang untuk dapat menghubungi sanak-keluarga. Hiburan .

channel dan receiver. 2. Kemudian komponen tersebut dibagi lagi menjadi lima bagian oleh Wilburr Schramm. artinya komunikan merasa bahwa komunikator terlibat atau turut serta dengan mereka. Rogers bahwa dalam kegiatan komunikasi ada empat elemen yang harus diperhatikan. produser siaran siaran radio dan televisi. menyusun dan merencanakan program-program. Komunikator Jeremy Tunshall mendefinisikan komunikator sebagai petugas nonadministratif (nonclerical) di dalam organisasi-organisasi komunikasi.Everett M. message. Source Attractiveness Seorang komunikator harus mempunyai kemampuan untuk mengubah sikap komunikan melalui mekanisme daya tarik. cerita-cerita dan pesanpeasan lainnya untuk akhirnya disebarkan kepada khalayak. orang-orang yang bekerja dalam memilih. yaitu: 1. yaitu source. Decoder. sedangkan kepercayaan yang rendah akan menyebabkan berkurangnya daya perubahan yang diharapkan. komunikasi kelompok maupun komunikasi massa. maka terdapat dua faktor yang sangat menentukkan. Encoder. serta para penyunting. Komponen-komponen tersebut merupakan suatu syarat yang harus ada dalam suatu proses komunikasi. yaitu Source. Source Credibility Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan yang besar akan meningkatkan daya perubahan sikap. Melihat uraian tadi komunikasi massa pada umumnya adalah suatu organisasi yang kompleks. Destination. b. a. baik pada komunikasi interpersonal. Ditinjau dari komponen komunikator. yang dalam operasionalnya membutuhkan biaya yang sangat besar . para petugas perusahaan periklanan. Pesan . Definisi tersebut menunjukkan komunikator meliputi para jurnalis. Signal.

Selain itu diperlukan suatu tatanan bahasa yang khas yang disebut bahasa pers. Tanpa dimensi seni menata pesan. Pers Pers memiliki ciri yang khas dibandingkan media massa lainnya.3. Jenisjenis media yang digolongkan dalam media massa adalah pers. Media Media massa yang memiliki ciri khas. Radio Siaran Media radio siaran termasuk media elektronik yang sifatnya sebagai pendengar media audio (didengar). majalah.Pesan komunikasi massa bersifat umum. dan perilaku komunikan.1. Kelebihan media siaran radio yaitu pesan yang dibawakan oleh komunikator dapat ditata menjadi suatu kisah yang dihiasi dengan musik sebagai ilustrasi (backsound) dan efek suara (sound effect) sebagai unsur dramatisasi. mempunyai kemampuan untuk memikat perhatian khalayak secara serempak (simultaneous) dan serentak (instantaneous). c. maka pesan harus diketahui oleh setiap orang. radio siaran. pandangan. televise dan film dapat memikat perhatian khalayak.2. yang pada akhirnya pesan tersebut dapat mengubah sikap. seni (art) dan ilmu (science). televisi dan film. c. radio siaran. tidak mungkin media surat kabar. yang baru menimbulkan makna apabila khalayak menggunakan tatanan mentalnya (mental set) secara aktif. Televisi . c. c. Severin dan Tankard (1992) bahwa komunikasi massa adalah sebagian ketrampilan (skill). Khalayak yang diterpanya bersifat aktif. Pesan melalui media pers diungkapkan dengan kata-kata.

persuasive atau noninformatif. edukatif. ekonomi.. d.Televisi mempunyai kelebihan dari media massa lainnya yaitu bersifat audio visual (didengar dan dilihat). budaya dan sebagainya. agama. Film dan prosesnya mempunyai fungsi dan sifat mekanik atau nonelektronik. pesan itu akan difilter oleh khalayak yang menerimanya Filter utama yang dimiliki oleh khalayak adalah indra yang dipengaruhi oleh tiga kondisi. pendidikan. Khalayak Khalayak yang dituju oleh komunikasi massa adalah massa atau sejumlah besar khalayak. Film Yang dimaksud dengan media film disini adalah film yang dipertunjukkan di gedung-gedugn bioskop. Psikologikal Pesan yang disampaikan media akan diberi arti sesuai dengan frame of reference dan field of experience khalayak. rekreatif. c. dapat menggambarkan kenyataan dan langsung dapat menyajikan peristiwa yang sedang terjadi. e. . yaitu 1. Budaya Pesan yang disampaikan oleh komunikator melalui media massa akan diberi arti yang berbeda-beda sesuai dengan latar belakang budaya khalayak 2. maka sangat penting bagi media untuk memperhatikan khalayak.4. Filter dan Regulator Komunikasi Massa Khalayak yang heterogen ini akan menerima pesan melalui media sesuai dengan latar belakang sosial. Fisikal Kondisi fisik seseorang baik internal maupun eksternal akan mempengaruhi khalayak dalam mempersepsi pesan media massa. Oleh karena itu. usia. Karena banyaknya jumlah khalayak serta sifatnya yang anonim dan heterogen. 3.

keadaan kesehatan seseorang Kondisi fisik Eksternal.- Kondisi fisik Internal. Fungsi utama gatekeeper adalah menyaring pesan yang diterima seseorang. mengubah. keadaan lingkungan di sekitar komunikan Ketika menerima pesan dari media massa Regulator adalah lembaga atau individu yang mewakili lembaga berwenang yang memberi perhatian atau tekanan berlebih terhadap poin-poin/kasus-kasus tertentu serta mengurangi perhatian pada hal-hal lain. Gatekeepers dapat berupa seseorang atau satu kelompok yang dilalui suatu pesan dalam perjalanannya dari sumber kepada penerima. Gatekeeper membatasi pesan yang diterima komunikan. bahkan menolak pesan yang disampaikan kepada penerima. Editor surat kabar. . Istilah ini mengacu pada proses: (1) suatu pesan berjalan melalui berbagai pintu. selain juga pada (2) orang atau kelompok yang memungkinkan pesan lewat. f. Gatekeeper Istilah Gatekeeper pertama kali digunakan oleh Kurt Lewin pada bukunya Human Relation. Seorang gatekeepers dapat memilih. penerbitan juga dapat disebut gatekeepers. majalah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful