METODOLOGI PENELITIAN

PERTEMUAN – 2 Oleh : NK. Caturwati

Merumuskan kerangka konsep pemecahan masalah. 8. 7. Membuat perumusan dan pembatasan masalah serta tujuan penelitian. . Menguji hipotesis untuk merumuskan kesimpulan penelitian Mengadakan publikasi hasil penelitian dengan tata tulis ilmiah agar mudah dikomunikasikan dengan pihak lain yang memerlukan. 4. Mengumpulkan dan mengolah/menganalisis data.Langkah penelitian sesuai langkah berfikir ilmiah : 1. 6. 2. Merumuskan hipotesis sebagai dugaan pemecahan yang bersifat sementara. Memilih dan menetapkan metode atau cara kerja lengkap dengan teknik dan alat pengumpul data. 5. 3. Merangkai dan menerapkan kerangka teori sebagai dasar pemikiran melalui kegiatan penelaahan atau studi kepustakaan.

Membuat kesimpulan. 6. Mengidentifikasi dan merumuskan masalah. Menguji hipotesis. Melakukan Pembahasan.Langkah Sistematis dalam Metodologi Penelitian : 1. . 4. 5. 3. Menyusun kerangka fikir/landasan teori Merumuskan hipotesis. 2.

– Masalah diartikan sebagai suatu situasi dimana suatu fakta yang terjadi sudah menyimpang dari batas-batas toleransi yang diharapkan. – Sedangkan peluang merupakan suatu kondisi eksternal yang menguntungkan jika dapat diraih dengan usahausaha tertentu. tetapi juga dapat menjadi ancaman bila peluang itu dapat dimanfaatkan oleh pesaing. .Langkah-langkah Riset 1. dimana pendefinisiannya harus jelas baik keluasannya maupun kedalamannya. Mendefinisikan dan merumuskan masalah – Hal-hal yang dapat dipermasalahkan dalam penelitian adalah masalah atau peluang.

Langkah-langkah Riset 2. Menyusun landasan teori atau melakukan studi kepustakaan – Untuk melakukan penelitian seperti pembuatan suatu model atau ingin membandingkan apa yang seharusnya terjadi dengan kejadian sebenarnya maka digunakanlah teori. . – Penggunaan teori dapat mengacu pada bukubuku teks ataupun penelitian orang lain. Hal ini merupakan keharusan.

Memformulasikan hipotesis  Hipotesis merupakan anggapan sementara tentang suatu fenomena tertentu yang akan diselidiki.  Kegunaannya untuk membantu peneliti untuk mencapai hasil penelitiannya.Langkah-langkah Riset 3. . khususnya riset yang menggunakan desain deskriptif dan desain eksploratori.  Tidak semua riset menggunakan hipotesis.

maka akan mengakibatkan informasi menjadi salah. – Jika pengumpulan data dilakukan dengan cara yang salah. Menguji hipotesa (colecting data) – Data merupakan bahan baku informasi yang sangat penting dalam melakukan penelitian. .Langkah-langkah Riset 4. sehingga hasil penelitianpun tidak dapat dipertanggungjawabkan. – Dalam melakukan pengumpulan data harus menggunakan teknik-teknik yang tepat.

– Alat-alat analisis kuantitatif maupun kualitatif dapat dipilih sesuai dengan bidangnya. tujuannya dan desain penelitiannya.Langkah-langkah Riset 5. . kemudian informasi hasil olahan di analisis lebih lanjut dengan menggunakan alat-alat analisis yang sesuai dengan tujuan riset agar menghasilkan kajian yang cukup tajam. mendalam dan luas. Menganalisis dan menginterpretasi – Setelah data diolah.

. Membuat kesimpulan dan rekomendasi (saran) – Setelah melakukan analisis dan interpretasi. selanjutnya peneliti membuat generalisasi (kesimpulan umum) berdasarkan batasanbatasan penelitian yang ada dan sesuai dengan hipotesis yang diajukan.Langkah-langkah Riset 6. – Selain itu juga perlu menyajikan saran. karena penelitian biasanya memiliki keterbatasanketerbatasan atau asumsi-asumsi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful