KWH meter

TUGAS - 1

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pengukuran Sistem Tenaga

Tema Kilo Wahtt Hour (KWH) Meter

Di Sususn Oleh : JAMALUDIN : 2210191036

PROGRAM STRATA SATU JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI CIMAHI 2011

terdapat kerusakan pada KwH meter. maka pada piringan aluminium ini akan terdapat arus eddy. Apabila KwH meter bergerak namun tidak ada daya aktif nya. semua kawat 3 fasa tersebut dihubungkan KwH meter. Sesuai dengan namanya. Putaran aluminum ini selanjutnya menggerakkan counter yang menunjukkan besarnya daya yang digunakan . Terdapat dua jenis KwH meter yang banyak beredar di Indonesia yaitu : 1. KWH Meter Tipe mekanik Tipe mekanik adalah peralatan yang menghitung daya listrik dengan menghitung putaran atau rotasi piringan aluminium di KwH meter. yang pada selanjutnya dapat menghasilkan gaya putar pada piringan aluminium yang identik dengan daya yang sedang digunakan. KwH meter hanya menghitung daya aktif nya pada suatu perumahan atau industri sehingga apabila ada daya reaktif yang ditimbulkan oleh kapasitor atau induktor. Dengan dipasangnya koil ini. Apabil salah satu kawat terputus atau lepas. terdapat koil yang menghasilkan fluks magnet yang searah dengan arus dan tegangan. Prinsipnya yaitu daya yang digunakan pada beban dihitung untuk setiam jamnya yang selanjutnya dikalkulasikan dengan harga listrik yang harus dibayarkan konsumen. . maka seharusnya KwH meter tidak dapat menghitung daya tersebut dan putaran aluminium pada KwH meter jenis mekanik tidak dapat bergerak. Kesimpulandari KwH meter tipe analog nya adalah kecepatan piringan aluminium menandakan besarnya daya yang sedang digunakan oleh konsumen. arus eddy adalah arus yang timbul dari adanya pemotongan medan magnet oleh penghantar/konduktor yang digerak2kan disekitar medan magnet. maka kemungkinan terbesar. Prinsip Kerjanya : Pada KwH meter tipe ini. Untuk KwH meter jenis 3 fasa. Piringan yang digunakan adalah aluminum karena aluminum merupakan jenis metal yang tahan terhadap karat dibandingkan logam seperti besi.Kilo Wahtt Hour (KWH) Meter Kilo Watt Hour (kWh) Meter berfungsi untuk mencatat energi terpakai oleh pengguna energi listrik. maka pembacaan KwH meter menjadi tidak akurat lagi . ketelitiannya cukup baik dan dapat dioperasikan untuk waktu yang lama dengan sedikit perawatan. Tipe dari KwH meter ini penggunaannya sudah sangat luas dan telah dikembangkan oleh Schellumberger pada 1888.

Besaran-besaran diatas disimpan dalam memori untuk aplikasi lebih lanjut. juga terdapat tegangan referensi pada prosesor sinyal digital Pemasangan KWH Meter Untuk pemasangan KwH meter harus diperhatikan pada simbol-simbol pada KwH meter. Arus beban masing-masing fasa diubah ke level sinyal elektronik melalui “Current Sensor”. Simbol-simbol lain dapat diperhatikan untuk KwH meter yaitu ada tidaknya simbol yang merepresentasikan perlindungan terhadap pengaruh medan magnit luar.2. ditandai dengan kotak dengan garis. Prinsip kerja : a. banyak sekali penyimpangan penggunaan KwH meter yang dapat merugikan PLN sebagai penyedia listrik negara. Untuk pengamanan terhadap medan magnit luar. Tegangan beban masing-masing fasa diubah ke level sinyal elektronik melalui “Voltage Sensor”. Apabila KwH meter tersebut dipasang secara horizontal. Contoh kasus lainnya adalah merubah dari kawat fasa yang mengalir masuk ke KwH meter menjadi kawat ground yang mengalir masuk ke KwH meter. KwH meter tersebut tidak akan jalan karena adanya efek gravitasi yang mempengaruhi putaran piringan aluminum. Hal ini berdampak . energi dll). b. e. Pada KwH meter tipe mekanik. d. Di Indonesia. tegangan dan arus. Output sinyal-sinyal digital arus dan tegangan dari ADC dilakukan multiplikasi di DSP (Digital Signal Processing) untuk mendapatkan besaran yang diinginkan (Daya. c. KWH Meter Tipe Digital Untuk KwH meter jenis Digital adalah KwH meter yang menggunakan rangkaian elektronik sebagai penghitungnya. Langkah ini dapat diantisipasi dengan menggunakan perlindungan magnit dari luar. Contoh modifikasi yaitu dengan pemberian medan magnit luar yang dapat menggangu jalannya piringan aluminium yang dapat mengurangi penghitungan daya yang seharusnya dipakai. Sinyal arus dan sinyal tegangan masing-masing fasa (analog) dilakukan “sampling” oleh ADC (Analog to Digital Converter) menjadi sinyal digital. biasanya terdapat simbol yang menunjukkan peralatan KwH meter harus dipasang secara vertikal. dan medan listrik ditandai dengan kotak dengan garis putus-putus. Sebagai contohnya yaitu modifikasi pada KwH meter yang menyebabkan turunnya biaya yang harus dibayarkan. Prosesor Sinyal Digital digunakan untuk menghitung daya dengan pemberian parameter seperti tersebut.

.pada tidak terhitungnya daya yang dipakai yang ditandai dengan tidak berputarnya piringan aluminium pada KwH meter karena pada beban. digunakan kawat ground selain dari KwH meter.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful