P. 1
Klasifikasi Dan Morfologi Ikan Nila Gift

Klasifikasi Dan Morfologi Ikan Nila Gift

|Views: 175|Likes:
Published by Saiful Adil

More info:

Published by: Saiful Adil on Apr 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/24/2012

pdf

text

original

(Nila GIFT (Genetic Imfrovement of Farmed Tilapia) merupakan hasil persilangan beberapa spesies nila di dunia.

Menurut Trewavas (1983) nila GIFT dapat diklasifikasi sebagai berikut: Filum : Choradata Sub filum : Vertebrata Kelas : Osteichtyes Ordo : Percomorphi Sub ordo : Percoidea Famili : Cichlidae Genus : Oreochromis Spesies : Oreochromis sp. Menurut asal usulnya, silsilah ikan nila diberi nama Tilapia. Para ahli ikan mengelompokan ikan Tilapia dalam tiga genus berdasarkan perilaku kepedulian induk terhadap anaknya, yaitu Oreochromis,) (Tilapia dan Sarrtherodon. Pada kelompok Oreochromis golongan Tilapia yang mengerami telur dan larva hanya dalam mulut induk betina. Berdasarkan morfologinya, kelompok ikan Oreochromis memang berbeda dengan kelompok Tilapia. Secara umum bentuk tubuh ikan nila panjang ramping, dengan sisik berukuran besar. Matanya besar, menonjol dan bagian tepinya berwarna putih. Gurat sisi (linea lateralis) terputus di bagian tengah badan kemudian berlanjut tetapi letaknya lebih ke bawah daripada letak garis yang memanjang di atas sirip dada. Jumlah sisik pada gurat sisi jumlahnya 34 buah. Sirip punggung, sirip perut dan sirip dubur mempunyai jari-jari lemah tetapi keras dan tajam seperti duri. Sirip punggungnya berwarna hitam dan sirip dadanya juga tampak hitam. Bagian pinggir dari sirip punggung berwarna abu-abu atau hitam. ikan-ikan famili Cichlidae berkembang pesat di beberapa negara di benua Afrika, Asia dan Amerika Selatan serta Amerika Tengah. Ikan ini berasal dari Afrika Bagian Timur seperti Sungai Nil, Danau Tanganyika, Chad, Nigeria dan Kenya. Ikan ini lalu dibawa orang ke Eropa, Amerika, Negara-negara Timur Tengah dan Asia.

Ikan nila dapat hidup di perairan yang dalam dan luas maupun di dalam yang sempit dan dangkal. Ikan nila sangat tahan terhadap perubahan lingkungan hidup, dapat di lingkungan air tawar, payau dan asin. Kadar garam yang disukai antara 0-35 permil. Nilai pH air tempat hidup ikan nila berkisar antara 6-8,5 dengan nilai optimal 7-8.

Ikan nila juga memakan tanaman air yang tumbuh di kolam budidaya.. Ikan nila sangat tanggap terhadap pemeliharaan intensif. Ketika masih benih.. Jika telah mencapai ukuran dewasa. terutama faktor pemberian pakan dalam jumlah memadai dan kualitasnya tinggi. Oleh karena itu. Web (1978) menyatakan bahwa tidak semua pakan yang dikonsumsi dapat diassimilasi. Ikan nila dapat memijah sepanjang tahun. Pada umur 4-5 bulan (100150 gram) sudah mulai memijah. Induk betina yang sedang mengerami akan kurus karena kurangnya kesempatan untuk makan. karbohidrat dan lemak dibutuhkan oleh ikan untuk proses katabolisme dan anabolisme (pertumbuhan). Pembuahan terjadi secara eksternal di dasar cekungan. Disamping itu. Secara alami ikan nila memijah setelah turun hujan. sifat biologis ikan nila jantan dan betina memiliki sifat pertumbuhan yang berbeda. Beberapa unsur pokok pakan seperti protein. Ikan nila jantan lebih cepat dewasa (matang kelamin) dari pada ikan nila betina. Perbedaan sifat pertumbuhan ikan nila jantan dan nila betina diduga karena faktor tingkah laku dalam perkembangbiakan. Moina sp. Bila induk dipelihara dengan baik dan diberi pakan yang berkualitas maka ikan nila dapat memijah setiap 1-5 bulan. Selain itu. ikan nila jantan memiliki kecepatan tumbuh dan lebih tinggi dari pada ikan nila betina. ikan nila bisa diberi berbagai makanan tambahan. Nila mengkonsumsi makanan berupa hewan atau tumbuhan. 1998). Nilai nutrisi suatu pakan tidak hanya tergantung pada kandungan nutriennya tetapi juga kemampuan ikan untuk mencerna dan mengabsorbsi nutrien dari pakan tersebut. makanan yang disukai ikan nila adalah zooplankton (plankton hewani). juga memangsa alga atau lumut yang menempel pada benda-benda di habitat hidupnya.Ikan nila termasuk golongan ikan omnivora yaitu pemakan segala jenis makanan (Sugiarto. . misalnya pellet. Apabila kedua unsur tersebut tidak ada maka pertumbuhan akan terganggu meskipun jumlah pakan sudah mencukupi. Induk betina mengerami telur di dalam mulutnya selama 6-7 hari (sampai kantung kuning telur pada larva habis). seperti Rotifera sp. Karena itulah ikan ini sangat mudah dibudidayakan. Unsur lain yang tidak mengandung energi tetapi dibutuhkan adalah vitamin dan mineral. Ikan jantan akan membuat sarang berbentuk cekungan di dasar kolam dengan diameter 30-50 cm. Ikan nila mulai dapat dibedakan alat kelaminnya pada berat 50 gram.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->