http://jhony25.blogspot.com/2010/06/teori-pengembangan-karier-happock.

html

TEORI PENGEMBANGAN KARIER HAPPOCK
Dalam pandangan Hoppock pada saat yang demikian ini pemilihan jabatan baru dimulai dengan sungguh sungguh. Teori dan perkembangan karier dalam pandangan Hoppock dapat dapat dikategorikan kedalam sepuluh teori yaitu : 1. Pekerjaan dipilih sesuai dengan kebutuhan atau untuk memenuhi kebutuhan . Setiap individu memilki berbagai kebutuhan, kebutuhan itu diantranya kebutuhan fisik seperti kebutuhan akan makan,istirahat,tempat tinggal dan lain sebagainya kebutuhan psikologis antra lain kebutuhan untuk bergaul dengan orang lain kebutuhan untuk di hormati dan dihargai individu akan menghadapi setiap kebutuhan fisik dan psikologis yang pengaruhnya dapat berpariasi.Hoppck menyimpulkan bahwa reaksi individu terhadap kebutuhan fisik dan psikologis berpengaruh dalam pemilihan jabatan. 2. Perkerjan, jabatan karier yang dipilih adalah pekerjaan yang disukai dan di yakini bahwa pekerjaan itu paling baik untuk memenuhi kebutuhan. Individu memilih perkerjaan,jabatan, karir, adalah pekerjaan yang paling memenuhi kebutuhan yang kuat akan kebutuhan status dan penghargan dari orang lain.orang yang memiliki kebutuhan yang kuat akan kebutuhan status dan penghargaan dari orang lain memilki kecendrugan akan mengejar kedudukan yang paling di inginkan dan paling dapat memenuhi kebutuhan akan stautus dan penghargaan diri orang lain.Demikian halnya denga kebutuhan lainya. Apabila orang menyadari tentang berbagai jenis pekerjaan dengan berbagai situasinya dan secara langsung akan menyadari bahwa pekerjaanitu dapat memberikan pengalaman yang memuaskan dan pekerjaan lain memberilan pengalaman yang tidak menyenangkan jadi pekerjaan jabatan karir dipilih seseorang apabilai untuk pertama kali ia menyadari bahwa jabatan itu dapat membantunya dalam memenuhi kebutuhannya. 3. Kebutuhan yang timbul bisa diterima secara intelektual yang di arahkan untuk jabatan tau tujuan tertentu. 4. Pemilihan pekerjaan,jabatan dan karir akan menjadi lebih baik apabila seseorang lebih mampu memperkirakan bagaimana sebaiknya jabatan akan datang itu akan memenuhi kebutuhannya. 5. Memberikan potensi kepada seseorang untuk berparti sipasi itu sangat ter gantung pada seseorang terhadap pemahaman dirinya. 6. Formasi mengenai diri sendiri. 7. Kepuasan pada pekerjaan tergantung pada pencapaiaan atau tidaknya terhadap kebutuhan seseorang. 8. Kepuasan kerja dapat di peroleh dari suatu pekerjaan yang memenuhi kebutuhan sekarang atau ssuatu pekerjaan yang menyajikan terpenuhinya kebutuhan di masa yang akan datang. 9. Pilihan pekerjaan akan berubah apabila seseorang yakin bahwa perubahan tersebut lebih baik untuk pemenuhan kebutuhan di masa yang akan datang.

banyak tokoh yang berusaha untuk menganalisisvocational guidance dari beberapa sudut pandang yang berbeda. Untuk itu. Holland dengan teori yang mengajukan teori dengan pendekatan yang lebih komprehensif dengan memadukan ilmu-ilmu yang ada. teman bergaul. PENDAHULUAN Pada awal munculnya teorui bimbingan dan konseling yang berawal dari pelaksanaan vocational guidance (bimbingan jabatan). atau berorientasi pada etiologi. Kemudian. menekankan pada aspek pemusatan pada konsep diri (self-concept-centered). masih juga terlihat kekurangannya yaitu pada teori mereka hanya dikembangkan secara sempit dan hanya menekankan salah satu aspek saja. dari beberapa tokoh yang disebut diatas ditemukan pada beberapa teori pilihan pekerjaan yang dikemukakan tampaknya memiliki kekurangan-kekurangan. Dalam teorinya. 2.Marcomm Counselor pada Februari 12. dan Anne Roe. Dari beberapa tokoh yang mengembangkan teori pilihan jabatan diatas. Holland. muncul John L. TEORI PILIHAN KARIR MENURUT JOHN L. HOLLAND (sebuah tugas kuliah) Posted by faizmh™ . pada teori yang dikembangkan oleh Bordin. alam tulisan ini penulis akan lebih menjelaskan teori pilihan jabatan yang dikembangkan oleh John L. Beberapa tokoh itu antara lain Bordin. dan Anne Roe ( 1943.10. orang dewasa yang dianggap memiliki peranan yang penting. pemusatan kepada kebutuhan (neededcentered). 1957 dan 1957). Super menjelaskan bahwa dalam kematangan bekerja dan konsep diri (self-concept) merupakan dua proses perkembangan yang berhubungan dan merupakan tulang punggung teori yang dikemukakan. . Selain itu John L. Namun. 1957. Holland menjelaskan bahwa suatu pemilihan pekerjaan atau jabatan merupakan hasil dari interaksi antara factor hereditas (keturunan) dengan segala pengaruh budaya. Holland juga merumuskan tipe-tipe (golongan) kepribadian dalam pemilihan pekerjaan berdasarkan atas inventori kepribadian yang disusun atas dasar minat. Pengembangan Teori Pada teori yang dikembangkan oleh John L. Happock. telah memaparkan teori tentang pemilihan karir atau jabatan. TEORI PILIHAN JABATAN MENURUT JOHN L HOLLAND a. Donald E. 2008 10 Votes 1. Seperti yang di kemukakan diatas besarrnya kepuasan yang dirasakan merupakan perbandingan antara pemenuhan kebutuhan dengan apa yang di harapkan dan kemampuan dalam memahami diri. orang tua. Happock. Super masih menjelaskan masalah perkembangan atau pemilihan jabatan secara umum. Misalnya. Pada teori tersebut Donald E. Donald E. Super.

tetapi memerlukan waktu yang cukup lama dan secara bertahap. serta minat untuk berkomunikasi dengan orang lain. Orang model orientasi realistis dalam lingkungan nyatanya selalu ditandai dengan tugas-tugas yang konkrit. berorientasi pada tugas. eksplisit yang memberikan tantangan bagi penghuni lingkungan ini. Bukan tergantung kepada pengamatan pribadinya. kekuatan otot. imajinasi. antropologi. Orang model orientasi sosial memiliki ciri-ciri kebutuhan akan kemampuan untuk menginterpretasi dan mengubah perilaku manusia. pengawas bangunan. kemanusiaan. menyenangi tugas-tugas yang bersifat kabur. Namun perlu digarisbawahi. setiap tipe-tipe kepribadian itu dijabarkan ke dalam suatu model teori yang disebut model orientasi (the model orientation). 3. mengutamakan kejantanan. urutan model orientasi kedua terhadap lingkungan kerja yang lainnya dan merupakan corak hidup yang kedua bagi seseorang untuk selanjutnya. dan pekerjaan lain yang sejenis. penerbang. operator mesin/radio. kurang memiliki kecakapan verbal. Makin jelas penempatan urutan corak hidupnya maka akan semakin menghasilkan pola pilihan yang tepat bagi seseorang. Untuk dapat memecahkan masalah yang lebih efektif seringkali memerlukan bentuk-bentuk kecakapan. dan hal inilah yang menyebabkan mengapa setiap orang itu mempunyai corak hidup yang berbeda-beda. fisik. ahli fiika. menjauhkan bentuk pemecahan masalah secara intelektual. serta kurang peka dalam hubungan dengan orang lain. ketahanan dan gerakan fisikuntuk berpindah-pindah dan seringkali berada diluar gedung. Holland ini mengajukan model orientasi berdasarkan budaya Amerika. Bahan dan alat serta perlengkapan memerlukan kecakapan intelektual daripada kecakapan manual. kegiatan-kegiatan rapid an teratur. petani. Setiap orang memiliki urutan orientasi yang berbeda-beda. konkrit. kimia.Kemudian. Kecakapan menulis mutlak dipelihara dalam oreientasi ini. Ciri-cirinya yaitu. matematika. ahli listrik. Penempatan urutan corak hidup itu sangat bergantung dari tingkat kecerdasan serta penilainnya terhadap diri sendiri. tidak sosial. 2. bertanggung jawab. Ciri-ciri dari tipe model ini adalah pandai bergaul dan berbicara. Model orientasi ini merupakan suatu rumpun perilaku perilaku penyesuaian yang khas. hubungan antarpribadi. Diantaranya kecakapan mekanik. Ciri-cirinya adalah memiliki kecenderungan untuk merenungkan daripada mengatasinya dalam memecahkan suatu masalah. sopir truk. bersifat responsive. Sosial Tipe model ini memiliki kecenderungan untuk memilih lapangan pekerjaan yang bersifat membantu orang lain. jika model orientasi John L. Kriteria keberhasilan dalam melaksanakan tugas bersifat objektif dan bisa diukur. gerakan. kurang memiliki ketrampilan social. serta kepekaan terhadap berbagai masalah yang bersifat intelektual dan fisik. memiliki kecakapan verbal. lebih berorientasi pada perasaan. Untuk dapat memecahkan masalah yang efektif dan efisien diperlukan intelejensi. pekerjaan penelitian. mempunyai kecakapan. Contoh pekerjaan orang dengan model orientasi ini adalah. Holland adalah sebagai berikut: 1. ketrampilan fisik. Membutuhkan pemahaman. Adapun model orientasi yang dijabarkan oleh John L. Secara umum orientasi kerja dapat menimbulkan rasa harga diri dan status. Contoh pekerjaan orang dengan model orientasi ini adalah. dan koordinasi motorik yang kuat. Intelektual Tipe model ini memiliki kecenderungan untuk memilih pekerjaan yang bersifat akademik. bersifat religiusm membutuhkan perhatian. dan ketahanan tertentu. . memiliki nilai-nilai dan sikap yang tidak konvensional dan kegiatan-kegiatanya bersifat intraseptif. Realistis Tipe model ini memiliki kecenderungan untuk memilih lapangan kerja yang berorientasi kepada penerapan. ahli biologi.Sifatsifat yang nampak dengan jelas dari tuntutan-tuntutan lingkungan menciptakan kegagalan dan keberhasilan. dan kreatif. dan pekerjaan lain yang sejenis. Urutan orientasi yang pertama terhadap suasana lingkungan pekerjaan tertentu merupakan corak hidup yang utama dan pertama. bekerja praktis. Orang model orientasi intelektual dalam lingkungan nyatanya selalu ditandai dengan tugas yang memerlukan berbagai kemampuan abstark.

menyenangi tugas-tugas sosial yang kabur. mengidentifikasikan diri dengan kekuasaaan. mencapai tujuan dengan mengadaptasikan dirinya ketergantungan pada atasan. Tingkatan pekerjaan disamakan dengan intelenjensi ditambah dengan penilaian diri. dan pekerjaan lain yang sejenis. dan pekerjaan lain yang sejenis. Artistik Tipe model orientasi ini memiliki kecenderungan berhubungan dengan orang lain secara tidak langsung. psikolog klinik. pekerja sosial. manajer pimpinan eksekutif perusahaan. perhatian yang besar pada kekuasaan. numerical (angka) yang teratur. guru. kasir. pedagang. Orang model orientasi artistic ini ditandai dengan berbagai macam tugas dan masalah yang memerlukan interpretasi atau kreasi bentuk-bentuk artistic melalui cita rasa. Berdasarkan rumusannya menjelaskan bahwa penyebab hubungan itu memiliki kecenderungan lebih signifikan dalam tingkat pemilihan pekerjaan. jantan. Usaha Tipe model ini memiliki cirri khas diantaranya menggunakan ketrampilan-ketrampilan berbcara dalam situasi dimana ada kesempatan untuk menguasai orang lain atau mempengaruhi orang lain. . Tingkat Hierarkis dan Hierarkis Perkembangan Seperti yang dijelaskan diatas.Contoh pekerjaan orang dengan model orientasi ini adalah. menghindari situasi yang kabur. Tingkat pengaruh dari faktor-faktor ini tidak begitu jelas. Contoh pekerjaan orang dengan model orientasi ini adalah. orientasi artistic lebih menitikberatkan menghadapi keadaan sekitar dilakukan dengan melalui ekspresi diri dan menghindari keadaan yang bersifat intrapersonal. dan pekerjaan lain yang sejenis. konselor. Faktor-faktor penilaian diri dan intelenjensi diasumsikan sebagai penyebab dan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tingkat pemilihan pekerjaan. b. 4. bersifat sosial dan sukar menyesuaikan diri. keteraturan. 6. Berhasilnya dalam pemecahan masalah akan nampak dengan jelas dan memerlukan waktu yang relative singkat. senang mengabdi. kebutuhan akan status pendidikan. misionari. yaitu variabel-variabel yang dapat diukur dengan tes intelenjensi dan dengan skala status diri. rutin. ahli musik. penyair. Orang model orientasi konvensional pada lingkungan nyatanya ditandai dengan berbagai macam tugas dan pemecahan masalah memerlukan suatu proses informasi verbal dan dan matematis secara kontinu. atau keadaan yang menuntut ketrampilan fisik. dijelaskan bahwa setiap orang memiliki urutan corak hidup sendiri-sendiri. Orang model orientasi usaha ditandai dengan berbagai macam tugas yang menitikberatkan kepada kemampuan verbal yang digunakan untuk mengarahkan dan mempengaruhi orang lain. menganggap dirinya paling kuat. memberi nilai yang tinggi terhadap status dan kenyataan materi. dimana penilaian diri adalah merupakah suatu fungsi dari status ekonomi. walaupun diasumsikan bahwa teori ini memiliki manfaat yang sama. status dan kepemimpinan. ahli kartum ahli drama. Contoh pekerjaan orang dengan model orientasi ini adalah. pegawai arsip. statistika. mudah untuk mengadakan adaptasi dengan orang lain. itu tergantung pada tingkat intelenjensi dan penilaian terhadap dirinya sendiri (self evaluation). dan konsep diri. perwakilan dagang. pencipta lagu. perasaan dan imajinai. agresif dalam kegiatan lisan. pegawai bank. 5. dan pekerjaan lain yang sejenis. Contoh pekerjaan orang dengan model orientasi ini adalah. Konvensional Tipe model ini pada umumnya memiliki kecenderungan untuk terhadap kegiatan verbal. Menurut Holland bahwa seseorang dalam memilih pekerjaan atau jabatan.Dengan kata lain. pemegang buku. dan sistematis. politikus. terapis. konkrit. hal ini menjelaskan bahwa dalam diri seseorang memiliki tingkat hierarkis dalam memilih pekerjaan. ia menyenangi bahasa yang tersusun baik.

dari tulisan tersebut dijabarkan lebih lanjut mengenai tingkatan hierarki dan hierarki perkembangan yang kemudian dapat dikategorikan bahwa ada dua hal yang mempengaruhi arah pilih jabatan. yaitu yang terlihat dari hasil pengukuran penilaian diri dan intelejensi yang kemudian akan hasil tersebut didapatkan hierarkis pilihan pekerjaannnya yang di urutkan berdasar enam golongan orientasi John L. 2. Suatu hirarki yang kabur menyebabkan adanya kebimbingan atau keraguan dalam pilihan. 2. Kedua. 3. penilaian diri menitikberatkan pada penghargaan terhadap dirinya sedangkan pengetahuan diri berisikan sejumlah informasi yang dimiliki seseorang tentang dirinya. Pengukuran penilaian diri dan intelejensi ini ditujukan untuk mengetahui jabatan/pekerjaan seseorang dengan nantinya akan diklasifikasikan dalam enam glongan orientasi tersebut. Pengetahuan diri ini diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk membedakan berbagai kemungkinan lingkungan dipandang dari sudut kemampuan-kemampuannya sendiri. dari luar atau lingkungan. orang dewasa yang dianggap memiliki peranan yang penting. pengaruh dari masa kecil. Pengaruh Luar atau lingkungan Pengaruh ini memiliki faktor yang sangat luas. teman bergaul. pertama. Individu dalam memilih jabatannnya sangat tergantung dari corak hidupnya. Holland). Tinggi rendahnya pengetahuan diri seseorang akan terlihat dari tepat atau tidaknya beberapa pilihan atau keputusan yang diambil. Suatu hirarki yang jelas. sehingga orang memiliki urutan kecenderungan terhadap enam lingkungan pekerjaan (enam model orientasi John L. atau karena faktor-faktor lain. 3.Tingkatan faktor-faktor penilaian diri dan intelejensi ini akan membentuk tingkatan sedemikian rupa. Pengaruh-pengaruh dalam pemilihan jabatan Di awal tulisan ini telah dijelaskan bahwa suatu pemilihan pekerjaan atau jabatan merupakan hasil dari interaksi antara faktor hereditas (keturunan) dengan segala pengaruh budaya. 2. Kemudian. Dengan dilakukannya pengukuran ini ada beberapa kemungkinan hasil yang berbeda-beda: 1. Individu dalam memilih pekerjaannya karena dipengaruhi oleh sejarah hidupnya dam juga karena tekanan sosial yang terjadi pada dirinya. c. Holland. namun ada perbedaan mendasar antara penilaian diri dan pengetahuan diri. penilaian oleh majikan (rejection). . Jika pola yang kedua dan pola ketiga sama kuatnya maka akan terjadilah kebimbingan pilihan. C. tuntutan orang tua. Pengaruh pengetahuan diri Pengaruh pengetahuan diri ini lebih ditujukan pada pengetahuan individu tentang dirinya dari orang lain. Penggolongan model-model orientasi ditujukan agar bisa diketahui urutan kecenderungan seseorang dalam bekerja. Adanya faktor-faktor yang memblokir atau menghalangi terbentuknya hirarki pilihan oleh faktor ekonomi. Hal tersebut sangat mempengaruhi individu dalam hasil pengukuran pada tingkat hirarkis dan hirarkis perkembangan. dsbg. Pengetahuan diri sendiri mempunyai peranan untuk meningkatkan (increase) atau mengurangi (decrease) ketepatan pilihan seseorang. pengetahuan diri. menghasilkan pilihan langsung tanpa ada konflik atau keragu-raguan. KESIMPULAN 1. lingkungan pergaulan. didalam suatu hirarki tertentu yang jelas akan menghasilkan adanya seleksi terhadap pola perkembangan yang kedua mendominir pola yang ketiga. dijelaskan bahwa dalam memilih jabatan atau pekerjaan individu dapat dipengaruhi dengan tekanan sosial seperti. 1. orang tua.

Jakarta: Ghalia Indonesia.wordpress. Bimbingan Karir di Sekolah-sekolah.DAFTAR PUSTAKA Dewa Ketut Sukardi. http://faizperjuangan.com/2008/02/12/teori-pilihan-karir-menurut-john-l-holland-sebuah-tugas-kuliah/ . 1994. Drs.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful