BAB VIII APLIKASI INTEGRAL DALAM BIDANG EKONOMI 8.

1 Pengantar Di bab ini akan dipelajari mengenai aplikasi hitung integral dalam bidang ekonomi, yaitu mencari fungsi asal dari fungsi marginalnya (fungsi turunannya). Seperti mencari fungsi penerimaan total dari fungsi penerimaan marginal, fungsi biaya total dari biaya marginal. Mencari fungsi konsumsi dari fungsi konsumsi marginal, fungsi tabungan dari fungsi tabungan marginal dan fungsi kapital dari fungsi investasi. Penentuan fungsi asal dari fungsi marginalnya yang di kemukakan di atas merupakan aplikasi integral tak tentu dalam bidang ekonomi. Di samping itu bab ini akan di pelajari juga konsumen surplus dan produsen surplus yang merupakan aplikasi integral tertentu dalam bidang ekonomi.Tujuan bab ini . setalah mempelajari bab ini peserta didik (mahasiswa) di harapkan mampu menerapkan hitung integral dalam bidang. 8.2 Aplikasi Integral Tak Tentu Dalam Bidang Ekonomi Pada umumnya aplikasi di sini berkaitan dengan mencari fungsi-fungsi ekonomiyang merupakan fungsi primitif (fungsi asal) dari fungsi marginalnya. Mencari fungsi biaya total dari fungsi biaya marginal, fungsi penerimaan total dari fungsi penerimaan marginal, fungsi konsumsi dari fungsi konsumsi marginal, fungsi tabungan dari fungsi tabungan marginal serta fungsi kapital dari fungsi investasi. Fungsi Biaya Total (C) Fungsi biaya total merupakan integral dari biaya marginalnya, dan sebaliknya biaya marginal merupakan turunan pertama dari fungsi biaya total.
C=∫ MC dq

Fungsi Penerimaan Total (R) Fungsi penerimaan dari fungsi penerimaan total.
R=∫ MC dq

total

merupakan

integral

dari

penerimaan

marginalnya, dan sebaliknya penerimaan marginal merupakan turunan pertama

dan sebaliknya konsumsi merupakan turunan pertama dari fungsi konsumsi. fungsi biaya rata-rata dan fungsi biaya variabelnya. Carilah fungsi biaya totalnya. maka tetapan integrasi di simbolkan dengan K.Fungsi Konsumsi (C) Fungsi konsumsi merupakan integral dari konsumsi marginalnya (MPC). S=∫ MPS dy Fungsi Model (K) Fungsi (pembentukan) modal atau fungsi (pembentukan) kapital merupakan integral dari (aliran) investasi bersih (I) dan sebaliknya investasi bersih merupakan turunan pertama dari fungsi kapital. dan sebaliknya tabungan marginal merupakan turunan pertama dari fungsi tabungan. Kt=∫ I(t) dt Agar lebih jelas bagaimana fungsi asal dapat di dapat melalui integrasi fungsi marginalnya. C = ∫ MC dq . Biaya tetapnya adalah 134. di bawah ini diberikan beberapa contoh. Contoh 8. Untuk dapat membedakan konsumsi (C). C=∫ MPC dy Fungsi Tabungan (S) Fungsi tabungan merupakan integral dari tabungan marginalnya (MPS).1 Biaya Marginal di tunjukkan oleh MC=150-80q+10q2. biaya total (C) dengan tetapan/konstanta integrasi (C). khusus dalam integrasi biaya marginal dan konsumsi marginal. Penyelesaian Fungsi biaya total.

= (150 .80q + 10q2)dq (K = Konstanta Integrasi) Bila q = 0 dimasukkan ke dalam fungsi C = f(q) tersebut. fungsi biaya totalnya adalah : Fungsi biaya rata-ratanya Fungsi biaya variabel VC = C – FC Contoh 8.2 Penerimaan marginal di tunjukkan oleh MR = 20 – 4q (q = kuantitas barang) Tentukanlah : . didapat biaya tetap (FC) sebagai berikut : 134 = K = FC Jadi.

p → Jadi. Selanjutnya nilai C (konstanta Integrasi) dicari dengan memasukkan q = 0 dan R = 0 ke dalam persamaandi atas akan di dapat nilai C sebagai berikut : R = 20 q – 2q2 + C 0 = 20 (0) – 2 (0)2 + C C=0 Jadi. fungsi permintaannya adalah q = . fungsi penerimaan totalnya adala : R = f(q) = 20q – 2q2 (b) Fungsi permintaaan R = q.(a) Fungsi penerimaan total (b) Fungsi permintaan Penyelesaian (a) Fungsi penerimaan total R = ∫ MR dq = ∫ (20 – 4q) dq = 20q – 2q2 + C Bila q = 0. maka R = 0.

konsumsinya sebesar 10. Penyelesaian Fungsi konsumsinya C = ∫ MPC dy . Bila pendapatan nol (y = 0) maka besarnya konsumsi adalah 50.8 y + 50 Contoh 8-4 Hasrat marginal untuk konsumsi (MPC) adalah MPC = . ke dalam persamaan di atas akan di dapat K sebagai berikut : C = 0.8 dy = ∫ 0. Tentukanlah fungsi konsumsinya C = f(y).8 (0) + K K = 50 Jadi.Contoh 8-3 Hasrat marginal untuk konsumsi (MPC) adalah 0.8 y + K Selanjutnya di cari terlebih dahulu nilai K (Konstanta Integrasi) degan memasukkan y = 0 dan C (konsumsi) = 50. Tentukanlah besar konsumsinya. fungsi konsumsinya C = f(y) = 0. Apabila pendapatan nol (y = 0).8 y + K 50 = 0. Penyelesaian C = ∫ MPC dy = ∫ 0.8.8 y + K = 0.

MPS = 0.Selanjutnya di cari terlebih dahulu ilai (K=Konstanta Integrasi) dengan memasukkan y = 0 dan C (konsumsi) = 10 ke dalam persamaan di atasdi dapat K sebagai berikut : Jadi.25 Bila pendapatan nasional 100. Tentukanlah fungsi tabungan.25y + K .25 S = ∫ MPS dy = ∫ (0. fungsi konsumsinya.25y + K Selanjutnya di cari terlebih dahulu nila K (konstanta Integrasi) dengan memasukkan y = 100 dan S = -10 ke dalam persamaan di atas di dapat K sebagai berikut : S = 0. terjadi tabungan negatif sebesar 10. S = f(y) dan tentukanlah pula fungsi konsumsi C = f(y).25) dy = 0. Penyelesaian MPS = 0. C = f (y) Contoh 8-5 Hasrat marginal untuk menabung.

25y .75y Contoh 8. t = 0 adalah 75 .25y) = y + 35 – o.-10 -10 K = 0. C = f (y) = 35+ 0.6 Tingkat investasi bersih. l = 20 t2/5 dan stok kapital (modal) pada awal tahun.25y + K = 0.25y = 35 + 0. fungsi konsumsinya. fungsi tabungannya S = f (y) = 0.75y Jadi.25 (100) + K = 25 + K = -35 Jadi.25y Fungsi konsumsinya Y C =C+S =y–S = y – (-35 + 0. Tentukanlah fungsi kapitalnya Penyelesaian l(t) Kt = 20 t2/5 = ∫ l(t) dt = 20 ∫ t2/5 dt .35 = -35 + 0.

Selanjutnya berapakah besar kapital pada tahun ke empat. kedalam persamaan diatas didapat nilai C 75 = C Jadi fungsi kapitalnya Kt = f(t) Contoh 8 – 7 Tingkat investasi bersih adalah l = 50 t2/3 dan stok kapital pada tahun pertama ( t = 1) adalah 150.carilah fungsi kapitalya.Selanjutnyadicari sebagai berikut : terlebih dahulu nilai C(konstantaintegrasi) dengan memasukkan nilai t = 0 dan Kt = 75. Penyelesaian I = 50 t2/3 K t = ∫I(t) dt = ∫(50t2/3) dt = 50 ∫ t2/3 dt .

biaya rata-rata serta biaya marginal pada saat output 2 unit Penyelesaian . didapat nilai C sebagai berikut : Kt 150 = 30 (1) 5/3 t=1 +C 150 = 30(1) + C C = 120 Jadi.Dicari terlebih dahulu nilai C (konstanta integrasi) dengan memasukkan dan Kt = 150 ke dalam persamaan di atas. fungsi kapitalnya Kt = f(t) Besarnya capital pada tahun keempat ( t = 4) Kt Contoh 8 – 8 Biaya marginal untuk memproduksi sejenis barang MC = 3q2 – 24q + 45 Jika untuk memproduksi 1 unit barang tersebut diperlukan biaya 44 tentukanlah : (a) Fungsi biaya totalnya (b) Besar biaya total.

bila q = 2 C = q3 – 12q2 + 45q + 10 = (2)3 – 12(2)2 + 45(2) + 10 = 60 Besarnya biaya rata-rata. → C = ∫ (MC) dq = ∫ (3q2 – 24q + 45) dq = q3 – 12q2 + 45q + K SELANJUTNYA NILAI K (KONSTANTA INTEGRASI) =1 DAN DICARI TERLEBIH KE DALAM DAHULU DENGAN MEMASUKKAN Q PERSAMAAN DI ATAS DI DAPAT C (BIAYA) = 44 : C = Q3 – 12Q2 + 45Q + K 44= (1)3 – 12(1)2 + 45(1) + K K = 44 – 34 = 10 JADI FUNGSI BIAYA TOTALNYA C = Q3 – 12Q2 + 45Q + K = Q3 – 12Q2 + 45Q + 10 (b) Besarnya biaya total.(a) Fungsi biaya total. bila q = 2 MC = 3q2.24q +45 = 3(2)2 – 24(2) + 45 . bila q = 2 Besarnya biaya marginal.

C = 10 ke dalam persamaan di atas.dq = ∫ (4q – 2) dq = 2q2 – 2q + K Bila q = 0. (a) Berapa unitkah sebaiknya ia berproduksi dan dengan harga berapa tiap output unit di jual. Selanjutnya nilai K (Konstanta Integrasi) di cari terlebih dahulu dengan memasukkan q = 0.=9 Contoh 8-9 Seorang monopolis memiliki fungsi MR = 16 – 5Q MC = 4Q – 2 FC = 10 q = kuantitas output dan p = harga per unit output. Apabila si monopolis menghendaki keuntungan yang maksimum.2q + K = 2q2. maka C = FC = 10. (b) Berapa besar keuntungan yang akan di peroleh si monopolis Penyelesaian MR = 16 – 5q R” = -5 R = ∫ MR dq = ∫ (16 – 5q) dq = 16q – 5/2q2 + K = -5/2 q2 + 16q + K MC = 4q – 2 C” = 4 C = ∫ MC. di dapat : C = 2q2 – 2q + K 10 = 2(0)2 – 2(0) + K 10 = k Jadi. C = 2q2.2q + 10 .

Laba tersebut akan maksimum bila memenuhi dua syarat : 1) MR = MC → 16q – 5q = 4q – 2 9q = 18 q=2 2) R” < C” pada q = 2) → R” = -5 < C” = 4 (maksimum Besarnya laba maksimum tersebut. selanjutnya nila K (Konstanta Integrasi) di cari terlebih dahulu dengan memasukkan q = 0. di dapat : R = 16q – 5/2 q2 + K 0 = 16 (0) – 5/2(0)2 + K K =0 Jadi.Bila q = 0. Besarnya harga per unit output (p) . maka R = 0. R = 16q – 5/2q2 +0 = -5/2q2 + 16 q Besarnya profit/laba. R = 0 ke dalam persamaan di atas.

dengan harga jual per unit 11 b). kalau pendapatan masyarakat tersebut 100. sebaiknya si monopolis berproduksi sebanyak 2 unit. hitunglah besarnya MPC dan tingkat konsumsi masyarakat tersebut. fungsi MPC –nya c). keuntungan maksimum yang akan diperoleh sebesar 8 Contoh 8 – 10 Fungsi MPS suatu masyarakat adalah Bila pada tingkat pendapatan masyarakat nol (y = 0). fungsi savingnya b).Jadi. fungsi konsumsinya d). Penyelesaian (a). maka tabungannya minus 10 ditanyakan : a). untuk mendapatkan laba yang maksimum. Fungsi savingnya S = ∫MPS dy . a).

Dicari terlebih dahulu nilai K (konstanta integrasi) dengan memasukkan y = 0 dan S = -10. Fungsi konsumsi C = ∫ MPC dy Terlebih Dahulu dicari C(konsumsi). kedalam persamaan diatas didapat nilai K sebagai berikut : Jadi. fungsi MPC –nys MPC + MPS = 1 MPC = 1 – MPS (C). fungsi savingnya adalah : (b). Nillai C ini di dapat dengan memasukkan Y = 0 dan S = -10 kedalam persamaan berikut : Y=C+S 0 = C – 10 C = 10 barulah kemudian dicari nilai K (konstanta integrasi). . dengan memasukkan C = 10 dan Y = 0 kedalam persamaan (*) didapat.

3 q 0 p 1 5 12 2 3 q (0.(c) GAMBAR GRAFIKNYA fd : q = 9 p2 q 9 p 0 0 5 3 2 fs : q = p2 + 2p .9) fd Ps Cs fs 0 (1.0) 3 .

6 Bila pedapatan nasional 200.3 bila hasrat marginal untuk konsumsi. aka besarannya konsumsi adalah 40 Tantukanlah: (a) fungsi knsumsinya (b) besarnya konsumsi bila besarnya endapatan 100 8. MPC = 0. I = 10 t3/4 dan stok kaital ada awal tahun (t = 0) adalah 60 tentukanlah: (a) fungsi kapitalnya (b) besarnya kapital pada tahun kelima biaya marginal untuk emproduksi suatu barang. tentukanlah: (a) fungsi biaya total dan fungsi biayarata-rata (b) besarya biaya total dan biaya ratat-rata bila berroduksi sebanyak 2 unit 8. C = 35 – 12q + q2 bila memproduksi 1 unit barang tersebut dielukan biaya 50.5 tingkat investasi bersih .75 dan bila endaatan nol. (b) Penerimaan total dan harga tiap unit barang aabila barang yang terjual sebayak 4 unit 8.2 penerimaan marginal ditunjukkan oleh MR = 200 -20q – 15q2 ( q = kualitas barang ) Tentukanlah: (a) fungsi penerimaan total da fungsi penerimaan rata-rata. terjadi tabungan negatif sebesar 30 Tentukanah: (a) fungsi tabungan .Soal-soal Latihan 8.4 Hasrat marginal untuk menabung. C = f(y) (c) besar tabungan da konsumsi asing-asing bila edapata nasional 400 8. S = f(y) (b) fungsi konsumsi .1 biaya marginal ditunjukkan oleh MC = 108 – 45q + 3q2 biaya tetapnya adalah 300 Tetukalah: (a) fungsi biaya totalnya (b) fungsi biaya rata-rata dan fungsi biaya variabel 8.6 8.7 seorang mooolis memiliki fungsi MR = 32 – 8q MC =2q – 3 . MPS = 0.

q = 15 – p bila p = harga tiyap unit barang dan q = kualitas unit barang. 11-13 fungsi penawaran terhadap suatu barang berbentuk q = p + 1/4p2 P = harga tiap unit barang dan q = kuantitas barang Tentukanlah produsen surplus.9 fungsi permintaan terhadap suatu barang berbentuk q = kualitas barang. 8. 11-14 tentukanlah konsumen surplus dan produsen surplus pada tingkat keseimbangan pasar. Tentukanlah surlus bila kuantitas keseimbanga pasar 5 dan buatlah grafiknya. bila harga keseimbangan pasar 3.MR daam satu gambar 8. bagi sejenis barang yang memiliki fungsi permintaan dan fungsi penawaran sebagai berikut: Fungsi permintaan (a) q = 45 – p (b) q = 96 -8p -2p2 fungsi penawaran q = 0.FC =20 Apabilasi monopolis menghendaki keuntungan yag maksimum (q = kuantitas output. p= harga per unit output) (a) berapa unit sebaiknya dia berproduksi dan dengan harga berapa tiyap unit output sebaiknya dijual (b) berapa besar keuntungan yang akan diperoleh si monoolis (c) buatlah grafik C.R. buatlah grafiknya. buatlah grafiknya.MC. Tentukanlah surlus konsumen bila tingkat harga keseimbangan pasar 2 dan buatlah grafiknya 8. bila kuantitas keseimbangan pasar 3. Tentukanlah produsen surplus.5p – 3 q = 10p + 4p2 .8 fungsi permintaan trhada suatu barang berbentuk.10 fungsi penawaran terhadap sejenis barang berbentuk q = 2p – 8 bila p = harga tiap unit barang dan q = kuantitas barang.

17 seorang produsen mempunyai fungsi penawaran. Ke -4. Business and Economics applications.15 bila fungsi permintaan sejenis barang berbentuk. q = 18 – 2p2 p = harga per-unit barang dan q = kuantitas barang tentukanlah konsumen surplus.4) 11. 1984. Bab 13 Dowling. economics. applied matemathics for business. Frank . Ed ke -4. Tentukanlah kenaikan penjualan yang diperoleh. Tentukanlah konsumen surplus pada produsen surplus pada titik keseimbangan pasar 11. Tentukanlah fungsi profitnya. 1980. Singapore : McGraw – Hill . Referensi Budnick. alpha fundamental methods of mathematical economics.C . q = 2p – 10 bila p = harga per unit barang dan q = kuantitas barang tentukanlah produsen surplus pada titik keseimbangan pasarE(7. bila (a) kuantitas keseimbangan pasar adalah 2 (b) harga per unit barang pada keseimbangan pasar adalah 1 11. 1982.bila barang yang terjual sebanyak 100 unit. 1993. bila kuantitas barang yang terjual mengalami kenaikan dari 5 unit menjadi 8 unit. matemathical for economists. Edward T. q = 10 – p – p2 dan q = 3p2 -3p2 – 2 q = kuantitas barang dan p = harga per unit barang.S. mathematical analysis. new york : Mc Graw – Hill .11. Ed. Singapore : Mcraw – Hill. Ke -3. and the sosial science. Bab 19 Chiang. Bab 17 Weber. profitnya setengah juta rupiah. Q = kuantitas barang yang terjual dan MP = marginal profit(dalam ribuan rupiah). publisher.jean E.18 penerimaan/penjualan marginal sebuah perusahaan perdagangan ditunjukkan oleh MR = 2q + 20. Ed. new york : harper & Rao. q = kuantitas barang 11. Bab 4 .16 dalam kondisi persaingan sempurna.19 marginal profit dari penjualan sejenis barang ditunjukkan oleh fungsi : MP = -5q +200. kuantitas barang yang diminta pada harga- harga yang berlaku ditentukan oleh fungsi permintaan dan penawaran masingmasing sebagai berikut.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful