Bursa efek atau bursa saham adalah sebuah pasar yang berhubungan dengan pembelian dan penjualan efek

atau saham perusahaan serta obligasi pemerintah. Bursa efek tersebut, bersamasama dengan pasar uang merupakan sumber utama permodalan eksternal bagi perusahaan dan pemerintah. Biasanya terdapat suatu lokasi pusat, setidaknya untuk catatan, namun perdagangan kini semakin sedikit dikaitkan dengan tempat seperti itu, karena bursa saham modern kini adalah jaringan elektronik, yang memberikan keuntungan dari segi kecepatan dan biaya transaksi. Perdagangan dalam bursa hanya dapat dilakukan oleh seorang anggota, sang pialang saham. Permintaan dan penawaran dalam pasar-pasar saham didukung faktor-faktor yang, seperti halnya dalam setiap pasar bebas, memengaruhi harga saham (lihat penilaian saham). Sebuah bursa saham sering kali menjadi komponen terpenting dari sebuah pasar saham. Tidak ada keharusan untuk menerbitkan saham melalui bursa saham itu sendiri dan saham juga tidak mesti diperdagangkan di bursa tersebut: hal semacam ini dinamakan "off exchange". Penawaran pertama dari saham kepada investor dinamakan pasar perdana atau pasar primer dan perdagangan selanjutnya disebut pasar kedua (sekunder).

Daftar isi
[sembunyikan]
   

1 Syarat listing (pencatatan saham) 2 Bursa utama di dunia 3 Galeri 4 Lihat pula

[sunting] Syarat listing (pencatatan saham)
Perusahaan harus memenuhi syarat sebuah bursa saham agar saham mereka dapat dilist dan diperdagangkan di sana. Contohnya, agar dapat dicatat dalam NYSE (Bursa Saham New York), sebuah perusahaan mesti telah menerbitkan setidaknya 1 juta saham seharga US$100 juta dan mesti telah mendapatkan lebih dari US$10 juta dalam tiga tahun terakhir. [1]

Pengertian Bursa Efek Pengertian bursa efek adalah suatu system convenant yang terorganisir dengan mekanisme resmi untuk mempertemukan penjual efek (pihak deficit dana) dengan pembeli efek (pihak yang surplus dana) secara langsung atau melalui wakil-wakilnya. Fungsi dari bursa efek adalah menciptakan pasar secara terus-menerus bagi efek yang telah ditawarkan kepada masyarakat, menciptakan harga wajar bagi efek yang bersangutan melalui mekanisme pasar, membantu pembelanjaan (pemenuhan dana) dunia usaha melalui penghimpunan dana masyarakat dalam pemilikan saham-saham perusahaan(Hartri,2008:2). Menurut Husnan (1998), di dalam bukunya ia menjelaskan bahwa bursa efek adalah perusahaan yang jasa utamanya adalah mneyelanggarakan kegiatan perdagangan sekuritas di pasar sekunder. UU yang mengatur tentang pasar modal (UU Republik Indonesia no. 8 / 1995) juga mencantumkan pengertian bursa efek, yaitu pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan atau sarana untuk mempertemukan penawaran jual dan beli efek pihak-pihak yang lain dengan tujuan memperdagangkan efek diantara mereka.

Zona Ekonomi Islam
http://zonaekis.com/macam-macam-bursa-efek-syari%E2%80%99ah

MACAM-MACAM BURSA EFEK SYARI’AH
Artikel ini ditulis pada 26 April 2010 at 00:53 oleh Choir

Menurut peraturan BAPEPAM-LK terkait pasar modal syariah pada produk pasar modal yaitu : 1. Peraturan nomor IX.A.13 tentang penertbitan efek syariah 2. Peraturan nomor IX.A.14 tentang akad yang digunakan dalam penerbitan efek syariah 3. Peraturan nomor IX.K.1 tentang kriteria dan penerbitan daftar efek syariah 4. Daftar efek syariah (DES) isi pokok peraturan nomor IX.A.13 tentang penerbitan efek syariah yaitu : 1. Pedoman penerbitan efek syariah, yang terdiri dari saham, sukuk (obligasi syariah) reksa dana syariah dan efek beragunan aset syariah. 2. pengungkapan mengenahi hal-hal khusus yang berkaitan dengan aspek syariah didalam prospektus, pernyataan pendaftaran dan perjanjian perwaliamanatan menurut ketentuan umum peraturan NO. IX.A.13, kegiatan usha yang bertentangan dengan prinsip syariah yaitua : 1. Perjudian dan permainan yang tergolong judi atau perdagangan yang dilarang 2. Menyelnggarakan jasa keuangan dengan konsep ribawi, jual beli, resiko yang mengandung gharar atau maysir. 3. Memproduksi memdistribusi, memperdagangkan, menyediakan - Barang atau jasa yang haram karena zatnya (haram li-zdatihi) - Barang atau jasa yang haram bukan karena zatnya (haram li-ghairih) yang ditetapkan dewan syariah nasional (dsn) mui - Barang atau jasa yang merusak modal dan bersifat madarat

Insider.A. Mendorong minat emiten menerbitkan efek syariah 2. Sukuk 3. pengaturan produk syariah equal (setara) dengan produk konvensional (penerbitan dan pengawasan) Dan tujuan akhirnya yaitu : 1. Pasar Perdana. Khafalah Dan Wakalah 2. Bursa Utama. beragunan aset syariah Pengertian Istilah Investasi Pasar Modal . Jenis Akad: Ijarah. Saham 2.org/pengertian-istilah-investasi-pasar-modal-pengertian-arti-definisi-prospektuspasar-perdana-insider-bursa-utama-dll A. Mudharabah. mengurangi tambahan proses penerbitan efek syariah 2. Dll Sat.13 tentang penerbitan efek syariah. Prospektus Prospektus adalah suatu dokumen yang memberikan informasi serta penjelasan mengenai penerbitan sekuritas baru beserta perusahaan penerbit. Tujuan kebijakan pasar modal syariah yaitu : 1.13 tentang akad yang digunakan dalam penerbitan efek syariah yaitu : 1.Pengertian & Arti Definisi Prospektus. Efek syaria yaitu sebagaimana dimaksud dalam undang-undang pasar modal dan peraturan pelaksanaannya yang akd maupun cara penerbitannya memenuhi prinsup-prinsip syariah dipasar modal.11:31am — godam64 http://organisasi.4. Efek. krioteria saham syariah 3. jenis efek yang dimaksudkan dalam daftar efek syraih (DES) 2. ketentuan dan persyaratan pihak lain dalam rangka mendapatkan persetujuan BAPEPAM-LK untuk dapat menerbitkan DES diluar yang telah dutetapkan BAPEPAM-LK 4. . Melakukan investasi pada perusahaan yang tingkat (nisbah) hutang perusahaan kepada lembaga keuangan ribawi lebih dominan dari modalnya Menurut ketentuan umum peraturan nomor IX. 12/05/2007 . Adapun jenisjenis efek syariah yaitu : 1. Mamperluas industri pasar modal : alternatif sumbr dana dan instrumen investasi syariah Berdasarkan peraturan nomor IX. ketentuan mengenahi akad-akad tersebut diadopsi dari fatwa yang dikeluarkan oleh DSN MUI isi pokok peraturan nomor 11.1 tentang kriteria dan penerbitan daftar efek syariah : 1. Reksa dana 4.K.A. kewajiban maenggunakan DES sebagai dasar bagi yang menerbitkan indeks efek syariah atau menyusun portofolia investasi efek syariah. Menciptakan level of playing field yaitu produk syariah yang kompetitif 3.

K. Perusahaan Publik Perusahaan Publik adalah perusahaan yang pemiliknya adalah orang-orang yang menyertakan modal dan tidak terlibat secara langsung dalam operasional dan manajemen perusahaan tersebut. Contohnya adalah Bursa Efek Surabaya / BES dan Bursa Efek Jakarta / BEJ yang menggabungkan diri. C. J. Bursa Paralel Bursa Paralel adalah jaringan dealer yang mengurus perdagangan sekuritas yang belum terdaftar secara resmi. Harga Penawaran Harga Penawaran adalah harga jual saham biasa yang ditawarkan kepada masyarakat umum. D. Persyaratan Margin . F. I. E. Prospektus Red Herring Prospektus Red Herring adalah prospektus yang disebarkan kepada calon investor sebelum adanya izin persetujuan penerbitan oleh Bapepam (Badan Pengawas Pasar Modal). Pasar Perdana Pasar Perdana adalah pasar tempat perusahaan yang baru menerbitkan sekuritas untuk menambah modal perusahaan. Insider / Pihak Dalam Pihak Dalam atau Insider adalah pejabat. Pasar Sekunder Pasar Sekunder adalah pasar tempat jual beli saham-saham perusahaan yang telah terbit untuk menambah modal perusahaan. pemegang saham. H. G. Bursa Utama Bursa Utama adalah suatu tempat resmi dan legal untuk perdagangan sekuritas yang telah terdaftar.B. Biaya Emisi Biaya Emisi adalah biaya yang dikenakan atas penerbitan obligasi atau saham baru. dsb yang bisa mendapatkan informasi kegiatan dan kondisi operasional suatu perusahaan tertentu. direktur.

Saham. waran. Tulisan ini bertujuan menjelaskan fakta dan hukum seputar saham dan pasar modal dalam tinjauan fikih Islam. Khalifah.Persyaratan Marjin yaitu peraturan yang mengatur persentasi utang maksimum yang dapat digunakan untuk membeli sekuritas. yakni sistem Kapitalisme yang memang tidak mengenal halal-haram. muamalah. Surat-surat berharga yang dapat diperdagangkan inilah yang disebut efek. Saham adalah surat berharga yang merupakan tanda penyertaan modal pada perusahaan yang menerbitkan saham tersebut. Saham merupakan salah satu instrumen pasar modal (stock market). saham didefinisikan sebagai. ketika Khilafah hancur tahun 1924. Ditandai:beli. namun terkait dengan pasar modal sebagai tempat perdagangannya dan juga terkait dengan perusahaan publik (perseroan terbatas/PT) sebagai pihak yang menerbitkannya. kaum Muslim akhirnya hidup dalam sistem ekonomi yang jauh dari Islam. misalnya. Fakta Saham Saham bukan fakta yang berdiri sendiri. Khalifah Umar bin al-Khaththab. dan reksadana. 23 Tahun 1847). seperti sistem perbankan dan pasar modal. tidak mengizinkan pedagang manapun masuk ke pasar kaum Muslim kecuali jika dia telah memahami hukum-hukum muamalah. instrumen yang diperdagangkan adalah surat-surat berharga (securities) seperti saham dan obligasi. serta berbagai instrumen turunannya (derivatif) yaitu opsi. right.com/2010/02/02/jual-beli-saham-dalam-pandangan-islam-2-2/ Pengantar Ketika kaum Muslim hidup dalam naungan sistem Khilafah. “surat berharga yang merupakan tanda penyertaan modal pada perseroan terbatas sebagaimana diatur dalam KUHD (Kitab Undang-Undang Hukum Dagang atau Staatbald No.” Adapun obligasi (bonds. Dalam pasar modal. syariah islam. Namun. Dalam Keppres RI No. 60 tahun 1988 tentang Pasar Modal.  ekonomi Jual Beli Saham dalam pandangan Islam Posted 02/02/2010 by resi2009 in Keislaman. berbagai muamalah mereka selalu berada dalam timbangan syariah (halal-haram). Pandangan Islam. kondisi berubah total. Tujuannya tiada lain agar pedagang itu tidak terjerumus ke dalam dosa riba. Kaum Muslim makin terjerumus dalam sistem ekonomi yang dipaksakan penjajah kafir. as-sanadat) adalah bukti pengakuan utang dari perusahaan (emiten) kepada para pemegang obligasi yang bersangkutan. Walhasil. . termasuk kehidupan ekonomi. Jual. Tinggalkan sebuah Komentar http://resiandriani. Ini karena akar sistem Kapitalisme adalah paham sekularisme yang menyingkirkan agama sebagai pengatur kehidupan publik.

perseroan terbatas didefinisikan sebagai.Selain terkait dengan pasar modal. Dalam UU Pasar Modal No. serta kewajiban sendiri yang terpisah dari kekayaan. limited company) sebagai pihak yang menerbitkannya. Jadi. yaitu Bursa Efek Jakarta (BEJ) yang dikelola PT Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya (BES) yang dikelola oleh PT Bursa Efek Surabaya. 4. c. perseroan terbatas adalah badan usaha yang mempunyai kekayaan. termasuk mencoret emiten (delisting) dari lantai bursa dan memberikan sanksi kepada pihak-pihak yang melanggar peraturan pasar modal. apakah nilai aktiva emiten wajar atau tidak. yaitu: perusahaan perantara yang menjamin penjualan emisi. yaitu badan usaha (perseroan terbatas) yang menerbitkan saham untuk menambah modal. Emiten. hak. Badan Pelaksana Pasar Modal. hak dan kewajiban para pendiri maupun pemiliknya. Modal dasar yang dimaksud terdiri atas seluruh nilai nominal saham. Di Indonesia Badan Pelaksana Pasar Modal adalah BAPEPAM (Badan Pengawas dan Pelaksana Pasar Modal) yang merupakan lembaga pemerintah di bawah Menteri Keuangan. keterlibatan dan tanggung jawab para pemilik PT hanya terbatas pada saham yang dimiliki. 8 tahun 1995.” Para pelaku pasar modal ini ada 6 (enam) pihak. atau menerbitkan obligasi untuk mendapatkan utang dari para investor di Bursa Efek. . sesuai namanya. yang meliputi 3 (tiga) pihak: a. yang melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham”. serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek. yaitu: 1. perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya. Bursa Efek. 1 tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas pasal 1 ayat 1. yakni tempat diselenggarakannya kegiatan perdagangan efek pasar modal yang didirikan oleh suatu badan usaha. b. “badan hukum yang didirikan berdasarkan perjanjian. yaitu perusahaan yang berfungsi untuk memberikan penilaian terhadap emiten. Dalam UU No. dalam arti. Perantara Emisi. Akuntan Publik. 3. Penjamin Emisi (underwriter). Perusahaan Penilai (appraisal). Perseroan terbatas sendiri juga mempunyai kaitan dengan bursa efek. yaitu badan yang mengatur dan mengawasi jalannya pasar modal. penjamin emisi wajib membeli agar kebutuhan dana yang diperlukan emiten terpenuhi sesuai rencana. maka perseroan itu dikatakan telah menjadi “perseroan terbatas terbuka” (Tbk). Di Indonesia terdapat dua Bursa Efek. saham juga terkait dengan PT (perseroan terbatas. Definisi lain menyebutkan. jika saham atau obligasi belum laku. yaitu pihak yang berfungsi memeriksa kondisi keuangan emiten dan memberikan pendapat apakah laporan keuangan yang telah dikeluarkan oleh emiten wajar atau tidak. jika sebuah perseroan terbatas telah menerbitkan sahamnya untuk publik (go public) di bursa efek. Kaitannya. pasar modal didefinisikan sebagai “kegiatan yang bersangkutan dengan penawaran umum dan perdagangan efek. 2. Fakta Pasar Modal Pasar modal adalah sebuah tempat modal diperdagangkan antara pihak yang memiliki kelebihan modal (pihak investor) dan orang yang membutuhkan modal (pihak issuer/emiten) untuk mengembangkan investasi.

perusahaan yang bergerak di bidang produksi minuman keras. Dalil yang mengharamkan jual-beli saham perusahaan seperti ini adalah semua dalil yang mengharamkan segala aktivitas tersebut. yang terjadi pada saat IPO (Initial Public Offering) atau penawaran umum pertama. produksi tekstil. Terbukti. perjudian. transaksi option. Adapun pasar sekunder adalah pasar yang terjadi sesaat atau setelah pasar perdana berakhir. sebelum melihat bidang usaha perusahaannya. Makelar adalah perusahaan pialang (broker) yang melakukan pembelian dan penjualan efek untuk kepentingan orang lain dengan memperoleh imbalan. Jual-Beli Saham dalam Pasar Modal Menurut Islam Para ahli fikih kontemporer sepakat. Taqiyuddin an-Nabhani dalam An-Nizhâm al-Iqtishâdi (2004) menegaskan bahwa perseroan . proses perdagangan efek (saham dan obligasi) terjadi melalui tahapan pasar perdana (primary market). 6. Maksudnya. misalnya. baik dengan tujuan mengambil untung dari kenaikan harga (capital gain) maupun untuk menghindari kerugian (capital loss). seperti transaksi spot (kontan di tempat). Perantara Perdagangan Efek. Yusuf as-Sabatin dan Ali as-Salus. Adapun komisioner adalah pihak yang melakukan pembelian dan penjualan efek untuk kepentingan sendiri atau untuk orang lain dengan memperoleh imbalan. Misalnya. Pasar perdana adalah penjualan perdana saham dan obligasi oleh emiten kepada para investor. dan sebagainya. Ketiganya sama-sama menyoroti bentuk badan usaha (PT) yang sesungguhnya tidak islami. seharusnya yang dilihat lebih dulu adalah bentuk badan usahanya. setelah saham dan obligasi dibeli investor dari emiten. seperti kasino. ada fukaha yang tetap mengharamkan jual-beli saham walau dari perusahaan yang bidang usahanya halal. yaitu makelar (pialang/broker) dan komisioner yang hanya lewat kedua lembaga itulah efek dalam bursa boleh ditransaksikan. Perdagangan di pasar sekunder inilah yang secara reguler terjadi di bursa efek setiap harinya. Jadi. jasa keuangan konvensional seperti bank dan asuransi. investor tersebut lalu menjual kembali saham dan obligasi kepada investor lainnya. Investor. Aspek inilah yang tampaknya betul-betul diabaikan oleh sebagian besar ahli fikih dan pakar ekonomi Islam saat ini. Dari penjualan saham dan efek di pasar perdana inilah pihak emiten memperoleh dana yang dibutuhkan untuk mengembangkan usahanya. media porno. Mereka ini. mereka tidak menyinggung sama sekali aspek krusial ini. kemudian pasar sekunder (secondary market). bisnis **** dan apa saja yang terkait dengan ****. yaitu pihak yang menanamkan modalnya dalam bentuk efek di bursa efek dengan membeli atau menjual kembali efek tersebut. transaksi trading on margin. Perhatian mereka lebih banyak terfokus pada identifikasi bidang usaha (halal/haram).5. Namun demikian. tetapi melalui pihak perantara seperti dijelaskan di atas. Namun. jika saham yang diperdagangkan di pasar modal itu adalah dari perusahaan yang bergerak di bidang usaha halal (misalnya di bidang transportasi. Menanam saham dalam perusahaan seperti ini adalah boleh secara syar‘i…Dalil yang menunjukkan kebolehannya adalah semua dalil yang menunjukkan bolehnya aktivitas tersebut. telekomunikasi. dan berbagai mekanisme transaksi yang ada. Dalam pasar modal. dan sebagainya. apakah ia memenuhi syarat sebagai perusahaan islami (syirkah islâmiyah) atau tidak. dan sebagainya) ada beberapa fukaha mengatakan. industri hiburan. Taqiyuddin an-Nabhani. Kedua pihak yang saling memerlukan ini tidak bertemu secara fisik dalam bursa. prostitusi. bahwa haram hukumnya memperdagangkan saham di pasar modal dari perusahaan yang bergerak di bidang usaha yang haram.

ilmu pengetahuan. Dalam bursa efek yang di transaksikan adalah surat-surat berharga yang terdiri dari saham dan obligasi. Pesatnya kemajuan dalam bidang ekonomi. Sejumlah persoalan-persoalan yang membelit ekonomi yang semakin canggih membuat pemutusan hukum dalam studi fiqih menjadi rumit. Kebatilannya antara lain karena dalam PT tidak terdapat ijab dan kabul sebagaimana dalam akad Bursa Efek Dalam Kacamata Islam http://fauzan-suka-susu-coklat. untuk lebih gigih menimba pengalaman. Faktor keterbatasan literatur dalam khasanah pemikiran fiqih terutama yang menyangkut persoalan-persoalan ekonomi masa kini. Hal tersebut merupakan pandangan mayoritas masyarakat Islam di Indonesia yang bermazhab Syafi’i. syirkah musâhamah) adalah bentuk syirkah yang batil (tidak sah). karena bertentangan dengan hukum-hukum syirkah dalam Islam. Pengertian Bursa Efek Pengertian bursa pada umumnya merujuk pada tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi. tanpa ada unsur menipu. Penipuan membuat batalnya transaksi itu sendiri. B. peka terhadap perkembangan serta cermat dalam studi-studi literatur.blogspot. Rumusan Masalah 1. tidak mudah bagi para ulama serta peminat studi fiqih untuk berkiprah menganalis tantangan zaman dari sudut hukum Islam.terbatas (PT. Apa pengertian dari bursa efek? 2. apalagi memperjual belikannya. Saham yang dalam kitab fiqih muncul dalam bab “syirkah (kongsi)” digambarkan sebagai perkumpulan uang dengan harta masing-masing sebagai modal. dan teknologi bukan hanya memaksa para ilmuan secara umum tetapi juga para ulama dan peminat studi fiqih. . Tentang saham dalam fiqih Islam belum ada aturannya.com/2010/12/bursa-efek-dalam-kacamata-islam. Akan tetapi sifat barang itu harus dijelaskan dengan detail .html BAB I PENDAHULUAN A. Apa aspek positif dan negatif bursa efek? 3. Bagaimana pandangan islam / ulama tentang bursa efek? BAB II PEMBAHASAN A. Kitab-kitab klasik yang banyak dikarang ulama abad pertengahan hanya sedikit memaparkan soal ekonomi. Kajian ini bermaksud untuk menganalis secara kritis tentang gejala umum mencakup aspek-aspek sistem ketatalaksanaan bursa efek serta aspek-aspek positif dan negatifnya. hanya Hanafi yang memperbolehkan menjual barang tanpa tanpa harus ada barang di tangan penjual. Untuk memperoleh gambaran secara lengkap tentang gejala umum bursa efek berikut akan kami bahas dalam isi makalah. Latar Belakang Masalah Studi fiqih kini semakin menghadapi tantangan yang besar dan kompleks.

kemudian dilanjutkan ke pasar sekunder. Transaksi-transaksi yang riil mencerminkan aliran dana dari investor kepada badan usaha yang perlu dana hanya terjadi di pasar perdana. Sedangkan yang dimaksud dengan obligasi adalah selembar kertas yang menyatakan bahwa pemilik kertas tersebut telah membeli hutang perusahaan yang menerbitkan obligasi. tetapi bisa saja (sebagian besar) mereka memiliki tujuan untuk mendapatkan keuntungan jangka pendek dari selisih nilai saham di kemudian hari (di pasar sekunder). Selanjutnya para investor yang telah membeli efek tersebut dapat menjualnya kembali di lantai bursa dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan. Meskipun sering diungkapkan bahwa pasar modal merupakan tempat mempertemukan antara orang yang perlu modal dengan pihak lain yang memiliki kelebihan dana. bursa efek adalah pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan atau sarana untuk mempertemukan penawaran jual dan beli efek pihak-pihak lain dengan tujuan memperdagangkan efek diantara mereka. Sedangkan yang dimaksud pasar modal adalah kegiatan yang bersangkutan dengan penawaran umum dan perdagangan efek. tapi faktanya tidaklah demikian. Lebih umumnya pasar modal dikatakan sebagai sebuah tempat di mana modal diperdagangkan antara orang yang memiliki kelebihan modal dengan orang yang membutuhkan modal untuk investasi yang mereka butuhkan. Dinamika dan proses perdagangan saham dan obligasi di bursa efek biasanya dilakukan melalui pasar perdana. Pasar modal di Indonesia misalnya Bursa Efek Jakarta (BEJ). B. dan Bursa Efek Surabaya (BES). perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya. Aspek Positif dan Negatif Bursa Efek Perusahaan yang go publik berarti membuka diri bagi para pemegang saham dan masyarakat pada umumnya. Menurut UU Pasar Modal no 8 tahun 1995. Instrumen (efek) yang diperdagangkan di pasar modal seperti saham. Karena kebijakannya selalu dinilai oleh para investor. serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek (UU Pasar Modal No. Dengan demikian masyararakat investor akan selalu mengikuti perkembangan dan menilai keberhasilan perusahaan. Secara defenitif bursa saham atau bursa efek dapat dikatakan sebagai tempat diselenggarakannya kegiatan perdagangan efek pasar modal yang didirikan oleh suatu badan usaha. Transaksi-transaksi yang terjadi setelah pasar perdana dinamakan sebagai pasar sekunder. Yang dimaksud dengan pasar perdana adalah penjualan perdana saham atau obligasi oleh perusahaan yang menerbitkannya (emiten) di bursa efek kepada para investor. yang menerangkan bahwa pemilik kertas tersebut adalah pemilik perusahaan yang menerbitkan perusahaan itu.Bursa efek juga merupakan lembaga / perusahaan yang menyelenggarakan / menyediakan fasilitas sistem pasar untuk mempertemukan penawaran jual dan beli efek antara berbagai perusahaan / perorangan yang terlibat dalam tujuan memperdagangkan efek perusahaan-perusahaan yang telah tercatat di bursa efek. Itupun belum tentu investor yang membeli saham atau obligasi di pasar perdana motifnya untuk investasi. baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Bahkan belum tentu orang-orang yang membeli saham tersebut memiliki kelebihan dana. obligasi dan instrumen turunannya saham merupakan tanda penyertaan atau pemilikan seseorang atau badan dalam suatu perusahaan yang wujudnya berupa selembar kertas. apalagi dengan mekanisme transaksi pasar modal yang memang memungkinkan spekulasi menjadi permainan sehari-hari. Maka kalangan manajer akan senantiasa berusaha meningkatkan efisien dan . sebab dengan dukungan sistem perbankan ribawi mereka dengan modal cekak bisa menguasai saham yang jumlahnya berkali-lipat dari kekayaan riil yang dia miliki. 8 1995).

dan belum dapat dinikmati oleh golongan investor kecil. Dalam mengelola perusahaan. alasannya: • Perseroan itu tidak lagi didirikan atas dasar aktifitas anggota pemegang saham (mengolah dan memproduksi) untuk mengembangkan kekayaan dan sistem perekonomian sebagai yang dikenal Islam. Tetapi apabila saham dijadikan sebagai instrument infestasi (qiradh) kemudian diperdagangkan di bursa. ironisnya merupakan lahan yang menguntungkan bagi kaum investor pemilik kekayaan yang relative besar. . Keuntungan dari suatu investasi dalam saham akan mencakup: • Pendapatan keuntungan berupa dividen • Tambahan pendapatan berupa selisih harga beli dengan harga jual saham yang dimiliki. tidak sedikit diantara para investor kecil yang terpaksa menjual sahamnya karena perlu duit dengan resiko menderita kerugian. juga bertentangan dengan syariat Islam. Kedua-duanya mubah hukumnya secara syar’i. Menurut pendapatnya perseroan yang modalnya diwujudkan dalam lembaranlembaran saham adalah batal dan tidak dibenarkan oleh syariat. Pandangan Islam / Ulama tentang Bursa Efek Khalid Abd Al-Rahman Ahmad dalam bukunya Al Tafhir Al Iqtishadi Fi Al Islam. tentu pula mengharapkan agar pasarnya bertambah terus sesuai dengan penampilan perusahaan. meka menerbitkan atau memperdagangkannya dibursa efek hukumnya haram secara qath’i. Masa-masa lonjakan keberuntungan itu. • Tidak adanya batas waktu berakhirnya persekutuan pemilik saham. akuntan negara. ketentuan mengenai batas fruktasi (naik turunnya) kurs saham sudah diperlonggar. Menurut pendapatnya bahwa kehadiran bursa saham serta obligasi adalah seiring dengan perkembangan perbankan. sehingga akan diperoleh keuntungan kalau saham tersebut dijual. serta bapendam. Seiring dengan upaya berbagai pihak dalam mengelola iklim saham dengan perwujudan bursa efek yang tertib dan sehat. ini sudah termasuk haram. sebagai tuntutan yang dharuri dalam konteks sistem ekonomi dan politik. yang dapat merugikan investor. tetapi lebih jauh ia menilai perusahaan perseroan (persekutuan antar pemegang saham) itu sendiri. tidak hanya menilai tentang bursa efek. C. Berbeda dengan kedua pandangan tersebut pendirian yang dikemukakan oleh Ali Abd Al Rasul.evektifitasnya. karena hal tersebut jelas termasuk riba. Mengenai penerbitan obligasi . • Terjadinya untung atau rugi tidak akan mempengaruhi besar kecilnya saham dalam perseroan. Ini haram hukumnya menurut Islam. Tentang saham apabila pemilikan saham itu dimasukkan sebagai penyertaan dalam persekutuan modal ini tidak mengapa. masyarakat investor sudah semakin dewasa dengan tingkat pengetahuan mengenai pasar modal yang semakin matang. Mereka yang memiliki perusahaan yang sangat sehat. Sebaliknya pada masa lesu. Tentunya para investor akan memiliki harga pasar bagi sahamnya yang lebih baik. para komisaris dan anggota direksi (manajer) selaku pengelola perusahaan selalu memperoleh bagian laba. Dalam fatwa dinyatakan bahwa apabila obligasi itu merupakan instrumen investasi (qiradh) . • Dalam perseroan. dosen dan doktor dalam bidang ilmu ekonomi Universitas Al Ahzar. bursa efek dalam perkembangannya ada masa boom (lonjakan pasar) dan ada pula masa lesu. Adanya keharusan bagi setiap perusahaan yang go publik memiliki prospek yang baik berdasarkan penilaian akuntan publik. Kalau pada saat nanti . Adanya pengawasan yang ketat itu dimaksudkan agar tidak terjadi spekulasi yang berlebihan. pandangan yang senada dikemukakan oleh majelis fatwa Al Syariah Kuwait.

Tidak ada batasan atas hal tersebut kecuali batasan manfaat yang hendak dicapai dan kerusakan yang hendak dihindari. Saham perusahaan yang seperti ini adalah boleh secara syar’i.Pandangan Hukum Islam Untuk mengetahui apakah Bursa Efek dibenarkan dalam pandangan hukum Islam ataukah tidak. sehingga dengan demikian maka hal ini hanyalah merupakan sesuatu yang sah-sah saja dan boleh-boleh saja dilakukan dalam bermuamalah dengan orang lain. Selain itu. 2. Kelembagaan Bursa Efek Dari sisi kelembagaan. Dari sisi ini juga tidak ada satu teks ayat atau hadits pun yang melarang tentang suratsurat berharga. 3. Transaksi Saham perusahaan yang beroperasi dalam hal-hal yang halal dan baik. sebab siyasah syar’iyah adalah suatu perbuatan dalam rangka lebih dekat pada kemaslahatan dan lebih jauh dari kerusakan walaupun tidak ditetapkan oleh Rasulullah SAW dan tidak diturunkan wahyu dalam hal itu. adalah dikembalikan kepada Kaidah Fiqhiyah yang pokok yaitu Artinya : Menolak kerusakan dan mendatangkan kemaslahatan. pertama adalah dari sisi kelembagaan. maka cara yang dapat ditempuh adalah dengan mengembalikannya kepada koridor Siyasah Syar’iyah (politik Islam) yaitu asas manfaat dan menolak kerusakan. kedua adalah dari sisi hakekat surat-surat berharga itu sendiri. Masing-masing jenis surat berharga tersebut mempunyai pembagian yang bermacam-macam sesuai dengan sifat hak dan kewajiban yang dikandung oleh surat-surat tersebut. Transkasi dalam surat berharga tersebut bukan atas kertas itu sendiri melainkan atas hak-hak yang direpresentasikan oleh kertas-kertas tersebut. ketiga dari segi transaksi. 1. istilah bursa efek tidak ada satu teks ayat atau hadits pun yang melarang penggunaan bentukbentuk manajemen dan organisasi bursa efek. Dari sisi surat-surat berharga ini juga hampir sama dengan pembahasan tentang sisi kelembagaan tersebut di atas. Surat berharga berdasarkan hal-hal yang direpresentasikan adakalanya berupa saham dan adakalanya berupa bonds (surat pengakuan hutang/obligasi). bursa efek adalah merupakan sebuah lembaga baru yang tidak dikenal pada masa Rasulullah SAW dan bahkan pada masa keemasan pengembangan Fiqh Islam (Masa Imam Mazhab). maka masalah ini akan penulis bahas dari tiga segi. bahkan sangat dianjurkan dan disenangi . Penulis beranggapan bahwa surat-surat berharga ini hanyalah sebagai pengganti dari nilai mata uang atau kepemilikan harta yang telah dituangkan dalam bentuk surat-surat berharga. Oleh karena itu maka dalam rangka untuk menentukan apakah lembaga bursa efek ini sesuai dengan hukum Islam ataukah tidak. Hal ini sesuai dengan Kaidah Fiqhiyah yang menyebutkan bahwa semua inti persoalan ataupun apa saja. Hakekat Surat-Surat Berharga Dari sisi surat-surat berharga adalah dokumen untuk menetapkan adanya hak kepemilikan dalam suatu proyek atau hutang atas hal itu. Oleh karena itu maka bursa efek tidak bertentangan dengan Siyasah Syar’iyah. Bursa efek adalah merupakan lembaga baru yang belum terumuskan sebelumnya dalam kitab-kitab fiqh klasik. modalnya bersih dari riba dan penyucian harta kotor serta tidak memberikan salah satu pemegang sahamnya keistimewaan materi atas pemegang saham lainnya.

BAB III PENUTUP A. C. Apabila sebaliknya modal dan usahanya yang haram. Bursa Efek adalah tempat transaksi produk-produk surat berharga di bawah pembinaan dan pengawasan pemerintah. B. maka hukumnya adalah haram. aktifitas mediator. Perdagangan (jual-beli) saham-saham perusahaan tersebut. Apabila modalnya dari yang halal dan bergerak pada usaha yang halal. karena adanya manfaat yang diraih dan kerusakan yang bisa dihindari dengan saham tersebut. semua itu diperbolehkan. . publikasi saham dan pendaftarannya serta ikut memperoleh bagian dari keuntungannya. Saham atau surat-surat berharga adalah merupakan sesuatu yang diperjual belikan pada bursa efek. Bursa Efek dari sisi Kelembagaan adalah merupakan lembaga baru yang belum pernah diatur sebelumnya baik dalam al-Qur’an maupun dalam al-Hadits. Hukum transaksi Saham atau Surat-Surat Berharga sangat tergantung pada asal usul modal dan bergerak dalam bidang apa perusahaan tersebut. Bursa efek ini adalah merupakan salah satu bentuk lembaga dimana umat manusia melakukan aktifitas perekomian dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup dirinya dan keluarganya. maka hukumnya halal. Apalagi semua aktifitas dan dana yang ditanamkan di sana adalah bersumber dari yang halal. Oleh karena itu secara kelembagaan ia adalah merupakan lembaga yang sah-sah dan boleh-boleh saja berdiri.(sunnah).

maka hukumnya halal. maka para ulama berbeda pendapat. T. Surabaya : Pustaka Progressif. maka hukumnya adalah haram. Problematika Hukum Islam Kontemporer . Siddiq Muh.wordpress.Saham atau surat-surat berharga tersebut juga sesuatu yang boleh-boleh saja sebab saham hanyalah pengganti mata uang atau harta dalam bentuk surat. Adh-Dhahir. Bursa Efek Tuntunan Islam dalam Transaksi di Pasar Modal. 2004. Go!   Home Buku Tamu Bursa Efek dalam Perspektif Islam January 9. 2009 http://rumahmakalah. D. Ada yang mengatakan halal dan ada juga yang mengatakan haram. Jakarta: Pustaka Firdaus. Heru. Hukum transaksi Saham atau Surat-Surat Berharga sangat tergantung pada asal usul modal dan bergerak dalam bidang apa perusahaan tersebut. Bank dan Lembaga Keuangan Syariah.com/2009/01/09/bursa-efek-dalam-perspektif-islam/ Pengantar Secara defenitif bursa saham atau bursa efek dapat dikatakan sebagai tempat diselenggarakannya . Jakarta: Sinar Grafika Offset. Transaksi dan Etika Bisnis Islam. 1995. Husein. Jakarta : Visi Insani Publishing. DAFTAR PUSTAKA Jusmaliani. Yogyakarta: Ekonosia. 2005. Syahatah. Apabila sebaliknya modal dan usahanya yang haram. Apabila modalnya dari yang halal dan bergerak pada usaha yang halal. Bisnis Berbasis Syariah. Namun apabila ada pencampur adukan antara yang halal dan yang haram. 2008. Chuzaimah. 2004. Sudarsono.

serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek (UU Pasar Modal No. apalagi dengan mekanisme transaksi pasar modal yang memang memungkinkan spekulasi menjadi permainan sehari-hari.kegiatan perdagangan efek pasar modal yang didirikan oleh suatu badan usaha (Anoraga dan Pakarti. terdapat beberapa aspek untuk menjadi acuan penilaian apakah bursa efek haram atau tidak. Meskipun sering diungkapkan bahwa pasar modal merupakan tempat mempertemukan antara orang yang perlu modal dengan pihak lain yang memiliki kelebihan dana. Pasar modal di Indonesia misalnya Bursa Efek Jakarta (BEJ). yang menerangkan bahwa pemilik kertas tersebut adalah pemilik perusahaan yang menerbitkan perusahaan itu. Bursa Efek Surabaya (BES). maka si pembeli saham memiliki perusahaan dengan komposisi sesuai besar saham yang dia miliki dan hak suara . yaitu instrumen yang diperdagangkan.). dan mudharat yang ditimbulkannya. Bahkan belum tentu orang-orang yang membeli saham tersebut memiliki kelebihan dana. Sebagai akibatnya. perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya. 2001). Transaksi-transaksi yang terjadi setelah pasar perdana dinamakan sebagai pasar sekunder. obligasi dan instrumen turunannya saham merupakan tanda penyertaan atau pemilikan seseorang atau badan dalam suatu perusahaan yang wujudnya berupa selembar kertas. sebab dengan dukungan sistem perbankan ribawi mereka dengan modal cekak bisa menguasai saham yang jumlahnya berkali-lipat dari kekayaan riil yang dia miliki. Sedangkan yang dimaksud pasar modal adalah kegiatan yang bersangkutan dengan penawaran umum dan perdagangan efek. tapi faktanya tidaklah demikian. Dinamika dan proses perdagangan saham dan obligasi di bursa efek biasanya dilakukan melalui pasar perdana. mekanisme transaksi. 8 1995). Lebih umumnya pasar modal dikatakan sebagai sebuah tempat di mana modal diperdagangkan antara orang yang memiliki kelebihan modal dengan orang yang membutuhkan modal untuk investasi yang mereka butuhkan (Al Habshi. Transaksi-transaksi yang riil mencerminkan aliran dana dari investor kepada badan usaha yang perlu dana hanya terjadi di pasar perdana. tetapi semuanya kembali kepada instrumen saham dan obligasi. Instrumen (efek) yang diperdagangkan di pasar modal seperti saham. Itupun belum tentu investor yang membeli saham atau obligasi di pasar perdana motifnya untuk investasi. Islam Memandang Bursa Efek Di sini. tt. kemudian dilanjutkan ke pasar sekunder. selebihnya hanya turunan (derivatif) dari kedua instrumen tersebut. Saham diterbitkan oleh sebuah badan usaha berbentuk Perseroan Terbatas (PT) baik badan usaha milik swasta maupun milik pemerintah dengan tujuan untuk mendapatkan tambahan modal dalam memperluas kegiatan usaha ataupun tujuan lainnya. Yang dimaksud dengan pasar perdana adalah penjualan perdana saham atau obligasi oleh perusahaan yang menerbitkannya (emiten) di bursa efek kepada para investor. Efek yang diperdagangkan di pasar modal cukup beragam. Selanjutnya para investor yang telah membeli efek tersebut dapat menjualnya kembali di lantai bursa dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan. tetapi bisa saja (sebagian besar) mereka memiliki tujuan untuk mendapatkan keuntungan jangka pendek dari selisih nilai saham di kemudian hari (di pasar sekunder). Sedangkan yang dimaksud dengan obligasi adalah selembar kertas yang menyatakan bahwa pemilik kertas tersebut telah membeli hutang perusahaan yang menerbitkan obligasi.

Dalam Perseroan Terbatas. Para pendiri PT yang bersama-sama mendirikan perseroan cukup menyetorkan modal. disahkan dengan akte notaris. disebutkan bahwa pemegang saham perseroan tidak bertanggungjawab secara pribadi atas perikatan yang dibuat atas nama perseroan dan tidak bertanggungjawab atas kerugian perseroan melebihi nilai saham yang telah diambilnya. Para pendiri PT membagi kepemilikan mereka di PT tersebut dengan kompisisi kepemilikan saham. Perseroan Terbatas merupakan badan hukum yang didirikan berdasarkan perjanjian. Dalam Islam dua orang atau lebih dibenarkan secara bersama-sama meleburkan hartanya ataupun tenaganya untuk mendirikan suatu badan usaha (perseroan) dengan syarat satu sama lain mengajak dan yang lain menerima sehingga terjadilah ijab kabul.dalam menentukan dewan direksi (pimpinan perusahaan) yang biasanya dipilih pada RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham). sebagian. Pada pasa 3 ayat 1 UU No. separu. 1 1995 tentang Perseroan terbatas. Di samping itu. Meskipun yang menggerakkan dan menjalankan roda usaha PT adalah manajemen perusahaan. melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham. Selanjutnya kekuatan (suara) antar persero di dalam PT berdasarkan jumlah modal yang mereka tanamkan (maksudnya komposisi kepemilikan saham mereka masing-masing) sehingga untuk menentukan pucuk pimpinan dan manajemen perusahaan tergantung pada kekuatan modal masing-masing persero. 1 1995 tentang Perseroan Terbatas. pembeli saham juga mendapatkan deviden dari bagian keuntungan usaha perusahaan yang dibagikan kepada para pemegang saham. Pada Perseroan Terbatas tidaklah terjadi demikian. Dalam UU No. dan menjadi badan hukum bila sudah disahkan oleh Menteri Kehakiman. pasal 1 ayat 1. Dengan demikian bila perusahaan memiliki utang ataupun mengalami bangkrut. yakni para pendiri persero sedangkan untuk pengoperasian perseroan. terlepas apakah pendiri atau pemegang saham sebelumnya setuju atau menyukai investor baru atau sebaliknya. Bahkan antara pendiri. pemegang saham sebelumnya dan pihak manajemen perusahaan tidak mengenal siapa pembeli saham mereka (terutama pembeli individu) sebagai sesama pemilik perusahaan. akan tetapi yang memilih. dengan kata lain “modal”. Para pemegang saham bisa saja mengangkat dirinya sendiri sebagai pimpinan dan manajemen perusahaan atau memilih pihak lain yang dianggap profesional. memerintahkan dan memecat manajemen adalah suara terbesar saham. Seseorang atau badan yang tidak terlibat dalam pendirian perusahaan dapat memiliki perusahaan. . Selain itu. dan dalam pasal 24 ayat 1 dijelaskan pula bahwa modal dasar PT terdiri atas seluruh nilai nominal saham PT tersebut. maka pihak lain yang mempunyai tagihan di perusahaan tersebut tidak dapat meminta tanggung jawab para pemegang saham melebihi nilai saham yang dia miliki. atau keseluruhan perusahaan dengan hanya membeli saham perusahaan tersebut di pasar modal. 2000). para persero dapat mengangkat dan menggaji orang-orang profesional pada manajemen puncak perusahaan dan karyawan biasa pada level bawah (An Nabhani. tanggung jawab para pemilik perusahaan sebatas nilai saham yang dia miliki. Hal ini bertentangan dengan nash-nash syara’ yang menyuruh manusia untuk memenuhi hak orang lain secara penuh atas aqad-aqad muamalah yang telah dilakukannya. yang menggerakkan dan menjalankan perseroan haruslah manusia.

maka bunga obligasi juga haram.” (HR. Keberadaan bunga obligasi sama dengan bunga bank dan bunga utang luar negeri. Obligasi yang dikeluarkan dapat dalam bentuk satuan mata uang lokal seperti rupiah (obligasi dalam negeri) dan dalam mata uang asing seperti dollar (obligasi internasional). yang menggerakkan PT adalah modal bukan manusia. Obligasi bisa dikeluarkan oleh pemerintah yang kemudian disebut Obligasi Negara atau Surat Utang Negara (SUN). maka Allah akan menolongnya untuk melunasinya. “Perbuatan orang kaya menunda-nunda pembayaran utangnya adalah suatu kezhaliman. BUMN dan swasta. maka Allah akan merusak orang itu. Dengan batilnya PT sebagai suatu perseroan. maka saham yang dikeluarkannya untuk menambah modal perusahaan juga batil untuk ditransaksikan. Dan siapa saja yang mengambil harta orang dan bermaksud merusaknya.” (HR Bukhari dari Abu Hurairah) “Sungguh hak-hak itu pasti akan ditunaikan kepada para pemiliknya pada hari kiamat nanti. dan jalan yang ditempuh oleh pihak lainnya untuk bergabung ke dalam perusahaan tersebut dengan cara membeli saham juga merupakan jalan yang batil.” (HR. Karena hukum bunga dalam Islam sudah jelas haram. para pembeli obligasi hanya memiliki tagihan kepada perusahaan penerbit sebesar nilai nominal yang tertera dalam obligasi tersebut ditambah dengan bunganya dengan jangka waktu tertentu. Berbeda dengan saham yang merupakan tanda kepemilikan seseorang atas perusahaan yang menerbitkannya. Imam Bukhari dari Abu Hurairah). Jika dalam saham keuntungan yang diperoleh oleh para pemegangnya berupa deviden. dan lain-lain). dan tanggung jawab para persero terbatas pada nilai saham (modal) yang dimilikinya. “…Sebaik-baik orang di antara kalian. sehingga obligasi sebagai salah satu instrumen di pasar modal termasuk haram untuk diperdagangkan. Adapun obligasi merupakan salah satu alat yang digunakan oleh Perseroan Terbatas untuk menambah permodalan selain dengan cara penerbitan saham baru dan pinjaman bank. Dengan demikian setidaknya terdapat tiga pertentangan Perseroan Terbatas dengan hukum syara’. Sebab saham tersebut dikeluarkan oleh institusi yang batil dari segi bentuk perseroannya. Imam Bukhari). yaitu pendiriannya yang tidak memenuhi syarat sah sebagai suatu perseroan. Biasanya tingkat bunga obligasi mengikuti patokan tingkat suku bunga yang telah ditentukan oleh Bank Sentral. Imam Ahmad dari Abu Hurairah). hingga seekor domba betina tak bertanduk akan mendapat kesempatan membalas karena pernah ditanduk oleh domba betina bertanduk. maka dalam obligasi para pembeli obligasi mendapatkan keuntungan berupa bunga obligasi.” (HR.“Siapa saja yang mengambil harta orang dan bermaksud untuk melunasinya. adalah yang paling baik dalam penunaian hak (pembayaran utang. .

Kemudian aktivitas perdagangan dan spekulasi di lantai bursa yang membuat harga saham melambung dapat diilustrasikan dengan balon yang mulai menggelembung dan terus menggembung. Kondisi riil perusahaan penerbit saham dicerminkan dari keadaan balon yang belum ditiup. Secara umum para pelaku pasar menginginkan harga-harga saham terus meningkat yang ditandai dengan semakin tingginya indeks bursa saham dan semakin besarnya nilai kapitalisasi saham yang diperdagangkan. Harapan-harapan inilah yang mendorong mereka untuk membeli saham yang menyebabkan harga saham terangkat. . Sesungguhnya para pemain mengambil keuntungan perdagangan saham dengan mengurangi uang pemain lainnya dan begitu pula sebaliknya. Jadi taktik yang dilakukan para pemain saham di bursa efek adalah bagaimana cara mendapatkan keuntungan (capital gain). Misalnya untuk membeli saham tertentu yang lagi naik daun. saham dan obligasi dapat diperdagangkan dengan harga di atas nilai nominalnya ataupun di bawah harga nominal. akan tetapi uang yang dimilikinya hanya 5% saja. Bahkan inilah tujuan utama aktivitas perdagangan saham di lantai bursa. maka berbagai cara dilakukan untuk menekan harga saham tersebut (manipulasi pasar). tetapi diperoleh dari selisih harga jual dan harga beli. Pemain yang didukung modal besar dan para analis yang tajam mempunyai kesempatan yang lebih besar dalam mengalahkan pemain lainnya. dia berani menutup sisa kekurangannya dengan melakukan pinjaman di bank. Para pemain di lantai bursa sendiri belum tentu memiliki modal yang cukup untuk membeli saham dalam jumlah yang banyak. Maka karena harapan kenaikan harga saham dan keuntungan yang akan diperoleh.Dari segi mekanisme transaksinya di bursa efek. dia membutuhkan uang dengan jumlah tertentu. Turun naiknya harga saham tidak mengikuti turun naiknya nilai aset perusahaan. sebenarnya tidak mencerminkan kondisi riil perusahaan-perusahaan yang menerbitkan saham tersebut. Karenanya keuntungan yang diperoleh para investor tidak saja melalui pembagian deviden dan bunga. Di pasar sekunder. melakukan transaksi semu antara dua tiga broker atas permintaan perusahaan tertentu (insider trading) sehingga harganya terangkat. yakni memperoleh keuntungan dari selisih harga jual dan harga beli. saham dan obligasi juga sarat pertentangannya dengan hukum syara’. Para pemain yang berlomba-lomba terus membeli saham kemudian menjualnya. baik dengan jalan menghembuskan berita-berita bagus atas saham perusahaan tertentu sehingga para pemain lainnya tertarik terhadap saham perusahaan tersebut. bahkan perkembangan harga saham bisa saja terlepas sama sekali dari perusahaan penerbitnya. dibeli dan dijual lagi. dan lain-lainnya. Di sisi lain harga saham yang terus naik. Di sinilah peranan perbankan ribawi dalam mengucurkan pinjamannya kepada para pedagang saham. Seseorang akan membeli saham-saham perusahaan yang dianggap memiliki kinerja baik dan mempunyai prospek cerah di lantai bursa. Turun naiknya harga saham ditentukan oleh tarik-menarik antara permintaan dan penawaran saham di lantai bursa. untuk mendapatkan harga yang murah dari saham perusahaan yang sebenarnya memiliki kinerja yang bagus. Sebaliknya. kemudian dibeli lagi sehingga harga saham naik lagi. Kemudian dia akan melepas saham yang dipegangnya tersebut kepada para investor lainnya bila tingkat harga yang ditawarkan menguntungkan.

Hingga akhirnya pasar jenuh karena pemain yang kalah dan kantongnya cekak dan terlilit utang tidak mampu lagi mengikuti pemain lainnya. . Begitu pula bagi para konglomerat hitam yang telah menguras harta rakyat melalui bank-bank yang telah mereka dirikan. mereka kembali menguasai bank-bank tersebut setahap demi setahap melalui pasar modal. tampak jelas bahwa bursa efek sebagai bagian dari pasar modal bukanlah suatu lembaga perekonomian yang bersesuaian dengan Islam. khususnya kaum Kapitalis (para pemilik modal) untuk menjerat dan menundukkan perekonomian nasional. pasar modal dan aktivitas jual beli saham juga merupakan suatu sarana bagi negara-negara maju. Sementara para pemain kebanyakan yang umumnya masyarakat luas dengan pengetahuan dan modal yang kalah jauh dibandingkan para pemain kelas kakap. Begitu pula masyarakat yang sama sekali tidak ikut bermain di bursa menderita kerugian baik secara langsung maupun tidak langsung dalam bentuk kemerosotan ekonomi. dan berbagai dampak yang ditimbulkannya. Pemimpin dan masyarakat yang mengutamakan kepercayaan pasar (pelaku pasar modal) hakikatnya telah menaruh nasib bangsa dan negara ini di tangan para penjudi. tenaga dan waktu. Penutup Dari uraian dia atas. Pada kondisi inilah tekanan di lantai bursa tidak mampu lagi ditahan sehingga akhirnya indeks saham melorot drastis dan meledaklah balon yang tadinya menggelumbung tersebut. Di samping itu uang yang dipakai untuk bermain saham di lantai bursa juga memanfaatkan dana pensiun yang notabene milik masarakat. Jatuhnya indeks bursa saham sangat berpengaruh pada sektor riil. termasuk ketika pemilu dilaksanakan baru-baru ini. Proses erekonomian yang mengandalkan pada pasar modal merupakan perekonomian yang berbasiskan pada perjudian. Misalnya bagi negara sekecil Singapura untuk menguasai industri dan jaringan telekomunikasi Indonesia tidak perlu dengan membuat perusahaan baru di Indonesia tetapi cukup dengan membeli saham Indosat dan Telkomsel. Perjudian dipasar modal jauh lebih berbahaya dan lebih luas dampaknya dibandingkan dengan perjudian biasa. Hal lainnya yang bertentangan dengan syara. Mereka begitu bergembira ketika mengetahui reaksi positif pasar atas berbagai kebijakan pemerintah. setelah bank-bank mereka disehatkan pemerintah dengan menyuntikkan dana ratusan trilyun sementara utang-utang mereka telah menjadi tanggungan pemerintah. yakni kondisi perekonomian secara makro dan merosotnya nilai aset perusahaan-perusahaan yang sahamnya anjlok. menderita kerugian hebat. sementara pemain yang memperoleh keuntungan tersebut tidak dapat lagi mendapatkan keuntungan disebabkan tidak ada lagi pemain lainnya yang dapat dikeruk uangnya (cat: perdagangan saham tidak dilakukan dengan cara kontan). mekanisme transaksinya. sehingga perekonomian yang mengandalkan pasar modal tidak akan pernah dapat menciptakan distribusi ekonomi yang adil. baik dari segi instrumen yang diperdagangkan. bahwa pasar modal menciptakan perputaran kekayaan hanya di kalangan tertentu saja. Selain berbahaya bagi perekonomian masyarakat. serta menguasai aset-aset nasional dengan mudah tanpa harus bersusah payah membangun infrastruktur ekonomi dan industri yang memakan dana besar.

Menurut Madhu Kamma. gas hingga industri makanan. mulai dari perusahaan minyak. mencapai 140 juta jiwa. sampai kapankah kita akan tetap diam dan membiarkan sistem jahat ini terus bercokol di atas ekonomi umat? Walahu a’lam … Komunitas pelaku saham India akhirnya memberikan solusi pada jutaan penduduk Muslim negara tersebut yang hendak memasuki bursa saham.” ujarnya akhir Desember lalu. meminta Majelis Ulama Indinesia (MUI) pusat untuk menerbitkan fatwa tentang saham. Bursa Saham Bombay langkah ini akan memberi umat Muslim kejelasan aturan dalam memainkan roda ekonomi di India. bursa saham telah bekerja sama dengan Tasis. Begitu pula berbagai dampak kemerosotan pasar modal sebagai suatu hal yang pasti akan terus berulang terjadi dan telah berkali-kali kita saksikan dan kita rasakan dampaknya. Hal ini terkait banyaknya komunitas Muslim di negara tersebut yang mencoba peruntungan di bursa saham. Maka. Bahwa hukum pasar modal sebagai lembaga ekonomi Kapitalis sudah jelas dan tidak terlalu sulit untuk memahaminya. Permintaan pembuatan fatwa tersebut sudah disampaikan kepada MUI pusat dan kini sedang dalam proses persidangan. Sejumlah perusahaan disinyalir telah bergabung dengan ini. meski hukum syariah melarang untuk melakukan perdagangan surat berharga di perusahaan yang menjual alkohol atau tembakau. “Kami sudah menyampaikan keinginan kepada MUI agar mengeluarkan fatwa tentang mekanisme perdagangan pasar modal.com/bursa-saham-bombay-perkenalkan-hukum-syariah Bursa Saham Bombay telah membuka indeks perusahaan baru yang sesuai dengan hukum legal dalam Islam. Direktur Eksekutif. BURSA SAHAM BOMBAY http://zonaekis. Eropa maupun Asia Tenggara. untuk menciptakan Bursa Saham Bombay Tasis Syariah Indeks 50. Sebagaimana yang dikutip dari Guardian. sebuah perusahaan finansial Islam di Mumbai. Ito Warsito.” ujarnya seusai menjadi . ” Bursa Saham Tasis Syaria indeks 50 akan memberi unsur Islam dan tanggung jawab sosial lainnya ke investor untuk mengakses pasar di India sehingga mampu menarik modal. di mana mereka menanamkan modalnya. Hal ini dilakukan karena banyak investor yang sering mempertanyakan tentang hukum jual-beli saham di bursa efek. Mereka memperkenalkan indeks saham dengan unsur-unsur hukum ekonomi syariah. BEI MINTA MUI TERBITKAN FATWA Presiden Dirktur Bursa Efek Indonesia. kita sebagai muslim hendaklah selalu berpikir kritis dan rasional dengan berpijak pada teks-teks syara’. Maka. baik dari Timur Tengah. yang banyak terdapat di bursa negara tersebut.Bahkan para calon presiden sekarang menempatkan kepercayaan pasar sebagai salah agenda utama yang akan ditempuh bila terpilih jadi presiden.

464). Rencana fatwa ini. Ia berharap agar fatwa MUI ini mengenai hukum mekanisme perdagangan di pasar modal ini dapat segera diterbitkan agar tidak terjadi keraguan dalam diri investor untuk melakukan kegiatan di pasar modal. ketika Khilafah hancur tahun 1924. seperti sistem perbankan dan pasar modal (burshah al-awraq al-maliyah) (Ibid. Setiap kunjungannya ke daerahdaerah dalam rangka melakukan sosialisasi edukasi tentang pasar modal. termasuk kehidupan ekonomi. berbagai muamalah mereka selalu berada dalam timbangan syariah (halal-haram). kaum Muslim akhirnya hidup dalam sistem ekonomi yang jauh dari Islam. Kebanyakan investor lokal yang bertanya berasal dari daerah. juga menjadi salah satu faktor penghambat penambahan jumlah investor-inverstor baru. tidak mengizinkan pedagang manapun masuk ke pasar kaum Muslim kecuali jika dia telah memahami hukum-hukum muamalah. Kaum Muslim makin terjerumus dalam sistem ekonomi yang dipaksakan penjajah kafir. sudah dibicarakan dalam Dewan Syariah Nasional. Tujuannya tiada lain agar pedagang itu tidak terjerumus ke dalam dosa riba.. seperti kata as-Salus. selalu muncul pertanyaan tentang hukum jual-beli saham dalam islam.id/2007/10/01/jual-beli-saham-dalampandangan-inslam/ Pengantar Ketika kaum Muslim hidup dalam naungan sistem Khilafah. menurut Ito. hlm. . yakni sistem Kapitalisme yang memang tidak mengenal halal-haram. kondisi berubah total. Khalifah Umar bin al-Khaththab.or. Mawsû‘ah al-Qadhaya al-Fiqhiyah al-Mu’âshirah. Walhasil. Namun. misalnya. Ketidakjelasan halal-haram ini. 461).pembicara kunci acara Capital Market Student Studies yang ke-10 di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Ini karena akar sistem Kapitalisme adalah paham sekularisme yang menyingkirkan agama sebagai pengatur kehidupan publik. hlm. kata dia lagi. (As-Salus. Namun bukan menjadi faktor utama. Jual-Beli Saham Dalam Pandangan Islam http://hizbut-tahrir. Tulisan ini bertujuan menjelaskan fakta dan hukum seputar saham dan pasar modal dalam tinjauan fikih Islam.

right. Kaitannya. jika sebuah perseroan terbatas telah menerbitkan sahamnya untuk publik (go public) di bursa efek. Modal dasar yang dimaksud terdiri atas seluruh nilai nominal saham (Ibid.Fakta Saham Saham bukan fakta yang berdiri sendiri. sesuai namanya. saham didefinisikan sebagai. Definisi lain menyebutkan. et. hak. Jadi. Dalam Keppres RI No. Adapun obligasi (bonds. serta kewajiban sendiri yang terpisah dari kekayaan. 2000). 1990).. Dalam pasar modal. perseroan terbatas adalah badan usaha yang mempunyai kekayaan. saham juga terkait dengan PT (perseroan terbatas. pasal 24 ayat 1). “surat berharga yang merupakan tanda penyertaan modal pada perseroan terbatas sebagaimana diatur dalam KUHD (Kitab Undang-Undang Hukum Dagang atau Staatbald No. Surat-surat berharga yang dapat diperdagangkan inilah yang disebut efek (Hasan. as-sanadat) adalah bukti pengakuan utang dari perusahaan (emiten) kepada para pemegang obligasi yang bersangkutan (Siahaan & Manurung. Fakta Pasar Modal . keterlibatan dan tanggung jawab para pemilik PT hanya terbatas pada saham yang dimiliki. hak dan kewajiban para pendiri maupun pemiliknya (M. 1 tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas pasal 1 ayat 1. Saham merupakan salah satu instrumen pasar modal (stock market).. Perseroan terbatas sendiri juga mempunyai kaitan dengan bursa efek. Dalam UU No. 1996). 2006). namun terkait dengan pasar modal sebagai tempat perdagangannya dan juga terkait dengan perusahaan publik (perseroan terbatas/PT) sebagai pihak yang menerbitkannya. “badan hukum yang didirikan berdasarkan perjanjian. limited company) sebagai pihak yang menerbitkannya. serta berbagai instrumen turunannya (derivatif) yaitu opsi. instrumen yang diperdagangkan adalah surat-surat berharga (securities) seperti saham dan obligasi. perseroan terbatas didefinisikan sebagai. Fuad. Selain terkait dengan pasar modal. 23 Tahun 1847). yang melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham”. Saham adalah surat berharga yang merupakan tanda penyertaan modal pada perusahaan yang menerbitkan saham tersebut. waran. maka perseroan itu dikatakan telah menjadi “perseroan terbatas terbuka” (Tbk). 60 tahun 1988 tentang Pasar Modal.al.” (Junaedi. dan reksadana.

Perantara Emisi. penjamin emisi wajib membeli agar kebutuhan dana yang diperlukan emiten terpenuhi sesuai rencana. Para pelaku pasar modal ini ada 6 (enam) pihak. b. yaitu: perusahaan perantara yang menjamin penjualan emisi. Akuntan Publik. termasuk mencoret emiten (delisting) dari lantai bursa dan memberikan sanksi kepada pihak-pihak yang melanggar peraturan pasar modal. yaitu badan yang mengatur dan mengawasi jalannya pasar modal. 8 tahun 1995. Perusahaan Penilai (appraisal). serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek. yaitu Bursa Efek Jakarta (BEJ) yang dikelola PT Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya (BES) yang dikelola oleh PT Bursa Efek Surabaya. Emiten. apakah nilai aktiva emiten wajar atau tidak. Badan Pelaksana Pasar Modal. yaitu: 1. 4. Di Indonesia terdapat dua Bursa Efek. 2. yaitu perusahaan yang berfungsi untuk memberikan penilaian terhadap emiten. 2003). dalam arti. atau menerbitkan obligasi untuk mendapatkan utang dari para investor di Bursa Efek. Adapun komisioner adalah pihak . perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya. Bursa Efek. 5. Penjamin Emisi (underwriter). yaitu badan usaha (perseroan terbatas) yang menerbitkan saham untuk menambah modal. Dalam UU Pasar Modal No. pasar modal didefinisikan sebagai “kegiatan yang bersangkutan dengan penawaran umum dan perdagangan efek. c. yang meliputi 3 (tiga) pihak: a. yaitu makelar (pialang/broker) dan komisioner yang hanya lewat kedua lembaga itulah efek dalam bursa boleh ditransaksikan.” (Muttaqin. Di Indonesia Badan Pelaksana Pasar Modal adalah BAPEPAM (Badan Pengawas dan Pelaksana Pasar Modal) yang merupakan lembaga pemerintah di bawah Menteri Keuangan.Pasar modal adalah sebuah tempat modal diperdagangkan antara pihak yang memiliki kelebihan modal (pihak investor) dan orang yang membutuhkan modal (pihak issuer/emiten) untuk mengembangkan investasi. 3. Makelar adalah perusahaan pialang (broker) yang melakukan pembelian dan penjualan efek untuk kepentingan orang lain dengan memperoleh imbalan. jika saham atau obligasi belum laku. yaitu pihak yang berfungsi memeriksa kondisi keuangan emiten dan memberikan pendapat apakah laporan keuangan yang telah dikeluarkan oleh emiten wajar atau tidak. Perantara Perdagangan Efek. yakni tempat diselenggarakannya kegiatan perdagangan efek pasar modal yang didirikan oleh suatu badan usaha.

telekomunikasi. Pasar perdana adalah penjualan perdana saham dan obligasi oleh emiten kepada para investor. hlm. Namun. media porno. setelah saham dan obligasi dibeli investor dari emiten. investor tersebut lalu menjual kembali saham dan obligasi kepada investor lainnya. Adapun pasar sekunder adalah pasar yang terjadi sesaat atau setelah pasar perdana berakhir. hlm. bisnis babi dan apa saja yang terkait dengan babi. Perdagangan di pasar sekunder inilah yang secara reguler terjadi di bursa efek setiap harinya. 2003. Muttaqin. (Syahatah dan Fayyadh. Dalam pasar modal. 2004). 18. Investor. yang terjadi pada saat IPO (Initial Public Offering) atau penawaran umum pertama. 1990.yang melakukan pembelian dan penjualan efek untuk kepentingan sendiri atau untuk orang lain dengan memperoleh imbalan. bahwa haram hukumnya memperdagangkan saham di pasar modal dari perusahaan yang bergerak di bidang usaha yang haram. Dari penjualan saham dan efek di pasar perdana inilah pihak emiten memperoleh dana yang dibutuhkan untuk mengembangkan usahanya. produksi . 109). jika saham yang diperdagangkan di pasar modal itu adalah dari perusahaan yang bergerak di bidang usaha halal (misalnya di bidang transportasi. prostitusi. tetapi melalui pihak perantara seperti dijelaskan di atas. Yusuf as-Sabatin. Al-Buyû‘ al-Qadîmah wa al-Mu‘âshirah wa al-Burshat al-Mahalliyyah wa ad-Duwaliyyah. kemudian pasar sekunder (secondary market). dan sebagainya. industri hiburan. Misalnya. Maksudnya. Syahatah & Fayyadh. 6. Dalil yang mengharamkan jual-beli saham perusahaan seperti ini adalah semua dalil yang mengharamkan segala aktivitas tersebut. perusahaan yang bergerak di bidang produksi minuman keras. perjudian. proses perdagangan efek (saham dan obligasi) terjadi melalui tahapan pasar perdana (primary market). jasa keuangan konvensional seperti bank dan asuransi. baik dengan tujuan mengambil untung dari kenaikan harga (capital gain) maupun untuk menghindari kerugian (capital loss). Bursa Efek: Tuntunan Islam dalam Transaksi di Pasar Modal. seperti kasino. yaitu pihak yang menanamkan modalnya dalam bentuk efek di bursa efek dengan membeli atau menjual kembali efek tersebut (Junaedi. Kedua pihak yang saling memerlukan ini tidak bertemu secara fisik dalam bursa. Jual-Beli Saham dalam Pasar Modal Menurut Islam Para ahli fikih kontemporer sepakat.

Zuhdi. Aspek inilah yang tampaknya betul-betul diabaikan oleh sebagian besar ahli fikih dan pakar ekonomi Islam saat ini. transaksi trading on margin. seperti transaksi spot (kontan di tempat). sama fatalnya dengan pasangan lakilaki dan perempuan yang hanya mencatatkan pernikahan di Kantor Catatan Sipil. Mereka ini. az-Zuhaili. transaksi option. dan sebagainya (Junaedi. bukan? Maka dari itu. syirkah musâhamah) adalah bentuk syirkah yang batil (tidak sah). karena lebih teliti dan jeli dalam memahami fakta. Perhatian mereka lebih banyak terfokus pada identifikasi bidang usaha (halal/haram). Yusuf as-Sabatin (Ibid. Sangat fatal. 465). hlm. misalnya. 2004. Syahatah & Fayyadh. Kebatilannya antara lain karena dalam PT tidak terdapat ijab dan kabul sebagaimana dalam akad syirkah. ada fukaha yang tetap mengharamkan jual-beli saham walau dari perusahaan yang bidang usahanya halal. 2004). Hasan. 1993.. Taqiyuddin an-Nabhani (2004). 17). 1990.. seharusnya yang dilihat lebih dulu adalah bentuk badan usahanya. Ketiganya sama-sama menyoroti bentuk badan usaha (PT) yang sesungguhnya tidak islami. karena bertentangan dengan hukum-hukum syirkah dalam Islam. Yang ada hanyalah transaksi sepihak dari para investor yang menyertakan modalnya dengan cara membeli saham dari perusahaan atau dari pihak lain di pasar modal. al-Mushlih & ash-Shawi. mereka tidak menyinggung sama sekali aspek krusial ini. 109) dan Ali as-Salus (Mawsû‘ah al-Qadhaya alFiqhiyah al-Mu‘âshirah.” (Syahatah dan Fayyadh. Namun demikian. “Menanam saham dalam perusahaan seperti ini adalah boleh secara syar‘i…Dalil yang menunjukkan kebolehannya adalah semua dalil yang menunjukkan bolehnya aktivitas tersebut. 1996. Tidak adanya ijab-kabul dalam PT ini sangatlah fatal. khususnya yang menyangkut bentuk badan usaha (PT). hlm. sebelum melihat bidang usaha perusahaannya. 1996. tanpa ada perundingan atau negosiasi apa pun baik dengan pihak perusahaan maupun pesero (investor) lainnya. Terbukti. 53). dan sebagainya) Syahatah dan Fayyadh berkata. sebagaimana analisis Yusuf As-Sabatin (Ibid. Padahal menurut Taqiyuddin an- . hlm. dan berbagai mekanisme transaksi yang ada. Jadi.tekstil. Apalagi sandaran pihak pertama yang membolehkan bisnis saham—asalkan bidang usaha perusahaannya halal—adalah al-Mashâlih al-Mursalah. tanpa adanya ijab dan kabul secara syar‘i. hlm. Ibid. pendapat kedua yang mengharamkan bisnis saham ini (walau bidang usahanya halal) adalah lebih kuat (râjih). apakah ia memenuhi syarat sebagai perusahaan islami (syirkah islâmiyah) atau tidak.. Taqiyuddin an-Nabhani dalam An-Nizhâm al-Iqtishâdi (2004) menegaskan bahwa perseroan terbatas (PT.

org/jurnal/?p=11. M. Mawsû‘ah al-Qadhaya al-Fiqhiyah al-Mu‘âshirah wa al-Iqtishâd alIslâmi. M. 1996. An-Nizhâm al-Iqtishâdi fî al-Islâm. dan Indeks. Yusuf Ahmad Mahmud. Shiddiq al-Jawi] Daftar Pustaka Al-Mushlih. Pasar Komoditi. Pasar Modal Dalam Pandangan Hukum Islam. Ali Ahmad. Wahbah. Jakarta: Kalam Mulia. Pajak. As-Salus. Junaedi. http://www. Qatar: Daruts Tsaqafah. 2006. [KH M. Telaah Kritis Pasar Modal Syariah. Fikih Ekonomi Keuangan Islam (Mâ Lâ Yasa’u atTâjir Jahlah). Pasar Modal. Al-Fiqh al-Islâmi wa Adillatuhu.esyariah. al-Mashâlih al-Mursalah adalah sumber hukum yang lemah. As-Sabatin. Fuad. 2004. Al-Buyû‘ al-Qadîmah wa al-Mu‘âshirah wa al-Burshat alMahalliyyah wa ad-Duwaliyyah.al. Wallâh a‘lam bi ash-shawâb. Beirut: Darul Ummah. Hidayatullah. Juz IX (Al-Mustadrak). Abdullah & Ash-Shawi. Asuransi. Cetakan VI.Nabhani. Jakarta Darul Haq. Jakarta: Elex Media Komputindo. 1996. 2004. Muttaqin. Taqiyuddin. et. Adler Haymans. 20 des 2003. III/437). karena ke-hujjahannya tidak dilandaskan pada dalil yang qath‘i (Asy-Syakhshiyah al-Islâmiyah. Az-Zuhaili. 2006. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada. Damaskus: Darul Fikr. 2002. Pengantar Bisnis. 1990. Beirut: Darul Bayariq. Hinsa Pardomuan & Manurung.. An-Nabhani. Masail Fiqhiyah: Zakat. Shalah. Aktiva Derivatif: Pasar Uang. 2000. Penerjemah Abu Umar Basyir. . Ali. Hasan. dan Lembaga Keuangan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Siahaan.

Bagaimana hukumnya saya yang bekerja sebagai karyawan di bidang IT sebagai tim pendukung pelaksanaan perdagangan tsb? 3. 2004. Masjfuk. Hukum Pasar Modal dan Bermuamalah dengan Mereka 07 Maret 2009 | Dibaca : 2156 kali | 2 Komentar | Kategori: Hukum . apakah halal atau haram untuk menjalankan bisnis pendukung di pasar modal tsb? Jawab: Oleh : UstadzKholid Syamhudi. Wa"alaikumussalam. Apakah transaksi di pasar modal/bursa efek termasuk kategori riba dan atau haram? 2. 1993. Secara umum ditinjau dari .Hukum Perdagangan http://pengusahamuslim. Penerjemah A. Jakarta: CV Haji Masagung. Tarban.com/baca/artikel/347/hukum-pasar-modal-dan-bermuamalah-dengan-mereka Hukum Pasar Modal dan Bermuamalah dengan Mereka Pertanyaan: Assalamualaikum. sehingga bermunculanlah pasar modal atau bursa. bagaimana hukumnya. Bay’u ad-Dayn Ahkâmuhu wa Tathbîquha al-Mu‘âshirah (AlAzhar: Dar al-Bayan Al-’Arabi). 1. Husein & Fayyadh.Lc. Kemudian juga jika saya dan teman2 memutuskan keluar atau terkena PHK dan bersama-sama membuat perusahaan yang menawarkan jasa untuk pembuatan sistem brokerage/perdagangan efek. Masâ’il Fiqhiyah Kapita Selekta Hukum Islam. Athiyah. Seorang muslim harus mengetahui mana yang diperbolehkan dan yang tidak diperbolehkan. Oleh karena itu pertanyaan ini sangat mengena dan amat penting bagi seorang muslim untuk dijawab. Zuhdi.Syahatah. 2003. Khalid Muhammad. Transaksi jual beli saham dengan aneka ragam macamnya termasuk jenis jual beli yang penting di masa kiwari ini. Surabaya: Pustaka Progressif. Bursa Efek: Tuntunan Islam dalam Transaksi di Pasar Modal (Adh-Dhawâbit asy-Syar‘iyah li at-Ta‘âmul fî Sûq al-Awraq al-Mâliyah). Syakur. Beirut: Dar al-Kutub al-’Ilmiyah.

Juga bila dilihat dari objeknya terkadang berupa jual beli barang komoditi biasa. sehingga tidak mungkin ditetapkan hukum syariatnya dalam skala umum. Islamic Fiqih Academy (Majma" al-Fiqih al-Islami) satu Lembaga Pengkajian fikih dibawah Rabithah Al-alam Al-Islami telah merinci dan menetapkan hukum masing-masing transaksi itu pada konferensi ketujuh mereka yang diadakan pada tahun 1404 H di kota Makkah AlMukarramah. harus dirinci terlebih dahulu baru masingmasing jenis transaksi ditentukan hukumnya secara terpisah. dan terkadang berupa jual beli kertas saham dan kwitansi piutang. Sedangkan melihat kepada transaksi bursa yang ada maka ada diantaranya yang bersifat instant. memanfaatkan ketidaktahuan orang dan memakan uang orang dengan cara haram. Ini satu hal yang baik dan bermanfaat. 24) Ini menyangkut permasalahan jual beli saham dari perusahaan secara umum. maka terbagi menjadi dua: 1. majelis telah memberikan keputusan sebagai berikut: * Pertama: Pasar modal/bursa saham itu target utamanya adalah menciptakan pasar tetap dan simultan di mana bargaining dan demands serta para pedagang dan pembeli saling bertemu melakukan transaksi jual beli. Abdullah ath-Thayaar hal. Perusahaan yang berkegiatan dalam usaha-usaha mubah seperti perusahaan pertanian. industry dan perniagaan apabila tidak ada dalam klausul aturannya harus bermuamalah dengan riba atau perkara haram lainnya. * Kedua: Bahwa transaksi instant terhadap barang yang ada dalam kepemilikan penjual untuk diserahterimakan bila syaratkan harus ada serah terima langsung pada saat transaksi menurut syariat. (lihat masalah ini pada kitab al-Fiqhu al-Muyassarah karya Prof.jenis dan kegiatan perusahaan yang mengeluarkan saham. pasti dan permanent. bahkan tidak mengetahui siapa yang mau membeli atau menjual sesuatu kepada mereka. Maka dilarang menjadi pemegang sahamnya dan berjual beli sahamnya. dapat mencegah para pengusaha yang mengambil kesempatan orang-orang yang lengah atau lugu yang ingin melakukan jual beli tetapi tidak mengetahui harga sesungguhnya. Sehubungan dengan persoalan ini. DR. 2. Akan tetapi kemaslahatan yang jelas ini dalam dunia bursa saham tersebut terselimuti oleh berbagai macam transaksi yang amat berbahaya menurut syariat. Namun yang harus dijelaskan adalah segala jenis transaksi jual beli yang terdapat di dalamnya satu persatu secara terpisah. Maka diperbolehkan menjadi pemegang sahamnya dan berjual beli sahamnya. dan ada juga yang berjangka dengan syarat uang dimuka. Oleh sebab itu tidak mungkin ditetapkan hukum umum untuk bursa saham dalam skala besarnya. Perusahaan yang berkegiatan dalam usaha-usaha haram (dilarang) seperti perusahaan perbankan konvensional dan perusahaan yang memproduksi dan atau memperdagangkan barang terlarang misalnya pabrik rokok. adalah transaksi yang dibolehkan. Karena transaksinya bermacam-macam dengan dasar seperti ini. Selama transaksi itu bukan terhadap barang haram . perjudian. minuman keras.

menurut syariat pula. Bila demikian. dengan dasar bahwa ia baru akan membelinya dan menyerahkannya kemudian hari pada saat transaksi. Padahal dalam jual beli As-Salm tidak boleh menjual barang sebelum diterima. perusahaan minuman keras dan sejenisnya. karena semua itu adalah aktivitas jual beli yang didasari oleh riba yang diharamkan. Oleh karena itu islamic Fiqih Academy (Majma" al-Fiqih al-Islami) berpendangan bahwa para penanggungjawab di berbagai negera Islam berkewajiban untuk tidak membiarkan bursa-bursa tersebut melakukan aktivitas mereka sesuka hati dengan membuat berbagai transaksi dan jual beli di Negara-negara mereka. Mereka hendaknya juga tidak memberi peluang orang-orang yang mempermainkan harga sehingga menggiring kepada bencana finansial dan merusak perekonomian secara umum. Namun kalau barangnya tidak dalam kepemilikan penjual. yakni saham-saham dan barang-barang yang tidak berada dalam kepemilikan penjual dengan cara yang berlaku dalam pasar bursa tidaklah dibolehkan menurut syariat. Tujuannnya tidak lain hanyalah tetap memegang barang itu atau menjualnya dengan harga maksimal kepada para pembeli dan pedagang lain bukan secara sungguhan. Dalam bursa saham harga barang tidak dibayar langsung saat transaksi. Namun ditangguhnkan pembayarannya sampai penutupan pasar bursa. karena keduanya berbeda dalam dua hal: 1. Setelah itu baru pembeli boleh menjual barang tersebut meskipun belum diterimanya.[size=xx-small>1" Demikian juga diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Dawud dengan sanad yang shahih dari Zaid bin Tsabit rahimahullah. selama perusahaan atau badan usaha tersebut dasar usahanya tidak haram. * Ketiga: Sesungguhnya transaksi instant terhadap saham-saham perusahaan dan badan usaha kalau saham-saham itu memang berada dalam kepemilikan penjual boleh-boleh saja menurut syariat. sebelum pedagang mengangkutnya ke atas punggung kuda mereka[size=xxsmall>2. karena termasuk menjual barang yang tidak dimiliki. Cara ini dilarang oleh syariat berdasarkan hadits shahih dari Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda: "Janganlah engkau menjual sesuatu yang tidak engkau miliki. * Kelima: Bahwa transaksi berjangka dengan segala bentuknya terhadap barang gelap. Persis seperti perjudian. baiknya hukumnya mubah maupun haram. seperti bank riba. * Keempat: Bahwa transaksi instant maupun berjangka terhadap kwitansi piutang dengan sistem bunga yang berbagai macam bentuknya tidaklah dibolehkan menurut syariat. transaksi jual beli saham tersebut menjadi haram. harus dipenuhi syarat-syarat jual beli As-Salm. Dalam pasar bursa barang transaksi dijual beberapa kali penjualan saat dalam kepemilikan penjual pertama. bahwa Nabi shallallahu `alaihi wa sallam melarang menjual barang di mana barang itu dibeli. 2. secara spekulatif melihat untung ruginya. Sementara dalam jual beli As-Salm harga barang harus dibayar terlebih dahulu dalam transaksi." * Keenam: Transaksi berjangka dalam pasar bursa bukanlah jual beli As-Salm yang dibolehkan dalam syariat Islam. dan pada akhirnya .

www. Sragen Staf redaksi Majalah Assunnah. Demikian juga bila saudara ingin keluar atau di PHK diperbolehkan membentuk perusahaan jasa untuk pembuatan sistem brokerage/perdagangan efek. Allah berfirman: "dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus. walaupun pada asalnya bursa tersebut sah-sah saja. dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain)."(Al-An"aam : 153) Allah Subhanahu wa Ta"ala adalah Juru Penolong yang memberikan taufik. 2.com Catatan kaki: 1. karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Dari keterangan ini jelaslah bahwa bursa efek yang ada nampaknya memang tercampuri banyak perkara haram. Semoga shalawat dan salam terlimpahkan kepada Nabi Muhammad.menimbulkan malapetaka kepada kebanyakan orang. apalagi bisa mendukung pemerintah menertibkan dan tidak member peluang orang mempermainkan harga padanya. . Demikian jawaban saya mudah-mudahan bermanfaat. Karena kebaikan yang sesungguhnya adalah dengan berpegang pada ajaran syariat Islam pada segala sesuatu. Haditsini telah disebutkan sebelumnya hal 142 (buku asli).ustadzkholid. Dari sini pekerjaan sebagai IT adalah pekerjaan yang halal dan tidak termasuk dalam mendukung terselenggaranya kemaksiatan dan kemungkaran. maka ikutilah dia. Demikianlah keterangan lembaga yang berkumpul didalamnya para ulama fikih dunia. Solo Staf ahli Majalah keluarga "Nikah". Diriwayatkan oleh Abu Dawud 3493. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu bertaqwa. Sukoharjo. yang memberi petunjuk menuju jalan yang lurus. Diriwayatkan oleh Ahmad dalam Musnad-nya V : 191. Wabillahi taufiq Kholid Syamhudi Pimpinan pon-pes Ibnu Abas.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful