FUNGSI DAN BENTUK ORNAMEN

Perkembangan Arsitektur 1
Azratih Hairun | F 221 10 086

Powerpoint Templates

Page 1

menciptakan sebuah sintesis formal baru sangat penting bagi arsitektur religius periode abad pertengahan. Dalam bangunan seperti Santo Petrus di Roma dan Makam Suci di Yerusalem.• Dalam arsitektur awal Kristen penekanan yang berbeda ditempatkan pada rencana terpusat. poligonal. struktur martyrium dan basilika digabungkan. yang bulat. Baptisteries dan kuil-kuil peringatan (martyria) berdasarkan monumen Romawi terpusat penguburan tradisional. Martyria didirikan pada situs-situs yang berhubungan dengan peristiwa-peristiwa tertentu dalam kehidupan Yesus dan tempattempat lain yang diadakan untuk dikuduskan oleh pengorbanan para martir. atau bentuk salib. Powerpoint Templates Page 2 .

Powerpoint Templates Page 3 . anggur. tidak dipinjam dari ikonografi pagan. juga digunakan gaya Romawi. dan pencahayaan naskah. misalnya simbol seperti ikan (ikhthus).• Orang Kristen awal menggunakan media artistik yang sama dengan budaya pagan di sekitarnya. Di antara motif yang diadopsi adalah merak. seperti yang di katakombe Roma. • Kristen awal diadaptasi motif Romawi dan memberi arti baru untuk apa yang telah simbol pagan. Media ini termasuk lukisan. Akhir gaya klasik termasuk gambaran proporsional dari tubuh manusia dan presentasi impresionistis ruang. mosaik. Kristen awal juga mengembangkan ikonografi mereka sendiri. seni Kristen awal tidak hanya digunakan bentuk-bentuk Romawi. patung. Akhir gaya klasik terlihat dalam frescos Kristen awal. dan gembala yang baik.

Basilka • Merupakan cikal bakal gereja yang mempunyai denah dibagian tengahnya dan dikombinasikan dengan gaya memanjang. bahwa prinsip dasar Basilika Kristen adalah rumah tinggal gaya Romawi yang memiliki atrium Powerpoint Templates Page 4 . • Basilika Kristen dibuat susunan gedung pertemuan berdasarkan Basilika Romawi yang juga berfungsi sebagai tempat pertemuan. Namun ada juga yang mengatakan.

dimana arsitektur Kristen Awal mengalami evaluasi dalam beberapa tahap. merupakan lorong-lorong panjang dan gelap (tempat ini digunakan untuk tempat peribadahan). Powerpoint Templates Page 5 . maka nama katedral tersebut memakai nama orang yang disucikan dan dimakamkan di situ. sedangkan diatas makam tersebut dibangun altar.• Bentuk dasar Arsitektur gereja Kristen Awal mengacu dari bentuk arsitektur Romawi. pada masa Kristen awal juga dipakai untuk persembahan suci. Pada waktu agama Kristen masih dilarang model ini digunakan bila membangun katedral. Pengaruh lain secara umum adalah pemakaian altar. • Pemakaian model catacombe. yaitu makam umat Kristen yang terletak pada ceruk-ceruk bukit. yang digunakan sebagai tempat untuk persembahan pada para dewa Romawi.

atau kalau bentangan lebar.Denah : Bentuk denah Basilika yang dikembangkan dengan menghilangkan salah satu tribun yang berbentuk setengah lingkaran. Powerpoint Templates Page 6 . maka deretan kolom memakai bentuk setengah lingkaran diatasnya. sehingga tribun yang tinggal dijadikan sebagai suatu pengakhiran yaitu Apse (apsis). Sedangkan Nave atau ruang induk (ruang peribadahan) dipisahkan oleh sederetan tiang-tiang yang menopang entablature (balok dengan hiasan berbentuk segitiga diatasnya). Jalan masuk dari tengah/sisi memanjang dipindah ke Barat. sehingga umat yang datang langsung menghadap altar.

Pada perkembangan gereja selanjutnya yaitu perluasan dikedua sisi (navis). • Gereja basilica diberi kiblat sehingga pusat perhatian yaitu ?? lingkaran di dalam Apse (apsis) berada di sisi timur ke arah Yerusalem. sehingga denahnya berbentuk salib yang selanjutnya mengawali bentuk pokok yang bertahan sampai sekarang. Hal yang demikian ini dikomposisikan dengan perbandingan tinggi/rendahnya langit-langit sehingga proporsinya kelihatan lebih panjang dari yang sebenarnya.• Kemegahan dicapai melalui kesan perspektif memanjang ke arah Sanctuan (tempat altar) dan diakhiri oleh Apse di mana tempat Imam berada. Powerpoint Templates Page 7 .

Powerpoint Templates Page 8 . Agama Kristen Lama mengikuti adat Ibrani. yang melarang pemujaan patung maka gerejanya tidak dihiasi patung sebesar manusia yang sebelumnya banyak menghiasi basilica-basilika romawi.• Meskipun dari luar tampak sederhana namun gereja-gereja yang dibangun masa Kaisar Constantinus (sebelum memindahkan ibukota) memperindah keindahan interiornya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful