Bahan Kimia dalam Kehidupan Bahan kimia dalam kehidupan dibedakan atas bahan kimia rumah tangga, industri

, pertanian, kesehatan, dan bahan makanan. Selain itu juga terdapat bahan kimia sebagai zat adiktif dan psikotropika. Bahan kimia rumah tangga dapat kita kelompokkan menjadi empat kelompok yaitu pembersih, pemutih, pewangi, dan pembasmi serangga. Pembersih :

Pemutih : buyclin, kosmetik wajah (pemutih) Pewangi :

Pembasmi serangga : obat nyamuk

. Akan tetapi sabun lebih mudah diurai oleh mikroorganisme. Untk menanggulangi hal tersebut dilakukan pembuatan dengan bhan2 sintetis d. Pengaruh Bahan Kimia pada Produk Pemutih Bahan aktif pemutih adalah hipoklorit. tetapi hal itu membutuhkan waktu lama untuk proses produksinya. dan klorin. b. Pembasmi Serangga Serangga yang paling sering mengganggu adalah nyamuk. yaitu kalium hidroksida (KOH) dan natrium hidroksida (NaOH). Contoh bahan kimia basa. c. Perbedaan detergen dengan sabun antara lain daya cuci detergen lebih kuat dibandingkan sabun dan detergen dapat bekerja pada air sadah. Pengaruh Bahan Kimia pada Produk Pembersih Sabun adalah bahan kimia yang terbuat dari bahan alam. bagaimana pemutih dapat menghilangkan kotoran yang membandel pada pakaian putih? Bahan pemutih akan mengoksidasi kotoran sehingga kotoran tersebut akan larut dalam air. dan larutan pemutih mengandung natrium hipoklorit (NaClO). Bahan ABS diperoleh dari pengolahanminyak bumi.Adapun detergen adalah senyawa kimia bernama alkyl benzene sulfonat (ABS) yang direaksikan dengan natrium hidroksida (NaOH). Misal pada bahan pemutih berupa serbuk mengandung hipoklorit Ca(ClO2) yang biasanya dikenal kaporit. seperti minyak dan lemak yang direaksikan dengan bahan kimia lain yang disebut basa. Nah. fosfat. Biasanya bahan kimia yang terdapat pada pembasmi serangga terdiri atas senyawa karbamat. Pengaruh Bahan Kimia pada Produk Pewangi Umumny pewangi dihasilkan dari ekstrak/sari buah-buahhan atau tanaman.Pengaruh Penggunaan Bahan Kimia Rumah Tangga a.

Hal ini karena tidak banyak yang mengetahui kandungan dan bahaya bahan aktif yang terdapat di dalamnya. Bahan pemutih kulit yang mengandung merkuri atau raksa yang berlebihan dapat merusak sistem saraf. 2) Menggunakan detergen yang mudah terurai. 1) Menggunakan detergen dengan konsentrasi yang encer dan kadar ABS yang rendah. karena merkuri merupakan sejenis bahan kimia beracun dan amat berbahaya bagi kesehatan. Efek Samping Penggunaan Produk Pembersih Efek samping penggunaan sabun atau detergen adalah menimbulkan limbah rumah tangga berupa busa. sabun dan bahan pencuci merupakan salah satu bahan kimia di rumah tangga yang berbahaya. Adanya merkuri di dalam tubuh dapat merusak ginjal. Akan tetapi LAS hanya bisa terdegradasi dalam lingkungan aerob (dengan oksigen). 3) Menyimpan sabun pada tempat yang benar sehingga jauh dari jangkauan anak. sedangkan busa yang dihasilkan dari detergen sulit diuraikan oleh mikroorganisme di dalam tanah. tetapi jika kulit alergi akan timbul noda-noda hitam . b. maka cara penyimpanannya harus benar. senyawa klorin juga dapat menyebabkan iritasi pada kulit. dan korosif.Efek samping penggunaan bahan kimia rumah tangga dan pencegahannya a. Selain itu. Bahan penyusun detergen terdiri atas senyawa berantai lurus dan panjang yang disebut Linear Alkylbenzene Sulphonate (LAS) dan senyawa rantai bercabang yang disebut Alkyl Benzene Sulphonate (ABS). Selain menimbulkan limbah busa. Ada juga bahan pemutih kulit yang mengandung hidrokuinon. Bahan aktif yang digunakan pada pembersih lantai adalah benzalkonium klorida. Pada konsentrasi berlebih bisa mengiritasi kulit dan jika mengenai mata akan menyebabkan gangguan seperti gatal bahkan dapat menyebabkan kerusakan pada kornea. bersifat kaustik. seperti sodium dodesil sulfat (SDS). Pada dosis yang tepat hidrokuinon aman bagi kulit. Zat ini bersifat detergen sekaligus sebagai desinfektan. Apa yang harus kamu lakukan agar efek negatif itu dapat dihindari? Pencegahan yang dapat dilakukan antara lain sebagai berikut. Efek Samping Penggunaan Produk Pemutih Bahan pemutih pakaian umumnya mengandung senyawa klorin yang dapat merusak serat kain dan warna pakaian. Busa yang ditimbulkan sabun dapat diuraikan oleh mikroorganisme yang ada dalam tanah. Senyawa LAS lebih mudah diuraikan oleh mikroorganisme dibandingkan dengan senyawa ABS.

Namun. kanker. dan 2) tidak menggunakan pewangi yang mengandung CFC. kosmetik. kertas tisu dan detergen. terutama bagi wanita hamil. Pengharum tersebut melapisi saluran hidung dengan selaput minyaknya. Pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghindari efek samping dari penggunaan pemutih. Selain itu. Pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghindari efek samping dari produk pewangi antara lain: 1) menggunakan bahan pewangi seperlunya. menyebabkan iritasi ringan hingga menengah pada paru-paru. c.Efek samping bahan kimia pewangi pada kesehatan manusia. tenggorok. termasuk gejala seperti asma. antara lain: 1) Hindari penggunaan jenis pemutih yang mengandung merkuri. hidung. atau udara di sekelilingnya. perdarahan. bahan pewangi yang mengandung chlorofluorocarbon (CFC) dapat menyebabkan lapisan ozon di atmosfer berlubang. sampo. pusing. Tujuan menggunakan bahan pewangi adalah untuk menghasilkan bau wangi pada si pemakai. kulit. pelembut kain. penyubur rambut. kerusakan hati. barang pribadi. kebanyakan kita tidak menyadari bahwa produk pewangi dapat mendatangkan bahaya bagi kesehatan kita. hilang ingatan. Kebanyakan pengharum ruangan bekerja dengan mengganggu daya cium. 2) Hanya menggunakan produk pemutih jika kotoran atau noda sulit dihilangkan oleh sabun atau detergen.pada wajah. antara lain mengiritasi mata. Efek Samping Penggunaan Produk Pewangi Hampir setiap produk yang berkaitan dengan wanita mempunyai wewangian. atau melepaskan zat pemati saraf pencium. dan tumor. Produk yang tidak mengandung pewangi sebenarnya menambahkan pewangi yang tidak wangi untuk menyamarkan aroma khas bahan tertentu. . seperti sabun. mengakibatkan mual.

Jenis bahan aktif ini dapat merusak sistem saraf. Nyamuk. dan dietiltoluamida serta bahan kombinasi dari ketiganya. dan tanah. propoxur. mengganggu system pernapasan. dan jantung. keringat berlebih. Efek Samping Penggunaan Produk Pembasmi Serangga Saat ini memang zaman serba cepat dan praktis. Propoxur termasuk racun kelas menengah. Akan tetapi. Pyrethroid oleh WHO juga dikelompokkan dalam racun kelas menengah. diklorvos atau diklorovinil dimetil fosfat termasuk berdaya racun tinggi. Propoxur juga dapat menurunkan aktivitas enzim yang berperan pada saraf transmisi. mengiritasi mata maupun kulit yang sensitif. termasuk melanoma ganas. Menurut WHO Grade Class. air. atau terserap melalui kulit dengan atau tanpa terlebih dahulu menyebabkan luka pada kulit. Penipisan ozon akan meningkatkan jumlah penderita penyakit kanker kulit secara signifikan. sehingga obat antinyamuk juga mengandung racun. pusing. dan berpengaruh buruk pada hati dan reproduksi. kita semprot dengan pembasmi serangga. Selain itu juga dapat merusakkan produk pertanian. mereka sesungguhnya tidak mengetahui benar betapa besar ancamannya jika menggunakan produk semacam itu secara sembarangan. dan pengidap katarak. yaitu: 1) Termakan atau terminum bersama makanan atau minuman yang tercemar. sakit kepala. Diklorvos sangat berpotensi menyebabkan kanker. pirethroid. Jika terhirup maupun terserap tubuh manusia dapat mengaburkan penglihatan. Bahan kimia berbahaya dapat masuk ke dalam tubuh melalui dua cara. Antinyamuk termasuk kelompok pestisida (pembasmi hama).d. dan merusak kemampuan reproduksi. 2) Dihirup dalam bentuk gas dan uap. sebab bahan ini memerlukan waktu cukup lama untuk dapat terurai baik di udara. Efeknya. dan badan lemah. yaitu jenis diklorvos. menghambat pertumbuhan organ serta kematian prenatal. dan . atau lalat datang. Bahan aktif jenis ini menimbulkan gangguan cukup serius bagi hewan dan tumbuhan. Hal itu dibuktikan dengan ditemukannya tiga bahan aktif dalam obat antinyamuk. termasuk yang langsung menuju paru-paru lalu masuk ke dalam aliran darah. Produk pembasmi serangga beraerosol dapat menyebabkan penipisan lapisan ozon stratosfer. Ozon stratosfer berperan melindungi kehidupan di bumi dari radiasi ultra ungu. semut. Hal seperti itu mungkin erat menempel di benak para konsumen di Indonesia.

antara lain: 1) menggunakan produk pembasmi serangga seperlunya. selain membahayakan kulit yang luka. Pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghindari efek samping dari produk pembasmi serangga. dan selaput lendir tubuh. dan 2) tidak menggunakan produk pembasmi serangga aerosol yang mengandung CFC . Sedangkan DEET atau diethyltoluamid biasa digunakan sebagai zat aktif pada antinyamuk jenis oles. BAHAN KIMIA PEMBERSIH BAHAN KIMIA kalium hidroksida(KAOH) natrium hidroksida(NaOH) alkylbenzene sulfon(ABS) hipoklorit(Ca(ClO2)) benzophenone senyawa karbonat fosfat klorin PRODUK sabun deterjen kaporit parfum obat nyamuk PEMUTIH PEWANGI PEMBASMI SERANGGA . Efeknya mengiritasi kulit.menyebabkan penyakit asma.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful