Endometriosis adalah radang yang terkait dengan hormon estradiol/estrogen berupa pertumbuhan jaringan endometrium yang disertai

perambatan pembuluh darah, hingga menonjol keluar dari rahim (pertumbuhan ectopic) dan menyebabkan pelvic pain. Endometriosis dikatakan terkait dengan estrogen sebab perkembangan dan simtoma yang ditimbulkan akan hilang seiring datangnya menopause, oleh karena itu perawatan paling umum bagi penderita radang ini adalah penggunaan terapi hormonal yang menginduksi kondisi hipoestrogenik. Estrogen merupakan kelompok hormon steroid yang disekresi ovarium setelah distimulasi oleh FSH dan/atau LH yang disekresi oleh kelenjar hipofisis. Lebih lanjut sekresi FSH dan LH dihambat oleh hormon GnRH yang disekresi oleh hipotalamus. Setelah kista endometriosis telah terbentuk sepenuhnya, muncul simtoma hiperalgesia vaginal yang disertai dengan hiperalgesia otot perut. Jaringan di sekitar kista akan mensekresi berbagai sitokina antara lain IL-1, IL-6, IL-8, dan IL-10, TNF-?, faktor pertumbuhan seperti VEGF dan NGF. Biasanya endometriosis terbatas pada lapisan rongga perut atau permukaan organ perut. Endometrium yang salah tempat ini biasanya melekat pada ovarium (indung telur) dan ligamen penyokong rahim. Endometrium juga bisa melekat pada lapisan luar usus halus dan usus besar, ureter (saluran yang menghubungan ginjal dengan kandung kemih), kandung kemih, vagina, jaringan parut di dalam perut atau lapisan rongga dada. Kadang jaringan endometrium tumbuh di dalam paru-paru. Endometriosis bisa diturunkan dan lebih sering ditemukan pada keturunan pertama (ibu, anak perempuan, saudara perempuan). Faktor lain yang meningkatkan risiko terjadinya endometriosis adalah memiliki rahim yang abnormal, melahirkan pertama kali pada usia di atas 30 tahun dan kulit putih. Endometriosis diperkirakan terjadi pada 10-15% wanita subur yang berusia 25-44 tahun, 2550% wanita mandul dan bisa juga terjadi pada usia remaja. Endometriosis yang berat bisa menyebabkan kemandulan karena menghalangi jalannya sel telur dari ovarium ke rahim.

Penyebab
Penyebabnya tidak diketahui, tetapi beberapa ahli mengemukakan teori berikut: Setiap bulan ovarium menghasilkan hormon yang merangsang sel-sel pada lapisan rahim untuk membengkak dan menebal (sebagai persiapan terhadap kemungkinan terjadinya kehamilan). Endometriosis juga memberikan respon yang sama terhadap sinyal ini, tetapi mereka tidak mampu memisahkan dirinya dari jaringan dan terlepas selama menstruasi. Kadang terjadi perdarahan ringan tetapi akan segera membaik dan kembali dirangsang pada siklus menstruasi berikutnya. Proses yang berlangsung terus menerus ini menyebabkan pembentukan jaringan parut dan perlengketan di dalam tuba dan ovarium, serta di sekitar fimbrie tuba. Perlengketan ini bisa menyebabkan pelepasan sel telur dari ovarium ke dalam tuba falopii terganggu atau tidak terlaksana. Selain itu, perlengketan juga bisa menyebabkan terhalangnya perjalanan sel telur yang telah dibuahi menuju ke rahim. Resiko tinggi terjadinya endometriosis ditemukan pada

Kadang endometrioma pecah dan menyebabkan nyeri perut tajam yang timbul secara tiba-tiba. perlengketan juga bisa menyebabkan terhalangnya perjalanan sel telur yang telah dibuahi menuju ke rahim. nyeri ketika buang air besar. Proses yang berlangsung terus menerus ini menyebabkan pembentukan jaringan parut dan perlengketan di dalam tuba dan ovarium. Pada pemeriksaan panggul akan teraba adanya benjolan lunak yang seringkali ditemukan di dinding belakang vagina atau di daerah ovarium. Kadang endometrioma pecah dan menyebabkan nyeri perut tajam yang timbul secara tiba-tiba. Diagnosis Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. tetapi beberapa ahli mengemukakan teori berikut: Setiap bulan ovarium menghasilkan hormon yang merangsang sel-sel pada lapisan rahim untuk membengkak dan menebal (sebagai persiapan terhadap kemungkinan terjadinya kehamilan). Selain itu. Kadang terjadi perdarahan ringan tetapi akan segera membaik dan kembali dirangsang pada siklus menstruasi berikutnya. perdarahan melalui rektum selama menstruasi atau nyeri perut bagian bawah ketika berkemih. Pemeriksaan lain Penyebabnya tidak diketahui. [sunting] Diagnosis . Endometriosis juga memberikan respon yang sama terhadap sinyal ini. Perlengketan ini bisa menyebabkan pelepasan sel telur dari ovarium ke dalam tuba falopii terganggu atau tidak terlaksana. Jaringan endometrium yang melekat pada ovarium atau struktur di sekitar ovarium bisa membentuk massa yang terisi darah (endometrioma). perdarahan melalui rektum selama menstruasi atau nyeri perut bagian bawah ketika berkemih. nyeri ketika buang air besar. Resiko tinggi terjadinya endometriosis ditemukan pada Gejala Jarinan endometrium yang melekat pada usus besar atau kandung kemih bisa menyebabkan pembengkakan perut. tetapi mereka tidak mampu memisahkan dirinya dari jaringan dan terlepas selama menstruasi. serta di sekitar fimbrie tuba. Kadang tidak ditemukan gejala samasekali. Jaringan endometrium yang melekat pada ovarium atau struktur di sekitar ovarium bisa membentuk massa yang terisi darah (endometrioma). Kadang tidak ditemukan gejala sama sekali.Gejala Jaringan endometrium yang melekat pada usus besar atau kandung kemih bisa menyebabkan pembengkakan perut.

yang seringkali dilakukan pada prosedur laparoskopi. tulang rawan. GnRH juga digunakan pada pengobatan kanker ovarium dalam bentuk pyrrolinodoxorubicin untuk dikombinasikan dengan bombesin dan somatostatin. Pada pemeriksaan panggul akan teraba adanya benjolan lunak yang seringkali ditemukan di dinding belakang vagina atau di daerah ovarium. tetapi setelah diberikan lebih dari beberapa minggu akan menekan pelepasan gonadotropin. Endometriosis diangkat sebanyak mungkin. Pembedahan Pada endometriosis sedang atau berat mungkin perlu dilakukan pembedahan. usia penderita dan beratnya penyakit. [sunting] Pemeriksaan lain Antisipasi Pengobatan tergantung kepada gejala. sebuah mineral yang diperlukan bagi pertumbuhan tulang. Pembedahan biasanya dilakukan pada kasus berikut: Pengobatan Pilihan pengobatan untuk endometriosis: Luliberin Pengobatan dengan menggunakan GnRH pada wanita premenopausal menunjukkan penurunan serum FSH dan LH yang disusul dengan stabilitas supresi. Antisipasi Pengobatan tergantung kepada gejala. danazole dan agonis GnRH. juga dapat . Sekresi GnRH dapat distimulasi dengan ion Mn2+. rencana kehamilan. danazole dan agonis GnRH. tetapi setelah diberikan lebih dari beberapa minggu akan menekan pelepasan gonadotropin. Agonis GnRH adalah zat yang pada mulanya merangsang pelepasan hormon gonadotropin dari kelenjar hipofisis. Turunnya serum estradiol dan progesteron ke tingkatan oophorectomized telah banyak dilaporkan. turunnya kepadatan mineral tulang dan peningkatan risiko kardiovaskular. progestin. jaringan penghantar dan sistem reproduksi. sehingga penggunaan hormon ini banyak diterapkan pada kanker payudara metastatik pada wanita premenopausal. walaupun menimbulkan simtoma hipoestrogenia dan gangguan tidur. usia penderita dan beratnya penyakit. rencana kehamilan. progestin. Obat-obatan yang dapat menekan aktivitas ovarium dan memperlambat pertumbuhan jaringan endometrium adalah pil KB kombinasi.Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Obat-obatan yang dapat menekan aktivitas ovarium dan memperlambat pertumbuhan jaringan endometrium adalah pil KB kombinasi. Agonis GnRH adalah zat yang pada mulanya merangsang pelepasan hormon gonadotropin dari kelenjar hipofisis.

Mungkin anda lebih memilih dokter wanita untuk prosedur ini. Pap smear test dapat anda . 40 wanita telah tewas menjadi korban keganasan kanker ini. kanker leher rahim adalah salah satu jenis kanker yang paling dapat dicegah dan paling dapat disembuhkan dari semua kasus kanker. George Papanicolou. Tetapi. pengobatan yang tepat akan segera dapat menghentikan sel-sel yang abnormal tersebut sebelum berubah menjadi sel kanker. Test ini ditemukan pertama kali oleh Dr. BEBERAPA PERTANYAAN TENTANG KANKER SERVIKS ATAU LEHER RAHIM Bagaimana pula dengan kanker leher rahim? Apakah juga sama menakutkannya dengan beberapa kanker lainnya? Menurut para ahli kanker. sebuah alat yang dinamakan spekulum akan dimasukan kedalam liang senggama. tetapi tidak akan menimbulkan rasa sakit. Memang Pap smear test adalah suatu test yang aman dan murah dan telah dipakai bertahun-tahun lamanya untuk mendeteksi kelainan-kelainan yang terjadi pada sel-sel leher rahim. Dan pada tahun 1993 saja. tetapi pada umumnya para dokter umum dan klinik Keluarga Berencana dapat dimintai bantuan untuk pemeriksaan Pap smear test. Test ini hanya memerlukan waktu beberapa menit saja. namun dapat dihambat oleh asam askorbat hanya apabila serum vitamin C tersebut mencapai hipotalamus. sehingga memungkinkan pandangan yang bebas dan leher rahim terlihat dengan jelas. Selama jeda tersebut. Perubahan sel-sel leher rahim yang terdeteksi secara dini akan memungkinkan beberapa tindakan pengobatan diambil sebelum sel-sel tersebut dapat berkembang menjadi sel kanker. tercatat sebanyak 85 orang wanita didiagnosa positif terhadap kanker leher rahim setiap tahun. Dalam keadaan berbaring terlentang. biarpun demikian. kanker leher rahim terjadi ditandai dengan adanya pertumbuhan sel-sel pada leher rahim yang tidak lazim (abnormal). dan kemudian dikirim ke laboratorium patologi untuk pemeriksaan yang lebih teliti. Jika anda sudah mati haid. Pap smear test adalah suatu metode pemeriksaan sel-sel yang diambil dari leher rahim dan kemudian diperiksa di bawah mikroskop untuk melihat perubahanperubahan yang terjadi dari sel tersebut. di wilayah Australia barat saja.distimulasi oleh NO. Alat ini berfungsi untuk membuka dan menahan dinding vagina supaya tetap terbuka. dan usapan tersebut dioleskan pada obyek-glass. Usahakanlah melakukan Pap smear test ini pada waktu seminggu atau dua minggu setelah berakhirnya masa menstruasi anda. Sel-sel yang abnormal tersebut dapat dideteksi kehadirannya dengan suatu test yang disebut “Pap smear test“. Prosedur pemeriksaan Pap smear test mungkin sangat tidak menyenangkan untuk anda. terjadi beberapa perubahan yang dialami oleh sel-sel tersebut. Bagaimanakah kanker leher rahim terjadi? Layaknya semua kanker. sehingga dinamakan Pap smear test. Sel-sel leher rahim kemudian diambil dengan cara mengusap leher rahim dengan sebuah alat yang dinamakan spatula. Perubahan sel-sel tersebut biasanya memakan waktu sampai bertahun-tahun sebelum selsel tadi berubah menjadi sel-sel kanker. Tetapi sebelum sel-sel tersebut menjadi sel-sel kanker. suatu alat yang menyerupai tangkai pada es krim. semakin rendahlah resiko seseorang menderita kanker leher rahim. sehingga semakin dini sel-sel abnormal tadi terdeteksi.

Biarpun begitu. Tindakan ini memungkinkan pemeriksaan yang lebih teliti untuk memastikan adanya sel-sel yang mengalami perubahan. Demikian juga bagi anda yang merokok kemungkinan untuk mendapatkan kanker leher rahim sangat besar. yaitu dengan mengambil daerah yang terserang kanker. yaitu dengan cara mengambil sedikit dari sel-sel leher rahim. pada umumnya. Resiko untuk terserang kanker: Setiap wanita yang pernah melakukan hubungan seksual mempunyai resiko terhadap kanker leher rahim. Jika perubahan awal telah diketahui pengobatan yang umum diberikan adalah dengan: 1. Adanya perubahan ataupun keluarnya cairan (discharge) ini bukanlah suatu hal yang normal. . 2.lakukan kapan saja. Pemeriksaan ini dapat dilakukan oleh ahli kandungan. 2. Memiliki pasangan seksual yang berganti-ganti atau memulai aktifitas seksual pada usia yang sangat muda juga memperbesar resiko kemungkinan mendapat kanker leher rahim. Pap smear test selalu diperlukan biarpun anda tidak lagi melakukan aktifitas seksual. Pemanasan. Cone biopsi. Pap smear test biasanya dilakukan setiap dua tahun sekali. Hal yang harus selalu diingat adalah tidak ada kata terlambat untuk melakukan Pap smear test. Pemeriksaan Pap smear test yang teratur sangat diperlukan untuk mengetahui lebih dini adanya perubahan awal dari sel-sel kanker. jika perubahan awal dapat dideteksi seawal mungkin. dan lebih baik dilakukan secara teratur. beberapa hal yang dapat dilakukan adalah: 1. Tetapi jika kandung rahim dan leher rahim telah diangkat atau dioperasi (hysterectomy atau operasi pengangkatan kandung rahim dan leher rahim). Dijumpainya Human Papilloma Virus (HPV) sering diduga sebagai penyebab terjadinya perubahan yang abnormal dari sel-sel leher rahim. maka untuk penyembuhan. Perubahan sel-sel kanker selanjutnya dapat menyebabkan perdarahan setelah aktivitas sexual atau diantara masa menstruasi. Bagaimanakah Tanda-tanda Kanker Serviks? Perubahan awal yang terjadi pada sel leher rahim tidak selalu merupakan suatu tanda-tanda kanker. Pengobatan Seperti pada kejadian penyakit yang lain. Operasi. biasanya uterus beserta leher rahimnya. Sel-sel leher rahim mungkin mengalami perubahan sehingga sangat diperlukan melakukan Pap smear test secara teratur (baik yang telah ataupun yang belum pernah mendapatkan Pap smear test). setelah dilakukan pemeriksaan yang teliti. tindakan pengobatan dapat diberikan sedini mungkin. anda tidak perlu lagi melakukan Pap smear test karena anda sudah terbebas dari resiko menderita kanker leher rahim. diathermy atau dengan sinar laser. sebaiknya anda segera melakukan pemeriksaan ke dokter. Jika perjalanan penyakit telah sampai pada tahap pre-kanker. Radioterapi yaitu dengan menggunakan sinar X berkekuatan tinggi yang dapat dilakukan secara internal maupun eksternal. hasilnya tidak selalu positip kanker. termasuk sel yang mengalami perubahan. dan pemeriksaan yang teliti harus segera dilakukan walaupun anda baru saja melakukan Pap smear test. Jika anda mendapatkan tanda-tanda tersebut. dan kanker leher rahim telah dapat diidentifikasi.

Jika ada infeksi atau inflamasi Kadang-kadang pada pemeriksaan ‘Pap Smear’ memberikan penampakan terjadinya inflamasi. terutama setelah coitus (senggama). Kejadian ini biasanya terjadi 1 dari 10 pemeriksaan ‘Pap Smear’. Tetapi janganlah terlalu cemas dahulu. Hal yang ke dua adalah melaporkan adanya gejala-gejala yang tidak normal seperti adanya perdarahan. Jika kasus ini menimpa anda sebaiknya anda datang lagi untuk pemeriksaan ‘Pap Smear’ pada waktu yang akan ditentukan oleh dokter anda. Apakah artinya jika ‘Pap Smear’ anda abnormal. Sebabnya bermacam-macam. Dengan melakukan beberapa tindakan yang dapat memperkecil resiko tersebut. manakala anda mendapati bahwa hasil pemeriksaan ‘Pap Smear’ anda abnormal. bagaimanakah perasaan anda jika mengetahui hasil pemeriksaan ‘Pap Smear’ anda memberikan hasil abnormal? Tentulah anda akan merasa kuatir dan cemas.Apa yang harus anda lakukan untuk menghindari kanker leher rahim ? Yang pertama. jika anda pernah melakukan hubungan seksual anda harus melakukan Pap smear test secara teratur setiap dua tahun dan ini dilakukan sampai anda berusia 70 tahun. 2. berarti pegawai di Lab tersebut tidak bisa melihat sel-sel leher rahims anda dengan detail sehingga gagal untuk membuat suatu laporan yang komprehensive kepada dokter anda. Memang kadang-kadang inflamasi dapat kita deteksi melalui pemeriksaan ‘Pap Smear’. karena tidak semua penampakan sel-sel yang abnormal tersebut berarti kanker. Hasil ‘Pap Smear’ dikatakan abnormal jika sel-sel yang berasal dari leher rahim anda ketika diperiksa di bawah mikroskop akan memberikan penampakan yang berbeda dengan sel normal. Ini berarti bahwa sel-sel di dalam leher rahims mengalami suatu iritasi yang ringan sifatnya. Tanyakan kapan anda harus menjalani ‘Pap Smear’ lagi. Konsultasikan dengan dokter anda mengenai masalah ini beserta pengobatannya jika diperlukan. atau karena jamur’. Pada beberapa kasus mungkin dokter menyarankan untuk melakukan Pap smear test lebih sering. Beberapa faktor yang dapat memberikan indikasi diketemukannya penampakan ‘Pap Smear’ yang abnormal adalah: 1. Memang ‘Pap Smear’ dapat mendeteksi kelainankelainan perubahan sel-sel leher rahim secara dini. Mungkin telah terjadi infeksi yang dikarenakan oleh bakteri. Dapatkah anda membayangkan. maka akan semakin mudah pula diatasi masalahnya. mudahmudahan kita dijauhkan dari kejadian kanker leher rahim ini. Semoga. Hal yang ke tiga adalah tidak merokok. Unsatisfactory ‘Pap Smear’ Pada kasus ini. . Paradigma yang harus diingat adalah semakin awal ditemukannya kelainan-kelainan pada pemeriksaan ‘Pap Smear’. biarpun kita tidak merasakan keluhan-keluhan karena tidak terasanya gejala klinis yang ditimbulkannya. Data statistik melaporkan bahwa resiko terserang kanker leher rahim akan menjadi lebih tinggi jika wanita merokok.

Tetapi jika sedang dalam pengobatan penyembuhan. Perlukah dilakukan pemeriksaan lanjutan sesudah selesainya pengobatan? Pemeriksaan lanjutan sesudah selesainya masa pengobatan adalah mutlak diperlukan untuk mendapatkan kepastian bahwa area yang telah diobati telah sembuh sama sekali. Kolposkop adalah suatu alat semacam mikroskop binocular yang mempergunakan sinar yang kuat dengan pembesaran yang tinggi. Cara pemeriksaan kolposkopi adalah sebagai berikut: dokter akan memasukkan suatu cairan kedalam vagina dan memberi warna saluran leher rahims dengan suatu cairan yang membuat permukaan leher rahims yang mengandung sel-sel yang abnormal terwarnai. Dengan memeriksa permukaan leher rahims. bahkan dapat berkembang dengan derajat keparahan yang lebih . Jika hasil pemeriksaan menghasilkan hasil yang sama maka anda mungkin disarankan untuk menjalani kolposkopi. Kemudian dokter akan melihat kedalam saluran leher rahims melalui sebuah alat yang disebut kolposkop. Karena untuk membuat suatu diagnosa yang definitif tidak memungkinkan pada tahap ini. tetapi sangat minor dan penyebabnya tidak jelas. dokter akan mengambil sampel pada jaringan tersebut (melakukan biopsi) untuk kemudian dikirim ke lab guna pemeriksaan yang mendetail dan akurat. Pada umumnya. Pengobatan akan sangat tergantung sekali pada hasil pemeriksaan kolposkopi anda. 4. Biasanya terjadinya perubahan penampakan sel-sel tersebut dikarenakan adanya peradangan. Jadi. Jika area yang abnormal sudah terlokalisasi. sel-sel tersebut akan kembali menjadi normal lagi.3. Apakah kolposkopi itu? Kolposkopi adalah suatu prosedur pemeriksaan vagina dan leher rahims oleh seorang dokter yang berpengalaman dalam bidang tersebut. biasanya hasilnya dilaporkan sebagai ‘atypia’. anda tidak perlu kuatir dengan aktifitas seksual anda. Anda tidak perlu absen melakukan aktifitas seksual hanya karena pemeriksaan ‘Pap Smear’ anda positip. dokter akan menentukan penyebab abnormalitas dari sel-sel leher rahims seperti yang dinyatakan dalam pemeriksaan ‘Pap Smear’. sebaiknya tanyakanlah kepada dokter anda kapan anda dapat melakukan hubungan sanggama lagi dan seberapa seringnya hubungan tersebut. Atypia atau Minor Atypia Yang dimaksud dengan keadaan ini adalah jika pada pemeriksaan ‘Pap Smear’ terdeteksi perubahan-perubahan sel-sel leher rahims. dokter anda mungkin akan merekomendasikan anda untuk menjalani pemeriksaan lagi dalam waktu enam bulan. Pada kasus ini. Biarpun metode pengobatan yang anda dapatkan sangat efektif. adalah sangat penting bagi anda untuk melakukan ‘Pap Smear’ lagi untuk memastikan bahwa kelainan-kelainan yang tampak pada pemeriksaan pertama tersebut adalah gangguan yang tidak serius.. Bagaimanakah dengan aktifitas seksual anda? Pada tahap ini. karena keadaan kanker atau pre-kanker yang anda derita tidak mungkin ditularkan kepada suami anda. sel-sel yang abnormal kadangkadang dapat kambuh lagi. tetapi tidak jarang pula karena infeksi virus.

Oleh karena itu. atau ovumtersebut terus menerus mengalami defek MIOMA FAKTOR RISIKO Faktor risiko termasuk usia. walaupun efek stress pada fertilisasi memerlukanpenelitian lebih lanjut. Faktor-Faktor yang mempengaruhi : 1. menyebabkan pelepasan FSH dan LH. wanita perlu memiliki siklus ovulasi yang teratur. FSHmenstimulasi sebuah folikel menjadi matang dan menyebabkan produksi estrogen. Produksiestrogen dan progesterone juga dipengaruhi oleh kadar prolaktine yang bersikulasi darikelenjar hipofisis. penyebeb infertilitas pada wanita. penyakit gagal ginjal yangmempengaruhi fungsi endokrin dapat juga menggangu siklus normal. Jika setelah tiga kali pemeriksaan berturut-turut hasil ‘Pap Smear’ anda normal.Walaupun fungsi hormone dapat berada dalam keadaan normal. d a n b e r k u r a n g n y a p a r i t a s ) . K e b i a s a a n m e r o k o k . peningkatan jumlah lemak tubuh perifer. Pertama hipotalamus perlu melepaskan faktor pelepasan gonadotropinyang bekerja pada kelenjar hipofisis. psikologis. Belum ada bukti yang menunjukkan bahwa mengendalikan faktor risiko dapat mencegah munculnya endometriosis. m e n o r a g i . Lebihlanjut lagi. Dengan menelusuri kembali peristiwa-peristiwa yang menyebabkan ovulasi. dapat terjadi masalah pada produksi dan pelepasan ovum. anda disarankan untuk menjalani pemeriksaan ‘Pap Smear’ setiap tiga bulan atau enam bulan sekali. Penyakit sistematik. dan anda dapat melakukan pemeriksaan ‘Pap Smear’ tersebut setiap tahun sekali secara kontinyu. area-area yangn terkait dengan sistem endokrinmenjadi jelas. gangguan tertentu dalamsystem endokrin dapat mempengaruhi fertilisasi. yangdapat disebabkan oleh faktor.Masalah ovulasiKarena ovulasi normal berlangsung dibawah kendali hormone.tinggi. Dari perspektif psikologi. terdapat juga suatukolerasi antara hiperprolaktinemia dan tingginya tingkat stress (diantara pasanganyangn mendatangi klinik infertilitas).Masalah ovulasi dapat disebabkan oleh difungsi hipotalamus. o l a h r a g a . ataukelenjar tyroid (karena peningkatan kadar prolaktin dapat disebabkan baik oleh masalahkelenjar hipofisis ataupun kelenjar tyroid). ini berarti anda telah dapat dinyatakan sembuh. gangguan padaovarium dapat mempengaruhi ovulasi Misalnya kista atau tumor ovarium.sedangkan LH menstimulasi pelepasan ovum dan produksi progesterone. ovumnya harusnormal dan tidakboleh ada hambatan dalam jalur lintasan sperma atau amplantasi ovum yang sudah di buahi. atau kombinasi keduanya. kelenjar hipofisis. Faktor genetik berperan 6-9 kali lebih banyak dengan riwayat keluarga terdekat menderita endometriosis .Infertilitas pada wanitaUntuk menjadi hamil. 2.yang meliputi DM. Selama dua tahun pertama masa pengobatan anda. dapat dibagimenjadi masalah ovulasi atau hambatan atau abnormalitas dalam saluran reproduksi. dan gangguan haid( p o l i m e n o r e . Misalnya ovumyang dihasilkan dapat dilepas sebelum ovum tersebut benar-benar matur. penyakitovarium polikistis atau kerusakan ovarium akibat endomestiotis atau riwayatpembedahan dapat menggangu siklus ovarium sehingga mempengaruhi fertilitas. Jadi deteksi dini adalah hal yang sangat esensial sekali. d a n penggunaan kontrasepsi oral dapat bersifat protektif.

5. Gangguan BAB dan BAK jika mioma uteri telah menekan kandung kemih. Resiko • • • • • tinggi terjadinya endometriosis ditemukan pada: Wanita yang ibu atau saudara perempuannya Siklus menstuasi 27 hari Menarke (menstruasi yang pertama) Menstruasi berlangsung selama 7 Orgasme ketika menderita endometriosis atau kurang terjadi lebih awal hari atau lebih menstruasi. 6. Gejala dan ciri – ciri mioma uteri tergantung besar dan kecilnya tumor serta arah pertumbuhannya. Dismenore (nyeri haid). . 4. Perdarahan vagina di luar masa haid dan tidak beraturan. Gejala akan muncul jika telah terjadi desakan tumor mioma uteri ke organ sekitarnya.Faktor Resiko Endometriosis Endometriosis diduga terjadi pada wanita usia reproduksi (12-45 tahun) dengan keluhan nyeri haid yang hebat dan/atau jumlah darah menstruasi yang melebihi jumlah normal. diare. pola makan yang banyak mengandung residu. nyeri berkemih. Umumnya mioma uteri tidak menimbulkan gejala jika besarnya tumor masih kecil. Gejala mioma uteri juga sangat dipengaruhi oleh siklus haid karena mioma uteri sangat dipengaruhi oleh hormon estrogen. Anemia. Hipermenore ( darah haid yang berlebihan). 7. Beberapa keluhan lain seperti nyeri saat berhubungan seksual dengan pasangan. Gejala dan ciri – ciri mioma uteri 1. ureter (saluran kencing). Umumnya gejala mioma uteri adalah : 2. dan rendahnya aktivitas fisik. infertilitas. tayangan visual yang cepat mematangkan poros hormon. 3. rektum (usus besar) dan organ rongga panggul lainnya. sulit BAB dan mual saat menstruasi membantu menegakkan diagnosis endometriosis. Selain itu. ada sejumlah faktor lain yang diduga dapat memicu timbulnya penyakit ini. Nyeri pada bagian bawah abdomen (perut) akibat penekanan dan terputarnya tangkal mioma uteri. Misalnya polusi udara.

Adanya gangguan letak bayi dan plasenta. perdarahan disertai nyeri dan resiko keguguran pada masa kehamilan. terhalangnya jalan lahir. Kesulitan memiliki anak karena mioma uteri menyumbat saluran tuba dan kesulitan terjadi implantasi karena adanya mioma uteri pada dinding rahim.8. 9. . kelemahan kontraksi rahim. Perdarahan yang banyak dan gangguan pelepasan plasenta pasca melahirkan. 10.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful