“2 Macam Do'a Iftitah, Mana yang Seharusnya Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Dipakai?”

ketegori

Muslim.

Pak Ustadz, semenjak kecil saya telah mengenal 2 macam do‟a Iftitah yaitu yang diajarkan oleh guru saya di SD memakai kabirou… dan yang diajarkan oleh guru ngaji saya di kampung memakai allahumma baid baini… Menurut pak Ustadz, mana yang seharusnya dipakai? wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Heri Setyadi Jawaban Assalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh, Doa iftitah itu sesungguhnya bukan terbatas pada dua yang Anda sebutkan, akan tetapi ada banyak sekali versinya. Yang penting, semua versi itu bersumber dari petunjuk nabi Muhammad SAW. Sebab doa iftitah itu bagian dari rangkaian ibadah shalat, sedangkan shalat itu harus merujuk kepada yang dicontohkan oleh beliau SAW. Sedangkan Rasulullah SAW telah menetapkan bahwa dalam perkara shalat, setiap muslim harus merujuk kepada contoh dari beliau, sebagaimana sabda beliau: ً‫ص لىا م ما رأٌ تمىو ً أ ص ل‬ Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku shalat. Beberapa di antara bentuk contoh doa ifititahyang paling populer adalah yang kami tuliskan berikut ini: ‫س بحاو ل ال لهم وب حمذك وت بارك ا سمل وت عال ى جذك وال إل ه غ ٍزك‬ Maha suci Engaku dan segala puji untuk-Mu. Diberkahilah asma-Mu, tinggilah keagungan-Mu. Dan tiada tuhan kecuali Engkau. Lafaz ini diriwayatkan oleh Asiyah ra. dengan perawi Abu Daud dan Ad-Daruquthuny. Selain itu juga ada doa yang mungkin Anda sudah menghafalnya, seperti yang berikut ini: ً‫وجهت وجهً ل لذي ف طز ال سماوات واألرض ح ى ٍ فا م س لما وما أو ا مه ال م شزم ٍه. إن ص الت ً وو س ن‬ ‫ومح ٍاي وممات ً هلل رب ال عال م ٍه ال شزٌ ل ل ه وب ذال ل أمزت وأو ا مه ال م س لم ٍه‬ Aku hadapkan wajahku kepada Tuhan Yang menciptakan langit dan bumi, dengan lurus dan berserah diri sedangkan aku bukan bagian dari orang musyrik. Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah Tuhan semesta alam.Tiada sekutu baginya dan dengan itulah aku diperintahkan. Dan aku termasuk bagian dari orang-orang muslim. Lafaz ini sampai kepada kita lewat perawi yang kuat seperti Imam Muslim, Ahmad dan Tirmizy

terutama bila dia seorang muhaddits yang layak berbicara sesuai dengan disiplin ilmu yang dikuasainya.Bahkan sebenarnya kesunnahan doa ifititah pun tidak mutlak disepakati oleh semua ulama. Lc. Amien. sedangkan hadits-hadits nabi tentang doa iftitah sudah ada sejak abad ke-7. Perbuatan seperti jelas diharamkan Allah SWT. Maksudnya : Ya Allah. Ya Allah.w. Paling tidak ada pendapat Al-Malikiyah yang menolak kesunnahannya. memuji Allah dan memuja-Nya serta membaca apa yang mudah baginya dari ayat-ayat Al-Qur’an…. Selain itu juga ada lafdz lainnya seperti di bawah ini: ‫ال لهم ب اعذ ب ٍ ىً وب ٍه خطاٌ ا م ما ب اعذت ب ٍه ال م شزق وال م غزب، ال لهم و ق ىً مه ال خطاٌ ا م ما و ق ٍت‬ ‫و ً ب ال ماء وال ث لج وال بزدال ثىب األب ٍض مه ال ذو س ، ال لهم اغ ٍل‬ Ya Allah. mandikan aku dengan air. jauhkanlah antara aku dan kesalahan-kesalahanku sebagaimana Engkau menjauhkan antara timur dan barat. sebagaimana Engkau menjauhkan antara Timur dan Barat. Bolehlah setiap kita menguatkan satu hadits dari hadits lainnya. tetapi sekaligus juga akhlaq mereka yang sangat mengagumkan itu. memulakan bacaan sesudah takbir dengan doa-doa yang BERBAGAI-BAGAI yang didalamnya mengandung puja-puji kepada Allah SWT.dan dishahihkan oleh Ali bin Abi Thalib. Namun penilaian dan kritik sanad hadits itu bukan untuk bahan saling mencaci sesama kaum muslimin. oleh Rasulullah SAW dan juga oleh para ulama hadits itu sendiri. Tanpa harus menyebutkan bahwa kalau versi tertentu adalah lafadz milik NU atau Muhammadiyah atau milik Persis.Wallahu A`lam Bish-shawab. Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.a. Namun meski ada perbedaan di kalangan ulama. Lafaz ini sebenarnya juga lafadz yang juga ada di dalam ayat Al-Quran Al-Kariem. sehingga ia bertakbir. jauhkanlah antara aku dan kesalahan-kesalahanku.a. Ya Allah. adalah : 1. salju dan embun.a. Sebab ketiga ormas Islam itu tidak dibedakan berdasarkan perbedaan lafadz doa iftitahnya.w. Apalagi berkembang sampaisaling menuduh sebagai tukang bid‟ah dan semua tudingan yang bukan-bukan. Ya Allah. Ahmad Sarwat. yaitu pada saat Rasulullah SAW masih hidup. sucikanlah aku . Tiga lafaz doa ifititah ini dan beberapa versi lainnya lagi adalah pilihan-pilihan yang secara bebas boleh kita pakai.Semoga kita bisa banyak belajar bukanm hanya dari ilmu para ulama. bersabda:Tidaklah sempurna solat seseorang di antara manusia. kecuali bagian terakhir tanpa kata awwalu.w. (Abu Dawud dan Al-Hakim dan disahihkan oleh Adz-Dzahabi) Diantara doa-doa iftitah yang dibaca Rasulullah s.Rasulullah s. Hadits-hadits yang berbeda itu tidak boleh dijadikan bahan perpecahan atau saling menyalahkan di kalangan umat Islam. Ketiga ormas itu baru lahir di abad ke-20. Baginda s. kita tidak pernah menyaksikan mereka saling menzalimi di antar mereka. sucikanlah aku dari kesalahan-kesalahan sebagaimana Engaku mensucikan pakaian dari kotoran.

Engkaulah Hakim di antara hamba-hamba-Mu di dalam hal-hal yang mereka perselisihkan. bersihkanlah aku dari kesalahan-kesalahanku dengan air.w. seterusnya sama dengan nombor 2. Maksudnya : Allah Maha Besar lagi sempurna kebesaranNya. Yang mengetahui Alam Ghaib dan Alam Nyata. Tunjukkanlah kebenaran kepadaku di dalam apa yang mereka perselisihkan itu dengan izin Engkau.a. Dan di dalam solat lail/malam.w.a. Pencipta Langit dan Bumi. Maksudnya : Ya Allah. kerana sesungguhnya Engkau memberi petunjuk kepada siapa saja yang Engkau kehendaki kepada jalan yang lurus. nama Engkau selalu bertambah berkahnya dan keagunganMu selalu bertambah tinggi. aku mensucikan Engkau. Tuhan Malaikat Jibril. Dalam riwayat lain Rasulullah s. dan tidak ada Tuhan selain dari pada Engkau.a. Nasa’i —>mauquf dan marfu’). Sesungguhnya ucapan yang paling disukai oleh Allah adalah apabila seorang hamba mengucapkan : Sub-haanaka Alloohumma…. (Abu Dawud dan Hakim disahihkan oleh AdzDzahabi). menambahkan dengan : 3. Do’a ini dibaca dalam sholat wajib. dan senantiasa memuji Engkau. (Bukhari.a. Dalam hadith lain diriwayatkan Abu Na’im dari Jabir bin Muth’im bahwasanya Rasululluh s.w.w. 5. Mika’il dan Isrofil. dengan salju dan embun. Seorang laki-laki di antara para sahabat mengucapkan doa ini. “Aku kagum dengannya dan dibukanya pintu-pintu langit dengannya. Baginda s. Allah Maha Besar lagi sempurna kebesaranNya (3x).dari kesalahan-kesalahanku. Sama dengan nombor 2.. Muslim dan Ibnu Abi Syaibah). (Ibnu Mandah –> sahih. Ya Allah. (Abu Dawud dan Ath-Thohawi —> hasan) 4. Maksudnya : Ya Allah. 2. (Muslim dan Abu ‘Uwanah). bersabda. bersabda. lalu Rasululluh s. mengatakan hal itu dalam solat sunnat. (Muslim dan Abu ‘Uwanah). Maksudnya : Tidak ada illah selain Allah (3x). . segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya dan Maha Suci Allah pagi dan petang hari). sebagaimana kain putih dibersihkan dari noda.

Maksudnya : Ya Allah segala puji bagi Engkau. Aku telah melihat dua belas malaikat bergegas-gegas kepadanya (doa itu). 9. Maka bersabdalah Rasulullah s. Kekuasaan. Maksudnya : Baginda s.6. mengucapkan takbir 10x. tasbih 10x.w. tahmid 10x. Do‟a iftitah ini diucapkan oleh seorang laki-laki.a.w. sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari kesempitan pada hari perhitungan. Engkau adalah cahaya bagi langit dan bumi dan orang-orang yang ada di dalamnya. 8. Maksudnya : Wal-hamdulillaahi hamdan-ka-tsiiron thoy-yibam-mubaarokan-fiiih. Yang Mempunyai Kerajaan yang Amat Besar.Dan segala puji bagi Engkau. Abu Maksudnya : Ya Allah.. Dawud dan Ath-Thobroni —>sahih). Engkau penjaga dan pemelihara langit dan bumi serta orangorang yang ada di dalamnya. janjiMu . Engkau Maha Benar. Kebesaran dan Keagungan. 7. Kemudian beliau bersabda : (Ahmad dan Ibnu Syaibah.[Dan segala puji bagi Engkau.a. (Ath-Thoyalisi dan Abu Dawud —> sahih). Dan segala puji bagi Engkau. tahlil 10x dan ber-istighfar 10x. (Muslim dan Abu ‘Uwanah). Maksudnya : Allah Maha Besar 3x. Engkau raja langit dan bumi dan orang-orang yang ada di dalamnya].

Baginda s. Ahmad.Benar. Abu ‘Uwanah. mengucapkan doa ini di dalam solat fardhu dan solat sunat. hari kiamat itu benar. kuserahkan kepada Allah Robb semesta alam. Ibnu Nashr dan Ad-Darimi). Muslim. Sama dengan doa diatas sampai dengan kalimat : wa ana awwalul-muslimiin . aku telah menganiaya diriku sendiri dan aku mengakui dosaku. Engkau yang dahulu dan Engkau yang terakhir. Ya Allah Engkau adalah Raja. Do‟a ini dibaca Rasulullah s. kepadaMu aku mengadukan perselisihanku dan kepadaMu aku memohon keputusan. Syafi’i.w. kepadaMu aku berserah diri. Engkau Robb/Tuhan kami dan kepadaMu kami kembali. syurga itu benar. Wahai Robb kami bertambah-tambahlah keberkatanMu dan bertambah-tambah pulalah keluhuranMu.a. Maha Suci Suci Engkau dan aku memujiMu. Engkau Tuhanku tidak ada Tuhan selain Engkau. [Sesungguhnya Engkau lebih mengetahui tentang itu dari aku]. Aku memohon ampun dan bertaubat kepadaMu. Maka. Thobrani). Tunjukkanlah aku kepada akhlak yang terbaik. (Bukhari. (Muslim. dalam sholat malam (Muslim). Dan aku adalah orang yang pertama-tama berserah diri (dari orang-orang yang berserah diri]. Abu Dawud. Didalam riwayat lain dikatakan bahwa bacaan ini dilakukan Rasulullah s. dan jauhkanlah aku dari yang buruknya. Maksudnya : Kuhadapkan wajahku kepada Zat yang menciptakan langt dan bumi.a. tidak ada kekuatan selain daripada Engkau. Abu Dawud. kepadaMu aku bertaubat. 11. Beliau menambahnya dengan kalimat : . pertemuan denganMu adalah benar. neraka itu benar. demikianlah yang diperintahkan kepadaku. Tidak ada keselamatan dan perlindungan dariMu. kerana tidak ada yang menjauhkannya daripadaku selain daripada Engkau. di dalam solat lail. Tidak ada Robb selain Engkau.w. kepadaMu aku bertawakkal. Seluruh kebaikan itu ada padaMu dan kejahatan itu tidak berasal dariMu. dengan keadaan lurus dan berserah diri. Sesungguhnya solatku. hidupku dan matiku. dan apa-apa yang aku sembunyikan dan apa-apa yang aku nyatakan. Tidak ada sekutu bagiNya. ibadahku. kepadaMu aku beriman. para nabi itu benar dan Muhammad itu benar. kerana tidak ada yang mengampuni dosa-dosa selain daripada Engkau. firmanMu benar. dan orang yang mendapatkan hidayah adalah orang yang Engkau beri hidayah. kerana tidak ada yang menunjukkan kepadanya selain daripada Engkau. maka ampunilah seluruh dosaku. Aku denganMu dan kepadaMu. dan tidaklah aku termasuk orang-orang yang msyrik.a. ampunilah dosa-dosaku. Ibnu Hibba. Ya Allah. baik yang telah aku lakukan maupun yang belum aku lakukan.w. Engkau Robbku dan Aku hambaMu. Kusambut panggilan Engkau dan kuikuti perintahMu. Nasa’i. Abu „Uwanah. kecuali kepadaMu.

Tentunya dengan keyakinan bahawa setelah Rasulullah s. (Nasa’i dan Daroqutni —> sahih). sehingga dapat menjadi pegangan bagi kita untuk boleh melafazkan do‟a yang dibenarkan oleh Rasulullah s. Catatan 2: di dalam kita membaca kisah-kisah tentang hadith-hadith ini terbaca ada beberapa sahabat yang berkreasi membuat sendiri doa iftitah dan dibenarkan oleh Rasulullah s. .a.a.. Dan peliharalah aku dari akhlak-akhlak dan perbuatan-perbuatan yang buruk.w. wafat. kerana tidak ada yang menunjukkan kepadaku selain dari pada Engkau.w. tetapi tidak ditemukan adanya larangan untuk menerapkan hadith-hadith (doa-doa iftitah ini berlainan dengan sifat solat dimana ia pertama kali bersumber.: walaupun dalam mengutip hadith-hadith di atas ada tertulis doa yang ini diamalkan dalam solat sunnat/lail dan lainnya dalam solat fardhu/wajib. Apakah dengan demikian ia boleh diterapkan dalam semua solat ? Walloohu a‟lamu bish-showaab.a. Walloohu a’lamu bish-showaab. tersebut.11. Catatan 1.w. maka sudah tidak boleh dibuat lagi do‟a iftitah yang baru. Maksudnya : Ya Allah tunjukkan aku kepada akhlak yang paling baik dan perbuatan yang paling baik. kerana tidak ada yang memeliharaku daripadanya selain daripada Engkau.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful