P. 1
Central Composite Design

Central Composite Design

|Views: 229|Likes:
Published by Kadek Ary Widyawati

More info:

Published by: Kadek Ary Widyawati on Apr 17, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/14/2015

pdf

text

original

Central composite design Central composite design adalah rancangan percobaan yang digunakan dalam metode surface respone

. Pada metode surface respone, central composite design digunakan untuk membangun model (polinomial) suatu fungsi matematis dari variabel – variabel bebas(X1, X2, X3… Xn) terhadap respon (y) yang terbentuk. Central composite design terdiri dari rancangan faktorial atau fraksional faktorial dengan titik pusat. Titik pusat adalah titik di mana semua variabel yang ditetapkan pada nilai tengah dari data. Dengan menggunakan Central composite design, kita dapat menghemat runs percobaan karena banyaknya data pengamatan yang diperlukan untuk membuat model jauh lebih sedikit, tanpa kehilangan informasi tentang efek utama. Selain itu juga central composite design merupakan desain yang sangat efektif dan efisien untuk memperkirakan orde pertama dan orde kedua. Dan untuk model variabel respon curventure dengan menambahkan pusat dan titik aksial untuk desain faktorial yang sebelumnya.

Steepest Ascent Apabila kondisi optimal dari suatu eksperimen adalah nilai maksimum respon, maka metode ini disebut metode Steepest Ascent. Menururt Vincent Gaspers (1995:208), prosedur Steepest Ascent adalah suatu metode yang dipergunakan peneliti agar bergerak secara sekuensial sepanjang lintasan pendakian tercuram (Steepest Ascent) dimana arah nilai taksiran ( ̂) bertambah banyak atau arah yang member kenaikan maksimal. Tujuan metode Steepest Ascent adalah bergerak cepat menuju titik respon optimal yaitu mencari nilai yang baru dari variable input, yang diharapakan dapat meningkatkan nilai respon. Tahap-tahap metode Steepest Ascent  Tahap 1 Membentuk Model regresi orde I dengan menggunakan percobaan general factorial untuk Model Regresi orde I tidak signifikan, maka dibentuk model regresi orde II.

Hal ini dilakukan berulang untuk nilai-nilai variable rancangan yang ditambahkan sebanyak . yaitu dengan mengamati nilai respon. Tahap 2 Apabila pada tahap pertama didapat model regresi orde I yang signifikan makan akan dihitung Steepest Ascent. Sampai tidak diperoleh nilai pengamatan yang meningkat. .  Tahap 3 Rancangan percobaan dilakukan sepanjang lintasan Steepest Ascent.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->