JENIS USAHA / KEGIATAN YANG WAJIB DILENGKAPI DENGAN UPAYA PENGELOLAAN LINGKUNGAN (UKL) DAN UPAYA PEMANTAUAN LINGKUNGAN

(UPL) DI PROPINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA (Keputusan GubernurPropinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 189/2002 tanggal 5 Februari 2002)

GUBERNUR PROPINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA,

Menimbang : a. bahwa pengelolaan lingkungan hidup merupakan salah satu kewenangan yang wajib dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah sejalan dengan berlakunya otonomi daerah; b. Bahwa sehubungan dengan huruf a diatas perlu ditetapkan jenis kegiatan yang wajib dilengkapi dengan Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan dengan keputusan Gubernur. Mengingat :

1. Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 (BN no. 5000 hal 1B-12B) tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya; 2. Undang-undang Nomor 24 tahun 1992 (BN No. 5326 hal 5B-10B dst) tentang Penataan Ruang; 3. Undang-undang Nomor 23 Tahun 1997 (BN No. 6066 hal 14 B-20B dst) tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup; 4. Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 (BN No. 6336 hal 8B-15b dst) tentang Pemerintahan Daerah; 5. Undang-undang Nomor 34 Tahun 1999 (BN No. 6372 hal 5B-8B) tentang Pemerintahan Propinsi Daerah Khusus Ibukota Negara Republik Indonesia Jakarta; 6. Peraturan Pemrintah Nomor 27 Tahun 1999 (BN No. 6436 hal 1B-9B) tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup; 7. Peraturan Pemerintah Nomor 25 tahun 2000 (BN No. 6468 hal 1B-9B) tentang Kewenangan Pemerinytah dan Kewenangan Propinsi sebagai Daerah Otonomi; 8. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor Kep-12/MENLH/ 3/94 (BN No. 5556 hal 3B-5B) tentang Pedoman Umum Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan. MEMUTUSKAN : Menetapkan :

PERTAMA

:

Jenis usaha /kegiatan yang wajib dilengkapi dengan Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL) di Propinsi Daerah Khusus ibukota Jakarta. KEDUA :

Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL) sebagaimana dimaksud pada diktum PERTAMA dilakukan bersama oleh instansi pemberi izin operasional, Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup daerah Propinsi Daerah Khusus ibukota Jakarta, Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kotamadya/ Kabupaten Administrasi setempat, dan instansi terkait lainnya. KETIGA :

Pengawasan pelaksanaan Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL) dilakukan bersama oleh instansi pemberi izin operasional, Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah Propinsi Daerah Khusus ibukota Jakarta, Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kotamadya/ Kabupaten Administrasi setempat, dan instansi terkait lainnya. KEEMPAT :

Pelaksanaan Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL) Proyek Pemerintah di Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta disusun oleh instansi yang membidangi kegiatan melalui pemimpin proyek yang bersangkutan. KELIMA :

Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan Agar setiap orang mengetahuinya , memerintahkan pengundangan Keputusan ini dengan penempatannya dalam Lembaran Daerah Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Ditetapkan di Jakarta Pada tanggal 5 Februari 2002 GUBERNUR PROPINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA ttd SUTIYOSO

Diundangkan di Jakarta Pada tanggal 18 Februari 2002

SEKRETARIS DAERAH PROPINSI DKI JAKARTA ttd H. FAUZIBOWO NIP. 470044314

LEMBARAN DAERAH PROPINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA TAHUN 2002 NOMOR 41

LAMPIRAN : JENIS USAHA/ KEGIATANYANG WAJIB DILENGKAPI UPAYA PENGELOLAAN LINGKUNGAN (UKL) DAN UPAYA PEMANTAUAN LINGKUNGAN (UPL) DI PROPINSI DKI JAKARTA I. Bidang Perhubungan dan Telekomunikasi

No. A. 1.

Jenis Kegiatan Perhubungan Darat Pembangunan Terminal a. Angkutan Jalan b. Depo / Pool Angkutan jalan/depo Angkutan Kereta Api dengan luas lahan c. Pengujian Kendaraan Bermotor , luas lahan

Satuan

Skala/ Besaran

Ket.

Terminal tipe C Ha > 0,25 s.d < 2,5

Ha

> 0,25 s.d < 2,5

2. 3. 4. 5. 6.

Pembangunan Jaringan jalan Kereta api panjang Pembangunan Stasiun kereta api, luas lahan Pembangunan Depo kemas dgn luas lahan peti

Km Ha Ha Ha Ha

> 0,5 s.d < 5 > 0,25 s.d < 2,5 > 0,25 s.d < 2,5 > 0,25 s.d < 2,5 > 0,25 s.d < 2,5

Pembangunan Terminal terpadu, luas lahan Pembangunan Terminal Angkutan barang, luas lahan

B. 1.

Perhubungan Laut Pengerukan alur pelayaran Dengan volume

M3

> 50.000 s.d < 250.000

2.

Pembangunan pelabuhan dengan salah satu fasilitas berikut : a. dermaga dengan konstruksi masif : • • panjang Luas M M2 M Ha > 50 s.d < 200 > 750 s.d < 6.000 > 50 s.d < 200 > 0,25 s.d < 2,5

a. penahan gelombang (Break Water / Talud, Panjang b. prasarana pendukung pelabuhan (terminal , gudang, container yard dll) luas lahan c. Depo peti kemas, luas lahan d. Sigle Point Mooring Boey untuk kapal dengan bobot e. Pelabuhan khusus/ dermaga khusus • • panjang luas

Ha GT

> 0,25 s.d < 2,5 > 500 s.d < 5000

M M2

> 50 s.d < 200 > 750 s.d < 6.000

No. 3.

Jenis Kegiatan Pengerukan Pelabuhan : Kolam

Satuan M3 M3

Skala/ Besaran

Ket

> 50.000 s.d < 250.000 > 50.000 s.d < 350.000

a. capital dregging dengan volume b. maintenance dregging dengan volume 4. Pengerukan Alur Pelayaran :

000 > 0.d < 500.25 s.000 0. Perhubungan Udara 1.000 s. Telekomunikasi Pemasangan kabel Km telekomunikasi bawah tanah Pemancar radio atau televisi Antena telepon selular atau based transceiver station (BTS) dengan ketinggian menara Ha > 0.d < 5 > 100 s. Perluasan Bandara Udara baru beserta/atau fasilitasnya a. D.000 s. Urugan M3 M3 . 3. luas lahan volume M3 M3 Ha M3 > 50. Reklamasi (pengurukan) • • 6.000 > 50 s.000. Maintenance dregging 5.000.d < 5 2.d < 5 C.000 1. > 0.d < 100 > 0.000 > 50.5 s.d < 350. capital dregging b.000 a.d < 1.5 s. Pemotongan bukit dan pengurukan lahan dengan vol urugan.d < 5 > 50.d < 200 > 25 s. Reklamasi pantai • • Luas Vol. 1.d < 250.a.> 50 s. pemindahan KK penduduk Ha ataupemindahan lahan Ha b.000 s.000 s.25 s.d < 1 .25 s.d < Kegiatan Penempatan Hasil Keruk (dumping site ) didarat • • Volume Atau luas dumping areal Ha M3 > 50.d < 250.

lokasi yang kepadatan bangunan bertingkat dan bangunanbangunan serta kepadatan penggunaan /pemakaian jasa telekomunikasi sangat padat. Diatas bangunan 5 s. Diatas bangunan 9 lantai atau lebih 1. Penempatan titik menara telekomunikasi pada permukaan tanah hanya untuk menara tunggal.• kriteria zona I 1. diatas bangunan 4 lantai maksimum ketinggian menara telekomunikasi. menara telekomunikasi yang didirikan di permukaan 25 20 . b. 3. 2. Menara telekomunikasi dapat didirikan diatas bangunan dengan ketinggian rangka menara ditentukan sebagai berikut : a. kecuali untuk kepentingan bersama .d 8 lantai M maksimum ketinggian menara telekomunikasi M c.

Penempatan titik lokasi menara telekomunikasi pada permukaan tanah dapat dilakukan untuk menara rangka dan menara tunggal c. lokasi yang kepadatan bangunan bertingkat dan bangunanbangunan cukup padat. Diatas bangunan 5 s. Menara telekomunikasi dapat didirikan diatas bangunan jika tidak dimungkinkan didirikan diatas permukaan tanah dengan ketinggian ditentukan sebagai berikut : a.d 8 lantai maksimum ketinggian M menara telekomunikasi 20 . diatas bangunan 4 lantai maksimum ketinggian menata M telekomunikasi 25 b. b. • Kriteria zona II 15 a.tanah maupun diatas M bangunanharus diadakan kamuflase sehingga terdapat keserasian antara bentuk dengan peruntukan lokasi ditempat menara tersebut didirikan.

• Kriteria zona III 15 a. b. penempatan titik lokasi menara telekomunikasi pada permukaan tanah dapat dilakukan untuk menara rangka dan menara tunggal. harus diadakan kamuflase sehingga terdapat keserasian antara bentuk dengan peruntukan lokasi ditempat menara tersebut didirikan. c.c. lokasi dimana kepadatan bangunan bertingkat dan bangunan-bangunan kurang padat. menara telekomunikasi yang didirikan di permukaan tanah maupum diatas bangunan. Menara telekomunikasi diatas bangunan bertingkat tidak diperbolehkan kecuali tidak dapat dihindari karena M terbatasnya pekarangan tanah dengan ketentuan ketinggian disesuaikan dengan kebutuhan frekuensi telekomunikasi dengan tinggi maksimum dari permukaan tanah. Diatas bangunan 9 lantai atau lebih M a. 52 .

d < 100 > 30 s.d < 5 > 5 s. Bidang Prasarana Wilayah Jenis Kegiatan Bendungan atau waduk / situ atau jenis tampungan air lain a. No.d < 50 b. pembangunan waduk/ situ atau tampungan Ha air lainnya dengan luas tampungan b. Peningkatan waduk/ situ atau tampungan air lainnya dengan luas tambahan dan luas tampungan 2.d < 500 . Percetakan dengan (perkelompok) 3. Daerah Irigasi : a. Pembangunan pengaman M pantai atau perbaikan muara sawah luas Ha > 1 s. Pembangunan baru Ha Ha > 7 s. a.d < 100 > 50 s.d < 10 Satuan Skala/ Besaran a.I. Rawa : Pengembangan rawa reklamasi rawa untuk kepentingan tata air dengan luas kawasan 4.d < 10 > 7 s. 1.d < 10 > 50 s. pembangunan bendungan • • tinggi atau luas genangan M Ha Ha > 3 s.d < 2 > 300 s. Peningkatan dengan Ha luas tambahan c.

d < 50 No.sungai atau break water dihitung dengan sejajar pantai dengan panjang Pembangunan pengaman pantai atau break water atau jetti dihitung dari tegak lurus M pantai dengan panjang Sungai / kali atau kanal banjir : a.d < 3 > 5000 s. Pembangunan jalan M layang dan terowongan dengan panjang. Ha Satuan Skala/ Besaran Ket > 0. pembangunan sungai/ Km kali atau kanal banjir M • • panjang vol. Pengerukan a.d < 1 . a. Jenis Kegiatan Jalan kenderaan atau jalan raya a. Pengerukan M3 a. Pengerukan > 2 s.d < 750 > 20 s. Pengerukan sungai/ kali atau kanal banjir dan kegiatan penampungan lumpur dan pembuangan dengan vol. normalisasi sungai/ Km kali atau kanal banjir • • panjang vol. pembangunan jalan baru dengan Km pembebasan lahan.000 b.d < 3 > 5000 s.000 M > 2 s. Pembangunan jembatan toko dengan panjang > 500 s. M b.d < 50. > 70 s.5 s.5 s. 7.d < 1 > 0.000 > 5000 s.d < 100 5.d < 50.d < 50.

d < 4 > 1. dikawasan peruntukan perumahan /permukiman yang dibangun secara horisontal c.d < 1000 9.• • panjang atau luas > 2. peningkatan jalan Km dengan pelebaran dan Ha pembebasan lahan • • panjang atau luas Km Ha > 3 s. dikawasan peruntukan perumahan /permukiman yang dibangun secara Ha vertikal (rusun /apartemen) Lantai • • 10.d < 2 > 3 s. panjang atau luas Persampahan Pembangunan transfer station dengan kapasitas.5 s.d < 5 a. dikawasan padat yang tidak tertata dengan kepadatan penduduk > Ha 150 orang/ha b. peningkatan jalan dengan pelebaran lahan • • 8.5 s.d < 4 > 2 s.5 a.d < 3 a. pembangunan instalasi pengolahan lumpur tinja termauk fasilitas M3 > 100 s.d < 10000 . 5 s. Ton/hari > 500 s. Pembangunan kawasan Ha > 1 s.d < 15 > 0.d < 2. luas lahan jumlah lantai atau > 1 s.d < 4 Air limbah a.

olah raga. sungai.d < 10000 > 2 s. Pengingkatan drainase perkotaan dengan pelebaran & M2 pembebasan lahan. Km b. Liter/detik > 3 s. kesenian./ perbelanjaan relatif terkonsentrasi.5 > 100 s.penunjangnya. pembangunan baru drainase pekotaan dengan pembebasan lahan dengan panjang.d < 7 > 4 s. mata air atau air permukaan lainnya dengan debit pengambilan 14. Pembangunan jaringan perpipaan air limbah 11. Pembangunan pusat perkantoran .d < 10. Drainase Km M3 > 100 s.d < 3 a. Air bersih a.d < 5 > 5 s.d < 7. b.d < 10 > 2 s. pusat perdagangan.d < 10 > 2 s. Pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) termasuk fasilitasnya Ha c. pendidikan. pembangunan jaringan 2 transmisi dengan M panjang c.000 > 25 s. instalasi pengolahan air bersih dengan luas lahan 13. Peningkatan drainase perkotaan dengan pelebaran 12.d < 100 . tempat ibadah. Air baku Pengambilan air dan danau. pembangunan jaringan Ha distribusi Km b. c.

Urugan tanah dengan volume isi 16. 17.d < 60 > 3 s.d < 10 bangunan bawah dengan kedalaman.10 s. < 100 > 5000 25. Galian terbuka • • Panjang dan atau Kedalaman a. 3. Bidang Pariwisata Jenis Kegiatan Sarana Hotel Bintang • • • Jumlah kamar Luas lahan atau Luas bangunan Kamar > 40 Semua besaran Kamar Ha M2 < 200 <2 < 10. < a.d. < 3 > 20 s.000 > 4 s.d.• • • • luas lahan atau luas lantai atau jumlah lantai atau tinggi bangunan Ha M2 Lantai > 1 s. Papan reklame/ Iklan dengan M2 luas = P x L Video Tron dengan luas = P x M2 L > 150 > 50 I.d < 5 > 2000 s.000 Satuan Skala/ Besaran Ket 2. I.d. 15. Pengeboran Horizontal dengan diameter b. No.d < 15.5 s. < 1 > 1. 1. Jaringan Tanah Utilitas gedung M M Bawah Km M Cm M > 0.d < 15 > 15 s.d. Hotel Melati Motel .000 s.

II 1. 4. 7. luas lahan b. 5. I. Jenis Kegiatan Rumah sakit type C & D a. Pondok wisata (guest house) Restaurant/rumah makan Jasa boga / katering Tempat konvensi.000 < 300 Ket .4. Luas bangunan c. 2. 6.000 Jumlah kamar Luas lahan atau Luas bangunan 6. 9. 1. 3. pameran dan balai pertemuan Objek & daya tarik wisata Objek wisata Taman rekriasi Gelanggang renang Gelanggang bola gelinding Bioskop Arena latihan Golf (driving range) Kamar Kursi Porsi > 40 > 100 > 1000 Semua besara. 8. Penginapan Remaja ( Graha Kamar Wisata ) Hunian wiata Apartement ) • • • ( Service Kamar Ha M2 > 40 < 200 <2 < 10. Industri obat tradisional Laboratorium kesehatan Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral Semua besaran Semua besaran Ha M2 Buah Satuan Skala/ Besaran <2 < 10. 3. 5. Ha >1 Ha >5 Semua besaran Semua besaran Semua besaran Semua besaran IV Bidang Kesehatan No. Jumlah tempat tidur 2.

Eksploitasi minyak bumi a. di darat MMSCFD MMSCFD < 90 < 30 • kewenanga n perijinan ada dipemerinta h pusat .000 Semua besaran B.No. Eksploitasi gas bumi a. A. 1. kilang mini LNG/ LPG • MMSCFD < 50. Tahap eksploitasi prodksi M3 / th (ROM) bahan galian golongan C (BGGC) Penggalian tanah untuk konstruksi terowongan saluran bawah tanah untuk air bersih/air kotor. di laut b. Pengolahan minyak dan gas bumi a. didarat < 100. didarat Semua besaran Semua besaran Kewenangan perijinan ada dipemerintah pusa 3. di laut b. Semua besaran Semua besaran Kewenangan perijinan ada dipemerintah pusa 2. di darat BOPD BOPD Semua besaran Semua besaran Kewenangan perijinan ada dipemerintah pusa • Sesuai ketentuan 4. Jenis Kegiatan Pertambangan Umum Luas perizinan (KP) luas daerah terbuka untuk penambangan didiarat dan dilaut dengan luas Ha Satuan Skala/ Besaran Ket < 10 2. dilaut b. dilaut b.000 kewenanga n perijinan ada dipemerinta . pipa gas Minyak dan gas bumi Kegiatan seismik (eksplorasi) a. 1. sesuai ketentuan • 5. Pemboran eksplorasi a.

kilang minyak pelumas Ton/ th bekas BBLS/ hari c. kilang minyak 6.d < 10 Ket 2.Sesuai ketentuan < 100 Km Inchi < 20 semua besaran b. SPBU. 1. Niaga minyak dan gas bumi : a. 1. Ketenagalistrikan Tenaga listrik utk kepentingan sendiri (genset) • W s.d < 10 < 10 No.000 < 10. > 5 s. D.d Mw umum (genset) Pengambilan air bawah tanah Pengambilan air bawah tanah Bidang Pertanian Liter/detik > 5000 s. I.d < 10 • diwajibkan membuat sumur resapan konservasi dilakukan melalui kegiatan injection well 2. pipa transmisi di darat/ laut • • panjang diameter < 10.b. Tenaga listrik utk kepentingan W s. SPNLG C.d Mw > 5000 s. SPBS.d < 10 .000 h pusat . 1. Jenis Kegiatan Budidaya tanaman pangan Ha dan hortikultura semusim dan atau unit pengolahannya yang terletak pada satu hamparan lokasi dengan luas Budidaya tanaman pangan Ha dan hortikultura tahunan dan atau unit pengolahannya yang terletak pada satu hamparan lokasi dengan luas Satuan Skala/ Besaran > 5 s.

000 > 300 . Bidang Peternakan. 4. terletak pada satu hamparan lokasi dengan populasi 6. Budidaya domba kambing dan Ekor Ekor Ekor > 25. terletak pada satu hamparan lokasi dengan populasi 5.000 > 15. terletak pada satu hamparan lokasi dengan produksi Ha persiklus b. sapi produktif dengan populasi 2. luas lahan 3.3. Budidaya burung puyuh a. Budidaya itik dan atau entog a. Jenis Kegiatan Budidaya sapi perah Ekor Satuan Skala/ Besaran > 20 > 50 Ket a. Agrowisata dengan luas Laboratorium uji mutu lingkungan hasil pertanian Ha > 10 s. luas lahan 4.000 >1 a. Budidaya ayam potong Ekor > 15. 5. No.d 600 Tidak termasuk juta lahan dan bangunan Penanganan pasca panen Rp. Budidaya ayam petelur Ekor > 10.d 50 Semua besaran > 20 juta s.d 2 ha a. terletak pada satu Ekor hamparan lokasi dengan populasi b. terletak pada satu hamparan lokasi dengan populasi induk Ha b. (cold storage) dengan investasi II.000 > 1 ha s. 1.

Bidang Peternakan No 1. > 5000 7. sapi kerbau c. 11. 12 13.d < 200 > 50 s. Penangkaran burung perkutut • terletak pada satu Ekor hamparan lokasi dengan populasi. Pasar hewan diperkotaan Rumah sakit hewan Kebun binatang Laboratorium hewan dan satwa Semua besaran Semua besaran Semua besaran kesehatan pengayoman Semua besaran VIII. ayam potong dengan kapasitas produksi b. • • panjang dermaga pemecah gelombang M3 M3 > 20 s. kambing/domba > 1000 semua besaran semua besaran 9. Dengan kapasitas produksi terpadu > 15000 10. Jenis kegiatan Pelabuhan perikanan sebagai prasarana perikanan di luar daerah lingkungan kerja perairan pelabuhan umum.d < 200 Satuan Skala/Besaran Ket . Rumah potong hewan a.• terletak pada satu hamparan lokasi dengan populasi. Tempat penampungan ayam • terletak pada satu Ekor hamparan lokasi dengan populasi. Ekor 8.

Ekor/thn b. budidaya rumput laut dengan luas c.d < 25 4.000. Pengerukan /reklamasi Ha pantai dalam lingkungan kerja pelabuhan perikanan Budidaya ikan di air laut a.d < 500.• 2. mempunyai kawasan Ha > 5 s. budidaya tambak pada lahan tanpa membuka hutan mangrove.000 .d < 50 b.d < 10 Pengerukan kolam pelabuhan perikanan dan atau alur pelayaran dalam lingkungan kerja pelabuhan perikanan dan memenuhi kriteria sebagai berikut : • • volume pengerukan kedalaman pengerukan M3 M3 > 100.000 s. > 5 s.d 4 LWS 3. menggunakan teknologi intensif atau dengan unit pembekuan /cold storage dan atau unit es balok dengan luas.d < 50 Unit Ha 50 100 >1 Budidaya ikan payau a.d < 50 > 5 s.000 > 2 LWS s. ukuran unit luas lahan Ha > 5 s. budidaya ikan laut dengan jaring apung M2 • • • 5. budidaya mutiara kerang Ha Ha > 5 s. Pembenihan udang dengan kapasitas > 40.

kebutuhan bahan baku Blok board . budidaya ikan air tawar dengan jaring apng b. kebutuhan bahan baku M3/ bulan > 300 M3/ bulan M3/ bulan M3/ bulan > 300 M3/ bulan > 300 M3/ bulan Satuan M3/ bulan M3/ bulan Skala/Besaran > 300 M3/ bulan > 300 M3/ bulan Ket . 4. Jenis kegiatan Moulding.d < 10 > 5 s.d < 50 Ton/hari > 1 s. budidaya ikan air tawar menggunakan teknologi intensif 7. kebutuhan bahan baku 5. 2. usaha penanganan /pengolahan ikan modern/maju seperti : • • • 8. Usaha penanganan /pengolahan a.5 s.d < 5 semua besaran 0.d < 5 Ton/hari Ton/hari 0 s. Usaha pembuatan palet.d < 5 Usaha perikanan terpadu IX. frame moulding. kebutuhan bahan baku Sawn timber. usaha pengolahan tradisional dengan kapasitas b.produksi benur 6. Fancy wood. kebutuhan bahan baku 3. Budidaya ikan diair tawar a. pembekuan/cold storage pengalengan ikan penanganan ikan segar Semua besaran Luas perairan umum Luas lahan (ha) > 5 s. Bidang Kehutanan No 1.

Kebutuhan bahan baku M3/ bulan > 300 M3/ bulan 19. kebutuhan bahan baku M3/ bulan > 300 M3/ bulan 16. Rattan furniture. kebutuhan bahan baku M3/ bulan > 300 M3/ bulan 7. Wooden furniture. kebutuhan bahan baku Finjer joint laminating dowel. Craft furniture. kebutuhan bahan baku Block profile door and window. Panel furniture.6. Moulding furniture M3/ bulan > 300 M3/ bulan . 12. kebutuhan bahan baku M3/ bulan > 300 M3/ bulan 15. kebutuhan bahan baku M3/ bulan > 300 M3/ bulan 18. kebutuhan bahan baku Wood working . kebutuhan bahan baku M3/ bulan M3/ bulan > 300 M3/ bulan > 300 M3/ bulan 9. kebutuhan bahan baku Laminating board. kebutuhan bahan baku M3/ bulan > 300 M3/ bulan 17. 8. kebutuhan bahan baku M3/ bulan > 300 M3/ bulan 14. Kebutuhan bahan baku M3/ bulan > 300 M3/ bulan 20. Picture frame moulding. 11. kebutuhan bahan baku M3/ bulan M3/ bulan M3/ bulan > 300 M3/ bulan > 300 M3/ bulan > 300 M3/ bulan 13. M3/ bulan > 300 M3/ bulan 10. Industri papan partikel. Finger joint floring. Particle board. Paper overlay plywood. Solid door.

Pengembangan wisata alam terbatas pada kawasan hutan. Usaha pembuatan kusen.Kebutuhan bahan baku 21. Kebutuhan bahan baku 26. Kebutuhan bahan baku 23. Laminating decorative. Kebutuhan bahan baku 28. Usaha pengeringan kayu. Pengembangan wisata alam pada hutan kota. Kebutuhan bahan baku 24. Wicher furniture. Kebutuhan bahan baku Semua besaran M3/ bulan > 300 M3/bulan M3/ bulan > 300 M3/ bulan M3/ bulan > 300 M3/bulan M3/ bulan > 300 M3/ bulan M3/ bulan > 300 M3/bulan M3/ bulan M3/ bulan > 300 M3/bulan > 300 M3/ bulan M3/ bulan > 300 M3/ bulan Semua besaran Semua besaran X. Kebutuhan bahan baku 29. Industri kayu lapis/ plywood. Kebutuhan bahan baku 25. Parquet and floring. Industri papan serat. Kebutuhan bahan baku 31. Usaha pengawetan kayu. Kebutuhan bahan baku 27. Usaha penyerutan kayu. Kebutuhan bahan baku 22. Kebutuhan bahan baku 30. Bidang Perindustrian dan Perdagangan .

4. Buah-buahan lumat ( Ton/ thn selai/jam dan jeli) dengan produksi riil b. keju. a. > 2.200 . daing dalam kaleng . daging olahantanpa kedap udara.500 Ton/ thn > 2.000 3.200 No 6. dengan produksi riil Ton /thn > 2. Sayuran yang dilumatkan Ton/ thn > 2. Buah-buahan dalam botol/ kemasan. Jenis kegiatan Perindustrian Satuan Skala/Besaran Ket Sari daging dan air daging. 1.200 Ket a. dengan produksi riil Mentega. makanan dari susu lainnya dengan produksi riil Es krim dari susu dengan produksi riil a.000 5. Air sari pekat buahbuahan dengan Ton/ thn > 2. sayuran dalam kaleng dengan produksi riil Ton/thn > 2.000 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 2. susu bubuk. buah-buahan dalam kaleng/kemasan dengan produksi riil b. Liter/ thn Ton/ thn > 350.No A. susu yang diawetkan. Ton/ thn daging beku.200 7. Jenis kegiatan Satuan Skala/Besaran > 2.000 > 2. susu cair dan susu kental. Investasi (Rp) daging olahan dalam kemasan kedap udara lainnya. daging olahan dan awetan lainnya.

dengan produksi riil Ton/ thn Margarine.000 16.500 > 1. > 1. Olahan minyak makan dan lemak dari nabati dan hewani Ton/thn dengan produksi riil Tepung terigu dengan produksi riil Ton/thn > 1. 14. Dengan produksi riil 10. 13. Air minum dalam kemasan 8. Oleo chemical.000 15.000 > 1.200 9. 000 Ton/ thn Ton/thn > 2. Pengolahan dan pengawetan lainnya utk buah-buahan dan sayuran c. ikan atau biota perairan lainnya beku. Ton/thn > 2.000 11.000 > 5. 12. Air/sari pekat sayuran. minyak kasar nabati.500 Ton/thn semua besaran > 2. minyak kasar/lemak dari hewani.200 > 2. binatang lunak atau berkulit keras yang dikalengkan Ton/thn dengan produksi riil Binatang lunak atau binatang berkulit keras beku.produksi riil b. bubuk sari sayuran dan buah buahan dengan produksi riil d.000 > 4. . Ikan atau biota perairan lainnya yang dikalengkan. dengan produksi riil Minyak goreng kelapa dengan produksi riil Minyak goreng kelapa sawit dengan produksi riil Minyak goreng lainnya dari nabati atau hewani dengan produksi riil Ton/ thn Ton/ thn Ton/thn Ton/thn > 1.

Pembuatan gula lainnya dengan produksi riil Sirup bahan dari gula dengan produksi riil Pengolahan gula lainnya selain sirup dengan investasi Ton/thn Ton/thn Rp.000 . kakao olahan.000 > 200 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan No 21. makanan yang mengandung kakao dengan produksi riil b. Makanan dari tepung dengan produksi riil Ton/thn > 5.000 Ton/thn > 1. 19.000 > 1. Kembang gula yang tidak mengandung kakao Satuan Ton/thn Skala/Besaran > 1. 20. The ekstrak dengan produksi riil Kecap dengan produksi riil Tahu dengan penggunaan kedelai dengan produksi riil To/thn Ton/thn Ton/thn > 2.000 Ton/thn > 9. Pati/sari ubi kayu ( tepung tapioka ) dengan penggunaan singkong b. a. Jenis kegiatan a.000 Ket Ton/thn > 1.000 18. Hasil ikutan/sisa industri pati/sari ubi kayu Ton/thn > 9.000 23 24 25. > 5. Kembang gula mengandung kakao.17. a.500 > 3.000 22. Makanan dari tepung beras atau tepung lainnya dengan produksi riil b.

000 c. Ransum/pakan hewan Ton/thn dengan produksi riil 31.000 . aneka ternak.000 > 2. Ransum/pakan jadi ikan dan biota perairan lainnya dengan produksi riil b. aneka ternak. Anggur dan sejenisnya dengan produksi riil Ton/thn > 2. Pakan lain utk ternak besar.000 Ton/thn > 2. ternak lainnya ( Bentuk tepung. ternak kecil. bubuk sari kedelai dengan produksi riil Komponen bumbu masak dengan produksi riil Industri penyedap makanan kimiawi dan bukan kimiawi dengan produksi riil Garam meja. b. garam lainnya dengan produksi riil Ton/thn Kg/thn Ton/thn > 1. 28.000 Ton/thn > 5. Ransum setengah jasi /konsentrat. ternak besar.000 > 2. Ransum/pakan jadi ternak besar. 32. 27. butiran pelet ) dengan produksi riil Ton/thn Ton/thn > 2. a. ternak unggas.000 29. Ton/thn Investasi (Rp) > 500 > 600 juta > 500 Tidak termasuk lahan dan bangunan 30. kecil. garam bata. a.26. Daging sintetis.600 > 1. ternak unggas dengan produksi riil. ternak kecil . unggas dan ternak lainnya dengan produksi riil.

No 33. campur serat sintetis dan setengah sintetis tumbuh-tumbuhan : kain celup dari serat hewani. Jenis kegiatan a.200. Industri aneka tenun Kain kelantang dari serat tekstil hewani.000 34 35.600.000 > 1. dengan produksi riil c. Kain cetak dengan investasi Rp 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan Tidak termasuk lahan dan bangunan Tidak termasuk lahan dan bangunan Tidak termasuk lahan dan bangunan Tidak termasuk 37. penyempurnaan dengan produksi riil Semua besaran Rp > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan Lusin / thn > 6. Pembatikan dengan investasi Rp 1 miliar 38. campuran serat. tumbuhtumbuhan dengan investasi : Pelusuhan pencucian tekstil/ pakaian jadi. sintetis dan setengah sintetis. Minuman tidak mengandung CO2. Minuman ringan lainnya dengan produksi riil b.000 .000 > 105. kain hasil proses. Minuman beralkohol kurang dari 1% dengan produksi riil Satuan Liter/thn Liter/thn Liter/thn Skala/Besaran > 1. Penggergajian dan M3 / thn > 1. Minuman ringan mengandung CO2 dengan produksi riil d.000 Ket Liter/thn > 5. Sepatu kulit dengan investasi Rp 1 miliar 40.000 36. Barang dari kulit dengan investasi Rp 1 miliar 39.

> 1. 43. Rp > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan No 45. meubel. kertas tulis & M2/ thn cetak. tusuk gigidan sendok es krim dari kayu dengan investasi Rp 1 miliar lahan dan bangunan Tidak termasuk lahan dan bangunan 42. dengan investasi Rotan barang jadi dengan Rp investasi Chopstick . Komponen rumah tangga dari kayu (prefab housing) dengan investasi Decorative plywood dengan produksi riil Particle board.500 44.kertas berharga atau khusus. chopstick. > 600 juta 49. Jenis kegiatan Perabot/ kelengkapan rumah Rp tangga dari kayu. had board.pengawetan kayu dengan produksi riil 41. Investasi jasa penunjang industri kertas budaya dengan (Rp) produksi riil Kertas konstruksi.500 > 1. kotak TV.5 juta > 1 miliar 50. > 1 miliar 47.5 juta Tidak termasuk lahan dan . industri M2/ thn bungkus dan pengepakan. hasil ikutan/ sisa pembuatan kertas budaya. > 1. tusuk sate dari Rp bambu dengan investasi Perabot rumah tangga Rp lainnya dengan investasi Satuan Skala/Besaran > 600 juta Ket Tidak termasuk lahan dan bangunan Tidak termasuk lahan dan bangunan Tidak termasuk lahan dan bangunan Tidak termasuk lahan dan bangunan Tidak termasuk lahan dan bangunan 46. block board dengan produksi riil Rotan mentah dan rotan setengah jadi . Kertas koran. > 600 juta 48. M3 / thn M3 / thn > 1.

5 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan > 1 miliar 52. kertas dan karton ytdl.5 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan > 1 miliar 54. berkerut. jasa penunjang industri Investasi kertas dengan produksi riil (Rp) 51. > 0.5 juta > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan . kertas M2/ thn sigaret. berkisut. Kertas rumah tangga . > 1. hasil ikutan/sisa pembuatan kertas industri.board. hasil ikutan/ sisa dan jasa penunjang industri barang Investasi dari kertas & krayon yttgm dengan produksi riil (Rp) Industri percetakan dan M2/ thn penerbitan dengan produksi Investasi riil (Rp) bangunan > 1 miliar > 1.5 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan > 1 miliar 53. hasil ikutan/ sisa dan jasa penunjang industri kertas Investasi tissue dengan produksi riil (Rp) Kertas dan kertas karton M2/ thn bergelombang. kertas tipis lainnya. hasil ikutan /sisa dan Investasi jasa penunjang industri kertas lainnya dengan (Rp) produksi riil Kertas dan karton berlapis . M2/ thn kertas stationary. > 1.

yodat. perkhlorat. nitrat. fosfat. thiosulfat. fosfit. nitrit. silikat. bromide. peryodat. Elemen kimia . (Rp) pigmen dari logam/tanah. dengan produksi riil > 1 miliar 56. air suling/ murni. hipokhlorit. kaarbida. pigmen dengan dasar campuran zinc Investasi sulphide dan barium sulphate termasuk barium sulphate.5 juta Ket Tidak termasuk lahan dan bangunan Pigmen dengan dasar oksida Ton / thn timah hitam (lead oxida) aau senyawa chrom. udara air/ udara kempaan asam anorganik dan persenyawaan zat asam dari bukan logam : Basa organik dan oksida logam hidroksida logam dan peroksida logam (tidak termasuk pigmen) : Garam logam dan garam peroasi dari asam anorganik (flourida. yodida. khromat. Jenis kegiatan Satuan Skala/Besaran > 1. Dengan produksi riil Ton / thn > 1. bahan pewarna /pigmen zat anorganik lainnya. persulfat.fosfida. bikhromat dsb) Fisi elemen kimia dan isotop elemen kimia radio aktif dan isotop radio : Industri kimia dasar anorganik lainnya yttgm. sulfida.000 Tidak termasuk lahan dan bangunan Investasi (Rp) > 1 miliar . hipobromide. sulfit. khlorida. sianida. hasil ikutan/ sisa & jasa penunjang industri kimia dasar anorganik yttgm. hsl ikutan / sisa dan jasa penunjang industri kimia dasar anorganik pigmen : Zat pewarna tekstil.No 55.

hasil ikutan / sisa dan jasa penunjang industri kimia dasar organik. dengan investasi Rp. zat warna utk makanan dan obat-obatan. a. bahan kimia dari kayu dan getah (gum) lainnya dengan investasi Rp. Asam gondorukem dan asam damar. arang kayu (charcoal). Terpentin bahan pelarut lainnya/ bahan dari getah/ kayu : tir kayu. arang tempurung kelapa) : industri kimia dasar organik. Satuan Skala/Besaran > 1 miliar Ket 58. Karbon aktif. ethylene dichloride. termasuk turunannya dengan investasi c. briket. hsl ikutan/sisa & jasa penunjang industri kimia dasar organik intermediate siklis . zat pewrna/pigmen lainnya. Rp. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan Rp. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan . zat warna dan pigmen dengan investasi Ethylene oxide. > 1 miliar No Jenis kegiatan d. vinyl chloride. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 59. vinyl acetate. > 1 miliar Rp. bahan kimia dari kayu dan getah (gum). Rp. minyak tir kayu. ethylene glycol.57. pigmen organik. kreosot kayu dan nafta kayu : b. Hasil antara phenol dan hasil anatara anilin dan turunannya.

trychloro ethylene acrylic acid. cumene xylene dan turunan laiinnya. benzdine. hasil ikutan / sisa & jasa penunjang IKD-organik yang bersumber dari minyak dan gas bumi serta dari batu bara dengan investasi. benzil alkohol. malelc anhyclride. butyl acrylite. turunan ethylene lainnya : Propylene oxyde dan glycol. butyleno. Dichloride : turunan propylene lainnya : metil butadine . bitadlena. caprolaktam. styrene oxide. glycol.acetaldehide. cylohexane. No 60. pura terephthalic acid (PTA). turunan butane lainnya : Alkyl benzona. tricholro benzene. Jenis kegiatan Bahan kimia khsusu (BKK) Rp. toluen dan turunan lainnya : Phtalic anthydride. ethyl benzene.styrene acrylonitriil polmer (SAN). benzold acid. benzil chloride. Benzene dan turunan lainnya : Benzaldehida. styrene. chloro benzene. acrylonitrile. Satuan Skala/Besaran > 1 miliar Ket Tidak termasuk .

Asam organik : citric. gluconic acid.carbon. glycarlm. diheptyl phtalate (DHP). diisonil phtalate (DINP) diidodacyl phtalate (DIDP).slubutyl phatalate (DBP). > 1 miliar Rp.utk pengolahan air. a. bahan kimia khusus lainnya. acetate. > 1 miliar lahan dan bangunan Tidak termasuk lahan dan bangunan Rp. adipic acid. ether. acetic acid. formic (asam semut). pelarut lainnya dengan investasi b. Pelarut kloroform. Hasil ikutan / sisa & jasa penunjang IKD yang menghasilkan bahan kimia khusus dengan investasi 61. diethyphtalate. dloctyl phtalate (DOP). ether. acetonitrile. disulfida. oxallc acid polyhidric alkohol. Zat aktif permukaan : alkyl suplphonate/linler alkylate suphonat ( LAS ). crbonil sulfit. amylacetat. dimethyl euphoxide. adipic acid. tannic. bahan kimia khusus utk minyak dan gas bumi. alky benzene sulphonat ( ABS ) / alkyl ariil ether Rp. Eseter lauric acid. > 1 miliar Rp. fatty. tekstil. ester lainnya dengan investasi : c. asam organik lainnya dengan investasi : d. plastik : bahan kimia utk keperluan kesehatan. tartataroc. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan .

sulphate. nipagin. alkyl ether sulphate/alkyl ariil ether sulphate. > 1 miliar Rp. seny. sulfoksilat. D. alkohol dan alkohol lemak lainnya : g. nitril formaldehide. nipasol. almonium kwartener. zat aktif permukaan lainnya dengan investasi : No Jenis kegiatan e. Polyhudric alkohol pentaerythritol. polyhydric alkohol lainnya : bio gas Rp. mannitol. sodium lauryl sulphate. nitril dehydro acetat. bahan pengawet lainnya dengan investasi : f. Bahan pengawet : Formalin ( Larutan formaldehide ). > 1 miliar . ethanol. natril iso askorbat. Alkohol dan alkohol lemak : Methanol. asam sorbat. fatti alkohol. glusitol. Satuan Skala/Besaran > 1 miliar Ket Rp.

hasil ikutan / sisa dan jasa penunjang industri pupuk lainnya dengan investasi Rp. dengan investasi Rp. saccharin. natrium siklamat. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan . pupuk alam / non sistesis lainnya. Kalsium sitrat. Pupuk alam yang berasal dari batuan. pupuk buatan tunggal lainnya hasil ikutan / sisa dan jasa penunjang industri.h. hasil ikutan / sisa dan jasa penunjang IKD organik yttgm. Pupuk pelengkap cair. > 1 miliar Rp. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 63. hasil ikutan / sisa dan jasa penunjang industri pupuk alam / non sistesis dengan investasi : Pupuk tunggal pospor atau K : ( kalium ). garamgaram slearat. Pupuk buatan majemuk atau campuran. Bahan organik lainnya : Monosodium glutamato ( MSG ). > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 64. 62. bukan batuan. Rp. bahan organik lainnya. hasil ikutan / sisa dan jasa penunjang industri pupuk buatan majemuk dan campuran dengan investasi Rp. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 65.

fungisida. Jenis kegiatan Rp. untuk pertanian / industri : insektisioda atau rodentisida untuk rumah tangga : preparat pembasmi hama rumah tangga > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan . hasil ikutan / sisa dan jasa penunjang industri karet buatan dengan investasi Rp. Insektisida. ethylene propylene non conjugarediene rubber ( EPDM ) karet buatan lainnya. butadiene rubber (NBR). Satuan Skala/Besaran > 1 miliar Ket Tidak termasuk lahan dan bangunan 67. epoxide. akarsida. allicone. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 68. polychloroprene ( Neoprene ) butyl rubber (BR). bahan baku pemberantas hama ( Industri manufacturing ) dengan investasi > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 69. Polybutadinestyrene ( CR ).algesida. damar buatan lainnya : hasil ikutan / sisa dan jasa penunjang industri damar buatan ( Resin sintetis ) dan bahan plastik dengan investasi Lateka sintetis.redentisida. polybutadine ( BR ) Polychlorobutadine (CR ). phenolic.molusida. amino ( aminoplas ) pollamida. Jasa penunjang industri Rp. nematisida. acrylonitrile.No 66. herbisida. Damar. Rp. alkyt dan polyester.

ammonium quartener. ethylene. Cat anti lumut / anti karat / cat dasar / cat lainnya dari bahan lainnya dilarutkan dalam media bukan air dengan produksi riil d. piperidlinde. 000 Ton/thn > 1. 000 Ton/thn > 1. senyawa lainnya : zat pengatur tubuh. Bahan baku zat pengatur Rp. hasil ikutan / sisa dan jasa penunjang industri zat pengatur tubuh dengan investasi > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan No 71. Cat anti lumut / anti karat / cat dasar / cat lainnya dari polly ester yang dilarutkan dalam media bukan air dengan produksi riil . Cat anti lumut / anti Satuan Ton/thn Skala/Besaran > 1. 000 . triacantanol. Cat anti lumut / anti karat / cat dasar / cat lainnya dari polymer vinil atau acrylic yang dilarutkan dalam media bukan air dengan produksi riil c. 000 Ket Tidak termasuk lahan dan bangunan Ton/thn > 1. Hasil ikutan / sisa dan jasa penunjang industri pemberantas hama. industri formulasi : obat nyamuk padat dengan investasi : 70.( disenfectans ) : pestisida lainnya. phenty. b. Jenis kegiatan Industri cat pernis dan lak : a. generator. tubuh senyawa : Naptalene.

Bahan pencuci Rp > 1. plamur dengan produksi riil. h. enzim pencuci dengan investasi b. Cat / pernis dan lak lainnya dengan produksi riil i. Sabun rumah tangga. detergen. lak ( Lacquers ). Cat lainnya dari bahan polymer vinil dan acrylic atau dari bahan lainnya yang diencerkan dengan air dengan produksi riil Ton/thn > 1. dempul. Cat anti lumut / anti karat / cat dasar / cat lainnya dari bahan lainnya dilarutkan dalam media air dengan produksi riil f. pemutih. pelembut cucian. sabun bukan keperluan rumah tangga. 72. 000 > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan Rp > 600 juta . Hasil ikutan / sisa dan jasa penunjang industri cat pernis dan lak dengan produksi riil. 000 Ton/thn g. Pernis. 000 Ton/thn Ton/thn > 1. 000 > 1.karat / cat dasar / cat lainnya dari polymer vinil atau acrylic yang dilarutkan dalam media air dengan produksi riil e. a. 000 Ton/thn > 1.

hasil > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan . cukur dengan Rp investasi b. hasil ikutan / sisa dan jasa penunjang industri sabun dan pembersih : keperluan rumah tangga termasuk tapal gigi dengan investaasi Satuan Skala/Besaran > 600 juta Ket Tidat termasuk lahan dan bangunan 73. Rp. a. perawatan kulit. ikutan / sisa dan penunjang industri dengan investasi tinta Rp hasil jasa tinta Rp. khusus. kuku. Rp wangi-wangian rambut. tinta cetak. perekat lainnya. bayi. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan > 600 juta > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 74. > 600 juta Tidat termasuk lahan dan bangunan 76. Sediaan rias wajah.No Jenis kegiatan c. perawatan rambut. Produk untuk Rp kesehatan gigi dan mulut. perawatan badan. tinta lainnya. Perekat dari bahan alami. perekat dari damar sintetis termoplastik (dalam kemasan eceran kurang atau sama dengan 1kg).hasil ikutan / sisa dan jasa penunjang industri perekat degan investasi Tinta tulis. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 75. mandi surya / tabir surya. mandi : hasil ikutan / sisa dan jasa penunjang kosmetik dengan investasi. Korek api batang kayu atau batang karton. Sediaan : rias mata. Kosmetik lainnya Rp dengan investasi c. korek api lainnya .

benamg dan tali karet Rp. fan belt. Rp. Gelatin (selain utk bahan peledak dan bahan perekat) isolasi tahan panas selain plastik karet. Rp. penahan dermaga yang tidak dipompa. barang-barang dari keret utk keperluan industri lainnya. hasil ikutan / sisa dan jasa penunjang industri ban yang ditelapaki lagi dengan investasi : Penutup lantai dari karet. barang pakaian. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 83. rol dari karet. Rp. linning dari karet. hasil ikutan dan jasa penunjang industri barang-barang dari karet untuk keperluan rumah tangga dengan investasi : Belt coveyor . > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 79. bahan kimia dan barang kimia lainnya . > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 80. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan . sarung tangan karet. V belt. ban luar angin bekas (used pneumatic tyres) . hasil ikutan / sisa dan jasa penunjang industri bahan kimia dan barang kimia lainnya : kertas dan film fotographic dengan investasi : Barang –barang dari hasil kilang minyak bumi selain untuk bahan bakar khusus (Khusus karbon black) dengan investasi : Rp. sepatu olah raga. tutup kepala. ban dalam . semir dan krim . karet telapak ban sudah ditelapaki lagi lainnya . hasil ikutan / sisa dan jasa penunjang industri ban luar dan ban dalam dengan investasi : Ban luar yang ditelapaki lagi. Rp. barangbarang dari karet untuk keprluan rumah tangga lainnya. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 82. ban lainnya . lainnya dari kertas yang ditelapaki lain daripada karet kertas . barang Rp. Ban luar .ikutan / hasil ikutan sisa dan jasa penunjang industri 77. perahu dan pelampung dan penahan dermaga dari karet. hasil ikutan sisa dan jas penunjang industri barang-barang dari karet utk keperluan industri dengan investasi : a. karet pelindung korusi utk valve. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 81. selang karet. barang keperluan kesehatan dan farmasi. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 78. perlengkapan pakaian.

mebel dari plastik . Sarung tangan karet. > 600 juta Rp. batang dan bentuk profil dari karet vulkanisasi tidak keras. Kemasan dari plastik. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 87. Rp. Rp. hasil ikutan/ sisa dan penunjang industri media rekaman dari plastik dengan investasi . Rp. plastik lembaran lainnya. b. lembaran jalur. Perabotan rumah tangga dan perlengkapannya dari plastik. pelat. keperluan sanitasi dari plastik. 84. hasil ikutan/ sisa dan penunjang industri barang plastik lembaran dengan investasi : Media rekaman utk suara/ gambar/ data. hasil ikutan /sisa dan penunjang industri perabotan. hasil ikutan/ sisa dan jasa penunjang industri pipa dan selang dari plastik dengan investasi : Plastik lembaran berbagai jenis utk media rekaman. hasil ikutan/sisa dan penunjang industri kemasan dari plastik dengan Rp. pipa barang terbuat dari karet busa (selain yang terdapat pada no 50 diatas) . perlengkapan dan peralatan rumah tangga dari plastik dengan investasi . > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 85. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 86. Pipa dan selang plastik.Hasil ikutan / sisa dan jasa penunjang industri barangbarang dari karet yang belum termasuk pada nomor 83 dan 84 diatas dengan investasi . > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan . barang-barang dari karet yang belum terdapat dimanapun dengan investasi. Rp. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 88.vulkanisasi ditutupi kain tekstil atau tidak dan benang tekstil ditutupi atau disesapi karet vulkanisasi.

> 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 96. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 94. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 93. 89. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 92. barang pakaian dan perlengkapan termasuk sarung tangan dari plastik. Rp. barang pajangan dan perabot penerangan dari kaca. Rp. hasil /sisa dan jasa penunjang industri alat laboratorium dan alat listrik/teknik dari porselin. perabot rumah tangga dari kristal kaca lainnya. hasil ikutan/sisa dan penunjang industri barang-barang dari plastik lainnya dengan investasi. Rp.investasi. hasil ikutan /sisa dan jasa penunjang industri bahan bangunan dari porselin. barang-barang dari plastik lainnya . hasil ikutan /sisa dan penunjang industri bahan perabot rumah tangga dari porselin dengan investasi. hasil ikutan/ sisa dan penunjang industri perabot rumah tangga dari kaca. hsl ikutan/sisa dan penunjang industri barang dan peralatan teknik/industri dari plastik dengan investasi. Rp. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 91. Rp. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 95. dengan investasi Barang keperluan laboratorium dan farmasi dari kaca . Rp. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 90. Barang saniter dan ubin dari porselin. keramik/porselin dengan investasi Barang keperluan laboratorium kimia dan kesehatan dari porselin. hasil ikutan/sisa dan penunjang industri alat-alat laboratorium farmasi dan kesehatan yang terbuat dari kaca dengan investasi. Peralatan kesehatan/laboratorium . Perabotan rumah tangga dan barang pajangan dari porselin.alat listrik/teknis dari porselin. Peralatan teknik/ industri dari plastik. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan . dengan investasi Perabot rumah tangga dari keramik kaca. dengan investasi Wadah untuk menyimpan barang dari porselin. Rp. barang lainnya dari porselin hasil ikutan /sisa dan penunjang industri barng-barang lainnya dari porselin. Rp.

tiang dan bantalan beton. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 98. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 105. barang lainnya dari semen untuk konstruksi. kemasan lain dan sumbat dari kaca. kapur hodrolis. kaca dalam bentuk gumpal bola. Perabot rumah tangga dan barang hiasan dan barang lainnya dari semen . Rp. Barang dari kaca keperluan bangunan . kaca tarik dan kaca tiup dalam lembaran. Hasil ikutan/sisa dan penunjang industri semen dengan investasi Ubin semen . kapur sirih/kapur tembok. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 100. Rp. serat dan barang serat kaca. hasil ikutan/sisa dan jasa penunjang industri barang lainnya dari semen : pot bunga dari semen Kapur tohor. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 99. Rp. Sampul kaca (termasuk bola dan tabung) utk lampu listrik. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan . kaca apung dalam lembaran. kapur Rp. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 101. Rp. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 104. hasil ikutan/sisa dan pennjang industri kaca lembaran dengan investasi. batang dan tabung: Barang kaca lainnya yang belum termasuk golongan manapun hasil ikutan/sisa dan penunjang industri barang lainnya dari kaca dengan investasi Rp.97. Rp. bata/dinding dan genteng dari semen pipa beton bertulang dan tidak bertulang. kaca berdinding dua atau lebih utk isolasi . Kaca hasil tuangan dan gilingan dalam lembaran. dilapisi hasil ikutan /sisa dan jasa penunjang industri kaca pengaman dengan investasi. barang sinyal dan elemen optik dari kaca . > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 102. hasil ikutan/sisa dan jasa penunjang industri barang dari gelas utk keperluan sampul dengan investasi. hasil ikutan /sisa dan jasa penunjang industri barang dari semen untuk konstruksi dengan investasi. Kaca pengaman dikeraskan atau Rp. Rp. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 103. hasil ikutan/sisa dan penunjang industri kemasan dari gelas dengan investasi. katup elektronis dan semacamnya. Botol dan guci dari kaca .

Rp > 600 juta > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan b. hsl ikutan /sisa dan jasa penunjang industri barang dari tanah liat utk keprluan rumah tangga dengan investasi. semen merah. Batu bata berongga atau tidak berongga press mesin Batu bata press mesin dan tangan . kerikil tanah liat. hsl ikutan/sisa dan jasa penunjang industri batu bata dari tanah liat dengan investasi Rp. barang pajangan dari onix dan marmer/batu pualam utk keperluan rumah tanggga. 106. Rp. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 111. hasil ikutan dan jasa penunjang industri barang lainnya dari tanah liat dengan investasi. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 112. Rp. hsl ikutan /sisa dan jasa penunjang industri barang dari batu utk keperluan rumah tangga . Barang dari kapur. 109. hasil ikutan/sisa dan jasa penunjang industri barang dari marmer/pualam utk keperluan rumah tangga dan pajangan Tidak termasuk lahan dan bangunan 110. barang pajangan dari granit atau marmer/batu pualam. Barang lainnya dari tanah liat. Rp. bahan bangunan dari batu. Perlengkapan rumah tangga dari tanah liat tanpa atau dengan glazur. > 600 juta Rp. hasil ikutan/sisa dan jasa penunjang industri kapur dengan investasi. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 107. barang lainnya dari batu utk keperluan lainnya hasil ikutan/sisa dan jasa penunjang industri batu utk keperluan lainnya dengan investasi Ornamen atau patung dari marmer/batu pualam . > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 108. a. hiasan rumah tangga dan pot bunga segala jenis dari tanah liat . barang seni /pajangan dari batu . batu pipisan dengan investasi Barang dari batu utk keperluan industri . hasil ikutan/sisa dan jasa penunjang industri barang dari kapur dengan investasi. Rp. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan . Barang dari batu keperluan rumah tangga . batu bata lainnya dari tanah liat.barang dari tanah gemuk.kembang .

pakaian dan perlengkapan pakaian dan alas kaki dan tutup kepala dari serat asbes. hsl ikutan/sisa dan jasa penunjang industri barang dari asbes dengan investasi Perabot rumah dari asbes. Rp. benang dan tali asbes. hasil ikutan/sisa dan jasa penunjang industri barang galian bukan logam. hasilikutan/sisa dan jasa penunjang industri barang dari asbes untuk keperluan bahan bangunan dengan investasi Serat asbes campuran. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 119. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 117. tepung talk. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 116. Rp. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 118. baja profil lembaran dan pelat baja. penyambung daris erat asbes yang dikempa dalam bentuk lembaran atau gulungan . termasuk paduannya dengan investasi Rp. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 114 Rp. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan . > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 115. Rp. dengan investasi Industri penggilingan baja batang dan kawat baja. barang dari asbes utk keperluan lain . Barang dari marmer/batu pualam dan granit keperluan bangunan . Tepung kaolin. barang dari mika. kertas pembungkus (abrasive paper) barng galian bukan logam lainnya. buluh dan pipa dan alat kelengkapan buluh dan pipa dari asbes . Rp. onix utk keperluan lainnya. hsl ikutan /sisa dan jasa penunjang industri barang dari asbes untuk keperluan lainnya dengan investasi. granit. barang lainnya dari asbes utk keperluan industri . baja tulangan.dengan investasi 113. hasil ikutan /sisa dan jasa penunjang industri barang dari marmer/ batu pualam utk keperluan lainnya dengan investasi Asbes semen dalam bentuk lembaran . barang dari gips. hasil ikutan /sisa dan jasa penunjang industri dari barang marmer utk keperluan bahan bangunan dengan investasi Barang dari marmer/batu pualam. kertas milboard dan bulu kempa dari serat asbes yang dikempa dari serat asbes. Rp.

Konstruksi baja untuk bangunan dengan investasi Pembuatan ketel dan bejana tekan dengan investasi Barang dari logam untuk konstruksi lainnya dengan investasi Industri paku. Rp. Rp. Rp. Rp. Satuan Skala/besaran > 1 miliar ket Tidak termasuk lahan dan bangunan 126. Rp. Rp. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 129. foil dan bar/batang dengan investasi Ekstruksi logam bukan besi dengan investasi Penempatan logam dengan investasi bukan besi Rp. strip. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 135. sheet. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan No 125. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 122.120. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 133. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 121. Rp. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 132. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan . > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 124. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 123. Rp. Jenis kegiatan Industri pertukangan dan pemotongan dari logam dengan investasi Industri alat dapur dari aluminium denaga investasi Industri alat dapur dari logam bukan aluminium dengan investasi Alat pertukangan. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 128. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 131. Rp. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 130. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 127. Industri penempaan baja batangan berongga atau bukan dari baja paduan atau bukan paduan baja tempa bentuk lainnya dengan investasi Industri penggilingan logam bukan besi : pelat. Industri alat pertanian dari logam dengan investasi Rp. pertanian dan dapur ydtl dari logam dengan investasi Industri perabot rumah tangga dan kantor dari logam dengan investasi Barang dari logam bukan aluminium untuk bangunan dengan investasi Barang dari aluminium bangunan dengan investasi untuk Rp. Rp. mur dan baut Rp. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 134. Rp. Rp.

> 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 139. Rp. Pemeliharaan dan perbaikan mesin pertanian Mesin pengolahan /pengerjaan logam dan perlengkapannya dengan kapastas Mesin pengolahan /pengerjaan kayu dan perlengkapannya dengan kapastas Pemeliharaan dan perbaikan mesin logam dan kayu dengan kapasitas Industri mesin kapasitas tekstil dengan Rp. Rp. Rp. Rp. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 146. baja stainless dengan investasi Industri pipa dan sambungan pipa dari logam dengan investasi Industri lampu dari logam dengan investasi Industri barang logam lainnya yang belum tercakup dimanapun Industri mesin uap. Rp. Rp. Unit/thn > 100 152. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 144. dengan investasi Pemeliharaan dan perbaikan mesin penggerak mula Industri mesin perlengkapannya pertanian dan Rp. Industri mesin percetakan dengan kapasitas Mesin pengolahan hasil pertanian dan perkebunan. hasil kehutanan dan mesin pengolahan makanan. Rp. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 138. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 137. Rp.136. gerendel dan kunci dari logam dengan investasi Industri macam-macam wadah dari logam Industri kawat logam. Ton/thn > 100 150. dan kincir Industri motor pembakaran dalam dengan investasi Industri komponen suku cadang motor penggerak mula. Ton/thn > 100 149. Ton/thn > 100 151. minuman derta mesin pengolahan Unit/thn > 100 153. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 147. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 143. kawat galban/non galban. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 145. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 142. Unit/thn > 100 . turbin. Industri engsel. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 148. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 141. Rp. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 140. Rp.

mesin ytdl. > 1 miliar Tidak termasuk lahan . > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 170. Rp. Industri alat telkomunikasi dengan Rp. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 171. Rp. dengan kapasitas Industri komponen dan suku cadang mesin jahit dan peralatan ytdl dengan investasi Mesin pembangkit listrik dengan investasi Motor listrik dengan investasi unit/thn > 30 160. Alat berat dan pengangkat dengan kapasitas Mesin fluida Mesin pendingin Mesin dan perlengkapan ytdl : pemanas air. Rp. Rp. 162. Rp. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 156.lainnya dengan kapasitas 154. Mesin listrik investasi lainnya dengan Rp. Komponen dan suku cadang mesin industri khusus dengan investasi Pemeliharaan dan perbaikan mesin khusus . > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 168 Mesin las listrik dengan investasi Rp.000 167. Pemeliharaan dan perbaikanmesin listrik dengan investasi Industri radio investasi dan TV dengan Rp. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 164. 161. unit/thn unit/thn unit/thn > 30 > 30 > 30 163. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 159. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 158. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 155. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 165. dengan investasi Mesin kantor dan akuntasi manual dengan investasi Mesin kantor dan komputasi akuntasi elektronika dengan investasi Mesin jahit dengan investasi Rp. Rp. Transformator. pengontrol tegangan dengan kapasitas Panel listrik dan dengan investasi switch gear unit/thn > 10. Rp. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 166. Rp. Rp. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 157. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 169. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 172. pengubah arus (rectifier).

Rp. Rp. dengan investasi Sub asembly dan komponen elektronika . > 1 miliar atau 100 – 3. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 184.000 Tidak termasuk lahan dan bangunan 182. Pemotongan investasi kapal dengan Rp. kendaraan roda empat atau lebih . Motor pembakaran dalam untuk kapal . Rp. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 180. DWT > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 181. dengan investasi Industri alat listrik untuk keperluan rumah tangga dengan investasi Industri accumulator listrik . Rp. Rp. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 187. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 185. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 175. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 177. lampu penerangan terpusat dan lampu ultra violet dengan investasi Industri komponen dengan investasi lampu listrik Rp. dengan investasi Bangunan investasi baru kapal dengan Rp. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 179. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 186. dengan investasi Peralatan dan perlengkapan kapal dengan investasi Perbaikan kapal dengan investasi Rp. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan Industri perakitan kendaraan bermotor yang melakukan pengecatan yang didahului oleh proses degreasing celup .investasi 173. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 183. Alat listrik dan komponen lainnya . Peralatan dan perlengkapan sinar X. Rp. bermmotor yang melakukan proses pengecatan yang didahului oleh proses degreasing celup. Rp. kendaraan roda empat atau lebih. dengan investasi Rp. dengan investasi Industri bola lampu pijar. industri perakitan kendaraan bermotor yang melakukan proses elektroplating. Industri perakitan kendaraan Rp. Kabel listrik dan telepon . Rp. industri perakitan kendaraan . > 1 miliar dan bangunan Tidak termasuk lahan dan bangunan 174. dengan investasi Perlengkapan empat kendaraan roda Rp. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 176. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 178.

Rp. Pena dan perlengkapannya. dengan investasi Industri jam dan sejenisnya dengan investasi Berlian perhiasan. batu mulia. Rp. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 196. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 197. pensil dengan investasi Rp. pengukur dan pangatur manual dengan investasi Industri alat optik untuk ilmu pengetahuan. anak-anak dengan Rp. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 200. Rp. batu permata. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 191. hasil ikutan/sisadan jasa penunjang industri permata . > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 193. serbuk dan bubuk batu mulia. permata lainnya. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 198. intan perhiasan. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 195. proyektor dan perlengkapannya. teropong dan alat optik untuk ilmu pengetahuan dengan investasi Kamera fotografi. Rp. Kendaraan bermotor roda dua/ tiga Rp. ilmu pengetahuan. batu permata sintetik. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 201. bad dan dengan investasi Mainan investasi sejenisnya. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 194. Rp.bola Rp. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 190. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 192. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 202. Rp. Industri perlengkapan dengan investasi sepeda Rp. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan .dengan investasi Rp. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 199. Rp. Peralatan profesional. Komponen dan perlengkapan kendaraan bermotor roda dua/tiga dengan investasi Industri sepeda dengan investasi Rp. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 189.bermotor yang melakukan proses elektroplating dengan investasi 188. Rp. barang perhiasan dengan investasi Industri barang perhiasan berharga untuk keperluan pribadi dari bahan logam mulia dengan investasi Industri barang perhiasan berharga untuk keperluan pribadi dari bahan bukan logam mulia dengan investasi Stick. Kamera sinematografi .

Rp. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan B. dengan Rp.203 Pita mesin tulis/gambar dengan investasi Payung kain dengan investasi Rp. Pasar swalayan (supermarket) atau toserba (departemen store) dengan luas Jasa pergudangan (Veem) M2 > 1. luas luas bangunan Pusat pertokoan/ perdagangan Ha M2 < 2 atau < 10. Perdagangan Laboratorium investasi surveyor. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 2.000 • • 6. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 3. Ha M2 < 2 atau < 10. > 600 juta Tidak termasuk lahan dan bangunan 204. Laboratorium pengujian dengan investasi mutu. luas lahan luas bangunan Bengkel besar dengan investasi Rp. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 8.000 4. Rp. 1. > 1 miliar Tidak termasuk lahan dan bangunan 7. Toko bahan kimia dengan investasi Rp. Pasar tradisional dengan luas Ha <2 Daftar istilah : Cm M M2 M3 Km GT Ha P L PXL = centi meter = meter = meter persegi = meter kubik = kilometer = gros tonage = hektar = panjang = lebar = panjang kali lebar .000 atau > 600 • • 5.

W Kw Kwh Kv Mw Mwh Kcal TBq BOPD MMSCFD DWT KK TK KP = watt = kilowatt = kilowatt hour = kilovolt = megawatt = megawatt hour = kilo calori = terra becquerel = barrel oil per day = minyak barrel per hari = million metric square cubic feet per day = juta metrik persegi kaki kubik per hari = dead weight tonnage = bobot mati = kepala keluarga = tenaga kerja = kuasa pertambangan ROM LPG LNG ROW BOD COD DO TSS TDS SPBU BBG = raw of material = bahan mentah = liquiefied petroleum gas = gas minyak bumi yang dicairkan = liquiefied natural gas = gas alam yang dicairkan = right of way = daerah milik jalan (damija) = biological oxygen demand = kebutuhan oksigen biologis = chemical oxygen demand = kebutuhan oksigen kimiawi = dissolved oxygen = oksigen terlarut = total suspended solid = total padatan tersuspensi = total disolved solid = total padatan terlarut = stasiun pengisian bahan bakar = bahan bakar gas GUBERNUR PROPINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA ttd SUTIYOSO .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful