Perempuan Sebagai Pelaku Ekonomi Mikro

by Pusat Informasi Peluang Bisnis Skala Mikro on Saturday, September 17, 2011 at 8:02pm Laporan: Dwidjo [Swadaya Mandiri] PEMBERDAYAAN perempuan menjadi salah satu strategi untuk mempercepat tercapainya program pengentasan kemiskinan. Mellenium Development Goals (MDGs) menempatkan kaum perempuan sebagai bagian tak terpisahkan dari keseluruhan program. Memberdayakan perempuan akan sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga secara keseluruhan.

Sektor informal menjadi salah satu penyedia lapangan kerja yang potensial. Kaum perempuan berperan besar dalam mewujudkan tatanan ekonomi di masyarakat. Demi-kian halnya dengan Usaha Menengah Kecil dan Mlkro (UKMK) perempuan, ternyata berdampak positif untuk mengurangi angka kemisklnan. Namun, UMKM perempuan masih mengalami banyak permasalahan karena ketidak adilan struktur maupun budaya. Mengapa demikian? Dan seperti apa sejatinya dukungan dari banyak pihak, termasuk pemerintah? Saat krisis melanda Indo-nesia dan Asia pada umumnya, mengakibatkan dunia usaha terpuruk dan selanjutnya menyeret keterpurukan pada sektor ekonomi yang laln. Namun di saat dunia usaha kritis tersebut, justru usaha kecll terbukti mampu menjadi penyangga perekonomian rakyat. Kondisi inilah mendorong inisiatif masyarakat, khususnya pe-rempuan, melakukan kegiatan ekonomi pinggiran sebagai upaya bertahan hidup. Upaya perempuan mengelola usaha kelas mikro ini tampak pada pertumbuhan jumlah pelaku usaha kecil di Indonesia tahun 2001 yang mencapai 40.137.773 juta (99,86 persen) dari total jumlah pelaku usaha 40.197.61 juta, sementara pelaku usaha mikro mencapai 97,6 persen dari jurnlah pelaku usaha kecil (BPS 2001). Tentu saja jumlah tersebut menunjukkan kootribusi sangat besar usaha mikro terhadap pertumbuhan ekonomi. Menurut perhitungan BPS dengan jumlah tersebut usaha mikro mampu menyediakan 99,04 persen lapangan kerja nasional, sumbangan terhadap PDB mencapai 63,11 persen dan memberikan pemasukan sebesar 14,20 persen di luar non migas, (BPS, 2001). Nilai strategis laln usaha kecil mikro adalah kemam puannya menjadi sarana pemerataan kesejahteraan rakyat. Karena jumlah besar, biasanya.bersifat padat karya sehingga mampu menyerap tenaga kerja yang besar, meskipun ukuran unitnya kecil tetapi jumlah banyak memungkinkan orang lebih banyak terlibat untuk menarik manfaat di dalamnya. Sebelumnya (BPS, 2000) dari jumlah 2.002.335 unit usaha kecil, dan 194, 564 unit usaha mikro, di sektor pengolahan jumlah perempuan pelaku ada 896.047 (40,79 persen), dan angka tersebut

01 persen unit usaha skala besar. setelah usaha tersebut berkembang pengelolaan dan kepemilikan formalnya bergeser pada laki-laki. namun belum seimbang dengan perhatian dan pengakuan yang diberikan. maupun keluarga. bukan pelaku (riil) usaha. Jika memerhatikan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2005 misalnya. tenaga kerja yang terserap mencapai sebanyak 77. sedangkan sisanya.37 triliun. pengembangan usaha penangkapan ikan. merupakan kontribusi dari 0. mulai dari program pengembangan pangan dengan sistem bank padi. BPS juga mencatat investasi UMKM yang semakin meningkat. dan juga budi daya ternak. Data-data itu menunjukkkan adanya harapan di masa depan. dari 44. maka semakin jelas kontribusi usaha kecil mikro khususnya perempuan dalam perekonomian keluarga dan Negara secara umum.6 juta orang atau 96. Sehingga wajar bila Kementerian Negara Urusan Koperasi dan UKM pun menyajikan aneka program. program penunjang usaha perikanan. baik oleh pemerintah. (djo) .1 triliun.78 persen. Dengan mencermati data di atas.22 persen dari total produk domestik bruto (PDB) nasional.diyakinl lebih besar lagi mengingat bahwa data tersebut dibuat berdasarkan kepemilikan formal. investasi UMKM meningkat menjadi Rp 275. Meskipun terbukti kontribusi usaha kecilmikro Perempuan yang sangat strategis. bahkan beberapa pengalaman menunjukkan bahwa usaha yang semula dirintis oleh perempuan. program bibit kakao. Bahkan usaha kecil mikro perempuan masih mengalami banyak permasalahan yang disebabkan ketidak adilan struktur maupun budaya. budi daya dan pengolahan biji jarak. jambu mete. karena membutuhkan mobilitas tinggi. Tahun 2005. Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau populer dengan singkatan UMKM memiliki berarti penting dalam hal penyedia lapangan kerja tidak perlu diragukan lagi. 45.8 juta unit usaha yang tergolong UKM. Tahun 2000 jumlah investasi UMKM mencapai Rp 113. Dari hasil kajian BPS juga membuktikan jumlah UMKM yang ada hanya mampu memberikan 54.77 persen dari total tenaga kerja di Indonesia. Keyakinan ini berdasarkan pada realitas adanya hambatan mobilitas perempuan dalam usaha.

Berkembangnya usaha mikro di berbagai daerah secara aktif turut mendorong pertumbuhan daerah itu dengan penyerapan tenaga kerja. Ketua UKM-Center FE UI Dr Nining I Soesilo mengatakan.89 persen tenaga kerja dengan kenaikan rata-rata sekitar 2. Kalimantan.711 pekerja atau sekitar 86. pengusaha yang berada di tingkat ultra mikro itu memiliki ketahanan yang kuat dalam menghadapi situasi krisis global sehingga berperan penting untuk terus menggerakkan perekonomian nasional. Berdasarkan indikator malcro ekonomi UMKM Biro Pusat Statistik (BPS) tahun 2009. pengentasan kemiskinan.39 persen. dalam rilis yang dikeluarkan oleh Citi Indonesia baru-baru Ini. "Usaha mikro mampu menjadi instrumen dalam pengembangan maupun pemulihan pertumbuhan ekonomi. 2011 at 7:59pm Perkembangan usaha mikro di Indonesia memiliki tren positildengan rata-rata laju pertumbuhan unit usaha tahun 2006 . September 17. Usaha Itu memiliki peran signifikan bagi ekonomi negara. Dari data yang sama.505 triliun atau sebesar 30. Nining I Soesilo. Dari Jumlah itu disaring hingga terseleksi 18 orang finalis yang diundang ke Jakarta untuk proses-penjurlan final pada tanggal 10 November 2010. Selain itu sumbangsih dari usaha mikro juga tejlihat dari penciptaan lapangan pekerjaan baru. Dewan Juri CMA tahun itu antara lain.69 persen/tahun. hingga Sulawesi Ikut program CMA. mulai dari pulau Sumatera. pada tahun 2008 UMKM menyumbangkan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar Rpl. Tahun ini. Wakil Ketua Komite Tetap Kadin bidang Lingkungan Hidup). Irma Sidiq (pengusaha." kata Country Business Manager Institutional Clients Group Citi Indonesia Tigor M Siahaan. 526 pengusaha mikro yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.2008. pada tahun 2008 usaha mikro menyerap 83. Suraswahyudl (Kepala . Jawa. sekaligus memperluas jejaring dengan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) yang memberi pinjaman kepada para pengusaha dan usaha bersama mereka. Untuk memberikan penghargaan dan apresiasi kenada nara Ddaku UMKM. Citi Peka bekeria samadengan UKM Center FE-UI menggelar program CIU Micro Entrepreneuship Award 2010. Tika Bisono (psikolog). Kontribusi usaha mikro bagi perekonomian nasional tidaklah kecil.2008 sebesar 2. Program itu bertujuan untuk mengembangkan usaha-usaha mikro. dan terbukanya kesempatan usaha diberbagai bidang.26 persen selama periode tahun 2006 .647.Usaha Mikro Memiliki Tren Positif by Pusat Informasi Peluang Bisnis Skala Mikro on Saturday.

Dengan" membagi ilmu dan pengalaman.keseluruhan sejak CMA digelar kali pertama pada tahun 2005.824. Selain itu Juga menularkan jiwa kewirausahaan bagi masyarakat sekitar.id .co. Secara. Kategori CMA tahun Ini adalah usaha mikro berbasis makanan dan minuman.000. Ika Tejaningrum (Ketua Tim Penelitian dan Pengembangan Perkreditan dan UMKM Bank Indonesia). Citi Foundation melalui Citi Peka telah menyumbang total dana sebesar lebih dari Rp3. Citi Foundation mengalokasikan anggaran sebesar Rp 660.Perbarindo)." kata Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Prof Firmanzah PhD. "Pembinaan yang dilakukan oleh para pemenang CMA yang lalu banyak memberikan manfaat bagi pengembangan usaha mikro di da-rah mereka. usaha mikro berbasis perdagangan dan jasa. serta usaha mikro kerajinan dan produk lainnya. mereka membantu pengusaha mikro lain dalam mengelola dan mengembangkan usaha. (ang) Sumber :bataviase.4 miliar untuk program ini. Untuk CMA 2010.

Kontribusi UKM Atasi Kemiskinan 56 Persen by Pusat Informasi Peluang Bisnis Skala Mikro on Saturday. Sementara dari usaha kecil ke menengah sebesar 4 persen. Pembiayaannya juga akan direlaksasi dan pemasaran juga kementerian Koperasi dan UKM akan memberikan pendampingan. usaha mikro saat ini ada 52." Dikatakannya. "Hal itu melalui pemberdayaan usaha mikro dan menengah. (jurnas/Gs) Sumber :www. sudah jadi komitmen pemerintah untuk mengerahkan semua daya dan pikiran khususnya menyangkut tentang kendala-kendala yang ada dalam UKM untuk diatasi. "Ini kan suatu hal yang bagus.1 juta unit dari total 52.76 juta unit usaha yang terdiri dari kecil dan menengah dan berskala besar di Indonesia." ujar Syarif." ujarnya seusai membuka acara Pameran Semarak Pemberdayaan Usaha Kecil Rambah Nusantara (Sempurna). karena yang paling mendominasi di Indonesia itu kan usaha mikro." ujarnya. di Jakarta. Saat ini. Karena ini diyakini yang paling tepat meningkatkan penyerapan tenaga kerja di sektor kecil dan menengah.menkokesra. "Secara perhitungan yang tepat.go. kontribusi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) terhadap pengurangan kemiskinan (Pendapatan Domestik Bruto/PDB) sudah mencapai 56 persen. memang mikro ini yang mendominasi usaha di Indoensia. termasuk koperasi. September 17. pada Kamis (4/11) mengatakan. perkembangan dari usaha mikro ke usaha kecil 12 persen peningkatannya. 2011 at 7:55pm JAKARTA--5/11: Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Syarief Hasan. Ia mengatakan.id . "Kalau itu terjadi. yang paling penting bagi Indonesia adalah bisa mengutamakan pemberdayaan usaha mikro dan kecil. Ia menambahkan. maka dipastikan angka kemiskinan akan turun secara signifikan dan pemerintah sudah mengeluarkan segala macam kebijakan untuk mendorong pemberdayaan UKM.

564 unit usaha mikro. Dengan mencermati data di atas. karena membutuhkan mobilitas tinggi. Namun.773 juta (99. September 17. pada tahun sebelumnya (BPS. Keyakinan ini berdasarkan pada realitas adanya hambatan mobilitas perempuan dalam usaha.86%) dari total jumlah pelaku usaha 40. justru usaha kecil terbukti mampu menjadi penyangga perekonomian rakyat. (BPS. Menurut perhitungan BPS dengan jumlah tersebut usaha mikro mampu menyediakan 99. Namun di saat dunia usaha kritis tersebut. sumbangan terhadap PDB mencapai 63.11% dan memberikan pemasukan sebesar 14. Lebih lanjut. melakukan kegiatan ekonomi “pinggiran” sebagai upaya bertahan hidup.047 (40.002. Kondisi inilah mendorong inisiatif masyarakat.197. Tentu saja jumlah tersebut menunjukkan kontribusi sangat besar usaha mikro terhadap pertumbuhan ekonomi. ternyata berdampak positif untuk mengurangi angka kemiskinan. Nilai strategis lain usaha kecil-mikro adalah kemampuannya menjadi sarana pemerataan kesejahteraan rakyat. setelah usaha tersebut berkembang pengelolaan dan kepemilikan formalnya bergeser pada laki-laki. 2011 at 7:52pm Peran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai penyedia lapangan kerja tidak perlu diragukan lagi. termasuk pemerintah? Saat krisis melanda Indonesia dan Asia pada umumnya. meskipun ukuran unitnya kecil tetapi jumlah banyak memungkinkan orang lebih banyak terlibat untuk menarik manfaat di dalamnya. mengakibatkan dunia usaha terpuruk dan selanjutnya menyeret keterpurukan pada sektor ekonomi yang lain.6% dari jumlah pelaku usaha kecil (BPS 2001). UMKM perempuan masih mengalami banyak permasalahan karena ketidakadilan struktur maupun budaya. biasanya bersifat padat karya sehingga mampu menyerap tenaga kerja yang besar. Karena jumlah besar. khususnya perempuan.04% lapangan kerja Nasional. dan 194. Upaya perempuan mengelola usaha kelas mikro ini nampak pada pertumbuhan secara kuantitatif jumlah pelaku usaha kecil di Indonesia tahun 2001 yang mencapai 40.79%).61 juta. 2000) dari jumlah 2. Mengapa demikian? Dan seperti apa sejatinya dukungan dari banyak pihak. bahkan beberapa pengalaman menunjukkan bahwa usaha yang semula dirintis oleh perempuan. sementara pelaku usaha mikro mencapai 97. bukan pelaku (riil) usaha. Peningkatan unit UMKM wanita atau perempuan. dan angka tersebut diyakini lebih besar lagi mengingat bahwa data tersebut dibuat berdasarkan kepemilikan formal.335 unit usaha kecil.20% di luar non migas. di sektor pengolahan jumlah perempuan pelaku ada 896.137.Dampak Positif UMKM Perempuan Kurangi Angka Kemiskinan by Pusat Informasi Peluang Bisnis Skala Mikro on Saturday. 2001). Meskipun terbukti . maka semakin jelas kontribusi usaha kecil-mikro khususnya perempuan dalam perekonomian keluarga dan Negara secara umum.

kontribusi usaha kecil-mikro Perempuan yang sangat strategis. BPS juga mencatat investasi UMKM yang semakin meningkat.6 juta orang atau 96.8 juta unit usaha yang tergolong UKM. Sebagai wujud dukungannya bagi kaum perempuan. Tentang jumlah otentik koperasi wanita Indonesia hingga akhir 2006. Bahkan usaha kecil-mikro-perempuan masih mengalami banyak permasalahan yang disebabkan ketidak adilan struktur maupun budaya. "Hal itu dilakukan untuk mendorong lahirnya women entrepreneur nasional. Jika memerhatikan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2005 misalnya. Sehingga wajar bila Kementerian Negara Urusan Koperasi dan UKM pun menyajikan aneka program. Kementerian Koperasi dan UKM pun meningkatkan penguatan modal untuk koperasi perempuan sebesar 150% untuk program 2007 dalam upaya meningkatkan jumlah usahawan wanita Indonesia. "Bagi kelompok wanita yang belum tersentuh koperasi di bawah lembaga lain seperti BKKBN. akan kami dorong menjadi koperasi. program bibit kakao. merupakan kontribusi dari 0. 45. ternyata berdampak positif bagi mengurangi angka kemiskinan.78 persen. Sejak program ini dimulai 2004 hingga tahun ini.1 triliun. pada tahun depan setiap kelompok akan menerima bantuan penguatan modal sebesar Rp20 juta. baik oleh pemerintah. maupun keluarga. Dari hasil kajian BPS juga membuktikan jumlah UMKM yang ada hanya mampu memberikan 54.77 persen dari total tenaga kerja di Indonesia. tenaga kerja yang terserap mencapai sebanyak 77. Tahun 2000 jumlah investasi UMKM mencapai Rp 113. Peningkatan unit koperasi wanita. . Kemenkop dan UKM pun mengadakan temu konsultasi pemberdayaan ekonomi perempuan dan pengentasan kemiskinan yang diikuti wakil-wakil daerah. sedangkan sisanya. program penunjang usaha perikanan. Dinas dan UB Depsos. mulai dari program pengembangan pangan dengan sistem bank padi.22 persen dari total produk domestik bruto (PDB) nasional. budi daya dan pengolahan biji jarak.37 triliun. namun belum seimbang dengan perhatian dan pengakuan yang diberikan. dan juga budidaya ternak. khususnya pengelola koperasi. pengembangan usaha penangkapan ikan. angka ini masih perlu ditingkatkan lagi." Terkait dengan hal tersebut. kata Menteri Koperasi dan UKM.01 persen unit usaha skala besar. Memang." ujar Menteri Koperasi dan UKM Drs Suryadharma Ali.400 unit. masih terus dilakukan update data. Data-data itu menunjukkkan adanya harapan di masa depan. Menurut Suryadharma Ali. "Saat ini jumlah koperasi wanita sudah mencapai lebih dari 1." ujarnya. modal penguatan untuk satu kelompok (10 orang) jumlahnya sebesar Rp7.5 juta. investasi UMKM meningkat menjadi Rp 275. Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau populer dengan singkatan UMKM memiliki peran penting dalam hal penyedia lapangan kerja tidak perlu diragukan lagi. dari 44. jambu mete. Tahun 2005.

" katanya. tercatat sekitar 35 persen usaha di sektor UKM dikelola perempuan. Mustofa menegaskan. perizinan.Dukungan daerah Merebaknya semangat kaum perempuan mengelola Usaha Koperasi. untuk sama-sama bekerja sama memajukan usaha yang dikelola perempuan. kegiatan mereka yang masih cenderung informal akan didorong memiliki lembaga formal. Pihaknya mengaku. dan lain sebagainya. mengingat kegiatan perempuan sangat dinamis. selalu mengikuti setiap perkembangan melalui dialog dan turun ke lapangan. tahun ini pemerintah mengalokasikan dana Program Pembiayaan Wanita Usaha Mandiri (P2WUM) Rp 200 miliar bagi 200 koperasi wanita. Dinas KUKM Jabar akan terus mendorong pertumbuhan UKM yang dikelola perempuan.” Untuk itu. Terkait dengan program perempuan. Dengan pelembagaan itu." ujarnya. sulit dilakukan. yakni 53% dari total penduduk Jabar. Kecil dan Menengah nampaknya tidak saja terjadi di kota-kota besar seperti Jakarta. Jumlah perempuan di Jabar cukup dominan. atau himpusan pengusaha. Mustopa Djamaludin. Selain itu. juga akan memudahkan proses pembinaan. seraya melanjutkan. DPRD. "Saya yakin bahwa kegiatan KUKM versi perempuan itu bisa dikembangkan. Di wilayah Provinsi Jawa Barat misalnya. seperti dikatakan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) Jabar. Surabaya. Menurutnya. produk -produk perempuan UKM ternyata belum banyak dipromosikan. terutama dalam mengkomunikasikan berbagai hal antara pelaku KUKM itu sendiri dengan kelembagaan lain. dan pemasaran. Tujuan . "Kami juga akan berupaya mengajak lembaga usaha lain." katanya. pemasaran dan sistem informasi. tugas lain Dinas KUKM Jabar adalah memetakan potensi UKM yang dikelola perempuan sekaligus membentuk jaringan usaha mereka dalam rangka meningkatkan kualitas dan produktivitas.” kata Mustopa Djamaludin. pembentukan jaringan ini sangat penting. asosiasi. akan terus mendukung berbagai upaya Dinas KUKM Jabar dalam rangka pemberdayaan KUKM perempuan. Mikro. perempuan pengusaha di wilayahnya menyumbang 35 persen dari total pengusaha kecil dan menengah di wilayah tersebut sebanyak 7. "Namun manakala perempuan berhadapan dengan kelembagaan. atau pihak ketiga yang membidangi pembiayaan. seperti koperasi. Artinya.4 juta. “Peran perempuan dalam perekonomian Jabar cukup dominan. “Kontribusi perempuan UKM terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) mencapai 39 persen. Anggota Komisi B DPRD Jawa Barat Tetty Kadi Bawono mengatakan perempuan tidak kalah dari segi motivasi dan ketrampilan. Salah satu upaya tersebut antara lain melalui kegiatan pameran produk perempuan UKM. tetapi memang sudah nyaris merata hingga ke pelosok-pelosok pedesaan. dalam semiloka Perkuatan Usaha Mikro Sektor Informal Koperasi dan UKM Perempuan Jawa Barat. Bandung. Apalagi. Untuk itu. kata Tetty. usaha-usaha yang digerakkan kaum perempuan ternyata luar biasa.

peningkatan kemampuan dalam produktifitas dan pemasaran serta dalam pengembangan usaha ekonomi termasuk dalam program-program pemberdayaan masyarakat di berbagai departemen. dan lainlain 6 persen.8 milyar modal bergulir untuk sekitar 200. agaknya semua pihak harus memberikan perhatian lebih besar kepada perempuan melalui penciptaan berbagai peluang usaha. Kepedulian swasta Pihak swasta yang sangat peduli meningkatkan kualitas SDM dan peningkatan keluarga sejahtera.000. meski 64 persennya masih didominasi lakilaki tapi setidaknya maksud dan tujuan yayasan berpihak kepada kaum perempuan sudah dapat respon dari kaum perempuan itu sendiri. Bahkan. khsusnya perempuan untuk menuju kemandirian ini sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat dan bersama bank mitra kerjanya menyalurkan skim kredit adalah Yayasan Damandiri.000 nasabah mitra perbankan.000.program itu meningkatkan kesejahteraan melalui kewirausahaan wanita serta mutu dan kinerja koperasi wanita.000. Skim kreditnya bernama Pundi (Pembinaan Usaha Mandiri) dan Kredit Sudara.or. yaitu 2 bank umum. dan 30 Bank Perkreditan Rakyat. 17 persen jasa.000. HAR (sumber: kbi. melalui penyederhanaan prosedur dan persyaratan. Jika ingin benar-benar memberikan kesempatan maupun persamaan kepada perempuan untuk mengelola UKM. penyaluran kredit mikro ini sudah mencapai Rp 827.000 ditambah sumbangan pemakaman Rp 1.000. 13 persen pertanian. 12 Bank Pembangunan Daerah. Dari sekitar 160 ribu nasabah Pundi dan Sudara yang dibina bank mitra bersama Yayasan Damandiri tercatat 36 persennya adalah perempuan. kepada para nasabah tersebut diberikan pula asuransi kecelakaan „Asuransi Usahakoe‟ merupakan hasil kerja sama Yayasan Damandiri dengan PT Asuransi Bumida. Yang menarik. 4 persen industri pengolahan.id . Bagi nasabah yang mengalami risiko meninggal dunia akibat kecelakaan akan mendapat bantuan untuk keluarganya sebesar Rp 5. khususnya pada akses permodalan UMKM.24 January 2007) . Nasabah yang mengalami risiko cacat tetap akibat kecelakaan akan memperoleh bantuan setinggi-tingginya Rp 5.gemari. Para nasabah Pundi dan Sudara 60 persen bergerak di sektor perdagangan.

Workshop ini menghadirkan pembicara kunci Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Syariefuddin Hasan. Indonesia juga membagikan pengalaman terbaik mendorong pemberdayaan perempuan dalam usaha mikro dan kecil. "Selama ini. Kementerian PP-PA selaku Focal Point ASEAN Commitee in Women menggelar ASEAN Workshop: Praktik Terbaik Pemberdayaan Perempuan di Usaha Mikro dan Kecil pada 14-16 Juni 2011 di Lombok. Dari China. Nguyen Thi Tuyet Minh. dan Vietnam masing-masing diwakili Long Jiang Wen. Kerja sama ini untuk mendukung kewirausahaan perempuan. kebijakan-kebijakan terkait bidang pemberdayaan ekonomi perempuan itu masih belum maksimal. penting mengakui keberadaan mereka itu di arus utama pembangunan. Sehubungan dengan program pemberdayaan ekonomi perempuan. September 17. Karena itu. China Association of Women Entrepreneur. Sri mengatakan." ujar dia. wakil perempuan pengusaha dari China. Sekitar 70 persen sektor informal didominasi usaha perempuan. Philippines Commission on Women. Sekretaris Komite Ekonomi Nasional Indonesia dan Riana Meilia. Kemenneg PP-PA melakukan sejumlah terobosan. Pemilihan tema utama dan topik-topik workshop terkait sharing best-practices negara-negara anggota ASEAN. 15 Jun 2011 Sapariah KONTRIBUSI perempuan pada usaha mikro dan kecil melalui industri rumahan relatif besar. Narasumber lain. Luzmivinda Villanueva. antara lain kesepakatan dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Mikro dan Kecil. 2011 at 7:46pm jakarta | Rabu. Lalu. belum kelihatan. kontribusi mereka itu dari sisi pendataan sensus. dan Vietnam.jurnas. Selama ini. Retno Kustiati Sumber : nasional. yang dianggap memberi kontribusi itu hanya sektor formal.Kontribusi Perempuan pada Usaha Mikro Besar by Pusat Informasi Peluang Bisnis Skala Mikro on Saturday. Filipina. "Jadi prioritas isu bagaimana mengakui keberadaan sektor informal ini menjadi bagian dari pengembangan ekonomi lokal dan nasional. pengusaha mutiara dari Lombok. Vietnam Chamber of Commerce and Industry. Jadi. Sri Danti. Filipina. Dari Indonesia akan diwakili Aviliani. Senin (13/5).com . di Lombok. Nusa Tenggara Barat (NTB)." kata Sekretaris Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP-PA).

yang ditindaklanjuti pembentukan Komnas PKMI pada Agustus 2005. September 17. 2011 at 7:39pm (Jakarta.Kusmuljono mengatakan bahwa kegiatan Komnas PKMI ini merupakan langkah lanjut dari Pencanangan Tahun Keuangan Mikro Indonesia pada Januari 2005 oleh Presiden. di SME'sCo Promotion Centre.8 triliun. "Berbagai kegiatan sosialisasi dan pemberdayaan usaha mikro dan LKM (Lembaga Keuangan Mikro) sampai awal 2008 lahirnya skema KUR di bawah Rp 5 juta per nasabah untuk penguatan permodalan bagi usaha mikro melalui sistem lembaga keuangan.B.Ir.26 persen dari keseluruhan unit usaha di Indonesia.3 persen dengan nilai investasi yang mencapai Rp 369.778 triliun atau 53. instansi pemerintahan pusat dan daerah serta para akademisi dan pakar. Data BPS tahun 2007 menunjukkan bahwa usaha mikro di Indonesia yang beroperasi sebanyak 44. pelaku UMKM. praktisi LKM. Dalam laporannya. yang akrab dipanggil Ical. Ketua (Komnas PKMI) Dr.Kontribusi Usaha Mikro 53. Kontribusi kelompok ini terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai lebih dari Rp 1.5 triliun untuk kredit usaha mikro dengan nilai dibawah Rp 5 juta.S. Jakarta. "Sebanyak Rp 4. .3 Persen Terhadap PDB by Pusat Informasi Peluang Bisnis Skala Mikro on Saturday. Selasa (10/6) siang. MADINA): Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membuka secara resmi pelaksanaan Lokakarya Nasional Memantapkan Pola Linkage Bank-LKM Dalam Upaya Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Melalui KUR Mikro." kata Kusmuljono." kata Aburizal Bakri. Menko Kesra Aburizal Bakrie dalam laporannya mengatakan bahwa Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga awal Juni 2008 ini telah tersalur Rp 7 triliun diserap oleh sekitar 700 ribu nasabah. yang diselenggarakan Komite Nasional Pemberdayaan Keuangan Mikro Indonesia (Komnas PKMI). Lokakarya ini diikuti oleh 700 peserta dari kalangan perbankan Lembaga Keuangan Non-Bank.6 juta unit atau 91.

Menhub Jusman Syafii Djamal.info) Sumber : /www.Selain Menko Kesra.Mallarangeng.madina. turut mendampingi Presiden dalam acara ini. (nnf/pressby.co. Menteri Koperasi dan UKM Suryadharma Ali. serta Jubir Dino Patti Djalal dan Andi A. antara lain.id .

.516 merupakan usaha mikro. Indonesia. Indonesia. "Adapun yang dimaksud dengan usaha mikro menurut Keputusan Menteri Keuangan nomor 40/KMK.06/2003. kabupaten Pekalongan.1195.. Indonesia. "Dari hasil kajian dan data BPS (2000) ditunjukkan bahwa meskipun kebijakan dan program pemberdayaan UKM.611 usaha kecil dan 99. Indonesia. Biro Pusat Statistik.. Pengertian Usaha Mikro. Biro Pusat Statistik. 2-4 Februari "Secara universal pengertian kredit mikro antara lain diantaranya: Adalah definisi yang dicetuskan dalam pertemuan The world Summit on Microcredit di Washington pada tanggal 2-4 Februari 1997 adalah program/kegiatan memberikan pinjaman yang jumlahnya kecil kepada masyarakat miskin untuk kegiatan usaha meningkatkan pendapatan. Biro Pusat Statistik. Indonesia.... 2002. dan untuk referensi nya ditulis seperti ini 11. 2000. . Indonesia. kecil dan menengah sebanyak 42. pada tahun 2003 sekitar 97 % dari seluruh perusahaan di Indonesia Merupakan Usaha Mikro. Nomor 40/KMK. kontribusi PDB.. Baitul Tamwil Muhammadiyah. Yang diperoleh dari hal 3. 2003.. . 2.516. ^ Triyono dan Siti Aedah Pengembangan Pengelolaan Wirausaha-Universitas Indonesia (Jakarta: 2004)." diperoleh dari halaman 20. 4.195. sementara keseluruhan usaha mikro. Indonesia." diperoleh dari halaman 18 dari artikel.. Indonesia.. 9. Biro Pusat Statistik. Pemanfaatan Dana Perbankan oleh Usaha Mikro. 7. Indonesia. Indonesia.. 3. Indonesia..44 juta. The world Summit on Microcredit. -------. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor : 3274). Biro Pusat Statistik. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor : 3502)..06/2003 tanggal 29 Januari 2003. "Berdasarkan kriteria BPS. 1997. Washington. ^Koperasi Simpan Pinjam. 6. ^Undang-Undang Republik Indonesia Nomor : 5 Tahun 1984 tentang Perindustrian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1984 Nomor : 22. yaitu 41.195. ^ Tambunan. -------.. Yang diperoleh dari halaman 1. ^Undang-Undang Republik Indonesia Nomor : 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor : 116.99 persen di antaranya atau 40.8 juta dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 30 % dengan tenaga kerja 71. jumlah usaha kecil di Indonesia tahun 2002 sebanyak 40.. 10.. ^ BPS Jumlah usaha kecil di Indonesia (Indonesia 2002). usaha mikro 40." diperoleh dari halaman 17. Koperasi Simpan Pinjam." yang diperoleh dari halaman 17.. Keputusan Menteri Kuangan. Biro Pusat Statistik. Togap dan Paruhuman Nasution Deputi Bidang Pengkajian Sumberdaya UKMK (Jakarta: 2005).REFERENSI KAJIAN USAHA KOPERASI DAN UKM 1.. "Menurut data Biro Pusat Statistik (BPS).5 juta usaha dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 57 %. 5.. 8. 2003.. pemberian pinjaman untuk mengurus diri sendiri dan keluarganya." yang diperoleh dari halaman 13. Yang diperoleh dari hal 3. Keputusan Menteri Keuangan.