MAKALAH HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BERDASARKAN UUD 1945

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah puji syukur saya panjatkan kepada Allah SWT yang masih memberikan nafas kehidupan, sehingga saya dapat menyelesaikan pembuatan makalah ini dengan judul “Hak dan Kewajiban WNRI berdasarkan UUD 1945”. Makalah ini dibuat untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Dalam makalah ini membahas tentang pengertian hak, pengetian kewajiban, pengertian warga negara, asas kewarganegaraan dan hak kewajiban WNRI berdasarkan UUD 1945.Akhirnya saya sampaikan terima kasih atas perhatiannya terhadap makalah ini, dan penulis berharap semoga makalah ini bermanfaat bagi diri saya sendiri dan khususnya pembaca pada umumnya. Tak ada gading yang tak retak, begitulah adanya makalah ini. Dengan segala kerendahan hati, saran-saran dan kritik yang konstruktif sangat saya harapkan dari para pembaca guna peningkatan pembuatan makalah pada tugas yang lain dan pada waktu mendatang.

Bekasi, 10 Februari 2011

DAFTAR ISI

Kata Pengantar………………………………..……………………………………i Daftar Isi…………………………………………………………………………..ii Bab I : A) Pendahuluan……………………………………………………………1 B) Tujuan Penulisan……………………………………………………….1 C) Rumusan Masalah……………………………………………………...2 D) Sistematika Penulisan………………………………………………….2 Bab II : Pembahasan A) Pengertian Hak, Kewajiban dan Warga Negara…..……………...........3

. Dengan demikian mereka menanyakan hak-hak mereka...7 Bab III : Penutup A) Kesimpulan………………………………………………………….………3 B) Asas Kewarganegaraan………………………......………3 3) Pengertian Warga Negara.. akan tetapi mereka tidak mau menunaikan kewajibannya sebagai warga negara. mereka tidak mau tahu dikala hak paten seni-seni kebudayaan Indonesia dibajak dan diakui oleh negara lain.…………………..…………………. ada juga orang-orang yang benar-benar hak mereka sebagai warga negara telah didapat.………………………4 C) Hak dan Kewajiban WNRI berdasarkan UUD 1945.. tidak mengobati penyakit yang dideritanya dan lain sebagainya yang menggambarkan seakan-akan pemerintah tidak melihat penderitaan yang dirasakan mereka.………3 2) Pengertian Kewajiban ………….…………....…………………... dan bahkan mereka mengambil dan mencuri hak-hak rakyat jelata demi kepentingan perutnya sendiri.9 B) Saran…………………………………………………………………... akankah hak-hak mereka diabaikan begitu saja. Mereka tidak mau membela negaranya diakala hak-hak negeri ini dirampas oleh negara sebrang.…..….. Dalam artian pemerintah tidak membantu untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya.. . tidak memperdulikan pendidikan dirinya dan keluraganya..10 Referensi…………………………………………………………………………11 BAB I PENDAHULUAN A.…………. atau jangan-jangan hal semacam itu memang bukan hak mereka? kalau memang bantuan pemerintah kepada mereka itu adalah hak yang harus diterima mereka mengapa bantuan itu belum juga datang? Selain mereka yang merasa hak-haknya sebagai warga negara belum didapat. LATAR BELAKANG Ada sebagian masyarakat yang merasa dirinya tidak tersentuh oleh pemerintah.1) Pengertian Hak ………….

akankan ini terjadi karena kekurang pahaman masyarakat tentang Hak dan Kewajibannya sebagai warga negara? Atau mereka paham tentang itu. BAB II : PENUTUP menyajikan kesimpulan dan saran. akan tetapi karena memang hawa nafsu Syaithoniyah-nya telah menguasai akal pikirannya sehingga tertutup kebaikan di dalam jiwanya. RUMUSAN MASALAH Adapun yang kami jelaskan di sini rumusan masalahnya sebagai berikut: 1. tujuan penulisan. Asas Kewarganegaraan. TUJUAN PENULISAN Adapun tujuan penulisan Makalah ini adalah: 1. B. Pasal berapa pada UUD 1945 yang membahas tentang hak dan kewajiban WNRI? D. 3. Hak dan Kewajiban WNRI berdasarkan UUD 1945. Apa pengertian hak. Siapa saja yang bisa dikatakan sebagai warga negara Indonesia? 3. Untuk memberikan pengetahuan kepada para pembaca tentang Hak dan Kewajiban WNRI berdasarkan UUD 1945. SISTEMATIKA PENULISAN Makalah ini disusun dengna sistematika pembahasan yang meliputi: BAB I : PENDAHULUAN Menyajikan latar belakang masalah. kewajiban dan warga negara? 2. rumusan masalah dan sistematika penulisan.Sungguh masih banyak sekali fenoma-fenoma yang menimpa negeri ini. Pengertian Warga Negara. BAB II : PEMBAHASAN Membahas tentang Hak dan Kewajiban Warga Negara Sebagai Anggota Masyarakat yang meliputi: Pengertian Hak. . Untuk mempelajari tentang Hak dan Kewajiban Warga Negara Sebagai Anggota Masyarakat. Apa hak dan kewajiban warga negara sebagai anggota masyarakat? 4. Untuk memenuhi tugas mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. C. 2. Pengertian Kewajiban.

Notonagoro mendefinisikannya sebagai berikut: “Hak adalah kuasa untuk menerima atau melakukan suatu yang semestinya diterima atau dilakukan melulu oleh pihak tertentu dan tidak dapat oleh pihak lain manapun juga yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa olehnya. . Contohnya: hak mendapatkan pengajaran. KEWAJIBAN DAN WARGA NEGARA 1) Pengertian Hak Hak adalah Sesuatu yang mutlak menjadi milik kita dan penggunaannya tergantung kepada kita sendiri. membayar SPP atau melaksanakan tugas yang diberikan guru dengan sebaikbaiknya dan sebagainya. Dr. 3) Pengertian Warga Negara Warga Negara adalah penduduk yang sepenuhnya dapat diatur oleh Pemerintah Negara tersebut dan mengakui Pemerintahnya sendiri. Dr. Adapun Prof. Notonagoro). Contohnya : melaksanakan tata tertib di sekolah. hak mendapatkan nilai dari guru dan sebagainya. PENGERTIAN HAK. diperkenankan mempunyai tempat tinggal pokok (domisili) dalam wilayah negara itu. Adapun pengertian penduduk menurut Kansil adalah mereka yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu yang ditetapkan oleh peraturan negara yang bersangkutan. Sedangkan Kewajiban adalah Sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab. 2) Pengertian Kewajiban Wajib adalah beban untuk memberikan sesuatu yang semestinya dibiarkan atau diberikan melulu oleh pihak tertentu tidak dapat oleh pihak lain manapun yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa oleh yang berkepentingan (Prof.BAB II HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA SEBAGAI ANGGOTA MASYARAKAT A.

Hak Opsi : ialah hak untuk memiliki kewarganegaraan (pelaksanaan stelsel aktif). 2. . Kedua prinsip kewarganegaraan ini digunakan secara bersama dengan mengutamakan salah satu. meskipun orang tuanya bukan warga negara dari negara tersebut. Konflik antara Ius Soli dan Ius Sanguinis akan menyebabkan terjadinya kewarganegaraan rangkap (bi-patride) atau tidak mempunya kewarganegaraan sama sekali (a-patride). Berdasarkan kriterium ini. digunakan 2 kriterium. Di indonesia. seseorang memperoleh kewarganegaraan suatu negara berdasarkan asas kewarganegaraan orang tuanya. Naturalisasi atau pewarganegaraan. Berhubungan dengan itu. Pelaksanaan selanjutnya dari pasal 26 UUD 1945 ini diatur dalam UU nomor 62 Tahun 1958 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. yaitu stelsel aktif dan stelsel pasif. seseorang memperoleh kewarganeraannya berdasarkan negara tempat di mana dia dilahirkan. Di dalam asas ini.B. yang pasal 1-nya menyebutkan: Warga Negara Republik Indonesia adalah: . Kriterium kelahiran. yaitu: a) Kriterium kelahiran menurut asas keibubapaan atau disebut pula Ius Sanguinis. Di dalam asas ini. yaitu: (1) Yang menjadi warga negara ialah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara. Pelaksanaan kedua stelselo ini kita bedakan dalam: . ialah hak untuk menolak kewarganegaraan (pelaksana stelsel pasif). siapa-siapa yang menjadi warga negara telah disebutkan di dalam pasal 26 UUD 1945. ASAS KEWARGANEGARAAN Adapun untuk menentukan siapa-siapa yang menjadi warga negara. maka untuk menentukan kewarga negaraan seseorang digunakan 2 stelsel kewarganegaraan (di samping kedua asas di atas). adalah suatu proses hukum yang menyebabkan seseorang dengan syarat-syarat tertentu mempunyai kewarganeraan negara lain. yaitu: 1. masih dibedakan lagi menjadi 2. tetapi tanpa meniadakan yang satu. di manapun ia dilahirkan.Hak Reputasi. b) Kriterium kelahiran menurut asas tempat kelahiran atau Ius Soli. (2) Syarat-syarat mengenai kewarganeraan ditetapkan dengan undang-undang.

c) Karena dikabulkan permohonan. 62 Tahun 1958 ini dikatakan bahwa kewarganegaraan RI diperoleh: a) Karena kelahiran. Orang-orang yang berdasarkan perundang-undangan dan/atau perjanjian-perjanjian dan/atau peraturan-peraturan yang berlaku sejak Proklamasi 17 Agustus 1945 sudah warga negara Republik Indonesia. Orang yang memperoleh kewarganegaraan RI menurut aturan undang-undang ini. seorang warga negara RI. i. . Orang yang lahir di dalam wilayah RI. Orang yang pada waktu lahirnya mempunyai hubungan hukum kekeluargaan dengan ayahnya. atau sebelum ia kawin pada usia di bawah umur 18 tahun. apabila ia pada waktu itu tidak mempunyai hubungan hukum kekeluargaan dengan ayahnya.a. Seseorang yang diketemukan di dalam wilayah RI selama tidak diketahui kedua orang tuanya. d) Karena pewarganegaraan. f. dengan pengertian bahwa kewarganegaraan karena RI tersebut dimulai sejak adanya hubungan hukum kekeluargaan ini diadakan sebelum orang itu berumur 18 tahun. Anak yang lahir dalam 300 hari setelah ayahnya meninggal dunia. g) Karena pernyataan. b) Karena pengangkatan. d. Orang yang pada waktu lahirnya ibunya warga negara RI. e. g. jika ayahnya tidak mempunyai kewarganegaraan atau selama tidak diketahui kewarganegaraan ayahnya. h. Orang yang lahir di dalam wilayah RI yang pada waktu lahirnya tidak mendapat kewarganegaraan ayah atau ibunya itu. Selanjutnya di dalam Penjelasan Umum UU No. e) Karena atau sebagai akibat dari perkawinan. b. Orang yang pada waktu lahirnya ibunya warga negara RI. apabila ayah itu pada waktu meninggal dunia warga negara RI. Orang yang lahir di dalam wilayah RI selama kedua orang tuanya tidak diketahui. j. jika kedua orang tuanya tidak mempunyai kewarganegaraan atau selama kewarganegaraan kedua orang tuanya tidak diketahui. f) Karena turut ayah/ibunya. c.

Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak : “Tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan” (pasal 27 ayat 2). Hubungan hukum kekeluargaan antara ibu dan anak selalu mengadakan hukum secara yuridis.Selanjutnya di dalam Penjelasan Pasal 1 UU Nomor 62 Tahun ini disebutkan: b. atau segala hal yang berhubungan dengan warga negara. Sudah selayaknya keturunan warga negara RI adalah WNI. • Bukan Penduduk. . Hak Warga Negara Indonesia : .”(pasal 28A). c.Hak untuk hidup dan mempertahankan kehidupan: “setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya. Penduduk adalah warga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia. C. Anak baru turut kewarganegaraan ayahnya. Sebagaimana telah diterangkan di atas dalam bab I huruf a yang menentukan status anak ialah ayahnya. . dan 2) Formil dan Materiil. d. maka barulah ibunya yang menentukan status anak itu. Apabila tidak ada hubungan hukum kekeluargaan dengan ayahnya atau apabila ayahnya tidak mempunyai kewarganegaraan ataupun (selama) tidak diketahui kewarganegaraannya. adalah orang-orang asing yang tinggal dalam negara bersifat sementara sesuai dengan visa • Istilah Kewarganegaraan (citizenship) memiliki arti keanggotaan yang menunjukkan hubungan atau ikatan antara negara dengan warga negara. HAK DAN KEWAJIBAN WNRI BERDASARKAN UUD 1945 • Menurut pasal 26 ayat (2) UUD 1945. maka ia tidak turut kewarganegaraan ayahnya.Hak untuk membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah (pasal 28B ayat 1). Pengertian kewarganegaraan dapat dibedakan dalam arti : 1) Yuridis dan Sosiologis. dan e. setelah ayah itu mengadakan hubungan hukum kekeluargaan dan apabila hubungan hukum itu baru diadakan setelah anak itu menjadi dewasa. Menjalankan ius soli supaya orang-orang yang lahir di Indonesia tidak ada yang tanpa kewarganegaraan. .

ilmu pengetahuan dan teknologi..(pasal 28D ayat 1). bangsa. Pasal 27 ayat (3) UUD 1945 menyatakan : setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara”.Wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang. tumbuh.hak beragama. Kewajiban Warga Negara Indonesia : . jaminan. . seni dan budaya demi meningkatkan kualitas hidupnya demi kesejahteraan hidup manusia.Wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara. nilai-nilai agama. (pasal 28C ayat 2).Wajib menaati hukum dan pemerintahan. dan negaranya.Wajib menghormati hak asasi manusia orang lain. hak untuk tidak diperbudak.Hak atas pengakuan.Hak untuk mengembangkan diri dan melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya dan berhak mendapat pendidikan. “Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup. keamanan.Hak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat.Hak atas kelangsungan hidup. Pasal 28J ayat 1 mengatakan : Setiap orang wajib menghormati hak asai manusia orang lain . dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di depan hukum. Pasal 27 ayat (1) UUD 1945 berbunyi : segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya.Hak untuk mempunyai hak milik pribadi Hak untuk hidup. (pasal 28I ayat 1). dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun.setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dengan maksud untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral. dan Berkembang” . hak untuk diakui sebagai pribadi di hadapan hukum. . hak untuk tidak disiksa. . (pasal 28C ayat 1) . dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis. perlindungan. .” . Pasal 28J ayat 2 menyatakan : “Dalam menjalankan hak dan kebebasannya. hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani.

KESIMPULAN Hak adalah Sesuatu yang mutlak menjadi milik kita dan penggunaannya tergantung kepada kita sendiri. Adapun pengertian penduduk menurut Kansil adalah mereka yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu yang ditetapkan oleh peraturan negara yang bersangkutan. 2. ikut andil dalam mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang positif yang bisa memajukan bangsa ini. Kedua harus menyatu. Naturalisasi atau pewarganegaraan. 2. Pasal 30 ayat (1) UUD 1945.. b) Kriterium kelahiran menurut asas tempat kelahiran atau Ius Soli. Warga Negara adalah penduduk yang sepenuhnya dapat diatur oleh Pemerintah Negara tersebut dan mengakui Pemerintahnya sendiri. adalah suatu proses hukum yang menyebabkan seseorang dengan syarat-syarat tertentu mempunyai kewarganeraan negara lain. maka kita juga harus menenuaikan kewajiban kita kepada negara seperti: membela negara. Sedangkan Kewajiban adalah Sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab. BAB III PENUTUP A. Berdasarkan kriterium ini. menyatakan: “tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. Kriterium kelahiran. digunakan 2 kriterium. . yaitu: 1. masih dibedakan lagi menjadi 2. Hak dan Kewajiban Warga Negara Indonesia Hak kewajiban warga negara Indonesia tercantum dalam pasal 27 sampai dengan pasal 31 UUD 1945. maksudnya dikala hak-hak kita sebagai warga negara telah didapatkan. Adapun untuk menentukan siapa-siapa yang menjadi warga negara.Wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.” HAK DAN KEWAAJIBAN WARGA NEGARA : 1. yaitu: a) Kriterium kelahiran menurut asas keibubapaan atau disebut pula Ius Sanguinis. diperkenankan mempunyai tempat tinggal pokok (domisili) dalam wilayah negara itu. Wujud Hubungan Warga Negara dengan Negara Wujud hubungan warga negara dan negara pada umumnya berupa peranan (role).

Dengan demikian.Si. Pasal 30 (1) : Tiap-tiap warga negara berhak ikut serta dalam usaha pembelaan negara. SARAN Dengan ditulisnya makalah yang menjelaskan tentang Hak dan Kewajiban Warga Negara Sebagai Anggota Masyarakat ini. Pasal 30 (1) : Tiap-tiap warga negara berhak ikut serta dalam usaha pembelaan negara. M. Di samping adanya pasal-pasal yang menyebutkan tentang hak-hak warga negara. aman dan sejahtera. H. Arifin Noor. Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Perguruan Tinggi. H.S. ISD (Ilmu Sosial Dasar) Untuk UIN. B.. kemakmuran.wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya. . H. negeri ini akan maju dan penuh dengan keadilan. Kaelani. kita bisa memperjuangkannya. dan Drs. Pustaka Setia: Bandung 2007. DR. maka sepatutnya kita menjalankan kewajiban kita sebagai warga negara. REFERENSI Drs. Prof. M. Pasal 31 (1) : Tiap-tiap warga negara berhak mendapatkan pengajaran.M. jika hak-hak sebagai warga negara telah kita terima.. Penerbit Paradigma: Yogyakarta 2007. Begitu juga sebaliknya.. adapun bunyinya sebagai berikut:. di UndangUndang Dasar juga terdapat di dalamnya tentang kewajiban-kewajiban kita warga negara sebagai anggota masyarkat.Hak-Hak kita warga negara sebagai anggota masyarakat telah tercantum dalam Undang-Undang Dasar sebagai berikut: Pasal 27 (2) : Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupannya yang layak bagi kemanusiaan. STAIN. Achmad Zubaidi. Pasal 27 (1) : Segala Warga negara. semoga kita semua bisa benar-benar memahami tentang apa yang seharusnya kita dapatkan sebagai warga negara di negeri ini. jika ada hak-hak yang belum kita dapatkan.. Sehingga. PTAIS Semua Fakultas dan Jurusan Komponen MKU.

com/node/3291 .indoskripsi.http://www.pdfhttp://netsains.com/2010/03/07/hak-dan-kewajibanwarga-negara-indonesia-dengan-uud-45/ http://one.wordpress. http://heyratna.com/2009/07/mengembali kan-hak-hak-warga-negara/ .infid.org/newinfid/files/penggusurandki.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful