P. 1
Pengertian Aborsi

Pengertian Aborsi

|Views: 418|Likes:
Published by Marizky Spinmoulder

More info:

Published by: Marizky Spinmoulder on Apr 17, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/11/2014

pdf

text

original

Pengertian Aborsi Aborsi (abortus) atau pengguguran kandungan dimaksudkan sebagai tindakan untuk mengakhiri kehamilan atau hasil

konsepi sebelum janin dapat hidup di luar kandungan. aborsi selalu merujuk kepada penghentian atau pembunuhan janin yang belum lahir. sedangkan teknik aborsi dapat dilakukan melalui : 1. curettage and dilatage (C & D) 2. dengan melebarkan mulut rahim kemudian janin dikiret dengan alat tertentu 3. dengan aspirasi atau penyedotan isi rahim 4. dan melalui operasi (hystertotomi). abortus dapat terjadi karena ketidaksengajaan (spontaneous abortus) dan terjadi karena disengaja (abortus provocatus atau induced pro abortion) aborsi yang disengaja terbagi ke dalam dua macam : a. abortus artificialis therapicus yakni aborsi dilakukan oleh dokter ahli atas dasar pertimbangan medis. misalnya jika dilakukan aborsi akan membahayakan ibu abortus provocatus criminalis, yaitu aborsi yang dilakukan tanpa adanya dasar indikasi medis. misalnya untuk meniadakan hasil “hubungan gelap” atau kehamilan yang tidak dikehendaki http://id.shvoong.com/medicine-and-health/genetics/2071366-pengertian-aborsi/

Hukum Aborsi Bagian II Berdasarkan hal ini, dapat disimpulkan bahwa aborsi memang merupakan problem sosial yang terkait dengan paham kebebasan (freedom/liberalism) yang lahir dari paham sekularisme, yaitu pemisahan agama dari kehidupan (Abdul Qadim Zallum, 1998). Terlepas dari masalah ini, hukum aborsi itu sendiri memang wajib dipahami dengan baik oleh kaum muslimin, baik kalangan medis maupun masyarakat umumnya. Sebab bagi seorang muslim, hukum-hukum Syariat Islam merupakan standar bagi seluruh perbuatannya. Selain itu keterikatan dengan hukum-hukum Syariat Islam adalah kewajiban seorang muslim sebagai konsekuensi keimanannya terhadap Islam. Allah SWT berfirman: “Maka demi Tuhanmu, mereka pada hakikatnya tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu (Muhammad) sebagai pemutus perkara yang mereka perselisihkan di antara mereka.” (Qs. an-Nisaa` [4]: 65). “Dan tidak patut bagi seorang mu`min laki-laki dan mu`min perempuan, jika Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka.” (Qs. al-Ahzab [33]: 36). Sekilas Fakta Aborsi Aborsi secara umum adalah berakhirnya suatu kehamilan (oleh akibat-akibat tertentu) sebelum buah kehamilan tersebut mampu untuk hidup di luar kandungan. (JNPK-KR, 1999) (www.jender.or.id) Secara lebih spesifik, Ensiklopedia Indonesia memberikan pengertian aborsi sebagai berikut: “Pengakhiran kehamilan sebelum masa gestasi 28 minggu atau sebelum janin mencapai berat 1.000 gram.” Definisi lain menyatakan, aborsi

Aborsi Spontan/ Alamiah atau Abortus Spontaneus 2. Sebagai contoh. Aborsi Buatan/ Sengaja atau Abortus Provocatus Criminalis 3. Aborsi tidak hanya merugikan manusia di dalam seorang wanita. Bahwa manusia di dalam seorang wanita yang tidak dapat berbicara untuk dirinya sendiri memiliki hak untuk dilahirkan. Wanita kemudian mempunyai hak untuk mengasuh anak atau menempatkannya untuk adopsi. yaitu: 1. calon ibu yang sedang hamil tetapi mempunyai penyakit darah tinggi menahun atau penyakit jantung yang parah yang dapat membahayakan baik calon ibu maupun janin yang dikandungnya.shvoong. Manusia adalah satu-satunya yang membunuh anaknya saat masih belum lahir. Jika aborsi tidak salah. Wanita memang memiliki hak. jika bayi dalam seorang wanita bukanlah bayi mengapa seorang wanita yang telah melakukan aborsi berduka setelahnya.com/law-and-politics/law/1964599-hukum-aborsi-bagian-ii/ Pilih Aborsi Sama Dengan Membunuh Ada segenap kehidupan yang terbentuk di dalam rahim. Tidak seorang pun memiliki hak untuk membunuh seorang manusia. jadi mengapa kita membiarkan pembunuhan seorang manusia yang sedang berkembang dengan potensinya. Edisi 3. Mengapa dianggap benar bagi Pemerintah kita untuk mengeluarkan undang-undang yang menentukan kehidupan itu berharga? Janin adalah manusia dan jika tidak diaborsi akan tumbuh menjadi orang dewasa yang berfungsi penuh jika diberi hak untuk hidup. halaman 260). Kebanyakan disebabkan karena kurang baiknya kualitas sel telur dan sel sperma. Aborsi merupakan suatu proses pengakhiran hidup dari janin sebelum diberi kesempatan untuk bertumbuh (Kapita Seleksi Kedokteran. tetapi juga wanita itu sendiri. bayi yang ia aborsi.adalah pengeluaran hasil konsepsi pada usia kehamilan kurang dari 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram. Aborsi terapeutik / Abortus Provocatus therapeuticum adalah pengguguran kandungan buatan yang dilakukan atas indikasi medik. Dari mana ibu mendapatkan hak untuk membunuh . Aborsi buatan/ sengaja/ Abortus Provocatus Criminalis adalah pengakhiran kehamilan sebelum usia kandungan 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram sebagai suatu akibat tindakan yang disengaja dan disadari oleh calon ibu maupun si pelaksana aborsi (dalam hal ini dokter. Dia berduka atas hilangnya nyawa.genetik2000. jika dibiarkan hidup. hak untuk mengandung. http://id. Betapa masyarakat telah menjadi abadi. Tetapi ini semua atas pertimbangan medis yang matang dan tidak tergesa-gesa (www. Dalam dunia kedokteran dikenal 3 macam aborsi. Aborsi Terapeutik/ Medis atau Abortus Provocatus Therapeuticum Aborsi spontan/ alamiah berlangsung tanpa tindakan apapun. akan menyebabkan kelahiran bayi manusia. Karena janin adalah manusia. bidan atau dukun beranak).com).

Pembunuhan: melanggar hukum pembunuhan berencana seorang manusia oleh manusia 2. Pembunuhan: Pembunuhan tidak sah seorang manusia oleh manusia yang lain Oleh karena itu membunuh janin adalah pembunuhan. tentu saja. termasuk di dalamnya seks bebas.shvoong. 4. aborsi dikategorikan sebagai tindakan yang melanggar hukum. Embrio: organisme manusia yang sedang berkembang sejak 4 hari setelah pembuahan sampai akhir minggu kedelapan. Memilih aborsi kehidupan berarti menghentikan jantung yang berdetak. sejak sekitar tujuh sampai delapan minggu perkembangan sampai kelahiran. orang mudah bermain-main . Halaman 1 dari 2 Di Indonesia. Lebih lanjut tentang: Pilih Aborsi Sama Dengan Membunuh http://id. Janin bayi yang belum lahir.com/lifestyle/family-and-relations/2062705-pilih-aborsi-sama-denganmembunuh/ SUARA MERDEKA Kasus Aborsi Kian Mencemaskan Ditulis Oleh Gendhotwukir 01-05-2008. merupakan akibat langsung maupun tidak langsung dari kemajuan tehnologi. tidak berarti Indonesia telah benar-benar bebas dari tindak anti-kehidupan ini. kasus aborsi dari hari ke hari kian marak. Internet secara langsung maupun tidak langsung menjadi salah satu sebab meningkatnya kasus aborsi. Gelombang globalisasi menjadikan dunia yang luas ini semacam pedesaan kecil. Ini. 1. Bayi adalah manusia yang hidup dan tumbuh sejak tahap paling awal. di samping adanya pergaulan yang kian bebas. Membunuh untuk menghilangkan kehidupan 5. Dengan kemajuan tehnologi. Justru. Sebelum waktu itu dianggap sebagai embrio. Apa yang Alkitab katakan? Alkitab dengan jelas mengidentifikasi bayi yang belum lahir sebagai manusia yang hidup. Meski demikian. Sejak saat pembuahan. 3. Segala hal bisa diketahui dalam waktu cepat.manusia di dalam dirinya? Aborsi menempatkan kepentingan pribadi dan kenyamanan wanita di atas nilai kehidupan manusia di dalam dirinya.

Jumlahnya sangat besar. Dr. dia tidak akan pernah menjadi makhluk hidup sebab apa yang terjadi sesudah pembuahan bukanlah menciptakan lagi sesuatu melainkan memperkembangkan apa yang sudah ada di dalam diri satu sel zigot itu. meski aborsi telah jelas-jelas dilarang. Oleh sebab itu. sebuah lembaga yang memberikan perhatian atas kasus aborsi. minimnya kesadaran para pelaku aborsi akan arti dan hak atas kehidupan. Data ini cukup mengejutkan. Hidup manusia sudah ditentukan sejak terjadinya pembuahan karena hidup merupakan proses keberlangsungan yang sejak awalnya memang sudah berupa kehidupan. Dengan ini semakin jelas. Hak hidup adalah hak asasi yang paling mendasar. janin sudah mempunyai hak untuk hidup yang harus dihormati dan dijaga oleh manusia lainnya. Kusmaryanto. CB. Tidak tepat pula isi Deklarasi HAM oleh PBB pada tanggal 10 Desember 1948 yang mengatakan bahwa setiap orang mempunyai hak untuk hidup. Hak atas hidup lantas menjadi syarat utama ketika membicarakan perihal hak asasi manusia. Seorang ahli Bioetika dari Yogyakarta. SCJ merumuskan hak hidup secara tepat yaitu hak untuk hidup bukanlah hak untuk mendapatkan (hidup). Hidup adalah pilar utama untuk dapat merealisasikan nilai-nilai lainnya. Kehidupan baru sebagai individu tidak datang dari sesuatu yang tidak ada (creatio ex nihilo). Jawaban ini tentu saja menyesatkan apalagi kalau itu kita dengar dari seorang tenaga medis yang memang minim pengetahuannya. bebas dan keamanan pribadi. Menurut Forum Komunikasi Penyayang Kehidupan (FKPK). termasuk oleh majelis-majelis keagamaan. yang berdiri sejak 29 Agustus 1998. hidup manusia terjadi setelah selesainya proses pembuahan. Sejak selesainya proses pembuahan. tindak aborsi juga termasuk kategori tindak pembunuhan karena ada aksi . tidak benar pembelaan yang mengatakan bahwa sejak terjadinya pembuahan sampai pada umur tertentu sel tersebut tidak dimanusiakan atau bahkan ada yang mengatakan itu hanya gumpalan darah dan daging saja. berbagai gerakan menolak tindak aborsi pun gencar dikampanyekan. tetapi hak untuk bebas dari ancaman yang membahayakan atau menghilangkan hidup. Hak-hak asasi yang lainnya hanya dimungkinkan pada seseorang kalau seseorang itu hidup. Menurut data-data biologi. Tentu saja ada banyak faktor yang melatarbelakanginya. Hal ini berlaku juga bagi janin. Salah satunya.dengan seksualitasnya yang lantas mengakibatkan semakin banyak terjadi kehamilan yang tidak dikehendaki dan yang berakibat pada aborsi. baik oleh pasangan suami-istri yang tidak menginginkannya maupun oleh perempuan atau pasangan yang belum menikah. Kalau sel ini bukan makhluk hidup. tetapi dari perjumpaan ovum dan sperma yang membentuk suatu sel baru. Rumusan ini memunculkan kesan seolah-olah hak untuk hidup keberadaan disejajarkan dengan hak bebas dan keamanan pribadi. setiap tahun ada sekitar 2 juta janin digugurkan. Tidaklah tepat apabila hak-hak asasi lainnya disejajarkan dengan hak untuk hidup.

"Peran keluarga dalam mendidik putraputrinya sangat penting. Selain itu survei Komnas Perlindungan Anak menyebutkan. Augistin Jerman. "Dalam survai itu juga disebutkan sebanyak 62." kata Wali Kota Cilegon.7 persen remaja SMP sudah tidak perawan lagi. HIV dan Aids serta Napza. selaku pemerintah dan pribadi Iman bangga dengan kegiatan yang dilakukan oleh BKBPP selaku panitia penyelenggara acara ajang kreatifitas pusat informasi konseling (PIK) Remaja Kota Cilegon tahun 2010. 21. . CyberNews. 93." katanya.merampas dan tidak melindungi kehidupan sejak pembuahan.7 persen remaja Indonesia pernah melakukan ciuman.2 % Remaja Indonesia Pernah Aborsi Cilegon. seiring dengan permasalahannya yang kompleks." katanya menjelaskan. menemukan remaja kita sudah melakukan perbuatan yang melanggar norma kehidupan. 97 persen remaja SMP dan SMA pernah menonton film porno. Perhatian terhadap remaja saat ini harus lebih ditingkatkan lagi. "Disadari atau tidak. Tb Iman Ariyadi saat memberikan sambutan dalam acara ajang kreatifitas PIK-Remaja di gedung negara rumah dinas wali kota. selain itu juga lingkungan sekolah. Wali Kota sangat berharap kepada semua lapisan untuk melakukan pengawasan terhadap remaja saat ini. sebanyak 21. suara merdeka 23 Oktober 2010 | 23:20 wib wow. akibat hubungan di luar nikah dengan teman dekatnya.2 persen remaja di Indonesia mengaku pernah melakukan aborsi. "Menurut survei yang dilakukan oleh Komnas Perlindungan anak di 33 provinsi. Dengan adanya survai tersebut. Sabtu (23/10). Hasil survai yang dilakukan oleh Komnas Perlindungan Anak. * Gendhotwukir dari Komunitas Merapi dan pernah pengenyam pendidikan di Philosophisch-Theologische Hochschule St. bahwa remaja merupakan kelompok resiko tinggi dan sangat rentan terhadap masalah seksualitas. Oleh sebab itu." katanya menambahkan. Semoga dari hari ke hari kita semakin terpanggil untuk semakin menghargai kehidupan. dari Januari sampai Juni tahun 2008 lalu. kehamilan yang tidak dikehendaki serta penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual.

Rycko mengatakan. Selain itu. tempat tinggal wanita tersebut. Saat ini. "Besok kalau tidak ada halangan. Pihak Kepolisian kemudian menangkap dr O dan suster yang biasa membantunya serta melakukan pembongkaran dan pemeriksaan di Warakas. di kamar kos wanita tersebut juga ditemukan surat dari sebuah klinik di Bekasi yang menyatakan bahwa wanita tersebut sudah mengandung. Setelah melakukan interogasi dan pemeriksaan termasuk kamar kosnya. KAMIS — Sampai saat ini. Barang bukti tersebut saat ini telah dibawa ke RS Pusat Polri Sukanto untuk diperiksa. Polisi juga telah mengamankan barang bukti yang diduga digunakan untuk melakukan praktik aborsi berupa seperangkat USG dan satu alat penyedot. dari penuturan warga sekitar. "Berdasarkan informasi kemudian kami melakukan langkah-langkah penegakan hukum dengan membuntuti seorang wanita yang baru saja keluar dari klinik tersebut sampai ke arah Bekasi. Sementara itu. Wanita yang tidak disebutkan inisialnya itu disebutkan kelahiran tahun 1984. Melalui wanita itulah pihak kepolisian menjerat praktik aborsi ilegal. polisi sudah melakukan pemeriksaan terhadap dua dari tiga septic tank yang diduga menjadi tempat pembuangan janin hasil aborsi. polisi telah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus aborsi ilegal yang dilakukan sebuah klinik pengobatan di Jalan Warakas. Kamis (22/1)." ujar Rycko.KOMPAS Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Aborsi Penulis: DHONI SETIAWAN | Kamis. informasi awal mengenai praktik aborsi ilegal di klinik yang berada di Jalan Warakas diperoleh Kepolisian Sektor Tanjung Priok dari laporan warga sekitar. Selain dr O yang melakukan praktik dan seorang suster. ungkap Rycko. polisi juga menetapkan seorang wanita yang menggugurkan kandungan di klinik tersebut sebagai tersangka." jelas Rycko. 22 Januari 2009 | 20:50 WIB JAKARTA. Namun. berdasarkan pengakuan dr O. Hal tersebut disampaikan Kapolres Jakarta Utara Kombes Rycko Amelza Dahniel kepada pers seusai olah tempat kejadian perkara. polisi memastikan bahwa wanita tersebut melakukan aborsi di klinik tersebut. kata Rycko. polisi menemukan sebuah janin embrio berusia 3 bulan dan satu gumpalan darah berusia 1 bulan. klinik tersebut sudah beroperasi sejak tahun 2000-an. . kami akan melanjutkan lagi dan harus dibuktikan. Jakarta Utara. praktik aborsi sudah dilakukan selama satu tahun dan ia telah membantu 10 orang melakukan aborsi. Dari pembongkaran dua septic tank hari ini.

"Jika dicermati lebih jauh. Sementara itu. termasuk media massa. kompas 2.000 hingga 200. langkah awal perlunya upaya meningkatkan akses remaja terhadap informasi yang benar dengan merangkul berbagai kalangan. Ikha Widani menjelaskan.5 persen adalah pelajar.5 persen para remaja telah melakukan hubungan seksual sebelum nikah dan 10 persen di antaranya akhirnya menikah dan memiliki anak. mengingat lebih dari 50 persen menimpa kelompok usia 19-25 tahun dengan kondisinya semakin mengkhawatirkan. "Berbagai hasil penelitian menunjukkan.3 juta. sekitar 28. wanita yang melakukan aborsi dijerat pasal 346 KUHP dengan maksimal 5 tahun penjara. . survei yang pernah dilakukan pada sembilan kota besar di Indonesia menunjukkan. 27 persen di antaranya terjadi dalam lingkungan pranikah dan 12. munculnya KTD di kalangan remaja adalah akumulasi dari serangkaian ketidakberpihakan berbagai kalangan terhadap remaja.Atas perbuatannya. Untuk itu. Ia mengatakan." ujar Ikha Widani. serta semakin banyaknya remaja yang terjebak oleh mitos dibanding dengan fakta." kata Luh Putu Ikha Widani dari Kita Sayang Remaja (Kisara) Bali di Denpasar Senin. 30 persen di antaranya dilakukan oleh para remaja.3 Juta Kasus Aborsi Per Tahun.000 kasus setiap tahun. Hambatan tersebut antara lain menyangkut upaya memberikan informasi kesehatan reproduksi yang cukup dan mendalam. KTD mencapai 37. "Kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) pada remaja menunjukkan kecenderungan meningkat antara 150. juga menyangkut penderita HIV/AIDS. selain kehamilan yang tidak diinginkan perlu mendapat penanganan secara serius. Banyak kalangan yang pada akhirnya memojokkan remaja sebagai pelaku tunggal." ujar Ikha Widani. SENIN — Jumlah kasus aborsi di Indonesia setiap tahun mencapai 2. dua orang yang menjalankan praktik aborsi akan dijerat pasal 346 KUHP dengan hukuman maksimal 5 tahun dan pasal 348 KUHP dengan tuntutan hukuman maksimal 5 tahun 6 bulan.000 kasus. KTD di kalangan remaja hingga sekarang masih menjadi dilema yang belum dapat diselesaikan secara tuntas. 16 Februari 2009 | 11:31 WIB DENPASAR. 30 Persen oleh Remaja Senin.

dan sedang dalam usaha membangun kembali dari keterpurukan. kegundahan beliau adalah sang isteri tidak menginginkan kehamilan ini dan berencana untuk melakukan ‘aborsi’. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar”. tindakan tersebut sulit diterima secara medis. tindakan aborsi adalah salah. Kalau menurut pandangan ana. Ketiga usaha sang isteri dalam bidang Laundry sedang mengalami kemajuan yang signifikan. apapun alasan yang dikemukakan. dan beliau meminta saran dan nasehat kepada ana. dan merupakan tindakan illegal. kebetulan sahabat ana ini seorang entrepreneur yang sedang mengalami kebangkrutan usaha sama seperti ana. Kamilah yang akan memberi rezki kepada mereka dan juga kepadamu. Sang isteri beralasan bahwa tujuan melakukan tindakan aborsi adalah. dan berkata kepada sahabat ana. proses persalinan dan proses dalam masa pertumbuhan. mempunyai 5 (lima) orang anak. Dan alasan-alasan lainnya. dan bukan jaminan dengan melakukan tindakan aborsi akan menyelamatkan nyawa sang Ibu. Aborsi dan Faktor Sosial Ekonomi “Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. pertama karena malu mengingata usianya yang baru 36 tahun. hukum apalagi secara syariah Islam. . dan entah apa tindakan ini bisa diterima karena alasan kehamilan tersebut dapat beresiko kematian kepada sang Ibu. Keempat karena faktor sosial ekonomi. maupun alasan secara medis untuk lebih menyelamatkan nyawa sang Ibu. kalau hanya karena alasan diatas. ( ‫ . Sejauh yang ana tahu ini masih Pro dan Kontra dikalangan para ulama. sahabat ana ini berusia sekitar 46 tahun.Penulis: ABI Ant Sumber : Selasa. سورة السراء‬Al-Isra. mutlak merupakan hak pregotatif Allah SWT. sang Isteri takut dan khawatir mengenai biayabiaya yang harus dikeluarkan dalam masa kehamilan. Bagaimana jalan keluar dari permasalahan ini. Menilik dari semua alasan tersebut. yang bungsu berusia sekitar 2. 08 Desember 2009 Kehamilan. karena alasan-alasan klinis dan medis. apapun bentuk alasan yang mendasari tindakan aborsi tetap salah dan tidak diperbolehkan. sahabat dan saudara yang sedang kebingungan. beliau sedang gundah gulana karena isterinya ternyata positif hamil lagi. ayat 31) Ana punya teman. Karena ana berpendapat untuk urusan kematian. Kedua karena sudah terbayang betapa capek dan sangat menyita waktu dalam merawat dan membesarkan sang jabang bayi kelak. ana hanya bisa menunjukan ayat tersebut diatas.5 tahun.

Dalam situasi seperti ini. barangkali ini merupakan kunci pembuka dari pintu-pintu rejeki yang membentang. ana bilang buatlah Allah tersenyum karena sikap dan perbuatan kita. Bila dilihat instrumen. dan memberikan komentar terkait kasus ini. 11 Maret 2009 Terungkapnya praktek aborsi minggu lalu oleh Kepolisian Sektor Johar Baru. sementara ia (si .blogspot. Sehingga secara sederhana. Suara Pembaruan. ana ketar-ketir juga. Bahwa bila tidak dilakukan akan membahayakan keselamatan ibu (perempuan) yang mengandung janin tersebut.Dan ana juga menasehati. atau atas pertimbangan medis lainnya. yang disebut dengan anak adalah termasuk yang masih dalam kandungan. Memang banyak perdebatan tentang batas “legal” dan “ilegal” tentang aborsi ini. Tentang standar medis seperti apa hingga aborsi dapat dikatakan “legal”. aborsi tidak ubahnya pembunuhan terhadap “anak”. khususnya agama. mungkin tidak akan menyepakati aborsi dalam kondisi apapun. Jakarta Pusat. Perspektif moral. Dan ana juga sudah berjanji untuk membesarkan anak tersebut bersama-sama kelak. “Hukum Sosial”.) Ana jadi bingung dan serba salah juga menghadapi kasus ini. walau ana sudah menakut-nakuti bahwa tindakan ini ‘Breaking the Law’ dan bisa terjerat KUHP tentang aborsi (seperti penegak hukum aja yah.. Barangkali dari rekan-rekan ada yang bisa kasih ‘Input’ mengenai masalah ini. dan membantu sebisa yang ana mampu lakukan agar upaya ini tidak ‘nekad’ untuk dilakukan.com/2009/12/dan-janganlah-kamu-membunuh-anak-anakmu. http://amrifauza. dan Penegakan Hukum Rubrik Analisis Kriminalitas. ahli kedokteran akan mengetahui lebih banyak tentang hal ini. aborsi menjadi “ilegal” bila tidak ada alasan medis apapun yang dapat membenarkan aborsi dilakukan. jangan menolak karunia dari Allah SWT ini.html Aborsi. Sementara aborsi sendiri dapat dilihat dari beberapa perspektif yang kemudian membawa kita pada perbedaan adanya aborsi yang “legal” dan “ilegal”. kalau sampai terjadi juga upaya tindakan aborsi ini. Dikatakan “legal” bila aborsi beralasan secara medis. kembali menambah panjang inventaris kejahatan pembunuhan terhadap janin ini di Indonesia. Di lain pihak. Namun perspektif “moral” lainnya akan melihat aborsi menjadi suatu tindakan yang “pantas” dilakukan oleh seorang perempuan atas keinginannya sendiri akibat tidak bertanggung jawabnya seorang laki-laki yang menjadi pasangannya. jangan sampai rahmat Allah terputus karena kesalahan kita dalam mengambil keputusan.

Singkat cerita. Sehingga kekhawatiran tentang kelahiran “penjahat potensial” sangat mungkin terjadi. mengingat kerugian yang diderita ibu (perempuan) dan anak di tengah kemiskinan akan jauh lebih besar. sederhananya ini lebih terkait dengan “hukum ekonomi”. Logis memang. Satu hal yang membuat “bisnis aborsi” ini berbeda dengan bisnis narkoba. tetap saja merupakan pembunuhan terhadap hak hidup. Terlebih lagi bila dikaitkan dengan situasi ekonomi yang tidak dapat memberikan akses yang cukup bagi masyarakat miskin pada pelayanan dasar. Tentang perdebatan ini. hubungan timbal balik demand dan suply. seperti pangan. Inilah mengapa kejahatan turun. ini terkait dengan keinginan perempuan miskin untuk aborsi pada tahun 1970-an dengan alasan tidak memiliki kemampuan untuk membesarkan anak akibat kemiskinan. Meskipun pendapat ini di Indonesia juga mengundang perdebatan. bila dikaitkan dengan persoalan biaya. Turunnya kejahatan tidak disebabkan oleh semakin canggihnya mekanisme dan perangkat polisi dalam penegakan hukum atau tingginya pertumbuhan ekonomi pada saat itu. Steven Levitt. “Hukum” yang dimaksud di sini tidak berasosiasi dengan punishment. pada bagian awal bukunya itu menceritakan sebuah peristiwa tentang aborsi ini di Amerika Serikat. karena meskipun di tengah. Bahwa aborsi sudah tidak boleh dilakukan sama sekali bila usia kandungan masuk trimester kedua. dalam freakonomic (2005). Sebuah respon terhadap “peluang bisnis”. Bila permintaan tinggi. di mana janin dianggap sudah memiliki “ciri” manusia yang utuh. “permintaan” aborsi dengan alasan ketidakmampuan ekonomi di Indonesia bisa diasumsikan tidak terlalu banyak. Menurutnya. sudah menjadi hukumnya muncul upaya-upaya untuk memenuhi permintaan. pendidikan dan kesehatan. Namun bukan berarti tidak mungkin sama sekali.perempuan) tidak memiliki kesanggupan sama sekali untuk membesarkan si anak bila ia kemudian lahir. permintaan ini disetujui oleh otoritas setempat. Ada pula yang berada seperti di tengah. pada sisi realitas. Sama halnya dengan tetap marak dan bahkan semakin berkembangnya “bisnis narkoba”. Hanya saja. di mana aborsi sudah tidak dapat dilakukan bila janin sudah berusia lebih dari 3 bulan. Maraknya aborsi ilegal ini juga dilatarbelakangi oleh “hukum sosial”. Latar argumentasi Levitt sebenarnya ingin memperlihatkan bagaimana kejahatan di kota-kota di Amerika pada periode 1990-an justru turun. namun mengandung banyak perdebatan. namun lebih pada suatu “mekanisme sosial” yang membuat sejumlah orang melakukan tindakan tertentu sebagai bentuk adaptasi. mengapa aborsi tetap menjadi persoalan serius di Indonesia? Tulisan ini melihat. “Permintaan” aborsi dengan latar seperti yang dijelaskan Levitt cukup beralasan. Hal mana juga dapat dilihat dari kecenderungan kelompok masyarakat miskin di Indonesia yang memiliki anak banyak. . kira-kira sebelum berusia empat bulan. Pertanyaannya kemudian. yaitu ketika potential criminal yang seharusnya dilahirkan pada periode 1970-an tidak jadi lahir sehingga mereka tidak menjadi kriminal sesungguhnya pada 1990-an saat usia mereka sekitar 20-an tahun.

bertahannya sebuah “bisnis kejahatan” selain dapat disebabkan oleh tingginya demand (permintaan) terhadap layanan yang diberikan. Satu hal lainnya adalah penegakan hukum. Patut dicurigai. Hal seperti di sisi lain adalah pemicu banyak munculnya sisi negatif dari respon masyarakat berupakan tindakan anarkis dan destruktif. Namun ketidakkonsistenan aparatur penegak hukum untuk memproses lebih jauh. bahwa maraknya aborsi ilegal di Indonesia juga disumbang oleh lemahnya penegakan hukum. Toh pengawasan internal adalah hal yang memang . hingga keterlibatan dalam memberikan “perlindungan” dengan imbalan tertentu. Secara asumtif. juga dapat disebabkan oleh terpeliharanya bisnis tersebut dalam jejaring internal pelaku bisnis dan eksternal dengan otoritas yang justru potensial menggangu keberlangsungannya (dalam hal ini tentu saja aparatur penegak hukum). Terlepas dari sisi negatifnya yang tidak jarang kontraproduktif karena mengarah pada anarki. Ditegaskan kembali. “Kultur dominan” di Indonesia secara otomatis akan memberikan sanksi terhadap kehamilan di luar nikah. Terhadap kemungkinan ini. sebagaimana terjadi dalam konteks narkoba. di latar belakangi oleh keinginan untuk menghilangkan “rasa malu” akibat kehamilan yang terjadi di luar pranata pernikahan. lengkap dengan “kontrak” antara pemberi layanan dengan pengguna. Justru masyarakat adalah pihak yang paling awal memberikan reaksi terhadap suatu hal yang dianggap bertentangan dengan standar moral yang dipergunakan. Beberapa indikasi yang memperlihatkan sejumlah praktek aborsi telah dilakukan dalam waktu yang lama dan terorganisir dengan baik. di mana salah satunya disebabkan oleh masuknya “oknum aparat” dalam lingkaran bisnis tersebut akan membuat reaksi berhenti di tengah jalan. khususnya di kota besar seperti Jakarta. bahwa rekomendasi ini berbasis pada asumsi tentang bertahannya sebuah bisnis kejahatan. Banyak permintaan aborsi di Indonesia. patut pula diduga adanya keterlibatan aparatur penegak hukum dan otoritas formal kewilayahan dalam keberlangsungan bisnis kejahatan tersebut. Terlebih bila dilihat oleh perspektif moralitas agama. Bahkan sebagian tempat praktek telah menjadi “rahasia umum”. sehingga pihak-pihak yang diduga “terlibat” tidak perlu menganggap hal ini sebagai tuduhan.Dalam konteks aborsi. sensitifitas masyarakat ini telah banyak mengungkap sejumlah peristiwa atau perbuatan yang secara sosial merugikan. Selain juga pengawasan terhadap otoritas formal kewilayahan lainnya yang diduga terlibat. Faktor reaksi masyarakat pada dasarnya cukup memberikan kontribusi bagi efektivitas penegakan hukum di Indonesia. Keterlibatan mulai dari pembiaran. Oleh karenanya. hal ini sangat jelas terlihat dari adanya “tekanan sosial” yang membuat aborsi menjadi pilihan. Banyak laporan yang diberikan masyarakat justru tidak jelas responnya. otoritas Kepolisian perlu melakukan pengawasan internal. akibat pilihan rasional dari beberapa prioritas tugas (meskipun alasan ini tidak akan masuk akal).

Bila melihat sejumlah kasus. penyimpangan. juga terlibat aktif dalam upaya mengantisipasi masalah aborsi ilegal ini. http://kriminologi1. mengingat telah banyak contoh di mana aparatur penegak hukum dan lainnya melakukan kesalahan. Terakhir. ada baiknya Ikatan Dokter Indonesia (pada aspek pengawasan kode etika) serta Departemen (serta Dinas) Kesehatan.wordpress.perlu rutin dilakukan.com/2009/06/15/aborsi-%E2%80%9Chukum-sosial %E2%80%9D-dan-penegakan-hukum/ . dan penyalahgunaan kewenangan. praktek aborsi ilegal ini “melekat” dengan praktek dokter umumnya. Mekanisme monitoring berkala dan mendadak perlu dilakukan atas dasar kewenangan yang dimiliki.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->