P. 1
44808479-MAKALAH-MATEMATIKA-EKONOMI

44808479-MAKALAH-MATEMATIKA-EKONOMI

|Views: 3,437|Likes:
Published by Muhammad Ali Hakim

More info:

Published by: Muhammad Ali Hakim on Apr 17, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/12/2013

pdf

text

original

MATEMATIKA EKONOMI

Penerapan Ekonomi Hubungan Non-linear

MAKALAH

Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Matematika Ekonomi







Disusun oleh:
1. Agung Fitriantoro (07.214.3086)
2. Eka Sri Nuryani (07.214.2953)
3. Endah Yuliasih (07.214.3060)
4. Priagung Ratmoko (07.214.3070)
5. Sugeng Yulianto (07.214.3001)


PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO
2010/ 2011

1

PENERAPAN EKONOMI HUBUNGAN NON-LINEAR

1. Permintaan, Penawaran, dan Keseimbangan Pasar
Selain berbentuk fungsi linear, permintaan dan penawaran dapat pula
berbentuk fungsi non-linear. Fungsi pemintaan dan penawaran yang kuadratik dapat
berupa potongan lingkaran, potongan elips, potongan hiperbola maupun potongan
parabola. Keseimbangan pasar ditunjukkan oleh kesamaan Q
d
= Q
s
, pada
perpotongan antara kurva permintaan dan penawaran.

P
Q
s
Keseimbangan pasar :
Q
d
= Q
s
Q
d
: jumlah permintaan
Q
s
: jumlah penawaran
P
e
E

E : titik keseimbangan
P
e
: harga keseimbangan
Q
d
Q
e
: jumlah keseimbangan
0 Qe Q

Analisis pengaruh pajak dan subsidi terhadap keseimbangan pasar juga
sama seperti pada kondisi linear. Pajak atau subsidi menyebabkan harga jual yang
ditawarkan oleh produsen berubah, tercermin oleh berubahnya persamaan
penawaran, sehingga harga keseimbangan dan jumlah keseimbangan yang tercipta
di pasar juga berubah. Pajak menyebabkan harga keseimbangan menjadi lebih
tinggi dan jumlah keseimbangan menjadi lebih sedikit. Sebaliknya, subsidi
menyebabkan harga keseimbangan menjadi lebih rendah dan jumlah keseimbangan
menjadi lebih banyak.
Contoh soal :
Fungsi permintaan akan suatu barang ditunjukkan oleh persamaan ܳ

ൌ ͳͻ െ ܲ


sedangkan penawarannya ܳ

ൌ െͺ ൅ʹܲ

. Berapa harga keseimbangan dan jumlah
keseimbangan yang tercipta di pasar?
Jawab :
Keseimbangan pasar :
Q
d
= Q
s
ͳͻ െ ܲ

ൌ െͺ ൅ʹܲ


Q
d
= Q
s
2

ͳͻ ൅ ͺ ൌ ܲ

൅ ʹܲ


ʹ͹ ൌ ͵ܲ


ܲ

ൌ ͻ
ܲ ൌ ͵
ܳ ൌ ͳͻ െܲ

ൌ ͳͻ െ͵

ൌ ͳͲ
Jadi, ܲ

ൌ ͵ dan ܳ

ൌ ͳͲ
Jika misalnya terhadap barang yang bersangkutan dikenakan pajak spesifik sebesar
1 (rupiah) per unit maka persamaan penawaran sesudah pengenaan pajak menjadi :
ܳ


ൌ െͺ ൅ʹሺܲ െ ͳሻ

ൌ െͺ ൅ʹሺܲ

െʹܲ ൅ ͳሻ ൌ െ͸ െ Ͷܲ ൅ʹܲ


Keseimbangan pasar yang baru :
ܳ

ൌ ܳԢ


ͳͻ െ ܲ

ൌ െ͸ െͶܲ ൅ ʹܲ


͵ܲ

െ Ͷܲ െʹͷ ൌ Ͳ
Dengan rumus abc diperoleh ܲ

ൌ ͵ǡ͸͵ dan ܲ

ൌ െʹǡ͵Ͳ. ܲ

tidak dipakai karena
harga negatif adalah irrasional.
Dengan memasukkan ܲ ൌ ͵ǡ͸͵ ke dalam persamaan ܳ

atau persamaan ܳԢ


diperoleh ܳ ൌ ͷǡͺʹ.
Jadi, dengan adanya pajak : ܲԢ

ൌ ͵ǡ͸͵ dan ܳԢ

ൌ ͷǡͺʹ.
Selanjutnya dapat dihitung beban pajak yang menjadi tanggungan konsumen dan
produsen per unit barang, serta jumlah pajak yang diterima oleh pemerintah,
masing-masing :
ݐ݇ ൌ ܲԢ

െ ܲ

ൌ ͵ǡ͸͵ െ͵ ൌ Ͳǡ͸͵
ݐ݌ ൌ ݐ െ ݐ݇ ൌ ͳ െ Ͳǡ͸͵ ൌ Ͳǡ͵͹
ܶ ൌ ܳԢ

ൈ ݐ ൌ ͷǡͺʹ ൈ ͳ ൌ ͷǡͺʹ.

2. Fungsi Biaya
Selain biaya tetap, biaya variabel, dan biaya total dalam konsep biaya
dikenal pula biaya rata-rata (average cost) dan biaya marginal (marginal cost).
Biaya rata-rata adalah biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan tiap unit produk
atau keluaran, merupakan hasil bagi biaya total terhadap jumlah keluaran yang
dihasilkan. Biaya marginal adalah biaya tambahan yang dikeluarkan untuk
menghasilkan satu unit tambahan produk.
Biaya tetap : FC = k (k : konstanta)
Biaya variabel : VC = f(Q)
Biaya total : C = FC + VC = k + f(Q) = c(Q)
Biaya tetap rata-rata : AFC =
ி஼


3

Biaya variabel rata-rata : AVC =
௏஼


Biaya rata-rata : AC =


ൌ ܣܨܥ ൅ ܣܸܥ
Biaya marjinal : MC =
ο஼
οொ

Bentuk non-linear dari fungsi biaya pada umumnnya berupa fungsi kuadrat
parabolik dan fungsi kubik. Hubungan antara biaya total dan bagian-bagiannya
secara grafik adalah sebagai berikut :
a) Biaya total merupakan fungsi kuadrat parabolik
Andaikan C = aQ
2
± bQ+c

VC FC
Maka :
AC =


ൌ ܽܳ െ ܾ ൅



AVC =
୚େ

ൌ aQ െb
AFC =
ி஼





C




C
c FC
VC
0 Q


(a)

C



AFC
AC
VC

0 Q

-b

(b)
4


Dari gambar, grafik C dan VC berbentuk parabola. Secara grafik, kurva C
dan VC sebangun, dengan perbedaan sejarak c. Dengan memanfaatkan rumus titik
ekstrim parabola, dapat dihitung tingkat poduksi (Q) pada C minimum dan VC
minimum serta besarnya C minimum dan VC minimumnya. C dan VC yang
berbentuk parabola membawa konsekuensi AC dan AVC berbentuk linear,
sementara AFC asimtotik terhadap kedua sumbu C dan sumbu Q, sebab FC linear.
Pada gamber grafik (a), C minimum dan VC minimum terjadi pada posisi Q yang
sama, tetapi C minimum tidak sama dengan VC minimum. Hanya jika FCؠ ܿ ൌ Ͳ
maka C minimum = VC minimum. Gambar grafik (b), AC = AFC pada posisi Q
dimana AVC = 0.
b) Biaya total merupakan fungsi kubik
Andaikan C = aQ
3
± bQ
2
+ cQ + d

VC FC
Maka :
AC =


ൌ ܽܳ

െܾܳ ൅ܿ ൅



AVC =
௏஼

ൌ ܽܳ

െܾܳ ൅ܿ
AFC =
ி஼





C C
C
AC
VC AVC


d FC
AFC
0 Q 0 Q
(a) (b)
Biaya total berfungsi kubik seperti di atas selalu membuahkan AC dan AVC
berbentuk parabola terbuka ke atas. Sedangkan AFC tetap asimtotik terhadap
sumbu C dan sumbu Q, sebab FC selalu konstanta yang kurvanya sejajar sumbu Q.
Gambar grafik (b), AC minimum dan AVC minimum juga terjadi pada kedudukan
Q yang sama, perbedaan di antara keduanya adalah sebesar AFC.
Contoh soal :
Biaya total yang dikeluarkan oleh sebuah perusahaan ditunjukkan oleh
persamaan ܥ ൌ ʹܳ

െʹͶܳ ൅ ͳͲʹ. Pada tingkat produksi berapa unit biaya total
ini minimum? Hitunglah besarnya biaya total minimum tersebut! Hitung pula
5

besarnya biaya tetap, biaya variabel, biaya rata-rata, biaya tetap rata-rata dan biaya
variabel rata-rata pada tingkat produksi tadi. Seandainya dari kedudukan ini
produksi dinaikkan dengan 1 unit, berapa besarnya biaya marginal?
Jawab :
Berdasarkan rumus titik ekstrim parabola, C minimum terjadi pada kedudukan
ܳ ൌ
ି௕
ଶ௔

ଶସ

ൌ6 unit
Besarnya C minimum ൌ ʹܳ

െʹͶܳ ൅ ͳͲʹ
ൌ ʹሺ͸ሻ

െʹͶሺ͸ሻ ൅ͳͲʹ
= 30
(C minimum dapat juga dicari dengan rumus ordinat titik ekstrim parabola, yaitu


ିସ௔௖
ିସ௔
; hasilnya C minimum ൌ
൫ଶସ

ିସൈଶൈଵ଴ଶ൯
ିସൈଶ

ିଶସ଴
ି଼
ൌ ͵Ͳ)
Selanjutnya, pada ܳ ൌ ͸ ini :
FC ൌ ͳͲʹ
vC ൌ ʹܳ

െ ʹͶܳ ൌ ʹሺ͸ሻ

െ ʹͶሺ͸ሻ ൌ െ͹ʹ
ܣܥ ൌ
ܥ
ܳ

͵Ͳ
͸
ൌ ͷ
ܣܨܥ ൌ
ܨܥ
ܳ

ͳͲʹ
͸
ൌ ͳ͹
ܣܸܥ ൌ
ܸܥ
ܳ

െ͹ʹ
͸
ൌ െͳʹ
Jika ܳ ൌ ͹, ܥ ൌ ʹሺ͹ሻ

െʹͶሺ͹ሻ ൅ͳͲʹ ൌ ͵ʹ
ܯܥ ൌ
οܥ
οܳ

͵ʹ െ ͵Ͳ
͹ െ ͸
ൌ ʹ
Beiaiti untuk menaikkan produksi dari 6 unit menjadi 7 unit diperlukan biaya
tambahan (biaya marginal) sebesar 2.

3. Fungsi Penerimaan
Fungsi penerimaan total (total revenue, R) yang non-linear pada umumnya
berupa sebuah persamaan parabola yang terbuka ke bawah. Penerimaan total
merupakan fungsi dari jumlah barang, juga merupakan hasil kali jumlah barang
dengan harga barang per unit. Penerimaan rata-rata (average revenue, AR) adalah
penerimaan yang diperoleh per unit barang, merupakan hasilkali penerimaan total
terhadap jumlah barang. Penerimaan marginal (marginal revenue, AR) adalah
penerimaan tambahan yang diperoleh dari tiap tambahan satu unit barang yang
dihasilkan atau terjual.


6

Penerimaan total : R = Q x P = f(Q)
Penerimaan rata-rata : AR =



Penerimaan marginal : MR =
οோ
οொ

Mengingat ܴ ൌ ܳ ൈ ܲ atau ܲ ൌ


, sedangkan AR =


, berarti penerimaan
rata-rata (AR) tak lain adalah harga barang per unit (P). Secara grafik, kurva AR
adalah juga kurva permintaan dalam bentuk ܲ ൌ ݃ሺܳሻ.
Contoh soal:
Fungsi permintaan yang dihadapi oleh seorang produsen monopolis
ditunjukkan oleh ܲ ൌ ͻͲͲ െ ͳǡͷܳ. Bagaimana persamaan penerimaan totalnya?
Berapa besar penerimaan total jika terjual barang sebanyak 200 unit, dan berapa
harga jual per unit? Hitunglah penerimaan marginal dari penjualan sebanyak 200
unit menjadi 250 unit. Tentukan tingkat penjualan yang menghasilkan penerimaan
total maksimum, dan besarnya penerimaan total maksimum tersebut!
Jawab :
ܲ ൌ ͻͲͲ െ ͳǡͷܳ ĺ ܴ ൌ ܳ ൈ ܲ ൌ ͻͲͲܳ െ ͳǡͷܳ


Jika ܳ ൌ ʹͲͲ,
ܴ ൌ ͻͲͲሺʹͲͲሻ െ ͳǡͷሺʹͲͲሻ

ൌ ͳʹͲǤͲͲͲ
ܲ ൌ ͻͲͲ െͳǡͷሺʹͲͲሻ ൌ ͸ͲͲ
Atau ܲ ൌ



ଵଶ଴Ǥ଴଴଴
ଶ଴଴
ൌ ͸ͲͲ
Jika ܳ ൌ ʹͷͲ,
ܴ ൌ ͻͲͲሺʹͷͲሻ െͳǡͷሺʹͷͲሻ

ൌ ͳ͵ͳǤʹͷͲ
MR =
οோ
οொ


ͳ͵ͳǤʹͷͲ െ ͳʹͲǤͲͲͲ
ʹͷͲ െ ʹͲͲ
ൌ ʹʹͷ
ܴ ൌ െͳǡͷܳ

൅ ͻͲͲܳ
R maksimum pada ܳ ൌ
ି௕
ଶ௔

ିଽ଴଴
ିଷ
ൌ ͵ͲͲ
Besarnya R maksimum ൌ െͳǡͷሺ͵ͲͲሻ

൅ ͻͲͲሺ͵ͲͲሻ
ൌ ͳ͵ͷǤͲͲͲ.

4. Keuntungan, Kerugian dan Pulang Pokok
Tingkat produksi yang menghasilkan keuntungm, kerugian dan keadaan
pulang pokok secara grafik dapat ditunjukan seperti grafik di bawah ini:



7


C, R

C = c(Q)

TPP


TPP : Titik Pulang Pokok (Break Even
Point)



TPP R = r(Q)


0 Q
1
Q
2
Q
3
Q
4
Q

Titik Q
1
dan Q
4
mencerminkan keadaan pulang pokok (R = C), area di
sebelah kiri Q
1
dan sebelah kanan Q
4
mencerminkan keadaan rugi (ܴ ൏ ܥ),
sedangkan area di antara Q
1
dan Q
4
mencerminkan keadaan untung (ܴ ൐ ܥ), Q
3

mencerminkan tingkat produksi yang memberikan penerimaan total maksimum.
Besar kecilnya kuntungan ditentukan oleh selisih antara R dan C. dari grafik dapat
dilihat jarak antar kurva R dan C, semakin lebar jarak positif maka semakin besar
keuntungan yang diperoleh.
Jarak positif terlebar antara kurva R dan kurva C tidak selalu terjadi pada
saat kurva R meencapai maksimum, juga tidak mesti terjadi pada saat kurva C
mencapai minimum.
Contoh soal :
Penerimaan total yang diperoleh sebuah perusahaan ditunjukkan oleh
persamaan ܴ ൌ െͲǡͳͲܳ

൅ ʹͲܳ, sedangkan biaya total yang dikeluarkan ܥ ൌ
Ͳǡʹͷܳ

െ͵ܳ

൅ ͹ܳ ൅ʹͲ. Hitunglah profit perusahaan ini jika dihasilkan dan
terjual barang sebanyak 10 dan 20 unit.
Jawab :
ߨ ൌ ܴ െܥ ൌ െͲǡͳͲܳ

൅ ʹͲܳ െͲǡʹͷܳ

൅ ͵ܳ

െ ͹ܳ െʹͲ
ߨ ൌ െͲǡʹͷܳ

൅ ʹǡͻͲܳ

൅ͳ͵ܳ െ ʹͲ
ܳ ൌ ͳͲ ĺ ߨ ൌ െͲǡʹͷሺͳͲͲͲሻ ൅ ʹǡͻͲሺͳͲͲሻ ൅ͳ͵ሺͳͲሻ െ ʹͲ
ൌ െʹͷͲ ൅ʹͻͲ ൅ ͳ͵Ͳ െʹͲ
ൌ ͳͷͲ (keuntungan)

8


ܳ ൌ ʹͲ ĺ ߨ ൌ െͲǡʹͷሺͺͲͲͲሻ ൅ ʹǡͻͲሺͶͲͲሻ ൅ͳ͵ሺʹͲͲሻ െ ʹͲ
ൌ െʹͲͲͲ ൅ ͳͳ͸Ͳ ൅ʹ͸Ͳ െ ʹͲ
ൌ െ͸ͲͲ (kerugian)


SOAL EVALUASI


1. Jika diketahui fungsi permintaan dan penawaran barang adalah sebagai berikut:
ܲ

ൌ ܳ

െ ͳͳܳ ൅͵ dan ܲ

ൌ ܳ

൅ ͳ, maka tentukan koordinat titik keseimbangan
pasarnya jika ada!
2. Biaya total yang dikeluarkan oleh sebuah perusahaan ditunjukkan oleh persamaan
ܥ ൌ ʹܳ

െʹܳ ൅ ͳͲʹ. Pada tingkat produksi berapa unit biaya total ini minimum?
Hitunglah besarnya biaya total minimum tersebut! Hitung pula besarnya biaya
tetap, biaya variabel, biaya rata-rata, biaya tetap rata-rata dan biaya variabel rata-
rata pada tingkat produksi tadi. Seandainya dari kedudukan ini produksi dinaikkan
dengan 1 unit, berapa besarnya biaya marginal?
3. Fungsi permintaan yang dihadapi oleh seorang produsen monopolis ditunjukkan
oleh ܲ ൌ ͺͲͲ െʹܳ. Bagaimana persamaan penerimaan totalnya? Berapa besar
penerimaan total jika terjual barang sebanyak 200 unit, dan berapa harga jual per
unit? Hitunglah penerimaan marginal dari penjualan sebanyak 200 unit menjadi 300
unit. Tentukan tingkat penjualan yang menghasilkan penerimaan total maksimum,
dan besarnya penerimaan total maksimum tersebut!
4. Penerimaan total yang diperoleh sebuah perusahaan ditunjukkan oleh persamaan
ܴ ൌ െͲǡʹͲ ൅͵Ͳܳ, sedangkan biaya total yang dikeluarkan ܥ ൌ Ͳǡʹͷܳ

െ ͵ܳ


͸ܳ ൅ʹͲ. Hitunglah profit perusahaan ini jika dihasilkan dan terjual barang
sebanyak 10 dan 20 unit!






9

DAFTAR PUSTAKA

Dumairy. 1995. Matematika Terapan untuk Bisnis dan Ekonomi. Yogyakarta: BPFE-
Yogyakarta.

sehingga harga keseimbangan dan jumlah keseimbangan yang tercipta di pasar juga berubah. Pajak menyebabkan harga keseimbangan menjadi lebih tinggi dan jumlah keseimbangan menjadi lebih sedikit. potongan hiperbola maupun potongan parabola. Contoh soal : Fungsi permintaan akan suatu barang ditunjukkan oleh persamaan sedangkan penawarannya keseimbangan yang tercipta di pasar? Jawab : Keseimbangan pasar : Qd = Qs  . Penawaran. Keseimbangan pasar ditunjukkan oleh kesamaan Qd = Qs . potongan elips. Fungsi pemintaan dan penawaran yang kuadratik dapat berupa potongan lingkaran. Sebaliknya. subsidi menyebabkan harga keseimbangan menjadi lebih rendah dan jumlah keseimbangan menjadi lebih banyak. pada perpotongan antara kurva permintaan dan penawaran. Permintaan. Pajak atau subsidi menyebabkan harga jual yang ditawarkan oleh produsen berubah.PENERAPAN EKONOMI HUBUNGAN NON-LINEAR 1. Berapa harga keseimbangan dan jumlah 1 . tercermin oleh berubahnya persamaan penawaran. permintaan dan penawaran dapat pula berbentuk fungsi non-linear. P Qs Keseimbangan pasar : QQ== Qs d d Qs Qd : jumlah permintaan Qs : jumlah penawaran Pe E E : titik keseimbangan Pe : harga keseimbangan Qd 0 Qe Qe : jumlah keseimbangan Q Analisis pengaruh pajak dan subsidi terhadap keseimbangan pasar juga sama seperti pada kondisi linear. dan Keseimbangan Pasar Selain berbentuk fungsi linear.

2. Biaya tetap Biaya variabel Biaya total Biaya tetap rata-rata : FC = k : VC = f(Q) : C = FC + VC = k + f(Q) = c(Q) : AFC = (k : konstanta) 2 . biaya variabel. ke dalam persamaan atau persamaan dan . Biaya rata-rata adalah biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan tiap unit produk atau keluaran. dan Jika misalnya terhadap barang yang bersangkutan dikenakan pajak spesifik sebesar 1 (rupiah) per unit maka persamaan penawaran sesudah pengenaan pajak menjadi : Keseimbangan pasar yang baru :  Dengan rumus abc diperoleh harga negatif adalah irrasional. Dengan memasukkan diperoleh . Fungsi Biaya Selain biaya tetap. dan . masing-masing : . dengan adanya pajak : Selanjutnya dapat dihitung beban pajak yang menjadi tanggungan konsumen dan produsen per unit barang. dan biaya total dalam konsep biaya dikenal pula biaya rata-rata (average cost) dan biaya marginal (marginal cost). Biaya marginal adalah biaya tambahan yang dikeluarkan untuk menghasilkan satu unit tambahan produk.  Jadi. tidak dipakai karena Jadi. serta jumlah pajak yang diterima oleh pemerintah. merupakan hasil bagi biaya total terhadap jumlah keluaran yang dihasilkan.

Biaya variabel rata-rata Biaya rata-rata Biaya marjinal : AVC = : AC = : MC = Bentuk non-linear dari fungsi biaya pada umumnnya berupa fungsi kuadrat parabolik dan fungsi kubik. Hubungan antara biaya total dan bagian-bagiannya secara grafik adalah sebagai berikut : a) Biaya total merupakan fungsi kuadrat parabolik Andaikan C = aQ2 ± bQ+c VC Maka : AC = AVC = AFC = C ƒ „ FC c 0 C FC VC Q (a) C AFC AC VC 0 -b (b) Q 3 .

C dan VC yang berbentuk parabola membawa konsekuensi AC dan AVC berbentuk linear. dengan perbedaan sejarak c. grafik C dan VC berbentuk parabola. sebab FC selalu konstanta yang kurvanya sejajar sumbu Q. sebab FC linear. dapat dihitung tingkat poduksi (Q) pada C minimum dan VC minimum serta besarnya C minimum dan VC minimumnya. Sedangkan AFC tetap asimtotik terhadap sumbu C dan sumbu Q. Secara grafik. tetapi C minimum tidak sama dengan VC minimum. Pada tingkat produksi berapa unit biaya total ini minimum? Hitunglah besarnya biaya total minimum tersebut! Hitung pula 4 . Pada gamber grafik (a). Gambar grafik (b). kurva C dan VC sebangun. Gambar grafik (b). b) Biaya total merupakan fungsi kubik Andaikan C = aQ3 ± bQ2 + cQ + d VC Maka : AC = AVC = AFC = C C VC AC AVC C FC d 0 (a) FC AFC Q 0 (b) Q Biaya total berfungsi kubik seperti di atas selalu membuahkan AC dan AVC berbentuk parabola terbuka ke atas. AC minimum dan AVC minimum juga terjadi pada kedudukan Q yang sama. C minimum dan VC minimum terjadi pada posisi Q yang sama. sementara AFC asimtotik terhadap kedua sumbu C dan sumbu Q. Contoh soal : Biaya total yang dikeluarkan oleh sebuah perusahaan ditunjukkan oleh persamaan . Dengan memanfaatkan rumus titik ekstrim parabola. perbedaan di antara keduanya adalah sebesar AFC. AC = AFC pada posisi Q dimana AVC = 0. Hanya jika FC maka C minimum = VC minimum.Dari gambar.

‡”ƒ”–‹ untuk menaikkan produksi dari 6 unit menjadi 7 unit diperlukan biaya tambahan (biaya marginal) sebesar 2. hasilnya C minimum Selanjutnya. R) yang non-linear pada umumnya berupa sebuah persamaan parabola yang terbuka ke bawah. AR) adalah penerimaan yang diperoleh per unit barang. biaya rata-rata. Fungsi Penerimaan Fungsi penerimaan total (total revenue. biaya tetap rata-rata dan biaya variabel rata-rata pada tingkat produksi tadi. Penerimaan marginal (marginal revenue. juga merupakan hasil kali jumlah barang dengan harga barang per unit. 5 . AR) adalah penerimaan tambahan yang diperoleh dari tiap tambahan satu unit barang yang dihasilkan atau terjual. merupakan hasilkali penerimaan total terhadap jumlah barang.besarnya biaya tetap. pada   ini : ) Jika . biaya variabel. Penerimaan total merupakan fungsi dari jumlah barang. Penerimaan rata-rata (average revenue. yaitu . C minimum terjadi pada kedudukan 6 unit Besarnya C minimum = 30 (C minimum dapat juga dicari dengan rumus ordinat titik ekstrim parabola. 3. berapa besarnya biaya marginal? Jawab : Berdasarkan rumus titik ekstrim parabola. Seandainya dari kedudukan ini produksi dinaikkan dengan 1 unit.

MR = R maksimum pada Besarnya R maksimum . Kerugian dan Pulang Pokok Tingkat produksi yang menghasilkan keuntungm. dan besarnya penerimaan total maksimum tersebut! Jawab : Jika . Bagaimana persamaan penerimaan totalnya? .Penerimaan total : R = Q x P = f(Q) Penerimaan rata-rata Penerimaan marginal Mengingat : AR = : MR = atau . berarti penerimaan rata-rata (AR) tak lain adalah harga barang per unit (P). kerugian dan keadaan pulang pokok secara grafik dapat ditunjukan seperti grafik di bawah ini: 6 . dan berapa harga jual per unit? Hitunglah penerimaan marginal dari penjualan sebanyak 200 unit menjadi 250 unit. 4. Atau Jika . Keuntungan. Berapa besar penerimaan total jika terjual barang sebanyak 200 unit. sedangkan AR = . kurva AR adalah juga kurva permintaan dalam bentuk Contoh soal: Fungsi permintaan yang dihadapi oleh seorang produsen monopolis ditunjukkan oleh . Secara grafik. Tentukan tingkat penjualan yang menghasilkan penerimaan total maksimum.

semakin lebar jarak positif maka semakin besar keuntungan yang diperoleh. juga tidak mesti terjadi pada saat kurva C mencapai minimum. Jawab : (keuntungan) 7 . Hitunglah profit perusahaan ini jika dihasilkan dan terjual barang sebanyak 10 dan 20 unit. Contoh soal : Penerimaan total yang diperoleh sebuah perusahaan ditunjukkan oleh persamaan . dari grafik dapat dilihat jarak antar kurva R dan C. Jarak positif terlebar antara kurva R dan kurva C tidak selalu terjadi pada saat kurva R meencapai maksimum. ). Besar kecilnya kuntungan ditentukan oleh selisih antara R dan C. area di sebelah kiri Q1 dan sebelah kanan Q4 mencerminkan keadaan rugi ( sedangkan area di antara Q1 dan Q4 mencerminkan keadaan untung ( ). Q3 mencerminkan tingkat produksi yang memberikan penerimaan total maksimum. sedangkan biaya total yang dikeluarkan .C. R C = c(Q) TPP TPP : Titik Pulang Pokok (Break Even Point) TPP R = r(Q) 0 Q1 Q2 Q3 Q4 Q Titik Q1 dan Q4 mencerminkan keadaan pulang pokok (R = C).

berapa besarnya biaya marginal? 3. biaya tetap rata-rata dan biaya variabel ratarata pada tingkat produksi tadi. dan berapa harga jual per unit? Hitunglah penerimaan marginal dari penjualan sebanyak 200 unit menjadi 300 unit. Biaya total yang dikeluarkan oleh sebuah perusahaan ditunjukkan oleh persamaan . Seandainya dari kedudukan ini produksi dinaikkan dengan 1 unit. maka tentukan koordinat titik keseimbangan penerimaan total jika terjual barang sebanyak 200 unit. biaya variabel. sedangkan biaya total yang dikeluarkan . Tentukan tingkat penjualan yang menghasilkan penerimaan total maksimum. Jika diketahui fungsi permintaan dan penawaran barang adalah sebagai berikut: dan pasarnya jika ada! 2. dan besarnya penerimaan total maksimum tersebut! 4. Bagaimana persamaan penerimaan totalnya? Berapa besar . biaya rata-rata.(kerugian) SOAL EVALUASI 1. Fungsi permintaan yang dihadapi oleh seorang produsen monopolis ditunjukkan oleh . Pada tingkat produksi berapa unit biaya total ini minimum? Hitunglah besarnya biaya total minimum tersebut! Hitung pula besarnya biaya tetap. Penerimaan total yang diperoleh sebuah perusahaan ditunjukkan oleh persamaan . Hitunglah profit perusahaan ini jika dihasilkan dan terjual barang sebanyak 10 dan 20 unit! 8 .

1995. Matematika Terapan untuk Bisnis dan Ekonomi. 9 . Yogyakarta: BPFEYogyakarta.DAFTAR PUSTAKA Dumairy.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->