Materi batik

Jenis Batik, cara Membuat Batik, Pengertian Batik

Sekarang ini kata batik sudah banyak dikenal di luar negeri. Baik wanita maupun pria Indonesia dari berbagian suku gemar memakai bahan pakaian yang dihiasi pola batik ataupun kain batiknya sendiri, yang dibuat dan digunting menurut selera masing masing. Para turis asing ataupun pejabatpejabat asing yang tinggal di Indonesia sangat gemar akan batik dan sering membawanya pulang sebagai oleh-oleh.Batik adalah salah satu kesenian yang sudah menjadi budaya di Indonesia khususnya di daerah jawa. batik sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia sejak jaman majapahit. Oleh karena itu Batik sudah pasti memiliki sejarah yang menarik, baik dari arti kata, penggunaan, hingga cara pembuatannya.

“Arti kata batik: para sarjana ahli seni rupa, baik yang berkebangsaan Indonesia maupun yang bangsa asing, belum mencapai kata sepakat tentang apa sebenarnya arti kata batik itu. Ada yang mengatakan bahwa sebutan batik berasal dari kata tik yang terdapat di dalam kata titik. Titik berarti juga tetes. Memang di dalam membuat kain batik dilakukan pula penetesan lilin di atas kain putih. Ada juga yang mencari asal kata batik di dalam sumber-sumber tertulis kuno. Menurut pendapat ini, kata batik dihubungkan dengan kata tulis atau lukis. Dengan demikian, asal mula batik dihubungkan pula dengan seni lukis dan gambar pada umumnya.”

(www.seasite.niu.Edu/Indonesian/budaya_bangsa/batik)

Asal usul Batik sampai sekarang masih belum jelas. Batik dapat ditemukan di berbagai negara asia seperti Indonesia, Malaysia,Thailand, dan Sri Lanka. Selain itu batik juga ditemukan di beberapa negara di Afrika. Tetapi Tetap saja Batik yang paling terkenal di dunia adalah batik yang berasal dari Indonesia.

“Selain di Asia, batik juga sangat populer di beberapa negara di benua Afrika. Walaupun demikian, batik yang sangat terkenal di dunia adalah batik yang berasal dari Indonesia, terutama dari Jawa.”

(id.wikipedia.org/wiki/batik)

tinggi.wikipedia. Bangsa penjajah Eropa juga mengambil minat kepada batik. batik memiliki ragam corak dan warna yang terbatas. dan masih dipakai dalam upacara-upacara adat. kemudian menjadi pakaian rakyat yang digemari. . dan beberapa corak hanya boleh dipakai oleh kalangan tertentu. termasuk juga warna-warna kesukaan mereka seperti warna biru. (id. Namun batik pesisir menyerap berbagai pengaruh luar. batik di Indonesia pun ikut berkembang menjadi kesenian yang hampir ada di seluruh wilayah Indonesia. batik yang tadinya hanya pakaian keluarga istana. soga. seperti para pedagang asing dan juga pada akhirnya. Sedang bahan-bahan pewarna yang dipakai terdiri dari tumbuh-tumbuhan asli Indonesia yang dibuat sendiri antara lain dari : pohon mengkudu. dan hasilnya adalah corak bebungaan yang sebelumnya tidak dikenal (seperti bunga tulip) dan juga benda-benda yang dibawa oleh penjajah (gedung atau kereta kuda). Awalnya. Warna-warna cerah seperti merah dipopulerkan oleh orang Tionghoa. yang juga mempopulerkan corak phoenix. Batik di Indonesia sudah ada pada kerajaan majapahit. pengembangan batik banyak dilakukan pada masa-masa kerajaan Mataram.Ragam corak dan warna Batik dipengaruhi oleh berbagai pengaruh asing. baik wanita maupun pria. Seiring dengan perkembangan zaman. Oleh karena banyak dari pengikut raja yang tinggal diluar kraton. nila. Dalam perkembangannya lambat laun kesenian batik ini ditiru oleh rakyat terdekat dan selanjutnya meluas menjadi pekerjaan kaum wanita dalam rumah tangganya untuk mengisi waktu senggang. Kesenian batik merupakan kesenian gambar di atas kain untuk pakaian yang menjadi salah satu kebudayaan keluarga raja-raja Indonesia zaman dulu. Awalnya batik dikerjakan hanya terbatas dalam kraton saja dan hasilnya untuk pakaian raja dan keluarga serta para pengikutnya. serta garamnya dibuat dari tanah lumpur. para penjajah.org/wiki/batik) Sejarah pembatikan di Indonesia berkaitan dengan perkembangan kerajaan Majapahit dan kerajaan sesudahnya. maka kesenian batik ini dibawa oleh mereka keluar kraton dan dikerjakan ditempatnya masing-masing. Selanjutnya. karena biasanya masing-masing corak memiliki perlambangan masing-masing. kemudian pada masa kerajaan Solo dan Yogyakarta. Batik dahulu hanya diperuntukan untuk keluarga raja-raja saja. Bahan kain putih yang dipergunakan waktu itu adalah hasil tenunan sendiri. Batik tradisonal tetap mempertahankan coraknya. Dalam beberapa catatan. dan bahan sodanya dibuat dari soda abu.

tetapi tidak dalam komposisi tepat sama. warna bisa pula berarti interpretasi otak terhadap campuran tiga warna primer cahaya: merah. Dalam peralatan optis. dan 100% biru akan menghasilkan interpretasi warna magenta. Contoh warna kontras adalah merah dengan hijau. Warna Warna adalah spektrum tertentu yang terdapat di dalam suatu cahaya sempurna (berwarna putih). warna bisa berarti pantulan tertentu dari cahaya yang dipengaruhi oleh pigmen yang terdapat di permukaan benda. * Warna panas. Setiap warna mampu memberikan kesan dan identitas tertentu sesuai kondisi sosial pengamatnya. Panjang gelombang warna yang masih bisa ditangkap mata manusia berkisar antara 380-780 nanometer. GAMBAR 2. 0% hijau. kuning dengan ungu dan biru dengan jingga. Misalnya pencampuran 100% merah. Di dalam ilmu warna. Sementara di kebanyakan negara Timur warna putih memberi kesan kematian dan sangat menakutkan karena berasosiasi dengan kain kafan (meskipun secara teoritis sebenarnya putih bukanlah warna). Misalnya warna putih akan memberi kesan suci dan dingin di daerah Barat karena berasosiasi dengan salju. adalah kelompok warna dalam rentang setengah lingkaran di dalam lingkaran warna .2. meskipun bisa dihadirkan dalam bentuk pigmen. adalah warna-warna yang tidak lagi memiliki kemurnian warna atau dengan kata lain bukan merupakan warna primer maupun sekunder.2. Sementara putih dianggap sebagai representasi kehadiran seluruh gelombang warna dengan proporsi seimbang.1 Spektrum Warna Pengelompokan Warna * Warna netral. adalah warna yang berkesan berlawanan satu dengan lainnya. * Warna kontras. Warna kontras bisa didapatkan dari warna yang berseberangan (memotong titik tengah segitiga) terdiri atas warna primer dan warna sekunder.1 Komponen Batik 1. Sebagai contoh warna biru memiliki panjang gelombang 460 nanometer. Misalnya pencampuran pigmen magenta dan cyan dengan proporsi tepat dan disinari cahaya putih sempurna akan menghasilkan sensasi mirip warna merah. hitam dianggap sebagai ketidakhadiran seluruh jenis gelombang warna. keduanya bukanlah warna. Warna ini merupakan campuran ketiga komponen warna sekaligus. biru yang digabungkan dalam komposisi tertentu. Identitas suatu warna ditentukan panjang gelombang cahaya tersebut. Secara ilmiah. hijau. Dalam seni rupa. Tetapi tidak menutup kemungkinan pula membentuk kontras warna dengan menolah nilai ataupun kemurnian warna.

Pengrajin-pengrajin batik telah banyak mengenal tumbuhan-tumbuhan yang dapat mewarnai bahan tekstil beberapa diantaranya adalah : daun pohon nila (indofera).3 (tumbuhan-tumbuhan penghasil pewarna dan tannin.1999). b. Warna ini menjadi simbol kelembutan. semangat. zat pewarna alam.MJ. kulit pohon soga tingi (ceriops candolleana arn). riang. daun jambu biji (psidium Guajava). teh (the). Pewarna langsung dari ikatan hydrogen dengan kelompok hidroksil dari serat. Warna panas mengesankan jarak yang dekat. diperoleh dari alam yaitu bersal dari hewan (lac dyes) ataupun tumbuhan dapat berasal dari akar. daun. Pemakaiannya dalam keadaan dingin atau jika memerlukan panas suhu proses tidak sampai melelehlan lilin. sebagian besar warna dapat diperoleh dari produk tumbuhan. batang. Zat pewarna sintetis adalah zat warna buatan (zat warna kimia) . akar mengkudu (morinda Citrifelia). adalah kelompok warna dalam rentang setengah lingkaran di dalam lingkaran warna mulai dari hijau hingga ungu. kulit soga jambal (pelthophorum ferruginum). kayu tegeran (cudraina Javanensis). (Sewan Susanto. buah. Warna ini menjadi simbol. 2. * Warna dingin. nyaman dsb.1973) Menurut R. karotenoid. kulit dan bunga. sejuk. Pewarna nabati yang digunakan untuk mewarnai tekstil dapat dikelompokkan menjadi 4 tipe menurut sifatnya : 1. Lemmens dan N Wulijarni-Soetjipto dalam bukunya Sumber Daya Nabati Asia Tenggara Nn. Pada umumnya olongan pigmen tumbuhan adalah klorofil. kunyit (curcuma). Zat Pewarna Ditinjau Dari sumber diperolehnya zat warna tekstil dibedakan menjadi 2 yaitu: 1. Obat bantunya tidak merusak lilin dan tidak menyebabkan kesukaran kesukaran pada proses selanjutnya.Oleh karena banyaknya Zat warna sintetis ini maka untuk pewarnaan batik harus dipilih zat warna yang: a. Warna sejuk mengesankan jarak yang jauh. pewarna ini mudah . flovonoid dan kuinon. marah dsb.mulai dari merah hingga kuning. di dalam tumbuhan terdapat pigmen tumbuhan penimbul warna yang berbeda tergantung menurut struktur kimianya.H. kesumba (bixa orelana).

pewarna ini dapat sangat kekal contohnya alizarin dan morindin. horizontal. 4. seperti aluminium. contohnya adalah pigmen-pigmen flavonoid. Hal ini menunjukkan senyawa mordan mampu mengikat warna sehingga tidak mudah luntur.luntur contohnya (kurkumin) 2. Zat-zat mordan ini berfungsi untuk membentuk jembatan kimia antara zat warna alam dengan serat sehingga afinitas zat warna meningkat terhadap serat. pewarna ini seringkali memperlihatkan kekekalan yang istimewa terhadap cahaya dan pencucian (contohnya tarum). sedangkan katun tidak dapat kekal warnanya jika diwarnai. besi. Dalam pencelupan dengan zat warna alam pada umumnya diperlukan pengerjaan mordanting pada bahan yang akan dicelup / dicap dimana proses mordanting ini dilakukan dengan merendam bahan kedalam garam-garam logam. Pewarna lemak yang ditimbulkan kembali pada serat melalui proses redoks. Pewarna mordan yang dapat mewarnai tekstil yang telah diberi mordan berupa senyawa etal polivalen. Menurut bentuknya garis dapat dibedakan sebagai berikut: · Garis lurus (tegak lurus. Garis Garis adalah suatu hasil goresan di atas permukaan benda/bidang gambar. timah atau krom. dan condong) · Garis lengkung · Garis putus-putus · Garis gelombang . 2. 3. Pewarna asam dan basa yang masing-masing berkombinasi dengan kelompok asambasa wol dan sutra. Hal ini sesuai dengan hasil penelitian perubahan sifat fisika dan kimia kain sutera akibat pewarna alami kulit akar mengkudu yang dilakukan Tiani Hamid dan Dasep mukhlis (2005) menunjukkan bahwa penggunaan mordan dapat mengurangi kelunturan warna kain terhadap pengaruh pencucian.

sehingga mudah dipindah-pindah. atau batu yang dikantongi. 3. Gawangan harus dibuat sedemikian rupa.2. Wajan Wajan ialah perkakas untuk mencairkan “malam”.3 Wajan 4. GAMBAR 2. Wajan sebaiknya bertangkai supaya mudah diangkat dan diturunkan dari perapian tanpa menggunakan alat lain. atau tanah liat. Kompor Kompor adalah alat untuk membuat api. tetapi harus kuat dan ringan. Dilihat dari peralatan dan cara mengerjakannya membatik dapat digolongkan sebagai suatu kerja yang bersifat tradisionil. Gawangan dibuat dari bahan kayu. atau bamboo. Fungsi pokok bandul adalah untuk menahan mori yang baru dibatik agar tidak mudah tergesar tertiup angin. Wajan dibuat dari logam baja.2 Gawangan 2. atau kayu. 1. GAMBAR 2. Bandul Bandul dibuat dari timah. Kompor yang biasa digunakanadalah kompor dengan bahan bakar minyak.2 Perlengkapan Membatik Perlengkapan orang membatik tidak banyak mengalami perubahan dari dahulu sampai sekarang. Gawangan Gawangan adalah perkakas untuk menyangkutkan dan membentangkan mori sewaktu dibatik. .· Garis Zig-Zag · Garis Imaginatif 2. atau tarikan si pembantik secara tidak sengaja.

Dewasa ini canting tempurung kelapa sudah jarang terlihat lagi karena digantikan bahan lain seperti plastik. 6.5 Canting 8. biasanya berbentuk bujur sangkar. 7. Canting Canting adalah alat yang dipakai untuk memindahkan atau mengambil cairan. Canting untuk membatik adalah alat kecil yang terbuat dari tembaga dan bambu sebagai pegangannya. Jadi panjang sekacu dari suatu jenis mori akan berbeda dengan panjang sekacu dari mori jenis lain. Kacu ialah sapu tangan. Saringan “malam” Saringan ialah alat untuk menyaring “malam” panas yang banyak kotorannya. diambil dari ukuran lebar mori tersebut. Ukuran panjang pendeknya mori biasanya tidak menurut standar yang pasti. Jika “malam” disaring. Taplak Taplak ialah kain untuk menutup paha si pembantik supaya tidak kena tetesan “malam” panas sewaktu canting ditiup. GAMBAR 2. maka kotoran dapat dibuang sehingga tidak mengganggu jalannya “malam” pada cucuk canting sewaktu dipergunakan untuk membatik. Maka yang disebut “sekacu” ialah ukuran perseginya mori. Canting ini dipakai untuk menuliskan pola batik dengan cairan lilin. tetapi dengan ukuran tradisionil. dan jenisnya sangat menentukan baik buruknya kain batik yang dihasilkan.4 Kompor 5. atau waktu membatik. . Kwalitet mori bermacam-macam.GAMBAR 2. canting yang terbuat dari tempurung kelapa banyak dipakai sebagai salah satu perlengkapan dapur sebagai gayung. Mori yang dibutuhkan sesuai dengan panjang pendeknya kain yang dikehendaki. Ukuran tradisionil tersebut dinamakan “kacu”. Canting untuk membatikpun perlahan digantikan dengan teflon. Sebelum bahan plastik banyak dipakai sebagai perlengkapan rumah tangga. Mori Mori adalah bahan baku batik dari katun.

Malam untuk membatik bersifat cepat menyerap pada kain tetapi dapat dengan mudah lepas ketika proses pelorotan. karena akhirnya diambil kembali pada proses mbabar. Batik Pecinan / Cina Bangsa Cina sudah lama dikenal sebagai Bangsa perantau. Pola B ialah pola yang panjangnya sepertiga mori. Biasanya pola batik Pecinan lebih rumit dan halus. dan Naga. Mereka juga dikenal teguh dalam melestarikan adat budaya leluhurnya. Yang dimaksud pola ¼. 1. ola B 1/12 kacu. Pada jaman dahulu Batik Pecinan yang berbentuk sarung dipadukan dengan Kebaya Encim sebagai busana khas para wanita keturunan Cina di Indonesia. GAMBAR 2. Lilin (“Malam”) Lilin atau “malam” ialah bahan yang dipergunakan untuk membatik.1. Sebenarnya “malam” tidak habis (hilang). Ukuran pola ada dua macam. atau sepertiga panjang pola A. pola B 1/6 kacu.2 Jenis-Jenis Batik A. Biasanya di negeri perantauan mereka memadukan budaya mereka dengan budaya lokal sebagai bentuk akulturasi budaya. Tetapi ukuran pola A dan B sering tidak seperti yang dikatakan di atas. karena masing-masing tidak digunakan dalam selembar mori. Keturunan dari para perantau Cina di Indonesia biasanya memproduksi Batik untuk komunitas sendiri atau juga diperdagangkan. ½ atau 1/3 kacu ialah lebar pola 1/4. Motif yang digunakan banyak memasukkan unsur budaya Cina seperti motif burung Hong atau merak.6 Lilin 10. jika pola A 1/4 kacu. Batik produksi mereka yang disebut Batik Pecinan memiliki ciri khas warnanya cukup variatif dan cerah. “malam” yang dipergunakan untuk membatik berbeda dengan malam atau lilin biasa. Di Pekalongan yang terkenal .9. Pola Pola ialah suatu motif batik dalam mori ukuran tertentu sebagai contoh motif batik yang akan dibuat. Begitu juga yang terjadi di Indonesia khususnya pada Batik. dalam selembar kain banyak menampilkan bermacam warna. atau karena ukuran lebar mori tidak selalu sama. atau 1/3 ukuran sebuah sisi sekacu mori. Pola A ½ kacu. Pola A ialah pola yang panjangnya selebar mori. proses pengerjaan dari membatik sampai batikan menjadi kain. ½.

warga keturunan Belanda banyak juga yang membuat dan memproduksi batik. Sesuai hal itu corak dalam batik rifa’iyah terutama yang mengenai motif hewan terlihat kepalanya terpotong. Karena dalam ajaran Islam semua wujud binatang sembelihan yang dihalalkan harus dipotong kepalanya. Biasanya warga keturunan Arab memproduksi batik jenis ini. cuwiri. Mereka ternyata tertarik juga dengan budaya lokal. Tokoh yang terkenal membuat Batik Belanda di Pekalongan yaitu Van Zuylen dan J. Perlu diketahui gaya Pekalongan adalah gaya Pesisiran jadi lebih bebas dan banyak mendapat berbagai pengaruh dari luar GAMBAR 1. Motif gaya kraton yang biasanya di pakai yaitu semen.Jans.1 Batik Pecinan B. Sama seperti warga keturunan Cina. Batik model ini sangat disukai di Eropa. Batik Rifa’iyah Batik jenis ini mendapat pengaruh Islam yang kuat. Batik Belanda Pada zaman penjajahan Belanda tentunya banyak warga Belanda yang tinggal dan menetap di Indonesia. Motif yang digunakan kebanyakan bunga-bunga yang banyak terdapat di Eropa seperti Tulip dan motif tokoh-tokoh cerita dongeng terkenal di sana. C.1 Batik Pecinan B. Batik Belanda Pada zaman penjajahan Belanda tentunya banyak warga Belanda yang tinggal dan menetap di . D.memproduksi Batik Pecinan salah satunya ialah Tan Tjie Hou. Dalam budaya Islam motif – motif yang berhubungan dengan benda bernyawa tidak boleh digambarkan sama persis sesuai aslinya. Batik Pengaruh Kraton Pembuat batik di Pekalongan sering membuat batik yang motifnya merupakan ciri khas dari Batik Kraton Yogyakarta ataupun Surakarta. parang dll. GAMBAR 1. Sehingga lebih unik dan menarik. Karya-karya mereka mendominasi pada abad 20 silam. Batik yang dihasilkan warga keturunan Belanda ini mempunyai ciri khas tersendiri. Walaupun bermotif pengaruh kraton tetapi teknik pembuatan dan pewarnaanya dengan gaya Pekalongan.

tetapi masih berciri khas pagi sore tanpa tumpal. Perlu diketahui gaya Pekalongan adalah gaya Pesisiran jadi lebih bebas dan banyak mendapat berbagai pengaruh dari luar. Motif gaya kraton yang biasanya di pakai yaitu semen. Batik model ini sangat disukai di Eropa. Mereka ternyata tertarik juga dengan budaya lokal.Jans. Kebanyakan menggunakan motif rangkaian bunga dan lung – lungan GAMBAR 1. Sama seperti warga keturunan Cina. Walaupun bermotif pengaruh kraton tetapi teknik pembuatan dan pewarnaanya dengan gaya Pekalongan. Batik Jawa Baru Di produksi sesudah era batik Jawa Hokokay. Dalam Batik Jawa Baru motif dan warna yang ada pada era batik Jawa Hokokay lebih disederhanakan. Sehingga lebih unik dan menarik.Indonesia. Batik Rifa’iyah Batik jenis ini mendapat pengaruh Islam yang kuat. keraton GAMBAR 1. Motif yang digunakan kebanyakan bunga-bunga yang banyak terdapat di Eropa seperti Tulip dan motif tokoh-tokoh cerita dongeng terkenal di sana. Batik yang dihasilkan warga keturunan Belanda ini mempunyai ciri khas tersendiri. Sesuai hal itu corak dalam batik rifa’iyah terutama yang mengenai motif hewan terlihat kepalanya terpotong. Tokoh yang terkenal membuat Batik Belanda di Pekalongan yaitu Van Zuylen dan J. parang dll.2 Batik Kraton E. C. Karena dalam ajaran Islam semua wujud binatang sembelihan yang dihalalkan harus dipotong kepalanya. Biasanya warga keturunan Arab memproduksi batik jenis ini. Dalam budaya Islam motif – motif yang berhubungan dengan benda bernyawa tidak boleh digambarkan sama persis sesuai aslinya. Batik Pengaruh Kraton Pembuat batik di Pekalongan sering membuat batik yang motifnya merupakan ciri khas dari Batik Kraton Yogyakarta ataupun Surakarta. Karya-karya mereka mendominasi pada abad 20 silam. D. cuwiri.3 Batik Jawa Baru . warga keturunan Belanda banyak juga yang membuat dan memproduksi batik.

Batik Tiga Negeri Pekalongan Seperti halnya batik – batik negara lain dimana dalam satu kain terdapat warna merah biru soga yang semua dibuat di Pekalongan terkadang warna biru diganti ungu dan hijau. Batik Tribusana ini ada yang tahunan dan polos. Batik Cap Kombinasi Tulis Batik kombinasi tulis sebenarnya batik cap di mana proses kedua atau sebelum disoga direntes atau dirining oleh pembatik tulis sehingga batik kelihatan seperti ditulis. Batik Jlamprang Motif – motif Jlamprang atau di Yogyakarta dengan nama Nitik adalah salah satu batik yang cukup popular diproduksi di daerah Krapyak Pekalongan. H. Batik Pangan / Petani Batik yang dibuat sebagai selingan kegiatan ibu rumah tangga di rumah dikala tidak pergi ke sawah . Batik Jlamprang ini diabadikan menjadi salah satu jalan di Pekalongan. Tribusana Merupakan batik gaya baru dimana cara pembuatan proses kedua direntas atau riningan dan kebanyakan motif – motif nya lung – lungan lanjuran. Batik Terang Bulan ini disebut juga Gedong atau Ram – raman. Sogan Pekalongan Batik dengan proses dua kali dimana proses pertama latar putih kadang ada coletan. Batik Terang Bulan Suatu desain batik dimana ornamennya hanya di bagian bawah saja baik itu berupa lung – lungan atau berupa ornamen pasung atasnya kosong atau berupa titik – titik . G. dan untuk proses kedua batik ditanahi penuh atau ornamen plataran berupa titik halus baru setelah itu disoga. Hal ini dilakukan untuk mempercepat produksi batik dan keseragaman. L. Batik ini merupakan pengembangan dari motif kain Potola dari India yang berbentuk geometris kadang berbentuk bintang atau mata angin dan menggunakan ranting yang ujungnya berbentuk segi empat. I.F. Batik Soga terlihat klasik K. J.

N. Motifnya turun temurun sesuai daerah masing –masing dan batik ini dikerjakan secara tidak professional karena hanya sebagai sambilan. dibuat dengan komposisi baru dengan pewarnaan Pekalongan dan kelihatan modern. urat kayu maupun rintang broklat. hal ini membuat warna batik lebih hidup dan seperti ada baying –bayang. Biasanya batik ini kasar dan kagok serta tidak halus. Motif –motif ini adalah motif baru yang berhubungan dengan estetika. M. P. Q. Batik Kontemporer Suatu batik yang tidak lazim kelihatan batik.atau saat waktu senggang. Batik Osdekan Dalam suatu kain batik akan timbul satu warna akan dibatik lagi terus ditimpa dengan warna lagi baik itu berupa warna tua muda atau warna lain. Untuk pewarnaan pun diikutkan ke saudagar. Coletan Dimana dalam suatu kain batik pewarnaan di sebagian tempat menggunakan sistem colet dengan kuas dan untuk pencelupan hanya sekali kecuali warna soga. O. . warna –warna lain menggunakan colet. tetapi masih menggunakan proses pembuatannya sama seperti membuat batik. R. Batik Cap. Komposisi gaya bebas batik ini popular di era tahun 80 an. Hal ini sangat popular di era zaman Soekarno untuk membuat batik Yogya dan Solo untuk ditambahi warna. Batik Kemodelan Adalah batik – batik klasik baik itu dari gaya Yogya maupun Solo. Batik Modern Batik yang dalam prosesnya terutama dalam pewarnaan menggunakan sistem baru yang biasanya dalam pencelupan sekarang menggunakan sistem lain baik tu berupa gradasi.

Batik yang pembuatannya menggunakan alat beebentuk cap atau stamp baik itu proses coletan maupun keliran   .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful