P. 1
demokrasi

demokrasi

|Views: 76|Likes:
Published by Hilman Yudhistira

More info:

Published by: Hilman Yudhistira on Apr 17, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/11/2012

pdf

text

original

DEMOKRASI DI INDONESIA

NAMA : ADILIAN KUNCORO PUTRO NO.MAHASISWA : 11.02.8163 KELOMPOK : A PROGRAM STUDI : D3 MANAGEMENT INFORMATIKA NAMA DOSEN : M.KHALIS PURWANTO

1

Maka Negara tersebut adalah Negara yang sukses menjalankan system demokrasi sebaliknya jika suatu Negara itu gagal menggunakan system pemerintahan demokrasi maka Negara itu tidak layak disebut sebagai Negara demokrasi. Demi tercapaiya suatu kesejahtraan.ABSTRAK Dalam kehidupan berpolitik di setiap Negara yang kerap selalu menikmati kebebasan berpolitik namun tidak semua kebebasan berpolitik berjalan sesuai dengan yang di inginkan. 2 . Jika suatu Negara mampu menerapkan kebebasan. Oleh karena itu kita sebagai warga Negara Indonesia yang meganut system pemerintahan yang demokrasi kita sudah sepatutnya untuk terus menjaga dan memperbaiki. dan kesejahtraan dengan sempurna. Demokrasi adalah sebuah proses yang terusmenerus merupakan gagasan dinamis yang terkait erat dengan perubahan. tujuan dari cita-cita demokrasi yang sesungguhnya akan mengangkat Indonesia ke dalam suatu perubahan. keadilan. karena pada hakikatnta semua system politik mempunyai kekuatan dan kelemahannya masing-masing.

BAB I PENDAHULUAN 1. Dibawah sistem ini keputusan legislatif dibuat oleh masyarakat ata5u oleh wakil yang wajib bekerja dan bertindak sesuai aspirasi masyarakat dan yang memilihnya melalui proses pemilihan umum legislatif. contoh tindakan yang menentang demokrasi. Kesejajaran ketiga jenis lembaga negara inidiperlukan agar bisa saling mengawasi dan saling mengontrol. Bagaimana pelaksanaan demokrasi di Indonesia? 1. Apa contoh tindakan yang menentang demokrasi? 4. yudikatif. Ketiga jenis lembaga tersebut adalah lembaga pemerintah yang memiliki kewenangan untuk mewujudkan dan melaksanakan kewenangan eksekutif. Bagaimana alasan pelaksanaan demokrasi di masyarakat? 3. legislatif) untuk diwujudkan dalam tiga jenis lembaga negara yang saling lepas dan berada dalam peringkat yang sejajar satu sama lain.2 Rumusan Masalah Dari latar belakang diatas. lembaga pengadilan yang berwenang menyelenggarakan kekuasaan yudikatif dan lembaga perwakilan rakyat memiliki kewenangan menjalankan kekuasaan legislatif. Apa arti istilah dan sejarah demokrasi? 2. Bagaimana demokrasi di Indonesia? 5. Salah satu pilar demokrrasi adalah prinsip trias politica yang membagi ketiga kekuasaan politik negara (eksekutif.3 Tujuan Penulisan Adapun tujuan dari penulisan makalah ini selain untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah pendidikan kewarganegaraan tetapi juga untuk memberikan informasi dan pengetahuan kepada pembaca mengenai arti istilah dan sejarah demokrasi.1 Latar Belakang Masalah Demokrasi adalah sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat atas negara untuk dijalankan oleh pemerintah segara tersebut. 1. 3 . dapat disusun rumusan masalah sebagai berikut: 1. dan pelaksanaan demokrasi di Indonesia.

Demokrasi menempati posisi vital dalam kaitannya pembagian kekuasaan dalam suatu negara dengan kekuasaan negara yang diperoleh dari rakyat juga harus digunakan untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. Sehingga dapat diartikan sebagai pemerintahan rakyat. atau yang lebih kita kenal sebagai pemerintahan dari rakyat. dan definisi modern telah berevolusi sejak abad ke-18. misalnya kekuasaan berlebihan dari lembaga legislatif menentukan sendiri anggaran untuk gaji dan tunjangan anggota-anggotanya tanpa memperdulikan aspirasi rakyat.2 Alasan Pelaksanaan Demokrasi di Masyarakat Demokrasi adalah sebuah pemerintahan dari rakyat. bahkan kekuasaan absolut pemerintah seringkali menimbulkan pelanggaran terhadap hak-hak asasi manusia.BAB II PEMBAHASAN 2. Demokrasi pada dasarnya adalah aturan orang (people rule). sebab demokrasi saat ini disebutsebut sebagai indikator perkembangan politik suatu negara. tetapi harus ada mekanisme formal yang mewujudkan akuntibilitas dari setiap lembaga negara dan mekanisme ini mampu secara operasional (bukan hanya secara teori) membatasi kekuasaan lembaga negara tersebut. setiap lembaga negara bukan saja harus akuntabel (accountable). Prinsip semacam ini menjadi sangat penting untuk diperhitungkan ketika fakta-fakta sejarah mencatat kekuasaan pemerintah (eksekutif) yang begitu besar ternyata tidak mampu untuk membentuk masyarakat yang adil dan beradab. 4 . tidak akan membawa kebaikan untuk rakyat. Hal ini menjadi wajar. Demikian pula kekuasaan berlebihan di lembaga negara yang lain. yaitu demos yang berarti rakyat. 2. oleh rakyat. dan di dalam sistem politik yang demokratis warga mempunyai hak. atau lebih tepatnya pengelolaan kekuasaan secara beradab. dan untuk rakyat. arti dari istilah ini telah berubah sejalan dengan waktu. Demokrasi adalah memperbincangkan tentang kekuasaan. bersamaan dengan perkembangan sistem “demokrasi” di banyak negara. oleh rakyat. Kata “demokrasi” berasal dari dua kata.1 Arti Istilah dan Sejarah Demokrasi Istilah “demokrasi” berasal dari yunani kuno yang diutarakan di Athena Kuno pada abad ke-5 SM. Negara tersebut biasanya dianggap sebagai contoh awal dari sebuah sistem yang berhubungan dengan hukum demokrasi modern. Konsep demokrasi menjadi sebuah kata kunci tersendiri dalam bidang ilmu politik. dan kratos /cratein yang berarti pemerintahan. Intinya. dan untuk rakyat. Namun.

Masyarakat madani merupakan suatu bentuk hubungan negara dan warga masyarakat (sejumlah kelompok sosial) yang dikembangkan atas dasar toleransi dan menghargai satu sama lainnya. dan dengan demikian melawan demokrasi. Lukas Uwuratuw dalam kasus korupsi. dengan tujuan untuk membentuk masyarakat madani. Korupsi bisa menyebabkan sulitnya legitimasi pemerintahan dan nilai demokrasi seperti kepercayaan dan toleransi. dan suara yang sama di dalam mengatus pemerintahan di dunia publik. Sehingga terjadi perdebatan yang berakhir pemukulan.kesempatan. Otonomi daerah dapat diartikan sebagai hak. dan berarti juga otonomi atau kemandirian dari orang yang bersangkutan untuk mengatur hidupnya. lebih dari itu hal tersebut merupakan tindakan menentang hak masyarakat atas kebebasan informasi. 2. Di Indonesia. Landasan demokrasi adalah keadilan. Korupsi di sistem pengadilan menghentikan ketertiban hukum. Pemidanaan juhry bukan sekedar tindakan melawan hukum. Juhry Samanery yang dikeroyok oleh pegawai PN Ambon karena meliput persidangan mantan wakil bupati Maluku Tenggara Barat. 5 . dalam arti terbukanya peluang kepada semua orang. Korupsi di pemerintahan publik menghasilkan ketidakseimbangan dalam pelayanan masyarakat. Maka dari itu terbentuklah otonomi daerah.3 Contoh Tindakan yang Menentang Demokrasi Salah satu contoh tindakan yang menentang demokrasi di Indonesia adalah korupsi. wewenang. Padahal proses persidangan dinyatakan terbuka namun pada saat pengadilan berlangsung. dan kewajiban yang diberikan kepada daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat untuk meningkatkan daya guna dan hasil guna penyelenggaraan pemerintahan dalam rangka pelayanan terhadap masyarakat dan pelaksanaan pembangunan sesuai dengan peraturan perundangundangan. korupsi mempersulit demokrasi dan tata pemerintahan yang baik dengan cara menghancurkan proses formal. Demokrasi adalah keputusan berdasarkan suara terbanyak. Di dalam dunia politik. sesuai dengan apa yang dia ingini. Contoh lain tindakan yang menentang demokrasi adalah pemidanaan salah satu jurnalis Ambon. Sedangkan yang dimaksud dengan daerah otonom adalah kesatuan masyarakat hukum yang mempunyai batas-batas wilayah yang berwenang mengatur dan mengurus urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat. pergerakan nasional juga mencita-citakan pembentukan negara demokratis yang berwatak antifeodolisme dan anti-imperialisme. para pekerja media dihalang-halangi masuk oleh pegawai PN.

maka negara itu tidak layak disebut sebagai negara demokrasi. Pada awalnya. dan melengkapi kualitaskualitas demokrasi yang sudah ada. bertambahnya kemacetan di jalan. Masa pemerintahan tahun 1945-1950 mengindikasikan keinginan kuat dari para pemimpin negara untuk membentuk pemerintahan demokrasi. Masih banyak persoalan yang muncul terhadap pemerintah yang belum sepenuhnya bisa menjamin kebebasan warga negaranya. Dalam kehidupan berpolitik di setiap negara yang kerap selalu menikmati kebebasan berpolitik namun tidak semua kebebasan berpolitik berjalan sesuai dengan yang diinginkan. Seperti meningkatnya angka pengangguran.2. kita sudah sepatutnya untuk terus menjaga. mengeluarkan pendapat. Pada masa itu penyelenggaraan pemerintahan dan demokrasi Indonesia belum berjalan baik.5 Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia Pelaksanaan demokrasi di Indonesia terbagi menjadi beberapa periode. maka negara tersebut adalah negara yang sukses menjalankan sistem demokrasi. berkumpul. berbicara. Sebaliknya.4 Demokrasi di Indonesia Demokrasi di negara Indonesia sudah mengalami kemajuan yang pesat. Oleh karena itu. kebebasan masyarakat dalam berkeyakinan. 2. Hal ini termuat 6 . Tapi bukan berarti demokrasi di Indonesia saat ini sudah berjalan sempurna. pemerintahan Indonesia menunjukkan adanya sentralisasi kekuasaan pada divi presiden sehubungan belum terbentuknya lembaga-lembaga politik demokrasi. Demi tercapainya suatu kesejahteraan. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan dibebaskan menyelenggarakan kebebasan pers. karena pada hakikatnya semua sistem politik mempunyai kekuatan dan kelemahannya masing-masing. yaitu: 1. kita sebagai warga negara Indonesia yang menganut sistem pemerintahan yang demokrasi. Hal itu disebabkan masih adanya revolusi fisik. Berdasarkan pada konstitusi negara. dan kesejahteraan dengan sempurna. Indonesia adalah negara demokrasi yang berkedaulatan rakyat. Jika suatu negara mampu menerapkan kebebasan. yaitu UUD 1945. keadilan. semakin parahnya banjir. mengkritik bahkan mengawasi jalannya pemerintahan. jika suatu negara itu gagal menggunakan sistem pemerintahan demokrasi. Demokrasi adalah sebuah proses yang terus menerus merupakan gagasan dinamis yang terkait erat dengan perubahan. dan masalah korupsi. memperbaiki. misalnya belum terbentuknya MPR dan DPR. Pelaksanaan demokrasi pada masa revolusi (1945-1950) Tahun 1945-1950 Indonesia masih berjuang menghadapi Belanda yang ingin kembali ke Indonesia. tujuan dari cita-cita demokrasi yang sesungguhnya akan mengangkat Indonesia kedalam suatu perubahan.

Masa demokrasi parlementer dapat dikatakan sebagai masa kejayaan demokrasi karena hampir semua unsur-unsur demokrasi dapat ditemukan dalam perwujudannya. Pelaksanaan demokrasi pada masa orde lama a. Namun proses demokrasi masa itu telah dinilai gagal dalam menjamin stabilitas politik.dalam pasal 4 Aturan Peralihan UUD 1945 yang berbunyi “Sebelum MPR. pada masa-masa kritis tersebut. Unsurunsur tersebut meliputi peranan yang sangat tinggi pada parlemen. kepemimpinan dwitunggal Soekarno-Hatta berperan kembali dalam pemerintahan nasional. 3. 2. Maklumat Pemerintah No. Kebijakan tersebut adalah sebagai berikut: 1. Kabinet berubah ke sistem parlementer. Demikian kebijakan tersebut. Maklumat Pemerintah Tanggal 03 November 1945 mengenai pembentukan Partai Politik. dan terjaminnya hak politik rakyat. Cita-cita dan proses demokrasi masa itu terhambat oleh revolusi fisik menghadapi Belanda dan pemberontakan PKI Madiun Tahun 1948. Masa demokrasi liberal Masa antara tahun 1950-1959 ditandai dengan suasana dan semangat yang ultra-demokratis. Sistem pemerintahan berubah menjadi sistem pemerintahan parlementer. DPR. Demokrasi yang dipakai adalah demokrasi parlementer atau demokrasi liberal. berkembangnya partai politik. dan penciptaan kesejahteraan rakyat. pemilu yang bebas. pemerintahan kembali ke sistem Presidensial. sedangkan dwitunggal Soekarno-Hatta dijadikan simbol dengan kedudukan sebagai kepala negara. kelangsungan pemerintahan. 2. X Tanggal 16 Oktober 1945 tentang Perubahan Fungsi KNIP menjadi Fungsi Parlemen. pemerintah melakukan serangkaian kebijakan untuk menciptakan pemerintahan demokratis. segala kekuasaannya dijalankan oleh presiden dengan bantuan sebuah komite nasional”. Untuk menghindari kesan bahwa negara Indonesia adalah negara absolut. Maklumat Pemerintah Tanggal 14 November 1945 mengenai Perubahan dari Kabinet Presidensial ke Kabinet Parlementer. Pada akhir tahun 1949. dan DPA dibentuk menurut UUD ini. akuntibilitas politis yang tinggi. Kegagalan praktik demokrasi liberal tersebut disebabkan karena: 7 . terjadi perubahan dalam sistem pemerintahan di Indonesia.

Dominasi presiden 2. 2. Hal ini menjadikan Presiden Soekarno segera mengeluarkan Dekrit Presiden tanggal 05 Juli 1959 yang isinya: 1. Menetapkan pembubaran konstituante 2. Terjadinya sentralisasi kekuasaan pada hubungan antara pusat dan daerah 5.1. serta kurang memperhatikan kepentingan yang lebih luas. Menetapkan UUD 1945 berlaku kembali sebagai konstitusi negara dan tidak berlakunya UUDS 1950 3. Peranan parlemen yang lemah 3. Berkembangnya pengaruh PKI dan militer sebagai kekuatan sosial politik di Indonesia. Terbatasnya kebebasan pers Akhir dari demokrasi terpimpin memuncak dengan adanya pemberontakan G30-S/PKI pada tanggal 30 September 1965. Penyimpangan-penyimpangan tersebut antara lain: 1. 3. Mengaburnya sistem kepartaian dan lemahnya peranan partai politik 2. artinya berbagai golongan politik dan partai politik sangat mementingkan kelompok atau alirannya sendiri daripada mengutamakan kepentingan bangsa. Dominannya politik aliran. Tidak mempunyai para anggota konstituante bersidang dalam menetapkan dasar negara sehingga keadaan menjadi berlarut-larut. Masa demokrasi terpimpin Masa antara tahun 1959-1965 adalah masa demokrasi terpimpin. Pengertian dasar demokrasi terpimpin menurut ketetapan MPRS No. Demokrasi terpimpin berakhir karena kegagalan Presiden Soekarno dalam mempertahankan keseimbangan antara kekuatan 8 . Demokrasi terpimpin yang dijalankan oleh Presiden Soekarno ternyata menyimpang dari prinsip-prinsip negara demokrasi. Pembentukan MPRS dan DPAS b. Landasan sosial ekonomi rakyat yang masih rendah. VIII/MPRS/1965 adalah kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan yang berintikan musyawarah untuk mufakat secara gotong royong diantara semua kekuatan nasional yang progresif revolusioner dengan berporoskan nasakom dengan ciri-ciri sebagai berikut: 1. Jaminan hak-hak dasar warga negara masih lemah 4. Terbatasnya peran partai politik 3. Demokrasi terpimpin berawal dari ketidaksenangan Presiden Soekarno terhadap partai-partai politik yang dinilai lebih mengedepankan kepentingan partai dan ideologinya masingmasing.

pemerintahan orde baru berhasil menciptakan stabilitas politik dan menyelenggarakan pembangunan nasional yang dimulai dengan adanya pembangunan lima tahun (Pelita). Saat itu PKI ingin membentuk angkatan kelima. Dengan berjalannya mekanisme kepemimpinan nasional lima tahun. 1987. Orde Baru menganggap bahwa penyimpangan terhadap Pancasila dan UUD 1945 adalah sebab utama kegagalan dari pemerintahan sebelumnya. dan 1997. dalam perkembangan selanjutnya pemerintahan Orde Baru mengarah pada pemerintahan yang sentralistis. Untuk berjalannya demokrasi. Orde baru juga berhasil menyelenggarakan pemilihan umum secara periodik. Keberhasilan tersabut ditandai dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi. Demokrasi masa Orde Baru bercirikan pada kuatnya kekuasaan Presiden dalam menopang dan mengatur seluruh proses politik yang terjadi. pemerintah Orde Baru menyusun mekanisme kepemimpinan nasional lima tahun yang merupakan serangkaian garis besar kegiatan kenegaraan yang dirancang secara periodik selama masa lima tahun. Pelaksanaan demokrasi pada masa orde baru Masa orde baru dimulai tahun 1966. mengontrol kegitan politik dan pemberi legacies bagi seluruh lembaga pemerintah dan negara. Orde Baru adalah tatanan peri kehidupan masyarakat. Akhir dari demokrasi terpimpin ditandai dengan keluarnya Surat Perintah tanggal 11 Maret 1966 dari Presiden Soekarno kepada Jendral Soeharto untuk mengatasi keadaan. Orde baru melanjutkan pembangunan demokrasi berdasarkan pada ketentuan-ketentuan dalam UUD 1945. secara 9 . seperti MPR dan DPR dibentuk. Pemerintahan orde baru diawali dengan keluarnya Surat Perintah 11 Maret sampai tahun 1968 dengan pengangkatan Jendral Soeharto sebagai Presiden RI. 1977. Pemerintahan Orde Baru mengawali jalannya pemerintahan dengan tekad melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen. meningkatnya tingkat pendidikan warga negara.yang ada disisinya. 1992. pembangunan infrastruktur. sedangkan militer tidak menyetujui pembentukan tersebut. Namun. yaitu Pelita I tahun 1973-1978 sampai Pelita VI tahun 1993-1998. yaitu PKI dan militer yang sama-sama berpengaruh. 3. 1982. bangsa. dan negara Indonesia atas dasar pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen. Akibatnya. Lembaga kepresidenan telah menjadi pusat dari seluruh proses politik dan menjadi pembentuk dan penentu agenda nasional. Demokrasi yang dijalankan dinamakan demokrasi yang didasarkan atas nilai-nilai dari sila-sila pada pancasila. yaitu pada tahun 1971. berhasil menekan laju pertumbuhan penduduk. Semua lembaga negara.

Sejumlah indikator yang menyebabkan demokrasi tidak terjadi pada masa Orde Baru yaitu: 1. VII/MPR/1998 tentang pencabutan tap MPR tentang Referendum. Tidak bersatunya lagi pilar-pilar pendukung Orde Baru (Menteri dan TNI) 4. XIII/MPR/1998 tentang pembatasan masa jabatan Presiden dan Wakil Presiden RI.J. Tap MPR RI No. Rotasi kekuasan eksekutif hamper dapat dikatakan tidak ada. Membentuk kabinet reformasi pembangunan 10 . Amandemen UUD 1945 sudah sampai aman demen I. II. Pemilu yang jauh dari semangat Demokrasi 4. Rekvutmen politik yang tertutup 3. Sebab-sebab kejatuhan Orde Baru adalah: 1.subtantif tidak ada perkembangan demokrasi justru penurunan derajat demokrasi. 2. Tap MPR RI No. Gelombang demonstrasi yang menghebat menuntut Presiden Soeharto untuk mundur dari jabatannya. antara lain: 1. X/MPR/1998 tentang pokok-pokok reformasi 2. Pelaksanaan demokrasi pada masa reformasi (1998-sekarang) Masa reformasi berusaha membangun kembali kehidupan yang demokratis antara lain: 1. 3. makin lama jauh dari semangat demokrasi dan kontrol rakyat. sewenang-wenang. Keluarnya ketetapan MPR RI No. maka berakhirlah pemerintaha masa Orde Baru dengan diumumkannya pengunduran diri Presiden Soeharto dari kekuasaannya pada tanggal 21 Mei 1998. Namun. XI/MPR/1998 tentang penyelenggaraan negara yang bebas dari KKN 4. Akibatnya. Dengan demikian. dan akhirnya jatuh. B. Ketetapan No. Habiebie Kebijakan-kebijakan yang dilakukan Habiebie pada masa pemerintahanya antara lain: 1. Pengakuan terhadap hak-hak dasar yang terbatas. pemerintahan menjadi korup. Hancurnya ekonomi nasional (krisis ekonomi) 2. 4. III Pelaksanaan demokrasi pada masa reformasiterdiri dari beberapa periodisasi pemerintaham. Terjadinya krisis politik 3. 5. Orde Baru sesungguhnya telah mampu membangun stabilitas pemerintahan dan kemajuan ekonomi.

kebebasan beragama. PPP. dan adil. membebaskan tahanan politik. 11 . bersih) dan JURDIL (jujur dan adil) 2. dan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Merestrukturisasi lembaga pemerintahan seperti menghapus departemen yang dianggapnya tidak efisien (menghilangkan departemen penerangan dan sosial untuk mengurangi pengeluaran anggaran. dan instansi peradilan yang independen. PDI 2. aparator penegak hukum. Mengadakan pemilu tahun 1999 Pelaksanaan pemilu dilakukan dengan asas LUBER (langsung. Megawati Soekarno Putri Kebijakan-kebijakan yang ditempuhnya antara lain: 1. yang bersih dan berwibawa. Kebebasan menyampaikan pendapat Kebebasan menyampaikan pendapat diberikan asal tetap berpedoman pada aturan yang ada yaitu UU No. Abdurrahman Wahid Kebijakan-kebijakan yang ditempuh Abdurrahman Wahid antara lain: 1. 2. umum. dan mencabut larangan berdirinya Serikat Buruh Independen 3. jujur. Mengadakan sidang istimewa pada tanggal 10-13 November 1998 oleh MPR 7. memperbolehkan kembali penyelenggaraan budaya Tionghoa) 2.Dibentuk pada tanggal 22 Mei 1998. membentuk Dewan Keamanan Ekonomi Nasional). Ingin memanfaatkan jabatan sebagai Panglima tertinggi dalam militer dengan mencopot Kapolri yang tidak sejalan dengan keinginan Gusdur. 3. susunan dan kedudukan MPR/DPR. diwujudkan dengan dikeluarkannya UU tentang pemilu. Meneruskan kehidupan demokrasi seperti pemerintahan sebelumnya (memberikan kebebasan berpendapat di kalangan masyarakat minoritas. Reformasi dalam bidang hukum Target reformasinya yaitu subtansi hukum. dengan jumlah menteri 16 orang yang merupakan perwakilan dari GOLKAR. 9 Tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum. Meningkatkan kerukunan antar elemen bangsa dan menjaga persatuan dan kesatuan. Habiebie berusaha menciptakan politik yang transparan. Membangun tatanan politik yang baru. 3. mengadakan pemilu yang bebas. 5. Mengadakan reformasi pada bidang politik. Mengatasi masalah dwifungsi ABRI Keanggotaan ABRI dalam DPR/ MPR dikurangi bahkan pada akhirnya ditiadakan. 4. 6.

Subsidi BBM 7. Pelayanan UKM (Usaha Kecil Menengah) bagi rakyat kecil 6. Memudahkan investor asing untuk berinvestasi di Indonesia 8. Pembayaran utang secara bertahap kepada PBB 4. Papua. Melanjutkan amandemen UU 1945. Konversi minyak tanah ke gas 3. Meningkatkan sektor pariwisata “Visit Indonesia 2008” 9. Ambon. setiap usaha yang mengancam keutuhan NKRI ditindak tegas seperti kasus Aceh. keluarnya UU tentang otonomi daerah menimbulkan penafsiran yang berbeda tentang pelaksanaan otonomi daerah. Pemberian bibit unggul pada petani 10. Susilo Bambang Yudhoyono Kebijakan-kebijakan yang ditempuh SBY antara lain: 1. Buy-back saham BUMN 5. Menjaga keutuhan NKRI. Poso 4. Oleh karena itu. Anggaran pendidikan ditingkatkan menjadi 20% dari keseluruhan APBN 2. Pemberantasan korupsi melalui dengan dibentuknya KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) 12 .3. 4. pelurusan dilakukan dengan pembinaan terhadap daerah.

memperbaiki. Abdurrahman Wahid/Gusdur. 3. Pelaksanaan demokrasi di Indonesia yang meliputi: pada masa orde lama. oleh rakyat dan untuk rakyat. kita sebagai warga negara Indonesia yang menganut sistem pemerintahan demokrasi kita sudah sepatutnya untuk terus menjaga. Konsep demokrasi menjadi sebuah kata kunci tersendiri dalam bidang ilmu politik. sebab demokrasi saat ini disebutsebut sebagai indikator perkembangan politik suatu negara. Negara tersebut biasanya dianggap sebagai contoh awal dari sebuah sistem yang berhubungan dengan hukum demokrasi modern. Demi terbentuknya suatu sistem demokrasi yang utuh di dalam wadah pemerintahan bangsa Indonesia. Negara Indonesia menunjukkan sebuah Negara yang sukses menuju demokrasi sebagai bukti yang nyata. dalam pemilihan langsung presiden dan wakil presiden. masa reformasi yang terdiri dari: Reformasi pada masa B.BAB III PENUTUP 3. yaitu demos yang berarti rakyat dan kratos/cratein yang berarti pemerintahan. hingga presiden yang sekarang Susilo Bambang Yudhoyono.1 Kesimpulan Istilah “demokrasi” berasal dari Yunani Kuno yang diutarakan di Athena Kuno pada abad ke-5 SM. orde baru. bersamaan dengan perkembangan sistem “demokrasi” dibanyak negara. 13 . Demokrasi memberikan kebebasan untuk mengeluarkan pendapat bahkan dalam memilih salah satu keyakinanpun dibebaskan. mengkritik bahkan mengawasi jalannya pemerintahan.J. Oleh karena itu. Habiebie. Semua warga negara bebas berbicara. Namun. mengeluarkan pendapat. Hal ini menjadi wajar. arti dari istilah ini telah berubah sejalan dengan waktu dan definisi modern telah berevolusi sejak abad ke-18. dan melengkapi kualitas-kualitas demokrasi yang sudah ada. Kata “demokrasi” berasal dari dua kata. sehingga dapat diartikan sebagai pemerintahan rakyat atau yang lebih kita kenal sebagai pemerintahan dari rakyat.2 Saran Demokrasi adalah sebuah proses yang terus menerus merupakan gagasan dinamis yang terkait erat dengan perubahan. Selain itu bebas menyelenggarakan kebebasan pers. Megawati Soekarno Putri.

html 14 .co.DAFTAR PUSTAKA http://www.cc/2010/11/makalah-demokrasi.epuljapanese.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->