BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG Bioteknologi terbagi menjadi 3 yaitu bioteknologi menggunakan mikroorganisme, kultur jaringan, dan rekayasa genetika. Bioteknologi yang menggunakan mikroorganisme (seperti bakteri, kahmir(yeast), dan kapang) antara lain penemuan dan penyelesaian masalah pangan, obat-obatan, pembasmi hama tanaman, pencemaran, pembasmian hama tanaman, dan pemisahan logam dari bijih logam. Salah penerapan bioteknologi yang menggunakan jasa mikroorganisme untuk pangan adalah tempe. Siapa yang tak kenal tempe. Tempe yang menurut kabarnya adalah makanan asli Indonesia dibuat dari fermentasi terhadap biji kedelai atau beberapa bahan lain yang menggunakan beberapa jenis kapang Rhizopus ini banyak disuka. Rasanya yang lezat, harganya murah dan mudah didapat. Apalagi sepotong tempe mengandung berbagai unsur bermanfaat, seperti karbohidrat, lemak, protein, serat, vitamin, enzim, daidzein, genisten, serta komponen antibakteri bermanfaat untuk kesehatan. Tempe makanan yang sering dijumpai di rumah maupun di warung-warung, sebagai pelengkap hidangan ternyata memiliki kandungan dan nilai cerna yang lebih baik dibandingkan dengan kedelai. Oleh karena itu, tempe sangat baik untuk diberikan kepada segala kelompok umur (dari bayi hingga lansia), sehingga bisa disebut sebagai makanan semua umur. Karena banyaknya manfaat dari tempe itulah maka saya tertarik untuk membuat makalah tentang Tempe ini.

B. RUMUSAN MASALAH Masalah yang diambil dalam makalah ini adalah sebagai berikut :
1. Bagaimana Sejarah Dan Perkembangan Tempe? 2. Bagaimana Cara Pembuatan Tempe? 3. Apa Saja Khasiat Dan Kandungan Gizi? 4. Macam-macam Tempe yang Tidak Terbuat dari Kedelai?

-1-

Mengetahui Cara Pembuatan Tempe. METODE PENULISAN Makalah ini ditulis menggunakan metode kepustakaan yaitu dengan cara mengutip dari majalah. 2. buku maupun intenet secara langsung dan dengan dianalisa terlebih dahulu. 3.C. TUJUAN Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk : 1. 4. Mengetahui Khasiat Dan Kandungan Gizi. -2- . Mengetahui Macam-macam Tempe yang Tidak Terbuat dari Kedelai. D. Mengetahui Sejarah Dan Perkembangan Tempe.

Asal Usul Tidak seperti makanan kedelai tradisional lain yang biasanya berasal dari Cina atau Jepang. masyarakat Jawa terpaksa menggunakan hasil pekarangan. Pada saat itu. Dalam bab 3 dan bab 12 manuskrip Serat Centhini dengan seting Jawa abad ke16 (Serat Centhini sendiri ditulis pada awal abad ke-19) telah ditemukan kata "tempe". Pada zaman Jawa Kuno terdapat makanan berwarna putih terbuat dari tepung sagu yang disebut tumpi. Tidak jelas kapan pembuatan tempe dimulai. seperti singkong. yaitu koji1 kedelai yang difermentasikan -3- .BAB II PEMBAHASAN A. Sumber lain mengatakan bahwa pembuatan tempe diawali semasa era Tanam Paksa di Jawa. ada pula pendapat yang mengatakan bahwa tempe mungkin diperkenalkan oleh orang-orang Tionghoa yang memproduksi makanan sejenis. Hal ini dan catatan sejarah yang tersedia lainnya menunjukkan bahwa mungkin pada mulanya tempe diproduksi dari kedelai hitam. dan berkembang sebelum abad ke-16. Jawa Tengah. Tempe segar yang juga berwarna putih terlihat memiliki kesamaan dengan makanan tumpi tersebut. berasal dari masyarakat pedesaan tradisional Jawa—mungkin dikembangkan di daerah Mataram. khususnya di Yogyakarta dan Surakarta. misalnya dengan penyebutan nama hidangan jae santen tempe (sejenis masakan tempe dengan santan) dan kadhele tempe srundengan. Selain itu. SEJARAH DAN PERKEMBANGAN TEMPE 1. ubi dan kedelai. terutama dalam tatanan budaya makan masyarakat Jawa. Namun demikian. Kata "tempe" diduga berasal dari bahasa Jawa Kuno. sebagai sumber pangan. Selain itu terdapat rujukan mengenai tempe dari tahun 1875 dalam sebuah kamus bahasa Jawa-Belanda. tempe berasal dari Indonesia. makanan tradisonal ini sudah dikenal sejak berabad-abad lalu.

Soekarno. sering memperingatkan rakyat Indonesia dengan mengatakan. Tempe di Indonesia Indonesia merupakan negara produsen tempe terbesar di dunia dan menjadi pasar kedelai terbesar di Asia. tempe yang kaya protein telah menyelamatkan kesehatan penduduk Indonesia yang padat dan berpenghasilan relatif rendah. Presiden Indonesia pertama. pisang ragi mulai untuk berbasis menggantikan membungkus tepung (diproduksi mulai 1976 oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dan banyak digunakan oleh Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia." Baru pada pertengahan 1960-an pandangan mengenai tempe ini mulai berubah. Kopti) -4- . [14] Plastik (polietilena) daun tempe. Pada akhir 1960-an dan awal 1970-an terjadi sejumlah perubahan dalam pembuatan tempe di Indonesia. para tawanan perang yang diberi makan tempe terhindar dari disentri dan busung lapar. sejalan dengan penyebaran masyarakat Jawa yang bermigrasi ke seluruh penjuru Tanah Air. nama 'tempe' pernah digunakan di daerah perkotaan Jawa. terutama Jawa tengah.menggunakan kapang Aspergillus. untuk mengacu pada sesuatu yang bermutu rendah. dan 10% dalam bentuk produk lain (seperti tauco. Menurut Onghokham. 2. kecap. 40% tahu. teknik pembuatan tempe menyebar ke seluruh Indonesia. Istilah seperti 'mental tempe' atau 'kelas tempe' digunakan untuk merendahkan dengan arti bahwa hal yang dibicarakan bermutu rendah karena murah seperti tempe. Selanjutnya. "Jangan menjadi bangsa tempe. dan lain-lain). Sebanyak 50% dari konsumsi kedelai Indonesia dilakukan dalam bentuk tempe. Sejumlah penelitian yang diterbitkan pada tahun 1940-an sampai dengan 1960-an juga menyimpulkan bahwa banyak tahanan Perang Dunia II berhasil selamat karena tempe. Konsumsi tempe rata-rata per orang per tahun di Indonesia saat ini diduga sekitar 6. Namun. Pada zaman pendudukan Jepang di Indonesia.45 kg.

. dan kedelai impor mulai menggantikan kedelai lokal. India. Standar teknis untuk tempe telah ditetapkan dalam Standar Nasional Indonesia dan yang berlaku sejak 9 Oktober 2009 ialah SNI 3144:2009. tempe kedelai didefinisikan sebagai "produk yang diperoleh dari fermentasi biji kedelai dengan menggunakan kapang Rhizopus sp. Di beberapa negara lain. 1000. Prinsen Geerlings (ahli kimia dan mikrobiologi dari Belanda) melakukan usaha yang pertama kali untuk mengidentifikasi kapang tempe.00. 53 di Amerika. tempe sudah mulai dikenal di kalangan terbatas. dan 8 di Jepang. Sementara itu. tempe telah populer di Eropa sejak tahun 1946. Pada tahun 1895. orang Indonesia yang pertama kali melakukan penelitian ilmiah mengenai tempe. Produksi tempe meningkat dan industrinya mulai dimodernisasi pada tahun 1980-an. Sri Lanka. berbentuk padatan kompak. Australia. sedangkan di luar Indonesia misalnya -5- . seperti Republik Rakyat Cina. berwarna putih sedikit keabu-abuan dan berbau khas tempe". 3. tempe diteliti sejak tahun 1926 tetapi baru mulai diproduksi secara komersial sekitar tahun 1983. Melalui Belanda. Kanada. tempe populer di Amerika Serikat setelah pertama kali dibuat di sana pada tahun 1958 oleh Yap Bwee Hwa. sebagian berkat peran serta Kopti yang berdiri pada 11 Maret 1979 di Jakarta dan pada tahun 1983 telah beranggotakan lebih dari 28.000 produsen tempe dan tahu. Di Jepang.mulai menggantikan laru tradisional. Taiwan. Tidak seperti di Indonesia yang dapat dengan mudah dan murah menemukan tempe misalnya dengan membeli di toko/warung dan pasar di dekat rumah maupun dengan pedagang sayur keliling satu papan tempe bisa didapat dengan harga Rp. [16] Pada tahun 1984 sudah tercatat 18 perusahaan tempe di Eropa. Perusahaan-perusahaan tempe yang pertama di Eropa dimulai di Belanda oleh para imigran dari Indonesia. Amerika Latin. dan Afrika. Dalam standar tersebut. Tempe di Luar Indonesia Tempe dikenal oleh masyarakat Eropa melalui orang-orang Belanda.

Aussie harga sepotong kecil tempe mencapai 5 dolar dan hanya ditemukan di supermarket. berkualitas. Tempe kaya akan serat pangan. Oleh karena itu kita harus bangga menjadi orang di Indonesia dengan segala ‘kesederhanaan’ dan ‘kekurangan’ kita. seperti antibiotika untuk menyembuhkan infeksi dan antioksidan pencegah penyakit degeneratif. atau Rh. Degradasi komponen-komponen kedelai pada fermentasi membuat tempe memiliki rasa dan aroma khas. Secara umum. PEMBUATAN TEMPE Tempe adalah makanan yang dibuat dari fermentasi terhadap biji kedelai atau beberapa bahan lain yang menggunakan beberapa jenis kapang Rhizopus. Kapang yang tumbuh pada kedelai menghidrolisis senyawa-senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana yang mudah dicerna oleh manusia. Kaum vegetarian di seluruh dunia banyak yang telah menggunakan tempe sebagai pengganti daging. Rh. Rh. oryzae. atau memperbaiki kandungan gizi tempe. Sediaan fermentasi ini secara umum dikenal sebagai "ragi tempe". seperti Rhizopus oligosporus. Jepang. tetapi sekarang telah mendunia. arrhizus. tempe berwarna putih karena pertumbuhan miselia kapang yang merekatkan biji-biji kedelai sehingga terbentuk tekstur yang memadat. Indonesia juga sekarang berusaha mengembangkan galur (strain) unggul Rhizopus untuk menghasilkan tempe yang lebih cepat. Berbeda dengan tahu. -6- . dan Amerika Serikat. stolonifer (kapang roti). tidak hanya di Indonesia. B. Beberapa pihak mengkhawatirkan kegiatan ini dapat mengancam keberadaan tempe sebagai bahan pangan milik umum karena galurgalur ragi tempe unggul dapat didaftarkan hak patennya sehingga penggunaannya dilindungi undang-undang (memerlukan lisensi dari pemegang hak paten). Berbagai penelitian di sejumlah negara. Tempe banyak dikonsumsi di Indonesia. kalsium. vitamin B dan zat besi. tempe terasa agak masam. Akibatnya sekarang tempe diproduksi di banyak tempat di dunia. seperti Jerman. Berbagai macam kandungan dalam tempe mempunyai nilai obat.

Fermentasi asam laktat terjadi dicirikan oleh munculnya bau asam dan buih pada air rendaman akibat pertumbuhan bakteri Lactobacillus. teknik pembuatan tempe di Indonesia secara umum terdiri dari tahapan perebusan. 1. pengupasan. pembungkusan. Namun. pencucian. Perebusan Pada tahap awal pembuatan tempe. 3. inokulasi dengan ragi. Pengupasan Kulit biji kedelai dikupas pada tahap pengupasan agar miselium fungi dapat menembus biji kedelai selama proses fermentasi. perendaman dan pengasaman. diinjak-injak dengan kaki. 2. Bakteri dan kotorannya dapat menghambat pertumbuhan fungi. dan fermentasi. biji kedelai direbus. asam perlu ditambahkan pada air rendaman. 4. Fermentasi asam laktat dan pengasaman ini ternyata juga bermanfaat meningkatkan nilai gizi dan menghilangkan bakteri-bakteri beracun. Tujuan tahap perendaman ialah untuk hidrasi biji kedelai dan membiarkan terjadinya fermentasi asam laktat secara alami agar diperoleh keasaman yang dibutuhkan untuk pertumbuhan fungi. Bila pertumbuhan bakteri asam laktat tidak optimum (misalnya di negara-negara subtropis. Tahap perebusan ini berfungsi sebagai proses hidrasi. yaitu agar biji kedelai menyerap air sebanyak mungkin. Pengupasan dapat dilakukan dengan tangan. Perebusan juga dimaksudkan untuk melunakkan biji kedelai supaya nantinya dapat menyerap asam pada tahap perendaman. Pencucian Proses pencucian akhir dilakukan untuk menghilangkan kotoran yang mungkin dibentuk oleh bakteri asam laktat dan agar biji kedelai tidak terlalu asam. -7- .Terdapat berbagai metode pembuatan tempe. Perendaman dan Pengasaman Setelah dikupas. atau dengan alat pengupas kulit biji. biji kedelai direndam.

Inokulum dapat berupa kapang yang tumbuh dan dikeringkan pada daun waru atau daun jati (disebut usar.5. dan baja). Waktu fermentasi yang lebih singkat biasanya untuk tempe yang menggunakan banyak inokulum dan suhu yang lebih tinggi. kayu. 6. -8- . atau tapioka. Biji-biji kedelai yang sudah dibungkus dibiarkan untuk mengalami proses fermentasi. yaitu ragi tempe atau laru. yaitu (1) penebaran inokulum pada permukaan kacang kedelai yang sudah dingin dan dikeringkan. menyatukannya menjadi tempe. Bahan pembungkus dari daun atau plastik biasanya diberi lubang-lubang dengan cara ditusuk-tusuk. gelas. beras. sementara proses tradisional menggunakan laru dari daun biasanya membutuhkan waktu fermentasi sampai 36 jam. Pembungkusan dan Fermentasi Setelah diinokulasi.[4][5] Inokulasi dapat dilakukan dengan dua cara. asalkan memungkinkan masuknya udara karena kapang tempe membutuhkan oksigen untuk tumbuh. Berbagai bahan pembungkus atau wadah dapat digunakan (misalnya daun pisang. Pada proses ini kapang tumbuh pada permukaan dan menembus biji-biji kedelai. banyak dijual di pasaran). spora kapang tempe dalam medium tepung (terigu. dibiarkan beberapa lama. plastik. ataupun kultur R. biji-biji kedelai dibungkus atau ditempatkan dalam wadah untuk fermentasi. Fermentasi dapat dilakukan pada suhu 20°C–37°C selama 18–36 jam. lalu dicampur merata sebelum pembungkusan. digunakan secara tradisional). Inokulasi dengan Ragi Inokulasi dilakukan dengan penambahan inokulum. daun waru. atau (2) inokulum dapat dicampurkan langsung pada saat perendaman. oligosporus murni (umum digunakan oleh pembuat tempe di luar Indonesia). daun jati. lalu dikeringkan.

yaitu suatu senyawa penyebab timbulnya gejala flatulensi (kembung perut). serta skor proteinnya. Pengolahan kedelai menjadi tempe akan menurunkan kadar raffinosa dan stakiosa. Secara kimiawi hal ini bisa dilihat dari meningkatnya kadar padatan terlarut. Dibandingkan dengan kedelai. lemak. Namun. Dengan pemberian tempe. Komposisi gizi tempe baik kadar protein. jagung. diabetes melitus. kanker. nilai efisiensi protein. Hidangan makanan sehari-hari yang terdiri dari nasi. Tempe dapat diolah menjadi berbagai jenis masakan. maka protein. asam lemak bebas.C. misalnya tumis tempe dan buncis ini. nilai cerna. Oleh karena itu. KHASIAT DAN KANDUNGAN GIZI 1. diserap. Khasiat Tempe Tempe berpotensi untuk digunakan melawan radikal bebas. dan lain-lain). dan lain-lain. terjadi beberapa hal yang menguntungkan pada tempe. jantung koroner. Selain itu tempe juga mengandung zat antibakteri penyebab diare. sehingga bisa disebut sebagai makanan semua umur. dan karbohidrat pada tempe menjadi lebih mudah dicerna di dalam tubuh dibandingkan yang terdapat dalam kedelai. atau tiwul akan meningkat mutu gizinya bila ditambah tempe. sehingga dapat menghambat proses penuaan dan mencegah terjadinya penyakit degeneratif (aterosklerosis. tempe sangat baik untuk diberikan kepada segala kelompok umur (dari bayi hingga lansia). -9- . asam amino bebas. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa zat gizi tempe lebih mudah dicerna. hipertensi. penurun kolesterol darah. Mutu gizi tempe yang tinggi memungkinkan penambahan tempe untuk meningkatkan mutu serealia dan umbi-umbian. pencegah penyakit jantung. lemak. Ini telah dibuktikan pada bayi dan anak balita penderita gizi buruk dan diare kronis. nitrogen terlarut. dan dimanfaatkan tubuh dibandingkan dengan yang ada dalam kedelai. dan karbohidratnya tidak banyak berubah dibandingkan dengan kedelai. karena adanya enzim pencernaan yang dihasilkan oleh kapang tempe. pertumbuhan berat badan penderita gizi buruk akan meningkat dan diare menjadi sembuh dalam waktu singkat.

dalam perbandingan 7:3. d. di mana unsur-unsur tersebut terkandung dalam tempe. Seng (Zn). flafoid yang bersifat antioksidan sehingga menurunkan tekanan darah. e. Bahan makanan campuran beras-tempe. tembaga (Cu). Mencegah timbulnya hipertensi. g. Mencegah masalah gizi ganda (akibat kekurangan dan kelebihan gizi) beserta berbagai penyakit yang menyertainya. . Protein yang terdapat dalam tempe sangat tinggi. Oligosporus) merupakan antibiotika yang bermanfaat meminimalkan kejadian infeksi. Mengandung zat besi. i. gaplek-tempe. mudah dicerna sehingga baik untuk mengatasi diare. c. baik infeksi maupun degeneratif.10 - . baik bagi penderita jantung.Sepotong tempe goreng (50 gram) sudah cukup untuk meningkatkan mutu gizi 200 g nasi. b. tempe dapat mencegah osteoporosis. Hasil survey menunjukkan bahwa tempe mengandung senyawa anti bakteri yang diproduksi oleh karang tempe (R. Anemi ditandai dengan rendahnya kadar hemoglobin karena kurang tersedianya zat besi (Fe). Kandungan kalsiumnya yang tinggi. j. sudah cukup baik untuk diberikan kepada anak balita. menolak kanker. Daya hipokolesterol. 10 Khasiat Tempe: a. asam folat dan vitamin B12. Kandungan asam lemak jenuh ganda pada tempe bersifat dapat menurunkan kadar kolesterol. f. protein. Memiliki sifat anti oksidan. h. Mengandung superoksida desmutase yang dapat mengendalikan radikal bebas. Anti infeksi. Penanggulangan anemia. jagung-tempe.

Kadar vitamin B12 dalam tempe berkisar antara 1. D. vitamin B12 aktivitasnya meningkat sampai 33 kali selama fermentasi dari kedelai.5 sampai 6. PUFA) meningkat jumlahnya. vitamin B6 (piridoksin). piridoksin 4-14 kali. Vitamin ini tidak diproduksi oleh kapang tempe. terdapat tendensi adanya peningkatan derajat ketidakjenuhan terhadap lemak. riboflavin naik sekitar 8-47 kali. Jumlah ini telah dapat mencukupi . asam pantotenat.11 - . Vitamin B12 umumnya terdapat pada produk-produk hewani dan tidak dijumpai pada makanan nabati (sayuran. Kenaikan kadar vitamin B12 paling mencolok pada pembuatan tempe. Asam lemak tidak jenuh mempunyai efek penurunan terhadap kandungan kolesterol serum. dan K). dan asam pantotenat 2 kali lipat. E. tetapi oleh bakteri kontaminan seperti Klebsiella pneumoniae dan Citrobacter freundii. namun tempe mengandung vitamin B12 sehingga tempe menjadi satu-satunya sumber vitamin yang potensial dari bahan pangan nabati. Kandungan Gizi Pada Tempe a. sehingga dapat menetralkan efek negatif sterol di dalam tubuh.3 mikrogram per 100 gram tempe kering. sedangkan kenaikan terjadi pada asam oleat dan linolenat (asam linolenat tidak terdapat pada kedelai). Jenis vitamin yang terkandung dalam tempe antara lain vitamin B1 (tiamin). Tempe merupakan sumber vitamin B yang sangat potensial. asam lemak tidak jenuh majemuk (polyunsaturated fatty acids. dan B12 (sianokobalamin). Dengan demikian. B2 (riboflavin). dan bijibijian). Asam Lemak Selama proses fermentasi tempe. yaitu larut air (vitamin B kompleks) dan larut lemak (vitamin A. Vitamin Dua kelompok vitamin terdapat pada tempe. Dalam proses itu asam palmitat dan asam linoleat sedikit mengalami penurunan. buah-buahan. asam nikotinat (niasin). niasin 2-5 kali. biotin 2-3 kali. asam folat 4-5 kali.2. b.

7. c. para vegetarian tidak perlu merasa khawatir akan kekurangan vitamin B12. tembaga.05 mg setiap 100 g tempe. isoflavon juga merupakan antioksidan yang sangat dibutuhkan tubuh untuk menghentikan reaksi pembentukan radikal bebas. Dengan terurainya asam fitat.kebutuhan vitamin B12 seseorang per hari. yaitu daidzein. sepanjang mereka melibatkan tempe dalam menu hariannya. glisitein. Karena tempe merupakan sumber antioksidan yang baik. menemukan bahwa genestein dan fitoestrogen yang terdapat pada tempe ternyata dapat mencegah kanker prostat dan payudara. konsumsinya dalam jumlah cukup secara teratur dapat mencegah terjadinya proses penuaan dini. mineral-mineral tertentu (seperti besi. Kapang tempe dapat menghasilkan enzim fitase yang akan menguraikan asam fitat (yang mengikat beberapa mineral) menjadi fosfor dan inositol. d. dan genistein. . kalsium. Antioksidan Di dalam tempe juga ditemukan suatu zat antioksidan dalam bentuk isoflavon.87. dan 8. 2. dan karotenoid. Antioksidan ini disintesis pada saat terjadinya proses fermentasi kedelai menjadi tempe oleh bakteri Micrococcus luteus dan Coreyne bacterium. magnesium. di samping ketiga jenis isoflavon tersebut juga terdapat antioksidan faktor II (6. Penelitian yang dilakukan di Universitas North Carolina. Dalam kedelai terdapat tiga jenis isoflavon. Jumlah mineral besi. Seperti halnya vitamin C. Mineral Tempe mengandung mineral makro dan mikro dalam jumlah yang cukup. Penuaan (aging) dapat dihambat bila dalam makanan yang dikonsumsi sehari-hari mengandung antioksidan yang cukup. Dengan adanya vitamin B12 pada tempe.12 - . Amerika Serikat. Pada tempe. dan zink berturut-turut adalah 9. E.4-trihidroksi isoflavon) yang mempunyai sifat antioksidan paling kuat dibandingkan dengan isoflavon dalam kedelai.39. dan zink) menjadi lebih tersedia untuk dimanfaatkan tubuh.

terkenal di daerah Banyumas). berasal dari sekitar Waduk Kedungombo). ditemukan di daerah Sragen. Cajanus cajan). tempe garbanzo (dari ampas kacang atau ampas kelapa. tempe kacang hijau (dari kacang hijau.13 - . tempe gembus (dari ampas kacang gude pada pembuatan pati.C. populer di Lombok dan Bali bagian timur). terkenal di sekitar Malang). terkenal di daerah Yogyakarta). Vigna unguiculata). Enterolobium samon). tempe biji karet (dari biji karet. banyak ditemukan di Amerika Utara). jarang digunakan untuk makanan). tempe kacang tunggak (dari kacang tunggak.D. tempe kacang kecipir (dari kecipir. tempe kara pedang (dari biji kara pedang Canavalia ensiformis). tempe bongkrek (dari bungkil kapuk atau ampas kelapa. tempe lupin (dari lupin. Lupinus angustifolius). Phaseolus vulgaris). tempe kara wedus (dari biji kara wedus Lablab purpures). dan tempe menjes (dari kacang tanah dan kelapa. . tempe kacang merah (dari kacang merah. dan tempe jamur merang (dari jamur merang). tempe gude (dari kacang gude.D. Mucuna pruriens L. Tempe bukan kedelai yang berbahan dasar legum mencakup tempe koro benguk (dari biji kara benguk. Phaseolus lunatus. terdapat pula berbagai jenis makanan berbahan bukan kedelai yang juga disebut tempe. tempe kara (dari kara kratok. Tempe berbahan dasar non-legum mencakup tempe mungur (dari biji mungur. Psophocarpus tetragonolobus). Terdapat dua golongan besar tempe menurut bahan dasarnya. yaitu tempe berbahan dasar legum dan tempe berbahan dasar non-legum. banyak ditemukan di Jawa Tengah). utilis. var. TEMPE BUKAN KEDELAI Selain tempe berbahan dasar kacang kedelai.

Tempe banyak digemari oleh bangsa Indonesia karena rasanya yang enak dan kandungan gizinya yang banyak. Tempe sering dijumpai di rumah maupun di warung-warung. Kita harus sebagai orang Indonesia harus bangga dan terus menjaga makanan khas kita misalnya tempe. protein. genisten. serat. Sepotong tempe mengandung berbagai unsur bermanfaat. 3. 2. vitamin. karena tempe memiliki banyak kandungan yang bermanfaat untuk kesehatan. . Memasukan tempe sebagai menu makanan. lemak. serta komponen antibakteri bermanfaat untuk kesehatan. enzim. SARAN 1.BAB III PENUTUP A.14 - . sebagai pelengkap hidangan ternyata memiliki kandungan dan nilai cerna yang lebih baik dibandingkan dengan kedelai. Perlu adanya penelitian terbaru untuk meningkatkan mutu tempe. seperti karbohidrat. tempe sangat baik untuk diberikan kepada segala kelompok umur (dari bayi hingga lansia). daidzein. KESIMPULAN Tempe merupakan makanan asli Indonesia. B.

org/wiki/Tempe http://www.wikipedia.zimbio.html http://www.DAFTAR PUSTAKA http://id.15 - .com/member/bintangtpi/articles/K_kNNPQEXg9/Manfaat+Tempe .untukku.com/artikel-untukku/manfaat-tempe-untukku.