BENTUK BADAN USAHA

Dalam beroperasi, perusahaan haruslah memiliki badan hukum tertentu agar perusahaan tersebut memiliki legalitas untuk menjalankan kegiatannya. Keberadaan badan hukum perusahaan akan melindungi perusahaan dari segala tuntutan akibat aktivitas yang dijalankannya. Karena badan hukum perusahaan memberikan kepastian berusaha, sehingga kekhawatiran atas pelanggaran hukum akan terhindar, mengingat badan hukum perusahaan memiliki rambu-rambu yang harus dipatuhi. Dengan memiliki badan hukum, maka perusahaan akan memenuhi kewajiban dan hak terhadap berbagai pihak yang berkaitan dengan perusahaan, baik yang ada di dalam maupun di luar perusahaan. Faktor Dalam Memilih Badan Usaha Pendirian suatu badan hukum perusahaan haruslah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Ada beberapa faktor untuk memilih badan usaha yang akan dijalankan. Dalam praktiknya, pertimbangan utama pemilihan bentuk badan hukum perusahaan antara lain:  Keluwesan untuk beraktivitas Pertimbangan tentang luasnya bidang usaha yang akan dimasuki oleh pemilik, misalnya tanpa dibatasi oleh modal, wilayah, atau batasan lainnya. Pertimbangan keluwesan beraktivitas ini biasanya bagi mereka yang memiliki modal relatif besar dan memiliki hubungan dengan berbagai pihak yang terkait, baik pemerintah, swasta, maupun asing. Sebaliknya, bagi mereka yang tidak terlalu memperhatikan keluwesan beraktivitas biasanya hanya berfokus pada bidang/wilayah tertentu saja.  Batas wewenang dan tanggung jawab pemilik Pertimbangan yang memperhatikan masalah tanggung jawab terhadap utang piutang perusahaan terhadap harta pribadi. Dalam hal pengembanan wewenang dan tanggung jawab, pemilik biasanya memikirkan faktor resiko yang akan dihadapi. Pada perusahaan yang jenis badan usahanya memiliki tanggung jawab tidak terbatas, apabila perusahaan mengalami resiko kerugian, maka harta pribadi ikut menjadi atas utang/kewajibannya.  Kemudahan pendirian Pertimbangan untuk pemilik yang ingin memulai usaha yang berskala kecil. Pemilik hanya perlu memenuhi syarat yang sederhana dan langsung dapat menjalankan usahannya. Yang menjadi pertimbangan biasanya faktor biaya dan modal yang harus dipenuhi.  Kemudahan memperoleh modal Kemudahan perusahaan dalam mendapatkan modal usaha, mengingat perusahaan yang dijalankan semakin besar. Kemudahan memperoleh modal ini, baik berupa modal sendiri atau modal pinjaman dari berbagai pihak seperti bank, atau bantuan dari berbagai pihak.  Kemudahan untuk memperbesar usaha

1

maka diharapkan badan usaha yang dipilih benar-benar mampu memenuhi harapan pemiliknya. Para pemilik usaha dapat memilih badan hukum sesuai dengan tujuan dari masing-masing pemilik usaha terhadap apa yang ingin dicapainya. menjadi pertimbangan badn usaha yang akan dipilih.  Kelanjutan usaha Pemilik berharap usaha yang dijalankan memiliki umur yang panjang. Macam-Macam Bentuk Badan Usaha Terdapat banyak pilihan badan hukum perusahaan yang ada saat ini. Artinya. Perusahaan yang semula kecil terpaksa mengubah badan usahanya karena usahanya makin besar dan terus mengalami perkembangan. maka pemilihan badan usaha juga harus memiliki visi yang jauh ke depan. Dengan mempertimbangkan beberapa faktor di atas. Perusahaan perseorangan Perusahaan perseorangan merupakan bentuk badan usaha hukum yang hanya dimiliki oleh satu orang dan menanggung seluruh resiko secara pribadi. terdapat beberapa macam bentuk badan usaha yang dapat dipilih. Perusahaan perseorangan memiliki struktur yang sederahana dengan kepemilikan tunggal serta memiliki tanggung jawab tidak terbatas terhadap seluruh utang perusahaan yang dimiliki perusahaan. yaitu:  Perusahaan Perseorangan  Firma (fa)  Perseroan Komanditer (CV) Commanditaire Vennootschap  Perseroan Terbatas  Perusahaan Negara  Perusahaan Daerah  Koperasi dan Yayasan A.Pertimbangan bagi mereka yang berpikir jauh ke depan dan optimis bahwa usaha yang dijalankan akan semakin besar. Dalam praktiknya. Kemudian juga dalam hal pengelolaan aktivitas perusahaan sehari-hari. Tiap-tiap badan hukum memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Pemilik merupakan aktor utama dalam mengambil setiap kebijakaan dan keputusan perusahaan. pemilihan badan usaha untuk jangka waktu yang panjang menjadi pertimbangan guna perkembangan usaha ke depannya. 2 . Seiring dengan perkembangan jaman yang setiap saat berubah. Manajeman perusahaan dikelola pemilik yang berfungsi sebagai direktur atau manajer atau bahkan sekaligus pelaksana harian di perusahaan tersebut. apabila harta kekayaan perusahaan tidak mencukupi untuk membayar kewajibannya maka akan digunakan harta milik pribadi. termasuk melakukan hubungan dengan para pihak yang berkepentingan terhadap perusahaan. Oleh karena itu.

3. Sehingga jika ingin memperbesar perusahaan harus mengubah badan hukumnya terlebih dahulu. 7. Dalam hal pajak pemilik tidak perlu membayar pajak perseroan. walaupun semua pendapatan harus bayar pajak perorangan. Perusahaan perseorangan cocok untuk usaha yang relatif kecil atau mereka yang memiliki modal dan bidang usaha yang terbatas. 2. Tanggung jawab Pemilik perusahaan perseorangan bertanggung jawab terhadap utang perusahaan secara penuh. 3. Sementara itu keterbatasan atau kerugian perusahaan perorangan antara lain dalam hal: 1. Sulit berkembang Perusahaan akan sulit berkembang jika menggunakan badan hukum perseorangan. Semua keuntungan menjadi dan dimiliki oleh pemilik dan dapat digunakan secara bebas oleh pemilik. Memilki keleluasaan dalam hal mengambil keputusan baik menentukan arah perusahaan atau hal-hal yang berkaitan dengan keuangan perusahaan. sehingga terjadi kefakuman yang menyebabkan kelangsungan hidup perusahaan berakhir. 5. Ikut tender Perusahaan perseorangan relatif sulit mengikuti tender karena kesulitan dalam memenuhi persyaratan kelengkapan dokumen dan jumlah dana yang tersedia. sehingga pemilik tidak perlu mengeluarkan biaya yang berlebihan. 4. Permodalan Lebih sulit memperoleh modal yang artinya jika perusahaan ini ingin mendapatkan tambahan modal atau investasi dari perbankan relatif sulit. terutama untuk jumlah yang besar. 4. Tidak terlalu memerlukan akta formal (akta notaris). tidak terlalu banyak peraturan pemerintah yang mengatur perusahaan jenis ini.Adapun keuntungan yang diperoleh jika memilih perusahaan perseorangan adalah sebagai berikut: 1. 5. Kelangsungan hidup Biasanya kelangsungan hidup atau umur perusahaan relatif lebih singkat. Pendirian perusahaan sangat mudah dan tidak berbelit-belit. 3 . Hal ini disebabkan sulitnya mencari pengganti pemilik perusahaan apabila pemilik meninggal dunia. 6. Hal ini dikarenakan kesulitan dalam mengelola usaha yang hanya berada dalam satu tangan. 2. sehingga pemilik bebas melakukan aktivitasnya. Dalam hal peraturan.

maka akan mengancam kelangsungan hidup perusahaan. Lebih mudah berkembang karena dipegang lebih dari satu orang. karea dapat menggunakan akta dibawah tangan (tidak formal). sedangkan dalam persekutuan terbatas satu atau lebih pemilik mungkin memiliki kewajiban terbatas. sehingga dokumentasi dari setiap transaksi sulit untuk dicari. Modal firma diperoleh dari mereka yang terlibat dalam firma dan besarnya tergantung kesepakatan dari para pihak yang terlibat. Mendirikan perusahaan bentuk firma lebih menguntungkan dibandingkan dengan perusahaan perorangan. Dalam pendirian firma tidak terlalu memerlukan akta formal. Namun jika memilih akta di bawah tangan proses tersebut tidak perlu. Untuk mendirikan firma relatif mudah. tidak memerlukan persyaratan yang berat. Apabila salah satu pihak pemilik firma meninggal dunia atau mengundurkan diri. 2. Adapun kerugian jika memilih perusahaan dalam bentuk badan hukum Firma adalah: 1. Pemilik firma memiliki tanggung jawab yang tidak terbatas atas utang yang dimilikinya. Kepemimpinan firma berada sepenuhnya di tangan pemilik sekaligus bertanggung jawab terhadap segala resiko yang mungkin timbul. seperti masalah utang piutang. Namun jika dibandingkan dengan perusahaan perseorangan lebih sedikit berat kerena dalam firma perlu kesepakatan para pihak yang akan mendirikan firma. 4 . maka proses selanjutnya harus sampai di berita Negara. karena pihak perbankan lebih mempercayainya. Administrasi yang tidak terkelola secara baik Dalam menjalankan aktivitasnya perusahaan perseorangan tidak megelola administrasinya secara baik. Dalam persekutuan firma umumnya seluruh sekutu memiliki kewajiban tidak terbatas terhadap utang perusahaan. Pertama melalui akta resmi dan yang kedua akta dibawah tangan. cukup melalui kesepakatan pihak-pihak terlibat.6. sehingga lebih terbuka terhadap berbagai pendapat atau kritikan untuk kemajuan usaha. Untuk mendirikan firma terdiri dari dua cara. 4. Bahkan terkadang setiap transaksi tidak didukung dengan dokumen yang seharusnya dibutuhkan. Apalagi jika firma tersebut didirikan dengan akta resmi dan juga tidak terlalu banyak peraturan permerintah yang mengatur. 3. 2. Firma (fa) Firma adalah perusahaan yang didirikan oleh dua orang atau lebih dan menjalankan perusahaan atas nama perusahaan. B. Lebih mudah memperoleh modal. Jika melalui akta resmi. Keuntungan dengan pendirian perusahaan dalam bentuk firma antara lain: 1.

sedangkan yang lainnya bertindak sebagai Persero Komanditer (Persero Pasif). karena dia hanya bisa bertindak selaku sleeping patner. Dengan demikian. sekutu yang terdapat dalam CV ada 2 yaitu sekutu komanditer (sekutu pasif) dan sekutu komplementer (sekutu aktif). Bentuk CV sudah dikenal masyarakat. karena memerlukan syarat yang cukup banyak dibandingkan dengan firma. CV merupakan badan usaha yang tidak berbadan hukum dan kekayaan para pendirinya tidak terpisahkan dari kekayaan CV. dimana salah satu pihak bertindak sebagai Persero Komplementer (Persero Aktif) yaitu persero pengurus yang menjabat sebagai direktur. namun tidak terlibat dalam pengelolaan perusahaan. 2. Perusahaan perseroan Komanditer dijalankan oleh seorang sekutu aktif dan bertanggung jawab atas segala resiko atau kewajiban pihak ketiga. CV didirikan minimal 2 orang. C. Dalam perseroan komanditer terdapat beberapa sekutu yang secara penuh bertanggung jawab atas sekutu lainnya. Tanggung jawab setuku komanditer hanya terbatas pada sejumlah modal yang ditanamkan dalam perusahaan. Kemudian ada satu atau lebih sekutu yang bertindak sebagai pemberi modal. 3. Keuntungan dalam mendirikan perseroan Komanditer adalah: 1. sehingga memudahkan perusahaan ikut dalam berbagai kegiatan. Kesulitan dalam menghimpun dana untuk jumlah besar. apabila terjadi kerugian maka persero aktif yang bertanggung jawab secara penuh dengan seluruh harta pribadinya untuk menggantikan kerugian. Pendirian CV harus melalui akta notaris dan didaftarkan di Departemen Kehakiman. serta mengikuti tender dalam jumlah tertentu. Tanggung jawab ini juga sampai pada penggunaan harta pribadi. Untuk mendirikan CV untuk saat ini relative lebih sulit. Adapun untuk persero komanditer. Kesulitan dalam peralihan kepemimpinan karena berbagai kepentingan para pihak yang terlibat dan juga sering terjadi konflik kepentingan sehingga dapat mengancam kemajuan usahanya. 2.3. CV merupakan salah satu bentuk usaha yang dipilih oleh para pengusaha yang ingin melakukan kegiatan usaha dengan modal yang terbatas. Seorang persero aktif akan bertindak melakukan segala tindakan pengurusan atas perseroan. Perseroan komanditer (CV) Komanditier atau Commanditaire Vennootshcap lebih sering disingkat dengan CV mrupakan persekutuan yang didirikan berdasarkan kepercayaan. terutama masyarakat bisnis kecil dan menegah. Adapun sekutu pasif hanya menyetorkan sejumlah dana. Karateristik badan usaha CV: 1. 4. maka dia hanya bertanggung jawab sebesar modal yang disetorkannya ke dalam perseroan. 5 . Jadi.

Status hukum badan usaha CV jarang dipilih oleh pemilik modal atau beberapa proyek besar. guna memperkuat kedudukan CV. terbatas hanya kepada modal yang disetorkannya. 6 . siapa saja yang bertindak sebagai persero aktif. jika perusahaan menanggung utang. D. 2. karena pihak perbankan lebih mempercayainya. dan persero diam. tempat kedudukan CV. Pengenaan pajak hanya satu kali. Lebih mudah berkembang karena manajemen dipegang oleh orang yang ahli dan dipercaya oleh sekutu lainnya. Kelebihannya antara lain luasnya badan usaha yang dimiliki. Adapun kerugian jika memilih perusahaan dalam pentuk CV antara lain: 1. yaitu: 1. 2. Perseroan Terbatas (PT) Perseroan terbatas (PT) adalah badan hukum perusahaan yang paling banyak digunakan dan diminati oleh para pengusaha. CV lebih fleksibel. Pembagian keuntungan atau laba yang diberikan kepada sekutu Komanditer tidak lagi dikenakan pajak penghasilan. 4. yaitu pada badan usaha saja. maksud dan tujuan pendirian CV serta dokumen persyaratan yang lain. Artinya. 3. Sementara itu untuk mendirikan CV tidak diperlukan syarat yang berat. 5. Adapun persyarata pendirian CV adalah sebagai berikut: 1. Maka tanggung jawab akan menjadi tanggung jawab pribadi apabila sekutu komanditer menjadi sekutu aktif. 6. karena tanggung jawab terbatas hanya pada sekutu Komanditer sedangkan yang mengurus perusahaan dan mempunyai tanggung jawab tidak terbatas hanya sekutu komplementer. Kewajiban terhadap pihak luar. CV tersebut didaftarkan pada pengadilan negeri setempat serta membawa perlengkapan berupa: SKPD (Surat Keterangan Domisili Perusahaan) dan NPWP atas nama CV yang bersangkutan. CV lebih mudah dalam memperoleh modal. Oleh karena itu harta pribadi tidak ikut dijaminkan untuk membayar kewajiban tersebut. Pada pendirian CV. maka kewajiban pemilik hanya terbatas kepada modal yang disetorkan. yang harus dipersiapkan sebelum datang ke notaris adalah adanya persiapan mengenai: nama CV yang akan digunakan.3. Berikut ciri utama dari perusahaan yang berbentuk badan hukum perseroan terbatas. Penyebabnya adalah karena badan hukum seperti ini memiliki banyak kelebihan jika dibandingkan dengan badan hukum lainnya. kebebasan bergerak dalam berbagai bidang usaha serta tanggung jawab yang dimiliki terbatas hanya kepada modal yang disetorkan. Pendirian CV disyaratkan oleh dua orang. dengan menggunakan akta notaris dan menggunakan bahasa Indonesia.

Kemudahan alih kepemilikan. Kebebasan untuk melakukan berbagai aktivitas bisnis. Dilihat dari segi status perseroan terbatas terbagi dalam: a. Rapat Umum Pemegang Saham. Perseroan Terbatas Terbuka Merupakan PT yang didirikan dalam rangka penanaman modal yang dimungkinkan warga negara asing atau badan hukum asing menjadi pendiri. Macam-macam perseroan terbatas yang dilihat dari berbagai sudut pandang. 5. artinya jika perusahaan ingin memperoleh modal dalam jumlah yang besar. Perseroan Terbatas Biasa Merupakan PT dimana para pendirinya. pemegang saham. artinya jika seseorang memegang saham perusahaan tersebut kemudian ingin menjualnya dengan berbagai sebab. Kemampuan untuk menghimpun dana dalam jumlah yang besar. yakni: 1. Dilihat dari segi kepemilikan a. baik jenis atau bidang usaha maupun wilayah operasinya lebih luas dan beragam. 3. Perseroan Tertutup Perseroan tertutup merupakan Perseroan Terbatas yang modal dan jumlah pemegang sahamnya memenuhi kriteria tertentu dan perseroan yang tidak melakukan penawaran umum. b. Perseroan Terbatas PERSERO Merupakan PT milik pemerintah melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Usia PT tidak terbatas.2. maka dengan mudah dapat dipindahtangankan atau dijual ke pihak lain. Biasanya perusahaan jenis ini. Direksi. pemegang saham dan pengurusnya adalah warga Negara Indonesia dan badan hukum Indonesia. Perseroan terbatas jenis ini sebagian besar pengaturannya tunduk pada ketentuan tentang Badan Usaha Milik Negara. dan pengurusnya. 2. 3. 7 . Contoh: PT Telkom (Persero). Kata perseroan ditulis di belakang nama perseroan terbatas tersebut. c. selama masih mampu untuk beroperasi walaupun pemilik atau manajemennya meninggal dunia dapat dilanjutkan oleh pemilik saham lainnya. Dewan Komisaris. artinya perusahaan yang berbentuk perseroan terbatas memiliki usia yang tidak terbatas.yaitu: 1. 2. maka dengan mudah pihak kreditor untuk mempercayainya. 4. Kemudian untuk menjalankan aktivitasnya setiap perseroan terbatas memiliki Organ Perseroan.

Setelah perseroan memperoleh status badan hukum dan pemegang saham kurang dari dua orang. Ketentuan yang tertera pada ayat (1). dan (6) tidak berlaku bagi: Persero yang seluruh sahamnya dimiliki oleh negara. (5). Perseroan yang mengelola bursa efek. a. 5. tidak berlaku ketentuan yang tertera pada ayat (2). Dalam praktiknya modal perseroan terbatas terdiri dari: 1. 7. Pada saat peleburan. b.b. sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Apabila telah melampaui waktu enam bulan. Perseroan didirikan oleh dua orang atau lebih dengan akta notaris yang dibuat dalam bahasa Indonesia. dan lembaga lain sebagaimana diatur dalam Undang-Undang tentang Pasar Modal. 2. 4. lembaga penyimpanan dan penyelesaian. maka pemegang saham bertanggung jawab secara pribadi atas segala perikatan dan kerugian perseroan. Modal Dasar (Authorized Capital) 8 . Persyaratan mendirikan perseroan terbatas sesuai dengan undang-undang PT. Perseroan memperoleh badan hukum pada tanggal diterbitkannya keputusan menteri mengenai pengesahan badan hukum perseroan. 6. dan atas permohonan pihak yang berkepentingan. Perseroan Terbuka Perseroan Terbuka maksudnya adalah perseroan yang modal dan jumlah pemegang sahamnya memenuhi kriteria tertentu dan perseroan yang melakukan penawaran umum. Setiap pendirian Perseroan wajib mengambil bagian saham pada saat perseroan didirikan. lembaga kliring dan penjaminan. pengadilan negeri dapat membubarkan perseroan tersebut. pemegang saham tetap kurang dari dua orang. yakni: 1. 3. dalam jangka waktu paling lama enam bulan terhitung sejak keadaan tersebut pemegang saham yang bersangkutan wajib mengalihkan sebagian sahamnya kepada orang lain atau perseroan mengeluarkan saham baru kepada orang lain.

Modal ditempatkan dan disetorkan penuh dengan dibuktikan dengan penyetoran yang sah. Kemudian koperasi juga ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju. dan makmur berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. E. Menurut undang-undang nomor 25 tahun 1995. adil. 3. Persyaratan untuk mendirikan koperasi yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 serta atas dasar asas kekeluargaan adalah sebagai berikut: 1. Fungsi dan peran koperasi di dalam masyarakat dan pemerintah sesuai dengan Undang-Undang Koperasi. sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat berdasarkan asas kekeluargaan. Besarnya modal ditempatkan minimal 25% dari modal dasar. 2. Koperasi primer dibentuk sekurang-kurangnya 20 orang. koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi. • Memperkukuh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai saka guru. Koperasi sekunder dibentuk sekurang-kurangnya 3 koperasi. Koperasi Koperasi merupakan badan usaha yang terdiri dari kumpulan orang-orang yang bertujuan mensejahterakan para anggotanya. Modal Sektor (Paid-Up Capital) Merupakan modal yang harus disetor oleh pemegang saham yang jumlahnya paling sedikit 25% dari modal dasar harus ditempatkan dan disetorkan penuh. • Berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat. walaupun dalam praktiknya koperasi juga melayani kepentingan umum. • Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi. yaitu: • Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial. Modal ditempatkan atau dikeluarkan (Issued Capital) Merupakan modal yang telah ditempatkan atau dikeluarkan oleh pemegang saham. Tujuan koperasi adalah untuk memajukan kesejahteraan para anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.Modal dasar terdiri dari atas seluruh nilai nominal saham dan merupakan modal pertama kali dan tertera dalam akta notaris pada saat perseroan terbatas tersebut didirikan. 9 . 2.

Ketentuan Mengenai Pengelolaan g. Koperasi primer adalah koperasi yang didirikan oleh dan beranggotakan orang-seorang. 3. Ketentuan Mengenai Keanggotaan e. dana cadangan. Ketentuan Mengenai Rapat Anggota f. Ketentuan Mengenai Sanksi 4. Modal koperasi terdiri dari modal sendiri dan modal pinjaman. 10 . para pendiri mengajukan permintaan tertulis disertai akta pendirian koperasi b. Koperasi memperoleh status badan hukum setelah akta pendiriannya disahkan oleh pemerintah. Pembentukan koperasi dilakukan dengan akta pendirian yang memuat anggaran dasar sekurang-kurangnya: a. Modal pinjaman berasal dari anggota koperasi lainnya dan anggotanya. Jenis koperasi berdasarkan pada kesamaan kegiatan dan kepentingan ekonomi anggotanya. Daftar Nama Pendiri b. bank dan lembaga keuangan lainnya. Dalam menjalankan aktivitasnya. atau melalui penerbitan obligasi serta surat utang lainnya. atau hibah. Kelebihan kemampuan pelayanan koperasi dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang bukan anggota koperasi.3. Usaha koperasi adalah usaha yang berkaitan langsung dengan kepentingan anggota untuk meningkatkan usaha dan kesejahteraan anggota. Pengesahan akta pendirian diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia. 2. 2. simpanan wajib. Koperasi menjalankan kegiatan usaha dan berperan utama disegala bidang kehidupan ekonomi rakyat. Untuk memperoleh pengesahan. Nama dan Tempat Kedudukan c. koperasi memiliki bidang usaha yang cukup luas dan hampir semua bidang usaha dapat dijalankan koperasi. Berikut ini lapangan usaha koperasi yang dapat dijalankan koperasi adalah: 1. Ketentuan Mengenai Pembagian Sisa Hasil Usaha j. Koperasi sekunder adalah koperasi yang didirikan oleh dan beranggotakan koperasi. Pengesahan akta diberikan paling lama tiga bulan setelah diterimanya permintaan pengesahan c. Modal sendiri berasal dari simpanan pokok. a. Ketentuan Mengenai Jangka Waktu Berdirinya i. Secara umum koperasi dibagi menjadi 2 yaitu: 1. Maksud dan Tujuan serta Bidang Usaha d. Tujuan koperasi adalah untuk membangun dan mengembangkan potensi kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dam masyarakat pada umunya. Ketentuan Mengenai Permodalan h.

syarat. barang. Dalam memberikan pengesahan. Kepala Kantor Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia dapat meminta pertimbangan instalasi terkait. hibah. Koperasi lain atau anggotanya. F. 2. maupun kekayaan lain yang diperoleh yayasan. 3. Pelaksanaan kegiatan usaha simpan pinjam oleh koperasi diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah. Pendirian yayasan dilakukan dengan akta notaris dan dibuat dalam bahasa Indonesia. Yayasan memperoleh status badan hukum setelah akta pendirian yayasan memperoleh pengesahan dari materi. Kekayaan yayasan baik berupa uang. 4. 6. 2. pengawas. karyawan. 5. Koperasi dapat menghimpun dana dan menyalurkan melalui kegiatan usaha simpan pinjam dari dan untuk: a. Dalam menjalankan kegiatannya sehari-hari yayasan mempunyai organ yang terditri atas: Pembina Pengurus Pengawas Ketentuan. Kegiatan usaha simpan pinjam dapat dilaksanakan sebagai salah satu atau satu-satunya kegiatan koperasi. Kewenangan materi dalam memberikan pengesahan akta pendirian yayasan sebagai hukum dilaksanakan oleh Kepala Kantor Wilayah Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia atas nama menteri. Modal berasal dari sumbangan. 5. 6. 3. pengurus. b. 11 . wakaf. Yayasan Yayasan merupakan badan usaha yang dibentuk untuk kegiatan sosial atau pelayanan masyarakat. Anggota koperasi yang bersangkutan. Yayasan dapat didirikan berdasarkkan surat wasiat. Tujuannya memberikan pelayanan seperti kesehatan atau pendidikan atau pemberdayaan masyarakat umum dan tidak mencari keuntungan. Yayasan didirikan oleh satu orang atau lebih dengan memisahkan sebagian harta kekayaan pendirinya sebagai kekayaan awal.4. 1. atau pihak lain yang mempunyai kepentingan terhadap yayasan. yang wilayah kerjanya meliputi tempat kedudukan yayasan. dan pendirian yayasan antara lain: 1. atau sumbangan lainnya. Berdasarkan undang-undang ini dilarang dialihkan atau dibagikan secara langsung atau tidak langsung kepada pembina.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful