P. 1
BAB 1_Tuhan Hadir Dalam Hidupku

BAB 1_Tuhan Hadir Dalam Hidupku

4.5

|Views: 2,532|Likes:
Published by Ria Wastiani

More info:

Published by: Ria Wastiani on Apr 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/14/2015

pdf

text

original

September 2011

BAB 1. Tuhan Hadir

Dalam Hidupku
1. 2. 3. 4. Menyadari kehadiran Tuhan Menyadari kehadiran Tuhan dalam godaan Tuhan itu ada & melihat Tuhan berkehendak

Your Counsellor: Ria Wastiani, S.Pd.

Dimanakah Tuhan berada?

Bagaimana cara kamu menyadari kehadiran Tuhan?

Menyadari kehadiran Tuhan
Seorang awam mendatangi Nabi Muhammad SAW & bertanya
Awam: ‘Dimanakah Tuhan berada?’ Nabi Muhammad SAW: ‘Dimanakah Tuhan menurutmu?’ Awam: ‘Tuhan berada di langit, nun jauh di atas’

Nabi lalu membenarkan ucapan itu. Para sahabat Nabi mempersoalkan hal itu. Mengapa Nabi mengatakan Tuhan berada di langit nun jauh di atas. Padahal bukankah Ia berada dimana saja, karena tidak terikat ruang & waktu serta tidak mengenal bentuk. Dijawab Nabi bahwa bagi orang tersebut Tuhan berada di atas & itu sudah cukup baginya.

…Tuhan lebih dekat kepada manusia dari urat lehernya sendiri
QS.Qaff 50:16

• Menurut H.Abdurrahman Wahid, riwayat tersebut menggambarkan berapa sulitnya menerangkan hakikat agama kepada manusia • Keagungan Tuhan terkadang sulit dijelaskan secara tepat kepada manusia karena keterbatasan manusia untuk menangkap kebesaran Tuhan • Pemahaman akan Tuhan tidak sama antara manusia satu & lainnya • Jadi tidak bisa hanya menetapkan satu cara untuk memahamiNya

• Manusia bukan dilihat sebagai objek ‘garapan Tuhan’ saja, melainkan sebagai pelaku aktif yang dituntut mewujudkan pandangan keagamaannya dalam kehidupan nyata • Penghayatan iman seperti itu adalah pengharapan & pertanggungjawaban keimanan kepada kehidupan • Keimanan bukan suatu hal yang abstrak & berdiri sendiri terlepas dari kehidupan, merupakan bagian utama dari kehidupan

Berjasa kepada Tuhan Pahala Bersalah kepada Tuhan

Upaya mewujudkan sifat-sifat Tuhan
(Tuhan Maha Baik, Maha Pemaaf, Maha Pemurah, Maha Pengasih,dll)

• • • •

Berbuat baik kepada sesama manusia Bersikap murah hati Mudah memaafkan kesalahan Mengasihi orang lain

Hukuman

Penyakit, bencana alam, dianggap sebagai contoh hukuman Tuhan. Hubungan Tuhan & manusia dalam pemahaman seperti ini sangat bersifat mekanistik.

Menyadari Kehadiran Tuhan Dalam Godaan
• Godaan membuat kita berpikir tentang diri kita, kepentingan-kepentingan kita, & upaya untuk mewujudkannya. • Terkadang demi mewujudkannya kita melakukan hal-hal yang jauh dari agama & jatuh ke dalam godaan yang merugikan diri sendiri & orang lain. • Orang yang jatuh dalam godaan biasanya merasa: berdosa, khawatir, bimbang, ragu-ragu, cemas, takut, merasa bersalah, jauh dari Tuhan, stress, dll.

Menyadari Kehadiran Tuhan Dalam Godaan
Penderitaan di neraka Merasa berdosa Hukuman Tuhan Menyadari godaan

Karma

Bisa menjadi contoh, patut dihormati, memiliki kharisma, dekat dgn Tuhan

Bertobat, berdoa, rajin ibadah

Macam-macam Godaan
Bersifat kenikmatan ,kemewahan

Mencuri, berbohong, mencelakai, berjudi, melihat gambar porno, mencari kepuasan badani, menggunakan narkoba Berlaku otoriter, menindas, memperkaya diri, mengintimidasi, menakut-nakuti, melupakan kepentingan rakyat, dll Sombong, angkuh, merasa terhormat, melihat orang tidak berarti, merasa tidak perlu bantuan Tuhan

Bersifat kekuasaan

Bersifat kehormatan ,kemegahan

Menyadari Kehadiran Tuhan Dalam Godaan
Godaan
Membuat diri kita pada posisi sulit & sulit diatasi. Biasanya menyerang pada sisi kelemahan & kelebihan Dihadapi dengan berpegang pada Tuhan, ajaran agama, & prinsip Hadapi godaan dengan sikap tegas. Rendah hati pada sesama. Karena kita bukan makhluk yang terbatas & tidak sempurna

Menyadari Kehadiran Tuhan Dalam Godaan
Godaan
Hadapi godaan dengan: • Berdoa • Dzikir • Puasa • Shalat • Membaca Al-Quran, dll Hal ini dapat membantu kita, karena kita membutuhkan pertolongan Tuhan untuk menghadapi godaan

Baca & renungkan cerita berikut! Suatu hari seorang guru mengumpulkan semua muridnya. Kemudian dia memberikan sejumlah uang kepada setiap muridnya & berkata ‘wahai anak-anak, Ibu akan memberikan uang itu kepada kalian, jika kalian dapat menyembunyikannya di suatu tempat yang amat tersembunyi. Sekarang kalian berpencarlah & simpan uang tersebut di tempat yang tidak seorang pun mengetahuinya! Dan berkumpullah kembali, jika sudah yakin mendapatkan tempatnya’.

Mendengar permintaan tersebut, serentak seluruh muridnya berpencar untuk melaksanakan permintaan yang dianggap cukup mudah & menggiurkan itu. Karena mereka beranggapan cukup banyak tempat tersembunyi di lingkungan sekolah yang dapat mereka jadikan sebagai tempat yang aman & rahasia. Selang kurang lebih satu jam, para murid kembali ke tempat semula dimana sang guru menunggu. Semua murid tampak antusias, menampilkan wajah yang penuh keyakinan bahwa uang yang

diberikan oleh gurunya telah tersimpan di tempat yang siapapun tidak mengetahuinya & tidak dapat menemukannya. Mereka telah siap untuk mendengarkan penjelasan berikutnya dari guru. Saat guru akan bicara, tiba-tiba datang seorang muridnya dengan wajah kelelahan & tampak uang yang tadi diberikan oleh gurunya masih dalam genggaman tangannya. Alhasil, semua murid yang juga teman-temannya bersuara. Tak sedikit dari mereka yang mencibirnya & mengeluarkan kata-kata yang bernada mengejek. Tapi guru segera menyela,

‘Mohon tenang semuanya! Ibu akan bertanya kepada teman kalian ini’ demikian guru menenangkan muridnya & melanjutkan kata-katanya. ‘wahai muridku, apakah yang terjadi denganmu & mengapa uang itu masih belum kau sembunyikan?’ Murid menjawab ‘Guru, sebelumnya saya mohon maaf karena belum menyelesaikan permintaan guru. Saya sudah berusaha mencari tempat untuk dapat menyembunyikan uang tersebut, tanpa siapapun tahu tempatnya. Tetapi setiap kali akan saya simpan, tetap saja hati saya tidak yakin bahwa tempat

tersebut, tanpa siapapun tahu tempatnya. Tetapi setiap kali akan saya simpan, tetap saja hati saya tidak yakin bahwa tempat tersebut lengah dari pengawasan Tuhan. Maka itu saya tidak pernah menemukan tempat yang bebas dari pengawasan & penglihatan Tuhan, walaupun saya sudah berkeliling mencarinya. Jadi uang ini akan saya kembalikan kepada Guru’. Mendengar jawaban demikian, guru tersenyum puas & berkata ‘wahai muridku, hanya engkau yang telah lulus dari ujian yang aku berikan’. Demikian

guru menutup kata-katanya & pergi meninggalkan semua muridnya yang sebagian dalam keadaan bingung & menyadari kesalahan & ‘kebodohan’ mereka.
Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka kemanapun kamu menghadap di situlah wajah Allah[83]. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmatNya) lagi Maha Mengetahui (QS.Al-Baqarah 2:115)
[83]. kekuasaan Allah meliputi seluruh alam; sebab itu di mana saja manusia berada, Allah mengetahui perbuatannya, karena ia selalu berhadapan dengan Allah.

• Sebagai ciptaan Tuhan kita perlu menyadari bahwa kita bisa seperti ini atas izinNya & kemurahanNya • Tuhan selalu punya cara misterius yang menjadi rahasiaNya untuk mengangkat derajat kehidupan, memuliakan, menyembuhkan penyakit, & menolong seseorang dari kesulitan • Tuhan selalu ada disaat keadaan apapun yang terjadi pada kita • Jika Tuhan bekehendak maka segala sesuatu bisa terjadi, manusia hanya berencana, berusaha, berdoa & berserah diri kepadaNya

Renungkan kata-kata berikut!

Carilah jalan yang bisa mengantarkan kita mengenal Tuhan dengan segala KemahabesaranNya, karena kita membutuhkan Dia sebagai pemberi petunjuk jalan hidup, selama di dunia, dan untuk bekal di akhirat kelak

• Kita sering melihat pelecehan nama baik, persaingan, permusuhan antar teman, dll yang menimbulkan suasana batin tidak menentu& kehilangan pegangan.

Apakah kamu optimis akan menghadapi masa depanmu, secara konkret, ulangan, & ujian sekolah?

Langkah-langkah Menghadapi Masalah
1. Mendekatkan diri kepada Tuhan YME dengan melaksanakan perintah agama secara rutin, penuh kesadaran & keyakinan bahwa Tuhan Maha Cinta 2. Mengatur jadwal kegiatan 3. Membuat metode belajar yang sesuai agar nyaman & mudah memahami pelajaran 4. Membuat kelompok belajar 5. Membuat mind mapping, menstabilo kalimat penting, membuat rangkuman catatan 6. Membiasakan konsultasi dengan guru, teman, dll 7. Bepasrah kepada Tuhan YME dengan berdoa

Orangtua yang telah memberikan kasih sayang & memenuhi kebutuhan kita
• Orangtua adalah anugerah bagi kita yang tahu bagaimana memberikan kasih sayang & memenuhi kebutuhan demi perkembangan kita sebagai anak. • Kita banyak belajar makna hidup dari orangtua • Proses dialog iman dalam bentuk nasehat, cerita, candaan dapat membuat kita terbiasa berdialog dengan orangtua & terbiasa berdialog dengan Tuhan

Bapak/ ibu guru yang telah mengajarkan ilmu & membimbing kita
• Kehadiran guru dalam kehidupan kita merupakan cermin dari kehadiran Tuhan yang mendidik kita secara langsung • Disadari atau tidak kehadiran guru dapat menjadi teladan hidup untuk mencapai masa depan • Lewat guru, Tuhan melihat kebutuhan kita untuk mencapai kesuksesan meraih cita-cita

Orang di sekitar kita yang telah memberikan motivasi dalam hidup
• Orang di sekitar kita merupakan sesama kita yang berperan dalam menumbuhkembangkan iman kita • Mereka bisa menjadi teman, sahabat • Mereka mengajarkan kita cara hidup bertoleransi dengan penganut agama lain, cara hidup bersama dalam masyarakat, mengingatkan jika kita ada salah, dll

Task (tugas) DIKUMPULKAN
Buat kelompok sebanyak 4-5 orang! 1. Baca & diskusikan modul bagian inspirasi hal.2-3! 2. Tuliskan nama anggota kelompok, pertanyaan a-h hal.3 di modul, & hasil diskusi dalam kertas selembar! 3. Diskusikan modul bagian aktivitasku hal. 4 & 5! 4. Jawablah pertanyaan tiap gambar di modul hal.1-7! (tuliskan jawaban di bawah gambarnya) 5. Kerjakan modul bagian aktivitasku hal.7-8! (di modul)

Allah selalu ada, dan Maha Segalanya

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->