Makalah an Teori Evolusi

MAKALAH EVOLUSI

PERKEMBANGAN TEORI EVOLUSI WINDI TRIANA, DEVI KURNIA SARI, PRESILIA KAKAMBONG,

UNIVERSITAS NEGERI MANADO FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM JURUSAN BIOLOGI 2012

penyusun menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. karena atas Rahmat dan Izin-Nya penyusun dapat menyelesaikan makalah ini dengan tepat waktu. penyusun mengharapkan kritik dan saran yang bersifat dapat membangun.KATA PENGANTAR Segala puji bagi Tuhan Yang Maha Esa. Makalah ini di buat sebagai tugas yang harus dipenuhi dalam mata kuliah EVOLUSI. Makalah ini menjelaskan mengenai bagaimana “PERKEMBANGAN TEORI EVOLUSI”. Tondano. Akan tetapi. Oleh karna itu. 16 april 2012 Penyusun . Atas pehatiannya dan partisipasinya penyusun mengucapkan banyak terima kasih.

Sifat-sifat yang membantu keberlangsungan hidup dan reproduksi organisme akan lebih berkemungkinan berakumulasi dalam suatu populasi daripada sifat-sifat yang tidak menguntungkan. hidup ataupun tak hidup. Teori evolusi merupakan buah filsafat materialistis yang muncul bersamaan dengan kebangkitan filsafat-filsafat materialistis kuno dan kemudian menyebar luas di abad ke-19. akal manusia sedemikian terstruktur sehingga mampu memahami keberadaan sebuah kehendak yang mengatur di mana pun ia menemukan keteraturan. pandangan ini menyatakan bahwa segala sesuatu. muncul tidak melalui penciptaan tetapi dari sebuah peristiwa kebetulan yang kemudian mencapai kondisi teratur.Bab I Pendahuluan Evolusi adalah proses perubahan pada seluruh bentuk kehidupan dari satu generasi ke generasi selanjutnya. Gaya dorong seleksi alam dapat terlihat dengan jelas pada populasi yang terisolasi. beberapa sifat akan menjadi lebih umum. manakala yang lainnya akan menghilang. Dalam waktu yang cukup lama. paham materialisme berusaha menjelaskan alam semata melalui faktor-faktor materi. . dan biologi evolusioner mempelajari bagaimana evolusi ini terjadi. populasi yang terisolasi ini akan menjadi spesies baru. Proses ini disebut sebagai seleksi alam. yang bertentangan dengan karakteristik paling mendasar akal manusia ini. organisme mewarisi sifat-sifat yang dimiliki oleh orang tuanya melalui gen. Pada populasi suatu organisme. Perubahan (yang disebut mutasi) pada gen ini akan menghasilkan sifat baru pada keturunan suatu organisme. Karena menolak penciptaan. Akan tetapi. Pada setiap generasi. Filsafat materialistis. memunculkan "teori evolusi" di pertengahan abad ke-19. baik oleh karena perbedaan geografi maupun mekanisme lain yang mencegah pertukaran genetika. Seperti telah disebutkan sebelumnya. Penghasilkan jumlah keturunan yang lebih banyak daripada jumlah orang tua beserta keterwarisan sifat-sifat ini merupakan fakta tambahan mengenai kehidupan yang mendukung dasar-dasar ilmiah seleksi alam.

ekspedisi paling penting yang pernah diikutinya adalah perjalanan dengan kapal HMS Beagle. Dengan kata lain. Plato (428-348 sebelum masehi) Ia membayangkan seorang pencipta yang menciptakan dunia dari kehancuran dan kemudian menciptakan dewa-dewa yang lalu membuat manusia laki-laki. apakah isi buku tersebut menimbulkan kontroversi. Buku ini sempat mengguncangkan dunia ilmu pengetahuan karena isinya yang cukup kontroversial untuk masa itu. teori ini menyatakan bahwa spesies bukanlah merupakan sesuatu yang kekal atau tidak mengalami perubahan.Bab II Pembahasan Pada tahun 1859. Meskipun Darwin membuat konsep evolusi yang dapat diterima. Berikut uraian singkat tentang pendapat dari berbagai ahli yang masih berkaitan dengan konsep dasar evolusi. Anaximander (600-546 sebelum masehi) . Sebenarnya. tetapi Aristoteles sangat samar-samar mengenai sifat gerakan tersebut. Aristoteles (384-322 sebelum masehi) Adalah seorang pengamat alam yang teliti dan melihat banyak bukti mengenai desain dan tujuan. Organisme yang ada dianggap tidak sempurna tetapi bergerak kearah keadaan yang lebih baik. 1. Makin cacad jiwa itu makin rendah reinkarnasinya. Darwin menyatakan bahwa semua makhluk hidup yang ada di bumi ini merupakan hasil dari moyang yang sama. yang mengalami modifikasi. tetapi pemikiran mengenai evolusi ini sudah sangat tua dan bertahun-tahun lebih tua dari Darwin. Charles Darwin menerbitkan buku “On The Oringin of Species by Means of Natural Selection”. Dalam buku tersebut. 2. Hal ini kadang-kadang diartikan sebagai pemikiran evolusi. Teori yang dikeluarkan Darwin merupakan hasil analisis data yang didapat dari proses observasinya selama keikutsertaannya dalam ekspedisi-ekspedisi yang diikutinya. Kontroversial muncul karena adanya kesalahan penapsiran atas pernyataan yang dikeluarkannya. melainkan berevolusi melalui proses perubahan bertahap dari berbagai spesies yang telah ada. 3. Wanita dan hewan timbul dari reinkarnasi jiwa laki-laki. Dia mengatur semua organisme di dalam suatu ”skala alam” yang meliputi dari yang sederhana sampai yang kompleks. Namun.

Pada tahun 1795 ia kembali ke paris. 9. Mula-mula ia sebagai mahaguru pada Jardin des Plantes. 6. Dia mula-mula juga bekerja untuk menjadi pendeta. 5. Etienne Geoffroy ST. Ia berpendapat bahwa ada suatu hubungan antara hewan-hewan yang mempunyai bentuk dasar dari tubuhnya. 8. tetapi kemudian dia lebih tertarik pada tumbuh-tumbuhan dan binatang. Wilhelm Hofmeister (1824-1877) Dalam bukunya yang terkenal mengenai sejarah perkembangan Kryptogamen (paku-pakuan dan lumut) telah menulis : Perubahan dari Jungermanniaceae (suku dari Lumut Hati) yang tak . Charles Lyell (1797-1875) Isi teori yang disampaikan oleh Lyell dalam bukunya ”An Enquiry How Far The Former Changes of The Earth’s Surface are Referable to Causes Now in Operatiaon” (Suatu Penyelidikan Sampai Kemanakah Perubahan-Perubahan yang terjadi Zaman Dahulu Dari Permukaan Bumi Ini Dapat Kita Hubungkan Dengan Sebab Musabab Alam Yang Sampai Sekarang Masih Terjadi Terus). pada tahun 1831 ia diangkat menjadi bangsawan yang tertinggi dari Prancis. ia akhirnya belajar di negeri ini. sebagai anak seorang pendeta.Beliau dapat dipandang sebagai pelopor dari ajaran desendensi (ajaran penurunan) oleh karena ia mengajarkan bahwa kosmos itu mungkin terbebtuk dari kekacoan (chaos). Carolus Linnaeus (1707-1778) Carolus Linnaeus dilahirkan tanggal 23 Mei 1707 disebuah desa kecil di Swedia. Disana ia menjadi seorang sarjana yang terkenal. pada waktu itu di Paris hidup pula seorang ahli ilmu hewan bernama Etienne Geoffroy ST. Cuvier (1769-1832) Cuvier adalah anak dari seorang bangsa Prancis yang telah melarikan diri ke negeri Jerman. kehidupan itu timbul dari zat mati. 1731-1802) menulis syair yang dianggap sebagai karangan berpengetahuan yang berjudul ”Zoonomia” ia berpendapat bahwa hewan-hewan mungkin juga timbul dari hewan-hewan lain. 7. kemudian belajar untuk menjadi tabib. Hilaire yang mempunyai anggapan yang sama dengan Lammarck dan Goethe. ahli lain yang sejalan dengan pemikiran Lammarck adalh Buffon (17071788) dan Erasmus Darwin (kakek dari Charles Darwin. . Lammarck (1744-1829) Sebelum Lammarck. Hilaire (1722-1844) Disamping Cuvier dan Lammarck. kemudian sebagai sekretaris dari Akedemi Pengetahuan di Paris. sedangkan makluk yang tinggi tingkatannya timbul dari makluk yang rendah tingkatannya.

Ia mengambil contoh burung unta yang mendapatkan makanannya di daratan. yang tak ada putusputusnya. Namun. 11. Pada tahun 1844 terbit sebuah buku tak berpenulis yang berjudul ”Vertiges of The Natural history of Creation” (Jejak Sejarah Kehidupan Makluk Hidup). Eksperimen dan pengamatan yang dilakukan oleh Darwin menunjukkan bahwa organisme dalam suatu populasi bervariasi. 1. dan sifat yang didapatkan selama hayat organisme tersebut dapat diwariskan kepada keturunannya. Kaki burung unta menjadi lebih kuat oleh karena digunakan secara terus menerus dan sayap yang jarang digunakan pada akhirnya membuat burung unta tidak dapat terbang. maka di dalam jurangjurang yang dalam. Leopold Von Buch Leopold Von Buch pada abad 19 telah menarik kesimpulan dari penyebaran tanamantanaman di Kepulauan Canari. Chambers-lah yang menerbitkannya. menyatakan bahwa evolusi terjadi karena adanya seleksi alam terhadap faktor ngenetis. 10. Sama seperti para ilmuwan sebelumnya. 12. Darwin beranggapan bahwa sifat-sifat terwariskan ini merupakan akibat dari penggunaan ataupun ketidakgunaan organ tertentu. seorang ahli biologi berkebangsaan Jerman yang hidup pada tahun 1834-1912. yang sangat laku dijual. Masuknya konsep genetika dalam teori evolusi Teori seleksi alam Darwin menjadi kerangka dasar teori evolusi modern. Pada akhir abad ke-19. Darwin tidak dapat menjelaskan sumber variasi ini. bahwa oleh karena proses evolusi. teori ini menjadi apa . Oleh karenanya ia berpendapat bahwa pikiran-pikiran yang dimuat dalam buku itu niscaya akan menjatuhkan mana baik dari perusahannya. disitu terjadilah jenis-jenis tanaman yang baru dari jenis tertentu. Kesalahpahaman ini disebut "pewarisan karakter yang didapatkan" dan merupakan bagian dari teori transmutasi spesies yang diajukan oleh Jean-Baptiste Lamarck pada tahun 1809. Weismann Weismann. dan beberapa variasi tersebut terwariskan dan dapat diseleksi secara alami.berdaun ke Jungermanniaceae yang berdaun adalah lambat sekali dan perubahan itu terjadi dengan jalan suatu deret bentuk antara yang sedikit-sedikit bedanya. Robert Chambers (1802-1871) Ia adalah seorang penerbit dan ahli filsalfat alam bangsa scot.

dengan organisme tertentu mendapatkan campuran acak dari setengah set kartu yang berasal dari satu pihak orang tua. Darwin mengembangkan sebuah teori yang dia sebut sebagai pangenesis untuk menjelaskan bagaimana karakteristik yang didapatkan selama hidup organisme dapat diwariskan. Gen sama seperti instruksi pendek yang terdiri dari "huruf-huruf" alfabet DNA. dan evolusi tidak seperlunya membuat organisme menjadi lebih kompleks.Walaupun mutasi pada DNA adalah acak. sama seperti urutan huruf-huruf dalam suatu kata yang membawa informasi. Pada tahun 1880-an. Informasi yang hilang yang diperlukan untuk menjelaskan sifat-sifat terwariskan ini dijawab oleh hasil kerja Gregor Mendel pada bidang genetika. Mendel menyebut informasi ini sebagai faktor. Evolusi bukanlah proses yang acak. Hal ini mirip dengan pengocokan kartu. Instruksi yang terdapat pada DNA ini dapat berubah oleh karena mutasi. keseluruhan set gen ini akan memberikan informasi yang cukup untuk membangun dan menjalankan suatu organisme. seleksi alam bukanlah proses acak yang bergantung pada kebetulan. Gen adalah satuan dasar hereditas organisme hidup. lebih cerdas. Hasil akhir seleksi alam adalah organisme yang dapat beradaptasi terhadap lingkungan. gen dibawa oleh kromosom yang merupakan kumpulan DNA. Eksperimen Mendel dengan beberapa generasi tumbuhan kacang polong menunjukkan bahwa pewarisan bekerja dengan memisahkan dan mengacak informasi pewarisan semasa pembentukan sel kelamin dan merekombinasi informasi tersebut semasa pembuahan. Gen terbuat dari DNA. dan Lamarckisme secara perlahan ditinggalkan. namun pada zaman sekarang informasi ini dikenal dengan nama gen.yang dikenal sebagai Lamarckisme. Adalah perombakan pada kromosom yang mengakibatkan kombinasi unik gen pada keturunan. Manakala mutasi tersebut adalah acak. Lingkungan menentukan probabilitas keberhasilan reproduksi. Evolusi merupakan akibat yang tak terelakkan dari pengkopian gen yang tidak sempurna pada organisme yang bereproduksi selama bermilyar-milyar tahun di . yakni molekul panjang yang membawa informasi. eksperiman August Weismann mengindikasikan bahwa perubahan yang diakibatkan oleh penggunaan ataupun ketidakgunaan terus menerus organ tertentu tidak dapat diwariskan. dan setengah sisanya berasal dari pihak lainnya. Seleksi alam tidak mempunyai tujuan akhir. Ia mengandung informasi-informasi yang akan menentukan perkembangan fisik dan perilaku organisme. seleksi alam tidaklah demikian. Dalam sel. Informasi ini disimpan dalam urutan nukleotida dalam DNA. ataupun lebih canggih. Apabila digabungkan bersama.

Persilangan sendiri antar F1 akan menghasilkan generasi F2. Fosil. Biakan kucing. Walaupun beberapa kelompok mengajukan keberatannya terhadap teori evolusi. Dalil mendelian Hukum I Mendel (Hukum Segregasi) Sifat organisme dikendalikan oleh gen yang dapat diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. tetua-2 (homozigot) dengan nisbah sama dengan nisbah genotipe. akan diperoleh nisbah genotipe AA : Aa : aa sama dengan 1:2:1. Mendel menyusun Hukum Segregasi yang bermakna bahwa pasangan alel yang bergabung melalui perkawinan akan bersegregasi dengan bebas dalam proses pembentukan gamet. Dari data F2 monohibrid. Pada percobaan monohibrid atau persilangan dengan pembeda satu sifat atau satu lokus. dan distribusi khas kehidupan di Bumi memberikan catatan evolusi dan menunjukkan keberadaan nenek moyang bersama seluruh organisme. tetapi dalam kasus alel kodominan genotipe F1 yang berbeda dari kedua genotipe tetuanya akan menghasilkan fenotipe yang berbeda pula. Antara dua alel pada satu lokus mungkin mempunyai hubungan dominanresesif atau kodominan. dengan sekitar 1. bila F1nya bergenotipe Aa atau tetua-tetua awalnya AA dan aa. Dalam kasus alel dominan-resesif dari nisbah genotipe tersebut akan dihasilkan nisbah fenotipe 3:1 untuk dominan (A-) : resesif (aa). Setiap sifat dikendalikan oleh sepasang alel yang terdapat pada satu lokus dari suatu kromosom. 2. melainkan hanya organisme yang dapat bertahan hidup dan bereproduksi dengan lebih baik dalam lingkungan tertentu. Pada persilangan antara dua tetua homozigot yang berbeda akan diperoleh F1 yang bersifat heterozigot. fenotipe F1 akan sama dengan fenotipe tetua dominan. Dalam kasus alel dominan-resesif. Hasil dari proses evolusi bukanlah organisme yang semakin sempurna. baik yang masih hidup maupun telah lama mati. Evolusi dapat secara langsung diamati pada seleksi buatan. sedangkan dalam kasus alel kodominan akan diperoleh tiga fenotipe yang mewakili fenotipe tetua-1 (homozigot). . dan tumbuhan yang bermacam-macam merupakan contoh evolusi.75 juta spesies yang sekarang hidup di Bumi. bukti eksperimen dan pengamatan selama beratus-ratus tahun oleh beribu-ribu ilmuwan mendukung fakta evolusi. Akibat dari evolusi selama empat milyar tahun adalah keanekaragaman mahkhluk hidup di sekitar kita. F1 (heterozigot). kode genetik. anjing. kuda.bawah tekanan seleksi lingkungan.

dan penggabungan bebas gametgamet dalam perkawinan maka dalam kasus alel dominan-resesif. Proses meiosis menghasilkan gamet-gamet yang mempunyai jumlah kromosom sebanyak separuh dari jumlah kromosom sel induknya. aB.25.. dan ab. secara keseluruhan tidak sama satu sama lain. dan ab akan mempunyai frekuensi yang sama. tentang hukum pemisahan dan rekombinasi faktorfaktor keturunan yang terjadi selama meiosis. Pada mahkluk hidup yang bereproduksi secara sseksual. Pada proses meiosis inilah terjasi pemisahan faktorfaktor keturunan dari masing. Ab. Dengan peristiwa pemisahan dan rekombinasi secara bebas inilah menyebabkan kandungan faktor keturunan pada tiap gamet. yaitu AB. Kebenaran Hukum Mendel diperkuat oleh hasil pengamatan kromosom yang memperlihatkan kesetaraan Hukum Mendel dengan perilaku kromosom dalam proses meiosis. Dengan kata lain secara keseluruhan tiap-tiap gamet berbeda satu dengan yang lainnya.masing alelnya secara bebas. Dalil Herdy-Weinberg . F2 akan mempunyai fenotipe dengan perbandingan 9:3:3:1. kesetaraan segregasi sepasang alel dengan perpisahan pasangan kromosom homolog menuju kutub yang berbeda. aB. sehingga di dalam gamet-gamet yang terbentuk akan terjadi pemilihan kombinasi gen-gen secara bebas”. Akibat perpaduan bebas dari alel-alel dalam pembentukan gamet. dan kesetaraan antara perpaduan bebas alel-alel dengan kebebasan berbagai kromosom dalam memilih kutub yang dituju dalam meiosis. peristiwa fertilisasi didahului oleh proses pembentukan gamet (meiosis). juga a bebas memilih B atau b. Untuk membuktikan Hukum Perpaduan Bebas dilakukan uji silang dihibrid dengan menyilangkan F1 terhadap tetua resesif. Peristiwa pemisahan yang berlangsung secara bebas itulah yang lebih terkenal dengan hukum mandel 1: sebaliknya peristiwa kombinasi secara bebas lebih dikenal dengan hukum mandel II. Dalam kasus dihibrid akan mempunyai frekuensi masing-masing 0. Mendel menyusun Hukum Perpaduan Bebas yang berisi bahwa “Segregasi suatu pasangan gen tidak bergantung kepada segregasi pasangan gen lainnya. Terbukti kebenaran Hukum ini dengan munculnya turunan uji silang dengan perbandingan 1:1:1:1 untuk fenotipe yang menggambarkan gamet AB. 3.Hukum II Mendel (Hukum Perpaduan Bebas) Berdasarkan data F2 dihibrid. Dari F1 bergenotipe AaBb dalam proses pembentukan gamet alel A dapat bebas berpadu dengan B atau b. Ab. Akibat perpaduan bebas ini maka setiap jenis gamet yang terbentuk. Kesetaraan tersebut terlihat sebagai berikut: kesetaraan perpasangan alel dengan perpasangan kromosom homolog. Hukum mandel 1 dan hukum mandel 11.

satu atau lebih pengaruh ini akan selalu ada. Oleh karena itu. Untuk penggunaan teorema ini mari kita kembalikan ke populasi bunga liar rekaan kita yang terdiri dari 500 tumbuhan tadi bahwa 80% (0. Adalah penting untuk dimengerti bahwa di luar laboratorium. Teorema tersebut menyatakan bahwa frekeunsi alel dan genotif dalam kumpulan gen suatu populasi tetap konstan selama beberapa generasi kecuali kalau ada yang bertindak sebagai agen selainan rekombinasi seksual. kesetimbangan Hardy-Weinberg sangatlah tidak mungkin terjadi di alam.2.setiap kali suatu gamet dikeluarkan dari kumpualan gamet secara acak peluang bahwa gamet akan mengandung alel A adalah 0. yakni berada dalam kesetimbangan dari satu generasi ke generasi lainnya kecuali apabila terdapat pengaruh-pengaruh tertentu yang mengganggu kesetimbangan tersebut. 200). Pada teorema Hardy-wienberg yang diambil dari nama dua saintis yang secara terpisah akan menghasilkan prinsip itu pada tahun 1908. seleksi. Kesetimbangan genetik adalah suatu keadaan ideal yang dapat dijadikan sebagai garis dasar untuk mengukur perubahan genetik. kita akan mengandaikan bahwa penyatuan sperma dengan telur dalam populasi sepenuhnya terjadi secara acak. Yakni semua kombinasi perkawinan jantan betina peluangnya sama besar. tidak adanya migrasi ataupun emigrasi.(telur yang dibuahi) masing-masing gamet memiliki satu alel untuk frekuensi alel pada populasi induknya. Pengaruh-pengaruh tersebut meliputi perkawinan tak acak. populasi yang besarnya tak terhingga.8) diantara lokus warna bunga pada kumpulan gen memiliki alel A dan 20% (0.Asas Hardy-Weinberg menyatakan bahwa frekuensi alel dan frekuensi genotipe dalam suatu populasi akan tetap konstan. . Frekuensi alel yang statis dalam suatu populasi dari generasi ke generasi mengasumsikan adanya perkawinan acak.2) memiliki alel a. Keadaan tersebut analog dengan mencampurkan semua gamet sekaligus untuk menentukan genotipe masing-masing zigot. dan aliran gen. ukuran populasi terbatas. dan ketiadaan tekanan seleksi terhadap sifat-sifat tertentu. tidak adanya mutasi. Dengan kata lain pergeseran seksual alel akibat miosis dan fertilisasi acak akan tidak berpengaruh terhadap struktur genetik suatu populasi (Campbell. Bagaimana rekombinasi genetic alel ini pada pada generasi populasi bunga liar berikutnya. mutasi. hanyutan genetik.8 dan peluang bahwa gamet itu akan mengandung alel a adalah 0.

.64 (0. terjadinya peristiwa-peristiwa ini serta sistem kawin yang tidak acak akan mengakibatkan perubahan frekuensi alel. baik dengan genotipe yang sama maupun berbeda dengannya. Dengan adanya sistem kawin acak ini.Weinberg. Dimana alel yang satu dominan terhadap alel yang lain.Menggunakan hukum multifikasi kita dapat menghitung frekuensi tiga genotipe yang mungkin terbentuk pada generasi berikut. Jika kita memulai dengan populasi yang belum setimbang. frekuensi alel akan senantiasa konstan dari generasi ke generasi. ada persyaratan lain yang harus dipenuhi bagi berlakunya hukum keseimbangan Hardy-Weinberg. Anda mempuyai kesempatan untuk membuktikannya. yaitu tidak terjadi migrasi. Pada proses seksual miosis dan pembuahan acak mempertahankan frekuensi alel dan gentotip yang sama. Populasi mendelian yang berukuran besar sangat memungkinkan terjadinya kawin acak (panmiksia) di antara individu-individu anggotanya.H. Dengan perkatan lain. Frekuensi individu dengan genitipe aa kurang lebih banyak 4% . Kita menggunakan populasi bunga liar rekaan ini untuk dijelaskan teorema Hardy Weinberg dalam istilah yang lebih umum. dokter dari Jerman. Kita akan membatasi analisis hanya pada kasus yang paling sederhana yaitu populasi yang hanya terdiri dari dua alel. yang ada pada generasi populasi bunga liar sebelumnya. dan W. mutasi. dan seleksi. Prinsip ini dirumuskan oleh G.8) dengan demikian sekitar 64 % diantara tumbuhan pada generasi berikut akan memiliki genotipe AA. sehingga selanjutnya dikenal sebagai hukum keseimbangan Hardy-Weinberg. ahli matematika dari Inggris.Untuk lokus warna bunga struktur genetic populasi berada dalam keadaan kesetimbagan yang dinyatakan sebagai kesetimbangan Hardy-Weinberg (Hardy Weinberg Equilibrium) dalam contoh ini populasi bunga liar pada mulanya juga dalam keadaan setimbang. Artinya. Namun demikian teorema Hardy Weinberg juga berlaku bagi situasi dimana terdapat tiga atau lebih alel untuk satu lokus yang tertentu dan tidak ada dominasi yang jelas. Peluang mengambil dua alel A dari kumpulan gamet itu adalah 0. Hardy. Di samping kawin acak.. Jika kita memulai dengan populasi yang belum setimbang hanya satu generasi yang akan diperlukan untuk mencapai kesetimbangan.8×0. tiap individu memiliki peluang yang sama untuk bertemu dengan individu lain.

1 terlihat bahwa tiga macam genotipe zigot akan terbentuk. 2pq. yakni AA. zigot-zigot yang terbentuk akan memilki frekuensi genotipe sebagai hasil kali frekuensi gamet yang bergabung. dan aa. maka terjadi penggabungan gamet A dan a secara acak pula. dan aa. Secara lebih rinci ketiga langkah ini dapat dijelaskan sebagai berikut. sedang frekuensi alel a adalah q. H. Dari populasi generasi tetua ini akan dihasilkan dua macam gamet. Frekuensi gamet A sama dengan frekuensi alel A (p). Dengan berlangsungnya kawin acak. Kembali kita misalkan bahwa pada generasi tetua terdapat genotipe AA. dan Q. Aa. frekuensi alel A adalah p.Deduksi terhadap hukum keseimbangan Hardy-Weinberg meliputi tiga langkah. Begitu juga. yaitu A dan a. masingmasing dengan frekuensi P. Sementara itu. Oleh karena itu. yaitu : a) Dari tetua kepada gamet-gamet yang dihasilkannya b) Dari penggabungan gamet-gamet kepada genotipe zigot yang dibentuk c) Dari genotipe zigot kepada frekuensi alel pada generasi keturunan. Aa. masing-masing dengan frekuensi p2. frekuensi gamet a sama dengan frekuensi alel a (q). Pada Tabel 15. . dan q2.

Gen terbuat dari DNA. Informasi ini disimpan dalam urutan nukleotida dalam DNA. sama seperti urutan huruf-huruf dalam suatu kata yang membawa informasi. yakni molekul panjang yang membawa informasi.Bab III Penutup Kesimpulan Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa perkembnagan teori evolusi berkaitan dengan konsep genetik. .

html 2. http://nurrohmanhadi. Campbell.org/wiki/Asas_Hardy-Weinberg 4.Biologi edisi 5.com/2011/08/28/teorema-hukum-hardy-weinberg/ 3.html .wordpress.wikipedia.com/2010/11/peran-paleontologi-dalamperkembangan.Daftar pustaka 1. http://zonabawah. http://yoen-niechollehah.blogspot. Jilid 2 Erlangga : jakarta 5. http://id.2003.N.com/2011/02/perkembangan-teori-evolusi.blogspot.A.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful