Kode FIS.

14

Gaya angkat (Fa) Pusat gravitasi (2) Gaya dorong (fd) (1) v2 Gaya hambat (fg)

v1

Gaya berat (W)

BAGIAN PROYEK PENGEMBANGAN KURIKULUM DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

2004

Kode FIS.14

Penyusun

Drs. Munasir, MSi.
Editor: Section 1.01 Dr. Budi Jatmiko, M.Pd. Drs. Supardiono, M.Si.

BAGIAN PROYEK PENGEMBANGAN KURIKULUM DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENEGAH DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2004
Modul.FIS.14 Fluida Dinamis

ii

Kata Pengantar

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas karunia dan hidayah-Nya, kami dapat menyusun bahan ajar modul manual untuk SMK Bidang Adaptif, yakni mata-pelajaran Fisika, Kimia dan Matematika. Modul yang disusun ini menggunakan pendekatan pembelajaran berdasarkan kompetensi, sebagai konsekuensi logis dari Kurikulum SMK Edisi 2004 yang menggunakan pendekatan kompetensi (CBT: Competency Based Training). Sumber dan bahan ajar pokok Kurikulum SMK Edisi 2004 adalah modul, baik modul manual maupun interaktif dengan mengacu pada Standar Kompetensi Nasional (SKN) atau standarisasi pada dunia kerja dan industri. Dengan modul ini, diharapkan digunakan sebagai sumber belajar pokok oleh peserta diklat untuk mencapai kompetensi kerja standar yang diharapkan dunia kerja dan industri. Modul ini disusun melalui beberapa tahapan proses, yakni mulai dari penyiapan materi modul, penyusunan naskah secara tertulis, kemudian disetting dengan bantuan alat-alat komputer, serta divalidasi dan diujicobakan empirik secara terbatas. Validasi dilakukan dengan teknik telaah ahli (expertjudgment), sementara ujicoba empirik dilakukan pada beberapa peserta diklat SMK. Harapannya, modul yang telah disusun ini merupakan bahan dan sumber belajar yang berbobot untuk membekali peserta diklat kompetensi kerja yang diharapkan. Namun demikian, karena dinamika perubahan sain dan teknologi di industri begitu cepat terjadi, maka modul ini masih akan selalu dimintakan masukan untuk bahan perbaikan atau direvisi agar supaya selalu relevan dengan kondisi lapangan. Pekerjaan berat ini dapat terselesaikan, tentu dengan banyaknya dukungan dan bantuan dari berbagai pihak yang perlu diberikan penghargaan dan ucapan terima kasih. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini tidak
Modul.FIS.14 Fluida Dinamis

iii

Kami mengharapkan saran dan kritik dari para pakar di bidang psikologi. editor. Desember 2004 a. Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Direktur Pendidikan Menengah Kejuruan. Kimia. NIP 130 675 814 Modul.n.berlebihan bilamana disampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada berbagai pihak. dengan mengacu pada perkembangan IPTEK pada dunia usaha dan industri dan potensi SMK dan dukungan dunia usaha industri dalam rangka membekali kompetensi yang terstandar pada peserta diklat.Sc. atau praktisi yang sedang mengembangkan modul Dr. M. dan pakar akademik sebagai bahan untuk melakukan peningkatan kualitas modul. tenaga ahli desain grafis) atas dedikasi.FIS.14 Fluida Dinamis iv . khususnya peserta diklat SMK Bidang pembelajaran untuk SMK. semoga modul ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Gatot Hari Priowirjanto. kesesuaian dan fleksibilitas. terutama tim penyusun modul (penulis. Adaptif untuk mata-pelajaran Matematika. Diharapkan para pemakai berpegang pada azas keterlaksanaan. Fisika. tenaga. pengorbanan waktu. Jakarta. tenaga komputerisasi modul. Ir. dan pikiran untuk menyelesaikan penyusunan modul ini. Demikian. praktisi dunia usaha dan industri.

............................................................................ Kompetensi ... b..................................................................................................... Tugas............................ d....... d.............. Kunci Jawaban ......... Tes Formatif .............. e........................................ Uraian Materi .................. a... PENDAHULUAN a................................... e...................... f............... Glosary ............................................... Halaman Francis ........................................... c.................................................... Rangkuman ................ g............ Daftar Isi ..................DAFTAR ISI ? ? ? ? ? ? ? Halaman Sampul ............................................... Lembar Kerja ......... Uraian Materi ........................ Rencana Belajar Peserta Diklat........................................... Deskripsi.................................. PEMELAJARAN A........................................ 1 1 1 2 3 4 II................................ Tujuan Akhir. Cek Kemampuan................................................ f.FIS........................14 Fluida Dinamis v .................................................... Kegiatan Belajar ........................................................ b............. Tujuan Kegiatan Pemelajaran............................................. c............................................................................... 2 Kegiatan Belajar . a...... g........................................................................................................................................................... d...... B...... e................................................ Petunjuk Penggunaan Modul ..... b......................... Prasarat .............................. Rangkuman ............... Kunci Jawaban ........................................ Tujuan Kegiatan Pemelajaran....................................... i ii iii v vii viii ix I...................................................... Daftar Judul Modul............................................ Tugas........................................................ f...... Kegiatan Belajar 1. Kata Pengantar................................................... Lembar Kerja ................................................... Tes Formatif ............. c....... Peta Kedudukan Modul...................................................................... 7 7 7 17 18 19 20 21 22 22 22 35 37 38 40 41 6 Modul....

........ KUNCI JAWABAN A................... 45 46 49 50 43 44 Modul.. B.......................14 Fluida Dinamis vi ............................................... Tes Tertulis ................................... PENUTUP........................FIS................................................. DAFTAR PUSTAKA ..........................III...................... Tes Tertulis ...... EVALUASI A...................................................................................... Tes Praktik......... IV............................................. Lembar Penilaian Tes Praktik........ B...........

21 FIS.08 FIS.09 FIS.14 Fluida Dinamis FIS.FIS.28 vii .11 FIS.18 FIS.26 Modul.17 FIS.02 FIS.01 FIS.24 FIS.03 FIS.16 FIS.12 FIS.04 FIS.15 FIS.10 FIS.20 FIS.13 FIS.14 FIS.19 FIS.05 FIS.25 FIS.06 FIS.23 FIS.Peta Kedudukan Modul FIS.27 FIS.22 FIS.07 FIS.

17 FIS.DAFTAR JUDUL MODUL No.18 FIS. Energi.13 FIS.14 FIS.22 FIS.FIS.09 FIS.23 FIS.04 FIS.16 FIS. dan Daya Energi Kinetik dan Energi Potensial Sifat Mekanik Zat Rotasi dan Kesetimbangan Benda Tegar Fluida Statis Fluida Dinamis Getaran dan Gelombang Suhu dan Kalor Termodinamika Lensa dan Cermin Optik dan Aplikasinya Listrik Statis Listrik Dinamis Arus Bolak-Balik Transformator Kemagnetan dan Induksi Elektromagnetik Semikonduktor Piranti semikonduktor (Dioda dan Transistor) Radioaktif dan Sinar Katoda Pengertian dan Cara Kerja Bahan Modul.20 FIS. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 Kode Modul FIS.02 FIS.25 FIS.21 FIS.07 FIS.11 FIS.24 FIS.08 FIS.26 FIS.28 Judul Modul Sistem Satuan dan Pengukuran Pembacaan Masalah Mekanik Pembacaan Besaran Listrik Pengukuran Gaya dan Tekanan Gerak Lurus Gerak Melingkar Hukum Newton Momentum dan Tumbukan Usaha.27 FIS.12 FIS.03 FIS.19 FIS.15 FIS.06 FIS.14 Fluida Dinamis viii .05 FIS.10 FIS.01 FIS.

besaran skalar dan memiliki satuan N/m2 (Pa). dan tidak termampatkan. atau dengan kata lain massa jenis fluida tidak berubah selama alirannya. Jumlah dari tekanan (p). energi kinetik per satuan volume ( 1 ? v 2 ) dan energi potensial per satuan 2 volume ( ? gh ) adalah konstan. adanya partikel yang bergerak dengan arah yang berlawanan dengan arah laju fluida secara keseluruhan. Daerah plastis bahan. Fluida ideal yang bergerak. Aliran fluida yang tidak mengalami perubahan volume.Glossary ISTILAH Fluida ideal Fluida dinamis Aliran non-kompresibel KETERANGAN Fluida yang dianggap mempunyai sifat: aliranya tunak. Perubahan bentuk plasis.FIS. Kebalikan dari aliran jenis laminer. Besaran skalar yang menyatakan volume ( fluida V) yang mengalir per satuan waktu (t). tidak kental. Aliran partikel fluida pada setiap titik konstan terhadap waktu. sehingga partikel-partikel fluida yang lewat pada suatu titik akan bergerak dengan kecepatan dan arah yang sama. atau nilainya sama Azas Bernoulli Persamaan Bernoulli Modul. Q = v? A = (m3/s).14 Fluida Dinamis ix . Aliran fluida yang tidak mengalami gesekan. Persamaan kontinuitas Aliran non-viskos Aliran stasioner Hidrodinamika Garis alir Aliran garis arus (= aliran laminer) Aliran turbulen Debit V t Massa fluida yang lewat satu bagian dan keluar lewat bagian yang lain dalam pipa adalah sama: ? 1 A 1 v 1 ? t ? ? 2 A 2 v 2 ? t atau ? 1 A1 v 1 ? ? 2 A2 v 2 . lintasan yang ditempuh oleh aliran fluida. partikel partikel dari fluida tidak mengalami gesekan selama aliran fluida tersebut. Aliran fluida yang mengikuti suatu garis (lurus melengkung) yang jelas ujung pangkalnya. Gaya dibagi dengan luas penampang. memiliki kecepatan aliran. Cabang ilmu fisika yang mempelajari dinamika dari fluida yang bergerak (tidak diam).

Pada prakteknya biasanya ditaruh dalam sebuah pipa yang berisi fluida yang sedang mengalir. Desain sayap pesawat terbang: bagian belakang lebih tajam.FIS. Alat yang digunakan untuk mengukur tekanan hidrostatis.untuk setiap titik sepanjang garis arus. bagian atas lebih melengkung (keatas) dari pada bagian bawahnya. Misalnya udara. Teorima Torricelli Kelajuan aliran fluida yang menyembur keluar dari lubang yang terletak pada jarak h dibawah permukaan atas fluida dalam tangki yang terbuka sama dengan kelajuan yang diperoleh benda jatuh bebas pada ketinggian h. Monometer Venturimeter Modul. yang terdiri dari sebuah pipa yang memiliki bagian yang menyempit. Alat yang digunakan untuk mengukur laju aliran gas. Lihat monometer pada alat venturimeter. v ? Tabung Pitot Aerofoil 2gh . Alat untuk mengukur laju aliran fluida (cairan).14 Fluida Dinamis x .

C. Petunjuk Penggunaan Modul Pelajari daftar isi serta skema kedudukan modul dengan cermat dan teliti karena dalam skema anda dapat melihat posisi modul yang akan anda pelajari terhadap modul-modul yang lain. dan fluida statis. konsep kontinuitas pada aliran fluida. serta dilengkapi soal-soal sederhana untuk mendukung pemahaman konsep terhadap materi fluida dinamis ini. a. tekanan. konsep energi kinetik dan energi potensial. Pahami untuk mempermudah dalam memahami suatu proses pekerjaan.BAB I. setiap konsep yang disajikan pada uraian materi yang disajikan pada tiap kegiatan belajar dengan baik. tekanan. Hukum Bernoulli dan penerapannya.FIS. Prasyarat Sebagai prasyarat atau bekal dasar agar bisa mempelajari modul ini dengan baik. konsep laju aliran fluida. PENDAHULUAN A.14 Fluida Dinamis 1 . debit. Deskripsi Dalam modul ini anda akan mempelajari konsep dasar fluida dinamis yang didalamnya dibahas: konsep fluida ideal. B. dan ikuti contohcontoh soal dengan cermat. Perhatikan langkah-langkah dalam melakukan pekerjaan dengan benar c. maka anda diharapkan sudah mempelajari: konsep hukum Newton.konsep kekekalan energi. Modul. azas Bernoulli. agar diperoleh hasil yang maksimum. aplikasi azas Bernoulli. energi potensial. konsep momentum. b. Anda juga akan tahu keterkaitan dan kesinambungan antara modul yang satu dengan modul yang lain.

dan tanyakan kepada instruktur/guru pada saat kegiatan tatap muka. Jawablah pertanyaan yang disediakan pada setiap kegiatan belajar dengan baik dan benar. Jika terdapat tugas untuk melakukan kegiatan praktek. Jawablah dengan benar soal tes formatif yang disediakan pada tiap kegiatan belajar. hukum Bernoulli dan aplikasinya. f. energi potensial. dan bila terdapat kesulitan tanyakan pada instruktur/guru. g. Modul. azas Bernoulli.d. e. Bila perlu bacalah referensi lain yang dapat membantu anda dalam penguasaan materi yang disajikan dalam modul ini. D.14 Fluida Dinamis 2 . Catatlah semua kesulitan yang anda alami dalam mempelajari modul ini. ? Menjelaskan fenomena-fenomena di alam yang berkaitan dengan konsep-konsep di atas.FIS. kecepatan aliran dan luas penampang ? Memahami konsep debit ? Memahami hukum kontinuitas aliran fluida ? Memahami konsep energi potensial fluida ? Memahami konsep azas Bernoulli dan aplikasinya ? Memahami konsep Hukum Bernoulli dan aplikasinya ? Mengerjakan soal-soal yang berkaitan dengan konsep fluida ideal. Tujuan Akhir Setelah mempelajari modul ini diharapkan anda dapat: ? Memahami konsep fluida ideal ? Memahami konsep aliran. debit. maka lakukanlah dengan membaca petunjuk terlebih dahulu. laju aliran.

Kompetensi Program Keahlian Mata Diklat-Kode Durasi Pembelajaran : : : : Kompetensi MEMAHAMI KONSEP DAN MENERAPKAN FLUIDA DINAMIS Program Adaptif FISIKA-FIS. Azas Bernoulli 5. Tekanan 4. Venturimeter. . Tabung Pitot.04 18 jam @ 45 menit SUB KOMPETENSI Memahami konsep dan penerapan dari fluida dinamis KRITERIA UNJUK KINERJA ? Mengidentifikasi: 1.FIS. Kecepatan aliran 3. Bernoulli Teorima Torricelli. .Venturimeter. Persamaan Bernoulli 6. konsep aliran kontinuitas aliran fluida ? Energi potensial fluida ? Praktek Azas ? Azas Bernoulli Bernoulli ? Aplikasi Azas Bernoulli ? Praktek ? Persamaan Bernoulli aplikasi ? Aplikasi Persamaan persamaan Bernoulli (Hi drostatika.Daya angkat pesawat . .14 Fluida Dinamis 3 . Debit 2. Aplikasi-aplikasi azas dan persamaan Bernoulli: . ? ? ? ? ? ? ? ? ? LINGKUP BELAJAR Fluida ideal Konsep aliran Debit Hukum kontinuitas Energi Potensial Azas Bernoulli Aplikasi azas Bernoulli Persamaan Bernoulli Aplikasi persamaan Bernoulli ? ? ? ? SIKAP Teliti Cermat Kritis Bertanggung jawab MATERI POKOK PEMBELAJARAN PENGETAHUAN KETERAMPILAN ? Pengertian fluida ideal ? Praktek ? Konsep debit. dan Daya angkat pesawat) Modul.Tabung Pitot.Tekanan Hidrostatika .E.Teorima Torricelli.

berapakah air yang keluar dari saluran yang baru tersebut. Berapakah debit fluida tersebut. kompresibel. Bak tersebut penuh berisi air s etelah dialiri selama 15 menit. Jelaskan bagaimana syarat fluida dianggap sebagai fluida ideal. maka anda dapat meminta langsung kepada instruktur atau guru untuk mengerjakan soal-soal evaluasi untuk materi yang telah anda kuasai pada BAB III. memancarkan air keluar lewat lubang pada dasar tangki dengan sudut 30o terhadap lantai. Suatu fluida melalui sebuah pipa berjari-jari 5 cm dengan kecepatan 6 m/s. 1.6 cm. Tentukan ketinggian air dalam tangki. Tinjau suatu aliran fluida yang mengalir melalui sebuah pipa berjari-jari 4 cm dengan kecepatan 5 m/s. jika anda dapat mengerjakan sebagian atau semua soal berikut ini. Sebuah pompa air 80 W menyedot air dari kedalaman 15 m. L/s. Tinjau air mengalir melalui pipa yang berjari-jari 3 cm. Modul. 6. Tinjau sebuah tangki air. 3. Jika air jatuh pada bidang dasar tangki sejauh 1. Jika kecepatan aliran air dalam pipa adalah 5 cm/s.5 m dari dinding tangki. dan kemudian dikeluarkan melalui sambungan saluran baru dengan jari-jari 0.6 m3. dan stasioner. Air disalurkan oleh pompa melalui sebuah pipa dan ditampung dalam bak yang berukuran 0.F.FIS.14 Fluida Dinamis 4 . 5. 4. Tentukan debit fluida tersebut dalam (a) m 3/s dan (b) m 3/jam. 2. Tentukan efisiensi pompa air tersebut. dan (c). Cek Kemampuan Kerjakanlah soal-soal berikut ini. Apa yang anda ketahui tentang: Viskositas.

FIS. h air 30o 1.4 m/s melalui sebuah selang yang diameternya 0.5 m tangki Modul. Air mengalir dengan kecepatan 1.14 Fluida Dinamis 5 . Berapakah lama waktu yang dibutuhkan untuk mengisi sebuah bak berbentuk silinder dengan jari-jari 2 m sampai setinggi 1.44 m.7.2 cm.

PEMBELAJARAN A. Jika ada perubahan dari rencana semula. Kompetensi Sub Kompetensi Rencana Belajar Peserta Diklat : Fluida dinamis : Memahami konsep fluida dinamis dan penerapannya. Tanda Tangan Guru Jenis Kegiatan Tanggal Waktu Tempat Belajar Alasan Perubahan Modul.BAB II.14 Fluida Dinamis 6 . Tulislah semua jenis kegiatan yang anda lakukan di dalam tabel kegiatan di bawah ini. berilah alasannya kemudian mintalah tanda tangan kepada guru atau instruktur anda.FIS.

B.

Kegiatan Belajar

1. Kegiatan Belajar 1 a. Tujuan Kegiatan Pembelajaran ? Memahami konsep fluida ideal, ? Memahami konsep aliran fluida, ? Memahami konsep debit, ? Memahami konsep kecepatan aliran fluida, ? Memahami konsep tekanan, ? Memahami konsep energi potensial fluida. b. Uraian Materi
1. Konsep fluida ideal Dalam modul ini, yang dimaksud dengan fluida secara umum adalah fluida ideal, yaitu fluida yang mempunyai sifat-sifat sebagai berikut: 1). Massa jenis fluida tidak bergantung pada tekanan (tidak kompresibel). Pada umumnya terutama gas bersifat kompresibel, jika volume gas dipersempit atau tekanan diperbesar, maka massa jenis berubah. 2). Aliran fluida tidak turbulen. atau dengan kata lain aliran fluida dianggap laminer (streamline). 3). Aliran fluida terjadi secara stasioner, artinya kecepatan pada setiap titik dalam fluida adalah konstan. 4). Fluida tidak kental, sehingga semua gesekan yang muncul akibat viskositas fluida diabaikan. Dengan asumsi, fluida tidak termampatkan, tidak kental, dan memiliki aliran tunak inilah kemudian diturunkan semua persamaan yang berkaitan dengan fluida dinamis.

Modul.FIS.14 Fluida Dinamis

7

2. Konsep aliran fluida Setiap partikel dalam fluida dinamis, akan bergerak menurut jenis aliran tertentu. Lintasan yang ditempuh oleh satu partikel dalam fluida yang mengalir dinamakan garis alir (flow line). Ada dua jenis aliran fluida: (a) aliran laminer /aliran garis arus (streamline), dan (b) aliran turbulen. Pada aliran tunak kecepatan aliran partikel fluida pada setiap titik konstan terhadap waktu, sehingga partikel-partikel fluida yang lewat pada suatu titik akan bergerak dengan kecepatan dan arah yang sama, lintasan yang ditempuh oleh aliran fluida ini dinamakan garis arus. Nama lain dari garis arus adalah aliran berlapis atau aliran laminer. Pada aliran turbulen ditandai dengan adanya aliran yang berputar, adanya partikel yang bergerak dengan arah yang berlawanan dengan arah laju fluida secara keseluruhan.

(a)

(b)

Gambar 1.1. (a) aliran laminer, (b) aliran turbulen 3. Konsep debit fluida Debit fluida didefinisikan sebagai besaran yang menyatakan volume fluida yang mengalir melalui suatu penampang tertentu dalam satuan waktu tertentu. Debit fluida adalah nama lain dari laju aliran fluida, dan secara matematis dirumuskan sebagai berikut:
Volume fluida V atau Q ? selang waktu t

Debit ?

(m 3/s)

(1.1)

Tinjau: fluida mengalir melalui penampang pipa seluas A dan setelah selang waktu t menempuh jarak S, maka volume fluida adalah V = A.S sedang

Modul.FIS.14 Fluida Dinamis

8

jarak S = v t sehingga debit fluida yang mengalir lewat pipa tersebut , adalah:
Q ? A ?v

(m 3/s)

(1.2)

Dimana:

A: luas penampang pipa (m 2) v: laju aliran (m/s)
Luas penampang A

v

L Gambar 1.2. Dalam selang waktu t fluida mengalir melalui pipa dengan luas penampang A dengan menempuh panjang lintasan S, debit fluida dinyatakan dengan persamaan (1.2)

4. Konsep kecepatan aliran fluida Tinjau aliran fluida tunak, massa fluida yang masuk ke satu ujung pipa adalah sama dengan massa fluida yang keluar pada ujung yang lainnya dalam selang waktu yang sama. Ingat pada aliran tunak tidak ada fluida yang keluar melalui dinding-dinding pipa. Tinjau gambar (1.3) aliran fluida pada suatu pipa. Jika ditinjau daerah (1) dan daerah (2) sebagai tempat pengukuran laju fluida dan massa fluida yang mengalir, maka: ? A1 dan A 2 adalah luas penampang pipa pada (1) dan (2). ? ? 1 dan ? 2 adalah massa jenis fluida pada (1) dan (2). ? v1 dan v2 adalah laju partikel-partikel fluid pada (1) dan (2). Selama selang waktu t, fluida pada (1) bergerak kekanan menempuh jarak x1 = v1 t, dan fluida pada (2) bergerak kekanan menempuh jarak x2 = v2 t. Sehingga volume fluida yang mengalir masuk lewat (1) pada pipa adalah V1

Modul.FIS.14 Fluida Dinamis

9

massa fluida yang keluar bagian (2) selama selang waktu t: m 2 ? ? 2V 2 ? ? 2 ?A2 x 2 ? ? ? 2 ?A2 v 2 t ? (1. maka massa jenis fluida tidak mengalami perubahan selama perjalanan mengalirnya. maka dari persamaan (1.5) dapat disederhanakan menjadi: A1 v1 ? A2 v 2 ? . dan volume fluida yang mengalir keluar lewat (2) pada pipa adalah V2 = A 2 x2 = A 2 v2 t.2 Hukum Kontinuitas aliran Massa fluida yang masuk pada bagian (1) selama selang waktu t: m1 ? ? 1V1 ? ? 1 ?A1x 1 ? ? ? 1 ?A1 v 1 t ? (1.5) dikenal dengan persamaan kontinuntas. Karena fluida yang kita bahas adalah fluida tak termampatkan (non-compresible).4). (1) (2) x1 = v 1 t x2 = v 2 t Gambar 1.3) dan (1. Dan karena terdahulu telah dinyatakan Modul.= A 1 x1 = A1 v1 t.. ? konstan (1...14 Fluida Dinamis 10 .FIS.5) Dan persamaan (1.3) Dengan cara yang sama.. dengan kata lain untuk kasus ini berlaku ? 1 = ? 2. sehingga persamaan (1.6) Jadi pada fluida yang tak termampatkan. diperoleh: ? 1 A1 v 1 ? ? 2 A2 v 2 (1. berlaku hasil kali luas penampang dengan laju fluida adalah konstan.4) Karena massa fluida yang masuk pada bagian (1) sama dengan fluida yang keluar pada bagian (2).

berlaku: debit fluida di setiap bagian adalah konstan. Q1 ? Q2 ? ..14 Fluida Dinamis 11 . adalah:Persamaan debit konstan. Perbandingan kecepatan fluida dengan luas penampang: v1 A ? 2 v2 A1 (1.6) . dapat dimodifikasi menjadi bentuk lain. 5..6). Persamaan kontinuitas pada persamaan (1. ? konstan (1.FIS..10) Satuan dan dimensi tekanan Satuan SI untuk gaya adalah N dan luas adalah m2.8) (2)..bahwa debit fluida Q = A v maka ungkapan lain dari persamaan (1.. Konsep tekanan Pengertian tekanan Tekanan didefinisikan sebagai gaya yang bekerja tegak lurus pada suatu bidang dibagi dengan luas bidang itu. Dan secara matematis dirumuskan sebagai berikut: Tekanan ? gaya F atau p ? luas A (1. yaitu: (1). Perbandingan kecepatan dengan diameter penampang ?D ? v1 ? r2 ? ? ? ? ? ? 2? ?r ? ?D ? v2 ? 1 ? ? 1? 2 2 (1. sehingga sesuai dengan persamaan (1.7) Jadi pada fluida tak termampatkan..9) Jadi kelajuan aliran fluida tak termampatkan berbanding terbalik dengan kuadrat jari-jari atau diameter penampang pipa. maka: Modul.9).

Tetapi gaya adalah besaran vektor.14 Fluida Dinamis 12 . 1 atm = 76 cm Hg. 1 atm = 1.11) Begitu juga air yang jatuh dari ketinggian h (air terjun juga memiliki energi Modul. cm-raksa (cmHg). 1 mb = 0. bagaimana menghitung energi yang dihasilkan oleh air terjun yang mengalir dengan debit Q dari ketinggian h.Satuan tekanan ? satuan gaya N ?2 ? 2 atau N m satuan tekanan m Dan untuk menghormati Blaise Pascal. yang berarti memiliki arah tertentu. kedua istilah tersebut menjelaskan besaran yang berbeda dengan karakteristik yang berbeda. Konsep energi potensial fluida Tinjau peristiwa air terjun. dan milibar (mb). bahwa massa pada ketinggian h akan mempunyai energi potensial: Ep ? mgh potensial karena dia juga punya massa m). besaran tekanan juga biasa dinyatakan dengan: atmosfere (atm).001 bar. (1 Pa = 1 N/m 2.01 bar). maka satuan tekanan dalam SI dinamakan juga dalam Pascal (disingkat Pa). Untuk keperluan lain dalam pengukuran. (1. 6. Dalam hal ini perlu dipertegas bahwa istilah tekanan dan gaya jelas berbeda. Tekanan tidak memiliki arah tertentu dan termasuk besaran skalar. Tekanan fluida bekerja tegak lurus terhadap permukaan apa saja dalam fluida tidak perduli dengan orientasi permukaan (tegak.01x105 Pa = 1. mendatar atau miring). Dari konsep energi. 1 bar = 105 Pa. konsep tekanan dalam fisika (khususnya dalam bahasan fluida: hidrostatika dan hidrodinamika).FIS. 1 Pa = 1 Nm-2. seorang ilmuwan berkebangsaan Prancis yang menemukan prinsip Pascal.

FIS. dan kemudian dikeluarkan melalui sambungan saluran baru dengan jari-jari 0.14 ? 4 ? 10? 2 m ? ? ? ?? 5 m/s 2 2. Tinjau air mengalir melalui pipa yang berjari-jari 3 cm.5 ? 10. Modul. Jika kecepatan aliran air dalam pipa adalah 5 cm/s. Contoh soal: 1. berapakah air yang keluar dari saluran yang baru tersebut. Tinjau suatu aliran fluida yang mengalir melalui sebuah pipa berjarijari 4 cm dengan kecepatan 5 m/s.3.2 m3 /s ? ? ? 3. Penyelesaian: Q ? A ?v Q ? A ? v ? ? r2 ? v ? 2. Berapakah debit fluida tersebut.6 cm.14 Fluida Dinamis 13 .air h Gambar 1. Energi potensial fluida Daya P yang dibangkitkan oleh energi potensial air setinggi h dengan debit air Q adalah: P ? Ep mgh ?? V ?gh ?V ? ? ? ? ? ? ?gh ? ? Qgh t t t ?t ? Dimana: ? adalah massa jenis air.

36 m/s) ? (0. Jika ditinjau darah dalam tubuh kita (? = 1.055 kg/m3 ) ? (0.FIS.36 m/s) ? (0. Tentukan kecepatan rata-rata aliran darah dalam cabang-cabang aorta.2 cm 2.Penyelesaian: v1 v2 ? ? r2 ? ?r ? 1 ? ? ? ? 2 5 cm/s ? 0. Luas penampang aorta sama dengan 0.2 ? 10? 4 m2 ) ? 7. Q ???v? A ? (1. Menentukan laju aliran volume dan laju aliran massa: Q ? v? A ? (0.36 m/s.6 cm ? ? ? ? 3 cm ? ? v ? ? ? 4 ? ? ? ? ? 100 ? maka : 2 v ? 125 cm/s ? 1. (a) berapakah aliran volume dan aliran massa darah dalam aorta. Penyelesaian: (a).055 kg/m 3) mengalir melalui aorta dengan kecepatan 0.2 ? 10? 4 m 2 ) ? 7.14 Fluida Dinamis 14 . (b) aorta memiliki lubang-lubang yang jumlahnya puluhan ribu pembuluh yang lebih sempit yang mempunyai penampang total 0.2 ? 10? 5 m3 /s dan.28 cm 2.6 ? 10? 4 m 3 /s (b). Menentukan kecepatan rata-rata aliran darah pada cabang aorta: Modul.25 m/s 3.

57 m/s ? 2. Jika kelajuan air yang melalui bagian 1 adalah 10 m/s. 100 cm 2. (b). 7.57 ? 10? 4 m/s 104 4.Q 7. Q ? A ? v ? konstan Q ? A1 ? v 1 ? 150 ? 10 ? 4 m2 ? (10 m/s) ? 15 ? 10 -2 m3 /s ? ? sehingga volume air yang melewati bagian 2 dan 3 tiap sekon adalah sama. 2 dan 3 berturutturut adalah 150 cm 2.57 m/s (kecepatan total pada cabang aorta) v ? sehingga rata-rata laju aliran darah pada cabang aorta: v? 2. memiliki tiga penampang yang berbeda (lihat gambar). dan 300 cm 2.2 ? 10 ? 5 m 3 /s 0. Tinjau sebuah pipa yang panjang.FIS.2 8 ? 10? 4 m 2 ? 2.2 8 ? 10? 4 m 2 ) . v2 ? v3 ? A1 150 cm 2 v1 ? ? 10 m/s ? 15 m/s A2 100 cm 2 A1 150 cm 2 v1 ? ? 10 m/s ? 5 m/s A3 300 cm 2 Modul. Volume air yang melalui bagian 2 dan 3 per sekon (b).14 Fluida Dinamis 15 . tentukan: (a). Luas penampang bagian 1.2 ? 10? 5 m3 /s maka : ? v? A ? v ? (0. Kelajuan air yang melalui bagian 2 dan 3 1 2 3 Penyelesaian: (a). yaitu sebesar: 15 x 10-2 m 3.

Jika efisiensi generator adalah 15 %.14 Fluida Dinamis 16 .000 kg/m 3 )(10 m/s 2 )(20 m) ? 4 . sehingga dapat membangkitkan generator dengan daya sebesar 140 kW.5. sehingga: dan debit air Q adalah: Q ? 140 ? 10 3 140 ? 10 3 ? 0.15 P Air ? P Listrik PListrik ? 15% PAir . Sebuah pompa air 80 W menyedot air dari kedalaman 15 m. Penyelesaian: PListrik ? ? PAir .6 m3.15 (1. Tentukan efisiensi pompa air tersebut.15 ? gh 0. Tinjau air terjun setinggi 20 m dimanfaatkan untuk memutar turbin listrik. Penyelesaian: 15 % 140 ? 10 3 ? Qgh ? 0 . Bak tersebut penuh berisi air setelah dialiri selama 15 menit.FIS.6 m 3 ? 15 m ? ? ? 15 ? 60 s ? ? ? ? ? ? 100 % Modul. maka: P Air ? P Listrik ? P ? ? Listrik ? 100 % ? ghQ ? 1000 kg / m ? 80 % 3 80 W ? 10 m / s 2 ? 0 . Air disalurkan oleh pompa melalui sebuah pipa dan ditampung dalam bak yang berukuran 0. tentukan debit air tersebut.67 m 3 /s 6.

.c. 2.. aliran laminer.. air Q adalah: P ? 5. dengan satuan m 3/s. Debit ? Volume fluida V atau Q ? selang waktu t Debit adalah besaran skalar.. non viscous. Rangkuman 1... Daya P yang dibangkitkan oleh suatu tenaga air setinggi h dengan debit Ep mgh ?? V ?gh ?V ? ? ? ? ? ? ?gh ? ? Qgh t t t ?t ? Dan efisiensi ? daya listrik yang dihasilkan dari energi potensial air adalah: P Air ? P Listrik ? P ? ? Listrik ? 100 % ? ghQ Modul. ? konstan 3.14 Fluida Dinamis 17 . ? konstan (b). v1 A ? 2 v2 A1 2 2 ?r ? ?D ? v (b). Dan konsekwensi dari persamaan kontinuitas tersebut. 2. Fluida ideal adalah fluida yang mempunyai tiga sifat dasar: non kompresibel. A1 v1 ? A2 v 2 ? .FIS. Q1 ? Q2 ? . Debit adalah besaran yang menyatakan volume fluida yang mengalir melalui suatu penampang tertentu dalam satuan waktu t tertentu. 1 ? ? 2 ? ? ? 2 ? ?r ? ?D ? v2 ? 1 ? ? 1? 4. Persamaan kontinuitas fluida ideal dinyatakan dengan: (a). dapat diturukan hubungan matematis baru: (a).....

44 m. 8. Daya keluaran jantung seorang petinju selama melakukan aktivitas berat adalah 9.d. Jika fluida mengalir pada sebuah pipa. Jelaskan bagaimana syarat fluida dianggap sebagai fluida ideal. Tinjau sebuah pipa dengan jari-jari 15 mm dihubungkan pada tiga buah pipa kecil yang jari-jarinya masing-masing 7. 2.4 m/s melalui sebuah selang yang diameternya 0. (b) berapa debit air yang lewat pada penampang A dan B.14 Fluida Dinamis 18 . Tinjau sebuah pipa yang memiliki dua penampang yang berbeda. 4. Benarkah pernyataan tersebut. 7. tentukan laju aliran darah (liter/s). dan stasioner. Modul. bagaimana kelajuan aliran fluida pada penampang yang dipersempit tersebut. Dan tuliskan rumusan matematis yang mendukung penjelasan tersebut. Jika tekanan darah meningkat menjadi 30 kPa ketika darah mengalir melalui jantung atlet. (a) berapa kecepatan aliran air pada penampang B.0 W. Sejumlah 4. Air mengalir dengan kecepatan 1. 3. dengan kelajuan 50 cm/s.FIS. Tentukan jari-jari penampang mulut selang. Tugas 1.2 m/s. Jelaskan prinsip dari hukum kontinuitas aliran fluida. jika kelajuan pada pipa besar adalah 3 m/s.2 cm. berapakah kelajuan pada pipa-pipa kecil tersebut. yaitu penampang A sebesar 4 cm 2 dan penampang B sebesar 2 cm 2. Jika pipa tersebut terletak pada posisi mendatar dan penuh berisi air. 9. Apa yang anda ketahui tentang: Viscositas. 6. Jelaskan.5 mm.25 liter perdetik keluar dari selang bensin. kompresibel. Tinjau suatu fluida dialirkan melalui suatu pipa mendatar. Berapakah lama waktu yang dibutuhkan untuk mengisi sebuah bak berbentuk silinder dengan jari-jari 2 m sampai setinggi 1. dan diketahui kecepatan air pada penampang A adalah 0. 5. maka debit fluida yang melalui penampang sempit sama dengan debit fluida yang melalui penampang besar. kemudian mendadak pipanya dipersempit penampangnya.

44 m. Tinjau sebuah pipa berbentuk leher botol. Jika setelah dilakukan penelitian diperoleh data bahwa setiap detik air mengalir kebawah sebanyak 10. Tinjau sebuah generator 1 kW digerakan dengan kincir tenaga air. tentukan kelajuan aliran air pada penampang besar. Jika efisiensi generator 55 % dan percepatan gravitasi bumi g = 10 m/s2 dan daya rata-rata yang dihasilkan 11 x 105 W. Modul. berapa waktu yang dibutuhkan hingga wadah tersebut penuh berisi air.8 cm 2. sehingga air mencapai ketinggian 5 m. tentukan: (a) debit air yang keluar dari selang. Air yang mengalir keluar dari sebuah pipa dengan kecepatan 5 m/s digunakan untuk mengisi suatu wadah berukuran 40 cm x 50 cm x 160 cm. tentukan h.5 menit. jika diameter penampang D1 adalah 5 kali diameter penampang D2 dan kelajuan aliran air dalam penampang kecil adalah 81 m/s. e. (b) volume air yang keluar dari selang selama 0. berapa waktu yang dibutuhkan hingga wadah tersebut penuh berisi air.10. e. Jika diketahui luas penampang pipa adalah 0. Tinjau air terjun setinggi h yang digunakan sebagai pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Berapa debit air yang sampai ke kincir. Tinjau sebuah selang menyemprotkan air vertikal keatas. Jika luas ujung selang adalah 0. d. Tinggi permukaan air pada tangki adalah 1. b.000 liter. Air yang mengalir keluar dari sebuah pipa dengan kecepatan 6 m/s digunakan untuk mengisi suatu wadah berukuran 40 cm x 50 cm x 160 cm.5 cm 2. Jika generator hanya menerima 90 % dari energi air yang jatuh 10 m dari atas baling-baling kincir.9 cm2.FIS. Jika diketahui luas penampang pipa adalah 0. jika tangki mengalami kebocoran pada ketinggian 90 cm dari dasar tangki. Maka seberapa jauh air tersebut jatuh dari tangki. f.14 Fluida Dinamis 19 . c. Tes Formatif a.

7.FIS. 6. Tinjau air terjun dengan ketinggian 125 m.25 m. 5. 3.14 Fluida Dinamis 20 . Perkirakan berapa tinggi maksimum air yang dapat diisikan pada akuarium. jika percepatan gravitasi bumi g = 10 m/s2. Tinjau sebuah bejana besar berisi air setinggi 20 m. 8.4 liter per sekon. Pada ketinggian 0. i. Sebuah tangki berisi air diletakkan di tanah. debit air 200 m 3/s digunakan untuk memutar generator listrik. 4. j. 9.g.75 m dari tanah terdapat lubang kebocoran. Kunci Jawaban 1. Tentukan perbandingan jauh jarak air yang dipancarkan dari lubang-lubang tersebut. h = 20 m t = 800 s v = 3. Jika disisi bak dibuat dua lubang yang masing-masing berjarak 3 m dari permukaan dan dasar bejana. dan jika hanya 20 % energi air yang diubah menjadi energi listrik maka tentukan daya keluaran dari generator listrik. f.1 L/s dan V = 3 L x = 20 m x1 3 ? x 2 17 v ? 30 m/s h = 20 m 10.2 cm 2 tepat didasar kaca akuarium.25 m/s Q = 12 L/s Q = 0. P = 50 Watt Modul. 2. Tinggi permukaan air dar tanah 2. Jika terdapat lubang yang luasnya 0. Berapakah kecepatan aliran air dari lubang kebocoran tersebut. Tinjau sebuah akuarium yang diisi air melalui sebuah keran yang debitnya 0. h.

FIS.g. Apa kesimpulan anda untuk dua jenis selang yang berbeda. Alirkan air dalam selang dari sumber air PAM 3. maka laju aliran semakin besar. Pembuktian bahwa untuk penampang selang lebih sempit. 1) Bahan: Air PAM (mengalir) 2) Alat ? Selang air 1 (dengan penampang luas A 1) ? Selang air 2 (dengan penampang luas A 2) ? Penggaris 3) Langkah kerja 1. Hitung debit air 5. Tentukan kecepatan air yang keluar dari ujung selang 6. Atur posisi selang air secara horisontal 2. dan sebaliknya. Lembar Kerja Memahami aplikasi hukum kontinuitas aliran fluida.14 Fluida Dinamis 21 . Amati kelajuan air yang keluar diujung selang 4. Modul.

dan tekanan paling kecil terletak pada bagian yang kelajuannya paling besar. Uraian Materi 1. Contoh: Tinjau dua perahu motor atau dua mobil yang beriringan bergerak bersamasama. yakni besarnya tekanan disamaping bergantung pada luas penampang.FIS.Pernyataan ini dikenal dengan Azas Bernoulli. Dari kedua konsep diatas. diperoleh bahwa aliran fluida pada pipa kecil kecepatannya lebih besar dibanding aliran fluida pada pipa besar. bisa dijawab. Azas Bernaulli Dasar dari azas Bernouilli adalah: Bagaimana tekanan pada ketinggian yang sama untuk fluida yang bergerak? Dari konsep fluida statis diperoleh bahwa tekanan fluida sama pada setiap titik yang memiliki ketinggian yang sama. kenapa tidak sebaliknya? Modul. Kegiatan Belajar 2 a.14 Fluida Dinamis 22 . ketinggian.2. maka kecenderungan yang terjadi adalah benturan antar keduanya. Jadi pertanyaan di atas. juga bergantung pada kecepatan aliran fluida. Dan tekanan fluida paling besar terletak pada bagian yang kecepatan alirannya paling kecil. Tujuan Kegiatan Pembelajaran ? Memahami konsep azas Bernoulli ? Memahami konsep hukum Bernoulli dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari b. Dan dari konsep fluida dinamis diperoleh bahwa banyaknya fluida yang mengalir melalui pipa kecil maupun besar adalah sama.

maka berdasarkan konsep: usaha– energi mekanik yang melibatkan besaran tekanan p (usaha).1) Modul.1 Aliran fluida dalam pipa (penurunan persamaan Bernoulli) Tinjau ilustrasi pada gambar 2. sehingga tekanan yang terjadi diantara keduanya lebih rendah dibandingkan dengan tekanan fluida disisi-sisi lain kedua perahu motor atau mobil. sebagai berikut: p1 ? 1 1 2 2 ? 1v 1 ? ? 1 gh1 ? p 2 ? ? 2v 2 ? ? 2 gh 2 2 2 (2. lintasan melengkung baseball yang sedang berputar.14 Fluida Dinamis 23 . yang dikenal dengan Persamaan Bernoulli. Hukum Bernoulli v2 (2) P1 (1) v1 h2 h1 P2 Gambar. 2.Karena kecepatan fluida (air) diantara kedua perahu motor atau kecepatan fluida (udara) diantara kedua mobil relatif lebih besar dibandingkan dengan kecepatan fluida diluar keduanya. dan pancaran air pada selang yang ujungnya dipersempit. besaran kecepatan aliran fluida v (mewakili energi kinetik).1 diatas. dan besaran ketinggian (mewakili energi potensial). a. Bernoulli menurunkan persamaan matematis. Sehingga kecenderungan yang paling kuat adalah gaya dorong kedalam. sehingga mengakibatkan benturan antar keduanya. Anda bisa mengamati dan menjelaskan peristiwa lainya. seperti: aliran air yang keluar dari keran.FIS.

dan atau.FIS. dan energi potensial persatuan volume memiliki nilai yang sama pada setiap titik sepanjang suatu garis arus. energi kinetik per satuan volume. Aplikasi Hukum Bernoulli 1.3) Persamaan (2.2).2) 1 ? v 2 : energi kinetik persatuan volume 2 1 ? gh : energi potensial persatuan volume 2 Jadi persamaan Bernoulli menyatakan bahwa jumlah dari tekanan. Fluida diam Modul. p? Dimana: 1 ? v 2 ? ? gh ? konstan 2 (2. menjadi: p1 ? p 2 ? ? g ?h 2 ? h1 ? (2. Fluida Tak Bergerak Jika dilakukan pendekatan untuk kasus fluida diam (v1 = v2 = 0).3) adalah bentuk lain dari persamaan hidrostatika.2. maka persamaan Bernoulli (2.14 Fluida Dinamis 24 . h ? Zat cair (diam) Gambar 2. 2. yang dibahas pada topik bahasan fluida statis: p ? ? gh .

FIS. maka p2 = po (tekanan udara).2. Teorema Torricelli Tinjau sebuah bejana tertutup dengan luas penampang besar A 1 berisi zat cair dengan ketinggian h dari dasar bejana. Jadi pada teorema Torricelli ini dilakukan pendekatan terhadap persamaan Bernoulli (2.2) dengan: (1) A 2 << A 1.2). Sehingga diperoleh rumusan Torricelli. Ilustrasi teorema Torricelli Dengan titik acuan pada dasar bejana. dan karena lubang (titik 2) berhubungan langsung dengan udara. secara fisis menunjukkan bahwa jika kecepatan aliran fluida disuatu tempat besar maka tekanan fluida ditempat itu rendah. udara p1.14 Fluida Dinamis 25 .2. Fluida mengalir dalam pipa mendatar Jika dilakukan pendekatan untuk kasus fluida mengalir dalam pipa mendatar (h1 = h2). maka p1 ? p2 ?. maka h2= 0. dan (2) p2 = po. maka persamaan Bernoulli (2. ini dikenal dengan azas Bernoulli.4) menyatakan bahwa jika v2 lebih besar dari v1 maka p1 lebih besar dari p2. ?v 2 ? v 1 . v2 Zat cair Gambar 2. sebagai berikut: Modul.4) Persamaan (2. dan berlaku untuk kasus sebaliknya. menjadi: p1 ? p 2 ? 1 2 2 ? v2 ? v1 2 ? ? Jadi (2. Jika pada dasar bejana dilubangi dengan luas penampang lubang A2 sangat kecil (A 2 << A 1). 3. h1 = h dan h2 = 0. v1 1 h ? 2 p2. sehingga v2 >> v1 .

yaitu alat yang dipasang di dalam suatu pipa yang berisi fluida mengalir. dinyatakan Modul. yaitu: venturimeter tanpa monometer dan venturimeter dilengkapi dengan monometer. Venturimeter tanpa monometer h P1 (1) A1 (2) P2 A2 Gambar 2.14 Fluida Dinamis 26 . akan ditentukan kelajuan zat cair v1.3 Venturimeter tanpa monometer Tinjau ilustrasi sederhana venturimeter tanpa monometer seperti tampak pada gambar 2. maka persamaan (2. Tabung Venturi Secara sederhana dapat dikatakan bahwa tabung venturi adalah sebuah pipa yang mempunyai bagian yang menyempit.6) Jadi kecepatan zat cair yang keluar dari lubang bocoran bejana tertutup yang berisi zat cair dengan ketinggian permukaan h. 4. dengan kata lain P1 = P2 = Po (tutup bejana juga terbuka ke atmosfer).5) menjadi: v2 ? 2gh (2.v2 ? ?p ? p o ? 2? 1 ? gh? ? ? ? (2. untuk mengukur kecepatan aliran fluida tersebut.3.FIS. a.5) Jika beda tekanan pada titik (1) P1 dan tekanan pada titik (2) P2 tidak ada. Ada dua mecam venturimeter. sama seperti kecepatan benda jatuh bebas dari ketinggian h. Sebagai contoh dari tabung venturi adalah: venturimeter.

6).14 Fluida Dinamis 27 .3 Venturimeter dengan monometer Modul. A 1 dan A 2.8) (2. Zat cair yang diukur kecepatannya mengalir pada titik yang tidak mempunyai perbedaan ketinggian (h2h1=0).8) persamaan (2. Venturimeter dengan monometer A1 A2 Aliran zat cair (?) P1 (1) (2) P2 p1 < p 2 h monometer berisi Hg (?H g) Gambar 2. diperoleh: p1 ? p 2 ? 1 2 2 ? v2 ? v1 2 ? ? (2. yaitu: p1 ? p 2 ? ? gh Sehingga dengan memodifikasi diperoleh laju aliran zat cair: v1 ? 2gh ? A1 ? ?A ? 2 ? ? ?1 ? ? 2 (2.9) atau v2 ? 2gh ?A ? 1? ? 2? ?A ? ? 1? 2 (2.6) Dan dari persamaan kontinuitas.dengan besaran: h.FIS. dan (2. diperoleh: v2 ? A1 v A2 1 (2.7) Dan perbedaan tekanan zat cair pada titik (1) dan titik (2) sama dengan tekanan hidrostatis karena selisih ketinggian zat cair dalam tabung vertikal h. (2.10) b.7). maka dengan meninjau persamaan Bernoulli.

6).14) atau 2 v2 ? ? Hg ? 2 gh ? A2 ? ?A ? 1 ? ? ?1 ? ? (2. diperoleh: p 2 ? p1 ? 1 2 2 ? v1 ? v 2 2 ? ? (2.FIS.15) Modul. (2.13) Sehingga dengan memodifikasi diperoleh laju aliran zat cair: persamaan (2.8) 2 v1 ? ? Hg ? gh 2 ?A ? 1? ? 1 ? ?A ? ? 2? (2.7). maka dengan meninjau persamaan Bernoulli.11) Dan dari persamaan kontinuitas.Zat cair dengan massa jenis ? yang diukur kecepatannya mengalir pada titik yang tidak mempunyai perbedaan ketinggian (h2-h1=0). yaitu: p2 ? p1 ? ? Hggh (2.12) Dan perbedaan tekanan zat cair pada titik (1) dan titik (2) sama dengan tekanan hidrostatis karena selisih ketinggian zat cair dalam tabung vertikal h. diperoleh: v1 ? A2 v A1 2 (2. dan (2.14 Fluida Dinamis 28 .

16) dan beda tekanan titik (2) dan (1) karena terjadinya perbedaan ketinggian zat cair/Hg pada monometer sama dengan tekanan hidrostatis: p 2 ? p1 ? Jadi.18) Modul. karena lubang tabung tegak lurus terhadap monometer. yang terdiri dari suatu tabung: tabung luar dengan dua lubang (1) dan tabung dalam dengan satu lubang (2) yang dihubungkan dengan monometer. Beda ketinggian antara lubang (1) dan (2) dapat diabaikan.5. sehingga v2 = 0. Hg). sehingga terjadi perbedaan ketinggian h zat cair dalam monometer (air raksa. diperoleh: p 2 ? p1 ? 1 1 2 ? v1 ? ? v 2 2 2 ? ? (2.14 Fluida Dinamis 29 . Dengan menggunakan persamaan Bernoulli. Bagan sederhana dari Tabung Pitot Pendekatan: aliran gas/udara yang melalui tabung dalam semakin kekanan berkurang sehingga terhenti. Aliran-aliran udara masuk melalui lubang (1) dan (2) menuju monometer.FIS. 1 ? Hggh 2 (2. v Aliran gas /udara Tabung luar 1 2 1 Tabung dalam Monometer (?H g) h Gambar 2.17). akan diperoleh kelajuan gas/udara: v? 2? Hggh ? (2. ketika sampai pada lubang (2). Tabung Pitot Tabung pitot adalah alat yang digunakan untuk mengukur kelajuan gas.4. sehingga ha hb = 0.17) dengan modifikasi persamaan (2.16) dan (2.

yang dipengaruhi oleh desain pesawat. Fa > mg. Sehingga: F1 ? F2 ? Fa ? ?p1 ? p 2 ?A ? 1 2 2 ? v2 ? v1 A 2 ? ? (2. maka tekanan udara pada sisi bawah pesawat (p1) lebih besar dari tekanan udara pada sisi atas pesawat (p2). ? Syarat agar pesawat bis terangkat. maka gaya angkat pesawat (Fa) harus lebih besar dari gaya berat (W=mg). yang dipengaruhi oleh gesekan udara. Gaya angkat sayap pesawat terbang Gaya angkat (Fa) Pusat gravitasi (2) Gaya dorong (fd) (1) v2 Gaya hambat (fg) v1 Gaya berat (W) Gambar. maka gaya angkat pesawat semakin besar.6.5).5 Gaya-gaya yang bekerja pada pesawat terbang Ada empat macam gaya yang bekerja pada sebuah pesawat terbang yang sedang mengalami perjalanan di angkasa (lihat gambar 2.19) Dari persamaan (2. ? Gaya berat (W). ? Gaya dorong (fd). di antaranya: ? Gaya angkat (Fa).14 Fluida Dinamis 30 . 2. tampak bahwa semakin besar laju pesawat. Tinjau dengan hukum Bernoulli: ? Laju aliran udara pada sisi atas pesawat (v2) lebih besar dibanding laju aliran udara pada sisi bawah pesawat (v1).FIS. ? Gaya hambat (fg).19). Ketika sudah Modul. yang dipengaruhi oleh gravitasi bumi. Maka sesuai dengan azas bernoulli. A adalah luas penampang total sayap dan ? = massa jenis udara. yang dipengaruhi oleh gesekan udara.

Contoh Soal: a. Laju aliran gas dalam pipa dapat diukur dengan menggunakan Tabung Pitot. dan gaya angkat harus sama dengan gaya berat. v2 h ? 2 massa air yang keluar tiap menit: Q? ? Q ? 0. maka gaya dorong harus sama dengan gaya hambat (fd = fg). (Fa = mg). Tentukan massa air permenit yang mula-mula akan keluar dari tangki tersebut. maka harus diatur sedemikian sehingga: Fa = mg. Jika massa jenis gas adalah 3.mencapai ketinggian tertentu.65 m 3 / s p2. maka: gaya dorong harus lebih besar dari gaya hambat (fd > fg).6 x 103 kg/m 3. ? Jika pesawat ingin naik/ menambah ketinggian yang tetap.759 kg / menit ? b. Tinjau sebuah tangki air terbuka memiliki kedalaman 2 m. dan massa jenis Hg = 13.14 Fluida Dinamis 31 . sebuah lubang dengan luas penampang 0.69 x 10 3 kg/m 3. Modul. ? Jika pesawat ingin bergerak mendatar dengan percepatan tertentu. v1 1 ? 2 ? 10 ? 2 ? 2 10 m / s Q ? v 2 ? A2 ? 2 10 ? 2 ? 10? 5 ? 12. Bila diketahui beda ketinggian air raksa dalam monometer adalah 30 mm. dan gaya angkat harus sama dengan gaya berat (Fa = mg). untuk mempertahankan ketinggian pesawat.FIS.2 cm 2 terdapat pada dasar tangki. maka: (a) Tulis rumus kecepatan aliran gas dan (b) berapa besar laju v gas tersebut. Penyelesaian: v2 ? 2gh udara p1.

8 m. (a). v2 ? v ? 2g? ? y ? ? 6. Dengan menggunakan persamaan Bernoulli.16 s.47 m / s c. v1 1 udara H ? Zat cair 2 y p2.18). Tinjau sebuah venturimeter yang dilengkapi dengan monometer digunakan untuk mengukur laju aliran zat cair dalam sebuah tabung. Lihat persamaan (2.maka: v2 ? 2? Hgh ? v2 ? (b).maka: v2 ? 2 g ?H ? y ?? p1 ? po ? 8. Wadah tersebut ditutup dengan kuat. v2 (a).Penyelesaian: (a). Modul.63 m / s H d.69 ? 103 ? 0. Sebuah wadah diisi dengan air hingga kedalaman H = 2.14 Fluida Dinamis 32 . Jika sebuah lubang terdapat pada wadah terletak pada ketinggian 0.36 x 10 5 Pa.03 3.6 m diatas dasar wadah.d 2. (b) jika tutup atas wadah bocor sehingga udara diatas air terbuka hitung kecepatan awal air tersebut keluar dari lubang.6 ? 103 x 0. 2? Hgh ? ? 2 ? 13. hitung berapa kecepatan awal air keluar dari lubang. tapi diatas air masih ada ruang udara dengan tekanan 1.FIS.89 m / s ? (b). Penyelesaian: p1.

Dan: h ? p1 ? p2 ? 0.3 m V1=4 m/s Penyelesaian: Gunakan persamaan kontinuitas: v2 ? Q ? 30 m / s A1 33 Modul. v2 A2 = 10 cm 2 y= 0. Tentukan: (a) kelajuan air yang mengalir pada pipa yang menyempit. Jika air memasuki ujung pipa dengan kecepatan 4.5 x 104 Pa. Penyelesaian: (a). tentukan beda tekanan diantara kedua ujung pipa tersebut. Gunakan hubungan: 1. p1 ? p 2 ? ? ? maka diperoleh: v 2 ? 2 ?p1 ? p2 ? ? 16. dan jika luas penampang pipa utama dan menyempit masing-masing 4 x 10-2 m 2 dan 2 x 10-2 m2.0 m/s. v1 ? A2 v2 A1 1 2 2 ? v 2 ? v1 2 2. (b) berapa beda ketinggian kedua kaki monometer.14 Fluida Dinamis .jika diketahu beda tekanan diantara pipa utama dengan pipa yang menyempit 10.FIS.79 m ? Hg g e. Tinjau air mengalir keatas melalui pipa (lihat gambar) dengan laju aliran 30 L/s.73 m / s ? 1? 1 4 (b).

Modul.86 m / s ? A(n2 ? 1) g. memancarkan air keluar lewat lubang pada dasar tangki dengan sudut 30o terhadap lantai. (a) tentukan gaya angkat pesawat per satuan luas. Penyelesaian: (a).5 m dari dinding tangki. ß =1. maka: v ? v2 ? 2mg ? 16. (b) Jika massa jenis udara 1. Menentukan kecepatan laju minimal untuk takeoff pesawat Syarat minimal adalah: Fa = W.dan persamaan Bernoulli: p1 ? p 2 ? 1 2 2 ? v 2 ? v1 ? ? gy 2 ? 4 . percepatan gravitasi bumi g = 10 m/s2. Tentukan ketinggian air dalam tangki.2. maka : A 2 1 2 2 Fa ? ? A v 2 ? v1 2 karena v 2 ? n v 1 . maka laju takeoff minimal berapa.2 kg/m 3. Tinjau sebuah tangki air.FIS. Gunakan persamaan Bernoulli. maka : (gaya angkat pesawat) p1 ? p2 ? ? ? ? ? Fa ? 1 ? Av2 (n2 ? 1) 2 (b). dengan pendekatan: Fa 1 2 2 ? ? v 2 ? v1 . Jika kelajuan aliran udara diatas pesawat adalah ß kali kelajuan udara di bawah pesawat yang kelajuannya v.14 Fluida Dinamis 34 .45 x 105 N / m2 ? ? f. Jika air jatuh pada bidang dasar tangki sejauh 1. massa pesawat 300 kg. Sebuah sayap sebuah pesawat terbang memiliki luas permukaan 40 m 2.

dan energi potensial persatuan volume memiliki nilai yang sama pada setiap titik sepanjang suatu garis arus. R ? o ? 38. Persamaan Bernoulli menyatakan bahwa: jumlah dari tekanan. maka: 1. Rangkuman 1.45 m g c. tekanan paling besar adalah pada bagian yang kelajuan aliran fluidanya paling kecil. dengan meninjau persoalan seperti pada gambar.tangki h= 2m air vo 37o y Penyelesaian: Dengan menggunakan R persamaan Bernoulli dan kinematika gerak parabola.724 m . Dan dinyatakan dengan persamaaan matematis sebagai berikut: p? 1 ? v 2 ? ? gh ? konstan 2 Modul. dan 2g 2 v sin 2? 3. 2. dan sebaliknya tekanan paling rendah terjadi pada bagian yang kelajuannya paling besar. vo ? 2 2gh ? 2 10 m / s 2.14 Fluida Dinamis 35 . Azas Bernoulli menyatakan bahwa: pada pipa mendatar. y ? v o sin2 ? ? 0. energi kinetik per satuan volume.FIS.

5. bergantung pada desain sayap pesawat. sama seperti kecepatan benda jatuh bebas dari ketinggian h. maka persamaan Bernoulli menjadi (seperti tekanan hidrostatis). Desain pesawat harus sedemikian. jika dilakukan pendekatan untuk kasus fluida mengalir dalam pipa mendatar (h1 = h2). menjadi: p1 ? p 2 ? 1 2 2 ? v2 ? v1 2 ? ? Dan ini dikenal dengan azas Bernoulli. Laju aliran cairan dalam tabung yang diukur dengan venturimeter yang dilengkapi dengan monometer yang berisi air raksa (Hg): v? 2? Hggh ? 8. Dari Persamaan Bernoulli. Laju aliran cairan dalam tabung yang diukur dengan venturimeter tanpa monometer: v1 ? 2gh ? A1 ? ?A ? 2 ? ? ?1 ? ? 2 atau v 2 ? 2gh ?A ? 1? ? 2? ?A ? ? 1? 2 7. v2 ? ?p ? p o ? 2? 1 ? gh? ? ? ? v2 ? 2gh 6. = p ? ? gh Dari Persamaan Bernoulli. misalnya model aerofoil. p1 ? p 2 ? ? g ?h 2 ? h1 ? 4. maka persamaan Bernoulli.3. sehingga gaya angkatnya besar. Gaya angkat pesawat diturunkan dari persamaan Bernaoulli: Modul. jika dilakukan pendekatan untuk kasus fluida diam (v1 = v2 = 0). Besarnya gaya angkat pesawat.FIS. Kecepatan zat cair yang keluar dari lubang bocoran bejana tertutup yang berisi zat cair dengan ketinggian permukaan h.14 Fluida Dinamis 36 . sehingga dihasilkan laju aliran udara diatas pesawat sangat besar dibanding laju aliran udara dibawah pesawat.

4). Bila angin keras bertiup kenapa jendela yang terbuka sebaiknya dibiarkan terbuka. (a) kelajuan air pada pipa utama dan menyempit. 3). dan (c) beda ketinggian air raksa(Hg) dalam pipa monometer.FIS. Tugas 1). Jika gelas tersebut dijatuhkan bebas. Bagaimana anda bisa menjelaskan. Torricelli) Bisakah anda menjelaskan. 6).6 x 103 kg/m 3 dan g = 10 m/s2.14 Fluida Dinamis 37 . Jika luas pipa utama dan pipa yang menyempit pada sebuah venturimeter msasing-masing adalah 40 cm 2 dan 40 mm 2. dan air mulai keluar. 5). Tentukan . Berikan 2 contoh alat yang cara kerjanya menggunakan konsep dasar persamaan Bernoulli. Laju semburan air yang keluar dari lubang yang terletak di kedalaman h dari permukaan air dalam bejana adalah sama besar dengan kecepatan benda jatuh bebas. Coba jelaskan. Jika massa jenis air raksa = 13. air tidak keluar dari lubang. Debit air melalui sebuah pipa air adalah 2000 L/s. apakah sebaiknya pesawat menantang arah angin atau searah dengan arah angin. (teorema Modul. v ? 2gh . 7).F1 ? F2 ? Fa ? 1 2 2 ? v2 ? v1 A 2 ? ? d. jika dekat dengan dasar gelas diberi lubang. Jelaskan. jelaskan dengan menggunakan azas Bernoulli 2). Jelaskan masing-masing contoh tersebut. kenapa pesawat bisa terbang (di angkasa). mengatur ketinggian dan bagaimana pesawat turun kembali (di bumi). Pada saat pesawat akan tinggal landas (terbang). (b) beda tekanan air antara kedua pipa tersebut. Sebuah gelas berisi air.

Apa perbedaannya. 9).14 Fluida Dinamis 38 . dan massa jenis Hg = 13. dan luas total sayap A = 60 m2.8). Jika dianggap g = 10 m/s2 dan beda ketinggian kaki monometer 4 cm.3 kg/m 3. massa jenis udara 1. maka: (a) tulis rumus kecepatan aliran gas dan (b) berapa besar laju v gas tersebut. Tinjau sebuah pesawat terbang yang bergerak dengan kecepatan tertentu. Sebuah wadah diisi dengan air hingga kedalaman y = 2.69 x 10 3 kg/m 3. Tinjau sebuah venturimeter yang dilengkapi dengan monometer digunakan untuk mengukur laju aliran zat cair dalam sebuah tabung.37 x 105 Pa. dan kecepatan udara dibawah pesawat 250 m/s. Tinjau sebuah tabung pitot digunakan untuk mengukur laju aliran suatu gas dalam sebuah pipa dan diperoleh v =20 2 m/s. Jelaskan bagaimana prinsip kerja dari: penyemprot parfum dan penyemprot serangga. (a). berapa massa jenis gas tersebut. 10). Bila diketahui beda ketinggian air raksa dalam monometer 20 mm.6 x 103 kg/m 3. Tes Formatif 1.6 x 103 kg/m 3. Jika diketahui daya angkat terhadap pesawat tersebut adalah 100. hitung berapa kecepatan awal air keluar dari lubang. tapi diatas air masih ada ruang udara dengan tekanan 1. 2. Tentukan laju udara persis diatas pesawat. Jika massa jenis gas adalah 8. Laju aliran gas dalam pipa dapat diukur dengan menggunakan Tabung Pittot. massa jenis Hg = 13.FIS. wadah tersebut ditutup dengan kuat. jika diketahu beda tekanan diantara pipa utama dengan Modul. e. 3.000 N.4 m. (b) jika tutup atas wadah bocor sehingga udara diatas air terbuka hitung kecepatan awal air tersebut keluar dari lubang.8 m diatas dasar wadah. Jika sebuah lubang terdapat pada wadah terletak pada ketinggian 0.

sebuah lubang dengan luas penampang 4 cm 2 terdapat pada dasar tangki. ß =1. Tentukan massa air per menit yang mula-mula akan keluar dari tangki tersebut. dan (c). dan jika luas penampang pipa utama dan menyempit masing-masing 2 x 10-2 m2 dan 0.0 m/s. (c) tekanan absolut air dalam selang jika tekanan ujung-ujung selang sama dengan tekanan atmosfer.3 cm. (1 bar = 103 N/m 2). Tinjau sebuah tangki berisi solar dengan tekanan 4. Selang ini terletak mendatar. 5. (b) Jika massa jenis udara 1.FIS.6 m.8 m/s2. Tinjau air mengalir keatas melalui pipa (lihat gambar) dengan laju aliran 16 L/s.0 kg/m 3.1.5 x 104 Pa. L/s.5 x 10-2 m 2. Tentukan debit fluida tersebut dalam (a) m 3/s dan (b) m 3/jam. Dengan mengabaikan beda ketinggian antara solar dan keran.pipa yang menyempit 12. percepatan gravitasi bumi g = 9. (b) debit air yang lewat pipa yang menyempit. 4.0 bar. Jika kelajuan aliran udara diatas pesawat adalah ß kali kelajuan udara dibawah pesawat yang kelajuannya v. (b) kecepatan air yang keluar dari ujung selang jika diameter nya 0.8 x 102 kg/m 3. 6. tentukan kelajuan solar ketika keluar dari keran. Suatu fluida melalui sebuah pipa berjari-jari 5 cm dengan kecepatan 6 m/s. dan (c) berapa beda ketinggian kedua kaki monometer.14 Fluida Dinamis 39 . Tinjau sebuah tangki air terbuka memiliki kedalaman 1. Modul. maka laju takeoff minimal berapa. tentukan beda tekanan diantara kedua ujung pipa tersebut.6 m/s melalui sebuah selang berdiameter 3 cm. massa pesawat 300 kg. Massa jenis solar 7. Jika air memasuki ujung pipa dengan kecepatan 4. Tentukan: (a) debit massa air. (a) tentukan gaya angkat pesawat persatuan luas. 7. 9. Tentukan: (a) kelajuan air yang mengalir pada pipa yang menyempit. Air mengalir dengan kecepatan 0. 8. Sebuah sayap sebuah pesawat terbang memiliki luas permukaan 36 m 2.

14 Fluida Dinamis 40 . Kunci Jawaban Tes Formatif 2? Hggh ? 1. (b). 0. Q =577.66 m/s (a).55 m/s .89 m/s ? ? (a).98 m/s.5 m dari dinding tangki. 6. v = 8. v = 59. (c).3 m/s 10. 30.6 m V1=4. v ? 2. 5. Tinjau sebuah tangki air. v = 5. tangki h air 30o 1. 3. (b). (b). Tentukan ketinggian air dalam tangki. (b).424 L/s.000 N/m2 Modul. v = 0.FIS. .5 m 3/s. v = 27. Jika air jatuh pada bidang dasar tangki sejauh 1. Fa ? 1 2 ? A ? 2 ? 1 v2 . h = 0. memancarkan air keluar lewat lubang pada dasar tangki dengan sudut 30o terhadap lantai. (a).93 m (a).25 m/s (a). 4. (b).25 m/s .v2 A2 = 20 cm 2 1. v2 = 11. (c).5 m f.

65 m 3/jam.047 m 3/s. 5. (c).76 kg/menit (a) 0.FIS.616 m g. 4.768 m/s ? 10. Lembar Kerja Memahami konsep Azas Bernoulli: Pembuktian bahwa tekanan fluida pada ketinggian yang sama adalah berbeda.4 b) ? Penggaris 3.4 a) ? Pipa gelas dengan luas penampang tidak sama (lihat gambar 1. 8. Dan tekanan fluida besar pada daerah dengan fluida kelajuan rendah. 2. p1 – p2 = 38.14 Fluida Dinamis 41 . Langkah kerja 1. Modul.755 Pa 11. Bahan ? Zat cair (mengalir) 2. 47 L/s v = 2. Q ? 136. Atur posisi pipa gelas agar horisontal Alirkan air dalam pipa Amati ketinggian air dalam masing-masing gelas vertikal Catat ketinggian air dalam gelas vertikal Simpulkan hasil pengamatan anda. 169. 3.7. (b). h = 0. Alat ? Pipa gelas mendatar dengan luas penampang serba sama (lihat gambar 1. 9. 1.

14 Fluida Dinamis 42 .4 Azas Bernoulli Modul.Air mengalir (a) h1 h2 (2) (b) h1 h3 h2 Air mengalir (1) (2) (3) Air mengalir h3 (3) (1) Gambar1.FIS.

Tinggi permukaan air pada wadah adalah 2. 7. Air mengalir dengan kecepatan 12 m/s melalui sebuah selang berdiameter 5 cm. percepatan gravitasi bumi g = 9. (a) tentukan gaya angkat pesawat per satuan luas. Tes Tertulis 1.6 m. massa pesawat 400 kg. tentukan kelajuan aliran air pada penampang besar. Air yang mengalir keluar dari sebuah pipa dengan kecepatan 6 m/s digunakan untuk mengisi suatu wadah berukuran 2. Selang ini terletak mendatar. tentukan: (a) debit air yang keluar dari selang.25 cm2.14 Fluida Dinamis 43 .0 m x 0. jika jari-jari penampang r1 adalah 6 kali jari-jari penampang r2 dan kelajuan aliran air dalam penampang kecil adalah 68 m/s. Tinjau sebuah pipa berbentuk leher botol. Jika generator hanya menerima 75 % dari energi air yang jatuh 6 m dari atas baling-baling kincir. Tentukan: (a) debit Modul. Tinjau sebuah selang menyemprotkan air vertikal keatas. Tinjau sebuah generator 18 kW digerakan dengan kincir tenaga air.8 m x 1. 2. jika wadah mengalami kebocoran pada ketinggian 80 cm dari dasar wadah. sehingga air mencapai ketinggian 4 m. (b) volume air yang keluar dari selang selama 60 menit. Sebuah sayap sebuah pesawat terbang memilki luas permukaan 60 m2. EVALUASI A.0 kg/m3. Jika diketahui luas penampang pipa adalah 12 cm2. 4. 5. 6.8 m/s2. Berapa debit air yang sampai ke kincir.FIS. ß =3. berapa waktu yang dibutuhkan hingga wadah tersebut penuh berisi air.8 m. maka laju takeoff minimal berapa. (b) Jika massa jenis udara 1. Maka seberapa jauh air tersebut jatuh dari tangki. Jika kelajuan aliran udara diatas pesawat adalah a kali kelajuan udara dibawah pesawat yang kelajuannya v.BAB III. 3. Jika luas ujung selang adalah 0.

Tes Praktek ? Bahan: Air ? Alat: 1. (b) kecepatan air yang keluar dari ujung selang jika diameter nya 2 cm.14 Fluida Dinamis 44 . Penyemprot serangga / nyamuk. ? Langkah Kerja: 1. 2. Masukan air kedalam alat penyemprot Lakukan penekanan sehingga keluar air seperti kabut Apa kesimpulan anda Modul. 2. Penyemprot parfum. B.massa air. 3.FIS.

63 m (a).08 m/s 2 (a). 4.KUNCI JAWABAN a. 3.FIS. Fa ? 1 ? Av2 (? 2 ? 1) . 2. 5.4 m 3/s (a) 2.14 Fluida Dinamis 45 . (b). 23.23 L/s .8 L 5. 7.38 m/s Modul. 4. Tes Tertulis 1. (b) 802. 6. 33.6 kg/s .89 m/s 0.79 menit 1. 5. (b).

Hasil perhitungan data 4.penyiapan model susunan 2.4.Cara mengukur variabel bebas 3.Cara melakukan perhitungan data Sub total Kualitas Produk Kerja 4.1.Hasil analis 4.3. 1 I Aspek Penilaian 2 Perencanaan 1.Ketelitian 5.Hasil grafik dari data perhitungan 4.3.Persiapan alat dan bahan 1.Prosedur pengambilan data 3.Cara menyusun tabel pengamatan 3.LEMBAR PENILAIAN TES PESERTA Nama Peserta No.14 Fluida Dinamis 46 .4.1. 3 2 3 5 3 2 5 10 8 10 7 35 5 10 10 10 35 3 2 3 2 10 6 4 10 100 Skor Perolehan 4 Catatan 5 : : : : III IV V Modul.2.FIS.4.Tanggung jawab 5.1. Induk Program Keahlian Nama Jenis Pekerjaan PEDOMAN PENILAIAN No.2.3.Inisiatif 5.Sistematika penyusunan laporan 6.2.Analisis model susunan Sub total II Model Susunan 2.1.Kelengkapan bukti fisik Sub total Total Skor Maks.1.1.2.2.2.Penentuan data instruks i pd model Sub total Proses (Sistematika & Cara kerja) 3.Hasil menyimpulkan Sub total Sikap / Etos Kerja 5.Kemandirian Sub total VI Laporan 6.

2.Prosedur pengambilan data 3.14 Fluida Dinamis 47 .Penyiapan model susunan 2.1.2.Hasil perhitungan data 7 ? Perhitungan dilakukan dengan cermat sesuai prosedur ? Pemuatan skala dalam grafik dilakukan dengan benar 5 4.2.Cara menyusun tabel pengamatan 10 IV 3.Cara mengukur variabel bebas Kriterian penilaian 3 ? Alat dan bahan disiapkan sesuai kebutuhan ? Merencanakan menyusun model ? Model disiapkan sesuai dengan ketentuan ? Model susunan dilengkapi dengan instruksi penyusunan ? Menghitung debit air yang keluar dari selang/pipa ? Menghitung kecepatan air yang keluar diujung selang ? Mengamati ketinggian permukaan air pada pipa vertikal ? Mengukur penampang pipa/selang ? Melengkapi data pengamatan dan pengukuran dalam tabel ? Langkah menghitung debit air dan kecepatan aliran air Skor 4 2 3 3 2 10 8 3.3.Penentuan data instruksi pd model III Proses (Sistematika & Cara kerja) 3.4. 1 I Aspek Penilaian 2 Perencanaan 1.1.Analisis model susunan II Model Susunan 2.Hasil grafik dari data perhitungan 5 Modul.1.2.Cara melakukan perhitungan data Kualitas Produk Kerja 4.KRITERIA PENILAIAN No.FIS.Persiapan alat dan bahan 1.1.

Sistematika penyusunan laporan 6.2.1.Hasil menyimpulkan 4.4.5.Tanggung jawab ? Analisis pengamatan ? Kesimpulan sesuai dengan konsep teori ? Pekerjaan diselesaikan tepat waktu ? Membereskan kembali alat dan bahan setelah digunakan ? Tidak banyak melakukan kesalahan ? Memiliki inisiatif bekerja yang baik ? Bekerja tidak banyak diperintah ? Laporan disusun sesuai dengan sistematika yang telah ditentukan ? Melampirkan bukti fisik 10 10 5 3 5.4.2.14 Fluida Dinamis 48 .1.Inisiatif 5.Hasil analis 4. Ketepatan waktu V Sikap/Etos Kerja 5.4.Ketelitian 5.FIS.Kelengkapan bukti fisik 2 3 2 6 4 Modul.3.Kemadirian VI Laporan 6.3.

anda berhak untuk mengikuti tes praktik untuk menguji kompetensi yang telah anda pelajari. PENUTUP Setelah menyelesaikan modul ini. Selanjutnya hasil tersebut dapat dijadikan sebagai penentu standar pemenuhan kompetensi tertentu dan apabila memenuhi syarat anda berhak mendapatkan sertifikat kompetensi yang dikeluarkan oleh industri atau asosiasi profesi. Jika anda sudah merasa menguasai modul.FIS.14 Fluida Dinamis 49 . Atau apabila anda telah menyelesaikan seluruh evaluasi yang disediakan dalam modul ini. maka hasil yang berupa nilai dari guru/instruktur atau berupa portofolio dapat dijadikan sebagai bahan verifikasi oleh pihak industri atau asosiasi profesi. Modul. mintalah guru/instruktur anda untuk melakukan uji kompetensi dengan sistem penilaian yang dilakukan oleh pihak dunia industri atau asosiasi profesi yang kompeten apabila anda telah menyelesaikan suatu kompetensi tertentu.BAB IV. dengan topik sesuai dengan peta kedudukan modul. Apabila anda dinyatakan memenuhi syarat kelulusan dari hasil evaluasi dalam modul ini. maka anda berhak untuk melanjutkan ke modul berikutnya.

1997. Jakarta: Penerbit Erlangga. Sutresna. Kimia SMU: Jakarta. Modul. Bob Foster. Fisika SMU: Jakarta.FIS. 2000. N. Tim Dosen Fisika ITS. Fisika I: Surabaya. Jakarta: Penerbit Erlangga. Advanced Physics. Penerbit ITS. 2002. Martin Kanginan.14 Fluida Dinamis 50 .DAFTAR PUSTAKA Halliday dan Resnick. New York: Cambridge University Press. 1990. Gibbs. 1991. Fisika jilid 1 (Terjemahan). 2001. K. Penerbit Erlangga. Fisika SMU. Grafindo media pratama.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful