ALIRAN-ALIRAN DALAM ILMU KALAM Problematika teologis di kalangan umat Islam baru muncul pada masa pemerintahan

Khalifah Ali bin Abi Thalib (656-661M) yang ditandai dengan munculnya kelompok dari pendukung Ali yang memisahkan diri mereka karena tidak setuju dengan sikap Ali yang menerima Tahkim dalam menyelesaikan konfliknya dengan muawiyah bin abi Sofyan, gubernur syam, pada waktu perang siffin. Kelompok ini selanjutnya dikenal dengan Kelompok Khawarij. Lahirnya Kelompok Khawarij ini dengan berbagai pendapatnya selanjutnya, menjadi dasar kemunculan kelompok baru yang dikenal dengan nama Murji’ah. lahirnya Aliran teologi inipun mengawali kemunculan berbagai Aliran-Aliran teologi lainnya. 1. Aliran Khawarij. A.Pengertian dan latar belakang timbulnya Aliran khawarij Aliran Khawarij merupakan Aliran teologi tertua yang merupakan Aliran pertama yang muncul dalam teologi Islam. Menurut ibnu Abi Bakar Ahmad Al-Syahrastani, bahwa yang disebut Khawarij adalah setiap orang yang keluar dari imam yang hak dan telah di sepakati para jema’ah, baik ia keluar pada masa sahabat khulafaur rasyidin, atau pada masa tabi’in secara baik-baik. Menurut bahasa nama khawarij ini berasal dari kata “kharaja” yang berarti keluar. Nama itu diberikan kepada mereka yang keluar dari barisan Ali. Kelompok ini juga kadang kadang menyebut dirinya Syurah yang berarti “golongan yang mengorbankan dirinya untuk Allah di samping itu nama lain dari khawarij ini adalah Haruriyah, istilah ini berasal dari kata harura, nama suatu tempat dekat kufah, yang merupakan tempat mereka menumpahakn rasa penyesalannya kapada Ali bin abi Thalib yang mau berdamai dengan Mu’awiyah. Kelompok khawarij ini merupakan bagian dari kelompok pendukung Ali yang memisahkan diri, dengan beralasan ketidak setujuan mereka terhadap sikap Ali bin abi Thalib yang menerima tahkim (arbitrase) dalam upaya untuk menyelesaikan persilisihan dan konfliknya dengan mu’awiyah bin abi sofyan, gubernur syam, pada waktu perang siffin. Latar belakang ketidak setujuan mereka itu, beralasan bahwa tahkim itu merupakan penyelesaian masalah yang tidak di dasarkan pada ajaran Al-Qur’an, tapi ditentukan oleh manusia sendiri, dan orang yang tidak Memutuskan hukum dengan al-quran adalah kafir. Dengan demikian, orang yang melakukan tahkim dan merimanya adalah kafir. Atas dasar ini, kemudian golongan yang semula mendukung Ali ini selanjutnya berbalik menentang dan memusuhi Ali beserta tiga orang tokoh pelaku tahkim lainnya yaitu Abu Musa Al-Asyari, Mu’awiyah bin Abi Sofyan dan Amr Bin Ash.Untuk itu mereka berusaha keras agar dapat membunuh ke empat tokoh ini, dan menurut fakta sejarah, hanya Ali yang berhasil terbunuh ditangan mereka. B.Tokoh-tokoh Khawarij Diantara tokoh-tokoh khawarij yang terpenting adalah : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. Abdullah bin Wahab al-Rasyidi, pimpinan rombongan sewaktu mereka berkumpul di Harura (pimpinan Khawarij pertama) Urwah bin Hudair Mustarid bin sa’ad Hausarah al-Asadi Quraib bin Maruah Nafi’ bin al-azraq (pimpinan al-Azariqah) Abdullah bin Basyir Zubair bin Ali Qathari bin Fujaah Abd al-Rabih Abd al Karim bin ajrad Zaid bin Asfar Abdullah bin ibad

Terpecahnya Khawarij ini menjadi beberapa sekte, mengawali dan mempercepat kehancurannya dan sehingga Aliran ini hanya tinggal dalam catatan sejarah. Sekte-Sekte tersebut adalah: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Al-Muhakkimah Al-Azariqah Al-Najdat Al-baihasyiah Al-Ajaridah Al-Sa’Alibah Al-Ibadiah Al Sufriyah

Secara umum ajaran-ajaran pokok Khawarij adalah: 1. Orang Islam yang melakukan Dosa besar adalah kafir; dan harus di bunuh. Orang-orang yang terlibat dalam perang jamal (perang antara Aisyah, Talhah, dan zubair, dengan Ali bin abi tahalib) dan para pelaku tahkim—termasuk yang menerima dan mambenarkannya – di hukum kafir; Khalifah harus dipilih langsung oleh rakyat. Khalifah tidak harus keturunan Arab. Dengan demikian setiap orang muslim berhak menjadi Khalifah apabila sudah memenuhi syarat-syarat. Khalifah di pilih secara permanen selama yang bersangkutan bersikap adil dan menjalankan syari’at islam, dan di jatuhi hukuman bunuh bila zhalim. Khalifah sebelum Ali adalah sah, tetapi setelah tahun ke tujuh dari masa kekhalifahannya Usman r.a dianggap telah menyeleweng, Khalifah Ali dianggap menyelewang setelah terjadi Tahkim (Arbitrase).

2.

3.

4.
5. 6.

7.

2. Aliran Murji’ah A.Pengertian dan latar belakang timbulnya aliran Murji’ah Aliran Murji’ah ini muncul sebagai reaksi atas sikapnya yang tidak mau terlibat dalam upaya kafir mengkafirkan terhadap orang yang melakukan dosa besar, sebagai mana hal itu dilakukan oleh aliran khawarij. Mereka menangguhkan penilaian terhadap orang-orang yang terlibat dalam peristiwa tahkim itu di hadapan Tuhan, karena hanya tuhanlah yang mengetahui keadaan iman seseorang. Demikian pula orang mukmin yang melukan dosa besar masih di anggap mukmin di hadapan mereka. Orang mukmin yang melakukan dosa besar itu dianggap tetap mengakui bahwa tiada tuhansealin allah dan Nabi Muhammad sebagai Rasulnya. Dengan kata lain bahwa orang mukmin sekalipun melakukan dosa besar masih tetap mangucapkan dua kalimat syahadat yang menjadi dasar utama dari iman. Oleh karena itu orang tersebut masih tetap mukmin, bukan kafir. Pandangan mereka itu terlihat pada kata murji’ah yang barasal dari kata arja-a yang berarti menangguhkan, mengakhirkan dan memberi pengharapan. Hal-hal yang melatarbelakangi kehadiran murji’ah antara lain adalah : 1. adanya perbedaan pendapat antara Syi’ah dan Khawarij; mengkafirkan pihak-pihak yang ingin merebut kekuasaan ali dan mengakfirkan orang- yang terlihat dan menyetujui tahkim dalam perang siffin. adanya pendapat yang menyalahkan aisyah dan kawankawan yang menyebabkan terjadinya perang jamal. adanya pendapat yang menyalahkan orang yang ingin merebut kekuasaan Usman bin Affan.

2. 3.

B.Ajaran-ajaran Murji’ah 1. 2. Ajaran-ajaran pokok murji’ah dapat disimpulan sebagai berikut: . Iman Hanya membenarkan (pengakuan) di dalam Hati Orang islam yang melakukan dosa besar tidak dihukumkan kafir. Muslim tersebut tetap mukmin selama ia mengakui dua kalimat syahadat. Hukum terhadap perbuatan manusia di tangguhkan hingga hari kiamat.

3. 4.

C. Sekte-sekte dan ajaran pokok Khawarij

C.Tokoh dan sekte dalam murji’ah

paham jabariyah ini di duga telah ada sejak sebalum agama Islam datangke masyarakat arab.Pokok-pokok paham jabariyah. Aliran ini merupakan aliran yang suka mendahulukan akal dan pikiran dari pada prinsip ajaran Al-Qur’an dan hadits sendiri. berkuasa. di jelaskan           “Sesungguhnya Allah tidak merobah Keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan diri mereka sendiri” Dalam Surat Al-Kahfi ayat 29. dan bukanlah mukmin. Karena itu aliran ini terkadang disebut juga dengan Jahmiah. Menurut mereka Allah SWT. Kelompok ini berpendapat. Tokoh murji’ah Moderat antara lain adalah hasan bin Muhammad bin Ali bin Abi Thalib. 3. Kaum Qadariyah mengatakan bahwa Allah itu Maha Esa atau satu dalam ati bahwa Allah tidak memiliki sifat-sifat azali. melainkan manusia lah yang menciptakannyadan karena itulah maka manusia akan menerima pembalasan baik (surga) atas segala amal baiknya. jabariyah di khurasan. hayat. katanya segala sesuatu ada yang memiliki sifat yang menyebabkan baik atau buruk. dan menerima balasan buruk (siksa Neraka) atas segala amal perbuatannya yang salah dan dosa karena itu pula. kecuali bila dikehendaki Allah”. tidak mempunyai pilihan dan kekuasaan. Dan dalam bahasa inggris disebut dengan fatalism atau predestination. ada pula yang ekstrem. bagaimanapun besarnya dosa seseorang. “Padahal Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu”. Aliran ini di sebarluaskan oleh jahm bin Shafwan. Sedangkan yang ekstrem antara lain ialah kelompok Jahmiyah. Kedua tokoh ini yang mempersoalkan tentang Qadar. ada yang moderat. 4. Mazhab qadariyah muncul sekitar tahun 70 H(689 M). Kaum Qadariyah berpendapat bahwa akal manusia mampu mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk.Pengertian dan latar belakang timbulnya aliran Qadariyah Qadariyah berakar pada qadara yang dapat berarti memutuskan dan memiliki kekuatan atau kemampuan. Manusia tidak bisa berbuat lain dari apa yang telah di lakukannya. Allah SWT. Allah SWT. AlQur’an dan Hadits mereka tafsirkan berdasarkan logika sematamata. dan tidaklah beralasan jika ada sebagian orang menilai paham ini sesat atau kelaur dari islam 4. Jaham bin Shafwan mempunyai pendirian bahwa manusia itu terpaksa. Qadariyah muncul di irak. aliran murji’ah ini terpecah menjadi beberapa macam sekte. dan meilahat dengan zatnya sendiri. Abu Yusufdan beberapa ahli hadits. sama seperti apa yang dia ciptakan pada benda-benda yang tidak Selanjutnya terlepas apakah paham qadariyah itu di pengaruhi oleh paham luar atau tidak. Aliran Qadariyah A. bukan sebaliknya. Murji’ah mengalami berbagai perbedaan pendapat dikalangan pengikutnya yang mendasari lahirnya aliran-aliran.Pokok-pokok ajaran Qadariyah Menurut Dr. Tidak menciptakan amal perbuatan manusia. yaitu paham yang menyatakan bahwa perbuatan manusia di tentukan sejak semula oleh qada dan qadar Tuhan. Tokoh utama Qadariyah ialah Ma’bad Al-Juhani dan Ghailan al Dimasyqi. Dengan demikian paham qadariyah memilki dasar yang kuat dalam islam. Kudrat. B. sekalipun seseorang menyatakan dirinya musyrik. 2. Padahal kita tahu bahwa logika itu tidak bisa menjamin seluruh kebenaran. Selanjutnya. orang itu tidak dihukum kafir.Dalam perkembangannya. Sebab. sebab logika itu hanya jalan pikiran yang menyerap hasil tangkapan panca indera yang serba terbatas kemampuannya. Dalam surat al Insan ayat 30. Ajaran-ajaran tentang Mazhab ini banyak memiliki persamaan dengan ajaran Mu’tazilah sehingga Aliran Qadariyah ini sering juga disebut dengan aliran Mu’tazilah. Jadi seharusnya logika dan akal pikiranlah yang harus tunduk kepada Al-Qura’n dan Hadits. selanjutnya. dalam perkembangannya. B. 3. tapi fasik dan orang fasik itu masuk neraka secara kekal. Allah menegaskan:             “Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu. itu mengetahui. dinyatakan       “Dan kamu tidak mampu (menempuh jalan itu). hidup. dengan keadaan yang sangat tidak bersahabat dengan mereka pada waktu itu. Orang yang berdosa besar itu bukanlah kafir. Sedangkan menurut al-Syahrastani bahwa Jabariyah berarti menghilangkan perbuatan dari hamba secara hakikat dan menyandarkan perbuatan tersebutkepada Allah. Dalam paham qadariyah manusia di pandang mempunyai qudrat atau kekuatan untuk melaksanakan kehendaknya. walaupun Allah tidak menurunkan agama. kesamaan keduanya terletak pada kepercayaan kedunya yang menyatakan bahwa manusia mampu mewujudkan tindakan dan perbuatannya.Sedangkan sebagai suatu aliran dalam ilmu kalam. dan Barangsiapa yang ingin (kafir) Biarlah ia kafir”. Namun. seprti ilmu. dan latar belakang Kemunculan jabariyah. Kehidupan bangsa arab yang diliputi oleh gurun pasir sahara telah memberikan pengaruh besar terhadap hidup mereka. Pengerian. Abu Hanifah. pengikut Jaham bin Shafwan. dan bukan berasal dari pengertian bahwa manusia terpaksa tunduk kepada qadar dan qada Tuhan. Hal ini kemudian mendasari mereka untuk tidak bisa berbuat apa-apa. telah mentakdirkan ats dirinya segala amal perbuatan yang mesti di kerjakannya. yang menjadi dasar yang sejajar dengan pemahaman pada aliran jabariyah ini dijelaskan Al-Qur’an diantaranya : Dalam surat al-saffat ayat 96 :      1. Maka Barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman. pokok-pokok ajaran qadariyah adalah : Dalam surat Al Ra’ad Ayat 11. mendengar. dan tuhan tidak campur tangan dalam perbuatan manusia ini. qadariyah adalah nama yang dipakai untuk suatu aliran yang memberikan penekanan terhadap kebebasan dan kekuatan manusia dalam menghasilkan perbuatan-perbuatannya. dan mereka menolak segala sesuatu terjadi karena qada dan qadar Allah SWT. Aliran Jabariyah A. . Ahmad Amin dalam kitabnya Fajrul Islam halaman 297/298. dan menyebabkan mereka semata-mata tunduk dan patuh kepada kehendak Tuhan. Munculnya mazhab ini berkaitan dengan munculnya Qadariyah. Nama jabariyah berasal dari kata jabara yang mengandung arti memaksa. maka Allah berhak disebut adil. Daerah kelahirannya pun berdekatan. kemungkinan mendapat ampunan dari tuhan masih ada. mendengar dan melihat yang bukan dengan zat nya sendiri. yang jelas di dalam Al-Qur’an dapat di jumpai ayat-ayat yang dapat menimbulkan paham qadariyah . yang berpendapat. Aliran ini pada mulanya di pelopori oleh alja’ad bin dirham. dan segala perbuatan itu adalah ciptaan allah. Menurut catatan sejarah.

Muslim yang berbuat dosa. Ahlussunnah berarti penganut atau pengikut sunnah Nabi Muhammad SAW. 1. nama ini kemudian di setujui oleh pengikut Mu’tazilah dan di gunakan sebagai nama dari bagi aliran teologi mereka. Menurutnya.Pokok-pokok ajaran Mu’tazilah Ada lima prinsip pokok ajaran Mu’tazilah yang mengharuskan bagi pemeluk ajaran ini untuk memegangnya. pada abad permulaan kedua hijrah di kota basyrah dan mampu bertahan sampai sekarang. Disisi lain. Karena mereka telah berkeyakinan bahwa allah telah mentakdirkan segala sesuatu. yang berbuat dosa dan tidak sempat bertobat diakhir hidupnya tidaklah kafir dan tetap mukmin. dan berdiri diatas zat tuhan. Perbuatan Manusia. Al-Qur’an. 5. al Tauhid (keesaan Allah) al ‘Adl (keadlilan tuhan) al Wa’d wa al wa’id (janji dan ancaman) al Manzilah bain al Manzilatain (posisi diantara posisi) amar mauruf dan Nahi mungkar. Muslim yang berbuat dosa. Aliran Mu’tazilah A. 4. Mu’tazilah sebagai mana juga Asy’ariyah masuk dalam barisan Sunni. dan manusia tidak bisa mengusahakan sesuatu itu. Oleh karena itu. Menurtnya. Menurutnya. Washil bin Atha’. Qadim. 3. namun sebenarnya. Pendapatnya sejalan dengan al Asy’ari Kewajiban tuhan. Aliran mu’tazilah lahir kurang lebih 120 H. Ahlussunah Wal. Tokoh utama yang juga merupakan pendiri mazhab ini adalah Abu al hasan al Asy’ari dan Abu Mansur al Maturidi.Daya yang diperoleh untuk mewujudkan perbuatanperbuatan inilah yang kemudian disebut Kasb atau acquisition.Tokoh-tokoh Mu’tazilah Diantara para tokoh-tokoh yang berpengaruh pada Mu’tazilah yaitu: 1.Jamaah A. tetapi manusia dan Tuhan terdapat kerja sama dalam mewujudkan suatu perbuatan. Disisi lain. yan dirumuskan oleh Abu Huzail al-Allaf : 1. yang melatarbelakangi munculnya kedua Mu’tazilah diatas tidaklah sama dan tidak ada hubungannya karena yang pertama lahir akibat kemelut politik. dua aliran yang menentang ajaranajaran Mu’tazilah. Perbuatan manusia sebenarnya di wujudkan oleh manusia itu sendiri. 7. Dalam pengertian ini. orang yang termakan paham ini bisa menjadi apatis dan beku hidupnya. Berkenaan dengan itu perlu dipertegas bahwa Jabariyah yang di kemukakan Jaham bin Shafwan adalah paham yang ekstrem. yang kemudian mendasari sejumlah sahabat yang tidak mau terlibat dalam konflik tersebut dan memilih untuk menjauhkan diri mereka dan memilih jalan tengah. Sehingga. Dalam perkembangan selanjutnya. Sunni dalam pengertian umum adalah lawan kelompok Syiah. pada mulanya nama ini di berikan oleh orang dari luar mu’tazilah karena pendirinya. Sementara itu terdapat pula paham jabariyah yang moderat. selain berpangku tangan. Antrophomorphisme. tuhan memiliki kewajibankewajiban tertentu. al-Quran adalah qadim dan bukan makhluk diciptakan.Najjar dan Dirar Ibn ‘Amr. aliran ini tetap berpendapat bahwa manusia tetap mendapat pahala atau siksa karena perbuatan baik atau jahat yang dilakukannya. seperti yang diajarkan oleh Husain Bin Muhammad al. menurutnya. Sunni dalam pengertian khusus adalah mazhab yang berada dalambarisan Asy’ariyah dan merupakan lawan Mu’tazilah. tidak bisa berbuat apaapa. Dalam perkembangannya. C.Pengertian dan para tokoh serta pemikiran-pemikiran mereka. dalam realisasinya. Al Quran. perbuatan manusia di ciptakan tuhan. Abu al Hasan al Asy’ari 1. muncul sebagai reaksi setelah munculnya aliran Asy’ariyah dan maturidiyah. Menurut paham ini manusia tidak hanya bagaikan wayang di gerakkan oleh dalang. Menurutnya. dan bukan merupakan perbuatan tuhan. Mu’tazilah pimpinan Washil bin Atha’ lah yang menjadi salah satu aliran teologi dalam islam. dan manusia tidak semata-mata di paksa dalam melaksanakan perbuatannya. janji pahala dan siksa mesti terjadi. Jadi Ahlussunnah wal jama’ah mengandung arti “penganut Sunnah (ittikad) nabi dan para sahabat beliau. Sebab semua itu marupakan kehendak mutlak tuhan sebab tuhan maha kuasa atas segalanya. Aliran Syiah . Abu manshur Al-Maturidi • • • • • • 1. Hasan al-Bashri. a. Paham bahwa perbuatan yang dilakukan manusia adalah sebenarnya perbuatan tuhan tidak menafikan adanya pahala dan siksa. Menurut Najjar dan Dirar. bahwa Tuhanlah yang menciptakan perbuatan Manusia baik perbuatan itu positif maupun negatif Tetapi dalam melakukan perbuatan itu manusia mempunyai bagian daya yang diciptakan dalam diri manusia oleh tuhan. Menurutnya. Aliran ini. yaitu khusus dan umum. sehingga manusia mampu melakukan perbuatanitu. dan jemaah berarti sahabat nabi. menunggu takdir Allah semata-mata dan berusahapun tidak. Menurutnya. Manurutnya. yang di sebut sebagai sifat-sifat yang azali. Tuhan memiliki sifat sebagaiman di sebut di dalam Alqur’an. Melihat Tuhan. Pokok-pokok pemikirannya 5. jaham menginterpretasikan bahwa pahala dan siksa merupakan paksaan dalam arti bahwa allah telah mentakdirkan seseorang itu baik sekaligus memberi pahala dan allah telah mentakdirkan seseorang itu berdosa sekaligus juga menyiksanya. Pendapatnya sejalan dengan al Asy’ari Janji tuhan. B. Ahlussunnah sering juga disebut dengan Sunni dapat di bedakan menjadi 2 pengertian.Pengertian dan latar belakang munculnya Mu’tazilah Perkataan Mu’tazilah berasal dari kata Í’tizal” yang artinya “memisahkan diri”. tidak sependapat dan memisahkan diri dari gurunya. mempunyai efek. 4.Pokok-pokok pemikirannya : • • • • • • • Sifat Tuhan. aliran ini telah muncul pada pertengahan abad pertama hijrah yakni diisitilahkan pada para sahabat yang memisahkan diri atau besikap netral dalam peristiwaperistiwa politik. 3. 2. bukan di ciptakan oleh manusia itu sendiri. Washil bin Atha’ Abu Huzail al-Allaf Al Nazzam Al-Jubba’i 6.bernyawa. Sifat-sifat itu bukanlah zat tuhan dan bukan pula lain dari zatnya. Antrophomorphisme Keadlian Tuhan. Pendapatnya sejalan dengan al Asy’ari Perbuatan Manusia. Menurutnya. Yakni pada peristiwa meletusnya perang jamal dan perang siffin. tuhan tidak mempunyai kewajiban apapun untuk menentukan tempat manusia di akhirat. 2. dan itu merupakan janji tuhan yang tidak mungkin di pungkirinya. • Sifat-sifat Tuhan. sedangkan yang kedua muncul karena didorong oleh persoalan aqidah. Tuhan dapat dilihat dengan mata oleh manusia di akhirat nanti.

3. Imamah berarti kepemimpinan dalam urusan agama dan dunia sekaligus. Penilaiaan baik tidaknya suatu pendapat dalam pandangan manusia mungkin di lakukan dengan mencoba menghubungkan pendapat tersebut dengan peristiwa-peristiwa yang berkembang dalam sejarah. Tokoh salafiyah yang terkenal lainnya adalah Taqiyuddin Abu al Abbas Ahmad bin Abdul Halim bin Abd al salam bin Abdullah bin Muhammad bin Taimiyah al Hambali. bukanlah sesempit yang dipahami pada umumnya. tempat bergantung.Pokok-Pokok Pikiran Syi’ah Kaum Syi’ah memiliki lima prinsip utama yang wajib di percayai oleh penganutnya. baik politik. Dalam perkembangannya. sebagai respon atas penerimaan ali terhadap arbitrase yang diatwarkan Mu’awiyah. Pada abad ke 20 M gerakan ini muncul dengan dimensi baru. kelak di sebut Khawarij. Ma’ad berarti tempat kembali (hari akhirat). Tokoh terkenal ulama salaf adalah Ahmad bin Hambal. Syekh Muhammad Abduh adalah murid Al afgani dan Muhammad Rasyid Ridaha adalah murid dari Muhammad Abduh. Hal ini juga dapat dijadikan alasan bahwa Islam sebagi mana di jumpai dalam sejarah. pasukan Ali di ceritakan terpecah menjadi dua. Adapun menurut Watt. tidak beranak. Kelima prinsip itu adalah : 1. yang dimaksud terdahulu disini adalah orangorang terdahulu yang semasa Rasul SAW. mencela kezaliman dan orang yang berbuat zalim.al bait pada masa Nabi Muhammad SAW. Ahmad. Para pengikut ali yang disebut syi’ah ini diantaranya adalah Abu Dzar al Ghiffari. maupun kebudayaan. Syi’ah mulai muncul pada akhir dari masa jabatan Usman bin Affankemudian tumbuh dan berkembang pada masa pemerintahan Ali bin Abi Thalib.selanjutnya. bahwa hari akhirat itu pasti terjadi. 3. Kaum Syi’ah mempunyai keyakinan bahwa Allah Maha Adil. istilah yiah ini untuk pertama kalinya di tujukan pada para pengikut ali (syi’ah ali). Kaum Syi’ah mengimani sepenuhnya bahwa allah itu ada. pertama menurut Abu Zahrah. selanjutnya di kembangkan oleh Ibnu Taimiyah. Keyakinan bahwa kemajuan dan kejayaan umat Islam hanya mungkin di wujudkan jika mereka kembali kepada ajaran Islam yang masih murni dan kembali pada ajaran Islam yang masih murni. Miqad bin Al aswad dan Ammar bin Yasir. kemudian di suburkan oleh Imam Muhammad bin Abdul Wahab. Disisi lain. PENUTUP Dari uraian diatas. dan juga pendapat tersebut banyak di ikuti oleh Manusia. Maha esa.Tokoh-tokoh ulama salaf dan perkembangan Aliran salafiyah.Pengertian dan kemunculannya Syi’ah Secara bahasa Syi’ah berarti pengikut. Yang dimaksud dengan pengikut disini ialah para pendukung Ali bin Abi Thalib. al ‘adl 2. karena Islam dengan bersumber pada al—Quran dan AsSunnah dapat berhubungan dengan pertumbuhan masyarakat luas. 5.Pengertian dan latar belakang munculnya Salafiyah Secara bahasa salafiyah berasal dari kata salaf yang berarti terdahulu. ekonomi. ajaran yang bermula pada Imam Ahmad bin Hanbal ini. al ma’ad III. bin Muhammad bin Hambal. atau yang lebih di kenal dengan nama Ibnu Taimiyah. Allah mengutussejumlah nabi dan rasul ke muka bumi untnk membimbing umat manusia. ia tidak melakukan perbuatan buruk karena ia melarang keburukan. Nama lengkapnya.A. perlwanan terhadap kolonialisme dan mominasi barat. dan tidak ada seorang pun yang menyamainya. Orang yang termasuk dalam kategori salaf adalah orang yang hidup sebelum tahun 300 hijriah. . al Nubuwwah Al Afgani dapat di katakan sebagai penganut salafiyah modern karena dalam rumusan pahamnya yang banyak meletakkan unsurunsur moderenismesebagai mana terlihat pada komponen 2 dan 3 diatas. Kerana penilaian sesungguhnya ada pada sisi Allah yang akan diberikanNya di akhirat nanti. kita juga bisa menilai baik tidaknya suatu pendapat atau paham dengan mengaitkannya pada kenyataan yang berlaku dimasyarakat dan dapat bertahan dalam kehidupan manusia. yaitu sejak ada orang atau golongan yang tidak puas memahami al Qur’an dan hadits tanpa ta’wil. dan mewujudkan kebaikan dan ketentraman umat. Kepercayaan Syi’ah terhadap para Nabi-nabi juga tidak berbeda dengan keyakinan umat muslim yang lain. Allah tidak melakukan perbuatan zhalim dan perbuatan buruk. dan tabitt tabi’in. atau yang sebut sebagai ahl albait. orang yang hidup sesudah tahun 300 H termasuk dalam kategori khalaf. Namun pendapat mana diantara pendapatpendapat tersebut yang paling baik.dan akhirnya berkembang di dunia Islam secara Spodaris. pengakuan terhadap keunggulan barat dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Sekarang. para sahabat. Menurut mereka. Aliran Salafiyah A.beliau juga ahli di bidang tafsir dan hadist. segala makhluk. Secara istilah Syi’ah sering di maksudkan pada kaum muslimin yang dalam bidang spritual dan keagamaannya selalu merujuk pada keturuan Nabi Muhammad SAW. Dan juga mereka mempercayai adanya sifat-sifat Allah. kaum Syi’ah sangat percaya sepenuhnya akan adanya hari akhirat. beliau juga di kenal sebgai pendiri dan tokoh mazhab Hambali. Beliau merupakan seorang teolog dan ahli Hukum yang banyak menghasilkan karya tulis. bagaimana kita menaggapi pemikiran-pemikiran tersebut yang kesemuanya memiliki titik pertentangan dan persamaan masing-masing dan tentunya pendapat-pendapat mereka memiliki argumentasi-argumentasi yang bersumber pada al-Qur’an dan Hadits. Tokoh-tokohnya adalah Jamaluddin al Afgani. ia pengganti rasul dalam memelihara Syari’at. Komponen pertama ini merupakan satu unsur yang di miliki oleh salfiyah sebelumnya. tidaklah bisa kita nilai sekarang. satu kelompok mendukung sikap Ali –kelak di sebut Syi’ah dan kelompok lain menolak sikap Ali. Mengenai latar belakng munculnya aliran ini. 2. Syi’ah bener-bener muncul ketika berlangsung peperangan antara Ali dan Mu’awiyah yang dikenal denganPerang siffin. para tabi’in. Salafiyah baru al afgani ini terdiri dari 3 komponen pokok yakni : 1. al Tauhid terutama untuk menjelaskan maksud-maksud tersirat dari ayat-ayat al-Qur’an sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang tidak layak bagi Allah SWT. B. Istilah salaf mulai dikenal dan muncul beberapa abad abad sesudah Rasul SAW wafat. terdapat dua pendapat. 8. al imamah Menurut Syi’ah. Muhammad Abduh dan Rasyid Ridha. pemimpin pertama ahl. tidak diperanakkan. 4. . meskipun dalam beberapa hal antara dengan guru berbeda dalam banyak hal mereka sama. tunggal. dan meneladani pokok hidup sahabat Nabi. melaksanakan Hudud. dapat kita pahami bahwa Islam telah hadir sebagai pelopor lahirnya pemikiran-pemikiran yang hingga sekarang semuanya itu dapat kita jumpai hampir di seluruh dunia. sedangakan salafiyah berarti orang-orang yang mengikuti salaf. B. Dalam peperangan ini.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful