ALIRAN-ALIRAN DALAM ILMU KALAM Problematika teologis di kalangan umat Islam baru muncul pada masa pemerintahan

Khalifah Ali bin Abi Thalib (656-661M) yang ditandai dengan munculnya kelompok dari pendukung Ali yang memisahkan diri mereka karena tidak setuju dengan sikap Ali yang menerima Tahkim dalam menyelesaikan konfliknya dengan muawiyah bin abi Sofyan, gubernur syam, pada waktu perang siffin. Kelompok ini selanjutnya dikenal dengan Kelompok Khawarij. Lahirnya Kelompok Khawarij ini dengan berbagai pendapatnya selanjutnya, menjadi dasar kemunculan kelompok baru yang dikenal dengan nama Murji’ah. lahirnya Aliran teologi inipun mengawali kemunculan berbagai Aliran-Aliran teologi lainnya. 1. Aliran Khawarij. A.Pengertian dan latar belakang timbulnya Aliran khawarij Aliran Khawarij merupakan Aliran teologi tertua yang merupakan Aliran pertama yang muncul dalam teologi Islam. Menurut ibnu Abi Bakar Ahmad Al-Syahrastani, bahwa yang disebut Khawarij adalah setiap orang yang keluar dari imam yang hak dan telah di sepakati para jema’ah, baik ia keluar pada masa sahabat khulafaur rasyidin, atau pada masa tabi’in secara baik-baik. Menurut bahasa nama khawarij ini berasal dari kata “kharaja” yang berarti keluar. Nama itu diberikan kepada mereka yang keluar dari barisan Ali. Kelompok ini juga kadang kadang menyebut dirinya Syurah yang berarti “golongan yang mengorbankan dirinya untuk Allah di samping itu nama lain dari khawarij ini adalah Haruriyah, istilah ini berasal dari kata harura, nama suatu tempat dekat kufah, yang merupakan tempat mereka menumpahakn rasa penyesalannya kapada Ali bin abi Thalib yang mau berdamai dengan Mu’awiyah. Kelompok khawarij ini merupakan bagian dari kelompok pendukung Ali yang memisahkan diri, dengan beralasan ketidak setujuan mereka terhadap sikap Ali bin abi Thalib yang menerima tahkim (arbitrase) dalam upaya untuk menyelesaikan persilisihan dan konfliknya dengan mu’awiyah bin abi sofyan, gubernur syam, pada waktu perang siffin. Latar belakang ketidak setujuan mereka itu, beralasan bahwa tahkim itu merupakan penyelesaian masalah yang tidak di dasarkan pada ajaran Al-Qur’an, tapi ditentukan oleh manusia sendiri, dan orang yang tidak Memutuskan hukum dengan al-quran adalah kafir. Dengan demikian, orang yang melakukan tahkim dan merimanya adalah kafir. Atas dasar ini, kemudian golongan yang semula mendukung Ali ini selanjutnya berbalik menentang dan memusuhi Ali beserta tiga orang tokoh pelaku tahkim lainnya yaitu Abu Musa Al-Asyari, Mu’awiyah bin Abi Sofyan dan Amr Bin Ash.Untuk itu mereka berusaha keras agar dapat membunuh ke empat tokoh ini, dan menurut fakta sejarah, hanya Ali yang berhasil terbunuh ditangan mereka. B.Tokoh-tokoh Khawarij Diantara tokoh-tokoh khawarij yang terpenting adalah : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. Abdullah bin Wahab al-Rasyidi, pimpinan rombongan sewaktu mereka berkumpul di Harura (pimpinan Khawarij pertama) Urwah bin Hudair Mustarid bin sa’ad Hausarah al-Asadi Quraib bin Maruah Nafi’ bin al-azraq (pimpinan al-Azariqah) Abdullah bin Basyir Zubair bin Ali Qathari bin Fujaah Abd al-Rabih Abd al Karim bin ajrad Zaid bin Asfar Abdullah bin ibad

Terpecahnya Khawarij ini menjadi beberapa sekte, mengawali dan mempercepat kehancurannya dan sehingga Aliran ini hanya tinggal dalam catatan sejarah. Sekte-Sekte tersebut adalah: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Al-Muhakkimah Al-Azariqah Al-Najdat Al-baihasyiah Al-Ajaridah Al-Sa’Alibah Al-Ibadiah Al Sufriyah

Secara umum ajaran-ajaran pokok Khawarij adalah: 1. Orang Islam yang melakukan Dosa besar adalah kafir; dan harus di bunuh. Orang-orang yang terlibat dalam perang jamal (perang antara Aisyah, Talhah, dan zubair, dengan Ali bin abi tahalib) dan para pelaku tahkim—termasuk yang menerima dan mambenarkannya – di hukum kafir; Khalifah harus dipilih langsung oleh rakyat. Khalifah tidak harus keturunan Arab. Dengan demikian setiap orang muslim berhak menjadi Khalifah apabila sudah memenuhi syarat-syarat. Khalifah di pilih secara permanen selama yang bersangkutan bersikap adil dan menjalankan syari’at islam, dan di jatuhi hukuman bunuh bila zhalim. Khalifah sebelum Ali adalah sah, tetapi setelah tahun ke tujuh dari masa kekhalifahannya Usman r.a dianggap telah menyeleweng, Khalifah Ali dianggap menyelewang setelah terjadi Tahkim (Arbitrase).

2.

3.

4.
5. 6.

7.

2. Aliran Murji’ah A.Pengertian dan latar belakang timbulnya aliran Murji’ah Aliran Murji’ah ini muncul sebagai reaksi atas sikapnya yang tidak mau terlibat dalam upaya kafir mengkafirkan terhadap orang yang melakukan dosa besar, sebagai mana hal itu dilakukan oleh aliran khawarij. Mereka menangguhkan penilaian terhadap orang-orang yang terlibat dalam peristiwa tahkim itu di hadapan Tuhan, karena hanya tuhanlah yang mengetahui keadaan iman seseorang. Demikian pula orang mukmin yang melukan dosa besar masih di anggap mukmin di hadapan mereka. Orang mukmin yang melakukan dosa besar itu dianggap tetap mengakui bahwa tiada tuhansealin allah dan Nabi Muhammad sebagai Rasulnya. Dengan kata lain bahwa orang mukmin sekalipun melakukan dosa besar masih tetap mangucapkan dua kalimat syahadat yang menjadi dasar utama dari iman. Oleh karena itu orang tersebut masih tetap mukmin, bukan kafir. Pandangan mereka itu terlihat pada kata murji’ah yang barasal dari kata arja-a yang berarti menangguhkan, mengakhirkan dan memberi pengharapan. Hal-hal yang melatarbelakangi kehadiran murji’ah antara lain adalah : 1. adanya perbedaan pendapat antara Syi’ah dan Khawarij; mengkafirkan pihak-pihak yang ingin merebut kekuasaan ali dan mengakfirkan orang- yang terlihat dan menyetujui tahkim dalam perang siffin. adanya pendapat yang menyalahkan aisyah dan kawankawan yang menyebabkan terjadinya perang jamal. adanya pendapat yang menyalahkan orang yang ingin merebut kekuasaan Usman bin Affan.

2. 3.

B.Ajaran-ajaran Murji’ah 1. 2. Ajaran-ajaran pokok murji’ah dapat disimpulan sebagai berikut: . Iman Hanya membenarkan (pengakuan) di dalam Hati Orang islam yang melakukan dosa besar tidak dihukumkan kafir. Muslim tersebut tetap mukmin selama ia mengakui dua kalimat syahadat. Hukum terhadap perbuatan manusia di tangguhkan hingga hari kiamat.

3. 4.

C. Sekte-sekte dan ajaran pokok Khawarij

C.Tokoh dan sekte dalam murji’ah

Kudrat. Munculnya mazhab ini berkaitan dengan munculnya Qadariyah. 2.Pengertian dan latar belakang timbulnya aliran Qadariyah Qadariyah berakar pada qadara yang dapat berarti memutuskan dan memiliki kekuatan atau kemampuan. Tidak menciptakan amal perbuatan manusia. 4. dan meilahat dengan zatnya sendiri. yaitu paham yang menyatakan bahwa perbuatan manusia di tentukan sejak semula oleh qada dan qadar Tuhan. Menurut catatan sejarah. Jadi seharusnya logika dan akal pikiranlah yang harus tunduk kepada Al-Qura’n dan Hadits. yang berpendapat. dan mereka menolak segala sesuatu terjadi karena qada dan qadar Allah SWT. Manusia tidak bisa berbuat lain dari apa yang telah di lakukannya. Aliran Jabariyah A. mendengar dan melihat yang bukan dengan zat nya sendiri. jabariyah di khurasan. dan segala perbuatan itu adalah ciptaan allah. yang menjadi dasar yang sejajar dengan pemahaman pada aliran jabariyah ini dijelaskan Al-Qur’an diantaranya : Dalam surat al-saffat ayat 96 :      1. dan bukanlah mukmin. Tokoh murji’ah Moderat antara lain adalah hasan bin Muhammad bin Ali bin Abi Thalib. Dan dalam bahasa inggris disebut dengan fatalism atau predestination. .Pokok-pokok paham jabariyah. Abu Hanifah. Menurut mereka Allah SWT. Ahmad Amin dalam kitabnya Fajrul Islam halaman 297/298. Kaum Qadariyah berpendapat bahwa akal manusia mampu mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk. dan Barangsiapa yang ingin (kafir) Biarlah ia kafir”. katanya segala sesuatu ada yang memiliki sifat yang menyebabkan baik atau buruk. Kelompok ini berpendapat. selanjutnya. yang jelas di dalam Al-Qur’an dapat di jumpai ayat-ayat yang dapat menimbulkan paham qadariyah . B. walaupun Allah tidak menurunkan agama. 3. Selanjutnya. pokok-pokok ajaran qadariyah adalah : Dalam surat Al Ra’ad Ayat 11. telah mentakdirkan ats dirinya segala amal perbuatan yang mesti di kerjakannya. Allah SWT. berkuasa. Aliran ini di sebarluaskan oleh jahm bin Shafwan. itu mengetahui. sekalipun seseorang menyatakan dirinya musyrik. qadariyah adalah nama yang dipakai untuk suatu aliran yang memberikan penekanan terhadap kebebasan dan kekuatan manusia dalam menghasilkan perbuatan-perbuatannya. dan tuhan tidak campur tangan dalam perbuatan manusia ini. hidup. sama seperti apa yang dia ciptakan pada benda-benda yang tidak Selanjutnya terlepas apakah paham qadariyah itu di pengaruhi oleh paham luar atau tidak. di jelaskan           “Sesungguhnya Allah tidak merobah Keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan diri mereka sendiri” Dalam Surat Al-Kahfi ayat 29. Kehidupan bangsa arab yang diliputi oleh gurun pasir sahara telah memberikan pengaruh besar terhadap hidup mereka. Kaum Qadariyah mengatakan bahwa Allah itu Maha Esa atau satu dalam ati bahwa Allah tidak memiliki sifat-sifat azali. Aliran ini merupakan aliran yang suka mendahulukan akal dan pikiran dari pada prinsip ajaran Al-Qur’an dan hadits sendiri. Kedua tokoh ini yang mempersoalkan tentang Qadar. dengan keadaan yang sangat tidak bersahabat dengan mereka pada waktu itu. Aliran Qadariyah A. Allah menegaskan:             “Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu. melainkan manusia lah yang menciptakannyadan karena itulah maka manusia akan menerima pembalasan baik (surga) atas segala amal baiknya. dan tidaklah beralasan jika ada sebagian orang menilai paham ini sesat atau kelaur dari islam 4. “Padahal Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu”. kecuali bila dikehendaki Allah”.Sedangkan sebagai suatu aliran dalam ilmu kalam. Dalam surat al Insan ayat 30. sebab logika itu hanya jalan pikiran yang menyerap hasil tangkapan panca indera yang serba terbatas kemampuannya. Murji’ah mengalami berbagai perbedaan pendapat dikalangan pengikutnya yang mendasari lahirnya aliran-aliran. Maka Barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman. Jaham bin Shafwan mempunyai pendirian bahwa manusia itu terpaksa. tidak mempunyai pilihan dan kekuasaan. orang itu tidak dihukum kafir. kemungkinan mendapat ampunan dari tuhan masih ada. dan latar belakang Kemunculan jabariyah. ada yang moderat. tapi fasik dan orang fasik itu masuk neraka secara kekal. AlQur’an dan Hadits mereka tafsirkan berdasarkan logika sematamata.Pokok-pokok ajaran Qadariyah Menurut Dr. dinyatakan       “Dan kamu tidak mampu (menempuh jalan itu). Mazhab qadariyah muncul sekitar tahun 70 H(689 M). Abu Yusufdan beberapa ahli hadits. Tokoh utama Qadariyah ialah Ma’bad Al-Juhani dan Ghailan al Dimasyqi. Ajaran-ajaran tentang Mazhab ini banyak memiliki persamaan dengan ajaran Mu’tazilah sehingga Aliran Qadariyah ini sering juga disebut dengan aliran Mu’tazilah. Pengerian. pengikut Jaham bin Shafwan. aliran murji’ah ini terpecah menjadi beberapa macam sekte. Dalam paham qadariyah manusia di pandang mempunyai qudrat atau kekuatan untuk melaksanakan kehendaknya. Daerah kelahirannya pun berdekatan. dan bukan berasal dari pengertian bahwa manusia terpaksa tunduk kepada qadar dan qada Tuhan. Aliran ini pada mulanya di pelopori oleh alja’ad bin dirham. bagaimanapun besarnya dosa seseorang. dan menyebabkan mereka semata-mata tunduk dan patuh kepada kehendak Tuhan. Namun. Orang yang berdosa besar itu bukanlah kafir. Padahal kita tahu bahwa logika itu tidak bisa menjamin seluruh kebenaran. ada pula yang ekstrem. Qadariyah muncul di irak. mendengar. dalam perkembangannya. seprti ilmu. Sebab. paham jabariyah ini di duga telah ada sejak sebalum agama Islam datangke masyarakat arab. kesamaan keduanya terletak pada kepercayaan kedunya yang menyatakan bahwa manusia mampu mewujudkan tindakan dan perbuatannya. Sedangkan yang ekstrem antara lain ialah kelompok Jahmiyah. Nama jabariyah berasal dari kata jabara yang mengandung arti memaksa. B. Dengan demikian paham qadariyah memilki dasar yang kuat dalam islam. Sedangkan menurut al-Syahrastani bahwa Jabariyah berarti menghilangkan perbuatan dari hamba secara hakikat dan menyandarkan perbuatan tersebutkepada Allah. Karena itu aliran ini terkadang disebut juga dengan Jahmiah. bukan sebaliknya. 3.Dalam perkembangannya. dan menerima balasan buruk (siksa Neraka) atas segala amal perbuatannya yang salah dan dosa karena itu pula. maka Allah berhak disebut adil. Hal ini kemudian mendasari mereka untuk tidak bisa berbuat apa-apa. Allah SWT. hayat.

yang di sebut sebagai sifat-sifat yang azali. tidak sependapat dan memisahkan diri dari gurunya. Menurutnya. bahwa Tuhanlah yang menciptakan perbuatan Manusia baik perbuatan itu positif maupun negatif Tetapi dalam melakukan perbuatan itu manusia mempunyai bagian daya yang diciptakan dalam diri manusia oleh tuhan. Qadim.Pengertian dan latar belakang munculnya Mu’tazilah Perkataan Mu’tazilah berasal dari kata Í’tizal” yang artinya “memisahkan diri”. Berkenaan dengan itu perlu dipertegas bahwa Jabariyah yang di kemukakan Jaham bin Shafwan adalah paham yang ekstrem. dan manusia tidak bisa mengusahakan sesuatu itu. bukan di ciptakan oleh manusia itu sendiri. Washil bin Atha’ Abu Huzail al-Allaf Al Nazzam Al-Jubba’i 6. dan itu merupakan janji tuhan yang tidak mungkin di pungkirinya. al-Quran adalah qadim dan bukan makhluk diciptakan. aliran ini tetap berpendapat bahwa manusia tetap mendapat pahala atau siksa karena perbuatan baik atau jahat yang dilakukannya.Daya yang diperoleh untuk mewujudkan perbuatanperbuatan inilah yang kemudian disebut Kasb atau acquisition. Abu manshur Al-Maturidi • • • • • • 1. 1. Pokok-pokok pemikirannya 5. dan manusia tidak semata-mata di paksa dalam melaksanakan perbuatannya. Ahlussunah Wal. perbuatan manusia di ciptakan tuhan.Pokok-pokok ajaran Mu’tazilah Ada lima prinsip pokok ajaran Mu’tazilah yang mengharuskan bagi pemeluk ajaran ini untuk memegangnya. dua aliran yang menentang ajaranajaran Mu’tazilah. Antrophomorphisme Keadlian Tuhan. B. Aliran Mu’tazilah A. Al-Qur’an. pada mulanya nama ini di berikan oleh orang dari luar mu’tazilah karena pendirinya. selain berpangku tangan. Jadi Ahlussunnah wal jama’ah mengandung arti “penganut Sunnah (ittikad) nabi dan para sahabat beliau. tidak bisa berbuat apaapa. Sementara itu terdapat pula paham jabariyah yang moderat. Yakni pada peristiwa meletusnya perang jamal dan perang siffin. Menurutnya. Sehingga. Ahlussunnah berarti penganut atau pengikut sunnah Nabi Muhammad SAW. Menurut Najjar dan Dirar. Perbuatan manusia sebenarnya di wujudkan oleh manusia itu sendiri. Tuhan memiliki sifat sebagaiman di sebut di dalam Alqur’an. • Sifat-sifat Tuhan. Mu’tazilah sebagai mana juga Asy’ariyah masuk dalam barisan Sunni. Sebab semua itu marupakan kehendak mutlak tuhan sebab tuhan maha kuasa atas segalanya. Sunni dalam pengertian umum adalah lawan kelompok Syiah. janji pahala dan siksa mesti terjadi. a. Hasan al-Bashri. namun sebenarnya. yang kemudian mendasari sejumlah sahabat yang tidak mau terlibat dalam konflik tersebut dan memilih untuk menjauhkan diri mereka dan memilih jalan tengah.Jamaah A. Aliran mu’tazilah lahir kurang lebih 120 H. Karena mereka telah berkeyakinan bahwa allah telah mentakdirkan segala sesuatu.Pokok-pokok pemikirannya : • • • • • • • Sifat Tuhan. Sifat-sifat itu bukanlah zat tuhan dan bukan pula lain dari zatnya. dan jemaah berarti sahabat nabi. Sunni dalam pengertian khusus adalah mazhab yang berada dalambarisan Asy’ariyah dan merupakan lawan Mu’tazilah. Dalam perkembangan selanjutnya. Pendapatnya sejalan dengan al Asy’ari Perbuatan Manusia. menurutnya. Ahlussunnah sering juga disebut dengan Sunni dapat di bedakan menjadi 2 pengertian. Pendapatnya sejalan dengan al Asy’ari Kewajiban tuhan. 3. Oleh karena itu. Disisi lain. mempunyai efek. Perbuatan Manusia.Tokoh-tokoh Mu’tazilah Diantara para tokoh-tokoh yang berpengaruh pada Mu’tazilah yaitu: 1. Aliran ini. yang melatarbelakangi munculnya kedua Mu’tazilah diatas tidaklah sama dan tidak ada hubungannya karena yang pertama lahir akibat kemelut politik. al Tauhid (keesaan Allah) al ‘Adl (keadlilan tuhan) al Wa’d wa al wa’id (janji dan ancaman) al Manzilah bain al Manzilatain (posisi diantara posisi) amar mauruf dan Nahi mungkar. C. 4. yan dirumuskan oleh Abu Huzail al-Allaf : 1. Pendapatnya sejalan dengan al Asy’ari Janji tuhan. 3. 7. 4. Aliran Syiah . yang berbuat dosa dan tidak sempat bertobat diakhir hidupnya tidaklah kafir dan tetap mukmin. Manurutnya. Menurutnya. 5. Antrophomorphisme. Paham bahwa perbuatan yang dilakukan manusia adalah sebenarnya perbuatan tuhan tidak menafikan adanya pahala dan siksa. sehingga manusia mampu melakukan perbuatanitu. 2. Muslim yang berbuat dosa. dan berdiri diatas zat tuhan. Tokoh utama yang juga merupakan pendiri mazhab ini adalah Abu al hasan al Asy’ari dan Abu Mansur al Maturidi. Melihat Tuhan. nama ini kemudian di setujui oleh pengikut Mu’tazilah dan di gunakan sebagai nama dari bagi aliran teologi mereka.Pengertian dan para tokoh serta pemikiran-pemikiran mereka. Al Quran. seperti yang diajarkan oleh Husain Bin Muhammad al. Menurutnya. Dalam perkembangannya. Menurutnya. Abu al Hasan al Asy’ari 1.bernyawa. jaham menginterpretasikan bahwa pahala dan siksa merupakan paksaan dalam arti bahwa allah telah mentakdirkan seseorang itu baik sekaligus memberi pahala dan allah telah mentakdirkan seseorang itu berdosa sekaligus juga menyiksanya. yaitu khusus dan umum. Menurut paham ini manusia tidak hanya bagaikan wayang di gerakkan oleh dalang. sedangkan yang kedua muncul karena didorong oleh persoalan aqidah. dalam realisasinya. Menurutnya. muncul sebagai reaksi setelah munculnya aliran Asy’ariyah dan maturidiyah. Dalam pengertian ini. aliran ini telah muncul pada pertengahan abad pertama hijrah yakni diisitilahkan pada para sahabat yang memisahkan diri atau besikap netral dalam peristiwaperistiwa politik. tuhan memiliki kewajibankewajiban tertentu. tetapi manusia dan Tuhan terdapat kerja sama dalam mewujudkan suatu perbuatan. Menurtnya. Disisi lain. pada abad permulaan kedua hijrah di kota basyrah dan mampu bertahan sampai sekarang. Muslim yang berbuat dosa. 2. Washil bin Atha’. Tuhan dapat dilihat dengan mata oleh manusia di akhirat nanti. menunggu takdir Allah semata-mata dan berusahapun tidak. Mu’tazilah pimpinan Washil bin Atha’ lah yang menjadi salah satu aliran teologi dalam islam.Najjar dan Dirar Ibn ‘Amr. orang yang termakan paham ini bisa menjadi apatis dan beku hidupnya. tuhan tidak mempunyai kewajiban apapun untuk menentukan tempat manusia di akhirat. dan bukan merupakan perbuatan tuhan.

ia pengganti rasul dalam memelihara Syari’at. tempat bergantung. yaitu sejak ada orang atau golongan yang tidak puas memahami al Qur’an dan hadits tanpa ta’wil. ekonomi. baik politik.A. dan tabitt tabi’in. 3. 5. Tokoh salafiyah yang terkenal lainnya adalah Taqiyuddin Abu al Abbas Ahmad bin Abdul Halim bin Abd al salam bin Abdullah bin Muhammad bin Taimiyah al Hambali. dapat kita pahami bahwa Islam telah hadir sebagai pelopor lahirnya pemikiran-pemikiran yang hingga sekarang semuanya itu dapat kita jumpai hampir di seluruh dunia. tunggal. B.Pengertian dan kemunculannya Syi’ah Secara bahasa Syi’ah berarti pengikut. tidak beranak. segala makhluk. al Nubuwwah Al Afgani dapat di katakan sebagai penganut salafiyah modern karena dalam rumusan pahamnya yang banyak meletakkan unsurunsur moderenismesebagai mana terlihat pada komponen 2 dan 3 diatas. Dalam peperangan ini. pemimpin pertama ahl. 2. dan tidak ada seorang pun yang menyamainya. Secara istilah Syi’ah sering di maksudkan pada kaum muslimin yang dalam bidang spritual dan keagamaannya selalu merujuk pada keturuan Nabi Muhammad SAW. bukanlah sesempit yang dipahami pada umumnya. bahwa hari akhirat itu pasti terjadi. dan juga pendapat tersebut banyak di ikuti oleh Manusia. . kemudian di suburkan oleh Imam Muhammad bin Abdul Wahab. Kerana penilaian sesungguhnya ada pada sisi Allah yang akan diberikanNya di akhirat nanti. mencela kezaliman dan orang yang berbuat zalim. istilah yiah ini untuk pertama kalinya di tujukan pada para pengikut ali (syi’ah ali). melaksanakan Hudud.selanjutnya. Syekh Muhammad Abduh adalah murid Al afgani dan Muhammad Rasyid Ridaha adalah murid dari Muhammad Abduh. PENUTUP Dari uraian diatas. para tabi’in. satu kelompok mendukung sikap Ali –kelak di sebut Syi’ah dan kelompok lain menolak sikap Ali. para sahabat. Pada abad ke 20 M gerakan ini muncul dengan dimensi baru. Nama lengkapnya. Syi’ah mulai muncul pada akhir dari masa jabatan Usman bin Affankemudian tumbuh dan berkembang pada masa pemerintahan Ali bin Abi Thalib. kaum Syi’ah sangat percaya sepenuhnya akan adanya hari akhirat. pengakuan terhadap keunggulan barat dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. al imamah Menurut Syi’ah. Dalam perkembangannya. Kaum Syi’ah mengimani sepenuhnya bahwa allah itu ada. orang yang hidup sesudah tahun 300 H termasuk dalam kategori khalaf.al bait pada masa Nabi Muhammad SAW. karena Islam dengan bersumber pada al—Quran dan AsSunnah dapat berhubungan dengan pertumbuhan masyarakat luas. ajaran yang bermula pada Imam Ahmad bin Hanbal ini. Beliau merupakan seorang teolog dan ahli Hukum yang banyak menghasilkan karya tulis. pasukan Ali di ceritakan terpecah menjadi dua. atau yang lebih di kenal dengan nama Ibnu Taimiyah. kita juga bisa menilai baik tidaknya suatu pendapat atau paham dengan mengaitkannya pada kenyataan yang berlaku dimasyarakat dan dapat bertahan dalam kehidupan manusia. Mengenai latar belakng munculnya aliran ini. Yang dimaksud dengan pengikut disini ialah para pendukung Ali bin Abi Thalib. Tokoh-tokohnya adalah Jamaluddin al Afgani. Maha esa. Sekarang.dan akhirnya berkembang di dunia Islam secara Spodaris. atau yang sebut sebagai ahl albait. Penilaiaan baik tidaknya suatu pendapat dalam pandangan manusia mungkin di lakukan dengan mencoba menghubungkan pendapat tersebut dengan peristiwa-peristiwa yang berkembang dalam sejarah. 3. beliau juga di kenal sebgai pendiri dan tokoh mazhab Hambali. Komponen pertama ini merupakan satu unsur yang di miliki oleh salfiyah sebelumnya. Kaum Syi’ah mempunyai keyakinan bahwa Allah Maha Adil.Pokok-Pokok Pikiran Syi’ah Kaum Syi’ah memiliki lima prinsip utama yang wajib di percayai oleh penganutnya. Para pengikut ali yang disebut syi’ah ini diantaranya adalah Abu Dzar al Ghiffari. Ahmad. tidak diperanakkan. Adapun menurut Watt. Allah tidak melakukan perbuatan zhalim dan perbuatan buruk. sedangakan salafiyah berarti orang-orang yang mengikuti salaf. selanjutnya di kembangkan oleh Ibnu Taimiyah. Menurut mereka. 4. Kepercayaan Syi’ah terhadap para Nabi-nabi juga tidak berbeda dengan keyakinan umat muslim yang lain. al ma’ad III. perlwanan terhadap kolonialisme dan mominasi barat. kelak di sebut Khawarij.Pengertian dan latar belakang munculnya Salafiyah Secara bahasa salafiyah berasal dari kata salaf yang berarti terdahulu. Disisi lain. bin Muhammad bin Hambal. Kelima prinsip itu adalah : 1. Salafiyah baru al afgani ini terdiri dari 3 komponen pokok yakni : 1. Orang yang termasuk dalam kategori salaf adalah orang yang hidup sebelum tahun 300 hijriah. sebagai respon atas penerimaan ali terhadap arbitrase yang diatwarkan Mu’awiyah. Syi’ah bener-bener muncul ketika berlangsung peperangan antara Ali dan Mu’awiyah yang dikenal denganPerang siffin. Dan juga mereka mempercayai adanya sifat-sifat Allah. Keyakinan bahwa kemajuan dan kejayaan umat Islam hanya mungkin di wujudkan jika mereka kembali kepada ajaran Islam yang masih murni dan kembali pada ajaran Islam yang masih murni. Aliran Salafiyah A.Tokoh-tokoh ulama salaf dan perkembangan Aliran salafiyah. dan mewujudkan kebaikan dan ketentraman umat. tidaklah bisa kita nilai sekarang. Tokoh terkenal ulama salaf adalah Ahmad bin Hambal. pertama menurut Abu Zahrah. terdapat dua pendapat. maupun kebudayaan. dan meneladani pokok hidup sahabat Nabi. al Tauhid terutama untuk menjelaskan maksud-maksud tersirat dari ayat-ayat al-Qur’an sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang tidak layak bagi Allah SWT. meskipun dalam beberapa hal antara dengan guru berbeda dalam banyak hal mereka sama. al ‘adl 2. Miqad bin Al aswad dan Ammar bin Yasir. Muhammad Abduh dan Rasyid Ridha. B. bagaimana kita menaggapi pemikiran-pemikiran tersebut yang kesemuanya memiliki titik pertentangan dan persamaan masing-masing dan tentunya pendapat-pendapat mereka memiliki argumentasi-argumentasi yang bersumber pada al-Qur’an dan Hadits. Allah mengutussejumlah nabi dan rasul ke muka bumi untnk membimbing umat manusia. 8. Hal ini juga dapat dijadikan alasan bahwa Islam sebagi mana di jumpai dalam sejarah. Namun pendapat mana diantara pendapatpendapat tersebut yang paling baik. Imamah berarti kepemimpinan dalam urusan agama dan dunia sekaligus. yang dimaksud terdahulu disini adalah orangorang terdahulu yang semasa Rasul SAW. Istilah salaf mulai dikenal dan muncul beberapa abad abad sesudah Rasul SAW wafat. ia tidak melakukan perbuatan buruk karena ia melarang keburukan. .beliau juga ahli di bidang tafsir dan hadist. Ma’ad berarti tempat kembali (hari akhirat).