Frekuensi terjadinya tsunami

Simulasi Tsunami Desember 2004 Tsunami yang menghantam Malé, Maladewa pada 26 Desember 2004

Gambar Tsunami menurut Hokusai, seorang pelukis Jepang dari abad ke 19

Tsunami (bahasa Jepang: 津波; tsu = pelabuhan, nami = gelombang, secara harafiah berarti "ombak besar di pelabuhan") adalah perpindahan badan air yang disebabkan oleh perubahan permukaan laut secara vertikal dengan tiba-tiba. Perubahan permukaan laut tersebut bisa disebabkan oleh gempa bumi yang berpusat di bawah laut, letusan gunung berapi bawah laut, longsor bawah laut, atau atau hantaman meteor di laut. Gelombang tsunami dapat merambat ke segala arah. Tenaga yang dikandung dalam gelombang tsunami adalah tetap terhadap fungsi ketinggian dan kelajuannya. Di laut dalam, gelombang tsunami dapat merambat dengan kecepatan 5001000 km per jam. Setara dengan kecepatan pesawat terbang. Ketinggian gelombang di laut dalam hanya sekitar 1 meter. Dengan demikian, laju gelombang tidak terasa oleh kapal yang sedang berada di tengah laut. Ketika mendekati pantai, kecepatan gelombang tsunami menurun hingga sekitar 30 km per jam, namun ketinggiannya sudah meningkat hingga mencapai puluhan meter. Hantaman gelombang Tsunami bisa masuk hingga puluhan kilometer dari bibir pantai. Kerusakan dan korban jiwa yang terjadi karena Tsunami bisa diakibatkan karena hantaman air maupun material yang terbawa oleh aliran gelombang tsunami. Dampak negatif yang diakibatkan tsunami adalah merusak apa saja yang dilaluinya. Bangunan, tumbuh-tumbuhan, dan mengakibatkan korban jiwa manusia serta menyebabkan genangan, pencemaran air asin lahan pertanian, tanah, dan air bersih. Sejarawan Yunani bernama Thucydides merupakan orang pertama yang mengaitkan tsunami dengan gempa bawah laut. Namun hingga abad ke-20, pengetahuan mengenai penyebab tsunami masih sangat minim. Penelitian masih terus dilakukan untuk memahami penyebab tsunami. Teks-teks geologi, geografi, dan oseanografi di masa lalu menyebut tsunami sebagai "gelombang laut seismik".

Persepsi ini dahulu populer karena penampakan tsunami yang menyerupai gelombang pasang yang tinggi. sehingga memberika kesan seperti gelombang pasang yang sangat tinggi. Wilayah di sekeliling Samudera Hindia sedang membangun Indian Ocean Tsunami Warning System (IOTWS) yang akan berpusat di Indonesia. Tsunami dan gelombang pasang sama-sama menghasilkan gelombang air yang bergerak ke daratan. namun dalam kejadian tsunami. daerah pesisir barat Sumatra. Aazhi Peralai dalam Bahasa Tamil. Bukti-bukti historis menunjukkan bahwa megatsunami mungkin saja terjadi. Pada beberapa kesempatan. Tsunami tidak hanya terbatas pada pelabuhan. pengertian ini tidak lagi tepat. bahasa utama di Filipina. smong berarti tsunami. Gelombang badai ini pernah menggenangi Burma (Myanmar) pada Mei 2008. Penyebab terjadinya tsunami . tsunami disamakan dengan gelombang pasang. bentuknya bisa menyerupai tsunami. Ketika badai ini mencapai daratan. dan nami berarti gelombang. terutama dalam komunitas peneliti. Indonesia. emong berarti tsunami. Sejarah Jepang mencatat setidaknya 196 tsunami telah terjadi. yang menyebabkan beberapa pulau dapat tenggelam Terminologi Kata tsunami berasal dari bahasa jepang. dalam bahasa Tagalog versi Austronesia. karena gelombang pasang tidak ada hubungannya dengan tsunami. Sebagai catatan. tsu berarti pelabuhan. seperti badai tropis. dapat menyebabkan gelombang badai yang disebut sebagai meteor tsunami yang ketinggiannya beberapa meter diatas gelombang laut normal. Sementara dalam Bahasa Sigulai. meski sebenarnya bukan tsunami.Beberapa kondisi meteorologis. dalam Bahasa Defayan. Tsunami sering terjadi Jepang. gerakan gelombang jauh lebih besar dan lebih lama. Di Pulau Simeulue. Gelombangnya bisa menggenangi daratan. Meskipun pengartian yang menyamakan dengan "pasang-surut" meliputi "kemiripan" atau "memiliki kesamaan karakter" dengan gelombang pasang. Wilayah di sekeliling Samudra Pasifik memiliki Pacific Tsunami Warning Centre (PTWC) yang mengeluarkan peringatan jika terdapat ancaman tsunami pada wilayah ini. persepsi ini telah dinyatakan tidak sesuai lagi. Karenanya para geologis dan oseanografis sangat tidak merekomendasikan untuk menggunakan istilah ini. Dalam tahuntahun terakhir. Hanya ada beberapa bahasa lokal yang memiliki arti yang sama dengan gelombang merusak ini. ië beuna atau alôn buluëk (menurut dialek) dalam Bahasa Aceh adalah contohnya. alon berarti "gelombang".

Kecepatan gelombang tsunami tergantung pada kedalaman laut di mana gelombang terjadi. Jika ukuran meteor atau longsor ini cukup besar. Bila tsunami mencapai pantai. dimana kecepatannya bisa mencapai ratusan kilometer per jam. Gempa yang menyebabkan tsunami    Gempa bumi yang berpusat di tengah laut dan dangkal (0 . Gempa bumi juga banyak terjadi di daerah subduksi. Hal ini mengakibatkan terjadinya aliran energi air laut. Namun. Akibatnya. dapat terjadi megatsunami yang tingginya mencapai ratusan meter. gempa bumi. Di tengah laut tinggi gelombang tsunami hanya beberapa cm hingga beberapa meter. . terutama di Jepang dan juga Hawaii. Bencana tsunami dapat diprediksi oleh berbagai institusi seismologi di berbagai penjuru dunia dan proses terjadinya tsunami dapat dimonitor melalui perangkat yang ada di dasar atau permukaan laut yang terhubung dengan satelit. 90% tsunami adalah akibat gempa bumi bawah laut. Tanah longsor yang terjadi di dasar laut serta runtuhan gunung api juga dapat mengakibatkan gangguan air laut yang dapat menghasilkan tsunami. dapat mengakibatkan dasar laut naik atau turun secara tiba-tiba. kecepatannya akan menjadi kurang lebih 50 km/jam dan energinya sangat merusak daerah pantai yang dilaluinya. Saat mencapai pantai tsunami akan merayap masuk daratan jauh dari garis pantai dengan jangkauan mencapai beberapa ratus meter bahkan bisa beberapa kilometer. misalnya ketika meletusnya Gunung Krakatau. Gerakan vertikal pada kerak bumi. Gempa yang menyebabkan gerakan tegak lurus lapisan bumi.5 Skala Richter Gempa bumi dengan pola sesar naik atau sesar turun Sistem Peringatan Dini Artikel utama untuk bagian ini adalah: Sistem peringatan tsunami Banyak kota-kota di sekitar Pasifik.30 km) Gempa bumi dengan kekuatan sekurang-kurangnya 6. seperti letusan gunung api. yang mengakibatkan gangguan keseimbangan air yang berada di atasnya. dimana lempeng samudera menelusup ke bawah lempeng benua. mempunyai sistem peringatan tsunami dan prosedur evakuasi untuk menangani kejadian tsunami. dasar laut naik-turun secara tiba-tiba sehingga keseimbangan air laut yang berada di atasnya terganggu. Gerakan vertikal ini dapat terjadi pada patahan bumi atau sesar.Skema terjadinya tsunami Tsunami dapat terjadi jika terjadi gangguan yang menyebabkan perpindahan sejumlah besar air. yang ketika sampai di pantai menjadi gelombang besar yang mengakibatkan terjadinya tsunami. namun saat mencapai pantai tinggi gelombangnya bisa mencapai puluhan meter karena terjadi penumpukan masa air. Demikian pula halnya dengan benda kosmis atau meteor yang jatuh dari atas. longsor maupun meteor yang jatuh ke bumi. Dalam rekaman sejarah beberapa tsunami diakibatkan oleh gunung meletus.

telah mengembangkan Sistem Peringatan Dini Tsunami Indonesia (Indonesian Tsunami Early Warning System InaTEWS). Salah satu sistem untuk menyediakan peringatan dini tsunami. dan Pacific Northwest Seismograph Network. pemerintah daerah. bangunan. Walaupun begitu. perkiraan waktu kedatangan tsunami. dan menghubungkannya ke jaringan data dan peringatan internasional pada tahun 1965. serta oleh tiga jaringan seismik universitas. meskipun proses terjadinya masih banyak yang belum diketahui dengan pasti. lembaga internasional. Koordinator dari pihak Indonesia adalah Kementrian Negara Riset dan Teknologi (RISTEK).DSS). dapat digunakan untuk mendeteksi gelombang yang tidak dapat dilihat oleh pengamat manusia pada laut dalam. Alaska. karena faktor alamiah. Peringatan. seperti kompleksitas topografi dan batimetri sekitar pantai dan adanya corak ragam tutupan lahan (baik tumbuhan. Sistem Peringatan Dini Tsunami di Indonesia Pemerintah Indonesia. Pengembangan Sistem Peringatan Dini Tsunami ini melibatkan banyak pihak. Sistem Peringatan Dini memiliki 4 komponen: Pengetahuan mengenai Bahaya dan Resiko.Observasi (Monitoring gempa dan permukaan laut). sesuai dengan hasil perhitungan Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan (Decision Support System . dipasang di pantai Barat Amerika Serikat. Amerika serikat membuat Pasific Tsunami Warning Center pada tahun 1949. Kedepannya. baik instansi pemerintah pusat. Hingga kini. dan Geofisika (BMKG) di Jakarta. ketinggian dan jarak rendaman tsunami masih belum bisa dimodelkan secara akurat. Episenter dari sebuah gempa bawah laut dan kemungkinan kejadian tsunami dapat cepat dihitung. Peramalan. sistem ini akan dapat mengeluarkan 3 tingkat peringatan. Sistem ini memungkinkan BMKG mengirimkan peringatan tsunami jika terjadi gempa yang berpotensi mengakibatkan tsunami. Sistem yang ada sekarang ini sedang disempurnakan. Kemudian. ilmu tentang tsunami sudah cukup berkembang. Sistem sederhana yang pertama kali digunakan untuk memberikan peringatan awal akan terjadinya tsunami pernah dicoba di Hawaii pada tahun 1920-an. Sistem ini didesain untuk dapat mengeluarkan peringatan tsunami dalam waktu paling lama 5 menit setelah gempa terjadi. NOAA. Pemodelan tsunami yang baik telah berhasil memperkirakan seberapa besar tinggi gelombang tsunami di daerah sumber. dan Hawai oleh USGS. Integrasi dan Diseminasi Informasi. Klimatologi dan Geofisika). kecepatan penjalarannya dan waktu sampai di pantai. CREST Project. lembaga non-pemerintah. Sedangkan instansi yang ditunjuk dan bertanggung jawab untuk mengeluarkan INFO GEMPA dan PERINGATAN TSUNAMI adalah BMKG (Badan Meteorologi. dll). Klimatologi. dengan bantuan negara-negara donor. dan Reaksi. Sistem ini berpusat pada Badan Meteorologi. Kesiapsiagaan. . berapa ketinggian tsunami di pantai dan seberapa jauh rendaman yang mungkin terjadi di daratan.Perekam tekanan di dasar laut bersama-sama denganperangkat yang mengapung di laut buoy. sistem yang lebih canggih dikembangkan lagi setelah terjadinya tsunami besar pada tanggal 1 April 1946 dan 23 Mei 1960.

Data gempa ini juga akan diintegrasikan dengan data dari peralatan sistem peringatan dini lainnya (GPS. Facsimile. Selanjutnya BMG akan mengeluarkan INFO GEMPA yang disampaikan melalui peralatan teknis secara simultan. Radio dapat beroperasi dengan baterai. regional. Radius komunikasinyapun relatif cukup memadai. BMKG dapat mengeluarkan INFO PERINGATAN TSUNAMI. Oleh sebab itu. daerah dan bermuara di Masyarakat.bmg. Informasi gempa (kekuatan. dapat dibawa-bawa (mobile). . kepada masyarakat yang tinggal didaerah rawan Tsunami diminta untuk selalu siaga mempersiapkan RADIO FM untuk mendengarkan berita peringatan dini Tsunami. Apabila terjadi suatu Gempa. waktu kejadian) dikirimkan melalui satelit ke BMKG Jakarta. Alat lainnya yang juga dikenal ampuh adalah Radio Komunikasi Antar Penduduk. tetapi alat yang paling efektif hingga saat ini untuk Sistem Peringatan Dini Tsunami adalah RADIO. Pengalaman serta banyak kejadian dilapangan membuktikan bahwa meskipun banyak peralatan canggih yang digunakan. Cara penyampaian Info Gempa tersebut untuk saat ini adalah melalui SMS. Selain itu karena ukurannya kecil. Institusi perantara inilah yang meneruskan informasi peringatan kepada masyarakat. yang meliputi (Pemerintah Daerah dan Media).go. karena ketika gempa seringkali mati lampu tidak ada listrik.id).Cara Kerja Sebuah Sistem Peringatan Dini Tsunami adalah merupakan rangkaian sistem kerja yang rumit dan melibatkan banyak pihak secara internasional. Organisasi yang mengurusnya adalah RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia). Informasi ini juga diteruskan oleh BMKG. Tide Gauge) untuk memberikan konfirmasi apakah gelombang tsunami benarbenar sudah terbentuk. BUOY. Telepon. OBU. Data gempa dimasukkan dalam DSS untuk memperhitungkan apakah gempa tersebut berpotensi menimbulkan tsunami. Perhitungan dilakukan berdasarkan jutaan skenario modelling yang sudah dibuat terlebih dahulu. lokasi. Mengapa Radio ? jawabannya sederhana. BMKG menyampaikan info peringatan tsunami melalui beberapa institusi perantara. nasional. FM RDS (Radio yang mempunyai fasilitas RDS/Radio Data System) dan melalui Website BMG (www. RANET (Radio Internet). Email. BMKG juga menyampaikan info peringatan melalui SMS ke pengguna ponsel yang sudah terdaftar dalam database BMKG. Kemudian. maka kejadian tersebut dicatat oleh alat Seismograf (pencatat gempa).

Ukuran gelombang tsunami bervariasi dan tidak sama di semua lokasi. air laut akan terlebih dahulu surut dengan cepat dan kemudian kembali dengan kekuatan yang sangat besar. Gempa ribuan kilometer jauhnya dapat menyebabkan potensi tsunami yang mematikan di daerah Anda. Gelombang tsunami juga bisa melakukan perjalanan melalui sungai-sungai yang terhubung ke laut. Perhatikan penurunan air laut Jika ada penurunan air laut yang cepat dan bukan merupakan waktu air laut surut. maka segeralah mencari tempat perlindungan yang tinggi.Tanda Tanda Terjadinya Tsunami Ada baiknya ada mengetahui tanda tanda terjadinya tsunami agar nantinya bisa mengenali sedini mungkin bencana alam yang sering diidentikkan dengan banyaknya korban jiwa yang direnggut akibat hal tersebut. Selalu waspada pada gelombang pertama Gelombang tsunami pertama tidak selalu yang paling berbahaya. Tsunami memang seringkali masih menjadi ketakutan tersendiri khususnya bagi masyarakat yang hidup didekat pantai atau perairan luas. sebaiknya berhati-hati bila terjadi gempa bumi. Jangan berasumsi bahwa karena tsunami kecil di satu tempat maka akan kecil juga pada daerah yang lain. Tidak hanya gempa yang terjadi di daerah Anda. sehingga tetap mendekatkan diri dari garis pantai sampai keadaaan benar-benar aman. Diawali adanya gempa bumi Bila Anda tinggal di dekat pantai. Dahsyatnya Tsunami tersebut sebisa mungkin dikenali dengan mengetahui tanda tanda terjadinya tsunami seperti yang tertera dibawah ini. 2. Untuk itu dibawah ini ada beberapa tanda yang biasanya terjadi sebelum air besar melanda dan menyapu apa yang ada didekatnya dan akhirnya dikenal dengan nama tsunami 1. tetapi juga di seluruh dunia. Dengarkan suara-suara gemuruh Banyak korban tsunami telah mengatakan bahwa datangnya gelombang tsunami akan diawali dengan suara gemuruh yang keras mirip dengan kereta barang. Tsunami biasanya terjadi karena adanya gempa bumi yang terjadi di bawah atau di dekat laut. Sebelum terjadi gelombang tsunami. 4. Peringatan akan tsunami seperti sms tsunami dan pemberitaan di media diharapkan juga mampu memberikan informasi yang benar ikhwal akan terjadinya gempa dan bencana tersebut. 3. Apalagi peristiwa Tsunami Jepang yang baru saja terjadi dan telah menelan ribuan korban tewas hingga tersebarnya gosip mengenai Miyabi Hilang yang banyak beredar dibeberapa forum dunia maya. Informasi diatas adalah tanda umum dan mungkin ada juga ada beberapa tanda khusus yang bisa dipelajari selanjutnya .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful