ETIKA BISNIS VI: Etika Utilitarianisme dalam Bisnis

Nov

23

Utilitarianisme pertama kali dikembangkan oleh Jeremy Bentham (1748-1832). Persoalan yang dihadapi oleh Bentham dan orang-orang sezamannya adalah bagaimana menilai baik buruknya suatu kebijaksanaan sosial politik, ekonomi, dan legal secara moral. Singkatnya, bagaimana menilai sebuah kebijaksanaan publik, yaitu kebijaksanaan yang punya dampak bagi kepentingan banyak orang, secara moral. 1. Criteria dan Prinsip Etika Utilitarianisme Criteria pertama adalah manfaat , yaitu bahwa kebijaksanaan atau tindakan itu mendatangkan manfaat atau kegunaan tertentu. Jadi, kebijaksanaan atau tindakan yang baik adalah yang menghasilkan hal yang baik. Sebaliknya, kebijaksanaan atau tindakan yang tidak baik adalah yang mendatangkan kerugian tertentu. Criteria kedua adalah manfaat terbesar, yaitu bahwa kebijaksanaan atau tindakan itu mendatangkan manfaat terbesar (atau dalam situasi tertentu lebih besar)dibandingkan dengan kebijaksanaan atau tindakan alternative lainnya. Criteria ketiga adalah manfaat terbesar bagi sebanyak mungkin orang, yaitu dengan kata lain suatu kebijaksanaan atau tindakan yang baik dan tepat dari segi etis menurut etika utilitarianisme adalah kebijaksanaan atau tindakan yang membawa manfaat terbesar bagi sebanyak mungkin orang atau sebaliknya membawa akibat merugikan yang sekecil mungkin bagi sedikit mungkin orang. Secara padat ketiga prinsip itu dapat dirumuskan sebagai berikut: Bertindaklah sedemikian rupa sehingga tindakanmu itu mendatangkan keuntungan sebesar mungkin bagi sebanyak mungkin orang.

2.

Nilai Positif Etika Utilitarianisme

a) Rasionalitas, prinsip moral yang diajukan oleh etika utilitarianisme ini tidak didasarkan pada aturan-aturan kaku yang mungkin tidak kita pahami dan yang tidak bias kita persoalkan keabsahannya. b) Dalam kaitannya dengan itu, utilitarianisme sangant menghargai kebebasan setiap pelaku moral. Setiap orang dibiarkan bebas untuk mengambil keputusan dan bertindak dengan hanya memberinya ketiga criteria objektif dan rasional tadi. c) Universalitas, yaitu berbeda dengan etika teleologi lainnya yang terutama menekankan manfaat bagi diri sendiri atau kelompok sendiri, utilitarianisme justru mengutamakan manfaat atau akibat baik dari suatu tindakan bagi banyak orang.

3.

Utilitarianisme sebagai Proses dan sebagai Standar Penilaian

a) Etika utilitarianisme dipakai sebagai proses untuk mengambil sebuah keputusan, kebijaksanaan, ataupun untuk bertindak. Dengan kata lain, etika utilitarianisme dipakai sebagai prosedur untuk mengambil keputusan. Ia menjadi sebuah metode untuk bisa mengambil keputusan yang tepat tentang tindakan atau kebijaksanaan yang akan dilakukan.

melainkan juga aspek-aspek moral. hak karyawan. Kedua. penyalur. Kalau ini bias dilakukan. Jalan Keluar Tanpa ingin memasuki secara lebih mendalam persoalan ini. dalam kerangka klasik etika utilitarianisme. pemosok. dalam analisis ini perlu juga diperhatikan bagaimana daan sejauh mana suatu kebijaksanaan dan kegiatan bisnis suatu perusahaan membawa akibat yang menguntungkan dan merugikan bagi kreditor. Ketiga¸bagi bisnis yang baik. Kedua. Dalam hal ini. baik kelompok primer maupun sekunder. ada baiknya kita secara khusus mencari beberapa jalan keluar yang mungkin berguna bagi bisnis dalam menggunakan etika utilitarianisme yang memang punya daya tarik . masyarakat luas. Jadi. keamanan sebanyak mungkin pihhak terkait yang berkepentingan. dan seterusnya.b) Etika utilitarianisme juga dipakai sebagai standar penilaian bai tindakan atau kebijaksanaan yang telah dilakukan. 4. karyawan. kepuasan konsumen. Jadi. Yang juga perlu mendapat perhatian serius adalah bahwa keuntungan dan kerugian disini tidak hanya menyangkut aspek financial. hak dan kepentingan konsimen. Karena itu.benefits yang menjadi sasaran utama semua perusahaan adalah long term net benefits. Sehubungan dengan ketiga hal tersebut. melainkan juga baik dan etis. alternatif yang tidak merugikan kepentingan semua kelompok terkait yang berkepentingan. Ketiga. langkah konkret yang perlu dilakukan dalam membuat sebuah kebijaksanaan bisnis adalah mengumpulkan dan mempertimbangkan alternative kebijaksanaan bisnis sebanyakbanyaknya. perlu dipertimbagkan dalam kerangka jangka panjang. neraca keuntungan dibandingkan dengan kerugian. konsumen. Ini penting karena bias saja dalam jangka pendek sebuah kebijaksanaan dan tindakan bisnis tertentu sangat menguntungkan. Yang paling pokok adalah menilai tindakan atau kebijaksanaan yang telah terjadi berdasarkan akibat atau konsekuensinya yaitu sejauh mana ia mendatangkan hasil terbaik bagi banyak orang. 5. Semua alternative kebijaksanaan dan kegiatan itu terutama dipertimbangkan dan dinilai dalam kaitan dengan manfaat bagi kelompok-kelompok terkait yang berkepentingan atau paling kurang. ketiga criteria di atas lalu benar-benar dipakai sebagai criteria untuk menilai apakah suatu tindakan atau kebijaksanaan yang telah dilakukan memang baik atau tidak. keuntungan dan kerugian (cost and benefits) yang dianalisis jangan semata-mata dipusatkan pada keuntungan dan kerugian bagi perusahaan. Analisis Keuntungan dan Kerugian Pertama. seringkali terjadi bahwa analisis keuntungan dan kerugian ditempatkan dalam kerangka uang (satuan yang sangat mudah dikalkulasi). kendati benar bahwa ini sasaran akhir. pada akhirnya ada kemungkinan besar sekali bahwa kebijaksanaan atau kegiatan yang dilakukan suatu perusahaan tidak hanya menguntungkan secara financial. semua alternative pilihan itu perlu dinilai berdasarkan keuntungan yang akan dihasilkannya dalam kerangka luas menyangkut aspek-aspek moral. manfaat harus ditafsirkan secara luas dalam kerangka kesejahteraan. Ini berarti etika utilitarianisme sangat sejalan dengan apa yang telah kita bahas sebagai pendekatan stakeholder. dsb. kebahagiaan. dalam aspek itu. Yang juga perlu mendapat perhatian adalah keuntungan dan kerugian bagi banyak pihak lain yang terkait dan berkepentingan. tapi ternyata dalam jangka panjang merugikan atau paling kurang tidak memungkinkan perusahaan itu bertahan lama. hal yang juga mendapat perhatian dalam analisis keuntungan dan kerugian adalah keuntungan dan kerugian dalam jangka panjang.

Yogyakarta: Kanisius . Hanya saja. Yang perlu diakui adalah bahwa tidak mungkin mungkin kita memuaskan semua pihak secara sama dengan tingkat manfaat yang sama isi dan bobotnya. Sumber : Dr. a) Dalam banyak hal kita perlu menggunakan perasaan atau intuisi moral kita untuk mempertimbangkan secara jujur apakah tindakan yang kita ambil itu. dalam situasi di mana kita terpaksa mengambil kebijaksanaan dan tindakan berdasarkan etika utilitarianisme. yang memenuhi criteria etika utilitarianisme diatas. dan diperhitungkan secara sama. dalam situasi tertentu kita memang terpaksa harus memilih di antara alternative yang tidak sempurna itu.istimewa ini. beberapa hal ini kiranya perlu diperhatikan. kendati mungkin bukan paling sempurna. kiranya pendekatan dan komunikasi pribadi akan merupakan sebuah langkah yang punya nilai moral tersendiri. b) Dalam kasus konkret di mana kebijaksanaan atau tindakan bisnis tertentu yang dalam jangka panjang tidak hanya menguntungkan perusahaan tetapi juga banyak pihak terkait. tetapi ternyata ada pihak tertentu yang terpaksa dikorbankan atau dirugikan secara tak terelakkan. Namun. Etika Bisnis: Tuntutan dan Relevansinya. etika utilitarianisme telah menberi kita criteria paling objektif dan rasional untuk memilih diantara berbagai alternative yang kita hadapi. karena kenyataan bahwa kita tidak bisa memuaskan semua pihak secara sama dengan tingkat manfaat yang sama isi dan bobotnya. Dalam hal ini. termasuk secara moral. Sonny. yang mengandung beberapa kesulitan dan kelemahhan tersebut di atas. Keraf. memang manusiawi atau tidak. Karena itu. dihormati. 2006. A. yang pertama-tama harus dipegang adalah bahwa kepentingan dan hak semua orang harus diperhatikan.

.

.

entah karena situasi eksternal tertentu atau memang dengan sengaja dilakukan.Prinsip-Prinsip Etika dalam Bisnis Sebagai etika khusus atau etika terapan. Kepercayaan adalah aset yang sangat berharga bagi kegiatan bisnis. prinsip-prinsip etika yang berlaku dalam bisnis sesungguhnya adalah penerapan dari prinsip etika pada umumnya. dia tidak bisa lagi dipercaya dan berarti sulit bertahan dalam bisnis. Secara umum. Orang bisnis yang otonom adalah orang yang sadar sepenuhnya akan apa yang menjadi kewajibannya dalam dunia bisnis. prinsip saling menguntungkan secara positif menuntut hal yang sama. Sekali pihak tertentu tidak jujur. Prinsip ini menuntut agar tidak boleh ada pihak yang dirugikan hak dan kepentingannya. Kejujuran terkait erat dengan kepercayaan. dan ini tercermin dalam seluruh perilaku bisnisnya dengan siapa saja. prinsip-prinsip etika bisnis dapat dikemukakan sebagai berikut: Prinsip Otonomi Otonomi adalah sikap dan kemampuan manusia untuk mengambil keputusan dan bertindak berdasarkan kesadarannya sendiri tentang apa yang dianggapnya baik untuk dilakukan. Integritas Moral Prinsip ini terutama dihayati sebagai tuntutan internal dalam diri pelaku bisnis atau perusahaan agar dia perlu menjalankan bisnis dengan tetap menjaga nama baiknya atau nama baik perusahaannya. Prinsip Keadilan Prinsip keadilan menuntut agar setiap orang diperlakukan secara sama sesuai dengan aturan yang adil dan sesuai dengan kriteria yang rasional objektif dan dapat dipertanggungjawabkan. sehingga melahirkan suatu win-win situation. Prinsip ini menuntut agar setiap orang dalam kegiatan bisnis entah dalam realisasi eksternal perusahaan maupun realisasi internal perusahaan perlu diperlakukan sesuai dengan haknya masing-masing. . Dengan kata lain. Prinsip Kejujuran Prinsip ini merupakan prinsip yang paling problematik karena banyak pelaku bisnis yang mendasarkan kegiatan bisnisnya dengan melakukan penipuan atau bertindak curang. prinsip ini merupakan tuntutan dan dorongan dari dalam diri pelaku dan perusahaan untuk menjadi yang terbaik dan dibanggakan. yaitu agar semua pihak berusaha untuk saling menguntungkan satu sama lain. Prinsip Saling Menguntungkan Prinsip ini menuntut agar bisnis dijalankan sedemikian rupa sehingga menguntungkan semua pihak. baik ke luar maupun ke dalam perusahaan.

hal ini juga melanggar prinsip saling menguntungkan. Mungkin saja pelanggaran tersebut awalnya mendatangkan keuntungan bagi Enron.2 milyar. tidak lagi memiliki integritas moral yang baik dalam mengaudit. mulai dari Amerika. Auditor yang bernaung dalam KAP Andersen maupun KAP yang berafiliasi dengan KAP Andersen yang tidak tau menahu mengenai hal tersebut merasakan imbasnya. Diversifikasi usaha tersebut. trading commodity non energy dan kegiatan bisnis keuangan. Manipulasi keuntungan disebabkan keinginan perusahaan agar saham tetap diminati investor. Eropa. tetapi akhirnya dapat menjatuhkan kredibilitas bahkan menghancurkan Enron dan KAP Arthur Andersen. kasus Enron membuat nama baik Enron dan KAP Andersen menjadi buruk dimata dunia. kebohongan dari praktik bisnis yang etis.Kasus Enron mulai terungkap pada bulan Desember tahun 2001 dan terus menggelinding pada tahun 2002 berimplikasi sangat luas terhadap pasar keuangan global yang di tandai dengan menurunnya harga saham secara drastis berbagai bursa efek di belahan dunia. Enron. antara lain meliputi future transaction. kemudian melakukan diversifikasi usaha yang sangat luas bahkan sampai pada bidang yang tidak ada kaitannya dengan industri energi. KAP yang seharusnya bisa bersikap independen tidak dilakukan oleh KAP Arthur Andersen. dimana dalam melaporkan laporan keuangan yang sebenarnya Enron mengalami kerugian tetapi dilaporkan mengalami keuntungan. maka Enron dan KAP Arthur Andersen telah melanggar prinsip kejujuran. Karena perbuatan mereka inilah. tetapi merugikan pihak lainnya seperti investor yang bersedia menanamkan modalnya. . saling menguntungkan. suatu perusahaan yang menduduki ranking tujuh dari lima ratus perusahaan terkemuka di Amerika Serikat dan merupakan perusahaan energi terbesar di AS jatuh bangkrut dengan meninggalkan hutang hampir sebesar US $ 31. Dalam kasus Enron jika kita kaitkan dengan prinsip etika bisnis. Enron dan KAP Arthur Andersen melakukan sebuah ketidak jujuran. sampai ke Asia. Dalam kasus ini. Bisnis inti Enron bergerak dalam industri energi. Sehingga.Hubungan Kasus Enron dengan Teori Etika dan Prinsip Etika Bisnis Enron merupakan perusahaan dari penggabungan antara InterNorth (penyalur gas alam melalui pipa) dengan Houston Natural Gas. yaitu hanya menguntungkan pihak Enron dan KAP Arthur Andersen. dan integritas moral. Begitu juga dengan prinsip integritas moral. kedua-duanya menuai kehancuran dimana Enron bangkrut dengan meninggalkan hutang milyaran dolar sedangkan KAP Arthur Andersen sendiri kehilangan keindependensiannya dan kepercayaan dari masyarakat terhadap KAP tersebut. Dalam kasus Enron diketahui terjadinya perilaku moral hazard diantaranya manipulasi laporan keuangan dengan mencatat keuntungan 600 juta Dollar AS padahal perusahaan mengalami kerugian. juga berdampak pada karyawan yang bekerja di KAP Arthur Andersen dimana mereka menjadi sulit untuk mendapatkan pekerjaan akibat kasus ini. Kedua perusahaan ini bergabung pada tahun 1985.

Tentang bagaimana caranya. Sehingga antara pemegang saham dan CEO menemukan sumbu temu untuk mendapatkan 2 hal di atas. Saya berusaha untuk meringkas penjelasan tersebut untuk mendapatkan analisis beliau tentang mengapa krisis ekonomi bisa melanda negara sekelas Amerika Serikat. seharusnya tidak ada lagi perusahaan penjual rumah bukan. Berbagai cara dilakukan hingga melibatkan pelaku politik. Ketika semua orang sudah membeli rumah. Bagi pelaku politik keuntungannya adalah mendapatkan dana kampanye dan dukungan. segala hal harus yang terbaik. Mengapa harga saham harus selalu naik. semua orang mampu membeli kebutuhan hidup. alasannya adalah jika saham dijual maka harga saham harus lebih tinggi dari harga saham saat membeli. . Sehingga AS memerlukan banyak barang. Sebuah perusahaan yang go public dituntut untuk meningkatkan laba hingga 20 persen tiap tahunnya. Berikut rangkumannya. Dan kemungkinan berada di ambang kebangkrutan yang akan menyengsarakan rakyatnya dan sebagian besar negara di dunia. CEO perusahaan besar di AS bisa 100 kali gaji Presiden Bush. Dengan cara ini ekonomi AS berkembang pesat.Mengapa Krisis Ekonomi melanda Amerika Serikat? Mungkin ini menjadi pertanyaan bagi sebagian besar orang. mengapa negara super power dan terkenal kuat finansialnya bisa mengalami krisis moneter atau ekonomi. CEO dan direktur yang akan mengaturnya. Namun kenyataannya perusahaan harus meningkatkan penjualan untuk mendapatkan pertumbuhan laba. Jika tidak bisa dibuat di dalam negeri maka pesan dari negara lain. bonus yang sudah besar harus dibuat lebih besar lagi. banyak kebijakan yang memungkinkan perubahaan aturan dan undang-undang untuk memungkinkan segala cara para CEO tersebut. Sehingga CEO selalu mencari cara untuk melakukan 2 hal di atas tadi. Dan mengapa laba harus naik? alasannya jika saham tidak dijual maka setiap tahunnya mereka bisa mendapat pembagian laba atau deviden yang bertambah banyak. pada Jawa Pos tanggal 28 september 2008 yang isinya hampir sehalaman penuh. Alasannya agar tetap dapat mempertahankan jabatan dan gaji dan bonus yang selalu meningkat. Maka tak heran China memiliki cadangan devisa terbesar yaitu 2 triliun USD karena memasok banyak barang ke AS. Sudah 60 tahun AS membesarkan perusahaan seperti itu. Ada sebuah penjelasan dari Bpk Dahlan Iskan. Tapi itu belum cukup. Disinilah ketamakan AS terlihat. Pemilik perusahaan atau pemegang saham tidak mau tau yang penting harga saham naik dan laba terus meningkat. yang merupakan bagian dari ekonomi kapitalis sehingga AS menjadi penguasa dunia. terkomputerisasi.

banyak kredit Macet. hingga melunaknya persyaratan KPR. Pemerintah AS mengeluarkan keputusan ‘Deregulasi Kontrol Moneter’. Kongres kawatir apakah harus menambah 700 milyar USD lagi jika yang pertama tidak berhasil. bank bisa mendapatkan bunga tambahan dan broker dan bisnis terkait bisa berusaha kembali. Dalam pikiran pengembang. Namun ketika kucing dan anjing sudah memiliki rumah. Namun karena semua sudah punya rumah. keluarnya lembaga investment bank. yaitu setiap orang yang memenuhi syarat berhak mengajukan dan mendapatkan kredit rumah. Namun ternyata dalam jangka kurang dari 10 tahun. harga menjadi turun sehingga nilai jaminan rumah tidak cocok lagi dengan nilai pinjaman. Jadi mereka masih untung ketika terjadi kredit macet. Karena cicilan jangka panjang maka terasa ringan. Hal ini merupakan peluang besar bagi perusahaan real estate. Gairah bisnis rumah yang terus meningkat ini membuat para pelaku bisnis menghalalkan segala cara. intinya dalam kredit rumah. jika orang tidak bisa membayar kredit atau kredit macet. History Krisis Mortgage di AS Tahun 1925. Bagi warga di negara maju. Tahun 1980. AS memiliki UU Mortgage Tentang KPR. Jadi kalo George Bush meminta bantuan dana 700 milyar USD itu baru sebagian kecil. bisnis perumahan ada peluang. Tahun 2004. Dari mortgage 150milyar USD dalam setahun menjadi 2 kali lipat di tahun-tahun berikutnya. pembeli rumah diberi keringanan pajak. Jika orang sudah memiliki rumah maka diciptakan agar kucing dan anjing juga memiliki rumah. Satu per satu lembaga investment banking bergururan seperti efek domino. Keluar kebijakan untuk menaikan bunga. Salah satu isinya. Jika penghasilan setahun 100 juta maka ia berhak mengambil kredit mortgage 250 juta. Tahun 1990. broker. Berapa juta rumah yang termasuk mortgage? tidak ada data namun dari nilai uangnya sekitar 5 triliun USD. Termasuk mobil. Mulai dari iklan yang jor-joran. siapa lagi yang harus membeli? Maka di tahun 1980. Banyak orang menjual rumah. keringanan pajak akan mendapat sambutan luar biasa karena nilai pajak yang tinggi. dengan fasilitas pajak bisnis rumah meningkat hingga 12 tahun ke depannya. Artinya boleh mengenakan bunga tambahan dari bunga yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. mortgage mencapai 700 milyar USD per tahun. . asuransi dan keuangan. maka Tahun 1986 pemerintah AS menetapkan reformasi pajak. perusahaan real estate diperbolehkan menggunakan variable bunga.Maka dicarilah jalan agar rumah terjual lebih banyak. toh rumah masih bisa dijual karena perhitungannya tiap tahun harga rumah meningkat.

baik pada diri seseorang maupun pada suatu masyarakat. Etika umum berbicara mengenai norma dan nilai moral. serta etika lingkungan hidup yang berbicara mengenai hubungan antara manusia dengan lingkungan hidup secara keseluruhan baik secara langsung maupun tidak langsung. Teori Etika Modern (Kognitivisme) Utilitarianisme Utilitarianisme pertama kali dikembangkan oleh Jeremy Bentham (1748-1832). Prinsip-prinsip dalam etika bisnis. yang berarti adat istiadat atau kebiasaan. etika mempunyai pengertian sebagai refleksi kritis dan rasional mengenai (a) nilai dan norma yang menyangkut bagaimana manusia harus hidup baik sebagai manusia. etika dapat dibagi menjadi etika umum dan etika khusus. aturan hidup yang baik. Ia mempertanyakan bagaimana standar-standar diaplikasikan dalam kehidupan kita dan apakah standar ini masuk akal atau tidak. bagaimana manusia mengambil keputusan etis. dan segala kebiasaan yang dianut dan diwariskan dari satu orang ke orang yang lain atau dari satu genereasi ke generasi yang lain. kondisi-kondisi dasar bagi manusia untuk bertindak secara etis. teori-teori etika. yaitu etika individual yang lebih menyangkut kewajiban dan sikap manusia terhadap dirinya sendiri. tata cara kehidupan yang baik. etika berasal dari kata Yunani ethos. Etika khusus dibagi lagi menjadi tiga. Kedua. lembaga-lembaga normatif.Teori Etika dan Prinsip Etis dalam Bisnis Pengertian Etika Etika merupakan ilmu yang mendalami standar moral perorangan dari standar moral masyarakat. etika sosial yang berbicara mengenai kewajiban dan hak. Dalam pengertian ini etika berkaitan dengan kebiasaan hidup yang baik. dan mengenai (b) masalah-masalah kehidupan manusia yang mendasarkan diri pada nilai dan norma-norma moral yang umum diterima. Etika khusus adalah penerapan prinsip-prinsip atau norma-norma moral dasar dalam bidang kehidupan yang khusus. Bentham berusaha mencari dasar objektif dalam membuat keputusan yang mampu . dan semacamnya. Ini berarti etika berkaitan dengan nilai-nilai. Etika bisnis sendiri merupakan bagian dari etika sosial yang secara khusus merupakan bagian dari etika profesi. Secara teoritis pengertian etika dapat dibedakan menjadi dua pengertian: Pertama. sikap dan pola perilaku manusia sebagai makhluk sosial dalam interaksinya dengan sesama. Secara umum.

Hak dan Kewajiban Hak merupakan sebuah sarana atau cara yang penting dan bertujuan agar memungkinkan individu untuk memilih dengan bebas apapun kepentingan atau aktivitas mereka dan melindungi pilihan-pilihan mereka. yaitu: 1. Tindakan yang tepat dari sudut pandang etis adalah dengan memilih kebijakan yang mampu memberikan utilitas yang paling besar. 4.memberikan norma yang dapat diterima publik dalam menetapkan kebijakan dan peraturan sosial. Ketiga kriteria utilitarianisme saling bertentangan dan ada kesulitan untuk menentukan prioritas diantara ketiganya. Rasional. Etika utilitarianisme mengutamakan manfaat atau akibat baik dari suatu tindakan bagi banyak orang. Dalam kerangka etika utilitarianisme kita dapat merumuskan tiga kriteria objektif yang dapat dijadikan dasar objektif sekaligus norma untuk menilai suatu kebijakan atau tindakan. Universal. Kriteria pertama adalah manfaat. Variabel yang dinilai tidak semuanya bisa dikuantifikasi. Kriteria ketiga menyangkut pertanyaan mengenai manfaat terbesar untuk siapa (dalam hal ini manfaat terbesar bagi sebanyak mungkin orang). 3. Tidak pernah menganggap serius kemauan atau motivasi baik seseorang. Selain memiliki nilai positif. Hak moral merupakan hak yang paling penting karena menetapkan larangan atau kewajiban pada orang lain yang memungkinkan seseorang untuk memilih dengan bebas apapun kepentingan atau aktivitas yang akan dilakukannya. 3. Hak juga bisa berasal dari sistem standar moral yang tidak bergantung pada sistem hukum tertentu (hak moral). Cara yang paling baik menurutnya adalah dengan melihat pada berbagai kebijakan yang dapat ditetapkan dan membandingkan keuntungan serta konsekuensikonsekuensinya. utilitarianisme juga memiliki kelemahan. Kriteria kedua adalah manfaat terbesar. Hak bisa berasal dari sebuah sistem hukum yang memungkinkan atau mengijinkan seseorang untuk bertindak dalam suatu cara tertentu atau yang mewajibkan orang lain bertindak dalam cara tertentu terhadapnya (hak hukum). 2. yaitu bahwa kebijakan atau tindakan itu mendatangkan manfaat atau kegunaan tertentu. Membenarkan hak kelompok minoritas tertentu dikorbankan demi kepentingan mayoritas. Manfaat merupakan konsep yang sangat luas sehingga dalam kenyataan praktis menimbulkan kesulitan yang tidak sedikit. Utilitarianisme sangat menghargai kebebasan setiap pelaku moral. yaitu bahwa kebijakan atau tindakan itu mendatangkan manfaat terbesar dibandingkan dengan kebijakan atau tindakan alternatif lainnya. 5. Hak moral memiliki tiga karakteristik penting yang memberikan fungsi perlindungan: . Nilai positif utilitarianisme: 1. Tidak pernah menganggap serius suatu tindakan pada dirinya sendiri dan hanya memperhatikan nilai suatu tindakan sejauh berkaitan dengan akibatnya. Utilitarianisme memberikan kriteria yang objektif dan rasional mengapa suatu tindakan dianggap baik. 2.

dan keberadaan orang-orang yang membutuhkan dan bergantung pada perhatian mereka. dan dengan memberikan tanggapan secara positif pada kebutuhan. Hak moral sangat erat kaitannya dengan kewajiban. entah dalam realisasi eksternal perusahaan maupun realisasi internal perusahaan perlu diperlakukan sesuai dengan haknya masing-masing.a. Memiliki hak moral berarti orang lain memiliki kewajiban-kewajiban tertentu terhadap pemilik hak tersebut. Kita hidup dalam suatu rangkaian hubungan dan wajib mempertahankan serta mengembangkan hubungan yang konkret dan bernilai dengan orang lain. nilai. 3. Hak moral memberikan dasar untuk membenarkan tindakan yang dilakukan seseorang untuk melindungi atau membantu orang lain. Keadilan dan Kesamaan Prinsip keadilan menuntut agar setiap orang dalam kegiatan bisnis. b. dan keberadaan mereka dari perspektif pribadi mereka sendiri. Keadilan menuntut agar tidak boleh ada pihak yang dirugikan hak dan kepentingannya. Hukuman yang adil adalah hukuman yang dalam artian tertentu layak diterima oleh pihak yang melakukan kesalahan. 2. Prinsip dasar dari keadilan distributif adalah bahwa yang sederajat haruslah diperlakukan secara sederajat dan yang tidak sama juga harus diperlakukan dengan cara yang tidak sama. keadilan retributif. Kategori kedua. Kategori ketiga. keinginan. Dalam hal ini. berkaitan dengan distribusi yang adil atas keuntungan dan beban dalam masyarakat. Kompensasi yang adil adalah kompensasi yang dalam artian tertentu proporsional dengan nilai kerugian yang diderita. Etika Memberi Perhatian Menurut pandangan etika perhatian. . namun menerima dan menanggapi tindakan dari orang lain dimana dia menjalani hubungan yang baik dan erat dengan mereka. mengacu pada pemberlakuan hukuman yang adil pada pihak-pihak yang melakukan kesalahan. Masalah-masalah yang berkaitan dengan keadilan dan kesamaan biasanya dapat dibagi ke dalam tiga kategori. berkaitan dengan cara yang adil dalam memberikan kompensasi pada seseorang atas kerugian yang mereka alami akibat perbuatan orang lain. Hak moral memberikan otonomi dan kesetaraan bagi individu dalam mencari kepentingan-kepentingan mereka. 1. tugas moral seseorang bukanlah mengikuti prinsip-prinsip moral yang universal dan imparsial. keinginan. etika perhatian menekankan pada dua persyaratan moral: 1. nilai. Kita memberikan perhatian khusus pada orang-orang yang menjalin hubungan baik dengan kita dengan cara memberikan kebutuhan. hak menunjukkan aktivitas atau kepentingan yang bebas mereka cari atau tidak mereka cari dan pencariannya tidak boleh diabaikan demi orang lain kecuali untuk alasan yang sifatnya khusus dan penting. Dengan kata lain. Kategori pertama. 2. keadilan kompensatif. c. keadilan distributif.

Benar. tanpa harus diperjuangkan. Pada posisi equilibrium semua pihak merasakan kemanfaatan mekanismen transaksi bisnis. Prinsip utilitarianisem adalah kebijakan yang harus mempertimbangkan aspek dan kos secara private maupun umum. Hal ini dibuktikan dengan adanya prinsip justice dan fainess dalam etika. Seperti investasi pada pelayanan public. Bagi sector public prinsip utilitarianisme sangat penting untuk dipertimbangkan dalam mengambil keputusan. Untuk membuat produk memerlukan sumber daya alam yang terkait oleh bisnis. karena hak itu bisa berubah dari pasif ke aktif atau sebaliknya. Benar. Etika memiliki ranah lebih sempit daripada ranah hukum. Jika asumsi ini tidak terpenuhi maka akan terjadi tarik menarik yang tidak seimbang. Salah. Benar. banjir dan kekeringan bukan masalah etika bisnis. System ekonomi pasar merupakan system yang paling cocok untuk dunia modern. karena titik kesetimbangan dapat dimainkan oleh supplier untuk mendapatkan harga maksimum. Salah karena ranah etika lebih luas dari pada ranah hukum. Orang untuk dapat mendapatkan gaji harus bekerja dulu. ada tanggung jawab dari perusahaan untuk menjaga alam dan mengembalikan alam yang telah kita rusak akibat perilaku bisnis. Dalam pasar oligopoly. Benar. oleh karena itu. karena menyangkut hajat hidup orang banyak. Prinsip yang dilanggar adalah tentang keadilan. sesame produsen dapat mengurangi supply untuk menetapkan harga yang tinggi. 5. Krisis ini dipicu oleh ketamaakan manusia. 6. Biaya pencegahan merupakan biaya etis darii kemanfaatan. Hak pasif adalah hak yang pemenuhannya sudah ada secara ilmiah. Krisis ekonomi di amerika serikat dipicu olehh tindakan yang tidak etis oleh pelaku bisnis pada sector keuangan. 3. Mereka hanya menginginkan keuntungan tanpa mem perhatikan kesejahteraan atau dampak pada orang lain. Salah karena dalam system ekonomi pasar diasumsikan tiap individu memiliki kekuatan yang sama dalam ekonomi dan social. 8. sedangkan hak aktif itu untuk memenuhinya diperlukan perjuangkan. 2. 7. Tanah longsor. alam merupakan bagian dari ekonomi dan bisnis. pemerintah yang mengambil proyek tersebut. Prinsiphak bersifat dinamis dapat dari hak pasif menuju hak aktif. Salah. banyak dari pihak swasta yang tidak mau mengambil proyek tersebut karena tidak menguntung mereka.Menurut buku velazquez Prinsip utilitarianisme adalah kebijakan yang harus mempertimbangkan aspek benefit dan kos secara private maupun sosial. Selain itu. biaya pencegahan ini berfungsi untuk memastikan produk yang bukan produk gagal atau produk yang cacat. . Jawaban soal: 1. Hal ini dapat berakibat pada ekonomi yg lemah akan dilibas oleh ekonomi yang memiliki kekuatan super 4. Justice: distribusi keuntungan dan beban secara adil.

2.b. melanggar fairness : tidak boleh menjelek-jelekkan produk iklan tapi iklan yang masih menjelekkan produk lain. 1. iklan yang melanggar etika. Prinsip utilitarianisme dan keadilan. hak clon konsumen bisa dilanggar ketika memberikan einfo yang sesuai. Melanggar rght. . Mereka hanya memikir dirinya sendiri dan tidak pernah berfikir untuk orang lain hanya mememikirkan dirinya sendiri.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful