KONSEP DASAR IPS DAN ILMU-ILMU SOSIAL DALAM PEMBELAJARAN

Posted on April 24, 2011 by oktaseiji KONSEP DASAR IPS DAN ILMU-ILMU SOSIAL DALAM PEMBELAJARAN KONSEP DASAR IPS DAN ILMU – ILMU SOSIAL DALAM PEMBELAJARANNYA

Disusun guna Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pendidikan IPS SD Dosen Pengampu : Ika Oktavianti, M. Pd

Disusun Oleh: 1. 2. 3. 4. Sony Dhirta Pratama Dyah Luthfi Anggraeni Ardiani Rizka U. F Nurmalita (2009-33-092) (2009-33-115) (2009-33-117) (2009-33- 140)

PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MURIA KUDUS 2011

1. hubungan dengan mata pelajaran lainnya. 1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas. penuh kecintaan dan rasa kekeluargaan). maka tujuan penulisan adalah sebagai berikut. . rasionalisme. anggota masyarakat. Pembahasan materi ini menerapkan pendekatan antar disiplin yang mengintegrasikan ilmu-ilmu sosial. 4. 1. warga negara dan anggota ummat manusia. keluarga dan masyarakat serta bangsa dan negara. (4) Menunjang terpenuhinya bekal kemampuan dasar dari peserta didik dalam mengembangkan kehidupannya sebagai pribadi. (2) Membina kesadaran. 2004). maka dapat diambil rumusan masalah sebagai berikut. Mengetahui konsep dasar IPS.BAB I PENDAHULUAN 1. 3.1 Latar Belakang Sehubungan dengan esensi IPS pada jenjang sekolah dasar. keyakinan dan sikap akan pentingnya hidup bermasyarakat dengan penuh rasa kebersamaan.3 Bagaimana konsep dasar IPS? Bagaimana hubungan IPS dengan mata pelajaran lainnya? Apakah tujuan pendidikan IPS itu? Jelaskan ruang lingkup pendidikan IPS sebagai program pendidikan? Tujuan Penulisan Berdasarkan rumusan masalah di atas. (3) Membina keterampilan hidup bermasyarakat dalam negara Indonesia yang berlandaskan Pancasila. yaitu: (1) Memberikan perbekalan pengetahuan tentang manusia dan seluk beluk kehidupannya dalam astagatra kehidupan (ipoleksosbud hankam dan agama serta lingkungan dimana manusia tinggal yaitu sebagai insan mandiri. Mempelajari Konsep dasar IPS berisi tentang pengertian. maka IPS memberikan sejumlah nilai lebih terhadap ketercapaian tujuan pendidikan nasional. 2. tujuan. diharapkan dapat menjelaskan konsep-konsep IPS yang berpengaruh terhadap kehidupan masa kini dan masa yang akan datang secara kritis dan kreatif. 1. Dengan mempelajari materi Konsep dasar IPS ini. dan ruang lingkup IPS SD. latar belakang. bertanggung jawab dan manusiawi (menghargai derajat-martabat sesama. bila kita simpulkan antara tujuan pendidikan nasional pada jenjang pendidikan dasar dengan tujuan IPS di sekolah dasar. dan (5) Membina perbekalan dan kesiapan untuk belajar lebih lanjut dan atau melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi (Hasan.

baik yang ada di masa sekarang maupun di masa . Kajian tentang masyarakat dalam IPS dapat dilakukan dalam lingkungan yang terbatas. geografi. Nasution mendefinisikan IPS sebagai pelajaran yang merupakan fusi atau paduan sejumlah mata pelajaran sosial. yang bobot dan keluasannya disesuaikan dengan jenjang pendidikan masing-masing.2. dan psikologi sosial. Berikut pengertian IPS yang dikemukakan oleh beberapa ahli pendidikan dan IPS di Indonesia.1 Konsep Pendidikan IPS Pengertian IPS Rumusan tentang pengertian IPS telah banyak dikemukakan oleh para ahli IPS atau social studies. Mengetahui tujuan pendidikan IPS itu. c. budaya. 3. antropologi. Dinyatakan bahwa IPS merupakan bagian kurikulum sekolah yang berhubungan dengan peran manusia dalam masyarakat yang terdiri atas berbagai subjek sejarah. ekonomi. geografi. Penyederhanaan mengandung arti: a) menurunkan tingkat kesukaran ilmu-ilmu sosial yang biasanya dipelajari di universitas menjadi pelajaran yang sesuai dengan kematangan berfikir siswa sekolah dasar dan lanjutan. psikologi. Menjelaskan ruang lingkup pendidikan IPS sebagai program pendidikan. menelaah. BAB II PEMBAHASAN 2. a. antropologi. IPS bukan ilmu sosial dan pembelajaran IPS yang dilaksanakan baik pada pendidikan dasar maupun pada pendidikan tinggi tidak menekankan pada aspek teoritis keilmuannya. IPS merupakan integrasi dari berbagai cabang ilmu sosial yakni sosiologi. tetapi aspek praktis dalam mempelajari. S. 4. sosiologi. sejarah. b) mempertautkan dan memadukan bahan aneka cabang ilmu-ilmu sosial dan kehidupan masyarakat sehingga menjadi pelajaran yang mudah dicerna. SLTP. dan masalah sosial masyarakat. yang diformulasikan untuk tujuan instruksional dengan materi dan tujuan yang disederhanakan agar mudah dipelajari.1 2. Mengetahui hubungan IPS dengan mata pelajaran lainnya. yaitu lingkungan negara lain. ilmu politik dan ekologi manusia. b. Moeljono Cokrodikardjo mengemukakan bahwa IPS adalah perwujudan dari suatu pendekatan interdisipliner dari ilmu sosial. yaitu lingkungan sekitar sekolah atau siswa atau dalam lingkungan yang luas.1. Dengan demikian. ekonomi. Nu’man Soemantri menyatakan bahwa IPS merupakan pelajaran ilmu-ilmu sosial yang disederhanakan untuk pendidikan tingkat SD. dan SLTA. mengkaji gejala.

Oleh karena itu Ilmu Sosial adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dan mempelajari manusia sebagai anggota masyarakat.2) adalah sebagai berikut: “Ilmu Sosial terdiri disiplin-disiplin ilmu pengetahuan sosial yang bertaraf akademis dan biasanya dipelajari pada tingkat perguruan tinggi. sosiologi. IPS merupakan integrasi dari berbagai cabang Ilmu-ilmu Sosial. Dari kerangka dan masalah sosial.h.h. melainkan lebih merupakan suatu bidang pengkajian tentang gejala dan masalah social. ekonomi. Studi Sosial bukan merupakan suatu bidang keilmuan atau disiplin akademis. ada banyak istilah. Studi Sosial (Social Studies) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). bahkan merupakan bahan-bahan pelajaran bagi siswa sejak pendidikan dasar dan dapat berfungsi sebagai pengantar bagi lanjutan kepada disiplin-disiplin ilmu sosial. makin lanjut makin ilmiah”. (1980: 8) memberi batasan IPS adalah merupakan suatu pendekatan interdsipliner (Inter-disciplinary Approach) dari pelajaran Ilmu-ilmu Sosial. sehingga dapat dirumuskan jalan pemecahannya. geografi. menyatakan bahwa Ilmu Sosial adalah cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku manusia baik secara perorangan maupun tingkah laku kelompok. politik. Tentang Studi Sosial ini. Dengan demikian siswa yang mempelajari IPS dapat menghayati masa sekarang dengan dibekali pengetahuan tentang masa lampau umat manusia. Tekanan yang dipelajari IPS berkenaan dengan gejala dan masalah kehidupan masyarakat bukan pada teori dan keilmuannya. melainkan pada kenyataan kehidupan kemasyarakatan. Menurut Gross (Kosasih Djahiri. Studi Sosial (Social Studies). ditelaah. a.2 Latar Belakang IPS Dalam bidang pengetahuan sosial. antropologi budaya.1).1. Nursid Sumaatmadja. b. memusatkan pada manusia sebagai anggota masyarakat dan pada kelompok atau masyarakat yang ia bentuk. antropologi. sejarah.1981. Pengetahuan Sosial (IPS) Pada dasarnya Mulyono Tj. Achmad Sanusi (1971:18) memberi penjelasan sebagai berikut : Sudi Sosial tidak selalu bertaraf akademis-universitas. 2. psikologi sosial. ekonomi. Ilmu Sosial (Sicial Science) Achmad Sanusi memberikan batasan tentang Ilmu Sosial (Saidihardjo. Hal ini lebih ditegaskan lagi oleh Saidiharjo (1996: 4) bahwa IPS merupakan hasil kombinasi atau hasil perpaduan dari sejumlah mata pelajaran seperti: geografi.lampau. c. ilmu politik. seperti sosiologi.1996. Berbeda dengan Ilmu Sosial. . dan sebagainya. dianalisis faktor-faktornya. Ilmu Sosial merupakan disiplin intelektual yang mempelajari manusia sebagai makluk sosial secara ilmiah. sejarah. Istilah tersebut meliputi : Ilmu Sosial (Social Sciences).

Pada masa Repelita I (1969-1974) Tim Peneliti Nasional di bidang pendidikan menemukan lima masalah nasional dalam bidang pendidikan. termasuk dalam bidang pendidikan.2 Hubungan IPS dengan Mata Pelajaran Lainnya . Karena siswa berasal dari latar belakang keluarga yang berbeda-beda Masalah sosial sangat luas. Pembinaan generasi muda dalam rangka menyiapkan tenaga produktif bagi kepentingan pembangunan nasional 2.Berdasarkan kerangka tersebut. 2. menelaah. 2. Setelah keadaan tenang pemerintah melancarkan Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita). rumit. menyangkut peningkatan mutu lulusan 3. Efektifitas sistem pendidikan dan efisiensi penggunaan sumber daya dan dana. Kuantitas. kompleks. Munculnya rasional pendidikan IPS adalah sebagai berikut: 1. 4. dapat ditarik kesimpulan bahwa IPS adalah bidang studi yang mempelajari. 2. 3. Lebih peka dan tanggap terhadap masalah sosial sekitarnya secara rasional & bertanggung jawab. menganalisis gejala dan masalah social di masyarakat dengan meninjau dari berbagai aspek kehidupan Latar belakang dimasukkannya bidang studi IPS ke dalam kurikulum sekolah di Indonesia karena pertumbuhan IPS di Indonesia tidak terlepas dari situasi kacau. berkenaan dengan perluasan dan pemerataan kesempatan belajar. sebagai akibat pemberontakan G30S/PKI. siswa bisa dibimbing dan diarahkan untuk menghadapi masalah sosial disekitarnya. Kualitas. berkaitan dengan kesesuaian sistem pendidikan dengan kebutuhan pembangunan. Kelima masalah tersebut antara lain: 1. Relevansi. 2. yang akhirnya dapat ditumpas oleh Pemerintahan Orde Baru.3 Rasional Pendidikan IPS Rasionalisasi mempelajari IPS untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah adalah agar siswa dapat: 1. 3. dan abstrak. 5. Mensistimasikan pengetahuan dan kemampuannya. agar lebih bermakna.1. Dengan pendidikan IPS. Mempertinggi rasa toleransi dan persaudaraan di lingkungan masyarakatnya.

pemujaan kepada pelaksanaan upacara (shamanisme). Hubungan antara bahasa seorang individu dan kepribadiannya. 2. 2.2. tata bentuk dan tata kalimat. dan sebagainya. Agar komunikasi yang dilakukan berjalan lancar dengan baik.3 Tujuan Pendidikan IPS Menurut KTSP 2006: · Agar siswa memiliki kemampuan mengenal konsepkonsep yang berkaitan dg kehidupan masyarakat dan lingkungannya. kepercayaan yang menganggap suci binatang tertentu (totemisme). 2.2. Dari adanya kesadaran akan kekuatan supranatural itulah lahir sistem kepercayaan. . percaya pada dewa-dewa (politheisme). melalui pemahaman terhadap nilai-nilai dan kebudayaan masyarakat serta menjadi warga negara yang baik. Seperti kepercayaan pada roh nenek moyang (animisme). dan sebagainya. penerima dan pengirim bahasa harus harus menguasai bahasanya. seperti juga halnya hubungan antara bahasa dan kebudayaan. Keterbatasan akan memahami kejadian alam seperti gempa bumi.3 Hubungan IPS dengan Pendidikan Kewarganegaraan Memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap masyarakat atau lingkungannya. aturan dan pola-pola yang dibentuk mencakup tata bunyi. dan pada gilirannya bahasa turut membentuk kepribadian dan kebudayaan.2 Hubungan IPS dengan Bahasa Indonesia Bahasa mencerminkan kepribadian individu dan kebudayaan masyaraktnya. gunung meletus.1 Hubungan IPS dengan Mapel Agama Kesadaran akan adanya keterbatasan dari diri manusia telah ada sejak manusia itu ada. Kaidah. Keterbatasan manusia memahami peristiwa-peristiwa dalam kehidupan sehari-hari seperti kelahiran.2. Cara berbicara seseorang mencerminkan kepribadiannya.Bahasa dibentuk oleh kaidah aturan serta pola yang tidak boleh dilanggar agar tidak menyebabkan gangguan pada komunikasi yang terjadi.2. Mempersiapkan siswa menjadi warga negara yang baik dalam kehidupannya dan mengembangkan kemampuan siswa menggunakan penalaran dalam mengambil keputusan pada setiap persoalan yang dihadapinya. Kesadaran ini menyadarkan manusia akan adanya kekuatan diluar dari dirinya yang tidak tampak dan diluar jangkauan pikirannya yaitu disebut kekuatan supranatural. kepercayaan pada kekuatan alam (dinamisme). gaya kognitifnya dan disposisi kepribadiannya. kematian.sakit dan mimpi.

Berkaitaan dengan hal tersebut. ekonomi. di tingkal lokal. dapat mengembangkan kreativitas dan tanggung jawab. inkuiri.· Memiliki kemampuan dasar berfikir logis dan kritis. dan keterampilan sosial dalam kehidupan sosial. memecahkan masalah. nasional dan global. dan mencintai sesama manusia sesuai ketentuan yang termaksuk dalam UUD 1945. pedagogis. dapat menyuburkan sikap demokrasi dan penuh tenggang rasa. kurikulum 2004 untuk tingkat SD menyatakan bahwa. dan psikologis. Berkaitan dengan tujuan pendidikan di atas. kemudian apa tujuan dari pendidikan IPS yang akan dicapai? Tentu saja tujuan harus dikaitkan dengan kebutuhan dan disesuaikan dengan tantangan-tantangan kehidupan yang akan dihadapi anak. bekerjasama dan berkompetisi dlm masyarakat majemuk. Berdasarkan pada falsafah pengetahuan dan keterampilan. dapat mengembangkan kecerdasan yang tinggi dan disertai budi pekerti yang luhur. memecahkan masalah. inkuiri. . geografi. dan kewarganegaraan. mencintai bangsanya. sejarah. bertujuan untuk:     mengajarkan konsep-konsep dasar sosiologi. Pengetahuan Sosial (sebutan IPS dalam kurikulum 2004). · Memiliki komitmen dan kesadaran terhadap nilai-nilai sosial dan kemanusiaan · Memiliki kemampuan berkomunikasi. mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif. rasa ingin tahu. baik secara nasional maupun global. dan keterampilan sosial membangun komitmen dan kesadaran terhadap nilai-nilai sosial dan kemanusiaan meningkatkan kemampuan bekerja sama dan berkompetisi dalam masyarakat yang majemuk.

3. melalui pemahaman terhadap nilai-nilai sejarah dan kebudayaan masyarakat. f) g) Memotivasi seseorang bertidak berdasarkan moral. dalam puskur. c) Mampu menggunakan model-model dan proses berpikir serta membuat keputusan untuk menyelesaikan isu dan masalah yang berkembang di masyarakat. serta mampu membuat analisis yang kritis. . d) Menaruh perhatian terhadap isu-isu dan masalah-masalah sosial. e) Mampu mengembangkan berbagai potensi sehingga mampu membangun diri sendiri agar survive yang kemudian bertanggung jawab membangun masyarakat. 4. nilai-nilai sosial dan sikap. Fasilitator di dalam suatu lingkungan yang terbuka dan tidak bersifat menghakimi. a) Memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap masyarakat atau lingkungannya. Dari rumusan tujuan tersebut dapat di rinci sebagai berikut (Awan Mutakin. memiliki sikap mental positif terhadap perbaikan segala ketimpangan yang terjadi. dan terampil mengatasi setiap masalah yang terjadi sehari-hari. 2. yaitu : 1. keterampilan. selanjutnya mampu mengambil tindakan yang tepat. dan keterampilan. sikap hidup belajar. Tujuan tersebut dapat dicapai manakala program-program pelajaran ips di sekolah di organisasikan secara baik. pengetahuan dan pemahaman. dan kepedulian social yang berguna bagi dirinya serta bagi masyarakat dan negara” Sedangkan secara rinci Oemar Hamalik merumuskan tujuan pendidikan IPS berorientasi pada tingkah laku para siswa. 2006: 4). Tujuan utama ilmu pengetahuan sosial ialah untuk mengembangkan potensi peserta didik agar peka terhadap masalah sosial yang terjadi di masyarakat. b) Mengetahui dan memahami konsep dasar dan mampu menggunakan metode yang di adaptasi dari ilmu-ilmu sosial yang kemudian dapat di gunakan untuk memecahkan masalahmasalah sosial. yang memiliki pengetahuan.Sejalan dengan tujuan tersebut tujuan pendidikan IPS menurut Nursid Sumaatmadja adalah “membina anak didik menjadi warga negara yang baik. baik yang menimpa dirinya sendiri maupun yang menimpa masyarakat.

dan peristiwa sosial tentangkehidupan masyarakat.4 Ruang Lingkup Pendidikan IPS Secara mendasar. b. pembelajaran IPS berkenaan dengan kehidupan manusia yang melibatkan segala tingkah laku dan kebutuhannya. Kedua kajian ruang lingkup pengajaran IPS ini harus diajarkan pada setiap jenjang di SD. Sebagaimana telah dikemukakan di atas. Secara terpadu karena pengajaran IPS tidak hanya menyajikan materi-materi yang akan memenuhi ingatan peserta didik tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan sendiri sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan masyarakat. 2. baik kebutuhan untuk memenuhi materi. IPS mempelajari menelaah. ruang lingkup pengajaran IPS dibatasi sampai pada gejala dan masalah sosial yang dapat dijangkau pada geografi dan sejarah. Substansi materi ilmu-ilmu sosial yang bersentuhan deterngan masyarakat Gejala. memamfaatkan sumber-daya yang ada dipermukaan bumi. ruang lingkup kajian diperluas. Dengan kata lain. Pendekatan interdisipliner atau multidisipliner dan pendekatan sistem menjadi pilihan yang tepat untuk diterapkan karena IPS pada jenjang pendidikan tinggi menjadi sarana melatih daya pikir dan daya nalar mahasiswa secara berkesinambungan. emosi. Pada jenjang pendidikan menengah. budaya. masalah. i) Menekankan perasaan. Begitu juga pada jenjang pendidikan tinggi meliputi bobot dan keluasan materi dan kajian semakin dipertajam dengan berbagai pendekatan. pengajaran IPS pada jenjang pendidikan harus dibatasi sesuai dengan kemampuan peserta didik tiap jenjang.h) Mempersiapkan siswa menjadi warga negara yang baik dalam kehidupannya dan mengembangkan kemampuan siswa menggunakan penalaran dalam mengambil keputusan pada setiap persoalan yang di hadapinya. Dengan pertimbangan bahwa manusia dalam konteks sosial demikian luas. dan kejiwaannya. mengatur kesejahteraan dan pemerintahannya maupun kebutuhan lainnya dalam rangka mempertahankan kehidupan masyarakat manusia. dan derajat penerimaan atau penolakan siswa terhadap materi pembelajaran ips yang di berikan. IPS berkenaan dengan cara manusia memenuhi kebutuhannya. Pada jenjang pendidikan dasar. pengajaran IPS harus menggali materimateri yang bersumber pada masyarakat.Terutama gejala dan masalah sosial kehidupan sehari-hari yang ada di lingkungan sekitar peserta didik MI/SD. ruang lingkup kajian IPS meliputi : a. SMP maupun di SMA. dan mengkaji sistem kehidupan manusia di permukaan bumi ini dalam konteks sosialnya atau manusia sebagai anggota masyarakat. bahwa yang dipelajari IPS adalah manusia sebagai anggota masyarakat dalam konteks sosialnya. Oleh karena itu. sehingga ruang lingkup pengajaran IPS pada jenjang pendidikan dasar berbeda dengan jenjang pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. pengajaran IPS yang melupakan .

“ Pengertian.html ( diakses tanggal 10 maret 2011) Hidayati.1 Simpulan IPS merupakan bidang studi yang cara pandangnya bersifat terpadu. “ Makalah IPS sebagai Program Pendidikan“ http://soetara. media elektronika.blogspot.blogspot. Mujinem & Anwar Senen. Lutfiyah.html ( diakses tanggal 25 April 2005). artinya bahwa IPS merupakan perpaduan dari sejumlah mata pelajaran sejarah. Ade Soetara. . Bandung: IKIP. ( 2003). Attikah. Siswa diharapkan mampu meningkatkan kemampuan bekerja sama dan berkompetisi dalam masyarakat yang majemuk. Tujuan dan Ruang Lingkup ISD dan IPS” http://luthfiyyah. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional. baik secara nasional maupun global. BAB III PENUTUP 3.com/2011/01/makalah-ips-sebagai-program-pendidikan. antropologi. Untuk mengenal masyarakat siswa dapat beljar melalui media cetak.com/kompascetak/0305/26/opini /308760. 2008.kompas. www. 3. ekonomi.com/2011/02/pengertian-isd-ilmu-sosial-dasar-isd_18. Dt. diharapkan siswa dapat memiliki sikap peka dan tanggap untuk bertindak secara rasional dan bertanggungjawab dalam memecahkan masalah-masalah sosial yang dihadapi dalam kehidupannya.2 Saran Dengan pengajaran IPS. ( 1971) .html (Diakses tanggal 25 April 2005).masyarakat atau yang tidak berpijak pada kenyataan di dalam masyarakat tidak akan mencapai tujuannya. maupun secara langsung melalui pengalaman hidupnya ditengah-tengah msyarakat. Studi Sosial di Indonesia. Adapun perpaduan ini disebabkan mata pelajaran-mata pelajaran tersebut mempunyai kajian yang sama yaitu manusia. G. Pendidikan IPS penting diberikan kepada siswa pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. sosiologi. Daftar Pustaka Achmad Sanusi. geografi. karena siswa sebagai anggota masyarakat perlu mengenal masyarakat dan lingkungannya. “ Social science dan Social Studies”. Pengembangan Pendidikan IPS SD. Mordianto.

. 2. * Perbedaan IPS dengan ilmu sosial: Terletak pada tujuannya yakni : IPS ini tujuannya lebih cenderung mengarah ke pendidikan (bersifat pendidikan) dan IPS di sini bukan untuk mencari sebuah teori namun mengambil teori dari ilmu sosial dan IPS ini juga merupakangeneralisasi dari ilmu sosial yang lain * Persamaan IPS dengan ilmu sosial: Persamaannya yakni mengenai objek yang dikaji.Jenjang pendidikan juga ikut menentukan jumlah dan bagian isi ilmu sosial yang akan diramu menjadi program IPS. Contoh : . antropologi. (2006). Dengan hal tersebut sangat membuktikan bahwa politik juga mempunyai hubungan erat dengan IPS yang sasaran yang diselidiki manusia dalam kehidupan masyarakat. . IPS di sini banyak mengambil sumber atau dalil-dalil dari Sosiologi. Konsep Dasar IPS. Semua ilmu sosial mempunyai objek yang sama. Karena sifat masyarakat yang selalu berubah-ubah karena hingga kini belum dapat diselidiki dan dianalisis secara tuntas hubungan antara unsur-unsur di dalam masyarakat secara lebih mendalam. tapi disesuaikan dengan tujuan pengajaran dan perkembangan pesrerta didik. UT Ilmu IPS dengan ilmu sosial yang lain mempunyai hubungan sebagai berikut : 1. dan geografi.Keterkaitan IPS dengan Politik Ilmu politik merupakan salah satu dari kelompok besar ilmu sosial dan erat sekali hubungannya dengan disiplin ilmu sosial lainnya seperti sosiologi. sedangkan yang menjadi objeknya adalah masyarakat manusia yang selalu berubah-ubah.Keterkaitan IPS dengan Sosiologi ilmu sosial dinamakan demikian karena ilmu tersebut mengambil masyarakat atau kehidupan bersama sebagai objek yang dipelajarinya. ilmu hukum. ekonomi. yakni manusia didalam lingkungan sosialnya. ilmu sosial belum mempunyai kaedah-kaedah dan dalil-dalil tetap yang diterima oleh bagian terbesar masyarakat karena ilmu tersebut belum lama berkembang. Tidak ada keharusan bahwa semua ilmu sosial perlu diturunkan dalam setiap pokok bahasan IPS. . .Nursyid Sumaatmadja. Jakarta. IPS mengambil bahan-bahan dari ilmu sosial.Kesamaannya IPS dapat disusun dengan mengaitkan atau menggabungkan berbagai unsur ilmu sosial sehingga menjadi menarik. yaitu manusia sebagai individu maupun anggota kelompok (group).