Guna membenahi tata ruang kota, pemerintah kembali menata ulang fungsi ruangnya.

Penataan itu, pusatkan terutama di area permukiman sekitar bantaran sungai. Tujuannya tak lain adalah untuk menciptakan lingkungan yang sehat untuk masyarakat perkotaan

Tata ruang kota terlihat makin tak terkendali. Pertumbuhan kawasan kumuh pun terus berkembang layaknya jamur. Area terbuka dijadikan sebagai lingkungan hunian bagi mereka masyarakat berpenghasilan rendah.

Lalu, apa tindakan pemerintah kota melihat tidak layaknya sebuah kawasan kumuh untuk hunian. Melihat kondisi tersebut, Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) tidak tinggal diam.

Guna membentuk lingkungan yang sehat, Kemenpera juga mengajak peran serta aktif masyarakat untuk melakukan revitalisasi kawasan kumuh di sekitar Kali Ciliwung serta daerah Tamansari, Bandung.

Untuk itu, Kemenpera akan berusaha pelaksanaan program tersebut tidak merugikan masyarakat sehingga dapat terwujud lingkungan perumahan yang nyaman dan layak untuk di huni.?? Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz mengungkapkan, program revitalisasi kawasan kumuh di sepanjang bantaran Kali Ciliwung serta daerah Tamansari, Bandung sudah masuk dalam rencana program kerja Kemenpera.

Untuk ?Itu, pihaknya berharap masyarakat dapat bekerjasama dengan baik dalam pelaksanaan program kegiatan ini.?? "Kami memiliki program revitalisasi kawasan kumuh di bantaran Kali Ciliwung dan Tamansari Bandung.

Tapi tentunya kami perlu kerjasama dari masyarakat agar program ini bisa terlaksana dengan baik," ujar Menpera, Djan Faridz kepada sejumlah wartawan di Gedung Merdeka, Bandung. ?? Djan Faridz menyatakan, Kemenpera akan berupaya pelaksanaan program di dua daerah ini bisa berjalan bersamaan.

Oleh karena itu, saat ini Kemenpera terus melakukan inventarisasi terkait jumlah kepala keluarga (KK) yang akan di relokasi. ?? "Insyaallah program ini bisa dilaksanaan bersamaan. Tapi kami tentu kami akan membuat prioritas karena anggaran yang dimiliki pas-pasan.

Dan kami juga harus tahu berapa jumlah KK yang harus di relokasi," terangnya. Lebih lanjut, Djan Faridz menambahkan, berdasarkan data yang dimiliki Kemenpera saat ini jumlah KK yang harus direlokasi dari bantaran Kali Ciliwung berjumlah sekitar 30.000 KK.

Sedangkan di daerah Tamansari Bandung jumlahnya masih terus dihitung. ?? Menurut Djan Faridz, sukses tidaknya pelaksaan program perumahan juga tergantung pada peran serta aktif masyarakat sendiri. Kemenpera dalam hal ini juga berupaya berupaya memberikan ganti untung kepada masyarakat yang mendukung terlaksananya program revitalisasi kawasan kumuh tersebut.

"Kemenpera ingin memberi ganti untung bukan ganti rugi kepada masyarakat yang membantu terlaksananya program ini. Namun, hal itu juga tergantung pada masyarakat apakah mereka mau dipindah apa tidak," katanya. ??Konsep ganti untung tersebut, imbuh Djan Faridz, dilakukan oleh Kemenpera dengan cara membangun terlebih dulu rumah layak huni bagi masyarakat yang ingin pindah dari bantaran kali.

Adapun lokasi hunian sementara bagi masyarakat tersebut diupayakan berdekatan atau tidak jauh dari tempat mereka bekerja atau sekolah dimana anak-anaknya menuntut ilmu. ??"Kami telah memiliki gambaran mengenai lokasi-lokasi hunian bagi masyarakat yang di relokasi. Kami mengupayakan agar hunian tersebut tidak terlalu jauh dari tempat mereka beraktifitas sehari-hari," ujarnya.

Sumber : Kemenpera, foto : Istimewa

Tapi kenapa seperti tidak merata pelaksanaan atau aplikasinya ? jawabannya kembali ke bagaimana pengawasan dan pemeliharaan daripada fasilitas dan prasana yang telah diberikan. Banyak program yang telah dijalankan dengan menghabiskan waktu dan uang hingga milyaran rupiah namun daerah atau lingkungan kumuh tetap saja ada bak jamur di musim kemarau :). Ada banyak faktor yang menyebabkan hal ini terus terjadi. WC umum dan sebagainya. terutama di kota Jakarta ini yang masih sulit menemukan daerah pinggiran kali yang bersih .PENDAHULUAN Perkembangan permukiman di daerah perkotaan tidak terlepas dari pesatnya laju pertumbuhan penduduk perkotaan baik karena fakor pertumbuhan penduduk kota itu sendiri maupun karena faktor urbanisasi. belum lagi program dari LSM terkait yang fokus dalam menangani masalah kebersihan dan kesehatan lingkungan di daerah kumuh. Seperti penyediaan tangki septik. Siapa yang bertanggung jawab ? tentu kembali pada masyarakat yang bersangkutan dan kontinyuitas pemerintah dalam memberikan pengawasan :).Sc I. MCK umum.Daerah kumuh dan sanitasi lingkungan Berkaitan dengan penanggulangan daerah-daerah kumuh di kota-kota besar dimana masalah ini menjadi suatu masalah yang masih teramat sulit ditangani oleh pemerintah pusat dan daerah. ketidaktegasan dalam penerapan regulasi. Seperti yang ditulis diatas telah ada banyak program dari pemerintah pusat dan daerah. Saluran pembuangan limbah tinja (black water) ataupun limbah dari air mandi. sehingga kadang heran juga apa dasar pemberian "adipura" pada suatu kota hehehe. Beberapa pengamat meyakini bahwa salah satu penyebab mengalirnya penduduk pedesaan ke kota-kota akibat kekeliruan . terutama "kebiasaan" membuang sampah ke sungai/kali. antara lain birokrasi. Kalau ditanya apakah tidak ada kepedulian dari pemerintah atau pihak-pihak terkait? jawabannya ada :). Daerah-daerah kumuh terutama di pinggiran kali (river banks) dan sekitaran rel kereta api (rail banks) merupakan "salah satu" sumber penyebab sulitnya menanggulangi banjir dan penerapan sanitasi lingkungan.So bagaimana menurut anda ? :) PENATAAN WILAYAH PERMUKIMAN KUMUH BERBASIS KERAKYATAN (SEBUAH SOLUSI ATASI KEKUMUHAN WILAYAH) Oleh : Iwan Mulyawan. M. dan populasi penduduk yang tinggi. Sebagai contoh pemasangan fasilitas listrik atau pdam di wilayah terlarang (ilegal area) yang seharusnya tidak boleh namun tetap ada sehingga membuat "keberadaan" mereka seakan "resmi dan sah". cuci (gray water) yang tidak tertata baik mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap kesehatan (sanitasi) lingkungan. Dampak negatif urbanisasi yang telah berlangsung selama ini lebih disebabkan oleh tidak seimbangnya peluang untuk mencari nafkah di daerah perdesaan dan perkotaan. Ketidakberaturan suatu daerah lingkungan permukiman berpengaruh pada sistem pembuangan limbah (domestik). Belum lagi masalah sampah rumah tangga (dumping household).

maka masalah permukiman kumuh akan menjadi masalah ketidakmampuan kota dalam menjalankan perannya sebagai pusat pembangunan sosial. baik melalui peningkatan maupun pembangunan baru. LSM/NGO. begitupula di negara-negara berkembang di Asia dan Afrika. Seiring dengan pertumbuhan penduduk di daerah perkotaan. kesenjangan serta ketidakdisiplinan masyarakat terhadap lingkungannya maupun yang menyangkut kemampuan lembaga-lembaga pemerintahan kota/kabupaten dalam pengaturan. kekumuhan lingkungan permukiman cenderung bersifat paradoks. maka kebutuhan penyediaan akan prasarana dan sarana permukiman akan meningkat pula.1975). tidak tersedianya fasilitas pendidikan. Apabila hal ini tidak disiapkan penanggulanganya sejak dini. tetapi harus secara sinergis melibatkan potensi dan eksistensi dari seluruh pihak yang berkepentingan (stakeholders). Akibat makin banyaknya permukiman kumuh dan liar yang pada gilirannya akan menjadi berat bagi pemerintah kota untuk menanganinya (Yunus. cerdik pandai dan pemerhati yang peduli. Dari fenomena tersebut dapat dipetik pelajaran bahwa penanganan lingkungan permukiman kumuh tidak dapat diselesaikan secara sepihak. Pelaku dunia usaha. yang diantaranya ditunjukkan dengan kondisi lingkungan hunian yang tidak layak huni. masalah kumuh adalah suatu permasalahan yang perlu segera ditanggulangi penanganannya. sementara pendidikan dan ketrampilan yang mereka miliki kurang memadai untuk masuk disektor formal (Yunus. menurut publikasi World Bank (1999) lingkungan permukiman kumuh digambarkan sebagai bagian yang terabaikan dari lingkungan perkotaan dimana kondisi kehidupan dan penghidupan masyarakatnya sangat memprihatinkan. kesehatan maupun sarana dan prasarana sosial budaya kemasyarakatan yang memadai. 2005).P. sarana dan prasarana lingkungan yang tidak memenuhi syarat. 1988). 2005). 1988). diantaranya adalah permasalahan yang berkaitan dengan kemiskinan. Selanjutnya pemenuhan akan kebutuhan prasarana dan sarana permukiman baik dari segi perumahan maupun lingkungan permukiman yang terjangkau dan layak huni belum sepenuhnya dapat disediakan baik oleh masyarakat sendiri maupun pemerintah. pengorganisasian tata ruang dan sumberdaya yang dimiliki kota dalam melaksanakan fungsinya sebagai pelayan masyarakat kota (Esmara. . Kabupaten/Kota maupun masyarakat sendiri selaku penerima mamfaat.adopsi paradigma pembangunan yang menekankan pada pembangunan industrialisasi besar-besaran yang ditempatkan di kota-kota besar yang kemudian dikenal dengan istilah AIDS (Accelerated Industrialization Development Strategy). sedangkan di pihak lain yang berkeinginan untuk menanganinya. baik Pemerintah Pusat. ekonomi dan politik (Sri. sehingga memunculkan adanya daya tarik yang sangat kuat untuk mengadu nasibnya di kota yang dianggap mampu memberikan masa depan yang lebih baik dengan penghasilan yang lebih tinggi. sehingga kapasitas daya dukung prasarana dan sarana lingkungan permukiman yang ada mulai menurun yang pada gilirannya memberikan konstribusi terjadinya lingkungan permukiman kumuh. P. Provinsi. Lingkungan permukiman kumuh merupakan masalah yang terjadi atau sering dihadapi di kota besar. tingkat pendidikan masyarakat yang rendah. Lingkungan permukiman kumuh di perkotaan di Indonesia merupakan permasalahan yang sangat kompleks. tidak hanya terjadi di Indonesia tetapi juga berlangsung di kota-kota besar di dunia (Sri. kekumuhan adalah kenyataan sehari-hari yang tidak mereka masalahkan. tingkat kepadatan penduduk yang tinggi. bagi masyarakat yang tinggal di lingkungan tersebut.

P. 1988) Peremajaan permukiman kumuh dalam Inpres 5/90 tersebut adalah meliputi pembongkaran sebagian atau seluruh permukiman kumuh yang sebagian besar atau seluruhnya berada di atas tanah negara dan kemudian di tempat yang sama dibangun prasarana dan fasilitas rumah susun serta bangunan-bangunan lain sesuai dengan rencana tata ruang kota yang bersangkutan (Koestoer. Dampak terhadap tatanan sosial budaya kemasyarakatan adalah bahwa komunitas yang bermukim di lingkungan permukiman kumuh yang secara ekonomi pada umumnya termasuk golongan masyarakat miskin dan berpenghasilan rendah. misalnya sebagai buruh kasar/kuli bangunan. ketidakmampuan dan bahkan ketidakpedulian pemerintah terhadap pengaturan pelayanan kebutuhan-kebutuhan hidup dan penghidupan warga kota maupun pendatang dan pelayanan untuk mendukung kegiatan sosial budaya. kepadatan bangunan sanggat tinggi. prasaranan lingkungan tidak memenuhi syarat dan rawan. dan justru merupakan potensi ketenagakerjaan yang menunjang tata perekonomian kota (Sri. Di bidang lingkungan/hunian komunitas penghuni lingkungan permukiman kumuh sebagian besar pekerjaan mereka adalah tergolong sebagai pekerjaan sektor informal yang tidak memerlukan keahlian tertentu. sehingga pada umumnya tingkat penghasilan mereka sangat terbatas dan tidak mampu menyisihkan penghasilannya untuk memenuhi kebutuhan perumahan dan permukiman sehingga mendorong terjadinya degradasi kualitas lingkungan yang pada gilirannya munculnya permukiman kumuh. Penanganan peremajaan lingkungan permukiman kumuh yang diatur dalam Inpres No.II. ekonomi. Fenomena ini apabila tidak diantisipasi secara lebih dini akan meningkatkan eskalasi permasalahan dan kinerja pelayanan kota.R. 1997). Keberadaan komunitas yang bermukim di lingkungan permukiman kumuh ini akan cenderung menjadi lahan subur bagi kepentingan politis tertentu yang dapat dijadikan sebagai alat negosiasi berbagai kepentingan. kenyamanan dan keandalan bangunan. dan sebagainya. 1988). 5 tahun 1990. Upaya penanganan permukiman kumuh telah diatur dalam Undang-undang No. Di bidang penyelenggaraan pemerintahan. ilmu pengetahuan. seringkali dianggap sebagai penyebab terjadinya degradasi kedisiplinan dan ketidaktertiban dalam berbagai tatanan sosial kemasyarakatan (Sri.P. Hal ini disebabkan eksistensi permukiman kumuh tidak dapat dilepaskan dari ekosistim kota. DAMPAK WILAYAH PERMUKIMAN KUMUH Lingkungan permukiman kumuh memberi dampak yang bersifat multi dimensi diantaranya dalam dimensi penyelenggaraan pemerintahan. tentang pedoman pelaksanaan peremajaan permukiman kumuh diatas tanah negara dinyatakan bahwa pertimbangan peremajaan permukiman kumuh adalah dalam rangka mempercepat peningkatan mutu kehidupan masyarakat terutama bagi golongan masyarakat berpenghasilan rendah yang bertempat tinggal di kawasan permukiman kumuh yang berada di atas tanah negara. kualitas bangunan sangat rendah. suatu lingkungan permukiman yang tidak sesuai tata ruang. teknologi. kesehatan. Untuk mempercepat pelaksanaan peremajaan . dapat ditetapkan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta yang bersangkutan sebagai lingkungan permukiman kumuh yang tidak layak huni dan perlu diremajakan. 4 Tahun 1992 tentang perumahan dan permukiman. lingkungan fisik serta dimensi politis. tatanan sosial budaya. yang menyatakan bahwa untuk mendukung terwujudnya lingkungan permukiman yang memenuhi persyarakatan keamanan. keberadaan lingkungan permukiman kumuh memberikan dampak citra ketidakberdayaan. yang dapat membahayakan kehidupan dan penghidupan masyarakat penghuni.

perlu didorong keikutsertaan Badan Usaha Milik Negara. peremajaan maupun relokasi sesuai dengan tingkat/ kondisi permasalahan yang ada. sosial. kesehatan. berkepadatan sangat tinggi bahkan sudah sampai ke taraf death point maka upaya untuk membangun permukiman yang mampu mengakomodasikan semua keluarga dengan lingkungan yang nyaman. ar. yang meliputi tahapan identifikasi karakter komunitas. pemberdaya dan fasilitator dalam upaya memampukan masyarakat dan mendorong peran aktif dunia usaha melalui penciptaan iklim yang kondusif dalam penyelenggaraan perumahan dan permukiman. Yayasan dan Perusahaan Swasta serta masyarakat luas yang pelaksanaannya perlu dilakukan secara terkoordinasi dengan instansi-instansi terkait. harkat. 04/SE/M/I/93 tahun 1993. derajat. perencanaan. dan martabat masyarakat penghuni permukiman kumuh terutama golongan masyarakat miskin dan berpenghasilan rendah melalui fasilitasi penyediaan perumahan layak dan terjangkau dalam lingkungan permukiman yang sehat dan teratur. pemrograman mandiri. dinyatakan bahwa perumahan dan permukiman kumuh adalah lingkungan hunian dan usaha yang tidak layak huni yang keadaannya tidak memenuhi persyaratan teknis. memfasilitasi terciptanya iklim yang kondusif dan membuka akses sumber daya dan informasi serta meningkatkan sarana interaksi sosial untuk mengembangkan norma dan nilai budaya yang sehat dan mengoptimalkan pendayagunaan sumberdaya pendukung penyelenggaraan perumahan dan permukiman (Kan. Proses pembangunan yang bertumpu kepada masyarakat/ keterlibatan masyarakat (Community Participation) merupakan suatu proses yang spesifik sesuai dengan karakter masyarakatnya. Oleh karena kawasan seperti ini pada umumnya terdiri dari rumah yang berukuran kecil. 1997). menciptakan. III. Dengan latar belakang tersebut. Disamping itu melalui kegiatan ini diharapkan mampu mondorong penggunaan dan pemanfaatan lahan yang efisien melalui penerapan tata lingkungan permukiman sehingga memudahkan upaya penyediaan prasarana dan sarana lingkungan permukiman yang diperlukan serta dalam rangka mengurangi kesenjangan sosial antar kawasan permukiman di daerah perkotaan. serta pembukaan akses kepada sumber daya dan informasi. Implementasi dari konsep pemberdayaan masyarakat disini adalah penyelenggaraan pembangunan yang bertumpu kepada masyarakat yaitu suatu proses peningkatan peluang kesempatan mandiri dan bermitra dengan pelaku pembangunan yang lain. hal ini penting agar supaya kaidah pembangunan perumahan yang telah ditetapkan . Pengembangan perumahan dan permukiman diprogramkan sebagai tanggung jawab masyarakat sendiri yang diselenggarakan secara multi sektoral dengan menempatkan peran pemerintah sebagai pendorong. Selanjutnya kebijakan penanganan permukiman kumuh sesuai Surat Edaran Menpera No. keselamatan dan kenyamanan serta tidak memenuhi persyaratan ekologis dan legal administratif yang penanganannya dilaksanakan melalui pola perbaikan/pemugaran.permukiman kumuh tersebut. serta mewujudkan kawasan permukiman yang ditata secara lebih baik sesuai dengan peruntukan dan fungsi sebagaimana ditetapkan dalam rencana tata ruang kota. dengan ruang terbuka yang memadai baik untuk olah raga maupun untuk taman lingkungan maka jalan satu-satunya adalah membangun rumah susun (Yunus. Badan Usaha Milik Daerah.TUJUAN KEGIATAN Tujuan penataan ini adalah dalam rangka meningkatkan mutu kehidupan dan penghidupan. 2005). identifikasi permasalahan. maka misi yang dilaksanakan dalam penanganan lingkungan permukiman kumuh adalah melakukan pemberdayaan masyarakat dan kehidupan yang sehat dan sejahtera.

Pendampingan masyarakat merupakan suatu hubungan setara antara masyarakat dengan individu atau kelompok yang memiliki kemampuan profesional. 1997) Secara singkat kebijakan-kebijakan tersebut adalah sebagai berikut : a. c. maka diperlukan akses bantuan kepada masyarakat sehingga kegiatan yang dilaksanakan dapat berjalan dengan baik karena didukung dana yang cukup. Upaya pengerahan aktif dari pemerintah dan pihak yang berkompeten harus selalu dilaksanakan dalam mendampingi upaya penduduk memperbaiki lingkungannya.menerus. Dalam rangka menggali potensi komunitas masyarakat. Kesadaran akan kebersihan perlu ditanamkan dengan baik melalui pemberian penyuluhan tentang hukum yang berkaitan dengan perusakan lingkungan sehingga secara tidak langsung akan menjadi Shock Theraphy bagi masyarakat yang berada di permukiman kumuh dan yang berpotensi menjadi permukiman kumuh untuk tidak merusak lingkungan hidup. 1988). Pengembangan permukiman juga perlu dikaitkan dengan berbagai kegiatan produktif unuk memberikan kehidupan yang sehat dan sejahtera. Pendekatan penyelenggaraan pembangunan yang berorientasi untuk masyarakat perlu diubah menjadi membangun bersama masyarakat. Prasarana yang bisa menjadi pendukung agar permukiman kumuh bisa sedikit berbenah dengan adanya fasilitas-fasilitas seperti tempat pembuangan sampah. Selanjutnya yang dimaksud dengan kepedulian adalah keberpihakan kepada masyarakat yang didasari oleh kebenaran. penyediaan waktu dan kesiapan diri untuk memahami bahasa komunikasi dan budaya kerja dari masyarakat yang didampingi.Meningkatkan kemampuan kelembagaan Pemerintah/Pemerintah Daerah dan kelompok masyarakat . Persoalannya adalah terletak kepada bagaimana menyiapkan dan menciptakan kondisi masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan.Mewujudkan proses transformasi kapasitas kepada masyarakat melalui pembelajaran dan pelatihan secara langsung di lapangan. tetapi juga menumjang aktifitas ekonomi dan pertumbuhan ekonomi (Kan. tetapi keterlibatan masyarakat hanya pada tataran aplikasi di lapangan. terstruktur dan sistematik (Yunus. Oleh karena itu masyarakat perlu diberikan pelatihan sehingga mampu memberikan konstribusi yang besar dalam proses pelaksanaan di lapangan. keswadayaan. misalnya penguasaan terhadap substansi pengembangan usaha ekonomi mikro.dapat diindahkan oleh masyarakat umum dan pola partisipasi masyarakat perlu dikembangkan sesuai dengan budaya yang berlaku di wilayah setempat (Sri. Untuk mendukung proses pemulihan permukiman kumuh tersebut. Walaupun masyarakat tetap harus dilibatkan dalam setiap kegiatan penanganan permukiman.P. kepedulian dan menerapkan kaidah kesadaran. hal ini harus dilaksanakan secara terus.ARAH KEBIJAKAN PENATAAN WILAYAH Pemerintah harus menjadi motor dalam menentukan kebijakan untuk menangani permukiman kumuh tersebut. kewajaran didalam proses pendampingan yang dibutuhkan masyarakat dalam memberdayakan pengetahuan mengenai kemasyarakatan. serta kemampuan untuk membuka akses terhadap sumberdaya dan informasi. b. ar.Mendorong akses bantuan kepada masyarakat yang tinggal di lingkungan permukiman kumuh. pasar perumahan dan fasilitas lainnya. metodologi pendekatan kepada masyarakat dan kemampuan subtantif spesifik yang dibutuhkan dalam sasaran pemberdayaan yang menjadi pilihan masyarakat. IV. maka peran pendampingan oleh tenaga pendamping/fasilitator adalah sangat strategis. 2005).

dan kapasitas ekonomi/usaha komunitas. Dalam penerapannya. serta mampu mengembangkan produk yang telah dihasilkan. Penerapan strategi ini memungkinkan komunitas pemukim untuk mampu membuat rencana yang rasional. melaksanakan rencana dan keputusan yang diambil. Dalam kaitannya dengan fasilitasi ini. Selanjutnya fasilitasi terhadap komunitas dilakukan untuk pengelolaan hasil pembangunan yang telah dilaksanakannya. dan proses kegiatan. Rangkaian fasilitasi ini merupakan bagian dari konsep dasar Tridaya. membuat keputusan. f. pelaksanaan pembangunan serta pengembangan kelembagaan komunitas Dalam rangka menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan. Oleh karenanya. Dalam mengaktualkan rencananya. kegiatan ini menggunakan pemberdayaan masyarakat sebagai inti gerakannya. yaitu pengorganisasian dan peningkatan kapasitas masyarakat. pendayagunaan prasarana dan sarana lingkungan permukiman serta pemberdayaan kegiatan usaha ekonomi lokal/masyarakat. langkah. fasilitasi kepada komunitas dalam pengorganisasian dan peningkatan kapasitas masyarakat ini merupakan bagian dari konsep dasar khususnya dalam aspek penyiapan masyarakat dan aspek pemberdayaan kegiatan usaha ekonomi dalam satu kesatuan. kualitas lingkungan permukiman. masyarakat yang terorganisasi memiliki peluang yang lebih besar dibandingkan secara individual. komunitas perlu melakukan pengorganisasian peluang dan sumberdaya kunci yang ada.PENATAAN WILAYAH PERMUKIMAN KUMUH Kegiatan penataan lingkungan kumuh ini menerapkan konsep dasar Tridaya yang meliputi aspek penyiapan masyarakat melalui pemberdayaan sosial kemasyarakatan. mengelola dan mempertanggungjawabkan hasil-hasil kegiatannya.di bidang perumahan dan permukiman. d. serta membuat rencana yang rasional juga menjadi persyaratan keberhasilan kegiatan. Selain itu kemampuan masyarakat dalam mengidentifikasi kebutuhan dan potensinya. Pelaku pembangunan di luar komunitas pemukim merupakan mitra kerja sekaligus sebagai pelaku pendukung yang berpartisipasi pada kegiatan komunitas pemukim. Dengan demikian. tanpa menutup kemungkinan adanya bantuan tidak mengikat dari pihak lain.Meningkatkan pembangunan dan pemeliharaan prasarana dan sarana umum dan ekonomi lingkungan permukiman V.Memberdayakan pasar perumahan untuk melayani lebih banyak masyarakat. khususnya dalam . Melalui penerapan strategi ini diharapkan terjadi peningkatan secara bertahap kapasitas sumberdaya manusia dan pranata sosial komunitas pemukim. pemerintah memberikan stimulan dana kepada komunitas untuk merealisasikan rencananya terutama dalam penataan lingkungan permukiman kumuh. yang berarti komunitas pemukim adalah pemilik kegiatan.Meningkatkan kesadaran hukum bagi para aparat Pemerintah e. strategi program ini menitikberatkan pada transformasi kapasitas manajemen dan teknis kepada komunitas melalui pembelajaran langsung (learning by doing) melalui proses fasilitasi berfungsinya manajemen komunitas. dengan menempatkan komunitas permukiman sebagai pelaku utama pada setiap tahapan. Seluruh rangkaian kegiatan dalam pemberdayaan masyarakat dalam program penataan lingkungan kumuh ini memiliki pola dasar yang secara umum dapat dikelompokan menjadi tiga kelompok besar kegiatan fasilitasi.

Rangkaian fasilitas ini merupakan bentuk utuh dari penerapan konsep dasar Tridaya.aspek pendayagunaan prasarana dan sarana lingkungan dan aspek penyiapan masyarakat dalam satu kesatuan.Melakukan pemberdayaan kepada para pelaku untuk mencegah terjadinya permasalahan sosial. Dalam rangkaiankegiatannya. dan Masyarakat. c. Badan Usaha (BUMN. e. Kab/Kota). f. pembentukan jaringan kerja dengan komunitas lain. pembukaan akses kepada sumber daya perumahan dan permukiman serta upaya-upaya pemberdayaan ekonomi khususnya bagi golongan masyarakat miskin dan berpenghasilan rendah. meningkakan kualitas rumah tinggal bahkan dapat memudahkan perolehan jasa-jasa dari penduduk yang tersedia. produktivitas dan kemandirian masyarakat.Upayamelembagakan penataan lingkungan permukiman kumuh dengan menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama perlu terus ditumbuh kembangkan dengan mewujudkan perumahan yang layak dan terjangkau pada lingkungan permukiman yang berkelanjutan. maka dalam upaya meningkatkan kesadaran perlu terus diupayakan penggalangan potensi masyarakat melalui proses pemberdayaan. dan pembukaan akses terhadap pengabil kebijakan. Pengembangan lembaga komunitas merupakan fasilitasi tahap akhir. hal ini dapat berakibat meningkatnya hasrat penduduk untuk berpartisipasi dalam pembangunan dan bahkan dapat meningkatkan nilai tanah yang ada. pelatihan dalam rangka peningkatan kapasitas manajemen dan teknis kepada komunitas maupun lembaga. penerapan tata lingkungan permukiman. responsif yang mendukung pengembangan jatidiri. KESIMPULAN Kesadaran masyarakat bermukim yang sehat. komunitas.Mendorong usaha produktif masyarakat melalui perkuatan jaringan kerja dengan mitra swasta dan dunia usaha. tertib dan teratur pada umumnya masih rendah.Melaksanakan penegakkan dan perlindungan hukum kepada masyarakat yang tinggal di lingkungan permukiman kumuh . Upaya pendukung yang cukup strategis adalah pemantapan kelembagaan yang mendorong terbentuknya lembaga perumahan dan permukiman yang handal dan profesional baik di lingkungan pemerintahan (Pusat. meningkatkan kesehatan lingkungan. serta melembaganya penyusunan RP4D (Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Permukiman di Daerah) sebagai bagian dari perencanaan pembangunan daerah. d.Menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama dalam penataan lingkungan permukiman kumuh .Mencari pemecahan terbaik dalam penentuan kelayakan penataan lingkungan permukiman kumuh . memperluas lapangan pekerjaan baru.Untuk mendukung pencapaian lingkungan permukiman yang responsif tersebut maka perlu langkah konkrit untuk mendayagunakan potensi masyarakat melalui kegiatan peningkatan kualitas permukiman. apabila upaya penataan permukiman kumuh dapat dilaksanakan maka hasil yang dapat diharapkan adalah meningkatnya pendapatan masyarakat.Menerapkan budaya bersih dan tertib di lingkungan perumahan dan permukiman . Secara Ringkas Penataan Wilayah untuk Pengananan Masalah Permukiman Kumuh tersebut adalah : a. dimana didalamnya . formalisasi lembaga komunitas. fasilitasi ini mengarah kepada pembuatan aturan main lembaga komunitas. Akhirnya. BUMD dan Swasta). VI. b. pemanfaatan akses sumber daya kunci pembangunan dalam rangka kemitraan. pengembangan perumahan yang bertumpu kepada swadaya masyarakat. Propinsi.

langkah dan waktu yang tepat untuk mengimplementasinya. 1997. melainkan harus merupakan upaya terpadu yang saling mendukung dan saling bersinergi dalam mencapai sasaran manfaat yang optimal. kemajemukan masyarakat harus dilihat sebagai kekuatan untuk menghadapi masa depan kota yang penuh persaingan dan permasalahan yang kompleks. Sehubungan dengan hal tersebut maka selaras dengan era Otonomi Daerah dimana masalah perumahan dan permukiman telah menjadi tugas dan tanggung jawab Pemerintah Kota Yogyakarta. Sri. : Kongres Ikatan Peminat Dan Ahli Demografi Indonesia IV Yunus. maka upaya penanganan lingkungan permukiman kumuh perlu terus dikembangkan konsep penangananya sesuai dengan kondisi permasalahan dan potensi lokal yang ada. bertahap dan berkelanjutan. Strategi Nasional Untuk Pembangunan Berkelanjutan. . 2005. 1988. Hendra. P. Koestoer.termasuk kegiatan penataan lingkungan permukiman kumuh secara berkelanjutan. Masa depan sangat tergantung dari keberhasilan mencapai kehidupan masyarakat yang berimbang. Permukiman Kumuh. 1975. Manajemen Kota: Perspektif Spasial. Ringkasan Agenda 21 Indonesia.S. yang implementasinya dilaksanakan secara multi sektoral. Penataan wilayah permukiman kumuh perlu dikaitkan secara struktural dan fungsional dengan potensi sumber daya yang ada di kota tersebut termasuk di lingkungan permukiman kumuh itu sendiri yang implementasinya dilakukan bersama masyarakat untuk mencapai kondisi yang lebih baik. DAFTAR PUSTAKA Esmara. Kesenjangan Pendapatan Daerah. Penataan lingkungan permukiman kumuh sangat strategis untuk dikembangkan sesuai potensi dan sumberdaya yang sudah dimilikinya. Perlu ada kesamaan persepsi dalam penetapan sasaran. 1997. dalam hal ini pemerintah perlu berperan sebagai fasilitator dan pemberdaya dari semua tindakan yang akan diambil. sehingga diperlukan perintisan pembentukan jaringan kemitraan yang saling mendukung. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Pertimbangan Pengusiran Atau Perbaikan. Padang: Universitas Andalas Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup dan United Nations Devolopment Programme. Jakarta. RH. H. Penanganan masalah lingkungan permukiman kumuh tidak dapat dilakukan secara sepihak atau parsial. UI-Press. Pendekatan pemberdayaan masyarakat harus berorientasi kepada tercapainya kemandirian masyarakat yang bertahap dan berkelanjutan. Perspektif Lingkungan Desa-Kota Teori dan Kasus. Implementasi dari produk-produk pengaturan dalam penataan lingkungan permukiman kumuh yang ada pada saat ini masih belum memberikan hasil yang optimal.

Menurut dia." ujarnya. Kalau berat memang harus ada relokasi. intervensi dari negara tetap dibutuhkan." ucapnya. maka akan diketahui kebijakan yang tepat dan dibutuhkan untuk mengatasi permukiman kumuh. Sementara itu. permukiman kumuh tidak dapat diselesaikan melalui cara-cara penggusuran. Di dalamnya diatur mengenai peningkatan kualitas perumahan dan permukiman. karena ada penolakan masyarakat. (Novi) .Penanganan Permukiman Kumuh Harus Melibatkan Masyarakat Jumat.000 lokasi. Kriya juga menjelaskan. Secara detail juga diatur melalui PP Nomor 38 Tahun 2007. tapi tanpa membuat penghuninya kehilangan pekerjaan. terutama untuk merumuskan program agar tepat sasaran. Apalagi permasalahan permukiman kumuh terkait kemampuan swadaya masyarakat yang tentunya didukung dengan fasilitasi dari pemerintah. Terdapat sejumlah solusi. Kamis (12/11). Kita lihat keberhasilan Pemerintah Finlandia dalam pembangunan perumahan di kawasan permukiman kumuh. luas permukiman kumuh saat ini mencapai 59.000 hektare untuk 10. Sementara pemerintah pusat menerbitkan norma standar prosedur manual (NSPM). "Untuk mengatasi permukiman kumuh. khususnya terkait kewenangan pemerintah pusat dan daerah. kalau permukiman kumuh skala ringan hanya membutuhkan pemugaran/perbaikan lingkungan yang dilaksanakan melalui pendekatan pembangunan aspiratif. Penanganan permukiman kumuh sendiri sudah diatur melalui Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1992 tentang Perumahan dan Permukiman. 13 Nopember 2009 JAKARTA (Suara Karya): Masyarakat harus dilibatkan dalam mengatasi permukiman kumuh di perkotaan karena lebih mengetahui kondisi di daerahnya masing-masing. Ditargetkan pada tahun 2015 luas permukiman kumuh bisa menurun hingga 50 persen. melalui kontribusi masyarakat. Deputi Kemennegpera Bidang Rumah Swadaya Kriya Arsyah mengatakan. Dengan ini diharapkan program-program yang ada dapat dilaksanakan secara efektif. "Solusinya tergantung kategori permukiman kumuh yang berstatus berat atau ringan. termasuk dalam memberikan solusi. "Isu terkait permukiman kumuh dapat diselesaikan dengan melibatkan masyarakat bersangkutan. Semua melalui kebijakan dan instrumen yang dikonsep secara matang." kata Menteri Negara Perumahan Rakyat (Mennegpera) Suharso Monoarfa di Jakarta. Ini juga terkait dengan instrumen kebijakan yang akan dikeluarkan pemerintah untuk mengatasi permukiman kumuh. Menurut dia. Contohnya upaya memindahkan masyarakat yang tinggal di pinggir rel kereta api. namun keputusan tetap di tangan pemerintah daerah. "Penanganan permukiman kumuh dilaksanakan pemerintah daerah." katanya. Sementara di New York sebaliknya.

berkacamata bingkai kawat. Perencanaan kota abad ke-20 berkembang dari pandangan ngeri tentang kota abad ke-19 tersebut. dan seorang anak yang sudah meninggal tiga belas hari. Dia layak disebut karena memiliki dampak yang besar dan melekat pada cara kita memahami kota.Solusi Kota Mengapa kota jadi obat mujarab bagi masalah pertumbuhan planet kita? Oleh Robert Kunzig Foto oleh Chia Ming Chien Pada masa Jack the Ripper. Warga zaman Victoria itu menyebut daerah kumuh seperti itu sebagai sarang. Howard berkepala botak. mungkin lapangan tenis rumput. di kota itu hiduplah seorang stenografer santun bernama Ebenezer Howard. kota ini juga dijejali orang yang jauh lebih melarat daripada Howard. atau koloni hewan yang beranak-pinak. dan empat babi di ruang bawah tanah!… Di tempat lain ada janda miskin. Ia menyurati istrinya pada 1885 bahwa yang diperlukan keluarganya adalah rumah dengan “taman yang indah. Daerah kumuh yang disatroni Ripper untuk mencari korban benarbenar memprihatinkan. Howard pulih dari depresi berkepanjangan dan memiliki skema untuk mengosongkan London. Dalam buku tipis yang diterbitkan sendiri pada 1898. ibu. sering juga dua. Anehnya. “Setiap kamar di perumahan busuk dan bau ini menampung satu keluarga. London pada tahun 1880-an sedang berkembang pesat. tiga anak. tiga anaknya. Akan tetapi. dan pikirannya selalu sibuk mencari jawaban. menteri pejuang rakyat. setelah memiliki empat anak dalam enam tahun di rumah kontrakan yang sumpek. “Inspektur kebersihan pernah melaporkan menemukan ayah.” Beberapa tahun kemudian.” tulis Andrew Mearns. ini dimulai dengan Ebenezer Howard. berkumis tebal hingga menutupi mulut. masa sulit bagi London. pria yang sehari-harinya mencatat gagasan orang lain itu memaparkan visinya sendiri tentang per- .

Sebaliknya: Dengan populasi Bumi yang sedang menuju angka sembilan atau sepuluh miliar. Triumph of the City. serta buku barunya. berjalan kaki untuk bekerja di pabrik di pinggiran kota. Di negara maju dan Amerika Latin. dan rasa takut ala warga Victoria terhadap kota tetap ada. Kota besar kini semakin besar dan semakin banyak. Nama-nama negara. kota taman pertama. Mahatma Gandhi keliru. Sekarang urbanisasi dianggap hal baik. melainkan di . arus ini hampir memuncak. lebih dari 70 persen warga di sana tinggal di wilayah perkotaan. yang masingmasing dipetakan berdasarkan PDB dan laju urbanisasi. dengan cara menjauhkan orang dari metropolis bak kanker itu ke “kota-kota taman” baru yang berswadaya. kritikus besar arsitektur berkebangsaan Amerika. tetapi salah tentang masa depan kota: Arus urbanisasi-lah yang kemudian tersebar ke seluruh dunia. tampaknya kota padat adalah obatnya—harapan terbaik untuk mengentaskan orang dari kemiskinan tanpa menghancurkan bumi. Pada suatu malam Maret lalu. Pada abad ke-19 London adalah satu-satunya kota yang berpenduduk lebih dari lima juta jiwa.” Howard berargumen bahwa arus urbanisasi harus dihentikan. ekonom Harvard Edward Glaeser tampil di London School of Economics untuk mempromosikan sudut pandangnya. berkata bahwa buku itu “merupakan fondasi bagi daur baru peradaban kota. Pada 1907. kanker sudah bukan lagi perumpamaan yang tepat. Di sebagian besar Asia dan Afrika orang masih mengalir ke kota. Penduduk pulau-pulau kecil berbahagia ini akan merasakan “perpaduan serasi” antara kota dan desa. kata Glaeser—masa depan India bukan terletak di desa. sekarang ada 54 kota.mukiman manusia yang semestinya—visi yang begitu meyakinkan sehingga setengah abad kemudian Lewis Mumford. dan mendapat makanan dari pertanian di sabuk hijau luar—yang juga akan mencegah kota meluas ke daerah pedesaan. tak ada negara pedesaan yang kaya. Howard meramalkan dengan berani (dalam bahasa Esperanto) bahwa baik bahasa baru itu maupun utopia barunya akan segera tersebar luas ke seluruh dunia.” katanya. Meskipun daerah kumuh yang memprihatinkan seperti di London masa Victoria kini tersebar luas. Dia benar bahwa manusia menginginkan ruang hidup yang lebih besar. Mereka tinggal di rumah dan taman indah di pusat kota. saat menyambut 500 penutur bahasa Esperanto ke Letchworth. ditampilkan di layar di belakangnya. sebagian besar berada di Asia. “Tak ada negara urbanisasi yang miskin. Pendapat pakar bergeser jauh dalam satu-dua dasawarsa terakhir.

menyisakan lebih banyak tempat untuk pedesaan terbuka. penggunaan energi dan emisi karbon per kapita jauh lebih rendah daripada rata-rata negara. Katanya. kota tampak seperti tumpukan kerusakan yang terpusat— sampai Anda mempertimbangkan alternatifnya. “Mereka lebih menghargai pengetahuan daripada ruang—dan itulah intisari kota modern. Jalan. Di kota yang rata-rata pendidikan warganya tinggi. David Owen menjelaskannya dalam Green Metropolis. Per kapita. yang menganggap pondok Henry David Thoreau di hutan sebagai contoh ideal. yaitu menyebarkan kerusakan. Jika yang paling Anda hargai adalah alam. dan kabel listrik mereka lebih pendek dan memakai sumber daya lebih kecil. bagi Glaeser. seperti yang telah dilahirkan oleh kota sejak Forum Romawi mulai ada. Gambar Dharavi. Diperlukan waktu lebih lama bagi kaum pencinta lingkungan. etika kembalike-desa akan membawa petaka. dari sudut pandang ekologi. dan gagasan. Belum ada teknologi—tidak telepon. terutama lantai bursa. Dengan meningkatkan pendapatan. kota juga meningkatkan konsumsi dan polusi. atau konferensi video—yang dapat melahirkan pertemuan kebetulan yang bermanfaat. gorong-gorong. dan kota berproduksi lebih tinggi karena “ketiadaan jarak antara manusia” mengurangi biaya pemindahan barang. Hal yang terpenting. itu contoh kegairahan kota. daerah kumuh terbesar di Mumbai. Mudah dipahami mengapa para ekonom merangkul kota sebagai mesin kemakmuran. bukan penyakit. tempat para jutawan meninggalkan kantor besar untuk bekerja dalam kolam informasi terbuka. orang tak berpendidikan pun memiliki pendapatan lebih tinggi.Bangalore. penghuni kota juga menimbulkan efek negatif lebih kecil dalam beberapa segi lain. Internet. pendiri Whole Earth Catalog dan kini penganjur urbanisasi. Contoh kota yang hidup bagi Glaeser adalah Wall Street. Kota memungkinkan setengah umat manusia tinggal di sekitar 4 persen lahan tanam. orang miskin berduyunduyun ke kota karena di situlah uang berada. . Kota yang sukses “memberi ganjaran lebih besar bagi orang cerdas” dengan cara memungkinkan orang saling belajar dari sesamanya. Menurut Stewart Brand. itulah bukti “limpahan modal manusia. dan penerangan daripada rumah. melihat mata mengantuk para pendengar untuk mengetahui bahwa kita berbicara terlalu cepat. dan gambar favela di Rio de Janeiro ditayangkan.” katanya. pendinginan. Apartemen memerlukan energi lebih sedikit untuk pemanasan. orang. Teknologi juga tidak bisa menyampaikan petunjuk nonverbal kontekstual yang membantu kita menyampaikan gagasan kompleks—misalnya.” Limpahan paling efektif terjadi jika orangnya berdekatan. orang di kota padat lebih jarang mengemudi. Di kota seperti New York.

orang keliru jika menganggap urbanisasi sebagai hal buruk. Banyak pemerintah kota bertindak seperti Inggris saat menanggapi pertumbuhan London pada abad ke19: dengan berusaha menghentikannya. menjadi lebih kaya daripada beberapa negara di Eropa. sebagian besar kota itu tetap berada di dalam tembok .Kota di negara berkembang lebih padat lagi dan menggunakan sumber daya jauh lebih sedikit. dengan PDB per kapita di bawah $100. kata Satterthwaite. pendiri dinasti Choson. antara fitur yang sengaja dirancang pemerintah dan yang muncul secara organik seiring waktu dari pilihan yang dibuat oleh warganya. toilet. Para pendeta yang memilih lokasinya pada 1394 untuk Raja Taejo. Tetapi. Cara pemerintah kota-kota ini menanggapinya akan berdampak kepada kita semua. atau pemungutan sampah. masalahnya adalah ketidakmampuan Anda mengatur mereka. belum lama ini banyak orang Korea tinggal di gubuk. yang akan menyerap sebagian besar kenaikan populasi dunia antara sekarang dan tahun 2050—lebih dari dua miliar orang. ‘Tidak. Selama lima abad. “Saya bertemu banyak wali kota Afrika yang berkata. “Saya tidak takut pada pertumbuhan cepat. Dan kota seperti inilah. Mungkin demikian pula nasib satu miliar penghuni kota lain di negara berkembang. Saat mengemudi ke Seoul melalui jalan raya yang menyusuri tepi Sungai Han. Warganya tidak memiliki air bersih. itu terutama karena konsumsi orang miskin tidak banyak. Survei PBB melaporkan bahwa 72 persen negara berkembang menjalani kebijakan yang dirancang untuk memperlambat laju migrasi ke kota. dengan Sungai Han di depan dan gunung besar di belakang untuk melindunginya dari angin utara. mengikuti prinsip fengsui kuno.” Setiap kota adalah perpaduan unik antara yang terencana dan yang tidak. dan Korea Selatan berubah dari salah satu negara termiskin di dunia. Namun. tetapi kehidupan di dalamnya “begitu hangat dan nyaman. Antara 1960 dan 2000 populasi Seoul melambung dari tiga juta kurang menjadi sepuluh juta jiwa. ‘Terlalu banyak orang yang pindah ke sini!’ Saya katakan. Kecepatan perubahan itu kentara. Blok apartemen mungkin tampak muram dari luar. Salah satunya Seoul.” katanya. tetapi ada beberapa contoh yang memberi harapan. ibu kota Korea Selatan. Namun. masing-masing memajang angka besar untuk membedakannya dengan kembarannya. Mereka menempatkan istana raja di tempat yang menguntungkan. kita melewati lautan blok apartemen beton yang seragam dan meresahkan. menurut proyeksi PBB. Seoul direncanakan sejak awal.’” Tidak ada model sempurna untuk mengelola urbanisasi yang cepat. bukan sebagai bagian perkembangan yang tak terhindarkan. kata perencana kota Yeong-Hee Jang kepada saya. penasihat bagi pemerintah dan himpunan penghuni daerah kumuh di seluruh dunia.

wartawan investigasi di berita mingguan SisaIN. proses yang menciptakan konglomerat seperti Samsung dan Hyundai. Tetapi. Banyak bangunan yang musnah dalam kesibukan membuldoser dan membangun gedung tinggi. seiring tahun-tahun berlalu. Ketika Park Chung-Hee mengambil alih kekuasaan dalam kudeta militer pada 1961.” kata Choo Chin Woo. Anda menyaksikan kelas menengah dan atas kota yang tumbuh itu meninggalkan gang berkelok dan rumah adat—hanok kayu elok. pemerintahnya menyalurkan modal asing ke perusahaan-perusahaan Korea yang memproduksi benda yang dibeli orang asing. Tidak banyak yang tersisa di Seoul. Kemudian. Perang Dunia II. Semua energi itu ternyata ditata oleh seorang diktator (fakta yang mungkin dirasa tidak nyaman). Inilah kota cendekia terpencil yang berpenduduk beberapa ratus ribu jiwa. yang membiayai pembangunan prasarana yang membantu kota itu menyerap populasi negara yang meningkat. mendatangkan lebih dari sejuta pengungsi ke kota yang rusak parah akibat bom itu.enam belas kilometer. “Urbanisasi tidak bisa dipahami terpisah dari perkembangan ekonomi. Jika Anda tinggal di Seoul lama. Dari masa inilah. kata perencana kota Yeong-Hee Jang. di sebelah utara Sungai Han. Orang Korea senang memanaskan udara rumah hingga 25 derajat. untuk pertama kalinya kota itu dipenuhi kumpulan orang yang tangguh. abad ke-20 pun menghancurkannya.” kata ekonom Kyung-Hwan Kim dari Sogang University. Anda menyaksikan Seoul-baru bangkit dari sawah hijau di tepi selatan. yang berakhir pada 1953. dengan halaman dan atap genting melekuk indah—ke gedung steril dan kisi-kisi jalan yang ramah-mobil. Lebih buruk lagi. Mereka bertekad memperbaiki nasib. Kota yang sedang tumbuh itu memungkinkan terjadinya ledakan ekonomi. dan dalam apartemen yang diperlengkapi dengan baik. “Seoul kehilangan warnanya. Akan tetapi. di wilayah yang disebut Kangnam. Yang penting dalam proses ini. ledakan penduduk Korea Selatan—yang dipicu oleh perbaikan gizi dan kesehatan masyarakat yang cepat—menyamai tempat lain. . adalah pria dan wanita yang mengalir ke Seoul untuk bekerja di pabrik-pabrik baru dan menuntut ilmu di universitas. pada tahun 1970-an dan 1980-an. hal itu terjangkau oleh mereka. Sekarang setengah penduduk di Seoul memiliki apartemen. lalu Perang Korea. yang dibangun bawahan Taejo selama enam bulan. kaum miskin biasanya tersingkirkan saat hunian sementara mereka dikembangkan menjadi gedung-gedung yang tak mampu mereka beli. semakin besar persentase populasi yang mampu membeli tempat tinggal dalam ledakan permukiman.

persis seperti yang dilakukan London pada 1947. tetapi juga sistem kereta bawah tanah yang baik. negara. Mulai 2012 pemerintah berencana memindahkan setengah kementeriannya ke sana dan menyebarkan lembaga-lembaga negara ke seluruh negeri. Semua semarak dengan perdagangan dan dipadati pejalan kaki. tetapi membuktikan bahwa negara miskin dapat mengalami urbanisasi dengan sukses dan sangat cepat. juga bumi. kepadatan. dengan harapan menyebarluaskan kekayaan Seoul. . Harapan hidup meningkat dari 51 tahun menjadi 79—setahun lebih tua daripada orang Amerika. yang masing-masing memiliki jejak karbon kurang dari setengah jejak karbon warga New York.000 jiwa. seperti subsidi untuk jalan raya dan kepemilikan rumah. London tidak lagi dikutuk sebagai tumor.” kata Peter Hall. Pengalaman Korea Selatan ini tidak mudah ditiru. “Sabuk hijau menyebabkan orang terdorong semakin jauh keluar. kadang-kadang terlalu jauh. sebagaimana antitesisnya. perencana dan sejarawan di University College London. Rasa takut terhadap urbanisasi selama ini merugikan kota. ibu kota terencana di Brasil. Perluasan daerah pinggiran ke luar didorong oleh kebijakan lain pemerintah. orang kini pulang-pergi dari pinggiran kota yang melompati batasan sabuk itu. Park mengikuti saran dari buku Ebenezer Howard. usaha menghentikan pertumbuhan kota malah memperparah perluasannya. Perluasan kini merupakan masalah utama bagi perencana kota masa kini. Brasília. Anak lelaki Korea masa kini bertubuh 15 sentimeter lebih jangkung daripada dulu. Tampaknya. Pada 1971. Kehidupan semakin membaik bagi orang Korea seiring negara itu berubah dari 28 persen perkotaan pada 1961 menjadi 83 persen kini. seabad yang lalu. Sekarang pemerintah sedang membangun ibu kota kedua 120 kilometer di sebelah selatan. Ebenezer Howard memang benar soal itu: Banyak orang ingin punya rumah bagus dengan taman. ketika populasi kota melejit melebihi lima juta jiwa. Ia mengelilingi kota itu dengan sabuk hijau lebar untuk menghentikan perkembangan lebih jauh.Seoul zaman sekarang adalah salah satu kota terpadat di dunia. Korea Selatan belum berhasil menyingkirkan pemikiran bahwa ibu kotanya yang besar itu adalah tumor yang menyedot nyawa dari daerah lain di negara itu. Kedua sabuk hijau ini memang mempertahankan ruang terbuka. dirancang untuk 500. jalanannya tampak berwarna-warni bagi orang Barat. Ironisnya. Di sana ada jutaan mobil. Didorong pula oleh satu lagi penentu nasib kota—pilihan yang dibuat oleh warga perorangan. tetapi tidak menghentikan pertumbuhan kota. Di distrik-distrik baru pun. sekarang dua juta jiwa tambahan tinggal di luar danau dan taman yang semestinya menghentikan perluasan kota itu.

dan sumber daya lain. sebelum kota tumbuh di atasnya. “Jauh lebih baik bagi bumi. jenis rumah yang dihuni dan transportasi yang digunakan juga berpengaruh. Sebelum 2030. Pada abad ke-20. . energi. mereka mampu membayar perjalanan lebih jauh antara rumah dan kantor. penjualan mobil sedang laris. Tetapi. Ini dimulai dengan memandang kota yang tumbuh sebagai pemusatan energi manusia yang dapat ditata dan dimanfaatkan. kota itu memiliki aspek penting yang dipandang banyak perencana masa kini sebagai kunci kelestarian: Kota ini tidak dirancang berdasarkan mobil. Howard tak menghiraukan ciptaan baru di masanya itu.” tulis Edward Glaeser. kota-kota Amerika dirancang-ulang berdasarkan mobil. Di antara anarki yang merajalela di banyak kota sekarang dan utopianisme yang mencirikan perencanaan kota. Dengan merujuk citra satelit. melacak perubahan bentuk dan kepadatan penduduk di 120 kota antara 1990 dan 2000. Di negara berkembang pun. “Saat pendapatan naik. untuk dibuat taman dan kisi-kisi koridor angkutan umum yang padat. di lapangan parkir di mal-mal gagal. Dengan jalan perdagangan yang tenang dan rumah-rumah Seni dan Kerajinan.” Kota berkembang niscaya akan meluas. daripada wilayah-wilayah meluas yang dibangun berdasarkan mobil. misalnya. ada jenis perencanaan sederhana yang dapat membuat perbedaan besar. Sekarang ini.Perluasan bukan hanya fenomena di Barat. kebanyakan kota meluas lebih cepat daripada orang masuk ke sana. Dari mana pun di Letchworth orang dapat berjalan kaki ke pusat kota untuk berbelanja atau naik kereta api ke London. Sebagian besar warga kotanya bekerja di London atau Cambridge. dengan cara membangun alun-alun yang dapat dijelajahi dengan jalan kaki. dan menghemat lahan. Dengan transportasi murah. dan data sensus. Namun. sekarang terasa seperti kota taman yang terlupakan oleh waktu. Sementara di China dan India. kepadatan kota rata-rata turun 2 persen setiap tahun. Perluasan berdasarkan mobil ini melahap lahan pertanian. para perencana di AS ingin pusat kota dihuni kembali dan suburbia dipadatkan. Perencanaan ini mengharuskan kita memandang ke depan berpuluh tahun. peta tua. kata Angel.” Angel menjelaskan. Shlomo Angel. jika negara-negara itu memiliki “kota-kota padat yang dibangun berdasarkan lift. Apa yang mendorong perluasan itu? Peningkatan pendapatan dan transportasi murah. area pembangunan kota dapat berlipat tiga. saat orang masih membanjir ke kota. dosen perencanaan kota di New York University dan Princeton. orang punya uang untuk membeli ruang lebih luas. Letchworth di Inggris. kata Angel.

“Aku sering dikuasai perasaan suka cita yang aneh pada saat seperti itu. London memperluas jalur kereta api di atas dan bawah tanah. Lebih penting lagi. “Lalu biarkan semua berjalan apa adanya..Lima puluh lima kilometer ke selatan. kekacauan dan kesemrawutan menarik bagiku. Jalan ramai— pertanda kemakmuran. meninggalkan saya di trotoar ramai dengan karunia besar: beberapa jam untuk dilewatkan di London. Sekarang ada delapan juta orang yang tinggal di sana. Semua upaya untuk mengatur labirin jalannya telah gagal—siapa pun yang pernah naik taksi di London pasti berpendapat begitu.” kata Hall. Tetapi. ia menghilang ke bawah tanah untuk pulang. Saat pulang setelah beberapa tahun di AS. kata Hall. kota itu melakukan dua hal bijak saat mengembang keluar pada abad ke-19 dan 20. “London tidak direncanakan sama sekali!” seru Peter Hall suatu sore saat kami melangkah ke jalan di depan British Academy. “Perbaiki transportasi. seperti Hampstead Heath.. Ebenezer Howard pun tentu memahami perasaan itu.” Setelah berkata demikian. . London mempertahankan tamantaman semi-liar yang luas. tempat warga dapat bercengkerama dengan alam. London tetap tak tergantikan. dan membuatku gembira. setidaknya ketika masih muda. ia menulis.

sampai dengan tahun 2005.9 miliar orang atau 60% dari penduduk dunia. Kedua.4 miliar penduduk. seperti air bersih.Mengupayakan Kota Tanpa Kawasan Kumuh Posted Jumat. Pada tahun 2010. Laporan badan Perserikatan Bangsa-Bangsa bidang kependudukan UN-Habitat. . pada tahun 2030 jumlah penduduk perkotaan di dunia diperkirakan mencapai 4. menurut Direktorat Pengembangan Permukiman Direktorar Jenderal Cipta Karya pada Departemen Pekerjaan Umum. sekitar 15 juta rumah. Sementara itu. Perlu kerja keras semua pihak untuk mengeremnya. kolong tol. 2009 by adronafis28 in Berita Palembang. masuk kategori standar. Pertama. permukiman yang masuk kategori kumuh terbagi dua. biasanya di tanah kosong bukan milik dan tidak ada tempat yang diperuntukkan bagi permukiman (di bantara kali. sungai. Tinggalkan sebuah Komentar Dalam satu dasawarsa terakhir. SQUATTERS : kawasan atau lingkungan permukiman yang dihuni warga secara legal. menyatakan dengan asumsi rata-rata pertumbuhan penduduk dunia 1. sanitasi. SLUMS : kawasan atau lingkungan permukiman yang tidak dilayani infrastruktur secara memadai. jembatan dan lain-lain). rel kereta api. laju kekumuhan di Indonesia kian meningkat. Di Republik ini. menurut laporan dewan ekonomi dan sosial PBB pada 2006. tapi status kepenghuniannya kerap ilegal. UN-Habitat memperkirakan jumlahnya akan meningkat sekitar 1. Adapun. Oktober 30. terdapat 1 miliar penduduk perkotaaan dunia yang tinggal di lokasi padat kumuh.8% per tahun. yang dihuni penduduk.

jika tak dibarengi dengan kesiapan daerah-daerah. Sehingga. memberi dampak yang tak sedikit. Menyadari kesalahan yang dilakukan masa lalu. justru. mengantisipasinya. Para pengambil keputusan maupun perencana kota terkesan reaksioner dalam menyikapi persoalan kekumuhan. diperkirakan luas permukiman kumuh di Indonesia mencapai 57. Bukankah. yang. luas permukiman kumuh di Tanah Air akan bertambah sebesar 1. kekumuhan maupun kawasan kumuh kian merebak. pada awal 1990-an. tingkat kekumuhan kawasan pemukiman di Indonesia mencapai 2. kota-kota di Amerika Serikat lebih banyak melibatkan masyarakat miskin dalam pembangunan perkotaannya dan tidak lagi menggusur mereka untuk menghilangkan kemiskinan di perkotaan. Sementara itu. Kemiskinan terus bertahan. .000 hektar. Pada saat itu. Menggusur adalah hanya sekedar memindahkan kemiskinan dari lokasi lama ke lokasi baru dan kemiskinan tidak berkurang. lima tahun berikutnya.800 hektar “Perluasan” lahan kumuh ini tak mustahil akan terus membengkak beberapa tahun ke depan. Sayangnya.000 hektar jadi 54. kemiskinan dan kualitas lingkungan yang rendah adalah hal yang mesti dihilangkan. Peremajaan kota Alih-alih merelokasi kawasan kumuh. dan masyarakat miskin yang tergusur semakin sulit untuk keluar dari kemiskinan karena akses mereka terhadap pekerjaan kian susah. dari 47.37 persen setiap tahunnya. Kemiskinan hanya berpindah saja. tetapi tidak dengan menggusur masyarakat telah bermukim lama di lokasi tersebut. pendekatan peremajaan kota sering digunakan pada 1950 dan 1960-an. peremajaan itu menyebabkan timbulnya masalah sosial seperti kemiskinan perkotaan yang semakin akut. terutama di perkotaan. permukiman-permukiman masyarakat miskin di pusat kota digusur dan diganti dengan kegiatan perkotaan lainnya yang dianggap lebih baik. gelandangan dan kriminalitas. 2004-2009.Menurut Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Fenomena inilah yang disebut peremajaan kota. kota-kota kita cenderung kurang siap untuk itu. dan menggantinya dengan kegiatan perkotaan lainnya yang dianggap lebih bermartabat. Peremajaan kota ini menciptakan kondisi fisik perkotaan yang lebih baik tetapi sarat dengan masalah sosial. menurut perkiraan United Nation Development Programme atau (UNDP). pendekatan konvensional paling populer yang diambil pemimpin di daerah adalah menggusur permukiman kumuh. ujungujungnya. Peremajaan kota yang dilakukan saat itu sering disesali oleh para ahli perkotaan saat ini. pada 2009 ini. Soalnya. Kondisi ini menyebabkan warga yang tergusur akan “mengalihkan” tempat tinggalnya ke tempat-tempat lain. masyarakat yang mendiami kawasan kumuh dominan miskin? Sejatinya. penggusuran ini akan semakin menyulitkan kehidupan karena mereka mesti beradaptasi dengan lokasi permukimannya yang baru. Di Amerika Serikat.9% per tahun pada 1999-2004. Dampaknya. Bagi orang yang tergusur.

Soalnya. akan menjadikan daerah-daerah perkotaan di Indonesia lebih siap dengan kebutuhan kini dan masa depan. . setiap kota-kota mesti punya perencanaan strategis dalam pembangunan permukiman perkotaan. namun berkelanjutan.” kata Menteri. mulai dari perencanan hingga pelaksanaan.” kata Menteri. Pertumbuhan pesat urbanisasi berdampak pada turunnya daya dukung kota dalam pemenuhan pelayanan perkotaan yang layak bagi masyarakat. Masalah urbanisasi-perpindahan warga dari desa ke kota secara massif-kata Menteri Kirmanto.” “Penataan kawasan-kota yang terpadu. menurut Budi. perencanaan kota juga perlu mengantisipasi terjadinya bencana alam.” kata dia. apakah solusinya itu? Kota perlu perencanaan strategis Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto punya jawabannya.” Menteri Kirmanto menambahkan. adalah masalah yang juga dihadapi kota-kota di dunia. melibatkan peran serta masyarakat. Ada solusi lain yang bisa diambil. Selain mengantisipasi pertumbuhan penduduk. Perencanan kota. tidak reaktif. kata dia. “Juga harus berdasarkan prinsip transparansi dan akuntabilitas.” katanya lagi. “termasuk dalam infrastruktur dasar permukiman berkelanjutan. Direktur Jenderal Cipta Karya pada Departemen Pekerjaan Umum. juga harus bergeser dari eksklusifitas menjadi inklusivitas. perlu disiplin menerapkan perencanaan struktur bangunan rumah dan gedung di daerah rawan gempa. Sebagai langkah antisipasi penangan permukiman yang tidak bersifat reaktif. Rencana strategis ini harus mengacu pada rencana tata ruang wilayah di kabupaten dan kota. Pertanyaannya kemudian.Sekelumit gambaran di atas adalah adalah kenyataan bahwa peremajaan kota bukan suatu solusi bagi penanganan kawasan kumuh. Kota-kota terutama di daerah rawan gempa. Budi Yuwono. Dengan kata lain. “Rencana strategis pembangunan permukiman akan menjadi alat penting bagi setiap kota dalam pemenuhan tekananan urbanisasi. demi mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Pada sisi lain. “Karena lebih sering menjadi penyumbang permasalahan ketimbang perbaikan bagi kualitas manusia dan lingkungannya. lanjut Menteri. Menurut dia. mengatakan bahwa sistem perencanaan kota di dunia memerlukan penyempurnaan. “Saya mengajak setiap kota untuk segera menyiapkan strategi pembangunan kota dan strategi pengembangan permukiman perkotaan.

Tema ini dipilih UN-Habitat (badan PBB untuk masalah kependudukan) untuk meningkatkan kesadaran perlunya penyempurnaan perencanaan kota dalam menghadapi tantangan perkotaan abad 21. yang juga Direktur Jenderal Cipta Karya Departemen PU. program kali bersih . Surakarta/Solo. di Palembang. Bontang. Balikpapan. Menurutnya. secara teratur menyelenggarakan peringatan hari habitat secara nasional. Kota Solo (2007). Blitar. Pekalongan. Sedikit mengulas. agenda habitat dirumuskan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui Deklarasi Vancouver 1976. setahun setelah resolusi PBB bernomor 40/202 itu dikeluarkan. Best practices. Senin (5/10) lalu. seperti yang dikemukakan di atas-tadi.” kata Ketua Tim Pengarah Sekretariat Nasional Habitat Budi Yuwono. peringatan serupa dilaksanakan di Denpasar dan bertajuk “Harmonious Cities atau kota-kota yang harmonis. adalah pameran best practices perencanaan kota oleh sembilan kota yang telah dinilai berhasil dalam menerapkan tata ruang kota. serta mengingatkan dunia akan tanggung jawab bersama untuk masa depan permukiman yang lebih baik. menetapkan Hari Habitat Dunia jatuh pada setiap Senin pertama bulan Oktober. serta Denpasar (2003) dipilih sebagai tuan rumah penyelenggara. artinya melibatkan seluruh para pemangku kepentingan. dan Tarakan. Kesembilan kota itu yakni Palembang. termasuk masyarakat. Negeri kita. Majelis PBB. Setelah itu. Adapun tema peringatan HHD di Palembang adalah “Merencanakan Masa Depan Perkotaan Kita”. PBB mengajak bangsa-bangsa untuk memikirkan kondisi permukiman dunia dan hak atas hunian layak. Surabaya. Yogyakarta. Hari Habitat secara nasional digelar di Palembang. kemiskinan dan permukiman kumuh. Salah satu kegiatan utama puncak peringatan HHD di Palembang ini. Di Indonesia. Mundur beberapa tahun. Dan pada 2005 Indonesia jadi tuan rumah Hari Habitat tingkat internasional karena upaya pengembangan permukiman yang lebih baik. Khususnya tentang pertumbuhan pesat urbanisasi yang memberikan akibat wajar yang negatif pada peningkatan kepadatan penduduk. dilaksanakan melalui penangan permukimah kumuh yang terintegrasi dengan penanganan waterfront Sungai Musi sebagai kawasan. dan dipusatkan di Plaza Benteng Kuto Besak. apa yang telah dilakukan oleh kota-kota tersebut telah memperlihatkan bahwa perencanaan kota yang berhasil adalah perencanaan kota yang partisipatif. “Dari kegiatan ini diharapkan kreativitas penanganan kawasan kumuh yang dilakukan oleh kotakota ini dapat menjadi benchmark dalam perencanaan kota bagi kota-kota lain. Tahun lalu. ini. Semarang (2004). Melalui peringatan ini. dalam Sidang Umumnya pada 1985. Jakarta (2006 dan 2005).Hari habitat Pernyataan Menteri Kirmanto di atas mengemuka dalam peringatan Hari Habitat Dunia (HHD) pada tahun 2009 ini.

Menteri Kirmanto memuji kinerja dan komitmen Pemerintah Kota Palembang dalam pengelolaan lingkungan. ditargetkan tercapai pada 2015.” katanya. Wali Kota Palembang Eddy Santana Putra.” katanya. pemerintah mematok sejumlah target. sebanyak 200 kota di Indonesia ditargetkan tak lagi kumuh. drainase. yang juga dihadiri Menteri Negara Perumahan Rakyat Mohammad Yusuf Asy’ari. Pada 2010. Batam. pada 2006 lalu. Medan. Pemerintah daerah di Indonesia tidak siap dalam penyediaan infrastruktur permukiman dasar yang layak seiring . melalui peringatan HHD ini. target pemerintah adalah meningkatnya jumlah masyarakat perkotaan yang dapat akses air minum yang aman sebesar 84 persen. Selain keberhasilan mendapat Adipura-suatu penghargaan di bidang pengelolaan lingkungan hidup perkotaan-. Namun ini butuh komitmen dan kreativitas pemerintah daerah. Target pembebasan kawasan kumuh diperluas lagi menjadi 350 kota pada 2015. Terkait kreativitas ini. serta revitalisasi permukiman di bantaran Sungai Musi baik Ulu maupun Ilir. serta penataan kawasan kumuh. Dan. Padahal. Untuk air minum dan sanitasi.” Menteri Kirmanto menambahkan. kata Menteri. Makassar. Kota Palembang dikatakan Menteri juga berhasil dalam pengelolaan air bersih. “Kota Palembang mendapat Adipura. Bandung. Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin. sedikit mengulas alasan Palembang ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggara.yang melibatkan masyarakat menciptakan Sungai Musi dengan 40 anak sungainya yang bersih. Kemudian pada 2008 dapat penghargaan Adipura ASEAN. diharapkan semua kota telah terbebas dari kawasan kumuh. Kemudian peningkatan akses pelayanan air limbah menjadi 85 persen (setara 67 juta penduduk perkotaan). Palembang dianggap sebagai kota yang memiliki beban kawasan pemukiman kumuh terbanyak. “Hal ini sejalan dengan target MDGs. Semarang. Palembang sebagai kota metropolis telah mampu menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata apik. Palembang ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan hari habitat dunia di Indonesia. Menteri Kirmanto juga mengatakan. Semuanya prosentase itu. Palembang dipuji Menteri Dalam kesempatan peringatan HHD. dalam beberapa tahun terakhir. “Atas prestasi ini. Budi Yuwono mengatakan. serta meningkatnya pelayanan persampahan sebesar 70 persen. tindakan pemerintah daerah terhadap pendatang baru di perkotaan masih bersifat reaktif dan belum antisipatif. pada 2020. dan Yogyakarta. Surabaya. bersama 9 kota yakni Jakarta. ini prestasi tersendiri. serta dukungan masyarakat. Banjarmasin. Menurut Menteri.

Ujung Pandang serta Denpasar. Semarang. menurut Ir Patana Rantetoding. para pemilik tanah pun akan disertakan dalam kepemilikan pengembangan perkotaan agar pembebasan lahan dipermudah. pengembangan kawasan di perkotaan turut andil dalam peningkatan perekonomian. “Diharapkan adanya win-win solution antara investor dan masyarakat. Untuk itu. Surabaya. Sedangkan peran pemerintah lebih kepada entrepreneur (perencana kota). kondisi kekumuhan yang terus meningkat juga disebabkan kurangnya pelibatan masyarakat dalam perencanaan kota. “Maka tidak aneh jika jumlah kawasan kumuh terus meningkat.” bilang dia. Untuk itu. sejatinya. Padahal. Bandung. tentu saja dengan prioritas awal : membantu masyarakat miskin kota. Palembang. dan Medan. kebijakan dan opsi pemerintah sebagai stimulator & fasilitator harus dapat menciptakan iklim yang favorable sehingga menarik minat swasta untuk berinvestasi. Direktur Jenderal Tata Perkotaan dan Perdesaan pada Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah. menurut Direktur Jenderal Penataan Ruang Imam Ernawi. Dari segi anggaran.” katanya. tidak lagi eksklusif yang hanya milik Pemerintah saja. pemerintah mengharapkan swasta lebih dominan berperan dalam penataan kawasan perkotaan. Ke depan. Melibatkan masyarakat Selain sebagai akibat para pemimpin daerah (gubernur/bupati/wali kota) yang belum punya perencanaan yang baik di wilayahnya. menyulap kawasan kumuh jadi kawasan bisnis. ”Yang penting komitmen yang kuat dari pemerintah daerah yang kreatif dan inovatif dalam mengimplementasikan rencana kota tersebut.” kata Imam Ernawi. Jakarta. swasta diharapkan dapat berinvestasi untuk pengembangan perkotaan. Patana melanjutkan. Selain itu.pertambahan jumlah penduduk. kata Patana. mereka baru menjalankan program tertentu jika sudah ada masalah. Imam Ernawi juga mengatakan perencanaan kota untuk penanganan kawasan kumuh harus bersifat inklusif. lemahnya penataan kawasan terutama kawasan kumuh perkotaan. ditengarai karena pihak swasta belum terlalu dilibatkan secara maksimal. peran masyarakat dalam perencanaan kota telah diakomadasi dalam UU Nomor 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Dana itu diperuntukkan bagi 8 kota besar di Indonesia seperti. pemerintah pada tahun anggaran 2004 mengalokasikan dana senilai Rp 71 miliar untuk penataan dan revitalisasi kawasan di 29 provinsi di tanah air. Peran swasta Selain belum melibatkan masyarakat. Padahal. .

Kementerian Perumahan dan Direktorat Jenderal Cipta Karya mengadakan program Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) dan Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami).” kata dia. kata Lana. dalam periode 2005-2009 telah membangun 18. awal Juli 2009 lalu telah melaunching dua rumah contoh dari program rumah itu.5 miliar untuk pembebasan lahan. dalam rangka mengurangi kawasan kumuh. pembangunan rumah tersebut merupakan program Departemen Pekerjaan Umum untuk warga miskin yang bermukim di perkampungan kumuh. “Padahal saat ini kita sangat membutuhkannya. salah satunya. Kedua program tersebut diperuntukkan khusus untuk masyarakat berpenghasilan rendah. memang hal yang harus didorong melalui pembangunan permukiman vertikal baik Rusunawa maupun Rusunami. menerangkan.848 unit Rusunawa yang tersebar di 59 kota di 24 provinsi. Letaknya di Kelurahan 3-4 Ulu.” kata Patana. pemerintah akan memberikan berbagai kemudahan (tidak banyak batasan-batasan) sehingga mereka mau menanamkan modalnya di Indonesia. Wali Kota Palembang Eddy Santana Putra. Pemerintah. ”Untuk mengurangi permukiman kumuh di perkotaan. . Palembang dan upaya mengatasi kekumuhan Upaya mengurangi kawasan kumuh di jantung kota dapat dilakukan. perekonomian di sana meningkat dan yang diuntungkan juga masyarakat.” ujar dia. kini. kawasan di sana menjadi kawasan elit. Kecamatan Seberang Ulu I. Jakarta Barat. bila dibatasi. merupakan kegiatan yang menyertakan peran swasta. ketertarikan swasta dalam suatu bisnis jika ada keuntungan atas investasi yang ditanamkan. Karena itu. Ia mencontohkan. Lana Winayanti. Alasannya. dari Kementerian Negara Perumahan Rakyat yang juga ketua harian Sekretariat Nasional Habitat. Menurut Asisten I Pemerintah Kota bidang Ekonomi dan Pembangunan Apriadi Busri. Di Palembang. pemerintah pusat mensubsidi Rp 16 miliar dan Pemerintah Kota Palembang menyediakan dana senilai Rp 1. “Secara otomatis. pemerintah tidak bisa campur tangan terlalu jauh agar investor meneruskan programnya. Untuk pembangunan rumah. Khusus bagi investor asing. melalui relokasi kawasan kumuh dengan membangun rumah murah bagi warga miskin kota. pemerintah kota tengah membangun 140 unit rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Dulunya dikenal sebagai kawasan kumuh. maka sulit untuk menanamkan investasi. pengembangan kawasan Grogol.Ia menerangkan.

dengan luas sekitar 650 hektar. dan 70 unit lagi dibangun di Jl. Pemerintah mensubsidi Rp 4 juta untuk pembangunannya. Libatkan swasta. Pertama. terutama bagi keluarga yang belum memiliki rumah sampai sekarang. Selain pembangunan 140 unit rumah di 3-4 Ulu. Fachmi. tidak semua warga tak mampu dan belum punya rumah layak huni yang berhak menempati “rumah baru” mereka tersebut.7 juta – Rp 2. beberapa waktu lalu. Rumah jenis pertama dibangun sebanyak 70 unit di Jl. masyarakat berpenghasilan rendah terbagi dalam tiga kelompok.” Eddy Santana menegaskan. Prajurit untuk rumah panggung.4 juta. kata Eddy Santana. harga rumah tersebut sekitar Rp 39 juta hingga Rp 54 juta. Pada kawasan ini juga dibangun perumahan oleh Perusahaan Umum Perumahan Nasional dan berbagai pengembang untuk kategori rumah sehat sederhana.M. Meski begitu. Ada dua aspek penting. . dan Rp 4. penghasilan Rp 1 juta hingga Rp 1. Tapi tetap diperuntukan warga sekitar. Fasilitas seperti listrik dan air bersih juga disediakan.500 per hari. AR.Melalui subsidi tersebut.7 juta dan berpenghasilan Rp. “Rumah di Jakabaring itu merupakan bantuan dari Kementerian Perumahan Rakyat. Rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah itu dilengkapi dengan 2 kamar tidur. 1. Pembangunan 140 rumah itu direncanakan di atas lahan milik pemerintah kota seluas enam hektar dan akan bertipe 36/90 dengan bentuk rumah di atas tanah (landing house) dan rumah panggung (bertiang). dalam program perumahan tersebut. Pemerintah terlebih dulu akan melakukan seleksi kepada para pendaftar rumah murah itu. kata wali kota. Jaya Laksana. Dengan angsuran antara Rp 10 ribu hingga Rp 12.4 juta untuk pembangunan infrastrukturnya.” sebut Eddy. “Nanti ada tim seleksi yang melakukan survei. penataan pemukiman kumuh dan kedua penyediaan rumah layak huni bagi warga kurang mampu.” kata Kepala Dinas PU Cipta Karya Kota Palembang. pemerintah kota juga menyiapkan kawasan siap bangun yang berlokasi di kawasan Alang-alang Lebar. H. pemerintah pusat mensyaratkan bahwa penerima bantuan rumah ini harus berasal dari kalangan masyarakat berpenghasilan rendah. Masingmasing masyarakat yang berpenghasilan kurang dari Rp 1 juta. 1 ruang tamu. dapur dan kamar mandi. Menurut wali kota. Sebagai informasi. sesuai rasio Selain pembangunan rumah di Jakabaring. yang masih tinggal di tempat kumuh dan tidak layak huni. “Jumlahnya sekitar 3 ribu rumah. pemerintah kota melalui Dinas PU Cipta Karya Palembang juga akan membangun 100 unit rumah di Jakabaring.

“Yakni satu rumah untuk kalangan atas. Kertapati. Letaknya di Jl. dalam sambutannya pada peringatan HHD. Ini juga bantuan pemerintah pusat. Palembang bebas dari kawasan kumuh yang kini tersebar di sejumlah wilayah sepanjang aliran Sungai Musi. katanya. orang nomor satu di kota yang bervisi internasional ini. perumahan ini akan dibangun oleh pengembang Citra Grand City dan Gardenia Hill. dengan dukungan departemen dan pemerintah provinsi tentu ini akan lebih cepat lagi. Eddy juga mengatakan pemerintah kota bersama pihak pengembang juga menyiapkan pembangunan perumahan untuk kalangan menengah ke atas. Semoga masalah ini masuk dalam agenda Perumnas. seperti di Kecamatan Seberang Ulu I.Selain itu. . pada 2015 di Palembang tak ada lagi kawasan-kawasan kumuh. program penataan pemukiman kawasan kumuh telah berjalan sejak beberapa tahun lalu. Saat ini luas kawasan kumuh di Palembang 10% dari total luas wilayah 400 ribu hektar. Selain pembanguan rumah murah. Di Palembang. pembangunan perumahan di kota ini tetap memperhatikan dan sesuai dengan rasio 1:3:6. Gandus. ujar Eddy. Sebagai informasi di Palembang telah dibangun rumah susun sewa. “Saat ini sudah tidak memadai lagi.” kata Eddy.” jelasnya. Adapun sejumlah kawasan yang menjadi prioritas program revitalisasi kawasan kumuh tersebut yakni sepanjang kawasan Sungai Musi. Meski begitu. Dalam kesempatan tersebut.” katanya. Direktur Perumnas. dan enam untuk kalangan bawah. juga akan ada rusunami. juga membangun rumah susun sewa dan rumah susun milik melalui program NUSSP dan pemerintah pusat.5 Kecamatan Ilir Timur I. Kasnariansyah KM 4. “Kami menargetkan enam tahun ke depan.” kata Eddy Santana. Bebas kumuh 2015 Terkait soal kekumuhan. menargetkan. mengatakan. pemerintah kota kata Eddy. demikian juga penataan kawasan kumuh di tempat-tempat lain. tiga untuk kalangan menengah. Eddy juga meminta dukungan dari Menteri Perumahan Rakyat dan Pekerjaan Umum. untuk membantu permasalahan lingkungan fisik di komplek rumah susun 23 Ilir. Palembang Pelopor Staf Ahli Menteri PU bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat Ismanto. “Rusunawa sudah ada dan akan kembali ditambah. Seberang Ulu II.

fasilitas yang disediakan lengkap. Dari sisi konsep dan lingkungan. karena masalah lahan. dan 2016. Target secara nasional dalam RPJP. Ditambah fasilitas jaringan gas kota. Dilengkapi fasilitas aliran listrik. saat peletakan batu pertama pembangunan 2. dengan dukungan pemerintah daerah dalam penyediaan lahan. April 2009 lalu. Lantai di-floor biasa. “Akhir 2009 ini sebanyak 2. Untuk pengembangan bangunan perumahan.000 Rumah Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan juga berencana membangun sebanyak 2. . maka program ini dapat dijalankan. Tipe 21 sedikit unik karena dibangun dengan konsep rumah panggung tanpa menimbun sehingga kontur tanah berawa sebagai daerah resapan air dipertahankan.” beber Ismanto. mulai dari air bersih hingga jaringan listrik dengan sistem kabel dalam tanah. Cicilannya Rp 10. Karena itu. Tahun berikutnya pada 2010 perumahan murah akan dibangun lagi. “Tujuan akhir program ini adalah menciptakan kota baru yang rapih dan berwawasan lingkungan. Karena itu. rumah tipe 36. Untuk rumah tipe 21 ini. “Fasilitas yang dimiliki tidak kalah dengan kawasan perumahan elite dan menengah atas.” sebut Ismanto. Alex Noerdin. bertipe 21 (luas tanah 100 meter). air bersih dan gas kota. Pemprov dibantu oleh Kementerian Perumahan Rakyat. Bengkulu dan beberapa daerah lain. kamar mandi 1 x 1. rumah ini memiliki dua kamar tidur berukuran 2 x 3 meter dan ruang tamu 3 x 3 meter. Tipe 21 memiliki dua kamar tidur masing-masing 2 x 3 meter persegi.000 per hari.000 unit rumah bagi PNS dan pekerja informal. Palembang. dipilih karena memiliki banyak kawasan kumuh. Seribu unit rumah murah akan dibangun di Jakabaring. Rumah tipe 36 dibangun dengan trend perumahan bergaya minimalis di lahan timbunan dengan atap pelana kopel. Sedangkan untuk kalangan buruh dan pekerja kasar.” kata Gubernur Sumatera Selatan. kata Ismanto. pemerintah provinsi juga menyediakan tanah lebih dengan syarat tidak ada kegiatan penimbunan. Tapi daerah lain belum berjalan. 2020 tidak ada lagi pemukiman kumuh di Indonesia. cicilannya hanya Rp 5. Di perumahan ini.000 unit rumah selesai dibangun. di kawasan Jakabaring. Palembang ini jadi pionir.” ujar Alex. rumah panggung tipe 21 lebih menarik perhatian karena untuk di Indonesia baru Sumatera Selatan yang memiliki pengembangan konsep rumah panggung yang memiliki tata ruang yang tidak merusak alam. seperti Palembang.000 ribu per hari.000 unit rumah itu. dekat perumahan Ogan Permata Indah.5 meter persegi. ruang tamu 3 x 3 meter persegi dan garang 1 x 3 meter. Khususnya di pinggir sungai. ditargetkan 50 persen dari target tersebut telah tercapai. dibangun di kawasan Musi II. Pemprov Sumsel Bangun 2.“Untuk wilayah Sumatera ada beberapa kota.

5 triliun. 07 Juni 2009 Pemerintah menargetkan Indonesia terbebas dari kawasan permukiman kumuh di perkotaan pada 2020.200 atlet dari cabang atletik. pihaknya mengalokasikan dana subsidi untuk rumah murah senilai Rp 2. Pembangunan rumah murah di Sumatera Selatan direspon positif pemerintah pusat. . Sejalan dengan itu. gubernur berencana akan membangun lima kondominium pada 2011. Sulawesi Selatan. “Begitu selesai SEA Games. sepak bola. Direktorat Jenderal Cipta Karya menyalurkannya melalui Pemerintah Daerah yang tersebar di 52 kota pada 18 provinsi. kapal tradisional. dan terpenting. polo air. Ismanto mengungkapkan hal itu saat membuka Peluncuran Program Kampanye Publik Untuk Perubahan Perilaku Masyarakat Terhadap Lingkungan Permukiman layak Huni hari ini (4/6) yang digelar di Halaman Rusunawa Marisso.” Alex berujar.” kata Titi Murbianto. “Semakin banyak subdisi yang disediakan terserap ke Sumsel akan semakin baik. perencanaan yang strategis dan menyeluruh. renang. Kota Makassar. dayung. Namun itu bukan tak mungkin. dengan penyuntingan seperlunya) PEMERINTAH TARGETKAN KAWASAN KUMUH PERKOTAAN HILANG PADA 2020 Minggu. biliar. futsal. gulat. dan senam. baru 30 persen dana yang terserap. Kondominium itu akan menjadi tempat tinggal 4. Staf Ahli Menteri Pekerjaan Umum Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat. Saat itu Palembang akan menjadi salah satu tuan rumah SEA Games. melalui dukungan dana dari Neighborhood Upgrading and Shelter Sector Project (NUSSP). Asal punya komitmen. Menurut Deputi Menteri Perumahan Rakyat RI Bidang Pembiayaan Dr Titi Murbianto.7 akan di bantukan ke Sumsel bila pembangunan rumah terus meningkat. Dari jumlah itu. Mengupayakan kota tanpa kawasan kumuh memang tak mudah. (yat/berbagai sumber. Ada sinyal dari Kementerian Perumahan Rakyat dana Rp 1. seraya menambahkan pembangunan rumah murah ini sekarang telah menyebarluas ke 15 kabupaten dan kota di Sumatera Selatan. rumah-rumah ini akan dijual kepada masyarakat yang belum memiliki rumah.Setelah program rumah murah.

pada tahun 2000 terdapat 21 juta keluarga tinggal diperkotaan dengan laju pertumbuhan 800 ribu unit per tahun. Ironisnya. Hidran . Saat ini. Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Walikota Makassar.7 persen per tahun. jalan lingkungan. “Jika Pemkot Makassar bisa menguranginya. Direktur Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman. Ismanto menambahkan melalui program NUSSP Kota Makassar terbukti telah memberikan manfaat yang besar khususnya bgi 85 ribu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sejak 2005. Adapun infrastruktur yang terbangun berkat dukungan NUSSP diantaranya pembangunan jalan setapak. Ilham Arief Sirajuddin. kondisi itu masih diperburuk dangan laju pertumbuhan penduduk diperkotaan yang cukup tinggi yakni 2. luas permukiman kumuh sudah mencapai 443 ha dengan kepadatan rata-rata 16 jiwa per hektar. saluran drainase.Menurut Ismanto. Kota Makassar pada 2007 mengalami pertumbuhan penduduk sebesar 1. 5.2 juta diantaranya mereka tinggal pada kawasan tidak layak huni. 59 unit MCK. Kondisi itu. Berdasarkan data Ditjen Cipta Karya. Bahkan 3. Dicontohkan.” tegas SAMPU. seiring meningkatnya pertumbuhan penduduk di perkotaan setiap tahun. Susmono dan Direktur Pengembangan Permukiman Guratno. maka peranan kontribusinya cukup besar dalam pencapaian target nasional 2020 yakni kota tanpa kumuh.5 – 3 persen.5 juta keluarga tercatat tidak memiliki rumah tinggal. jika tidak segera ditangani dengan pembangunan infrastruktur permukiman niscaya ke depan permukiman kumuh semakin menjamur di Kota Angin Mamiri. maka harus diimbangi dengan pembangunan infrastruktur permukiman yang memadai. lingkungan permukiman kumuh di perkotaan akan semakin menjamur. Jika tidak ditangani.

Program ini dinilai cukup berat mengingat Kota Makassar selalu dialiri kaum urban hingga 300 ribu jiwa per hari.5 juta pada malam hari.Umum. “Terkait dengan itu. Dari 64 kelurahan itu. prasarana dasar seperti jaringan air bersih. Tujuan . Untuk itu Pemerintah berharap agar infrastruktur yang telah terbangun dapat dimanfaatkan dan dipelihara secara baik baik oleh Pemerintah Daerah dan masyarakat. berbagai prasarana dasar yang telah terbangun selalu melibatkan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) di dalamnya. Meski dirinya sedikit lega. program tidak akan berhasil.Pasalnya dalam lima tahun terakhir tidak ada penambahan kawasan kumuh. Lette dan Kappokaling) dengan rata-rata penduduk 5 – 13 ribu jiwa. sebanyak 64 kelurahan di wilayahnya telah menerima bantuan NUSSP. Menurut Ilham. Terlebih menjelang malam tiba jumlahnya meningkat dari 1. Parang Tamlang. program peluncuran yang semula akan digelar di hotel berbintang kami alihkan kesini. Dirinya berharap Peluncuran Program Kampanye Publik ini dapat mendukung gerakkan Makassar Bersih dengan motto Makassar Green & Clean. TPS Komunal dan 75 unit gerobak sampah serta turut membantu akses kredit perumahan bagi MBR. “Yang ada justru perbaikan. Bahkan BKM juga berperan mulai tahap perencanaan hingga pembangunan direalisasikan. Menurutnya. sanitasi dan tempat samah. Badan ini yang mengkoordinir berkaitan dengan pelibatan masyarakat kelurahan.” sebut Walikota Makassar.3 juta pada siang hari menjadi 1. sebaik apapun program yang dibuat jika tidak didukung dana dan tekad yang kuat. Ilham Arief Sirajuddin menegaskan. Kaluku Budoa. Sementara itu Walikota Makassar. hanya 5 kelurahan (Cambayya. Walikota menegaskan. saat ini program NUSSP tengah memasuki tahap pasca-konstuksi (pemeliharaan).

Susmono mengaku cukup bangga kepada pers yang terakhir tahun ini mulai menyukai informasi terkait dengan lingkungan kumuh dan keburukan sektor sanitasi. menyulap .” harap Ilham Arief optimis. dalam lima tahun ke depan prilaku masyarakat bisa berubah perlahan-lahan. masyarakat menginginkan kebersihan lingkungan. “Upaya ini kami lakukan hingga lima tahun ke depan. Tetapi. Besar kemungkinan juga kita bisa bebas kumuh lebih cepat dari yang ditargetkan. Saya optimis melalui berbagai lomba yang kami gelar kepada anak-anak dan ibu rumah tangga akan membuahkan hasil 5 tahun mendatang. Departemen Kesehatan.” ujar Susmono. Terkait dengan penyehatan lingkungan selama ini kendala terberat adalah menyadarkan masyarakat dari kebiasaan buruk membuang sampah /kotoran ke saluran drainase atau sungai. setidaknya Pemerintah Kota Rio de Janeiro. (Sony) Wisata Lingkungan Kumuh. Solusi Pemberdayaan Urban Posted on 19 Februari 2011 Berwisata di pemukiman kumuh. Dalam kesempatan yang sama. hanya saja kebiasaan buruk dari sebagian kecil masyarakat seringkali menjebak mereka ikut terpengaruh. Direktur PPLP. Pasalnya. mungkin kedengarannya aneh. Tapi Susmono optimis. Departemen Dalam Negeri melakukan gerakan sosialisasi kepada masyarakat. Brasil. Untuk menyikapi permasalahan tersebut pihaknya bersama instansi seperti Bappenas. Dirinya menyadari.kami agar masyarakat dapat melihat langsung kesiriusan dan semangat aparat Pemkota dalam penanganan kawasan kumuh permukiman di perkotaan. program yang dijalankan hasilnya baru kelihatan jangka panjang.

ada perkampungan reot. Turis-turis asing yang diboyong menyusuri jantung-jantung kemiskinan Jakarta. wisata kampung miskin ditanggapi sinis dan pujian. Para turis yang mengikuti Jakarta Hidden Tours diberi pilihan. Tetapi slum tourism yang dihajat Interkultur dengan tajuk Jakarta Hidden Tours ini mendapat tanggapan beragam. Interkultur menginginkan lewat tur ini. Pascaterkenalnya film yang diproduksi dua tahun lalu itu. ada pertemuan manusia dan kultur. serta warga lainya yang terlibat langsung dalam film. Alasan Interkultur ini dikuatkan dengan pendapat seorang turis yang menyatakan sudah berulang kali ke Asia dan selalu menemukan seperti apa yang ada di dunia barat. kawasan pemukiman miskin di Mumbai justru menjelma menjadi daerah tujuan wisata. juga ingin bertemu dengan pemeran film ini. Jika para turis memilih paket yang disediakan Interkultur. Berita ini memerlihatkan sisi lain realitas meteropolitan Jakarta. tidak sekadar memperlihatkan kepada turis tentang sesuatu yang tidak biasa. India itu bukan hanya menjadi salah satu film terbaik di Amerika yang ditontonton sebagian penduduk dunia. Jakarta Hidden Tours ternyata menarik perhatian media.kawasan kumuh Santa Martha menjadi objek wisata. CNN. India. kemudian membuat satu paket siaran diberi nama Slum Tourism: Visitors See the Real Jakarta. menjadi objek wisata yang laris pascapopulernya film Slumdog Milionaire . atau kendaraan yang disediakan Interkultur. secara inovatif menggelar kunjungan wisata ke kawasan pemukiman kumuh di bagian utara Jakarta. di balik gedung-gedung pencakar langit dan berbagai simbol hedonisme. beberapa waktu lalu. Seperdua pendapatan yang diperoleh digunakan sebagai biaya operasional. Pihak Interkultur menepis anggapan bahwa apa yang dilakukan sebagai eksploitasi. Pelajaran dari Brasil Inovasi slum tourism justru diwujudkan Pemerintah Kota Rio de Janeiro. Masih ingat film Slumdog Millionaire? Sinema layar lebar yang mengangkat realitas kemiskinan di Kota Mumbai. kecuali ketika mengikuti Jakarta Hidden Tours ia memperoleh susuatu yang manusiawi. Di Jakarta Utara. Mereka menyulap kawasan kumuh Santa Martha menjadi objek wisata lingkungan miskin lewat program Rio Top Tour: Rio de Janeiro. seperti diberitakan banyak media. Ada yang menyatakan ini sebuah inovasi dan pemberdayaan. sehingga jaringan televisi berita terkemuka di Amerika. tidak sekadar pemandangan indah pegunungan dan pantai-pantai berpasir. tetapi dalam interaksi itu. Salah satu LSM di Jakarta. Para pelancong sangat … gembira karena merasa disuguhi sesuatu yang lain dari biasanya. dan seperduanya menjadi bagian dari masyarakat pemukiman kumuh yang menjadi objek wisata. seorang anak laki-laki yang berasal dari kawasan kumuh ini. kendaraan sewaan. Para turis yang datang selain melihat langsung lokasi film Slumdog Millionaire. kepada setiap turis dikenakan biaya sebesar 34 dolar. apakah membawa kendaraan sendiri. diluncurkan Agustus tahun lalu oleh Presiden Brasil yang ketika . Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan. Kawasan sangat miskin di Mumbai. gang busuk berbecek dan anak-anak yang menyantap makanan sisa dari limbah restoran dan rumah makan. Brasil. tetapi juga ada hujatan bahwa tidak etis mengeksploitasi dan memertontonkan kemiskinan.

apa niatnya. pemerintah kota menghendaki keterbitan dan kebersihan kota. selain memberdayakan masyarakat miskin. tetapi di sisi lain. Tetapi adanya Rio Top Tour: Rio de Janeiro. ironi. slum tourism menjadi salah satu solusi. wisata kumuh merupakan pemberdayaan. atau eksploitasi? Tergantung dari sudut mana kita memandang. Pemberdayaan dan Perbaikan Lingkungan Pemukiman kumuh menjadi problem sosial dan lingkungan hidup yang sepanjang sejarah tidak bisa dipisahkan dengan perkembangan kota. Mungkin. juga memperbaiki kualitas lingkungan hidup. Kawasan ini dikenal sebagai wilayah hitam Rio de Janeiro. Salah satu dampak nyata dari program ini adalah mengubah Santa Martha. Santa Martha perlahan-lahan aman dan menjadi kawasan produktif. penduduk kawasan kumuh yang juga adalah manusia yang butuh hidup dan bermartabat. Selain menyiapkan berbagai sarana. yang sebenarnya juga tumbuh akibat suburnya urbanisasi dan pembiaran pemerintah kota sejak dini. dan sebuah sekolah samba di pemukiman kumuh. para penduduk miskin juga dilatih menjadi pemandu wisata serta membuat produk khas masyarakat miskin di Santa Martha. semacam visit to Rio de Janeiro dengan daerah tujuan wisatanya adalah pemukiman kumuh. karena selain kumuh dan sangat miskin. dan apa manfaatnya kepada sesama manusia. Pemerintah Kota Rio de Janeiro benar-benar memberdayakan potensi kawasan kumuh menjadi objek wisata dengan tidak mengubah karakteristiknya. Pemerintah kota kemudian mengampanyekan secara luas. dan muaranya pada tindakan tegas yang tidak manusiawi. Masalah ini cenderung tidak bisa diatasi ketika menjadi konflik dilematis antara pemerintah kota dengan penghuni pemukiman kumuh. Di kawasan Santa Martha. Pertanyaannya.itu masih dijabat Luiz Inacio Lula da Silva. Problem urban selalu menjadi objek konflik horisontal yang abadi setiap kota besar. (mustam arif/informasi dari berbagai sumber) . disiapkan 30 objek wisata di antaranya lokasi yang pernah menjadi tempat shooting video clip Michael Jackson. juga menjadi basis kriminalitas yang menakutkan. Di satu sisi. Warga miskin juga diberdayakan membuat pertunjuk jalan dan papanpapan informasi dalam bahasa Inggris.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful