PERIODESASI SASTRA INDONESIA ANGKATAN PUJANGGA BARU

Disusun oleh: 1.Ermania 2.Ramona 3.Aisyah 4.Tera Herdayanti 5.Melly A. 6.Hendra Setia 7.Iklasul Rani 8.depriandi

SMA MUHAMMADIYAH TAHUN PELAJARAN 2011/2012

14 februari 2012 Penyusun i .semoga bermanfaat untuk kita semua Sambas.KATA PENGANTAR Puji dan syukur kita panjatkan atas khadirat allah SWT karena kami bias menyelesaikan karya ilmiah (makalah) yaitu PERIODEISASI SATRA INDONESIA ANGKATAN PUJANGGA BARU.jika ada kesalahan dalam pembuatan makalah ini kami mohon di beri saran atau kritikkan agar kami bias memperbaiki Demikian penyampaian dari kami. Tujuan kami membuat makalah ini agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan lancer dan baik. Kami membuat karya ilmiah ini dengan kemampuan kami sendiri.

1 Simpulan……........ii BAB 1 PENDAHULUAN……… 1. 2.5 Karakteristik Angkatan Pujangga Baru…………………………….DAFTAR ISI Kata pengantar …………………i Daftar isi……………... 2..1 Latar belakang ………..2 saran ……….2 Nama Sastrawan/Penyair/Novelis Angkatan Pujangga Baru……….1 Latar belakang dan tujuan Kelahiran Angkatan Pujangga Baru……. BAB III PENUTUP 3.. BAB II PEMBAHASAN 2. 1.3 karya-karya sastra yang menonjol Angkatan Pujangga Baru……….. 3. 2.....4 Genre sastra yang dominant Angkatan Pujangga Baru…………….. Daftar Pusaka ii ......2 Rumusan belakang…… 1.3 Tujaun………………. 2.

BAB I PENDAHULUAN 1. dengan pengertia ke dua maka sastra ini dapat juga di artikan sebagai sastra yang di buat di wilyah melayu.untuk mengetahui cirri-ciri atau karakteristik angkatan Pujangga Baru BAB II .untuk menhetahui apa saja Genre atau jenis sastra clominan angkatan Pujanga Baru 5.apa latar belakang dan tujuan kelahiran angkatan pujangga baru ? 2.untuk lebih jelas tentang angkatan Pujangga Baru di bahas di bab berikutnya 1 1.apa saja karya sastra yang menonjol angkatan pujangga baru ? 4 apa saja genre atau jenis karya sastra dominan angkatan pujangga ? 5 apa cirri-ciri atau karakterinsik angkatan pujangga baru ? 1.3 Tujuan Adapun tujuan khusus dalam makalh ini yaitu : 1. demikian pula bangsa melayu tinggal di singapura.2 rumusan masalah Adapun untuk menyelesaikan makalah ini terdapat Beberapa rumusan masalah yang harus di selesaikan.Untuk mengetahui siapa saja karya sastra yang menonjol angkatan Pujangga Baru 4.Latar belakang Sastra Indonesia adalah sebuah istilah yang menglikupi berbagai macam karya sastra di Asia Tenggara.Untuk mengetahui latar belakang dan tujuan angkatan Pujangga Baru 2.Punjangga Baru muncul sebagai reaksi atas banyaknya sensor yang di lakukan oleh balai pusaka terhadap karya tulis sastrawan pada masa tersebut terutama terhadap karya sastra yang menyangkul rasa nasionalisme dan kesadaran bangsa.siapa nama sastrawan/penyair angkatan pujangga baru ? 3.yaitu: 1.Untuk mengetahui siapa nama sastrawan/penyai angkatan Pujangga Baru 3.Sastra Indonesia sendiri dapat merujuk pada satra yang di buat wilyah kepulauan Indonesia sering juga secara luas di rujuk kepada sastra yang bahasa akarnya berdasarkan bahasa melayu (dimana bahasa Indonesia adalah satu turunannya). Angkatan Pujangga Baru merupakan salah satu periodeisasi sastra Indonesia.

Pujangga Baru. Prosa dan Puisi yang disusun oleh H. Tidak sedikit pula para sastrawan yang menolak atau tidak mau dimasukan dalam sesuatu angkatan. baik yang memiliki semangat antikolonialisme di zaman Belanda maupun berkembangnya simbolisme di zaman Jepang akibat situasi yang sangat represif. dan lain-lain bukanlah untuk Indonesia. yaitu setelah angkatan Balai Pustaka dan mendahului kelahiran angkatan ‘45. Tetapi kita lihat pembagian sejarah sastra Indonesia dalam angkatan-angkatan ini. menghentak kalangan intelektual Indonesia dengan pemikirannya yang radikal melalui sebuah artikel berjudul Menuju Masyarakat dan Kebudayaan Baru yang dimuat di majalah yang didirikan dan dipimpinnya sendiri. perjuangan Pangeran Diponegoro. yang pada 1935 berusia 27 tahun. Di masa kolonialisme. mereka memilih masuk angkatan yang disukainya. Demikian pula dengan . pengaruh itu tampak dalam karya sastra. Dalam tulisannya itu. Seperti diketahui.B Jasin adalah sebuah bunga rampai (antologia) dari para pengarang dan penyair yang oleh penyusunnya digolongkan ke dalam Angkatan Pujangga Baru. Menurut Sutan Takdir Alisjahbana. tidaklah disertai dengan alasan-alasan yang bisa kita terima. padahal para ahli telah menggolongkannya kepada angkatan ‘45. Teuku Umar. oleh para ahli dan para penyusun buku-buku pelajaran sastra Indonesia. perkembangan sastra Indonesia dibagi-bagi menjadi angkatan-angkatan. perbedaan ideologi yang demikian tajam nasionalisme. Misalnya Achdiat K. Sutan Takdir Alisjahbana. Di masa pemerintahan Soekarno. komunisme juga berdampak langsung terhadap perkembangan sastra Indonesia. agama.PEMBAHASAN 2. Angkatan Pujangga Baru biasanya ditempatkan sebagai angkatan kedua. yakni dengan merasuknya ideologi dalam diri sastrawan maupun dalam karya sastra yang dihasilkannya. Imam Bonjol.1 Latar Belakang dan Tujuan Kelahiran Angkatan Pujangga Baru Buku Pujangga Baru. Sutan Takdir Alisjahbana membedakan kebudayaan praIndonesia (yang berlangsung hingga akhir abad ke-19) dan kebudayaan Indonesia (yang dimuali pada awal abad ke-20). Mihardja pernah menyatakan bahwa ia lebih suka digolongkan kepada angkatan Pujangga Baru.

Dengan memutuskan mata rantai sejarah. mendirikan Budi Utomo pun karena pendidikan Barat. yakni negaranegara Barat. Borobudur. yang belum ada hanyalah ciri natie atau nation (bangsa) Indonesia. merupakan terusan dari zaman dahulu. Pengeran Diponegoro. Oleh sebab itu. menurut Sutan Takdir Alisjahbana. dimana tema yang ditonjolkan adalah pelepasan diri dari ikatan budaya tradisional dan kemasyarakatan lama serta menderap bersama budaya dan masyarakat modern. nurani (Timur). Ia tidak setuju dengan pembagian sejarah semacam itu. Gagasan yang dilontarkan Sutan Takdir Alisjahbana di atas mendapat reaksi dari rekan dan seniornya. Peradaban yang telah dibangun secara perlahan oleh nenek moyang kita menjadi runtuh dan tak berarti apa-apa jika kita mengikuti pola pikir Sutan Takdir Alisjahbana. Menurut Sanusi Pane. Semuanya itu termasuk dalam kebudayaan praIndonesia. atau Majapahit. kaum terpelajar Indonesia generasi pertama dapat berorganisasi. kita harus mencontoh negara-negara yang dinamis. berpolitik. pada zaman Majapahit. Ide ini secara gamblang diilustrasikan dalam novelnya yang berjudul Layar Terkembang. Untuk itu. bukanlah sambungan kerajaan Mataram.pembuatan Candi Borobudur dan Prambanan yang tidak ada kaitannya dengan Indonesia. Beliau mencetuskan idenya yang kemudian disebut sebagai Polemik Kebudayaan yang ujungnya adalah menganjurkan rakyat untuk memikirkan masa depan dunia. Dan. Sutan Takdir Alisjahbana seolah-olah menafikan kekayaan rohani dan kekayaan batin bangsa kita yang terekam dan tercatat . karena Indonesia adalah bagian daripada dunia. kata Sanusi Pane. Semangat muda yang dipancarkan Sutan Takdir Alisjahbana itu sebenarnya mengikuti jejak pendahulunya yang menggelar kongres pemuda pada 28 Oktober 1928. Kebudayaan Indonesia yang dimaksud Sutan Takdir Alisjahbana adalah kebudayaan yang terlepas dari kebudayaan praIndonesia dan harus berorientasi ke Barat. akal (Barat) dan Arjuna yang didominasi perasaan. masyarakat Indonesia yang statis harus diubah menjadi dinamis. dan ain-lain sudah mempunyai ciri keindonesiaan. Sriwijaya. yang saat itu berusia 30 tahun. tidak sependapat dengan Sutan Takdir Alisjahbana. Lalu ada juga Salah Asuhan karya Abdul Moeis yang menceritakan perubahan paradigma seorang anak Melayu yang berenang dalam pendidikan Belanda. sejatinya. Zaman sekarang. Kebudayaan Indonesia. kemudian Sutan Takdir Alisjahbana dituduh kebarat-baratan dan dianggap mengingkari budaya bangsa sendiri. Ia juga menyarankan agar kebudayaan Indonesia menyatukan Faust yang didominasi pemikiran. Sanusi Pane. Karena.

2 Sejarah Pada mulanya. diterbitkan oleh Pustaka Rakyat. majalah ini diterbitkan lagi (hidup 1948 s/d 1953). Penerbitan majalah tersebut dipimpin oleh tiga serangkai pujangga baru. Rukiah. Jadi. maka diperkirakan para penyumbang karangan itu paling tidak kelahiran tahun 1915-an dan sebelumnya. Tetapi seperti telah disinggung diatas. Masa ini dimulai dengan terbitnya majalah Pujangga Baru pada Mei 1933. Sedangkan angkatan 45 yang kemudian menyusulnya merupakan angkatan bar yang jauh lebih bebas dalam mengekspresikan gagasan-gagasan dan kata hatinya. kita wajib bersyukur dengan adanya pemikiran Sutan Takdir Alisjahbana seperti itu. orangorang atau para pengarang yang hasil karyanya pernah dimuat dalam majalah itu. dan Sutan Takdir Alisjahbana. Namun demikian. 2. dinilai memiliki bobot dan cita-cita kesenian yang baru dan mengarah kedepan. dengan pemimpin Redaksi Sutan Takdir Alisjahbana dan beberapa tokoh-tokoh angkatan 45 seperti Asrul Sani. masa-masa tersebut lebih dikenal sebagai Masa Angkatan Pujangga Baru. Rivai Apin dan S. Suatu badan yang memang mempunyai perhatian terhadap masalah-masalah kesenian. Adapun majalah itu. yang menjadi shock therapy bagi bangsa Indonesia untuk lebih serius memikirkan masa depan kebudayaannya. Pujangga Baru bukanlah suatu konsepsi ataupun aliran. Ketika sastra Indonesia dikuasai oleh angkatan Pujangga Baru. Armein Pane . Pujangga baru adalah nama majalah sastra dan kebudayaan yang terbit antara tahun 1933 sampai dengan adanya pelarangan oleh pemerintah Jepang setelah tentara Jepang berkuasa di Indonesia. Namun setelah Indonesia merdeka. Armijn Pane. yaitu Amir Hamzah. Majalah inilah yang merupakan terompet serta penyambung lidah para pujangga baru. Meskipun demikian. Dalam manivestasi pujangga baru dinyatakan bahwa fungsi . boleh dikatan generasi Pujangga Baru adalah generasi lama. Barangkali. pada zaman pendudukan Jepang majalah Pujangga Baru ini dilarang oleh pemerintah Jepang dengan alasan karena kebarat-baratan. Dengan demikian.dengan baik dalam karya sastra klasik yang diciptakan sejak abad ketujuh masehi. Adapun pengasuhnya antara lain Sultan Takdir Alisjahbana. Mengingat masa hidup Pujangga Baru ( I ) itu antara tahun 1933 sampai dengan zaman Jepang . yang tak lain adalah orang-orang yang tulisan-tulisannya pernah dimuat didalam majalah tersebut. Amir Hamzah dan Sanusi Pane. hanya untuk memudahkan ingatan adanya angkatan baru itulah maka dipakai istilah Angkatan Pujangga Baru.

yakni singkatan namanya.2 Nama sastrawan/penyair/novelis/ angkatan pujangga baru 1. Menurut Mantik (2006: 4) subjudul “Majalah Kesusastraan dan Bahasa serta Kebudayaan Umum” berlangsung tahun 1933-1934. “majalah kesusastraan dan bahasa serta kebudayaan umum” kemudian berubah menjadi “pembawa semangat baru dalam kesusastraan. Tujuannya tampak pada keterangan resmi yang berbunyi. 17 Juli 1994 pada umur 86 tahun). kebudayaan dan soal masarakat umum”. 113/TK/Tahun 2011 pada tanggal 9 November 2011 Karya-karyanya yaitu: 2. Dr. Karya-karyanya yaitu: a. 11 Februari 1908 – meninggal di Jakarta. sekaligus ulama. Dengan demikian. Sumatera Barat. Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau lebih dikenal dengan julukan Hamka. adalah sastrawan Indonesia. Hamka diangkat sebagai Pahlawan Nasional Indonesia berdasarkan Keppres No.Dian tak kunjung padam(1932) b. Kabupaten Agam. kemudian berubah menjadi “Majalah Bulanan Kesusastraan dan Bahasa serta Seni dan Kebudayaan” tahun 19341935. tujuan yang semula terbatas kesusastraan dan bahasa meluas ke masalah-masalah kebudayaan umum sejalan dengan maikin maraknya kesadaran nasional untuk membangun kebudayaan indonesia baru. juga mendorong bangsa tersebut ke arah kemajuan. Pada penerbitan selanjutnya subjudulnya adalah “Majalah Bulanan Pembimbing Semangat Baru yang Dinamis untuk Membentuk Kebudayaan Persatuan Indonesia”. apalagi Negara Kesatuan Republik Indonesia.Tebaran mega kumpulan sajak(1935) c. 17 Februari 1908 – meninggal di Jakarta. Seni.Anak perawan di serang penyamun Prof. Sumatera Utara. 2. . dan aktivis politik. Hal itu dapat dipahami karena pada 28 Oktober 1928 telah tercetus Sumpah Pemuda yang merupakan momentum penting dalam sejarah kebangsaan Indonesia. Tanjung Raya. (lahir di Maninjau. 24 Juli 1981 pada umur 73 tahun) adalah sastrawan Indonesia. 1969: 35). selain melukiskan atau menggambarkan tinggi rendahnya suatu bangsa. Jadi. Tentu saja pada waktu itu belum terdengar atau tertulis kata-kata Indonesia Raya. semangat mereka masih terbatas pada harapan membangun masyarakat yang makin sadar pada nasionalisme. (lahir di Natal. dan berganti lagi menjadi “pembimbing semangat baru yang dinamis untuk membentuk kebudayaan persatuan Indonesia” (Rosidi. dan Soal Masyarakat Umum”.Layar terkembang d. dan pada tahun 1935-1936 menjadi “Pembawa Semangat Baru dalam Kesusastraan.kesusastraan itu. seni. Sutan Takdir Alisjahbana (STA). ahli filsafat. Kebudayaan.

Meninggal di Jakarta. Ia juga aktif dalam dunia pergerakan politik.Tenggelamnya kapal c.\ Karya-karyanya yaitu: a. Karya-karyanya yaitu: a. Langkat. sastrawan Indonesia angkatan Pujangga Baru.madah kelana(1931) d.djinak-djinak merpati sandiwara(1950) e. Ia lahir dalam lingkungan keluarga bangsawan Melayu (Kesultanan Langkat) dan banyak berkecimpung dalam alam sastra dan kebudayaan Melayu. 20 Maret 1946 pada umur 35 tahun) adalah seorang sastrawan Indonesia angkatan Pujangga Baru. Sumatera Timur.Di bawah lindungan ka’bah(1938) b. Sumatera Utara. seorang nasionalis yang ikut menggagas berdirinya "Jong Bataks Bond.Pancaran cinta(1926) b. Karya-karyanya yaitu: . 18 Agustus 1908 – meninggal di Jakarta. adalah seorang Sastrawan Indonesia.jiwa berjiewa c. ini juga berprofesi sebagai guru dan redaktur majalah dan surat kabar.kertajaya(1932) Armijn Pane.Puspa mega(1927) c.gamelan di jiwa kumpulan sajak (1960) d. 28 Februari 1911 – meninggal di Kuala Begumit. 2 Januari 1968. Pria kelahiran Muara Sipongi. 14 November 1905. lahir di Muara Sipongi." Karya-karyanya banyak diterbitkan pada 1920 -1940-an.a. 16 Februari 1970 pada umur 61 tahun .Di dalam lembah kehidupan(1940) Sanusi Pane. Tengku Amir Hamzah yang bernama lengkap Tengku Amir Hamzah Pangeran Indera Putera (lahir di Tanjung Pura. Sumatera Utara.kisah antara manusia kumpulan cerpen(1953) 5.Tuan direktur(1950) d.sandhayakala ning majapahit(1933) e. Mandailing Natal.belenggu(1940) b.

kebudayaan. agama. 1935). 1941). Di samping itu. 1938).nyanyi sunyi(1937) b.Asrul sani. pelaku-pelaku hidup/ bergerak. Di Bawah Lindungan Kabah (Hamka.Tiga menguak takdir(antologi puisi Chairil anwar. yaitu Belenggu karya Armyn Pane (1940) dan Layar Terkembang karya Sutan Takdir Alisyahbana. Sukreni Gadis Bali (Panji Tisna.Deru campur debu dan kerikil tajam(antologi puisi karya Chairl anwar) 2.4 Genre sastra yang dominan angkatan pujangga baru Adapun di dalam angkatan pujangga baru terdapat beberapa genre sastra yang domianan yaitu: (a) R O M A N Roman pada angkatan 33 ini banyak menggunakan bahasa individual. Ni Rawit (I Gusti Nyoman.Dari Ave maria ke jalan lain ke roma(antologi cerpen karya idrus) 4. I Swasta Setahun di Bendahulu (I Gusti Nyoman dan Panji Tisna. 1935). Pahlawan Minahasa (M.pelakunya. 1934).dan Rivai apin 3. pengarang membiarkan pembaca mengambil simpulan sendiri. hampir semua buku roman angkatan ini mengutamakan psikologi. Kehilangan Mestika (Hamidah. ekonomi.a. 1936). diantaranya Hulubalang Raja (Nur Sutan Iskandar. sosial. Andang Teruna (Soetomo Djauhar Arifin. pembaca seolah-olah diseret ke dalam suasana pikiran pelaku.R. corak lukisannya bersifat romantis idealistis. Isi roman angkatan ini tentang segala persoalan yang menjadi cita-cita sesuai dengan semangat kebangunan bangsa Indonesia pada waktu itu. 1941).Atheis(Novel karya Achiat Karta Mihardja) 5. ada karya roman lainnya. Dengan kata lain. 1935). filsafat. Katak Hendak Menjadi Lembu (Nur Sutan Iskandar. seperti politik.Dajoh.3 Karya-karya sastra yang menonjol angkatan pujangga baru adapun karya sastra yang dominant di angkatan pujangga baru yaitu: 1.surat kertas hijau dan wajah tak bernama(antologi puisi Sitor Situmorang) 2. N O V E L / C E R P E N . (b).Di sisi lain.begawat gita(1933) c. Contoh roman pada angkatan ini. 1935). mengutamakan jalan pikiran dan kehidupan pelaku-pelakunya.setanggi timur(1939) 2.

Selain itu. Drama angkatan 33 ini mengandung semangat romantik dan idealisme. Sutan Syahrir dengan essai Kesusasteraan dengan Rakyat. M. D R A M A Angkatan 33 menghasilkan drama berdasarkan kejadian yang menunjukkan kebesaran dalam sejarah Indonesia. Yamin (1943) (e). Hal ini merupakan perwujudan tentang anjuran mempelajari sejarah kebudayaan dan bahasa sendiri untuk menanam rasa kebangsaan. (d). maka essay pada masa angkatan ini mengupas soal bahasa. (c). soalsoal masyarakat umumnya. Sutan Takdir Alisyahbana dengan cerpennya Panji Pustaka. Amir dengan essai Sampai di Mana Kemajuan Kita.Semua itu menuju keindonesiaan. antara lain: (1). Dr. P U I S I . lari dari realita kehidupan masa penjjahan tapi bercita-cita hendak melahirkan yang baru. Armyn Pane dengan cerpennya Barang Tiada Berharga dan Lupa. Essayist yang paling produktif di kalangan Pujangga Baru adalah STA. Yamin (1934) Nyai Lenggang Kencana karya Arymne Pane (1936) Lukisan Masa karya Arymne Pane (1937) Manusia Baru karya Sanusi Pane (1940) Airlangga karya Moh. kesusastraan.Kalangan Pujangga Baru (angkatan 33) tidak banyak menghasilkan novel/cerpen. pengarang essay lainnya adalah Sanusi Pane dengan essai Persatuan Indonesia. Cerpen itu dikumpulkan dalam kumpulan cerpennya yang berjudul Kisah Antara Manusia (1953). pengaruh barat. E S S A Y DAN K R I T I K Sesuai dengan persatuan dan timbulnya kesadaran nasional. Contoh: Sandhyakala ning Majapahit karya Sanusi Pane (1933) Ken Arok dan Ken Dedes karya Moh. (2). Beberapa pengarang tersebut. Armyn Pane dengan essai Mengapa Pengarang Modern Suka Mematikan. kebudayaan.

karya angkatan Pujangga Baru mempunyai ciri-ciri: a.hanya saja kalau romantik angkatan siti nurbaya bersifat fasip. Ditilik bentuknya. Bahkan. terzina (3 seuntai). Tatengkeng 2. septima (7 seuntai). Bentuk karya drama pun banyak dihasilkan pada masa Pujangga Baru dengan . cinta kepada tanah air. misalnya pada roman Layar Terkembang karya Sutan Takdir Alisyahbana c. b. cukup beberapa bait saja. bagaimanapun usahanya untuk bebas.sedangkan angkatan pujangga baru aktif romantic. penghungan ungkapan serta irama sangat dipenting kan oleh pujangga baru sehingga dianggap selalu di cari-cari. Hal tersebut tampak dalam kumpulan sanjak: Puspa Mega karya Sanusi Pane Madah Kelana karya Sanusi Pane Tebaran Mega karya STA Buah Rindu karya Amir Hamzah Nyanyi Sunyi karya Amir Hamzah Percikan Pemenungan karya Rustam effendi Rindu Dendam karya J. Tema dalam karya prosa (roman) bukan lagi pertentangan faham kaum muda dengan adat lama seperti angkatan Siti Nurbaya. melainkan perjuangan 9 kemerdekaan dan pergerakan kebangsaan. Pilihan kata. dan kesadaran nasional.Dinamis 2. Akan tetapi. Sajak jumlah suku kata dan syarat-syarat puisi lainnya sudah tidak mengikat lagi. Sajak-sajak yang agak panjang hanya ada beberapa buah.mereka berusaha membuat ungkapan dan gaya bahasa sendiri. sektet (6 seuntai). disamping itu ikatan-ikatan lain seperti quatrain dan quint pun banyak dipergunakan. 3. antikolonialis. ternyata dalam puisi angkatan ini masih terikat jumlah baris tiap bait dan nama puisinya berdasarkan jumlah baris tiap baitnya.Isi puisi angkatan 33 ini lebih memancarkan peranan kebangsaan. quint (5 seuntai). misalnya ”Batu Belah” dan ”Hang Tuah” karya Amir Hamjah. kwatryn (4 seuntai). 4. ada juga yang gemar dalam bentuk soneta. oktav (8 seuntai). seperti distichon (2 seuntai).E. Angkatan pujangga baru menggunakan bahasa melayu modern dan sudah meninggalkan bahasa klise.masih secorak dengan angkatan sebelumnya.hal ini berate bahwa cita-cita atau ide baru dapat mengalahkan atau menggantikan apa yang sudah dianggap tidak berlaku lagi.Bercorak/idealistis. kadang-kadang para Pujangga Baru mengubah sajak atau puisi yang pendekpendek.5 KARAKTERISTIK ANGKATAN PUJANGGA BARU Karateristik angkatan pujangga baru yaitu: 1. Bentuk puisi yang memegang peranan penting adalah soneta.

BAB III PENUTUP 3.yaitu sebagai berikut : .1 SIMPULAN Dengan demikian adapun kesimpulan dari makalah kami.tema kesadaran nasional. Bahannya ada yang diambil dari sejarah dan ada pula yang semata-mata pantasi pengarang sendiri yang menggambarkan jiwa dinamis.

Armijn pane. Atheis.• • • • • Latar belakang dan Tujuan Angkatan Pujangga Baru.2 Saran Dengan selesainya makalah periodesasi sastra Indonesia “angkatan Pujangga Baru” semoga dapat bermanfaat dengan baik untuk pembelajaran. Genre satra yang dominant Angkatan Pujangga Baru yaitu: Roma. 3. Novel/Cerpen. Karya-karya sastra yang menonjol Angkatan Pujangga Baru yaitu : Deru Campur Debu. Bercorak Romantik Bahasa Melayu. Dinamis. Karakteristik Angkatan Pujangga Baru. Drama dan Puisi. Tiga Menguak takdir. Essay dan Kritik.yaitu :pujangga baru adalah nama majalah sastra san kebudayaan yang terbit antara tahun 1933. Nama Sastrawan/Penyair/Novelis Angkatan Pujangga Baru yaitu: Sunan pane. . Tujuannya tampak pada keterangan resmi kemudian berubah menjadi pembawa semangat baru. dan Amir Hamzah.