Definisi Kelenjar getah bening adalah sebuah jaringan berbentuk oval di dalamtubuh yang bertindak sebagai penghasil dan

penyaring cairan yang disebut sebagai getah bening (limfosit). Getah bening ini berfungsi dalam pengeluaran sel-sel mati, dan yang paling utama adalah sebagai alat pertahanan terhadap infeksi. Sebenarnya, kelenjar getah bening merupakan kumpulan sel-sel yang kecil. Akan tetapi, karena dibungkus oleh selubung kapsul, sel-sel tersebut membentuk bulatan-bulatan kecil. Bagian terbesar dari kelenjar getah bening biasa kita sebut sebagai limpa. Kelenjar getah bening termasuk ke dalam sistem peredaran getah bening (lymphatic system) yang secara keseluruhan mengatur kinerja sistem kekebalan tubuh. Penyebaran Kelenjar getah bening tersebar di berbagai tempat di dalam tubuh manusia, seperti di ketiak, lipatan paha, leher, panggul, dan perut. Di area-area tersebut, beberapa kelenjar getah bening bisa teraba sepertikacang atau kacang kecil. Pembengkakan Pembengkakan atau pembesaran kelenjar getah bening di area mana saja bisa mengindikasikan adanya infeksi, kanker, atau penyakit lain yang berhubungan dengan sistem getah bening. Kebanyakan, pembengkakan kelenjar getah bening berhubungan dengan infeksi ringan yang sedang dihadapi oleh sistem kekebalan tubuh. Misalnya, demam atau infeksi pada gigi. Adapun area kelenjar getah bening yang mengalami pembengkakan biasanya adalah kelenjar getah bening yang paling dekat dengan area terjadinya infeksi. Misalnya, infeksi gigi bisa membuat kelenjar getah bening yang ada di sekitar leher membengkak. Dengan sendirinya, atau dengan pengobatan tertentu, pembengkakan kelenjar getah bening seperti ini akan mengecil dan kembali ke ukuran normal. Akan tetapi, jika bulatan atau benjolan yang teraba pada tubuh tersebut diam dan keras untuk waktu yang relatif lama, ini biasanya berhubungan dengan kanker atau tumor. Hal-hal yang Menyebabkan Pembengkakan Ada beberapa hala-hal dan mekanisme yang bisa menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening. Di antaranya adalah sebagai berikut.  Infeksi Mekanisme pembengkakan kelenjar getah bening akibat infeksi adalah dengan cara peningkatan jumlah sel darah putih (limfosit) dengan cara multiplikasi sebagai respons atas adanya zat asing ke dalam tubuh (antigen).  Virus Reaksi pertahanan terhadap infeksi yang umum diakibatkan oleh virusbiasanya berupa demam yang menyertai pembengkakan kelenjar getah beningnya.  Peradangan Mekanisme peradangan terjadi selama infeksi kelenjar getah bening oleh zat-zat asing. Peradangan merupakan suatu bentuk sel darah putih yang mati oleh zat asing.  Kanker

telinga. produksi limfosit di kelenjar getah bening sangat banyak dan tidak terkontrol. Pembuluh-pembuluh limfe akan mengalir ke KGB sehingga dari lokasi KGB akan diketahui aliran pembuluh limfe yang melewatinya. penyakit yang berbahaya ataukah merupakan suatu gejala dari keganasan.  Batuk parah  Pembesaran di semua kelenjar getah bening (misalnya. Untuk itu perlu dikenali kemungkinan-kemungkinan penyebab dari pembesaran kelenjar getah bening tersebut dan gambaran klinisnya sehingga mengetahui alur tatalaksana yang akan dilakukan. padaHIV dan lupus)  dan gejala-gejala lain  Pendahuluan Kelenjar getah bening terdapat di beberapa tempat di tubuh kita. sel plasma.  Kadang-kadang terlihat infeksi pada kulit. Gejala Pembengkakan  Gejala pembengkakan kelenjar getah bening bergantung padalokasi kelenjar getah bening itu sendiri.  Kanker darah Kanker darah mungkin tidak terlihat seperti kanker biasa yang membuat kelenjar getah bening bengkak. sakit leher. monosit dan histiosit. Pembesaran kelenjar getah bening dapat berasal dari penambahan sel-sel pertahanan tubuh yang berasal dari KBG itu sendiri seperti limfosit. namun hanya didaerah submandibular (bagian bawah rahang bawah. zat asing) dan memiliki sel pertahanan tubuh maka apabila ada antigen yang menginfeksi maka kelenjar getah bening dapat menghasilkan sel-sel pertahanan tubuh yang lebih banyak untuk mengatasi antigen tersebut sehingga kelenjar getah bening membesar.  Kelenjar getah bening (KGB) Kelenjar getah bening adalah bagian dari sistem pertahanan tubuh kita.atau karena datangnya sel-sel peradangan (neutrofil) untuk mengatasi infeksi di kelenjar getah bening (limfadenitis). sakit dada. Keadaan ini kita sebut sebagai limfoma atau leukemia. ketiak atau lipat paha yang teraba normal pada orang sehat.  Adanya infeksi saluran pernapasan atas (seperti hidung meler. kemerah-merahan. Akan tetapi. Tubuh kita memiliki kurang lebih sekitar 600 kelenjar getah bening. kelenjar getah bening yang bengkak bisa menjadi keras dan bisa menyebar ke kelenjar getah bening di tempat-tempat yang lain. atau di bawah pipi. Bahkan. sakit tenggorokan. dan demam). infiltrasi (masuknya) sel-sel ganas atau timbunan dari penyakit metabolit makrofag (gaucher disease)  Dengan mengetahui lokasi pembesaran KGB maka kita dapat mengerahkan kepada lokasi kemungkinan terjadinya infeksi atau penyebab pembesaran KGB.  Terbungkus kapsul fibrosa yang berisi kumpulan sel-sel pembentuk pertahanan tubuh dan merupakan tempat penyaringan antigen (protein asing) dari pembuluh-pembuluh getah bening yang melewatinya. sub: bawah. konsistensi . Pembesaran kelenjar getah bening 55% berada di daerah kepala dan leher karena itu bahasan diutamakan pada pembesaran kelenjar getah bening di daerah kepala dan leher. ataupun orang tua pasien apakah pembesaran ini merupakan hal yang normal. Seringkali timbul benjolan-benjolan di daerah tempat kelenjar getah bening berada dan seringkali pula hal itu menimbulkan kecemasan baik pada pasien. Epidemiologi Limfadenopati merujuk kepada ketidaknormalan kelenjar getah bening dalam ukuran.Mekanisme penyusupan sel-sel kanker pada kelenjar getah bening juga sering menyebabkan pembengkakan.mandibula:rahang bawah).  Oleh karena dilewati oleh aliran pembuluh getah bening yang dapat membawa antigen (mikroba. pada kanker darah.

coronavirus.2% membutuhkan biopsi dan 1. lupus. Studi kedokteran keluarga di amerika serikat tidak ada dari 80 pasien dengan limfadenopati yang tidak dapat dijelaskan yang mengalami keganasan dan tiga dari 238 pasien yang mengalami keganasan dari limadenopati yang tidak dapat dijelaskan. arah aliran dan kemungkinan penyebab. Pembesaran kelenjar getah bening umum didefinisikan sebagai pembesaran kelenjar getah bening pada dua atau lebih daerah. Keganasan seperti leukimia. dan pemeriksaan penunjang bila diperlukan. nyeri tenggorok dan batuk mengarahkan kepada penyebab infeksi saluran pernapasan bagian atas. toksoplasma. rubeola. penyakit kolagen.aafp.polio atau tifoid). Gejala-gejala penyerta (symptoms) Demam.556 kasus limadenopati yang tidak dapat dijelaskan dan 10% dirujuk kepada subspesialis. Daerah-daerah terdapatnya kelenjar getah bening adalah : Gambar diambil dari www. virus parainfluenza. influenza. 3. Hemofilus influenza tipe b jarang menyebabkan hal ini. coxsackievirus. rubela. kelenjar getah bening daerah lipat paha. Gejala klinis Diagnosis limfadenopati memerlukan anamnesis (wawancara). pembesaran kelenjar getah bening didefinisikan bila kelenjar membesar lebih dari diameter satu sentimeter. kelenjar getah bening daerah leher. rhabdomyosarkoma dan limfoma juga dapat menyebabkan limfadenopati. Bakteri pada peradangan KGB (limfadenitis) dapat disebabkan Streptokokus beta hemolitikus Grup A atau stafilokokus aureus. keringat malam dan penurunan berat badan mengarahkan kepada infeksi tuberkulosis atau keganasan. Pada daerah leher (cervikal). rasa lelah dan nyeri sendi meningkatkan kemungkinan oleh penyakit kolagen atau . virus varicella-zooster. Demam.4% bila ditemukan pada psien <40tahun. Bakteri anaerob bila berhubungan dengan caries dentis (gigi berlubang) dan penyakit gusi. mikrobakterium atipik dan tuberkulosis dan toksoplasma. Difteri. Obat-obatan juga menyebabkan limfadenopati umum. Gambat diambil dari aafp gambar 3. arah aliran dan kemungkinan penyebab. ebstein barr virus atau citomegalovirus. arah aliran dan kemungkinan penyebab. cytomegalovirus. neuroblastoma.         ataupun jumlahnya. herpes simpleks virus.1% mengalami keganasan. Limfadenopati daerah leher perah dilaporkan setelah imunisasi (DPT. Apabila berlangsung lama (kronik) dapat disebabkan infeksi oleh mikobakterium. Sekitar 38% sampai 45% pada anak normal memiliki kelenjar getah bening daerah leher yang teraba. adenovirus atau reovirus). melainkan dari gejala-gejala lainnya yang menyertai pembesaran kelenjar getah bening. Pada infeksi oleh penyakit kawasaki umumnya pembesaran KGB hanya satu sisi saja.org Penyebab yang paling sering adalah hasil dari proses infeksi dan infeksi yang biasanya terjadi adalah infeksi oleh virus pada saluran pernapasan bagian atas (rinovirus. Penyakit lainnya yang salah satu gejalanya adalah limfadenopati adalah kawasaki. pemeriksaan fisik. Pada anamnesis dapat didapatkan : anamnesis Keterangan Lokasi pembesaran kelenjar getah bening Pembesaran kelenjar getah bening pada dua sisi leher secara mendadak biasanya disebabkan oleh infeksi virus saluran pernapasan bagian atas. respiratory syncytial virus (RSV). gambar diambil dari aafp gambar 2. Pasien usia >40tahun dengan limfadenopati yang tidak dapat dijelaskan memiliki risiko keanasan 4% dibanding risiko keganasan 0. Gambar diambil dari aafp Etiologi (penyebab) Pembesaran kelenjar getah bening dapat dibedakan menjadi lokal atau umum (generalized). Masing-masing penyebab tidak dapat ditentukan hanya dari pembesaran kelenjar getah bening saja. human immunodeficiency virus. Bartonella henselae. Pembesaran kelenjar getah bening di daerah leher sering terjadi pada anak-anak. kelenjar getah bening daerah lengan. Virus lainnya virus ebstein barr. Dari studi di Belanda terdapat 2. gambar 1. Demam yang tidak jelas penyebabnya.

Harus dicatat ada tidaknya nyeri tekan. padat seperti karet mengarahkan kepada limfoma. langit-langit yang sulit dilepas dan bila dilepas berdarah. emas. walaupun dapat mendadak. kemerahan. luka lecet pada wajah atau leher atau tanda-tanda infeksi mengarahkan penyebab infeksi stafilokokus. keganasan. obat-obatan. lunak dan dapat digerakkan. Transfusi darah sebelumnya dapat mengarahkan kepada citomegalovirus. quinidine.penyakit serum (serum sickness-ditambah riwayat obat-obatan atau produk darah). KGB menjadi fluktuatif dan kulit diatasnya menjadi tipis. epstein barr virus atau HIV. konsistensi apakah keras atau kenyal. bercak-bercak putih pada tonsil.5cm dan lipat paha >1.5cm dikatakan abnormal) • Nyeri tekan : umumnya diakibatkan peradangan atau proses perdarahan • Konsistensi : keras seperti batu mengarahkan kepada keganasan. sulfonamida. penicilin. Pembesaran karena obat umumnya seluruh tubuh (generalisata) Paparan terhadap infeksi Paparan/kontak sebelumnya kepada orang dengan infeksi saluran napas atas. captopril. kelenjar biasanya nyeri pada penekanan. KGB keras dan tidak dapat digerakkan (terikat degnan jaringan di bawahnya) Pada infekswi oleh mikobakterium pembesaran kelenjar berjalan minguan-bulan. dapat bebas digerakkan atau tidak dapat digerakkan. keganasan atau gangguan sistem kekebalan tubuh Karakteristik dari kelenjar getah bening KGB dan daerah sekitarnya harus diperhatikan. Keganasan. Bila ada infeksi oleh bakteri. fluktuatif mengarahkan telah terjadinya abses/pernanahan • Penempelan/bergerombol : beberapa KGB yang menempel dan bergerak bersamaan bila digerakkan. Penggunaan obat-obatan Limfadenopati dapat timbul setelah pemakaian obat-obatan seperti fenitoin dan isoniazid. Kelenjar getah bening harus diukur untuk perbandingan berikutnya. atau tuberkulosis turut membantu mengarahkan penyebab limfadenopati. dan adanya infeksi gigi dan gusi juga dapat mengarahkan kepada infeksi bakteri anaerob. Pembesaran KGB leher yang disertai daerah lainnya juga sering disebabkan oleh infeksi virus. faringitis oleh streptokokus. Obat-obatan lainnya seperti allupurinol. pirimetamine. hangat pada perabaan. Bila limfadenopati disebabkan keganasan tanda-tanda peradangan tidak ada. Adanya kemerahan dan suhu lebih panas dari sekitarnya mengarahkan infeksi bakteri dan adanya fluktuatif menandakan terjadinya abses. apakah ada fluktuasi. baik satu sisi atau dua sisi dan dapat fluktuatif dan dapat digerakkan. cefalosporin. lunak mengarahkan kepada proses infeksi. Adanya selaput pada dinding tenggorok. • Ukuran : normal bila diameter 0. sulindac). Supraklavikula atau KGB leher bagian belakang memiliki risiko keganasan lebih besar daripada pembesaran KGB bagian anterior. Dapat akibat tuberkulosis. Tanda-tanda penyerta (sign) Adanya tenggorokan yang merah. hidralazine. Riwayat perjalanan atau pekerjaan Perjalanan ke daerah-daerah afrika dapat mengakibatkan terkena tripanosomiasis. sarkoidosis. Pada pembesaran KGB oleh infeksi virus. atenolol. orang yang bekerja dalam hutan dapat terkena tularemia Pemeriksaan fisik Pemeriksaan fisik Secara umum Malnutrisi atau pertumbuhan yang terhambat mengarahkan kepada penyakit kronik (berjalan lama) seperti tuberkulosis. Pembesaran KGB leher bagian posterior (belakang) terdapat pada infeksi rubela dan mononukleosis. pembengkakan pada jaringan lunak . penyakit kolagen umumnya dikaitkan degnan pembesaran KGB generalisata. dan dapat pecah dan terbentuk jembatan-jembatan kulit di atasnya. KGB umumnya bilateral (dua sisi-kiri/kiri dan kanan). Riwayat penyakit sekarang dan dahulu Adanya peradangan tonsil (amandel) sebelumnya mengarahkan kepada infeksi oleh streptokokus. bintik-bintik merah pada langit-langit mengarahkan infeksi oleh bakteri streptokokus. tonsil. carbamazepine.

biopsi dimana semuanya disesuaikan dengan tanda dan gejala yang ada dan yang paling mengarahkan diagnosis. Diagnosis didapatkan dari wawancara pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang apabila diperlukan. Alur Diagnosis diambil dari RCH Diagnosis banding : Benjolan di leher yang seringkali disalahartikan sebagai pembesaran KGB leher : • •Gondongan : pembesaran kelenjar parotits akibat infeksi virus. rontgen dada. Faringitis. hiv. Demam panjang yang tidak berespon dengan obat demam. Kegagalan untuk mengecil setelah 4-6 minggu dapat menjadi indikasi untuk dilaksanakan biopsi kelenjar getah bening. Kesimpulan Pembesaran kelenjar getah bening daerah leher biasa ditemukan dan umumnya tidak berbahaya. walaupun pembesaran KGB dapat berlangsung mingguan. Tatalaksana Tatalaksana pembesaran KGB leher didasarkan kepada penyebabnya. sudut rahang bawah dapat menghilang karena bengkak • •Kista duktus tiroglosus : berada di garis tengah dan bergerak dengan menelan • •Kista dermoid : benjolan di garis tengah dapat padat atau berisi cairan • •Hemangioma : kelainan pembuluh darah sehingga timbul benjolan berisi jalinan pembuluh darah. Adanya pucat. “strawberry tongue”. Bila diagnosis belum dapat ditentukan dan tidak didapatkan tanda dan gejala ke arah keganasan dapat doibservasi daulu selama 3-4 minggu. toxoplasma. Bila ada reaksi alergi terhadap antibiotik golongan penisilin dapat diberikan cephalexin 25mg/kg (sampai dengan 500mg) tiga kali sehari atau eritromisin 15mg/kg (sampai 500mg) tiga kali sehari. citomegalovirus. limfadenopati satu sisi (unilateral) mengarahkan kepada penyakit kawasaki. Langkah 3 : Analisa masalah (Curah pendapat) 1. dan pembesaran hati dan limpa mengarahkan kepada leukomia. perubahan pada tangan dan kaki (bengkak. KGB yang menetap atau bertambah besar dengan pengobatan yang tepat. Pemeriksaan penunjang bila limfadenopati akut tidak diperlukan. Bila disebabkan mikobakterium selain tuberkulosis maka memerlukan pengangkatan KGB yang terinfeksi atau bila pembedahan tidak memungkinkan atau tidak maksimal diberikan antibiotik golongan makrolida dan antimikobakterium.  Pembesarab KGB pada anak-anak biasanya disebabkan oleh virus dan sembuh sendiri. Banyak kasus dari pembesaran KGB leher sembuh dengan sendirinya dan tidak membutuhkan pengobatan apapun selain dari observasi. memar yang tidak jelas penyebabnya.leher (bull neck) mengarahkan kepada infeksi oleh bakteri difteri. . Pengobatan pada infeksi KGB oleh bakteri (limfadenitis) adalah antibiotik oral 10 hari dengan pemantauan dalam 2 hari pertama flucloxacillin 25mg/kgBB empat kali sehari. bintik-bintik perdarahan (bintik merah yang tidak hilang degnan penekanan). kemerahan pada mata. Observasi merupakan hal utama. atau diagnosis belum dapat ditegakkan. kemerahan pada telapak tangan dan kaki). Adanya radang pada selaput mata dan bercak koplik mengarahkan kepada campak. Biopsi dilakukan bila terdapat tanda dan gejala yang mengarahkan kepada keganasa.  Bila penyebab limfadenopati adalah mikobakterium tuberkulosis maka diberikan obat anti tuberkulosis selama 9-12 bulan. peradangan pada tenggorok. tes mantoux. namun bila berlangsung >2minggu dapat diperiksakan serologi darah untuk epstein barr virus. berwarna merah atau kebiruan. ruam-ruam dan pembesaran limpa mengarahkan kepada infeksi epstein barr virus. Bagaimana penatalaksanaan limfadenopati ? Penata laksanaannya adalah kemoterapi dan terapi radiasi.

2000. 1999. Proliferasi in situ dari limfosit maligna atau makrofag. Infiltrasi oleh sel radang pada infeksi yang menyerang kelenjar limfe. 1995. Limfadenopati adalah digunakan untuk menggambarkan setiap kelainan kelenjar limfe (Price. .mandibula:rahang bawah). Terbungkus kapsul fibrosa yang berisi kumpulan sel-sel pembentuk pertahanan tubuh dan merupakan tempat penyaringan antigen (protein asing) dari pembuluh-pembuluh getah bening yang melewatinya. Bagaimana keterkaitan kelenjar limfa dengan system imunitas ? Hubungan antara kelenjar limfa dengan sistem imunitas adalah kelenjar limfa juuga termasuk dalam pertahanan tubuh. ketiak atau lipat paha yang teraba normal pada orang sehat. 370). Pengertian Limfadenopati adalah suatu tanda dari infeksi berat dan terlokalisasi (Tambayong. Pembuluh-pembuluh limfe akan mengalir ke KGB sehingga dari lokasi KGB akan diketahui aliran pembuluh limfe yang melewatinya. tetapi kadang kala di tempat lain. 52). Gejala ini biasanya cepat hilang tanpa diobati. Dari pengertian diatas maka dapat diambil kesimpulan bahwa Limfadenopati adalah kelainan dan pembengkakan kelenjar limfe sebagai tanda dari infeksi berat dan terlokalisasi. 6. Etiologi Peningkatan jumlah limfosit makrofag jinak selama reaksi terhadap antigen.2. Kenapa bisa terjadi benjolan dileher kiri Tn A ? karena dilewati oleh aliran pembuluh getah bening yang dapat membawa antigen (mikroba. sub: bawah. Limfadenopati adalah pembengkakan kelenjar limfe (Harrison. Bagaimana tanda dan gejala limfadenopati ? ditandai pembengkakan pada satu atau lebih kelenjar getah bening. biasanya di leher dan ketiak. 4. Bagaimana proses pembentukan kelenjar getah bening dan dimana saja kelenjar getah bening tersebut ? Kelenjar getah bening adalah bagian dari sistem pertahanan tubuh kita. Tubuh kita memiliki kurang lebih sekitar 600 kelenjar getah bening. 3. jika ada antigen yang menginfeksi maka kelenjar limfa dapat menghasilkan sel – sel pertahanan tubuh yang lebih banyak untuk mengatasi antigen tersebut. 5. B. Infiltrasi kelenjar oleh sel ganas metastatik. Kelenjar limfa memiliki sel pertahanan tubuh. zat asing) dan memiliki sel pertahanan tubuh maka apabila ada antigen yang menginfeksi maka kelenjar getah bening dapat menghasilkan sel-sel pertahanan tubuh yang lebih banyak untuk mengatasi antigen tersebut sehingga kelenjar getah bening membesar. Bagaimana mekanisme terjadinya limfadenopati ? Mekanisme terjadinya limfadenopati adalah terjadi karena beberapa sebab otot yaitu peningkatan jumlah limfosit makrofat jinak selama reaksi terhadap antigen. LAPORAN PENDAHULUAN A. 40). namun hanya didaerah submandibular (bagian bawah rahang bawah.

Sebaliknya. dan tanpa nyeri. sama seperti yang terjadi pada venula. d. ( Oswari. seperti biasa. Biasanya biopsi ini dilakukan untuk pemastian diagnosis setelah operasi. agen-agen yang menular dapat menyebar. pernafasan tidak teratur. misalnya.Infiltrasi kelenjar limfe oleh makrofag yang mengandung metabolit dalam penyakit cadangan lipid. sedangkan tekanan darah tidak berubah. Riwayat penyakit dan pemeriksaan fisis dapat menghasilkan petunjuk tentang kemungkinan diagnosis ini dan evaluasi lebih lanjut secara langsung ( misalnya hitung darah lengap. 39 40). 35). D. 2000. 240 ). Biopsi sayatan: Sebagian kecil jaringan tumur mame diamdil melalui operasi dengan anestesi umum jaringan tumor itu dikeluarkan. Bagaimanapun juga. lalu secepatnya dikirim kelaborat untuk diperriksa. saling berhubungan. dan terfiksasi pada jaringan dibawahnya. serta kulit di atasnya tampak erimatosa. dan limfe yang terbentuk dibawa kesentral dalam badan dan akhirnya bergabung kembali kedarah vena. 2000. dan saling berhubungan. Biakan darah. Dengan cara ini. sering keringat malam. Telah diketahui bahwa dalam perjalanan peradangan akut. Jika adenopati sistemik tetap terjadi tanpa penyebab yang jelas tanpa diketahui. agen-agen yang dapat menimbulkan cedera dapat dibawa oleh pembuluh limfe dari tempat peradangan primer ketempat yang jauh dalam tubuh. ( Oswari. Bila daerah terkena radang. demam berkepanjangan dengan suhu lebih dari 38 C. E. 372). Foto rontgen. tetapi kandungan protein dan sel dari cairan limfe juga bertambah dengan cara yang sama. (Price. Pemeriksaan Penunjang Hitung darah lengkap. Penyebaran sering dibatasi oleh penyaringan yang dilakukan oleh kelenjar limfe regional yang dilalui oleh cairan limfe yang bergerak menuju kedalam tubuh. foto rontgen. (Oswari. lapisan pembatas pembuluh limfe yang terkecil agak meregang. Tanda dan Gejala a. nadi tidak teratur. (Harrison. c. Biasanya ada penembusan lambat cairan interstisial kedalam saluran limfe jaringan. dengan demikian memungkinkan lebih banyak bahan interstisial yang masuk kedalam pembuluh limfe. Pada awal pembiusan ukuran pupil masih biasa. (Harrison. Pada infeksi akut teraba lunak. 1999. Sebaliknya. bertambahnya aliran bahan-bahan melalui pembuluh limfe menguntungkan karena cenderung mengurangi pembengkakan jaringan yang meradang dengan mengosongkan sebagian dari eksudat. seperti karet. Patofisiologi Sistem limfatik berperan pada reaksi peradangan sejajar dengan sistem vaskular darah. biakan darah. membengkak secara asimetrik. Kelenjar pada karsinoma metastatik biasanya keras. Manifestasi Klinis Kelenjar limfoma cenerung teraba kenyal. (Harrison. 34 ). 370). 2000. biopsi kelenjar limfe dianjurkan. 1999. biasanya terjadi kenaikan yang menyolok pada aliran limfe dari daerah itu. o . 1995. 370) C. F. reflek pupil masih kuat. b. tetapi agen atau bahan yang terbawa oleh cairan limfe mungkin masih dapat melewati kelenjar dan akhirnya mencapai aliran darah. 1999. Timbul benjolan di bagian leher. uji kulit). Kehilangan berat badan lebih dari 10% dalam 6 bulan. Anestesi umum menyebabkan mati rasa karena obat ini masuk kejaringan otak dengan tekanan setempat yang tinngi. selama peradangan akut tidak hanya aliran limfe yang bertambah. serologi.

G. IIIA dan B. Penatalaksanaan 1. Uji kulit.4 mg/ m iv hari I P : Prednison 60 mg/m po hari ke 1 – 5 Perkiraan selang waktu pemberian adalah 3 – 4 minggu Lymfoma non – hodgkin derajat keganasan tinggi (IWF) Stadium IA : kemotherapy diberikan sebagai therapy adjuvant Untuk stadium lain : kemotherapy diberikan sebagai therapy utama Minimal : kemotherapynya seperti pada LNH derajat keganasan sedang (CHOP) Ideal : diberi Pro MACE – MOPP atau MACOP – B 2. 1999.Serologi. 372). dengan cara pemberian seperti pada LH diatas Limfona non hodgkin derajat keganasan sedang (IWF) Untuk stadium I B. IE.prednison (CHOP) dengan dosis : C : Cyclofosfamide 800 mg/m iv hari I H : hydroxo – epirubicin 50 mg/ m iv hari I O : Oncovin 1. hydrokso – epirubicin. Untuk stadium I A. selanjutnya melalui yim onkology ( di RS type A dan B) 2 2 2 2 2 . Therapy Medik Konsultasi dengan ahli onkology medik ( di RS type A dan B) Limfoma non hodkin derajat keganasan rendah (IWF) Tanpa keluhan : tidak perlu therapy Bila ada keluhan dapat diberi obat tunggal siklofosfamide dengan dosis permulaan po tiap hari atau 1000 mg/m iv selang 3 – 4 minggu. Therapy radiasi dan bedah Konsultasi dengan ahli radiotherapy dan ahli onkology bedah.(Harrison. IIA diberi therapy medik sebagai therapy anjuran Minimal : seperti therapy LH Ideal : Obat kombinasi cyclophospamide. terapi medik adalah sebagai terapy utama. Bila resisten dapat diberi kombinasi obat COP. IIB. IIE A da B. oncovin.