Modul 5

Narkoba & HIV

Memahami Narkoba dan Resiko Penularan HIV
Joyce Djaelani Gordon Yayasan Harapan Permata Hati Kita Untuk modul pelatihan Aksi Stop AIDS / Family Health International

Tujuan Modul
• Mengetahui perbedaan antara pengguna, penyalahguna dan kecanduan (adiksi) narkoba • Mengenal telur adiksi dan isi dari dunia adiksi • Mengetahui jenis utama narkoba dan pengaruhnya terhadap perilaku beresiko terhadap penularan HIV dan penyakit yang diangkut darah lainnya. • Pengurangan resiko yang efektif di kalangan pengguna, penyalahguna dan pecandu narkoba • Hal-hal yang perlu diantisipasi konselor

Membedakan Taraf Masalah
• USER = Pemakai – ditandai dengan pemakaian sekali-sekali, cobacoba, tanpa masalah berarti. Semua aspek kehidupan normal-normal saja. • ABUSER = Penyalahguna – ditandai dengan pemakaian agak bermasalah, menggunakan cukup rutin. Sebagian aspek kehidupan mulai/amat terganggu.

• ADDICT = Pecandu – ditandai dengan pemakaian bermasalah, menggunakan sangat rutin hingga setiap hari. Segala aspek kehidupan rusak. Seolah mereka hidup untuk pakaw dan pakaw untuk hidup.

senang-senang senang-senang tetapi masalah mulai muncul hanya ada masalah saja .

obat-obatan terlarang. mabuk di tempat umum. 3. 2. Lalu Lintas: sering melanggar aturan jalanan. mencopet. berkelahi di tempat umum. 4.Empat Tanda Utama Ada empat kategori masalah yang sering dihadapi mereka yang menyalahgunakan atau tergantung narkoba : 1. memasuki rumah orang tanpa izin. ikut tawuran. . menabrak hal-hal yang tidak bergerak (tiang listrik.). merusak barang atau sarana umum. pohon. Ditangkap dengan narkoba: adanya botol alkohol. dll. Di rumah juga mencuri. mengutil di toko. menabrak orang. Menganggu Ketertiban : mengganggu ketertiban umum. Pencurian : mencuri. ngebut.

Si Telur Masalah Ini paket kehidupan seorang penyalahguna dan pecandu narkoba: NAZA HIV / AIDS / HCV SEKS. IMS … UANG KRIMINALITAS KEKERASAN Kenal orang yang bermasalah dengan drugs? Ceritakan masalah yang anda lihat dalam hidupnya .

Drugs & Rock n’ Roll: budaya yang menarik kaum khusus ini yang terutama adalah kaum muda – Kehidupan diwarnai promiskuitas seks. • Seks – Sex. perdagangan seks dan masalah yang terkait seks lainnya (aborsi.Telur Masalah & Dunia Adiksi • Narkoba – – – – – – Bersifat adiktif Mengganggu pemikiran nalar Budaya kontra. kawin kecelakaan. infeksi menular seksual) . menggambarkan kebebasan Menciptakan dunia menarik dalam alam pikiran Membuat orang merasa nyaman dengan diri sendiri Jenis drugs tertentu akan menarik orang-orang tertentu.

• HIV/AIDS dan Hepatitis C – Pemakaian kian beresiko dengan semakin lamanya pemakaian  toleransi  menyuntik (khususnya heroin). – Mulai banyak meminjam uang dan minta uang – Barang pribadi digadai untuk memperoleh uang cepat . – Penggunaan suntikan bersama – Seks tanpa pemikiran panjang di bawah pengaruh narkoba sering terjadi – Penggunaan kondom rendah • Uang – Uang yang dibutuhkan untuk narkoba sangat tinggi – Kebutuhan kian meningkat dengan berjalannya waktu dan meningkatnya toleransi  menyuntik adalah cara lebih murah dibandingkan membakar heroin.

dll. merampok. • Kekerasan – Memasuki dunia kriminalitas. maka bergerak ke kriminalitas – Jenis kriminalitas yang paling sering  mencuri. alkohol. shabu – Kekerasan dalam rumah tangga seringkali diwarnai oleh penggunaan narkoba .• Kriminalitas – Semakin lama semakin membutuhkan uang. – Jenis narkoba tertentu menyebabkan kekerasan lebih dibanding yang lainnya: nipam. terlibat seks komersial. pembunuhan karena uang. yang ada adalah kekerasan. memalak. menjadi bandar.

Narkoba di Indonesia Bisakah anda melihat dampak dunia adiksi di tempat anda berada? .

coccaine. LSD. pentidine. depresan. MDMA. dll. ganja. tramadol/tramal) • Penenang: alkohol. barbiturat. • Hallucinogenic – Menciptakan halusinasi – Termasuk: ganja. morfin) dan opioid (metadon. obat tidur. penenang. dll? Apa yang terjadi? . mushroom. sedativa. heroin. pernah mencoba alkohol.Golongan Utama Berdasar Sifat Narkoba yang Sering Dipakai • Uppers – Bersifat sebagai perangsang  energetik – Termasuk: amphethamine. Bagaimanakah pengalaman kenalan anda atau anda sendiri dengan narkoba? Misalnya saja. shabu (methamphetamine) • Downers – Bersifat sebagai relaksan  penenang – Termasuk: • Opiat (opium. inex. burphrenophrine.

Alkohol. – Resiko Suntikan: Heroin (putaw). Ecstasy (ineks). morfin Apa yang anda ketahui tentang bahaya narkoba? . Sifat narkoba dan kepribadian orang juga akan berinteraksi untuk menghasilkan efek tertentu pada perilaku. termasuk barbiturat yang semuanya mengurangi kemampuan nalar. dengan sifatnya masing-masing. dan drugs. Namun yang terkait erat dengan bahaya IMS.Narkoba paling berbahaya Semua narkoba berbahaya. HIV/AIDS & Hepatitis C adalah: – Resiko Seks: MDMA.

Bagaimanakah keadaan HIV di daerah anda atau negara-negara ini saat ini? . Pokdisus AIDS RSCM. RSKO. dll.1987-2002: Prevalensi meningkat cepat menjadi 40% atau lebih Myanmar 80 Prevalensi HIV (%) Manipur & Yunnan JABOTABEK * Ho Chi Minh City Bangkok 60 40 Odessa 20 Jabotabek mengikuti pola kecenderungan peningkatan HIV sama dengan kota-kota Asia yang bermasalah dengan heroin 1987 1989 1991 1993 1999 2001 1995 1997 2003 •Angka Jabotabek didasarkan rata-rata angka YAKITA.Penyebaran HIV di kalangan IDU .

torniket dan permukaan meja Ya=50 38% Tidak=81 62% Sumber: Database Yayasan KITA. semprit. September 2002 Menurut anda.Mengapa Penularan Tinggi? Apakah Tehnik Menyuntik Anda Aman? Peralatan suntik meliputi: jarum suntik. bagaimana peralatan suntik menjadi beresiko? . saringan. sendok. gelas. air.

dan bukan peralatannya). Ada alasan ataupun dalih lainnya? .Mengapa Tidak Aman? • Tidak berpikir panjang pada saat itu (tahu bahaya tidak berarti akan mengubah perilakunya) • Sulit memperoleh jarum suntik karena kelangkaan • Praktek budaya dan sosial • Perluasan hubungan seksual dan persahabatan (solidaritas) • Tidak sabar. saat sakaw (gejala putus obat) ingin cepat menyuntik agar sakitnya hilang • Tidak mempunyai akses jarum suntik bersih • Tidak menyadari resiko • Tidak punya informasi tentang bahaya maupun mengenai cara membersihkan yang benar • Tidak mau tertangkap polisi membawa jarum suntik • Tidak mempunyai uang ekstra atau sayang uang (semua uang yang ada dipakai untuk narkoba.

Perilaku IDU yang harus diubah Perubahan perilaku yang dibutuhkan  Berhenti menyuntik samasekali  Memakai peralatan suntik yang bersih setiap kali menyuntik  Membersihkan jarum suntik sebelum memakai ulang  Setia pada satu pasangan dan / atau memakai kondom saat bersanggama  Memakai hanya di tempat aman dari perilaku resiko tinggi dengan teman yang dapat menjaga .

 Memberi informasi/pendidikan mengenai resiko yang terkait menyuntik  Mengubah norma-norma sebaya dengan menggunakan model dari sebaya (yang menunjukkan perilaku aman yang diharapkan).Strategi Mencegah Penggunaan Bergantian  Meningkatkan tingkat kesadaran di antara IDU  Menyediakan peralatan suntik suci hama  Mencegah orang menyimpan peralatan suntik bekas pakai dan memikirkan pembuangan aman. Sumber: Center for Harm Reduction .

ataupun deterjen. • Catat bahwa Hepatitis C tidak dapat dimatikan oleh alkohol. air.Penyucihamaan Peralatan Suntik • Mendidihkan peralatan suntik minimal hingga titik didih • Membilas dengan air bersih setelah dipakai • Menggunakan Pemutih murni. membersihkan jarum dan semprit luar dan dalam alkohol • Bersihkan dengan deterjen pencuci piring. Sumber: Center for Harm Reduction .

Atau. karena memakai dalam dosis normal padahal tubuh sedang bersih (baru pertama pakai. Apa lagi resiko bahaya lain yang dapat anda pikirkan? . karena penggunaan jarum suntik yang tidak bersih atau tidak disucihamakan. atau karena perbedaan kemurnian narkobanya. baru detoksifikasi. mencampur narkoba jalanan atau narkoba jalanan dengan obat dokter. baru rehabilitasi). • Abses: infeksi yang menyebabkan timbulnya nanah.Resiko besar lainnya? • Overdosis : lebih karena kebanyakan dosis.

kebijakan dan hukum yang memungkinkan pilihan yang lebih sehat • • • • • Ingat: kalaupun berhenti sesaat.Alasan berhenti memakai narkoba: • • Bila merasa dirinya rentan terhadap masalah kesehatan yang parah Kelelahan untuk hidup sebagai pengguna/penyalahguna/pecandu. Pengetahuan/pengertian mengenai pilihan lebih sehat Adanya semangat/keterampilan/sarana dan rasa percaya diri untuk mengubah perilaku Lingkungan memberikan dukungan sosial ekonomi. 85% akan kambuh kembali dalam waktu 3 bulan setelah berhenti! Sumber: Center for Harm Reduction .

putus asa  Merasa Bersalah  Depresi  Niatan muncul  Merasa telah menyakiti keluarga dengan mencuri dan berbohong.Alasan Berhenti Karena Diri Sendiri:  Lelah jadi pecandu. dll Karena Orang Lain:  Karena ketahuan menggunakan narkoba oleh orangtua/pasangan.  Dipaksa untuk berhenti oleh orang yang mereka sayangi. lelah merasa lelah.  Hilangnya teman-teman dan sahabat karena mulai menghindar  Berpikir tentang efek negatif dari penggunaan narkoba bagi keluarga dan saudara .  Bosan hidup sebagai pecandu  Stress karena narkoba.

Kesehatan  Sakit-sakitan  Overdosis  Usia  Memikirkan kemungkinan anaknya jadi pecandu juga  Kehidupan makin berantakan Resiko yang dipersepsikan:     Mulai melihat ke masa depan Resiko HIV Sudah punya HIV dan HCV Resiko overdosis (pernah overdosis)  Resiko tertangkap polisi  Selalu dirundung masalah Keuangan  Sulit mendukung kebiasaan ini karena masalah uang yang kian mendesak. Sumber: Database Yayasan KITA. Mei 2003 Apa alasan lain yang baik untuk berhenti menggunakan narkoba? .

rujukan dan terapi ketergantungan Menstabilkan hidup dan membiarkan kembali ke masyarakat Mengurangi perilaku kriminal Sumber: Center for Harm Reduction .Bagaimana dengan Substitusi? Terapi substitusi (misalnya metadon & burphrenophrine) dilakukan untuk • • • • • • Mengurangi resiko tertular/menularkan HIV/AIDS dan HCV Kemurnian dan kemanjuran narkoba legal diketahui Mengurangi risiko overdosis atau efek samping Memungkinkan konseling.

Burphrenophrine lebih aman. • . dan dapat meningkatkan rasa percaya diri dan semangat menuju kehidupan tanpa narkoba Sisi Negatifnya  Gejala Putus Obat dari metadon lebih parah dibanding putus obat karena opiat (dengan depresi yang lebih lama dan lebih dalam). Menurunkan tingkat kekambuhan ke narkoba jalanan Mengurangi penggunaan narkoba suntikan dan dampak buruk yang terkait Terapi pemeliharaan metadon memungkinkan peserta merasa lebih sehat secara fisik dan jiwa. bertahan selama 24-36 jam Menahan peserta dalam program.Segi Positif Substitusi • • • • • • Dipakai secara oral (menghindari suntikan) Bekerja jangka panjang.

diskriminatif. dll.Masalah untuk diantisipasi konselor • • • • • • • • • • • • Pengguna narkoba tidak mudah percaya kepada orang. Kerap harus berhadapan dengan ‘telur adiksi’ dan ‘dunia adiksi’ Mudah bingung dan pembicaraan bisa berputar-putar bila berada di bawah pengaruh narkoba Kematangan psikologis terhambat Pesimis dalam kemampuan mengubah keadaan Malas dan mudah bosan Program atau tuntutan harus terfokus dan bertahap (kemajuan bukan kesempurnaan) Burn out karena merasa frustrasi atau merasa upayanya sia-sia. Anda harus mampu berbicara tentang seks dengan nyaman dan juga menekankan perilaku seks aman. depresi (selalu). kemarahan . kecemasan. gengsi. situasi. Para pecandu umumnya seksual aktif. Sering memanfaatkan orang. lebih percaya sebayanya. ketakutan. Sangat peka terhadap sikap kasar. stigmatisasi. Menginginkan waktu yang banyak untuk konsultasi (senang berbicara) Penuh kebencian (tampil atau terpendam) dan sikap buruk (attitude). khususnya para pelayan kesehatan. • .

malas buat PR Sering membolos atau mangkir Sering keluar kelas/kantor dan tidak kembali kembali Mengantuk. malas sekolah/kerja.Bonus Bacaan Bagaimana saya tahu dia Pecandu? Beberapa Tanda Di Sekolah/Tempat Kerja        Nilai sekolah atau prestasi kerja menurun Motivasi sekolah/kerja menurun. sering bosan dan tidak memperhatikan guru/atasan Sering dipanggil karena tidak disiplin/bermasalah Meninggalkan hobi-hobinya yang terdahulu (misalnya kegiatan olahraga yang dulu digemarinya). .

Bonus Bacaan  Mengeluh karena menganggap orang rumah tidak memberikan dirinya kebebasan. sikapnya defensif atau penuh kebencian  Mudah tersinggung di sekolah .  Berubahnya gaya berpakaian dan gaya musik yang disukainya  Tidak peduli pada kebersihan dirinya.  Mulai sering berkumpul dengan anak-anak yang tidak beres di sekolah  Sering meminjam uang kepada teman  Sering pergi hingga malam.  Menunjukkan sikap cuek  Teman lama ditinggalkannya  Bila ditanya. atau menginap di rumah ‘teman’. atau menganggap orang rumah terlalu menegakkan kedisiplinan.

) hilang. atau dicuri orang . kamera. Seringkali tidak dilaporkan sampai ditanyakan. Atau dilaporkan dipinjam teman. Lebih sering dihukum atau dimarahi Bila dimarahi. mall atau berpesta Menghabiskan uang tabungannya dan selalu bokek Barang-barang berharga miliknya atau milik keluarga yang dipinjamnya (mis. makin menjadi-jadi dan membangkang Tidak mau mempedulikan peraturan keluarga Sering pulang lewat jam malam Sering pergi ke disko.Bonus Bacaan Tanda Di Rumah • • • • • • • • • • • Semakin jarang ikut kegiatan keluarga Berubah teman dan jarang mau mengenalkan teman-temannya Teman sebayanya makin lama tampak berpengaruh negatif Mulai melupakan tanggung jawab rutinnya di rumah. dll.

lebih memilih makan di kamar / setelah orang lain selesai. Hilangnya uang orang di rumah sehingga pembantu atau orang lain di rumah segera dicurigai. Sering merongrong keluarganya untuk minta uang dengan berbagai alasan (pandai-p • • • • • andailah mengecek apakah uang yang dimintanya betul-betul digunakan sebagaimana yang ia katakan) Sering bercerita kepada keluarga yang mau mendengarkan dan mereka yang bersimpati akan jadi korban atau tempat pinjam uang (nenek dan kakek harus hati-hati!) Selalu meminta kebebasan lebih Waktunya di rumah banyak dihabiskan di WC Jarang mau makan bersama keluarga.Bonus Bacaan • • Sering mencuri uang dan barang-barang berharga di rumah. . dan ini sering tidak diketahui.

sering makan sembarangan Sering menginap di rumah teman Malas mengurus diri (tidak mau membereskan tempat tidur.Bonus Bacaan • • • • • • • • • • Hampir selalu memakai baju lengan panjang Malas makan. Menarik diri dan sering di kamar. dan mengunci kamar . malas mandi. dll. kamar berantakan. malas membantu. sering tidur. Sering tersinggung dan mudah marah Sering berkelahi. Tak mau peduli kebutuhan keluarganya Mungkin sering batuk-batuk atau pilek yang berkepanjangan (=sakaw) Sering pusing. terlibat kecelakaan mobil. luka-luka akibat berkelahi. malas menggosok gigi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful