Asbabun Nuzul (Sebab-sebab turunnya) surat Al-Fatihah

Surat Al-Fatihah yang merupakan surat pertama dalam Al Qur’an dan terdiri dari 7 ayat adalah masuk kelompok surat Makkiyyah, yakni surat yang diturunkan saat Nabi Muhammad di kota Mekah. Dinamakan AlFatihah, lantaran letaknya berada pada urutan pertama dari 114 surat dalam Al Qur’an. Para ulama bersepakat bahwa surat yang diturunkan lengkap ini merupakan intisari dari seluruh kandungan Al Qur’an yang kemudian dirinci oleh surat-surat sesudahnya. Surat Al-Fatihah adalah surat Makkiyyah, yaitu surat yang diturunkan di Mekkah sebelum Rasulullah SAW hijrah ke Madinah. Surat ini berada di urutan pertama dari surat-surat dalam Al-Qur’an dan terdiri dari tujuh ayat. Tema-tema besar Al Qur’an seperti masalah tauhid, keimanan, janji dan kabar gembira bagi orang beriman, ancaman dan peringatan bagi orang-orang kafir serta pelaku kejahatan, tentang ibadah, kisah orang-orang yang beruntung karena taat kepada Allah dan sengsara karena mengingkariNya, semua itu tercermin dalam ekstrak surat Al Fatihah. Nama Lain Surat Al Fatihah Surat Al Fatihah memiliki banyak nama. Di antaranya; Fatihatul Kitab (pembuka kitab/Al Qur’an). Karena Al Qur’an, secara penulisan dibuka dengan surat ini. Demikian pula dalam shalat, Al Fatihah sebagai pembuka dari surat-surat lainnya. Al Fatihah dikenal juga dengan sebutan As Sab’ul Matsani (tujuh yang diulang-ulang). Disebabkan surat ini dibaca berulang-ulang pada setiap raka’at dalam shalat. Dinamakan juga dengan Ummul Kitab. Karena di dalamnya mencakup pokok-pokok Al Qur’an, seperti aqidah dan ibadah. Menurut al-Qurtubhi surat al-Fatihah memiliki 12 nama, yakni al-salah (salat, doa), fatihatul kitab (induk alkitab), ummul kitab (induk al-Quran), al-matsani (berulang-ulang), al-quranul ‘azhim (al-Quran yang agung), asy-syifa (penawar, obat, penyembuh), ar-ruqyah (rukyah), al-asas (fondasi), al-wafiyah (yang menyeluruh, komprehensif), al-kafiyah (yang sempurna) dan al-fatihah (pembuka). Dari Abu Hurairah Radhiallahu Anhu berkata : telah bersabda Rasulullah SAW : Al-Hamdulillah (AlFatihah) adalah Ummul Qur’an, Ummul Kitab, As-Sabul Matsaani dan Al-Qur’anul Adhim. (HR. At-Tirmidzi dengan sanad sahih). Dinamakan dengan Ummul Kitab atau Umul Qur’an, yaitu induk Al-Qur’an, karena di dalamnya mencakup inti ajaran Al-Quran. Membaca Al-Fatihah Adalah Rukun Shalat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Tidak ada shalat bagi orang yang tidak membaca Fatihatul Kitab (Al Fatihah).” (HR. Bukhari dan Muslim dari Ubadah bin Shamit radhiyallahu ‘anhu). Dalam sabda yang lain beliau mengatakan yang artinya, “Barangsiapa yang shalat tidak membaca Ummul Qur’an (surat Al Fatihah) maka shalatnya pincang (khidaaj).” (HR. Muslim) Al Fatihah Adalah Surat Paling Agung Dalam Al Quran Dari Abu Sa’id Rafi’ Ibnul Mu’alla radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadaku, “Maukah kamu aku ajari sebuah surat paling agung dalam Al Quran sebelum kamu keluar dari masjid nanti?” Maka beliau pun berjalan sembari menggandeng tanganku. Tatkala kami sudah hampir keluar maka aku pun berkata; Wahai Rasulullah, Anda tadi telah bersabda, “Aku akan mengajarimu sebuah surat paling agung dalam Al Quran?” Maka beliau bersabda, “(surat itu adalah) Alhamdulillaahi Rabbil ‘alamiin (surat Al Fatihah), itulah As Sab’ul Matsaani (tujuh ayat yang sering diulang-ulang dalam shalat) serta Al Quran Al ‘Azhim yang dikaruniakan kepadaku.” (HR. Bukhari, dinukil dari Riyadhush Shalihin cet. Darus Salam, hal. 270) Al-Fatihah adalah surat yang paling utama. Dari Anas bin Malik ra. berkata: Tatkala Nabi saw dalam sebuah perjalanan lalu turun dari kendaraannya, turun pula seorang lelaki di samping beliau. Lalu Nabi menoleh ke arah lelaki tersebut kemudian berkata: “Maukah kamu aku beritahukan surat yang paling utama di dalam al-Quran? Anas berkata: Kemudian Nabi saw membacakan ayat ‘segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.’ Al-Fatihah dapat digunakan untuk meruqyah. Dari Abi Sa’id al-Khudry dan Abu Hurairah ra (keduanya) berkata: “Rosulullah saw bersabda, surat pembuka al-Kitab dapat menyembuhkan dan menawarkan racun.” Mengucapkan amin akan menghapus dosa-dosa. Dari Abu Hurairah ra., Sesungguhnya Nabi saw bersabda: “Jika imam mengucapkan ‘ghoiril magdhubi ‘alaihim waladh dhallin’, maka sambutlah dengan ucapan ‘amin’, karena para malaikatpun mengucapkan ‘amin’ dan sesungguhnya imampun mengucapkan ‘amin’ pula. Maka barang siapa yang ucapan ‘amin’-nya sesuai dengan ucapan malaikat, akan diampuni dosa-dosanya yang terdahulu. Allah tidak pernah menurunkan dalam Taurat dan Injil yang seperti surat Al-Fatihah. (HR. At-Tirmidzi dengan sanad sahih). Al-Fatihah adalah Ruqyah, yaitu jampi-jampi untuk mengobati penyakit. (HR. Bukhari). Shalat tidak sah tanpa membaca Al-Fatihah. (HR. Muslim dan An-Nasa’i). Al-Fatihah adalah dialog hamba dengan Allah Taa’la. (HR. Muslim dan An-Nasa?i). Dari Abu Hurairah r.a dari Rasulullah SAW bersabda: Barangsiapa shalat yang tidak membaca di dalamnya Ummul Qur’an (Al-Fatihah) maka shalatnya tidak sempurna (Rasulullah SAW mengulanginya tiga kali). Lalu ditanyakan kepada Abu Hurairah r.a : Bagaimana apabila kita dibelakang imam. Abu Hurairah r.a menjawab: Bacalah (Al-Fatihah) dalam dirimu, karena sesungguhnya aku pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda: Allah Azza wa Jalla berfirman: Aku membagi shalat (Al-Fatihah) antara Aku dengan hambaKu menjadi dua bagian dan bagi hambaKu apa yang dia minta. Apabila dia (hamba) mengucapkan: Segala puji hanya bagi Allah, Tuhan sekalian alam. Allah Taa’la menjawab: Hambaku memujiKu.Dan apabila dia (hamba) mengucapkan: Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Allah Taa’la menjawab: HambaKu menyanjung-nyanjungKu. Dan apabila dia (hamba) mengucapkan: Yang menguasai hari pembalasan. Allah Taa’la menjawab: HambaKu mengagung-agungkanKu. Dan apabila dia (hamba) mengucapkan: Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Allah Taa’la menjawab: Ini adalah antara Aku dengan hambaKu dan bagi hambaKu apa yang dia minta. Dan apabila dia (hamba) mengucapkan: Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat. Allah Taa’la menjawab: Ini adalah untuk hambaKu dan bagi hambaKu apa yang dia minta. (HR. Muslim dan An-Nasai). Asbabun Nuzul (Sebab-sebab turunnya) surat Al-Fatihah

Sebagaimana diriwatkan oleh Ali bin Abi Tholib mantu Rosulullah Muhammad saw: “Surat al-Fatihah turun di Mekah dari perbendaharaan di bawah ‘arsy’” Riwayat lain menyatakan, Amr bin Shalih bertutur kepada kami:“Ayahku bertutur kepadaku, dari alKalbi, dari Abu Salih, dari Ibnu Abbas, ia berkata: “Nabi berdiri di Mekah, lalu beliau membaca, Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam. Kemudian orang-orang Quraisy mengatakan, “Semoga Allah menghancurkan mulutmu (atau kalimat senada).” Dari Abu Hurairah, ia berkata, “Rosulullah saw. bersabda saat Ubai bin Ka’ab membacakan Ummul Quran pada beliau, “Demi zat yang jiwaku ada di tangan-Nya, Allah tidak menurunkan semisal surat ini di dalam Taurat, Injil, Zabur dan al-Quran. Sesungguhnya surat ini adalah as-sab’ul matsani (tujuh kalimat pujian) dan al-Quran al-’Azhim yang diberikan kepadaku.”

Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Al Ikhlash 1
(3) ‫قل هو ال أحد )1( ال الصمد )2( لم يلد ولم يولد‬ ْ َ ُ ْ ََ ْ َِ ْ َ َُ ّ ّ ُ ٌَ َ ّ َ ُ ْ ُ ُ Imam Tirmizi, Imam Hakim dan Imam Ibnu Khuzaimah, telah mengetengahkan sebuah hadis melalui jalur Abul Aliyah, yang ia terima dari Ubay bin Kaab, bahwasanya orang-orang musyrik telah berkata kepada Rasulullah saw., "Ceritakanlah kepada kami mengenai Rabbmu." Maka Allah menurunkan firman-Nya, "Katakanlah! 'Dialah Allah Yang Maha Esa.'" (Q.S. Al Ikhlash, 1 hingga akhir surah) Imam Tabrani dan Imam Ibnu Jarir mengetengahkan hadis yang sama melalui hadis yang diriwayatkan oleh Jabir bin 'Abdullah. Dengan demikian maka dapat disimpulkan, bahwa surah Al Ikhlash ini termasuk surah Makiah. Imam Ibnu Abu Hatim mengetengahkan sebuah hadis melalui Ibnu Abbas, bahwasanya orang-orang Yahudi datang kepada Nabi saw. di antara mereka terdapat Kaab bin Asyraf dan Huyay bin Akhthab. Mereka berkata, "Hai Muhammad! Gambarkanlah kepada kami Rabbmu yang telah mengutusmu." Maka Allah swt. menurunkan firman-Nya, "Katakanlah! Dialah Allah Yang Maha Esa'." (Q.S. 112 Al Ikhlash, 1 hingga akhir surah) Imam Ibnu Jarir mengetengahkan pula hadis yang sama melalui Qatadah. Demikian pula Imam Ibnu Munzir mengetengahkan pula hadis yang sama melalui Said bin Jubair. Maka dengan riwayat ini dapat disimpulkan bahwa surah ini termasuk ke dalam kelompok surah Madaniah. Imam Ibnu Jarir mengetengahkan sebuah hadis melalui Abul Aliyah yang menceritakan, bahwa ia telah mendengar Qatadah menuturkan sebuah hadis, bahwasanya golongan yang bersekutu mengatakan kepada Nabi saw., "Gambarkanlah kepada kami Rabbmu." Lalu datanglah malaikat Jibril kepada Nabi saw. dengan membawa surah ini. Inilah orang-orang musyrik yang dimaksud di dalam hadis Ubay tadi, dengan demikian maka dapat disimpulkan, bahwa surah ini termasuk ke dalam kelompok surah Madaniah. Seperti halnya pula pengertian yang diisyaratkan oleh hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas r.a. dan kedua hadis tersebut tidak bertentangan. Akan tetapi Imam Abu Syekh di dalam kitabnya Al 'Azhamah, mengetengahkan sebuah hadis melalui jalur Abban yang ia terima dari Anas r.a. yang menceritakan, bahwasanya orang-orang Yahudi Khaibar datang kepada Nabi saw. lalu mereka berkata, "Hai Abul Qasim! (nama julukan Nabi Muhammad) Allah telah menciptakan malaikat dari nur (cahaya) al Hijab, Nabi Adam dari lumpur hitam yang diberi bentuk, iblis dari nyala api, langit dari asap dan bumi dari buih air. Maka ceritakanlah kepada kami tentang Rabbmu." Nabi tidak menjawab mereka, maka datanglah malaikat Jibril dengan membawa surah ini, yaitu firman-Nya, "Katakanlah! Dialah Allah Yang Maha Esa." (Q.S. 112 Al-Ikhlash, 1 hingga akhir surah).

Memahami Tafsir Surat al Ikhlas
Rabu, 31 Maret 2010 21:00 Muhammad Abduh Tuasikal Belajar Islam

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya. Saat ini kita masuk dalam pembahasan tafsir surat Al Falaq. Semoga bermanfaat. Allah Ta’ala berfirman, ) ‫قل أعوذ برب الفلق )1( من شر ما خلق )2( ومن شر غاسق إذا وقب )3( ومن َر النفاثات في العقد )4( ومن شر حاسد إذا حسد‬ ََ َ َِ ٍِ َ ّ َ ْ ِ َ ِ َُ ْ ِ ِ َ ّّ ّ ‫َ ِ ْ ش‬ َ ََ َ ِ ٍ ِ َ ّ َ ْ ِ َ َ ََ َ ّ َ ْ ِ ِ ََ ْ ّ َ ِ ُ ُ َ ْ ُ 5) (yang artinya) : 1. Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, 2. dari kejahatan makhluk-Nya, 3. dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, 4. dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul , 5. dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki”. Pengenalan Surat ini dan surat sesudahnya (surat An Naas) diturunkan secara bersamaan sebagaimana dikatakan oleh Al Baihaqi dalam Dalailin Nubuwwah. Oleh karena itu, kedua surat ini dinamakan Al Maw’izatain. Surat ini merupakan surat Makkiyyah (turun sebelum hijrah) dan ada juga yang mengatakan bahwa surat ini adalah surat Madaniyyah. Surat ini turun sesudah surat Al Fiil. (Aysarut Tafasir, hal. 1503; At Ta’rif bi Suratil Qur’anil Karim) Asbabun Nuzul Tatkala Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam disihir oleh orang Yahudi yang bernama Labid bin Al A’shom di Madinah, Allah Ta’ala menurunkan Al Maw’izatain (surat Al Falaq dan An Naas). Lalu Jibril ’alaihis salam meruqyah (membaca kedua ayat tersebut) kepada Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam. Berkat izin Allah, Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam sembuh. (Aysarut Tafasir, hal. 1503) [Namun, riwayat sabab nuzul untuk surat Al falaq dan An Naaas dinilai dhaif oleh Syaikh Muqbil dalam as Shahih al Musnad min Asbab anNuzul, lihat juga penjelasan Ibnu Katsir] Tafsir Ayat Pertama

1) ‫)قل أعوذ برب الفلق‬ ِ ََ ْ ّ َ ِ ُ ُ َ ْ ُ
1. Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, Yang dimaksud dengan ‘Robbil Falaq’ adalah Allah. Al Falaq berasal dari kata ‘falaqo’ yang berarti membelah. Dalam ilmu shorof ‘Al Falaq’ bermakna isim maf’ul sifat musyabbahah yang berarti terbelah. Lebih khusus ‘Al Falaq’ bisa bermakna Al Ishbah (pagi/shubuh) karena Allah membelah malam menjadi pagi. Secara umum ‘Al Falaq’ bermakna segala sesuatu yang muncul/keluar dari yang lainnya. Seperti mata air yang keluar dari gunung, hujan dari awan, tumbuhan dari tanah, anak dari rahim ibunya. Ini semua dinamakan ‘Al Falaq’. Perhatikan ayat-ayat berikut. Allah Ta’ala berfirman,

‫إن ال فالق الحب والنوى‬ َّ َ ّ َ ْ ُ َِ ّ ّ ِ

Ayat ini mencakup seluruh yang Allah ciptakan baik manusia. Al An’am [6] : 95). Maka ayat ini menunjukkan celaan bagi manusia semacam ini karena telah meminta perlindungan kepada selain Allah. benda-benda mati yang dapat menimbulkan bahaya dan dari kejelekan seluruh makhluk. (Taysir Al Karimir Rahman. Allah juga berfirman. hewan. Tsabit Al . maka isti’adzah termasuk ibadah dan bernilai syirik jika ditujukan kepada selain Allah yang mati dan ghoib. Qotadah dan ulama salaf lainnya mengatakan bahwa makna ’rohaqo’ dalam ayat ini adalah ’itsman’ (dosa). ini adalah hukuman dari perbuatan mereka sendiri yang meminta perlindungan pada jin. Ruhul Ma’ani) Pengertian Ta’awudz Ta’awudz (isti’adzah) adalah meminta perlindungan kepada Allah subhanahu wa ta’ala agar terhindar dari marabahaya. At Tamhid li Syarhi Kitabit Tauhid) Tafsir Ayat Kedua 2) ‫)من شر ما خلق‬ َ ََ َ ّ َ ْ ِ 2. maka hal yang demikian tidaklah boleh dilakukan (ditujukan) kecuali pada Allah semata. Ayat yang menunjukkan bahwa meminta perlindungan hanya boleh kepada Allah (karena Dia-lah yang mampu) dan bukan pada selain-Nya adalah firman Allah Ta’ala. Ibnu Katsir mengatakan bahwa ayat ini berarti berlindung dari kejelekan seluruh makhluk. Aysarut Tafasir). Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.“Sesungguhnya Allah yang menumbuhkan butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah-buahan. Apabila hal semacam ini diminta kepada selain Allah. (I’anatul Mustafid. Oleh karena isti’adzah berakibat dosa.” (QS.” (QS. ُ ِ َ ْ ُ ِ ّ َ ُ ‫َ ِ ّ َ ْ َ َ ّ َ ِ َ ّ ْ َ ِ َ ْ ٌ َ ْ َ ِ ْ ِ ّ ِ ّه‬ ‫وإما ينزغنك من الشيطان نزغ فاستعذ بال إن ُ هو السميع العليم‬ ِ “Dan jika syetan mengganggumu dengan suatu gangguan. Dan hukuman pasti diakibatkan karena dosa. 294. Al An’am [6] : 95) (Tafsir Juz ‘Amma. Fushshilat [41] : 36) Allah juga memerintahkan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk meminta perlindungan kepada-Nya sebagaimana pada awal surat Al Falaq dan An Naas. maka jin-jin itu menambah bagi mereka rasa takut. Al Jin [72] : 6) Maksudnya adalah Allah akan menambahkan kepada manusia rasa takut. Dan perintah untuk Rasulullah berarti juga perintah untuk umatnya karena umatnya memiliki kewajiban untuk meneladani beliau. Segala sesuatu yang tidak ada yang mampu melakukannya kecuali Allah. Oleh karena itu.” (QS. (I’anatul Mustafid.” (QS. ِ َْ ِ ُ ِ َ ‫فالق الصباح‬ “Dia menyingsingkan pagi. 95) Meminta Perlindungan (Isti'adzah) adalah Ibadah Meminta perlindungan (isti’adzah) merupakan ibadah. dari kejahatan makhluk-Nya. termasuk perbuatan syirik. jin. Mutiara Faedah Kitab Tauhid. maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Allah juga menyatakan bahwa meminta perlindungan kepada selain Allah termasuk kesyirikan sebagaimana pada ayat. ً َ َ ْ ُ ُ َ َ ّ ِ ْ َ ِ ٍ َ ِ ِ َ ُ ُ َ ِ ْ ِْ َ ِ ٌ َ ِ َ َ ُ ّ ََ ‫وأنه كان رجال من النس يعوذون برجال من الجن فزادوهم رهقا‬ “Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin. Karena menghilangkan marabahaya dan kejelekan tidak ada yang mampu melakukannya selain Allah subhanahu wa ta’ala.

Mujahid mengatakan bahwa ‘ghosiq’ adalah Al Lail (malam) ketika matahari telah tenggelam sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhari dan Ibnu Abi Najih. Dalam ayat ini disebut dengan ’An Nafatsaat’ yaitu tukang sihir wanita. Kemudian Jibril meruqyah Nabi dengan mengatakan. Khushoif. Ikrimah. At Tirmidzi. Adhwaul Bayan). Sedangkan Idza Waqob bermakna apabila masuk (Tafsir Juz ‘Amma. maka yang pertama kali tercakup dalam ayat tersebut adalah dirinya sendiri. Sebagaimana yang terdapat dalam khutbatul hajjah: ‫نعوذ بال من شرور أنفسنا‬ َِ ُ ْ َ ِ ْ ُ ُ ْ ِ ِ ِ ُ ْ ُ َ “Aku berlindung kepada Allah dari kejelekan diriku sendiri. 295) Namun perlu diingat bahwa dalam syari’at ini terdapat pula penyembuhan penyakit dengan do’a-do’a yang disyari’atkan yang dikenal dengan ruqyah. Demikianlah yang dikatakan oleh Ibnu Abbas. 295. yang mungkin sering ujub (berbangga diri) atau yang lainnya. (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim) Ayat ini juga mencakup meminta perlindungan pada diri sendiri. Ingatlah. َ ِ ْ َ ّ ِ ْ ِ َ ِ ْ َ ّ ٍ ِ َ ِ ْ َ ْ َ ٍ ْ َ ّ ُ ّ َ ْ ِ َ ِ ْ ُ ‫ِ ْ ِ ّ َ ْ ِ َ ِ ْ ُ ّ َ ْء‬ ‫باسم ال أرقيك من كل شى ٍ يؤذيك من شر كل نفس أو عين حاسد ال يشفيك باسم ال أرقيك‬ ِ ُ ِ . Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih wa Dho’if Sunan At Tirmidzi no. Al Hasan. (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim) Syaikh Asy Syinqithi mengatakan bahwa pendapat yang kuat adalah tafsiran yang pertama (ghosiq adalah malam) sebagaimana didukung dengan tafsiran Al Qur’an. 294295) Tafsir Ayat Ketiga 3) ‫)ومن شر غاسق إذا وقب‬ َ ََ َ ِ ٍ ِ َ ّ َ ْ ِ َ 3. 1105) (Tafsir Juz ‘Amma. ”Apabila membaca mantera-mantera dan meniupkan (menyihir) di ikatan tali” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim). Adh Dhohak. nafsu selalu memerintahkan pada kejelekan.” (QS. ‫إن النفس لمارة بالسو ِ إل ما ر ِم ربي‬ ّ َ َ ‫ِ ّ ّ ْ َ َ ّ َ ٌ ِ ّ ء ِ ّ َ َح‬ “Karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan. jika yang dimaksudkan adalah sifat dari nufus (jiwa atau ruh) (Ruhul Ma’ani. beliau menceritakan bahwa Jibril pernah mendatangi Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam. Ghosiq dalam ayat ini adalah Al Lail (malam) dan juga ada yang mengatakan Al Qomar (bulan). ‫أقم الصلة لدلوك الشمس إلى غسق الليل‬ ََِ ِ ُُ ِ ِ َِ “Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam.”Ya Muhammad. Qotadah mengatakan bahwa maksudnya adalah malam apabila telah gelap gulita. Muhammad bin Ka’ab Al Qurtubhy. Mujahid mengatakan. kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. apakah engkau merasa sakit?” Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam mengatakan. dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita. Tafsir Juz ’Amma. Namun ayat ini juga dapat mencakup tukang sihir laki-laki dan wanita. Maka setiap kali seseorang mengucapkan ayat ini.Bunani dan Al Hasan Al Bashri menafsirkan berlindung dari jahannam dan iblis serta keturunannya.” (HR. dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul.” (QS. Lalu mengatakan. Mujahid. Dari Abu Sa’id. Al Israa’ [17] : 78) Sedangkan bulan merupakan bagian dari malam. Yusuf [12] : 53). Tafsir Ayat Keempat 4) ‫)ومن شر النفاثات في العقد‬ ِ َُ ْ ِ ِ َ ّّ ّ َ ْ ِ َ 4. Kepada Allah-lah kita meminta perlindungan dari kejahatan dan kejelekan seperti ini. Karena umumnya yang menjadi tukang sihir adalah wanita. dan Al Hasan.”Iya”. dan Qotadah mengatakan bahwa yang dimaksudkan adalah sihir. Allah Ta’ala berfirman. Dan di malam harilah setan serta manusia dan hewan yang suka berbuat kerusakan bergentayangan ke mana-mana (Adhwaul Bayan). Jadi dia berlindung dari kejelekan dirinya sendiri.

net 3. Syaikh Sholih Alu Syaikh.com . 296) Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal Mbali. Muhammad Al Amin Asy Syinqithiy. Perlu diingat bahwasanya kebanyakan manusia dapat terkena sihir.islamspirit. (Tafsir Juz ’Amma.”Bismillah arqika min kulli sya-in yu’dzika. tidak mau menolong wali Allah (orang beriman) dan menginginkan hilangnya nikmat dari mereka. dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki”. Begitu juga sihir adalah suatu hal yang samar. Padahal dzikir-dzikir tersebut mudah untuk dihafalkan dan dibaca. dari sihir yang ditiupkan pada buhul-buhul. www. min syarri kulli nafsin aw ’aini hasidin. Bismillah arqika [Dengan menyebut nama Allah.” (Tafsir Juz ’Amma. Semoga Allah menyembuhkanmu.At Tamhid li Syarhi Kitabit Tauhid. aku meruqyahmu]. 2186. karena ketiga hal ini adalah perkara yang samar. jarang kita ketahui. murka dengan pembagian nikmat Allah. Banyak di antara mereka yang melalaikan dzikir pagi dan petang. begitu juga dzikir ketika hendak tidur. Muslim no. Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad Al Anshory Al Qurtubhy. Maktabah Syamilah 2. Panggang. yakni pandangan hasad).omelketab. yaitu menyerahkan segala urusan kepada Allah Ta’ala. Ada yang berpendapat bahwa kejelekan nafs (jiwa) adalah ’ain. Gunung Kidul. (Al Jaami’ liahkamil Qur’an) Salah satu dari bentuk hasad adalah ’ain (pandangan hasad). Keempat. padahal karunia Allah diberikan bagi siapa saja yang dikehendaki-Nya. bakhil (kikir) dengan karunia Allah. Ingatlah bahwa bacaan dzikir merupakan benteng yang paling kokoh dan lebih kuat daripada benteng ’Ya’juj dan Ma’juj’. ’Ain ini benar adanya dengan izin Allah Ta’ala. menolong musuhnya yaitu Iblis.Al Jaami’ liahkamil Qur’an (Tafsir Qurtubhy). itu adalah hal yang samar. Dan ketiga kejelekan (kejahatan) ini masuk pada keumuman ayat kedua. Namun. Kelima. 23 Dzulqo’dah 1428 Sumber Rujukan 1. 296) Lalu bagaimana jalan keluar agar terbebas dari tiga kejelekan (kejahatan) ini? Pertama. banyak dari manusia yang melupakan hal ini. dengan bertawakkal pada Allah. dan dari orang yang hasad apabila dia hasad. dia menimpakan ’ain (pandangan mata dengan penuh rasa dengki) pada orang lain. membaca wirid-wirid (dzikir-dzikir) yang dapat membentengi dan menjaga dari segala macam kejelekan. Ketiga. Allah memerintahkan kepada kita untuk berlindung kepada-Nya dari malam apabila gelap gulita. Kedua. Allahu yasyfika. ’Ain ini dapat menyebabkan seseorang mati. membenci suatu nikmat yang nampak pada orang lain. Apabila seseorang melihat pada orang lain kenikmatan kemudian hatinya merasa tidak suka. Dan begitu juga hasad dari orang lain. sebagai peringatan bahayanya perkara ini. Hasad adalah memusuhi nikmat Allah. Dengan menyebut nama Allah. Allah menutup surat ini dengan hasad. dan berbagai kejelekan lainnya dikarenakan lalai dari dzikir-dzikir. ’ain.” (HR. 2) ‫)من شر ما خلق‬ َ ََ َ ّ َ ْ ِ “dari kejahatan makhluk-Nya. Tafsir Ayat Kelima 5) ‫)ومن شر حاسد إذا حسد‬ ََ َ َِ ٍِ َ ّ َ ْ ِ َ 5. Banyak kejadian pada malam hari yang samar yang dapat memberikan bahaya kepada kita. sakit atau gila. Sebagian Ahli Hikmah mengatakan bahwa hasad itu dapat dilihat dari lima ciri : Pertama. dari kejelekan (kejahatan) setiap jiwa atau ’ain orang yang hasad (dengki). Kedua. aku meruqyahmu dari segala sesuatu yang menyakitimu. Jami’ Mawsu’ah Al Quranil Karim. www. Hasad adalah berangan-angan hilangnya nikmat yang ada pada orang lain baik agar pindah kepada diri kita ataupun tidak (Aysarut Tafasir).Adhwaul Bayan.

12.omelketab.Taysir Al Karimir Rahman fi Tafsiril Kalamil Mannan. An-nas ). Wallahu a`lam bish shawab. Dar Ihya’ At Turots Al ‘Arobiy Beirut-Maktabah Syamilah 11. Rabbunnas.Aysarut Tafasir likalamil ‘Aliyyil Karim. Abul Fada’ Isma’il bin ‘Umar bin Katsir Al Qurasyi Ad Dimasyqi.4. Syaikh Abdur Rahman bin Nashir As Sa’di.yang oleh Rasulullah biasa di sebut dengan surat Mu`awwidzatain. dan kita pun tentu telah memahami arti dari kedua surat tersebut. PENAMAAN SURAT telah banyak hadits yang menjelaskan tentang keistimewaan kedua surat ini . dengan segala apa yang beliau punyai. Alhamdulillah dengan izin Allah. Pustaka Muslim 8.islamspirit. Syihabuddin Mahmud bin Abdillah Al Husaini Al Alusi.Shohih Muslim. Maktabah Adhwail Manar 6. Mawqi’ut Tafaasir-Maktabah Syamilah 9. Maktabah Syamilah 10. II.At Ta’rif bi Suratil Qur’anil Karim. meminta pertolongan serta berlindung dari segala keburukan yang ada pada diri kita serta kejelekan amalan-amalan yang telah dan akan kita lakukan. salah satunya adalah tentang sunnahnya meminta perlindungan kepada Allah dari segala keburukan dan penyakit dengan membaca kedua surat ini. itu artinya kedua surat ini adalah surat untuk meminta perlindungan. Syaikh Abu Bakr Jabir Al Jazairi. Abu Isa Abdullah bin Salam. Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin.menyembah. maka sangat wajar ketika beliau menjuluki orang yang tidak mau dan enggan bersalawat dengan julukan bakhil. barang siapa yang Allah berikan petunjuk maka tidak ada seorang pun yang dapat menyesatkan begitu pula sebaliknya barang siapa yang Allah sesatkan maka tidak ada seorang pun yang dapat memberinya petunjuk. Jami’ Mawsu’ah Al Quranil Karim. Salawat dan salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada uswah hasanah Nabi Muhammad saw atas segala jasa perjuangan beliau dalam menegakkan dan menjadikan bumi ini dipenuhi oleh orang-orang yang bertauhid kepada Allah.Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim.tentu akan menjadi lebih baik di samping kita tahu arti kata. serta keistimewaankeistimewaannya. Waktu. tentunya dengan mengambil beberapa referensi dari beberapa kitab tafsir para ulama`.Rabb semesta alam yang telah dan akan selalu mencurahkan segala kenikmatan kepada setiap ciptaan-Nya terutama bagi Hamba-hamba-Nya yang shalihin. Darul Kutub Al ‘Ilmiyyah 13.com 7. makna-makna yang terselip di dalamnya. terutama dalam setiap shalat-shalat yang kita lakukan pada setiap harinya. kita juga bersaksi bahwa Allah telah memilih seseorang untuk menjadi utusan serta hamba-Nya yaitu Muhammad saw. Malikinnas. Muassasah Ar Risalah-Maktabah Syamilah TAFSIR MU`AWWIDZATAIN (AL-FALAQ dan AN-NASS) Apr 14. pada makalah kali ini insyaallah kami mencoba menguak rahasia di balik kandungan dua surat yang agung ( Al-falaq. www. harta serta jiwa. KEUTAMAAN . sebagaimana yang di sabdakan oleh Rasulullah ‫إقرأبالمعوذتين فإنك لن تقرأ بمثلها‬ ّ III. Muslim bin Al Hajjaj ABul Husain Al Qusyairiy An Naisabuiy.MUQADDIMAH Segala puji hanya milik Allah.net 5. Syaikh Sholih bin Fauzan Al Fauzan.Ruhul Ma’ani fi Tafsiril Qur’anil Azhim was Sab’il Matsani.I’anatul Mustafid bi Syarhi Kitabit Tauhid. sehingga kita bisa bertadabbur dengannya dan kita menjadi hamba yang semakin dekat dengan sang Rabb. kita mengetahui maknanya. untuk itu hanya kepada-Nyalah kita beribadah. dengan menyebut sifat-sifat Allah yang terdapat di dalamnya. Rabbulfalaq.Tafsir Juz ‘Amma.Shohih wa Dho’if Sunan At Tirmidzi. Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani.mungkin sering kita membaca serta mendengar kedua surat ini.Mutiara Faedah Kitab Tauhid (edisi revisi). Maktabah Syamilah 5. oleh karna itu Rasulullah menamakan kedua surat ini dengan Mu`awwidzatain. www. Pentahqiq : Muhammad Fu’ad Abdul Baqi. kita bersaksi bahwa tidak ada Illah yang berhak dan benar untuk di ibadahi kecuali Allah semata. '09 11:35 PM untuk semuanya ‫بسم ال الرحمن الرحيم‬ TAFSIR MU`AWWIDZATAIN (AL-FALAQ dan AN-NASS) Oleh : Asrul Asy`ary I. ilahinnas.kemudian salawat juga senantiasa tercurah kepada seluruh kepuarga dan para sahabat serta selluruh kaum Muslimin yang senantiasa berpegang teguh dengan jalan-Nya hingga hari kiamat kelak. tapi apakah kita telah memahami isi dari dan kandungannya.

Dalam lafadz yang lain dari riwayat Ibrahim At-Taimi.kemudian Nabi bersabda lagi.’ Beliau bersabda.” Tirmidzi berkata . dari Uqbah bahwa ia berkata. maka aku tidak mengatakan sesuatu. dalam hadits Rasulullah sering menyebutkan keutamaan-keutamaanya. Ketika sakitnya bertanbah parah . yang mengatakan bahwa Al-quran di turunkan selain sebagai pegangan hidup bagi manusia. dari Urwah dari `Aisyah bahwa ia berkata.’ maukah engkau aku beri tentang permohonan perlindunganoleh orang-orang yang memohon perlindungan. maka.kemudian Nabi bersabda lagi. kami mencari Nabi untuk mendo`akan kami . ‘ Aku berlindung kepada tuhan yang menguasai subuh dan ‘Aku berlindung kepada tuhan yang memelihara dan menguasai Manusia .” TIdaklah engakau mengetahui adanya ayat-ayat yang turun tadi malam yang tidak ada ayat yang sepertinya. ya Rasulullah. dia menjawab .an-Nasai dan sunan Abu dawud disebutkan bahwa Abdullah bin habib berkata.” katakanlah”. Aku tidak mengatakan apa-apa.” aku berlindung kepada tuhan yang menguasai subuh. bagaiman Rasulullah ketika mendapatkan suatu musibah ataupun penyakit. maka hal tersebut akan membuatmu terlindung dari segala sesuatu.[1] Demikianlah beberapa hadits-hadits yang yang kami rasa cukup untuk mewakili penjelasan tentang keutamaan dari dua surat( Al-Falaq dab Al-nas ). Dalam sahih Bukhari . IV. benar apa yang telah di fimankan Allah di dalam suratnya yang lain.” Katakanlah”. juga sebagai syifa` (obat ) bagi segala penyakit.” dalam bab ini terdapathadits dari anas iniberderajat Gharib.” katakanlah”. yaitu. maka aku yang meniupkannya kemudian mengusap beliau dengan tangan beliau sendiri . akau berkata. berikut ini hadits-hadits yang telah di sebutkan oleh Rasulullah. Dalam kitab Tirmidzi . saat itu sedang turun hujan dan sangat gelap . rasulullah selalu membaca dua surat ini ( Al-falaq dan An-nas ). beliau meniup kedia tangannya kemudian mengusap wajahnya dengan keduan tangannya.Mua`awizdatain (Al-falaq dan Al-nas) adalah dua surat yang banyak memikiki keutamaan . Dalam sunan Tirmidzi juga terdapat riwayat hadits yang di riwayatkan oleh Jarir dari Abu hurairah dari Abu Sa`id ia berkata. maka beliau mencukupkan diri dengan kedua surat tersebut dan meninggalkan selain keduanya. dan itu terbukti dengan adanya hadits-hadit diatas yang menerangkan. Kemudian aku bertanya kepada Ibnu Syihab ‘ bagaiman Rasululullah meniupnya ? maka .” sesungguhnya Nabi mengobati dirinya ketika dalam keadaan sakit yang membawa wafatnay dengan membaca surat AlMuawwidzatain. mengaharap keberkahannya.yang mengatur segala tingkah laku. dan aku berlindung kapada yuhan yang memelihar dan menguasai manusia.” Dahulu Rasulullah selalu meminta perlindungan dari jin dan dari kejahatan mata Manusia sampai turunya surat Mu`awwidzatain .” Rasulullah bertanya kepadaku . baik penyakit yang bersifat batiniyyah ataupun yang bersifat lahiriyah. lalu kami menemukan beliau lalu bersabda. kendati suratnya pendek tapi memiliki kandungan makna dan keutamaan yang sangat luar biasa.”Imam tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini berderajat hadits hasan sahih. TEMPAT TURUN DAN ASABABUN NUZUL                                        .”kami keluar pada waktu malam. ketika keduia surat tersebut turun . ma`mar juga meriwayatkan dari Zuhri. Imam Muslim meriwayatkan dalam kitab sahihnya sebuah hadits dari Qais bin Hazim dari Uqbah bin `Amir ia mengatakan bahwa Rasulullah bersabda. apa yang harus aku katakana? Nabi menjawab ‘ katakanlah surat Al-ikhlas dan Mu`awwizdatain ketika pagi dan sore hari sebanyak tiga kali.” Aku jawab tentu.

[5] . adalah rasulullah tidak pernah sekali pun meminta perlindungan kepada makhluk.” Lubaid bin A`sham Al-yahudi. V.” beliau tekena gunaguna. seseorang yang melakukan suatu pekerjaan yang berdampak buruk di bagi menjadi dua. yang sihirnyaberupa gulungan yang di simpan di dalam sumur. binatang buas dan lain sebagainya. karna itu sesuatu yang dapat memberikan perlindungan di sebut dengan ma`adzan atau bisa di sebut wazaran atau malja`an. jika di lihat dari sisi kedekatan hubungan antara kejadian dengan keinginan manusia. maka terbukalah suluruh simpulnya. tak ada satupun yang pantas di mintai perlindungan kecuali Allah. maka datanglah kepada beliau dua Malaikat. di bawah sebuah batu besar.dengan tujuan untuk memberikan keraguan bagi kaum Muslimin tentang penjagaan Allah terhadap Nabi Muhammad sebagaimana yang di firmankan Allah. maka pantas jika di katakan bahwa perbuatan maksiat adalah kejahatan dan keburukan terbesar yag menimpa manusia.’ siapa yang membuat sihirnya? “ ia menjawab lagi. Dalam suatu riwayat di kemukakan bahwa Rasulullah pernah mengalami sakit yang sangat parah. Pada pagi harinya Rasulullah mengutus `Ali. setiap kali Rasulullah mengucapkan satu ayat maka terbukalah satu simpul. mereka beranggapan bahwa riwayat ini termasuk dari kedustaan orang-orang yahudi. Amar bin yasir untuk mengambilnya. Ke dua adalah keburukan yang menimpa Manusia yang di sebabkan oleh orang lain. Yang di lakukan oleh orang Yahudi.[3] Sebagian dari para Mufassirin meragukan keshahihan dari riwayat ini. dan selamat.” dia bertanya lagi. begitu pula allah melarang hambanya untuk meminta perlindungan kepada jin. kedua surat ini turun berkenan dengan peristiwa tersebut. jin-jin tersebut akan semakin berbuat dengan perbuatan yang melampaui batas. ketika peristiwa tersihirnya Nabi SAW.[4] ‫إنا كفينا ك المستهزئين‬ ّ ‫وال يعصمك من الناس‬ ّ akan tetapi yang lebih rajih adalah shahih. begitu juga di sebutkan dalam tafsir quranil `adzim karangan Ibnu katsir.” dia bertanya lagi. yang satu duduk di sebelah kepala beliau dan yang satunya lagi duduk disebelah kaki beliau. guna-guna itu sihir. PENJELASAN TAFSIR A. Pertama dosa dan kemaksiatan yang di kerjakan oleh Manusia itu sendiri. kemudian berkatalah Malaikat yang duduk di sebelah kaki beliau kepada Malaikat yang duduk di sebelah kepala. pada hari kiamat nanti Manusia akan menerima balasannya berupa yaitu siksa yang sangat pedih. rasulullah telah mencontohkan hal tersebut jauh-jauh hari. orang yang terkena beban syari`at. di antaranya adalah jin dan Manusia.” apa yang telah engkau lihat? Ia menjawab. Ghairu Mukallaf.               Surat Al-falaq dan surat An-Nas adalah dua surat yang memiliki sebelas jumlah ayat.Beberapa kejahatan yang Manusia menghindarinya Kejahatan atau keburukan yang menimpa Manusia tidak keluar dari dua macam. kamaksiatan atau dosa adalah surtu pekerjaan yang terjadi atas kehendak Manusia yang dengan kebebasannya ia melakukan pekerjaan tersebut. dan di lihat dari sisi akibat yang akan di terima oleh pelaku perbuatan tersebut. setibanya di sumur itu tampaklah airnya merah seperti air pacar. Sedangkan sebab turunya kedua surat ini adalah. begitu pula yang di jelaskan oleh Ibnu Katsir dalam tafsirnya Qur`anul Adzim. sebagaimana yang Allah firmankan dalam ayat-Nya yang lain : 1. wallahu a`lam bish shawab.’ apa guna-guna itu? Ia menjawab.Kedua surat ini termasuk madaniyah. seperti anak kecil. Zubeir. kemudian ambil gulungannya dan bakarlah. lima ayat dalam surat Al-Falaq dan enam ayat dalam Surat An-Nas. timbalah airnya dan angkat batunya. kejadian ini terjadi ketika Rasulullah berada di Madinah[2]. ternyata di dalam gulungan tersebut terdapat tali yang terdiri dari sebelas simpul. seperti yang dikatakan oleh Ibnu abbas.Qatadah dan dikatakan pula oleh jama`ah. hakekat makna Addza adalah lari dari seauatu yang di takuti menuju sesuatu yang dapat melindunginya dari yang di takuti tersebut. Surat Al-falaq Sesungguhnya kata addza yang terdiri dari tiga huruf serta semua kata yang mengambil kata dasar dari ketiga huruf tersebut mengandung arti terlindung. Allah memerintahkan kepada setiap hambanya untuk senantiasa berlindung dari segala kejelekan dengan Tuhan yang menguasai waktu subuh. terjaga. sampai Rasulullah membaca ayat yang terakhir. sebagaimana hadits yang di riwayatkan oleh imam Muslim dalam sahihnya pada kitab tib. Dalam surat ini Allah memerintahkan untuk berlindung dengan Rabbil falaq Artinya adalah rabb yang menguasai waktu subuh. tidak ada yang lain. karna di lihat dari Asbabun Nuzul kedua surat ini.serta di keluarkan gulungannya kemudian di bakar. air itu di timbanya dan di angkat batunya. seperti yang telah di jelaskan dalam tafsir Al-wadhih dan tafsir Alwasith.: mukallaf. datanglah kesumur itu. yang tidak terkena beban syari`at. sesungguhnya meminta perlindungan kepada jin dan mengagungkannya hanya akan membuat jin tersebut semakin congkak.

keempat perkara di atas akan kita bahas satu persatu insyaallah. jika tukang sihir memiliki niat jahat kepada seseorang. akan tetapi yang lebih shahih maknanya adalah malam. 2. jiwa dengkinya merupakan keburukan yang bisa mengenai sasaran melalui hati dan mata.” . seperti gangguan orang-orang kafir. dan yang di maksud dalam ayat ini adalah wanita penyihir yang meniupkan buhul-buhul tali. sementara itu pengaruh setan akan mengena pada waktu kegelapan tiba. karna ahlu maksiat beranggapan malam adalah waktu yang sangat sesuai untuk di jadikan ajang berbuat keburukan. banyaknya fakta yang menunjukkan bahwa bertebarnya kemaksiatan pada waktu malam hari. tujuannya supaya mereka mendapat keempurnaan dengan bersabar diri dari gangguan musuh mereka.” dengan nama Allah aku merukyahmu dari sesuatu yang mengganggumu dari kejahatan setiap jiwa dan mata seorang pendengki. sebuah hadits sahih dari abu sa`id yang berkisah tentang rukyah Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad. Oleh karena itu jika kita tarik kepada zaman yang sekarang kita hidup di dalamnya. lalu Umat mengikuti sifat tersebut dalam berbagai macam cobaan. pada keadaan yang gelap. maka terhadap perkataan ini dapat di berikan tanggapan sebagai berikut. An-nafats adalah menyemburkan ludah akan tetapi tidak sampai berdahak. walaupun ada sebagian ahlu kalam yang mendustakan hadits ini. Kata-kata idzaa hasad. dalam sebuah hadits Nabi mengatakan bahwa ketika matahari terbenam. dan menyemburkan ludah pada setiap buhulnya. kutipan hadits tersebut adalah . dalam surat Al-falaq terdapat empat perkara yang Manusia minta perlindungan kepada Allah untuk terhindar darinya.Berlindung dari kejahatan pendengki Keburukan yang ke empat adalah keburukan para pendengki. dia bisa mengambil pelajaran dari peristiwa yang di alami para Nabi dan Rasul. akan tetapi para ulama` tafsir berpendapat shahih. karna malam hari lebih dingin dari pada siang. Allah sebagaiman akan melindungi para Nabi.Al-quran dan Sunnah telah menjelaskan bahwa dengki bisa menyakiti hati yang di dengkinya. cobaan itu juga dapat di jadikan pelajaran bagi umatnya. dan juga termasuk sebab turunya ayat ini.” di sebut malam jika gelap datang dari arah timur kemudian menjalar ke setiap tempat atau penjuru sehingga menjadi gelap. yakni di ambil dari kata Al-bard yang artinya dingin . 3. 4.” Maam merupakan saat gelap ketika setan Manusia dan setan jin menguasai sesuatu yang tidak dapat mereka kuasai pada waktu siang. setan bertebara. kejahatan orang yang dengki apabila mendengki. sihir pada waktu malam menurut tukang sihir adalah sihir yang sangat kuat pengaruhnya. Adapun bantahan terhadap perkataan ahlu kalam bahwa apabila Nabi terkena sihir. ada pendapat lain. ketika ia sedang mendengki. Jika seorang di ganggu atau di sakiti orang lain. di tempat-tempat yang gelap. yang dalam istilah Ulama` adalah Alkhos ba`da Al-am Kebanyakan ulama tafsir berpendapat bahwa yang di maksud dalam ayat ini adalah malam. yang pertama adalah kejahatan Makhluk secara umum. ikatlah hewan peliharaanmu hingga kegelapan malam berlalu.Berlindung dari keburukan waktu malam Keburukan yang di maksud dalam ayat yang ketiga dalam surat Al-Falaq ini adalah keburukan waktu malam. juga akan mencoba mereka dengan cobaan yang di kehendaki-Nya. ia akan meminta bantuan arwah jahat dan menyemburkan ludah pada buhul tali.( ketika ia mendengki) merupakan penjelasan bahwa keburukan orang yang di dengki akan mengenai sasaran jika ia sedang mendengki. Bukti adanya sihir adalah peristiwa tersihirnya Rasulullah. haditnya sahih yang di riwayatkan oleh perawi yang tsiqah. tidak harus melalui tangan dan lisan. mereka akan merasa aman dengan suasana yang sepeti itu. para Nabi dan Rasul berhati sabar dan ikhlas. pada malam hari setan bertebaan.Dalam surat ini terkandung perintah untuk senantiasa berlindung dari semua bentuk kejahatan dan keburukan yang menimpa Manusia. untuk itu Nabi bersabda. apanila seseorang tidakmeminta perlindungan kepada Allah dengan banyak berzdikir serta berdo`a atau mendekatkan diri kepada-Nya.Berlindung dari kejahatan sihir dan bukti keberadaanya Keburukan yang ketiga adalah keburukan tkang sihir. keempat. bukan pada waktu siang hari. itu adalah merupakan perbuatan tukang sihir. yang ketiga kejahatan wanita penyihir apabila meniup pada buhul. Begitu pula pengaruh sihir akan lebih mengena pada waktu malam hari. berarti menafikan pemeliharaan dan penjagaan Allah kepada para Anbiya`. kedua kejahatan malam apabila telah gelap.” “Kumpulkanlah anak-anakmu. Di samping itu pula.”[6] Menganai penamaan malam dengan Ghasiq. kata al-ghasaq berarti bisa dikatakan dan di artikan dengan makna dingin. sehingga sihirnya mengenai sasaran yang di kehendaki. karena malam merupakan waktu bagi pengaruh arwah jahat. Allah akan menyembuhkanmu. dalam ayat ini di bicarakan hal yang lebih khusus dari pada ayat yang sebelumnya. yaitu Hisyam bin Urwah bin Zubeir. dengan di temani gelapnya malam. dalam hal ini Ibnu Abbas berkata. Alasan perintah Allah untuk memohon perlindungan dari kegelapan malam adalah. maka dapat di pastikan ia akan merasakan kejahatan si pendengki.

sehingga ia akan malancarkan rasa dengkinya. jiwanya tidak akan pernah tenang ketika melihat saudaranya mendapatkan sesuatu yang lebih dari apa yang ia dapatkan. . dan juga sebagai bukti bahwa Allah memberikan perhatian terhadap setiap perkara yang di lakukan oleh Manusia. yang terletak pada ayat yang pertama. namun bila ia memandang dengan pandangan yang di pengaruhi dengan rasa kedengkian di hati.pemeberi rizki.[7] Masih berkisar pada ayat yang pertama kedua dan ketiga. karna bisa saja Allah menyebutnya hanya menggunakan dhamir saja atau kata ganti. dengan penjagaan dari apa-apa yang nerusak. Dialah yang berhak berbuat terhadap mereka dan mengatur mereka sebagaiman yang Dia kehendaki. hala yang demikian merupakan kenyataan yang sering kali terjadi dalam kehidupan.” Sesungguhnya Allah telah memberikan kekhususan bagi manusia dengan mengaruniakan Adzkr( Al-quran) sebagai penghormatan dan pemulyaan bagi manusia. Yang di mintai perlindungan dan Keutamaan Manusia Dalam surat ini yang di mintai perlindungan adalah Allah tuhan Manusia. Sebenarnya bukan semata-mata pandangan si pedengki yang menyebabkan suatu keburukan. Yang di maksud dengan bisikan seperti yang dikatakan oleh Ibnu Qayyim adalah ajakan kepada sesuatu yang tidak terdengr oleh telinga. berkata para Mufassir. ada yang mengena tempat yang mematikan atau mungkin menjadikan ia pingsan dan menderita sakit.” Sehingga sangat wajar ketika Allah menyebutkannya sampai tiga kali. ilahiyah. Tuhan sesembahan makhluq yang tidak ada tuhan selain-Nya. Tidak kepada yang lainnya. A. Dalam surat ini Allah menyebutkan kata An-nas sampai tiga kali. pengaturan .hadits ini mengisyaratkan perlunya memohon perlindungan kepada Allah dari kejahatan atau keburukan mata seorang pendengki. kedua dan ketiga. yang menguasai segala ciptaan-Nya serta rabb yang berhak dan benar untuk di ibadahi. kejahatan tersebut menjadi sumber hukuman baik di dunia dan akhirat. Orang yang memiliki sifat yang seperti ini. pendidikan dan perbaikan mereka. Di sini ada tiga sifat Allah yang dengannya Manusia di perintahkan untuk berlindung. serta tidak patut untuk meminta kepada selain-Nya baik dalam perkara Do`a dan yang lain. lembah dan yang lainnya maka pandangan itu tidak berpengaruh. dalam tafsir Shafwatut tafasir di jelaskan maksud dari pengulangan dalam surat ini adalah sebagai tambahan pemulyaan bagi Manusia. Yang kedua Mulk ( kerajaan ). pemberian dan pemasukannya seperti orang yang melempar panah . Rububiyah. malik.jika sorang pedengki memandang sesorang dengan pandangan biasa. 2. karna ketika kita berdzikir maka syeitan akan bersembunyi dan kalah. maksudnya adalah mencakup penciptaan mereka. yang pastinya dalam pengulangan ini Allah memiliki maksud tersendiri. Sehingga Allah memerintahkan kepada hamba-Nya untuk berlindung dari segala bentuk keburukan dengan ketiga sifat ini. Surat An-nas 1. serta pemberian kapada mereka segala maslahat dan segala kebutuhan mereka. memandangnya dengan tatapan yang tidak senang dan keinginan-keinginan buruk yang lainnya. Allah adalah raja yang berhak bertingkah laku terhadap ciptaan-Nya. yaitu bisikan kejahatan yang msuk dalam jiwa Manusia. Berlindung dari kejahatan bisikan Surat ini mencakup permohonan perlindungan dari kejahatan yang menjadi sebab semua perbuatan dosa dan perbuatan maksiat. yang tidak ada sekutu bagi-Nya. inilah makna Rububiyah. pemilik. mengingikan lenyapnya kenikmatan seseorang dan mengharap kenikmatan tersebut berpindah kepadanya. makna dari ketiganya adalah bahwa Allah adalah Rabb segala sesuatu. sehingga jiwanya meluapkan kemarahan dan kedengkian. atau ajakan yang bukan berbentuk suara[8]. maka surat An-nas mengandung permohonan dari kejahatan yang menyebabkan perbuatan dzalim pada diri sendiri ( kejahatan dari dalam ). tapi jikalau sedikit saja kita lalai maka syeitan akan kembali lagi untuk membisiki manusia agar berbuat kebathilan. juga memeberikan akal dan ilmu. Yang ketiga ketuhanan.Dia yang memiliki kekuasaan penuh bagi mereka Dialah raja mereka yang haq. Arti kata hasad sebdiri adalah. kalau dalam surat al-falaq mengandung permohonan perlindungan dari kejahatan perbuatan dzalim dengan cara sihir dan dengki ( kejahatan dari luar ). serta menjadikan para Malaikat bersujud mensucikannya. sebagaimana yang telah di isyaratkan oleh Rasulullah semakin banyak kita berdzikir kepada Allah semakin sedikitlah bisikan-bisikan yang akan datang. akan tetapi Allah tidak melakukannya. yang kadang-kadang berasal dari Manusia dan kadang berasak dari golongan jin. sedangkan yang pertama adalah kejahatan kesulitan. karna setiap kajahatan pasti kembali kepada dua perkara yaitu kesusahan dan keaiban. maka pandangan itu akan menyebabkan orang yang menjadi sasaran kedengkiannya menderita sakit Kadar sakitnya sesuai dengan kadar seberapa besar kebencian dan kedengkian yang tersalur dari hati melalui mata seseorang. juga penolakan kajahatan dari mereka . yang pertama adalah dengan Rububuyah-Nya. klarna mereka adalah hamba dan ciptaan-Nya. Oleh karna itu Allah memerintahkan kepada hambanya untuk senantiasa berlindung dari bisikan-bisikan baik yang di lancarkan oleh syeitan dari golongan jin ataupun yang dari golongan Manusia. ini adalah sifat-sifat Allah yang paling penting untuk di ketahui khususnya bagi manusia. di sana di sebutkan tiga sifat yang dimiliki Allah. Raja Manusia dan tuhan sesembahan Manusia. seprti ia memandang gunung. semua itu adalah bentuk keistimewaan yang Allah berikan kepada Manusia. Was-was adalah bentuk godaan yang dilancarkan kedalam hati Manusia. Dialah Tuhan yang haq. yang mematikan dan yang menghidupkan. Maka dari itu kejahatan yang kedua ini adalah kejahatan keaiban. maka tidak selayaknya bagi seorang hamba menyekutukan-Nya. maka Dia menyebutkan Rububiyah-Nya bagi Manusia dan kekuasaan-Nya serta ketuhanan-Nya bagi mereka.

bahwasanya Kami telah mengirim syaitan-syaitan itu kepada orang-orang kafir untuk menghasung mereka berbuat ma'siat dengan sungguh-sungguh?. 4.” Artinya para setan mengganggu mereka agar mereka berbuat maksiat. maka setan akan menjadi tenang . dan mengatur perkumpulan kejahatan dengan cara yang paling halus dan tiupan yang paling sempurna. rasulullah bersabda.ia dapat beristirahat dari segala . setelah di sebutkan bisikannya pertama kali. menengadah. dan membangkitkan mereka untuk berbuat maksiat. Jenis-jenis kejahatan setan kepada Manusia Jenis-jenis kejahatan setan tidak mungkin dapat di hitung. setan itu berjalan seperti perjalanan pembuluh darah. lebih-lebih macam-macamnya. ia berkata. memasukkan ke dalam hati kamu berdua sesuatu ). Maka setan menggarakkan mereka . sehingga ia melupakan apa yang ingin ia kerjakan. apabila setan berhasil menjerumuskan Manusia kedalam kejahatan ini. ketika dzikir kepada Allah. sebagaimana firman Allah           “Tidakkah kamu lihat. membubuhinya dengan syahwat sehingga hatinya penuh dengan syahwat.” sesungguhnya setan berjalan pada Manusia pada pembuluh darah.3.istighfar dan ketaatan kepada Allah. Sehingga setan yang selalu bersamanya berada dalam siksaan yang pedih. aku bangun da berbalik maka beliau pun ikut bangun bersamaku untuk mengantarku. sehingga ia mengutus seluruh pasukannya untuk mencari perbuatan maksiat itu. hadits yang di riwayatkan oleh Az-zuhri dari Ali bin Husein dari Sofiyah binti Huyai. setan menggambarkanya pada jiwanya. sesungguhnya hati pada asalnya kosong dari kejahatan dan kemaksiatan.: Yang pertama. diriwayatkan di dalam sebuah atsar seorang salaf. Bisikan kejahatan ke dalam dada Firman-Nya dalam ayat yang ke 5 surat An-nas ini adalah sifat yang ke tiga bagi syetan. lalu di sebutkan bahwa bisikan itu berada di dalam dada Manusia Allah menjadikan syeitan dapat masuk kedalam rongga Manusia dan dapat menembus ke dalam hati dan dadanya. setan mengutus kepada mereka bantuan dan pertolongan. ia telah bercokol pada setiap hamba dan tidak akan meninggalkannya sampai mati. kajahatan kekafiran dan kemusyrikan. maka ada dua Anshar yang lewat. tidak seperti posisi setannya orang yang jahat. Karna setanlah penyebab utamanya. setiap kali mereka berhenti dari perbuatan maksiat atau ada niat untuk berhenti. ‫لقيني النبي صلى ال عليه وسلم في بعض طرق المدينة وانا جنب فانخنست منه‬ “ Pada suatu jalan Madinah.” “Ketika Rasulullah beri`tikaf. tempat tinggalnya Sofiyyah ketika itu di rumah Usamah bin Zaid. sehinga akhirnya ia menjadi sebuah keinginan. di dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim dalam shahihain.” Di antara bisikannya juga adalah menyibukkan hati dengan bisikan. lemah dan lelah. orang Mukmin itu menimpanya dengan cambuk dzikir. di antara kalimat yang bermakna itu adalah perkataan abu Hurairah. kemudian keduanya di sebutkan tempat bisikannya. dan bukan hanya sekedar menghilang. maka keduannya berkata’ subhanallah. ya Rasulullah!’ kemudian Rasulullah bersabda. 5. karna di siksa oleh orang yang beriman dan di usir dengan dzikir dan kataatan kepada Allah. maka setan mengganggu. kemudian aku berbicara kepada beliau. maka setan menghardik mereka. karena itu kelupaan tersebut di izdafahkan kepada setan. akan tetapi kejahatannya dapat di batasi dalam enam perkara. mengukuhkan. Kemudian menghiasinya kepada dirinya dan mengindahkannya serta menjadikan khayalan yang menggiurkan jiwanya sehingga cenderung dengan kejahatan tersebut. nabi bertemu denganku sedangkan pada waktu itu aku sedang junub. keduannya mempercepat jalannya. memusuhi Allah dan Rasul-Nya. maka aku bersenbunyi darinya” Maka sebenarnya lafadz ini adalah menghilang setelah tampak. ketika keduannya melihat Nabi. Ia selalu bersamanya dalam ketenangan. Al-kahannas juga berarti tertutup dan tersembunyi. jika mereka berniat untuk berhenti.” sesungguhnya orang yang beriman melelahkan setanya sebagaimana seseorang malelahkan tunggangannya dalam perjalanan. aku datang mengunjunginya pada malam hari. sehingga terlintas dalam benaknya perbuatan dosa. kemudia setan menggangunya dengan bisikan-bisikan. setan masih terus menggiring mereka untuk berbuat dosa.oleh karna itu setan yang ada dalam diri manusia yang beriman itu sangat kurus. Hal itu menjadikan hati semakin bertambah semangat dalam mengerjakan kejahatan . Makna Khannas Al-khannas artinya bertambah kuat larinya dan kembalinya. Karna setiap kali setan manggodanya .’perlahan-lahanlah ini adalah Safiyyah binti huyai. aku takut ia akan melemparkan ke dalam hati kamu berdua kejelekan ( di dalam riwayat lain.

akan tetapi bisa jadi ada pada makhluk yang bernama manusia. maka setan akan menjadikan Manusia tersebut manjadi wakilnya dan ia akan menjadi salah seorang yang menyerukan kepada jalan iblis.[9] 6. kita masih ingat peristiwa perintah Allah kepada iblis untuk sujud kepada Adam as. akan tetapi pada hakekatnya apabila dilakukan terus menerus maka akan menjadi dosa yang sangat berbahaya. kemudian apabila setan tidak berhasil juga maka setan akan menempuh jalan yang berikutnya.” was-was itu terbagi menjadi dua bagian a. maka para malaikat pun bersujud kecuali Iblis. hikmah di balik allah memberikan Akal kepada manusia adalah untuk menentukan akhir dari kehidupan Manusia itu sendiri. apabila setan telah berhasil menjerumuskan Manusia kedalam kekafiran. maka ia akan menjadikannya sebagai seorang ahlu bid`ah. dan kelak akan memasukkannya kedalam neraka. Yang ke empat. ‫لل لللل لل للل للللل للل لل للللل للل ل للل لل لللل‬ ‫ل‬ ‫لللل للل للل لل لللل للللل للل لللل للللل للل لل‬ ‫لللل للل لللل‬ b. karanabid`ah adalah menentang dakwah Rasul. iblis berkata. tujuannya adalah agar hilang pada diri seorang hamba keutamaan. keji dan tercela. akan tetapi dia kena hukuman karna meninggalkan yang wajib di sebabkan terlalu sibuk dengan hal-hala yang mubah tersebut. Setan dari golongan Jin dan manusia Kata Syeithan adalah sifat dari segala sifat buruk. kejahatan ini adalah termasuk dosa yang tidak di ampuni. karna bahayanya pada agama itu sendiri. bisikannya dapat di rasakan dan di saksikan dengan panca indra. mereka adalah makhluk Allah dari golongan jin. bid`ah ini termasuk dalam kategori kufur dan syirik. maka ia berusaha keras untuk menjauhkan Manusia darinya. karna memang inilah tujuan utama setan untuk meggoda Manusia. An-nas. dan menyerukan kepada hal-hal yang bertentangan dengan apa yang di bawah oleh Rasul. oleh karna itu yang mendapatkan julukan sebagai Syeitan bukan hanya dari golongan Jin. yang di maksud adalah mereka yang memeberikan bisikan kepada Manusia dari makhluk Allah yang tidak bisa di lihat dengan panca indra. yaitu bahaya yang menular. Yang kedua. kemudian menyebarkan perbuatan dosa dan kemaksiatan.menjerumuskan seorang hamba kepada perbuatan bid`ah. dan ia tidak mendapatkan pahala atas pekerjaan yang lebih utama. Ketika dikatakan kepada para malaikat bersujudlah kepada Adam. kejahatan seperti ini lebih setan sukai dari pada kejahatn yang berupa maksiat. yang Allah ciptakan pada setiap diri manusia atau yang biasa di sebut dengan Qarin. . akan tetapi Manusia juga dapat terjatuh dalam. Jika ia tidak berhasil juga dalam martabat yang kedua ini maka ia akan berpindah kepada kejahatan yang ketiga Yang ketiga adalah perbuatan dosa besar dengan segala bentuknya.kelelahanya dalam menggoda Manusia.[10] Berkata Al-ustadz imam. seperti ajakan untuk berbuat buruk dan maksiat serta ajakan tuk berbuat kebatilan. lebih-lebih apabila seorang hamaba tersebut adalah alim yang menjadi panutan. ini terjadi dalam diri Manusia dan memeberikan dampak yang sangat berbahaya. sejak itulah iblis tidak henti-hentinya mangajak manusia untuk mangikutu jalannya. sebagaimana hadits Rasul. Itulah Manusia. akan tetapi bukan berarti Manusia terbebas dari kasalahan dan keburukan. menjadikan dosa-dosa ini seakan remeh yang tidak akan mempengaruhi keimanan seseorang. dan menjadikan jin dan Manusia sebagai teman yang menyebarkan kepada perbuatan yang keji dan munkar.akan tetapi apabila seorang hamba ini sulit untuk terjerumus karna mungkin hamba tersebut termasuk seorang muslim yang kuat.” ‫وكذالك جعلنا لكل نبي عدوا شيا طين النس والجن‬ ّ ّ ّ “Dan begitu pula Allah telah menjadikan pada setiap Nabi Musuh syeitan dari golongan Manusia dan Jin” Meskipun dalam pembahasan yang pertama telah di jelaskan bahwa manusia adalah Makluk yang istimewa.[11] Allah juga berfirman dalam al-quran. hingga lebih buruk daripada setan. agar manusia membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. maka ia pindah kepada kajahatan yang berada dalam peringkat yang kedua. apabila setan telah berhasil mencapai bid`ah ini dari seorang hamba . Manusia dapat mancapai kedudukan di atas kedudukan para Malaikat. juga menjadikannya wakilnya dan sebagai seorang yang menyeru kepada jalan setan. mejerumuskan Manusia kepada perbuatan dosa-dosa kecil. setan sangat berusaha keras untuk menjerumuskan seorang hamba kepada kejahatan yang satu ini. Yang ke enam yaitu menyibukkan seorang hamba dengan perkara yang tidak utama dan melalaikan pekerjaan yang lebih utama. Yang ke lima adalah menyibukkan Manusia dengan perkara-perkara yang mubah yang tida ada pahala dan hukuman bagi orang yang mengerjakannya.” apakah aku harus bersujud kepada Makhluk yang engkau ciptakan dari tanah? Kemudian Allah mengusir Iblis. Al-jinnah.

Sedangkan dalam Surat An-Nas Allah memerintahkan hambanya untuk senantiasa berlindung dari keburukan bisikan-bisikan yang di lancarkan oleh setan dan bala tentaranya baik dari kalangan jin ataupu Manusia. Darul jail. jilid. karna di dalamnya terdapat perintah untuk meminta perlindungan dari keburukan-keburukan.Jilid.Daru As-syuruq.Q. Demikianlah makalah yang sederhana ini.et. Mustafa Al-maraghi .2000 7. KESIMPULAN DAN PENUTUP setelah kita usai dari penjelasan tentang tafsir surat Muawwidzatain.26. 1992 4. Tafsir Al-Qayyim.III 6.Lajnah At-turats Al-`Araby 3. Maktabah Al-babi Al-halabi.Shaleh. Beirut : Darul qur`anil karim. Berlindung dari tukang sihir Berlindung dari segala keburukan. qutb . 1968 8.Ahmad. Damsyiq.karna pada malam hari banyak terdapat bahaya-bahaya seperti binatang buas. Di dalam surat Al-falaq Allah memerintahkan kepada hamba-Nya untuk berlindung dari tiga keburukan yang paling besar. Mesir. ada beberapa kesimpulan yang akan kami uraikan di bawah ini. Berlindung dari kejelekan malam jika mulai datang.28 5. Bandung. Tafsir Al-Wadhih. jilid.jilid. Cet.tukang sihir.Sayyid.Shafwatut Tafaasir. IV. kedua surat ini adalah surat yang menerangkan tentang peritah untuk meminta perlindungan kepada Allah dengan sifat-sifat-Nya dari berbagai macam keburukan baik yang datang dari diri sendiri atau yang datang dari luar berupa bisikan-bisikan setan. K.H. Hajazi. M.II.Darul Fiqri.VI.III 2. CV Diponegoro.IV . Beirut.orang-orang fasiq dan orang-orang yang rusak yang pada umumnya keluar pada malam berlindung dari tukang sihir b. Asbabun Nuzul. Wallahu a`lam bishshawab. Oleh karna itu Rasululah menamakan kedua surat ini dengan Mu`awidzatain. dan kekurangan makalah ini kita bisa dapatkan manfaat yamg banyak. jilid.Maktabah Ash-shiriyah. Tafsirul Maraghi.Wahbah.al. tukan pendengki dan keburukan-keburukan yang lainnya. VII. dari keburukan orang-orang yang dengki. Katsir Ibnu.Mahmud Hajazi. Ibnu Qayyim. REFERENSI 1.: a.Muhammad.Beirut. jilid. Cet. Az-zakhili .Fi Dzilalil quran. keburukan kegelapan malam.Tafsirul Quranul `Adzim. c. khususnya bagi pemakalah sendiri dan umumnya bagi pembaca seluruhnya. Al-Imam.`Aly Ash-sabuny . Beirut.Beirut.Tafsirul Washid. semoga dengan kesederhanaan.21.

2000. Asbabun Nuzul..28. IV.21. Beirut : Darul qur`anil karim. Bandung. Cet.Cit. Tafsir Al-Wadhih.[1] Ibnu Qayyim Al-jauziyah.Kejahatan Jin dan Manusia.jilid.Darul Fiqri.et. Lihat kitab Ath Thibbun Nabawi Halaman 100) Tapi lagi-lagi Albany (wahaby) mendhoifkan Hadis yang Shahih dan Masyhur.271 Asbabunuzul surat Al-falaq dan An-naas Topic List < Prev Topic | Next Topic > Reply < Prev Message | Next Message > * PENGERTIAN SIHIR. imam ahmad dan imam Abu Dawud.Kejahatan Jin dan Manusia. ‘Aisyah ra.Shaleh.Fi Dzilalil quran.jilid. hal.Op.132 [10] Sayyid qutb.jilid. Abu Daud dan Ahmad.Op.hal.hal.Op. dimana kekuatan gaibnya berupa kekuatan pengaruh ruh-ruh jahat (jin atau syetan). Tafsirul Maraghi. Tafsir Al-Qayyim. .103 [8] Al-Imam Ibnu Qayyim.16 [6] Ibnu Qayyim Al-Jauziyah. HATI-HATI! Buku berjudul KESAKSIAN RAJA JIN (Abu aqila) menyesatkan.hal.Tafsirul Washid.II.26.92 [5] Ibnu Qayyim Al-Jauziyah.2965 [3] K.hal. dan dapat berpengaruh pada unsur alam.692-693 Darul jail. 1968. Beirut. Hikmah dari Hadis shahih tersebut: 1.Beirut.III.Cit.II.Q. Beirut.Lajnah At-turats Al-`Araby. KHASIAT DAN KEKUATAN YANG TIDAK TERLIHAT YANG DITITIPKAN ALLAH KE SUATU BENDA MATI ITU MEMANG BOLEH ADA. berkata. “Hadits tersebut diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim sebelum mereka bertobat” Semoga pengarang buku tersebut yang merupakan buku best seller segera bertaubat dari tuduhannya dan kesombongannya seolah dirinya lebih ‘alim dari Imam Bukhori. sihirnya ada pada sebuah sumur dan berupa tali yang disimpul-simpulkan. Muslim. CV Diponegoro.Kejahatan Jin dan Manusia. Cet. [11] Ahmad Mustafa Al-maraghi.hal.H.III.34 [7] Muhammad `Aly Ash-sabuny.200 [9] Ibnu Qayyim Al-Juziyah. dan ternyata setelah diberitahu oleh Malaikat.al.hal. Sihir adalah kekuatan gaib yang diciptakan ALLAH untuk makhluk-Nya.4012 Maktabah Al-babi Al-halabi.Daru As-syuruq. hal. “Rasulullah SAW pernah disihir sehingga beliau sungguh berkhayal bahwa dirinya mendatangi istri-istrinya padahal beliau tidak mendatangi istri-istri beliau.1992. Bukhori dan Muslim. [4] Dr.M. Damsyiq.” (HR.4 [2] Wahbah Az-zakhili.Cit. hal. Seperti diceritakan dalam Asbabun Nuzul surat Al Falaq dan An Nas yaitu ketika Nabi SAW sakit seolah mendatangi istri-istrinya ternyata tidak. jilid.Kejahatan Jin dan Manusia. Karena menghina Imam Bukhori dan Muslim dengan perkataan. Mesir. hal. jakarta : Akbar. Cet. 2005. jilid.Shafwatut Tafaasir. hal.Mahmud Hajazi.

) juga diceritakan kisah ini. termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. diturunkan sesudah surat Al Maa'uun. dan pengikut-pengikutny a bukanlah apa yang disembah oleh orang-orang kafir. Seperti kisah Nabi Adam AS yang memakan buah khudi. Para Nabi adalah maksum. Dalam Tafsir Jalalain kisah ini terdapat dalam asbabunuzul surat al falaq -annaas (Halaman 604.a. Damsyik). Dinamai Al Kaafiruun (orang-orang kafir). bagi mereka yang mengahramkan sunnah bertabaruk! Oleh karena itu wahaby dengan tipu daya mereka. kemudian Nabi Muhammad SAW menyuruh keluarganya untuk membuka simpulan itu dimana setiap membuka simpulan disuruh baca surat Al Falaq dan Annaas. ini adalah takdir Allah kepada Nabi Adam untuk dijadikan pelajaran (ibrah) bagi ummat. tidak akan menyembah apa yang disembah oleh orang-orang kafir. Sebab Turunnya Surah Ini (Asbabun Nuzul) . Dalam kitab tafsir yang mu’tabar (Tafsir ibnu katsir. ini berarti kekuatan gaib bisa jadi ada di suatu benda. qurtubi. mencoba mendoifkan hadis shahih dan masyhur.w.a. cetakan darul Basyair.w.. Semoga semua wahaby diberikan hidayah sebelum mereka mati! 2. sedangkan semua peristiwa yang menimpa para Nabi adalah peristiwa-peristiwa yang terjadi pada para Nabi adalah ketentuan Allah (Takdir) untuk dijadikan pelajaran (ibrah) bagi ummat. Nabi Adam AS adalah Nabi yang maksum dan seorang hamba yang tidak bisa lepas dari takdir Allah SWT. imam thabari? sebetulnya ini adalah dalil yang kuat. Pokok-pokok isinya: Pernyataan Tuhan yang disembah Nabi Muhammad s. semua dari ALLAH juga.Seperti benda bertuah berupa baju gamis milik Nabi Yusuf. diambil dari perkataan Al Kaafiruun yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Sebab-sebab turunnya surat Al-Kafirun dan An-nas Surat Al Kaafiruun terdiri atas 6 ayat. ALLAH berfirman. “Pergilah kamu dengan membawa baju gamisku ini lalu letakkanlah baju gamisku ke wajah ayahku (Yakub as) nanti ia akan melihat kembali dan bawalah keluargamu semuanya kepadaku”(Surat Yusuf ayat 93) Simpul Sihir Labid seorang Yahudi yang telah mensihir Nabi Muhammad SAW. Thabari dsb. imam suyuti (tafsir jalalain) imam qurtubi. (Lihat Lubabun Nuqul fii Asbaabin Nuzul surat Al Falaq dan An Nas). apakah albany (wahaby) lebih alim dari imam ibnu ktsir. Nabi tidak meminta ke ALLAH tapi menyuruh membuka simpul sihir itu. dan Nabi Muhammad s.

dengan menawarkan kekayaan agar beliau menjadi seorang yang paling kaya di kota Makkah." Penutup Surat Al Kaafiruun mengisyaratkan tentang habisnya semua harapan orang-orang kafir dalam usaha mereka agar Nabi Muhammad s.) Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa kaum kafir Quraisy berkata kepada Nabi saw." Maka Allah menurunkan ayat ini (S. Dan turun pula Surat Az Zumar ayat 64 sebagai perintah untuk menolak ajakan orang-orang bodoh yang menyembah berhala.w. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah 3." Nabi saw menjawab: "Aku akan menunggu wahyu dari Tuhanku. Pokok-pokok isinya: Perintah kepada manusia agar berlindung kepada Allah dari segala macam kejahatan yang datang ke dalam jiwa manusia dari jin dan manusia.109:1-6) (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Sa'id bin Mina. Katakanlah: "Hai orang-orang kafir 2. agamaku.) AL KAAFIRUUN (ORANG-ORANG KAFIR) SURAT KE 109 : 6 ayat Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang TIDAK ADA TOLERANSI DALAM HAL KEIMANAN DAN PERIBADATAN 1. Nama An Naas diambil dari An Naas yang berulang kali disebut dalam surat ini yang artinya manusia. al-Aswad bin Muthalib dan Umayyah bin Khalaf bertemu dengan Rasulullah saw dan berkata: "Hai Muhammad! Mari kita bersama menyembah apa yang kami sembah dan kami akan menyembah apa yang engkau sembah dan kita bersekutu dalam segala hal dan engkaulah pemimpin kami.) Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa al-Walid bin al-Mughirah. meninggalkan da'wahnya An-Naas --------------------------------------------------------------------------------------------Surat ini terdiri atas 6 ayat.: "Sekiranya engkau tidak keberatan mengikuti kami (menyembah berhala) selama setahun. Usaha ini disampaikan dengan berkata: "Inilah yang kami sediakan bagimu hai Muhammad. dan akan dikawinkan dengan yang beliau kehendaki. pernah sakit yang agak parah. dan untukkulah. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah 5. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah 6. atau sembahlah tuhan-tuhan kami selama setahun.Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa kaum Quraisy berusaha mempengaruhi Nabi saw. kami akan mengikuti agamamu selama setahun pula. Sebab Turunnya Surah Ini (Asbabun Nuzul) Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa Rasulullah saw.a." Maka turunlah Surat Al Kafirun (S. diturunkan sesudah surat Al Falaq.(Diriwayatkan oleh Abdurrazaq yang bersumber dari Wahb dan Ibnul Mundzir yang bersumber dari Juraij. Berkatalah malaikat yang berada di sebelah kakinya kepada malaikat yang berada di . dengan syarat agar engkau jangan memaki-maki tuhan kami dan menjelekkannya. sehingga datanglah kepadanya dua malaikat. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah 4. Untukmu agamamu." Ayat ini (S. termasuk golongan surat-surat Makkiyah. (Diriwayatkan oleh at-Thabarani dan Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Ibnu Abbas. yang satu duduk di sebelah kepalanya dan yang satu lagi duduk di sebelah kakinya.109:1-6). al-'Ashi bin Wa-il.109:1-6) turun berkenaan dengan peristiwa itu sebagai perintah untuk menolak tawaran kaum kafir.

Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa kaum Yahudi membuatkan makanan bagi Rasulullah saw. Datanglah ke sumur itu. Air itu ditimbanya dan diangkat batunya serta dikeluarkan gulungan itu ada tali yang terdiri atas sebelas simpul.” (QS. tapi tidak menyebutkan sebab turunnya dua surat itu. Seketika itu juga Rasulullah keluar menemui shahabat-shahabatny a dalam keadaan sehat wal ‘afiat. Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan. Sehingga Allah Ta’ala membicarakan Abu Lahab dalam satu surat.) Faedah Surat Al lahab." "Apa guna-guna itu?" "Guna-guna itu sihir. Dan (begitu pula) istrinya. Allah Ta’ala berfirman. Semoga manfaat. karena wajahnya yang memerah (makna lahab: api yang bergejolak). Beliau lah yang paling banyak menentang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Al Lahab: 1-5) Sebab Turunnya Ayat Mengenai asbabun nuzul (sebab turunnya) ayat ini diterangkan dalam riwayat berikut: ِ ْ َِ ْ َ َ َ ْ َ ْ َ َ َ َ َ َ َ ِ َ َ ْ َِ َ ِ َ َ ِ َ ْ َ ْ َِ َ َ َ َ َّ َ ِ ْ ََ ّ َّ ّ ِ ّ ّ َ ٍ َّ ِ ْ ْ َ ‫عن ابن عباس أن النبي صلى ال عليه وسلم خرج إلى البطحاء فصعد إلى الجبل فنادى يا صباحاه فاجتمعت إليه‬ ُ ْ َ َ َ ْ َ ْ ُ َ ٌ ِ َ ّ ِ َ َ َ ْ َ َ ُ َ ِ ُ ّ َ ُ ْ ُ ْ ُ َ ْ ُ ّ َ ُ ْ َ ْ ُ ُ ّ َ ُ ّ ُ َ ْ ّ َ ْ ُ ُ ْ ّ َ ْ ِ ْ ُ ْ ََ َ َ َ َ ٌ ْ َ ُ ‫قريش فقال أرأيتم إن حدثتكم أن العدو مصبحكم أو ممسيكم أكنتم تصدقوني قالوا نعم قال فإني نذير لكم بين يدي‬ ‫عذاب شديد فقال أبو لهب ألهذا جمعتنا تبا لك فأنزل ال عز وجل تبت يدا أبي لهب إلى آخرها‬ َ ِ ِ َِ ٍ َ َ ِ َ َ َ ْ ّ َ ّ َ َ ّ َ ّ َ َ ْ َ َ َ َ ّ َ َ َ ْ َ َ َ َ َِ ٍ َ َ ُ َ َ َ َ ٍ ِ َ ٍ َ َ ُ . 113 dan 114) dan membacakan ta’udz. (Diriwayatkan oleh al-Baihaqi di dalam kitab Halaílun Nubuwah dari al-Kalbi dari Abi Shalih yang bersumber dari Ibnu Abbas. ) ‫تبت يدا أبي لهب وتب )1( ما أغنى عنه ماله وما كسب )2( سيصلى نارا ذات لهب )3( وامرأته حمالة الحطب‬ ِ َ َ ْ َ َ ّ َ ُ ُ ََ ْ َ ٍ َ َ َ َ ً َ َْ َ َ َ َ َ َ َ ُ ُ َ ُ ْ َ َْ َ َ ّ ََ ٍ َ َ ِ َ َ َ ْ َّ (5) ‫4( في جيدها حبل من مسد‬ ٍ َ َ ْ ِ ٌ َْ َ ِ ِ ِ “Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa. (Diriwayatkan oleh Abu Na’im dalam kitab al-Dalaildari Abu Jafar ar-Razi dari ar-Rabi bin Anas yang bersumber dari Anas bin Malik. Dalam riwayat lain ada syahid yang ceritanya seperti itu dan menyebutkan sebab turunnya kedua surat itu. Mengutus Ammar bin Yasir dengan kawan-kawannya. timbalah airnya dan angkat batunya kemudian ambillah gulungannya dan bakarlah.sebelah kepalanya: "Apa yang engkau lihat?" Ia berkata: "Dia kena guna-guna. Yang di lehernya ada tali dari sabut. Setelah makan makanan itu tiba-tiba Rasulullah sakit keras sehingga shahabat-shahabatny a mengira bahwa penyakit itu timbul dari perbuatan yahudi itu. Setibanya di sumur itu tampaklah airnya yang merah seperti pacar. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. Celakalah abu lahab Surat Al Lahab (nama lainnya: surat Al Masad) mengisahkan paman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang betul-betul memusuhi beliau yaitu Abu Lahab." "Siapa yang membuat sihirnya?" Ia menjawab: "Labid bin al-A’syam Alyahudi yang sihirnya berupa gulungan yang disimpan di sumur keluarga Si Anu di bawah sebuah batu besar." Pada pagi hari Rasulullah saw. Berikut beberapa pelajaran tafsir yang kami gali dari Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim (karya Ibnu Katsir) dan kami tambahkan faedah dari kitab tafsir lainnya. Namun beliau lebih dikenal dengan Abu Lahab. pembawa kayu bakar.) Keterangan: Dalam kitab Bukhari terdapat syahid (penguat hadits) yang ceritanya seperti itu. Setiap kali Rasulullah saw. mengucapkan satu ayat terbukalah simpulnya. Maka turunlah Jibril membawa surat ini (S. Kedua surat ini (S.113 dan 114) turun berkenaan dengan peristiwa itu. Nama asli beliau adalah Abdul ‘Uzza bin ‘Abdil Mutholib. Nama kunyahnya adalah Abu ‘Utaibah.

" Hingga akhir ayat. 4972 dan Muslim no. 208) Tafsir Ayat Ayat (‫ .)حمالة الحطب‬pembawa kayu bakar maksudnya adalah Ummu Jamil adalah ِ َ َ ْ ََ َّ wanita sering menyebar namimah. putus harapan. sehingga ia akan terbakar dengan api yang amat panas. Firman Allah Ta’ala (‫ .” Yaitu istri Abu Lahab akan membawa kayu bakar. menunjukkan kalimat berita.)وتب‬yaitu sungguh dia akan binasa. Oleh karena itu.)وامرأته حمالة الحطب‬istri Abu Lahab biasa memikul kayu bakar. (5) ‫وامرأته حمالة الحطب )4( في جيدها حبل ِن مسد‬ ٍ َ َ ْ ‫ِ ِ ِ َ َْ ٌ م‬ ِ َ َ ْ َ َ ّ َ ُ ُ ََ ْ َ “Dan (begitu pula) istri Abu Lahab.)وتب‬maksudnya adalah kerugian dan kebinasaan ّ ََ akan terlaksana. ّ ََ Firman Allah Ta’ala (‫ .” (HR. Bukhari no. "Sesungguhnya aku adalah seorang pemberi peringatan bagi kalian. Lalu ia menambah siksaan Abu Lahab. penentangan dan pembakangan pada Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sedangkan makna (‫ ." Akhirnya Abu Lahab pun berkata. Firman Allah Ta’ala (‫ .“Dari Ibnu Abbas bahwa suatu hari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam keluar menuju Bathha`." Maka Allah menurunkan firman-Nya: "TABBAT YADAA ABII LAHAB. Ummu Jamil akan membantu menambah siksa Abu Lahab di neraka Jahannam. salah seorang pembesar wanita Quraisy. Lantas ia katakan. Yang dimaksud firman Allah Ta’ala (‫ . "Wahai sekalian manusia. Yang di lehernya ada tali dari sabut. Oleh karena itu. menunjukkan do’a kejelekan padanya. lantas si A menyampaikan berita si B pada si C dalam rangka adu domba. "Apakah hanya karena itu kamu mengumpulkan kami? Sungguh kecelakanlah bagimu. Ini pendapat sebagian ulama. ٍ َ َ ِ َ َ َ ْ َّ amalan dan usahanya sia-sia. kemudian beliau naik ke bukit seraya berseru. Surat Al Lahab adalah Bukti Nubuwwah . Allah Ta’ala katakan dalam ayat selanjutnya. Kedua: Sebagian ulama lainnya mengatakan bahwa yang dimaksud Ummu Jamil pembawa kayu bakar adalah karena kerjaannya sering meletakkan duri di jalan yang biasa dilewati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. lalu ia akan bertemu suaminya Abu Lahab. Inilah pendapat yang dipilih Ibnu Jarir Ath Thobari. Tafsiran Istri Abu Lahab Pembawa Kayu Bakar Di sini ada beberapa tafsiran ulama: Pertama: Mengenai ayat (‫ . Ats Tsauri mengatakan bahwa masad adalah kalung dari api yang panjangnya 70 hasta." Beliau bersabda lagi. Firman Allah Ta’ala (‫ . Nama asli beliau adalah Arwa binti Harb bin Umayyah. "Bagaimana. yaitu si A mendengar pembicaraan B tentang C. "Ya.)ما أغنى عنه ماله وما كسب‬yang dimaksud (‫ )وما كسب‬yaitu apa yang ia usahakan َ َ َ َ َ ُ ُ َ ُ ْ َ َْ َ َ َ َ َ ََ adalah anaknya. sekiranya aku mengabarkan kepada kalian. ٍ َ َ َِ َ َ ْ َّ Sedangkan ayat (‫ . Istri Abu Lahab ِ َ َ ْ َ َ ّ َ ُ ُ ََ ْ َ bernama Ummu Jamil.)تبت يدا أبي لهب‬yaitu binasalah kedua tangan Abu Lahab. “Aku aku menginfakkan kalung ini dan hasilnya digunakan untuk memusuhi Muhammad. Ketiga: Sebagian ulama lainnya mengatakan bahwa yang dimaksud (‫ )حمالة الحطب‬adalah Ummu Jamil ِ َ َ ْ ََ َّ biasa mengenakan kalung dengan penuh kesombongan.) َيصلى نارا ذات لهب‬yaitu kelak Abu Lahab akan mendapat balasan yang jelek ٍ َ َ َ َ ً َ َْ َ ‫س‬ dan akan disiksa dengan api yang bergejolak. Kemudian beliau bertanya.)تبت يدا أبي لهب‬maksudnya adalah sungguh Abu Lahab merugi. Ummu Jamil punya kelakuan biasa membantu suaminya dalam kekufuran. pada hari kiamat. apakah kalian akan membenarkanku?" Mereka menjawab." Maka orang-orang Quraisy pun berkumpul. Ummu Jamil ini adalah saudara Abu Sufyan. Dan memang istri Abu Lahab dipersiapkan untuk melakukan hal ini.)في جيدها حبل من مسد‬yaitu maksudnya di leher Ummu Jamil ada ٍ َ َ ْ ِ ٌ َْ َ ِ ِ ِ tali sabut dari api neraka. Sesungguhnya di hadapanku akan ada adzab yang pedih.” Akibatnya. Allah Ta’ala memasangkan tali di lehernya dengan sabut dari api neraka.. Sebagian ulama memaknakan masad dengan sabut. bahwa musuh (di balik bukit ini) akan segera menyergap kalian. pembawa kayu bakar. Ada pula yang mengatakan masad adalah rantai yang panjangnya 70 hasta.

karena Abu Lahab disebut dalam ayat ini tidak menggunakan nama aslinya yaitu Abdul Uzza (hamba Uzza). 2137. Imam Asy Syafi’i menyebutkan bahwa pernikahan sesama orang musyrik itu sah. namun sebenarnya harta dan keturunan dapat membawa manfaat jika seseorang itu beriman. 18. 6. Inilah sunnatullah yang mesti dijalani dan butuh kesabaran. puasa dan amalan lainnya. bahwasanya betul-betul beliau adalah seorang Nabi. Karena sejak turun firman Allah Ta’ala. Akibat dosa namimah. Anak merupakan hasil usaha orang tua sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Benarnya nubuwwah (kenabian) Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sedangkan para Nabi dalam Al Quran selalu disebut dengan nama aslinya (seperti Muhammad) dan tidak pernah mereka dipanggil dengan nama kunyahnya. 15. 9. mereka akan kekal dalam neraka. Alasannya karena dalam ayat ini demi menghinakan Abu Lahab. (Ahkamul Quran. 8. Akibat jelek karena infaq dalam kejelekan dan permusuhan. Terlarang menyakiti seorang mukmin secara mutlak. . Lihatlah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan Abu Lahab punya kedekatan dalam kekerabatan. 9/175) 16.. Ummu Jamil dan Abu Lahab mati dalam keadaan kafir secara lahir dan batin. Nama asli (seperti Muhammad) itu lebih mulia daripada nama kunyah (nama dengan Abu . Api neraka yang bergejolak. Kedudukan mulia yang dimiliki Abu Lahab dan istrinya tidak bermanfaat di akhirat.” (HR. 11. Syaikh Al Albani katakan bahwa hadits ini shahih). Setiap Nabi dan orang yang mengajak pada kebaikan pasti akan mendapat cobaan dari orang yang tidak suka pada dakwahnya. Ahmad 6/31. dan Ummu . Maka inilah bukti benarnya nubuwwah beliau. Allah telah menetapkan akan kebinasaan Abu Lahab dan membatalkan tipu daya yang ia perbuat pada Rasulnya. Semoga Allah memberi taufik kepada kita untuk terus mengkaji Al Quran dan menggali faedah di dalamnya. pembawa kayu bakar. Mendengar berita neraka dan siksaan di dalamnya seharusnya membuat seseorang takut pada Allah dan takut mendurhakai-Nya sehingga ia pun takut akan maksiat. maka itu benar adanya. Jadi apa pun amalan yang dilakukan oleh anak baik shalat. 4452.. Berarti pernikahan antara Ummu Jamil dan Abu Lahab yang sama-sama musyrik itu sah. Padahal Al Qur’an biasa jika menyebut nama orang akan disebut nama aslinya. 8/145) 17. Ini berarti kedudukan mulia tidak bermanfaat bagi seseorang di akhirat kelak kecuali jika ia memiliki keimanan yang benar. Tidak bermanfaatnya harta dan keturunan bagi orang yang tidak beriman. ia tidak disebut dengan nama aslinya namun dengan nama kunyahnya. 14. (Ahkamul Quran.). orang tua pun akan memperoleh hasilnya. yaitu menyulut api permusuhan sehingga diancam akan disiksa dengan dikalungkan tali sabut dari api neraka. 7. Siksaan pedih akibat menyakiti seorang Nabi. Hubungan kekeluargaan dapat bermanfaat jika itu dibangun di atas keimanan. Ibnul ‘Arobi. Yang di lehernya ada tali dari sabut”. Faedah berharga dari Surat Al Lahab: 1. 5. namun hal itu tidak bermanfaat bagi Abu Lahab karena ia tidak beriman. karena dalam ayat ini Ummu Jamil dipanggil dengan “imro-ah” (artinya: istrinya). Dan (begitu pula) istrinya. dinampakkan atau secara sembunyi-sembunyi. “Sesungguhnya anak adalah hasil jerih payah orang tua.. Semoga bermanfaat. 5) ‫)سيصلى نارا ذات لهب )3( وامرأته حمالة الحطب )4( في جيدها حبل من مسد‬ ٍ َ َ ْ ِ ٌ َْ َ ِ ِ ِ ِ َ َ ْ َ َ ّ َ ُ ُ ََ ْ َ ٍ َ َ َ َ ً َ َْ َ َ “Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. Al Jashshosh. Abu Lahab dan Ummu Jamil tidaklah beriman sama sekali baik secara zhahir atau batin. Bahaya saling tolong menolong dalam kejelekan sebagaimana dapat dilihat dari kisah Ummu Jamil yang membantu suaminya untuk menyakiti Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.. Tidak boleh memakai nama dengan bentuk penghambaan kepada selain Allah. 2. 12. Ibnu Majah no. Apa yang dikabarkan pada beliau. 3.Surat ini merupakan mukjizat yang jelas-jelas nampak yang membuktikan benarnya nubuwwah (kenabian). Maka ini menunjukkan terlarangnya model nama semacam ini karena mengandung penghambaan kepada selain Allah. An Nasai no. 4. 10. 13.

kecuali ia akan hina dan binasa. Shahih Tafsir Ibnu Katsir. beliaupun berbicara: “Apa pendapat kalian seandainya aku beritahukan kepada kalian bahwa ada pasukan berkuda di lembah bukit ini yang akan menyerang kalian. maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.” (Thaha: 48) Lihatlah kisah umat-umat terdahulu seperti kaum ‘Ad. Dinamakan Abu Lahab karena ia kelak akan masuk ke dalam neraka yang memiliki lahab (api yang bergejolak). Atas dasar inilah Allah subhanahu wata’ala menyebutnya dalam kitab-Nya Al Quran dengan kun-yahnya (yaitu nama/julukan yang diawali dengan Abu atau Ibnu. Allah subhanahu wata’ala telah membinasakan mereka disaat mereka mendustakan dan berpaling dari ajaran yang dibawa oleh nabi yang diutus kepada mereka. Ibnul ‘Arobi. Para pembaca. apakah kalian mempercayaiku?” Mereka menjawab: “Ya. Asy Syamilah Ahkamul Qur’an. segala bentuk kehinaan dan malapetaka bersumber dari sikap antipati dan berpaling dari peringatan Allah subhanahu wata’ala dan peringatan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. dan bukan dengan namanya. Allah subhanahu wata’ala telah menurunkan satu surat khusus yang berisi vonis kebinasaan bagi para pembangkang dan pengacau dakwah. wahai Bani Fulan. kami tidak pernah menyaksikan engkau melainkan selalu bersikap jujur. Surat ini terdiri atas 5 ayat dan termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Tafsir Juz ‘Amma. Beliau naik sampai kepuncaknya. kemudian berseru. Asy Syamilah Aysarut Tafaasir. Demikian pula apa yang telah terjadi pada umat nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam. Qarun.” Beliaupun berkata: “Sesungguhnya aku adalah seorang . Ketika mereka telah berkumpul. Setiap insan tentu berharap dan mendambakan kehidupan yang bahagia di dunia dan lebih-lebih di akhirat kelak. Adalah sunnatullah. “Ya shabahah!” (kalimat peringatan yang biasa mereka gunakan untuk mengabarkan akan adanya serangan musuh atau terjadinya peristiwa yang besar). Tafsir Surat Al-Lahab (Al-Masad) Tafsir Surat Al-Lahab (Al-Masad) Posted by: Asifa’uqolbi on: April 21. wahai Bani Fulan.” Maka orang-orang pun bergegas menuju beliau shalallahu ‘alaihi wasallam. Tsamud. Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin. wahai Bani Abdul Muththalib!” ketika mendengar (panggilan tersebut).” (Al Ahzab: 71) Dan demikian pula sebaliknya. atau Ummu bagi perempuan). Kemudian beliau shalallahu ‘alaihi wasallam mulai memanggil kabilah-kabilah cabang dari kabilah Quraisy dan menyebut mereka kabilah per-kabilah. Sebab Turunnya Surat Suatu hari. tidak ada seorangpun yang menolak dan mendustakan ajaran yang dibawa oleh para nabi. Allah subhanahu wata’ala berfirman (artinya): “Dan barang siapa menaati Allah dan Rasul-Nya. Fir’aun dan Haman. Darul Fawaid – Dar Ibnu Rajab. 2011 • In: Tafsir Abu Lahab adalah putranya Abdul Muththalib namanya Abdul ‘Uzza. wahai Bani Abdu Manaf. sampai-sampai seseorang yang tidak bisa datang sendiri mengirim utusan untuk melihat apa yang sedang terjadi. semoga Allah subhanahu wata’ala senantiasa merahmati kita semua. Syaikh Musthofa Al ‘Adawi.Referensi: Ahkamul Qur’an. siapa yang berteriak-teriak itu? Mereka mengatakan. Surat tersebut adalah Surat Al Masad atau dinamakan juga dengan surat Al Lahab. Al Jashshosh Al Hanafi. “Muhammad. Allah subhanahu wata’ala dengan tegas menyebutkan dalam firman-Nya (artinya): “Sesungguhnya telah diwahyukan kepada kami bahwa siksa itu (ditimpakan) atas orang-orang yang mendustakan dan berpaling. Abu Bakr Jaabir Al Jazairi. Hal ini tidaklah bisa dicapai kecuali dengan menerima segala apa yang datang dari Allah subhanahu wata’ala dan mengikuti petunjuk Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. mereka bertanya. Wahai bani Fihr. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam naik ke bukit Shafa. Maktabah Adwail Munir.

namun aku tidak bisa menolong kalian sedikitpun dari (keputusan) Allah! Wahai ‘Abbas bin ‘Abdul Muthalib. korbankanlah diri-diri kalian karena Allah! Selamatkanlah diri-diri kalian dari api neraka! Sesungguhnya aku tidak bisa memberikan mudharat kepada kalian dan tidak pula manfaat.” (Al-Lahab:1) Kandungan surat Al Lahab Ayat pertama ّ َ َ ٍ ْ َ ْ ِ َ َ َ ْ ّّ ‫تبت يدا أبي لهب وتب‬ “Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa” Abu Lahab adalah putranya Abdul Muththalib namanya Abdul ‘Uzza. Dan juga karena namanya disandarkan kepada nama salah satu berhala pada zaman itu. Beliau mengatakan: “Wahai orang-orang Quraisy. selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Wahai bani ‘Abdul Muthalib. Juga karena ia lebih tenar dengan kun-yahnya. Permisalanku dengan kalian hanyalah seperti seseorang yang melihat pasukan musuh kemudian bergegas untuk mengawasi keluarganya (mengamati dan melihat mereka dari tempat tinggi agar mereka tidak didatangi musuh secara tibatiba) karena ia khawatir musuh akan mendahuluinya. selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Wahai Bani Qushay. berkatalah Abu . karena memang kedua tanganlah yang mempunyai peran besar dalam mengganggu dan menyakiti Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. Kemudian beliau shalallahu ‘alaihi wasallam memperingatkan mereka agar waspada dari siksa Allah.pemberi peringatan kepada kalian dari siksa yang pedih. Atas dasar inilah Allah subhanahu wata’ala menyebutnya dalam kitab-Nya Al Quran dengan kun-yahnya (yaitu nama/julukan yang diawali dengan Abu atau Ibnu.” Kemudian beliau shalallahu ‘alaihi wasallam mengajak untuk bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Ayat ini turun sebagai bantahan kepadanya disaat menolak dan enggan untuk mengikuti seruan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. selamatkan dirimu dari api neraka. selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Sesungguhnya aku tidak bisa memberikan mudharat dan tidak pula manfaat! Wahai bani Hasyim. selamatkanlah diri-diri kalian dari api neraka! Wahai bani Abdu Manaf. masuk dalam kaidah penyebutan sebagian tetapi yang dimaksudkan adalah keseluruhannya. atau Ummu bagi perempuan). Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu menyebutkan: “Tatkala Rasulullah mengajak kaumnya untuk beribadah hanya kepada Allah saja dan meninggalkan sesembahan selain Allah. bahwa penyebutan tangan dalam ayat ini. Ayat kedua َ َ َ َ َ ُ ُ َ ‫َ َ ْ َ َ ْه‬ ‫ما أغنى عن ُ ماله وما كسب‬ “Tidaklah berfaedah (berguna) kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan”. mengapa Allah hanya menyebutkan kedua tangannya saja yang akan binasa? Jawabannya adalah seperti yang telah dijelaskan dalam kitab tafsir Adhwa`ul Bayan. maka ia pun berseru. Allah subhanahu wata’ala memaksudkan penyebutan kebinasaan seseorang dengan mencukupkan penyebutannya pada kedua tangannya. selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Sesungguhnya aku tidak bisa memberikan mudharat dan tidak pula manfaat! Wahai bani ‘Abdu Syams. Ia berkata. dan bukan dengan namanya. Hal ini diketahui dari lafazh setelahnya yaitu “Watabba” artinya: ia (Abu Lahab) telah binasa. Dijelaskan pula bahwa keberadaan beliau sebagai rasul tidak bisa menyelamatkan mereka dari siksa dan menolong mereka sedikitpun dari (keputusan) Allah. aku tidak bisa menolongmu sedikitpun dari (keputusan) Allah! Karena kalian memiliki hubungan silaturahmi maka akan aku basahi dengan airnya (maksudnya akan aku sambung hubungan silaturahmi tersebut sesuai haknya). orang-orangpun bubar dan bertebaran. shabahah. selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Sesungguhnya aku tidak bisa memberi mudharat dan tidak pula manfaat! Wahai Bani Ka’ab bin Murrah. Mungkin para pembaca bertanya-tanya. Setelah selesai beliau menyampaikan peringatan tersebut. selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Sesungguhnya aku tidak bisa memberikan mudharat dan tidak pula manfaat. serta aku tidak bisa menolong kalian sedikitpun dari (keputusan) Allah! Mintalah kepadaku dari hartaku sebanyak yang kalian suka. Dinamakan Abu Lahab karena ia kelak akan masuk ke dalam neraka yang memiliki lahab (api yang bergejolak). Dalam ayat ini. aku tidak bisa menolongmu sedikitpun dari (keputusan) Allah! Wahai Fatimah bintu Muhammad Rasulullah mintalah kepadaku dari hartaku sebanyak apa yang engkau mau. “Celakalah engkau selama-lamanya! Cuma untuk inikah kamu kumpulkan kami?” Maka turunlah ayat (artinya): “Telah celaka kedua tangan Abu Lahab dan diapun celaka. Tidak disebutkan keadaan bahwa mereka menampakkan suatu penentangan ataupun dukungan atas apa yang telah mereka dengar. Ya. Dia adalah salah satu paman Rasul yang paling besar permusuhannya kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam sejak dikumandangkannya dakwah mengajak beribadah hanya kepada Allah saja. serta aku tidak bisa menolong kalian sedikitpun dari (keputusan) Allah! Wahai Bani Ka’ab bin Luay. Ia menemui Nabi dengan nada yang kasar. Beliau memberi peringatan tersebut secara umum dan khusus. aku tidak bisa menolongmu sedikitpun dari (keputusan) Allah! Wahai Shafiyyah bintu ‘Abdil Muththalib (bibi Rasulullah). Lalu beliau menjelaskan kepada mereka bahwa kalimat syahadat merupakan kekuatan dunia dan keselamatan akhirat. “Ya. kecuali apa yang terjadi pada Abu Lahab.

lalu ia tebarkan di jalan yang sering dilalui oleh Rasulullah pada waktu malam. Tidak bermanfaat sedikitpun hubungan kekerabatan seorang musyrik.Lahab: “Jika apa yang dikatakan putra saudaraku (Rasulullah) adalah benar aku akan menebus diriku dari azab yang pedih pada hari kiamat dengan harta dan anak-anakku. kedudukan.” Maka turunlah firman Allah Ta’ala (artinya): “Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan” (Tafsir Ibnu Katsir) Ketika vonis binasa telah disandangnya. Maka ia pun bertanya. dimana Abu Lahab adalah pamannya Nabi tetapi ia di dalam neraka. “Dia tidak melihatku. “Wahai Rasulullah. Maka bertanya Abu Bakr. ia juga merupakan wanita yang paling besar gangguan dan permusuhannya terhadap Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. dan disebut juga tali dari sabut. Dan apa yang dikabarkan Allah subhanahu wata’ala Dzat Yang Maha Mengetahui perkara yang gaib pasti terjadi. sementara keduanya telah divonis sebagai orang yang akan disiksa didalam api neraka. Ketahuilah.” Ia pun datang. Qatadah dan As-Sa’dy menafsirkan ayat ini dengan namimah. Namanya adalah Auraa’ bintu Harb bin Umayyah kunyahnya Ummu Jamil. seandainya aku menjumpainya. Penutup . Allah telah menutupi pengelihatannya. tidakkah engkau mengira bahwa dia melihatmu?” Kemudian beliau pun menjawab. Ia dan suaminya bahu-membahu dalam permusuhan dan dosa. 4. Kemudian Allah subhanahu wata’ala menutup penglihatannya sehingga ia tidak bisa melihat kecuali Abu Bakr t saja. sungguh aku akan pukul mulutnya dengan batu ini. ia mencari-cari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. jabatan dan lain sebagainya dari perkara dunia ini. Pernah ia membawa dahan yang penuh duri. seolah orang yang mengumpulkan kayu bakar yang telah mempersiapkan seutas tali di lehernya. Sedangkan Ibnu ‘Abbas. Ia curahkan segenap daya dan upayanya untuk mengganggu dan memusuhi beliau shalallahu ‘alaihi wasallam. (Fathul Bari) Faidah Para pembaca yang semoga dimuliakan Allah. Dimana Allah menurunkan surat ini dalam kondisi Abu Lahab dan istrinya masih hidup. Al-Imam Muhammad bin Sirin rahimahullah (salah seorang tokoh besar dan ulama` tabi’in) berkata: “Istrinya Abu Lahab memfitnah Rasulullah dan para sahabatnya kepada musyrikin. Ketika mendengar turunnya ayat: “Telah celaka kedua tangan Abu Lahab. Mujahid. Haramnya menganggu orang beriman secara mutlak.” (Fathul Bari dan Tafsir Ibnu Katsir) Ayat kelima َ َ َ ْ ِ ٌ َْ َ ِ ِْ ْ ِ ‫في جيدها حبل من مسد‬ “Yang dilehernya ada tali dari sabut.” Al-Imam Al-Fara mengatakan: “Al-Masad adalah rantai yang ada di neraka. 3.” Maka terkumpullah di punggung wanita jahat ini dosa-dosa. maka tidak bermanfaat lagi apa yang telah diusahakannya dari harta-benda.” Istri Abu Lahab merupakan salah satu tokoh wanita Quraisy. saudara perempuannya Abu Sufyan (bapaknya Muawiyyah). Allah subhanahu wata’ala menegaskan dalam firman-Nya (artinya): “Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa. Surat ini merupakan salah satu tanda dari tanda-tanda kekuasaan Allah. “Mana temanmu itu (Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam)? Telah sampai kepadaku bahwa dia telah mengejekku dengan syair. sehingga melukai beliau dan para shahabatnya. diantaranya: 1. Sebagaimana suaminya. Sementara beliau tengah duduk bersama Abu Bakr di dekat Ka’bah. 2. Demi Allah. ada beberapa pelajaran yang bisa kita petik darinya. yang konsekuensinya mereka berdua tidak akan menjadi orang yang beriman. anak istri. Tidak berguna sedikitpun harta benda (untuk melindungi) seseorang dari azab Allah ketika ia melakukan perbuatan yang mendatangkan murka Allah subhanahu wata’ala.” Kemudian iapun mengucapkan syair: Orang tercela kami tentang Urusan kami mengabaikannya Dan agamanya kami tidak suka Lalu ia pun pergi. pembawa kayu bakar.” Ayat ketiga ٍ َ َ َ َ ً َ َْ َ َ ‫سيصلى نارا ذات لهب‬ “Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. demi Allah aku sendiri juga pandai bersyair. Maksudnya istri Abu Lahab profesinya sebagai tukang fitnah. sambil tangannya menggenggam batu.” Kelak ia akan diliputi oleh api neraka dari segala sisinya Ayat keempat ِ َ َ ْ َ َ ّ َ ُ ُ ََ ْ َ ‫وامرأته حمالة الحطب‬ “Dan (begitu pula) istrinya. dalam surat Al Masad ini. Atau ayat ini bermakna pula di dalam neraka wanita ini membawa kayu bakar untuk menyiksa suaminya sambil melilitkan dilehernya seutas tali dari sabut.

saling menasehati dalam kebenaran.” (Al Mu’jamu Al Ausath no: 5097. terkandung di dalamnya makna-makna yang amat berharga bagi siapa saja yang mentadabburinya (memahaminya dengan seksama). dari shahabat Abdullah bin Abbas ?) Kemudian di hari kiamat kelak Allah ? akan menanyakan tentang umur seseorang. At Tirmidzi no. dan waktu senggang” (HR. untuk apa dia pergunakan? Sebagaimana hadits Rasulullah ? yang diriwayatkan oleh shahabat Abdullah bin Mas’ud ?. dan saling menasehati dalam kesabaran. beliau ? bersabda: . (Lihat Majmu’ Fatawa. dishahihkan oleh Asy Syaikh Al Albani di dalam Ash Shahihah no. Pada zaman/masa itulah terjadinya amal perbuatan manusia yang baik atau pun yang buruk. Amïn Yä Rabbal ‘Älamïn… Tafsir Surat Al ‘Ashr Posted by abuamincepu pada Maret 4.” (Al Israa’: 9) Sehingga semua ayat-ayat Al Qur’an memiliki kedudukan dan fungsi yang agung. Sebaliknya jika digunakan untuk kejelekan maka tidak ada yang dihasilkan kecuali kerugian dan kecelakaan. sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam keadaan merugi (celaka). beliau berkata: ْ ُ ْ َ ِ َ َ َ َ ْ ّ ِ ِ َ ُ ّ َ َّ َ ْ َ ‫لو تدبر الناس هذه السورة لوسعتهم‬ “Sekiranya manusia mau memperhatikan (kandungan) surat ini. zaman atau masa. kecuali orangorang yang beriman. 28/152) Keutamaan Surat Al ‘Ashr Al Imam Ath Thabrani menyebutkan dari Ubaidillah bin Hafsh ?. Rasulullah ? bersabda: ُ َ َْ َ ُ ّ ّ ‫نعمتان مغبون فيهما كثيرمن الناس: الصحة والفراغ‬ ِ ّ َ ِ ٌ ْ َِ َ ِ ْ ِ ٌ ُْ َ ِ ََ ْ ِ “Dua kenikmatan yang kebanyakan orang lalai di dalamnya. Al Imam Muhammad bin Idris Asy Syafi’i menegaskan tentang kedudukan surat Al ‘Ashr. Jika waktu atau zaman itu digunakan untuk amal kebajikan maka itulah jalan terbaik yang akan menghasilkan kebaikan pula. beramal shalih. Allah ? berfirman (artinya): “Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus.” (Al ‘Ashr: 1-3) Kedudukan Surat Al ‘Ashr Al Qur’an adalah kalamullah ? (firman Allah) sebagai pedoman dan petunjuk ke jalan yang lurus bagi umat manusia. mudah-mudahan dengan kita mengetahui tafsir surat Al Masad ini akan menambah rasa tunduk dan patuh kita kepada Allah subhanahu wata’ala dan menjadi pendorong bagi kita untuk melaksanakan segala perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya. niscaya surat ini akan mencukupkan baginya. 2009 Para pembaca yang mulia –semoga Allah subhanahu wata’ala membuka segala pintu kebaikan kepada kita– untuk edisi kali ini kami akan mengulas tafsir surat terpendek dari Al Qur’an yaitu surat Al Ashr. 2304. kesehatan. 2648) Kandungan Surat Al ‘Ashr Pada ayat pertama: ((‫والعصر‬ ِ ْ ََْ Allah ? bersumpah dengan al ‘ashr yang bermakna waktu. kemudian memberikan salam.Para pembaca yang semoga senantiasa dirahmati Allah subhanahu wata’ala. Allah subhanahu wata’ala berfirman: 3) ‫)والعصر )1( إن النسان لفي خسر )2( إل الذين آمنوا وعملوا الصالحات وتواصوا بالحق وتواصوا بالصبر‬ ِ ْ ّ ِ ْ َ َ ََ ّ َ ْ ِ ْ َ َ ََ ِ َ ِ ّ ُِ َ َ ُ َ َ َ ِ ّ ّ ِ ٍ ْ ُ ِ َ َ َ ْ ِْ ّ ِ ِ ْ ََْ “Demi masa. ia berkata: “Jika dua shahabat Rasulullah ? bertemu maka keduanya tidak akan berpisah kecuali setelah salah satu darinya membacakan kepada yang lainnya surat Al ‘Ashr hingga selesai.” (Lihat Tafsir Ibnu Katsir pada Surat Al ‘Ashr) Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah mengatakan bahwa perkataan Al Imam Asy Syafi’i itu adalah tepat karena Allah ? telah mengkhabarkan bahwa seluruh manusia dalam keadaan merugi (celaka) kecuali barang siapa yang mu’min (beriman) lagi shalih (beramal shalih) dan ketika bersama dengan yang lainnya saling berwasiat kepada jalan yang haq dan saling berwasiat di atas kesabaran. Demikian pula pada surat Al ‘Ashr.

melainkan Allah ? mengkhabarkan bahwa semua manusia itu dalam keadaan celaka kecuali yang memilki empat sifat yang terdapat pada kelanjutan ayat tersebut. Bahkan para ulama menerangkan bahwa salah satu syarat sahnya syahadat adalah berilmu. Terlebih lagi Rasulullah ? menegaskan dalam haditsnya: ٍ ‫َ َ ُ ْ ِ ْ ِ َ ِ َ ٌ َ َ ُ ّ ُ ْل‬ ‫طلب العلم فريضة على كل مسِم‬ “Menuntut ilmu (agama) adalah fardhu (kewajiban) atas setiap muslim. hari akhir. dan beriman kepada takdir. yang dia kehilangan kenikmatan dan diancam dengan balasan di dalam neraka jahim. Allah ? tidak memandang agama. hartanya dari mana ia dapatkan dan untuk apa ia belanjakan. rasul-rasul-Nya. seperti keadaan orang yang merugi di dunia dan di akhirat. Kerugian yang dimaksud dalam ayat ini bermacam-macam. bisa kerugian yang bersifat mutlak. malaikat-malaikat-Nya. karya Asy Syaikh Abdurrahman As Sa’di) Pertama: Keimanan Sifat yang pertama adalah beriman. yaitu mengetahui apa ia persaksikan. Dan bisa juga kerugian tersebut menimpa seseorang akan tetapi tidak mutlak hanya sebagian saja. At Tirmidzi no. (Taisir Karimirrahman. 224) . dari beriman kepada Allah.” (HR. Ibnu Majah no. diambil dari penggalan ayat: ‫إل الذين ءامنوا‬ ْ َُ َ َ ْ ّ ّ ِ “Kecuali orang-orang yang beriman” Iman adalah keimanan terhadap seluruh apa yang Allah ? perintahkan untuk mengimaninya. Penggalan ayat di atas memiliki kandungan makna yang amat berharga yaitu tentang kewajiban menuntut ilmu agama yang telah diwariskan oleh Nabi ?. serta segala sesuatu yang dapat mendekatkan kepada Allah ? dari keyakinankeyakinan yang benar dan ilmu yang bermanfaat. dan apa yang ia perbuat dengan ilmu-ilmu yang telah ia ketahui. kitab-kitab-Nya. 2416 dan dishahihkan oleh Asy Syaikh Al Albani di dalam Ash Shahihah no. Sebagaimana firman Allah ?: َ ْ ُ َْ َ ْ ُ َ ّ َ ْ ِ َ ِ َ ْ َ ّ ِ ‫إل من شهد بالحق و هم يعلمون‬ “Kecuali barangsiapa yang bersyahadat dengan haq (tauhid).” Lafazh al insan pada ayat di atas secara kaidah tata bahasa Arab mencakup keumuman manusia tanpa terkecuali. umurnya untuk apa ia gunakan. jenis kelamin. dalam keadaan mereka mengetahuinya (berilmu). (HR. 947) Kemudian Allah ? menyebutkan ayat berikutnya: ٍ ْ ُ َِ َ َ ِْ ّ ِ ‫إن النسان لفي خسر‬ “Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam keadaan merugi. martabat. para Malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga bersyahadat yang demikian itu). status. karena tidaklah mungkin seseorang mencapai keimanan yang benar dan sempurna tanpa adanya ilmu pengetahuan terlebih dahulu dari apa yang ia imani dari Al Qur’an dan As Sunnah. Padahal syahadat laa ilaaha illallaah merupakan keimanan yang tertinggi. Mengapa demikian? Tentu.َ ِ َ ُ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ ِ ِ ِ َ َ ‫َ َ ُ ُ َ َ ُ ْ ِ َ َ َ ْ َ ْ ِ َ َ ِ ِ ْ ِ ْ ِ َ ّ ِ َ ّ ُ ْ َ َ َ ْ َ ْ ٍ َ ْ ُ ُ ِ ِ ِ َ َ ْ َ ه َ َ ْ َ َ ِ ِ ِ َ َ ْ َه‬ ‫ل تزول قدم ابن آدم يوم القيامة من عند ربه حتى يسأل عن خمس عن عمره فيم أفنا ُ وعن شبابه فيم أبل ُ وماله من أين اكتسبه وفيم‬ َ َِ َ ِ َ ِ َ َ َ َ ُ َ َ ْ َ ‫أنفقه وماذا عمل فيما علم‬ “Tidaklah bergeser telapak kaki bani Adam pada hari kiamat dari sisi Rabb-nya hingga ditanya tentang lima perkara. dan jabatan.” (Az Zukhruf: 86) Sehingga tersirat dari penggalan ayat: ‫إل الذين ءامنوا‬ ْ َُ َ َ ْ ّ ّ ِ kewajiban menimba ilmu agama. Hal ini menunjukkan tingginya keutamaan ilmu dan ahli ilmu. …” (Ali Imran: 19) Dalam ayat yang mulia ini Allah ? menggandengkan syahadat orang-orang yang berilmu dengan syahadat untuk diri-Nya sendiri dan para Malaikat-Nya. masa mudanya untuk apa ia habiskan. Allah ? berfirman (artinya): “Allah bersaksi (bersyahadat untuk diri-Nya sendiri) bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Dia (Allah).

Oleh karena itu.” (An Nahl: 97) Berkata Asy Syaikh Abdurrahman As Sa’di: “Jika dua sifat (iman dan amal shalih) di atas terkumpul pada diri seseorang maka dia telah menyempurnakan dirinya sendiri. sebagaimana sabda Rasulullah ? di dalam haditsnya: ُ َ ِْ ّ ُ ّْ ‫الدين النصيحة‬ “Agama ini adalah nasehat” (H. maka dia telah mencapai puncak kesempurnaan. karena kemungkaran akan semakin menyebar dan meluas. Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka perbuat. sabar di atas ketaatan terhadap Allah ? dan menjalankan segala perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya.” (Taisir Karimirrahman) Ketiga: Saling menasehati dalam kebenaran Merupakan salah satu dari sifat-sifat yang menghindarkan seseorang dari kerugian adalah saling menasehati diantara mereka dalam kebenaran. Wallahu A’lam. maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami berikan balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (Az Zumar:10) Jika telah terkumpul pada diri seseorang keempat sifat ini. .” (Al Maidah: 79) Demikian pula orang-orang munafik yang diantara mereka saling menyuruh kepada perbuatan mungkar dan melarang dari perbuatan yang ma’ruf. Karena dengan dua sifat pertama (iman dan amal shalih) ia telah menyempurnakan dirinya sendiri. Allah ? telah memberitakan keadaan mereka di dalam Al Quran. Atas dasar ini para ulama’ menyebutkan salah satu prinsip dasar dari Ahlus Sunnah wal jama’ah bahwa amal shalih itu bagian dari iman. mereka menyuruh kepada perbuatan yang mungkar dan melarang dari perbuatan yang ma’ruf.” (At Taubah: 67) Keempat: Saling menasehati dalam kesabaran Saling menasehati dalam berbagai macam kesabaran. dan dengan dua sifat terakhir (saling menasehati dalam kebenaran dan dalam kesabaran) ia telah menyempurnakan orang lain. Iman itu bisa bertambah dengan amalan shalih dan akan berkurang dengan amalan yang jelek (kemaksiatan) Oleh karena itu.” Amalan shalih itu mencakup amalan zhahir yang dikerjakan oleh anggota badan maupun amalan batin. dan merupakan jalan rasul di dalam memperingatkan umatnya. maka sesungguhnya Allah ? telah menjanjikan bagi mereka pahala yang tidak terhitung. Sehingga Allah ? melaknat kaum kafir dari kalangan Bani Israil dikarenakan tidak adanya sifat ini sebagaimana firman-Nya (artinya): “Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan mungkar yang mereka perbuat. Allah ? berfirman (artinya): “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas. sebagaimana Nabi Nuh ? ketika memperingatkan kaumnya dari kesesatan: “Dan aku memberi nasehat kepada kalian. sebagaimana firman-Nya (artinya): “Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan. Keterkaitan antara iman dan amal shalih itu sangatlah erat dan tidak bisa dipisahkan. 90 dari shahabat Tamim Ad Daari ?) Bila nasehat itu mulai kendor dan runtuh maka akan runtuhlah agama ini. baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman. sabar terhadap musibah yang menimpa serta sabar terhadap takdir dan ketetapan-Nya. Orang-orang yang bersabar di atas kebenaran dan saling menasehati satu dengan yang lainnya. Kemudian Nabi Hud ? yang berkata kepada kaumnya: “Aku hanyalah pemberi nasehat yang terpercaya bagimu. Nasehat merupakan perkara yang agung. baik amalan tersebut bersifat fardhu (wajib) atau pun bersifat mustahab (anjuran). sebagian mereka dengan sebagian yang lain adalah sama. diambil dari penggalan ayat (artinya): ِ َ ِّ ‫وعملوا الصالحات‬ ُِ َ َ “Dan beramal shalih. dalam Al Qur’an Allah ? banyak menggabungkan antara iman dan amal shalih dalam satu konteks.” (Al A’raaf: 62). seperti dalam ayat ini atau ayat-ayat yang lainnya. selamatlah ia dari kerugian.” (Al A’raaf: 68) Dengan nasehat itu maka akan tegak agama ini.Kedua: Beramal shalih Sifat yang kedua adalah beramal shalih. Karena amal shalih itu merupakan buah dan konsekuensi dari kebenaran iman seseorang. bahkan ia telah beruntung dengan keberuntungan yang agung. Diantaranya firman Allah ? (artinya): “Barangsiapa yang mengerjakan amal shalih. dan di dalam menjalankan ketaatan kepada Allah ? serta meninggalkan perkara-perkara yang diharamkan-Nya.R Muslim no.

Dan tentunya kita berharap agar dapat memiliki 4 sifat yang akan menyelamatkan kita dari kerugian baik di dunia maupun di akhirat. saya berkata: Wahai Rasulullah seandainya anda jadikan sebagian Makam Ibrahim sebagai tempat Shalat. dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf. dan Jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Surat al-Baqarah(2): َ ِ ِ َ ْ َ َ ِ ِ ّ ِ َ ِ ْ َ َ ّ َ ْ َ َ ِ َ ْ َِ َ ِ َ ْ ِ َِ َ ْ ِ َ َ َّ ُ َ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ ُ ِ ّ َ ً ْ ََ ِ ّ ِ ً َ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ َ َ ْ َِ ‫وإذ جعلنا البيت مثابة للناس وأمنا واتخذوا من مقام إبراهيم مصلى وعهدنا إلى إبراهيم وإسماعيل أن طهرا بيتي للطععائفين والعععاكفين‬ (١٢٥) ‫والركع السجود‬ ِ ُ ّ ِ ّّ َ 125.لية‬ “Telah bercerita kepada kami ‘Amr bin ‘Aun. ayat: 125 Asbaabun Nuzuul Surat al-Baqarah(2). yang i'tikaf. dan Jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. “Dan (ingatlah). 19 April 2010 Asbaabun Nuzuul Surat al-Baqarah(2). yang ruku' dan yang sujud". dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf. ayat: 125 َ ِ ِ َ ْ َ َ ِ ِ ّ ِ َ ِ ْ َ َ ّ َ ْ َ َ ِ َ ْ َِ َ ِ َ ْ ِ َِ َ ْ ِ َ َ َّ ُ َ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ ُ ِ ّ َ ً ْ ََ ِ ّ ِ ً َ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ َ َ ْ َِ ‫وإذ جعلنا البيت مثابة للناس وأمنا واتخذوا من مقام إبراهيم مصلى وعهدنا إلى إبراهيم وإسماعيل أن طهرا بيتي للطععائفين والعععاكفين‬ (١٢٥) ‫والركع السجود‬ ِ ُ ّ ِ ّّ َ 125. lalu turunlah ayat: 125. katanya: telah berkata Umar: Saya sepakat/seide/bersesuaian dengan Rabbku dalam tiga hal. . Amin. yang ruku' dan yang sujud". Maroji’ : Salafy. katanya: Husyaim telah bercerita kepada kami dari Humaid dari Anas bin Malik. yang i'tikaf. Ya Rabbal ‘alamin.org Senin. Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam Jaami’ Shahih(2/51) nya: ‫حدثنا عمروْ بن عون قال حدثنا هشيم عن حميد عن أنس بن مالك قال قال عمر ب ُ الخطاب ص م وافقت ربي في ثلث فقلت يا‬ َ ُ ْ ُ َ ٍ َ َ ْ ِ ْ ّ َ ُ ْ َ َ َ َ ِ ّ َ ‫َ ّ َ َ َ ْ ُ ْ ُ َ ْ ٍ َ َ َ ّ َ َ ُ َ ْ ٌ َ ْ ُ َ ْ ٍ َ ْ َ َ ِ ْ ِ َ ِ ٍ َ َ َ َ ُ َ ُ ْن‬ ُ ِ َ َ ّ َ ّ ُ ُ َِ ُ ُ ّ َِ َ ْ ِ َ َ ْ َ َ َ َ ِ َ ْ َ َ ْ َ ِ َ ْ ُ َ َ ُ ْ ُ ِ َ ِ ُ َ َ َّ ُ َ ْ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ َ ْ َ ّ ِ َ ِ َ ْ ُ َ ‫رسول ال لوْ إتخذنا من مقام إبراهيم مصلى و آية الحجاب قلت يا رسول ال لو أمرت نساءك أن يحتجبن فإنه يكلمهن البر و الفاجر‬ ِ ِ َ ْ ََ َ َ ّ ُ ْ ِ ً ْ َ ً َ ْ َ ُ َّ َ ُ ْ َ ّ ُ َ ََ ْ ِ ُ ّ َ َ َ ّ ُ َ ُ ْ ُ َ ِ ْ ََ ِ َ ْ َ ْ ِ َ َ ّ ِ ّ ُ َ ِ َ َ َ ْ َ ِ َ ِ ُ َ ْ ََ َ َ ‫فنزلت آية الحجاب و إجتمع نساء النبي ص م في الغيرة عليه فقلت لهن عسى ربه إن طلقكن أن يبدله أجوازا خيرا منكن فنزلت هاذه‬ َِ ‫. “Dan (ingatlah).Penutup Demikianlah para pembaca sedikit dari apa yang kami sampaikan mengenai tafsir Surat Al ‘Ashr semoga dapat memberikan bimbingan kepada kita semua di dalam menempuh agama yang telah diridhai oleh Allah ? ini.

Hadis ini juga dikeluarkan oleh at-Tirmidzi dalam Sunan(4/69) nya. Jaami’ Shahih al-Bukhari. Ath-Thabari mengeluarkan pula dalam Kitab Tafsirnya Tafsir ath-Thabari(1/534) sebagaimana Riwayat at-Tirmidzi di atas. Beliau(Ibnu Umar) mencukupkan dengan lafadz: ‫ و تخذوا‬yang artinya: (dan ambillah/jadikanlah). Hijab dan Tawanan Perang Badr. Al-Hafidz Ibnu Katsir juga ْ ُِ ّ َ menyandarkannya kepada an-Nasa’i dan Ibnu Majah dalam Tafsirnya(Tafsir Ibnu Katsir). dan kata beliau(at-Tirmidzi): Hadis di atas Hasan Shahih. Sunan(an-Nasa’i).ثلث في مقام إبراهيم و في الحجاب و في أسارى بدر‬ “ Telah bercerita kepada kami ‘Uqbah bin Mukarram al-‘Ammi. Dalam bab ini ada periwayatan juga dari Ibnu ‘Umar. Beliau(Ibnu Katsir) keluarkan pula dalam Juz 1/24 dan 36. DAFTAR PUSTAKA Fathul Baarii(Ibnu Hajar al-Asqalani). katanya: Juwairiyah bin Asma’ telah mengabarkan kepada kami dari Nafi’ dari Ibnu Umar. . Jaami’ Shahih al-Muslim.Juga diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Jaami’ Shahih(15/166) nya: ْ ِ َّ ُ ْ َ َ ُ َ ُ َ َ َ َ َ َ ُ ِ ْ ِ َ ٍ ِ َ ْ َ َ َ َ ْ َ َ َ ْ َ ُ ْ ُ َ ِ ْ َ ُ َ َ ٍ ِ َ ُ ْ ُ ْ ِ َ َ َ ّ َ ّ ِ َ ْ ِ َ ْ ُ ُ ْ ُ َ ْ ُ َ َ ّ َ ‫حدثنا عقبة بن مكرم العمي حدثنا سعيد بن عامر قال جويرية بن أسماء أخبرنا عن نافع عن ابن عمر قال قال عمر وافقت ربي في‬ ٍ ْ َ َ َ ُ ْ ِ َ ِ َ ِ ْ ِ َ َ ِْ َ ِْ ِ ََ ْ ِ ٍ َ َ ‫.” KETERANGAN: Imam Bukhari mendeskripsikan dalam Tafsir(9/235) di dalamnya ada Mutaba’ah(dukungan) Yahya bin Sa’id untuk Husyaim dan Beliau(Imam Bukhari) cantumkan dalam dua tempat secara Mu’allaq(tidak menyebutkan sanadnya) dan di sini terdapat ungkapan tegas adanya sima’(mendengar) dari Humaid dari Anas. Kata al-Hafidz(Ibnu Hajar al-Asqalani) dalam Fath al-Baari(2/51): maka amanlah dari tadlis(menyembunyikan sanad) nya. dia berkata: berkata Umar: Saya bersesuaian/sejalan/setuju/sama dengan Rabbku(tuhanku) dalam tiga hal: tentang Maqam Ibrahim.

lalu turunlah ayat: 125. “Dan (ingatlah).لية‬ “Telah bercerita kepada kami ‘Amr bin ‘Aun. Sunan(Ibnu Maajah). Tafsir ath-Thabari. Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam Jaami’ Shahih(2/51) nya: ‫حدثنا عمروْ بن عون قال حدثنا هشيم عن حميد عن أنس بن مالك قال قال عمر ب ُ الخطاب ص م وافقت ربي في ثلث فقلت يا‬ َ ُ ْ ُ َ ٍ َ َ ْ ِ ْ ّ َ ُ ْ َ َ َ َ ِ ّ َ ‫َ ّ َ َ َ ْ ُ ْ ُ َ ْ ٍ َ َ َ ّ َ َ ُ َ ْ ٌ َ ْ ُ َ ْ ٍ َ ْ َ َ ِ ْ ِ َ ِ ٍ َ َ َ َ ُ َ ُ ْن‬ ُ ِ َ َ ّ َ ّ ُ ُ َِ ُ ُ ّ َِ َ ْ ِ َ َ ْ َ َ َ َ ِ َ ْ َ َ ْ َ ِ َ ْ ُ َ َ ُ ْ ُ ِ َ ِ ُ َ َ َّ ُ َ ْ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ َ ْ َ ّ ِ َ ِ َ ْ ُ َ ‫رسول ال لوْ إتخذنا من مقام إبراهيم مصلى و آية الحجاب قلت يا رسول ال لو أمرت نساءك أن يحتجبن فإنه يكلمهن البر و الفاجر‬ ِ ِ َ ْ ََ َ َ ّ ُ ْ ِ ً ْ َ ً َ ْ َ ُ َّ َ ُ ْ َ ّ ُ َ ََ ْ ِ ُ ّ َ َ َ ّ ُ َ ُ ْ ُ َ ِ ْ ََ ِ َ ْ َ ْ ِ َ َ ّ ِ ّ ُ َ ِ َ َ َ ْ َ ِ َ ِ ُ َ ْ ََ َ َ ‫فنزلت آية الحجاب و إجتمع نساء النبي ص م في الغيرة عليه فقلت لهن عسى ربه إن طلقكن أن يبدله أجوازا خيرا منكن فنزلت هاذه‬ َِ ‫. dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf. saya berkata: Wahai Rasulullah seandainya anda jadikan sebagian Makam Ibrahim sebagai tempat Shalat. yang i'tikaf. ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. ayat: 125 Asbaabun Nuzuul Surat al-Baqarah(2). yang ruku' dan yang sujud". “Dan (ingatlah).Sunan(at-Tirmidzi). dan Jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. Tafsir Ibnu Katsir. dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf. Juga diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Jaami’ Shahih(15/166) nya: . katanya: telah berkata Umar: Saya sepakat/seide/bersesuaian dengan Rabbku dalam tiga hal. ayat: 125 َ ِ ِ َ ْ َ َ ِ ِ ّ ِ َ ِ ْ َ َ ّ َ ْ َ َ ِ َ ْ َِ َ ِ َ ْ ِ َِ َ ْ ِ َ َ َّ ُ َ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ ُ ِ ّ َ ً ْ ََ ِ ّ ِ ً َ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ َ َ ْ َِ ‫وإذ جعلنا البيت مثابة للناس وأمنا واتخذوا من مقام إبراهيم مصلى وعهدنا إلى إبراهيم وإسماعيل أن طهرا بيتي للطععائفين والعععاكفين‬ (١٢٥) ‫والركع السجود‬ ِ ُ ّ ِ ّّ َ 125. ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Surat al-Baqarah(2): َ ِ ِ َ ْ َ َ ِ ِ ّ ِ َ ِ ْ َ َ ّ َ ْ َ َ ِ َ ْ َِ َ ِ َ ْ ِ َِ َ ْ ِ َ َ َّ ُ َ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ ُ ِ ّ َ ً ْ ََ ِ ّ ِ ً َ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ َ َ ْ َِ ‫وإذ جعلنا البيت مثابة للناس وأمنا واتخذوا من مقام إبراهيم مصلى وعهدنا إلى إبراهيم وإسماعيل أن طهرا بيتي للطععائفين والعععاكفين‬ (١٢٥) ‫والركع السجود‬ ِ ُ ّ ِ ّّ َ 125. yang ruku' dan yang sujud". dan Jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. Asbaabun Nuzuul Surat al-Baqarah(2). yang i'tikaf. katanya: Husyaim telah bercerita kepada kami dari Humaid dari Anas bin Malik.

Kata al-Hafidz(Ibnu Hajar al-Asqalani) dalam Fath al-Baari(2/51): maka amanlah dari tadlis(menyembunyikan sanad) nya. katanya: Juwairiyah bin Asma’ telah mengabarkan kepada kami dari Nafi’ dari Ibnu Umar. Ath-Thabari mengeluarkan pula dalam Kitab Tafsirnya Tafsir ath-Thabari(1/534) sebagaimana Riwayat at-Tirmidzi di atas. Dalam bab ini ada periwayatan juga dari Ibnu ‘Umar. DAFTAR PUSTAKA Fathul Baarii(Ibnu Hajar al-Asqalani).ثلث في مقام إبراهيم و في الحجاب و في أسارى بدر‬ “ Telah bercerita kepada kami ‘Uqbah bin Mukarram al-‘Ammi. Beliau(Ibnu Umar) mencukupkan dengan lafadz: ‫ و تخذوا‬yang artinya: (dan ambillah/jadikanlah). dan kata beliau(at-Tirmidzi): Hadis di atas Hasan Shahih. Sunan(at-Tirmidzi). Jaami’ Shahih al-Bukhari. Hadis ini juga dikeluarkan oleh at-Tirmidzi dalam Sunan(4/69) nya. Al-Hafidz Ibnu Katsir juga ْ ُِ ّ َ menyandarkannya kepada an-Nasa’i dan Ibnu Majah dalam Tafsirnya(Tafsir Ibnu Katsir).ْ ِ َّ ُ ْ َ َ ُ َ ُ َ َ َ َ َ َ ُ ِ ْ ِ َ ٍ ِ َ ْ َ َ َ َ ْ َ َ َ ْ َ ُ ْ ُ َ ِ ْ َ ُ َ َ ٍ ِ َ ُ ْ ُ ْ ِ َ َ َ ّ َ ّ ِ َ ْ ِ َ ْ ُ ُ ْ ُ َ ْ ُ َ َ ّ َ ‫حدثنا عقبة بن مكرم العمي حدثنا سعيد بن عامر قال جويرية بن أسماء أخبرنا عن نافع عن ابن عمر قال قال عمر وافقت ربي في‬ ٍ ْ َ َ َ ُ ْ ِ َ ِ َ ِ ْ ِ َ َ ِْ َ ِْ ِ ََ ْ ِ ٍ َ َ ‫.” KETERANGAN: Imam Bukhari mendeskripsikan dalam Tafsir(9/235) di dalamnya ada Mutaba’ah(dukungan) Yahya bin Sa’id untuk Husyaim dan Beliau(Imam Bukhari) cantumkan dalam dua tempat secara Mu’allaq(tidak menyebutkan sanadnya) dan di sini terdapat ungkapan tegas adanya sima’(mendengar) dari Humaid dari Anas. Beliau(Ibnu Katsir) keluarkan pula dalam Juz 1/24 dan 36. dia berkata: berkata Umar: Saya bersesuaian/sejalan/setuju/sama dengan Rabbku(tuhanku) dalam tiga hal: tentang Maqam Ibrahim. Jaami’ Shahih al-Muslim. Hijab dan Tawanan Perang Badr. Sunan(an-Nasa’i). .

2 2) ‫)إذا جاء نصر ال والفتح )1( ورأيت الناس يدخلون في دين ال أفواجا‬ ً َ ْ َ ّ ِ ِ ِ َ ُُ ْ َ َ ّ َ ْ ََ َ ِ ُ ْ َْ َ ّ ُ ْ َ َ َ َ ِ ِ Dalam ayat-ayat ini Allah memerintahkan apa yang harus dilakukan nabi-Nya pada saat penaklukan Mekah. .Sunan(Ibnu Maajah). 110:1) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah An Nashr 1 . Keadaan ini terjadi pula pada para sahabat yang memiliki jiwa yang sempurna dan menerima tobat mereka. Mensucikan Allah hendaknya dengan memuji-Nya atas nikmat-nikmat yang dianugerahkan-Nya dan mensyukuri segala kebaikan-kebaikan yang telah dilimpahkan-Nya dan menyanjung-Nya dengan sepantasnya.2 2) ‫)إذا جاء نصر ال والفتح )1( ورأيت الناس يدخلون في دين ال أفواجا‬ ً َ ْ َ ّ ِ ِ ِ َ ُُ ْ َ َ ّ َ ْ ََ َ ِ ُ ْ َْ َ ّ ُ ْ َ َ َ َ ِ ِ Dalam ayat-ayat ini Allah memerintahkan apa yang harus dilakukan nabi-Nya pada saat penaklukan Mekah. bukan perseorangan sebagaimana halnya pada permulaan dakwah. Walaupun ini berat untuk jiwa manusia biasa. Bila ia selalu melakukan yang demikian niscaya menjadi kuat dan sempurnalah jiwanya. Allah mendidik hamba-hamba-Nya melalui bermacam-macam cobaan dan bila merasa tidak sanggup menghadapinya harus memohon bantuan-Nya serta yakin akan datangnya bantuan itu. Tafsir Surat : AN-NASHR 1 Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan.(QS. dengan kekalahan orang-orang musyrik dan kemenangan di pihak Nabi-Nya. 3 maka bertasbihlah dengan dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. 2 dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong. memberi kesempatan kepada orangorang kafir. dan melihat pula orang-orang masuk agama Allah beramai-ramai dan berduyun-duyun. karena Allah selalu menerima tobat hamba-hamba-Nya. seperti ia menganggap terlambat datangnya pertolongan dan mengira bahwa Tuhan tidak menepati janji-Nya untuk meninggikan nikmat-Nya atas Nabi-Nya walaupun orang-orang kafir tidak menghendakinya. tetapi ringan untuk Nabi-Nya sebagai insanul kamil. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat. Kemudian mintalah ampun kepada Allah untuk dirimu dan untuk sahabat-sahabatmu yang telah memperlihatkan kesedihan dan keputus-asaan karena terlambat datangnya pertolongan Allah. Bertobat dari keluh kesah adalah dengan mempercaya penuh akan janji-janji Allah dan dengan membersihkan jiwa dari pemikiran yang bukan-bukan bila menghadapi kesulitan. 110:3) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah An Nashr 3 3) ‫)فسبح بحمد ربك واستغفر ُ إنه كان توابا‬ ً ّ َ َ َ ُ ّ ِ ‫َ َ ّ ْ ِ َ ْ ِ َ ّ َ َ ْ َ ْ ِ ْه‬ Bila yang demikian itu telah terjadi supaya ia mengagungkan Tuhannya dan mensucikan-Nya dari halhal yang tidak layak bagi-Nya. 110:2) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah An Nashr 1 . yaitu apabila ia telah melihat pertolongan Allah terhadap agama-Nya telah tiba.(QS. dan melihat pula orang-orang masuk agama Allah beramai-ramai dan berduyun-duyun. Bila Allah Yang Maha Kuasa dan Maha Bijaksana. yaitu apabila ia telah melihat pertolongan Allah terhadap agama-Nya telah tiba.(QS. bukan perseorangan sebagaimana halnya pada permulaan dakwah. dengan kekalahan orang-orang musyrik dan kemenangan di pihak Nabi-Nya. Tafsir Ibnu Katsir. Tafsir ath-Thabari. oleh sebab itu Ia menyuruh Nabi-Nya memohon ampunan-Nya. bukanlah berarti Dia telah menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beramal baik.

hilanglah ketakutan dan hendaklah Nabi-Nya bertasbih menyucikan Tuhannya dan mensyukuri-Nya serta membersihkan jiwa dari pemikiran-pemikiran yang terjadi pada masa kesulitan. karena mereka tidak mempunyai pangkat atau kedudukan yang ditakuti hilang. pembesar-pembesar dan orang-orang . melainkan (sebagai) seorang manusia (biasa) seperti kami. Kemudian turun firman Allah. Dari itu pertentangan terusmenerus terjadi antara mereka dengan para rasul.S. sesudah itu turun firman Allah: ‫اليوم أكملت لكم دينكم وأتممت عليكم نعمتي‬ Artinya: "Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu. Ibnu Umar berkata: "Surah ini turun di Mina ketika Nabi mengerjakan Haji Wada'. Maka Nabi SAW. karena kaum Nuh juga dahulu kala telah menyatakan yang demikian kepada nabi Nuh A. dan kami tidak melihat orang-orang yang mengikuti kamu melainkan orang-orang yang hina dina di antara kami yang lekas percaya saja. tetapi Allah senantiasa membantu para rasul Nya dan menunjang dakwah mereka. hidup sesudahnya tiga puluh lima hari. Q. dan telah Kucukupkan kepadamu nikmatKu". At Tubah: 128). Begitulah sikap penduduk Mekah terhadap dakwah Nabi SAW.(QS. (Hud): 27. kalau agama yang dibawanya itu benar tentu yang menjadi pengikutnya pengikut-pengikutnya orangorang mulia yang berkedudukan di antara mereka.S. (Q. Tafsir Surat : AL-KAUTSAR 1 Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. hidup sesudahnya dua puluh satu hari saja. Setelah itu turun ayat: ‫لقد جاءكم رسول من أنفسكم‬ Artinya: "Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri".S. (Al Baqarah): 281. Nabi hidup hanya delapan puluh hari setelah turun ayat ini.S. (Q. Nabi memahaminya bahwa tugas risalahnya telah selesai dan selanjutnya ia hanya menunggu panggilan pulang ke Rahmatullah. sebagaimana firman Allah: ‫فقال المل الذين كفروا من قومه ما نراك إل بشرا مثلنا وما نراك اتبعك إل الذين هم أراذلنا بادي الرأي وما نرى لكم علينا من فضل‬ ‫بل نظنكم كاذبين‬ Artinya: Maka berkatalah pemimpin-pemimpin yang kafir dari kaumnnya: "Kami tidak melihat kamu. dan kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apapun atas kami. bahwa mereka yang cepat menerima panggilan para rasul adalah orang-orang biasa. Ucapan ini bukanlah suatu keanehan. Kemudian setelah itu turun ayat Kalalah. Sunatullah yang berlaku di antara hamba-hamba-Nya.Maksudnya. bila pertolongan telah tiba dan telah mencapai kemenangan serta manusia berbondongbondong masuk Islam. Al Maidah: 3). Q. orang lemah karena mereka tidak takut kehilangan. Dengan demikian keluh kesah dan rasa kecewa tidak lagi akan mempengaruhi jiwa orangorang yang ikhlas selagi mereka memiliki keikhlasan dan berada dalam persesuaian kata dan cinta sama cinta. Dengan turunnya surah An Nasr ini. Maka Nabi SAW. bahkan 'kami yakin bahwa kamu adalah orang-orang yang dusta". 108:1) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Kautsar 1 1) ‫)إنا أعطيناك الكوثر‬ َ َ ْ َ ْ َ َ ْ َ ْ َ ِّ Orang-orang musyrik di Mekah dan Orang-orang munafik di Madinah mencemoohkan dan mencacimaki Nabi sebagai berikut: a.S. Pengikut-pengikut Muhammad terdiri dari orang-orang biasa yang tidak mempunyai kedudukan. ‫واتقوا يوما ترجعون فيه إلى ال‬ Artinya: "Dan peliharalah dirimu dari (azab yang terjadi pada) hari yang pada waktu itu kamu semua dikembalikan kepada Allah". dan Nabi hidup sesudahnya lima puluh hari.

karena beliau mencela kebodohan mereka dan mencaci berhala-berhala yang mereka sembah serta mengajak mereka untuk meninggalkan penyembahan berhala-berhala itu.(QS. dan matiku hanyalah untuk Allah. walaupun (orang musyrik) memandang hina dan tidak menghargai pemberian itu disebabkan kekurangan akal dan pengertian mereka. Mereka mengira bahwa kematian itu suatu kekurangan lalu mereka mengejek Nabi dan berusaha menjauhkan manusia dari Nabi SAW.yang berkedudukan tidak mau mengikuti Nabi karena benci kepada beliau dan terhadap orang-orang biasa yang menjadi pengikut beliau. dan berkorbanlah. Q. Namun semua itu adalah untuk membersihkan jiwa-jiwa yang masih dapat dipengaruhi oleh isyu-isyu tersebut dan untuk mematahkan tipu daya orang-orang musyrik. yang telah diguncangkan oleh agama baru itu. Adapun Nabi dan pengikut-pengikutnya sebutan dan basil perjuangannya akan tetap jaya sampai Hari Kiamat. bukanlah mereka tidak senang kepada pribadi Nabi. (Al An'am): 162-163. maka Allah menjadikan musuhmusuh Nabi itu hina dan tidak percaya. tiada sekutu bagi-Nya.. Maka pada surah itu Allah menyampaikan kepada Rasul-Nya. 3 Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus. Adapun kedudukan Nabi SAW. lalu kembalilah kepada mereka kedudukan mereka yang semula. karena Dia sajalah yang mendidiknya dan melimpahkan karuniaNya. 108:2) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Kautsar 2 2) ‫)فصل لربك وانحر‬ ْ َ ْ َ َ َّ ِ ّ َ َ Dalam ayat ini Allah memerintahkan Nabi-Nya agar mengerjakan salat dan menyembelih hewan korban karena Allah semata-mata. Dalam ayat lain yang sama maksudnya Allah berfirman: ‫قل إن صلتي ونسكي ومحياي ومماتي ل رب العالمين ل شريك له وبذلك أمرت وأنا أول المسلمين‬ Artinya: Katakanlah: "Sesungguhnya salatku. Siapa saja yang membenci dan mencaci Nabi akan hilang pengaruhnya dan tidak ada kebahagiaan baginya di dunia dan di akhirat. Orang-orang yang mencaci Nabi. sehingga nama mereka hanya diingat ketika membicarakan orang-orang jahat dan kejahatannya. 2 Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu. mereka bergembira dan bersenang hati serta menunggu kehancuran mereka dan lenyapnya sebutan mereka. dan orang-orang yang menerima petunjuk beliau serta nama harum mereka diangkat setinggi-tingginya oleh Allah sepanjang masa. C. ibadatku. bahwa tuduhan-tuduhan yang dilontarkan oleh orang-orang musyrik itu adalah suatu purbasangka yang tidak ada artinya sama sekali. Orang-orang Mekah bila melihat anak-anak Nabi meninggal dunia.(QS. Tuhan semesta alam. 108:3) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Kautsar 3 3) ‫)إن شانئ َ هو البتر‬ ُ َ ْ َْ َ ُ ‫ِ ّ َ ِ َك‬ Sesudah Allah menghibur dan menggembirakan Rasul-Nya serta memerintahkan supaya mensyukuri anugerah-anugerah-Nya dan sebagai kesempurnaan nikmat-Nya. mereka berkata. petunjuk-petunjuk dan jalan yang lurus yang membawa kepada kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat. pasti akan menang dan pengikut-pengikut beliau pasti akan bertambah banyak. Penyakit Hati dan Penangkalnya . b. Dalam ayat ini Allah menerangkan bahwa Dia telah memberi Nabi-Nya nikmat dan anugerah yang tidak dapat dihitung banyaknya dan tidak dapat dinilai tinggi mutunya. "Sebutan Muhammad akan lenyap dan dia akan mati punah". tetapi yang mereka benci dan tidak senang adalah petunjuk dan hikmah yang dibawa beliau. agama yang benar. dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)". agar mereka mengetahui bahwa perjuangan Nabi SAW.S. Orang-orang Mekah bila melihat suatu musibah atau kesulitan yang menimpa pengikut-pengikut Nabi. Sungguh Allah telah menepati janji-Nya dengan menghinakan dan menjatuhkan martabat orang-orang yang mencaci Nabi. Pemberian itu berupa kenabian. hidupku.

” (HR.”(HR. ketahuilah dialah hati. Merasakan kekerasan dan kekakuan hati Keras dan kakunya hati seseorang membuat orang itu tidak memiliki sensitifitas terhadap masalahmasalah yang menimpa saudaranya sesame muslim. Namun jika hati yang dimiliki seorang manusia telah penuh dengan niat jahat. dan “kosong”.” (HR. Melakukan kedurhakaan dan dosa Di antara manusia ada yang melakukan kedurhakaan terus-menerus dalam satu jenis perbuatan. condongkanlah hati kami untuk selalu taat kepadaMu. baik kita sadari maupun tidak. Hal ini karena ia tidak akan mampu dipengaruhi oleh apapun juga. Apabila hati ini baik. yang menyebabkab kita tersesat dari jalan yang diridhoi Allah SWT. maka ibadah tersebut hanyalah sekedar rutinitas belaka. Muslim) Meskipun demikian. Bukhori) 2. Begitu banyak penyakit yang dapat hinggap dalam hati kita. Bukhori) Perubahan sifat yang ada dalam hati ini terjadi dengan sangat cepat.” (HR. Ada pula yang melakukan dalam beberapa jenis bahkan semuanya dilakukan dengan terang-terangan. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah Muhammad saw: “Ketahuilah. Dzat yang membolak-balikkan hati. Muslim) “Ya Alloh. padahal Rosululloh bersabda: “Setiap umatku akan terampuni kecuali mereka yang melakukan kedurhakaan secara terangterangan. Perilaku yang mencerminkan rusak dan sakitnya hati seseorang diantaranya adalah: 1. Sedangkan orang yang hatinya mulai diliputi oleh “penyakit” tidak akan mampu tekun dan memperhatikan apa yang dilakukannya dalam beriadah. Dia-lah yang membolak-balikkan hati manusia sesuai dengan kehendak-Nya. maka manusia tersebut akan memiliki sifat yang terpuji. dan hanya akan bertumpu pada keinginan pribadinya. Misalnya. Semua itu terjadi semata karena kekuasaan yang dimilii Allah SWT. 3.Setiap manusia tentu memiliki hati. apabila dia baik maka baik seluruh anggota jasad. sesungguhnya pada setiap jasad ada sekerat daging. Hati inilah yang mempengaruhi tabiat dan sifat seseorang. Ibnu Abi Ashim) “Sesungguhnya hati-hati anak Adam berada di antara dua jari-jari Alloh layaknya satu hati. Tidak tekun beribadah Ketekunan dalam beribadah merupakan sesuatu hal yang wajib kita laksanakan. Penyakit-penyakit hati tersebut dapat diketahui dengan melihat perilaku yang ditampilkan oleh seseorang dalam kesehariannya. . Ahmad) “Perumpamaan hati adalah seperti sebuah bulu di tanah lapang yang diubah oleh hembusan angin dalam keadaan terbalik. dapat dipastikan bahwa tingkah laku orang tersebut tidak akan jauh dari tindakan yang merugikan orang lain. melakukan sholat-sholat di akhir waktu. Masuk dalam kategori ini ialah perbuatan–perbuatan yang tidak dilakukan dengan mempedulikan nilai dari perbuatan tersebut atau meremehkan waktu-waktu yang tepat untuk melakukannya. Dia mengubah menurut kehendak-Nya. Dalam beribadah kita harus benar-benar memperhatikan dengan seksama setiap gerakan dan ucapan/bacaan serta doa. Perhatikan sabda Rasulullah saw berikut: “Dinamakan hati (al-qolbu) karena cepatnya berubah. apabila dia jelek maka jelek semua anggota jasad.” (HR. Malas dalam ketaatan dan ibadah Kalaupun ia beribadah. atau menunda-nunda haji padahal sudah ada kemampuan untuk melaksanakan.” (HR. kita harus terus berupaya untuk menjaga hati kita agar tidak terkena penyakit hati. 4.

al-Hasyr [59]: 9) Rosulullah saw bahkan bersabda : “Tidaklah berkumpul pada hati seorang hamba selama-lamanya sifat kikir dan keimanan. mengapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Alloh bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan. tidak menyuruh kepada yang ma’ruf. . gila terhadap kedudukan ingin tampil sebagai pemimpin yang menonjol dan tidak dibarengi dengan kemampuan yang semestinya. Bukhori) 10. Meskipun demikian.” (HR. Mudah memutuskan tali silaturahmi/persaudaraan 16.” (HR. Hal ini untuk mempertahankan keimanan yang ada dalam hati kita. dia tidak mengetahui yang ma’ruf dan tidak mengetahui yang mungkar. sekalipun mereka dalam kesusahan. Perasaan gelisah dan resah karena masalah yang dihadapi 6. “Sesunguhnya kamu sekalian akan berhasrat mendapatkan kepemiminan dan hal ini akan menjadi penyesalan pada hari kiamat. Gila kehormatan dan popularitas Termasuk di dalamnya. Senang berbantah-bantahan yang mneyebabkan hatinya keras dan kaku 17.5. Mengakui apa-apa yang tidak dilakukannya Padahal penyakit ini yang menjadikan binasanya umat terdahulu. Segala urusan dianggap sama 9. Alloh berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman.” (QS. Lalai dalam dzikir dan doa 8. (QS. Tidak peduli pada penderitaan sesama muslim 15. Nasai) 11. mereka itulah orang-orang yang beruntung. tidak pula mencegah dari yang mungkar. Sibuk dalam urusan dunia semata 18. Suka berlebih-lebihan Penyembuhan Perilaku tersebut diatas dapat dijadikan indikator awal akan adanya penyakit pada hati seseorang. ash-Shof : 2–3) 12. kita dapat menyembuhkan hati yang sakit tersebut dengan beberapa cara. Pada puncaknya. Lalai dalam amar ma’ruf nahi munkar Bara ghiroh dalam hati telah padam. Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya. Bersenang-senang diatas penderitaan umat muslim 13. Bakhil dan kikir atas hartanya Allah SWT memuji orang-orang Anshor dengan firman-Nya: “… dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin) atas diri mereka sendiri. Tidak tersentuh kandungan ayat-ayat suci Al Qur’an 7. Hanya pandai menilai kadar dosa yang dilakukan dan tidak melihat pada siapa dosa itu dilakukannya 14.

para malaikat datang mengelilingi mereka. melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh). Bukhari) Ada beberapa hal yang bisa dilakukan seorang muslim sebagai upaya penyembuhan penyakit hati yang dideritanya: 1. Juga sebagaimana sabda Nabi Muhammad saw : “Barangsiapa di antara kamu melihat kemungkaran hendaklah dia mengubah dengan tangannya. Memperbanyak amal sholeh Banyak hal yang dapat digunakan sebagai lading amal sholeh bagi kita. dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan. ketika gumpalangumpalan awan menghilang maka nampak kembali cahaya bulan tersebut. Sedangkan bentuk dan cara memperbanyak amal sholeh diantaranya adalah: • Sesegera mungkin melaksanakan amal sholih • Melaksanakan amal sholih secara terus-menerus • Tidak gampang bosan dan capai dalam melaksanakannya • Mengulang beberapa amal sholih yang terlupakan . Muslim) 5. niscaya akan bergetar hatinya dan jiwanya akan tunduk kepada Dzat yang Maha Mendengar dan Maha Mengetahui sebagaimana firman Allah : “Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib. hati tenteram. Jika seorang muslim memperhatikan nash-nash tersebut.” (HR. tentu para malaikat akan menyalami kamu di atas tempat tidurmu dan tatkala dalam perjalanan. 4. dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula).” (QS.” (HR. Banyak berdzikir Dengan berdzikir kepada Allah SWT keimanan bertambah.” (QS. Membaca dan menyimak Al Qur’an Allah SWT telah memastikan bahwa al-Qur’an adalah penawar dari penyakit. jika dia tidak mampu maka dengan lisannya. dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering. Tidak akan sama keadaan orang yang mengetahui dan orang yang tidak mengetahui. Beliau saw juga menggambarkan keimanan ibarat menatap bulan. dan yang demikian adalah selemah-lemah iman. al-An’am: 59) 3. jika tidak mampu maka dengan hatinya. al-Isra’ : 82) 2. rohmat Allah datang. penerang dan cahaya bagi hamba Allah yang dikehendaki-Nya. dosa-dosa terampuni. manakala bulan tersebut tertutup oleh awan maka hilanglah sinar dari rembulan tersebut. andaikata kamu tetap seperti keadaanmu di sisiku dan di dalam berdzikir. terkadang bercahaya terkadang gelap. Firman Allah SWT : “Dan Kami turunkan dari al-Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman….Rosulullah saw menggambarkan dalam salah satu sabda Beliau bahwa keimanan seorang hamba diibaratkan sebagai pakaian yang dibutuhkan untuk diperbaharui setiap saat. Mencari dan mempelajari ilmu agama Yaitu ilmu yang bisa menghasilkan rasa takut kepada Allah SWT dan menambah nilai keimanannya. Merasakan keagungan Allah SWT Banyak dalil dari al-Qur’an dan as-Sunnah yang mengungkap tentang keagungan Alloh. tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri. dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi. Rosulullah saw bersabda: “Demi Dzat yang jiwaku ada dalam genggaman-Nya.

mengunjungi orang sakit. Menelaah firman-firman Allah SWt yang terkait dengan peristiwa alam 11. Banyak mengingat mati Rosulullah saw bersabda: “Perbanyaklah mengingat penebas segala kelezatan. Berbagai jenis ibadah ini memungkinkan untuk dijadikan sebagai penyembuh dari penyakit hati atau lemahnya keimanan. 9. sebagiannya berbentuk lisan seperti dzikir dan do’a. Bermunajat dan pasrah kpeada Allah SWT 12. Tidak terlalu mengharap dunia 13. Selalu ingat akan tibanya hari akhir 10. sebagiannya berbentuk materi seperti zakat. mengiringkan jenazah. Dan semoga Allah SWT memberikan perlindungan kepada kita. Rajin melakukan ibadah Di antara rahmat Allah SWT ialah dengan diberikan-Nya beberapa macam peribadatan. sunnah. Takut meninggal dalam keadaan su’us khotimah 8. Yang wajib pun terkadang terbagi kepada beberapa bagian. Banyak melakukan ibadah hati 14. yakni kematian. Tirmidzi) Di antara cara yang efektif untuk mengingatkan seseorang terhadap kematian ialah dengan berziarah kubur. Berdo’a kepada allah SWT agar dijaga keimanan kita Semoga kita terhindar dari penyakit hati yang dapat melemahkan dan bahkan menghilangkan keimanan kita kepada Allah SWT. Amin……… . Bahkan satu jenis ibadah bisa dibagi kepada wajib. dan anjuran.• Senantiasa berharap apa yang dilakukannya diterima oleh Allah SWT 6.” (HR. baik di dunia maupun di akhirat kelak. sebagiannya berbentuk fisik seperti sholat. 7. dan lain-lain.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful