P. 1
Asbabun Nuzul

Asbabun Nuzul

|Views: 3,214|Likes:
Published by Idenk Manyor

More info:

Published by: Idenk Manyor on Apr 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/23/2013

pdf

text

original

Asbabun Nuzul (Sebab-sebab turunnya) surat Al-Fatihah

Surat Al-Fatihah yang merupakan surat pertama dalam Al Qur’an dan terdiri dari 7 ayat adalah masuk kelompok surat Makkiyyah, yakni surat yang diturunkan saat Nabi Muhammad di kota Mekah. Dinamakan AlFatihah, lantaran letaknya berada pada urutan pertama dari 114 surat dalam Al Qur’an. Para ulama bersepakat bahwa surat yang diturunkan lengkap ini merupakan intisari dari seluruh kandungan Al Qur’an yang kemudian dirinci oleh surat-surat sesudahnya. Surat Al-Fatihah adalah surat Makkiyyah, yaitu surat yang diturunkan di Mekkah sebelum Rasulullah SAW hijrah ke Madinah. Surat ini berada di urutan pertama dari surat-surat dalam Al-Qur’an dan terdiri dari tujuh ayat. Tema-tema besar Al Qur’an seperti masalah tauhid, keimanan, janji dan kabar gembira bagi orang beriman, ancaman dan peringatan bagi orang-orang kafir serta pelaku kejahatan, tentang ibadah, kisah orang-orang yang beruntung karena taat kepada Allah dan sengsara karena mengingkariNya, semua itu tercermin dalam ekstrak surat Al Fatihah. Nama Lain Surat Al Fatihah Surat Al Fatihah memiliki banyak nama. Di antaranya; Fatihatul Kitab (pembuka kitab/Al Qur’an). Karena Al Qur’an, secara penulisan dibuka dengan surat ini. Demikian pula dalam shalat, Al Fatihah sebagai pembuka dari surat-surat lainnya. Al Fatihah dikenal juga dengan sebutan As Sab’ul Matsani (tujuh yang diulang-ulang). Disebabkan surat ini dibaca berulang-ulang pada setiap raka’at dalam shalat. Dinamakan juga dengan Ummul Kitab. Karena di dalamnya mencakup pokok-pokok Al Qur’an, seperti aqidah dan ibadah. Menurut al-Qurtubhi surat al-Fatihah memiliki 12 nama, yakni al-salah (salat, doa), fatihatul kitab (induk alkitab), ummul kitab (induk al-Quran), al-matsani (berulang-ulang), al-quranul ‘azhim (al-Quran yang agung), asy-syifa (penawar, obat, penyembuh), ar-ruqyah (rukyah), al-asas (fondasi), al-wafiyah (yang menyeluruh, komprehensif), al-kafiyah (yang sempurna) dan al-fatihah (pembuka). Dari Abu Hurairah Radhiallahu Anhu berkata : telah bersabda Rasulullah SAW : Al-Hamdulillah (AlFatihah) adalah Ummul Qur’an, Ummul Kitab, As-Sabul Matsaani dan Al-Qur’anul Adhim. (HR. At-Tirmidzi dengan sanad sahih). Dinamakan dengan Ummul Kitab atau Umul Qur’an, yaitu induk Al-Qur’an, karena di dalamnya mencakup inti ajaran Al-Quran. Membaca Al-Fatihah Adalah Rukun Shalat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Tidak ada shalat bagi orang yang tidak membaca Fatihatul Kitab (Al Fatihah).” (HR. Bukhari dan Muslim dari Ubadah bin Shamit radhiyallahu ‘anhu). Dalam sabda yang lain beliau mengatakan yang artinya, “Barangsiapa yang shalat tidak membaca Ummul Qur’an (surat Al Fatihah) maka shalatnya pincang (khidaaj).” (HR. Muslim) Al Fatihah Adalah Surat Paling Agung Dalam Al Quran Dari Abu Sa’id Rafi’ Ibnul Mu’alla radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadaku, “Maukah kamu aku ajari sebuah surat paling agung dalam Al Quran sebelum kamu keluar dari masjid nanti?” Maka beliau pun berjalan sembari menggandeng tanganku. Tatkala kami sudah hampir keluar maka aku pun berkata; Wahai Rasulullah, Anda tadi telah bersabda, “Aku akan mengajarimu sebuah surat paling agung dalam Al Quran?” Maka beliau bersabda, “(surat itu adalah) Alhamdulillaahi Rabbil ‘alamiin (surat Al Fatihah), itulah As Sab’ul Matsaani (tujuh ayat yang sering diulang-ulang dalam shalat) serta Al Quran Al ‘Azhim yang dikaruniakan kepadaku.” (HR. Bukhari, dinukil dari Riyadhush Shalihin cet. Darus Salam, hal. 270) Al-Fatihah adalah surat yang paling utama. Dari Anas bin Malik ra. berkata: Tatkala Nabi saw dalam sebuah perjalanan lalu turun dari kendaraannya, turun pula seorang lelaki di samping beliau. Lalu Nabi menoleh ke arah lelaki tersebut kemudian berkata: “Maukah kamu aku beritahukan surat yang paling utama di dalam al-Quran? Anas berkata: Kemudian Nabi saw membacakan ayat ‘segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.’ Al-Fatihah dapat digunakan untuk meruqyah. Dari Abi Sa’id al-Khudry dan Abu Hurairah ra (keduanya) berkata: “Rosulullah saw bersabda, surat pembuka al-Kitab dapat menyembuhkan dan menawarkan racun.” Mengucapkan amin akan menghapus dosa-dosa. Dari Abu Hurairah ra., Sesungguhnya Nabi saw bersabda: “Jika imam mengucapkan ‘ghoiril magdhubi ‘alaihim waladh dhallin’, maka sambutlah dengan ucapan ‘amin’, karena para malaikatpun mengucapkan ‘amin’ dan sesungguhnya imampun mengucapkan ‘amin’ pula. Maka barang siapa yang ucapan ‘amin’-nya sesuai dengan ucapan malaikat, akan diampuni dosa-dosanya yang terdahulu. Allah tidak pernah menurunkan dalam Taurat dan Injil yang seperti surat Al-Fatihah. (HR. At-Tirmidzi dengan sanad sahih). Al-Fatihah adalah Ruqyah, yaitu jampi-jampi untuk mengobati penyakit. (HR. Bukhari). Shalat tidak sah tanpa membaca Al-Fatihah. (HR. Muslim dan An-Nasa’i). Al-Fatihah adalah dialog hamba dengan Allah Taa’la. (HR. Muslim dan An-Nasa?i). Dari Abu Hurairah r.a dari Rasulullah SAW bersabda: Barangsiapa shalat yang tidak membaca di dalamnya Ummul Qur’an (Al-Fatihah) maka shalatnya tidak sempurna (Rasulullah SAW mengulanginya tiga kali). Lalu ditanyakan kepada Abu Hurairah r.a : Bagaimana apabila kita dibelakang imam. Abu Hurairah r.a menjawab: Bacalah (Al-Fatihah) dalam dirimu, karena sesungguhnya aku pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda: Allah Azza wa Jalla berfirman: Aku membagi shalat (Al-Fatihah) antara Aku dengan hambaKu menjadi dua bagian dan bagi hambaKu apa yang dia minta. Apabila dia (hamba) mengucapkan: Segala puji hanya bagi Allah, Tuhan sekalian alam. Allah Taa’la menjawab: Hambaku memujiKu.Dan apabila dia (hamba) mengucapkan: Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Allah Taa’la menjawab: HambaKu menyanjung-nyanjungKu. Dan apabila dia (hamba) mengucapkan: Yang menguasai hari pembalasan. Allah Taa’la menjawab: HambaKu mengagung-agungkanKu. Dan apabila dia (hamba) mengucapkan: Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Allah Taa’la menjawab: Ini adalah antara Aku dengan hambaKu dan bagi hambaKu apa yang dia minta. Dan apabila dia (hamba) mengucapkan: Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat. Allah Taa’la menjawab: Ini adalah untuk hambaKu dan bagi hambaKu apa yang dia minta. (HR. Muslim dan An-Nasai). Asbabun Nuzul (Sebab-sebab turunnya) surat Al-Fatihah

Sebagaimana diriwatkan oleh Ali bin Abi Tholib mantu Rosulullah Muhammad saw: “Surat al-Fatihah turun di Mekah dari perbendaharaan di bawah ‘arsy’” Riwayat lain menyatakan, Amr bin Shalih bertutur kepada kami:“Ayahku bertutur kepadaku, dari alKalbi, dari Abu Salih, dari Ibnu Abbas, ia berkata: “Nabi berdiri di Mekah, lalu beliau membaca, Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam. Kemudian orang-orang Quraisy mengatakan, “Semoga Allah menghancurkan mulutmu (atau kalimat senada).” Dari Abu Hurairah, ia berkata, “Rosulullah saw. bersabda saat Ubai bin Ka’ab membacakan Ummul Quran pada beliau, “Demi zat yang jiwaku ada di tangan-Nya, Allah tidak menurunkan semisal surat ini di dalam Taurat, Injil, Zabur dan al-Quran. Sesungguhnya surat ini adalah as-sab’ul matsani (tujuh kalimat pujian) dan al-Quran al-’Azhim yang diberikan kepadaku.”

Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Al Ikhlash 1
(3) ‫قل هو ال أحد )1( ال الصمد )2( لم يلد ولم يولد‬ ْ َ ُ ْ ََ ْ َِ ْ َ َُ ّ ّ ُ ٌَ َ ّ َ ُ ْ ُ ُ Imam Tirmizi, Imam Hakim dan Imam Ibnu Khuzaimah, telah mengetengahkan sebuah hadis melalui jalur Abul Aliyah, yang ia terima dari Ubay bin Kaab, bahwasanya orang-orang musyrik telah berkata kepada Rasulullah saw., "Ceritakanlah kepada kami mengenai Rabbmu." Maka Allah menurunkan firman-Nya, "Katakanlah! 'Dialah Allah Yang Maha Esa.'" (Q.S. Al Ikhlash, 1 hingga akhir surah) Imam Tabrani dan Imam Ibnu Jarir mengetengahkan hadis yang sama melalui hadis yang diriwayatkan oleh Jabir bin 'Abdullah. Dengan demikian maka dapat disimpulkan, bahwa surah Al Ikhlash ini termasuk surah Makiah. Imam Ibnu Abu Hatim mengetengahkan sebuah hadis melalui Ibnu Abbas, bahwasanya orang-orang Yahudi datang kepada Nabi saw. di antara mereka terdapat Kaab bin Asyraf dan Huyay bin Akhthab. Mereka berkata, "Hai Muhammad! Gambarkanlah kepada kami Rabbmu yang telah mengutusmu." Maka Allah swt. menurunkan firman-Nya, "Katakanlah! Dialah Allah Yang Maha Esa'." (Q.S. 112 Al Ikhlash, 1 hingga akhir surah) Imam Ibnu Jarir mengetengahkan pula hadis yang sama melalui Qatadah. Demikian pula Imam Ibnu Munzir mengetengahkan pula hadis yang sama melalui Said bin Jubair. Maka dengan riwayat ini dapat disimpulkan bahwa surah ini termasuk ke dalam kelompok surah Madaniah. Imam Ibnu Jarir mengetengahkan sebuah hadis melalui Abul Aliyah yang menceritakan, bahwa ia telah mendengar Qatadah menuturkan sebuah hadis, bahwasanya golongan yang bersekutu mengatakan kepada Nabi saw., "Gambarkanlah kepada kami Rabbmu." Lalu datanglah malaikat Jibril kepada Nabi saw. dengan membawa surah ini. Inilah orang-orang musyrik yang dimaksud di dalam hadis Ubay tadi, dengan demikian maka dapat disimpulkan, bahwa surah ini termasuk ke dalam kelompok surah Madaniah. Seperti halnya pula pengertian yang diisyaratkan oleh hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas r.a. dan kedua hadis tersebut tidak bertentangan. Akan tetapi Imam Abu Syekh di dalam kitabnya Al 'Azhamah, mengetengahkan sebuah hadis melalui jalur Abban yang ia terima dari Anas r.a. yang menceritakan, bahwasanya orang-orang Yahudi Khaibar datang kepada Nabi saw. lalu mereka berkata, "Hai Abul Qasim! (nama julukan Nabi Muhammad) Allah telah menciptakan malaikat dari nur (cahaya) al Hijab, Nabi Adam dari lumpur hitam yang diberi bentuk, iblis dari nyala api, langit dari asap dan bumi dari buih air. Maka ceritakanlah kepada kami tentang Rabbmu." Nabi tidak menjawab mereka, maka datanglah malaikat Jibril dengan membawa surah ini, yaitu firman-Nya, "Katakanlah! Dialah Allah Yang Maha Esa." (Q.S. 112 Al-Ikhlash, 1 hingga akhir surah).

Memahami Tafsir Surat al Ikhlas
Rabu, 31 Maret 2010 21:00 Muhammad Abduh Tuasikal Belajar Islam

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya. Saat ini kita masuk dalam pembahasan tafsir surat Al Falaq. Semoga bermanfaat. Allah Ta’ala berfirman, ) ‫قل أعوذ برب الفلق )1( من شر ما خلق )2( ومن شر غاسق إذا وقب )3( ومن َر النفاثات في العقد )4( ومن شر حاسد إذا حسد‬ ََ َ َِ ٍِ َ ّ َ ْ ِ َ ِ َُ ْ ِ ِ َ ّّ ّ ‫َ ِ ْ ش‬ َ ََ َ ِ ٍ ِ َ ّ َ ْ ِ َ َ ََ َ ّ َ ْ ِ ِ ََ ْ ّ َ ِ ُ ُ َ ْ ُ 5) (yang artinya) : 1. Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, 2. dari kejahatan makhluk-Nya, 3. dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, 4. dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul , 5. dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki”. Pengenalan Surat ini dan surat sesudahnya (surat An Naas) diturunkan secara bersamaan sebagaimana dikatakan oleh Al Baihaqi dalam Dalailin Nubuwwah. Oleh karena itu, kedua surat ini dinamakan Al Maw’izatain. Surat ini merupakan surat Makkiyyah (turun sebelum hijrah) dan ada juga yang mengatakan bahwa surat ini adalah surat Madaniyyah. Surat ini turun sesudah surat Al Fiil. (Aysarut Tafasir, hal. 1503; At Ta’rif bi Suratil Qur’anil Karim) Asbabun Nuzul Tatkala Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam disihir oleh orang Yahudi yang bernama Labid bin Al A’shom di Madinah, Allah Ta’ala menurunkan Al Maw’izatain (surat Al Falaq dan An Naas). Lalu Jibril ’alaihis salam meruqyah (membaca kedua ayat tersebut) kepada Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam. Berkat izin Allah, Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam sembuh. (Aysarut Tafasir, hal. 1503) [Namun, riwayat sabab nuzul untuk surat Al falaq dan An Naaas dinilai dhaif oleh Syaikh Muqbil dalam as Shahih al Musnad min Asbab anNuzul, lihat juga penjelasan Ibnu Katsir] Tafsir Ayat Pertama

1) ‫)قل أعوذ برب الفلق‬ ِ ََ ْ ّ َ ِ ُ ُ َ ْ ُ
1. Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, Yang dimaksud dengan ‘Robbil Falaq’ adalah Allah. Al Falaq berasal dari kata ‘falaqo’ yang berarti membelah. Dalam ilmu shorof ‘Al Falaq’ bermakna isim maf’ul sifat musyabbahah yang berarti terbelah. Lebih khusus ‘Al Falaq’ bisa bermakna Al Ishbah (pagi/shubuh) karena Allah membelah malam menjadi pagi. Secara umum ‘Al Falaq’ bermakna segala sesuatu yang muncul/keluar dari yang lainnya. Seperti mata air yang keluar dari gunung, hujan dari awan, tumbuhan dari tanah, anak dari rahim ibunya. Ini semua dinamakan ‘Al Falaq’. Perhatikan ayat-ayat berikut. Allah Ta’ala berfirman,

‫إن ال فالق الحب والنوى‬ َّ َ ّ َ ْ ُ َِ ّ ّ ِ

Mutiara Faedah Kitab Tauhid. maka isti’adzah termasuk ibadah dan bernilai syirik jika ditujukan kepada selain Allah yang mati dan ghoib. (I’anatul Mustafid. 294. Dan perintah untuk Rasulullah berarti juga perintah untuk umatnya karena umatnya memiliki kewajiban untuk meneladani beliau.” (QS. (Taysir Al Karimir Rahman. Allah juga menyatakan bahwa meminta perlindungan kepada selain Allah termasuk kesyirikan sebagaimana pada ayat. Allah juga berfirman. Aysarut Tafasir). ini adalah hukuman dari perbuatan mereka sendiri yang meminta perlindungan pada jin. Al Jin [72] : 6) Maksudnya adalah Allah akan menambahkan kepada manusia rasa takut. Al An’am [6] : 95) (Tafsir Juz ‘Amma. dari kejahatan makhluk-Nya. ً َ َ ْ ُ ُ َ َ ّ ِ ْ َ ِ ٍ َ ِ ِ َ ُ ُ َ ِ ْ ِْ َ ِ ٌ َ ِ َ َ ُ ّ ََ ‫وأنه كان رجال من النس يعوذون برجال من الجن فزادوهم رهقا‬ “Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin.” (QS. maka jin-jin itu menambah bagi mereka rasa takut. termasuk perbuatan syirik. Qotadah dan ulama salaf lainnya mengatakan bahwa makna ’rohaqo’ dalam ayat ini adalah ’itsman’ (dosa).” (QS. Ayat yang menunjukkan bahwa meminta perlindungan hanya boleh kepada Allah (karena Dia-lah yang mampu) dan bukan pada selain-Nya adalah firman Allah Ta’ala.” (QS. benda-benda mati yang dapat menimbulkan bahaya dan dari kejelekan seluruh makhluk. Segala sesuatu yang tidak ada yang mampu melakukannya kecuali Allah. Al An’am [6] : 95). Dan hukuman pasti diakibatkan karena dosa. ِ َْ ِ ُ ِ َ ‫فالق الصباح‬ “Dia menyingsingkan pagi. maka mohonlah perlindungan kepada Allah. 95) Meminta Perlindungan (Isti'adzah) adalah Ibadah Meminta perlindungan (isti’adzah) merupakan ibadah. Karena menghilangkan marabahaya dan kejelekan tidak ada yang mampu melakukannya selain Allah subhanahu wa ta’ala. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (I’anatul Mustafid. Ruhul Ma’ani) Pengertian Ta’awudz Ta’awudz (isti’adzah) adalah meminta perlindungan kepada Allah subhanahu wa ta’ala agar terhindar dari marabahaya. At Tamhid li Syarhi Kitabit Tauhid) Tafsir Ayat Kedua 2) ‫)من شر ما خلق‬ َ ََ َ ّ َ ْ ِ 2. maka hal yang demikian tidaklah boleh dilakukan (ditujukan) kecuali pada Allah semata. Oleh karena isti’adzah berakibat dosa. Ayat ini mencakup seluruh yang Allah ciptakan baik manusia.“Sesungguhnya Allah yang menumbuhkan butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah-buahan. Ibnu Katsir mengatakan bahwa ayat ini berarti berlindung dari kejelekan seluruh makhluk. hewan. Maka ayat ini menunjukkan celaan bagi manusia semacam ini karena telah meminta perlindungan kepada selain Allah. Tsabit Al . jin. Oleh karena itu. Fushshilat [41] : 36) Allah juga memerintahkan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk meminta perlindungan kepada-Nya sebagaimana pada awal surat Al Falaq dan An Naas. ُ ِ َ ْ ُ ِ ّ َ ُ ‫َ ِ ّ َ ْ َ َ ّ َ ِ َ ّ ْ َ ِ َ ْ ٌ َ ْ َ ِ ْ ِ ّ ِ ّه‬ ‫وإما ينزغنك من الشيطان نزغ فاستعذ بال إن ُ هو السميع العليم‬ ِ “Dan jika syetan mengganggumu dengan suatu gangguan. Apabila hal semacam ini diminta kepada selain Allah.

‫أقم الصلة لدلوك الشمس إلى غسق الليل‬ ََِ ِ ُُ ِ ِ َِ “Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam. َ ِ ْ َ ّ ِ ْ ِ َ ِ ْ َ ّ ٍ ِ َ ِ ْ َ ْ َ ٍ ْ َ ّ ُ ّ َ ْ ِ َ ِ ْ ُ ‫ِ ْ ِ ّ َ ْ ِ َ ِ ْ ُ ّ َ ْء‬ ‫باسم ال أرقيك من كل شى ٍ يؤذيك من شر كل نفس أو عين حاسد ال يشفيك باسم ال أرقيك‬ ِ ُ ِ . Ikrimah. Al Israa’ [17] : 78) Sedangkan bulan merupakan bagian dari malam.” (HR. Kemudian Jibril meruqyah Nabi dengan mengatakan. ‫إن النفس لمارة بالسو ِ إل ما ر ِم ربي‬ ّ َ َ ‫ِ ّ ّ ْ َ َ ّ َ ٌ ِ ّ ء ِ ّ َ َح‬ “Karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan. Al Hasan. 294295) Tafsir Ayat Ketiga 3) ‫)ومن شر غاسق إذا وقب‬ َ ََ َ ِ ٍ ِ َ ّ َ ْ ِ َ 3. 295. Sebagaimana yang terdapat dalam khutbatul hajjah: ‫نعوذ بال من شرور أنفسنا‬ َِ ُ ْ َ ِ ْ ُ ُ ْ ِ ِ ِ ُ ْ ُ َ “Aku berlindung kepada Allah dari kejelekan diriku sendiri. 295) Namun perlu diingat bahwa dalam syari’at ini terdapat pula penyembuhan penyakit dengan do’a-do’a yang disyari’atkan yang dikenal dengan ruqyah. Mujahid mengatakan bahwa ‘ghosiq’ adalah Al Lail (malam) ketika matahari telah tenggelam sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhari dan Ibnu Abi Najih. (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim) Syaikh Asy Syinqithi mengatakan bahwa pendapat yang kuat adalah tafsiran yang pertama (ghosiq adalah malam) sebagaimana didukung dengan tafsiran Al Qur’an. apakah engkau merasa sakit?” Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam mengatakan. yang mungkin sering ujub (berbangga diri) atau yang lainnya. Mujahid. Demikianlah yang dikatakan oleh Ibnu Abbas. Qotadah mengatakan bahwa maksudnya adalah malam apabila telah gelap gulita. Khushoif. dan Al Hasan. Kepada Allah-lah kita meminta perlindungan dari kejahatan dan kejelekan seperti ini. kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Allah Ta’ala berfirman. Dalam ayat ini disebut dengan ’An Nafatsaat’ yaitu tukang sihir wanita. Muhammad bin Ka’ab Al Qurtubhy. Namun ayat ini juga dapat mencakup tukang sihir laki-laki dan wanita. dan Qotadah mengatakan bahwa yang dimaksudkan adalah sihir. Yusuf [12] : 53). jika yang dimaksudkan adalah sifat dari nufus (jiwa atau ruh) (Ruhul Ma’ani. 1105) (Tafsir Juz ‘Amma. Ghosiq dalam ayat ini adalah Al Lail (malam) dan juga ada yang mengatakan Al Qomar (bulan). Adhwaul Bayan). At Tirmidzi. Jadi dia berlindung dari kejelekan dirinya sendiri. dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul. Tafsir Ayat Keempat 4) ‫)ومن شر النفاثات في العقد‬ ِ َُ ْ ِ ِ َ ّّ ّ َ ْ ِ َ 4. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih wa Dho’if Sunan At Tirmidzi no. Lalu mengatakan. maka yang pertama kali tercakup dalam ayat tersebut adalah dirinya sendiri. Dan di malam harilah setan serta manusia dan hewan yang suka berbuat kerusakan bergentayangan ke mana-mana (Adhwaul Bayan).” (QS. Tafsir Juz ’Amma. Maka setiap kali seseorang mengucapkan ayat ini. Mujahid mengatakan.” (QS. beliau menceritakan bahwa Jibril pernah mendatangi Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam. Dari Abu Sa’id. Ingatlah.”Ya Muhammad. Karena umumnya yang menjadi tukang sihir adalah wanita.Bunani dan Al Hasan Al Bashri menafsirkan berlindung dari jahannam dan iblis serta keturunannya. Sedangkan Idza Waqob bermakna apabila masuk (Tafsir Juz ‘Amma. dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita. nafsu selalu memerintahkan pada kejelekan. (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim) Ayat ini juga mencakup meminta perlindungan pada diri sendiri.”Iya”. Adh Dhohak. ”Apabila membaca mantera-mantera dan meniupkan (menyihir) di ikatan tali” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim).

aku meruqyahmu]. Dengan menyebut nama Allah. menolong musuhnya yaitu Iblis. 2) ‫)من شر ما خلق‬ َ ََ َ ّ َ ْ ِ “dari kejahatan makhluk-Nya. ’ain.At Tamhid li Syarhi Kitabit Tauhid. sakit atau gila. Padahal dzikir-dzikir tersebut mudah untuk dihafalkan dan dibaca. dia menimpakan ’ain (pandangan mata dengan penuh rasa dengki) pada orang lain. (Al Jaami’ liahkamil Qur’an) Salah satu dari bentuk hasad adalah ’ain (pandangan hasad).omelketab. dengan bertawakkal pada Allah. Hasad adalah berangan-angan hilangnya nikmat yang ada pada orang lain baik agar pindah kepada diri kita ataupun tidak (Aysarut Tafasir). sebagai peringatan bahayanya perkara ini.” (HR. Kedua. 296) Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal Mbali. (Tafsir Juz ’Amma. Hasad adalah memusuhi nikmat Allah.Al Jaami’ liahkamil Qur’an (Tafsir Qurtubhy). itu adalah hal yang samar. 296) Lalu bagaimana jalan keluar agar terbebas dari tiga kejelekan (kejahatan) ini? Pertama. yaitu menyerahkan segala urusan kepada Allah Ta’ala. Begitu juga sihir adalah suatu hal yang samar. 23 Dzulqo’dah 1428 Sumber Rujukan 1. Allah menutup surat ini dengan hasad. Apabila seseorang melihat pada orang lain kenikmatan kemudian hatinya merasa tidak suka. Allahu yasyfika. Semoga Allah menyembuhkanmu.net 3. dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki”. Namun. Jami’ Mawsu’ah Al Quranil Karim. Panggang. 2186. murka dengan pembagian nikmat Allah.islamspirit. Syaikh Sholih Alu Syaikh. www. Dan begitu juga hasad dari orang lain. begitu juga dzikir ketika hendak tidur.” (Tafsir Juz ’Amma. Muhammad Al Amin Asy Syinqithiy. dari sihir yang ditiupkan pada buhul-buhul.”Bismillah arqika min kulli sya-in yu’dzika. Ingatlah bahwa bacaan dzikir merupakan benteng yang paling kokoh dan lebih kuat daripada benteng ’Ya’juj dan Ma’juj’. Maktabah Syamilah 2. membaca wirid-wirid (dzikir-dzikir) yang dapat membentengi dan menjaga dari segala macam kejelekan. Gunung Kidul. aku meruqyahmu dari segala sesuatu yang menyakitimu. ’Ain ini dapat menyebabkan seseorang mati.Adhwaul Bayan. Tafsir Ayat Kelima 5) ‫)ومن شر حاسد إذا حسد‬ ََ َ َِ ٍِ َ ّ َ ْ ِ َ 5. min syarri kulli nafsin aw ’aini hasidin. membenci suatu nikmat yang nampak pada orang lain. Perlu diingat bahwasanya kebanyakan manusia dapat terkena sihir. Sebagian Ahli Hikmah mengatakan bahwa hasad itu dapat dilihat dari lima ciri : Pertama. bakhil (kikir) dengan karunia Allah. Keempat. Dan ketiga kejelekan (kejahatan) ini masuk pada keumuman ayat kedua. Bismillah arqika [Dengan menyebut nama Allah. Allah memerintahkan kepada kita untuk berlindung kepada-Nya dari malam apabila gelap gulita. Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad Al Anshory Al Qurtubhy. Ketiga.com . www. yakni pandangan hasad). Ada yang berpendapat bahwa kejelekan nafs (jiwa) adalah ’ain. Banyak kejadian pada malam hari yang samar yang dapat memberikan bahaya kepada kita. dan dari orang yang hasad apabila dia hasad. Kedua. ’Ain ini benar adanya dengan izin Allah Ta’ala. tidak mau menolong wali Allah (orang beriman) dan menginginkan hilangnya nikmat dari mereka. padahal karunia Allah diberikan bagi siapa saja yang dikehendaki-Nya. jarang kita ketahui. dari kejelekan (kejahatan) setiap jiwa atau ’ain orang yang hasad (dengki). banyak dari manusia yang melupakan hal ini. Kelima. Banyak di antara mereka yang melalaikan dzikir pagi dan petang. dan berbagai kejelekan lainnya dikarenakan lalai dari dzikir-dzikir. karena ketiga hal ini adalah perkara yang samar. Muslim no.

kita mengetahui maknanya. untuk itu hanya kepada-Nyalah kita beribadah. itu artinya kedua surat ini adalah surat untuk meminta perlindungan. Abul Fada’ Isma’il bin ‘Umar bin Katsir Al Qurasyi Ad Dimasyqi.net 5. kita bersaksi bahwa tidak ada Illah yang berhak dan benar untuk di ibadahi kecuali Allah semata.islamspirit.4. Malikinnas. Rabbulfalaq. Maktabah Adhwail Manar 6. Syaikh Abu Bakr Jabir Al Jazairi. sehingga kita bisa bertadabbur dengannya dan kita menjadi hamba yang semakin dekat dengan sang Rabb. maka sangat wajar ketika beliau menjuluki orang yang tidak mau dan enggan bersalawat dengan julukan bakhil.Taysir Al Karimir Rahman fi Tafsiril Kalamil Mannan.Aysarut Tafasir likalamil ‘Aliyyil Karim.mungkin sering kita membaca serta mendengar kedua surat ini. Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani. terutama dalam setiap shalat-shalat yang kita lakukan pada setiap harinya.omelketab. tentunya dengan mengambil beberapa referensi dari beberapa kitab tafsir para ulama`. Abu Isa Abdullah bin Salam. Wallahu a`lam bish shawab.Mutiara Faedah Kitab Tauhid (edisi revisi).yang oleh Rasulullah biasa di sebut dengan surat Mu`awwidzatain.kemudian salawat juga senantiasa tercurah kepada seluruh kepuarga dan para sahabat serta selluruh kaum Muslimin yang senantiasa berpegang teguh dengan jalan-Nya hingga hari kiamat kelak.Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim. Darul Kutub Al ‘Ilmiyyah 13. harta serta jiwa. Syaikh Abdur Rahman bin Nashir As Sa’di.Shohih wa Dho’if Sunan At Tirmidzi. Muassasah Ar Risalah-Maktabah Syamilah TAFSIR MU`AWWIDZATAIN (AL-FALAQ dan AN-NASS) Apr 14. An-nas ). 12. Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin.I’anatul Mustafid bi Syarhi Kitabit Tauhid. pada makalah kali ini insyaallah kami mencoba menguak rahasia di balik kandungan dua surat yang agung ( Al-falaq. sebagaimana yang di sabdakan oleh Rasulullah ‫إقرأبالمعوذتين فإنك لن تقرأ بمثلها‬ ّ III.menyembah.com 7. www. dengan menyebut sifat-sifat Allah yang terdapat di dalamnya. Maktabah Syamilah 10. Alhamdulillah dengan izin Allah. makna-makna yang terselip di dalamnya. Syihabuddin Mahmud bin Abdillah Al Husaini Al Alusi. tapi apakah kita telah memahami isi dari dan kandungannya. '09 11:35 PM untuk semuanya ‫بسم ال الرحمن الرحيم‬ TAFSIR MU`AWWIDZATAIN (AL-FALAQ dan AN-NASS) Oleh : Asrul Asy`ary I. ilahinnas. barang siapa yang Allah berikan petunjuk maka tidak ada seorang pun yang dapat menyesatkan begitu pula sebaliknya barang siapa yang Allah sesatkan maka tidak ada seorang pun yang dapat memberinya petunjuk. Syaikh Sholih bin Fauzan Al Fauzan. salah satunya adalah tentang sunnahnya meminta perlindungan kepada Allah dari segala keburukan dan penyakit dengan membaca kedua surat ini. II. serta keistimewaankeistimewaannya. Muslim bin Al Hajjaj ABul Husain Al Qusyairiy An Naisabuiy. oleh karna itu Rasulullah menamakan kedua surat ini dengan Mu`awwidzatain. KEUTAMAAN . Dar Ihya’ At Turots Al ‘Arobiy Beirut-Maktabah Syamilah 11. dan kita pun tentu telah memahami arti dari kedua surat tersebut. www. dengan segala apa yang beliau punyai.tentu akan menjadi lebih baik di samping kita tahu arti kata. PENAMAAN SURAT telah banyak hadits yang menjelaskan tentang keistimewaan kedua surat ini . Rabbunnas.At Ta’rif bi Suratil Qur’anil Karim.Shohih Muslim. Pustaka Muslim 8.Tafsir Juz ‘Amma. Jami’ Mawsu’ah Al Quranil Karim. meminta pertolongan serta berlindung dari segala keburukan yang ada pada diri kita serta kejelekan amalan-amalan yang telah dan akan kita lakukan. Maktabah Syamilah 5.MUQADDIMAH Segala puji hanya milik Allah. Mawqi’ut Tafaasir-Maktabah Syamilah 9. Waktu. kita juga bersaksi bahwa Allah telah memilih seseorang untuk menjadi utusan serta hamba-Nya yaitu Muhammad saw. Salawat dan salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada uswah hasanah Nabi Muhammad saw atas segala jasa perjuangan beliau dalam menegakkan dan menjadikan bumi ini dipenuhi oleh orang-orang yang bertauhid kepada Allah.Rabb semesta alam yang telah dan akan selalu mencurahkan segala kenikmatan kepada setiap ciptaan-Nya terutama bagi Hamba-hamba-Nya yang shalihin.Ruhul Ma’ani fi Tafsiril Qur’anil Azhim was Sab’il Matsani. Pentahqiq : Muhammad Fu’ad Abdul Baqi.

” Aku jawab tentu.kemudian Nabi bersabda lagi. beliau meniup kedia tangannya kemudian mengusap wajahnya dengan keduan tangannya. berikut ini hadits-hadits yang telah di sebutkan oleh Rasulullah.” TIdaklah engakau mengetahui adanya ayat-ayat yang turun tadi malam yang tidak ada ayat yang sepertinya.”Imam tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini berderajat hadits hasan sahih.” aku berlindung kepada tuhan yang menguasai subuh.yang mengatur segala tingkah laku. Dalam sunan Tirmidzi juga terdapat riwayat hadits yang di riwayatkan oleh Jarir dari Abu hurairah dari Abu Sa`id ia berkata. Aku tidak mengatakan apa-apa. kami mencari Nabi untuk mendo`akan kami .” Katakanlah”.” katakanlah”. ma`mar juga meriwayatkan dari Zuhri.an-Nasai dan sunan Abu dawud disebutkan bahwa Abdullah bin habib berkata. ‘ Aku berlindung kepada tuhan yang menguasai subuh dan ‘Aku berlindung kepada tuhan yang memelihara dan menguasai Manusia .’ maukah engkau aku beri tentang permohonan perlindunganoleh orang-orang yang memohon perlindungan.” Rasulullah bertanya kepadaku .” sesungguhnya Nabi mengobati dirinya ketika dalam keadaan sakit yang membawa wafatnay dengan membaca surat AlMuawwidzatain. maka aku yang meniupkannya kemudian mengusap beliau dengan tangan beliau sendiri . maka hal tersebut akan membuatmu terlindung dari segala sesuatu.”kami keluar pada waktu malam. mengaharap keberkahannya. Imam Muslim meriwayatkan dalam kitab sahihnya sebuah hadits dari Qais bin Hazim dari Uqbah bin `Amir ia mengatakan bahwa Rasulullah bersabda. juga sebagai syifa` (obat ) bagi segala penyakit. yang mengatakan bahwa Al-quran di turunkan selain sebagai pegangan hidup bagi manusia. dan aku berlindung kapada yuhan yang memelihar dan menguasai manusia. maka aku tidak mengatakan sesuatu. ketika keduia surat tersebut turun . dan itu terbukti dengan adanya hadits-hadit diatas yang menerangkan.” Tirmidzi berkata .” Dahulu Rasulullah selalu meminta perlindungan dari jin dan dari kejahatan mata Manusia sampai turunya surat Mu`awwidzatain . bagaiman Rasulullah ketika mendapatkan suatu musibah ataupun penyakit. rasulullah selalu membaca dua surat ini ( Al-falaq dan An-nas ). dari Uqbah bahwa ia berkata. Kemudian aku bertanya kepada Ibnu Syihab ‘ bagaiman Rasululullah meniupnya ? maka . akau berkata. maka beliau mencukupkan diri dengan kedua surat tersebut dan meninggalkan selain keduanya.” katakanlah”.[1] Demikianlah beberapa hadits-hadits yang yang kami rasa cukup untuk mewakili penjelasan tentang keutamaan dari dua surat( Al-Falaq dab Al-nas ).’ Beliau bersabda.” dalam bab ini terdapathadits dari anas iniberderajat Gharib. kendati suratnya pendek tapi memiliki kandungan makna dan keutamaan yang sangat luar biasa. ya Rasulullah. Ketika sakitnya bertanbah parah . benar apa yang telah di fimankan Allah di dalam suratnya yang lain.Mua`awizdatain (Al-falaq dan Al-nas) adalah dua surat yang banyak memikiki keutamaan . Dalam lafadz yang lain dari riwayat Ibrahim At-Taimi.kemudian Nabi bersabda lagi. Dalam kitab Tirmidzi . yaitu. Dalam sahih Bukhari . dari Urwah dari `Aisyah bahwa ia berkata. maka. apa yang harus aku katakana? Nabi menjawab ‘ katakanlah surat Al-ikhlas dan Mu`awwizdatain ketika pagi dan sore hari sebanyak tiga kali. saat itu sedang turun hujan dan sangat gelap . TEMPAT TURUN DAN ASABABUN NUZUL                                        . baik penyakit yang bersifat batiniyyah ataupun yang bersifat lahiriyah. dia menjawab . lalu kami menemukan beliau lalu bersabda. dalam hadits Rasulullah sering menyebutkan keutamaan-keutamaanya. IV.

di bawah sebuah batu besar. maka datanglah kepada beliau dua Malaikat. yang tidak terkena beban syari`at. Dalam suatu riwayat di kemukakan bahwa Rasulullah pernah mengalami sakit yang sangat parah. kejadian ini terjadi ketika Rasulullah berada di Madinah[2]. kemudian ambil gulungannya dan bakarlah. Surat Al-falaq Sesungguhnya kata addza yang terdiri dari tiga huruf serta semua kata yang mengambil kata dasar dari ketiga huruf tersebut mengandung arti terlindung. terjaga.” Lubaid bin A`sham Al-yahudi. Zubeir.” beliau tekena gunaguna. jika di lihat dari sisi kedekatan hubungan antara kejadian dengan keinginan manusia. hakekat makna Addza adalah lari dari seauatu yang di takuti menuju sesuatu yang dapat melindunginya dari yang di takuti tersebut.” apa yang telah engkau lihat? Ia menjawab.[3] Sebagian dari para Mufassirin meragukan keshahihan dari riwayat ini. mereka beranggapan bahwa riwayat ini termasuk dari kedustaan orang-orang yahudi. Yang di lakukan oleh orang Yahudi. setiap kali Rasulullah mengucapkan satu ayat maka terbukalah satu simpul. air itu di timbanya dan di angkat batunya. pada hari kiamat nanti Manusia akan menerima balasannya berupa yaitu siksa yang sangat pedih. kedua surat ini turun berkenan dengan peristiwa tersebut.’ apa guna-guna itu? Ia menjawab.               Surat Al-falaq dan surat An-Nas adalah dua surat yang memiliki sebelas jumlah ayat. tak ada satupun yang pantas di mintai perlindungan kecuali Allah. Amar bin yasir untuk mengambilnya.serta di keluarkan gulungannya kemudian di bakar. yang sihirnyaberupa gulungan yang di simpan di dalam sumur. guna-guna itu sihir. karna itu sesuatu yang dapat memberikan perlindungan di sebut dengan ma`adzan atau bisa di sebut wazaran atau malja`an. kemudian berkatalah Malaikat yang duduk di sebelah kaki beliau kepada Malaikat yang duduk di sebelah kepala.Qatadah dan dikatakan pula oleh jama`ah. seperti yang telah di jelaskan dalam tafsir Al-wadhih dan tafsir Alwasith. setibanya di sumur itu tampaklah airnya merah seperti air pacar. Ghairu Mukallaf. wallahu a`lam bish shawab.Beberapa kejahatan yang Manusia menghindarinya Kejahatan atau keburukan yang menimpa Manusia tidak keluar dari dua macam. maka terbukalah suluruh simpulnya.[4] ‫إنا كفينا ك المستهزئين‬ ّ ‫وال يعصمك من الناس‬ ّ akan tetapi yang lebih rajih adalah shahih. di antaranya adalah jin dan Manusia. Ke dua adalah keburukan yang menimpa Manusia yang di sebabkan oleh orang lain. begitu pula yang di jelaskan oleh Ibnu Katsir dalam tafsirnya Qur`anul Adzim. sebagaimana yang Allah firmankan dalam ayat-Nya yang lain : 1. rasulullah telah mencontohkan hal tersebut jauh-jauh hari. ketika peristiwa tersihirnya Nabi SAW.Kedua surat ini termasuk madaniyah. dan di lihat dari sisi akibat yang akan di terima oleh pelaku perbuatan tersebut. seseorang yang melakukan suatu pekerjaan yang berdampak buruk di bagi menjadi dua. maka pantas jika di katakan bahwa perbuatan maksiat adalah kejahatan dan keburukan terbesar yag menimpa manusia. begitu pula allah melarang hambanya untuk meminta perlindungan kepada jin.dengan tujuan untuk memberikan keraguan bagi kaum Muslimin tentang penjagaan Allah terhadap Nabi Muhammad sebagaimana yang di firmankan Allah. adalah rasulullah tidak pernah sekali pun meminta perlindungan kepada makhluk. PENJELASAN TAFSIR A. Allah memerintahkan kepada setiap hambanya untuk senantiasa berlindung dari segala kejelekan dengan Tuhan yang menguasai waktu subuh. Pertama dosa dan kemaksiatan yang di kerjakan oleh Manusia itu sendiri. timbalah airnya dan angkat batunya. binatang buas dan lain sebagainya.” dia bertanya lagi. sesungguhnya meminta perlindungan kepada jin dan mengagungkannya hanya akan membuat jin tersebut semakin congkak. Dalam surat ini Allah memerintahkan untuk berlindung dengan Rabbil falaq Artinya adalah rabb yang menguasai waktu subuh. dan selamat.’ siapa yang membuat sihirnya? “ ia menjawab lagi. orang yang terkena beban syari`at. yang satu duduk di sebelah kepala beliau dan yang satunya lagi duduk disebelah kaki beliau.[5] . seperti anak kecil. sebagaimana hadits yang di riwayatkan oleh imam Muslim dalam sahihnya pada kitab tib. V. sampai Rasulullah membaca ayat yang terakhir. jin-jin tersebut akan semakin berbuat dengan perbuatan yang melampaui batas.” dia bertanya lagi. seperti yang dikatakan oleh Ibnu abbas. datanglah kesumur itu. karna di lihat dari Asbabun Nuzul kedua surat ini. lima ayat dalam surat Al-Falaq dan enam ayat dalam Surat An-Nas. kamaksiatan atau dosa adalah surtu pekerjaan yang terjadi atas kehendak Manusia yang dengan kebebasannya ia melakukan pekerjaan tersebut. Pada pagi harinya Rasulullah mengutus `Ali. begitu juga di sebutkan dalam tafsir quranil `adzim karangan Ibnu katsir. ternyata di dalam gulungan tersebut terdapat tali yang terdiri dari sebelas simpul. tidak ada yang lain. Sedangkan sebab turunya kedua surat ini adalah.: mukallaf.

Oleh karena itu jika kita tarik kepada zaman yang sekarang kita hidup di dalamnya. karena malam merupakan waktu bagi pengaruh arwah jahat.Berlindung dari keburukan waktu malam Keburukan yang di maksud dalam ayat yang ketiga dalam surat Al-Falaq ini adalah keburukan waktu malam. ia akan meminta bantuan arwah jahat dan menyemburkan ludah pada buhul tali. karna malam hari lebih dingin dari pada siang.” . berarti menafikan pemeliharaan dan penjagaan Allah kepada para Anbiya`. dan juga termasuk sebab turunya ayat ini. akan tetapi para ulama` tafsir berpendapat shahih.” Maam merupakan saat gelap ketika setan Manusia dan setan jin menguasai sesuatu yang tidak dapat mereka kuasai pada waktu siang. setan bertebara. Jika seorang di ganggu atau di sakiti orang lain. Adapun bantahan terhadap perkataan ahlu kalam bahwa apabila Nabi terkena sihir. yang ketiga kejahatan wanita penyihir apabila meniup pada buhul. dalam hal ini Ibnu Abbas berkata. jika tukang sihir memiliki niat jahat kepada seseorang. maka terhadap perkataan ini dapat di berikan tanggapan sebagai berikut. pada keadaan yang gelap. keempat perkara di atas akan kita bahas satu persatu insyaallah. itu adalah merupakan perbuatan tukang sihir. Begitu pula pengaruh sihir akan lebih mengena pada waktu malam hari. kejahatan orang yang dengki apabila mendengki. karna ahlu maksiat beranggapan malam adalah waktu yang sangat sesuai untuk di jadikan ajang berbuat keburukan. lalu Umat mengikuti sifat tersebut dalam berbagai macam cobaan. Di samping itu pula. sehingga sihirnya mengenai sasaran yang di kehendaki.Berlindung dari kejahatan pendengki Keburukan yang ke empat adalah keburukan para pendengki. sebuah hadits sahih dari abu sa`id yang berkisah tentang rukyah Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad. walaupun ada sebagian ahlu kalam yang mendustakan hadits ini.” dengan nama Allah aku merukyahmu dari sesuatu yang mengganggumu dari kejahatan setiap jiwa dan mata seorang pendengki. haditnya sahih yang di riwayatkan oleh perawi yang tsiqah. seperti gangguan orang-orang kafir. di tempat-tempat yang gelap. maka dapat di pastikan ia akan merasakan kejahatan si pendengki.”[6] Menganai penamaan malam dengan Ghasiq. dalam ayat ini di bicarakan hal yang lebih khusus dari pada ayat yang sebelumnya. juga akan mencoba mereka dengan cobaan yang di kehendaki-Nya. tidak harus melalui tangan dan lisan. yang pertama adalah kejahatan Makhluk secara umum. tujuannya supaya mereka mendapat keempurnaan dengan bersabar diri dari gangguan musuh mereka. sementara itu pengaruh setan akan mengena pada waktu kegelapan tiba. Allah akan menyembuhkanmu. Allah sebagaiman akan melindungi para Nabi. cobaan itu juga dapat di jadikan pelajaran bagi umatnya. keempat. kutipan hadits tersebut adalah .” “Kumpulkanlah anak-anakmu. dalam surat Al-falaq terdapat empat perkara yang Manusia minta perlindungan kepada Allah untuk terhindar darinya.” di sebut malam jika gelap datang dari arah timur kemudian menjalar ke setiap tempat atau penjuru sehingga menjadi gelap. An-nafats adalah menyemburkan ludah akan tetapi tidak sampai berdahak. jiwa dengkinya merupakan keburukan yang bisa mengenai sasaran melalui hati dan mata. dan yang di maksud dalam ayat ini adalah wanita penyihir yang meniupkan buhul-buhul tali. ada pendapat lain.( ketika ia mendengki) merupakan penjelasan bahwa keburukan orang yang di dengki akan mengenai sasaran jika ia sedang mendengki. dalam sebuah hadits Nabi mengatakan bahwa ketika matahari terbenam. bukan pada waktu siang hari.Al-quran dan Sunnah telah menjelaskan bahwa dengki bisa menyakiti hati yang di dengkinya. yang dalam istilah Ulama` adalah Alkhos ba`da Al-am Kebanyakan ulama tafsir berpendapat bahwa yang di maksud dalam ayat ini adalah malam. akan tetapi yang lebih shahih maknanya adalah malam.Dalam surat ini terkandung perintah untuk senantiasa berlindung dari semua bentuk kejahatan dan keburukan yang menimpa Manusia. ikatlah hewan peliharaanmu hingga kegelapan malam berlalu. Kata-kata idzaa hasad. 3. 2.Berlindung dari kejahatan sihir dan bukti keberadaanya Keburukan yang ketiga adalah keburukan tkang sihir. sihir pada waktu malam menurut tukang sihir adalah sihir yang sangat kuat pengaruhnya. Alasan perintah Allah untuk memohon perlindungan dari kegelapan malam adalah. untuk itu Nabi bersabda. 4. dia bisa mengambil pelajaran dari peristiwa yang di alami para Nabi dan Rasul. banyaknya fakta yang menunjukkan bahwa bertebarnya kemaksiatan pada waktu malam hari. dengan di temani gelapnya malam. kata al-ghasaq berarti bisa dikatakan dan di artikan dengan makna dingin. dan menyemburkan ludah pada setiap buhulnya. pada malam hari setan bertebaan. yakni di ambil dari kata Al-bard yang artinya dingin . yaitu Hisyam bin Urwah bin Zubeir. Bukti adanya sihir adalah peristiwa tersihirnya Rasulullah. mereka akan merasa aman dengan suasana yang sepeti itu. ketika ia sedang mendengki. para Nabi dan Rasul berhati sabar dan ikhlas. kedua kejahatan malam apabila telah gelap. apanila seseorang tidakmeminta perlindungan kepada Allah dengan banyak berzdikir serta berdo`a atau mendekatkan diri kepada-Nya.

yang mematikan dan yang menghidupkan. 2. Sehingga Allah memerintahkan kepada hamba-Nya untuk berlindung dari segala bentuk keburukan dengan ketiga sifat ini.Dia yang memiliki kekuasaan penuh bagi mereka Dialah raja mereka yang haq. pendidikan dan perbaikan mereka. Yang di maksud dengan bisikan seperti yang dikatakan oleh Ibnu Qayyim adalah ajakan kepada sesuatu yang tidak terdengr oleh telinga. ada yang mengena tempat yang mematikan atau mungkin menjadikan ia pingsan dan menderita sakit.hadits ini mengisyaratkan perlunya memohon perlindungan kepada Allah dari kejahatan atau keburukan mata seorang pendengki. berkata para Mufassir. pengaturan . ilahiyah. yang kadang-kadang berasal dari Manusia dan kadang berasak dari golongan jin. Berlindung dari kejahatan bisikan Surat ini mencakup permohonan perlindungan dari kejahatan yang menjadi sebab semua perbuatan dosa dan perbuatan maksiat. Maka dari itu kejahatan yang kedua ini adalah kejahatan keaiban. yang pastinya dalam pengulangan ini Allah memiliki maksud tersendiri.[7] Masih berkisar pada ayat yang pertama kedua dan ketiga. yaitu bisikan kejahatan yang msuk dalam jiwa Manusia. maka surat An-nas mengandung permohonan dari kejahatan yang menyebabkan perbuatan dzalim pada diri sendiri ( kejahatan dari dalam ). yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Raja Manusia dan tuhan sesembahan Manusia.” Sehingga sangat wajar ketika Allah menyebutkannya sampai tiga kali. mengingikan lenyapnya kenikmatan seseorang dan mengharap kenikmatan tersebut berpindah kepadanya. lembah dan yang lainnya maka pandangan itu tidak berpengaruh. Dalam surat ini Allah menyebutkan kata An-nas sampai tiga kali. klarna mereka adalah hamba dan ciptaan-Nya. di sana di sebutkan tiga sifat yang dimiliki Allah. Dialah Tuhan yang haq. pemilik.pemeberi rizki. sehingga ia akan malancarkan rasa dengkinya. Surat An-nas 1. semua itu adalah bentuk keistimewaan yang Allah berikan kepada Manusia. yang menguasai segala ciptaan-Nya serta rabb yang berhak dan benar untuk di ibadahi. Arti kata hasad sebdiri adalah. akan tetapi Allah tidak melakukannya. karna ketika kita berdzikir maka syeitan akan bersembunyi dan kalah. Tidak kepada yang lainnya. serta menjadikan para Malaikat bersujud mensucikannya. Yang di mintai perlindungan dan Keutamaan Manusia Dalam surat ini yang di mintai perlindungan adalah Allah tuhan Manusia. Yang kedua Mulk ( kerajaan ). Rububiyah. ini adalah sifat-sifat Allah yang paling penting untuk di ketahui khususnya bagi manusia. . dengan penjagaan dari apa-apa yang nerusak. juga memeberikan akal dan ilmu. Di sini ada tiga sifat Allah yang dengannya Manusia di perintahkan untuk berlindung. jiwanya tidak akan pernah tenang ketika melihat saudaranya mendapatkan sesuatu yang lebih dari apa yang ia dapatkan. inilah makna Rububiyah. namun bila ia memandang dengan pandangan yang di pengaruhi dengan rasa kedengkian di hati. maka Dia menyebutkan Rububiyah-Nya bagi Manusia dan kekuasaan-Nya serta ketuhanan-Nya bagi mereka. kalau dalam surat al-falaq mengandung permohonan perlindungan dari kejahatan perbuatan dzalim dengan cara sihir dan dengki ( kejahatan dari luar ). Dialah yang berhak berbuat terhadap mereka dan mengatur mereka sebagaiman yang Dia kehendaki. Oleh karna itu Allah memerintahkan kepada hambanya untuk senantiasa berlindung dari bisikan-bisikan baik yang di lancarkan oleh syeitan dari golongan jin ataupun yang dari golongan Manusia.” Sesungguhnya Allah telah memberikan kekhususan bagi manusia dengan mengaruniakan Adzkr( Al-quran) sebagai penghormatan dan pemulyaan bagi manusia. maksudnya adalah mencakup penciptaan mereka. malik. yang terletak pada ayat yang pertama. dalam tafsir Shafwatut tafasir di jelaskan maksud dari pengulangan dalam surat ini adalah sebagai tambahan pemulyaan bagi Manusia. Was-was adalah bentuk godaan yang dilancarkan kedalam hati Manusia. tapi jikalau sedikit saja kita lalai maka syeitan akan kembali lagi untuk membisiki manusia agar berbuat kebathilan. sebagaimana yang telah di isyaratkan oleh Rasulullah semakin banyak kita berdzikir kepada Allah semakin sedikitlah bisikan-bisikan yang akan datang. Yang ketiga ketuhanan. Orang yang memiliki sifat yang seperti ini. karna setiap kajahatan pasti kembali kepada dua perkara yaitu kesusahan dan keaiban. sehingga jiwanya meluapkan kemarahan dan kedengkian. kedua dan ketiga. pemberian dan pemasukannya seperti orang yang melempar panah . kejahatan tersebut menjadi sumber hukuman baik di dunia dan akhirat.jika sorang pedengki memandang sesorang dengan pandangan biasa. yang pertama adalah dengan Rububuyah-Nya. serta pemberian kapada mereka segala maslahat dan segala kebutuhan mereka. Tuhan sesembahan makhluq yang tidak ada tuhan selain-Nya. maka pandangan itu akan menyebabkan orang yang menjadi sasaran kedengkiannya menderita sakit Kadar sakitnya sesuai dengan kadar seberapa besar kebencian dan kedengkian yang tersalur dari hati melalui mata seseorang. seprti ia memandang gunung. juga penolakan kajahatan dari mereka . serta tidak patut untuk meminta kepada selain-Nya baik dalam perkara Do`a dan yang lain. sedangkan yang pertama adalah kejahatan kesulitan. hala yang demikian merupakan kenyataan yang sering kali terjadi dalam kehidupan. A. dan juga sebagai bukti bahwa Allah memberikan perhatian terhadap setiap perkara yang di lakukan oleh Manusia. makna dari ketiganya adalah bahwa Allah adalah Rabb segala sesuatu. Sebenarnya bukan semata-mata pandangan si pedengki yang menyebabkan suatu keburukan. karna bisa saja Allah menyebutnya hanya menggunakan dhamir saja atau kata ganti. maka tidak selayaknya bagi seorang hamba menyekutukan-Nya. memandangnya dengan tatapan yang tidak senang dan keinginan-keinginan buruk yang lainnya. Allah adalah raja yang berhak bertingkah laku terhadap ciptaan-Nya. atau ajakan yang bukan berbentuk suara[8].

kemudian aku berbicara kepada beliau.3. rasulullah bersabda. aku takut ia akan melemparkan ke dalam hati kamu berdua kejelekan ( di dalam riwayat lain. jika mereka berniat untuk berhenti. dan membangkitkan mereka untuk berbuat maksiat. karena itu kelupaan tersebut di izdafahkan kepada setan. setiap kali mereka berhenti dari perbuatan maksiat atau ada niat untuk berhenti.ia dapat beristirahat dari segala . Makna Khannas Al-khannas artinya bertambah kuat larinya dan kembalinya. sehingga ia melupakan apa yang ingin ia kerjakan.istighfar dan ketaatan kepada Allah. Maka setan menggarakkan mereka . maka keduannya berkata’ subhanallah. sesungguhnya hati pada asalnya kosong dari kejahatan dan kemaksiatan. ketika keduannya melihat Nabi. sehingga ia mengutus seluruh pasukannya untuk mencari perbuatan maksiat itu. memusuhi Allah dan Rasul-Nya. Jenis-jenis kejahatan setan kepada Manusia Jenis-jenis kejahatan setan tidak mungkin dapat di hitung. maka setan mengganggu.” “Ketika Rasulullah beri`tikaf. karna di siksa oleh orang yang beriman dan di usir dengan dzikir dan kataatan kepada Allah. memasukkan ke dalam hati kamu berdua sesuatu ). sebagaimana firman Allah           “Tidakkah kamu lihat. aku datang mengunjunginya pada malam hari. kajahatan kekafiran dan kemusyrikan.” sesungguhnya setan berjalan pada Manusia pada pembuluh darah. diriwayatkan di dalam sebuah atsar seorang salaf. Al-kahannas juga berarti tertutup dan tersembunyi. nabi bertemu denganku sedangkan pada waktu itu aku sedang junub. aku bangun da berbalik maka beliau pun ikut bangun bersamaku untuk mengantarku. Karna setiap kali setan manggodanya . maka setan menghardik mereka. mengukuhkan. Sehingga setan yang selalu bersamanya berada dalam siksaan yang pedih. keduannya mempercepat jalannya. setan masih terus menggiring mereka untuk berbuat dosa. membubuhinya dengan syahwat sehingga hatinya penuh dengan syahwat. maka aku bersenbunyi darinya” Maka sebenarnya lafadz ini adalah menghilang setelah tampak. akan tetapi kejahatannya dapat di batasi dalam enam perkara. menengadah. 5. 4. Kemudian menghiasinya kepada dirinya dan mengindahkannya serta menjadikan khayalan yang menggiurkan jiwanya sehingga cenderung dengan kejahatan tersebut.” sesungguhnya orang yang beriman melelahkan setanya sebagaimana seseorang malelahkan tunggangannya dalam perjalanan.’perlahan-lahanlah ini adalah Safiyyah binti huyai. setan mengutus kepada mereka bantuan dan pertolongan. orang Mukmin itu menimpanya dengan cambuk dzikir. bahwasanya Kami telah mengirim syaitan-syaitan itu kepada orang-orang kafir untuk menghasung mereka berbuat ma'siat dengan sungguh-sungguh?. apabila setan berhasil menjerumuskan Manusia kedalam kejahatan ini. hadits yang di riwayatkan oleh Az-zuhri dari Ali bin Husein dari Sofiyah binti Huyai. dan mengatur perkumpulan kejahatan dengan cara yang paling halus dan tiupan yang paling sempurna. kemudia setan menggangunya dengan bisikan-bisikan. Karna setanlah penyebab utamanya. Hal itu menjadikan hati semakin bertambah semangat dalam mengerjakan kejahatan . di dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim dalam shahihain. tidak seperti posisi setannya orang yang jahat. setelah di sebutkan bisikannya pertama kali. setan menggambarkanya pada jiwanya. lemah dan lelah.” Di antara bisikannya juga adalah menyibukkan hati dengan bisikan. Bisikan kejahatan ke dalam dada Firman-Nya dalam ayat yang ke 5 surat An-nas ini adalah sifat yang ke tiga bagi syetan. lalu di sebutkan bahwa bisikan itu berada di dalam dada Manusia Allah menjadikan syeitan dapat masuk kedalam rongga Manusia dan dapat menembus ke dalam hati dan dadanya. sehinga akhirnya ia menjadi sebuah keinginan. kemudian keduanya di sebutkan tempat bisikannya. maka ada dua Anshar yang lewat. di antara kalimat yang bermakna itu adalah perkataan abu Hurairah.” Artinya para setan mengganggu mereka agar mereka berbuat maksiat.: Yang pertama.oleh karna itu setan yang ada dalam diri manusia yang beriman itu sangat kurus. sehingga terlintas dalam benaknya perbuatan dosa. setan itu berjalan seperti perjalanan pembuluh darah. ya Rasulullah!’ kemudian Rasulullah bersabda. ‫لقيني النبي صلى ال عليه وسلم في بعض طرق المدينة وانا جنب فانخنست منه‬ “ Pada suatu jalan Madinah. tempat tinggalnya Sofiyyah ketika itu di rumah Usamah bin Zaid. ia telah bercokol pada setiap hamba dan tidak akan meninggalkannya sampai mati. lebih-lebih macam-macamnya. ketika dzikir kepada Allah. ia berkata. Ia selalu bersamanya dalam ketenangan. maka setan akan menjadi tenang . dan bukan hanya sekedar menghilang.

tujuannya adalah agar hilang pada diri seorang hamba keutamaan. iblis berkata. ‫لل لللل لل للل للللل للل لل للللل للل ل للل لل لللل‬ ‫ل‬ ‫لللل للل للل لل لللل للللل للل لللل للللل للل لل‬ ‫لللل للل لللل‬ b. .menjerumuskan seorang hamba kepada perbuatan bid`ah. akan tetapi Manusia juga dapat terjatuh dalam. setan sangat berusaha keras untuk menjerumuskan seorang hamba kepada kejahatan yang satu ini. kemudian menyebarkan perbuatan dosa dan kemaksiatan.[11] Allah juga berfirman dalam al-quran. maka para malaikat pun bersujud kecuali Iblis. ini terjadi dalam diri Manusia dan memeberikan dampak yang sangat berbahaya. akan tetapi pada hakekatnya apabila dilakukan terus menerus maka akan menjadi dosa yang sangat berbahaya. maka setan akan menjadikan Manusia tersebut manjadi wakilnya dan ia akan menjadi salah seorang yang menyerukan kepada jalan iblis. Setan dari golongan Jin dan manusia Kata Syeithan adalah sifat dari segala sifat buruk.[9] 6. sebagaimana hadits Rasul. seperti ajakan untuk berbuat buruk dan maksiat serta ajakan tuk berbuat kebatilan. lebih-lebih apabila seorang hamaba tersebut adalah alim yang menjadi panutan. Itulah Manusia. Yang ke enam yaitu menyibukkan seorang hamba dengan perkara yang tidak utama dan melalaikan pekerjaan yang lebih utama. apabila setan telah berhasil menjerumuskan Manusia kedalam kekafiran. kejahatan ini adalah termasuk dosa yang tidak di ampuni. akan tetapi bisa jadi ada pada makhluk yang bernama manusia. Jika ia tidak berhasil juga dalam martabat yang kedua ini maka ia akan berpindah kepada kejahatan yang ketiga Yang ketiga adalah perbuatan dosa besar dengan segala bentuknya.kelelahanya dalam menggoda Manusia. yaitu bahaya yang menular. karna memang inilah tujuan utama setan untuk meggoda Manusia.” apakah aku harus bersujud kepada Makhluk yang engkau ciptakan dari tanah? Kemudian Allah mengusir Iblis. menjadikan dosa-dosa ini seakan remeh yang tidak akan mempengaruhi keimanan seseorang. hikmah di balik allah memberikan Akal kepada manusia adalah untuk menentukan akhir dari kehidupan Manusia itu sendiri. dan ia tidak mendapatkan pahala atas pekerjaan yang lebih utama. akan tetapi bukan berarti Manusia terbebas dari kasalahan dan keburukan. dan menjadikan jin dan Manusia sebagai teman yang menyebarkan kepada perbuatan yang keji dan munkar. Yang kedua. sejak itulah iblis tidak henti-hentinya mangajak manusia untuk mangikutu jalannya. agar manusia membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. keji dan tercela. oleh karna itu yang mendapatkan julukan sebagai Syeitan bukan hanya dari golongan Jin. Ketika dikatakan kepada para malaikat bersujudlah kepada Adam. karna bahayanya pada agama itu sendiri. kita masih ingat peristiwa perintah Allah kepada iblis untuk sujud kepada Adam as. An-nas. hingga lebih buruk daripada setan. dan kelak akan memasukkannya kedalam neraka.” ‫وكذالك جعلنا لكل نبي عدوا شيا طين النس والجن‬ ّ ّ ّ “Dan begitu pula Allah telah menjadikan pada setiap Nabi Musuh syeitan dari golongan Manusia dan Jin” Meskipun dalam pembahasan yang pertama telah di jelaskan bahwa manusia adalah Makluk yang istimewa. maka ia berusaha keras untuk menjauhkan Manusia darinya. kemudian apabila setan tidak berhasil juga maka setan akan menempuh jalan yang berikutnya. mejerumuskan Manusia kepada perbuatan dosa-dosa kecil. yang di maksud adalah mereka yang memeberikan bisikan kepada Manusia dari makhluk Allah yang tidak bisa di lihat dengan panca indra. dan menyerukan kepada hal-hal yang bertentangan dengan apa yang di bawah oleh Rasul. Yang ke empat. kejahatan seperti ini lebih setan sukai dari pada kejahatn yang berupa maksiat. juga menjadikannya wakilnya dan sebagai seorang yang menyeru kepada jalan setan. Manusia dapat mancapai kedudukan di atas kedudukan para Malaikat. akan tetapi dia kena hukuman karna meninggalkan yang wajib di sebabkan terlalu sibuk dengan hal-hala yang mubah tersebut. bisikannya dapat di rasakan dan di saksikan dengan panca indra. yang Allah ciptakan pada setiap diri manusia atau yang biasa di sebut dengan Qarin. bid`ah ini termasuk dalam kategori kufur dan syirik.” was-was itu terbagi menjadi dua bagian a. karanabid`ah adalah menentang dakwah Rasul. mereka adalah makhluk Allah dari golongan jin. maka ia akan menjadikannya sebagai seorang ahlu bid`ah.akan tetapi apabila seorang hamba ini sulit untuk terjerumus karna mungkin hamba tersebut termasuk seorang muslim yang kuat. Yang ke lima adalah menyibukkan Manusia dengan perkara-perkara yang mubah yang tida ada pahala dan hukuman bagi orang yang mengerjakannya. maka ia pindah kepada kajahatan yang berada dalam peringkat yang kedua. Al-jinnah. apabila setan telah berhasil mencapai bid`ah ini dari seorang hamba .[10] Berkata Al-ustadz imam.

Berlindung dari tukang sihir Berlindung dari segala keburukan. Cet.26.Shafwatut Tafaasir. c.Beirut. semoga dengan kesederhanaan. jilid. Darul jail.Tafsirul Quranul `Adzim. Sedangkan dalam Surat An-Nas Allah memerintahkan hambanya untuk senantiasa berlindung dari keburukan bisikan-bisikan yang di lancarkan oleh setan dan bala tentaranya baik dari kalangan jin ataupu Manusia. tukan pendengki dan keburukan-keburukan yang lainnya.2000 7.IV . Oleh karna itu Rasululah menamakan kedua surat ini dengan Mu`awidzatain.Shaleh. Beirut : Darul qur`anil karim. Mesir.`Aly Ash-sabuny . Demikianlah makalah yang sederhana ini.karna pada malam hari banyak terdapat bahaya-bahaya seperti binatang buas. Al-Imam. Beirut. Cet.jilid.Q.Lajnah At-turats Al-`Araby 3. karna di dalamnya terdapat perintah untuk meminta perlindungan dari keburukan-keburukan. KESIMPULAN DAN PENUTUP setelah kita usai dari penjelasan tentang tafsir surat Muawwidzatain. kedua surat ini adalah surat yang menerangkan tentang peritah untuk meminta perlindungan kepada Allah dengan sifat-sifat-Nya dari berbagai macam keburukan baik yang datang dari diri sendiri atau yang datang dari luar berupa bisikan-bisikan setan. Maktabah Al-babi Al-halabi. jilid.Beirut.Sayyid.21. dan kekurangan makalah ini kita bisa dapatkan manfaat yamg banyak. keburukan kegelapan malam.II. khususnya bagi pemakalah sendiri dan umumnya bagi pembaca seluruhnya.et.Darul Fiqri. Mustafa Al-maraghi . Bandung. Di dalam surat Al-falaq Allah memerintahkan kepada hamba-Nya untuk berlindung dari tiga keburukan yang paling besar.Jilid.Ahmad. REFERENSI 1. Tafsir Al-Wadhih. Tafsir Al-Qayyim. Tafsirul Maraghi. dari keburukan orang-orang yang dengki. VII.III 2. Wallahu a`lam bishshawab. 1968 8. jilid. Berlindung dari kejelekan malam jika mulai datang. Beirut.Fi Dzilalil quran.Mahmud Hajazi.Muhammad.tukang sihir.: a. qutb .al. Az-zakhili . jilid. IV. Ibnu Qayyim. M. Asbabun Nuzul.Wahbah. Hajazi.28 5.III 6. K.H.Maktabah Ash-shiriyah.Tafsirul Washid. Damsyiq. CV Diponegoro.orang-orang fasiq dan orang-orang yang rusak yang pada umumnya keluar pada malam berlindung dari tukang sihir b. ada beberapa kesimpulan yang akan kami uraikan di bawah ini.VI. Katsir Ibnu. 1992 4.Daru As-syuruq.

[4] Dr.Mahmud Hajazi.Kejahatan Jin dan Manusia.II.26.III. CV Diponegoro.Lajnah At-turats Al-`Araby. HATI-HATI! Buku berjudul KESAKSIAN RAJA JIN (Abu aqila) menyesatkan. Asbabun Nuzul. berkata. Beirut : Darul qur`anil karim. Sihir adalah kekuatan gaib yang diciptakan ALLAH untuk makhluk-Nya. Hikmah dari Hadis shahih tersebut: 1.Beirut. 1968. Tafsirul Maraghi.2965 [3] K.4 [2] Wahbah Az-zakhili.jilid.et.al. hal.1992.Fi Dzilalil quran.Q. [11] Ahmad Mustafa Al-maraghi.” (HR.Cit. Cet. Cet. ‘Aisyah ra.hal. imam ahmad dan imam Abu Dawud. “Rasulullah SAW pernah disihir sehingga beliau sungguh berkhayal bahwa dirinya mendatangi istri-istrinya padahal beliau tidak mendatangi istri-istri beliau. dan dapat berpengaruh pada unsur alam. “Hadits tersebut diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim sebelum mereka bertobat” Semoga pengarang buku tersebut yang merupakan buku best seller segera bertaubat dari tuduhannya dan kesombongannya seolah dirinya lebih ‘alim dari Imam Bukhori.Kejahatan Jin dan Manusia. dan ternyata setelah diberitahu oleh Malaikat.Daru As-syuruq. KHASIAT DAN KEKUATAN YANG TIDAK TERLIHAT YANG DITITIPKAN ALLAH KE SUATU BENDA MATI ITU MEMANG BOLEH ADA.2000. jakarta : Akbar.III.jilid.Cit. Karena menghina Imam Bukhori dan Muslim dengan perkataan. .200 [9] Ibnu Qayyim Al-Juziyah.H.Darul Fiqri.132 [10] Sayyid qutb. hal.hal. Muslim.16 [6] Ibnu Qayyim Al-Jauziyah.4012 Maktabah Al-babi Al-halabi. Beirut.hal. Beirut.692-693 Darul jail. Damsyiq. sihirnya ada pada sebuah sumur dan berupa tali yang disimpul-simpulkan.Op.Kejahatan Jin dan Manusia.Shaleh.Cit. hal. jilid. Abu Daud dan Ahmad.34 [7] Muhammad `Aly Ash-sabuny.Kejahatan Jin dan Manusia.hal.jilid.92 [5] Ibnu Qayyim Al-Jauziyah. Cet.28.II.hal. Tafsir Al-Qayyim.Op..21.hal. Lihat kitab Ath Thibbun Nabawi Halaman 100) Tapi lagi-lagi Albany (wahaby) mendhoifkan Hadis yang Shahih dan Masyhur. 2005. jilid.M. hal. Tafsir Al-Wadhih. Mesir. hal.271 Asbabunuzul surat Al-falaq dan An-naas Topic List < Prev Topic | Next Topic > Reply < Prev Message | Next Message > * PENGERTIAN SIHIR. Bukhori dan Muslim.[1] Ibnu Qayyim Al-jauziyah.Shafwatut Tafaasir. dimana kekuatan gaibnya berupa kekuatan pengaruh ruh-ruh jahat (jin atau syetan). Seperti diceritakan dalam Asbabun Nuzul surat Al Falaq dan An Nas yaitu ketika Nabi SAW sakit seolah mendatangi istri-istrinya ternyata tidak.103 [8] Al-Imam Ibnu Qayyim.Op. Bandung. IV.Tafsirul Washid.

Dalam kitab tafsir yang mu’tabar (Tafsir ibnu katsir.a. diturunkan sesudah surat Al Maa'uun. apakah albany (wahaby) lebih alim dari imam ibnu ktsir. “Pergilah kamu dengan membawa baju gamisku ini lalu letakkanlah baju gamisku ke wajah ayahku (Yakub as) nanti ia akan melihat kembali dan bawalah keluargamu semuanya kepadaku”(Surat Yusuf ayat 93) Simpul Sihir Labid seorang Yahudi yang telah mensihir Nabi Muhammad SAW. Damsyik). Dalam Tafsir Jalalain kisah ini terdapat dalam asbabunuzul surat al falaq -annaas (Halaman 604.w. ALLAH berfirman. qurtubi. kemudian Nabi Muhammad SAW menyuruh keluarganya untuk membuka simpulan itu dimana setiap membuka simpulan disuruh baca surat Al Falaq dan Annaas. ini berarti kekuatan gaib bisa jadi ada di suatu benda. imam suyuti (tafsir jalalain) imam qurtubi. Dinamai Al Kaafiruun (orang-orang kafir). semua dari ALLAH juga. (Lihat Lubabun Nuqul fii Asbaabin Nuzul surat Al Falaq dan An Nas). imam thabari? sebetulnya ini adalah dalil yang kuat. cetakan darul Basyair.Seperti benda bertuah berupa baju gamis milik Nabi Yusuf. tidak akan menyembah apa yang disembah oleh orang-orang kafir. Seperti kisah Nabi Adam AS yang memakan buah khudi. bagi mereka yang mengahramkan sunnah bertabaruk! Oleh karena itu wahaby dengan tipu daya mereka.) juga diceritakan kisah ini. Thabari dsb. Nabi Adam AS adalah Nabi yang maksum dan seorang hamba yang tidak bisa lepas dari takdir Allah SWT. diambil dari perkataan Al Kaafiruun yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Para Nabi adalah maksum. mencoba mendoifkan hadis shahih dan masyhur. Sebab Turunnya Surah Ini (Asbabun Nuzul) . termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Semoga semua wahaby diberikan hidayah sebelum mereka mati! 2. Nabi tidak meminta ke ALLAH tapi menyuruh membuka simpul sihir itu.a. Pokok-pokok isinya: Pernyataan Tuhan yang disembah Nabi Muhammad s.w. dan pengikut-pengikutny a bukanlah apa yang disembah oleh orang-orang kafir.. dan Nabi Muhammad s. Sebab-sebab turunnya surat Al-Kafirun dan An-nas Surat Al Kaafiruun terdiri atas 6 ayat. ini adalah takdir Allah kepada Nabi Adam untuk dijadikan pelajaran (ibrah) bagi ummat. sedangkan semua peristiwa yang menimpa para Nabi adalah peristiwa-peristiwa yang terjadi pada para Nabi adalah ketentuan Allah (Takdir) untuk dijadikan pelajaran (ibrah) bagi ummat.

dan untukkulah.w.(Diriwayatkan oleh Abdurrazaq yang bersumber dari Wahb dan Ibnul Mundzir yang bersumber dari Juraij.Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa kaum Quraisy berusaha mempengaruhi Nabi saw. Nama An Naas diambil dari An Naas yang berulang kali disebut dalam surat ini yang artinya manusia.109:1-6) turun berkenaan dengan peristiwa itu sebagai perintah untuk menolak tawaran kaum kafir. Dan turun pula Surat Az Zumar ayat 64 sebagai perintah untuk menolak ajakan orang-orang bodoh yang menyembah berhala.) Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa al-Walid bin al-Mughirah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah 4. dengan menawarkan kekayaan agar beliau menjadi seorang yang paling kaya di kota Makkah. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah 5. al-Aswad bin Muthalib dan Umayyah bin Khalaf bertemu dengan Rasulullah saw dan berkata: "Hai Muhammad! Mari kita bersama menyembah apa yang kami sembah dan kami akan menyembah apa yang engkau sembah dan kita bersekutu dalam segala hal dan engkaulah pemimpin kami. meninggalkan da'wahnya An-Naas --------------------------------------------------------------------------------------------Surat ini terdiri atas 6 ayat. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah 3. dengan syarat agar engkau jangan memaki-maki tuhan kami dan menjelekkannya. Pokok-pokok isinya: Perintah kepada manusia agar berlindung kepada Allah dari segala macam kejahatan yang datang ke dalam jiwa manusia dari jin dan manusia.: "Sekiranya engkau tidak keberatan mengikuti kami (menyembah berhala) selama setahun." Maka Allah menurunkan ayat ini (S." Ayat ini (S. Untukmu agamamu. diturunkan sesudah surat Al Falaq. agamaku. dan akan dikawinkan dengan yang beliau kehendaki. Usaha ini disampaikan dengan berkata: "Inilah yang kami sediakan bagimu hai Muhammad.a. Sebab Turunnya Surah Ini (Asbabun Nuzul) Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa Rasulullah saw. atau sembahlah tuhan-tuhan kami selama setahun. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah 6. yang satu duduk di sebelah kepalanya dan yang satu lagi duduk di sebelah kakinya. pernah sakit yang agak parah." Nabi saw menjawab: "Aku akan menunggu wahyu dari Tuhanku.109:1-6).109:1-6) (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Sa'id bin Mina. kami akan mengikuti agamamu selama setahun pula. Berkatalah malaikat yang berada di sebelah kakinya kepada malaikat yang berada di ." Penutup Surat Al Kaafiruun mengisyaratkan tentang habisnya semua harapan orang-orang kafir dalam usaha mereka agar Nabi Muhammad s. sehingga datanglah kepadanya dua malaikat. (Diriwayatkan oleh at-Thabarani dan Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Ibnu Abbas." Maka turunlah Surat Al Kafirun (S. Katakanlah: "Hai orang-orang kafir 2. termasuk golongan surat-surat Makkiyah. al-'Ashi bin Wa-il.) Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa kaum kafir Quraisy berkata kepada Nabi saw.) AL KAAFIRUUN (ORANG-ORANG KAFIR) SURAT KE 109 : 6 ayat Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang TIDAK ADA TOLERANSI DALAM HAL KEIMANAN DAN PERIBADATAN 1.

Namun beliau lebih dikenal dengan Abu Lahab. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. Celakalah abu lahab Surat Al Lahab (nama lainnya: surat Al Masad) mengisahkan paman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang betul-betul memusuhi beliau yaitu Abu Lahab. 113 dan 114) dan membacakan ta’udz. Air itu ditimbanya dan diangkat batunya serta dikeluarkan gulungan itu ada tali yang terdiri atas sebelas simpul. Mengutus Ammar bin Yasir dengan kawan-kawannya. Setelah makan makanan itu tiba-tiba Rasulullah sakit keras sehingga shahabat-shahabatny a mengira bahwa penyakit itu timbul dari perbuatan yahudi itu. Sehingga Allah Ta’ala membicarakan Abu Lahab dalam satu surat. Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa kaum Yahudi membuatkan makanan bagi Rasulullah saw. Dan (begitu pula) istrinya. Datanglah ke sumur itu. timbalah airnya dan angkat batunya kemudian ambillah gulungannya dan bakarlah. tapi tidak menyebutkan sebab turunnya dua surat itu.” (QS. Dalam riwayat lain ada syahid yang ceritanya seperti itu dan menyebutkan sebab turunnya kedua surat itu. Kedua surat ini (S. pembawa kayu bakar. Setibanya di sumur itu tampaklah airnya yang merah seperti pacar.sebelah kepalanya: "Apa yang engkau lihat?" Ia berkata: "Dia kena guna-guna. Nama asli beliau adalah Abdul ‘Uzza bin ‘Abdil Mutholib. karena wajahnya yang memerah (makna lahab: api yang bergejolak)." Pada pagi hari Rasulullah saw. Maka turunlah Jibril membawa surat ini (S. Seketika itu juga Rasulullah keluar menemui shahabat-shahabatny a dalam keadaan sehat wal ‘afiat. Al Lahab: 1-5) Sebab Turunnya Ayat Mengenai asbabun nuzul (sebab turunnya) ayat ini diterangkan dalam riwayat berikut: ِ ْ َِ ْ َ َ َ ْ َ ْ َ َ َ َ َ َ َ ِ َ َ ْ َِ َ ِ َ َ ِ َ ْ َ ْ َِ َ َ َ َ َّ َ ِ ْ ََ ّ َّ ّ ِ ّ ّ َ ٍ َّ ِ ْ ْ َ ‫عن ابن عباس أن النبي صلى ال عليه وسلم خرج إلى البطحاء فصعد إلى الجبل فنادى يا صباحاه فاجتمعت إليه‬ ُ ْ َ َ َ ْ َ ْ ُ َ ٌ ِ َ ّ ِ َ َ َ ْ َ َ ُ َ ِ ُ ّ َ ُ ْ ُ ْ ُ َ ْ ُ ّ َ ُ ْ َ ْ ُ ُ ّ َ ُ ّ ُ َ ْ ّ َ ْ ُ ُ ْ ّ َ ْ ِ ْ ُ ْ ََ َ َ َ َ ٌ ْ َ ُ ‫قريش فقال أرأيتم إن حدثتكم أن العدو مصبحكم أو ممسيكم أكنتم تصدقوني قالوا نعم قال فإني نذير لكم بين يدي‬ ‫عذاب شديد فقال أبو لهب ألهذا جمعتنا تبا لك فأنزل ال عز وجل تبت يدا أبي لهب إلى آخرها‬ َ ِ ِ َِ ٍ َ َ ِ َ َ َ ْ ّ َ ّ َ َ ّ َ ّ َ َ ْ َ َ َ َ ّ َ َ َ ْ َ َ َ َ َِ ٍ َ َ ُ َ َ َ َ ٍ ِ َ ٍ َ َ ُ . Allah Ta’ala berfirman. Nama kunyahnya adalah Abu ‘Utaibah. (Diriwayatkan oleh Abu Na’im dalam kitab al-Dalaildari Abu Jafar ar-Razi dari ar-Rabi bin Anas yang bersumber dari Anas bin Malik. mengucapkan satu ayat terbukalah simpulnya. ) ‫تبت يدا أبي لهب وتب )1( ما أغنى عنه ماله وما كسب )2( سيصلى نارا ذات لهب )3( وامرأته حمالة الحطب‬ ِ َ َ ْ َ َ ّ َ ُ ُ ََ ْ َ ٍ َ َ َ َ ً َ َْ َ َ َ َ َ َ َ ُ ُ َ ُ ْ َ َْ َ َ ّ ََ ٍ َ َ ِ َ َ َ ْ َّ (5) ‫4( في جيدها حبل من مسد‬ ٍ َ َ ْ ِ ٌ َْ َ ِ ِ ِ “Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa. Yang di lehernya ada tali dari sabut." "Apa guna-guna itu?" "Guna-guna itu sihir.) Keterangan: Dalam kitab Bukhari terdapat syahid (penguat hadits) yang ceritanya seperti itu.113 dan 114) turun berkenaan dengan peristiwa itu. (Diriwayatkan oleh al-Baihaqi di dalam kitab Halaílun Nubuwah dari al-Kalbi dari Abi Shalih yang bersumber dari Ibnu Abbas. Beliau lah yang paling banyak menentang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan. Setiap kali Rasulullah saw." "Siapa yang membuat sihirnya?" Ia menjawab: "Labid bin al-A’syam Alyahudi yang sihirnya berupa gulungan yang disimpan di sumur keluarga Si Anu di bawah sebuah batu besar.) Faedah Surat Al lahab. Semoga manfaat. Berikut beberapa pelajaran tafsir yang kami gali dari Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim (karya Ibnu Katsir) dan kami tambahkan faedah dari kitab tafsir lainnya.

Allah Ta’ala katakan dalam ayat selanjutnya.” Yaitu istri Abu Lahab akan membawa kayu bakar. Firman Allah Ta’ala (‫ .“Dari Ibnu Abbas bahwa suatu hari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam keluar menuju Bathha`. sekiranya aku mengabarkan kepada kalian. 4972 dan Muslim no. Allah Ta’ala memasangkan tali di lehernya dengan sabut dari api neraka.)حمالة الحطب‬pembawa kayu bakar maksudnya adalah Ummu Jamil adalah ِ َ َ ْ ََ َّ wanita sering menyebar namimah." Hingga akhir ayat. Lalu ia menambah siksaan Abu Lahab. pada hari kiamat. Ini pendapat sebagian ulama. Ada pula yang mengatakan masad adalah rantai yang panjangnya 70 hasta.)تبت يدا أبي لهب‬yaitu binasalah kedua tangan Abu Lahab. Surat Al Lahab adalah Bukti Nubuwwah .) َيصلى نارا ذات لهب‬yaitu kelak Abu Lahab akan mendapat balasan yang jelek ٍ َ َ َ َ ً َ َْ َ ‫س‬ dan akan disiksa dengan api yang bergejolak. "Bagaimana. “Aku aku menginfakkan kalung ini dan hasilnya digunakan untuk memusuhi Muhammad.” Akibatnya. menunjukkan kalimat berita. Firman Allah Ta’ala (‫ . ٍ َ َ ِ َ َ َ ْ َّ amalan dan usahanya sia-sia.)تبت يدا أبي لهب‬maksudnya adalah sungguh Abu Lahab merugi. apakah kalian akan membenarkanku?" Mereka menjawab. (5) ‫وامرأته حمالة الحطب )4( في جيدها حبل ِن مسد‬ ٍ َ َ ْ ‫ِ ِ ِ َ َْ ٌ م‬ ِ َ َ ْ َ َ ّ َ ُ ُ ََ ْ َ “Dan (begitu pula) istri Abu Lahab. "Ya. Ummu Jamil akan membantu menambah siksa Abu Lahab di neraka Jahannam. Ummu Jamil punya kelakuan biasa membantu suaminya dalam kekufuran.)وامرأته حمالة الحطب‬istri Abu Lahab biasa memikul kayu bakar." Maka Allah menurunkan firman-Nya: "TABBAT YADAA ABII LAHAB. Oleh karena itu. Tafsiran Istri Abu Lahab Pembawa Kayu Bakar Di sini ada beberapa tafsiran ulama: Pertama: Mengenai ayat (‫ . Yang di lehernya ada tali dari sabut. Bukhari no.)وتب‬yaitu sungguh dia akan binasa. Kedua: Sebagian ulama lainnya mengatakan bahwa yang dimaksud Ummu Jamil pembawa kayu bakar adalah karena kerjaannya sering meletakkan duri di jalan yang biasa dilewati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ats Tsauri mengatakan bahwa masad adalah kalung dari api yang panjangnya 70 hasta. Ketiga: Sebagian ulama lainnya mengatakan bahwa yang dimaksud (‫ )حمالة الحطب‬adalah Ummu Jamil ِ َ َ ْ ََ َّ biasa mengenakan kalung dengan penuh kesombongan. ّ ََ Firman Allah Ta’ala (‫ .. Sesungguhnya di hadapanku akan ada adzab yang pedih. "Apakah hanya karena itu kamu mengumpulkan kami? Sungguh kecelakanlah bagimu. Lantas ia katakan. lalu ia akan bertemu suaminya Abu Lahab. Kemudian beliau bertanya." Akhirnya Abu Lahab pun berkata. Nama asli beliau adalah Arwa binti Harb bin Umayyah. Firman Allah Ta’ala (‫ . pembawa kayu bakar. Yang dimaksud firman Allah Ta’ala (‫ . sehingga ia akan terbakar dengan api yang amat panas.)ما أغنى عنه ماله وما كسب‬yang dimaksud (‫ )وما كسب‬yaitu apa yang ia usahakan َ َ َ َ َ ُ ُ َ ُ ْ َ َْ َ َ َ َ َ ََ adalah anaknya. salah seorang pembesar wanita Quraisy. ٍ َ َ َِ َ َ ْ َّ Sedangkan ayat (‫ . Sebagian ulama memaknakan masad dengan sabut." Beliau bersabda lagi.)وتب‬maksudnya adalah kerugian dan kebinasaan ّ ََ akan terlaksana. yaitu si A mendengar pembicaraan B tentang C.)في جيدها حبل من مسد‬yaitu maksudnya di leher Ummu Jamil ada ٍ َ َ ْ ِ ٌ َْ َ ِ ِ ِ tali sabut dari api neraka. bahwa musuh (di balik bukit ini) akan segera menyergap kalian. penentangan dan pembakangan pada Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam. putus harapan. Dan memang istri Abu Lahab dipersiapkan untuk melakukan hal ini." Maka orang-orang Quraisy pun berkumpul. 208) Tafsir Ayat Ayat (‫ .” (HR. "Sesungguhnya aku adalah seorang pemberi peringatan bagi kalian. "Wahai sekalian manusia. menunjukkan do’a kejelekan padanya. Ummu Jamil ini adalah saudara Abu Sufyan. lantas si A menyampaikan berita si B pada si C dalam rangka adu domba. Oleh karena itu. Istri Abu Lahab ِ َ َ ْ َ َ ّ َ ُ ُ ََ ْ َ bernama Ummu Jamil. kemudian beliau naik ke bukit seraya berseru. Inilah pendapat yang dipilih Ibnu Jarir Ath Thobari. Sedangkan makna (‫ .

Karena sejak turun firman Allah Ta’ala. karena dalam ayat ini Ummu Jamil dipanggil dengan “imro-ah” (artinya: istrinya).Surat ini merupakan mukjizat yang jelas-jelas nampak yang membuktikan benarnya nubuwwah (kenabian). orang tua pun akan memperoleh hasilnya. (Ahkamul Quran. 4. Alasannya karena dalam ayat ini demi menghinakan Abu Lahab. Maka inilah bukti benarnya nubuwwah beliau. maka itu benar adanya.” (HR. 2137. 8.).. An Nasai no. Al Jashshosh. 4452. Maka ini menunjukkan terlarangnya model nama semacam ini karena mengandung penghambaan kepada selain Allah. Ibnul ‘Arobi. . Inilah sunnatullah yang mesti dijalani dan butuh kesabaran. Ahmad 6/31. mereka akan kekal dalam neraka. namun hal itu tidak bermanfaat bagi Abu Lahab karena ia tidak beriman. Tidak bermanfaatnya harta dan keturunan bagi orang yang tidak beriman. Faedah berharga dari Surat Al Lahab: 1. Ini berarti kedudukan mulia tidak bermanfaat bagi seseorang di akhirat kelak kecuali jika ia memiliki keimanan yang benar. Anak merupakan hasil usaha orang tua sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. 3. karena Abu Lahab disebut dalam ayat ini tidak menggunakan nama aslinya yaitu Abdul Uzza (hamba Uzza). Dan (begitu pula) istrinya. 15. 9/175) 16. Jadi apa pun amalan yang dilakukan oleh anak baik shalat. 14. Sedangkan para Nabi dalam Al Quran selalu disebut dengan nama aslinya (seperti Muhammad) dan tidak pernah mereka dipanggil dengan nama kunyahnya. Ummu Jamil dan Abu Lahab mati dalam keadaan kafir secara lahir dan batin.. Api neraka yang bergejolak. Siksaan pedih akibat menyakiti seorang Nabi. 9.. 10. “Sesungguhnya anak adalah hasil jerih payah orang tua. 12. 11. Tidak boleh memakai nama dengan bentuk penghambaan kepada selain Allah. dan Ummu . 8/145) 17. Akibat dosa namimah. Setiap Nabi dan orang yang mengajak pada kebaikan pasti akan mendapat cobaan dari orang yang tidak suka pada dakwahnya. bahwasanya betul-betul beliau adalah seorang Nabi. Akibat jelek karena infaq dalam kejelekan dan permusuhan. Terlarang menyakiti seorang mukmin secara mutlak. Benarnya nubuwwah (kenabian) Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. (Ahkamul Quran. Syaikh Al Albani katakan bahwa hadits ini shahih). 18. 5) ‫)سيصلى نارا ذات لهب )3( وامرأته حمالة الحطب )4( في جيدها حبل من مسد‬ ٍ َ َ ْ ِ ٌ َْ َ ِ ِ ِ ِ َ َ ْ َ َ ّ َ ُ ُ ََ ْ َ ٍ َ َ َ َ ً َ َْ َ َ “Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. Padahal Al Qur’an biasa jika menyebut nama orang akan disebut nama aslinya. namun sebenarnya harta dan keturunan dapat membawa manfaat jika seseorang itu beriman. Yang di lehernya ada tali dari sabut”.. Ibnu Majah no. Semoga Allah memberi taufik kepada kita untuk terus mengkaji Al Quran dan menggali faedah di dalamnya. Lihatlah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan Abu Lahab punya kedekatan dalam kekerabatan. Nama asli (seperti Muhammad) itu lebih mulia daripada nama kunyah (nama dengan Abu . Allah telah menetapkan akan kebinasaan Abu Lahab dan membatalkan tipu daya yang ia perbuat pada Rasulnya. Hubungan kekeluargaan dapat bermanfaat jika itu dibangun di atas keimanan. dinampakkan atau secara sembunyi-sembunyi. Imam Asy Syafi’i menyebutkan bahwa pernikahan sesama orang musyrik itu sah. Apa yang dikabarkan pada beliau. 13. pembawa kayu bakar. Bahaya saling tolong menolong dalam kejelekan sebagaimana dapat dilihat dari kisah Ummu Jamil yang membantu suaminya untuk menyakiti Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Semoga bermanfaat. 2. 5. 7. Mendengar berita neraka dan siksaan di dalamnya seharusnya membuat seseorang takut pada Allah dan takut mendurhakai-Nya sehingga ia pun takut akan maksiat. puasa dan amalan lainnya. ia tidak disebut dengan nama aslinya namun dengan nama kunyahnya. Abu Lahab dan Ummu Jamil tidaklah beriman sama sekali baik secara zhahir atau batin. yaitu menyulut api permusuhan sehingga diancam akan disiksa dengan dikalungkan tali sabut dari api neraka. 6. Berarti pernikahan antara Ummu Jamil dan Abu Lahab yang sama-sama musyrik itu sah. Kedudukan mulia yang dimiliki Abu Lahab dan istrinya tidak bermanfaat di akhirat.

Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin. tidak ada seorangpun yang menolak dan mendustakan ajaran yang dibawa oleh para nabi. Sebab Turunnya Surat Suatu hari. Adalah sunnatullah. Asy Syamilah Aysarut Tafaasir. “Ya shabahah!” (kalimat peringatan yang biasa mereka gunakan untuk mengabarkan akan adanya serangan musuh atau terjadinya peristiwa yang besar). Abu Bakr Jaabir Al Jazairi. Atas dasar inilah Allah subhanahu wata’ala menyebutnya dalam kitab-Nya Al Quran dengan kun-yahnya (yaitu nama/julukan yang diawali dengan Abu atau Ibnu. Allah subhanahu wata’ala telah membinasakan mereka disaat mereka mendustakan dan berpaling dari ajaran yang dibawa oleh nabi yang diutus kepada mereka. Surat ini terdiri atas 5 ayat dan termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. mereka bertanya. Darul Fawaid – Dar Ibnu Rajab.” (Al Ahzab: 71) Dan demikian pula sebaliknya. Syaikh Musthofa Al ‘Adawi. wahai Bani Fulan. “Muhammad. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam naik ke bukit Shafa. siapa yang berteriak-teriak itu? Mereka mengatakan. dan bukan dengan namanya. kami tidak pernah menyaksikan engkau melainkan selalu bersikap jujur. Ibnul ‘Arobi. Allah subhanahu wata’ala telah menurunkan satu surat khusus yang berisi vonis kebinasaan bagi para pembangkang dan pengacau dakwah. kemudian berseru. Para pembaca. Beliau naik sampai kepuncaknya. Kemudian beliau shalallahu ‘alaihi wasallam mulai memanggil kabilah-kabilah cabang dari kabilah Quraisy dan menyebut mereka kabilah per-kabilah. Dinamakan Abu Lahab karena ia kelak akan masuk ke dalam neraka yang memiliki lahab (api yang bergejolak). Hal ini tidaklah bisa dicapai kecuali dengan menerima segala apa yang datang dari Allah subhanahu wata’ala dan mengikuti petunjuk Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. sampai-sampai seseorang yang tidak bisa datang sendiri mengirim utusan untuk melihat apa yang sedang terjadi. Tafsir Surat Al-Lahab (Al-Masad) Tafsir Surat Al-Lahab (Al-Masad) Posted by: Asifa’uqolbi on: April 21. atau Ummu bagi perempuan). Maktabah Adwail Munir. Ketika mereka telah berkumpul. Demikian pula apa yang telah terjadi pada umat nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam. Tafsir Juz ‘Amma. kecuali ia akan hina dan binasa. Setiap insan tentu berharap dan mendambakan kehidupan yang bahagia di dunia dan lebih-lebih di akhirat kelak. segala bentuk kehinaan dan malapetaka bersumber dari sikap antipati dan berpaling dari peringatan Allah subhanahu wata’ala dan peringatan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. Allah subhanahu wata’ala berfirman (artinya): “Dan barang siapa menaati Allah dan Rasul-Nya. Allah subhanahu wata’ala dengan tegas menyebutkan dalam firman-Nya (artinya): “Sesungguhnya telah diwahyukan kepada kami bahwa siksa itu (ditimpakan) atas orang-orang yang mendustakan dan berpaling. semoga Allah subhanahu wata’ala senantiasa merahmati kita semua. Wahai bani Fihr. 2011 • In: Tafsir Abu Lahab adalah putranya Abdul Muththalib namanya Abdul ‘Uzza. Al Jashshosh Al Hanafi. Shahih Tafsir Ibnu Katsir. maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. beliaupun berbicara: “Apa pendapat kalian seandainya aku beritahukan kepada kalian bahwa ada pasukan berkuda di lembah bukit ini yang akan menyerang kalian.” Maka orang-orang pun bergegas menuju beliau shalallahu ‘alaihi wasallam. wahai Bani Abdu Manaf. wahai Bani Abdul Muththalib!” ketika mendengar (panggilan tersebut).” (Thaha: 48) Lihatlah kisah umat-umat terdahulu seperti kaum ‘Ad. wahai Bani Fulan. Qarun. apakah kalian mempercayaiku?” Mereka menjawab: “Ya.Referensi: Ahkamul Qur’an. Fir’aun dan Haman. Tsamud. Surat tersebut adalah Surat Al Masad atau dinamakan juga dengan surat Al Lahab.” Beliaupun berkata: “Sesungguhnya aku adalah seorang . Asy Syamilah Ahkamul Qur’an.

aku tidak bisa menolongmu sedikitpun dari (keputusan) Allah! Karena kalian memiliki hubungan silaturahmi maka akan aku basahi dengan airnya (maksudnya akan aku sambung hubungan silaturahmi tersebut sesuai haknya). atau Ummu bagi perempuan). selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Sesungguhnya aku tidak bisa memberi mudharat dan tidak pula manfaat! Wahai Bani Ka’ab bin Murrah. Ayat ini turun sebagai bantahan kepadanya disaat menolak dan enggan untuk mengikuti seruan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. dan bukan dengan namanya. serta aku tidak bisa menolong kalian sedikitpun dari (keputusan) Allah! Mintalah kepadaku dari hartaku sebanyak yang kalian suka.” (Al-Lahab:1) Kandungan surat Al Lahab Ayat pertama ّ َ َ ٍ ْ َ ْ ِ َ َ َ ْ ّّ ‫تبت يدا أبي لهب وتب‬ “Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa” Abu Lahab adalah putranya Abdul Muththalib namanya Abdul ‘Uzza. aku tidak bisa menolongmu sedikitpun dari (keputusan) Allah! Wahai Fatimah bintu Muhammad Rasulullah mintalah kepadaku dari hartaku sebanyak apa yang engkau mau. masuk dalam kaidah penyebutan sebagian tetapi yang dimaksudkan adalah keseluruhannya. Kemudian beliau shalallahu ‘alaihi wasallam memperingatkan mereka agar waspada dari siksa Allah. aku tidak bisa menolongmu sedikitpun dari (keputusan) Allah! Wahai Shafiyyah bintu ‘Abdil Muththalib (bibi Rasulullah). Dan juga karena namanya disandarkan kepada nama salah satu berhala pada zaman itu. Ia menemui Nabi dengan nada yang kasar. karena memang kedua tanganlah yang mempunyai peran besar dalam mengganggu dan menyakiti Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Wahai bani ‘Abdul Muthalib. namun aku tidak bisa menolong kalian sedikitpun dari (keputusan) Allah! Wahai ‘Abbas bin ‘Abdul Muthalib. Dijelaskan pula bahwa keberadaan beliau sebagai rasul tidak bisa menyelamatkan mereka dari siksa dan menolong mereka sedikitpun dari (keputusan) Allah. Ayat kedua َ َ َ َ َ ُ ُ َ ‫َ َ ْ َ َ ْه‬ ‫ما أغنى عن ُ ماله وما كسب‬ “Tidaklah berfaedah (berguna) kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan”. selamatkanlah diri-diri kalian dari api neraka! Wahai bani Abdu Manaf. Beliau memberi peringatan tersebut secara umum dan khusus. berkatalah Abu . korbankanlah diri-diri kalian karena Allah! Selamatkanlah diri-diri kalian dari api neraka! Sesungguhnya aku tidak bisa memberikan mudharat kepada kalian dan tidak pula manfaat. Tidak disebutkan keadaan bahwa mereka menampakkan suatu penentangan ataupun dukungan atas apa yang telah mereka dengar. Setelah selesai beliau menyampaikan peringatan tersebut. maka ia pun berseru. mengapa Allah hanya menyebutkan kedua tangannya saja yang akan binasa? Jawabannya adalah seperti yang telah dijelaskan dalam kitab tafsir Adhwa`ul Bayan. Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu menyebutkan: “Tatkala Rasulullah mengajak kaumnya untuk beribadah hanya kepada Allah saja dan meninggalkan sesembahan selain Allah. selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Sesungguhnya aku tidak bisa memberikan mudharat dan tidak pula manfaat. Ya. Juga karena ia lebih tenar dengan kun-yahnya. Permisalanku dengan kalian hanyalah seperti seseorang yang melihat pasukan musuh kemudian bergegas untuk mengawasi keluarganya (mengamati dan melihat mereka dari tempat tinggi agar mereka tidak didatangi musuh secara tibatiba) karena ia khawatir musuh akan mendahuluinya.pemberi peringatan kepada kalian dari siksa yang pedih. selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Sesungguhnya aku tidak bisa memberikan mudharat dan tidak pula manfaat! Wahai bani Hasyim. Lalu beliau menjelaskan kepada mereka bahwa kalimat syahadat merupakan kekuatan dunia dan keselamatan akhirat. Beliau mengatakan: “Wahai orang-orang Quraisy. Dinamakan Abu Lahab karena ia kelak akan masuk ke dalam neraka yang memiliki lahab (api yang bergejolak). Dalam ayat ini. kecuali apa yang terjadi pada Abu Lahab. Dia adalah salah satu paman Rasul yang paling besar permusuhannya kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam sejak dikumandangkannya dakwah mengajak beribadah hanya kepada Allah saja. selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Wahai Bani Qushay. Hal ini diketahui dari lafazh setelahnya yaitu “Watabba” artinya: ia (Abu Lahab) telah binasa. orang-orangpun bubar dan bertebaran. shabahah. selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Sesungguhnya aku tidak bisa memberikan mudharat dan tidak pula manfaat! Wahai bani ‘Abdu Syams. Ia berkata. serta aku tidak bisa menolong kalian sedikitpun dari (keputusan) Allah! Wahai Bani Ka’ab bin Luay. Allah subhanahu wata’ala memaksudkan penyebutan kebinasaan seseorang dengan mencukupkan penyebutannya pada kedua tangannya. selamatkan dirimu dari api neraka.” Kemudian beliau shalallahu ‘alaihi wasallam mengajak untuk bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah. “Celakalah engkau selama-lamanya! Cuma untuk inikah kamu kumpulkan kami?” Maka turunlah ayat (artinya): “Telah celaka kedua tangan Abu Lahab dan diapun celaka. Mungkin para pembaca bertanya-tanya. bahwa penyebutan tangan dalam ayat ini. “Ya. Atas dasar inilah Allah subhanahu wata’ala menyebutnya dalam kitab-Nya Al Quran dengan kun-yahnya (yaitu nama/julukan yang diawali dengan Abu atau Ibnu.

3. Haramnya menganggu orang beriman secara mutlak. Penutup . Sedangkan Ibnu ‘Abbas.” Ayat ketiga ٍ َ َ َ َ ً َ َْ َ َ ‫سيصلى نارا ذات لهب‬ “Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. sambil tangannya menggenggam batu. 2. “Dia tidak melihatku. dalam surat Al Masad ini. dimana Abu Lahab adalah pamannya Nabi tetapi ia di dalam neraka. kedudukan. pembawa kayu bakar. Atau ayat ini bermakna pula di dalam neraka wanita ini membawa kayu bakar untuk menyiksa suaminya sambil melilitkan dilehernya seutas tali dari sabut.” Kelak ia akan diliputi oleh api neraka dari segala sisinya Ayat keempat ِ َ َ ْ َ َ ّ َ ُ ُ ََ ْ َ ‫وامرأته حمالة الحطب‬ “Dan (begitu pula) istrinya. anak istri.” Ia pun datang. ada beberapa pelajaran yang bisa kita petik darinya. Allah subhanahu wata’ala menegaskan dalam firman-Nya (artinya): “Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa. saudara perempuannya Abu Sufyan (bapaknya Muawiyyah). Kemudian Allah subhanahu wata’ala menutup penglihatannya sehingga ia tidak bisa melihat kecuali Abu Bakr t saja. Allah telah menutupi pengelihatannya.” Maka terkumpullah di punggung wanita jahat ini dosa-dosa. “Mana temanmu itu (Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam)? Telah sampai kepadaku bahwa dia telah mengejekku dengan syair. tidakkah engkau mengira bahwa dia melihatmu?” Kemudian beliau pun menjawab. “Wahai Rasulullah.Lahab: “Jika apa yang dikatakan putra saudaraku (Rasulullah) adalah benar aku akan menebus diriku dari azab yang pedih pada hari kiamat dengan harta dan anak-anakku. Tidak berguna sedikitpun harta benda (untuk melindungi) seseorang dari azab Allah ketika ia melakukan perbuatan yang mendatangkan murka Allah subhanahu wata’ala. diantaranya: 1. Mujahid.” Kemudian iapun mengucapkan syair: Orang tercela kami tentang Urusan kami mengabaikannya Dan agamanya kami tidak suka Lalu ia pun pergi. Ia curahkan segenap daya dan upayanya untuk mengganggu dan memusuhi beliau shalallahu ‘alaihi wasallam. (Fathul Bari) Faidah Para pembaca yang semoga dimuliakan Allah.” (Fathul Bari dan Tafsir Ibnu Katsir) Ayat kelima َ َ َ ْ ِ ٌ َْ َ ِ ِْ ْ ِ ‫في جيدها حبل من مسد‬ “Yang dilehernya ada tali dari sabut. jabatan dan lain sebagainya dari perkara dunia ini. Sebagaimana suaminya. demi Allah aku sendiri juga pandai bersyair. yang konsekuensinya mereka berdua tidak akan menjadi orang yang beriman.” Istri Abu Lahab merupakan salah satu tokoh wanita Quraisy. Sementara beliau tengah duduk bersama Abu Bakr di dekat Ka’bah. dan disebut juga tali dari sabut. lalu ia tebarkan di jalan yang sering dilalui oleh Rasulullah pada waktu malam. Maka bertanya Abu Bakr. Ia dan suaminya bahu-membahu dalam permusuhan dan dosa. seolah orang yang mengumpulkan kayu bakar yang telah mempersiapkan seutas tali di lehernya. Al-Imam Muhammad bin Sirin rahimahullah (salah seorang tokoh besar dan ulama` tabi’in) berkata: “Istrinya Abu Lahab memfitnah Rasulullah dan para sahabatnya kepada musyrikin. Namanya adalah Auraa’ bintu Harb bin Umayyah kunyahnya Ummu Jamil. maka tidak bermanfaat lagi apa yang telah diusahakannya dari harta-benda. Ketika mendengar turunnya ayat: “Telah celaka kedua tangan Abu Lahab. Dimana Allah menurunkan surat ini dalam kondisi Abu Lahab dan istrinya masih hidup. ia juga merupakan wanita yang paling besar gangguan dan permusuhannya terhadap Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. ia mencari-cari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. Pernah ia membawa dahan yang penuh duri. seandainya aku menjumpainya. sungguh aku akan pukul mulutnya dengan batu ini.” Maka turunlah firman Allah Ta’ala (artinya): “Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan” (Tafsir Ibnu Katsir) Ketika vonis binasa telah disandangnya. sementara keduanya telah divonis sebagai orang yang akan disiksa didalam api neraka. Maksudnya istri Abu Lahab profesinya sebagai tukang fitnah. Surat ini merupakan salah satu tanda dari tanda-tanda kekuasaan Allah. Tidak bermanfaat sedikitpun hubungan kekerabatan seorang musyrik. Demi Allah. Dan apa yang dikabarkan Allah subhanahu wata’ala Dzat Yang Maha Mengetahui perkara yang gaib pasti terjadi. Maka ia pun bertanya. Ketahuilah. Qatadah dan As-Sa’dy menafsirkan ayat ini dengan namimah.” Al-Imam Al-Fara mengatakan: “Al-Masad adalah rantai yang ada di neraka. sehingga melukai beliau dan para shahabatnya. 4.

beliau ? bersabda: . kesehatan. ia berkata: “Jika dua shahabat Rasulullah ? bertemu maka keduanya tidak akan berpisah kecuali setelah salah satu darinya membacakan kepada yang lainnya surat Al ‘Ashr hingga selesai.Para pembaca yang semoga senantiasa dirahmati Allah subhanahu wata’ala. Jika waktu atau zaman itu digunakan untuk amal kebajikan maka itulah jalan terbaik yang akan menghasilkan kebaikan pula. terkandung di dalamnya makna-makna yang amat berharga bagi siapa saja yang mentadabburinya (memahaminya dengan seksama). mudah-mudahan dengan kita mengetahui tafsir surat Al Masad ini akan menambah rasa tunduk dan patuh kita kepada Allah subhanahu wata’ala dan menjadi pendorong bagi kita untuk melaksanakan segala perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya. Allah ? berfirman (artinya): “Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus. sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam keadaan merugi (celaka). kecuali orangorang yang beriman. dan saling menasehati dalam kesabaran.” (Al Israa’: 9) Sehingga semua ayat-ayat Al Qur’an memiliki kedudukan dan fungsi yang agung. Demikian pula pada surat Al ‘Ashr.” (Al ‘Ashr: 1-3) Kedudukan Surat Al ‘Ashr Al Qur’an adalah kalamullah ? (firman Allah) sebagai pedoman dan petunjuk ke jalan yang lurus bagi umat manusia. 28/152) Keutamaan Surat Al ‘Ashr Al Imam Ath Thabrani menyebutkan dari Ubaidillah bin Hafsh ?.” (Al Mu’jamu Al Ausath no: 5097. 2009 Para pembaca yang mulia –semoga Allah subhanahu wata’ala membuka segala pintu kebaikan kepada kita– untuk edisi kali ini kami akan mengulas tafsir surat terpendek dari Al Qur’an yaitu surat Al Ashr. beramal shalih. kemudian memberikan salam. beliau berkata: ْ ُ ْ َ ِ َ َ َ َ ْ ّ ِ ِ َ ُ ّ َ َّ َ ْ َ ‫لو تدبر الناس هذه السورة لوسعتهم‬ “Sekiranya manusia mau memperhatikan (kandungan) surat ini. saling menasehati dalam kebenaran. dan waktu senggang” (HR. 2648) Kandungan Surat Al ‘Ashr Pada ayat pertama: ((‫والعصر‬ ِ ْ ََْ Allah ? bersumpah dengan al ‘ashr yang bermakna waktu. dishahihkan oleh Asy Syaikh Al Albani di dalam Ash Shahihah no. Sebaliknya jika digunakan untuk kejelekan maka tidak ada yang dihasilkan kecuali kerugian dan kecelakaan. Al Imam Muhammad bin Idris Asy Syafi’i menegaskan tentang kedudukan surat Al ‘Ashr. Allah subhanahu wata’ala berfirman: 3) ‫)والعصر )1( إن النسان لفي خسر )2( إل الذين آمنوا وعملوا الصالحات وتواصوا بالحق وتواصوا بالصبر‬ ِ ْ ّ ِ ْ َ َ ََ ّ َ ْ ِ ْ َ َ ََ ِ َ ِ ّ ُِ َ َ ُ َ َ َ ِ ّ ّ ِ ٍ ْ ُ ِ َ َ َ ْ ِْ ّ ِ ِ ْ ََْ “Demi masa. niscaya surat ini akan mencukupkan baginya. 2304. Pada zaman/masa itulah terjadinya amal perbuatan manusia yang baik atau pun yang buruk. zaman atau masa. Rasulullah ? bersabda: ُ َ َْ َ ُ ّ ّ ‫نعمتان مغبون فيهما كثيرمن الناس: الصحة والفراغ‬ ِ ّ َ ِ ٌ ْ َِ َ ِ ْ ِ ٌ ُْ َ ِ ََ ْ ِ “Dua kenikmatan yang kebanyakan orang lalai di dalamnya. (Lihat Majmu’ Fatawa. Amïn Yä Rabbal ‘Älamïn… Tafsir Surat Al ‘Ashr Posted by abuamincepu pada Maret 4. dari shahabat Abdullah bin Abbas ?) Kemudian di hari kiamat kelak Allah ? akan menanyakan tentang umur seseorang. untuk apa dia pergunakan? Sebagaimana hadits Rasulullah ? yang diriwayatkan oleh shahabat Abdullah bin Mas’ud ?. At Tirmidzi no.” (Lihat Tafsir Ibnu Katsir pada Surat Al ‘Ashr) Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah mengatakan bahwa perkataan Al Imam Asy Syafi’i itu adalah tepat karena Allah ? telah mengkhabarkan bahwa seluruh manusia dalam keadaan merugi (celaka) kecuali barang siapa yang mu’min (beriman) lagi shalih (beramal shalih) dan ketika bersama dengan yang lainnya saling berwasiat kepada jalan yang haq dan saling berwasiat di atas kesabaran.

Dan bisa juga kerugian tersebut menimpa seseorang akan tetapi tidak mutlak hanya sebagian saja. Hal ini menunjukkan tingginya keutamaan ilmu dan ahli ilmu. masa mudanya untuk apa ia habiskan. malaikat-malaikat-Nya. umurnya untuk apa ia gunakan. melainkan Allah ? mengkhabarkan bahwa semua manusia itu dalam keadaan celaka kecuali yang memilki empat sifat yang terdapat pada kelanjutan ayat tersebut. Padahal syahadat laa ilaaha illallaah merupakan keimanan yang tertinggi. dan apa yang ia perbuat dengan ilmu-ilmu yang telah ia ketahui. dari beriman kepada Allah. status. Penggalan ayat di atas memiliki kandungan makna yang amat berharga yaitu tentang kewajiban menuntut ilmu agama yang telah diwariskan oleh Nabi ?. dan jabatan. …” (Ali Imran: 19) Dalam ayat yang mulia ini Allah ? menggandengkan syahadat orang-orang yang berilmu dengan syahadat untuk diri-Nya sendiri dan para Malaikat-Nya. seperti keadaan orang yang merugi di dunia dan di akhirat. karya Asy Syaikh Abdurrahman As Sa’di) Pertama: Keimanan Sifat yang pertama adalah beriman. karena tidaklah mungkin seseorang mencapai keimanan yang benar dan sempurna tanpa adanya ilmu pengetahuan terlebih dahulu dari apa yang ia imani dari Al Qur’an dan As Sunnah. jenis kelamin. bisa kerugian yang bersifat mutlak. 947) Kemudian Allah ? menyebutkan ayat berikutnya: ٍ ْ ُ َِ َ َ ِْ ّ ِ ‫إن النسان لفي خسر‬ “Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam keadaan merugi. rasul-rasul-Nya.” (HR. (Taisir Karimirrahman.َ ِ َ ُ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ ِ ِ ِ َ َ ‫َ َ ُ ُ َ َ ُ ْ ِ َ َ َ ْ َ ْ ِ َ َ ِ ِ ْ ِ ْ ِ َ ّ ِ َ ّ ُ ْ َ َ َ ْ َ ْ ٍ َ ْ ُ ُ ِ ِ ِ َ َ ْ َ ه َ َ ْ َ َ ِ ِ ِ َ َ ْ َه‬ ‫ل تزول قدم ابن آدم يوم القيامة من عند ربه حتى يسأل عن خمس عن عمره فيم أفنا ُ وعن شبابه فيم أبل ُ وماله من أين اكتسبه وفيم‬ َ َِ َ ِ َ ِ َ َ َ َ ُ َ َ ْ َ ‫أنفقه وماذا عمل فيما علم‬ “Tidaklah bergeser telapak kaki bani Adam pada hari kiamat dari sisi Rabb-nya hingga ditanya tentang lima perkara. yaitu mengetahui apa ia persaksikan. At Tirmidzi no.” (Az Zukhruf: 86) Sehingga tersirat dari penggalan ayat: ‫إل الذين ءامنوا‬ ْ َُ َ َ ْ ّ ّ ِ kewajiban menimba ilmu agama. Kerugian yang dimaksud dalam ayat ini bermacam-macam. diambil dari penggalan ayat: ‫إل الذين ءامنوا‬ ْ َُ َ َ ْ ّ ّ ِ “Kecuali orang-orang yang beriman” Iman adalah keimanan terhadap seluruh apa yang Allah ? perintahkan untuk mengimaninya. Mengapa demikian? Tentu. Allah ? berfirman (artinya): “Allah bersaksi (bersyahadat untuk diri-Nya sendiri) bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Dia (Allah). dalam keadaan mereka mengetahuinya (berilmu). para Malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga bersyahadat yang demikian itu). hari akhir. Bahkan para ulama menerangkan bahwa salah satu syarat sahnya syahadat adalah berilmu. serta segala sesuatu yang dapat mendekatkan kepada Allah ? dari keyakinankeyakinan yang benar dan ilmu yang bermanfaat. Allah ? tidak memandang agama. dan beriman kepada takdir. (HR. 2416 dan dishahihkan oleh Asy Syaikh Al Albani di dalam Ash Shahihah no. martabat. Terlebih lagi Rasulullah ? menegaskan dalam haditsnya: ٍ ‫َ َ ُ ْ ِ ْ ِ َ ِ َ ٌ َ َ ُ ّ ُ ْل‬ ‫طلب العلم فريضة على كل مسِم‬ “Menuntut ilmu (agama) adalah fardhu (kewajiban) atas setiap muslim. Ibnu Majah no. kitab-kitab-Nya. Sebagaimana firman Allah ?: َ ْ ُ َْ َ ْ ُ َ ّ َ ْ ِ َ ِ َ ْ َ ّ ِ ‫إل من شهد بالحق و هم يعلمون‬ “Kecuali barangsiapa yang bersyahadat dengan haq (tauhid). yang dia kehilangan kenikmatan dan diancam dengan balasan di dalam neraka jahim. 224) .” Lafazh al insan pada ayat di atas secara kaidah tata bahasa Arab mencakup keumuman manusia tanpa terkecuali. hartanya dari mana ia dapatkan dan untuk apa ia belanjakan.

dan dengan dua sifat terakhir (saling menasehati dalam kebenaran dan dalam kesabaran) ia telah menyempurnakan orang lain. Keterkaitan antara iman dan amal shalih itu sangatlah erat dan tidak bisa dipisahkan. Karena dengan dua sifat pertama (iman dan amal shalih) ia telah menyempurnakan dirinya sendiri.” (Al Maidah: 79) Demikian pula orang-orang munafik yang diantara mereka saling menyuruh kepada perbuatan mungkar dan melarang dari perbuatan yang ma’ruf. dalam Al Qur’an Allah ? banyak menggabungkan antara iman dan amal shalih dalam satu konteks. sebagaimana firman-Nya (artinya): “Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan. sabar terhadap musibah yang menimpa serta sabar terhadap takdir dan ketetapan-Nya. dan merupakan jalan rasul di dalam memperingatkan umatnya. Nasehat merupakan perkara yang agung.” (Al A’raaf: 62). . seperti dalam ayat ini atau ayat-ayat yang lainnya. Iman itu bisa bertambah dengan amalan shalih dan akan berkurang dengan amalan yang jelek (kemaksiatan) Oleh karena itu. sabar di atas ketaatan terhadap Allah ? dan menjalankan segala perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya.” (An Nahl: 97) Berkata Asy Syaikh Abdurrahman As Sa’di: “Jika dua sifat (iman dan amal shalih) di atas terkumpul pada diri seseorang maka dia telah menyempurnakan dirinya sendiri. dan di dalam menjalankan ketaatan kepada Allah ? serta meninggalkan perkara-perkara yang diharamkan-Nya. Karena amal shalih itu merupakan buah dan konsekuensi dari kebenaran iman seseorang. sebagian mereka dengan sebagian yang lain adalah sama. baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman. 90 dari shahabat Tamim Ad Daari ?) Bila nasehat itu mulai kendor dan runtuh maka akan runtuhlah agama ini. baik amalan tersebut bersifat fardhu (wajib) atau pun bersifat mustahab (anjuran). Sehingga Allah ? melaknat kaum kafir dari kalangan Bani Israil dikarenakan tidak adanya sifat ini sebagaimana firman-Nya (artinya): “Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan mungkar yang mereka perbuat. selamatlah ia dari kerugian.R Muslim no. mereka menyuruh kepada perbuatan yang mungkar dan melarang dari perbuatan yang ma’ruf. Diantaranya firman Allah ? (artinya): “Barangsiapa yang mengerjakan amal shalih. Kemudian Nabi Hud ? yang berkata kepada kaumnya: “Aku hanyalah pemberi nasehat yang terpercaya bagimu. maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami berikan balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. Orang-orang yang bersabar di atas kebenaran dan saling menasehati satu dengan yang lainnya.” (Al A’raaf: 68) Dengan nasehat itu maka akan tegak agama ini. sebagaimana Nabi Nuh ? ketika memperingatkan kaumnya dari kesesatan: “Dan aku memberi nasehat kepada kalian.” Amalan shalih itu mencakup amalan zhahir yang dikerjakan oleh anggota badan maupun amalan batin. Atas dasar ini para ulama’ menyebutkan salah satu prinsip dasar dari Ahlus Sunnah wal jama’ah bahwa amal shalih itu bagian dari iman. Oleh karena itu. sebagaimana sabda Rasulullah ? di dalam haditsnya: ُ َ ِْ ّ ُ ّْ ‫الدين النصيحة‬ “Agama ini adalah nasehat” (H. maka dia telah mencapai puncak kesempurnaan.Kedua: Beramal shalih Sifat yang kedua adalah beramal shalih. Allah ? telah memberitakan keadaan mereka di dalam Al Quran. Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka perbuat.” (At Taubah: 67) Keempat: Saling menasehati dalam kesabaran Saling menasehati dalam berbagai macam kesabaran.” (Taisir Karimirrahman) Ketiga: Saling menasehati dalam kebenaran Merupakan salah satu dari sifat-sifat yang menghindarkan seseorang dari kerugian adalah saling menasehati diantara mereka dalam kebenaran. maka sesungguhnya Allah ? telah menjanjikan bagi mereka pahala yang tidak terhitung. Wallahu A’lam. karena kemungkaran akan semakin menyebar dan meluas. diambil dari penggalan ayat (artinya): ِ َ ِّ ‫وعملوا الصالحات‬ ُِ َ َ “Dan beramal shalih. bahkan ia telah beruntung dengan keberuntungan yang agung. Allah ? berfirman (artinya): “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (Az Zumar:10) Jika telah terkumpul pada diri seseorang keempat sifat ini.

“Dan (ingatlah). yang i'tikaf.org Senin. Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam Jaami’ Shahih(2/51) nya: ‫حدثنا عمروْ بن عون قال حدثنا هشيم عن حميد عن أنس بن مالك قال قال عمر ب ُ الخطاب ص م وافقت ربي في ثلث فقلت يا‬ َ ُ ْ ُ َ ٍ َ َ ْ ِ ْ ّ َ ُ ْ َ َ َ َ ِ ّ َ ‫َ ّ َ َ َ ْ ُ ْ ُ َ ْ ٍ َ َ َ ّ َ َ ُ َ ْ ٌ َ ْ ُ َ ْ ٍ َ ْ َ َ ِ ْ ِ َ ِ ٍ َ َ َ َ ُ َ ُ ْن‬ ُ ِ َ َ ّ َ ّ ُ ُ َِ ُ ُ ّ َِ َ ْ ِ َ َ ْ َ َ َ َ ِ َ ْ َ َ ْ َ ِ َ ْ ُ َ َ ُ ْ ُ ِ َ ِ ُ َ َ َّ ُ َ ْ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ َ ْ َ ّ ِ َ ِ َ ْ ُ َ ‫رسول ال لوْ إتخذنا من مقام إبراهيم مصلى و آية الحجاب قلت يا رسول ال لو أمرت نساءك أن يحتجبن فإنه يكلمهن البر و الفاجر‬ ِ ِ َ ْ ََ َ َ ّ ُ ْ ِ ً ْ َ ً َ ْ َ ُ َّ َ ُ ْ َ ّ ُ َ ََ ْ ِ ُ ّ َ َ َ ّ ُ َ ُ ْ ُ َ ِ ْ ََ ِ َ ْ َ ْ ِ َ َ ّ ِ ّ ُ َ ِ َ َ َ ْ َ ِ َ ِ ُ َ ْ ََ َ َ ‫فنزلت آية الحجاب و إجتمع نساء النبي ص م في الغيرة عليه فقلت لهن عسى ربه إن طلقكن أن يبدله أجوازا خيرا منكن فنزلت هاذه‬ َِ ‫. yang i'tikaf. katanya: Husyaim telah bercerita kepada kami dari Humaid dari Anas bin Malik. ayat: 125 Asbaabun Nuzuul Surat al-Baqarah(2). yang ruku' dan yang sujud". ayat: 125 َ ِ ِ َ ْ َ َ ِ ِ ّ ِ َ ِ ْ َ َ ّ َ ْ َ َ ِ َ ْ َِ َ ِ َ ْ ِ َِ َ ْ ِ َ َ َّ ُ َ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ ُ ِ ّ َ ً ْ ََ ِ ّ ِ ً َ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ َ َ ْ َِ ‫وإذ جعلنا البيت مثابة للناس وأمنا واتخذوا من مقام إبراهيم مصلى وعهدنا إلى إبراهيم وإسماعيل أن طهرا بيتي للطععائفين والعععاكفين‬ (١٢٥) ‫والركع السجود‬ ِ ُ ّ ِ ّّ َ 125. ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. “Dan (ingatlah). dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf. dan Jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. Ya Rabbal ‘alamin. Amin. 19 April 2010 Asbaabun Nuzuul Surat al-Baqarah(2). Maroji’ : Salafy. .Penutup Demikianlah para pembaca sedikit dari apa yang kami sampaikan mengenai tafsir Surat Al ‘Ashr semoga dapat memberikan bimbingan kepada kita semua di dalam menempuh agama yang telah diridhai oleh Allah ? ini. dan Jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat.لية‬ “Telah bercerita kepada kami ‘Amr bin ‘Aun. lalu turunlah ayat: 125. ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf. yang ruku' dan yang sujud". saya berkata: Wahai Rasulullah seandainya anda jadikan sebagian Makam Ibrahim sebagai tempat Shalat. Dan tentunya kita berharap agar dapat memiliki 4 sifat yang akan menyelamatkan kita dari kerugian baik di dunia maupun di akhirat. Surat al-Baqarah(2): َ ِ ِ َ ْ َ َ ِ ِ ّ ِ َ ِ ْ َ َ ّ َ ْ َ َ ِ َ ْ َِ َ ِ َ ْ ِ َِ َ ْ ِ َ َ َّ ُ َ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ ُ ِ ّ َ ً ْ ََ ِ ّ ِ ً َ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ َ َ ْ َِ ‫وإذ جعلنا البيت مثابة للناس وأمنا واتخذوا من مقام إبراهيم مصلى وعهدنا إلى إبراهيم وإسماعيل أن طهرا بيتي للطععائفين والعععاكفين‬ (١٢٥) ‫والركع السجود‬ ِ ُ ّ ِ ّّ َ 125. katanya: telah berkata Umar: Saya sepakat/seide/bersesuaian dengan Rabbku dalam tiga hal.

Hijab dan Tawanan Perang Badr. katanya: Juwairiyah bin Asma’ telah mengabarkan kepada kami dari Nafi’ dari Ibnu Umar. Jaami’ Shahih al-Muslim.Juga diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Jaami’ Shahih(15/166) nya: ْ ِ َّ ُ ْ َ َ ُ َ ُ َ َ َ َ َ َ ُ ِ ْ ِ َ ٍ ِ َ ْ َ َ َ َ ْ َ َ َ ْ َ ُ ْ ُ َ ِ ْ َ ُ َ َ ٍ ِ َ ُ ْ ُ ْ ِ َ َ َ ّ َ ّ ِ َ ْ ِ َ ْ ُ ُ ْ ُ َ ْ ُ َ َ ّ َ ‫حدثنا عقبة بن مكرم العمي حدثنا سعيد بن عامر قال جويرية بن أسماء أخبرنا عن نافع عن ابن عمر قال قال عمر وافقت ربي في‬ ٍ ْ َ َ َ ُ ْ ِ َ ِ َ ِ ْ ِ َ َ ِْ َ ِْ ِ ََ ْ ِ ٍ َ َ ‫. Al-Hafidz Ibnu Katsir juga ْ ُِ ّ َ menyandarkannya kepada an-Nasa’i dan Ibnu Majah dalam Tafsirnya(Tafsir Ibnu Katsir). Ath-Thabari mengeluarkan pula dalam Kitab Tafsirnya Tafsir ath-Thabari(1/534) sebagaimana Riwayat at-Tirmidzi di atas. dan kata beliau(at-Tirmidzi): Hadis di atas Hasan Shahih. dia berkata: berkata Umar: Saya bersesuaian/sejalan/setuju/sama dengan Rabbku(tuhanku) dalam tiga hal: tentang Maqam Ibrahim. Hadis ini juga dikeluarkan oleh at-Tirmidzi dalam Sunan(4/69) nya. Sunan(an-Nasa’i). DAFTAR PUSTAKA Fathul Baarii(Ibnu Hajar al-Asqalani). Beliau(Ibnu Katsir) keluarkan pula dalam Juz 1/24 dan 36. Beliau(Ibnu Umar) mencukupkan dengan lafadz: ‫ و تخذوا‬yang artinya: (dan ambillah/jadikanlah). Jaami’ Shahih al-Bukhari.ثلث في مقام إبراهيم و في الحجاب و في أسارى بدر‬ “ Telah bercerita kepada kami ‘Uqbah bin Mukarram al-‘Ammi.” KETERANGAN: Imam Bukhari mendeskripsikan dalam Tafsir(9/235) di dalamnya ada Mutaba’ah(dukungan) Yahya bin Sa’id untuk Husyaim dan Beliau(Imam Bukhari) cantumkan dalam dua tempat secara Mu’allaq(tidak menyebutkan sanadnya) dan di sini terdapat ungkapan tegas adanya sima’(mendengar) dari Humaid dari Anas. Dalam bab ini ada periwayatan juga dari Ibnu ‘Umar. . Kata al-Hafidz(Ibnu Hajar al-Asqalani) dalam Fath al-Baari(2/51): maka amanlah dari tadlis(menyembunyikan sanad) nya.

dan Jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. ayat: 125 Asbaabun Nuzuul Surat al-Baqarah(2). saya berkata: Wahai Rasulullah seandainya anda jadikan sebagian Makam Ibrahim sebagai tempat Shalat. Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam Jaami’ Shahih(2/51) nya: ‫حدثنا عمروْ بن عون قال حدثنا هشيم عن حميد عن أنس بن مالك قال قال عمر ب ُ الخطاب ص م وافقت ربي في ثلث فقلت يا‬ َ ُ ْ ُ َ ٍ َ َ ْ ِ ْ ّ َ ُ ْ َ َ َ َ ِ ّ َ ‫َ ّ َ َ َ ْ ُ ْ ُ َ ْ ٍ َ َ َ ّ َ َ ُ َ ْ ٌ َ ْ ُ َ ْ ٍ َ ْ َ َ ِ ْ ِ َ ِ ٍ َ َ َ َ ُ َ ُ ْن‬ ُ ِ َ َ ّ َ ّ ُ ُ َِ ُ ُ ّ َِ َ ْ ِ َ َ ْ َ َ َ َ ِ َ ْ َ َ ْ َ ِ َ ْ ُ َ َ ُ ْ ُ ِ َ ِ ُ َ َ َّ ُ َ ْ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ َ ْ َ ّ ِ َ ِ َ ْ ُ َ ‫رسول ال لوْ إتخذنا من مقام إبراهيم مصلى و آية الحجاب قلت يا رسول ال لو أمرت نساءك أن يحتجبن فإنه يكلمهن البر و الفاجر‬ ِ ِ َ ْ ََ َ َ ّ ُ ْ ِ ً ْ َ ً َ ْ َ ُ َّ َ ُ ْ َ ّ ُ َ ََ ْ ِ ُ ّ َ َ َ ّ ُ َ ُ ْ ُ َ ِ ْ ََ ِ َ ْ َ ْ ِ َ َ ّ ِ ّ ُ َ ِ َ َ َ ْ َ ِ َ ِ ُ َ ْ ََ َ َ ‫فنزلت آية الحجاب و إجتمع نساء النبي ص م في الغيرة عليه فقلت لهن عسى ربه إن طلقكن أن يبدله أجوازا خيرا منكن فنزلت هاذه‬ َِ ‫. yang i'tikaf. yang ruku' dan yang sujud". dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf. Asbaabun Nuzuul Surat al-Baqarah(2). Tafsir Ibnu Katsir. “Dan (ingatlah). yang i'tikaf. ayat: 125 َ ِ ِ َ ْ َ َ ِ ِ ّ ِ َ ِ ْ َ َ ّ َ ْ َ َ ِ َ ْ َِ َ ِ َ ْ ِ َِ َ ْ ِ َ َ َّ ُ َ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ ُ ِ ّ َ ً ْ ََ ِ ّ ِ ً َ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ َ َ ْ َِ ‫وإذ جعلنا البيت مثابة للناس وأمنا واتخذوا من مقام إبراهيم مصلى وعهدنا إلى إبراهيم وإسماعيل أن طهرا بيتي للطععائفين والعععاكفين‬ (١٢٥) ‫والركع السجود‬ ِ ُ ّ ِ ّّ َ 125. katanya: telah berkata Umar: Saya sepakat/seide/bersesuaian dengan Rabbku dalam tiga hal. Surat al-Baqarah(2): َ ِ ِ َ ْ َ َ ِ ِ ّ ِ َ ِ ْ َ َ ّ َ ْ َ َ ِ َ ْ َِ َ ِ َ ْ ِ َِ َ ْ ِ َ َ َّ ُ َ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ ُ ِ ّ َ ً ْ ََ ِ ّ ِ ً َ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ َ َ ْ َِ ‫وإذ جعلنا البيت مثابة للناس وأمنا واتخذوا من مقام إبراهيم مصلى وعهدنا إلى إبراهيم وإسماعيل أن طهرا بيتي للطععائفين والعععاكفين‬ (١٢٥) ‫والركع السجود‬ ِ ُ ّ ِ ّّ َ 125. yang ruku' dan yang sujud". “Dan (ingatlah). katanya: Husyaim telah bercerita kepada kami dari Humaid dari Anas bin Malik. ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Tafsir ath-Thabari. lalu turunlah ayat: 125. ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman.لية‬ “Telah bercerita kepada kami ‘Amr bin ‘Aun. dan Jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf. Sunan(Ibnu Maajah). Juga diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Jaami’ Shahih(15/166) nya: .Sunan(at-Tirmidzi).

Sunan(an-Nasa’i). Jaami’ Shahih al-Bukhari.ثلث في مقام إبراهيم و في الحجاب و في أسارى بدر‬ “ Telah bercerita kepada kami ‘Uqbah bin Mukarram al-‘Ammi. Jaami’ Shahih al-Muslim. Ath-Thabari mengeluarkan pula dalam Kitab Tafsirnya Tafsir ath-Thabari(1/534) sebagaimana Riwayat at-Tirmidzi di atas. Hijab dan Tawanan Perang Badr. Al-Hafidz Ibnu Katsir juga ْ ُِ ّ َ menyandarkannya kepada an-Nasa’i dan Ibnu Majah dalam Tafsirnya(Tafsir Ibnu Katsir).ْ ِ َّ ُ ْ َ َ ُ َ ُ َ َ َ َ َ َ ُ ِ ْ ِ َ ٍ ِ َ ْ َ َ َ َ ْ َ َ َ ْ َ ُ ْ ُ َ ِ ْ َ ُ َ َ ٍ ِ َ ُ ْ ُ ْ ِ َ َ َ ّ َ ّ ِ َ ْ ِ َ ْ ُ ُ ْ ُ َ ْ ُ َ َ ّ َ ‫حدثنا عقبة بن مكرم العمي حدثنا سعيد بن عامر قال جويرية بن أسماء أخبرنا عن نافع عن ابن عمر قال قال عمر وافقت ربي في‬ ٍ ْ َ َ َ ُ ْ ِ َ ِ َ ِ ْ ِ َ َ ِْ َ ِْ ِ ََ ْ ِ ٍ َ َ ‫. DAFTAR PUSTAKA Fathul Baarii(Ibnu Hajar al-Asqalani). Kata al-Hafidz(Ibnu Hajar al-Asqalani) dalam Fath al-Baari(2/51): maka amanlah dari tadlis(menyembunyikan sanad) nya. Dalam bab ini ada periwayatan juga dari Ibnu ‘Umar. dia berkata: berkata Umar: Saya bersesuaian/sejalan/setuju/sama dengan Rabbku(tuhanku) dalam tiga hal: tentang Maqam Ibrahim. dan kata beliau(at-Tirmidzi): Hadis di atas Hasan Shahih. Sunan(at-Tirmidzi). katanya: Juwairiyah bin Asma’ telah mengabarkan kepada kami dari Nafi’ dari Ibnu Umar. Hadis ini juga dikeluarkan oleh at-Tirmidzi dalam Sunan(4/69) nya. Beliau(Ibnu Umar) mencukupkan dengan lafadz: ‫ و تخذوا‬yang artinya: (dan ambillah/jadikanlah).” KETERANGAN: Imam Bukhari mendeskripsikan dalam Tafsir(9/235) di dalamnya ada Mutaba’ah(dukungan) Yahya bin Sa’id untuk Husyaim dan Beliau(Imam Bukhari) cantumkan dalam dua tempat secara Mu’allaq(tidak menyebutkan sanadnya) dan di sini terdapat ungkapan tegas adanya sima’(mendengar) dari Humaid dari Anas. Beliau(Ibnu Katsir) keluarkan pula dalam Juz 1/24 dan 36. .

Mensucikan Allah hendaknya dengan memuji-Nya atas nikmat-nikmat yang dianugerahkan-Nya dan mensyukuri segala kebaikan-kebaikan yang telah dilimpahkan-Nya dan menyanjung-Nya dengan sepantasnya. 110:2) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah An Nashr 1 . Bila ia selalu melakukan yang demikian niscaya menjadi kuat dan sempurnalah jiwanya. dan melihat pula orang-orang masuk agama Allah beramai-ramai dan berduyun-duyun. yaitu apabila ia telah melihat pertolongan Allah terhadap agama-Nya telah tiba. Tafsir ath-Thabari. Walaupun ini berat untuk jiwa manusia biasa. bukan perseorangan sebagaimana halnya pada permulaan dakwah. bukanlah berarti Dia telah menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beramal baik. 110:1) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah An Nashr 1 . . Kemudian mintalah ampun kepada Allah untuk dirimu dan untuk sahabat-sahabatmu yang telah memperlihatkan kesedihan dan keputus-asaan karena terlambat datangnya pertolongan Allah. Bertobat dari keluh kesah adalah dengan mempercaya penuh akan janji-janji Allah dan dengan membersihkan jiwa dari pemikiran yang bukan-bukan bila menghadapi kesulitan.2 2) ‫)إذا جاء نصر ال والفتح )1( ورأيت الناس يدخلون في دين ال أفواجا‬ ً َ ْ َ ّ ِ ِ ِ َ ُُ ْ َ َ ّ َ ْ ََ َ ِ ُ ْ َْ َ ّ ُ ْ َ َ َ َ ِ ِ Dalam ayat-ayat ini Allah memerintahkan apa yang harus dilakukan nabi-Nya pada saat penaklukan Mekah. Bila Allah Yang Maha Kuasa dan Maha Bijaksana. dan melihat pula orang-orang masuk agama Allah beramai-ramai dan berduyun-duyun. bukan perseorangan sebagaimana halnya pada permulaan dakwah. yaitu apabila ia telah melihat pertolongan Allah terhadap agama-Nya telah tiba. 110:3) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah An Nashr 3 3) ‫)فسبح بحمد ربك واستغفر ُ إنه كان توابا‬ ً ّ َ َ َ ُ ّ ِ ‫َ َ ّ ْ ِ َ ْ ِ َ ّ َ َ ْ َ ْ ِ ْه‬ Bila yang demikian itu telah terjadi supaya ia mengagungkan Tuhannya dan mensucikan-Nya dari halhal yang tidak layak bagi-Nya. Keadaan ini terjadi pula pada para sahabat yang memiliki jiwa yang sempurna dan menerima tobat mereka. 3 maka bertasbihlah dengan dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya.(QS. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat. seperti ia menganggap terlambat datangnya pertolongan dan mengira bahwa Tuhan tidak menepati janji-Nya untuk meninggikan nikmat-Nya atas Nabi-Nya walaupun orang-orang kafir tidak menghendakinya. Allah mendidik hamba-hamba-Nya melalui bermacam-macam cobaan dan bila merasa tidak sanggup menghadapinya harus memohon bantuan-Nya serta yakin akan datangnya bantuan itu.Sunan(Ibnu Maajah). karena Allah selalu menerima tobat hamba-hamba-Nya. dengan kekalahan orang-orang musyrik dan kemenangan di pihak Nabi-Nya. tetapi ringan untuk Nabi-Nya sebagai insanul kamil.(QS. memberi kesempatan kepada orangorang kafir. 2 dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong. Tafsir Surat : AN-NASHR 1 Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan. oleh sebab itu Ia menyuruh Nabi-Nya memohon ampunan-Nya. dengan kekalahan orang-orang musyrik dan kemenangan di pihak Nabi-Nya.2 2) ‫)إذا جاء نصر ال والفتح )1( ورأيت الناس يدخلون في دين ال أفواجا‬ ً َ ْ َ ّ ِ ِ ِ َ ُُ ْ َ َ ّ َ ْ ََ َ ِ ُ ْ َْ َ ّ ُ ْ َ َ َ َ ِ ِ Dalam ayat-ayat ini Allah memerintahkan apa yang harus dilakukan nabi-Nya pada saat penaklukan Mekah.(QS. Tafsir Ibnu Katsir.

Maka Nabi SAW. Setelah itu turun ayat: ‫لقد جاءكم رسول من أنفسكم‬ Artinya: "Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri". Al Maidah: 3). Q.(QS. Nabi memahaminya bahwa tugas risalahnya telah selesai dan selanjutnya ia hanya menunggu panggilan pulang ke Rahmatullah.S. dan Nabi hidup sesudahnya lima puluh hari. 108:1) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Kautsar 1 1) ‫)إنا أعطيناك الكوثر‬ َ َ ْ َ ْ َ َ ْ َ ْ َ ِّ Orang-orang musyrik di Mekah dan Orang-orang munafik di Madinah mencemoohkan dan mencacimaki Nabi sebagai berikut: a.S. (Q. orang lemah karena mereka tidak takut kehilangan. Maka Nabi SAW. Pengikut-pengikut Muhammad terdiri dari orang-orang biasa yang tidak mempunyai kedudukan.S. sesudah itu turun firman Allah: ‫اليوم أكملت لكم دينكم وأتممت عليكم نعمتي‬ Artinya: "Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu. Kemudian turun firman Allah. Tafsir Surat : AL-KAUTSAR 1 Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. melainkan (sebagai) seorang manusia (biasa) seperti kami. karena mereka tidak mempunyai pangkat atau kedudukan yang ditakuti hilang. kalau agama yang dibawanya itu benar tentu yang menjadi pengikutnya pengikut-pengikutnya orangorang mulia yang berkedudukan di antara mereka. bahkan 'kami yakin bahwa kamu adalah orang-orang yang dusta". Ibnu Umar berkata: "Surah ini turun di Mina ketika Nabi mengerjakan Haji Wada'. (Al Baqarah): 281. Dengan turunnya surah An Nasr ini. tetapi Allah senantiasa membantu para rasul Nya dan menunjang dakwah mereka. dan telah Kucukupkan kepadamu nikmatKu". Begitulah sikap penduduk Mekah terhadap dakwah Nabi SAW. (Hud): 27. ‫واتقوا يوما ترجعون فيه إلى ال‬ Artinya: "Dan peliharalah dirimu dari (azab yang terjadi pada) hari yang pada waktu itu kamu semua dikembalikan kepada Allah". karena kaum Nuh juga dahulu kala telah menyatakan yang demikian kepada nabi Nuh A.Maksudnya. sebagaimana firman Allah: ‫فقال المل الذين كفروا من قومه ما نراك إل بشرا مثلنا وما نراك اتبعك إل الذين هم أراذلنا بادي الرأي وما نرى لكم علينا من فضل‬ ‫بل نظنكم كاذبين‬ Artinya: Maka berkatalah pemimpin-pemimpin yang kafir dari kaumnnya: "Kami tidak melihat kamu. Dengan demikian keluh kesah dan rasa kecewa tidak lagi akan mempengaruhi jiwa orangorang yang ikhlas selagi mereka memiliki keikhlasan dan berada dalam persesuaian kata dan cinta sama cinta. pembesar-pembesar dan orang-orang . hidup sesudahnya tiga puluh lima hari. hidup sesudahnya dua puluh satu hari saja. dan kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apapun atas kami. dan kami tidak melihat orang-orang yang mengikuti kamu melainkan orang-orang yang hina dina di antara kami yang lekas percaya saja. Kemudian setelah itu turun ayat Kalalah. Ucapan ini bukanlah suatu keanehan. Nabi hidup hanya delapan puluh hari setelah turun ayat ini. Dari itu pertentangan terusmenerus terjadi antara mereka dengan para rasul. hilanglah ketakutan dan hendaklah Nabi-Nya bertasbih menyucikan Tuhannya dan mensyukuri-Nya serta membersihkan jiwa dari pemikiran-pemikiran yang terjadi pada masa kesulitan.S. bila pertolongan telah tiba dan telah mencapai kemenangan serta manusia berbondongbondong masuk Islam. At Tubah: 128). Sunatullah yang berlaku di antara hamba-hamba-Nya.S. Q. (Q. bahwa mereka yang cepat menerima panggilan para rasul adalah orang-orang biasa.

Namun semua itu adalah untuk membersihkan jiwa-jiwa yang masih dapat dipengaruhi oleh isyu-isyu tersebut dan untuk mematahkan tipu daya orang-orang musyrik. sehingga nama mereka hanya diingat ketika membicarakan orang-orang jahat dan kejahatannya. Orang-orang Mekah bila melihat suatu musibah atau kesulitan yang menimpa pengikut-pengikut Nabi. mereka bergembira dan bersenang hati serta menunggu kehancuran mereka dan lenyapnya sebutan mereka. "Sebutan Muhammad akan lenyap dan dia akan mati punah".yang berkedudukan tidak mau mengikuti Nabi karena benci kepada beliau dan terhadap orang-orang biasa yang menjadi pengikut beliau. karena Dia sajalah yang mendidiknya dan melimpahkan karuniaNya. agar mereka mengetahui bahwa perjuangan Nabi SAW. tiada sekutu bagi-Nya. 2 Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu.(QS. 108:2) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Kautsar 2 2) ‫)فصل لربك وانحر‬ ْ َ ْ َ َ َّ ِ ّ َ َ Dalam ayat ini Allah memerintahkan Nabi-Nya agar mengerjakan salat dan menyembelih hewan korban karena Allah semata-mata. 108:3) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Kautsar 3 3) ‫)إن شانئ َ هو البتر‬ ُ َ ْ َْ َ ُ ‫ِ ّ َ ِ َك‬ Sesudah Allah menghibur dan menggembirakan Rasul-Nya serta memerintahkan supaya mensyukuri anugerah-anugerah-Nya dan sebagai kesempurnaan nikmat-Nya. (Al An'am): 162-163. dan orang-orang yang menerima petunjuk beliau serta nama harum mereka diangkat setinggi-tingginya oleh Allah sepanjang masa. bahwa tuduhan-tuduhan yang dilontarkan oleh orang-orang musyrik itu adalah suatu purbasangka yang tidak ada artinya sama sekali. dan berkorbanlah. Dalam ayat lain yang sama maksudnya Allah berfirman: ‫قل إن صلتي ونسكي ومحياي ومماتي ل رب العالمين ل شريك له وبذلك أمرت وأنا أول المسلمين‬ Artinya: Katakanlah: "Sesungguhnya salatku. yang telah diguncangkan oleh agama baru itu. ibadatku. Adapun kedudukan Nabi SAW. Penyakit Hati dan Penangkalnya . Tuhan semesta alam. lalu kembalilah kepada mereka kedudukan mereka yang semula. pasti akan menang dan pengikut-pengikut beliau pasti akan bertambah banyak. Q. agama yang benar. Pemberian itu berupa kenabian. 3 Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus. Orang-orang yang mencaci Nabi. bukanlah mereka tidak senang kepada pribadi Nabi. Adapun Nabi dan pengikut-pengikutnya sebutan dan basil perjuangannya akan tetap jaya sampai Hari Kiamat. walaupun (orang musyrik) memandang hina dan tidak menghargai pemberian itu disebabkan kekurangan akal dan pengertian mereka. b. Dalam ayat ini Allah menerangkan bahwa Dia telah memberi Nabi-Nya nikmat dan anugerah yang tidak dapat dihitung banyaknya dan tidak dapat dinilai tinggi mutunya. dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)". Sungguh Allah telah menepati janji-Nya dengan menghinakan dan menjatuhkan martabat orang-orang yang mencaci Nabi. mereka berkata. karena beliau mencela kebodohan mereka dan mencaci berhala-berhala yang mereka sembah serta mengajak mereka untuk meninggalkan penyembahan berhala-berhala itu..S. petunjuk-petunjuk dan jalan yang lurus yang membawa kepada kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat. maka Allah menjadikan musuhmusuh Nabi itu hina dan tidak percaya. Orang-orang Mekah bila melihat anak-anak Nabi meninggal dunia. Mereka mengira bahwa kematian itu suatu kekurangan lalu mereka mengejek Nabi dan berusaha menjauhkan manusia dari Nabi SAW. dan matiku hanyalah untuk Allah. C. Siapa saja yang membenci dan mencaci Nabi akan hilang pengaruhnya dan tidak ada kebahagiaan baginya di dunia dan di akhirat.(QS. hidupku. Maka pada surah itu Allah menyampaikan kepada Rasul-Nya. tetapi yang mereka benci dan tidak senang adalah petunjuk dan hikmah yang dibawa beliau.

”(HR.” (HR. sesungguhnya pada setiap jasad ada sekerat daging. Merasakan kekerasan dan kekakuan hati Keras dan kakunya hati seseorang membuat orang itu tidak memiliki sensitifitas terhadap masalahmasalah yang menimpa saudaranya sesame muslim. Perilaku yang mencerminkan rusak dan sakitnya hati seseorang diantaranya adalah: 1. Ahmad) “Perumpamaan hati adalah seperti sebuah bulu di tanah lapang yang diubah oleh hembusan angin dalam keadaan terbalik. Misalnya.” (HR. Begitu banyak penyakit yang dapat hinggap dalam hati kita. dan “kosong”.” (HR. Dia-lah yang membolak-balikkan hati manusia sesuai dengan kehendak-Nya. maka ibadah tersebut hanyalah sekedar rutinitas belaka. Dzat yang membolak-balikkan hati. Ada pula yang melakukan dalam beberapa jenis bahkan semuanya dilakukan dengan terang-terangan. 3. Muslim) “Ya Alloh. Masuk dalam kategori ini ialah perbuatan–perbuatan yang tidak dilakukan dengan mempedulikan nilai dari perbuatan tersebut atau meremehkan waktu-waktu yang tepat untuk melakukannya. Bukhori) Perubahan sifat yang ada dalam hati ini terjadi dengan sangat cepat. Namun jika hati yang dimiliki seorang manusia telah penuh dengan niat jahat.Setiap manusia tentu memiliki hati. padahal Rosululloh bersabda: “Setiap umatku akan terampuni kecuali mereka yang melakukan kedurhakaan secara terangterangan. Perhatikan sabda Rasulullah saw berikut: “Dinamakan hati (al-qolbu) karena cepatnya berubah. melakukan sholat-sholat di akhir waktu. Hati inilah yang mempengaruhi tabiat dan sifat seseorang. . dapat dipastikan bahwa tingkah laku orang tersebut tidak akan jauh dari tindakan yang merugikan orang lain. 4.” (HR. Tidak tekun beribadah Ketekunan dalam beribadah merupakan sesuatu hal yang wajib kita laksanakan. condongkanlah hati kami untuk selalu taat kepadaMu. ketahuilah dialah hati. Muslim) Meskipun demikian. Dia mengubah menurut kehendak-Nya. maka manusia tersebut akan memiliki sifat yang terpuji.” (HR. Melakukan kedurhakaan dan dosa Di antara manusia ada yang melakukan kedurhakaan terus-menerus dalam satu jenis perbuatan. Apabila hati ini baik. kita harus terus berupaya untuk menjaga hati kita agar tidak terkena penyakit hati. baik kita sadari maupun tidak. Bukhori) 2. Ibnu Abi Ashim) “Sesungguhnya hati-hati anak Adam berada di antara dua jari-jari Alloh layaknya satu hati. apabila dia baik maka baik seluruh anggota jasad. Dalam beribadah kita harus benar-benar memperhatikan dengan seksama setiap gerakan dan ucapan/bacaan serta doa. yang menyebabkab kita tersesat dari jalan yang diridhoi Allah SWT. dan hanya akan bertumpu pada keinginan pribadinya. Hal ini karena ia tidak akan mampu dipengaruhi oleh apapun juga. Semua itu terjadi semata karena kekuasaan yang dimilii Allah SWT. Sedangkan orang yang hatinya mulai diliputi oleh “penyakit” tidak akan mampu tekun dan memperhatikan apa yang dilakukannya dalam beriadah. apabila dia jelek maka jelek semua anggota jasad. Malas dalam ketaatan dan ibadah Kalaupun ia beribadah. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah Muhammad saw: “Ketahuilah. Penyakit-penyakit hati tersebut dapat diketahui dengan melihat perilaku yang ditampilkan oleh seseorang dalam kesehariannya. atau menunda-nunda haji padahal sudah ada kemampuan untuk melaksanakan.

Suka berlebih-lebihan Penyembuhan Perilaku tersebut diatas dapat dijadikan indikator awal akan adanya penyakit pada hati seseorang. mengapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Alloh bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan. sekalipun mereka dalam kesusahan. Tidak peduli pada penderitaan sesama muslim 15. dia tidak mengetahui yang ma’ruf dan tidak mengetahui yang mungkar. tidak pula mencegah dari yang mungkar. Mudah memutuskan tali silaturahmi/persaudaraan 16. Hanya pandai menilai kadar dosa yang dilakukan dan tidak melihat pada siapa dosa itu dilakukannya 14. Bukhori) 10. Tidak tersentuh kandungan ayat-ayat suci Al Qur’an 7. Alloh berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman. Pada puncaknya. (QS. kita dapat menyembuhkan hati yang sakit tersebut dengan beberapa cara. Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya. .5. mereka itulah orang-orang yang beruntung. “Sesunguhnya kamu sekalian akan berhasrat mendapatkan kepemiminan dan hal ini akan menjadi penyesalan pada hari kiamat.” (HR. Bakhil dan kikir atas hartanya Allah SWT memuji orang-orang Anshor dengan firman-Nya: “… dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin) atas diri mereka sendiri. Senang berbantah-bantahan yang mneyebabkan hatinya keras dan kaku 17.” (HR. Gila kehormatan dan popularitas Termasuk di dalamnya. gila terhadap kedudukan ingin tampil sebagai pemimpin yang menonjol dan tidak dibarengi dengan kemampuan yang semestinya. ash-Shof : 2–3) 12. tidak menyuruh kepada yang ma’ruf. Lalai dalam dzikir dan doa 8. Meskipun demikian. Nasai) 11. Hal ini untuk mempertahankan keimanan yang ada dalam hati kita. Bersenang-senang diatas penderitaan umat muslim 13.” (QS. Perasaan gelisah dan resah karena masalah yang dihadapi 6. Mengakui apa-apa yang tidak dilakukannya Padahal penyakit ini yang menjadikan binasanya umat terdahulu. al-Hasyr [59]: 9) Rosulullah saw bahkan bersabda : “Tidaklah berkumpul pada hati seorang hamba selama-lamanya sifat kikir dan keimanan. Sibuk dalam urusan dunia semata 18. Segala urusan dianggap sama 9. Lalai dalam amar ma’ruf nahi munkar Bara ghiroh dalam hati telah padam.

niscaya akan bergetar hatinya dan jiwanya akan tunduk kepada Dzat yang Maha Mendengar dan Maha Mengetahui sebagaimana firman Allah : “Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib. Firman Allah SWT : “Dan Kami turunkan dari al-Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman…. melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh). Muslim) 5. dan yang demikian adalah selemah-lemah iman. penerang dan cahaya bagi hamba Allah yang dikehendaki-Nya. terkadang bercahaya terkadang gelap. dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering. 4. Merasakan keagungan Allah SWT Banyak dalil dari al-Qur’an dan as-Sunnah yang mengungkap tentang keagungan Alloh. Sedangkan bentuk dan cara memperbanyak amal sholeh diantaranya adalah: • Sesegera mungkin melaksanakan amal sholih • Melaksanakan amal sholih secara terus-menerus • Tidak gampang bosan dan capai dalam melaksanakannya • Mengulang beberapa amal sholih yang terlupakan . tentu para malaikat akan menyalami kamu di atas tempat tidurmu dan tatkala dalam perjalanan. andaikata kamu tetap seperti keadaanmu di sisiku dan di dalam berdzikir. dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula). Mencari dan mempelajari ilmu agama Yaitu ilmu yang bisa menghasilkan rasa takut kepada Allah SWT dan menambah nilai keimanannya. para malaikat datang mengelilingi mereka. Jika seorang muslim memperhatikan nash-nash tersebut.” (HR.” (QS. dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan. Rosulullah saw bersabda: “Demi Dzat yang jiwaku ada dalam genggaman-Nya. dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi. Membaca dan menyimak Al Qur’an Allah SWT telah memastikan bahwa al-Qur’an adalah penawar dari penyakit. jika dia tidak mampu maka dengan lisannya. jika tidak mampu maka dengan hatinya. manakala bulan tersebut tertutup oleh awan maka hilanglah sinar dari rembulan tersebut. Memperbanyak amal sholeh Banyak hal yang dapat digunakan sebagai lading amal sholeh bagi kita. Juga sebagaimana sabda Nabi Muhammad saw : “Barangsiapa di antara kamu melihat kemungkaran hendaklah dia mengubah dengan tangannya. rohmat Allah datang.” (QS. hati tenteram. al-Isra’ : 82) 2. Bukhari) Ada beberapa hal yang bisa dilakukan seorang muslim sebagai upaya penyembuhan penyakit hati yang dideritanya: 1.” (HR. ketika gumpalangumpalan awan menghilang maka nampak kembali cahaya bulan tersebut. Beliau saw juga menggambarkan keimanan ibarat menatap bulan. al-An’am: 59) 3. tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri. dosa-dosa terampuni.Rosulullah saw menggambarkan dalam salah satu sabda Beliau bahwa keimanan seorang hamba diibaratkan sebagai pakaian yang dibutuhkan untuk diperbaharui setiap saat. Banyak berdzikir Dengan berdzikir kepada Allah SWT keimanan bertambah. Tidak akan sama keadaan orang yang mengetahui dan orang yang tidak mengetahui.

Selalu ingat akan tibanya hari akhir 10. Yang wajib pun terkadang terbagi kepada beberapa bagian. Dan semoga Allah SWT memberikan perlindungan kepada kita. sebagiannya berbentuk materi seperti zakat. sebagiannya berbentuk fisik seperti sholat. Banyak mengingat mati Rosulullah saw bersabda: “Perbanyaklah mengingat penebas segala kelezatan. baik di dunia maupun di akhirat kelak. yakni kematian. Bermunajat dan pasrah kpeada Allah SWT 12. Banyak melakukan ibadah hati 14. 7. sebagiannya berbentuk lisan seperti dzikir dan do’a.” (HR. Berdo’a kepada allah SWT agar dijaga keimanan kita Semoga kita terhindar dari penyakit hati yang dapat melemahkan dan bahkan menghilangkan keimanan kita kepada Allah SWT. Rajin melakukan ibadah Di antara rahmat Allah SWT ialah dengan diberikan-Nya beberapa macam peribadatan. mengunjungi orang sakit. Menelaah firman-firman Allah SWt yang terkait dengan peristiwa alam 11.• Senantiasa berharap apa yang dilakukannya diterima oleh Allah SWT 6. dan anjuran. Berbagai jenis ibadah ini memungkinkan untuk dijadikan sebagai penyembuh dari penyakit hati atau lemahnya keimanan. Tidak terlalu mengharap dunia 13. Amin……… . dan lain-lain. mengiringkan jenazah. 9. Bahkan satu jenis ibadah bisa dibagi kepada wajib. sunnah. Tirmidzi) Di antara cara yang efektif untuk mengingatkan seseorang terhadap kematian ialah dengan berziarah kubur. Takut meninggal dalam keadaan su’us khotimah 8.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->