Asbabun Nuzul (Sebab-sebab turunnya) surat Al-Fatihah

Surat Al-Fatihah yang merupakan surat pertama dalam Al Qur’an dan terdiri dari 7 ayat adalah masuk kelompok surat Makkiyyah, yakni surat yang diturunkan saat Nabi Muhammad di kota Mekah. Dinamakan AlFatihah, lantaran letaknya berada pada urutan pertama dari 114 surat dalam Al Qur’an. Para ulama bersepakat bahwa surat yang diturunkan lengkap ini merupakan intisari dari seluruh kandungan Al Qur’an yang kemudian dirinci oleh surat-surat sesudahnya. Surat Al-Fatihah adalah surat Makkiyyah, yaitu surat yang diturunkan di Mekkah sebelum Rasulullah SAW hijrah ke Madinah. Surat ini berada di urutan pertama dari surat-surat dalam Al-Qur’an dan terdiri dari tujuh ayat. Tema-tema besar Al Qur’an seperti masalah tauhid, keimanan, janji dan kabar gembira bagi orang beriman, ancaman dan peringatan bagi orang-orang kafir serta pelaku kejahatan, tentang ibadah, kisah orang-orang yang beruntung karena taat kepada Allah dan sengsara karena mengingkariNya, semua itu tercermin dalam ekstrak surat Al Fatihah. Nama Lain Surat Al Fatihah Surat Al Fatihah memiliki banyak nama. Di antaranya; Fatihatul Kitab (pembuka kitab/Al Qur’an). Karena Al Qur’an, secara penulisan dibuka dengan surat ini. Demikian pula dalam shalat, Al Fatihah sebagai pembuka dari surat-surat lainnya. Al Fatihah dikenal juga dengan sebutan As Sab’ul Matsani (tujuh yang diulang-ulang). Disebabkan surat ini dibaca berulang-ulang pada setiap raka’at dalam shalat. Dinamakan juga dengan Ummul Kitab. Karena di dalamnya mencakup pokok-pokok Al Qur’an, seperti aqidah dan ibadah. Menurut al-Qurtubhi surat al-Fatihah memiliki 12 nama, yakni al-salah (salat, doa), fatihatul kitab (induk alkitab), ummul kitab (induk al-Quran), al-matsani (berulang-ulang), al-quranul ‘azhim (al-Quran yang agung), asy-syifa (penawar, obat, penyembuh), ar-ruqyah (rukyah), al-asas (fondasi), al-wafiyah (yang menyeluruh, komprehensif), al-kafiyah (yang sempurna) dan al-fatihah (pembuka). Dari Abu Hurairah Radhiallahu Anhu berkata : telah bersabda Rasulullah SAW : Al-Hamdulillah (AlFatihah) adalah Ummul Qur’an, Ummul Kitab, As-Sabul Matsaani dan Al-Qur’anul Adhim. (HR. At-Tirmidzi dengan sanad sahih). Dinamakan dengan Ummul Kitab atau Umul Qur’an, yaitu induk Al-Qur’an, karena di dalamnya mencakup inti ajaran Al-Quran. Membaca Al-Fatihah Adalah Rukun Shalat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Tidak ada shalat bagi orang yang tidak membaca Fatihatul Kitab (Al Fatihah).” (HR. Bukhari dan Muslim dari Ubadah bin Shamit radhiyallahu ‘anhu). Dalam sabda yang lain beliau mengatakan yang artinya, “Barangsiapa yang shalat tidak membaca Ummul Qur’an (surat Al Fatihah) maka shalatnya pincang (khidaaj).” (HR. Muslim) Al Fatihah Adalah Surat Paling Agung Dalam Al Quran Dari Abu Sa’id Rafi’ Ibnul Mu’alla radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadaku, “Maukah kamu aku ajari sebuah surat paling agung dalam Al Quran sebelum kamu keluar dari masjid nanti?” Maka beliau pun berjalan sembari menggandeng tanganku. Tatkala kami sudah hampir keluar maka aku pun berkata; Wahai Rasulullah, Anda tadi telah bersabda, “Aku akan mengajarimu sebuah surat paling agung dalam Al Quran?” Maka beliau bersabda, “(surat itu adalah) Alhamdulillaahi Rabbil ‘alamiin (surat Al Fatihah), itulah As Sab’ul Matsaani (tujuh ayat yang sering diulang-ulang dalam shalat) serta Al Quran Al ‘Azhim yang dikaruniakan kepadaku.” (HR. Bukhari, dinukil dari Riyadhush Shalihin cet. Darus Salam, hal. 270) Al-Fatihah adalah surat yang paling utama. Dari Anas bin Malik ra. berkata: Tatkala Nabi saw dalam sebuah perjalanan lalu turun dari kendaraannya, turun pula seorang lelaki di samping beliau. Lalu Nabi menoleh ke arah lelaki tersebut kemudian berkata: “Maukah kamu aku beritahukan surat yang paling utama di dalam al-Quran? Anas berkata: Kemudian Nabi saw membacakan ayat ‘segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.’ Al-Fatihah dapat digunakan untuk meruqyah. Dari Abi Sa’id al-Khudry dan Abu Hurairah ra (keduanya) berkata: “Rosulullah saw bersabda, surat pembuka al-Kitab dapat menyembuhkan dan menawarkan racun.” Mengucapkan amin akan menghapus dosa-dosa. Dari Abu Hurairah ra., Sesungguhnya Nabi saw bersabda: “Jika imam mengucapkan ‘ghoiril magdhubi ‘alaihim waladh dhallin’, maka sambutlah dengan ucapan ‘amin’, karena para malaikatpun mengucapkan ‘amin’ dan sesungguhnya imampun mengucapkan ‘amin’ pula. Maka barang siapa yang ucapan ‘amin’-nya sesuai dengan ucapan malaikat, akan diampuni dosa-dosanya yang terdahulu. Allah tidak pernah menurunkan dalam Taurat dan Injil yang seperti surat Al-Fatihah. (HR. At-Tirmidzi dengan sanad sahih). Al-Fatihah adalah Ruqyah, yaitu jampi-jampi untuk mengobati penyakit. (HR. Bukhari). Shalat tidak sah tanpa membaca Al-Fatihah. (HR. Muslim dan An-Nasa’i). Al-Fatihah adalah dialog hamba dengan Allah Taa’la. (HR. Muslim dan An-Nasa?i). Dari Abu Hurairah r.a dari Rasulullah SAW bersabda: Barangsiapa shalat yang tidak membaca di dalamnya Ummul Qur’an (Al-Fatihah) maka shalatnya tidak sempurna (Rasulullah SAW mengulanginya tiga kali). Lalu ditanyakan kepada Abu Hurairah r.a : Bagaimana apabila kita dibelakang imam. Abu Hurairah r.a menjawab: Bacalah (Al-Fatihah) dalam dirimu, karena sesungguhnya aku pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda: Allah Azza wa Jalla berfirman: Aku membagi shalat (Al-Fatihah) antara Aku dengan hambaKu menjadi dua bagian dan bagi hambaKu apa yang dia minta. Apabila dia (hamba) mengucapkan: Segala puji hanya bagi Allah, Tuhan sekalian alam. Allah Taa’la menjawab: Hambaku memujiKu.Dan apabila dia (hamba) mengucapkan: Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Allah Taa’la menjawab: HambaKu menyanjung-nyanjungKu. Dan apabila dia (hamba) mengucapkan: Yang menguasai hari pembalasan. Allah Taa’la menjawab: HambaKu mengagung-agungkanKu. Dan apabila dia (hamba) mengucapkan: Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Allah Taa’la menjawab: Ini adalah antara Aku dengan hambaKu dan bagi hambaKu apa yang dia minta. Dan apabila dia (hamba) mengucapkan: Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat. Allah Taa’la menjawab: Ini adalah untuk hambaKu dan bagi hambaKu apa yang dia minta. (HR. Muslim dan An-Nasai). Asbabun Nuzul (Sebab-sebab turunnya) surat Al-Fatihah

Sebagaimana diriwatkan oleh Ali bin Abi Tholib mantu Rosulullah Muhammad saw: “Surat al-Fatihah turun di Mekah dari perbendaharaan di bawah ‘arsy’” Riwayat lain menyatakan, Amr bin Shalih bertutur kepada kami:“Ayahku bertutur kepadaku, dari alKalbi, dari Abu Salih, dari Ibnu Abbas, ia berkata: “Nabi berdiri di Mekah, lalu beliau membaca, Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam. Kemudian orang-orang Quraisy mengatakan, “Semoga Allah menghancurkan mulutmu (atau kalimat senada).” Dari Abu Hurairah, ia berkata, “Rosulullah saw. bersabda saat Ubai bin Ka’ab membacakan Ummul Quran pada beliau, “Demi zat yang jiwaku ada di tangan-Nya, Allah tidak menurunkan semisal surat ini di dalam Taurat, Injil, Zabur dan al-Quran. Sesungguhnya surat ini adalah as-sab’ul matsani (tujuh kalimat pujian) dan al-Quran al-’Azhim yang diberikan kepadaku.”

Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Al Ikhlash 1
(3) ‫قل هو ال أحد )1( ال الصمد )2( لم يلد ولم يولد‬ ْ َ ُ ْ ََ ْ َِ ْ َ َُ ّ ّ ُ ٌَ َ ّ َ ُ ْ ُ ُ Imam Tirmizi, Imam Hakim dan Imam Ibnu Khuzaimah, telah mengetengahkan sebuah hadis melalui jalur Abul Aliyah, yang ia terima dari Ubay bin Kaab, bahwasanya orang-orang musyrik telah berkata kepada Rasulullah saw., "Ceritakanlah kepada kami mengenai Rabbmu." Maka Allah menurunkan firman-Nya, "Katakanlah! 'Dialah Allah Yang Maha Esa.'" (Q.S. Al Ikhlash, 1 hingga akhir surah) Imam Tabrani dan Imam Ibnu Jarir mengetengahkan hadis yang sama melalui hadis yang diriwayatkan oleh Jabir bin 'Abdullah. Dengan demikian maka dapat disimpulkan, bahwa surah Al Ikhlash ini termasuk surah Makiah. Imam Ibnu Abu Hatim mengetengahkan sebuah hadis melalui Ibnu Abbas, bahwasanya orang-orang Yahudi datang kepada Nabi saw. di antara mereka terdapat Kaab bin Asyraf dan Huyay bin Akhthab. Mereka berkata, "Hai Muhammad! Gambarkanlah kepada kami Rabbmu yang telah mengutusmu." Maka Allah swt. menurunkan firman-Nya, "Katakanlah! Dialah Allah Yang Maha Esa'." (Q.S. 112 Al Ikhlash, 1 hingga akhir surah) Imam Ibnu Jarir mengetengahkan pula hadis yang sama melalui Qatadah. Demikian pula Imam Ibnu Munzir mengetengahkan pula hadis yang sama melalui Said bin Jubair. Maka dengan riwayat ini dapat disimpulkan bahwa surah ini termasuk ke dalam kelompok surah Madaniah. Imam Ibnu Jarir mengetengahkan sebuah hadis melalui Abul Aliyah yang menceritakan, bahwa ia telah mendengar Qatadah menuturkan sebuah hadis, bahwasanya golongan yang bersekutu mengatakan kepada Nabi saw., "Gambarkanlah kepada kami Rabbmu." Lalu datanglah malaikat Jibril kepada Nabi saw. dengan membawa surah ini. Inilah orang-orang musyrik yang dimaksud di dalam hadis Ubay tadi, dengan demikian maka dapat disimpulkan, bahwa surah ini termasuk ke dalam kelompok surah Madaniah. Seperti halnya pula pengertian yang diisyaratkan oleh hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas r.a. dan kedua hadis tersebut tidak bertentangan. Akan tetapi Imam Abu Syekh di dalam kitabnya Al 'Azhamah, mengetengahkan sebuah hadis melalui jalur Abban yang ia terima dari Anas r.a. yang menceritakan, bahwasanya orang-orang Yahudi Khaibar datang kepada Nabi saw. lalu mereka berkata, "Hai Abul Qasim! (nama julukan Nabi Muhammad) Allah telah menciptakan malaikat dari nur (cahaya) al Hijab, Nabi Adam dari lumpur hitam yang diberi bentuk, iblis dari nyala api, langit dari asap dan bumi dari buih air. Maka ceritakanlah kepada kami tentang Rabbmu." Nabi tidak menjawab mereka, maka datanglah malaikat Jibril dengan membawa surah ini, yaitu firman-Nya, "Katakanlah! Dialah Allah Yang Maha Esa." (Q.S. 112 Al-Ikhlash, 1 hingga akhir surah).

Memahami Tafsir Surat al Ikhlas
Rabu, 31 Maret 2010 21:00 Muhammad Abduh Tuasikal Belajar Islam

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya. Saat ini kita masuk dalam pembahasan tafsir surat Al Falaq. Semoga bermanfaat. Allah Ta’ala berfirman, ) ‫قل أعوذ برب الفلق )1( من شر ما خلق )2( ومن شر غاسق إذا وقب )3( ومن َر النفاثات في العقد )4( ومن شر حاسد إذا حسد‬ ََ َ َِ ٍِ َ ّ َ ْ ِ َ ِ َُ ْ ِ ِ َ ّّ ّ ‫َ ِ ْ ش‬ َ ََ َ ِ ٍ ِ َ ّ َ ْ ِ َ َ ََ َ ّ َ ْ ِ ِ ََ ْ ّ َ ِ ُ ُ َ ْ ُ 5) (yang artinya) : 1. Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, 2. dari kejahatan makhluk-Nya, 3. dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, 4. dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul , 5. dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki”. Pengenalan Surat ini dan surat sesudahnya (surat An Naas) diturunkan secara bersamaan sebagaimana dikatakan oleh Al Baihaqi dalam Dalailin Nubuwwah. Oleh karena itu, kedua surat ini dinamakan Al Maw’izatain. Surat ini merupakan surat Makkiyyah (turun sebelum hijrah) dan ada juga yang mengatakan bahwa surat ini adalah surat Madaniyyah. Surat ini turun sesudah surat Al Fiil. (Aysarut Tafasir, hal. 1503; At Ta’rif bi Suratil Qur’anil Karim) Asbabun Nuzul Tatkala Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam disihir oleh orang Yahudi yang bernama Labid bin Al A’shom di Madinah, Allah Ta’ala menurunkan Al Maw’izatain (surat Al Falaq dan An Naas). Lalu Jibril ’alaihis salam meruqyah (membaca kedua ayat tersebut) kepada Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam. Berkat izin Allah, Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam sembuh. (Aysarut Tafasir, hal. 1503) [Namun, riwayat sabab nuzul untuk surat Al falaq dan An Naaas dinilai dhaif oleh Syaikh Muqbil dalam as Shahih al Musnad min Asbab anNuzul, lihat juga penjelasan Ibnu Katsir] Tafsir Ayat Pertama

1) ‫)قل أعوذ برب الفلق‬ ِ ََ ْ ّ َ ِ ُ ُ َ ْ ُ
1. Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, Yang dimaksud dengan ‘Robbil Falaq’ adalah Allah. Al Falaq berasal dari kata ‘falaqo’ yang berarti membelah. Dalam ilmu shorof ‘Al Falaq’ bermakna isim maf’ul sifat musyabbahah yang berarti terbelah. Lebih khusus ‘Al Falaq’ bisa bermakna Al Ishbah (pagi/shubuh) karena Allah membelah malam menjadi pagi. Secara umum ‘Al Falaq’ bermakna segala sesuatu yang muncul/keluar dari yang lainnya. Seperti mata air yang keluar dari gunung, hujan dari awan, tumbuhan dari tanah, anak dari rahim ibunya. Ini semua dinamakan ‘Al Falaq’. Perhatikan ayat-ayat berikut. Allah Ta’ala berfirman,

‫إن ال فالق الحب والنوى‬ َّ َ ّ َ ْ ُ َِ ّ ّ ِ

Allah juga menyatakan bahwa meminta perlindungan kepada selain Allah termasuk kesyirikan sebagaimana pada ayat. Ayat yang menunjukkan bahwa meminta perlindungan hanya boleh kepada Allah (karena Dia-lah yang mampu) dan bukan pada selain-Nya adalah firman Allah Ta’ala. ِ َْ ِ ُ ِ َ ‫فالق الصباح‬ “Dia menyingsingkan pagi. (I’anatul Mustafid. Ayat ini mencakup seluruh yang Allah ciptakan baik manusia. jin.” (QS. Qotadah dan ulama salaf lainnya mengatakan bahwa makna ’rohaqo’ dalam ayat ini adalah ’itsman’ (dosa). Tsabit Al . Ibnu Katsir mengatakan bahwa ayat ini berarti berlindung dari kejelekan seluruh makhluk. ً َ َ ْ ُ ُ َ َ ّ ِ ْ َ ِ ٍ َ ِ ِ َ ُ ُ َ ِ ْ ِْ َ ِ ٌ َ ِ َ َ ُ ّ ََ ‫وأنه كان رجال من النس يعوذون برجال من الجن فزادوهم رهقا‬ “Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin. termasuk perbuatan syirik. maka hal yang demikian tidaklah boleh dilakukan (ditujukan) kecuali pada Allah semata. benda-benda mati yang dapat menimbulkan bahaya dan dari kejelekan seluruh makhluk. Al An’am [6] : 95) (Tafsir Juz ‘Amma.” (QS. maka jin-jin itu menambah bagi mereka rasa takut. (Taysir Al Karimir Rahman. Allah juga berfirman. Fushshilat [41] : 36) Allah juga memerintahkan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk meminta perlindungan kepada-Nya sebagaimana pada awal surat Al Falaq dan An Naas. hewan. Al Jin [72] : 6) Maksudnya adalah Allah akan menambahkan kepada manusia rasa takut.“Sesungguhnya Allah yang menumbuhkan butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah-buahan.” (QS. ُ ِ َ ْ ُ ِ ّ َ ُ ‫َ ِ ّ َ ْ َ َ ّ َ ِ َ ّ ْ َ ِ َ ْ ٌ َ ْ َ ِ ْ ِ ّ ِ ّه‬ ‫وإما ينزغنك من الشيطان نزغ فاستعذ بال إن ُ هو السميع العليم‬ ِ “Dan jika syetan mengganggumu dengan suatu gangguan. Segala sesuatu yang tidak ada yang mampu melakukannya kecuali Allah. maka isti’adzah termasuk ibadah dan bernilai syirik jika ditujukan kepada selain Allah yang mati dan ghoib. At Tamhid li Syarhi Kitabit Tauhid) Tafsir Ayat Kedua 2) ‫)من شر ما خلق‬ َ ََ َ ّ َ ْ ِ 2. Maka ayat ini menunjukkan celaan bagi manusia semacam ini karena telah meminta perlindungan kepada selain Allah. ini adalah hukuman dari perbuatan mereka sendiri yang meminta perlindungan pada jin. Dan hukuman pasti diakibatkan karena dosa. (I’anatul Mustafid. Oleh karena itu. maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Aysarut Tafasir).” (QS. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. 95) Meminta Perlindungan (Isti'adzah) adalah Ibadah Meminta perlindungan (isti’adzah) merupakan ibadah. Oleh karena isti’adzah berakibat dosa. Karena menghilangkan marabahaya dan kejelekan tidak ada yang mampu melakukannya selain Allah subhanahu wa ta’ala. Al An’am [6] : 95). dari kejahatan makhluk-Nya. Dan perintah untuk Rasulullah berarti juga perintah untuk umatnya karena umatnya memiliki kewajiban untuk meneladani beliau. Mutiara Faedah Kitab Tauhid. 294. Ruhul Ma’ani) Pengertian Ta’awudz Ta’awudz (isti’adzah) adalah meminta perlindungan kepada Allah subhanahu wa ta’ala agar terhindar dari marabahaya. Apabila hal semacam ini diminta kepada selain Allah.

Sedangkan Idza Waqob bermakna apabila masuk (Tafsir Juz ‘Amma. Karena umumnya yang menjadi tukang sihir adalah wanita. Mujahid. Mujahid mengatakan bahwa ‘ghosiq’ adalah Al Lail (malam) ketika matahari telah tenggelam sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhari dan Ibnu Abi Najih. apakah engkau merasa sakit?” Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam mengatakan. Dari Abu Sa’id. Al Hasan. Maka setiap kali seseorang mengucapkan ayat ini. Ghosiq dalam ayat ini adalah Al Lail (malam) dan juga ada yang mengatakan Al Qomar (bulan). Al Israa’ [17] : 78) Sedangkan bulan merupakan bagian dari malam. Tafsir Ayat Keempat 4) ‫)ومن شر النفاثات في العقد‬ ِ َُ ْ ِ ِ َ ّّ ّ َ ْ ِ َ 4. Lalu mengatakan.” (HR. nafsu selalu memerintahkan pada kejelekan. ‫أقم الصلة لدلوك الشمس إلى غسق الليل‬ ََِ ِ ُُ ِ ِ َِ “Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam. Muhammad bin Ka’ab Al Qurtubhy. Allah Ta’ala berfirman.Bunani dan Al Hasan Al Bashri menafsirkan berlindung dari jahannam dan iblis serta keturunannya. Khushoif. Sebagaimana yang terdapat dalam khutbatul hajjah: ‫نعوذ بال من شرور أنفسنا‬ َِ ُ ْ َ ِ ْ ُ ُ ْ ِ ِ ِ ُ ْ ُ َ “Aku berlindung kepada Allah dari kejelekan diriku sendiri. Adh Dhohak.”Ya Muhammad. Qotadah mengatakan bahwa maksudnya adalah malam apabila telah gelap gulita. Tafsir Juz ’Amma. َ ِ ْ َ ّ ِ ْ ِ َ ِ ْ َ ّ ٍ ِ َ ِ ْ َ ْ َ ٍ ْ َ ّ ُ ّ َ ْ ِ َ ِ ْ ُ ‫ِ ْ ِ ّ َ ْ ِ َ ِ ْ ُ ّ َ ْء‬ ‫باسم ال أرقيك من كل شى ٍ يؤذيك من شر كل نفس أو عين حاسد ال يشفيك باسم ال أرقيك‬ ِ ُ ِ . 294295) Tafsir Ayat Ketiga 3) ‫)ومن شر غاسق إذا وقب‬ َ ََ َ ِ ٍ ِ َ ّ َ ْ ِ َ 3. Dan di malam harilah setan serta manusia dan hewan yang suka berbuat kerusakan bergentayangan ke mana-mana (Adhwaul Bayan).”Iya”. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih wa Dho’if Sunan At Tirmidzi no. 295) Namun perlu diingat bahwa dalam syari’at ini terdapat pula penyembuhan penyakit dengan do’a-do’a yang disyari’atkan yang dikenal dengan ruqyah. maka yang pertama kali tercakup dalam ayat tersebut adalah dirinya sendiri. Mujahid mengatakan. At Tirmidzi. beliau menceritakan bahwa Jibril pernah mendatangi Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam. dan Qotadah mengatakan bahwa yang dimaksudkan adalah sihir. Ikrimah. 1105) (Tafsir Juz ‘Amma. jika yang dimaksudkan adalah sifat dari nufus (jiwa atau ruh) (Ruhul Ma’ani. 295. Yusuf [12] : 53). dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita. (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim) Ayat ini juga mencakup meminta perlindungan pada diri sendiri. yang mungkin sering ujub (berbangga diri) atau yang lainnya. Kemudian Jibril meruqyah Nabi dengan mengatakan. Kepada Allah-lah kita meminta perlindungan dari kejahatan dan kejelekan seperti ini. kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Demikianlah yang dikatakan oleh Ibnu Abbas. Adhwaul Bayan). Namun ayat ini juga dapat mencakup tukang sihir laki-laki dan wanita. dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul.” (QS.” (QS. ”Apabila membaca mantera-mantera dan meniupkan (menyihir) di ikatan tali” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim). Dalam ayat ini disebut dengan ’An Nafatsaat’ yaitu tukang sihir wanita. Ingatlah. Jadi dia berlindung dari kejelekan dirinya sendiri. ‫إن النفس لمارة بالسو ِ إل ما ر ِم ربي‬ ّ َ َ ‫ِ ّ ّ ْ َ َ ّ َ ٌ ِ ّ ء ِ ّ َ َح‬ “Karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan. (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim) Syaikh Asy Syinqithi mengatakan bahwa pendapat yang kuat adalah tafsiran yang pertama (ghosiq adalah malam) sebagaimana didukung dengan tafsiran Al Qur’an. dan Al Hasan.

Ingatlah bahwa bacaan dzikir merupakan benteng yang paling kokoh dan lebih kuat daripada benteng ’Ya’juj dan Ma’juj’. membenci suatu nikmat yang nampak pada orang lain. Gunung Kidul. Keempat. 2) ‫)من شر ما خلق‬ َ ََ َ ّ َ ْ ِ “dari kejahatan makhluk-Nya. Ada yang berpendapat bahwa kejelekan nafs (jiwa) adalah ’ain. ’ain. dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki”. bakhil (kikir) dengan karunia Allah. padahal karunia Allah diberikan bagi siapa saja yang dikehendaki-Nya. yaitu menyerahkan segala urusan kepada Allah Ta’ala.At Tamhid li Syarhi Kitabit Tauhid. ’Ain ini dapat menyebabkan seseorang mati. Bismillah arqika [Dengan menyebut nama Allah. menolong musuhnya yaitu Iblis. Maktabah Syamilah 2. Panggang. www.islamspirit. Banyak kejadian pada malam hari yang samar yang dapat memberikan bahaya kepada kita. begitu juga dzikir ketika hendak tidur. Allah memerintahkan kepada kita untuk berlindung kepada-Nya dari malam apabila gelap gulita. Hasad adalah berangan-angan hilangnya nikmat yang ada pada orang lain baik agar pindah kepada diri kita ataupun tidak (Aysarut Tafasir). aku meruqyahmu]. Kelima. sebagai peringatan bahayanya perkara ini. Jami’ Mawsu’ah Al Quranil Karim. Kedua. (Al Jaami’ liahkamil Qur’an) Salah satu dari bentuk hasad adalah ’ain (pandangan hasad). murka dengan pembagian nikmat Allah. Perlu diingat bahwasanya kebanyakan manusia dapat terkena sihir. dengan bertawakkal pada Allah. jarang kita ketahui. Allah menutup surat ini dengan hasad. Dan begitu juga hasad dari orang lain. banyak dari manusia yang melupakan hal ini. yakni pandangan hasad).”Bismillah arqika min kulli sya-in yu’dzika. 23 Dzulqo’dah 1428 Sumber Rujukan 1. Apabila seseorang melihat pada orang lain kenikmatan kemudian hatinya merasa tidak suka. tidak mau menolong wali Allah (orang beriman) dan menginginkan hilangnya nikmat dari mereka. Muhammad Al Amin Asy Syinqithiy.Al Jaami’ liahkamil Qur’an (Tafsir Qurtubhy). Begitu juga sihir adalah suatu hal yang samar. (Tafsir Juz ’Amma. dari sihir yang ditiupkan pada buhul-buhul. min syarri kulli nafsin aw ’aini hasidin. dia menimpakan ’ain (pandangan mata dengan penuh rasa dengki) pada orang lain. Sebagian Ahli Hikmah mengatakan bahwa hasad itu dapat dilihat dari lima ciri : Pertama. dan dari orang yang hasad apabila dia hasad. ’Ain ini benar adanya dengan izin Allah Ta’ala.” (HR. Allahu yasyfika. Namun.net 3. Muslim no. Hasad adalah memusuhi nikmat Allah. dan berbagai kejelekan lainnya dikarenakan lalai dari dzikir-dzikir. Kedua. Tafsir Ayat Kelima 5) ‫)ومن شر حاسد إذا حسد‬ ََ َ َِ ٍِ َ ّ َ ْ ِ َ 5. 2186.omelketab. Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad Al Anshory Al Qurtubhy. karena ketiga hal ini adalah perkara yang samar. Syaikh Sholih Alu Syaikh. Banyak di antara mereka yang melalaikan dzikir pagi dan petang. Dengan menyebut nama Allah.Adhwaul Bayan.com . Dan ketiga kejelekan (kejahatan) ini masuk pada keumuman ayat kedua. 296) Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal Mbali. membaca wirid-wirid (dzikir-dzikir) yang dapat membentengi dan menjaga dari segala macam kejelekan. www. dari kejelekan (kejahatan) setiap jiwa atau ’ain orang yang hasad (dengki). itu adalah hal yang samar. Ketiga.” (Tafsir Juz ’Amma. Padahal dzikir-dzikir tersebut mudah untuk dihafalkan dan dibaca. sakit atau gila. 296) Lalu bagaimana jalan keluar agar terbebas dari tiga kejelekan (kejahatan) ini? Pertama. aku meruqyahmu dari segala sesuatu yang menyakitimu. Semoga Allah menyembuhkanmu.

yang oleh Rasulullah biasa di sebut dengan surat Mu`awwidzatain. ilahinnas.4. Muslim bin Al Hajjaj ABul Husain Al Qusyairiy An Naisabuiy. dan kita pun tentu telah memahami arti dari kedua surat tersebut. serta keistimewaankeistimewaannya. Maktabah Adhwail Manar 6. Muassasah Ar Risalah-Maktabah Syamilah TAFSIR MU`AWWIDZATAIN (AL-FALAQ dan AN-NASS) Apr 14. Maktabah Syamilah 5. Abu Isa Abdullah bin Salam.Tafsir Juz ‘Amma. Syaikh Sholih bin Fauzan Al Fauzan.I’anatul Mustafid bi Syarhi Kitabit Tauhid.Taysir Al Karimir Rahman fi Tafsiril Kalamil Mannan. Rabbulfalaq. untuk itu hanya kepada-Nyalah kita beribadah.mungkin sering kita membaca serta mendengar kedua surat ini. dengan segala apa yang beliau punyai. Syihabuddin Mahmud bin Abdillah Al Husaini Al Alusi. sebagaimana yang di sabdakan oleh Rasulullah ‫إقرأبالمعوذتين فإنك لن تقرأ بمثلها‬ ّ III. kita juga bersaksi bahwa Allah telah memilih seseorang untuk menjadi utusan serta hamba-Nya yaitu Muhammad saw. tapi apakah kita telah memahami isi dari dan kandungannya.tentu akan menjadi lebih baik di samping kita tahu arti kata. tentunya dengan mengambil beberapa referensi dari beberapa kitab tafsir para ulama`.menyembah.Aysarut Tafasir likalamil ‘Aliyyil Karim.com 7. Salawat dan salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada uswah hasanah Nabi Muhammad saw atas segala jasa perjuangan beliau dalam menegakkan dan menjadikan bumi ini dipenuhi oleh orang-orang yang bertauhid kepada Allah. '09 11:35 PM untuk semuanya ‫بسم ال الرحمن الرحيم‬ TAFSIR MU`AWWIDZATAIN (AL-FALAQ dan AN-NASS) Oleh : Asrul Asy`ary I. terutama dalam setiap shalat-shalat yang kita lakukan pada setiap harinya. salah satunya adalah tentang sunnahnya meminta perlindungan kepada Allah dari segala keburukan dan penyakit dengan membaca kedua surat ini. Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin. barang siapa yang Allah berikan petunjuk maka tidak ada seorang pun yang dapat menyesatkan begitu pula sebaliknya barang siapa yang Allah sesatkan maka tidak ada seorang pun yang dapat memberinya petunjuk. 12.Mutiara Faedah Kitab Tauhid (edisi revisi). Malikinnas.MUQADDIMAH Segala puji hanya milik Allah.Shohih wa Dho’if Sunan At Tirmidzi. Jami’ Mawsu’ah Al Quranil Karim. Abul Fada’ Isma’il bin ‘Umar bin Katsir Al Qurasyi Ad Dimasyqi. Maktabah Syamilah 10. Syaikh Abu Bakr Jabir Al Jazairi. www. An-nas ). harta serta jiwa. II.islamspirit.At Ta’rif bi Suratil Qur’anil Karim.kemudian salawat juga senantiasa tercurah kepada seluruh kepuarga dan para sahabat serta selluruh kaum Muslimin yang senantiasa berpegang teguh dengan jalan-Nya hingga hari kiamat kelak.Rabb semesta alam yang telah dan akan selalu mencurahkan segala kenikmatan kepada setiap ciptaan-Nya terutama bagi Hamba-hamba-Nya yang shalihin. itu artinya kedua surat ini adalah surat untuk meminta perlindungan. makna-makna yang terselip di dalamnya.Shohih Muslim. Wallahu a`lam bish shawab. kita mengetahui maknanya. Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani. Darul Kutub Al ‘Ilmiyyah 13. kita bersaksi bahwa tidak ada Illah yang berhak dan benar untuk di ibadahi kecuali Allah semata.Ruhul Ma’ani fi Tafsiril Qur’anil Azhim was Sab’il Matsani. sehingga kita bisa bertadabbur dengannya dan kita menjadi hamba yang semakin dekat dengan sang Rabb. PENAMAAN SURAT telah banyak hadits yang menjelaskan tentang keistimewaan kedua surat ini . meminta pertolongan serta berlindung dari segala keburukan yang ada pada diri kita serta kejelekan amalan-amalan yang telah dan akan kita lakukan. Pentahqiq : Muhammad Fu’ad Abdul Baqi. Dar Ihya’ At Turots Al ‘Arobiy Beirut-Maktabah Syamilah 11. Mawqi’ut Tafaasir-Maktabah Syamilah 9. maka sangat wajar ketika beliau menjuluki orang yang tidak mau dan enggan bersalawat dengan julukan bakhil. Waktu. KEUTAMAAN . pada makalah kali ini insyaallah kami mencoba menguak rahasia di balik kandungan dua surat yang agung ( Al-falaq. Pustaka Muslim 8. dengan menyebut sifat-sifat Allah yang terdapat di dalamnya.omelketab.net 5. Syaikh Abdur Rahman bin Nashir As Sa’di. oleh karna itu Rasulullah menamakan kedua surat ini dengan Mu`awwidzatain. Alhamdulillah dengan izin Allah. www. Rabbunnas.Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim.

” Aku jawab tentu. ‘ Aku berlindung kepada tuhan yang menguasai subuh dan ‘Aku berlindung kepada tuhan yang memelihara dan menguasai Manusia . maka. ma`mar juga meriwayatkan dari Zuhri. maka beliau mencukupkan diri dengan kedua surat tersebut dan meninggalkan selain keduanya.’ maukah engkau aku beri tentang permohonan perlindunganoleh orang-orang yang memohon perlindungan.” TIdaklah engakau mengetahui adanya ayat-ayat yang turun tadi malam yang tidak ada ayat yang sepertinya. maka aku tidak mengatakan sesuatu. bagaiman Rasulullah ketika mendapatkan suatu musibah ataupun penyakit. Kemudian aku bertanya kepada Ibnu Syihab ‘ bagaiman Rasululullah meniupnya ? maka . Dalam sahih Bukhari . TEMPAT TURUN DAN ASABABUN NUZUL                                        .” aku berlindung kepada tuhan yang menguasai subuh.” Katakanlah”. IV.yang mengatur segala tingkah laku.kemudian Nabi bersabda lagi. maka aku yang meniupkannya kemudian mengusap beliau dengan tangan beliau sendiri .” Tirmidzi berkata . lalu kami menemukan beliau lalu bersabda.” Rasulullah bertanya kepadaku . kendati suratnya pendek tapi memiliki kandungan makna dan keutamaan yang sangat luar biasa. rasulullah selalu membaca dua surat ini ( Al-falaq dan An-nas ).an-Nasai dan sunan Abu dawud disebutkan bahwa Abdullah bin habib berkata. beliau meniup kedia tangannya kemudian mengusap wajahnya dengan keduan tangannya. Aku tidak mengatakan apa-apa. dalam hadits Rasulullah sering menyebutkan keutamaan-keutamaanya. yang mengatakan bahwa Al-quran di turunkan selain sebagai pegangan hidup bagi manusia. yaitu. ya Rasulullah. dari Uqbah bahwa ia berkata. benar apa yang telah di fimankan Allah di dalam suratnya yang lain. mengaharap keberkahannya. ketika keduia surat tersebut turun .kemudian Nabi bersabda lagi. juga sebagai syifa` (obat ) bagi segala penyakit. Dalam kitab Tirmidzi . Imam Muslim meriwayatkan dalam kitab sahihnya sebuah hadits dari Qais bin Hazim dari Uqbah bin `Amir ia mengatakan bahwa Rasulullah bersabda. apa yang harus aku katakana? Nabi menjawab ‘ katakanlah surat Al-ikhlas dan Mu`awwizdatain ketika pagi dan sore hari sebanyak tiga kali.” katakanlah”. berikut ini hadits-hadits yang telah di sebutkan oleh Rasulullah. dia menjawab .’ Beliau bersabda. baik penyakit yang bersifat batiniyyah ataupun yang bersifat lahiriyah. Dalam sunan Tirmidzi juga terdapat riwayat hadits yang di riwayatkan oleh Jarir dari Abu hurairah dari Abu Sa`id ia berkata. akau berkata.”Imam tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini berderajat hadits hasan sahih.[1] Demikianlah beberapa hadits-hadits yang yang kami rasa cukup untuk mewakili penjelasan tentang keutamaan dari dua surat( Al-Falaq dab Al-nas ). maka hal tersebut akan membuatmu terlindung dari segala sesuatu. dan aku berlindung kapada yuhan yang memelihar dan menguasai manusia.” katakanlah”. Ketika sakitnya bertanbah parah .” dalam bab ini terdapathadits dari anas iniberderajat Gharib.” Dahulu Rasulullah selalu meminta perlindungan dari jin dan dari kejahatan mata Manusia sampai turunya surat Mu`awwidzatain .”kami keluar pada waktu malam. dan itu terbukti dengan adanya hadits-hadit diatas yang menerangkan.Mua`awizdatain (Al-falaq dan Al-nas) adalah dua surat yang banyak memikiki keutamaan .” sesungguhnya Nabi mengobati dirinya ketika dalam keadaan sakit yang membawa wafatnay dengan membaca surat AlMuawwidzatain. dari Urwah dari `Aisyah bahwa ia berkata. saat itu sedang turun hujan dan sangat gelap . kami mencari Nabi untuk mendo`akan kami . Dalam lafadz yang lain dari riwayat Ibrahim At-Taimi.

Dalam surat ini Allah memerintahkan untuk berlindung dengan Rabbil falaq Artinya adalah rabb yang menguasai waktu subuh.[4] ‫إنا كفينا ك المستهزئين‬ ّ ‫وال يعصمك من الناس‬ ّ akan tetapi yang lebih rajih adalah shahih. kemudian ambil gulungannya dan bakarlah. sesungguhnya meminta perlindungan kepada jin dan mengagungkannya hanya akan membuat jin tersebut semakin congkak. mereka beranggapan bahwa riwayat ini termasuk dari kedustaan orang-orang yahudi. ternyata di dalam gulungan tersebut terdapat tali yang terdiri dari sebelas simpul. kejadian ini terjadi ketika Rasulullah berada di Madinah[2]. seperti yang dikatakan oleh Ibnu abbas. maka terbukalah suluruh simpulnya. jika di lihat dari sisi kedekatan hubungan antara kejadian dengan keinginan manusia. hakekat makna Addza adalah lari dari seauatu yang di takuti menuju sesuatu yang dapat melindunginya dari yang di takuti tersebut.               Surat Al-falaq dan surat An-Nas adalah dua surat yang memiliki sebelas jumlah ayat. yang satu duduk di sebelah kepala beliau dan yang satunya lagi duduk disebelah kaki beliau.serta di keluarkan gulungannya kemudian di bakar. Zubeir.” dia bertanya lagi. binatang buas dan lain sebagainya. datanglah kesumur itu. sampai Rasulullah membaca ayat yang terakhir. lima ayat dalam surat Al-Falaq dan enam ayat dalam Surat An-Nas. Dalam suatu riwayat di kemukakan bahwa Rasulullah pernah mengalami sakit yang sangat parah. sebagaimana yang Allah firmankan dalam ayat-Nya yang lain : 1. dan selamat. Pertama dosa dan kemaksiatan yang di kerjakan oleh Manusia itu sendiri. seperti yang telah di jelaskan dalam tafsir Al-wadhih dan tafsir Alwasith. yang tidak terkena beban syari`at. Amar bin yasir untuk mengambilnya.[3] Sebagian dari para Mufassirin meragukan keshahihan dari riwayat ini.[5] . timbalah airnya dan angkat batunya. karna di lihat dari Asbabun Nuzul kedua surat ini. di bawah sebuah batu besar. kedua surat ini turun berkenan dengan peristiwa tersebut.dengan tujuan untuk memberikan keraguan bagi kaum Muslimin tentang penjagaan Allah terhadap Nabi Muhammad sebagaimana yang di firmankan Allah.” apa yang telah engkau lihat? Ia menjawab. begitu pula yang di jelaskan oleh Ibnu Katsir dalam tafsirnya Qur`anul Adzim.Qatadah dan dikatakan pula oleh jama`ah.” Lubaid bin A`sham Al-yahudi. jin-jin tersebut akan semakin berbuat dengan perbuatan yang melampaui batas. maka pantas jika di katakan bahwa perbuatan maksiat adalah kejahatan dan keburukan terbesar yag menimpa manusia. dan di lihat dari sisi akibat yang akan di terima oleh pelaku perbuatan tersebut. tidak ada yang lain. setiap kali Rasulullah mengucapkan satu ayat maka terbukalah satu simpul. rasulullah telah mencontohkan hal tersebut jauh-jauh hari. yang sihirnyaberupa gulungan yang di simpan di dalam sumur.’ siapa yang membuat sihirnya? “ ia menjawab lagi. wallahu a`lam bish shawab.’ apa guna-guna itu? Ia menjawab. karna itu sesuatu yang dapat memberikan perlindungan di sebut dengan ma`adzan atau bisa di sebut wazaran atau malja`an. adalah rasulullah tidak pernah sekali pun meminta perlindungan kepada makhluk. kemudian berkatalah Malaikat yang duduk di sebelah kaki beliau kepada Malaikat yang duduk di sebelah kepala. pada hari kiamat nanti Manusia akan menerima balasannya berupa yaitu siksa yang sangat pedih. terjaga. air itu di timbanya dan di angkat batunya. sebagaimana hadits yang di riwayatkan oleh imam Muslim dalam sahihnya pada kitab tib.” beliau tekena gunaguna. guna-guna itu sihir. begitu juga di sebutkan dalam tafsir quranil `adzim karangan Ibnu katsir. begitu pula allah melarang hambanya untuk meminta perlindungan kepada jin. seperti anak kecil. orang yang terkena beban syari`at. maka datanglah kepada beliau dua Malaikat. Ghairu Mukallaf. Pada pagi harinya Rasulullah mengutus `Ali. Yang di lakukan oleh orang Yahudi. Allah memerintahkan kepada setiap hambanya untuk senantiasa berlindung dari segala kejelekan dengan Tuhan yang menguasai waktu subuh. kamaksiatan atau dosa adalah surtu pekerjaan yang terjadi atas kehendak Manusia yang dengan kebebasannya ia melakukan pekerjaan tersebut. setibanya di sumur itu tampaklah airnya merah seperti air pacar. PENJELASAN TAFSIR A. V.: mukallaf. ketika peristiwa tersihirnya Nabi SAW. Sedangkan sebab turunya kedua surat ini adalah. tak ada satupun yang pantas di mintai perlindungan kecuali Allah.Beberapa kejahatan yang Manusia menghindarinya Kejahatan atau keburukan yang menimpa Manusia tidak keluar dari dua macam. Surat Al-falaq Sesungguhnya kata addza yang terdiri dari tiga huruf serta semua kata yang mengambil kata dasar dari ketiga huruf tersebut mengandung arti terlindung.” dia bertanya lagi. Ke dua adalah keburukan yang menimpa Manusia yang di sebabkan oleh orang lain. di antaranya adalah jin dan Manusia.Kedua surat ini termasuk madaniyah. seseorang yang melakukan suatu pekerjaan yang berdampak buruk di bagi menjadi dua.

Begitu pula pengaruh sihir akan lebih mengena pada waktu malam hari. An-nafats adalah menyemburkan ludah akan tetapi tidak sampai berdahak. Alasan perintah Allah untuk memohon perlindungan dari kegelapan malam adalah. keempat. maka dapat di pastikan ia akan merasakan kejahatan si pendengki. Jika seorang di ganggu atau di sakiti orang lain. dalam sebuah hadits Nabi mengatakan bahwa ketika matahari terbenam. seperti gangguan orang-orang kafir. maka terhadap perkataan ini dapat di berikan tanggapan sebagai berikut. dan menyemburkan ludah pada setiap buhulnya. ikatlah hewan peliharaanmu hingga kegelapan malam berlalu.” dengan nama Allah aku merukyahmu dari sesuatu yang mengganggumu dari kejahatan setiap jiwa dan mata seorang pendengki. dan juga termasuk sebab turunya ayat ini. Di samping itu pula. untuk itu Nabi bersabda. dia bisa mengambil pelajaran dari peristiwa yang di alami para Nabi dan Rasul. dalam surat Al-falaq terdapat empat perkara yang Manusia minta perlindungan kepada Allah untuk terhindar darinya. Allah akan menyembuhkanmu. dalam ayat ini di bicarakan hal yang lebih khusus dari pada ayat yang sebelumnya. kedua kejahatan malam apabila telah gelap. kejahatan orang yang dengki apabila mendengki. sementara itu pengaruh setan akan mengena pada waktu kegelapan tiba. karena malam merupakan waktu bagi pengaruh arwah jahat. lalu Umat mengikuti sifat tersebut dalam berbagai macam cobaan. cobaan itu juga dapat di jadikan pelajaran bagi umatnya. di tempat-tempat yang gelap. kata al-ghasaq berarti bisa dikatakan dan di artikan dengan makna dingin. setan bertebara. sihir pada waktu malam menurut tukang sihir adalah sihir yang sangat kuat pengaruhnya.( ketika ia mendengki) merupakan penjelasan bahwa keburukan orang yang di dengki akan mengenai sasaran jika ia sedang mendengki. tujuannya supaya mereka mendapat keempurnaan dengan bersabar diri dari gangguan musuh mereka. kutipan hadits tersebut adalah . sebuah hadits sahih dari abu sa`id yang berkisah tentang rukyah Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad.” . jika tukang sihir memiliki niat jahat kepada seseorang. pada malam hari setan bertebaan. ada pendapat lain.”[6] Menganai penamaan malam dengan Ghasiq. yang dalam istilah Ulama` adalah Alkhos ba`da Al-am Kebanyakan ulama tafsir berpendapat bahwa yang di maksud dalam ayat ini adalah malam.Dalam surat ini terkandung perintah untuk senantiasa berlindung dari semua bentuk kejahatan dan keburukan yang menimpa Manusia. ia akan meminta bantuan arwah jahat dan menyemburkan ludah pada buhul tali. akan tetapi yang lebih shahih maknanya adalah malam. Allah sebagaiman akan melindungi para Nabi. Bukti adanya sihir adalah peristiwa tersihirnya Rasulullah. 3. ketika ia sedang mendengki. Adapun bantahan terhadap perkataan ahlu kalam bahwa apabila Nabi terkena sihir. yang ketiga kejahatan wanita penyihir apabila meniup pada buhul. berarti menafikan pemeliharaan dan penjagaan Allah kepada para Anbiya`. yaitu Hisyam bin Urwah bin Zubeir. yang pertama adalah kejahatan Makhluk secara umum.Berlindung dari kejahatan pendengki Keburukan yang ke empat adalah keburukan para pendengki. tidak harus melalui tangan dan lisan.Berlindung dari kejahatan sihir dan bukti keberadaanya Keburukan yang ketiga adalah keburukan tkang sihir. sehingga sihirnya mengenai sasaran yang di kehendaki. jiwa dengkinya merupakan keburukan yang bisa mengenai sasaran melalui hati dan mata.Berlindung dari keburukan waktu malam Keburukan yang di maksud dalam ayat yang ketiga dalam surat Al-Falaq ini adalah keburukan waktu malam.” di sebut malam jika gelap datang dari arah timur kemudian menjalar ke setiap tempat atau penjuru sehingga menjadi gelap.” Maam merupakan saat gelap ketika setan Manusia dan setan jin menguasai sesuatu yang tidak dapat mereka kuasai pada waktu siang. haditnya sahih yang di riwayatkan oleh perawi yang tsiqah. karna malam hari lebih dingin dari pada siang.” “Kumpulkanlah anak-anakmu. dengan di temani gelapnya malam. dalam hal ini Ibnu Abbas berkata. mereka akan merasa aman dengan suasana yang sepeti itu. apanila seseorang tidakmeminta perlindungan kepada Allah dengan banyak berzdikir serta berdo`a atau mendekatkan diri kepada-Nya. yakni di ambil dari kata Al-bard yang artinya dingin . para Nabi dan Rasul berhati sabar dan ikhlas. pada keadaan yang gelap. 4. karna ahlu maksiat beranggapan malam adalah waktu yang sangat sesuai untuk di jadikan ajang berbuat keburukan. akan tetapi para ulama` tafsir berpendapat shahih. banyaknya fakta yang menunjukkan bahwa bertebarnya kemaksiatan pada waktu malam hari. Kata-kata idzaa hasad. itu adalah merupakan perbuatan tukang sihir. juga akan mencoba mereka dengan cobaan yang di kehendaki-Nya. walaupun ada sebagian ahlu kalam yang mendustakan hadits ini. 2. Oleh karena itu jika kita tarik kepada zaman yang sekarang kita hidup di dalamnya.Al-quran dan Sunnah telah menjelaskan bahwa dengki bisa menyakiti hati yang di dengkinya. dan yang di maksud dalam ayat ini adalah wanita penyihir yang meniupkan buhul-buhul tali. keempat perkara di atas akan kita bahas satu persatu insyaallah. bukan pada waktu siang hari.

Orang yang memiliki sifat yang seperti ini. maka Dia menyebutkan Rububiyah-Nya bagi Manusia dan kekuasaan-Nya serta ketuhanan-Nya bagi mereka. Sehingga Allah memerintahkan kepada hamba-Nya untuk berlindung dari segala bentuk keburukan dengan ketiga sifat ini. malik. Yang ketiga ketuhanan. yang mematikan dan yang menghidupkan. Dalam surat ini Allah menyebutkan kata An-nas sampai tiga kali.” Sehingga sangat wajar ketika Allah menyebutkannya sampai tiga kali. maka tidak selayaknya bagi seorang hamba menyekutukan-Nya. Yang di maksud dengan bisikan seperti yang dikatakan oleh Ibnu Qayyim adalah ajakan kepada sesuatu yang tidak terdengr oleh telinga. A.[7] Masih berkisar pada ayat yang pertama kedua dan ketiga. yang pertama adalah dengan Rububuyah-Nya. klarna mereka adalah hamba dan ciptaan-Nya. ada yang mengena tempat yang mematikan atau mungkin menjadikan ia pingsan dan menderita sakit. Rububiyah. tapi jikalau sedikit saja kita lalai maka syeitan akan kembali lagi untuk membisiki manusia agar berbuat kebathilan. kejahatan tersebut menjadi sumber hukuman baik di dunia dan akhirat. atau ajakan yang bukan berbentuk suara[8].hadits ini mengisyaratkan perlunya memohon perlindungan kepada Allah dari kejahatan atau keburukan mata seorang pendengki. ini adalah sifat-sifat Allah yang paling penting untuk di ketahui khususnya bagi manusia. akan tetapi Allah tidak melakukannya. sebagaimana yang telah di isyaratkan oleh Rasulullah semakin banyak kita berdzikir kepada Allah semakin sedikitlah bisikan-bisikan yang akan datang. karna ketika kita berdzikir maka syeitan akan bersembunyi dan kalah. jiwanya tidak akan pernah tenang ketika melihat saudaranya mendapatkan sesuatu yang lebih dari apa yang ia dapatkan. mengingikan lenyapnya kenikmatan seseorang dan mengharap kenikmatan tersebut berpindah kepadanya. karna bisa saja Allah menyebutnya hanya menggunakan dhamir saja atau kata ganti. serta pemberian kapada mereka segala maslahat dan segala kebutuhan mereka. dalam tafsir Shafwatut tafasir di jelaskan maksud dari pengulangan dalam surat ini adalah sebagai tambahan pemulyaan bagi Manusia. juga memeberikan akal dan ilmu. serta tidak patut untuk meminta kepada selain-Nya baik dalam perkara Do`a dan yang lain. yang tidak ada sekutu bagi-Nya. makna dari ketiganya adalah bahwa Allah adalah Rabb segala sesuatu. Sebenarnya bukan semata-mata pandangan si pedengki yang menyebabkan suatu keburukan. karna setiap kajahatan pasti kembali kepada dua perkara yaitu kesusahan dan keaiban. . serta menjadikan para Malaikat bersujud mensucikannya. Surat An-nas 1. Tuhan sesembahan makhluq yang tidak ada tuhan selain-Nya. berkata para Mufassir. ilahiyah. 2. yang menguasai segala ciptaan-Nya serta rabb yang berhak dan benar untuk di ibadahi. seprti ia memandang gunung. Dialah yang berhak berbuat terhadap mereka dan mengatur mereka sebagaiman yang Dia kehendaki. pemberian dan pemasukannya seperti orang yang melempar panah . Yang kedua Mulk ( kerajaan ). sehingga ia akan malancarkan rasa dengkinya. Raja Manusia dan tuhan sesembahan Manusia. lembah dan yang lainnya maka pandangan itu tidak berpengaruh. Tidak kepada yang lainnya. Di sini ada tiga sifat Allah yang dengannya Manusia di perintahkan untuk berlindung. maka pandangan itu akan menyebabkan orang yang menjadi sasaran kedengkiannya menderita sakit Kadar sakitnya sesuai dengan kadar seberapa besar kebencian dan kedengkian yang tersalur dari hati melalui mata seseorang. kedua dan ketiga. Oleh karna itu Allah memerintahkan kepada hambanya untuk senantiasa berlindung dari bisikan-bisikan baik yang di lancarkan oleh syeitan dari golongan jin ataupun yang dari golongan Manusia. Berlindung dari kejahatan bisikan Surat ini mencakup permohonan perlindungan dari kejahatan yang menjadi sebab semua perbuatan dosa dan perbuatan maksiat.jika sorang pedengki memandang sesorang dengan pandangan biasa. pemilik. pendidikan dan perbaikan mereka.pemeberi rizki. Dialah Tuhan yang haq. namun bila ia memandang dengan pandangan yang di pengaruhi dengan rasa kedengkian di hati. kalau dalam surat al-falaq mengandung permohonan perlindungan dari kejahatan perbuatan dzalim dengan cara sihir dan dengki ( kejahatan dari luar ). Was-was adalah bentuk godaan yang dilancarkan kedalam hati Manusia. dan juga sebagai bukti bahwa Allah memberikan perhatian terhadap setiap perkara yang di lakukan oleh Manusia. yaitu bisikan kejahatan yang msuk dalam jiwa Manusia. Maka dari itu kejahatan yang kedua ini adalah kejahatan keaiban.” Sesungguhnya Allah telah memberikan kekhususan bagi manusia dengan mengaruniakan Adzkr( Al-quran) sebagai penghormatan dan pemulyaan bagi manusia. pengaturan . Yang di mintai perlindungan dan Keutamaan Manusia Dalam surat ini yang di mintai perlindungan adalah Allah tuhan Manusia. di sana di sebutkan tiga sifat yang dimiliki Allah. inilah makna Rububiyah. sehingga jiwanya meluapkan kemarahan dan kedengkian. maka surat An-nas mengandung permohonan dari kejahatan yang menyebabkan perbuatan dzalim pada diri sendiri ( kejahatan dari dalam ). hala yang demikian merupakan kenyataan yang sering kali terjadi dalam kehidupan. memandangnya dengan tatapan yang tidak senang dan keinginan-keinginan buruk yang lainnya. yang kadang-kadang berasal dari Manusia dan kadang berasak dari golongan jin. semua itu adalah bentuk keistimewaan yang Allah berikan kepada Manusia. juga penolakan kajahatan dari mereka . sedangkan yang pertama adalah kejahatan kesulitan. Arti kata hasad sebdiri adalah. yang pastinya dalam pengulangan ini Allah memiliki maksud tersendiri. dengan penjagaan dari apa-apa yang nerusak.Dia yang memiliki kekuasaan penuh bagi mereka Dialah raja mereka yang haq. maksudnya adalah mencakup penciptaan mereka. Allah adalah raja yang berhak bertingkah laku terhadap ciptaan-Nya. yang terletak pada ayat yang pertama.

sebagaimana firman Allah           “Tidakkah kamu lihat. nabi bertemu denganku sedangkan pada waktu itu aku sedang junub. setan menggambarkanya pada jiwanya. mengukuhkan.” Di antara bisikannya juga adalah menyibukkan hati dengan bisikan. di dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim dalam shahihain.” Artinya para setan mengganggu mereka agar mereka berbuat maksiat. sesungguhnya hati pada asalnya kosong dari kejahatan dan kemaksiatan. Ia selalu bersamanya dalam ketenangan. jika mereka berniat untuk berhenti. Sehingga setan yang selalu bersamanya berada dalam siksaan yang pedih. sehinga akhirnya ia menjadi sebuah keinginan. hadits yang di riwayatkan oleh Az-zuhri dari Ali bin Husein dari Sofiyah binti Huyai. ketika keduannya melihat Nabi. dan mengatur perkumpulan kejahatan dengan cara yang paling halus dan tiupan yang paling sempurna. setan masih terus menggiring mereka untuk berbuat dosa. akan tetapi kejahatannya dapat di batasi dalam enam perkara. lemah dan lelah.oleh karna itu setan yang ada dalam diri manusia yang beriman itu sangat kurus.” “Ketika Rasulullah beri`tikaf.ia dapat beristirahat dari segala . di antara kalimat yang bermakna itu adalah perkataan abu Hurairah.: Yang pertama.’perlahan-lahanlah ini adalah Safiyyah binti huyai. rasulullah bersabda. setelah di sebutkan bisikannya pertama kali. lebih-lebih macam-macamnya. setan mengutus kepada mereka bantuan dan pertolongan. Kemudian menghiasinya kepada dirinya dan mengindahkannya serta menjadikan khayalan yang menggiurkan jiwanya sehingga cenderung dengan kejahatan tersebut. ia telah bercokol pada setiap hamba dan tidak akan meninggalkannya sampai mati. apabila setan berhasil menjerumuskan Manusia kedalam kejahatan ini. Makna Khannas Al-khannas artinya bertambah kuat larinya dan kembalinya. bahwasanya Kami telah mengirim syaitan-syaitan itu kepada orang-orang kafir untuk menghasung mereka berbuat ma'siat dengan sungguh-sungguh?.istighfar dan ketaatan kepada Allah. kemudian keduanya di sebutkan tempat bisikannya. memusuhi Allah dan Rasul-Nya.” sesungguhnya orang yang beriman melelahkan setanya sebagaimana seseorang malelahkan tunggangannya dalam perjalanan. memasukkan ke dalam hati kamu berdua sesuatu ). maka setan menghardik mereka. karna di siksa oleh orang yang beriman dan di usir dengan dzikir dan kataatan kepada Allah. Maka setan menggarakkan mereka . maka aku bersenbunyi darinya” Maka sebenarnya lafadz ini adalah menghilang setelah tampak. Al-kahannas juga berarti tertutup dan tersembunyi. Karna setanlah penyebab utamanya. keduannya mempercepat jalannya. kemudia setan menggangunya dengan bisikan-bisikan. tempat tinggalnya Sofiyyah ketika itu di rumah Usamah bin Zaid. kajahatan kekafiran dan kemusyrikan. lalu di sebutkan bahwa bisikan itu berada di dalam dada Manusia Allah menjadikan syeitan dapat masuk kedalam rongga Manusia dan dapat menembus ke dalam hati dan dadanya.3. diriwayatkan di dalam sebuah atsar seorang salaf. tidak seperti posisi setannya orang yang jahat. aku takut ia akan melemparkan ke dalam hati kamu berdua kejelekan ( di dalam riwayat lain. Jenis-jenis kejahatan setan kepada Manusia Jenis-jenis kejahatan setan tidak mungkin dapat di hitung. setan itu berjalan seperti perjalanan pembuluh darah. Hal itu menjadikan hati semakin bertambah semangat dalam mengerjakan kejahatan . ‫لقيني النبي صلى ال عليه وسلم في بعض طرق المدينة وانا جنب فانخنست منه‬ “ Pada suatu jalan Madinah. aku bangun da berbalik maka beliau pun ikut bangun bersamaku untuk mengantarku. membubuhinya dengan syahwat sehingga hatinya penuh dengan syahwat. dan bukan hanya sekedar menghilang. Karna setiap kali setan manggodanya . dan membangkitkan mereka untuk berbuat maksiat. menengadah. maka setan mengganggu.” sesungguhnya setan berjalan pada Manusia pada pembuluh darah. maka ada dua Anshar yang lewat. kemudian aku berbicara kepada beliau. maka keduannya berkata’ subhanallah. ia berkata. sehingga ia mengutus seluruh pasukannya untuk mencari perbuatan maksiat itu. setiap kali mereka berhenti dari perbuatan maksiat atau ada niat untuk berhenti. orang Mukmin itu menimpanya dengan cambuk dzikir. ya Rasulullah!’ kemudian Rasulullah bersabda. 5. 4. aku datang mengunjunginya pada malam hari. karena itu kelupaan tersebut di izdafahkan kepada setan. maka setan akan menjadi tenang . Bisikan kejahatan ke dalam dada Firman-Nya dalam ayat yang ke 5 surat An-nas ini adalah sifat yang ke tiga bagi syetan. sehingga terlintas dalam benaknya perbuatan dosa. ketika dzikir kepada Allah. sehingga ia melupakan apa yang ingin ia kerjakan.

karanabid`ah adalah menentang dakwah Rasul. Yang ke empat. kejahatan seperti ini lebih setan sukai dari pada kejahatn yang berupa maksiat. An-nas. mereka adalah makhluk Allah dari golongan jin. oleh karna itu yang mendapatkan julukan sebagai Syeitan bukan hanya dari golongan Jin. tujuannya adalah agar hilang pada diri seorang hamba keutamaan. bisikannya dapat di rasakan dan di saksikan dengan panca indra. apabila setan telah berhasil menjerumuskan Manusia kedalam kekafiran. Jika ia tidak berhasil juga dalam martabat yang kedua ini maka ia akan berpindah kepada kejahatan yang ketiga Yang ketiga adalah perbuatan dosa besar dengan segala bentuknya. apabila setan telah berhasil mencapai bid`ah ini dari seorang hamba .” apakah aku harus bersujud kepada Makhluk yang engkau ciptakan dari tanah? Kemudian Allah mengusir Iblis. Yang ke lima adalah menyibukkan Manusia dengan perkara-perkara yang mubah yang tida ada pahala dan hukuman bagi orang yang mengerjakannya.menjerumuskan seorang hamba kepada perbuatan bid`ah. maka para malaikat pun bersujud kecuali Iblis. Yang ke enam yaitu menyibukkan seorang hamba dengan perkara yang tidak utama dan melalaikan pekerjaan yang lebih utama. akan tetapi bisa jadi ada pada makhluk yang bernama manusia. Ketika dikatakan kepada para malaikat bersujudlah kepada Adam. sebagaimana hadits Rasul.akan tetapi apabila seorang hamba ini sulit untuk terjerumus karna mungkin hamba tersebut termasuk seorang muslim yang kuat. akan tetapi bukan berarti Manusia terbebas dari kasalahan dan keburukan. ‫لل لللل لل للل للللل للل لل للللل للل ل للل لل لللل‬ ‫ل‬ ‫لللل للل للل لل لللل للللل للل لللل للللل للل لل‬ ‫لللل للل لللل‬ b. yang Allah ciptakan pada setiap diri manusia atau yang biasa di sebut dengan Qarin.” ‫وكذالك جعلنا لكل نبي عدوا شيا طين النس والجن‬ ّ ّ ّ “Dan begitu pula Allah telah menjadikan pada setiap Nabi Musuh syeitan dari golongan Manusia dan Jin” Meskipun dalam pembahasan yang pertama telah di jelaskan bahwa manusia adalah Makluk yang istimewa. Manusia dapat mancapai kedudukan di atas kedudukan para Malaikat. juga menjadikannya wakilnya dan sebagai seorang yang menyeru kepada jalan setan. kejahatan ini adalah termasuk dosa yang tidak di ampuni.kelelahanya dalam menggoda Manusia. seperti ajakan untuk berbuat buruk dan maksiat serta ajakan tuk berbuat kebatilan. maka ia pindah kepada kajahatan yang berada dalam peringkat yang kedua. kita masih ingat peristiwa perintah Allah kepada iblis untuk sujud kepada Adam as. menjadikan dosa-dosa ini seakan remeh yang tidak akan mempengaruhi keimanan seseorang. kemudian menyebarkan perbuatan dosa dan kemaksiatan. dan ia tidak mendapatkan pahala atas pekerjaan yang lebih utama. keji dan tercela. maka ia akan menjadikannya sebagai seorang ahlu bid`ah. bid`ah ini termasuk dalam kategori kufur dan syirik. yaitu bahaya yang menular. sejak itulah iblis tidak henti-hentinya mangajak manusia untuk mangikutu jalannya. hikmah di balik allah memberikan Akal kepada manusia adalah untuk menentukan akhir dari kehidupan Manusia itu sendiri. Yang kedua. lebih-lebih apabila seorang hamaba tersebut adalah alim yang menjadi panutan. karna memang inilah tujuan utama setan untuk meggoda Manusia.” was-was itu terbagi menjadi dua bagian a.[11] Allah juga berfirman dalam al-quran. iblis berkata. . maka setan akan menjadikan Manusia tersebut manjadi wakilnya dan ia akan menjadi salah seorang yang menyerukan kepada jalan iblis. agar manusia membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. mejerumuskan Manusia kepada perbuatan dosa-dosa kecil. Itulah Manusia.[9] 6. kemudian apabila setan tidak berhasil juga maka setan akan menempuh jalan yang berikutnya. Al-jinnah. setan sangat berusaha keras untuk menjerumuskan seorang hamba kepada kejahatan yang satu ini. dan kelak akan memasukkannya kedalam neraka.[10] Berkata Al-ustadz imam. Setan dari golongan Jin dan manusia Kata Syeithan adalah sifat dari segala sifat buruk. dan menjadikan jin dan Manusia sebagai teman yang menyebarkan kepada perbuatan yang keji dan munkar. maka ia berusaha keras untuk menjauhkan Manusia darinya. hingga lebih buruk daripada setan. akan tetapi dia kena hukuman karna meninggalkan yang wajib di sebabkan terlalu sibuk dengan hal-hala yang mubah tersebut. akan tetapi Manusia juga dapat terjatuh dalam. dan menyerukan kepada hal-hal yang bertentangan dengan apa yang di bawah oleh Rasul. ini terjadi dalam diri Manusia dan memeberikan dampak yang sangat berbahaya. akan tetapi pada hakekatnya apabila dilakukan terus menerus maka akan menjadi dosa yang sangat berbahaya. yang di maksud adalah mereka yang memeberikan bisikan kepada Manusia dari makhluk Allah yang tidak bisa di lihat dengan panca indra. karna bahayanya pada agama itu sendiri.

IV. Di dalam surat Al-falaq Allah memerintahkan kepada hamba-Nya untuk berlindung dari tiga keburukan yang paling besar.Q. dari keburukan orang-orang yang dengki.al.Wahbah. Tafsirul Maraghi.Jilid.III 6. Mesir.Lajnah At-turats Al-`Araby 3. keburukan kegelapan malam.Shaleh. Damsyiq. Al-Imam.IV . Katsir Ibnu.Tafsirul Washid. c.III 2. 1992 4. jilid. Az-zakhili . CV Diponegoro. Asbabun Nuzul.2000 7. Oleh karna itu Rasululah menamakan kedua surat ini dengan Mu`awidzatain. Berlindung dari tukang sihir Berlindung dari segala keburukan.Shafwatut Tafaasir.jilid.Mahmud Hajazi. Cet. REFERENSI 1. Demikianlah makalah yang sederhana ini. Sedangkan dalam Surat An-Nas Allah memerintahkan hambanya untuk senantiasa berlindung dari keburukan bisikan-bisikan yang di lancarkan oleh setan dan bala tentaranya baik dari kalangan jin ataupu Manusia.orang-orang fasiq dan orang-orang yang rusak yang pada umumnya keluar pada malam berlindung dari tukang sihir b.26. Beirut. dan kekurangan makalah ini kita bisa dapatkan manfaat yamg banyak.Ahmad. M. karna di dalamnya terdapat perintah untuk meminta perlindungan dari keburukan-keburukan. Tafsir Al-Qayyim.tukang sihir. 1968 8. Darul jail.21. kedua surat ini adalah surat yang menerangkan tentang peritah untuk meminta perlindungan kepada Allah dengan sifat-sifat-Nya dari berbagai macam keburukan baik yang datang dari diri sendiri atau yang datang dari luar berupa bisikan-bisikan setan.Tafsirul Quranul `Adzim.Beirut.Maktabah Ash-shiriyah. tukan pendengki dan keburukan-keburukan yang lainnya.`Aly Ash-sabuny . ada beberapa kesimpulan yang akan kami uraikan di bawah ini.H.Darul Fiqri.VI.: a.Beirut. Beirut. Hajazi. VII. Wallahu a`lam bishshawab.karna pada malam hari banyak terdapat bahaya-bahaya seperti binatang buas. Tafsir Al-Wadhih. Berlindung dari kejelekan malam jika mulai datang. jilid. jilid. Bandung. khususnya bagi pemakalah sendiri dan umumnya bagi pembaca seluruhnya. Cet. Beirut : Darul qur`anil karim.II. KESIMPULAN DAN PENUTUP setelah kita usai dari penjelasan tentang tafsir surat Muawwidzatain. K.Sayyid.Daru As-syuruq. Ibnu Qayyim.Fi Dzilalil quran.et. qutb .28 5. semoga dengan kesederhanaan. Maktabah Al-babi Al-halabi.Muhammad. jilid. Mustafa Al-maraghi .

Bukhori dan Muslim.II.hal.Tafsirul Washid. Asbabun Nuzul.21. Tafsirul Maraghi.200 [9] Ibnu Qayyim Al-Juziyah. Beirut. imam ahmad dan imam Abu Dawud.II.M.hal.jilid. Seperti diceritakan dalam Asbabun Nuzul surat Al Falaq dan An Nas yaitu ketika Nabi SAW sakit seolah mendatangi istri-istrinya ternyata tidak.hal.hal.Mahmud Hajazi.jilid.[1] Ibnu Qayyim Al-jauziyah. Tafsir Al-Wadhih.Cit. dan ternyata setelah diberitahu oleh Malaikat.hal.692-693 Darul jail. Muslim. hal.2000.28. berkata.1992.III.2965 [3] K. Cet.al.et. Hikmah dari Hadis shahih tersebut: 1.Darul Fiqri.Kejahatan Jin dan Manusia. hal. “Rasulullah SAW pernah disihir sehingga beliau sungguh berkhayal bahwa dirinya mendatangi istri-istrinya padahal beliau tidak mendatangi istri-istri beliau. hal. . jilid.Op.Cit.16 [6] Ibnu Qayyim Al-Jauziyah.Daru As-syuruq. CV Diponegoro. dimana kekuatan gaibnya berupa kekuatan pengaruh ruh-ruh jahat (jin atau syetan).4012 Maktabah Al-babi Al-halabi.34 [7] Muhammad `Aly Ash-sabuny. Cet.jilid.Beirut. sihirnya ada pada sebuah sumur dan berupa tali yang disimpul-simpulkan. 1968. [11] Ahmad Mustafa Al-maraghi. KHASIAT DAN KEKUATAN YANG TIDAK TERLIHAT YANG DITITIPKAN ALLAH KE SUATU BENDA MATI ITU MEMANG BOLEH ADA. Mesir. Lihat kitab Ath Thibbun Nabawi Halaman 100) Tapi lagi-lagi Albany (wahaby) mendhoifkan Hadis yang Shahih dan Masyhur. IV. Tafsir Al-Qayyim.III.Shafwatut Tafaasir.271 Asbabunuzul surat Al-falaq dan An-naas Topic List < Prev Topic | Next Topic > Reply < Prev Message | Next Message > * PENGERTIAN SIHIR. [4] Dr.Cit.Kejahatan Jin dan Manusia. Bandung.26. ‘Aisyah ra. Beirut : Darul qur`anil karim. hal. 2005.Lajnah At-turats Al-`Araby.4 [2] Wahbah Az-zakhili.103 [8] Al-Imam Ibnu Qayyim. Beirut.” (HR. Damsyiq.Kejahatan Jin dan Manusia.hal.. dan dapat berpengaruh pada unsur alam.Kejahatan Jin dan Manusia.Shaleh. jilid. HATI-HATI! Buku berjudul KESAKSIAN RAJA JIN (Abu aqila) menyesatkan.Fi Dzilalil quran.H. Abu Daud dan Ahmad. Cet.Q.132 [10] Sayyid qutb. jakarta : Akbar. “Hadits tersebut diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim sebelum mereka bertobat” Semoga pengarang buku tersebut yang merupakan buku best seller segera bertaubat dari tuduhannya dan kesombongannya seolah dirinya lebih ‘alim dari Imam Bukhori. Sihir adalah kekuatan gaib yang diciptakan ALLAH untuk makhluk-Nya. Karena menghina Imam Bukhori dan Muslim dengan perkataan.Op.92 [5] Ibnu Qayyim Al-Jauziyah. hal.Op.

apakah albany (wahaby) lebih alim dari imam ibnu ktsir. imam suyuti (tafsir jalalain) imam qurtubi. sedangkan semua peristiwa yang menimpa para Nabi adalah peristiwa-peristiwa yang terjadi pada para Nabi adalah ketentuan Allah (Takdir) untuk dijadikan pelajaran (ibrah) bagi ummat. Dalam kitab tafsir yang mu’tabar (Tafsir ibnu katsir. mencoba mendoifkan hadis shahih dan masyhur.) juga diceritakan kisah ini.Seperti benda bertuah berupa baju gamis milik Nabi Yusuf. qurtubi. Dinamai Al Kaafiruun (orang-orang kafir). Dalam Tafsir Jalalain kisah ini terdapat dalam asbabunuzul surat al falaq -annaas (Halaman 604. imam thabari? sebetulnya ini adalah dalil yang kuat. diambil dari perkataan Al Kaafiruun yang terdapat pada ayat pertama surat ini. “Pergilah kamu dengan membawa baju gamisku ini lalu letakkanlah baju gamisku ke wajah ayahku (Yakub as) nanti ia akan melihat kembali dan bawalah keluargamu semuanya kepadaku”(Surat Yusuf ayat 93) Simpul Sihir Labid seorang Yahudi yang telah mensihir Nabi Muhammad SAW.a. Nabi Adam AS adalah Nabi yang maksum dan seorang hamba yang tidak bisa lepas dari takdir Allah SWT. Damsyik). dan pengikut-pengikutny a bukanlah apa yang disembah oleh orang-orang kafir. cetakan darul Basyair. dan Nabi Muhammad s. ini berarti kekuatan gaib bisa jadi ada di suatu benda. Nabi tidak meminta ke ALLAH tapi menyuruh membuka simpul sihir itu. Pokok-pokok isinya: Pernyataan Tuhan yang disembah Nabi Muhammad s.a. kemudian Nabi Muhammad SAW menyuruh keluarganya untuk membuka simpulan itu dimana setiap membuka simpulan disuruh baca surat Al Falaq dan Annaas. Sebab Turunnya Surah Ini (Asbabun Nuzul) . tidak akan menyembah apa yang disembah oleh orang-orang kafir.w. ini adalah takdir Allah kepada Nabi Adam untuk dijadikan pelajaran (ibrah) bagi ummat.. diturunkan sesudah surat Al Maa'uun. bagi mereka yang mengahramkan sunnah bertabaruk! Oleh karena itu wahaby dengan tipu daya mereka. Sebab-sebab turunnya surat Al-Kafirun dan An-nas Surat Al Kaafiruun terdiri atas 6 ayat. Thabari dsb. Para Nabi adalah maksum. ALLAH berfirman.w. termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. semua dari ALLAH juga. (Lihat Lubabun Nuqul fii Asbaabin Nuzul surat Al Falaq dan An Nas). Semoga semua wahaby diberikan hidayah sebelum mereka mati! 2. Seperti kisah Nabi Adam AS yang memakan buah khudi.

kami akan mengikuti agamamu selama setahun pula. atau sembahlah tuhan-tuhan kami selama setahun. meninggalkan da'wahnya An-Naas --------------------------------------------------------------------------------------------Surat ini terdiri atas 6 ayat. Usaha ini disampaikan dengan berkata: "Inilah yang kami sediakan bagimu hai Muhammad.: "Sekiranya engkau tidak keberatan mengikuti kami (menyembah berhala) selama setahun. dan untukkulah." Maka turunlah Surat Al Kafirun (S. termasuk golongan surat-surat Makkiyah. Berkatalah malaikat yang berada di sebelah kakinya kepada malaikat yang berada di . yang satu duduk di sebelah kepalanya dan yang satu lagi duduk di sebelah kakinya. Katakanlah: "Hai orang-orang kafir 2. dengan syarat agar engkau jangan memaki-maki tuhan kami dan menjelekkannya. al-'Ashi bin Wa-il." Ayat ini (S. Nama An Naas diambil dari An Naas yang berulang kali disebut dalam surat ini yang artinya manusia.109:1-6) (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Sa'id bin Mina.) Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa kaum kafir Quraisy berkata kepada Nabi saw. pernah sakit yang agak parah. dengan menawarkan kekayaan agar beliau menjadi seorang yang paling kaya di kota Makkah.109:1-6). dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah 6. al-Aswad bin Muthalib dan Umayyah bin Khalaf bertemu dengan Rasulullah saw dan berkata: "Hai Muhammad! Mari kita bersama menyembah apa yang kami sembah dan kami akan menyembah apa yang engkau sembah dan kita bersekutu dalam segala hal dan engkaulah pemimpin kami.Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa kaum Quraisy berusaha mempengaruhi Nabi saw. Pokok-pokok isinya: Perintah kepada manusia agar berlindung kepada Allah dari segala macam kejahatan yang datang ke dalam jiwa manusia dari jin dan manusia. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah 3.a." Nabi saw menjawab: "Aku akan menunggu wahyu dari Tuhanku.w.) Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa al-Walid bin al-Mughirah. Sebab Turunnya Surah Ini (Asbabun Nuzul) Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa Rasulullah saw. Dan turun pula Surat Az Zumar ayat 64 sebagai perintah untuk menolak ajakan orang-orang bodoh yang menyembah berhala." Maka Allah menurunkan ayat ini (S.(Diriwayatkan oleh Abdurrazaq yang bersumber dari Wahb dan Ibnul Mundzir yang bersumber dari Juraij." Penutup Surat Al Kaafiruun mengisyaratkan tentang habisnya semua harapan orang-orang kafir dalam usaha mereka agar Nabi Muhammad s.) AL KAAFIRUUN (ORANG-ORANG KAFIR) SURAT KE 109 : 6 ayat Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang TIDAK ADA TOLERANSI DALAM HAL KEIMANAN DAN PERIBADATAN 1. agamaku. (Diriwayatkan oleh at-Thabarani dan Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Ibnu Abbas.109:1-6) turun berkenaan dengan peristiwa itu sebagai perintah untuk menolak tawaran kaum kafir. diturunkan sesudah surat Al Falaq. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah 4. Untukmu agamamu. sehingga datanglah kepadanya dua malaikat. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah 5. dan akan dikawinkan dengan yang beliau kehendaki.

Namun beliau lebih dikenal dengan Abu Lahab. Celakalah abu lahab Surat Al Lahab (nama lainnya: surat Al Masad) mengisahkan paman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang betul-betul memusuhi beliau yaitu Abu Lahab. Datanglah ke sumur itu. Dalam riwayat lain ada syahid yang ceritanya seperti itu dan menyebutkan sebab turunnya kedua surat itu.) Keterangan: Dalam kitab Bukhari terdapat syahid (penguat hadits) yang ceritanya seperti itu. karena wajahnya yang memerah (makna lahab: api yang bergejolak). Semoga manfaat. Air itu ditimbanya dan diangkat batunya serta dikeluarkan gulungan itu ada tali yang terdiri atas sebelas simpul. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. Kedua surat ini (S. timbalah airnya dan angkat batunya kemudian ambillah gulungannya dan bakarlah." "Siapa yang membuat sihirnya?" Ia menjawab: "Labid bin al-A’syam Alyahudi yang sihirnya berupa gulungan yang disimpan di sumur keluarga Si Anu di bawah sebuah batu besar.” (QS. Dan (begitu pula) istrinya. Allah Ta’ala berfirman. 113 dan 114) dan membacakan ta’udz. Nama kunyahnya adalah Abu ‘Utaibah. ) ‫تبت يدا أبي لهب وتب )1( ما أغنى عنه ماله وما كسب )2( سيصلى نارا ذات لهب )3( وامرأته حمالة الحطب‬ ِ َ َ ْ َ َ ّ َ ُ ُ ََ ْ َ ٍ َ َ َ َ ً َ َْ َ َ َ َ َ َ َ ُ ُ َ ُ ْ َ َْ َ َ ّ ََ ٍ َ َ ِ َ َ َ ْ َّ (5) ‫4( في جيدها حبل من مسد‬ ٍ َ َ ْ ِ ٌ َْ َ ِ ِ ِ “Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa.113 dan 114) turun berkenaan dengan peristiwa itu. Sehingga Allah Ta’ala membicarakan Abu Lahab dalam satu surat. Maka turunlah Jibril membawa surat ini (S. mengucapkan satu ayat terbukalah simpulnya. Berikut beberapa pelajaran tafsir yang kami gali dari Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim (karya Ibnu Katsir) dan kami tambahkan faedah dari kitab tafsir lainnya.sebelah kepalanya: "Apa yang engkau lihat?" Ia berkata: "Dia kena guna-guna. (Diriwayatkan oleh al-Baihaqi di dalam kitab Halaílun Nubuwah dari al-Kalbi dari Abi Shalih yang bersumber dari Ibnu Abbas. pembawa kayu bakar. Yang di lehernya ada tali dari sabut. Mengutus Ammar bin Yasir dengan kawan-kawannya. Setelah makan makanan itu tiba-tiba Rasulullah sakit keras sehingga shahabat-shahabatny a mengira bahwa penyakit itu timbul dari perbuatan yahudi itu. Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa kaum Yahudi membuatkan makanan bagi Rasulullah saw." Pada pagi hari Rasulullah saw. Setiap kali Rasulullah saw. Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan. (Diriwayatkan oleh Abu Na’im dalam kitab al-Dalaildari Abu Jafar ar-Razi dari ar-Rabi bin Anas yang bersumber dari Anas bin Malik. Beliau lah yang paling banyak menentang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.) Faedah Surat Al lahab. Al Lahab: 1-5) Sebab Turunnya Ayat Mengenai asbabun nuzul (sebab turunnya) ayat ini diterangkan dalam riwayat berikut: ِ ْ َِ ْ َ َ َ ْ َ ْ َ َ َ َ َ َ َ ِ َ َ ْ َِ َ ِ َ َ ِ َ ْ َ ْ َِ َ َ َ َ َّ َ ِ ْ ََ ّ َّ ّ ِ ّ ّ َ ٍ َّ ِ ْ ْ َ ‫عن ابن عباس أن النبي صلى ال عليه وسلم خرج إلى البطحاء فصعد إلى الجبل فنادى يا صباحاه فاجتمعت إليه‬ ُ ْ َ َ َ ْ َ ْ ُ َ ٌ ِ َ ّ ِ َ َ َ ْ َ َ ُ َ ِ ُ ّ َ ُ ْ ُ ْ ُ َ ْ ُ ّ َ ُ ْ َ ْ ُ ُ ّ َ ُ ّ ُ َ ْ ّ َ ْ ُ ُ ْ ّ َ ْ ِ ْ ُ ْ ََ َ َ َ َ ٌ ْ َ ُ ‫قريش فقال أرأيتم إن حدثتكم أن العدو مصبحكم أو ممسيكم أكنتم تصدقوني قالوا نعم قال فإني نذير لكم بين يدي‬ ‫عذاب شديد فقال أبو لهب ألهذا جمعتنا تبا لك فأنزل ال عز وجل تبت يدا أبي لهب إلى آخرها‬ َ ِ ِ َِ ٍ َ َ ِ َ َ َ ْ ّ َ ّ َ َ ّ َ ّ َ َ ْ َ َ َ َ ّ َ َ َ ْ َ َ َ َ َِ ٍ َ َ ُ َ َ َ َ ٍ ِ َ ٍ َ َ ُ . Seketika itu juga Rasulullah keluar menemui shahabat-shahabatny a dalam keadaan sehat wal ‘afiat. Nama asli beliau adalah Abdul ‘Uzza bin ‘Abdil Mutholib. Setibanya di sumur itu tampaklah airnya yang merah seperti pacar." "Apa guna-guna itu?" "Guna-guna itu sihir. tapi tidak menyebutkan sebab turunnya dua surat itu.

“Dari Ibnu Abbas bahwa suatu hari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam keluar menuju Bathha`. "Apakah hanya karena itu kamu mengumpulkan kami? Sungguh kecelakanlah bagimu. "Ya.)ما أغنى عنه ماله وما كسب‬yang dimaksud (‫ )وما كسب‬yaitu apa yang ia usahakan َ َ َ َ َ ُ ُ َ ُ ْ َ َْ َ َ َ َ َ ََ adalah anaknya. 208) Tafsir Ayat Ayat (‫ . Sebagian ulama memaknakan masad dengan sabut. lantas si A menyampaikan berita si B pada si C dalam rangka adu domba. pada hari kiamat. Oleh karena itu. Firman Allah Ta’ala (‫ . "Bagaimana." Beliau bersabda lagi. Ummu Jamil punya kelakuan biasa membantu suaminya dalam kekufuran. Allah Ta’ala memasangkan tali di lehernya dengan sabut dari api neraka. salah seorang pembesar wanita Quraisy. (5) ‫وامرأته حمالة الحطب )4( في جيدها حبل ِن مسد‬ ٍ َ َ ْ ‫ِ ِ ِ َ َْ ٌ م‬ ِ َ َ ْ َ َ ّ َ ُ ُ ََ ْ َ “Dan (begitu pula) istri Abu Lahab. Sedangkan makna (‫ . Surat Al Lahab adalah Bukti Nubuwwah . Nama asli beliau adalah Arwa binti Harb bin Umayyah.)تبت يدا أبي لهب‬yaitu binasalah kedua tangan Abu Lahab. menunjukkan kalimat berita.)وتب‬yaitu sungguh dia akan binasa." Akhirnya Abu Lahab pun berkata. 4972 dan Muslim no. apakah kalian akan membenarkanku?" Mereka menjawab." Hingga akhir ayat. Ini pendapat sebagian ulama. penentangan dan pembakangan pada Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam.)حمالة الحطب‬pembawa kayu bakar maksudnya adalah Ummu Jamil adalah ِ َ َ ْ ََ َّ wanita sering menyebar namimah. Ummu Jamil ini adalah saudara Abu Sufyan. Lantas ia katakan..)تبت يدا أبي لهب‬maksudnya adalah sungguh Abu Lahab merugi. sehingga ia akan terbakar dengan api yang amat panas. Sesungguhnya di hadapanku akan ada adzab yang pedih. bahwa musuh (di balik bukit ini) akan segera menyergap kalian. Kedua: Sebagian ulama lainnya mengatakan bahwa yang dimaksud Ummu Jamil pembawa kayu bakar adalah karena kerjaannya sering meletakkan duri di jalan yang biasa dilewati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. "Sesungguhnya aku adalah seorang pemberi peringatan bagi kalian. Firman Allah Ta’ala (‫ . sekiranya aku mengabarkan kepada kalian. menunjukkan do’a kejelekan padanya.)في جيدها حبل من مسد‬yaitu maksudnya di leher Ummu Jamil ada ٍ َ َ ْ ِ ٌ َْ َ ِ ِ ِ tali sabut dari api neraka. Ummu Jamil akan membantu menambah siksa Abu Lahab di neraka Jahannam. "Wahai sekalian manusia. kemudian beliau naik ke bukit seraya berseru.)وتب‬maksudnya adalah kerugian dan kebinasaan ّ ََ akan terlaksana. Ats Tsauri mengatakan bahwa masad adalah kalung dari api yang panjangnya 70 hasta. putus harapan. ٍ َ َ ِ َ َ َ ْ َّ amalan dan usahanya sia-sia. Dan memang istri Abu Lahab dipersiapkan untuk melakukan hal ini.) َيصلى نارا ذات لهب‬yaitu kelak Abu Lahab akan mendapat balasan yang jelek ٍ َ َ َ َ ً َ َْ َ ‫س‬ dan akan disiksa dengan api yang bergejolak. pembawa kayu bakar. ّ ََ Firman Allah Ta’ala (‫ . Inilah pendapat yang dipilih Ibnu Jarir Ath Thobari. Ketiga: Sebagian ulama lainnya mengatakan bahwa yang dimaksud (‫ )حمالة الحطب‬adalah Ummu Jamil ِ َ َ ْ ََ َّ biasa mengenakan kalung dengan penuh kesombongan. Firman Allah Ta’ala (‫ . Tafsiran Istri Abu Lahab Pembawa Kayu Bakar Di sini ada beberapa tafsiran ulama: Pertama: Mengenai ayat (‫ . Istri Abu Lahab ِ َ َ ْ َ َ ّ َ ُ ُ ََ ْ َ bernama Ummu Jamil. lalu ia akan bertemu suaminya Abu Lahab. “Aku aku menginfakkan kalung ini dan hasilnya digunakan untuk memusuhi Muhammad. ٍ َ َ َِ َ َ ْ َّ Sedangkan ayat (‫ . Bukhari no.)وامرأته حمالة الحطب‬istri Abu Lahab biasa memikul kayu bakar.” (HR. Lalu ia menambah siksaan Abu Lahab." Maka orang-orang Quraisy pun berkumpul. Oleh karena itu." Maka Allah menurunkan firman-Nya: "TABBAT YADAA ABII LAHAB.” Yaitu istri Abu Lahab akan membawa kayu bakar. yaitu si A mendengar pembicaraan B tentang C. Yang dimaksud firman Allah Ta’ala (‫ . Ada pula yang mengatakan masad adalah rantai yang panjangnya 70 hasta.” Akibatnya. Yang di lehernya ada tali dari sabut. Kemudian beliau bertanya. Allah Ta’ala katakan dalam ayat selanjutnya.

5. Syaikh Al Albani katakan bahwa hadits ini shahih). 4452. Terlarang menyakiti seorang mukmin secara mutlak. Mendengar berita neraka dan siksaan di dalamnya seharusnya membuat seseorang takut pada Allah dan takut mendurhakai-Nya sehingga ia pun takut akan maksiat. namun sebenarnya harta dan keturunan dapat membawa manfaat jika seseorang itu beriman. dan Ummu . 9. Ummu Jamil dan Abu Lahab mati dalam keadaan kafir secara lahir dan batin. 4.. karena Abu Lahab disebut dalam ayat ini tidak menggunakan nama aslinya yaitu Abdul Uzza (hamba Uzza).. Anak merupakan hasil usaha orang tua sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. ia tidak disebut dengan nama aslinya namun dengan nama kunyahnya. An Nasai no. Kedudukan mulia yang dimiliki Abu Lahab dan istrinya tidak bermanfaat di akhirat. maka itu benar adanya.. 8/145) 17. Jadi apa pun amalan yang dilakukan oleh anak baik shalat. Sedangkan para Nabi dalam Al Quran selalu disebut dengan nama aslinya (seperti Muhammad) dan tidak pernah mereka dipanggil dengan nama kunyahnya. 10.). karena dalam ayat ini Ummu Jamil dipanggil dengan “imro-ah” (artinya: istrinya). Abu Lahab dan Ummu Jamil tidaklah beriman sama sekali baik secara zhahir atau batin. Apa yang dikabarkan pada beliau. Api neraka yang bergejolak. Siksaan pedih akibat menyakiti seorang Nabi. 3. pembawa kayu bakar.Surat ini merupakan mukjizat yang jelas-jelas nampak yang membuktikan benarnya nubuwwah (kenabian). Tidak bermanfaatnya harta dan keturunan bagi orang yang tidak beriman. Benarnya nubuwwah (kenabian) Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Hubungan kekeluargaan dapat bermanfaat jika itu dibangun di atas keimanan. Akibat dosa namimah. Nama asli (seperti Muhammad) itu lebih mulia daripada nama kunyah (nama dengan Abu . 12. “Sesungguhnya anak adalah hasil jerih payah orang tua. Al Jashshosh. Karena sejak turun firman Allah Ta’ala. 2137. Inilah sunnatullah yang mesti dijalani dan butuh kesabaran. Tidak boleh memakai nama dengan bentuk penghambaan kepada selain Allah.” (HR. Yang di lehernya ada tali dari sabut”. puasa dan amalan lainnya. 18. 5) ‫)سيصلى نارا ذات لهب )3( وامرأته حمالة الحطب )4( في جيدها حبل من مسد‬ ٍ َ َ ْ ِ ٌ َْ َ ِ ِ ِ ِ َ َ ْ َ َ ّ َ ُ ُ ََ ْ َ ٍ َ َ َ َ ً َ َْ َ َ “Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak.. orang tua pun akan memperoleh hasilnya. Ini berarti kedudukan mulia tidak bermanfaat bagi seseorang di akhirat kelak kecuali jika ia memiliki keimanan yang benar. Dan (begitu pula) istrinya. 14. 11. Ibnul ‘Arobi. Imam Asy Syafi’i menyebutkan bahwa pernikahan sesama orang musyrik itu sah. 8. Allah telah menetapkan akan kebinasaan Abu Lahab dan membatalkan tipu daya yang ia perbuat pada Rasulnya. namun hal itu tidak bermanfaat bagi Abu Lahab karena ia tidak beriman. Bahaya saling tolong menolong dalam kejelekan sebagaimana dapat dilihat dari kisah Ummu Jamil yang membantu suaminya untuk menyakiti Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Setiap Nabi dan orang yang mengajak pada kebaikan pasti akan mendapat cobaan dari orang yang tidak suka pada dakwahnya. Semoga Allah memberi taufik kepada kita untuk terus mengkaji Al Quran dan menggali faedah di dalamnya. Maka inilah bukti benarnya nubuwwah beliau. Faedah berharga dari Surat Al Lahab: 1. bahwasanya betul-betul beliau adalah seorang Nabi. Ibnu Majah no. Lihatlah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan Abu Lahab punya kedekatan dalam kekerabatan. 7. (Ahkamul Quran. 2. Akibat jelek karena infaq dalam kejelekan dan permusuhan. 6. 15. mereka akan kekal dalam neraka. Maka ini menunjukkan terlarangnya model nama semacam ini karena mengandung penghambaan kepada selain Allah. dinampakkan atau secara sembunyi-sembunyi. Alasannya karena dalam ayat ini demi menghinakan Abu Lahab. Padahal Al Qur’an biasa jika menyebut nama orang akan disebut nama aslinya. 13. Berarti pernikahan antara Ummu Jamil dan Abu Lahab yang sama-sama musyrik itu sah. yaitu menyulut api permusuhan sehingga diancam akan disiksa dengan dikalungkan tali sabut dari api neraka. . Ahmad 6/31. (Ahkamul Quran. Semoga bermanfaat. 9/175) 16.

mereka bertanya. apakah kalian mempercayaiku?” Mereka menjawab: “Ya. Abu Bakr Jaabir Al Jazairi. Asy Syamilah Ahkamul Qur’an.” Maka orang-orang pun bergegas menuju beliau shalallahu ‘alaihi wasallam. Wahai bani Fihr.” (Al Ahzab: 71) Dan demikian pula sebaliknya.Referensi: Ahkamul Qur’an. wahai Bani Fulan. Tsamud. Shahih Tafsir Ibnu Katsir. Sebab Turunnya Surat Suatu hari. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam naik ke bukit Shafa. Atas dasar inilah Allah subhanahu wata’ala menyebutnya dalam kitab-Nya Al Quran dengan kun-yahnya (yaitu nama/julukan yang diawali dengan Abu atau Ibnu. Tafsir Surat Al-Lahab (Al-Masad) Tafsir Surat Al-Lahab (Al-Masad) Posted by: Asifa’uqolbi on: April 21. Ibnul ‘Arobi. Al Jashshosh Al Hanafi. Setiap insan tentu berharap dan mendambakan kehidupan yang bahagia di dunia dan lebih-lebih di akhirat kelak. Demikian pula apa yang telah terjadi pada umat nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam. siapa yang berteriak-teriak itu? Mereka mengatakan. semoga Allah subhanahu wata’ala senantiasa merahmati kita semua. Syaikh Musthofa Al ‘Adawi. Beliau naik sampai kepuncaknya. atau Ummu bagi perempuan). Dinamakan Abu Lahab karena ia kelak akan masuk ke dalam neraka yang memiliki lahab (api yang bergejolak). Adalah sunnatullah. Asy Syamilah Aysarut Tafaasir. beliaupun berbicara: “Apa pendapat kalian seandainya aku beritahukan kepada kalian bahwa ada pasukan berkuda di lembah bukit ini yang akan menyerang kalian. segala bentuk kehinaan dan malapetaka bersumber dari sikap antipati dan berpaling dari peringatan Allah subhanahu wata’ala dan peringatan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. kecuali ia akan hina dan binasa. sampai-sampai seseorang yang tidak bisa datang sendiri mengirim utusan untuk melihat apa yang sedang terjadi. “Muhammad. kemudian berseru. Allah subhanahu wata’ala berfirman (artinya): “Dan barang siapa menaati Allah dan Rasul-Nya. Allah subhanahu wata’ala telah menurunkan satu surat khusus yang berisi vonis kebinasaan bagi para pembangkang dan pengacau dakwah. Tafsir Juz ‘Amma. Kemudian beliau shalallahu ‘alaihi wasallam mulai memanggil kabilah-kabilah cabang dari kabilah Quraisy dan menyebut mereka kabilah per-kabilah. Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin. Hal ini tidaklah bisa dicapai kecuali dengan menerima segala apa yang datang dari Allah subhanahu wata’ala dan mengikuti petunjuk Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. wahai Bani Abdu Manaf. Para pembaca. Maktabah Adwail Munir. dan bukan dengan namanya.” (Thaha: 48) Lihatlah kisah umat-umat terdahulu seperti kaum ‘Ad. kami tidak pernah menyaksikan engkau melainkan selalu bersikap jujur. 2011 • In: Tafsir Abu Lahab adalah putranya Abdul Muththalib namanya Abdul ‘Uzza. “Ya shabahah!” (kalimat peringatan yang biasa mereka gunakan untuk mengabarkan akan adanya serangan musuh atau terjadinya peristiwa yang besar). tidak ada seorangpun yang menolak dan mendustakan ajaran yang dibawa oleh para nabi. Surat ini terdiri atas 5 ayat dan termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Fir’aun dan Haman. wahai Bani Abdul Muththalib!” ketika mendengar (panggilan tersebut). Qarun.” Beliaupun berkata: “Sesungguhnya aku adalah seorang . Darul Fawaid – Dar Ibnu Rajab. wahai Bani Fulan. Allah subhanahu wata’ala telah membinasakan mereka disaat mereka mendustakan dan berpaling dari ajaran yang dibawa oleh nabi yang diutus kepada mereka. maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. Ketika mereka telah berkumpul. Surat tersebut adalah Surat Al Masad atau dinamakan juga dengan surat Al Lahab. Allah subhanahu wata’ala dengan tegas menyebutkan dalam firman-Nya (artinya): “Sesungguhnya telah diwahyukan kepada kami bahwa siksa itu (ditimpakan) atas orang-orang yang mendustakan dan berpaling.

Dia adalah salah satu paman Rasul yang paling besar permusuhannya kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam sejak dikumandangkannya dakwah mengajak beribadah hanya kepada Allah saja. Allah subhanahu wata’ala memaksudkan penyebutan kebinasaan seseorang dengan mencukupkan penyebutannya pada kedua tangannya. Mungkin para pembaca bertanya-tanya.” (Al-Lahab:1) Kandungan surat Al Lahab Ayat pertama ّ َ َ ٍ ْ َ ْ ِ َ َ َ ْ ّّ ‫تبت يدا أبي لهب وتب‬ “Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa” Abu Lahab adalah putranya Abdul Muththalib namanya Abdul ‘Uzza. Ia berkata.” Kemudian beliau shalallahu ‘alaihi wasallam mengajak untuk bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah. selamatkan dirimu dari api neraka. Lalu beliau menjelaskan kepada mereka bahwa kalimat syahadat merupakan kekuatan dunia dan keselamatan akhirat. aku tidak bisa menolongmu sedikitpun dari (keputusan) Allah! Wahai Fatimah bintu Muhammad Rasulullah mintalah kepadaku dari hartaku sebanyak apa yang engkau mau. Dijelaskan pula bahwa keberadaan beliau sebagai rasul tidak bisa menyelamatkan mereka dari siksa dan menolong mereka sedikitpun dari (keputusan) Allah. aku tidak bisa menolongmu sedikitpun dari (keputusan) Allah! Wahai Shafiyyah bintu ‘Abdil Muththalib (bibi Rasulullah). kecuali apa yang terjadi pada Abu Lahab. Permisalanku dengan kalian hanyalah seperti seseorang yang melihat pasukan musuh kemudian bergegas untuk mengawasi keluarganya (mengamati dan melihat mereka dari tempat tinggi agar mereka tidak didatangi musuh secara tibatiba) karena ia khawatir musuh akan mendahuluinya. Beliau mengatakan: “Wahai orang-orang Quraisy. Atas dasar inilah Allah subhanahu wata’ala menyebutnya dalam kitab-Nya Al Quran dengan kun-yahnya (yaitu nama/julukan yang diawali dengan Abu atau Ibnu. serta aku tidak bisa menolong kalian sedikitpun dari (keputusan) Allah! Wahai Bani Ka’ab bin Luay. selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Wahai bani ‘Abdul Muthalib. “Celakalah engkau selama-lamanya! Cuma untuk inikah kamu kumpulkan kami?” Maka turunlah ayat (artinya): “Telah celaka kedua tangan Abu Lahab dan diapun celaka. selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Sesungguhnya aku tidak bisa memberi mudharat dan tidak pula manfaat! Wahai Bani Ka’ab bin Murrah. Ayat ini turun sebagai bantahan kepadanya disaat menolak dan enggan untuk mengikuti seruan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. Ia menemui Nabi dengan nada yang kasar. Dinamakan Abu Lahab karena ia kelak akan masuk ke dalam neraka yang memiliki lahab (api yang bergejolak). Ayat kedua َ َ َ َ َ ُ ُ َ ‫َ َ ْ َ َ ْه‬ ‫ما أغنى عن ُ ماله وما كسب‬ “Tidaklah berfaedah (berguna) kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan”. Tidak disebutkan keadaan bahwa mereka menampakkan suatu penentangan ataupun dukungan atas apa yang telah mereka dengar. karena memang kedua tanganlah yang mempunyai peran besar dalam mengganggu dan menyakiti Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Sesungguhnya aku tidak bisa memberikan mudharat dan tidak pula manfaat! Wahai bani Hasyim. Setelah selesai beliau menyampaikan peringatan tersebut. Kemudian beliau shalallahu ‘alaihi wasallam memperingatkan mereka agar waspada dari siksa Allah. atau Ummu bagi perempuan). serta aku tidak bisa menolong kalian sedikitpun dari (keputusan) Allah! Mintalah kepadaku dari hartaku sebanyak yang kalian suka. selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Wahai Bani Qushay. Beliau memberi peringatan tersebut secara umum dan khusus. Juga karena ia lebih tenar dengan kun-yahnya. Dan juga karena namanya disandarkan kepada nama salah satu berhala pada zaman itu. shabahah. korbankanlah diri-diri kalian karena Allah! Selamatkanlah diri-diri kalian dari api neraka! Sesungguhnya aku tidak bisa memberikan mudharat kepada kalian dan tidak pula manfaat. selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Sesungguhnya aku tidak bisa memberikan mudharat dan tidak pula manfaat. Hal ini diketahui dari lafazh setelahnya yaitu “Watabba” artinya: ia (Abu Lahab) telah binasa. berkatalah Abu . aku tidak bisa menolongmu sedikitpun dari (keputusan) Allah! Karena kalian memiliki hubungan silaturahmi maka akan aku basahi dengan airnya (maksudnya akan aku sambung hubungan silaturahmi tersebut sesuai haknya). dan bukan dengan namanya. orang-orangpun bubar dan bertebaran. mengapa Allah hanya menyebutkan kedua tangannya saja yang akan binasa? Jawabannya adalah seperti yang telah dijelaskan dalam kitab tafsir Adhwa`ul Bayan. masuk dalam kaidah penyebutan sebagian tetapi yang dimaksudkan adalah keseluruhannya. bahwa penyebutan tangan dalam ayat ini. Ya. “Ya. namun aku tidak bisa menolong kalian sedikitpun dari (keputusan) Allah! Wahai ‘Abbas bin ‘Abdul Muthalib. Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu menyebutkan: “Tatkala Rasulullah mengajak kaumnya untuk beribadah hanya kepada Allah saja dan meninggalkan sesembahan selain Allah. maka ia pun berseru. selamatkanlah diri-diri kalian dari api neraka! Wahai bani Abdu Manaf.pemberi peringatan kepada kalian dari siksa yang pedih. selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Sesungguhnya aku tidak bisa memberikan mudharat dan tidak pula manfaat! Wahai bani ‘Abdu Syams. Dalam ayat ini.

Sedangkan Ibnu ‘Abbas. 2. dalam surat Al Masad ini. “Wahai Rasulullah. “Dia tidak melihatku. pembawa kayu bakar.” Kelak ia akan diliputi oleh api neraka dari segala sisinya Ayat keempat ِ َ َ ْ َ َ ّ َ ُ ُ ََ ْ َ ‫وامرأته حمالة الحطب‬ “Dan (begitu pula) istrinya.” (Fathul Bari dan Tafsir Ibnu Katsir) Ayat kelima َ َ َ ْ ِ ٌ َْ َ ِ ِْ ْ ِ ‫في جيدها حبل من مسد‬ “Yang dilehernya ada tali dari sabut. “Mana temanmu itu (Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam)? Telah sampai kepadaku bahwa dia telah mengejekku dengan syair. anak istri. Dimana Allah menurunkan surat ini dalam kondisi Abu Lahab dan istrinya masih hidup. Penutup . seolah orang yang mengumpulkan kayu bakar yang telah mempersiapkan seutas tali di lehernya. Surat ini merupakan salah satu tanda dari tanda-tanda kekuasaan Allah. dan disebut juga tali dari sabut. Pernah ia membawa dahan yang penuh duri. Ia dan suaminya bahu-membahu dalam permusuhan dan dosa.” Ayat ketiga ٍ َ َ َ َ ً َ َْ َ َ ‫سيصلى نارا ذات لهب‬ “Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak.” Ia pun datang. ia mencari-cari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. Maksudnya istri Abu Lahab profesinya sebagai tukang fitnah. (Fathul Bari) Faidah Para pembaca yang semoga dimuliakan Allah. yang konsekuensinya mereka berdua tidak akan menjadi orang yang beriman. Al-Imam Muhammad bin Sirin rahimahullah (salah seorang tokoh besar dan ulama` tabi’in) berkata: “Istrinya Abu Lahab memfitnah Rasulullah dan para sahabatnya kepada musyrikin. Mujahid. kedudukan.” Kemudian iapun mengucapkan syair: Orang tercela kami tentang Urusan kami mengabaikannya Dan agamanya kami tidak suka Lalu ia pun pergi. lalu ia tebarkan di jalan yang sering dilalui oleh Rasulullah pada waktu malam. Atau ayat ini bermakna pula di dalam neraka wanita ini membawa kayu bakar untuk menyiksa suaminya sambil melilitkan dilehernya seutas tali dari sabut.” Al-Imam Al-Fara mengatakan: “Al-Masad adalah rantai yang ada di neraka. sambil tangannya menggenggam batu. Allah telah menutupi pengelihatannya. Allah subhanahu wata’ala menegaskan dalam firman-Nya (artinya): “Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa.” Maka turunlah firman Allah Ta’ala (artinya): “Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan” (Tafsir Ibnu Katsir) Ketika vonis binasa telah disandangnya. saudara perempuannya Abu Sufyan (bapaknya Muawiyyah). maka tidak bermanfaat lagi apa yang telah diusahakannya dari harta-benda. jabatan dan lain sebagainya dari perkara dunia ini. Kemudian Allah subhanahu wata’ala menutup penglihatannya sehingga ia tidak bisa melihat kecuali Abu Bakr t saja. 3. dimana Abu Lahab adalah pamannya Nabi tetapi ia di dalam neraka. Ketika mendengar turunnya ayat: “Telah celaka kedua tangan Abu Lahab. Maka bertanya Abu Bakr. ia juga merupakan wanita yang paling besar gangguan dan permusuhannya terhadap Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. sungguh aku akan pukul mulutnya dengan batu ini. seandainya aku menjumpainya. Haramnya menganggu orang beriman secara mutlak. demi Allah aku sendiri juga pandai bersyair. ada beberapa pelajaran yang bisa kita petik darinya. Maka ia pun bertanya. Dan apa yang dikabarkan Allah subhanahu wata’ala Dzat Yang Maha Mengetahui perkara yang gaib pasti terjadi. Tidak berguna sedikitpun harta benda (untuk melindungi) seseorang dari azab Allah ketika ia melakukan perbuatan yang mendatangkan murka Allah subhanahu wata’ala. tidakkah engkau mengira bahwa dia melihatmu?” Kemudian beliau pun menjawab. sehingga melukai beliau dan para shahabatnya. Demi Allah. Ia curahkan segenap daya dan upayanya untuk mengganggu dan memusuhi beliau shalallahu ‘alaihi wasallam.” Istri Abu Lahab merupakan salah satu tokoh wanita Quraisy. Sebagaimana suaminya. diantaranya: 1. Qatadah dan As-Sa’dy menafsirkan ayat ini dengan namimah. 4. Sementara beliau tengah duduk bersama Abu Bakr di dekat Ka’bah. Tidak bermanfaat sedikitpun hubungan kekerabatan seorang musyrik.Lahab: “Jika apa yang dikatakan putra saudaraku (Rasulullah) adalah benar aku akan menebus diriku dari azab yang pedih pada hari kiamat dengan harta dan anak-anakku. Ketahuilah. Namanya adalah Auraa’ bintu Harb bin Umayyah kunyahnya Ummu Jamil. sementara keduanya telah divonis sebagai orang yang akan disiksa didalam api neraka.” Maka terkumpullah di punggung wanita jahat ini dosa-dosa.

Rasulullah ? bersabda: ُ َ َْ َ ُ ّ ّ ‫نعمتان مغبون فيهما كثيرمن الناس: الصحة والفراغ‬ ِ ّ َ ِ ٌ ْ َِ َ ِ ْ ِ ٌ ُْ َ ِ ََ ْ ِ “Dua kenikmatan yang kebanyakan orang lalai di dalamnya. Allah subhanahu wata’ala berfirman: 3) ‫)والعصر )1( إن النسان لفي خسر )2( إل الذين آمنوا وعملوا الصالحات وتواصوا بالحق وتواصوا بالصبر‬ ِ ْ ّ ِ ْ َ َ ََ ّ َ ْ ِ ْ َ َ ََ ِ َ ِ ّ ُِ َ َ ُ َ َ َ ِ ّ ّ ِ ٍ ْ ُ ِ َ َ َ ْ ِْ ّ ِ ِ ْ ََْ “Demi masa. Amïn Yä Rabbal ‘Älamïn… Tafsir Surat Al ‘Ashr Posted by abuamincepu pada Maret 4. At Tirmidzi no. Demikian pula pada surat Al ‘Ashr. Jika waktu atau zaman itu digunakan untuk amal kebajikan maka itulah jalan terbaik yang akan menghasilkan kebaikan pula. kesehatan. beliau ? bersabda: . mudah-mudahan dengan kita mengetahui tafsir surat Al Masad ini akan menambah rasa tunduk dan patuh kita kepada Allah subhanahu wata’ala dan menjadi pendorong bagi kita untuk melaksanakan segala perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya. Pada zaman/masa itulah terjadinya amal perbuatan manusia yang baik atau pun yang buruk. saling menasehati dalam kebenaran. untuk apa dia pergunakan? Sebagaimana hadits Rasulullah ? yang diriwayatkan oleh shahabat Abdullah bin Mas’ud ?. terkandung di dalamnya makna-makna yang amat berharga bagi siapa saja yang mentadabburinya (memahaminya dengan seksama).” (Al Israa’: 9) Sehingga semua ayat-ayat Al Qur’an memiliki kedudukan dan fungsi yang agung. dan saling menasehati dalam kesabaran. Sebaliknya jika digunakan untuk kejelekan maka tidak ada yang dihasilkan kecuali kerugian dan kecelakaan. 2304. 28/152) Keutamaan Surat Al ‘Ashr Al Imam Ath Thabrani menyebutkan dari Ubaidillah bin Hafsh ?.Para pembaca yang semoga senantiasa dirahmati Allah subhanahu wata’ala. ia berkata: “Jika dua shahabat Rasulullah ? bertemu maka keduanya tidak akan berpisah kecuali setelah salah satu darinya membacakan kepada yang lainnya surat Al ‘Ashr hingga selesai. sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam keadaan merugi (celaka). dan waktu senggang” (HR.” (Al Mu’jamu Al Ausath no: 5097. beramal shalih. zaman atau masa. niscaya surat ini akan mencukupkan baginya.” (Al ‘Ashr: 1-3) Kedudukan Surat Al ‘Ashr Al Qur’an adalah kalamullah ? (firman Allah) sebagai pedoman dan petunjuk ke jalan yang lurus bagi umat manusia. beliau berkata: ْ ُ ْ َ ِ َ َ َ َ ْ ّ ِ ِ َ ُ ّ َ َّ َ ْ َ ‫لو تدبر الناس هذه السورة لوسعتهم‬ “Sekiranya manusia mau memperhatikan (kandungan) surat ini. 2648) Kandungan Surat Al ‘Ashr Pada ayat pertama: ((‫والعصر‬ ِ ْ ََْ Allah ? bersumpah dengan al ‘ashr yang bermakna waktu. kecuali orangorang yang beriman. kemudian memberikan salam. 2009 Para pembaca yang mulia –semoga Allah subhanahu wata’ala membuka segala pintu kebaikan kepada kita– untuk edisi kali ini kami akan mengulas tafsir surat terpendek dari Al Qur’an yaitu surat Al Ashr. dari shahabat Abdullah bin Abbas ?) Kemudian di hari kiamat kelak Allah ? akan menanyakan tentang umur seseorang. dishahihkan oleh Asy Syaikh Al Albani di dalam Ash Shahihah no. Allah ? berfirman (artinya): “Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus.” (Lihat Tafsir Ibnu Katsir pada Surat Al ‘Ashr) Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah mengatakan bahwa perkataan Al Imam Asy Syafi’i itu adalah tepat karena Allah ? telah mengkhabarkan bahwa seluruh manusia dalam keadaan merugi (celaka) kecuali barang siapa yang mu’min (beriman) lagi shalih (beramal shalih) dan ketika bersama dengan yang lainnya saling berwasiat kepada jalan yang haq dan saling berwasiat di atas kesabaran. (Lihat Majmu’ Fatawa. Al Imam Muhammad bin Idris Asy Syafi’i menegaskan tentang kedudukan surat Al ‘Ashr.

Ibnu Majah no. martabat. 224) . hartanya dari mana ia dapatkan dan untuk apa ia belanjakan. dan jabatan. 947) Kemudian Allah ? menyebutkan ayat berikutnya: ٍ ْ ُ َِ َ َ ِْ ّ ِ ‫إن النسان لفي خسر‬ “Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam keadaan merugi.” (Az Zukhruf: 86) Sehingga tersirat dari penggalan ayat: ‫إل الذين ءامنوا‬ ْ َُ َ َ ْ ّ ّ ِ kewajiban menimba ilmu agama.” Lafazh al insan pada ayat di atas secara kaidah tata bahasa Arab mencakup keumuman manusia tanpa terkecuali. (Taisir Karimirrahman. malaikat-malaikat-Nya. Allah ? berfirman (artinya): “Allah bersaksi (bersyahadat untuk diri-Nya sendiri) bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Dia (Allah). para Malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga bersyahadat yang demikian itu). Mengapa demikian? Tentu. yang dia kehilangan kenikmatan dan diancam dengan balasan di dalam neraka jahim. dan apa yang ia perbuat dengan ilmu-ilmu yang telah ia ketahui. status.َ ِ َ ُ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ ِ ِ ِ َ َ ‫َ َ ُ ُ َ َ ُ ْ ِ َ َ َ ْ َ ْ ِ َ َ ِ ِ ْ ِ ْ ِ َ ّ ِ َ ّ ُ ْ َ َ َ ْ َ ْ ٍ َ ْ ُ ُ ِ ِ ِ َ َ ْ َ ه َ َ ْ َ َ ِ ِ ِ َ َ ْ َه‬ ‫ل تزول قدم ابن آدم يوم القيامة من عند ربه حتى يسأل عن خمس عن عمره فيم أفنا ُ وعن شبابه فيم أبل ُ وماله من أين اكتسبه وفيم‬ َ َِ َ ِ َ ِ َ َ َ َ ُ َ َ ْ َ ‫أنفقه وماذا عمل فيما علم‬ “Tidaklah bergeser telapak kaki bani Adam pada hari kiamat dari sisi Rabb-nya hingga ditanya tentang lima perkara. Terlebih lagi Rasulullah ? menegaskan dalam haditsnya: ٍ ‫َ َ ُ ْ ِ ْ ِ َ ِ َ ٌ َ َ ُ ّ ُ ْل‬ ‫طلب العلم فريضة على كل مسِم‬ “Menuntut ilmu (agama) adalah fardhu (kewajiban) atas setiap muslim. karya Asy Syaikh Abdurrahman As Sa’di) Pertama: Keimanan Sifat yang pertama adalah beriman. dalam keadaan mereka mengetahuinya (berilmu).” (HR. Hal ini menunjukkan tingginya keutamaan ilmu dan ahli ilmu. 2416 dan dishahihkan oleh Asy Syaikh Al Albani di dalam Ash Shahihah no. Allah ? tidak memandang agama. melainkan Allah ? mengkhabarkan bahwa semua manusia itu dalam keadaan celaka kecuali yang memilki empat sifat yang terdapat pada kelanjutan ayat tersebut. At Tirmidzi no. jenis kelamin. diambil dari penggalan ayat: ‫إل الذين ءامنوا‬ ْ َُ َ َ ْ ّ ّ ِ “Kecuali orang-orang yang beriman” Iman adalah keimanan terhadap seluruh apa yang Allah ? perintahkan untuk mengimaninya. karena tidaklah mungkin seseorang mencapai keimanan yang benar dan sempurna tanpa adanya ilmu pengetahuan terlebih dahulu dari apa yang ia imani dari Al Qur’an dan As Sunnah. Bahkan para ulama menerangkan bahwa salah satu syarat sahnya syahadat adalah berilmu. seperti keadaan orang yang merugi di dunia dan di akhirat. …” (Ali Imran: 19) Dalam ayat yang mulia ini Allah ? menggandengkan syahadat orang-orang yang berilmu dengan syahadat untuk diri-Nya sendiri dan para Malaikat-Nya. Padahal syahadat laa ilaaha illallaah merupakan keimanan yang tertinggi. serta segala sesuatu yang dapat mendekatkan kepada Allah ? dari keyakinankeyakinan yang benar dan ilmu yang bermanfaat. Kerugian yang dimaksud dalam ayat ini bermacam-macam. (HR. bisa kerugian yang bersifat mutlak. rasul-rasul-Nya. Penggalan ayat di atas memiliki kandungan makna yang amat berharga yaitu tentang kewajiban menuntut ilmu agama yang telah diwariskan oleh Nabi ?. kitab-kitab-Nya. umurnya untuk apa ia gunakan. masa mudanya untuk apa ia habiskan. dari beriman kepada Allah. Sebagaimana firman Allah ?: َ ْ ُ َْ َ ْ ُ َ ّ َ ْ ِ َ ِ َ ْ َ ّ ِ ‫إل من شهد بالحق و هم يعلمون‬ “Kecuali barangsiapa yang bersyahadat dengan haq (tauhid). hari akhir. yaitu mengetahui apa ia persaksikan. Dan bisa juga kerugian tersebut menimpa seseorang akan tetapi tidak mutlak hanya sebagian saja. dan beriman kepada takdir.

sabar terhadap musibah yang menimpa serta sabar terhadap takdir dan ketetapan-Nya. Karena amal shalih itu merupakan buah dan konsekuensi dari kebenaran iman seseorang. Nasehat merupakan perkara yang agung.Kedua: Beramal shalih Sifat yang kedua adalah beramal shalih. maka sesungguhnya Allah ? telah menjanjikan bagi mereka pahala yang tidak terhitung. Atas dasar ini para ulama’ menyebutkan salah satu prinsip dasar dari Ahlus Sunnah wal jama’ah bahwa amal shalih itu bagian dari iman. mereka menyuruh kepada perbuatan yang mungkar dan melarang dari perbuatan yang ma’ruf.” Amalan shalih itu mencakup amalan zhahir yang dikerjakan oleh anggota badan maupun amalan batin. seperti dalam ayat ini atau ayat-ayat yang lainnya.” (Az Zumar:10) Jika telah terkumpul pada diri seseorang keempat sifat ini. diambil dari penggalan ayat (artinya): ِ َ ِّ ‫وعملوا الصالحات‬ ُِ َ َ “Dan beramal shalih. dan di dalam menjalankan ketaatan kepada Allah ? serta meninggalkan perkara-perkara yang diharamkan-Nya. selamatlah ia dari kerugian. Iman itu bisa bertambah dengan amalan shalih dan akan berkurang dengan amalan yang jelek (kemaksiatan) Oleh karena itu. baik amalan tersebut bersifat fardhu (wajib) atau pun bersifat mustahab (anjuran). sebagaimana firman-Nya (artinya): “Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan. Karena dengan dua sifat pertama (iman dan amal shalih) ia telah menyempurnakan dirinya sendiri. maka dia telah mencapai puncak kesempurnaan. Sehingga Allah ? melaknat kaum kafir dari kalangan Bani Israil dikarenakan tidak adanya sifat ini sebagaimana firman-Nya (artinya): “Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan mungkar yang mereka perbuat. sebagaimana Nabi Nuh ? ketika memperingatkan kaumnya dari kesesatan: “Dan aku memberi nasehat kepada kalian. baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman. Keterkaitan antara iman dan amal shalih itu sangatlah erat dan tidak bisa dipisahkan. bahkan ia telah beruntung dengan keberuntungan yang agung. Diantaranya firman Allah ? (artinya): “Barangsiapa yang mengerjakan amal shalih. dalam Al Qur’an Allah ? banyak menggabungkan antara iman dan amal shalih dalam satu konteks. 90 dari shahabat Tamim Ad Daari ?) Bila nasehat itu mulai kendor dan runtuh maka akan runtuhlah agama ini. . sabar di atas ketaatan terhadap Allah ? dan menjalankan segala perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya. Orang-orang yang bersabar di atas kebenaran dan saling menasehati satu dengan yang lainnya.” (Al A’raaf: 62). sebagaimana sabda Rasulullah ? di dalam haditsnya: ُ َ ِْ ّ ُ ّْ ‫الدين النصيحة‬ “Agama ini adalah nasehat” (H. Kemudian Nabi Hud ? yang berkata kepada kaumnya: “Aku hanyalah pemberi nasehat yang terpercaya bagimu.” (Al Maidah: 79) Demikian pula orang-orang munafik yang diantara mereka saling menyuruh kepada perbuatan mungkar dan melarang dari perbuatan yang ma’ruf.R Muslim no. Oleh karena itu. dan dengan dua sifat terakhir (saling menasehati dalam kebenaran dan dalam kesabaran) ia telah menyempurnakan orang lain. karena kemungkaran akan semakin menyebar dan meluas.” (An Nahl: 97) Berkata Asy Syaikh Abdurrahman As Sa’di: “Jika dua sifat (iman dan amal shalih) di atas terkumpul pada diri seseorang maka dia telah menyempurnakan dirinya sendiri. Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka perbuat. Allah ? berfirman (artinya): “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (At Taubah: 67) Keempat: Saling menasehati dalam kesabaran Saling menasehati dalam berbagai macam kesabaran. sebagian mereka dengan sebagian yang lain adalah sama. dan merupakan jalan rasul di dalam memperingatkan umatnya.” (Al A’raaf: 68) Dengan nasehat itu maka akan tegak agama ini.” (Taisir Karimirrahman) Ketiga: Saling menasehati dalam kebenaran Merupakan salah satu dari sifat-sifat yang menghindarkan seseorang dari kerugian adalah saling menasehati diantara mereka dalam kebenaran. maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami berikan balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. Wallahu A’lam. Allah ? telah memberitakan keadaan mereka di dalam Al Quran.

yang i'tikaf. dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf. Amin.org Senin. lalu turunlah ayat: 125. saya berkata: Wahai Rasulullah seandainya anda jadikan sebagian Makam Ibrahim sebagai tempat Shalat. katanya: Husyaim telah bercerita kepada kami dari Humaid dari Anas bin Malik. katanya: telah berkata Umar: Saya sepakat/seide/bersesuaian dengan Rabbku dalam tiga hal. “Dan (ingatlah). ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. yang i'tikaf. .Penutup Demikianlah para pembaca sedikit dari apa yang kami sampaikan mengenai tafsir Surat Al ‘Ashr semoga dapat memberikan bimbingan kepada kita semua di dalam menempuh agama yang telah diridhai oleh Allah ? ini. yang ruku' dan yang sujud". dan Jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. Maroji’ : Salafy. 19 April 2010 Asbaabun Nuzuul Surat al-Baqarah(2). “Dan (ingatlah). ayat: 125 Asbaabun Nuzuul Surat al-Baqarah(2). dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf. dan Jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. Dan tentunya kita berharap agar dapat memiliki 4 sifat yang akan menyelamatkan kita dari kerugian baik di dunia maupun di akhirat. Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam Jaami’ Shahih(2/51) nya: ‫حدثنا عمروْ بن عون قال حدثنا هشيم عن حميد عن أنس بن مالك قال قال عمر ب ُ الخطاب ص م وافقت ربي في ثلث فقلت يا‬ َ ُ ْ ُ َ ٍ َ َ ْ ِ ْ ّ َ ُ ْ َ َ َ َ ِ ّ َ ‫َ ّ َ َ َ ْ ُ ْ ُ َ ْ ٍ َ َ َ ّ َ َ ُ َ ْ ٌ َ ْ ُ َ ْ ٍ َ ْ َ َ ِ ْ ِ َ ِ ٍ َ َ َ َ ُ َ ُ ْن‬ ُ ِ َ َ ّ َ ّ ُ ُ َِ ُ ُ ّ َِ َ ْ ِ َ َ ْ َ َ َ َ ِ َ ْ َ َ ْ َ ِ َ ْ ُ َ َ ُ ْ ُ ِ َ ِ ُ َ َ َّ ُ َ ْ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ َ ْ َ ّ ِ َ ِ َ ْ ُ َ ‫رسول ال لوْ إتخذنا من مقام إبراهيم مصلى و آية الحجاب قلت يا رسول ال لو أمرت نساءك أن يحتجبن فإنه يكلمهن البر و الفاجر‬ ِ ِ َ ْ ََ َ َ ّ ُ ْ ِ ً ْ َ ً َ ْ َ ُ َّ َ ُ ْ َ ّ ُ َ ََ ْ ِ ُ ّ َ َ َ ّ ُ َ ُ ْ ُ َ ِ ْ ََ ِ َ ْ َ ْ ِ َ َ ّ ِ ّ ُ َ ِ َ َ َ ْ َ ِ َ ِ ُ َ ْ ََ َ َ ‫فنزلت آية الحجاب و إجتمع نساء النبي ص م في الغيرة عليه فقلت لهن عسى ربه إن طلقكن أن يبدله أجوازا خيرا منكن فنزلت هاذه‬ َِ ‫. Surat al-Baqarah(2): َ ِ ِ َ ْ َ َ ِ ِ ّ ِ َ ِ ْ َ َ ّ َ ْ َ َ ِ َ ْ َِ َ ِ َ ْ ِ َِ َ ْ ِ َ َ َّ ُ َ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ ُ ِ ّ َ ً ْ ََ ِ ّ ِ ً َ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ َ َ ْ َِ ‫وإذ جعلنا البيت مثابة للناس وأمنا واتخذوا من مقام إبراهيم مصلى وعهدنا إلى إبراهيم وإسماعيل أن طهرا بيتي للطععائفين والعععاكفين‬ (١٢٥) ‫والركع السجود‬ ِ ُ ّ ِ ّّ َ 125. Ya Rabbal ‘alamin.لية‬ “Telah bercerita kepada kami ‘Amr bin ‘Aun. yang ruku' dan yang sujud". ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. ayat: 125 َ ِ ِ َ ْ َ َ ِ ِ ّ ِ َ ِ ْ َ َ ّ َ ْ َ َ ِ َ ْ َِ َ ِ َ ْ ِ َِ َ ْ ِ َ َ َّ ُ َ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ ُ ِ ّ َ ً ْ ََ ِ ّ ِ ً َ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ َ َ ْ َِ ‫وإذ جعلنا البيت مثابة للناس وأمنا واتخذوا من مقام إبراهيم مصلى وعهدنا إلى إبراهيم وإسماعيل أن طهرا بيتي للطععائفين والعععاكفين‬ (١٢٥) ‫والركع السجود‬ ِ ُ ّ ِ ّّ َ 125.

Hadis ini juga dikeluarkan oleh at-Tirmidzi dalam Sunan(4/69) nya. dan kata beliau(at-Tirmidzi): Hadis di atas Hasan Shahih. Jaami’ Shahih al-Bukhari. . dia berkata: berkata Umar: Saya bersesuaian/sejalan/setuju/sama dengan Rabbku(tuhanku) dalam tiga hal: tentang Maqam Ibrahim.ثلث في مقام إبراهيم و في الحجاب و في أسارى بدر‬ “ Telah bercerita kepada kami ‘Uqbah bin Mukarram al-‘Ammi. Jaami’ Shahih al-Muslim. Beliau(Ibnu Katsir) keluarkan pula dalam Juz 1/24 dan 36. Hijab dan Tawanan Perang Badr. DAFTAR PUSTAKA Fathul Baarii(Ibnu Hajar al-Asqalani).Juga diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Jaami’ Shahih(15/166) nya: ْ ِ َّ ُ ْ َ َ ُ َ ُ َ َ َ َ َ َ ُ ِ ْ ِ َ ٍ ِ َ ْ َ َ َ َ ْ َ َ َ ْ َ ُ ْ ُ َ ِ ْ َ ُ َ َ ٍ ِ َ ُ ْ ُ ْ ِ َ َ َ ّ َ ّ ِ َ ْ ِ َ ْ ُ ُ ْ ُ َ ْ ُ َ َ ّ َ ‫حدثنا عقبة بن مكرم العمي حدثنا سعيد بن عامر قال جويرية بن أسماء أخبرنا عن نافع عن ابن عمر قال قال عمر وافقت ربي في‬ ٍ ْ َ َ َ ُ ْ ِ َ ِ َ ِ ْ ِ َ َ ِْ َ ِْ ِ ََ ْ ِ ٍ َ َ ‫.” KETERANGAN: Imam Bukhari mendeskripsikan dalam Tafsir(9/235) di dalamnya ada Mutaba’ah(dukungan) Yahya bin Sa’id untuk Husyaim dan Beliau(Imam Bukhari) cantumkan dalam dua tempat secara Mu’allaq(tidak menyebutkan sanadnya) dan di sini terdapat ungkapan tegas adanya sima’(mendengar) dari Humaid dari Anas. katanya: Juwairiyah bin Asma’ telah mengabarkan kepada kami dari Nafi’ dari Ibnu Umar. Ath-Thabari mengeluarkan pula dalam Kitab Tafsirnya Tafsir ath-Thabari(1/534) sebagaimana Riwayat at-Tirmidzi di atas. Dalam bab ini ada periwayatan juga dari Ibnu ‘Umar. Al-Hafidz Ibnu Katsir juga ْ ُِ ّ َ menyandarkannya kepada an-Nasa’i dan Ibnu Majah dalam Tafsirnya(Tafsir Ibnu Katsir). Kata al-Hafidz(Ibnu Hajar al-Asqalani) dalam Fath al-Baari(2/51): maka amanlah dari tadlis(menyembunyikan sanad) nya. Sunan(an-Nasa’i). Beliau(Ibnu Umar) mencukupkan dengan lafadz: ‫ و تخذوا‬yang artinya: (dan ambillah/jadikanlah).

ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. yang i'tikaf. katanya: Husyaim telah bercerita kepada kami dari Humaid dari Anas bin Malik. dan Jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. Surat al-Baqarah(2): َ ِ ِ َ ْ َ َ ِ ِ ّ ِ َ ِ ْ َ َ ّ َ ْ َ َ ِ َ ْ َِ َ ِ َ ْ ِ َِ َ ْ ِ َ َ َّ ُ َ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ ُ ِ ّ َ ً ْ ََ ِ ّ ِ ً َ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ َ َ ْ َِ ‫وإذ جعلنا البيت مثابة للناس وأمنا واتخذوا من مقام إبراهيم مصلى وعهدنا إلى إبراهيم وإسماعيل أن طهرا بيتي للطععائفين والعععاكفين‬ (١٢٥) ‫والركع السجود‬ ِ ُ ّ ِ ّّ َ 125.Sunan(at-Tirmidzi). Tafsir Ibnu Katsir. Asbaabun Nuzuul Surat al-Baqarah(2). ayat: 125 َ ِ ِ َ ْ َ َ ِ ِ ّ ِ َ ِ ْ َ َ ّ َ ْ َ َ ِ َ ْ َِ َ ِ َ ْ ِ َِ َ ْ ِ َ َ َّ ُ َ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ ُ ِ ّ َ ً ْ ََ ِ ّ ِ ً َ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ َ َ ْ َِ ‫وإذ جعلنا البيت مثابة للناس وأمنا واتخذوا من مقام إبراهيم مصلى وعهدنا إلى إبراهيم وإسماعيل أن طهرا بيتي للطععائفين والعععاكفين‬ (١٢٥) ‫والركع السجود‬ ِ ُ ّ ِ ّّ َ 125. yang ruku' dan yang sujud". yang ruku' dan yang sujud". “Dan (ingatlah). katanya: telah berkata Umar: Saya sepakat/seide/bersesuaian dengan Rabbku dalam tiga hal. lalu turunlah ayat: 125. dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf. “Dan (ingatlah). dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf. ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. yang i'tikaf. Sunan(Ibnu Maajah). Juga diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Jaami’ Shahih(15/166) nya: . Tafsir ath-Thabari. dan Jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam Jaami’ Shahih(2/51) nya: ‫حدثنا عمروْ بن عون قال حدثنا هشيم عن حميد عن أنس بن مالك قال قال عمر ب ُ الخطاب ص م وافقت ربي في ثلث فقلت يا‬ َ ُ ْ ُ َ ٍ َ َ ْ ِ ْ ّ َ ُ ْ َ َ َ َ ِ ّ َ ‫َ ّ َ َ َ ْ ُ ْ ُ َ ْ ٍ َ َ َ ّ َ َ ُ َ ْ ٌ َ ْ ُ َ ْ ٍ َ ْ َ َ ِ ْ ِ َ ِ ٍ َ َ َ َ ُ َ ُ ْن‬ ُ ِ َ َ ّ َ ّ ُ ُ َِ ُ ُ ّ َِ َ ْ ِ َ َ ْ َ َ َ َ ِ َ ْ َ َ ْ َ ِ َ ْ ُ َ َ ُ ْ ُ ِ َ ِ ُ َ َ َّ ُ َ ْ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ َ ْ َ ّ ِ َ ِ َ ْ ُ َ ‫رسول ال لوْ إتخذنا من مقام إبراهيم مصلى و آية الحجاب قلت يا رسول ال لو أمرت نساءك أن يحتجبن فإنه يكلمهن البر و الفاجر‬ ِ ِ َ ْ ََ َ َ ّ ُ ْ ِ ً ْ َ ً َ ْ َ ُ َّ َ ُ ْ َ ّ ُ َ ََ ْ ِ ُ ّ َ َ َ ّ ُ َ ُ ْ ُ َ ِ ْ ََ ِ َ ْ َ ْ ِ َ َ ّ ِ ّ ُ َ ِ َ َ َ ْ َ ِ َ ِ ُ َ ْ ََ َ َ ‫فنزلت آية الحجاب و إجتمع نساء النبي ص م في الغيرة عليه فقلت لهن عسى ربه إن طلقكن أن يبدله أجوازا خيرا منكن فنزلت هاذه‬ َِ ‫.لية‬ “Telah bercerita kepada kami ‘Amr bin ‘Aun. saya berkata: Wahai Rasulullah seandainya anda jadikan sebagian Makam Ibrahim sebagai tempat Shalat. ayat: 125 Asbaabun Nuzuul Surat al-Baqarah(2).

Al-Hafidz Ibnu Katsir juga ْ ُِ ّ َ menyandarkannya kepada an-Nasa’i dan Ibnu Majah dalam Tafsirnya(Tafsir Ibnu Katsir).ثلث في مقام إبراهيم و في الحجاب و في أسارى بدر‬ “ Telah bercerita kepada kami ‘Uqbah bin Mukarram al-‘Ammi. Dalam bab ini ada periwayatan juga dari Ibnu ‘Umar. Jaami’ Shahih al-Bukhari.” KETERANGAN: Imam Bukhari mendeskripsikan dalam Tafsir(9/235) di dalamnya ada Mutaba’ah(dukungan) Yahya bin Sa’id untuk Husyaim dan Beliau(Imam Bukhari) cantumkan dalam dua tempat secara Mu’allaq(tidak menyebutkan sanadnya) dan di sini terdapat ungkapan tegas adanya sima’(mendengar) dari Humaid dari Anas. Beliau(Ibnu Umar) mencukupkan dengan lafadz: ‫ و تخذوا‬yang artinya: (dan ambillah/jadikanlah). DAFTAR PUSTAKA Fathul Baarii(Ibnu Hajar al-Asqalani). Kata al-Hafidz(Ibnu Hajar al-Asqalani) dalam Fath al-Baari(2/51): maka amanlah dari tadlis(menyembunyikan sanad) nya. katanya: Juwairiyah bin Asma’ telah mengabarkan kepada kami dari Nafi’ dari Ibnu Umar. Beliau(Ibnu Katsir) keluarkan pula dalam Juz 1/24 dan 36. Sunan(at-Tirmidzi). Hadis ini juga dikeluarkan oleh at-Tirmidzi dalam Sunan(4/69) nya. . Hijab dan Tawanan Perang Badr. dia berkata: berkata Umar: Saya bersesuaian/sejalan/setuju/sama dengan Rabbku(tuhanku) dalam tiga hal: tentang Maqam Ibrahim. Ath-Thabari mengeluarkan pula dalam Kitab Tafsirnya Tafsir ath-Thabari(1/534) sebagaimana Riwayat at-Tirmidzi di atas. dan kata beliau(at-Tirmidzi): Hadis di atas Hasan Shahih.ْ ِ َّ ُ ْ َ َ ُ َ ُ َ َ َ َ َ َ ُ ِ ْ ِ َ ٍ ِ َ ْ َ َ َ َ ْ َ َ َ ْ َ ُ ْ ُ َ ِ ْ َ ُ َ َ ٍ ِ َ ُ ْ ُ ْ ِ َ َ َ ّ َ ّ ِ َ ْ ِ َ ْ ُ ُ ْ ُ َ ْ ُ َ َ ّ َ ‫حدثنا عقبة بن مكرم العمي حدثنا سعيد بن عامر قال جويرية بن أسماء أخبرنا عن نافع عن ابن عمر قال قال عمر وافقت ربي في‬ ٍ ْ َ َ َ ُ ْ ِ َ ِ َ ِ ْ ِ َ َ ِْ َ ِْ ِ ََ ْ ِ ٍ َ َ ‫. Jaami’ Shahih al-Muslim. Sunan(an-Nasa’i).

110:2) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah An Nashr 1 . dengan kekalahan orang-orang musyrik dan kemenangan di pihak Nabi-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat. Tafsir Ibnu Katsir. . 110:3) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah An Nashr 3 3) ‫)فسبح بحمد ربك واستغفر ُ إنه كان توابا‬ ً ّ َ َ َ ُ ّ ِ ‫َ َ ّ ْ ِ َ ْ ِ َ ّ َ َ ْ َ ْ ِ ْه‬ Bila yang demikian itu telah terjadi supaya ia mengagungkan Tuhannya dan mensucikan-Nya dari halhal yang tidak layak bagi-Nya.2 2) ‫)إذا جاء نصر ال والفتح )1( ورأيت الناس يدخلون في دين ال أفواجا‬ ً َ ْ َ ّ ِ ِ ِ َ ُُ ْ َ َ ّ َ ْ ََ َ ِ ُ ْ َْ َ ّ ُ ْ َ َ َ َ ِ ِ Dalam ayat-ayat ini Allah memerintahkan apa yang harus dilakukan nabi-Nya pada saat penaklukan Mekah. dengan kekalahan orang-orang musyrik dan kemenangan di pihak Nabi-Nya. oleh sebab itu Ia menyuruh Nabi-Nya memohon ampunan-Nya. Walaupun ini berat untuk jiwa manusia biasa. Tafsir ath-Thabari. yaitu apabila ia telah melihat pertolongan Allah terhadap agama-Nya telah tiba. tetapi ringan untuk Nabi-Nya sebagai insanul kamil. Bertobat dari keluh kesah adalah dengan mempercaya penuh akan janji-janji Allah dan dengan membersihkan jiwa dari pemikiran yang bukan-bukan bila menghadapi kesulitan.(QS. Keadaan ini terjadi pula pada para sahabat yang memiliki jiwa yang sempurna dan menerima tobat mereka.2 2) ‫)إذا جاء نصر ال والفتح )1( ورأيت الناس يدخلون في دين ال أفواجا‬ ً َ ْ َ ّ ِ ِ ِ َ ُُ ْ َ َ ّ َ ْ ََ َ ِ ُ ْ َْ َ ّ ُ ْ َ َ َ َ ِ ِ Dalam ayat-ayat ini Allah memerintahkan apa yang harus dilakukan nabi-Nya pada saat penaklukan Mekah. bukan perseorangan sebagaimana halnya pada permulaan dakwah. 2 dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong. Mensucikan Allah hendaknya dengan memuji-Nya atas nikmat-nikmat yang dianugerahkan-Nya dan mensyukuri segala kebaikan-kebaikan yang telah dilimpahkan-Nya dan menyanjung-Nya dengan sepantasnya.Sunan(Ibnu Maajah). bukanlah berarti Dia telah menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beramal baik. dan melihat pula orang-orang masuk agama Allah beramai-ramai dan berduyun-duyun. Bila ia selalu melakukan yang demikian niscaya menjadi kuat dan sempurnalah jiwanya.(QS. dan melihat pula orang-orang masuk agama Allah beramai-ramai dan berduyun-duyun. bukan perseorangan sebagaimana halnya pada permulaan dakwah. Bila Allah Yang Maha Kuasa dan Maha Bijaksana. seperti ia menganggap terlambat datangnya pertolongan dan mengira bahwa Tuhan tidak menepati janji-Nya untuk meninggikan nikmat-Nya atas Nabi-Nya walaupun orang-orang kafir tidak menghendakinya. 110:1) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah An Nashr 1 . 3 maka bertasbihlah dengan dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Kemudian mintalah ampun kepada Allah untuk dirimu dan untuk sahabat-sahabatmu yang telah memperlihatkan kesedihan dan keputus-asaan karena terlambat datangnya pertolongan Allah. karena Allah selalu menerima tobat hamba-hamba-Nya. yaitu apabila ia telah melihat pertolongan Allah terhadap agama-Nya telah tiba. memberi kesempatan kepada orangorang kafir.(QS. Allah mendidik hamba-hamba-Nya melalui bermacam-macam cobaan dan bila merasa tidak sanggup menghadapinya harus memohon bantuan-Nya serta yakin akan datangnya bantuan itu. Tafsir Surat : AN-NASHR 1 Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan.

bahwa mereka yang cepat menerima panggilan para rasul adalah orang-orang biasa. (Al Baqarah): 281.(QS. melainkan (sebagai) seorang manusia (biasa) seperti kami. hilanglah ketakutan dan hendaklah Nabi-Nya bertasbih menyucikan Tuhannya dan mensyukuri-Nya serta membersihkan jiwa dari pemikiran-pemikiran yang terjadi pada masa kesulitan.S. Kemudian turun firman Allah. Maka Nabi SAW.S. sebagaimana firman Allah: ‫فقال المل الذين كفروا من قومه ما نراك إل بشرا مثلنا وما نراك اتبعك إل الذين هم أراذلنا بادي الرأي وما نرى لكم علينا من فضل‬ ‫بل نظنكم كاذبين‬ Artinya: Maka berkatalah pemimpin-pemimpin yang kafir dari kaumnnya: "Kami tidak melihat kamu. dan Nabi hidup sesudahnya lima puluh hari. karena kaum Nuh juga dahulu kala telah menyatakan yang demikian kepada nabi Nuh A. (Q. Al Maidah: 3). kalau agama yang dibawanya itu benar tentu yang menjadi pengikutnya pengikut-pengikutnya orangorang mulia yang berkedudukan di antara mereka. Pengikut-pengikut Muhammad terdiri dari orang-orang biasa yang tidak mempunyai kedudukan. 108:1) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Kautsar 1 1) ‫)إنا أعطيناك الكوثر‬ َ َ ْ َ ْ َ َ ْ َ ْ َ ِّ Orang-orang musyrik di Mekah dan Orang-orang munafik di Madinah mencemoohkan dan mencacimaki Nabi sebagai berikut: a. Ucapan ini bukanlah suatu keanehan. tetapi Allah senantiasa membantu para rasul Nya dan menunjang dakwah mereka. bila pertolongan telah tiba dan telah mencapai kemenangan serta manusia berbondongbondong masuk Islam. karena mereka tidak mempunyai pangkat atau kedudukan yang ditakuti hilang.S. Setelah itu turun ayat: ‫لقد جاءكم رسول من أنفسكم‬ Artinya: "Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri". Begitulah sikap penduduk Mekah terhadap dakwah Nabi SAW.S. Kemudian setelah itu turun ayat Kalalah. (Hud): 27. Ibnu Umar berkata: "Surah ini turun di Mina ketika Nabi mengerjakan Haji Wada'. ‫واتقوا يوما ترجعون فيه إلى ال‬ Artinya: "Dan peliharalah dirimu dari (azab yang terjadi pada) hari yang pada waktu itu kamu semua dikembalikan kepada Allah". Nabi memahaminya bahwa tugas risalahnya telah selesai dan selanjutnya ia hanya menunggu panggilan pulang ke Rahmatullah. (Q.Maksudnya. Q. dan kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apapun atas kami. pembesar-pembesar dan orang-orang . sesudah itu turun firman Allah: ‫اليوم أكملت لكم دينكم وأتممت عليكم نعمتي‬ Artinya: "Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu. orang lemah karena mereka tidak takut kehilangan. dan telah Kucukupkan kepadamu nikmatKu". Dengan turunnya surah An Nasr ini. Dengan demikian keluh kesah dan rasa kecewa tidak lagi akan mempengaruhi jiwa orangorang yang ikhlas selagi mereka memiliki keikhlasan dan berada dalam persesuaian kata dan cinta sama cinta. Maka Nabi SAW. Tafsir Surat : AL-KAUTSAR 1 Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Dari itu pertentangan terusmenerus terjadi antara mereka dengan para rasul. hidup sesudahnya dua puluh satu hari saja. hidup sesudahnya tiga puluh lima hari. Nabi hidup hanya delapan puluh hari setelah turun ayat ini. dan kami tidak melihat orang-orang yang mengikuti kamu melainkan orang-orang yang hina dina di antara kami yang lekas percaya saja. Sunatullah yang berlaku di antara hamba-hamba-Nya.S. bahkan 'kami yakin bahwa kamu adalah orang-orang yang dusta". At Tubah: 128). Q.

Orang-orang Mekah bila melihat anak-anak Nabi meninggal dunia. Tuhan semesta alam.. dan orang-orang yang menerima petunjuk beliau serta nama harum mereka diangkat setinggi-tingginya oleh Allah sepanjang masa. (Al An'am): 162-163. Adapun Nabi dan pengikut-pengikutnya sebutan dan basil perjuangannya akan tetap jaya sampai Hari Kiamat. hidupku. walaupun (orang musyrik) memandang hina dan tidak menghargai pemberian itu disebabkan kekurangan akal dan pengertian mereka. Dalam ayat ini Allah menerangkan bahwa Dia telah memberi Nabi-Nya nikmat dan anugerah yang tidak dapat dihitung banyaknya dan tidak dapat dinilai tinggi mutunya. karena beliau mencela kebodohan mereka dan mencaci berhala-berhala yang mereka sembah serta mengajak mereka untuk meninggalkan penyembahan berhala-berhala itu. Penyakit Hati dan Penangkalnya . agar mereka mengetahui bahwa perjuangan Nabi SAW. dan berkorbanlah. Orang-orang yang mencaci Nabi. C. pasti akan menang dan pengikut-pengikut beliau pasti akan bertambah banyak. Pemberian itu berupa kenabian. Siapa saja yang membenci dan mencaci Nabi akan hilang pengaruhnya dan tidak ada kebahagiaan baginya di dunia dan di akhirat. lalu kembalilah kepada mereka kedudukan mereka yang semula. sehingga nama mereka hanya diingat ketika membicarakan orang-orang jahat dan kejahatannya.S.yang berkedudukan tidak mau mengikuti Nabi karena benci kepada beliau dan terhadap orang-orang biasa yang menjadi pengikut beliau. dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)". 108:2) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Kautsar 2 2) ‫)فصل لربك وانحر‬ ْ َ ْ َ َ َّ ِ ّ َ َ Dalam ayat ini Allah memerintahkan Nabi-Nya agar mengerjakan salat dan menyembelih hewan korban karena Allah semata-mata. "Sebutan Muhammad akan lenyap dan dia akan mati punah". 2 Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu. maka Allah menjadikan musuhmusuh Nabi itu hina dan tidak percaya. mereka berkata. yang telah diguncangkan oleh agama baru itu. karena Dia sajalah yang mendidiknya dan melimpahkan karuniaNya. petunjuk-petunjuk dan jalan yang lurus yang membawa kepada kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat. 3 Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus. mereka bergembira dan bersenang hati serta menunggu kehancuran mereka dan lenyapnya sebutan mereka. agama yang benar. ibadatku.(QS. Q. tetapi yang mereka benci dan tidak senang adalah petunjuk dan hikmah yang dibawa beliau. bukanlah mereka tidak senang kepada pribadi Nabi. b. Adapun kedudukan Nabi SAW. Sungguh Allah telah menepati janji-Nya dengan menghinakan dan menjatuhkan martabat orang-orang yang mencaci Nabi. Maka pada surah itu Allah menyampaikan kepada Rasul-Nya. 108:3) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Kautsar 3 3) ‫)إن شانئ َ هو البتر‬ ُ َ ْ َْ َ ُ ‫ِ ّ َ ِ َك‬ Sesudah Allah menghibur dan menggembirakan Rasul-Nya serta memerintahkan supaya mensyukuri anugerah-anugerah-Nya dan sebagai kesempurnaan nikmat-Nya. Namun semua itu adalah untuk membersihkan jiwa-jiwa yang masih dapat dipengaruhi oleh isyu-isyu tersebut dan untuk mematahkan tipu daya orang-orang musyrik.(QS. bahwa tuduhan-tuduhan yang dilontarkan oleh orang-orang musyrik itu adalah suatu purbasangka yang tidak ada artinya sama sekali. Mereka mengira bahwa kematian itu suatu kekurangan lalu mereka mengejek Nabi dan berusaha menjauhkan manusia dari Nabi SAW. dan matiku hanyalah untuk Allah. Orang-orang Mekah bila melihat suatu musibah atau kesulitan yang menimpa pengikut-pengikut Nabi. tiada sekutu bagi-Nya. Dalam ayat lain yang sama maksudnya Allah berfirman: ‫قل إن صلتي ونسكي ومحياي ومماتي ل رب العالمين ل شريك له وبذلك أمرت وأنا أول المسلمين‬ Artinya: Katakanlah: "Sesungguhnya salatku.

dapat dipastikan bahwa tingkah laku orang tersebut tidak akan jauh dari tindakan yang merugikan orang lain. Sedangkan orang yang hatinya mulai diliputi oleh “penyakit” tidak akan mampu tekun dan memperhatikan apa yang dilakukannya dalam beriadah. Semua itu terjadi semata karena kekuasaan yang dimilii Allah SWT.”(HR. Masuk dalam kategori ini ialah perbuatan–perbuatan yang tidak dilakukan dengan mempedulikan nilai dari perbuatan tersebut atau meremehkan waktu-waktu yang tepat untuk melakukannya. Begitu banyak penyakit yang dapat hinggap dalam hati kita. dan hanya akan bertumpu pada keinginan pribadinya. Perhatikan sabda Rasulullah saw berikut: “Dinamakan hati (al-qolbu) karena cepatnya berubah. . Malas dalam ketaatan dan ibadah Kalaupun ia beribadah. condongkanlah hati kami untuk selalu taat kepadaMu. yang menyebabkab kita tersesat dari jalan yang diridhoi Allah SWT. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah Muhammad saw: “Ketahuilah. Hal ini karena ia tidak akan mampu dipengaruhi oleh apapun juga. Penyakit-penyakit hati tersebut dapat diketahui dengan melihat perilaku yang ditampilkan oleh seseorang dalam kesehariannya. Muslim) Meskipun demikian.” (HR. Ada pula yang melakukan dalam beberapa jenis bahkan semuanya dilakukan dengan terang-terangan. 4. Dzat yang membolak-balikkan hati. Dalam beribadah kita harus benar-benar memperhatikan dengan seksama setiap gerakan dan ucapan/bacaan serta doa. Dia mengubah menurut kehendak-Nya. Bukhori) 2. Merasakan kekerasan dan kekakuan hati Keras dan kakunya hati seseorang membuat orang itu tidak memiliki sensitifitas terhadap masalahmasalah yang menimpa saudaranya sesame muslim. baik kita sadari maupun tidak.” (HR. padahal Rosululloh bersabda: “Setiap umatku akan terampuni kecuali mereka yang melakukan kedurhakaan secara terangterangan. melakukan sholat-sholat di akhir waktu. dan “kosong”.Setiap manusia tentu memiliki hati. Ahmad) “Perumpamaan hati adalah seperti sebuah bulu di tanah lapang yang diubah oleh hembusan angin dalam keadaan terbalik. maka ibadah tersebut hanyalah sekedar rutinitas belaka. kita harus terus berupaya untuk menjaga hati kita agar tidak terkena penyakit hati. Hati inilah yang mempengaruhi tabiat dan sifat seseorang. sesungguhnya pada setiap jasad ada sekerat daging. Misalnya. maka manusia tersebut akan memiliki sifat yang terpuji. Muslim) “Ya Alloh. Melakukan kedurhakaan dan dosa Di antara manusia ada yang melakukan kedurhakaan terus-menerus dalam satu jenis perbuatan. Apabila hati ini baik. Perilaku yang mencerminkan rusak dan sakitnya hati seseorang diantaranya adalah: 1. Dia-lah yang membolak-balikkan hati manusia sesuai dengan kehendak-Nya. apabila dia jelek maka jelek semua anggota jasad. ketahuilah dialah hati.” (HR. Namun jika hati yang dimiliki seorang manusia telah penuh dengan niat jahat. atau menunda-nunda haji padahal sudah ada kemampuan untuk melaksanakan. 3. Bukhori) Perubahan sifat yang ada dalam hati ini terjadi dengan sangat cepat. Ibnu Abi Ashim) “Sesungguhnya hati-hati anak Adam berada di antara dua jari-jari Alloh layaknya satu hati.” (HR.” (HR. Tidak tekun beribadah Ketekunan dalam beribadah merupakan sesuatu hal yang wajib kita laksanakan. apabila dia baik maka baik seluruh anggota jasad.

Tidak tersentuh kandungan ayat-ayat suci Al Qur’an 7. Gila kehormatan dan popularitas Termasuk di dalamnya. “Sesunguhnya kamu sekalian akan berhasrat mendapatkan kepemiminan dan hal ini akan menjadi penyesalan pada hari kiamat. Lalai dalam amar ma’ruf nahi munkar Bara ghiroh dalam hati telah padam. Lalai dalam dzikir dan doa 8. Bukhori) 10.” (HR. tidak pula mencegah dari yang mungkar. Segala urusan dianggap sama 9. al-Hasyr [59]: 9) Rosulullah saw bahkan bersabda : “Tidaklah berkumpul pada hati seorang hamba selama-lamanya sifat kikir dan keimanan. Bersenang-senang diatas penderitaan umat muslim 13. mengapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Alloh bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan. Pada puncaknya. Mudah memutuskan tali silaturahmi/persaudaraan 16. Meskipun demikian.” (HR. Suka berlebih-lebihan Penyembuhan Perilaku tersebut diatas dapat dijadikan indikator awal akan adanya penyakit pada hati seseorang. Sibuk dalam urusan dunia semata 18. Hal ini untuk mempertahankan keimanan yang ada dalam hati kita. Perasaan gelisah dan resah karena masalah yang dihadapi 6. kita dapat menyembuhkan hati yang sakit tersebut dengan beberapa cara. tidak menyuruh kepada yang ma’ruf.” (QS. Bakhil dan kikir atas hartanya Allah SWT memuji orang-orang Anshor dengan firman-Nya: “… dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin) atas diri mereka sendiri. dia tidak mengetahui yang ma’ruf dan tidak mengetahui yang mungkar. Tidak peduli pada penderitaan sesama muslim 15. gila terhadap kedudukan ingin tampil sebagai pemimpin yang menonjol dan tidak dibarengi dengan kemampuan yang semestinya. mereka itulah orang-orang yang beruntung.5. Hanya pandai menilai kadar dosa yang dilakukan dan tidak melihat pada siapa dosa itu dilakukannya 14. (QS. sekalipun mereka dalam kesusahan. . Senang berbantah-bantahan yang mneyebabkan hatinya keras dan kaku 17. ash-Shof : 2–3) 12. Mengakui apa-apa yang tidak dilakukannya Padahal penyakit ini yang menjadikan binasanya umat terdahulu. Nasai) 11. Alloh berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman. Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya.

Banyak berdzikir Dengan berdzikir kepada Allah SWT keimanan bertambah. hati tenteram.” (QS. dosa-dosa terampuni. Merasakan keagungan Allah SWT Banyak dalil dari al-Qur’an dan as-Sunnah yang mengungkap tentang keagungan Alloh.” (HR. tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri.Rosulullah saw menggambarkan dalam salah satu sabda Beliau bahwa keimanan seorang hamba diibaratkan sebagai pakaian yang dibutuhkan untuk diperbaharui setiap saat. tentu para malaikat akan menyalami kamu di atas tempat tidurmu dan tatkala dalam perjalanan. niscaya akan bergetar hatinya dan jiwanya akan tunduk kepada Dzat yang Maha Mendengar dan Maha Mengetahui sebagaimana firman Allah : “Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib. ketika gumpalangumpalan awan menghilang maka nampak kembali cahaya bulan tersebut. andaikata kamu tetap seperti keadaanmu di sisiku dan di dalam berdzikir. dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering. dan yang demikian adalah selemah-lemah iman. penerang dan cahaya bagi hamba Allah yang dikehendaki-Nya. Muslim) 5. melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh). Mencari dan mempelajari ilmu agama Yaitu ilmu yang bisa menghasilkan rasa takut kepada Allah SWT dan menambah nilai keimanannya. Juga sebagaimana sabda Nabi Muhammad saw : “Barangsiapa di antara kamu melihat kemungkaran hendaklah dia mengubah dengan tangannya. Beliau saw juga menggambarkan keimanan ibarat menatap bulan. terkadang bercahaya terkadang gelap.” (HR. Rosulullah saw bersabda: “Demi Dzat yang jiwaku ada dalam genggaman-Nya. al-An’am: 59) 3.” (QS. Tidak akan sama keadaan orang yang mengetahui dan orang yang tidak mengetahui. Firman Allah SWT : “Dan Kami turunkan dari al-Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman…. Jika seorang muslim memperhatikan nash-nash tersebut. dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula). manakala bulan tersebut tertutup oleh awan maka hilanglah sinar dari rembulan tersebut. dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi. Memperbanyak amal sholeh Banyak hal yang dapat digunakan sebagai lading amal sholeh bagi kita. Sedangkan bentuk dan cara memperbanyak amal sholeh diantaranya adalah: • Sesegera mungkin melaksanakan amal sholih • Melaksanakan amal sholih secara terus-menerus • Tidak gampang bosan dan capai dalam melaksanakannya • Mengulang beberapa amal sholih yang terlupakan . para malaikat datang mengelilingi mereka. 4. jika tidak mampu maka dengan hatinya. dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan. Bukhari) Ada beberapa hal yang bisa dilakukan seorang muslim sebagai upaya penyembuhan penyakit hati yang dideritanya: 1. rohmat Allah datang. Membaca dan menyimak Al Qur’an Allah SWT telah memastikan bahwa al-Qur’an adalah penawar dari penyakit. jika dia tidak mampu maka dengan lisannya. al-Isra’ : 82) 2.

sunnah. baik di dunia maupun di akhirat kelak.• Senantiasa berharap apa yang dilakukannya diterima oleh Allah SWT 6. mengiringkan jenazah. Yang wajib pun terkadang terbagi kepada beberapa bagian. Dan semoga Allah SWT memberikan perlindungan kepada kita. dan lain-lain. sebagiannya berbentuk fisik seperti sholat. sebagiannya berbentuk lisan seperti dzikir dan do’a. Banyak melakukan ibadah hati 14. Bermunajat dan pasrah kpeada Allah SWT 12. Berdo’a kepada allah SWT agar dijaga keimanan kita Semoga kita terhindar dari penyakit hati yang dapat melemahkan dan bahkan menghilangkan keimanan kita kepada Allah SWT. Banyak mengingat mati Rosulullah saw bersabda: “Perbanyaklah mengingat penebas segala kelezatan. Rajin melakukan ibadah Di antara rahmat Allah SWT ialah dengan diberikan-Nya beberapa macam peribadatan. 7. yakni kematian. 9. Berbagai jenis ibadah ini memungkinkan untuk dijadikan sebagai penyembuh dari penyakit hati atau lemahnya keimanan. Menelaah firman-firman Allah SWt yang terkait dengan peristiwa alam 11.” (HR. Takut meninggal dalam keadaan su’us khotimah 8. Amin……… . Bahkan satu jenis ibadah bisa dibagi kepada wajib. mengunjungi orang sakit. sebagiannya berbentuk materi seperti zakat. Tidak terlalu mengharap dunia 13. Tirmidzi) Di antara cara yang efektif untuk mengingatkan seseorang terhadap kematian ialah dengan berziarah kubur. Selalu ingat akan tibanya hari akhir 10. dan anjuran.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful