Asbabun Nuzul (Sebab-sebab turunnya) surat Al-Fatihah

Surat Al-Fatihah yang merupakan surat pertama dalam Al Qur’an dan terdiri dari 7 ayat adalah masuk kelompok surat Makkiyyah, yakni surat yang diturunkan saat Nabi Muhammad di kota Mekah. Dinamakan AlFatihah, lantaran letaknya berada pada urutan pertama dari 114 surat dalam Al Qur’an. Para ulama bersepakat bahwa surat yang diturunkan lengkap ini merupakan intisari dari seluruh kandungan Al Qur’an yang kemudian dirinci oleh surat-surat sesudahnya. Surat Al-Fatihah adalah surat Makkiyyah, yaitu surat yang diturunkan di Mekkah sebelum Rasulullah SAW hijrah ke Madinah. Surat ini berada di urutan pertama dari surat-surat dalam Al-Qur’an dan terdiri dari tujuh ayat. Tema-tema besar Al Qur’an seperti masalah tauhid, keimanan, janji dan kabar gembira bagi orang beriman, ancaman dan peringatan bagi orang-orang kafir serta pelaku kejahatan, tentang ibadah, kisah orang-orang yang beruntung karena taat kepada Allah dan sengsara karena mengingkariNya, semua itu tercermin dalam ekstrak surat Al Fatihah. Nama Lain Surat Al Fatihah Surat Al Fatihah memiliki banyak nama. Di antaranya; Fatihatul Kitab (pembuka kitab/Al Qur’an). Karena Al Qur’an, secara penulisan dibuka dengan surat ini. Demikian pula dalam shalat, Al Fatihah sebagai pembuka dari surat-surat lainnya. Al Fatihah dikenal juga dengan sebutan As Sab’ul Matsani (tujuh yang diulang-ulang). Disebabkan surat ini dibaca berulang-ulang pada setiap raka’at dalam shalat. Dinamakan juga dengan Ummul Kitab. Karena di dalamnya mencakup pokok-pokok Al Qur’an, seperti aqidah dan ibadah. Menurut al-Qurtubhi surat al-Fatihah memiliki 12 nama, yakni al-salah (salat, doa), fatihatul kitab (induk alkitab), ummul kitab (induk al-Quran), al-matsani (berulang-ulang), al-quranul ‘azhim (al-Quran yang agung), asy-syifa (penawar, obat, penyembuh), ar-ruqyah (rukyah), al-asas (fondasi), al-wafiyah (yang menyeluruh, komprehensif), al-kafiyah (yang sempurna) dan al-fatihah (pembuka). Dari Abu Hurairah Radhiallahu Anhu berkata : telah bersabda Rasulullah SAW : Al-Hamdulillah (AlFatihah) adalah Ummul Qur’an, Ummul Kitab, As-Sabul Matsaani dan Al-Qur’anul Adhim. (HR. At-Tirmidzi dengan sanad sahih). Dinamakan dengan Ummul Kitab atau Umul Qur’an, yaitu induk Al-Qur’an, karena di dalamnya mencakup inti ajaran Al-Quran. Membaca Al-Fatihah Adalah Rukun Shalat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Tidak ada shalat bagi orang yang tidak membaca Fatihatul Kitab (Al Fatihah).” (HR. Bukhari dan Muslim dari Ubadah bin Shamit radhiyallahu ‘anhu). Dalam sabda yang lain beliau mengatakan yang artinya, “Barangsiapa yang shalat tidak membaca Ummul Qur’an (surat Al Fatihah) maka shalatnya pincang (khidaaj).” (HR. Muslim) Al Fatihah Adalah Surat Paling Agung Dalam Al Quran Dari Abu Sa’id Rafi’ Ibnul Mu’alla radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadaku, “Maukah kamu aku ajari sebuah surat paling agung dalam Al Quran sebelum kamu keluar dari masjid nanti?” Maka beliau pun berjalan sembari menggandeng tanganku. Tatkala kami sudah hampir keluar maka aku pun berkata; Wahai Rasulullah, Anda tadi telah bersabda, “Aku akan mengajarimu sebuah surat paling agung dalam Al Quran?” Maka beliau bersabda, “(surat itu adalah) Alhamdulillaahi Rabbil ‘alamiin (surat Al Fatihah), itulah As Sab’ul Matsaani (tujuh ayat yang sering diulang-ulang dalam shalat) serta Al Quran Al ‘Azhim yang dikaruniakan kepadaku.” (HR. Bukhari, dinukil dari Riyadhush Shalihin cet. Darus Salam, hal. 270) Al-Fatihah adalah surat yang paling utama. Dari Anas bin Malik ra. berkata: Tatkala Nabi saw dalam sebuah perjalanan lalu turun dari kendaraannya, turun pula seorang lelaki di samping beliau. Lalu Nabi menoleh ke arah lelaki tersebut kemudian berkata: “Maukah kamu aku beritahukan surat yang paling utama di dalam al-Quran? Anas berkata: Kemudian Nabi saw membacakan ayat ‘segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.’ Al-Fatihah dapat digunakan untuk meruqyah. Dari Abi Sa’id al-Khudry dan Abu Hurairah ra (keduanya) berkata: “Rosulullah saw bersabda, surat pembuka al-Kitab dapat menyembuhkan dan menawarkan racun.” Mengucapkan amin akan menghapus dosa-dosa. Dari Abu Hurairah ra., Sesungguhnya Nabi saw bersabda: “Jika imam mengucapkan ‘ghoiril magdhubi ‘alaihim waladh dhallin’, maka sambutlah dengan ucapan ‘amin’, karena para malaikatpun mengucapkan ‘amin’ dan sesungguhnya imampun mengucapkan ‘amin’ pula. Maka barang siapa yang ucapan ‘amin’-nya sesuai dengan ucapan malaikat, akan diampuni dosa-dosanya yang terdahulu. Allah tidak pernah menurunkan dalam Taurat dan Injil yang seperti surat Al-Fatihah. (HR. At-Tirmidzi dengan sanad sahih). Al-Fatihah adalah Ruqyah, yaitu jampi-jampi untuk mengobati penyakit. (HR. Bukhari). Shalat tidak sah tanpa membaca Al-Fatihah. (HR. Muslim dan An-Nasa’i). Al-Fatihah adalah dialog hamba dengan Allah Taa’la. (HR. Muslim dan An-Nasa?i). Dari Abu Hurairah r.a dari Rasulullah SAW bersabda: Barangsiapa shalat yang tidak membaca di dalamnya Ummul Qur’an (Al-Fatihah) maka shalatnya tidak sempurna (Rasulullah SAW mengulanginya tiga kali). Lalu ditanyakan kepada Abu Hurairah r.a : Bagaimana apabila kita dibelakang imam. Abu Hurairah r.a menjawab: Bacalah (Al-Fatihah) dalam dirimu, karena sesungguhnya aku pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda: Allah Azza wa Jalla berfirman: Aku membagi shalat (Al-Fatihah) antara Aku dengan hambaKu menjadi dua bagian dan bagi hambaKu apa yang dia minta. Apabila dia (hamba) mengucapkan: Segala puji hanya bagi Allah, Tuhan sekalian alam. Allah Taa’la menjawab: Hambaku memujiKu.Dan apabila dia (hamba) mengucapkan: Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Allah Taa’la menjawab: HambaKu menyanjung-nyanjungKu. Dan apabila dia (hamba) mengucapkan: Yang menguasai hari pembalasan. Allah Taa’la menjawab: HambaKu mengagung-agungkanKu. Dan apabila dia (hamba) mengucapkan: Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Allah Taa’la menjawab: Ini adalah antara Aku dengan hambaKu dan bagi hambaKu apa yang dia minta. Dan apabila dia (hamba) mengucapkan: Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat. Allah Taa’la menjawab: Ini adalah untuk hambaKu dan bagi hambaKu apa yang dia minta. (HR. Muslim dan An-Nasai). Asbabun Nuzul (Sebab-sebab turunnya) surat Al-Fatihah

Sebagaimana diriwatkan oleh Ali bin Abi Tholib mantu Rosulullah Muhammad saw: “Surat al-Fatihah turun di Mekah dari perbendaharaan di bawah ‘arsy’” Riwayat lain menyatakan, Amr bin Shalih bertutur kepada kami:“Ayahku bertutur kepadaku, dari alKalbi, dari Abu Salih, dari Ibnu Abbas, ia berkata: “Nabi berdiri di Mekah, lalu beliau membaca, Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam. Kemudian orang-orang Quraisy mengatakan, “Semoga Allah menghancurkan mulutmu (atau kalimat senada).” Dari Abu Hurairah, ia berkata, “Rosulullah saw. bersabda saat Ubai bin Ka’ab membacakan Ummul Quran pada beliau, “Demi zat yang jiwaku ada di tangan-Nya, Allah tidak menurunkan semisal surat ini di dalam Taurat, Injil, Zabur dan al-Quran. Sesungguhnya surat ini adalah as-sab’ul matsani (tujuh kalimat pujian) dan al-Quran al-’Azhim yang diberikan kepadaku.”

Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Al Ikhlash 1
(3) ‫قل هو ال أحد )1( ال الصمد )2( لم يلد ولم يولد‬ ْ َ ُ ْ ََ ْ َِ ْ َ َُ ّ ّ ُ ٌَ َ ّ َ ُ ْ ُ ُ Imam Tirmizi, Imam Hakim dan Imam Ibnu Khuzaimah, telah mengetengahkan sebuah hadis melalui jalur Abul Aliyah, yang ia terima dari Ubay bin Kaab, bahwasanya orang-orang musyrik telah berkata kepada Rasulullah saw., "Ceritakanlah kepada kami mengenai Rabbmu." Maka Allah menurunkan firman-Nya, "Katakanlah! 'Dialah Allah Yang Maha Esa.'" (Q.S. Al Ikhlash, 1 hingga akhir surah) Imam Tabrani dan Imam Ibnu Jarir mengetengahkan hadis yang sama melalui hadis yang diriwayatkan oleh Jabir bin 'Abdullah. Dengan demikian maka dapat disimpulkan, bahwa surah Al Ikhlash ini termasuk surah Makiah. Imam Ibnu Abu Hatim mengetengahkan sebuah hadis melalui Ibnu Abbas, bahwasanya orang-orang Yahudi datang kepada Nabi saw. di antara mereka terdapat Kaab bin Asyraf dan Huyay bin Akhthab. Mereka berkata, "Hai Muhammad! Gambarkanlah kepada kami Rabbmu yang telah mengutusmu." Maka Allah swt. menurunkan firman-Nya, "Katakanlah! Dialah Allah Yang Maha Esa'." (Q.S. 112 Al Ikhlash, 1 hingga akhir surah) Imam Ibnu Jarir mengetengahkan pula hadis yang sama melalui Qatadah. Demikian pula Imam Ibnu Munzir mengetengahkan pula hadis yang sama melalui Said bin Jubair. Maka dengan riwayat ini dapat disimpulkan bahwa surah ini termasuk ke dalam kelompok surah Madaniah. Imam Ibnu Jarir mengetengahkan sebuah hadis melalui Abul Aliyah yang menceritakan, bahwa ia telah mendengar Qatadah menuturkan sebuah hadis, bahwasanya golongan yang bersekutu mengatakan kepada Nabi saw., "Gambarkanlah kepada kami Rabbmu." Lalu datanglah malaikat Jibril kepada Nabi saw. dengan membawa surah ini. Inilah orang-orang musyrik yang dimaksud di dalam hadis Ubay tadi, dengan demikian maka dapat disimpulkan, bahwa surah ini termasuk ke dalam kelompok surah Madaniah. Seperti halnya pula pengertian yang diisyaratkan oleh hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas r.a. dan kedua hadis tersebut tidak bertentangan. Akan tetapi Imam Abu Syekh di dalam kitabnya Al 'Azhamah, mengetengahkan sebuah hadis melalui jalur Abban yang ia terima dari Anas r.a. yang menceritakan, bahwasanya orang-orang Yahudi Khaibar datang kepada Nabi saw. lalu mereka berkata, "Hai Abul Qasim! (nama julukan Nabi Muhammad) Allah telah menciptakan malaikat dari nur (cahaya) al Hijab, Nabi Adam dari lumpur hitam yang diberi bentuk, iblis dari nyala api, langit dari asap dan bumi dari buih air. Maka ceritakanlah kepada kami tentang Rabbmu." Nabi tidak menjawab mereka, maka datanglah malaikat Jibril dengan membawa surah ini, yaitu firman-Nya, "Katakanlah! Dialah Allah Yang Maha Esa." (Q.S. 112 Al-Ikhlash, 1 hingga akhir surah).

Memahami Tafsir Surat al Ikhlas
Rabu, 31 Maret 2010 21:00 Muhammad Abduh Tuasikal Belajar Islam

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya. Saat ini kita masuk dalam pembahasan tafsir surat Al Falaq. Semoga bermanfaat. Allah Ta’ala berfirman, ) ‫قل أعوذ برب الفلق )1( من شر ما خلق )2( ومن شر غاسق إذا وقب )3( ومن َر النفاثات في العقد )4( ومن شر حاسد إذا حسد‬ ََ َ َِ ٍِ َ ّ َ ْ ِ َ ِ َُ ْ ِ ِ َ ّّ ّ ‫َ ِ ْ ش‬ َ ََ َ ِ ٍ ِ َ ّ َ ْ ِ َ َ ََ َ ّ َ ْ ِ ِ ََ ْ ّ َ ِ ُ ُ َ ْ ُ 5) (yang artinya) : 1. Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, 2. dari kejahatan makhluk-Nya, 3. dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, 4. dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul , 5. dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki”. Pengenalan Surat ini dan surat sesudahnya (surat An Naas) diturunkan secara bersamaan sebagaimana dikatakan oleh Al Baihaqi dalam Dalailin Nubuwwah. Oleh karena itu, kedua surat ini dinamakan Al Maw’izatain. Surat ini merupakan surat Makkiyyah (turun sebelum hijrah) dan ada juga yang mengatakan bahwa surat ini adalah surat Madaniyyah. Surat ini turun sesudah surat Al Fiil. (Aysarut Tafasir, hal. 1503; At Ta’rif bi Suratil Qur’anil Karim) Asbabun Nuzul Tatkala Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam disihir oleh orang Yahudi yang bernama Labid bin Al A’shom di Madinah, Allah Ta’ala menurunkan Al Maw’izatain (surat Al Falaq dan An Naas). Lalu Jibril ’alaihis salam meruqyah (membaca kedua ayat tersebut) kepada Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam. Berkat izin Allah, Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam sembuh. (Aysarut Tafasir, hal. 1503) [Namun, riwayat sabab nuzul untuk surat Al falaq dan An Naaas dinilai dhaif oleh Syaikh Muqbil dalam as Shahih al Musnad min Asbab anNuzul, lihat juga penjelasan Ibnu Katsir] Tafsir Ayat Pertama

1) ‫)قل أعوذ برب الفلق‬ ِ ََ ْ ّ َ ِ ُ ُ َ ْ ُ
1. Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, Yang dimaksud dengan ‘Robbil Falaq’ adalah Allah. Al Falaq berasal dari kata ‘falaqo’ yang berarti membelah. Dalam ilmu shorof ‘Al Falaq’ bermakna isim maf’ul sifat musyabbahah yang berarti terbelah. Lebih khusus ‘Al Falaq’ bisa bermakna Al Ishbah (pagi/shubuh) karena Allah membelah malam menjadi pagi. Secara umum ‘Al Falaq’ bermakna segala sesuatu yang muncul/keluar dari yang lainnya. Seperti mata air yang keluar dari gunung, hujan dari awan, tumbuhan dari tanah, anak dari rahim ibunya. Ini semua dinamakan ‘Al Falaq’. Perhatikan ayat-ayat berikut. Allah Ta’ala berfirman,

‫إن ال فالق الحب والنوى‬ َّ َ ّ َ ْ ُ َِ ّ ّ ِ

” (QS.” (QS. Al An’am [6] : 95) (Tafsir Juz ‘Amma. ُ ِ َ ْ ُ ِ ّ َ ُ ‫َ ِ ّ َ ْ َ َ ّ َ ِ َ ّ ْ َ ِ َ ْ ٌ َ ْ َ ِ ْ ِ ّ ِ ّه‬ ‫وإما ينزغنك من الشيطان نزغ فاستعذ بال إن ُ هو السميع العليم‬ ِ “Dan jika syetan mengganggumu dengan suatu gangguan. jin. Ibnu Katsir mengatakan bahwa ayat ini berarti berlindung dari kejelekan seluruh makhluk. Al Jin [72] : 6) Maksudnya adalah Allah akan menambahkan kepada manusia rasa takut. Dan perintah untuk Rasulullah berarti juga perintah untuk umatnya karena umatnya memiliki kewajiban untuk meneladani beliau. maka isti’adzah termasuk ibadah dan bernilai syirik jika ditujukan kepada selain Allah yang mati dan ghoib. Dan hukuman pasti diakibatkan karena dosa. Fushshilat [41] : 36) Allah juga memerintahkan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk meminta perlindungan kepada-Nya sebagaimana pada awal surat Al Falaq dan An Naas. maka jin-jin itu menambah bagi mereka rasa takut. Mutiara Faedah Kitab Tauhid. Allah juga berfirman. Oleh karena itu. maka mohonlah perlindungan kepada Allah. dari kejahatan makhluk-Nya. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Aysarut Tafasir). Apabila hal semacam ini diminta kepada selain Allah. Ruhul Ma’ani) Pengertian Ta’awudz Ta’awudz (isti’adzah) adalah meminta perlindungan kepada Allah subhanahu wa ta’ala agar terhindar dari marabahaya. ini adalah hukuman dari perbuatan mereka sendiri yang meminta perlindungan pada jin. maka hal yang demikian tidaklah boleh dilakukan (ditujukan) kecuali pada Allah semata. Karena menghilangkan marabahaya dan kejelekan tidak ada yang mampu melakukannya selain Allah subhanahu wa ta’ala.” (QS. Ayat ini mencakup seluruh yang Allah ciptakan baik manusia.“Sesungguhnya Allah yang menumbuhkan butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah-buahan. Maka ayat ini menunjukkan celaan bagi manusia semacam ini karena telah meminta perlindungan kepada selain Allah. Ayat yang menunjukkan bahwa meminta perlindungan hanya boleh kepada Allah (karena Dia-lah yang mampu) dan bukan pada selain-Nya adalah firman Allah Ta’ala. Allah juga menyatakan bahwa meminta perlindungan kepada selain Allah termasuk kesyirikan sebagaimana pada ayat. Oleh karena isti’adzah berakibat dosa. (I’anatul Mustafid. (I’anatul Mustafid. ِ َْ ِ ُ ِ َ ‫فالق الصباح‬ “Dia menyingsingkan pagi. termasuk perbuatan syirik. Qotadah dan ulama salaf lainnya mengatakan bahwa makna ’rohaqo’ dalam ayat ini adalah ’itsman’ (dosa). 294. hewan. 95) Meminta Perlindungan (Isti'adzah) adalah Ibadah Meminta perlindungan (isti’adzah) merupakan ibadah. At Tamhid li Syarhi Kitabit Tauhid) Tafsir Ayat Kedua 2) ‫)من شر ما خلق‬ َ ََ َ ّ َ ْ ِ 2. Segala sesuatu yang tidak ada yang mampu melakukannya kecuali Allah.” (QS. Tsabit Al . benda-benda mati yang dapat menimbulkan bahaya dan dari kejelekan seluruh makhluk. ً َ َ ْ ُ ُ َ َ ّ ِ ْ َ ِ ٍ َ ِ ِ َ ُ ُ َ ِ ْ ِْ َ ِ ٌ َ ِ َ َ ُ ّ ََ ‫وأنه كان رجال من النس يعوذون برجال من الجن فزادوهم رهقا‬ “Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin. Al An’am [6] : 95). (Taysir Al Karimir Rahman.

‫إن النفس لمارة بالسو ِ إل ما ر ِم ربي‬ ّ َ َ ‫ِ ّ ّ ْ َ َ ّ َ ٌ ِ ّ ء ِ ّ َ َح‬ “Karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan. ‫أقم الصلة لدلوك الشمس إلى غسق الليل‬ ََِ ِ ُُ ِ ِ َِ “Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam. Al Hasan. beliau menceritakan bahwa Jibril pernah mendatangi Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam. 295. Dalam ayat ini disebut dengan ’An Nafatsaat’ yaitu tukang sihir wanita. jika yang dimaksudkan adalah sifat dari nufus (jiwa atau ruh) (Ruhul Ma’ani. Mujahid mengatakan bahwa ‘ghosiq’ adalah Al Lail (malam) ketika matahari telah tenggelam sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhari dan Ibnu Abi Najih. Muhammad bin Ka’ab Al Qurtubhy.”Ya Muhammad. Mujahid mengatakan. nafsu selalu memerintahkan pada kejelekan. Dan di malam harilah setan serta manusia dan hewan yang suka berbuat kerusakan bergentayangan ke mana-mana (Adhwaul Bayan). 294295) Tafsir Ayat Ketiga 3) ‫)ومن شر غاسق إذا وقب‬ َ ََ َ ِ ٍ ِ َ ّ َ ْ ِ َ 3. (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim) Syaikh Asy Syinqithi mengatakan bahwa pendapat yang kuat adalah tafsiran yang pertama (ghosiq adalah malam) sebagaimana didukung dengan tafsiran Al Qur’an. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih wa Dho’if Sunan At Tirmidzi no. apakah engkau merasa sakit?” Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam mengatakan. Qotadah mengatakan bahwa maksudnya adalah malam apabila telah gelap gulita. Maka setiap kali seseorang mengucapkan ayat ini. Tafsir Ayat Keempat 4) ‫)ومن شر النفاثات في العقد‬ ِ َُ ْ ِ ِ َ ّّ ّ َ ْ ِ َ 4. Yusuf [12] : 53). Lalu mengatakan. yang mungkin sering ujub (berbangga diri) atau yang lainnya. dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita.” (QS. Tafsir Juz ’Amma. Sebagaimana yang terdapat dalam khutbatul hajjah: ‫نعوذ بال من شرور أنفسنا‬ َِ ُ ْ َ ِ ْ ُ ُ ْ ِ ِ ِ ُ ْ ُ َ “Aku berlindung kepada Allah dari kejelekan diriku sendiri. ”Apabila membaca mantera-mantera dan meniupkan (menyihir) di ikatan tali” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim). Kemudian Jibril meruqyah Nabi dengan mengatakan.Bunani dan Al Hasan Al Bashri menafsirkan berlindung dari jahannam dan iblis serta keturunannya. kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku.” (QS. 1105) (Tafsir Juz ‘Amma. dan Al Hasan. Ingatlah. Allah Ta’ala berfirman. Sedangkan Idza Waqob bermakna apabila masuk (Tafsir Juz ‘Amma. Ghosiq dalam ayat ini adalah Al Lail (malam) dan juga ada yang mengatakan Al Qomar (bulan). Demikianlah yang dikatakan oleh Ibnu Abbas. At Tirmidzi. Adh Dhohak. َ ِ ْ َ ّ ِ ْ ِ َ ِ ْ َ ّ ٍ ِ َ ِ ْ َ ْ َ ٍ ْ َ ّ ُ ّ َ ْ ِ َ ِ ْ ُ ‫ِ ْ ِ ّ َ ْ ِ َ ِ ْ ُ ّ َ ْء‬ ‫باسم ال أرقيك من كل شى ٍ يؤذيك من شر كل نفس أو عين حاسد ال يشفيك باسم ال أرقيك‬ ِ ُ ِ . maka yang pertama kali tercakup dalam ayat tersebut adalah dirinya sendiri.”Iya”. Al Israa’ [17] : 78) Sedangkan bulan merupakan bagian dari malam.” (HR. Mujahid. Ikrimah. 295) Namun perlu diingat bahwa dalam syari’at ini terdapat pula penyembuhan penyakit dengan do’a-do’a yang disyari’atkan yang dikenal dengan ruqyah. Dari Abu Sa’id. Namun ayat ini juga dapat mencakup tukang sihir laki-laki dan wanita. Adhwaul Bayan). Kepada Allah-lah kita meminta perlindungan dari kejahatan dan kejelekan seperti ini. Karena umumnya yang menjadi tukang sihir adalah wanita. Khushoif. (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim) Ayat ini juga mencakup meminta perlindungan pada diri sendiri. dan Qotadah mengatakan bahwa yang dimaksudkan adalah sihir. dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul. Jadi dia berlindung dari kejelekan dirinya sendiri.

Jami’ Mawsu’ah Al Quranil Karim. Ada yang berpendapat bahwa kejelekan nafs (jiwa) adalah ’ain. 296) Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal Mbali.islamspirit. Gunung Kidul. dari kejelekan (kejahatan) setiap jiwa atau ’ain orang yang hasad (dengki).” (Tafsir Juz ’Amma. Bismillah arqika [Dengan menyebut nama Allah. Muhammad Al Amin Asy Syinqithiy. murka dengan pembagian nikmat Allah. Ingatlah bahwa bacaan dzikir merupakan benteng yang paling kokoh dan lebih kuat daripada benteng ’Ya’juj dan Ma’juj’. min syarri kulli nafsin aw ’aini hasidin. itu adalah hal yang samar. Tafsir Ayat Kelima 5) ‫)ومن شر حاسد إذا حسد‬ ََ َ َِ ٍِ َ ّ َ ْ ِ َ 5. aku meruqyahmu]. Dan ketiga kejelekan (kejahatan) ini masuk pada keumuman ayat kedua. sakit atau gila. membenci suatu nikmat yang nampak pada orang lain. Maktabah Syamilah 2. bakhil (kikir) dengan karunia Allah. karena ketiga hal ini adalah perkara yang samar. dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki”.” (HR. Banyak kejadian pada malam hari yang samar yang dapat memberikan bahaya kepada kita. 23 Dzulqo’dah 1428 Sumber Rujukan 1.At Tamhid li Syarhi Kitabit Tauhid. ’Ain ini dapat menyebabkan seseorang mati. Keempat. Sebagian Ahli Hikmah mengatakan bahwa hasad itu dapat dilihat dari lima ciri : Pertama. sebagai peringatan bahayanya perkara ini. dari sihir yang ditiupkan pada buhul-buhul. begitu juga dzikir ketika hendak tidur. Ketiga. Muslim no. Apabila seseorang melihat pada orang lain kenikmatan kemudian hatinya merasa tidak suka. menolong musuhnya yaitu Iblis. Namun. Kedua. www. Banyak di antara mereka yang melalaikan dzikir pagi dan petang. Kedua. ’Ain ini benar adanya dengan izin Allah Ta’ala.Al Jaami’ liahkamil Qur’an (Tafsir Qurtubhy). Hasad adalah memusuhi nikmat Allah. Hasad adalah berangan-angan hilangnya nikmat yang ada pada orang lain baik agar pindah kepada diri kita ataupun tidak (Aysarut Tafasir). 2) ‫)من شر ما خلق‬ َ ََ َ ّ َ ْ ِ “dari kejahatan makhluk-Nya. yakni pandangan hasad). Kelima. Dan begitu juga hasad dari orang lain. ’ain. dengan bertawakkal pada Allah. dan berbagai kejelekan lainnya dikarenakan lalai dari dzikir-dzikir. Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad Al Anshory Al Qurtubhy. dan dari orang yang hasad apabila dia hasad. Allah memerintahkan kepada kita untuk berlindung kepada-Nya dari malam apabila gelap gulita. aku meruqyahmu dari segala sesuatu yang menyakitimu. membaca wirid-wirid (dzikir-dzikir) yang dapat membentengi dan menjaga dari segala macam kejelekan.com . Begitu juga sihir adalah suatu hal yang samar. 296) Lalu bagaimana jalan keluar agar terbebas dari tiga kejelekan (kejahatan) ini? Pertama.omelketab.Adhwaul Bayan. Perlu diingat bahwasanya kebanyakan manusia dapat terkena sihir. www. yaitu menyerahkan segala urusan kepada Allah Ta’ala. (Al Jaami’ liahkamil Qur’an) Salah satu dari bentuk hasad adalah ’ain (pandangan hasad). dia menimpakan ’ain (pandangan mata dengan penuh rasa dengki) pada orang lain. 2186. Syaikh Sholih Alu Syaikh. jarang kita ketahui. Allah menutup surat ini dengan hasad. tidak mau menolong wali Allah (orang beriman) dan menginginkan hilangnya nikmat dari mereka. Allahu yasyfika. Padahal dzikir-dzikir tersebut mudah untuk dihafalkan dan dibaca. Panggang. Dengan menyebut nama Allah. Semoga Allah menyembuhkanmu. banyak dari manusia yang melupakan hal ini. padahal karunia Allah diberikan bagi siapa saja yang dikehendaki-Nya. (Tafsir Juz ’Amma.net 3.”Bismillah arqika min kulli sya-in yu’dzika.

oleh karna itu Rasulullah menamakan kedua surat ini dengan Mu`awwidzatain. KEUTAMAAN . Syaikh Sholih bin Fauzan Al Fauzan. Pentahqiq : Muhammad Fu’ad Abdul Baqi.I’anatul Mustafid bi Syarhi Kitabit Tauhid.com 7.Shohih Muslim.kemudian salawat juga senantiasa tercurah kepada seluruh kepuarga dan para sahabat serta selluruh kaum Muslimin yang senantiasa berpegang teguh dengan jalan-Nya hingga hari kiamat kelak. pada makalah kali ini insyaallah kami mencoba menguak rahasia di balik kandungan dua surat yang agung ( Al-falaq.Ruhul Ma’ani fi Tafsiril Qur’anil Azhim was Sab’il Matsani.menyembah. Muassasah Ar Risalah-Maktabah Syamilah TAFSIR MU`AWWIDZATAIN (AL-FALAQ dan AN-NASS) Apr 14. Abu Isa Abdullah bin Salam. Malikinnas. Rabbulfalaq. ilahinnas.omelketab. Syaikh Abu Bakr Jabir Al Jazairi. tapi apakah kita telah memahami isi dari dan kandungannya.Shohih wa Dho’if Sunan At Tirmidzi. Maktabah Syamilah 10. Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani. tentunya dengan mengambil beberapa referensi dari beberapa kitab tafsir para ulama`. Pustaka Muslim 8. sehingga kita bisa bertadabbur dengannya dan kita menjadi hamba yang semakin dekat dengan sang Rabb. salah satunya adalah tentang sunnahnya meminta perlindungan kepada Allah dari segala keburukan dan penyakit dengan membaca kedua surat ini. Rabbunnas.Rabb semesta alam yang telah dan akan selalu mencurahkan segala kenikmatan kepada setiap ciptaan-Nya terutama bagi Hamba-hamba-Nya yang shalihin. Waktu. makna-makna yang terselip di dalamnya. maka sangat wajar ketika beliau menjuluki orang yang tidak mau dan enggan bersalawat dengan julukan bakhil. Syaikh Abdur Rahman bin Nashir As Sa’di. 12. '09 11:35 PM untuk semuanya ‫بسم ال الرحمن الرحيم‬ TAFSIR MU`AWWIDZATAIN (AL-FALAQ dan AN-NASS) Oleh : Asrul Asy`ary I.Taysir Al Karimir Rahman fi Tafsiril Kalamil Mannan. Alhamdulillah dengan izin Allah. untuk itu hanya kepada-Nyalah kita beribadah. serta keistimewaankeistimewaannya. kita juga bersaksi bahwa Allah telah memilih seseorang untuk menjadi utusan serta hamba-Nya yaitu Muhammad saw.At Ta’rif bi Suratil Qur’anil Karim.mungkin sering kita membaca serta mendengar kedua surat ini.Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim. Darul Kutub Al ‘Ilmiyyah 13.net 5. II.islamspirit. kita mengetahui maknanya. www. www. dengan menyebut sifat-sifat Allah yang terdapat di dalamnya. Abul Fada’ Isma’il bin ‘Umar bin Katsir Al Qurasyi Ad Dimasyqi. barang siapa yang Allah berikan petunjuk maka tidak ada seorang pun yang dapat menyesatkan begitu pula sebaliknya barang siapa yang Allah sesatkan maka tidak ada seorang pun yang dapat memberinya petunjuk. Maktabah Syamilah 5. Jami’ Mawsu’ah Al Quranil Karim. Muslim bin Al Hajjaj ABul Husain Al Qusyairiy An Naisabuiy. Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin. kita bersaksi bahwa tidak ada Illah yang berhak dan benar untuk di ibadahi kecuali Allah semata. Dar Ihya’ At Turots Al ‘Arobiy Beirut-Maktabah Syamilah 11. An-nas ). sebagaimana yang di sabdakan oleh Rasulullah ‫إقرأبالمعوذتين فإنك لن تقرأ بمثلها‬ ّ III.Aysarut Tafasir likalamil ‘Aliyyil Karim. PENAMAAN SURAT telah banyak hadits yang menjelaskan tentang keistimewaan kedua surat ini .yang oleh Rasulullah biasa di sebut dengan surat Mu`awwidzatain. Maktabah Adhwail Manar 6. terutama dalam setiap shalat-shalat yang kita lakukan pada setiap harinya.MUQADDIMAH Segala puji hanya milik Allah.Mutiara Faedah Kitab Tauhid (edisi revisi). dan kita pun tentu telah memahami arti dari kedua surat tersebut. Mawqi’ut Tafaasir-Maktabah Syamilah 9. meminta pertolongan serta berlindung dari segala keburukan yang ada pada diri kita serta kejelekan amalan-amalan yang telah dan akan kita lakukan. Wallahu a`lam bish shawab. dengan segala apa yang beliau punyai. harta serta jiwa.4. Salawat dan salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada uswah hasanah Nabi Muhammad saw atas segala jasa perjuangan beliau dalam menegakkan dan menjadikan bumi ini dipenuhi oleh orang-orang yang bertauhid kepada Allah. Syihabuddin Mahmud bin Abdillah Al Husaini Al Alusi.tentu akan menjadi lebih baik di samping kita tahu arti kata.Tafsir Juz ‘Amma. itu artinya kedua surat ini adalah surat untuk meminta perlindungan.

”kami keluar pada waktu malam. mengaharap keberkahannya. Ketika sakitnya bertanbah parah . maka aku yang meniupkannya kemudian mengusap beliau dengan tangan beliau sendiri .’ maukah engkau aku beri tentang permohonan perlindunganoleh orang-orang yang memohon perlindungan. Aku tidak mengatakan apa-apa. ya Rasulullah. beliau meniup kedia tangannya kemudian mengusap wajahnya dengan keduan tangannya.[1] Demikianlah beberapa hadits-hadits yang yang kami rasa cukup untuk mewakili penjelasan tentang keutamaan dari dua surat( Al-Falaq dab Al-nas ). ‘ Aku berlindung kepada tuhan yang menguasai subuh dan ‘Aku berlindung kepada tuhan yang memelihara dan menguasai Manusia .an-Nasai dan sunan Abu dawud disebutkan bahwa Abdullah bin habib berkata. berikut ini hadits-hadits yang telah di sebutkan oleh Rasulullah. dan aku berlindung kapada yuhan yang memelihar dan menguasai manusia.” dalam bab ini terdapathadits dari anas iniberderajat Gharib. juga sebagai syifa` (obat ) bagi segala penyakit.kemudian Nabi bersabda lagi. baik penyakit yang bersifat batiniyyah ataupun yang bersifat lahiriyah.” aku berlindung kepada tuhan yang menguasai subuh.” katakanlah”. kendati suratnya pendek tapi memiliki kandungan makna dan keutamaan yang sangat luar biasa.Mua`awizdatain (Al-falaq dan Al-nas) adalah dua surat yang banyak memikiki keutamaan . benar apa yang telah di fimankan Allah di dalam suratnya yang lain. maka. ketika keduia surat tersebut turun .yang mengatur segala tingkah laku. maka beliau mencukupkan diri dengan kedua surat tersebut dan meninggalkan selain keduanya. kami mencari Nabi untuk mendo`akan kami .’ Beliau bersabda. Dalam sunan Tirmidzi juga terdapat riwayat hadits yang di riwayatkan oleh Jarir dari Abu hurairah dari Abu Sa`id ia berkata. bagaiman Rasulullah ketika mendapatkan suatu musibah ataupun penyakit. dalam hadits Rasulullah sering menyebutkan keutamaan-keutamaanya.kemudian Nabi bersabda lagi. akau berkata.” TIdaklah engakau mengetahui adanya ayat-ayat yang turun tadi malam yang tidak ada ayat yang sepertinya. apa yang harus aku katakana? Nabi menjawab ‘ katakanlah surat Al-ikhlas dan Mu`awwizdatain ketika pagi dan sore hari sebanyak tiga kali. Dalam sahih Bukhari . yaitu. Imam Muslim meriwayatkan dalam kitab sahihnya sebuah hadits dari Qais bin Hazim dari Uqbah bin `Amir ia mengatakan bahwa Rasulullah bersabda. IV. Dalam kitab Tirmidzi . yang mengatakan bahwa Al-quran di turunkan selain sebagai pegangan hidup bagi manusia.” Tirmidzi berkata . dari Urwah dari `Aisyah bahwa ia berkata. maka aku tidak mengatakan sesuatu. dari Uqbah bahwa ia berkata.” katakanlah”. Kemudian aku bertanya kepada Ibnu Syihab ‘ bagaiman Rasululullah meniupnya ? maka . dia menjawab .” Katakanlah”. TEMPAT TURUN DAN ASABABUN NUZUL                                        .”Imam tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini berderajat hadits hasan sahih. lalu kami menemukan beliau lalu bersabda.” Rasulullah bertanya kepadaku .” Aku jawab tentu. rasulullah selalu membaca dua surat ini ( Al-falaq dan An-nas ).” Dahulu Rasulullah selalu meminta perlindungan dari jin dan dari kejahatan mata Manusia sampai turunya surat Mu`awwidzatain .” sesungguhnya Nabi mengobati dirinya ketika dalam keadaan sakit yang membawa wafatnay dengan membaca surat AlMuawwidzatain. maka hal tersebut akan membuatmu terlindung dari segala sesuatu. Dalam lafadz yang lain dari riwayat Ibrahim At-Taimi. dan itu terbukti dengan adanya hadits-hadit diatas yang menerangkan. saat itu sedang turun hujan dan sangat gelap . ma`mar juga meriwayatkan dari Zuhri.

dan selamat.[5] .” dia bertanya lagi. guna-guna itu sihir. wallahu a`lam bish shawab.serta di keluarkan gulungannya kemudian di bakar.” Lubaid bin A`sham Al-yahudi.” dia bertanya lagi. Zubeir. ternyata di dalam gulungan tersebut terdapat tali yang terdiri dari sebelas simpul.” apa yang telah engkau lihat? Ia menjawab. PENJELASAN TAFSIR A. orang yang terkena beban syari`at. maka terbukalah suluruh simpulnya. jin-jin tersebut akan semakin berbuat dengan perbuatan yang melampaui batas.dengan tujuan untuk memberikan keraguan bagi kaum Muslimin tentang penjagaan Allah terhadap Nabi Muhammad sebagaimana yang di firmankan Allah. Surat Al-falaq Sesungguhnya kata addza yang terdiri dari tiga huruf serta semua kata yang mengambil kata dasar dari ketiga huruf tersebut mengandung arti terlindung. begitu juga di sebutkan dalam tafsir quranil `adzim karangan Ibnu katsir. seperti anak kecil. sebagaimana yang Allah firmankan dalam ayat-Nya yang lain : 1. tidak ada yang lain. kemudian ambil gulungannya dan bakarlah. karna di lihat dari Asbabun Nuzul kedua surat ini. Sedangkan sebab turunya kedua surat ini adalah. maka datanglah kepada beliau dua Malaikat. kemudian berkatalah Malaikat yang duduk di sebelah kaki beliau kepada Malaikat yang duduk di sebelah kepala. rasulullah telah mencontohkan hal tersebut jauh-jauh hari. hakekat makna Addza adalah lari dari seauatu yang di takuti menuju sesuatu yang dapat melindunginya dari yang di takuti tersebut. timbalah airnya dan angkat batunya.[3] Sebagian dari para Mufassirin meragukan keshahihan dari riwayat ini. lima ayat dalam surat Al-Falaq dan enam ayat dalam Surat An-Nas. datanglah kesumur itu. yang sihirnyaberupa gulungan yang di simpan di dalam sumur. Yang di lakukan oleh orang Yahudi. setibanya di sumur itu tampaklah airnya merah seperti air pacar. seperti yang dikatakan oleh Ibnu abbas. kamaksiatan atau dosa adalah surtu pekerjaan yang terjadi atas kehendak Manusia yang dengan kebebasannya ia melakukan pekerjaan tersebut. begitu pula yang di jelaskan oleh Ibnu Katsir dalam tafsirnya Qur`anul Adzim. yang tidak terkena beban syari`at. begitu pula allah melarang hambanya untuk meminta perlindungan kepada jin. air itu di timbanya dan di angkat batunya. kejadian ini terjadi ketika Rasulullah berada di Madinah[2]. sebagaimana hadits yang di riwayatkan oleh imam Muslim dalam sahihnya pada kitab tib. karna itu sesuatu yang dapat memberikan perlindungan di sebut dengan ma`adzan atau bisa di sebut wazaran atau malja`an. terjaga. sesungguhnya meminta perlindungan kepada jin dan mengagungkannya hanya akan membuat jin tersebut semakin congkak. yang satu duduk di sebelah kepala beliau dan yang satunya lagi duduk disebelah kaki beliau. setiap kali Rasulullah mengucapkan satu ayat maka terbukalah satu simpul. Pada pagi harinya Rasulullah mengutus `Ali. seseorang yang melakukan suatu pekerjaan yang berdampak buruk di bagi menjadi dua.” beliau tekena gunaguna. ketika peristiwa tersihirnya Nabi SAW. seperti yang telah di jelaskan dalam tafsir Al-wadhih dan tafsir Alwasith. kedua surat ini turun berkenan dengan peristiwa tersebut. tak ada satupun yang pantas di mintai perlindungan kecuali Allah. Ghairu Mukallaf. Pertama dosa dan kemaksiatan yang di kerjakan oleh Manusia itu sendiri. maka pantas jika di katakan bahwa perbuatan maksiat adalah kejahatan dan keburukan terbesar yag menimpa manusia.               Surat Al-falaq dan surat An-Nas adalah dua surat yang memiliki sebelas jumlah ayat. Dalam suatu riwayat di kemukakan bahwa Rasulullah pernah mengalami sakit yang sangat parah.[4] ‫إنا كفينا ك المستهزئين‬ ّ ‫وال يعصمك من الناس‬ ّ akan tetapi yang lebih rajih adalah shahih. sampai Rasulullah membaca ayat yang terakhir. Allah memerintahkan kepada setiap hambanya untuk senantiasa berlindung dari segala kejelekan dengan Tuhan yang menguasai waktu subuh.Kedua surat ini termasuk madaniyah. jika di lihat dari sisi kedekatan hubungan antara kejadian dengan keinginan manusia. adalah rasulullah tidak pernah sekali pun meminta perlindungan kepada makhluk. pada hari kiamat nanti Manusia akan menerima balasannya berupa yaitu siksa yang sangat pedih. di bawah sebuah batu besar. V.’ siapa yang membuat sihirnya? “ ia menjawab lagi.Qatadah dan dikatakan pula oleh jama`ah.Beberapa kejahatan yang Manusia menghindarinya Kejahatan atau keburukan yang menimpa Manusia tidak keluar dari dua macam. mereka beranggapan bahwa riwayat ini termasuk dari kedustaan orang-orang yahudi. di antaranya adalah jin dan Manusia. binatang buas dan lain sebagainya.’ apa guna-guna itu? Ia menjawab. dan di lihat dari sisi akibat yang akan di terima oleh pelaku perbuatan tersebut.: mukallaf. Ke dua adalah keburukan yang menimpa Manusia yang di sebabkan oleh orang lain. Amar bin yasir untuk mengambilnya. Dalam surat ini Allah memerintahkan untuk berlindung dengan Rabbil falaq Artinya adalah rabb yang menguasai waktu subuh.

kutipan hadits tersebut adalah . Adapun bantahan terhadap perkataan ahlu kalam bahwa apabila Nabi terkena sihir.Berlindung dari kejahatan pendengki Keburukan yang ke empat adalah keburukan para pendengki.” di sebut malam jika gelap datang dari arah timur kemudian menjalar ke setiap tempat atau penjuru sehingga menjadi gelap. Allah sebagaiman akan melindungi para Nabi. bukan pada waktu siang hari. ada pendapat lain. karena malam merupakan waktu bagi pengaruh arwah jahat.” Maam merupakan saat gelap ketika setan Manusia dan setan jin menguasai sesuatu yang tidak dapat mereka kuasai pada waktu siang. para Nabi dan Rasul berhati sabar dan ikhlas. jika tukang sihir memiliki niat jahat kepada seseorang. untuk itu Nabi bersabda. kedua kejahatan malam apabila telah gelap. keempat perkara di atas akan kita bahas satu persatu insyaallah. yang pertama adalah kejahatan Makhluk secara umum. sebuah hadits sahih dari abu sa`id yang berkisah tentang rukyah Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad. juga akan mencoba mereka dengan cobaan yang di kehendaki-Nya. Di samping itu pula. kata al-ghasaq berarti bisa dikatakan dan di artikan dengan makna dingin. pada keadaan yang gelap. ia akan meminta bantuan arwah jahat dan menyemburkan ludah pada buhul tali. di tempat-tempat yang gelap. haditnya sahih yang di riwayatkan oleh perawi yang tsiqah. maka terhadap perkataan ini dapat di berikan tanggapan sebagai berikut. An-nafats adalah menyemburkan ludah akan tetapi tidak sampai berdahak.Dalam surat ini terkandung perintah untuk senantiasa berlindung dari semua bentuk kejahatan dan keburukan yang menimpa Manusia. Begitu pula pengaruh sihir akan lebih mengena pada waktu malam hari.Berlindung dari kejahatan sihir dan bukti keberadaanya Keburukan yang ketiga adalah keburukan tkang sihir. banyaknya fakta yang menunjukkan bahwa bertebarnya kemaksiatan pada waktu malam hari. dalam sebuah hadits Nabi mengatakan bahwa ketika matahari terbenam. dan juga termasuk sebab turunya ayat ini. keempat. dalam surat Al-falaq terdapat empat perkara yang Manusia minta perlindungan kepada Allah untuk terhindar darinya.” . tidak harus melalui tangan dan lisan. tujuannya supaya mereka mendapat keempurnaan dengan bersabar diri dari gangguan musuh mereka. karna ahlu maksiat beranggapan malam adalah waktu yang sangat sesuai untuk di jadikan ajang berbuat keburukan. yang dalam istilah Ulama` adalah Alkhos ba`da Al-am Kebanyakan ulama tafsir berpendapat bahwa yang di maksud dalam ayat ini adalah malam. itu adalah merupakan perbuatan tukang sihir. apanila seseorang tidakmeminta perlindungan kepada Allah dengan banyak berzdikir serta berdo`a atau mendekatkan diri kepada-Nya. Bukti adanya sihir adalah peristiwa tersihirnya Rasulullah. seperti gangguan orang-orang kafir. Alasan perintah Allah untuk memohon perlindungan dari kegelapan malam adalah. akan tetapi para ulama` tafsir berpendapat shahih. Allah akan menyembuhkanmu. sementara itu pengaruh setan akan mengena pada waktu kegelapan tiba. karna malam hari lebih dingin dari pada siang. 4. pada malam hari setan bertebaan. dengan di temani gelapnya malam. kejahatan orang yang dengki apabila mendengki. lalu Umat mengikuti sifat tersebut dalam berbagai macam cobaan.” “Kumpulkanlah anak-anakmu. yaitu Hisyam bin Urwah bin Zubeir.( ketika ia mendengki) merupakan penjelasan bahwa keburukan orang yang di dengki akan mengenai sasaran jika ia sedang mendengki. mereka akan merasa aman dengan suasana yang sepeti itu. 2. cobaan itu juga dapat di jadikan pelajaran bagi umatnya.Berlindung dari keburukan waktu malam Keburukan yang di maksud dalam ayat yang ketiga dalam surat Al-Falaq ini adalah keburukan waktu malam. walaupun ada sebagian ahlu kalam yang mendustakan hadits ini.” dengan nama Allah aku merukyahmu dari sesuatu yang mengganggumu dari kejahatan setiap jiwa dan mata seorang pendengki. akan tetapi yang lebih shahih maknanya adalah malam. Kata-kata idzaa hasad. dan yang di maksud dalam ayat ini adalah wanita penyihir yang meniupkan buhul-buhul tali. ikatlah hewan peliharaanmu hingga kegelapan malam berlalu. dan menyemburkan ludah pada setiap buhulnya. sehingga sihirnya mengenai sasaran yang di kehendaki. Oleh karena itu jika kita tarik kepada zaman yang sekarang kita hidup di dalamnya. sihir pada waktu malam menurut tukang sihir adalah sihir yang sangat kuat pengaruhnya. jiwa dengkinya merupakan keburukan yang bisa mengenai sasaran melalui hati dan mata. Jika seorang di ganggu atau di sakiti orang lain. berarti menafikan pemeliharaan dan penjagaan Allah kepada para Anbiya`. dalam ayat ini di bicarakan hal yang lebih khusus dari pada ayat yang sebelumnya. dia bisa mengambil pelajaran dari peristiwa yang di alami para Nabi dan Rasul.”[6] Menganai penamaan malam dengan Ghasiq. dalam hal ini Ibnu Abbas berkata. yakni di ambil dari kata Al-bard yang artinya dingin . ketika ia sedang mendengki. 3. yang ketiga kejahatan wanita penyihir apabila meniup pada buhul. setan bertebara.Al-quran dan Sunnah telah menjelaskan bahwa dengki bisa menyakiti hati yang di dengkinya. maka dapat di pastikan ia akan merasakan kejahatan si pendengki.

berkata para Mufassir. sebagaimana yang telah di isyaratkan oleh Rasulullah semakin banyak kita berdzikir kepada Allah semakin sedikitlah bisikan-bisikan yang akan datang. sedangkan yang pertama adalah kejahatan kesulitan. Berlindung dari kejahatan bisikan Surat ini mencakup permohonan perlindungan dari kejahatan yang menjadi sebab semua perbuatan dosa dan perbuatan maksiat. Surat An-nas 1. yang mematikan dan yang menghidupkan. pengaturan . juga memeberikan akal dan ilmu. lembah dan yang lainnya maka pandangan itu tidak berpengaruh. Dalam surat ini Allah menyebutkan kata An-nas sampai tiga kali. kedua dan ketiga. serta tidak patut untuk meminta kepada selain-Nya baik dalam perkara Do`a dan yang lain. Orang yang memiliki sifat yang seperti ini. Rububiyah. Di sini ada tiga sifat Allah yang dengannya Manusia di perintahkan untuk berlindung.[7] Masih berkisar pada ayat yang pertama kedua dan ketiga.” Sehingga sangat wajar ketika Allah menyebutkannya sampai tiga kali. Yang di maksud dengan bisikan seperti yang dikatakan oleh Ibnu Qayyim adalah ajakan kepada sesuatu yang tidak terdengr oleh telinga. karna setiap kajahatan pasti kembali kepada dua perkara yaitu kesusahan dan keaiban. pemberian dan pemasukannya seperti orang yang melempar panah . semua itu adalah bentuk keistimewaan yang Allah berikan kepada Manusia. yang pertama adalah dengan Rububuyah-Nya. yang pastinya dalam pengulangan ini Allah memiliki maksud tersendiri. akan tetapi Allah tidak melakukannya. ini adalah sifat-sifat Allah yang paling penting untuk di ketahui khususnya bagi manusia. dan juga sebagai bukti bahwa Allah memberikan perhatian terhadap setiap perkara yang di lakukan oleh Manusia. yaitu bisikan kejahatan yang msuk dalam jiwa Manusia. Was-was adalah bentuk godaan yang dilancarkan kedalam hati Manusia. Yang di mintai perlindungan dan Keutamaan Manusia Dalam surat ini yang di mintai perlindungan adalah Allah tuhan Manusia. Sehingga Allah memerintahkan kepada hamba-Nya untuk berlindung dari segala bentuk keburukan dengan ketiga sifat ini. Oleh karna itu Allah memerintahkan kepada hambanya untuk senantiasa berlindung dari bisikan-bisikan baik yang di lancarkan oleh syeitan dari golongan jin ataupun yang dari golongan Manusia.pemeberi rizki. yang kadang-kadang berasal dari Manusia dan kadang berasak dari golongan jin. yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Tidak kepada yang lainnya. juga penolakan kajahatan dari mereka . klarna mereka adalah hamba dan ciptaan-Nya. dengan penjagaan dari apa-apa yang nerusak. kalau dalam surat al-falaq mengandung permohonan perlindungan dari kejahatan perbuatan dzalim dengan cara sihir dan dengki ( kejahatan dari luar ). maka pandangan itu akan menyebabkan orang yang menjadi sasaran kedengkiannya menderita sakit Kadar sakitnya sesuai dengan kadar seberapa besar kebencian dan kedengkian yang tersalur dari hati melalui mata seseorang. yang menguasai segala ciptaan-Nya serta rabb yang berhak dan benar untuk di ibadahi. Yang ketiga ketuhanan. ada yang mengena tempat yang mematikan atau mungkin menjadikan ia pingsan dan menderita sakit. maka Dia menyebutkan Rububiyah-Nya bagi Manusia dan kekuasaan-Nya serta ketuhanan-Nya bagi mereka. di sana di sebutkan tiga sifat yang dimiliki Allah. namun bila ia memandang dengan pandangan yang di pengaruhi dengan rasa kedengkian di hati.hadits ini mengisyaratkan perlunya memohon perlindungan kepada Allah dari kejahatan atau keburukan mata seorang pendengki. seprti ia memandang gunung. serta pemberian kapada mereka segala maslahat dan segala kebutuhan mereka. Maka dari itu kejahatan yang kedua ini adalah kejahatan keaiban. mengingikan lenyapnya kenikmatan seseorang dan mengharap kenikmatan tersebut berpindah kepadanya. ilahiyah. sehingga jiwanya meluapkan kemarahan dan kedengkian. maksudnya adalah mencakup penciptaan mereka. sehingga ia akan malancarkan rasa dengkinya. Dialah Tuhan yang haq. jiwanya tidak akan pernah tenang ketika melihat saudaranya mendapatkan sesuatu yang lebih dari apa yang ia dapatkan. serta menjadikan para Malaikat bersujud mensucikannya. A. 2. inilah makna Rububiyah. atau ajakan yang bukan berbentuk suara[8]. maka tidak selayaknya bagi seorang hamba menyekutukan-Nya.” Sesungguhnya Allah telah memberikan kekhususan bagi manusia dengan mengaruniakan Adzkr( Al-quran) sebagai penghormatan dan pemulyaan bagi manusia. karna bisa saja Allah menyebutnya hanya menggunakan dhamir saja atau kata ganti.Dia yang memiliki kekuasaan penuh bagi mereka Dialah raja mereka yang haq. Tuhan sesembahan makhluq yang tidak ada tuhan selain-Nya. Raja Manusia dan tuhan sesembahan Manusia. pemilik. Arti kata hasad sebdiri adalah.jika sorang pedengki memandang sesorang dengan pandangan biasa. tapi jikalau sedikit saja kita lalai maka syeitan akan kembali lagi untuk membisiki manusia agar berbuat kebathilan. yang terletak pada ayat yang pertama. dalam tafsir Shafwatut tafasir di jelaskan maksud dari pengulangan dalam surat ini adalah sebagai tambahan pemulyaan bagi Manusia. kejahatan tersebut menjadi sumber hukuman baik di dunia dan akhirat. maka surat An-nas mengandung permohonan dari kejahatan yang menyebabkan perbuatan dzalim pada diri sendiri ( kejahatan dari dalam ). . Sebenarnya bukan semata-mata pandangan si pedengki yang menyebabkan suatu keburukan. Dialah yang berhak berbuat terhadap mereka dan mengatur mereka sebagaiman yang Dia kehendaki. karna ketika kita berdzikir maka syeitan akan bersembunyi dan kalah. makna dari ketiganya adalah bahwa Allah adalah Rabb segala sesuatu. Yang kedua Mulk ( kerajaan ). hala yang demikian merupakan kenyataan yang sering kali terjadi dalam kehidupan. Allah adalah raja yang berhak bertingkah laku terhadap ciptaan-Nya. memandangnya dengan tatapan yang tidak senang dan keinginan-keinginan buruk yang lainnya. pendidikan dan perbaikan mereka. malik.

” sesungguhnya setan berjalan pada Manusia pada pembuluh darah. kemudia setan menggangunya dengan bisikan-bisikan. aku bangun da berbalik maka beliau pun ikut bangun bersamaku untuk mengantarku. mengukuhkan. maka ada dua Anshar yang lewat. ya Rasulullah!’ kemudian Rasulullah bersabda. membubuhinya dengan syahwat sehingga hatinya penuh dengan syahwat. dan mengatur perkumpulan kejahatan dengan cara yang paling halus dan tiupan yang paling sempurna. jika mereka berniat untuk berhenti. dan membangkitkan mereka untuk berbuat maksiat. ketika dzikir kepada Allah. rasulullah bersabda. sehinga akhirnya ia menjadi sebuah keinginan. keduannya mempercepat jalannya. sesungguhnya hati pada asalnya kosong dari kejahatan dan kemaksiatan. di antara kalimat yang bermakna itu adalah perkataan abu Hurairah. Al-kahannas juga berarti tertutup dan tersembunyi. ‫لقيني النبي صلى ال عليه وسلم في بعض طرق المدينة وانا جنب فانخنست منه‬ “ Pada suatu jalan Madinah. Sehingga setan yang selalu bersamanya berada dalam siksaan yang pedih.” sesungguhnya orang yang beriman melelahkan setanya sebagaimana seseorang malelahkan tunggangannya dalam perjalanan. bahwasanya Kami telah mengirim syaitan-syaitan itu kepada orang-orang kafir untuk menghasung mereka berbuat ma'siat dengan sungguh-sungguh?. menengadah. orang Mukmin itu menimpanya dengan cambuk dzikir. Jenis-jenis kejahatan setan kepada Manusia Jenis-jenis kejahatan setan tidak mungkin dapat di hitung. sehingga terlintas dalam benaknya perbuatan dosa. nabi bertemu denganku sedangkan pada waktu itu aku sedang junub. memasukkan ke dalam hati kamu berdua sesuatu ). setiap kali mereka berhenti dari perbuatan maksiat atau ada niat untuk berhenti.’perlahan-lahanlah ini adalah Safiyyah binti huyai.: Yang pertama. setelah di sebutkan bisikannya pertama kali. ketika keduannya melihat Nabi. karena itu kelupaan tersebut di izdafahkan kepada setan. setan mengutus kepada mereka bantuan dan pertolongan. lalu di sebutkan bahwa bisikan itu berada di dalam dada Manusia Allah menjadikan syeitan dapat masuk kedalam rongga Manusia dan dapat menembus ke dalam hati dan dadanya. lebih-lebih macam-macamnya. tidak seperti posisi setannya orang yang jahat. sehingga ia melupakan apa yang ingin ia kerjakan. maka setan menghardik mereka. maka setan mengganggu. Makna Khannas Al-khannas artinya bertambah kuat larinya dan kembalinya. Hal itu menjadikan hati semakin bertambah semangat dalam mengerjakan kejahatan . kajahatan kekafiran dan kemusyrikan. kemudian aku berbicara kepada beliau.” Artinya para setan mengganggu mereka agar mereka berbuat maksiat. 5.ia dapat beristirahat dari segala . akan tetapi kejahatannya dapat di batasi dalam enam perkara. dan bukan hanya sekedar menghilang. ia telah bercokol pada setiap hamba dan tidak akan meninggalkannya sampai mati. memusuhi Allah dan Rasul-Nya.istighfar dan ketaatan kepada Allah. Maka setan menggarakkan mereka . lemah dan lelah.3. Bisikan kejahatan ke dalam dada Firman-Nya dalam ayat yang ke 5 surat An-nas ini adalah sifat yang ke tiga bagi syetan. setan itu berjalan seperti perjalanan pembuluh darah. karna di siksa oleh orang yang beriman dan di usir dengan dzikir dan kataatan kepada Allah. aku datang mengunjunginya pada malam hari. hadits yang di riwayatkan oleh Az-zuhri dari Ali bin Husein dari Sofiyah binti Huyai. sebagaimana firman Allah           “Tidakkah kamu lihat. Ia selalu bersamanya dalam ketenangan. apabila setan berhasil menjerumuskan Manusia kedalam kejahatan ini. Karna setanlah penyebab utamanya. maka keduannya berkata’ subhanallah. aku takut ia akan melemparkan ke dalam hati kamu berdua kejelekan ( di dalam riwayat lain. kemudian keduanya di sebutkan tempat bisikannya. ia berkata. Karna setiap kali setan manggodanya . Kemudian menghiasinya kepada dirinya dan mengindahkannya serta menjadikan khayalan yang menggiurkan jiwanya sehingga cenderung dengan kejahatan tersebut.” Di antara bisikannya juga adalah menyibukkan hati dengan bisikan. sehingga ia mengutus seluruh pasukannya untuk mencari perbuatan maksiat itu. diriwayatkan di dalam sebuah atsar seorang salaf. 4. setan masih terus menggiring mereka untuk berbuat dosa.” “Ketika Rasulullah beri`tikaf.oleh karna itu setan yang ada dalam diri manusia yang beriman itu sangat kurus. tempat tinggalnya Sofiyyah ketika itu di rumah Usamah bin Zaid. maka aku bersenbunyi darinya” Maka sebenarnya lafadz ini adalah menghilang setelah tampak. di dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim dalam shahihain. setan menggambarkanya pada jiwanya. maka setan akan menjadi tenang .

. bisikannya dapat di rasakan dan di saksikan dengan panca indra. oleh karna itu yang mendapatkan julukan sebagai Syeitan bukan hanya dari golongan Jin. ini terjadi dalam diri Manusia dan memeberikan dampak yang sangat berbahaya. iblis berkata. juga menjadikannya wakilnya dan sebagai seorang yang menyeru kepada jalan setan. akan tetapi pada hakekatnya apabila dilakukan terus menerus maka akan menjadi dosa yang sangat berbahaya. apabila setan telah berhasil menjerumuskan Manusia kedalam kekafiran. yaitu bahaya yang menular. dan menyerukan kepada hal-hal yang bertentangan dengan apa yang di bawah oleh Rasul.” was-was itu terbagi menjadi dua bagian a. karanabid`ah adalah menentang dakwah Rasul. yang Allah ciptakan pada setiap diri manusia atau yang biasa di sebut dengan Qarin. akan tetapi bukan berarti Manusia terbebas dari kasalahan dan keburukan. maka ia akan menjadikannya sebagai seorang ahlu bid`ah. apabila setan telah berhasil mencapai bid`ah ini dari seorang hamba . setan sangat berusaha keras untuk menjerumuskan seorang hamba kepada kejahatan yang satu ini. karna memang inilah tujuan utama setan untuk meggoda Manusia. An-nas.[10] Berkata Al-ustadz imam. kemudian menyebarkan perbuatan dosa dan kemaksiatan. Manusia dapat mancapai kedudukan di atas kedudukan para Malaikat. menjadikan dosa-dosa ini seakan remeh yang tidak akan mempengaruhi keimanan seseorang.akan tetapi apabila seorang hamba ini sulit untuk terjerumus karna mungkin hamba tersebut termasuk seorang muslim yang kuat. maka setan akan menjadikan Manusia tersebut manjadi wakilnya dan ia akan menjadi salah seorang yang menyerukan kepada jalan iblis. karna bahayanya pada agama itu sendiri. sebagaimana hadits Rasul. kita masih ingat peristiwa perintah Allah kepada iblis untuk sujud kepada Adam as.kelelahanya dalam menggoda Manusia.[9] 6. tujuannya adalah agar hilang pada diri seorang hamba keutamaan. Setan dari golongan Jin dan manusia Kata Syeithan adalah sifat dari segala sifat buruk. ‫لل لللل لل للل للللل للل لل للللل للل ل للل لل لللل‬ ‫ل‬ ‫لللل للل للل لل لللل للللل للل لللل للللل للل لل‬ ‫لللل للل لللل‬ b. bid`ah ini termasuk dalam kategori kufur dan syirik. Yang ke enam yaitu menyibukkan seorang hamba dengan perkara yang tidak utama dan melalaikan pekerjaan yang lebih utama. maka ia pindah kepada kajahatan yang berada dalam peringkat yang kedua. Jika ia tidak berhasil juga dalam martabat yang kedua ini maka ia akan berpindah kepada kejahatan yang ketiga Yang ketiga adalah perbuatan dosa besar dengan segala bentuknya. seperti ajakan untuk berbuat buruk dan maksiat serta ajakan tuk berbuat kebatilan.” apakah aku harus bersujud kepada Makhluk yang engkau ciptakan dari tanah? Kemudian Allah mengusir Iblis. keji dan tercela.menjerumuskan seorang hamba kepada perbuatan bid`ah. dan ia tidak mendapatkan pahala atas pekerjaan yang lebih utama. kemudian apabila setan tidak berhasil juga maka setan akan menempuh jalan yang berikutnya. lebih-lebih apabila seorang hamaba tersebut adalah alim yang menjadi panutan. sejak itulah iblis tidak henti-hentinya mangajak manusia untuk mangikutu jalannya. kejahatan ini adalah termasuk dosa yang tidak di ampuni. dan kelak akan memasukkannya kedalam neraka. hikmah di balik allah memberikan Akal kepada manusia adalah untuk menentukan akhir dari kehidupan Manusia itu sendiri. maka ia berusaha keras untuk menjauhkan Manusia darinya. kejahatan seperti ini lebih setan sukai dari pada kejahatn yang berupa maksiat. akan tetapi dia kena hukuman karna meninggalkan yang wajib di sebabkan terlalu sibuk dengan hal-hala yang mubah tersebut. mejerumuskan Manusia kepada perbuatan dosa-dosa kecil. Al-jinnah. hingga lebih buruk daripada setan. Itulah Manusia. maka para malaikat pun bersujud kecuali Iblis.” ‫وكذالك جعلنا لكل نبي عدوا شيا طين النس والجن‬ ّ ّ ّ “Dan begitu pula Allah telah menjadikan pada setiap Nabi Musuh syeitan dari golongan Manusia dan Jin” Meskipun dalam pembahasan yang pertama telah di jelaskan bahwa manusia adalah Makluk yang istimewa. akan tetapi bisa jadi ada pada makhluk yang bernama manusia. Yang kedua. yang di maksud adalah mereka yang memeberikan bisikan kepada Manusia dari makhluk Allah yang tidak bisa di lihat dengan panca indra. mereka adalah makhluk Allah dari golongan jin. agar manusia membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Ketika dikatakan kepada para malaikat bersujudlah kepada Adam. dan menjadikan jin dan Manusia sebagai teman yang menyebarkan kepada perbuatan yang keji dan munkar.[11] Allah juga berfirman dalam al-quran. akan tetapi Manusia juga dapat terjatuh dalam. Yang ke lima adalah menyibukkan Manusia dengan perkara-perkara yang mubah yang tida ada pahala dan hukuman bagi orang yang mengerjakannya. Yang ke empat.

28 5.`Aly Ash-sabuny .Tafsirul Washid.III 6.VI.III 2.IV . jilid.tukang sihir. Tafsir Al-Wadhih.karna pada malam hari banyak terdapat bahaya-bahaya seperti binatang buas.Muhammad.Daru As-syuruq. Beirut. Al-Imam. Berlindung dari kejelekan malam jika mulai datang. qutb . Mesir. Darul jail. Beirut.Maktabah Ash-shiriyah. Beirut : Darul qur`anil karim.et. jilid. semoga dengan kesederhanaan.Sayyid. 1968 8. Di dalam surat Al-falaq Allah memerintahkan kepada hamba-Nya untuk berlindung dari tiga keburukan yang paling besar. KESIMPULAN DAN PENUTUP setelah kita usai dari penjelasan tentang tafsir surat Muawwidzatain. khususnya bagi pemakalah sendiri dan umumnya bagi pembaca seluruhnya. IV.orang-orang fasiq dan orang-orang yang rusak yang pada umumnya keluar pada malam berlindung dari tukang sihir b. Wallahu a`lam bishshawab. Cet. Cet.Tafsirul Quranul `Adzim.Shaleh. karna di dalamnya terdapat perintah untuk meminta perlindungan dari keburukan-keburukan. VII. Hajazi. M. Asbabun Nuzul.Mahmud Hajazi.H.: a.Ahmad. jilid.jilid. Oleh karna itu Rasululah menamakan kedua surat ini dengan Mu`awidzatain.al. kedua surat ini adalah surat yang menerangkan tentang peritah untuk meminta perlindungan kepada Allah dengan sifat-sifat-Nya dari berbagai macam keburukan baik yang datang dari diri sendiri atau yang datang dari luar berupa bisikan-bisikan setan. dari keburukan orang-orang yang dengki.Darul Fiqri. Mustafa Al-maraghi .Jilid. tukan pendengki dan keburukan-keburukan yang lainnya. keburukan kegelapan malam. Demikianlah makalah yang sederhana ini. c.21. dan kekurangan makalah ini kita bisa dapatkan manfaat yamg banyak.Fi Dzilalil quran.Beirut. 1992 4. Tafsir Al-Qayyim.2000 7. K. Maktabah Al-babi Al-halabi.II. Bandung. ada beberapa kesimpulan yang akan kami uraikan di bawah ini. Ibnu Qayyim. Az-zakhili .Wahbah. Tafsirul Maraghi.Q.26. CV Diponegoro. REFERENSI 1.Lajnah At-turats Al-`Araby 3. Sedangkan dalam Surat An-Nas Allah memerintahkan hambanya untuk senantiasa berlindung dari keburukan bisikan-bisikan yang di lancarkan oleh setan dan bala tentaranya baik dari kalangan jin ataupu Manusia. Berlindung dari tukang sihir Berlindung dari segala keburukan.Shafwatut Tafaasir.Beirut. jilid. Damsyiq. Katsir Ibnu.

Bukhori dan Muslim.103 [8] Al-Imam Ibnu Qayyim.1992.Kejahatan Jin dan Manusia.200 [9] Ibnu Qayyim Al-Juziyah.Kejahatan Jin dan Manusia. “Rasulullah SAW pernah disihir sehingga beliau sungguh berkhayal bahwa dirinya mendatangi istri-istrinya padahal beliau tidak mendatangi istri-istri beliau. Cet. jilid. Beirut.Shafwatut Tafaasir. hal.Kejahatan Jin dan Manusia. sihirnya ada pada sebuah sumur dan berupa tali yang disimpul-simpulkan.II.28. 2005.26. Seperti diceritakan dalam Asbabun Nuzul surat Al Falaq dan An Nas yaitu ketika Nabi SAW sakit seolah mendatangi istri-istrinya ternyata tidak.jilid.III. [4] Dr.M. dan ternyata setelah diberitahu oleh Malaikat. Beirut : Darul qur`anil karim.Tafsirul Washid. Hikmah dari Hadis shahih tersebut: 1. . hal.692-693 Darul jail.Q. Cet.jilid. Bandung.92 [5] Ibnu Qayyim Al-Jauziyah. berkata.Darul Fiqri.II. Lihat kitab Ath Thibbun Nabawi Halaman 100) Tapi lagi-lagi Albany (wahaby) mendhoifkan Hadis yang Shahih dan Masyhur.132 [10] Sayyid qutb.Lajnah At-turats Al-`Araby.Cit. Cet.2965 [3] K.Cit.al.hal. dimana kekuatan gaibnya berupa kekuatan pengaruh ruh-ruh jahat (jin atau syetan).271 Asbabunuzul surat Al-falaq dan An-naas Topic List < Prev Topic | Next Topic > Reply < Prev Message | Next Message > * PENGERTIAN SIHIR. [11] Ahmad Mustafa Al-maraghi. HATI-HATI! Buku berjudul KESAKSIAN RAJA JIN (Abu aqila) menyesatkan. Sihir adalah kekuatan gaib yang diciptakan ALLAH untuk makhluk-Nya. hal.. Abu Daud dan Ahmad. dan dapat berpengaruh pada unsur alam. ‘Aisyah ra. Mesir.Shaleh. hal.Kejahatan Jin dan Manusia. hal.21.4012 Maktabah Al-babi Al-halabi.Beirut.34 [7] Muhammad `Aly Ash-sabuny. Damsyiq.Mahmud Hajazi.Op.Cit. Tafsir Al-Wadhih.Op.H. jakarta : Akbar. imam ahmad dan imam Abu Dawud. jilid.jilid.4 [2] Wahbah Az-zakhili.Daru As-syuruq.hal. 1968.2000.hal. “Hadits tersebut diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim sebelum mereka bertobat” Semoga pengarang buku tersebut yang merupakan buku best seller segera bertaubat dari tuduhannya dan kesombongannya seolah dirinya lebih ‘alim dari Imam Bukhori.III.[1] Ibnu Qayyim Al-jauziyah. Beirut.” (HR. IV. KHASIAT DAN KEKUATAN YANG TIDAK TERLIHAT YANG DITITIPKAN ALLAH KE SUATU BENDA MATI ITU MEMANG BOLEH ADA. Karena menghina Imam Bukhori dan Muslim dengan perkataan.et.hal.hal.16 [6] Ibnu Qayyim Al-Jauziyah.Op.hal. Asbabun Nuzul. Tafsirul Maraghi. Tafsir Al-Qayyim. Muslim. CV Diponegoro.Fi Dzilalil quran.

) juga diceritakan kisah ini. ini berarti kekuatan gaib bisa jadi ada di suatu benda.. diambil dari perkataan Al Kaafiruun yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Para Nabi adalah maksum. dan Nabi Muhammad s. ALLAH berfirman.Seperti benda bertuah berupa baju gamis milik Nabi Yusuf. Dinamai Al Kaafiruun (orang-orang kafir). Semoga semua wahaby diberikan hidayah sebelum mereka mati! 2. termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Nabi tidak meminta ke ALLAH tapi menyuruh membuka simpul sihir itu. cetakan darul Basyair. semua dari ALLAH juga. Sebab Turunnya Surah Ini (Asbabun Nuzul) . diturunkan sesudah surat Al Maa'uun. tidak akan menyembah apa yang disembah oleh orang-orang kafir. kemudian Nabi Muhammad SAW menyuruh keluarganya untuk membuka simpulan itu dimana setiap membuka simpulan disuruh baca surat Al Falaq dan Annaas. apakah albany (wahaby) lebih alim dari imam ibnu ktsir. bagi mereka yang mengahramkan sunnah bertabaruk! Oleh karena itu wahaby dengan tipu daya mereka. Thabari dsb. mencoba mendoifkan hadis shahih dan masyhur. imam suyuti (tafsir jalalain) imam qurtubi. Sebab-sebab turunnya surat Al-Kafirun dan An-nas Surat Al Kaafiruun terdiri atas 6 ayat. Dalam kitab tafsir yang mu’tabar (Tafsir ibnu katsir. Dalam Tafsir Jalalain kisah ini terdapat dalam asbabunuzul surat al falaq -annaas (Halaman 604. sedangkan semua peristiwa yang menimpa para Nabi adalah peristiwa-peristiwa yang terjadi pada para Nabi adalah ketentuan Allah (Takdir) untuk dijadikan pelajaran (ibrah) bagi ummat.w. Pokok-pokok isinya: Pernyataan Tuhan yang disembah Nabi Muhammad s.a. (Lihat Lubabun Nuqul fii Asbaabin Nuzul surat Al Falaq dan An Nas). dan pengikut-pengikutny a bukanlah apa yang disembah oleh orang-orang kafir. Damsyik). ini adalah takdir Allah kepada Nabi Adam untuk dijadikan pelajaran (ibrah) bagi ummat. imam thabari? sebetulnya ini adalah dalil yang kuat. “Pergilah kamu dengan membawa baju gamisku ini lalu letakkanlah baju gamisku ke wajah ayahku (Yakub as) nanti ia akan melihat kembali dan bawalah keluargamu semuanya kepadaku”(Surat Yusuf ayat 93) Simpul Sihir Labid seorang Yahudi yang telah mensihir Nabi Muhammad SAW.a. Seperti kisah Nabi Adam AS yang memakan buah khudi. qurtubi. Nabi Adam AS adalah Nabi yang maksum dan seorang hamba yang tidak bisa lepas dari takdir Allah SWT.w.

al-Aswad bin Muthalib dan Umayyah bin Khalaf bertemu dengan Rasulullah saw dan berkata: "Hai Muhammad! Mari kita bersama menyembah apa yang kami sembah dan kami akan menyembah apa yang engkau sembah dan kita bersekutu dalam segala hal dan engkaulah pemimpin kami. Nama An Naas diambil dari An Naas yang berulang kali disebut dalam surat ini yang artinya manusia. sehingga datanglah kepadanya dua malaikat. Pokok-pokok isinya: Perintah kepada manusia agar berlindung kepada Allah dari segala macam kejahatan yang datang ke dalam jiwa manusia dari jin dan manusia. meninggalkan da'wahnya An-Naas --------------------------------------------------------------------------------------------Surat ini terdiri atas 6 ayat." Ayat ini (S.(Diriwayatkan oleh Abdurrazaq yang bersumber dari Wahb dan Ibnul Mundzir yang bersumber dari Juraij.) Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa kaum kafir Quraisy berkata kepada Nabi saw.: "Sekiranya engkau tidak keberatan mengikuti kami (menyembah berhala) selama setahun.Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa kaum Quraisy berusaha mempengaruhi Nabi saw. Katakanlah: "Hai orang-orang kafir 2. atau sembahlah tuhan-tuhan kami selama setahun. Sebab Turunnya Surah Ini (Asbabun Nuzul) Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa Rasulullah saw.109:1-6) turun berkenaan dengan peristiwa itu sebagai perintah untuk menolak tawaran kaum kafir.109:1-6). Usaha ini disampaikan dengan berkata: "Inilah yang kami sediakan bagimu hai Muhammad.a. Dan turun pula Surat Az Zumar ayat 64 sebagai perintah untuk menolak ajakan orang-orang bodoh yang menyembah berhala. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah 4. Berkatalah malaikat yang berada di sebelah kakinya kepada malaikat yang berada di . dan untukkulah. pernah sakit yang agak parah.) AL KAAFIRUUN (ORANG-ORANG KAFIR) SURAT KE 109 : 6 ayat Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang TIDAK ADA TOLERANSI DALAM HAL KEIMANAN DAN PERIBADATAN 1. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah 3. agamaku.w." Penutup Surat Al Kaafiruun mengisyaratkan tentang habisnya semua harapan orang-orang kafir dalam usaha mereka agar Nabi Muhammad s. al-'Ashi bin Wa-il." Nabi saw menjawab: "Aku akan menunggu wahyu dari Tuhanku.) Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa al-Walid bin al-Mughirah. dan akan dikawinkan dengan yang beliau kehendaki. termasuk golongan surat-surat Makkiyah. yang satu duduk di sebelah kepalanya dan yang satu lagi duduk di sebelah kakinya." Maka turunlah Surat Al Kafirun (S. (Diriwayatkan oleh at-Thabarani dan Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Ibnu Abbas. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah 6. kami akan mengikuti agamamu selama setahun pula. Untukmu agamamu. dengan syarat agar engkau jangan memaki-maki tuhan kami dan menjelekkannya. diturunkan sesudah surat Al Falaq.109:1-6) (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Sa'id bin Mina." Maka Allah menurunkan ayat ini (S. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah 5. dengan menawarkan kekayaan agar beliau menjadi seorang yang paling kaya di kota Makkah.

timbalah airnya dan angkat batunya kemudian ambillah gulungannya dan bakarlah.” (QS. Mengutus Ammar bin Yasir dengan kawan-kawannya. Dalam riwayat lain ada syahid yang ceritanya seperti itu dan menyebutkan sebab turunnya kedua surat itu. (Diriwayatkan oleh Abu Na’im dalam kitab al-Dalaildari Abu Jafar ar-Razi dari ar-Rabi bin Anas yang bersumber dari Anas bin Malik. Celakalah abu lahab Surat Al Lahab (nama lainnya: surat Al Masad) mengisahkan paman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang betul-betul memusuhi beliau yaitu Abu Lahab." "Apa guna-guna itu?" "Guna-guna itu sihir. Nama asli beliau adalah Abdul ‘Uzza bin ‘Abdil Mutholib. Allah Ta’ala berfirman.113 dan 114) turun berkenaan dengan peristiwa itu. ) ‫تبت يدا أبي لهب وتب )1( ما أغنى عنه ماله وما كسب )2( سيصلى نارا ذات لهب )3( وامرأته حمالة الحطب‬ ِ َ َ ْ َ َ ّ َ ُ ُ ََ ْ َ ٍ َ َ َ َ ً َ َْ َ َ َ َ َ َ َ ُ ُ َ ُ ْ َ َْ َ َ ّ ََ ٍ َ َ ِ َ َ َ ْ َّ (5) ‫4( في جيدها حبل من مسد‬ ٍ َ َ ْ ِ ٌ َْ َ ِ ِ ِ “Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa. tapi tidak menyebutkan sebab turunnya dua surat itu. mengucapkan satu ayat terbukalah simpulnya. Setelah makan makanan itu tiba-tiba Rasulullah sakit keras sehingga shahabat-shahabatny a mengira bahwa penyakit itu timbul dari perbuatan yahudi itu. Nama kunyahnya adalah Abu ‘Utaibah. Setibanya di sumur itu tampaklah airnya yang merah seperti pacar. pembawa kayu bakar. Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa kaum Yahudi membuatkan makanan bagi Rasulullah saw. (Diriwayatkan oleh al-Baihaqi di dalam kitab Halaílun Nubuwah dari al-Kalbi dari Abi Shalih yang bersumber dari Ibnu Abbas." "Siapa yang membuat sihirnya?" Ia menjawab: "Labid bin al-A’syam Alyahudi yang sihirnya berupa gulungan yang disimpan di sumur keluarga Si Anu di bawah sebuah batu besar." Pada pagi hari Rasulullah saw. karena wajahnya yang memerah (makna lahab: api yang bergejolak). Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan.) Faedah Surat Al lahab. Sehingga Allah Ta’ala membicarakan Abu Lahab dalam satu surat. Dan (begitu pula) istrinya. Datanglah ke sumur itu. Beliau lah yang paling banyak menentang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Semoga manfaat. Namun beliau lebih dikenal dengan Abu Lahab. Seketika itu juga Rasulullah keluar menemui shahabat-shahabatny a dalam keadaan sehat wal ‘afiat. Al Lahab: 1-5) Sebab Turunnya Ayat Mengenai asbabun nuzul (sebab turunnya) ayat ini diterangkan dalam riwayat berikut: ِ ْ َِ ْ َ َ َ ْ َ ْ َ َ َ َ َ َ َ ِ َ َ ْ َِ َ ِ َ َ ِ َ ْ َ ْ َِ َ َ َ َ َّ َ ِ ْ ََ ّ َّ ّ ِ ّ ّ َ ٍ َّ ِ ْ ْ َ ‫عن ابن عباس أن النبي صلى ال عليه وسلم خرج إلى البطحاء فصعد إلى الجبل فنادى يا صباحاه فاجتمعت إليه‬ ُ ْ َ َ َ ْ َ ْ ُ َ ٌ ِ َ ّ ِ َ َ َ ْ َ َ ُ َ ِ ُ ّ َ ُ ْ ُ ْ ُ َ ْ ُ ّ َ ُ ْ َ ْ ُ ُ ّ َ ُ ّ ُ َ ْ ّ َ ْ ُ ُ ْ ّ َ ْ ِ ْ ُ ْ ََ َ َ َ َ ٌ ْ َ ُ ‫قريش فقال أرأيتم إن حدثتكم أن العدو مصبحكم أو ممسيكم أكنتم تصدقوني قالوا نعم قال فإني نذير لكم بين يدي‬ ‫عذاب شديد فقال أبو لهب ألهذا جمعتنا تبا لك فأنزل ال عز وجل تبت يدا أبي لهب إلى آخرها‬ َ ِ ِ َِ ٍ َ َ ِ َ َ َ ْ ّ َ ّ َ َ ّ َ ّ َ َ ْ َ َ َ َ ّ َ َ َ ْ َ َ َ َ َِ ٍ َ َ ُ َ َ َ َ ٍ ِ َ ٍ َ َ ُ . Air itu ditimbanya dan diangkat batunya serta dikeluarkan gulungan itu ada tali yang terdiri atas sebelas simpul. Kedua surat ini (S. Berikut beberapa pelajaran tafsir yang kami gali dari Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim (karya Ibnu Katsir) dan kami tambahkan faedah dari kitab tafsir lainnya. 113 dan 114) dan membacakan ta’udz.sebelah kepalanya: "Apa yang engkau lihat?" Ia berkata: "Dia kena guna-guna. Setiap kali Rasulullah saw. Yang di lehernya ada tali dari sabut. Maka turunlah Jibril membawa surat ini (S.) Keterangan: Dalam kitab Bukhari terdapat syahid (penguat hadits) yang ceritanya seperti itu. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak.

Istri Abu Lahab ِ َ َ ْ َ َ ّ َ ُ ُ ََ ْ َ bernama Ummu Jamil. Kemudian beliau bertanya. menunjukkan kalimat berita." Maka Allah menurunkan firman-Nya: "TABBAT YADAA ABII LAHAB. putus harapan." Hingga akhir ayat. Firman Allah Ta’ala (‫ .)وامرأته حمالة الحطب‬istri Abu Lahab biasa memikul kayu bakar. "Ya. 208) Tafsir Ayat Ayat (‫ . Allah Ta’ala katakan dalam ayat selanjutnya. Lalu ia menambah siksaan Abu Lahab.)وتب‬yaitu sungguh dia akan binasa. "Wahai sekalian manusia..)حمالة الحطب‬pembawa kayu bakar maksudnya adalah Ummu Jamil adalah ِ َ َ ْ ََ َّ wanita sering menyebar namimah. Yang di lehernya ada tali dari sabut. Ummu Jamil akan membantu menambah siksa Abu Lahab di neraka Jahannam.)في جيدها حبل من مسد‬yaitu maksudnya di leher Ummu Jamil ada ٍ َ َ ْ ِ ٌ َْ َ ِ ِ ِ tali sabut dari api neraka. Yang dimaksud firman Allah Ta’ala (‫ .)وتب‬maksudnya adalah kerugian dan kebinasaan ّ ََ akan terlaksana. "Apakah hanya karena itu kamu mengumpulkan kami? Sungguh kecelakanlah bagimu.)تبت يدا أبي لهب‬maksudnya adalah sungguh Abu Lahab merugi. kemudian beliau naik ke bukit seraya berseru. Tafsiran Istri Abu Lahab Pembawa Kayu Bakar Di sini ada beberapa tafsiran ulama: Pertama: Mengenai ayat (‫ . pada hari kiamat. 4972 dan Muslim no. "Sesungguhnya aku adalah seorang pemberi peringatan bagi kalian. Inilah pendapat yang dipilih Ibnu Jarir Ath Thobari.) َيصلى نارا ذات لهب‬yaitu kelak Abu Lahab akan mendapat balasan yang jelek ٍ َ َ َ َ ً َ َْ َ ‫س‬ dan akan disiksa dengan api yang bergejolak. sekiranya aku mengabarkan kepada kalian. apakah kalian akan membenarkanku?" Mereka menjawab. sehingga ia akan terbakar dengan api yang amat panas.” (HR. Lantas ia katakan.)تبت يدا أبي لهب‬yaitu binasalah kedua tangan Abu Lahab. Ummu Jamil punya kelakuan biasa membantu suaminya dalam kekufuran. ٍ َ َ َِ َ َ ْ َّ Sedangkan ayat (‫ ." Akhirnya Abu Lahab pun berkata. Sesungguhnya di hadapanku akan ada adzab yang pedih.“Dari Ibnu Abbas bahwa suatu hari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam keluar menuju Bathha`. lalu ia akan bertemu suaminya Abu Lahab." Beliau bersabda lagi. Ummu Jamil ini adalah saudara Abu Sufyan. “Aku aku menginfakkan kalung ini dan hasilnya digunakan untuk memusuhi Muhammad. Oleh karena itu. Dan memang istri Abu Lahab dipersiapkan untuk melakukan hal ini.” Yaitu istri Abu Lahab akan membawa kayu bakar. Ketiga: Sebagian ulama lainnya mengatakan bahwa yang dimaksud (‫ )حمالة الحطب‬adalah Ummu Jamil ِ َ َ ْ ََ َّ biasa mengenakan kalung dengan penuh kesombongan. ٍ َ َ ِ َ َ َ ْ َّ amalan dan usahanya sia-sia. pembawa kayu bakar. Sebagian ulama memaknakan masad dengan sabut. Firman Allah Ta’ala (‫ . Ats Tsauri mengatakan bahwa masad adalah kalung dari api yang panjangnya 70 hasta." Maka orang-orang Quraisy pun berkumpul. bahwa musuh (di balik bukit ini) akan segera menyergap kalian. Ini pendapat sebagian ulama. Oleh karena itu. Allah Ta’ala memasangkan tali di lehernya dengan sabut dari api neraka. "Bagaimana.)ما أغنى عنه ماله وما كسب‬yang dimaksud (‫ )وما كسب‬yaitu apa yang ia usahakan َ َ َ َ َ ُ ُ َ ُ ْ َ َْ َ َ َ َ َ ََ adalah anaknya. Nama asli beliau adalah Arwa binti Harb bin Umayyah. menunjukkan do’a kejelekan padanya. Ada pula yang mengatakan masad adalah rantai yang panjangnya 70 hasta.” Akibatnya. Firman Allah Ta’ala (‫ . penentangan dan pembakangan pada Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam. Bukhari no. Surat Al Lahab adalah Bukti Nubuwwah . salah seorang pembesar wanita Quraisy. (5) ‫وامرأته حمالة الحطب )4( في جيدها حبل ِن مسد‬ ٍ َ َ ْ ‫ِ ِ ِ َ َْ ٌ م‬ ِ َ َ ْ َ َ ّ َ ُ ُ ََ ْ َ “Dan (begitu pula) istri Abu Lahab. yaitu si A mendengar pembicaraan B tentang C. ّ ََ Firman Allah Ta’ala (‫ . Kedua: Sebagian ulama lainnya mengatakan bahwa yang dimaksud Ummu Jamil pembawa kayu bakar adalah karena kerjaannya sering meletakkan duri di jalan yang biasa dilewati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. lantas si A menyampaikan berita si B pada si C dalam rangka adu domba. Sedangkan makna (‫ .

4452. Maka inilah bukti benarnya nubuwwah beliau. 9/175) 16. Imam Asy Syafi’i menyebutkan bahwa pernikahan sesama orang musyrik itu sah. 11. Ahmad 6/31. orang tua pun akan memperoleh hasilnya. 2137. Jadi apa pun amalan yang dilakukan oleh anak baik shalat. mereka akan kekal dalam neraka. Kedudukan mulia yang dimiliki Abu Lahab dan istrinya tidak bermanfaat di akhirat. Syaikh Al Albani katakan bahwa hadits ini shahih). Yang di lehernya ada tali dari sabut”. Karena sejak turun firman Allah Ta’ala. Berarti pernikahan antara Ummu Jamil dan Abu Lahab yang sama-sama musyrik itu sah. dan Ummu . 10. An Nasai no. Tidak bermanfaatnya harta dan keturunan bagi orang yang tidak beriman. Setiap Nabi dan orang yang mengajak pada kebaikan pasti akan mendapat cobaan dari orang yang tidak suka pada dakwahnya. 12. 9. Ummu Jamil dan Abu Lahab mati dalam keadaan kafir secara lahir dan batin. yaitu menyulut api permusuhan sehingga diancam akan disiksa dengan dikalungkan tali sabut dari api neraka. puasa dan amalan lainnya. Benarnya nubuwwah (kenabian) Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Apa yang dikabarkan pada beliau. Anak merupakan hasil usaha orang tua sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Padahal Al Qur’an biasa jika menyebut nama orang akan disebut nama aslinya. bahwasanya betul-betul beliau adalah seorang Nabi. . 14. Al Jashshosh. Ini berarti kedudukan mulia tidak bermanfaat bagi seseorang di akhirat kelak kecuali jika ia memiliki keimanan yang benar. namun hal itu tidak bermanfaat bagi Abu Lahab karena ia tidak beriman. 6. Bahaya saling tolong menolong dalam kejelekan sebagaimana dapat dilihat dari kisah Ummu Jamil yang membantu suaminya untuk menyakiti Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. 2. Ibnu Majah no. Terlarang menyakiti seorang mukmin secara mutlak. Tidak boleh memakai nama dengan bentuk penghambaan kepada selain Allah. 8.). (Ahkamul Quran. Abu Lahab dan Ummu Jamil tidaklah beriman sama sekali baik secara zhahir atau batin. Mendengar berita neraka dan siksaan di dalamnya seharusnya membuat seseorang takut pada Allah dan takut mendurhakai-Nya sehingga ia pun takut akan maksiat. Akibat jelek karena infaq dalam kejelekan dan permusuhan. Siksaan pedih akibat menyakiti seorang Nabi. 7. Ibnul ‘Arobi. 13. ia tidak disebut dengan nama aslinya namun dengan nama kunyahnya. Dan (begitu pula) istrinya.. Inilah sunnatullah yang mesti dijalani dan butuh kesabaran.. (Ahkamul Quran. 18. Faedah berharga dari Surat Al Lahab: 1. Akibat dosa namimah. “Sesungguhnya anak adalah hasil jerih payah orang tua. 5) ‫)سيصلى نارا ذات لهب )3( وامرأته حمالة الحطب )4( في جيدها حبل من مسد‬ ٍ َ َ ْ ِ ٌ َْ َ ِ ِ ِ ِ َ َ ْ َ َ ّ َ ُ ُ ََ ْ َ ٍ َ َ َ َ ً َ َْ َ َ “Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak.. karena Abu Lahab disebut dalam ayat ini tidak menggunakan nama aslinya yaitu Abdul Uzza (hamba Uzza). Semoga bermanfaat. 3. dinampakkan atau secara sembunyi-sembunyi. 8/145) 17. 15. namun sebenarnya harta dan keturunan dapat membawa manfaat jika seseorang itu beriman. Api neraka yang bergejolak. 4. Allah telah menetapkan akan kebinasaan Abu Lahab dan membatalkan tipu daya yang ia perbuat pada Rasulnya. pembawa kayu bakar. Nama asli (seperti Muhammad) itu lebih mulia daripada nama kunyah (nama dengan Abu . Alasannya karena dalam ayat ini demi menghinakan Abu Lahab.” (HR. Maka ini menunjukkan terlarangnya model nama semacam ini karena mengandung penghambaan kepada selain Allah. Sedangkan para Nabi dalam Al Quran selalu disebut dengan nama aslinya (seperti Muhammad) dan tidak pernah mereka dipanggil dengan nama kunyahnya. karena dalam ayat ini Ummu Jamil dipanggil dengan “imro-ah” (artinya: istrinya).Surat ini merupakan mukjizat yang jelas-jelas nampak yang membuktikan benarnya nubuwwah (kenabian). Hubungan kekeluargaan dapat bermanfaat jika itu dibangun di atas keimanan.. maka itu benar adanya. 5. Lihatlah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan Abu Lahab punya kedekatan dalam kekerabatan. Semoga Allah memberi taufik kepada kita untuk terus mengkaji Al Quran dan menggali faedah di dalamnya.

Sebab Turunnya Surat Suatu hari. Beliau naik sampai kepuncaknya. wahai Bani Fulan. semoga Allah subhanahu wata’ala senantiasa merahmati kita semua. Ibnul ‘Arobi. Abu Bakr Jaabir Al Jazairi. sampai-sampai seseorang yang tidak bisa datang sendiri mengirim utusan untuk melihat apa yang sedang terjadi. wahai Bani Abdu Manaf. Allah subhanahu wata’ala telah membinasakan mereka disaat mereka mendustakan dan berpaling dari ajaran yang dibawa oleh nabi yang diutus kepada mereka. segala bentuk kehinaan dan malapetaka bersumber dari sikap antipati dan berpaling dari peringatan Allah subhanahu wata’ala dan peringatan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. atau Ummu bagi perempuan). Atas dasar inilah Allah subhanahu wata’ala menyebutnya dalam kitab-Nya Al Quran dengan kun-yahnya (yaitu nama/julukan yang diawali dengan Abu atau Ibnu. maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. Asy Syamilah Aysarut Tafaasir. Darul Fawaid – Dar Ibnu Rajab. Dinamakan Abu Lahab karena ia kelak akan masuk ke dalam neraka yang memiliki lahab (api yang bergejolak).” (Al Ahzab: 71) Dan demikian pula sebaliknya. Allah subhanahu wata’ala berfirman (artinya): “Dan barang siapa menaati Allah dan Rasul-Nya. Shahih Tafsir Ibnu Katsir. Surat tersebut adalah Surat Al Masad atau dinamakan juga dengan surat Al Lahab. Allah subhanahu wata’ala dengan tegas menyebutkan dalam firman-Nya (artinya): “Sesungguhnya telah diwahyukan kepada kami bahwa siksa itu (ditimpakan) atas orang-orang yang mendustakan dan berpaling. beliaupun berbicara: “Apa pendapat kalian seandainya aku beritahukan kepada kalian bahwa ada pasukan berkuda di lembah bukit ini yang akan menyerang kalian. Al Jashshosh Al Hanafi. wahai Bani Abdul Muththalib!” ketika mendengar (panggilan tersebut). Allah subhanahu wata’ala telah menurunkan satu surat khusus yang berisi vonis kebinasaan bagi para pembangkang dan pengacau dakwah. Tafsir Juz ‘Amma.” (Thaha: 48) Lihatlah kisah umat-umat terdahulu seperti kaum ‘Ad. Qarun. Tsamud. Hal ini tidaklah bisa dicapai kecuali dengan menerima segala apa yang datang dari Allah subhanahu wata’ala dan mengikuti petunjuk Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. Maktabah Adwail Munir.” Maka orang-orang pun bergegas menuju beliau shalallahu ‘alaihi wasallam. Adalah sunnatullah.Referensi: Ahkamul Qur’an. dan bukan dengan namanya. Para pembaca. “Ya shabahah!” (kalimat peringatan yang biasa mereka gunakan untuk mengabarkan akan adanya serangan musuh atau terjadinya peristiwa yang besar). 2011 • In: Tafsir Abu Lahab adalah putranya Abdul Muththalib namanya Abdul ‘Uzza. Demikian pula apa yang telah terjadi pada umat nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam. Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin. “Muhammad. Kemudian beliau shalallahu ‘alaihi wasallam mulai memanggil kabilah-kabilah cabang dari kabilah Quraisy dan menyebut mereka kabilah per-kabilah. Syaikh Musthofa Al ‘Adawi.” Beliaupun berkata: “Sesungguhnya aku adalah seorang . siapa yang berteriak-teriak itu? Mereka mengatakan. Setiap insan tentu berharap dan mendambakan kehidupan yang bahagia di dunia dan lebih-lebih di akhirat kelak. mereka bertanya. Ketika mereka telah berkumpul. Tafsir Surat Al-Lahab (Al-Masad) Tafsir Surat Al-Lahab (Al-Masad) Posted by: Asifa’uqolbi on: April 21. Surat ini terdiri atas 5 ayat dan termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. kecuali ia akan hina dan binasa. Asy Syamilah Ahkamul Qur’an. tidak ada seorangpun yang menolak dan mendustakan ajaran yang dibawa oleh para nabi. kami tidak pernah menyaksikan engkau melainkan selalu bersikap jujur. Fir’aun dan Haman. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam naik ke bukit Shafa. apakah kalian mempercayaiku?” Mereka menjawab: “Ya. wahai Bani Fulan. kemudian berseru. Wahai bani Fihr.

Hal ini diketahui dari lafazh setelahnya yaitu “Watabba” artinya: ia (Abu Lahab) telah binasa. aku tidak bisa menolongmu sedikitpun dari (keputusan) Allah! Wahai Fatimah bintu Muhammad Rasulullah mintalah kepadaku dari hartaku sebanyak apa yang engkau mau. aku tidak bisa menolongmu sedikitpun dari (keputusan) Allah! Karena kalian memiliki hubungan silaturahmi maka akan aku basahi dengan airnya (maksudnya akan aku sambung hubungan silaturahmi tersebut sesuai haknya). karena memang kedua tanganlah yang mempunyai peran besar dalam mengganggu dan menyakiti Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. aku tidak bisa menolongmu sedikitpun dari (keputusan) Allah! Wahai Shafiyyah bintu ‘Abdil Muththalib (bibi Rasulullah). Beliau mengatakan: “Wahai orang-orang Quraisy. Dinamakan Abu Lahab karena ia kelak akan masuk ke dalam neraka yang memiliki lahab (api yang bergejolak). serta aku tidak bisa menolong kalian sedikitpun dari (keputusan) Allah! Mintalah kepadaku dari hartaku sebanyak yang kalian suka. selamatkan dirimu dari api neraka. Juga karena ia lebih tenar dengan kun-yahnya. Atas dasar inilah Allah subhanahu wata’ala menyebutnya dalam kitab-Nya Al Quran dengan kun-yahnya (yaitu nama/julukan yang diawali dengan Abu atau Ibnu. Ia berkata. Mungkin para pembaca bertanya-tanya. Dalam ayat ini. Beliau memberi peringatan tersebut secara umum dan khusus. orang-orangpun bubar dan bertebaran. dan bukan dengan namanya. selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Sesungguhnya aku tidak bisa memberikan mudharat dan tidak pula manfaat! Wahai bani ‘Abdu Syams. selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Sesungguhnya aku tidak bisa memberi mudharat dan tidak pula manfaat! Wahai Bani Ka’ab bin Murrah. Dan juga karena namanya disandarkan kepada nama salah satu berhala pada zaman itu. Dia adalah salah satu paman Rasul yang paling besar permusuhannya kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam sejak dikumandangkannya dakwah mengajak beribadah hanya kepada Allah saja. mengapa Allah hanya menyebutkan kedua tangannya saja yang akan binasa? Jawabannya adalah seperti yang telah dijelaskan dalam kitab tafsir Adhwa`ul Bayan. maka ia pun berseru. Ayat kedua َ َ َ َ َ ُ ُ َ ‫َ َ ْ َ َ ْه‬ ‫ما أغنى عن ُ ماله وما كسب‬ “Tidaklah berfaedah (berguna) kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan”. selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Sesungguhnya aku tidak bisa memberikan mudharat dan tidak pula manfaat. “Ya. namun aku tidak bisa menolong kalian sedikitpun dari (keputusan) Allah! Wahai ‘Abbas bin ‘Abdul Muthalib. selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Wahai bani ‘Abdul Muthalib. atau Ummu bagi perempuan). serta aku tidak bisa menolong kalian sedikitpun dari (keputusan) Allah! Wahai Bani Ka’ab bin Luay. selamatkanlah diri-diri kalian dari api neraka! Wahai bani Abdu Manaf. bahwa penyebutan tangan dalam ayat ini. kecuali apa yang terjadi pada Abu Lahab. selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Wahai Bani Qushay.” (Al-Lahab:1) Kandungan surat Al Lahab Ayat pertama ّ َ َ ٍ ْ َ ْ ِ َ َ َ ْ ّّ ‫تبت يدا أبي لهب وتب‬ “Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa” Abu Lahab adalah putranya Abdul Muththalib namanya Abdul ‘Uzza. Permisalanku dengan kalian hanyalah seperti seseorang yang melihat pasukan musuh kemudian bergegas untuk mengawasi keluarganya (mengamati dan melihat mereka dari tempat tinggi agar mereka tidak didatangi musuh secara tibatiba) karena ia khawatir musuh akan mendahuluinya. shabahah. Tidak disebutkan keadaan bahwa mereka menampakkan suatu penentangan ataupun dukungan atas apa yang telah mereka dengar. masuk dalam kaidah penyebutan sebagian tetapi yang dimaksudkan adalah keseluruhannya. Ayat ini turun sebagai bantahan kepadanya disaat menolak dan enggan untuk mengikuti seruan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu menyebutkan: “Tatkala Rasulullah mengajak kaumnya untuk beribadah hanya kepada Allah saja dan meninggalkan sesembahan selain Allah. Ia menemui Nabi dengan nada yang kasar. Ya.pemberi peringatan kepada kalian dari siksa yang pedih. “Celakalah engkau selama-lamanya! Cuma untuk inikah kamu kumpulkan kami?” Maka turunlah ayat (artinya): “Telah celaka kedua tangan Abu Lahab dan diapun celaka. Lalu beliau menjelaskan kepada mereka bahwa kalimat syahadat merupakan kekuatan dunia dan keselamatan akhirat. Kemudian beliau shalallahu ‘alaihi wasallam memperingatkan mereka agar waspada dari siksa Allah. Allah subhanahu wata’ala memaksudkan penyebutan kebinasaan seseorang dengan mencukupkan penyebutannya pada kedua tangannya. berkatalah Abu . Setelah selesai beliau menyampaikan peringatan tersebut. Dijelaskan pula bahwa keberadaan beliau sebagai rasul tidak bisa menyelamatkan mereka dari siksa dan menolong mereka sedikitpun dari (keputusan) Allah. selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Sesungguhnya aku tidak bisa memberikan mudharat dan tidak pula manfaat! Wahai bani Hasyim. korbankanlah diri-diri kalian karena Allah! Selamatkanlah diri-diri kalian dari api neraka! Sesungguhnya aku tidak bisa memberikan mudharat kepada kalian dan tidak pula manfaat.” Kemudian beliau shalallahu ‘alaihi wasallam mengajak untuk bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah.

sehingga melukai beliau dan para shahabatnya.” Maka turunlah firman Allah Ta’ala (artinya): “Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan” (Tafsir Ibnu Katsir) Ketika vonis binasa telah disandangnya. Maka bertanya Abu Bakr. Ketika mendengar turunnya ayat: “Telah celaka kedua tangan Abu Lahab.” Istri Abu Lahab merupakan salah satu tokoh wanita Quraisy. Dan apa yang dikabarkan Allah subhanahu wata’ala Dzat Yang Maha Mengetahui perkara yang gaib pasti terjadi. “Dia tidak melihatku. pembawa kayu bakar. lalu ia tebarkan di jalan yang sering dilalui oleh Rasulullah pada waktu malam.” Kemudian iapun mengucapkan syair: Orang tercela kami tentang Urusan kami mengabaikannya Dan agamanya kami tidak suka Lalu ia pun pergi. Maka ia pun bertanya. Ia dan suaminya bahu-membahu dalam permusuhan dan dosa. ia juga merupakan wanita yang paling besar gangguan dan permusuhannya terhadap Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. Demi Allah. ada beberapa pelajaran yang bisa kita petik darinya. Atau ayat ini bermakna pula di dalam neraka wanita ini membawa kayu bakar untuk menyiksa suaminya sambil melilitkan dilehernya seutas tali dari sabut. sambil tangannya menggenggam batu. seolah orang yang mengumpulkan kayu bakar yang telah mempersiapkan seutas tali di lehernya.Lahab: “Jika apa yang dikatakan putra saudaraku (Rasulullah) adalah benar aku akan menebus diriku dari azab yang pedih pada hari kiamat dengan harta dan anak-anakku.” Al-Imam Al-Fara mengatakan: “Al-Masad adalah rantai yang ada di neraka. dimana Abu Lahab adalah pamannya Nabi tetapi ia di dalam neraka. Haramnya menganggu orang beriman secara mutlak. Sedangkan Ibnu ‘Abbas. (Fathul Bari) Faidah Para pembaca yang semoga dimuliakan Allah. Sebagaimana suaminya. Tidak bermanfaat sedikitpun hubungan kekerabatan seorang musyrik. “Wahai Rasulullah. Pernah ia membawa dahan yang penuh duri. dalam surat Al Masad ini.” Maka terkumpullah di punggung wanita jahat ini dosa-dosa. Penutup . diantaranya: 1. 2. kedudukan.” Ayat ketiga ٍ َ َ َ َ ً َ َْ َ َ ‫سيصلى نارا ذات لهب‬ “Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. seandainya aku menjumpainya.” (Fathul Bari dan Tafsir Ibnu Katsir) Ayat kelima َ َ َ ْ ِ ٌ َْ َ ِ ِْ ْ ِ ‫في جيدها حبل من مسد‬ “Yang dilehernya ada tali dari sabut. Surat ini merupakan salah satu tanda dari tanda-tanda kekuasaan Allah. Qatadah dan As-Sa’dy menafsirkan ayat ini dengan namimah. anak istri. Allah subhanahu wata’ala menegaskan dalam firman-Nya (artinya): “Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa. Tidak berguna sedikitpun harta benda (untuk melindungi) seseorang dari azab Allah ketika ia melakukan perbuatan yang mendatangkan murka Allah subhanahu wata’ala. dan disebut juga tali dari sabut.” Ia pun datang. yang konsekuensinya mereka berdua tidak akan menjadi orang yang beriman. Sementara beliau tengah duduk bersama Abu Bakr di dekat Ka’bah. “Mana temanmu itu (Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam)? Telah sampai kepadaku bahwa dia telah mengejekku dengan syair. Kemudian Allah subhanahu wata’ala menutup penglihatannya sehingga ia tidak bisa melihat kecuali Abu Bakr t saja. sungguh aku akan pukul mulutnya dengan batu ini. Ketahuilah. Maksudnya istri Abu Lahab profesinya sebagai tukang fitnah. 4. maka tidak bermanfaat lagi apa yang telah diusahakannya dari harta-benda. 3. tidakkah engkau mengira bahwa dia melihatmu?” Kemudian beliau pun menjawab. Dimana Allah menurunkan surat ini dalam kondisi Abu Lahab dan istrinya masih hidup. Namanya adalah Auraa’ bintu Harb bin Umayyah kunyahnya Ummu Jamil. sementara keduanya telah divonis sebagai orang yang akan disiksa didalam api neraka. Allah telah menutupi pengelihatannya. Ia curahkan segenap daya dan upayanya untuk mengganggu dan memusuhi beliau shalallahu ‘alaihi wasallam. saudara perempuannya Abu Sufyan (bapaknya Muawiyyah). Al-Imam Muhammad bin Sirin rahimahullah (salah seorang tokoh besar dan ulama` tabi’in) berkata: “Istrinya Abu Lahab memfitnah Rasulullah dan para sahabatnya kepada musyrikin.” Kelak ia akan diliputi oleh api neraka dari segala sisinya Ayat keempat ِ َ َ ْ َ َ ّ َ ُ ُ ََ ْ َ ‫وامرأته حمالة الحطب‬ “Dan (begitu pula) istrinya. demi Allah aku sendiri juga pandai bersyair. jabatan dan lain sebagainya dari perkara dunia ini. Mujahid. ia mencari-cari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam.

Jika waktu atau zaman itu digunakan untuk amal kebajikan maka itulah jalan terbaik yang akan menghasilkan kebaikan pula.” (Lihat Tafsir Ibnu Katsir pada Surat Al ‘Ashr) Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah mengatakan bahwa perkataan Al Imam Asy Syafi’i itu adalah tepat karena Allah ? telah mengkhabarkan bahwa seluruh manusia dalam keadaan merugi (celaka) kecuali barang siapa yang mu’min (beriman) lagi shalih (beramal shalih) dan ketika bersama dengan yang lainnya saling berwasiat kepada jalan yang haq dan saling berwasiat di atas kesabaran. Allah ? berfirman (artinya): “Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus. Demikian pula pada surat Al ‘Ashr. niscaya surat ini akan mencukupkan baginya. sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam keadaan merugi (celaka). kesehatan. kecuali orangorang yang beriman. terkandung di dalamnya makna-makna yang amat berharga bagi siapa saja yang mentadabburinya (memahaminya dengan seksama). 2009 Para pembaca yang mulia –semoga Allah subhanahu wata’ala membuka segala pintu kebaikan kepada kita– untuk edisi kali ini kami akan mengulas tafsir surat terpendek dari Al Qur’an yaitu surat Al Ashr. 2648) Kandungan Surat Al ‘Ashr Pada ayat pertama: ((‫والعصر‬ ِ ْ ََْ Allah ? bersumpah dengan al ‘ashr yang bermakna waktu. (Lihat Majmu’ Fatawa. Al Imam Muhammad bin Idris Asy Syafi’i menegaskan tentang kedudukan surat Al ‘Ashr. Sebaliknya jika digunakan untuk kejelekan maka tidak ada yang dihasilkan kecuali kerugian dan kecelakaan. 28/152) Keutamaan Surat Al ‘Ashr Al Imam Ath Thabrani menyebutkan dari Ubaidillah bin Hafsh ?. mudah-mudahan dengan kita mengetahui tafsir surat Al Masad ini akan menambah rasa tunduk dan patuh kita kepada Allah subhanahu wata’ala dan menjadi pendorong bagi kita untuk melaksanakan segala perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya. kemudian memberikan salam. dan waktu senggang” (HR. zaman atau masa. At Tirmidzi no. beramal shalih.” (Al ‘Ashr: 1-3) Kedudukan Surat Al ‘Ashr Al Qur’an adalah kalamullah ? (firman Allah) sebagai pedoman dan petunjuk ke jalan yang lurus bagi umat manusia. Pada zaman/masa itulah terjadinya amal perbuatan manusia yang baik atau pun yang buruk. beliau berkata: ْ ُ ْ َ ِ َ َ َ َ ْ ّ ِ ِ َ ُ ّ َ َّ َ ْ َ ‫لو تدبر الناس هذه السورة لوسعتهم‬ “Sekiranya manusia mau memperhatikan (kandungan) surat ini. beliau ? bersabda: . 2304. ia berkata: “Jika dua shahabat Rasulullah ? bertemu maka keduanya tidak akan berpisah kecuali setelah salah satu darinya membacakan kepada yang lainnya surat Al ‘Ashr hingga selesai.Para pembaca yang semoga senantiasa dirahmati Allah subhanahu wata’ala.” (Al Israa’: 9) Sehingga semua ayat-ayat Al Qur’an memiliki kedudukan dan fungsi yang agung. dari shahabat Abdullah bin Abbas ?) Kemudian di hari kiamat kelak Allah ? akan menanyakan tentang umur seseorang. saling menasehati dalam kebenaran. dan saling menasehati dalam kesabaran. Rasulullah ? bersabda: ُ َ َْ َ ُ ّ ّ ‫نعمتان مغبون فيهما كثيرمن الناس: الصحة والفراغ‬ ِ ّ َ ِ ٌ ْ َِ َ ِ ْ ِ ٌ ُْ َ ِ ََ ْ ِ “Dua kenikmatan yang kebanyakan orang lalai di dalamnya. Allah subhanahu wata’ala berfirman: 3) ‫)والعصر )1( إن النسان لفي خسر )2( إل الذين آمنوا وعملوا الصالحات وتواصوا بالحق وتواصوا بالصبر‬ ِ ْ ّ ِ ْ َ َ ََ ّ َ ْ ِ ْ َ َ ََ ِ َ ِ ّ ُِ َ َ ُ َ َ َ ِ ّ ّ ِ ٍ ْ ُ ِ َ َ َ ْ ِْ ّ ِ ِ ْ ََْ “Demi masa.” (Al Mu’jamu Al Ausath no: 5097. dishahihkan oleh Asy Syaikh Al Albani di dalam Ash Shahihah no. untuk apa dia pergunakan? Sebagaimana hadits Rasulullah ? yang diriwayatkan oleh shahabat Abdullah bin Mas’ud ?. Amïn Yä Rabbal ‘Älamïn… Tafsir Surat Al ‘Ashr Posted by abuamincepu pada Maret 4.

Terlebih lagi Rasulullah ? menegaskan dalam haditsnya: ٍ ‫َ َ ُ ْ ِ ْ ِ َ ِ َ ٌ َ َ ُ ّ ُ ْل‬ ‫طلب العلم فريضة على كل مسِم‬ “Menuntut ilmu (agama) adalah fardhu (kewajiban) atas setiap muslim. rasul-rasul-Nya. yaitu mengetahui apa ia persaksikan. Dan bisa juga kerugian tersebut menimpa seseorang akan tetapi tidak mutlak hanya sebagian saja. Hal ini menunjukkan tingginya keutamaan ilmu dan ahli ilmu. …” (Ali Imran: 19) Dalam ayat yang mulia ini Allah ? menggandengkan syahadat orang-orang yang berilmu dengan syahadat untuk diri-Nya sendiri dan para Malaikat-Nya. 2416 dan dishahihkan oleh Asy Syaikh Al Albani di dalam Ash Shahihah no. melainkan Allah ? mengkhabarkan bahwa semua manusia itu dalam keadaan celaka kecuali yang memilki empat sifat yang terdapat pada kelanjutan ayat tersebut.” (Az Zukhruf: 86) Sehingga tersirat dari penggalan ayat: ‫إل الذين ءامنوا‬ ْ َُ َ َ ْ ّ ّ ِ kewajiban menimba ilmu agama. Mengapa demikian? Tentu. status. hari akhir. Allah ? tidak memandang agama. At Tirmidzi no. karya Asy Syaikh Abdurrahman As Sa’di) Pertama: Keimanan Sifat yang pertama adalah beriman.َ ِ َ ُ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ ِ ِ ِ َ َ ‫َ َ ُ ُ َ َ ُ ْ ِ َ َ َ ْ َ ْ ِ َ َ ِ ِ ْ ِ ْ ِ َ ّ ِ َ ّ ُ ْ َ َ َ ْ َ ْ ٍ َ ْ ُ ُ ِ ِ ِ َ َ ْ َ ه َ َ ْ َ َ ِ ِ ِ َ َ ْ َه‬ ‫ل تزول قدم ابن آدم يوم القيامة من عند ربه حتى يسأل عن خمس عن عمره فيم أفنا ُ وعن شبابه فيم أبل ُ وماله من أين اكتسبه وفيم‬ َ َِ َ ِ َ ِ َ َ َ َ ُ َ َ ْ َ ‫أنفقه وماذا عمل فيما علم‬ “Tidaklah bergeser telapak kaki bani Adam pada hari kiamat dari sisi Rabb-nya hingga ditanya tentang lima perkara. para Malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga bersyahadat yang demikian itu). kitab-kitab-Nya. dan jabatan. dari beriman kepada Allah. seperti keadaan orang yang merugi di dunia dan di akhirat. Ibnu Majah no. malaikat-malaikat-Nya. 224) . dalam keadaan mereka mengetahuinya (berilmu). bisa kerugian yang bersifat mutlak. Allah ? berfirman (artinya): “Allah bersaksi (bersyahadat untuk diri-Nya sendiri) bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Dia (Allah). jenis kelamin. serta segala sesuatu yang dapat mendekatkan kepada Allah ? dari keyakinankeyakinan yang benar dan ilmu yang bermanfaat. dan apa yang ia perbuat dengan ilmu-ilmu yang telah ia ketahui. dan beriman kepada takdir. Sebagaimana firman Allah ?: َ ْ ُ َْ َ ْ ُ َ ّ َ ْ ِ َ ِ َ ْ َ ّ ِ ‫إل من شهد بالحق و هم يعلمون‬ “Kecuali barangsiapa yang bersyahadat dengan haq (tauhid). yang dia kehilangan kenikmatan dan diancam dengan balasan di dalam neraka jahim. umurnya untuk apa ia gunakan. Kerugian yang dimaksud dalam ayat ini bermacam-macam. Penggalan ayat di atas memiliki kandungan makna yang amat berharga yaitu tentang kewajiban menuntut ilmu agama yang telah diwariskan oleh Nabi ?. Bahkan para ulama menerangkan bahwa salah satu syarat sahnya syahadat adalah berilmu. 947) Kemudian Allah ? menyebutkan ayat berikutnya: ٍ ْ ُ َِ َ َ ِْ ّ ِ ‫إن النسان لفي خسر‬ “Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam keadaan merugi. diambil dari penggalan ayat: ‫إل الذين ءامنوا‬ ْ َُ َ َ ْ ّ ّ ِ “Kecuali orang-orang yang beriman” Iman adalah keimanan terhadap seluruh apa yang Allah ? perintahkan untuk mengimaninya. Padahal syahadat laa ilaaha illallaah merupakan keimanan yang tertinggi. karena tidaklah mungkin seseorang mencapai keimanan yang benar dan sempurna tanpa adanya ilmu pengetahuan terlebih dahulu dari apa yang ia imani dari Al Qur’an dan As Sunnah. martabat. (Taisir Karimirrahman. (HR.” (HR. hartanya dari mana ia dapatkan dan untuk apa ia belanjakan.” Lafazh al insan pada ayat di atas secara kaidah tata bahasa Arab mencakup keumuman manusia tanpa terkecuali. masa mudanya untuk apa ia habiskan.

” (Al A’raaf: 62). . mereka menyuruh kepada perbuatan yang mungkar dan melarang dari perbuatan yang ma’ruf. Allah ? berfirman (artinya): “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas. Diantaranya firman Allah ? (artinya): “Barangsiapa yang mengerjakan amal shalih.” (Taisir Karimirrahman) Ketiga: Saling menasehati dalam kebenaran Merupakan salah satu dari sifat-sifat yang menghindarkan seseorang dari kerugian adalah saling menasehati diantara mereka dalam kebenaran. selamatlah ia dari kerugian. sebagaimana sabda Rasulullah ? di dalam haditsnya: ُ َ ِْ ّ ُ ّْ ‫الدين النصيحة‬ “Agama ini adalah nasehat” (H.” (Al A’raaf: 68) Dengan nasehat itu maka akan tegak agama ini.” Amalan shalih itu mencakup amalan zhahir yang dikerjakan oleh anggota badan maupun amalan batin.Kedua: Beramal shalih Sifat yang kedua adalah beramal shalih. Keterkaitan antara iman dan amal shalih itu sangatlah erat dan tidak bisa dipisahkan. Sehingga Allah ? melaknat kaum kafir dari kalangan Bani Israil dikarenakan tidak adanya sifat ini sebagaimana firman-Nya (artinya): “Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan mungkar yang mereka perbuat. maka dia telah mencapai puncak kesempurnaan. baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman. Karena amal shalih itu merupakan buah dan konsekuensi dari kebenaran iman seseorang. 90 dari shahabat Tamim Ad Daari ?) Bila nasehat itu mulai kendor dan runtuh maka akan runtuhlah agama ini. Orang-orang yang bersabar di atas kebenaran dan saling menasehati satu dengan yang lainnya.R Muslim no. Atas dasar ini para ulama’ menyebutkan salah satu prinsip dasar dari Ahlus Sunnah wal jama’ah bahwa amal shalih itu bagian dari iman. dan merupakan jalan rasul di dalam memperingatkan umatnya. sabar terhadap musibah yang menimpa serta sabar terhadap takdir dan ketetapan-Nya.” (An Nahl: 97) Berkata Asy Syaikh Abdurrahman As Sa’di: “Jika dua sifat (iman dan amal shalih) di atas terkumpul pada diri seseorang maka dia telah menyempurnakan dirinya sendiri. Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka perbuat. baik amalan tersebut bersifat fardhu (wajib) atau pun bersifat mustahab (anjuran). dalam Al Qur’an Allah ? banyak menggabungkan antara iman dan amal shalih dalam satu konteks. sebagian mereka dengan sebagian yang lain adalah sama. Iman itu bisa bertambah dengan amalan shalih dan akan berkurang dengan amalan yang jelek (kemaksiatan) Oleh karena itu. Oleh karena itu. dan di dalam menjalankan ketaatan kepada Allah ? serta meninggalkan perkara-perkara yang diharamkan-Nya. maka sesungguhnya Allah ? telah menjanjikan bagi mereka pahala yang tidak terhitung. Karena dengan dua sifat pertama (iman dan amal shalih) ia telah menyempurnakan dirinya sendiri.” (Az Zumar:10) Jika telah terkumpul pada diri seseorang keempat sifat ini.” (Al Maidah: 79) Demikian pula orang-orang munafik yang diantara mereka saling menyuruh kepada perbuatan mungkar dan melarang dari perbuatan yang ma’ruf. dan dengan dua sifat terakhir (saling menasehati dalam kebenaran dan dalam kesabaran) ia telah menyempurnakan orang lain. sabar di atas ketaatan terhadap Allah ? dan menjalankan segala perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya. Nasehat merupakan perkara yang agung. sebagaimana Nabi Nuh ? ketika memperingatkan kaumnya dari kesesatan: “Dan aku memberi nasehat kepada kalian. Kemudian Nabi Hud ? yang berkata kepada kaumnya: “Aku hanyalah pemberi nasehat yang terpercaya bagimu. sebagaimana firman-Nya (artinya): “Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan. bahkan ia telah beruntung dengan keberuntungan yang agung.” (At Taubah: 67) Keempat: Saling menasehati dalam kesabaran Saling menasehati dalam berbagai macam kesabaran. Wallahu A’lam. Allah ? telah memberitakan keadaan mereka di dalam Al Quran. seperti dalam ayat ini atau ayat-ayat yang lainnya. diambil dari penggalan ayat (artinya): ِ َ ِّ ‫وعملوا الصالحات‬ ُِ َ َ “Dan beramal shalih. karena kemungkaran akan semakin menyebar dan meluas. maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami berikan balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.

Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam Jaami’ Shahih(2/51) nya: ‫حدثنا عمروْ بن عون قال حدثنا هشيم عن حميد عن أنس بن مالك قال قال عمر ب ُ الخطاب ص م وافقت ربي في ثلث فقلت يا‬ َ ُ ْ ُ َ ٍ َ َ ْ ِ ْ ّ َ ُ ْ َ َ َ َ ِ ّ َ ‫َ ّ َ َ َ ْ ُ ْ ُ َ ْ ٍ َ َ َ ّ َ َ ُ َ ْ ٌ َ ْ ُ َ ْ ٍ َ ْ َ َ ِ ْ ِ َ ِ ٍ َ َ َ َ ُ َ ُ ْن‬ ُ ِ َ َ ّ َ ّ ُ ُ َِ ُ ُ ّ َِ َ ْ ِ َ َ ْ َ َ َ َ ِ َ ْ َ َ ْ َ ِ َ ْ ُ َ َ ُ ْ ُ ِ َ ِ ُ َ َ َّ ُ َ ْ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ َ ْ َ ّ ِ َ ِ َ ْ ُ َ ‫رسول ال لوْ إتخذنا من مقام إبراهيم مصلى و آية الحجاب قلت يا رسول ال لو أمرت نساءك أن يحتجبن فإنه يكلمهن البر و الفاجر‬ ِ ِ َ ْ ََ َ َ ّ ُ ْ ِ ً ْ َ ً َ ْ َ ُ َّ َ ُ ْ َ ّ ُ َ ََ ْ ِ ُ ّ َ َ َ ّ ُ َ ُ ْ ُ َ ِ ْ ََ ِ َ ْ َ ْ ِ َ َ ّ ِ ّ ُ َ ِ َ َ َ ْ َ ِ َ ِ ُ َ ْ ََ َ َ ‫فنزلت آية الحجاب و إجتمع نساء النبي ص م في الغيرة عليه فقلت لهن عسى ربه إن طلقكن أن يبدله أجوازا خيرا منكن فنزلت هاذه‬ َِ ‫. ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Surat al-Baqarah(2): َ ِ ِ َ ْ َ َ ِ ِ ّ ِ َ ِ ْ َ َ ّ َ ْ َ َ ِ َ ْ َِ َ ِ َ ْ ِ َِ َ ْ ِ َ َ َّ ُ َ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ ُ ِ ّ َ ً ْ ََ ِ ّ ِ ً َ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ َ َ ْ َِ ‫وإذ جعلنا البيت مثابة للناس وأمنا واتخذوا من مقام إبراهيم مصلى وعهدنا إلى إبراهيم وإسماعيل أن طهرا بيتي للطععائفين والعععاكفين‬ (١٢٥) ‫والركع السجود‬ ِ ُ ّ ِ ّّ َ 125. ayat: 125 Asbaabun Nuzuul Surat al-Baqarah(2).org Senin.لية‬ “Telah bercerita kepada kami ‘Amr bin ‘Aun. 19 April 2010 Asbaabun Nuzuul Surat al-Baqarah(2). saya berkata: Wahai Rasulullah seandainya anda jadikan sebagian Makam Ibrahim sebagai tempat Shalat. katanya: Husyaim telah bercerita kepada kami dari Humaid dari Anas bin Malik. dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf. lalu turunlah ayat: 125. “Dan (ingatlah). ayat: 125 َ ِ ِ َ ْ َ َ ِ ِ ّ ِ َ ِ ْ َ َ ّ َ ْ َ َ ِ َ ْ َِ َ ِ َ ْ ِ َِ َ ْ ِ َ َ َّ ُ َ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ ُ ِ ّ َ ً ْ ََ ِ ّ ِ ً َ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ َ َ ْ َِ ‫وإذ جعلنا البيت مثابة للناس وأمنا واتخذوا من مقام إبراهيم مصلى وعهدنا إلى إبراهيم وإسماعيل أن طهرا بيتي للطععائفين والعععاكفين‬ (١٢٥) ‫والركع السجود‬ ِ ُ ّ ِ ّّ َ 125. yang ruku' dan yang sujud". Maroji’ : Salafy. dan Jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat.Penutup Demikianlah para pembaca sedikit dari apa yang kami sampaikan mengenai tafsir Surat Al ‘Ashr semoga dapat memberikan bimbingan kepada kita semua di dalam menempuh agama yang telah diridhai oleh Allah ? ini. Ya Rabbal ‘alamin. katanya: telah berkata Umar: Saya sepakat/seide/bersesuaian dengan Rabbku dalam tiga hal. Amin. yang ruku' dan yang sujud". . yang i'tikaf. Dan tentunya kita berharap agar dapat memiliki 4 sifat yang akan menyelamatkan kita dari kerugian baik di dunia maupun di akhirat. ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf. dan Jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. yang i'tikaf. “Dan (ingatlah).

” KETERANGAN: Imam Bukhari mendeskripsikan dalam Tafsir(9/235) di dalamnya ada Mutaba’ah(dukungan) Yahya bin Sa’id untuk Husyaim dan Beliau(Imam Bukhari) cantumkan dalam dua tempat secara Mu’allaq(tidak menyebutkan sanadnya) dan di sini terdapat ungkapan tegas adanya sima’(mendengar) dari Humaid dari Anas. Jaami’ Shahih al-Bukhari. Al-Hafidz Ibnu Katsir juga ْ ُِ ّ َ menyandarkannya kepada an-Nasa’i dan Ibnu Majah dalam Tafsirnya(Tafsir Ibnu Katsir). Hijab dan Tawanan Perang Badr. katanya: Juwairiyah bin Asma’ telah mengabarkan kepada kami dari Nafi’ dari Ibnu Umar. Kata al-Hafidz(Ibnu Hajar al-Asqalani) dalam Fath al-Baari(2/51): maka amanlah dari tadlis(menyembunyikan sanad) nya. DAFTAR PUSTAKA Fathul Baarii(Ibnu Hajar al-Asqalani). Beliau(Ibnu Umar) mencukupkan dengan lafadz: ‫ و تخذوا‬yang artinya: (dan ambillah/jadikanlah). Ath-Thabari mengeluarkan pula dalam Kitab Tafsirnya Tafsir ath-Thabari(1/534) sebagaimana Riwayat at-Tirmidzi di atas. Sunan(an-Nasa’i). Hadis ini juga dikeluarkan oleh at-Tirmidzi dalam Sunan(4/69) nya. dia berkata: berkata Umar: Saya bersesuaian/sejalan/setuju/sama dengan Rabbku(tuhanku) dalam tiga hal: tentang Maqam Ibrahim. dan kata beliau(at-Tirmidzi): Hadis di atas Hasan Shahih. . Dalam bab ini ada periwayatan juga dari Ibnu ‘Umar.Juga diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Jaami’ Shahih(15/166) nya: ْ ِ َّ ُ ْ َ َ ُ َ ُ َ َ َ َ َ َ ُ ِ ْ ِ َ ٍ ِ َ ْ َ َ َ َ ْ َ َ َ ْ َ ُ ْ ُ َ ِ ْ َ ُ َ َ ٍ ِ َ ُ ْ ُ ْ ِ َ َ َ ّ َ ّ ِ َ ْ ِ َ ْ ُ ُ ْ ُ َ ْ ُ َ َ ّ َ ‫حدثنا عقبة بن مكرم العمي حدثنا سعيد بن عامر قال جويرية بن أسماء أخبرنا عن نافع عن ابن عمر قال قال عمر وافقت ربي في‬ ٍ ْ َ َ َ ُ ْ ِ َ ِ َ ِ ْ ِ َ َ ِْ َ ِْ ِ ََ ْ ِ ٍ َ َ ‫. Jaami’ Shahih al-Muslim. Beliau(Ibnu Katsir) keluarkan pula dalam Juz 1/24 dan 36.ثلث في مقام إبراهيم و في الحجاب و في أسارى بدر‬ “ Telah bercerita kepada kami ‘Uqbah bin Mukarram al-‘Ammi.

Tafsir ath-Thabari. yang ruku' dan yang sujud". Surat al-Baqarah(2): َ ِ ِ َ ْ َ َ ِ ِ ّ ِ َ ِ ْ َ َ ّ َ ْ َ َ ِ َ ْ َِ َ ِ َ ْ ِ َِ َ ْ ِ َ َ َّ ُ َ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ ُ ِ ّ َ ً ْ ََ ِ ّ ِ ً َ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ َ َ ْ َِ ‫وإذ جعلنا البيت مثابة للناس وأمنا واتخذوا من مقام إبراهيم مصلى وعهدنا إلى إبراهيم وإسماعيل أن طهرا بيتي للطععائفين والعععاكفين‬ (١٢٥) ‫والركع السجود‬ ِ ُ ّ ِ ّّ َ 125. katanya: Husyaim telah bercerita kepada kami dari Humaid dari Anas bin Malik. Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam Jaami’ Shahih(2/51) nya: ‫حدثنا عمروْ بن عون قال حدثنا هشيم عن حميد عن أنس بن مالك قال قال عمر ب ُ الخطاب ص م وافقت ربي في ثلث فقلت يا‬ َ ُ ْ ُ َ ٍ َ َ ْ ِ ْ ّ َ ُ ْ َ َ َ َ ِ ّ َ ‫َ ّ َ َ َ ْ ُ ْ ُ َ ْ ٍ َ َ َ ّ َ َ ُ َ ْ ٌ َ ْ ُ َ ْ ٍ َ ْ َ َ ِ ْ ِ َ ِ ٍ َ َ َ َ ُ َ ُ ْن‬ ُ ِ َ َ ّ َ ّ ُ ُ َِ ُ ُ ّ َِ َ ْ ِ َ َ ْ َ َ َ َ ِ َ ْ َ َ ْ َ ِ َ ْ ُ َ َ ُ ْ ُ ِ َ ِ ُ َ َ َّ ُ َ ْ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ َ ْ َ ّ ِ َ ِ َ ْ ُ َ ‫رسول ال لوْ إتخذنا من مقام إبراهيم مصلى و آية الحجاب قلت يا رسول ال لو أمرت نساءك أن يحتجبن فإنه يكلمهن البر و الفاجر‬ ِ ِ َ ْ ََ َ َ ّ ُ ْ ِ ً ْ َ ً َ ْ َ ُ َّ َ ُ ْ َ ّ ُ َ ََ ْ ِ ُ ّ َ َ َ ّ ُ َ ُ ْ ُ َ ِ ْ ََ ِ َ ْ َ ْ ِ َ َ ّ ِ ّ ُ َ ِ َ َ َ ْ َ ِ َ ِ ُ َ ْ ََ َ َ ‫فنزلت آية الحجاب و إجتمع نساء النبي ص م في الغيرة عليه فقلت لهن عسى ربه إن طلقكن أن يبدله أجوازا خيرا منكن فنزلت هاذه‬ َِ ‫. Asbaabun Nuzuul Surat al-Baqarah(2). ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman.Sunan(at-Tirmidzi). “Dan (ingatlah). yang i'tikaf. dan Jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. yang ruku' dan yang sujud". Juga diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Jaami’ Shahih(15/166) nya: . Tafsir Ibnu Katsir. ayat: 125 َ ِ ِ َ ْ َ َ ِ ِ ّ ِ َ ِ ْ َ َ ّ َ ْ َ َ ِ َ ْ َِ َ ِ َ ْ ِ َِ َ ْ ِ َ َ َّ ُ َ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ ُ ِ ّ َ ً ْ ََ ِ ّ ِ ً َ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ َ َ ْ َِ ‫وإذ جعلنا البيت مثابة للناس وأمنا واتخذوا من مقام إبراهيم مصلى وعهدنا إلى إبراهيم وإسماعيل أن طهرا بيتي للطععائفين والعععاكفين‬ (١٢٥) ‫والركع السجود‬ ِ ُ ّ ِ ّّ َ 125. dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf. katanya: telah berkata Umar: Saya sepakat/seide/bersesuaian dengan Rabbku dalam tiga hal. “Dan (ingatlah). ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman.لية‬ “Telah bercerita kepada kami ‘Amr bin ‘Aun. lalu turunlah ayat: 125. dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf. yang i'tikaf. saya berkata: Wahai Rasulullah seandainya anda jadikan sebagian Makam Ibrahim sebagai tempat Shalat. dan Jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. Sunan(Ibnu Maajah). ayat: 125 Asbaabun Nuzuul Surat al-Baqarah(2).

Hijab dan Tawanan Perang Badr. Hadis ini juga dikeluarkan oleh at-Tirmidzi dalam Sunan(4/69) nya. Kata al-Hafidz(Ibnu Hajar al-Asqalani) dalam Fath al-Baari(2/51): maka amanlah dari tadlis(menyembunyikan sanad) nya. dia berkata: berkata Umar: Saya bersesuaian/sejalan/setuju/sama dengan Rabbku(tuhanku) dalam tiga hal: tentang Maqam Ibrahim.ثلث في مقام إبراهيم و في الحجاب و في أسارى بدر‬ “ Telah bercerita kepada kami ‘Uqbah bin Mukarram al-‘Ammi.ْ ِ َّ ُ ْ َ َ ُ َ ُ َ َ َ َ َ َ ُ ِ ْ ِ َ ٍ ِ َ ْ َ َ َ َ ْ َ َ َ ْ َ ُ ْ ُ َ ِ ْ َ ُ َ َ ٍ ِ َ ُ ْ ُ ْ ِ َ َ َ ّ َ ّ ِ َ ْ ِ َ ْ ُ ُ ْ ُ َ ْ ُ َ َ ّ َ ‫حدثنا عقبة بن مكرم العمي حدثنا سعيد بن عامر قال جويرية بن أسماء أخبرنا عن نافع عن ابن عمر قال قال عمر وافقت ربي في‬ ٍ ْ َ َ َ ُ ْ ِ َ ِ َ ِ ْ ِ َ َ ِْ َ ِْ ِ ََ ْ ِ ٍ َ َ ‫. . dan kata beliau(at-Tirmidzi): Hadis di atas Hasan Shahih. Dalam bab ini ada periwayatan juga dari Ibnu ‘Umar. Jaami’ Shahih al-Muslim. Jaami’ Shahih al-Bukhari. Beliau(Ibnu Katsir) keluarkan pula dalam Juz 1/24 dan 36. Sunan(an-Nasa’i). Sunan(at-Tirmidzi). Beliau(Ibnu Umar) mencukupkan dengan lafadz: ‫ و تخذوا‬yang artinya: (dan ambillah/jadikanlah). Ath-Thabari mengeluarkan pula dalam Kitab Tafsirnya Tafsir ath-Thabari(1/534) sebagaimana Riwayat at-Tirmidzi di atas.” KETERANGAN: Imam Bukhari mendeskripsikan dalam Tafsir(9/235) di dalamnya ada Mutaba’ah(dukungan) Yahya bin Sa’id untuk Husyaim dan Beliau(Imam Bukhari) cantumkan dalam dua tempat secara Mu’allaq(tidak menyebutkan sanadnya) dan di sini terdapat ungkapan tegas adanya sima’(mendengar) dari Humaid dari Anas. Al-Hafidz Ibnu Katsir juga ْ ُِ ّ َ menyandarkannya kepada an-Nasa’i dan Ibnu Majah dalam Tafsirnya(Tafsir Ibnu Katsir). katanya: Juwairiyah bin Asma’ telah mengabarkan kepada kami dari Nafi’ dari Ibnu Umar. DAFTAR PUSTAKA Fathul Baarii(Ibnu Hajar al-Asqalani).

memberi kesempatan kepada orangorang kafir. yaitu apabila ia telah melihat pertolongan Allah terhadap agama-Nya telah tiba. yaitu apabila ia telah melihat pertolongan Allah terhadap agama-Nya telah tiba.Sunan(Ibnu Maajah). Allah mendidik hamba-hamba-Nya melalui bermacam-macam cobaan dan bila merasa tidak sanggup menghadapinya harus memohon bantuan-Nya serta yakin akan datangnya bantuan itu. Tafsir ath-Thabari. 110:3) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah An Nashr 3 3) ‫)فسبح بحمد ربك واستغفر ُ إنه كان توابا‬ ً ّ َ َ َ ُ ّ ِ ‫َ َ ّ ْ ِ َ ْ ِ َ ّ َ َ ْ َ ْ ِ ْه‬ Bila yang demikian itu telah terjadi supaya ia mengagungkan Tuhannya dan mensucikan-Nya dari halhal yang tidak layak bagi-Nya. Walaupun ini berat untuk jiwa manusia biasa. Keadaan ini terjadi pula pada para sahabat yang memiliki jiwa yang sempurna dan menerima tobat mereka.2 2) ‫)إذا جاء نصر ال والفتح )1( ورأيت الناس يدخلون في دين ال أفواجا‬ ً َ ْ َ ّ ِ ِ ِ َ ُُ ْ َ َ ّ َ ْ ََ َ ِ ُ ْ َْ َ ّ ُ ْ َ َ َ َ ِ ِ Dalam ayat-ayat ini Allah memerintahkan apa yang harus dilakukan nabi-Nya pada saat penaklukan Mekah. tetapi ringan untuk Nabi-Nya sebagai insanul kamil.(QS.(QS. dan melihat pula orang-orang masuk agama Allah beramai-ramai dan berduyun-duyun. 110:2) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah An Nashr 1 . Kemudian mintalah ampun kepada Allah untuk dirimu dan untuk sahabat-sahabatmu yang telah memperlihatkan kesedihan dan keputus-asaan karena terlambat datangnya pertolongan Allah. Mensucikan Allah hendaknya dengan memuji-Nya atas nikmat-nikmat yang dianugerahkan-Nya dan mensyukuri segala kebaikan-kebaikan yang telah dilimpahkan-Nya dan menyanjung-Nya dengan sepantasnya. Bila Allah Yang Maha Kuasa dan Maha Bijaksana. 2 dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong. karena Allah selalu menerima tobat hamba-hamba-Nya. bukan perseorangan sebagaimana halnya pada permulaan dakwah.(QS. seperti ia menganggap terlambat datangnya pertolongan dan mengira bahwa Tuhan tidak menepati janji-Nya untuk meninggikan nikmat-Nya atas Nabi-Nya walaupun orang-orang kafir tidak menghendakinya. 110:1) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah An Nashr 1 . Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat. Bertobat dari keluh kesah adalah dengan mempercaya penuh akan janji-janji Allah dan dengan membersihkan jiwa dari pemikiran yang bukan-bukan bila menghadapi kesulitan. bukan perseorangan sebagaimana halnya pada permulaan dakwah. bukanlah berarti Dia telah menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beramal baik. Tafsir Ibnu Katsir. oleh sebab itu Ia menyuruh Nabi-Nya memohon ampunan-Nya. 3 maka bertasbihlah dengan dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. dengan kekalahan orang-orang musyrik dan kemenangan di pihak Nabi-Nya. . Tafsir Surat : AN-NASHR 1 Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan. dengan kekalahan orang-orang musyrik dan kemenangan di pihak Nabi-Nya. dan melihat pula orang-orang masuk agama Allah beramai-ramai dan berduyun-duyun.2 2) ‫)إذا جاء نصر ال والفتح )1( ورأيت الناس يدخلون في دين ال أفواجا‬ ً َ ْ َ ّ ِ ِ ِ َ ُُ ْ َ َ ّ َ ْ ََ َ ِ ُ ْ َْ َ ّ ُ ْ َ َ َ َ ِ ِ Dalam ayat-ayat ini Allah memerintahkan apa yang harus dilakukan nabi-Nya pada saat penaklukan Mekah. Bila ia selalu melakukan yang demikian niscaya menjadi kuat dan sempurnalah jiwanya.

orang lemah karena mereka tidak takut kehilangan. Q. Kemudian setelah itu turun ayat Kalalah. (Hud): 27. bahwa mereka yang cepat menerima panggilan para rasul adalah orang-orang biasa. Dari itu pertentangan terusmenerus terjadi antara mereka dengan para rasul. (Q. hidup sesudahnya tiga puluh lima hari. dan kami tidak melihat orang-orang yang mengikuti kamu melainkan orang-orang yang hina dina di antara kami yang lekas percaya saja.S. Maka Nabi SAW. bahkan 'kami yakin bahwa kamu adalah orang-orang yang dusta". kalau agama yang dibawanya itu benar tentu yang menjadi pengikutnya pengikut-pengikutnya orangorang mulia yang berkedudukan di antara mereka. karena mereka tidak mempunyai pangkat atau kedudukan yang ditakuti hilang. Setelah itu turun ayat: ‫لقد جاءكم رسول من أنفسكم‬ Artinya: "Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri".(QS.Maksudnya. At Tubah: 128). Nabi memahaminya bahwa tugas risalahnya telah selesai dan selanjutnya ia hanya menunggu panggilan pulang ke Rahmatullah. Al Maidah: 3). ‫واتقوا يوما ترجعون فيه إلى ال‬ Artinya: "Dan peliharalah dirimu dari (azab yang terjadi pada) hari yang pada waktu itu kamu semua dikembalikan kepada Allah". Nabi hidup hanya delapan puluh hari setelah turun ayat ini.S.S. Pengikut-pengikut Muhammad terdiri dari orang-orang biasa yang tidak mempunyai kedudukan. karena kaum Nuh juga dahulu kala telah menyatakan yang demikian kepada nabi Nuh A. Dengan demikian keluh kesah dan rasa kecewa tidak lagi akan mempengaruhi jiwa orangorang yang ikhlas selagi mereka memiliki keikhlasan dan berada dalam persesuaian kata dan cinta sama cinta. Kemudian turun firman Allah. sebagaimana firman Allah: ‫فقال المل الذين كفروا من قومه ما نراك إل بشرا مثلنا وما نراك اتبعك إل الذين هم أراذلنا بادي الرأي وما نرى لكم علينا من فضل‬ ‫بل نظنكم كاذبين‬ Artinya: Maka berkatalah pemimpin-pemimpin yang kafir dari kaumnnya: "Kami tidak melihat kamu. bila pertolongan telah tiba dan telah mencapai kemenangan serta manusia berbondongbondong masuk Islam. dan Nabi hidup sesudahnya lima puluh hari. dan telah Kucukupkan kepadamu nikmatKu". Dengan turunnya surah An Nasr ini.S. melainkan (sebagai) seorang manusia (biasa) seperti kami. dan kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apapun atas kami. Q. tetapi Allah senantiasa membantu para rasul Nya dan menunjang dakwah mereka. Sunatullah yang berlaku di antara hamba-hamba-Nya. hilanglah ketakutan dan hendaklah Nabi-Nya bertasbih menyucikan Tuhannya dan mensyukuri-Nya serta membersihkan jiwa dari pemikiran-pemikiran yang terjadi pada masa kesulitan. hidup sesudahnya dua puluh satu hari saja. Begitulah sikap penduduk Mekah terhadap dakwah Nabi SAW. Ibnu Umar berkata: "Surah ini turun di Mina ketika Nabi mengerjakan Haji Wada'. (Al Baqarah): 281. Tafsir Surat : AL-KAUTSAR 1 Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. 108:1) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Kautsar 1 1) ‫)إنا أعطيناك الكوثر‬ َ َ ْ َ ْ َ َ ْ َ ْ َ ِّ Orang-orang musyrik di Mekah dan Orang-orang munafik di Madinah mencemoohkan dan mencacimaki Nabi sebagai berikut: a.S. sesudah itu turun firman Allah: ‫اليوم أكملت لكم دينكم وأتممت عليكم نعمتي‬ Artinya: "Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu. Maka Nabi SAW. Ucapan ini bukanlah suatu keanehan. pembesar-pembesar dan orang-orang . (Q.

agama yang benar. agar mereka mengetahui bahwa perjuangan Nabi SAW.S. 108:3) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Kautsar 3 3) ‫)إن شانئ َ هو البتر‬ ُ َ ْ َْ َ ُ ‫ِ ّ َ ِ َك‬ Sesudah Allah menghibur dan menggembirakan Rasul-Nya serta memerintahkan supaya mensyukuri anugerah-anugerah-Nya dan sebagai kesempurnaan nikmat-Nya. petunjuk-petunjuk dan jalan yang lurus yang membawa kepada kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat. Namun semua itu adalah untuk membersihkan jiwa-jiwa yang masih dapat dipengaruhi oleh isyu-isyu tersebut dan untuk mematahkan tipu daya orang-orang musyrik. dan berkorbanlah. Mereka mengira bahwa kematian itu suatu kekurangan lalu mereka mengejek Nabi dan berusaha menjauhkan manusia dari Nabi SAW. lalu kembalilah kepada mereka kedudukan mereka yang semula. bukanlah mereka tidak senang kepada pribadi Nabi. Adapun kedudukan Nabi SAW. Orang-orang Mekah bila melihat anak-anak Nabi meninggal dunia. Maka pada surah itu Allah menyampaikan kepada Rasul-Nya. 108:2) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Kautsar 2 2) ‫)فصل لربك وانحر‬ ْ َ ْ َ َ َّ ِ ّ َ َ Dalam ayat ini Allah memerintahkan Nabi-Nya agar mengerjakan salat dan menyembelih hewan korban karena Allah semata-mata. b.yang berkedudukan tidak mau mengikuti Nabi karena benci kepada beliau dan terhadap orang-orang biasa yang menjadi pengikut beliau. dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)". yang telah diguncangkan oleh agama baru itu. dan matiku hanyalah untuk Allah. 3 Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus. Orang-orang yang mencaci Nabi. bahwa tuduhan-tuduhan yang dilontarkan oleh orang-orang musyrik itu adalah suatu purbasangka yang tidak ada artinya sama sekali. (Al An'am): 162-163. mereka berkata. Adapun Nabi dan pengikut-pengikutnya sebutan dan basil perjuangannya akan tetap jaya sampai Hari Kiamat. sehingga nama mereka hanya diingat ketika membicarakan orang-orang jahat dan kejahatannya. walaupun (orang musyrik) memandang hina dan tidak menghargai pemberian itu disebabkan kekurangan akal dan pengertian mereka. karena beliau mencela kebodohan mereka dan mencaci berhala-berhala yang mereka sembah serta mengajak mereka untuk meninggalkan penyembahan berhala-berhala itu.(QS. Orang-orang Mekah bila melihat suatu musibah atau kesulitan yang menimpa pengikut-pengikut Nabi. dan orang-orang yang menerima petunjuk beliau serta nama harum mereka diangkat setinggi-tingginya oleh Allah sepanjang masa. C. 2 Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu. "Sebutan Muhammad akan lenyap dan dia akan mati punah". ibadatku. pasti akan menang dan pengikut-pengikut beliau pasti akan bertambah banyak. Dalam ayat lain yang sama maksudnya Allah berfirman: ‫قل إن صلتي ونسكي ومحياي ومماتي ل رب العالمين ل شريك له وبذلك أمرت وأنا أول المسلمين‬ Artinya: Katakanlah: "Sesungguhnya salatku. tiada sekutu bagi-Nya. Dalam ayat ini Allah menerangkan bahwa Dia telah memberi Nabi-Nya nikmat dan anugerah yang tidak dapat dihitung banyaknya dan tidak dapat dinilai tinggi mutunya.(QS. maka Allah menjadikan musuhmusuh Nabi itu hina dan tidak percaya. tetapi yang mereka benci dan tidak senang adalah petunjuk dan hikmah yang dibawa beliau. Tuhan semesta alam.. hidupku. Sungguh Allah telah menepati janji-Nya dengan menghinakan dan menjatuhkan martabat orang-orang yang mencaci Nabi. Siapa saja yang membenci dan mencaci Nabi akan hilang pengaruhnya dan tidak ada kebahagiaan baginya di dunia dan di akhirat. Q. Penyakit Hati dan Penangkalnya . Pemberian itu berupa kenabian. karena Dia sajalah yang mendidiknya dan melimpahkan karuniaNya. mereka bergembira dan bersenang hati serta menunggu kehancuran mereka dan lenyapnya sebutan mereka.

maka manusia tersebut akan memiliki sifat yang terpuji. Begitu banyak penyakit yang dapat hinggap dalam hati kita. Hal ini karena ia tidak akan mampu dipengaruhi oleh apapun juga. melakukan sholat-sholat di akhir waktu. Namun jika hati yang dimiliki seorang manusia telah penuh dengan niat jahat.”(HR. dapat dipastikan bahwa tingkah laku orang tersebut tidak akan jauh dari tindakan yang merugikan orang lain. Penyakit-penyakit hati tersebut dapat diketahui dengan melihat perilaku yang ditampilkan oleh seseorang dalam kesehariannya. Dzat yang membolak-balikkan hati.” (HR. Hati inilah yang mempengaruhi tabiat dan sifat seseorang. Dia-lah yang membolak-balikkan hati manusia sesuai dengan kehendak-Nya. Apabila hati ini baik. Semua itu terjadi semata karena kekuasaan yang dimilii Allah SWT. kita harus terus berupaya untuk menjaga hati kita agar tidak terkena penyakit hati. Ada pula yang melakukan dalam beberapa jenis bahkan semuanya dilakukan dengan terang-terangan. Merasakan kekerasan dan kekakuan hati Keras dan kakunya hati seseorang membuat orang itu tidak memiliki sensitifitas terhadap masalahmasalah yang menimpa saudaranya sesame muslim. 4. Ahmad) “Perumpamaan hati adalah seperti sebuah bulu di tanah lapang yang diubah oleh hembusan angin dalam keadaan terbalik. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah Muhammad saw: “Ketahuilah. Melakukan kedurhakaan dan dosa Di antara manusia ada yang melakukan kedurhakaan terus-menerus dalam satu jenis perbuatan. Masuk dalam kategori ini ialah perbuatan–perbuatan yang tidak dilakukan dengan mempedulikan nilai dari perbuatan tersebut atau meremehkan waktu-waktu yang tepat untuk melakukannya. ketahuilah dialah hati. 3.Setiap manusia tentu memiliki hati. Tidak tekun beribadah Ketekunan dalam beribadah merupakan sesuatu hal yang wajib kita laksanakan. baik kita sadari maupun tidak. maka ibadah tersebut hanyalah sekedar rutinitas belaka. apabila dia baik maka baik seluruh anggota jasad. yang menyebabkab kita tersesat dari jalan yang diridhoi Allah SWT. Muslim) Meskipun demikian. Malas dalam ketaatan dan ibadah Kalaupun ia beribadah. Ibnu Abi Ashim) “Sesungguhnya hati-hati anak Adam berada di antara dua jari-jari Alloh layaknya satu hati. Bukhori) 2.” (HR. Dalam beribadah kita harus benar-benar memperhatikan dengan seksama setiap gerakan dan ucapan/bacaan serta doa. dan hanya akan bertumpu pada keinginan pribadinya. sesungguhnya pada setiap jasad ada sekerat daging. Sedangkan orang yang hatinya mulai diliputi oleh “penyakit” tidak akan mampu tekun dan memperhatikan apa yang dilakukannya dalam beriadah. apabila dia jelek maka jelek semua anggota jasad. .” (HR. condongkanlah hati kami untuk selalu taat kepadaMu. padahal Rosululloh bersabda: “Setiap umatku akan terampuni kecuali mereka yang melakukan kedurhakaan secara terangterangan.” (HR. Perhatikan sabda Rasulullah saw berikut: “Dinamakan hati (al-qolbu) karena cepatnya berubah. Muslim) “Ya Alloh. atau menunda-nunda haji padahal sudah ada kemampuan untuk melaksanakan.” (HR. Perilaku yang mencerminkan rusak dan sakitnya hati seseorang diantaranya adalah: 1. Dia mengubah menurut kehendak-Nya. Bukhori) Perubahan sifat yang ada dalam hati ini terjadi dengan sangat cepat. dan “kosong”. Misalnya.

Bakhil dan kikir atas hartanya Allah SWT memuji orang-orang Anshor dengan firman-Nya: “… dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin) atas diri mereka sendiri. Mengakui apa-apa yang tidak dilakukannya Padahal penyakit ini yang menjadikan binasanya umat terdahulu.” (HR. Alloh berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman.” (QS. Segala urusan dianggap sama 9. (QS. Bersenang-senang diatas penderitaan umat muslim 13. mereka itulah orang-orang yang beruntung. “Sesunguhnya kamu sekalian akan berhasrat mendapatkan kepemiminan dan hal ini akan menjadi penyesalan pada hari kiamat. al-Hasyr [59]: 9) Rosulullah saw bahkan bersabda : “Tidaklah berkumpul pada hati seorang hamba selama-lamanya sifat kikir dan keimanan. Suka berlebih-lebihan Penyembuhan Perilaku tersebut diatas dapat dijadikan indikator awal akan adanya penyakit pada hati seseorang. Hal ini untuk mempertahankan keimanan yang ada dalam hati kita. Pada puncaknya.” (HR. gila terhadap kedudukan ingin tampil sebagai pemimpin yang menonjol dan tidak dibarengi dengan kemampuan yang semestinya. ash-Shof : 2–3) 12. Mudah memutuskan tali silaturahmi/persaudaraan 16. Lalai dalam dzikir dan doa 8. Senang berbantah-bantahan yang mneyebabkan hatinya keras dan kaku 17. tidak pula mencegah dari yang mungkar. Gila kehormatan dan popularitas Termasuk di dalamnya. Sibuk dalam urusan dunia semata 18. mengapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Alloh bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan. tidak menyuruh kepada yang ma’ruf. Lalai dalam amar ma’ruf nahi munkar Bara ghiroh dalam hati telah padam. sekalipun mereka dalam kesusahan. Meskipun demikian.5. . Perasaan gelisah dan resah karena masalah yang dihadapi 6. Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya. Tidak peduli pada penderitaan sesama muslim 15. Hanya pandai menilai kadar dosa yang dilakukan dan tidak melihat pada siapa dosa itu dilakukannya 14. kita dapat menyembuhkan hati yang sakit tersebut dengan beberapa cara. Tidak tersentuh kandungan ayat-ayat suci Al Qur’an 7. dia tidak mengetahui yang ma’ruf dan tidak mengetahui yang mungkar. Bukhori) 10. Nasai) 11.

manakala bulan tersebut tertutup oleh awan maka hilanglah sinar dari rembulan tersebut. Tidak akan sama keadaan orang yang mengetahui dan orang yang tidak mengetahui.” (QS. dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi. al-Isra’ : 82) 2. Jika seorang muslim memperhatikan nash-nash tersebut.” (HR. Juga sebagaimana sabda Nabi Muhammad saw : “Barangsiapa di antara kamu melihat kemungkaran hendaklah dia mengubah dengan tangannya.” (HR. hati tenteram.Rosulullah saw menggambarkan dalam salah satu sabda Beliau bahwa keimanan seorang hamba diibaratkan sebagai pakaian yang dibutuhkan untuk diperbaharui setiap saat. Mencari dan mempelajari ilmu agama Yaitu ilmu yang bisa menghasilkan rasa takut kepada Allah SWT dan menambah nilai keimanannya. dan yang demikian adalah selemah-lemah iman. jika dia tidak mampu maka dengan lisannya. terkadang bercahaya terkadang gelap. Rosulullah saw bersabda: “Demi Dzat yang jiwaku ada dalam genggaman-Nya. dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula). al-An’am: 59) 3. Muslim) 5. Firman Allah SWT : “Dan Kami turunkan dari al-Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman….” (QS. para malaikat datang mengelilingi mereka. dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan. Merasakan keagungan Allah SWT Banyak dalil dari al-Qur’an dan as-Sunnah yang mengungkap tentang keagungan Alloh. Sedangkan bentuk dan cara memperbanyak amal sholeh diantaranya adalah: • Sesegera mungkin melaksanakan amal sholih • Melaksanakan amal sholih secara terus-menerus • Tidak gampang bosan dan capai dalam melaksanakannya • Mengulang beberapa amal sholih yang terlupakan . Bukhari) Ada beberapa hal yang bisa dilakukan seorang muslim sebagai upaya penyembuhan penyakit hati yang dideritanya: 1. tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri. Membaca dan menyimak Al Qur’an Allah SWT telah memastikan bahwa al-Qur’an adalah penawar dari penyakit. Banyak berdzikir Dengan berdzikir kepada Allah SWT keimanan bertambah. ketika gumpalangumpalan awan menghilang maka nampak kembali cahaya bulan tersebut. andaikata kamu tetap seperti keadaanmu di sisiku dan di dalam berdzikir. tentu para malaikat akan menyalami kamu di atas tempat tidurmu dan tatkala dalam perjalanan. dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering. 4. rohmat Allah datang. jika tidak mampu maka dengan hatinya. niscaya akan bergetar hatinya dan jiwanya akan tunduk kepada Dzat yang Maha Mendengar dan Maha Mengetahui sebagaimana firman Allah : “Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib. Memperbanyak amal sholeh Banyak hal yang dapat digunakan sebagai lading amal sholeh bagi kita. melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh). Beliau saw juga menggambarkan keimanan ibarat menatap bulan. dosa-dosa terampuni. penerang dan cahaya bagi hamba Allah yang dikehendaki-Nya.

Takut meninggal dalam keadaan su’us khotimah 8. 7. Selalu ingat akan tibanya hari akhir 10.” (HR. sunnah. sebagiannya berbentuk fisik seperti sholat. sebagiannya berbentuk lisan seperti dzikir dan do’a. Dan semoga Allah SWT memberikan perlindungan kepada kita. baik di dunia maupun di akhirat kelak. Yang wajib pun terkadang terbagi kepada beberapa bagian. Amin……… . Bermunajat dan pasrah kpeada Allah SWT 12. Bahkan satu jenis ibadah bisa dibagi kepada wajib. dan lain-lain.• Senantiasa berharap apa yang dilakukannya diterima oleh Allah SWT 6. sebagiannya berbentuk materi seperti zakat. yakni kematian. Rajin melakukan ibadah Di antara rahmat Allah SWT ialah dengan diberikan-Nya beberapa macam peribadatan. Banyak mengingat mati Rosulullah saw bersabda: “Perbanyaklah mengingat penebas segala kelezatan. Menelaah firman-firman Allah SWt yang terkait dengan peristiwa alam 11. mengiringkan jenazah. Berbagai jenis ibadah ini memungkinkan untuk dijadikan sebagai penyembuh dari penyakit hati atau lemahnya keimanan. Tidak terlalu mengharap dunia 13. Tirmidzi) Di antara cara yang efektif untuk mengingatkan seseorang terhadap kematian ialah dengan berziarah kubur. Berdo’a kepada allah SWT agar dijaga keimanan kita Semoga kita terhindar dari penyakit hati yang dapat melemahkan dan bahkan menghilangkan keimanan kita kepada Allah SWT. Banyak melakukan ibadah hati 14. dan anjuran. 9. mengunjungi orang sakit.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful