Asbabun Nuzul (Sebab-sebab turunnya) surat Al-Fatihah

Surat Al-Fatihah yang merupakan surat pertama dalam Al Qur’an dan terdiri dari 7 ayat adalah masuk kelompok surat Makkiyyah, yakni surat yang diturunkan saat Nabi Muhammad di kota Mekah. Dinamakan AlFatihah, lantaran letaknya berada pada urutan pertama dari 114 surat dalam Al Qur’an. Para ulama bersepakat bahwa surat yang diturunkan lengkap ini merupakan intisari dari seluruh kandungan Al Qur’an yang kemudian dirinci oleh surat-surat sesudahnya. Surat Al-Fatihah adalah surat Makkiyyah, yaitu surat yang diturunkan di Mekkah sebelum Rasulullah SAW hijrah ke Madinah. Surat ini berada di urutan pertama dari surat-surat dalam Al-Qur’an dan terdiri dari tujuh ayat. Tema-tema besar Al Qur’an seperti masalah tauhid, keimanan, janji dan kabar gembira bagi orang beriman, ancaman dan peringatan bagi orang-orang kafir serta pelaku kejahatan, tentang ibadah, kisah orang-orang yang beruntung karena taat kepada Allah dan sengsara karena mengingkariNya, semua itu tercermin dalam ekstrak surat Al Fatihah. Nama Lain Surat Al Fatihah Surat Al Fatihah memiliki banyak nama. Di antaranya; Fatihatul Kitab (pembuka kitab/Al Qur’an). Karena Al Qur’an, secara penulisan dibuka dengan surat ini. Demikian pula dalam shalat, Al Fatihah sebagai pembuka dari surat-surat lainnya. Al Fatihah dikenal juga dengan sebutan As Sab’ul Matsani (tujuh yang diulang-ulang). Disebabkan surat ini dibaca berulang-ulang pada setiap raka’at dalam shalat. Dinamakan juga dengan Ummul Kitab. Karena di dalamnya mencakup pokok-pokok Al Qur’an, seperti aqidah dan ibadah. Menurut al-Qurtubhi surat al-Fatihah memiliki 12 nama, yakni al-salah (salat, doa), fatihatul kitab (induk alkitab), ummul kitab (induk al-Quran), al-matsani (berulang-ulang), al-quranul ‘azhim (al-Quran yang agung), asy-syifa (penawar, obat, penyembuh), ar-ruqyah (rukyah), al-asas (fondasi), al-wafiyah (yang menyeluruh, komprehensif), al-kafiyah (yang sempurna) dan al-fatihah (pembuka). Dari Abu Hurairah Radhiallahu Anhu berkata : telah bersabda Rasulullah SAW : Al-Hamdulillah (AlFatihah) adalah Ummul Qur’an, Ummul Kitab, As-Sabul Matsaani dan Al-Qur’anul Adhim. (HR. At-Tirmidzi dengan sanad sahih). Dinamakan dengan Ummul Kitab atau Umul Qur’an, yaitu induk Al-Qur’an, karena di dalamnya mencakup inti ajaran Al-Quran. Membaca Al-Fatihah Adalah Rukun Shalat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Tidak ada shalat bagi orang yang tidak membaca Fatihatul Kitab (Al Fatihah).” (HR. Bukhari dan Muslim dari Ubadah bin Shamit radhiyallahu ‘anhu). Dalam sabda yang lain beliau mengatakan yang artinya, “Barangsiapa yang shalat tidak membaca Ummul Qur’an (surat Al Fatihah) maka shalatnya pincang (khidaaj).” (HR. Muslim) Al Fatihah Adalah Surat Paling Agung Dalam Al Quran Dari Abu Sa’id Rafi’ Ibnul Mu’alla radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadaku, “Maukah kamu aku ajari sebuah surat paling agung dalam Al Quran sebelum kamu keluar dari masjid nanti?” Maka beliau pun berjalan sembari menggandeng tanganku. Tatkala kami sudah hampir keluar maka aku pun berkata; Wahai Rasulullah, Anda tadi telah bersabda, “Aku akan mengajarimu sebuah surat paling agung dalam Al Quran?” Maka beliau bersabda, “(surat itu adalah) Alhamdulillaahi Rabbil ‘alamiin (surat Al Fatihah), itulah As Sab’ul Matsaani (tujuh ayat yang sering diulang-ulang dalam shalat) serta Al Quran Al ‘Azhim yang dikaruniakan kepadaku.” (HR. Bukhari, dinukil dari Riyadhush Shalihin cet. Darus Salam, hal. 270) Al-Fatihah adalah surat yang paling utama. Dari Anas bin Malik ra. berkata: Tatkala Nabi saw dalam sebuah perjalanan lalu turun dari kendaraannya, turun pula seorang lelaki di samping beliau. Lalu Nabi menoleh ke arah lelaki tersebut kemudian berkata: “Maukah kamu aku beritahukan surat yang paling utama di dalam al-Quran? Anas berkata: Kemudian Nabi saw membacakan ayat ‘segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.’ Al-Fatihah dapat digunakan untuk meruqyah. Dari Abi Sa’id al-Khudry dan Abu Hurairah ra (keduanya) berkata: “Rosulullah saw bersabda, surat pembuka al-Kitab dapat menyembuhkan dan menawarkan racun.” Mengucapkan amin akan menghapus dosa-dosa. Dari Abu Hurairah ra., Sesungguhnya Nabi saw bersabda: “Jika imam mengucapkan ‘ghoiril magdhubi ‘alaihim waladh dhallin’, maka sambutlah dengan ucapan ‘amin’, karena para malaikatpun mengucapkan ‘amin’ dan sesungguhnya imampun mengucapkan ‘amin’ pula. Maka barang siapa yang ucapan ‘amin’-nya sesuai dengan ucapan malaikat, akan diampuni dosa-dosanya yang terdahulu. Allah tidak pernah menurunkan dalam Taurat dan Injil yang seperti surat Al-Fatihah. (HR. At-Tirmidzi dengan sanad sahih). Al-Fatihah adalah Ruqyah, yaitu jampi-jampi untuk mengobati penyakit. (HR. Bukhari). Shalat tidak sah tanpa membaca Al-Fatihah. (HR. Muslim dan An-Nasa’i). Al-Fatihah adalah dialog hamba dengan Allah Taa’la. (HR. Muslim dan An-Nasa?i). Dari Abu Hurairah r.a dari Rasulullah SAW bersabda: Barangsiapa shalat yang tidak membaca di dalamnya Ummul Qur’an (Al-Fatihah) maka shalatnya tidak sempurna (Rasulullah SAW mengulanginya tiga kali). Lalu ditanyakan kepada Abu Hurairah r.a : Bagaimana apabila kita dibelakang imam. Abu Hurairah r.a menjawab: Bacalah (Al-Fatihah) dalam dirimu, karena sesungguhnya aku pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda: Allah Azza wa Jalla berfirman: Aku membagi shalat (Al-Fatihah) antara Aku dengan hambaKu menjadi dua bagian dan bagi hambaKu apa yang dia minta. Apabila dia (hamba) mengucapkan: Segala puji hanya bagi Allah, Tuhan sekalian alam. Allah Taa’la menjawab: Hambaku memujiKu.Dan apabila dia (hamba) mengucapkan: Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Allah Taa’la menjawab: HambaKu menyanjung-nyanjungKu. Dan apabila dia (hamba) mengucapkan: Yang menguasai hari pembalasan. Allah Taa’la menjawab: HambaKu mengagung-agungkanKu. Dan apabila dia (hamba) mengucapkan: Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Allah Taa’la menjawab: Ini adalah antara Aku dengan hambaKu dan bagi hambaKu apa yang dia minta. Dan apabila dia (hamba) mengucapkan: Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat. Allah Taa’la menjawab: Ini adalah untuk hambaKu dan bagi hambaKu apa yang dia minta. (HR. Muslim dan An-Nasai). Asbabun Nuzul (Sebab-sebab turunnya) surat Al-Fatihah

Sebagaimana diriwatkan oleh Ali bin Abi Tholib mantu Rosulullah Muhammad saw: “Surat al-Fatihah turun di Mekah dari perbendaharaan di bawah ‘arsy’” Riwayat lain menyatakan, Amr bin Shalih bertutur kepada kami:“Ayahku bertutur kepadaku, dari alKalbi, dari Abu Salih, dari Ibnu Abbas, ia berkata: “Nabi berdiri di Mekah, lalu beliau membaca, Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam. Kemudian orang-orang Quraisy mengatakan, “Semoga Allah menghancurkan mulutmu (atau kalimat senada).” Dari Abu Hurairah, ia berkata, “Rosulullah saw. bersabda saat Ubai bin Ka’ab membacakan Ummul Quran pada beliau, “Demi zat yang jiwaku ada di tangan-Nya, Allah tidak menurunkan semisal surat ini di dalam Taurat, Injil, Zabur dan al-Quran. Sesungguhnya surat ini adalah as-sab’ul matsani (tujuh kalimat pujian) dan al-Quran al-’Azhim yang diberikan kepadaku.”

Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Al Ikhlash 1
(3) ‫قل هو ال أحد )1( ال الصمد )2( لم يلد ولم يولد‬ ْ َ ُ ْ ََ ْ َِ ْ َ َُ ّ ّ ُ ٌَ َ ّ َ ُ ْ ُ ُ Imam Tirmizi, Imam Hakim dan Imam Ibnu Khuzaimah, telah mengetengahkan sebuah hadis melalui jalur Abul Aliyah, yang ia terima dari Ubay bin Kaab, bahwasanya orang-orang musyrik telah berkata kepada Rasulullah saw., "Ceritakanlah kepada kami mengenai Rabbmu." Maka Allah menurunkan firman-Nya, "Katakanlah! 'Dialah Allah Yang Maha Esa.'" (Q.S. Al Ikhlash, 1 hingga akhir surah) Imam Tabrani dan Imam Ibnu Jarir mengetengahkan hadis yang sama melalui hadis yang diriwayatkan oleh Jabir bin 'Abdullah. Dengan demikian maka dapat disimpulkan, bahwa surah Al Ikhlash ini termasuk surah Makiah. Imam Ibnu Abu Hatim mengetengahkan sebuah hadis melalui Ibnu Abbas, bahwasanya orang-orang Yahudi datang kepada Nabi saw. di antara mereka terdapat Kaab bin Asyraf dan Huyay bin Akhthab. Mereka berkata, "Hai Muhammad! Gambarkanlah kepada kami Rabbmu yang telah mengutusmu." Maka Allah swt. menurunkan firman-Nya, "Katakanlah! Dialah Allah Yang Maha Esa'." (Q.S. 112 Al Ikhlash, 1 hingga akhir surah) Imam Ibnu Jarir mengetengahkan pula hadis yang sama melalui Qatadah. Demikian pula Imam Ibnu Munzir mengetengahkan pula hadis yang sama melalui Said bin Jubair. Maka dengan riwayat ini dapat disimpulkan bahwa surah ini termasuk ke dalam kelompok surah Madaniah. Imam Ibnu Jarir mengetengahkan sebuah hadis melalui Abul Aliyah yang menceritakan, bahwa ia telah mendengar Qatadah menuturkan sebuah hadis, bahwasanya golongan yang bersekutu mengatakan kepada Nabi saw., "Gambarkanlah kepada kami Rabbmu." Lalu datanglah malaikat Jibril kepada Nabi saw. dengan membawa surah ini. Inilah orang-orang musyrik yang dimaksud di dalam hadis Ubay tadi, dengan demikian maka dapat disimpulkan, bahwa surah ini termasuk ke dalam kelompok surah Madaniah. Seperti halnya pula pengertian yang diisyaratkan oleh hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas r.a. dan kedua hadis tersebut tidak bertentangan. Akan tetapi Imam Abu Syekh di dalam kitabnya Al 'Azhamah, mengetengahkan sebuah hadis melalui jalur Abban yang ia terima dari Anas r.a. yang menceritakan, bahwasanya orang-orang Yahudi Khaibar datang kepada Nabi saw. lalu mereka berkata, "Hai Abul Qasim! (nama julukan Nabi Muhammad) Allah telah menciptakan malaikat dari nur (cahaya) al Hijab, Nabi Adam dari lumpur hitam yang diberi bentuk, iblis dari nyala api, langit dari asap dan bumi dari buih air. Maka ceritakanlah kepada kami tentang Rabbmu." Nabi tidak menjawab mereka, maka datanglah malaikat Jibril dengan membawa surah ini, yaitu firman-Nya, "Katakanlah! Dialah Allah Yang Maha Esa." (Q.S. 112 Al-Ikhlash, 1 hingga akhir surah).

Memahami Tafsir Surat al Ikhlas
Rabu, 31 Maret 2010 21:00 Muhammad Abduh Tuasikal Belajar Islam

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya. Saat ini kita masuk dalam pembahasan tafsir surat Al Falaq. Semoga bermanfaat. Allah Ta’ala berfirman, ) ‫قل أعوذ برب الفلق )1( من شر ما خلق )2( ومن شر غاسق إذا وقب )3( ومن َر النفاثات في العقد )4( ومن شر حاسد إذا حسد‬ ََ َ َِ ٍِ َ ّ َ ْ ِ َ ِ َُ ْ ِ ِ َ ّّ ّ ‫َ ِ ْ ش‬ َ ََ َ ِ ٍ ِ َ ّ َ ْ ِ َ َ ََ َ ّ َ ْ ِ ِ ََ ْ ّ َ ِ ُ ُ َ ْ ُ 5) (yang artinya) : 1. Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, 2. dari kejahatan makhluk-Nya, 3. dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, 4. dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul , 5. dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki”. Pengenalan Surat ini dan surat sesudahnya (surat An Naas) diturunkan secara bersamaan sebagaimana dikatakan oleh Al Baihaqi dalam Dalailin Nubuwwah. Oleh karena itu, kedua surat ini dinamakan Al Maw’izatain. Surat ini merupakan surat Makkiyyah (turun sebelum hijrah) dan ada juga yang mengatakan bahwa surat ini adalah surat Madaniyyah. Surat ini turun sesudah surat Al Fiil. (Aysarut Tafasir, hal. 1503; At Ta’rif bi Suratil Qur’anil Karim) Asbabun Nuzul Tatkala Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam disihir oleh orang Yahudi yang bernama Labid bin Al A’shom di Madinah, Allah Ta’ala menurunkan Al Maw’izatain (surat Al Falaq dan An Naas). Lalu Jibril ’alaihis salam meruqyah (membaca kedua ayat tersebut) kepada Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam. Berkat izin Allah, Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam sembuh. (Aysarut Tafasir, hal. 1503) [Namun, riwayat sabab nuzul untuk surat Al falaq dan An Naaas dinilai dhaif oleh Syaikh Muqbil dalam as Shahih al Musnad min Asbab anNuzul, lihat juga penjelasan Ibnu Katsir] Tafsir Ayat Pertama

1) ‫)قل أعوذ برب الفلق‬ ِ ََ ْ ّ َ ِ ُ ُ َ ْ ُ
1. Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, Yang dimaksud dengan ‘Robbil Falaq’ adalah Allah. Al Falaq berasal dari kata ‘falaqo’ yang berarti membelah. Dalam ilmu shorof ‘Al Falaq’ bermakna isim maf’ul sifat musyabbahah yang berarti terbelah. Lebih khusus ‘Al Falaq’ bisa bermakna Al Ishbah (pagi/shubuh) karena Allah membelah malam menjadi pagi. Secara umum ‘Al Falaq’ bermakna segala sesuatu yang muncul/keluar dari yang lainnya. Seperti mata air yang keluar dari gunung, hujan dari awan, tumbuhan dari tanah, anak dari rahim ibunya. Ini semua dinamakan ‘Al Falaq’. Perhatikan ayat-ayat berikut. Allah Ta’ala berfirman,

‫إن ال فالق الحب والنوى‬ َّ َ ّ َ ْ ُ َِ ّ ّ ِ

ً َ َ ْ ُ ُ َ َ ّ ِ ْ َ ِ ٍ َ ِ ِ َ ُ ُ َ ِ ْ ِْ َ ِ ٌ َ ِ َ َ ُ ّ ََ ‫وأنه كان رجال من النس يعوذون برجال من الجن فزادوهم رهقا‬ “Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin. (I’anatul Mustafid. Karena menghilangkan marabahaya dan kejelekan tidak ada yang mampu melakukannya selain Allah subhanahu wa ta’ala. Segala sesuatu yang tidak ada yang mampu melakukannya kecuali Allah. Maka ayat ini menunjukkan celaan bagi manusia semacam ini karena telah meminta perlindungan kepada selain Allah. maka hal yang demikian tidaklah boleh dilakukan (ditujukan) kecuali pada Allah semata. (I’anatul Mustafid. ُ ِ َ ْ ُ ِ ّ َ ُ ‫َ ِ ّ َ ْ َ َ ّ َ ِ َ ّ ْ َ ِ َ ْ ٌ َ ْ َ ِ ْ ِ ّ ِ ّه‬ ‫وإما ينزغنك من الشيطان نزغ فاستعذ بال إن ُ هو السميع العليم‬ ِ “Dan jika syetan mengganggumu dengan suatu gangguan.“Sesungguhnya Allah yang menumbuhkan butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah-buahan. Allah juga berfirman. hewan. Dan hukuman pasti diakibatkan karena dosa. Ayat yang menunjukkan bahwa meminta perlindungan hanya boleh kepada Allah (karena Dia-lah yang mampu) dan bukan pada selain-Nya adalah firman Allah Ta’ala. jin. (Taysir Al Karimir Rahman.” (QS. Ibnu Katsir mengatakan bahwa ayat ini berarti berlindung dari kejelekan seluruh makhluk. Dan perintah untuk Rasulullah berarti juga perintah untuk umatnya karena umatnya memiliki kewajiban untuk meneladani beliau.” (QS. Oleh karena isti’adzah berakibat dosa.” (QS. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Aysarut Tafasir). Mutiara Faedah Kitab Tauhid. Qotadah dan ulama salaf lainnya mengatakan bahwa makna ’rohaqo’ dalam ayat ini adalah ’itsman’ (dosa). maka jin-jin itu menambah bagi mereka rasa takut. Al An’am [6] : 95) (Tafsir Juz ‘Amma.” (QS. maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Al Jin [72] : 6) Maksudnya adalah Allah akan menambahkan kepada manusia rasa takut. Fushshilat [41] : 36) Allah juga memerintahkan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk meminta perlindungan kepada-Nya sebagaimana pada awal surat Al Falaq dan An Naas. Al An’am [6] : 95). benda-benda mati yang dapat menimbulkan bahaya dan dari kejelekan seluruh makhluk. termasuk perbuatan syirik. ini adalah hukuman dari perbuatan mereka sendiri yang meminta perlindungan pada jin. 294. Ruhul Ma’ani) Pengertian Ta’awudz Ta’awudz (isti’adzah) adalah meminta perlindungan kepada Allah subhanahu wa ta’ala agar terhindar dari marabahaya. ِ َْ ِ ُ ِ َ ‫فالق الصباح‬ “Dia menyingsingkan pagi. 95) Meminta Perlindungan (Isti'adzah) adalah Ibadah Meminta perlindungan (isti’adzah) merupakan ibadah. At Tamhid li Syarhi Kitabit Tauhid) Tafsir Ayat Kedua 2) ‫)من شر ما خلق‬ َ ََ َ ّ َ ْ ِ 2. Ayat ini mencakup seluruh yang Allah ciptakan baik manusia. Apabila hal semacam ini diminta kepada selain Allah. dari kejahatan makhluk-Nya. Allah juga menyatakan bahwa meminta perlindungan kepada selain Allah termasuk kesyirikan sebagaimana pada ayat. maka isti’adzah termasuk ibadah dan bernilai syirik jika ditujukan kepada selain Allah yang mati dan ghoib. Oleh karena itu. Tsabit Al .

Allah Ta’ala berfirman. Adh Dhohak. jika yang dimaksudkan adalah sifat dari nufus (jiwa atau ruh) (Ruhul Ma’ani. Demikianlah yang dikatakan oleh Ibnu Abbas. Mujahid mengatakan. Karena umumnya yang menjadi tukang sihir adalah wanita. Sedangkan Idza Waqob bermakna apabila masuk (Tafsir Juz ‘Amma. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih wa Dho’if Sunan At Tirmidzi no. Kemudian Jibril meruqyah Nabi dengan mengatakan. kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Dan di malam harilah setan serta manusia dan hewan yang suka berbuat kerusakan bergentayangan ke mana-mana (Adhwaul Bayan). ‫إن النفس لمارة بالسو ِ إل ما ر ِم ربي‬ ّ َ َ ‫ِ ّ ّ ْ َ َ ّ َ ٌ ِ ّ ء ِ ّ َ َح‬ “Karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan. 1105) (Tafsir Juz ‘Amma. Tafsir Juz ’Amma. Khushoif. dan Qotadah mengatakan bahwa yang dimaksudkan adalah sihir.”Ya Muhammad.”Iya”. Lalu mengatakan. Tafsir Ayat Keempat 4) ‫)ومن شر النفاثات في العقد‬ ِ َُ ْ ِ ِ َ ّّ ّ َ ْ ِ َ 4. Al Hasan. َ ِ ْ َ ّ ِ ْ ِ َ ِ ْ َ ّ ٍ ِ َ ِ ْ َ ْ َ ٍ ْ َ ّ ُ ّ َ ْ ِ َ ِ ْ ُ ‫ِ ْ ِ ّ َ ْ ِ َ ِ ْ ُ ّ َ ْء‬ ‫باسم ال أرقيك من كل شى ٍ يؤذيك من شر كل نفس أو عين حاسد ال يشفيك باسم ال أرقيك‬ ِ ُ ِ . Kepada Allah-lah kita meminta perlindungan dari kejahatan dan kejelekan seperti ini.” (QS. Al Israa’ [17] : 78) Sedangkan bulan merupakan bagian dari malam. Dalam ayat ini disebut dengan ’An Nafatsaat’ yaitu tukang sihir wanita. 295.” (HR. dan Al Hasan. Ikrimah. (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim) Syaikh Asy Syinqithi mengatakan bahwa pendapat yang kuat adalah tafsiran yang pertama (ghosiq adalah malam) sebagaimana didukung dengan tafsiran Al Qur’an. nafsu selalu memerintahkan pada kejelekan. maka yang pertama kali tercakup dalam ayat tersebut adalah dirinya sendiri. Ingatlah. yang mungkin sering ujub (berbangga diri) atau yang lainnya. Namun ayat ini juga dapat mencakup tukang sihir laki-laki dan wanita.” (QS. Jadi dia berlindung dari kejelekan dirinya sendiri. Dari Abu Sa’id. 295) Namun perlu diingat bahwa dalam syari’at ini terdapat pula penyembuhan penyakit dengan do’a-do’a yang disyari’atkan yang dikenal dengan ruqyah. Yusuf [12] : 53). Muhammad bin Ka’ab Al Qurtubhy. Mujahid mengatakan bahwa ‘ghosiq’ adalah Al Lail (malam) ketika matahari telah tenggelam sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhari dan Ibnu Abi Najih. Sebagaimana yang terdapat dalam khutbatul hajjah: ‫نعوذ بال من شرور أنفسنا‬ َِ ُ ْ َ ِ ْ ُ ُ ْ ِ ِ ِ ُ ْ ُ َ “Aku berlindung kepada Allah dari kejelekan diriku sendiri. At Tirmidzi. Mujahid. beliau menceritakan bahwa Jibril pernah mendatangi Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam. 294295) Tafsir Ayat Ketiga 3) ‫)ومن شر غاسق إذا وقب‬ َ ََ َ ِ ٍ ِ َ ّ َ ْ ِ َ 3. apakah engkau merasa sakit?” Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam mengatakan. Qotadah mengatakan bahwa maksudnya adalah malam apabila telah gelap gulita. Maka setiap kali seseorang mengucapkan ayat ini.Bunani dan Al Hasan Al Bashri menafsirkan berlindung dari jahannam dan iblis serta keturunannya. ”Apabila membaca mantera-mantera dan meniupkan (menyihir) di ikatan tali” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim). dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita. dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul. Adhwaul Bayan). (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim) Ayat ini juga mencakup meminta perlindungan pada diri sendiri. Ghosiq dalam ayat ini adalah Al Lail (malam) dan juga ada yang mengatakan Al Qomar (bulan). ‫أقم الصلة لدلوك الشمس إلى غسق الليل‬ ََِ ِ ُُ ِ ِ َِ “Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam.

sakit atau gila. dia menimpakan ’ain (pandangan mata dengan penuh rasa dengki) pada orang lain. Banyak kejadian pada malam hari yang samar yang dapat memberikan bahaya kepada kita. www. Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad Al Anshory Al Qurtubhy. Kelima. Syaikh Sholih Alu Syaikh. dengan bertawakkal pada Allah. Allahu yasyfika. aku meruqyahmu dari segala sesuatu yang menyakitimu. Dengan menyebut nama Allah. Sebagian Ahli Hikmah mengatakan bahwa hasad itu dapat dilihat dari lima ciri : Pertama.” (HR. bakhil (kikir) dengan karunia Allah.” (Tafsir Juz ’Amma. Kedua. tidak mau menolong wali Allah (orang beriman) dan menginginkan hilangnya nikmat dari mereka. Kedua. 296) Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal Mbali. dari kejelekan (kejahatan) setiap jiwa atau ’ain orang yang hasad (dengki). Ketiga. Hasad adalah memusuhi nikmat Allah. dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki”.At Tamhid li Syarhi Kitabit Tauhid. karena ketiga hal ini adalah perkara yang samar. ’Ain ini benar adanya dengan izin Allah Ta’ala. 2186.Adhwaul Bayan. padahal karunia Allah diberikan bagi siapa saja yang dikehendaki-Nya. Allah menutup surat ini dengan hasad. membenci suatu nikmat yang nampak pada orang lain. Gunung Kidul. Padahal dzikir-dzikir tersebut mudah untuk dihafalkan dan dibaca. Dan ketiga kejelekan (kejahatan) ini masuk pada keumuman ayat kedua. dan dari orang yang hasad apabila dia hasad. menolong musuhnya yaitu Iblis. Ada yang berpendapat bahwa kejelekan nafs (jiwa) adalah ’ain. membaca wirid-wirid (dzikir-dzikir) yang dapat membentengi dan menjaga dari segala macam kejelekan. (Al Jaami’ liahkamil Qur’an) Salah satu dari bentuk hasad adalah ’ain (pandangan hasad). Namun. Ingatlah bahwa bacaan dzikir merupakan benteng yang paling kokoh dan lebih kuat daripada benteng ’Ya’juj dan Ma’juj’.”Bismillah arqika min kulli sya-in yu’dzika.Al Jaami’ liahkamil Qur’an (Tafsir Qurtubhy). dari sihir yang ditiupkan pada buhul-buhul. 23 Dzulqo’dah 1428 Sumber Rujukan 1.com . Maktabah Syamilah 2. jarang kita ketahui. Allah memerintahkan kepada kita untuk berlindung kepada-Nya dari malam apabila gelap gulita. banyak dari manusia yang melupakan hal ini. ’ain. min syarri kulli nafsin aw ’aini hasidin. Dan begitu juga hasad dari orang lain. Hasad adalah berangan-angan hilangnya nikmat yang ada pada orang lain baik agar pindah kepada diri kita ataupun tidak (Aysarut Tafasir). Banyak di antara mereka yang melalaikan dzikir pagi dan petang.islamspirit. sebagai peringatan bahayanya perkara ini. Perlu diingat bahwasanya kebanyakan manusia dapat terkena sihir. Muhammad Al Amin Asy Syinqithiy. 2) ‫)من شر ما خلق‬ َ ََ َ ّ َ ْ ِ “dari kejahatan makhluk-Nya. begitu juga dzikir ketika hendak tidur. Tafsir Ayat Kelima 5) ‫)ومن شر حاسد إذا حسد‬ ََ َ َِ ٍِ َ ّ َ ْ ِ َ 5. itu adalah hal yang samar.net 3. yaitu menyerahkan segala urusan kepada Allah Ta’ala. Apabila seseorang melihat pada orang lain kenikmatan kemudian hatinya merasa tidak suka. (Tafsir Juz ’Amma. Jami’ Mawsu’ah Al Quranil Karim. murka dengan pembagian nikmat Allah. dan berbagai kejelekan lainnya dikarenakan lalai dari dzikir-dzikir. Keempat. Bismillah arqika [Dengan menyebut nama Allah. 296) Lalu bagaimana jalan keluar agar terbebas dari tiga kejelekan (kejahatan) ini? Pertama. Begitu juga sihir adalah suatu hal yang samar.omelketab. Semoga Allah menyembuhkanmu. aku meruqyahmu]. yakni pandangan hasad). Muslim no. Panggang. www. ’Ain ini dapat menyebabkan seseorang mati.

Tafsir Juz ‘Amma. Mawqi’ut Tafaasir-Maktabah Syamilah 9. Malikinnas. Dar Ihya’ At Turots Al ‘Arobiy Beirut-Maktabah Syamilah 11. dengan menyebut sifat-sifat Allah yang terdapat di dalamnya. salah satunya adalah tentang sunnahnya meminta perlindungan kepada Allah dari segala keburukan dan penyakit dengan membaca kedua surat ini. www.4.MUQADDIMAH Segala puji hanya milik Allah. kita bersaksi bahwa tidak ada Illah yang berhak dan benar untuk di ibadahi kecuali Allah semata. '09 11:35 PM untuk semuanya ‫بسم ال الرحمن الرحيم‬ TAFSIR MU`AWWIDZATAIN (AL-FALAQ dan AN-NASS) Oleh : Asrul Asy`ary I.Mutiara Faedah Kitab Tauhid (edisi revisi). oleh karna itu Rasulullah menamakan kedua surat ini dengan Mu`awwidzatain.omelketab. meminta pertolongan serta berlindung dari segala keburukan yang ada pada diri kita serta kejelekan amalan-amalan yang telah dan akan kita lakukan. Syaikh Abdur Rahman bin Nashir As Sa’di. kita mengetahui maknanya.menyembah. Jami’ Mawsu’ah Al Quranil Karim. Syaikh Abu Bakr Jabir Al Jazairi. Wallahu a`lam bish shawab. Pustaka Muslim 8.At Ta’rif bi Suratil Qur’anil Karim.islamspirit. ilahinnas.mungkin sering kita membaca serta mendengar kedua surat ini. Muassasah Ar Risalah-Maktabah Syamilah TAFSIR MU`AWWIDZATAIN (AL-FALAQ dan AN-NASS) Apr 14. itu artinya kedua surat ini adalah surat untuk meminta perlindungan. Syihabuddin Mahmud bin Abdillah Al Husaini Al Alusi. terutama dalam setiap shalat-shalat yang kita lakukan pada setiap harinya.tentu akan menjadi lebih baik di samping kita tahu arti kata. pada makalah kali ini insyaallah kami mencoba menguak rahasia di balik kandungan dua surat yang agung ( Al-falaq. II. Alhamdulillah dengan izin Allah. serta keistimewaankeistimewaannya. Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani. Syaikh Sholih bin Fauzan Al Fauzan. PENAMAAN SURAT telah banyak hadits yang menjelaskan tentang keistimewaan kedua surat ini .Ruhul Ma’ani fi Tafsiril Qur’anil Azhim was Sab’il Matsani. www.kemudian salawat juga senantiasa tercurah kepada seluruh kepuarga dan para sahabat serta selluruh kaum Muslimin yang senantiasa berpegang teguh dengan jalan-Nya hingga hari kiamat kelak. sehingga kita bisa bertadabbur dengannya dan kita menjadi hamba yang semakin dekat dengan sang Rabb.Shohih wa Dho’if Sunan At Tirmidzi. tapi apakah kita telah memahami isi dari dan kandungannya. maka sangat wajar ketika beliau menjuluki orang yang tidak mau dan enggan bersalawat dengan julukan bakhil. Maktabah Syamilah 10.Rabb semesta alam yang telah dan akan selalu mencurahkan segala kenikmatan kepada setiap ciptaan-Nya terutama bagi Hamba-hamba-Nya yang shalihin. Muslim bin Al Hajjaj ABul Husain Al Qusyairiy An Naisabuiy. Abu Isa Abdullah bin Salam. kita juga bersaksi bahwa Allah telah memilih seseorang untuk menjadi utusan serta hamba-Nya yaitu Muhammad saw.I’anatul Mustafid bi Syarhi Kitabit Tauhid. Maktabah Adhwail Manar 6. Abul Fada’ Isma’il bin ‘Umar bin Katsir Al Qurasyi Ad Dimasyqi.net 5. harta serta jiwa.yang oleh Rasulullah biasa di sebut dengan surat Mu`awwidzatain. dan kita pun tentu telah memahami arti dari kedua surat tersebut. Darul Kutub Al ‘Ilmiyyah 13. dengan segala apa yang beliau punyai. KEUTAMAAN . barang siapa yang Allah berikan petunjuk maka tidak ada seorang pun yang dapat menyesatkan begitu pula sebaliknya barang siapa yang Allah sesatkan maka tidak ada seorang pun yang dapat memberinya petunjuk. Rabbunnas.Taysir Al Karimir Rahman fi Tafsiril Kalamil Mannan. An-nas ). untuk itu hanya kepada-Nyalah kita beribadah. Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin. Salawat dan salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada uswah hasanah Nabi Muhammad saw atas segala jasa perjuangan beliau dalam menegakkan dan menjadikan bumi ini dipenuhi oleh orang-orang yang bertauhid kepada Allah. tentunya dengan mengambil beberapa referensi dari beberapa kitab tafsir para ulama`. makna-makna yang terselip di dalamnya.Aysarut Tafasir likalamil ‘Aliyyil Karim. sebagaimana yang di sabdakan oleh Rasulullah ‫إقرأبالمعوذتين فإنك لن تقرأ بمثلها‬ ّ III.com 7. Pentahqiq : Muhammad Fu’ad Abdul Baqi. Rabbulfalaq. Waktu.Shohih Muslim. Maktabah Syamilah 5.Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim. 12.

dia menjawab .[1] Demikianlah beberapa hadits-hadits yang yang kami rasa cukup untuk mewakili penjelasan tentang keutamaan dari dua surat( Al-Falaq dab Al-nas ).” TIdaklah engakau mengetahui adanya ayat-ayat yang turun tadi malam yang tidak ada ayat yang sepertinya. Ketika sakitnya bertanbah parah .”kami keluar pada waktu malam. rasulullah selalu membaca dua surat ini ( Al-falaq dan An-nas ). dalam hadits Rasulullah sering menyebutkan keutamaan-keutamaanya. maka aku tidak mengatakan sesuatu.” katakanlah”.” dalam bab ini terdapathadits dari anas iniberderajat Gharib.yang mengatur segala tingkah laku. Aku tidak mengatakan apa-apa. ma`mar juga meriwayatkan dari Zuhri. beliau meniup kedia tangannya kemudian mengusap wajahnya dengan keduan tangannya. Dalam sunan Tirmidzi juga terdapat riwayat hadits yang di riwayatkan oleh Jarir dari Abu hurairah dari Abu Sa`id ia berkata.’ maukah engkau aku beri tentang permohonan perlindunganoleh orang-orang yang memohon perlindungan. kami mencari Nabi untuk mendo`akan kami .” sesungguhnya Nabi mengobati dirinya ketika dalam keadaan sakit yang membawa wafatnay dengan membaca surat AlMuawwidzatain. akau berkata. dari Uqbah bahwa ia berkata.Mua`awizdatain (Al-falaq dan Al-nas) adalah dua surat yang banyak memikiki keutamaan .an-Nasai dan sunan Abu dawud disebutkan bahwa Abdullah bin habib berkata. Dalam sahih Bukhari . IV. ya Rasulullah. mengaharap keberkahannya.” aku berlindung kepada tuhan yang menguasai subuh. Dalam lafadz yang lain dari riwayat Ibrahim At-Taimi.” Katakanlah”. apa yang harus aku katakana? Nabi menjawab ‘ katakanlah surat Al-ikhlas dan Mu`awwizdatain ketika pagi dan sore hari sebanyak tiga kali. yang mengatakan bahwa Al-quran di turunkan selain sebagai pegangan hidup bagi manusia. yaitu. kendati suratnya pendek tapi memiliki kandungan makna dan keutamaan yang sangat luar biasa.” Rasulullah bertanya kepadaku . Dalam kitab Tirmidzi . TEMPAT TURUN DAN ASABABUN NUZUL                                        . maka hal tersebut akan membuatmu terlindung dari segala sesuatu. maka aku yang meniupkannya kemudian mengusap beliau dengan tangan beliau sendiri . baik penyakit yang bersifat batiniyyah ataupun yang bersifat lahiriyah. dan aku berlindung kapada yuhan yang memelihar dan menguasai manusia.kemudian Nabi bersabda lagi. dan itu terbukti dengan adanya hadits-hadit diatas yang menerangkan.kemudian Nabi bersabda lagi. ketika keduia surat tersebut turun .”Imam tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini berderajat hadits hasan sahih. maka beliau mencukupkan diri dengan kedua surat tersebut dan meninggalkan selain keduanya. maka. juga sebagai syifa` (obat ) bagi segala penyakit. bagaiman Rasulullah ketika mendapatkan suatu musibah ataupun penyakit. Imam Muslim meriwayatkan dalam kitab sahihnya sebuah hadits dari Qais bin Hazim dari Uqbah bin `Amir ia mengatakan bahwa Rasulullah bersabda.” Tirmidzi berkata . ‘ Aku berlindung kepada tuhan yang menguasai subuh dan ‘Aku berlindung kepada tuhan yang memelihara dan menguasai Manusia . dari Urwah dari `Aisyah bahwa ia berkata.” katakanlah”. Kemudian aku bertanya kepada Ibnu Syihab ‘ bagaiman Rasululullah meniupnya ? maka . lalu kami menemukan beliau lalu bersabda.’ Beliau bersabda. benar apa yang telah di fimankan Allah di dalam suratnya yang lain.” Dahulu Rasulullah selalu meminta perlindungan dari jin dan dari kejahatan mata Manusia sampai turunya surat Mu`awwidzatain .” Aku jawab tentu. saat itu sedang turun hujan dan sangat gelap . berikut ini hadits-hadits yang telah di sebutkan oleh Rasulullah.

[5] .’ apa guna-guna itu? Ia menjawab. ternyata di dalam gulungan tersebut terdapat tali yang terdiri dari sebelas simpul. sampai Rasulullah membaca ayat yang terakhir. terjaga. PENJELASAN TAFSIR A.Kedua surat ini termasuk madaniyah. V.               Surat Al-falaq dan surat An-Nas adalah dua surat yang memiliki sebelas jumlah ayat. di antaranya adalah jin dan Manusia. Zubeir. kemudian ambil gulungannya dan bakarlah. maka pantas jika di katakan bahwa perbuatan maksiat adalah kejahatan dan keburukan terbesar yag menimpa manusia. rasulullah telah mencontohkan hal tersebut jauh-jauh hari. timbalah airnya dan angkat batunya. Yang di lakukan oleh orang Yahudi. Ghairu Mukallaf. hakekat makna Addza adalah lari dari seauatu yang di takuti menuju sesuatu yang dapat melindunginya dari yang di takuti tersebut. Sedangkan sebab turunya kedua surat ini adalah. dan selamat. Ke dua adalah keburukan yang menimpa Manusia yang di sebabkan oleh orang lain. seperti yang dikatakan oleh Ibnu abbas.” dia bertanya lagi. yang satu duduk di sebelah kepala beliau dan yang satunya lagi duduk disebelah kaki beliau. Pertama dosa dan kemaksiatan yang di kerjakan oleh Manusia itu sendiri. seseorang yang melakukan suatu pekerjaan yang berdampak buruk di bagi menjadi dua. pada hari kiamat nanti Manusia akan menerima balasannya berupa yaitu siksa yang sangat pedih. Dalam surat ini Allah memerintahkan untuk berlindung dengan Rabbil falaq Artinya adalah rabb yang menguasai waktu subuh. Dalam suatu riwayat di kemukakan bahwa Rasulullah pernah mengalami sakit yang sangat parah.[4] ‫إنا كفينا ك المستهزئين‬ ّ ‫وال يعصمك من الناس‬ ّ akan tetapi yang lebih rajih adalah shahih.” apa yang telah engkau lihat? Ia menjawab. jin-jin tersebut akan semakin berbuat dengan perbuatan yang melampaui batas. di bawah sebuah batu besar. lima ayat dalam surat Al-Falaq dan enam ayat dalam Surat An-Nas. guna-guna itu sihir. seperti yang telah di jelaskan dalam tafsir Al-wadhih dan tafsir Alwasith. Surat Al-falaq Sesungguhnya kata addza yang terdiri dari tiga huruf serta semua kata yang mengambil kata dasar dari ketiga huruf tersebut mengandung arti terlindung. Allah memerintahkan kepada setiap hambanya untuk senantiasa berlindung dari segala kejelekan dengan Tuhan yang menguasai waktu subuh. adalah rasulullah tidak pernah sekali pun meminta perlindungan kepada makhluk. setiap kali Rasulullah mengucapkan satu ayat maka terbukalah satu simpul. air itu di timbanya dan di angkat batunya.serta di keluarkan gulungannya kemudian di bakar. sebagaimana hadits yang di riwayatkan oleh imam Muslim dalam sahihnya pada kitab tib. maka terbukalah suluruh simpulnya. begitu pula yang di jelaskan oleh Ibnu Katsir dalam tafsirnya Qur`anul Adzim. yang tidak terkena beban syari`at.Qatadah dan dikatakan pula oleh jama`ah. tak ada satupun yang pantas di mintai perlindungan kecuali Allah. orang yang terkena beban syari`at. karna itu sesuatu yang dapat memberikan perlindungan di sebut dengan ma`adzan atau bisa di sebut wazaran atau malja`an. kemudian berkatalah Malaikat yang duduk di sebelah kaki beliau kepada Malaikat yang duduk di sebelah kepala. Pada pagi harinya Rasulullah mengutus `Ali. kedua surat ini turun berkenan dengan peristiwa tersebut. begitu pula allah melarang hambanya untuk meminta perlindungan kepada jin. datanglah kesumur itu. maka datanglah kepada beliau dua Malaikat. wallahu a`lam bish shawab.” Lubaid bin A`sham Al-yahudi. kamaksiatan atau dosa adalah surtu pekerjaan yang terjadi atas kehendak Manusia yang dengan kebebasannya ia melakukan pekerjaan tersebut.’ siapa yang membuat sihirnya? “ ia menjawab lagi. kejadian ini terjadi ketika Rasulullah berada di Madinah[2]. sebagaimana yang Allah firmankan dalam ayat-Nya yang lain : 1. tidak ada yang lain. seperti anak kecil. mereka beranggapan bahwa riwayat ini termasuk dari kedustaan orang-orang yahudi.Beberapa kejahatan yang Manusia menghindarinya Kejahatan atau keburukan yang menimpa Manusia tidak keluar dari dua macam.dengan tujuan untuk memberikan keraguan bagi kaum Muslimin tentang penjagaan Allah terhadap Nabi Muhammad sebagaimana yang di firmankan Allah. binatang buas dan lain sebagainya. sesungguhnya meminta perlindungan kepada jin dan mengagungkannya hanya akan membuat jin tersebut semakin congkak.” dia bertanya lagi. setibanya di sumur itu tampaklah airnya merah seperti air pacar.[3] Sebagian dari para Mufassirin meragukan keshahihan dari riwayat ini. dan di lihat dari sisi akibat yang akan di terima oleh pelaku perbuatan tersebut. karna di lihat dari Asbabun Nuzul kedua surat ini. Amar bin yasir untuk mengambilnya.” beliau tekena gunaguna. ketika peristiwa tersihirnya Nabi SAW. begitu juga di sebutkan dalam tafsir quranil `adzim karangan Ibnu katsir.: mukallaf. yang sihirnyaberupa gulungan yang di simpan di dalam sumur. jika di lihat dari sisi kedekatan hubungan antara kejadian dengan keinginan manusia.

karna ahlu maksiat beranggapan malam adalah waktu yang sangat sesuai untuk di jadikan ajang berbuat keburukan. itu adalah merupakan perbuatan tukang sihir. Allah akan menyembuhkanmu. setan bertebara. Adapun bantahan terhadap perkataan ahlu kalam bahwa apabila Nabi terkena sihir. di tempat-tempat yang gelap. bukan pada waktu siang hari. Kata-kata idzaa hasad. 3. tujuannya supaya mereka mendapat keempurnaan dengan bersabar diri dari gangguan musuh mereka. yang ketiga kejahatan wanita penyihir apabila meniup pada buhul. dalam ayat ini di bicarakan hal yang lebih khusus dari pada ayat yang sebelumnya. yaitu Hisyam bin Urwah bin Zubeir. 2. untuk itu Nabi bersabda. tidak harus melalui tangan dan lisan.” “Kumpulkanlah anak-anakmu. 4. ikatlah hewan peliharaanmu hingga kegelapan malam berlalu. kata al-ghasaq berarti bisa dikatakan dan di artikan dengan makna dingin. keempat. dan yang di maksud dalam ayat ini adalah wanita penyihir yang meniupkan buhul-buhul tali. dalam hal ini Ibnu Abbas berkata. walaupun ada sebagian ahlu kalam yang mendustakan hadits ini. banyaknya fakta yang menunjukkan bahwa bertebarnya kemaksiatan pada waktu malam hari. pada keadaan yang gelap. cobaan itu juga dapat di jadikan pelajaran bagi umatnya. karna malam hari lebih dingin dari pada siang. dengan di temani gelapnya malam. Allah sebagaiman akan melindungi para Nabi. Oleh karena itu jika kita tarik kepada zaman yang sekarang kita hidup di dalamnya. ketika ia sedang mendengki. yakni di ambil dari kata Al-bard yang artinya dingin . sehingga sihirnya mengenai sasaran yang di kehendaki. kejahatan orang yang dengki apabila mendengki. juga akan mencoba mereka dengan cobaan yang di kehendaki-Nya. yang pertama adalah kejahatan Makhluk secara umum. haditnya sahih yang di riwayatkan oleh perawi yang tsiqah. kutipan hadits tersebut adalah . pada malam hari setan bertebaan. ada pendapat lain. para Nabi dan Rasul berhati sabar dan ikhlas. Begitu pula pengaruh sihir akan lebih mengena pada waktu malam hari. An-nafats adalah menyemburkan ludah akan tetapi tidak sampai berdahak. jiwa dengkinya merupakan keburukan yang bisa mengenai sasaran melalui hati dan mata. keempat perkara di atas akan kita bahas satu persatu insyaallah. sebuah hadits sahih dari abu sa`id yang berkisah tentang rukyah Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad. dan menyemburkan ludah pada setiap buhulnya.Berlindung dari kejahatan sihir dan bukti keberadaanya Keburukan yang ketiga adalah keburukan tkang sihir. Jika seorang di ganggu atau di sakiti orang lain. karena malam merupakan waktu bagi pengaruh arwah jahat.” Maam merupakan saat gelap ketika setan Manusia dan setan jin menguasai sesuatu yang tidak dapat mereka kuasai pada waktu siang. maka dapat di pastikan ia akan merasakan kejahatan si pendengki.” di sebut malam jika gelap datang dari arah timur kemudian menjalar ke setiap tempat atau penjuru sehingga menjadi gelap. jika tukang sihir memiliki niat jahat kepada seseorang.Al-quran dan Sunnah telah menjelaskan bahwa dengki bisa menyakiti hati yang di dengkinya.Berlindung dari kejahatan pendengki Keburukan yang ke empat adalah keburukan para pendengki. akan tetapi yang lebih shahih maknanya adalah malam. Alasan perintah Allah untuk memohon perlindungan dari kegelapan malam adalah. lalu Umat mengikuti sifat tersebut dalam berbagai macam cobaan. ia akan meminta bantuan arwah jahat dan menyemburkan ludah pada buhul tali. kedua kejahatan malam apabila telah gelap. seperti gangguan orang-orang kafir.( ketika ia mendengki) merupakan penjelasan bahwa keburukan orang yang di dengki akan mengenai sasaran jika ia sedang mendengki.Berlindung dari keburukan waktu malam Keburukan yang di maksud dalam ayat yang ketiga dalam surat Al-Falaq ini adalah keburukan waktu malam. maka terhadap perkataan ini dapat di berikan tanggapan sebagai berikut. dan juga termasuk sebab turunya ayat ini. akan tetapi para ulama` tafsir berpendapat shahih. dalam surat Al-falaq terdapat empat perkara yang Manusia minta perlindungan kepada Allah untuk terhindar darinya. sihir pada waktu malam menurut tukang sihir adalah sihir yang sangat kuat pengaruhnya.Dalam surat ini terkandung perintah untuk senantiasa berlindung dari semua bentuk kejahatan dan keburukan yang menimpa Manusia. yang dalam istilah Ulama` adalah Alkhos ba`da Al-am Kebanyakan ulama tafsir berpendapat bahwa yang di maksud dalam ayat ini adalah malam. sementara itu pengaruh setan akan mengena pada waktu kegelapan tiba. dalam sebuah hadits Nabi mengatakan bahwa ketika matahari terbenam. Di samping itu pula.” dengan nama Allah aku merukyahmu dari sesuatu yang mengganggumu dari kejahatan setiap jiwa dan mata seorang pendengki. apanila seseorang tidakmeminta perlindungan kepada Allah dengan banyak berzdikir serta berdo`a atau mendekatkan diri kepada-Nya. dia bisa mengambil pelajaran dari peristiwa yang di alami para Nabi dan Rasul. Bukti adanya sihir adalah peristiwa tersihirnya Rasulullah.”[6] Menganai penamaan malam dengan Ghasiq. berarti menafikan pemeliharaan dan penjagaan Allah kepada para Anbiya`. mereka akan merasa aman dengan suasana yang sepeti itu.” .

karna setiap kajahatan pasti kembali kepada dua perkara yaitu kesusahan dan keaiban. karna ketika kita berdzikir maka syeitan akan bersembunyi dan kalah. pemilik. Was-was adalah bentuk godaan yang dilancarkan kedalam hati Manusia. kedua dan ketiga.Dia yang memiliki kekuasaan penuh bagi mereka Dialah raja mereka yang haq. karna bisa saja Allah menyebutnya hanya menggunakan dhamir saja atau kata ganti. Orang yang memiliki sifat yang seperti ini. maka tidak selayaknya bagi seorang hamba menyekutukan-Nya. semua itu adalah bentuk keistimewaan yang Allah berikan kepada Manusia. sehingga ia akan malancarkan rasa dengkinya. yang tidak ada sekutu bagi-Nya.[7] Masih berkisar pada ayat yang pertama kedua dan ketiga. maksudnya adalah mencakup penciptaan mereka. yang kadang-kadang berasal dari Manusia dan kadang berasak dari golongan jin. Tuhan sesembahan makhluq yang tidak ada tuhan selain-Nya. yang terletak pada ayat yang pertama. pendidikan dan perbaikan mereka. Yang ketiga ketuhanan. Allah adalah raja yang berhak bertingkah laku terhadap ciptaan-Nya. malik.pemeberi rizki. sedangkan yang pertama adalah kejahatan kesulitan. dengan penjagaan dari apa-apa yang nerusak. inilah makna Rububiyah. memandangnya dengan tatapan yang tidak senang dan keinginan-keinginan buruk yang lainnya. yang pastinya dalam pengulangan ini Allah memiliki maksud tersendiri. Surat An-nas 1. A. serta pemberian kapada mereka segala maslahat dan segala kebutuhan mereka. pemberian dan pemasukannya seperti orang yang melempar panah .” Sesungguhnya Allah telah memberikan kekhususan bagi manusia dengan mengaruniakan Adzkr( Al-quran) sebagai penghormatan dan pemulyaan bagi manusia. Oleh karna itu Allah memerintahkan kepada hambanya untuk senantiasa berlindung dari bisikan-bisikan baik yang di lancarkan oleh syeitan dari golongan jin ataupun yang dari golongan Manusia. Raja Manusia dan tuhan sesembahan Manusia. Maka dari itu kejahatan yang kedua ini adalah kejahatan keaiban. seprti ia memandang gunung. akan tetapi Allah tidak melakukannya. Dalam surat ini Allah menyebutkan kata An-nas sampai tiga kali. Rububiyah. hala yang demikian merupakan kenyataan yang sering kali terjadi dalam kehidupan. tapi jikalau sedikit saja kita lalai maka syeitan akan kembali lagi untuk membisiki manusia agar berbuat kebathilan. makna dari ketiganya adalah bahwa Allah adalah Rabb segala sesuatu. Dialah yang berhak berbuat terhadap mereka dan mengatur mereka sebagaiman yang Dia kehendaki. Sebenarnya bukan semata-mata pandangan si pedengki yang menyebabkan suatu keburukan. ilahiyah. Yang di mintai perlindungan dan Keutamaan Manusia Dalam surat ini yang di mintai perlindungan adalah Allah tuhan Manusia. Tidak kepada yang lainnya. Dialah Tuhan yang haq. kejahatan tersebut menjadi sumber hukuman baik di dunia dan akhirat. Sehingga Allah memerintahkan kepada hamba-Nya untuk berlindung dari segala bentuk keburukan dengan ketiga sifat ini. serta menjadikan para Malaikat bersujud mensucikannya. juga penolakan kajahatan dari mereka . yaitu bisikan kejahatan yang msuk dalam jiwa Manusia. dan juga sebagai bukti bahwa Allah memberikan perhatian terhadap setiap perkara yang di lakukan oleh Manusia. Yang kedua Mulk ( kerajaan ). kalau dalam surat al-falaq mengandung permohonan perlindungan dari kejahatan perbuatan dzalim dengan cara sihir dan dengki ( kejahatan dari luar ). Di sini ada tiga sifat Allah yang dengannya Manusia di perintahkan untuk berlindung. ini adalah sifat-sifat Allah yang paling penting untuk di ketahui khususnya bagi manusia. Berlindung dari kejahatan bisikan Surat ini mencakup permohonan perlindungan dari kejahatan yang menjadi sebab semua perbuatan dosa dan perbuatan maksiat. juga memeberikan akal dan ilmu. . maka Dia menyebutkan Rububiyah-Nya bagi Manusia dan kekuasaan-Nya serta ketuhanan-Nya bagi mereka. maka surat An-nas mengandung permohonan dari kejahatan yang menyebabkan perbuatan dzalim pada diri sendiri ( kejahatan dari dalam ). namun bila ia memandang dengan pandangan yang di pengaruhi dengan rasa kedengkian di hati. Arti kata hasad sebdiri adalah. yang mematikan dan yang menghidupkan. sebagaimana yang telah di isyaratkan oleh Rasulullah semakin banyak kita berdzikir kepada Allah semakin sedikitlah bisikan-bisikan yang akan datang. maka pandangan itu akan menyebabkan orang yang menjadi sasaran kedengkiannya menderita sakit Kadar sakitnya sesuai dengan kadar seberapa besar kebencian dan kedengkian yang tersalur dari hati melalui mata seseorang. yang menguasai segala ciptaan-Nya serta rabb yang berhak dan benar untuk di ibadahi. ada yang mengena tempat yang mematikan atau mungkin menjadikan ia pingsan dan menderita sakit. pengaturan . di sana di sebutkan tiga sifat yang dimiliki Allah.jika sorang pedengki memandang sesorang dengan pandangan biasa.hadits ini mengisyaratkan perlunya memohon perlindungan kepada Allah dari kejahatan atau keburukan mata seorang pendengki. atau ajakan yang bukan berbentuk suara[8]. sehingga jiwanya meluapkan kemarahan dan kedengkian. 2. jiwanya tidak akan pernah tenang ketika melihat saudaranya mendapatkan sesuatu yang lebih dari apa yang ia dapatkan. mengingikan lenyapnya kenikmatan seseorang dan mengharap kenikmatan tersebut berpindah kepadanya. serta tidak patut untuk meminta kepada selain-Nya baik dalam perkara Do`a dan yang lain. klarna mereka adalah hamba dan ciptaan-Nya.” Sehingga sangat wajar ketika Allah menyebutkannya sampai tiga kali. Yang di maksud dengan bisikan seperti yang dikatakan oleh Ibnu Qayyim adalah ajakan kepada sesuatu yang tidak terdengr oleh telinga. berkata para Mufassir. dalam tafsir Shafwatut tafasir di jelaskan maksud dari pengulangan dalam surat ini adalah sebagai tambahan pemulyaan bagi Manusia. yang pertama adalah dengan Rububuyah-Nya. lembah dan yang lainnya maka pandangan itu tidak berpengaruh.

setan mengutus kepada mereka bantuan dan pertolongan. sehinga akhirnya ia menjadi sebuah keinginan.’perlahan-lahanlah ini adalah Safiyyah binti huyai. setan itu berjalan seperti perjalanan pembuluh darah. di antara kalimat yang bermakna itu adalah perkataan abu Hurairah. memusuhi Allah dan Rasul-Nya. ketika dzikir kepada Allah. lalu di sebutkan bahwa bisikan itu berada di dalam dada Manusia Allah menjadikan syeitan dapat masuk kedalam rongga Manusia dan dapat menembus ke dalam hati dan dadanya. akan tetapi kejahatannya dapat di batasi dalam enam perkara. bahwasanya Kami telah mengirim syaitan-syaitan itu kepada orang-orang kafir untuk menghasung mereka berbuat ma'siat dengan sungguh-sungguh?. Makna Khannas Al-khannas artinya bertambah kuat larinya dan kembalinya. kemudian aku berbicara kepada beliau. hadits yang di riwayatkan oleh Az-zuhri dari Ali bin Husein dari Sofiyah binti Huyai. kajahatan kekafiran dan kemusyrikan. Hal itu menjadikan hati semakin bertambah semangat dalam mengerjakan kejahatan . menengadah. aku takut ia akan melemparkan ke dalam hati kamu berdua kejelekan ( di dalam riwayat lain. setiap kali mereka berhenti dari perbuatan maksiat atau ada niat untuk berhenti.oleh karna itu setan yang ada dalam diri manusia yang beriman itu sangat kurus. maka ada dua Anshar yang lewat. setelah di sebutkan bisikannya pertama kali. apabila setan berhasil menjerumuskan Manusia kedalam kejahatan ini. mengukuhkan. kemudia setan menggangunya dengan bisikan-bisikan. Karna setiap kali setan manggodanya .” Artinya para setan mengganggu mereka agar mereka berbuat maksiat. setan masih terus menggiring mereka untuk berbuat dosa. maka keduannya berkata’ subhanallah. jika mereka berniat untuk berhenti. Jenis-jenis kejahatan setan kepada Manusia Jenis-jenis kejahatan setan tidak mungkin dapat di hitung. ketika keduannya melihat Nabi. keduannya mempercepat jalannya. tidak seperti posisi setannya orang yang jahat. Bisikan kejahatan ke dalam dada Firman-Nya dalam ayat yang ke 5 surat An-nas ini adalah sifat yang ke tiga bagi syetan. karena itu kelupaan tersebut di izdafahkan kepada setan. sebagaimana firman Allah           “Tidakkah kamu lihat.ia dapat beristirahat dari segala . sehingga ia melupakan apa yang ingin ia kerjakan. dan membangkitkan mereka untuk berbuat maksiat.” sesungguhnya setan berjalan pada Manusia pada pembuluh darah. maka aku bersenbunyi darinya” Maka sebenarnya lafadz ini adalah menghilang setelah tampak. kemudian keduanya di sebutkan tempat bisikannya.istighfar dan ketaatan kepada Allah. ia telah bercokol pada setiap hamba dan tidak akan meninggalkannya sampai mati. lebih-lebih macam-macamnya. nabi bertemu denganku sedangkan pada waktu itu aku sedang junub. sehingga terlintas dalam benaknya perbuatan dosa. ia berkata. orang Mukmin itu menimpanya dengan cambuk dzikir. sehingga ia mengutus seluruh pasukannya untuk mencari perbuatan maksiat itu. ‫لقيني النبي صلى ال عليه وسلم في بعض طرق المدينة وانا جنب فانخنست منه‬ “ Pada suatu jalan Madinah. Kemudian menghiasinya kepada dirinya dan mengindahkannya serta menjadikan khayalan yang menggiurkan jiwanya sehingga cenderung dengan kejahatan tersebut.” “Ketika Rasulullah beri`tikaf. Maka setan menggarakkan mereka .” Di antara bisikannya juga adalah menyibukkan hati dengan bisikan. Sehingga setan yang selalu bersamanya berada dalam siksaan yang pedih. 5. maka setan akan menjadi tenang .3.: Yang pertama. dan bukan hanya sekedar menghilang. setan menggambarkanya pada jiwanya. Ia selalu bersamanya dalam ketenangan. aku datang mengunjunginya pada malam hari. dan mengatur perkumpulan kejahatan dengan cara yang paling halus dan tiupan yang paling sempurna. Al-kahannas juga berarti tertutup dan tersembunyi. karna di siksa oleh orang yang beriman dan di usir dengan dzikir dan kataatan kepada Allah. membubuhinya dengan syahwat sehingga hatinya penuh dengan syahwat. diriwayatkan di dalam sebuah atsar seorang salaf. memasukkan ke dalam hati kamu berdua sesuatu ). di dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim dalam shahihain. aku bangun da berbalik maka beliau pun ikut bangun bersamaku untuk mengantarku.” sesungguhnya orang yang beriman melelahkan setanya sebagaimana seseorang malelahkan tunggangannya dalam perjalanan. maka setan mengganggu. rasulullah bersabda. 4. Karna setanlah penyebab utamanya. sesungguhnya hati pada asalnya kosong dari kejahatan dan kemaksiatan. tempat tinggalnya Sofiyyah ketika itu di rumah Usamah bin Zaid. maka setan menghardik mereka. ya Rasulullah!’ kemudian Rasulullah bersabda. lemah dan lelah.

hingga lebih buruk daripada setan. Manusia dapat mancapai kedudukan di atas kedudukan para Malaikat. ‫لل لللل لل للل للللل للل لل للللل للل ل للل لل لللل‬ ‫ل‬ ‫لللل للل للل لل لللل للللل للل لللل للللل للل لل‬ ‫لللل للل لللل‬ b. oleh karna itu yang mendapatkan julukan sebagai Syeitan bukan hanya dari golongan Jin. Yang ke enam yaitu menyibukkan seorang hamba dengan perkara yang tidak utama dan melalaikan pekerjaan yang lebih utama.menjerumuskan seorang hamba kepada perbuatan bid`ah. yang di maksud adalah mereka yang memeberikan bisikan kepada Manusia dari makhluk Allah yang tidak bisa di lihat dengan panca indra. dan menyerukan kepada hal-hal yang bertentangan dengan apa yang di bawah oleh Rasul. akan tetapi bukan berarti Manusia terbebas dari kasalahan dan keburukan.” was-was itu terbagi menjadi dua bagian a. akan tetapi Manusia juga dapat terjatuh dalam. sejak itulah iblis tidak henti-hentinya mangajak manusia untuk mangikutu jalannya.” ‫وكذالك جعلنا لكل نبي عدوا شيا طين النس والجن‬ ّ ّ ّ “Dan begitu pula Allah telah menjadikan pada setiap Nabi Musuh syeitan dari golongan Manusia dan Jin” Meskipun dalam pembahasan yang pertama telah di jelaskan bahwa manusia adalah Makluk yang istimewa. bisikannya dapat di rasakan dan di saksikan dengan panca indra. maka ia pindah kepada kajahatan yang berada dalam peringkat yang kedua. setan sangat berusaha keras untuk menjerumuskan seorang hamba kepada kejahatan yang satu ini. hikmah di balik allah memberikan Akal kepada manusia adalah untuk menentukan akhir dari kehidupan Manusia itu sendiri. Setan dari golongan Jin dan manusia Kata Syeithan adalah sifat dari segala sifat buruk. Itulah Manusia. kejahatan seperti ini lebih setan sukai dari pada kejahatn yang berupa maksiat.[9] 6. agar manusia membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. maka ia akan menjadikannya sebagai seorang ahlu bid`ah. menjadikan dosa-dosa ini seakan remeh yang tidak akan mempengaruhi keimanan seseorang. maka setan akan menjadikan Manusia tersebut manjadi wakilnya dan ia akan menjadi salah seorang yang menyerukan kepada jalan iblis. karna bahayanya pada agama itu sendiri. Ketika dikatakan kepada para malaikat bersujudlah kepada Adam. Al-jinnah. dan kelak akan memasukkannya kedalam neraka. maka para malaikat pun bersujud kecuali Iblis. ini terjadi dalam diri Manusia dan memeberikan dampak yang sangat berbahaya. kemudian apabila setan tidak berhasil juga maka setan akan menempuh jalan yang berikutnya.” apakah aku harus bersujud kepada Makhluk yang engkau ciptakan dari tanah? Kemudian Allah mengusir Iblis. . yang Allah ciptakan pada setiap diri manusia atau yang biasa di sebut dengan Qarin. tujuannya adalah agar hilang pada diri seorang hamba keutamaan. kita masih ingat peristiwa perintah Allah kepada iblis untuk sujud kepada Adam as. Jika ia tidak berhasil juga dalam martabat yang kedua ini maka ia akan berpindah kepada kejahatan yang ketiga Yang ketiga adalah perbuatan dosa besar dengan segala bentuknya. mereka adalah makhluk Allah dari golongan jin. maka ia berusaha keras untuk menjauhkan Manusia darinya. apabila setan telah berhasil mencapai bid`ah ini dari seorang hamba . bid`ah ini termasuk dalam kategori kufur dan syirik. karanabid`ah adalah menentang dakwah Rasul.[10] Berkata Al-ustadz imam. sebagaimana hadits Rasul. akan tetapi bisa jadi ada pada makhluk yang bernama manusia. keji dan tercela. juga menjadikannya wakilnya dan sebagai seorang yang menyeru kepada jalan setan. apabila setan telah berhasil menjerumuskan Manusia kedalam kekafiran. Yang ke lima adalah menyibukkan Manusia dengan perkara-perkara yang mubah yang tida ada pahala dan hukuman bagi orang yang mengerjakannya. akan tetapi pada hakekatnya apabila dilakukan terus menerus maka akan menjadi dosa yang sangat berbahaya. iblis berkata. lebih-lebih apabila seorang hamaba tersebut adalah alim yang menjadi panutan. Yang kedua. kejahatan ini adalah termasuk dosa yang tidak di ampuni.kelelahanya dalam menggoda Manusia. yaitu bahaya yang menular. Yang ke empat.[11] Allah juga berfirman dalam al-quran. dan menjadikan jin dan Manusia sebagai teman yang menyebarkan kepada perbuatan yang keji dan munkar. akan tetapi dia kena hukuman karna meninggalkan yang wajib di sebabkan terlalu sibuk dengan hal-hala yang mubah tersebut. seperti ajakan untuk berbuat buruk dan maksiat serta ajakan tuk berbuat kebatilan. mejerumuskan Manusia kepada perbuatan dosa-dosa kecil. kemudian menyebarkan perbuatan dosa dan kemaksiatan.akan tetapi apabila seorang hamba ini sulit untuk terjerumus karna mungkin hamba tersebut termasuk seorang muslim yang kuat. karna memang inilah tujuan utama setan untuk meggoda Manusia. An-nas. dan ia tidak mendapatkan pahala atas pekerjaan yang lebih utama.

Az-zakhili .jilid. ada beberapa kesimpulan yang akan kami uraikan di bawah ini. dan kekurangan makalah ini kita bisa dapatkan manfaat yamg banyak. Oleh karna itu Rasululah menamakan kedua surat ini dengan Mu`awidzatain. Ibnu Qayyim.Shafwatut Tafaasir.Darul Fiqri. Darul jail. keburukan kegelapan malam.: a. Sedangkan dalam Surat An-Nas Allah memerintahkan hambanya untuk senantiasa berlindung dari keburukan bisikan-bisikan yang di lancarkan oleh setan dan bala tentaranya baik dari kalangan jin ataupu Manusia.Fi Dzilalil quran.III 2. REFERENSI 1.Beirut.Lajnah At-turats Al-`Araby 3. Berlindung dari kejelekan malam jika mulai datang. dari keburukan orang-orang yang dengki. Asbabun Nuzul. CV Diponegoro.Muhammad. karna di dalamnya terdapat perintah untuk meminta perlindungan dari keburukan-keburukan.VI.al. Tafsir Al-Wadhih. Beirut.IV . KESIMPULAN DAN PENUTUP setelah kita usai dari penjelasan tentang tafsir surat Muawwidzatain. Tafsir Al-Qayyim. semoga dengan kesederhanaan. c. Cet. Mesir. M.28 5. Damsyiq.Jilid. Wallahu a`lam bishshawab.Tafsirul Washid. jilid.26. Demikianlah makalah yang sederhana ini. Beirut : Darul qur`anil karim. K.tukang sihir.2000 7. Hajazi.`Aly Ash-sabuny . Katsir Ibnu.orang-orang fasiq dan orang-orang yang rusak yang pada umumnya keluar pada malam berlindung dari tukang sihir b. jilid.Daru As-syuruq. kedua surat ini adalah surat yang menerangkan tentang peritah untuk meminta perlindungan kepada Allah dengan sifat-sifat-Nya dari berbagai macam keburukan baik yang datang dari diri sendiri atau yang datang dari luar berupa bisikan-bisikan setan.Beirut.et. qutb . VII.III 6. jilid.Q.21. tukan pendengki dan keburukan-keburukan yang lainnya.II.Shaleh.Sayyid.Mahmud Hajazi. 1968 8.Wahbah.Maktabah Ash-shiriyah. Bandung.karna pada malam hari banyak terdapat bahaya-bahaya seperti binatang buas. Beirut.Tafsirul Quranul `Adzim. Maktabah Al-babi Al-halabi. Cet.H. Mustafa Al-maraghi . Berlindung dari tukang sihir Berlindung dari segala keburukan. Al-Imam.Ahmad. IV. Di dalam surat Al-falaq Allah memerintahkan kepada hamba-Nya untuk berlindung dari tiga keburukan yang paling besar. khususnya bagi pemakalah sendiri dan umumnya bagi pembaca seluruhnya. Tafsirul Maraghi. 1992 4. jilid.

IV. Tafsirul Maraghi. hal. ‘Aisyah ra..Cit.Shafwatut Tafaasir. Lihat kitab Ath Thibbun Nabawi Halaman 100) Tapi lagi-lagi Albany (wahaby) mendhoifkan Hadis yang Shahih dan Masyhur.4 [2] Wahbah Az-zakhili. . “Rasulullah SAW pernah disihir sehingga beliau sungguh berkhayal bahwa dirinya mendatangi istri-istrinya padahal beliau tidak mendatangi istri-istri beliau.2000.1992.Daru As-syuruq. Sihir adalah kekuatan gaib yang diciptakan ALLAH untuk makhluk-Nya. Abu Daud dan Ahmad.28.III. Bukhori dan Muslim.hal. jilid. Cet.hal. Cet. Muslim. berkata.et. hal.26. Damsyiq.92 [5] Ibnu Qayyim Al-Jauziyah.Kejahatan Jin dan Manusia.Mahmud Hajazi.” (HR.21. [4] Dr. sihirnya ada pada sebuah sumur dan berupa tali yang disimpul-simpulkan.132 [10] Sayyid qutb.2965 [3] K.4012 Maktabah Al-babi Al-halabi.jilid. Mesir.hal. dan dapat berpengaruh pada unsur alam.Op. hal. Karena menghina Imam Bukhori dan Muslim dengan perkataan. Seperti diceritakan dalam Asbabun Nuzul surat Al Falaq dan An Nas yaitu ketika Nabi SAW sakit seolah mendatangi istri-istrinya ternyata tidak.Lajnah At-turats Al-`Araby. HATI-HATI! Buku berjudul KESAKSIAN RAJA JIN (Abu aqila) menyesatkan.Cit.271 Asbabunuzul surat Al-falaq dan An-naas Topic List < Prev Topic | Next Topic > Reply < Prev Message | Next Message > * PENGERTIAN SIHIR. hal.Cit. KHASIAT DAN KEKUATAN YANG TIDAK TERLIHAT YANG DITITIPKAN ALLAH KE SUATU BENDA MATI ITU MEMANG BOLEH ADA. [11] Ahmad Mustafa Al-maraghi.200 [9] Ibnu Qayyim Al-Juziyah. Tafsir Al-Wadhih.Kejahatan Jin dan Manusia.Op.hal.II. Beirut.al. dimana kekuatan gaibnya berupa kekuatan pengaruh ruh-ruh jahat (jin atau syetan).jilid. Hikmah dari Hadis shahih tersebut: 1. Beirut. hal.III.Kejahatan Jin dan Manusia.Op. CV Diponegoro.hal.Fi Dzilalil quran.Tafsirul Washid.M. Bandung.34 [7] Muhammad `Aly Ash-sabuny. Asbabun Nuzul. jilid.hal.H.Q. Beirut : Darul qur`anil karim. Tafsir Al-Qayyim. dan ternyata setelah diberitahu oleh Malaikat. “Hadits tersebut diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim sebelum mereka bertobat” Semoga pengarang buku tersebut yang merupakan buku best seller segera bertaubat dari tuduhannya dan kesombongannya seolah dirinya lebih ‘alim dari Imam Bukhori.16 [6] Ibnu Qayyim Al-Jauziyah.[1] Ibnu Qayyim Al-jauziyah.jilid. 1968.Beirut. 2005. imam ahmad dan imam Abu Dawud. Cet.692-693 Darul jail. jakarta : Akbar.Shaleh.II.Kejahatan Jin dan Manusia.Darul Fiqri.103 [8] Al-Imam Ibnu Qayyim.

ini berarti kekuatan gaib bisa jadi ada di suatu benda. diturunkan sesudah surat Al Maa'uun. Thabari dsb. termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. ALLAH berfirman. dan pengikut-pengikutny a bukanlah apa yang disembah oleh orang-orang kafir. cetakan darul Basyair. ini adalah takdir Allah kepada Nabi Adam untuk dijadikan pelajaran (ibrah) bagi ummat.w. sedangkan semua peristiwa yang menimpa para Nabi adalah peristiwa-peristiwa yang terjadi pada para Nabi adalah ketentuan Allah (Takdir) untuk dijadikan pelajaran (ibrah) bagi ummat. Dalam Tafsir Jalalain kisah ini terdapat dalam asbabunuzul surat al falaq -annaas (Halaman 604. Semoga semua wahaby diberikan hidayah sebelum mereka mati! 2. Nabi Adam AS adalah Nabi yang maksum dan seorang hamba yang tidak bisa lepas dari takdir Allah SWT. “Pergilah kamu dengan membawa baju gamisku ini lalu letakkanlah baju gamisku ke wajah ayahku (Yakub as) nanti ia akan melihat kembali dan bawalah keluargamu semuanya kepadaku”(Surat Yusuf ayat 93) Simpul Sihir Labid seorang Yahudi yang telah mensihir Nabi Muhammad SAW. qurtubi. (Lihat Lubabun Nuqul fii Asbaabin Nuzul surat Al Falaq dan An Nas). Para Nabi adalah maksum.) juga diceritakan kisah ini. Sebab-sebab turunnya surat Al-Kafirun dan An-nas Surat Al Kaafiruun terdiri atas 6 ayat. imam thabari? sebetulnya ini adalah dalil yang kuat. Nabi tidak meminta ke ALLAH tapi menyuruh membuka simpul sihir itu. Pokok-pokok isinya: Pernyataan Tuhan yang disembah Nabi Muhammad s.a. apakah albany (wahaby) lebih alim dari imam ibnu ktsir.. Sebab Turunnya Surah Ini (Asbabun Nuzul) . imam suyuti (tafsir jalalain) imam qurtubi. Seperti kisah Nabi Adam AS yang memakan buah khudi. semua dari ALLAH juga.Seperti benda bertuah berupa baju gamis milik Nabi Yusuf. kemudian Nabi Muhammad SAW menyuruh keluarganya untuk membuka simpulan itu dimana setiap membuka simpulan disuruh baca surat Al Falaq dan Annaas. bagi mereka yang mengahramkan sunnah bertabaruk! Oleh karena itu wahaby dengan tipu daya mereka.w. Dalam kitab tafsir yang mu’tabar (Tafsir ibnu katsir. Dinamai Al Kaafiruun (orang-orang kafir). dan Nabi Muhammad s.a. mencoba mendoifkan hadis shahih dan masyhur. tidak akan menyembah apa yang disembah oleh orang-orang kafir. diambil dari perkataan Al Kaafiruun yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Damsyik).

dan untukkulah. kami akan mengikuti agamamu selama setahun pula. termasuk golongan surat-surat Makkiyah. al-'Ashi bin Wa-il." Maka Allah menurunkan ayat ini (S. Pokok-pokok isinya: Perintah kepada manusia agar berlindung kepada Allah dari segala macam kejahatan yang datang ke dalam jiwa manusia dari jin dan manusia. Katakanlah: "Hai orang-orang kafir 2. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah 5. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah 6. diturunkan sesudah surat Al Falaq. yang satu duduk di sebelah kepalanya dan yang satu lagi duduk di sebelah kakinya. dan akan dikawinkan dengan yang beliau kehendaki.(Diriwayatkan oleh Abdurrazaq yang bersumber dari Wahb dan Ibnul Mundzir yang bersumber dari Juraij.Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa kaum Quraisy berusaha mempengaruhi Nabi saw.) Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa kaum kafir Quraisy berkata kepada Nabi saw.a. Nama An Naas diambil dari An Naas yang berulang kali disebut dalam surat ini yang artinya manusia.w.109:1-6) turun berkenaan dengan peristiwa itu sebagai perintah untuk menolak tawaran kaum kafir. meninggalkan da'wahnya An-Naas --------------------------------------------------------------------------------------------Surat ini terdiri atas 6 ayat. Untukmu agamamu. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah 4." Ayat ini (S." Maka turunlah Surat Al Kafirun (S. al-Aswad bin Muthalib dan Umayyah bin Khalaf bertemu dengan Rasulullah saw dan berkata: "Hai Muhammad! Mari kita bersama menyembah apa yang kami sembah dan kami akan menyembah apa yang engkau sembah dan kita bersekutu dalam segala hal dan engkaulah pemimpin kami." Nabi saw menjawab: "Aku akan menunggu wahyu dari Tuhanku.) Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa al-Walid bin al-Mughirah." Penutup Surat Al Kaafiruun mengisyaratkan tentang habisnya semua harapan orang-orang kafir dalam usaha mereka agar Nabi Muhammad s. Usaha ini disampaikan dengan berkata: "Inilah yang kami sediakan bagimu hai Muhammad.) AL KAAFIRUUN (ORANG-ORANG KAFIR) SURAT KE 109 : 6 ayat Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang TIDAK ADA TOLERANSI DALAM HAL KEIMANAN DAN PERIBADATAN 1. atau sembahlah tuhan-tuhan kami selama setahun. dengan menawarkan kekayaan agar beliau menjadi seorang yang paling kaya di kota Makkah. Dan turun pula Surat Az Zumar ayat 64 sebagai perintah untuk menolak ajakan orang-orang bodoh yang menyembah berhala. sehingga datanglah kepadanya dua malaikat. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah 3.109:1-6). dengan syarat agar engkau jangan memaki-maki tuhan kami dan menjelekkannya. agamaku. pernah sakit yang agak parah. Berkatalah malaikat yang berada di sebelah kakinya kepada malaikat yang berada di . Sebab Turunnya Surah Ini (Asbabun Nuzul) Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa Rasulullah saw.: "Sekiranya engkau tidak keberatan mengikuti kami (menyembah berhala) selama setahun. (Diriwayatkan oleh at-Thabarani dan Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Ibnu Abbas.109:1-6) (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Sa'id bin Mina.

Maka turunlah Jibril membawa surat ini (S. Setibanya di sumur itu tampaklah airnya yang merah seperti pacar. Air itu ditimbanya dan diangkat batunya serta dikeluarkan gulungan itu ada tali yang terdiri atas sebelas simpul. Kedua surat ini (S. Semoga manfaat." "Apa guna-guna itu?" "Guna-guna itu sihir. Yang di lehernya ada tali dari sabut.” (QS. Sehingga Allah Ta’ala membicarakan Abu Lahab dalam satu surat. karena wajahnya yang memerah (makna lahab: api yang bergejolak). Allah Ta’ala berfirman. Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan. Dalam riwayat lain ada syahid yang ceritanya seperti itu dan menyebutkan sebab turunnya kedua surat itu. Dan (begitu pula) istrinya. Celakalah abu lahab Surat Al Lahab (nama lainnya: surat Al Masad) mengisahkan paman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang betul-betul memusuhi beliau yaitu Abu Lahab. (Diriwayatkan oleh al-Baihaqi di dalam kitab Halaílun Nubuwah dari al-Kalbi dari Abi Shalih yang bersumber dari Ibnu Abbas. Setiap kali Rasulullah saw.sebelah kepalanya: "Apa yang engkau lihat?" Ia berkata: "Dia kena guna-guna. Setelah makan makanan itu tiba-tiba Rasulullah sakit keras sehingga shahabat-shahabatny a mengira bahwa penyakit itu timbul dari perbuatan yahudi itu. Datanglah ke sumur itu. timbalah airnya dan angkat batunya kemudian ambillah gulungannya dan bakarlah. 113 dan 114) dan membacakan ta’udz.) Faedah Surat Al lahab. Seketika itu juga Rasulullah keluar menemui shahabat-shahabatny a dalam keadaan sehat wal ‘afiat. Nama asli beliau adalah Abdul ‘Uzza bin ‘Abdil Mutholib. Mengutus Ammar bin Yasir dengan kawan-kawannya. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak." "Siapa yang membuat sihirnya?" Ia menjawab: "Labid bin al-A’syam Alyahudi yang sihirnya berupa gulungan yang disimpan di sumur keluarga Si Anu di bawah sebuah batu besar. Beliau lah yang paling banyak menentang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Berikut beberapa pelajaran tafsir yang kami gali dari Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim (karya Ibnu Katsir) dan kami tambahkan faedah dari kitab tafsir lainnya. pembawa kayu bakar." Pada pagi hari Rasulullah saw. Nama kunyahnya adalah Abu ‘Utaibah.113 dan 114) turun berkenaan dengan peristiwa itu.) Keterangan: Dalam kitab Bukhari terdapat syahid (penguat hadits) yang ceritanya seperti itu. (Diriwayatkan oleh Abu Na’im dalam kitab al-Dalaildari Abu Jafar ar-Razi dari ar-Rabi bin Anas yang bersumber dari Anas bin Malik. ) ‫تبت يدا أبي لهب وتب )1( ما أغنى عنه ماله وما كسب )2( سيصلى نارا ذات لهب )3( وامرأته حمالة الحطب‬ ِ َ َ ْ َ َ ّ َ ُ ُ ََ ْ َ ٍ َ َ َ َ ً َ َْ َ َ َ َ َ َ َ ُ ُ َ ُ ْ َ َْ َ َ ّ ََ ٍ َ َ ِ َ َ َ ْ َّ (5) ‫4( في جيدها حبل من مسد‬ ٍ َ َ ْ ِ ٌ َْ َ ِ ِ ِ “Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa. Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa kaum Yahudi membuatkan makanan bagi Rasulullah saw. Namun beliau lebih dikenal dengan Abu Lahab. mengucapkan satu ayat terbukalah simpulnya. tapi tidak menyebutkan sebab turunnya dua surat itu. Al Lahab: 1-5) Sebab Turunnya Ayat Mengenai asbabun nuzul (sebab turunnya) ayat ini diterangkan dalam riwayat berikut: ِ ْ َِ ْ َ َ َ ْ َ ْ َ َ َ َ َ َ َ ِ َ َ ْ َِ َ ِ َ َ ِ َ ْ َ ْ َِ َ َ َ َ َّ َ ِ ْ ََ ّ َّ ّ ِ ّ ّ َ ٍ َّ ِ ْ ْ َ ‫عن ابن عباس أن النبي صلى ال عليه وسلم خرج إلى البطحاء فصعد إلى الجبل فنادى يا صباحاه فاجتمعت إليه‬ ُ ْ َ َ َ ْ َ ْ ُ َ ٌ ِ َ ّ ِ َ َ َ ْ َ َ ُ َ ِ ُ ّ َ ُ ْ ُ ْ ُ َ ْ ُ ّ َ ُ ْ َ ْ ُ ُ ّ َ ُ ّ ُ َ ْ ّ َ ْ ُ ُ ْ ّ َ ْ ِ ْ ُ ْ ََ َ َ َ َ ٌ ْ َ ُ ‫قريش فقال أرأيتم إن حدثتكم أن العدو مصبحكم أو ممسيكم أكنتم تصدقوني قالوا نعم قال فإني نذير لكم بين يدي‬ ‫عذاب شديد فقال أبو لهب ألهذا جمعتنا تبا لك فأنزل ال عز وجل تبت يدا أبي لهب إلى آخرها‬ َ ِ ِ َِ ٍ َ َ ِ َ َ َ ْ ّ َ ّ َ َ ّ َ ّ َ َ ْ َ َ َ َ ّ َ َ َ ْ َ َ َ َ َِ ٍ َ َ ُ َ َ َ َ ٍ ِ َ ٍ َ َ ُ .

Ummu Jamil punya kelakuan biasa membantu suaminya dalam kekufuran. Tafsiran Istri Abu Lahab Pembawa Kayu Bakar Di sini ada beberapa tafsiran ulama: Pertama: Mengenai ayat (‫ .)حمالة الحطب‬pembawa kayu bakar maksudnya adalah Ummu Jamil adalah ِ َ َ ْ ََ َّ wanita sering menyebar namimah. Dan memang istri Abu Lahab dipersiapkan untuk melakukan hal ini.)في جيدها حبل من مسد‬yaitu maksudnya di leher Ummu Jamil ada ٍ َ َ ْ ِ ٌ َْ َ ِ ِ ِ tali sabut dari api neraka. Ummu Jamil ini adalah saudara Abu Sufyan. Inilah pendapat yang dipilih Ibnu Jarir Ath Thobari.)ما أغنى عنه ماله وما كسب‬yang dimaksud (‫ )وما كسب‬yaitu apa yang ia usahakan َ َ َ َ َ ُ ُ َ ُ ْ َ َْ َ َ َ َ َ ََ adalah anaknya. lantas si A menyampaikan berita si B pada si C dalam rangka adu domba.” Akibatnya. apakah kalian akan membenarkanku?" Mereka menjawab. Nama asli beliau adalah Arwa binti Harb bin Umayyah. penentangan dan pembakangan pada Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam." Beliau bersabda lagi.)تبت يدا أبي لهب‬maksudnya adalah sungguh Abu Lahab merugi. Lantas ia katakan. Yang dimaksud firman Allah Ta’ala (‫ . Ats Tsauri mengatakan bahwa masad adalah kalung dari api yang panjangnya 70 hasta." Maka Allah menurunkan firman-Nya: "TABBAT YADAA ABII LAHAB. Yang di lehernya ada tali dari sabut.)وتب‬yaitu sungguh dia akan binasa. Kemudian beliau bertanya. Kedua: Sebagian ulama lainnya mengatakan bahwa yang dimaksud Ummu Jamil pembawa kayu bakar adalah karena kerjaannya sering meletakkan duri di jalan yang biasa dilewati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ini pendapat sebagian ulama. Firman Allah Ta’ala (‫ . "Wahai sekalian manusia. sehingga ia akan terbakar dengan api yang amat panas. yaitu si A mendengar pembicaraan B tentang C. Firman Allah Ta’ala (‫ . 208) Tafsir Ayat Ayat (‫ ." Akhirnya Abu Lahab pun berkata.” (HR." Maka orang-orang Quraisy pun berkumpul. ٍ َ َ ِ َ َ َ ْ َّ amalan dan usahanya sia-sia.)وتب‬maksudnya adalah kerugian dan kebinasaan ّ ََ akan terlaksana. Sedangkan makna (‫ .. Ada pula yang mengatakan masad adalah rantai yang panjangnya 70 hasta. 4972 dan Muslim no. ٍ َ َ َِ َ َ ْ َّ Sedangkan ayat (‫ . Sesungguhnya di hadapanku akan ada adzab yang pedih.) َيصلى نارا ذات لهب‬yaitu kelak Abu Lahab akan mendapat balasan yang jelek ٍ َ َ َ َ ً َ َْ َ ‫س‬ dan akan disiksa dengan api yang bergejolak. salah seorang pembesar wanita Quraisy. menunjukkan do’a kejelekan padanya. Firman Allah Ta’ala (‫ .)تبت يدا أبي لهب‬yaitu binasalah kedua tangan Abu Lahab. menunjukkan kalimat berita. pada hari kiamat. ّ ََ Firman Allah Ta’ala (‫ ." Hingga akhir ayat. "Ya. Surat Al Lahab adalah Bukti Nubuwwah . “Aku aku menginfakkan kalung ini dan hasilnya digunakan untuk memusuhi Muhammad.” Yaitu istri Abu Lahab akan membawa kayu bakar. lalu ia akan bertemu suaminya Abu Lahab. bahwa musuh (di balik bukit ini) akan segera menyergap kalian. Oleh karena itu. pembawa kayu bakar. Allah Ta’ala memasangkan tali di lehernya dengan sabut dari api neraka. Sebagian ulama memaknakan masad dengan sabut. Istri Abu Lahab ِ َ َ ْ َ َ ّ َ ُ ُ ََ ْ َ bernama Ummu Jamil. Ummu Jamil akan membantu menambah siksa Abu Lahab di neraka Jahannam.“Dari Ibnu Abbas bahwa suatu hari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam keluar menuju Bathha`. "Bagaimana. sekiranya aku mengabarkan kepada kalian. "Sesungguhnya aku adalah seorang pemberi peringatan bagi kalian. Lalu ia menambah siksaan Abu Lahab. (5) ‫وامرأته حمالة الحطب )4( في جيدها حبل ِن مسد‬ ٍ َ َ ْ ‫ِ ِ ِ َ َْ ٌ م‬ ِ َ َ ْ َ َ ّ َ ُ ُ ََ ْ َ “Dan (begitu pula) istri Abu Lahab. Allah Ta’ala katakan dalam ayat selanjutnya. Ketiga: Sebagian ulama lainnya mengatakan bahwa yang dimaksud (‫ )حمالة الحطب‬adalah Ummu Jamil ِ َ َ ْ ََ َّ biasa mengenakan kalung dengan penuh kesombongan. putus harapan. Oleh karena itu. kemudian beliau naik ke bukit seraya berseru.)وامرأته حمالة الحطب‬istri Abu Lahab biasa memikul kayu bakar. "Apakah hanya karena itu kamu mengumpulkan kami? Sungguh kecelakanlah bagimu. Bukhari no.

Benarnya nubuwwah (kenabian) Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. 15. karena dalam ayat ini Ummu Jamil dipanggil dengan “imro-ah” (artinya: istrinya). 8. namun hal itu tidak bermanfaat bagi Abu Lahab karena ia tidak beriman. Setiap Nabi dan orang yang mengajak pada kebaikan pasti akan mendapat cobaan dari orang yang tidak suka pada dakwahnya.” (HR.Surat ini merupakan mukjizat yang jelas-jelas nampak yang membuktikan benarnya nubuwwah (kenabian). Allah telah menetapkan akan kebinasaan Abu Lahab dan membatalkan tipu daya yang ia perbuat pada Rasulnya. Siksaan pedih akibat menyakiti seorang Nabi. karena Abu Lahab disebut dalam ayat ini tidak menggunakan nama aslinya yaitu Abdul Uzza (hamba Uzza). yaitu menyulut api permusuhan sehingga diancam akan disiksa dengan dikalungkan tali sabut dari api neraka. 4. Abu Lahab dan Ummu Jamil tidaklah beriman sama sekali baik secara zhahir atau batin. 3. Mendengar berita neraka dan siksaan di dalamnya seharusnya membuat seseorang takut pada Allah dan takut mendurhakai-Nya sehingga ia pun takut akan maksiat. dan Ummu . Maka ini menunjukkan terlarangnya model nama semacam ini karena mengandung penghambaan kepada selain Allah. Padahal Al Qur’an biasa jika menyebut nama orang akan disebut nama aslinya. Lihatlah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan Abu Lahab punya kedekatan dalam kekerabatan. 9. 7. Semoga bermanfaat. 9/175) 16. namun sebenarnya harta dan keturunan dapat membawa manfaat jika seseorang itu beriman. Karena sejak turun firman Allah Ta’ala. maka itu benar adanya. Ini berarti kedudukan mulia tidak bermanfaat bagi seseorang di akhirat kelak kecuali jika ia memiliki keimanan yang benar. Ahmad 6/31. Tidak bermanfaatnya harta dan keturunan bagi orang yang tidak beriman.. 2. 5. 5) ‫)سيصلى نارا ذات لهب )3( وامرأته حمالة الحطب )4( في جيدها حبل من مسد‬ ٍ َ َ ْ ِ ٌ َْ َ ِ ِ ِ ِ َ َ ْ َ َ ّ َ ُ ُ ََ ْ َ ٍ َ َ َ َ ً َ َْ َ َ “Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. ia tidak disebut dengan nama aslinya namun dengan nama kunyahnya. Al Jashshosh.. Tidak boleh memakai nama dengan bentuk penghambaan kepada selain Allah. Alasannya karena dalam ayat ini demi menghinakan Abu Lahab. Yang di lehernya ada tali dari sabut”. Syaikh Al Albani katakan bahwa hadits ini shahih).). An Nasai no. 6. Api neraka yang bergejolak. Maka inilah bukti benarnya nubuwwah beliau. Sedangkan para Nabi dalam Al Quran selalu disebut dengan nama aslinya (seperti Muhammad) dan tidak pernah mereka dipanggil dengan nama kunyahnya. puasa dan amalan lainnya. Dan (begitu pula) istrinya. Akibat jelek karena infaq dalam kejelekan dan permusuhan. Bahaya saling tolong menolong dalam kejelekan sebagaimana dapat dilihat dari kisah Ummu Jamil yang membantu suaminya untuk menyakiti Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. mereka akan kekal dalam neraka. . Anak merupakan hasil usaha orang tua sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ibnul ‘Arobi. “Sesungguhnya anak adalah hasil jerih payah orang tua. 11. Semoga Allah memberi taufik kepada kita untuk terus mengkaji Al Quran dan menggali faedah di dalamnya. Apa yang dikabarkan pada beliau. Ibnu Majah no. Kedudukan mulia yang dimiliki Abu Lahab dan istrinya tidak bermanfaat di akhirat. bahwasanya betul-betul beliau adalah seorang Nabi. 12. 2137. 14. Ummu Jamil dan Abu Lahab mati dalam keadaan kafir secara lahir dan batin. 13. 10. pembawa kayu bakar. Akibat dosa namimah. Inilah sunnatullah yang mesti dijalani dan butuh kesabaran. orang tua pun akan memperoleh hasilnya. Jadi apa pun amalan yang dilakukan oleh anak baik shalat. (Ahkamul Quran. Hubungan kekeluargaan dapat bermanfaat jika itu dibangun di atas keimanan. Terlarang menyakiti seorang mukmin secara mutlak.. Nama asli (seperti Muhammad) itu lebih mulia daripada nama kunyah (nama dengan Abu . 18. Berarti pernikahan antara Ummu Jamil dan Abu Lahab yang sama-sama musyrik itu sah. Faedah berharga dari Surat Al Lahab: 1. dinampakkan atau secara sembunyi-sembunyi. (Ahkamul Quran. Imam Asy Syafi’i menyebutkan bahwa pernikahan sesama orang musyrik itu sah. 4452. 8/145) 17..

Atas dasar inilah Allah subhanahu wata’ala menyebutnya dalam kitab-Nya Al Quran dengan kun-yahnya (yaitu nama/julukan yang diawali dengan Abu atau Ibnu. Surat tersebut adalah Surat Al Masad atau dinamakan juga dengan surat Al Lahab. Syaikh Musthofa Al ‘Adawi. Ibnul ‘Arobi. mereka bertanya.” Beliaupun berkata: “Sesungguhnya aku adalah seorang . Tsamud. Wahai bani Fihr. Surat ini terdiri atas 5 ayat dan termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Abu Bakr Jaabir Al Jazairi. semoga Allah subhanahu wata’ala senantiasa merahmati kita semua. Qarun. Dinamakan Abu Lahab karena ia kelak akan masuk ke dalam neraka yang memiliki lahab (api yang bergejolak). dan bukan dengan namanya. Sebab Turunnya Surat Suatu hari. Beliau naik sampai kepuncaknya. Shahih Tafsir Ibnu Katsir. wahai Bani Abdul Muththalib!” ketika mendengar (panggilan tersebut). Al Jashshosh Al Hanafi. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam naik ke bukit Shafa. kecuali ia akan hina dan binasa. Allah subhanahu wata’ala telah menurunkan satu surat khusus yang berisi vonis kebinasaan bagi para pembangkang dan pengacau dakwah. Asy Syamilah Ahkamul Qur’an. Kemudian beliau shalallahu ‘alaihi wasallam mulai memanggil kabilah-kabilah cabang dari kabilah Quraisy dan menyebut mereka kabilah per-kabilah. Maktabah Adwail Munir. segala bentuk kehinaan dan malapetaka bersumber dari sikap antipati dan berpaling dari peringatan Allah subhanahu wata’ala dan peringatan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.Referensi: Ahkamul Qur’an. Tafsir Surat Al-Lahab (Al-Masad) Tafsir Surat Al-Lahab (Al-Masad) Posted by: Asifa’uqolbi on: April 21. Demikian pula apa yang telah terjadi pada umat nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam. Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin. sampai-sampai seseorang yang tidak bisa datang sendiri mengirim utusan untuk melihat apa yang sedang terjadi. apakah kalian mempercayaiku?” Mereka menjawab: “Ya.” Maka orang-orang pun bergegas menuju beliau shalallahu ‘alaihi wasallam.” (Thaha: 48) Lihatlah kisah umat-umat terdahulu seperti kaum ‘Ad. beliaupun berbicara: “Apa pendapat kalian seandainya aku beritahukan kepada kalian bahwa ada pasukan berkuda di lembah bukit ini yang akan menyerang kalian. Fir’aun dan Haman. atau Ummu bagi perempuan). Adalah sunnatullah. wahai Bani Fulan. Asy Syamilah Aysarut Tafaasir. Allah subhanahu wata’ala dengan tegas menyebutkan dalam firman-Nya (artinya): “Sesungguhnya telah diwahyukan kepada kami bahwa siksa itu (ditimpakan) atas orang-orang yang mendustakan dan berpaling.” (Al Ahzab: 71) Dan demikian pula sebaliknya. “Muhammad. “Ya shabahah!” (kalimat peringatan yang biasa mereka gunakan untuk mengabarkan akan adanya serangan musuh atau terjadinya peristiwa yang besar). siapa yang berteriak-teriak itu? Mereka mengatakan. Darul Fawaid – Dar Ibnu Rajab. Allah subhanahu wata’ala berfirman (artinya): “Dan barang siapa menaati Allah dan Rasul-Nya. Ketika mereka telah berkumpul. wahai Bani Fulan. wahai Bani Abdu Manaf. 2011 • In: Tafsir Abu Lahab adalah putranya Abdul Muththalib namanya Abdul ‘Uzza. Allah subhanahu wata’ala telah membinasakan mereka disaat mereka mendustakan dan berpaling dari ajaran yang dibawa oleh nabi yang diutus kepada mereka. Hal ini tidaklah bisa dicapai kecuali dengan menerima segala apa yang datang dari Allah subhanahu wata’ala dan mengikuti petunjuk Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. Setiap insan tentu berharap dan mendambakan kehidupan yang bahagia di dunia dan lebih-lebih di akhirat kelak. tidak ada seorangpun yang menolak dan mendustakan ajaran yang dibawa oleh para nabi. Tafsir Juz ‘Amma. kami tidak pernah menyaksikan engkau melainkan selalu bersikap jujur. Para pembaca. kemudian berseru.

bahwa penyebutan tangan dalam ayat ini. aku tidak bisa menolongmu sedikitpun dari (keputusan) Allah! Wahai Fatimah bintu Muhammad Rasulullah mintalah kepadaku dari hartaku sebanyak apa yang engkau mau. korbankanlah diri-diri kalian karena Allah! Selamatkanlah diri-diri kalian dari api neraka! Sesungguhnya aku tidak bisa memberikan mudharat kepada kalian dan tidak pula manfaat. Lalu beliau menjelaskan kepada mereka bahwa kalimat syahadat merupakan kekuatan dunia dan keselamatan akhirat. maka ia pun berseru. Ayat kedua َ َ َ َ َ ُ ُ َ ‫َ َ ْ َ َ ْه‬ ‫ما أغنى عن ُ ماله وما كسب‬ “Tidaklah berfaedah (berguna) kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan”.” (Al-Lahab:1) Kandungan surat Al Lahab Ayat pertama ّ َ َ ٍ ْ َ ْ ِ َ َ َ ْ ّّ ‫تبت يدا أبي لهب وتب‬ “Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa” Abu Lahab adalah putranya Abdul Muththalib namanya Abdul ‘Uzza. selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Sesungguhnya aku tidak bisa memberikan mudharat dan tidak pula manfaat. Dinamakan Abu Lahab karena ia kelak akan masuk ke dalam neraka yang memiliki lahab (api yang bergejolak). selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Sesungguhnya aku tidak bisa memberikan mudharat dan tidak pula manfaat! Wahai bani ‘Abdu Syams. aku tidak bisa menolongmu sedikitpun dari (keputusan) Allah! Karena kalian memiliki hubungan silaturahmi maka akan aku basahi dengan airnya (maksudnya akan aku sambung hubungan silaturahmi tersebut sesuai haknya). selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Wahai bani ‘Abdul Muthalib. Kemudian beliau shalallahu ‘alaihi wasallam memperingatkan mereka agar waspada dari siksa Allah. Dan juga karena namanya disandarkan kepada nama salah satu berhala pada zaman itu. selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Sesungguhnya aku tidak bisa memberi mudharat dan tidak pula manfaat! Wahai Bani Ka’ab bin Murrah. namun aku tidak bisa menolong kalian sedikitpun dari (keputusan) Allah! Wahai ‘Abbas bin ‘Abdul Muthalib. “Ya. Juga karena ia lebih tenar dengan kun-yahnya. Beliau memberi peringatan tersebut secara umum dan khusus.pemberi peringatan kepada kalian dari siksa yang pedih. mengapa Allah hanya menyebutkan kedua tangannya saja yang akan binasa? Jawabannya adalah seperti yang telah dijelaskan dalam kitab tafsir Adhwa`ul Bayan. Hal ini diketahui dari lafazh setelahnya yaitu “Watabba” artinya: ia (Abu Lahab) telah binasa. shabahah. Mungkin para pembaca bertanya-tanya. atau Ummu bagi perempuan). kecuali apa yang terjadi pada Abu Lahab. dan bukan dengan namanya. Dalam ayat ini. Ia berkata. Ya. Setelah selesai beliau menyampaikan peringatan tersebut. orang-orangpun bubar dan bertebaran. Allah subhanahu wata’ala memaksudkan penyebutan kebinasaan seseorang dengan mencukupkan penyebutannya pada kedua tangannya. selamatkan dirimu dari api neraka. serta aku tidak bisa menolong kalian sedikitpun dari (keputusan) Allah! Mintalah kepadaku dari hartaku sebanyak yang kalian suka. Ayat ini turun sebagai bantahan kepadanya disaat menolak dan enggan untuk mengikuti seruan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. serta aku tidak bisa menolong kalian sedikitpun dari (keputusan) Allah! Wahai Bani Ka’ab bin Luay. Permisalanku dengan kalian hanyalah seperti seseorang yang melihat pasukan musuh kemudian bergegas untuk mengawasi keluarganya (mengamati dan melihat mereka dari tempat tinggi agar mereka tidak didatangi musuh secara tibatiba) karena ia khawatir musuh akan mendahuluinya. masuk dalam kaidah penyebutan sebagian tetapi yang dimaksudkan adalah keseluruhannya. selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Wahai Bani Qushay. selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Sesungguhnya aku tidak bisa memberikan mudharat dan tidak pula manfaat! Wahai bani Hasyim. Dia adalah salah satu paman Rasul yang paling besar permusuhannya kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam sejak dikumandangkannya dakwah mengajak beribadah hanya kepada Allah saja. Ia menemui Nabi dengan nada yang kasar. Dijelaskan pula bahwa keberadaan beliau sebagai rasul tidak bisa menyelamatkan mereka dari siksa dan menolong mereka sedikitpun dari (keputusan) Allah.” Kemudian beliau shalallahu ‘alaihi wasallam mengajak untuk bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah. selamatkanlah diri-diri kalian dari api neraka! Wahai bani Abdu Manaf. berkatalah Abu . Tidak disebutkan keadaan bahwa mereka menampakkan suatu penentangan ataupun dukungan atas apa yang telah mereka dengar. Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu menyebutkan: “Tatkala Rasulullah mengajak kaumnya untuk beribadah hanya kepada Allah saja dan meninggalkan sesembahan selain Allah. aku tidak bisa menolongmu sedikitpun dari (keputusan) Allah! Wahai Shafiyyah bintu ‘Abdil Muththalib (bibi Rasulullah). Beliau mengatakan: “Wahai orang-orang Quraisy. karena memang kedua tanganlah yang mempunyai peran besar dalam mengganggu dan menyakiti Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. “Celakalah engkau selama-lamanya! Cuma untuk inikah kamu kumpulkan kami?” Maka turunlah ayat (artinya): “Telah celaka kedua tangan Abu Lahab dan diapun celaka. Atas dasar inilah Allah subhanahu wata’ala menyebutnya dalam kitab-Nya Al Quran dengan kun-yahnya (yaitu nama/julukan yang diawali dengan Abu atau Ibnu.

Surat ini merupakan salah satu tanda dari tanda-tanda kekuasaan Allah. Allah subhanahu wata’ala menegaskan dalam firman-Nya (artinya): “Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa. Atau ayat ini bermakna pula di dalam neraka wanita ini membawa kayu bakar untuk menyiksa suaminya sambil melilitkan dilehernya seutas tali dari sabut. anak istri. seandainya aku menjumpainya. sambil tangannya menggenggam batu. ia mencari-cari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. 2. sehingga melukai beliau dan para shahabatnya. yang konsekuensinya mereka berdua tidak akan menjadi orang yang beriman. Ia dan suaminya bahu-membahu dalam permusuhan dan dosa. seolah orang yang mengumpulkan kayu bakar yang telah mempersiapkan seutas tali di lehernya. dimana Abu Lahab adalah pamannya Nabi tetapi ia di dalam neraka. pembawa kayu bakar. ada beberapa pelajaran yang bisa kita petik darinya.Lahab: “Jika apa yang dikatakan putra saudaraku (Rasulullah) adalah benar aku akan menebus diriku dari azab yang pedih pada hari kiamat dengan harta dan anak-anakku. Penutup .” Maka terkumpullah di punggung wanita jahat ini dosa-dosa. “Wahai Rasulullah. Al-Imam Muhammad bin Sirin rahimahullah (salah seorang tokoh besar dan ulama` tabi’in) berkata: “Istrinya Abu Lahab memfitnah Rasulullah dan para sahabatnya kepada musyrikin. “Dia tidak melihatku. tidakkah engkau mengira bahwa dia melihatmu?” Kemudian beliau pun menjawab. Demi Allah. lalu ia tebarkan di jalan yang sering dilalui oleh Rasulullah pada waktu malam. (Fathul Bari) Faidah Para pembaca yang semoga dimuliakan Allah. demi Allah aku sendiri juga pandai bersyair. ia juga merupakan wanita yang paling besar gangguan dan permusuhannya terhadap Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. dan disebut juga tali dari sabut. Tidak bermanfaat sedikitpun hubungan kekerabatan seorang musyrik. Dan apa yang dikabarkan Allah subhanahu wata’ala Dzat Yang Maha Mengetahui perkara yang gaib pasti terjadi. Pernah ia membawa dahan yang penuh duri. Maksudnya istri Abu Lahab profesinya sebagai tukang fitnah.” Ia pun datang.” Istri Abu Lahab merupakan salah satu tokoh wanita Quraisy. Kemudian Allah subhanahu wata’ala menutup penglihatannya sehingga ia tidak bisa melihat kecuali Abu Bakr t saja. Dimana Allah menurunkan surat ini dalam kondisi Abu Lahab dan istrinya masih hidup.” Kelak ia akan diliputi oleh api neraka dari segala sisinya Ayat keempat ِ َ َ ْ َ َ ّ َ ُ ُ ََ ْ َ ‫وامرأته حمالة الحطب‬ “Dan (begitu pula) istrinya. Maka ia pun bertanya.” Ayat ketiga ٍ َ َ َ َ ً َ َْ َ َ ‫سيصلى نارا ذات لهب‬ “Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. saudara perempuannya Abu Sufyan (bapaknya Muawiyyah). Allah telah menutupi pengelihatannya. Sedangkan Ibnu ‘Abbas.” Maka turunlah firman Allah Ta’ala (artinya): “Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan” (Tafsir Ibnu Katsir) Ketika vonis binasa telah disandangnya. 4. “Mana temanmu itu (Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam)? Telah sampai kepadaku bahwa dia telah mengejekku dengan syair.” Al-Imam Al-Fara mengatakan: “Al-Masad adalah rantai yang ada di neraka. kedudukan. Sementara beliau tengah duduk bersama Abu Bakr di dekat Ka’bah. Namanya adalah Auraa’ bintu Harb bin Umayyah kunyahnya Ummu Jamil. Haramnya menganggu orang beriman secara mutlak. sungguh aku akan pukul mulutnya dengan batu ini. jabatan dan lain sebagainya dari perkara dunia ini. Maka bertanya Abu Bakr. Ketahuilah. Tidak berguna sedikitpun harta benda (untuk melindungi) seseorang dari azab Allah ketika ia melakukan perbuatan yang mendatangkan murka Allah subhanahu wata’ala. maka tidak bermanfaat lagi apa yang telah diusahakannya dari harta-benda. Sebagaimana suaminya. 3. dalam surat Al Masad ini. Ketika mendengar turunnya ayat: “Telah celaka kedua tangan Abu Lahab. Mujahid.” (Fathul Bari dan Tafsir Ibnu Katsir) Ayat kelima َ َ َ ْ ِ ٌ َْ َ ِ ِْ ْ ِ ‫في جيدها حبل من مسد‬ “Yang dilehernya ada tali dari sabut. sementara keduanya telah divonis sebagai orang yang akan disiksa didalam api neraka. Qatadah dan As-Sa’dy menafsirkan ayat ini dengan namimah. Ia curahkan segenap daya dan upayanya untuk mengganggu dan memusuhi beliau shalallahu ‘alaihi wasallam.” Kemudian iapun mengucapkan syair: Orang tercela kami tentang Urusan kami mengabaikannya Dan agamanya kami tidak suka Lalu ia pun pergi. diantaranya: 1.

Sebaliknya jika digunakan untuk kejelekan maka tidak ada yang dihasilkan kecuali kerugian dan kecelakaan. beliau berkata: ْ ُ ْ َ ِ َ َ َ َ ْ ّ ِ ِ َ ُ ّ َ َّ َ ْ َ ‫لو تدبر الناس هذه السورة لوسعتهم‬ “Sekiranya manusia mau memperhatikan (kandungan) surat ini. Al Imam Muhammad bin Idris Asy Syafi’i menegaskan tentang kedudukan surat Al ‘Ashr. saling menasehati dalam kebenaran. ia berkata: “Jika dua shahabat Rasulullah ? bertemu maka keduanya tidak akan berpisah kecuali setelah salah satu darinya membacakan kepada yang lainnya surat Al ‘Ashr hingga selesai. beramal shalih. Allah ? berfirman (artinya): “Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus. At Tirmidzi no. dishahihkan oleh Asy Syaikh Al Albani di dalam Ash Shahihah no. mudah-mudahan dengan kita mengetahui tafsir surat Al Masad ini akan menambah rasa tunduk dan patuh kita kepada Allah subhanahu wata’ala dan menjadi pendorong bagi kita untuk melaksanakan segala perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya. kesehatan. untuk apa dia pergunakan? Sebagaimana hadits Rasulullah ? yang diriwayatkan oleh shahabat Abdullah bin Mas’ud ?. Allah subhanahu wata’ala berfirman: 3) ‫)والعصر )1( إن النسان لفي خسر )2( إل الذين آمنوا وعملوا الصالحات وتواصوا بالحق وتواصوا بالصبر‬ ِ ْ ّ ِ ْ َ َ ََ ّ َ ْ ِ ْ َ َ ََ ِ َ ِ ّ ُِ َ َ ُ َ َ َ ِ ّ ّ ِ ٍ ْ ُ ِ َ َ َ ْ ِْ ّ ِ ِ ْ ََْ “Demi masa. Rasulullah ? bersabda: ُ َ َْ َ ُ ّ ّ ‫نعمتان مغبون فيهما كثيرمن الناس: الصحة والفراغ‬ ِ ّ َ ِ ٌ ْ َِ َ ِ ْ ِ ٌ ُْ َ ِ ََ ْ ِ “Dua kenikmatan yang kebanyakan orang lalai di dalamnya. kecuali orangorang yang beriman. terkandung di dalamnya makna-makna yang amat berharga bagi siapa saja yang mentadabburinya (memahaminya dengan seksama). dan saling menasehati dalam kesabaran.” (Al Mu’jamu Al Ausath no: 5097. Demikian pula pada surat Al ‘Ashr. dari shahabat Abdullah bin Abbas ?) Kemudian di hari kiamat kelak Allah ? akan menanyakan tentang umur seseorang.Para pembaca yang semoga senantiasa dirahmati Allah subhanahu wata’ala. 2648) Kandungan Surat Al ‘Ashr Pada ayat pertama: ((‫والعصر‬ ِ ْ ََْ Allah ? bersumpah dengan al ‘ashr yang bermakna waktu. Pada zaman/masa itulah terjadinya amal perbuatan manusia yang baik atau pun yang buruk. sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam keadaan merugi (celaka). niscaya surat ini akan mencukupkan baginya.” (Al ‘Ashr: 1-3) Kedudukan Surat Al ‘Ashr Al Qur’an adalah kalamullah ? (firman Allah) sebagai pedoman dan petunjuk ke jalan yang lurus bagi umat manusia. kemudian memberikan salam. beliau ? bersabda: .” (Al Israa’: 9) Sehingga semua ayat-ayat Al Qur’an memiliki kedudukan dan fungsi yang agung. dan waktu senggang” (HR. (Lihat Majmu’ Fatawa. Amïn Yä Rabbal ‘Älamïn… Tafsir Surat Al ‘Ashr Posted by abuamincepu pada Maret 4. zaman atau masa. 2009 Para pembaca yang mulia –semoga Allah subhanahu wata’ala membuka segala pintu kebaikan kepada kita– untuk edisi kali ini kami akan mengulas tafsir surat terpendek dari Al Qur’an yaitu surat Al Ashr. Jika waktu atau zaman itu digunakan untuk amal kebajikan maka itulah jalan terbaik yang akan menghasilkan kebaikan pula.” (Lihat Tafsir Ibnu Katsir pada Surat Al ‘Ashr) Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah mengatakan bahwa perkataan Al Imam Asy Syafi’i itu adalah tepat karena Allah ? telah mengkhabarkan bahwa seluruh manusia dalam keadaan merugi (celaka) kecuali barang siapa yang mu’min (beriman) lagi shalih (beramal shalih) dan ketika bersama dengan yang lainnya saling berwasiat kepada jalan yang haq dan saling berwasiat di atas kesabaran. 28/152) Keutamaan Surat Al ‘Ashr Al Imam Ath Thabrani menyebutkan dari Ubaidillah bin Hafsh ?. 2304.

masa mudanya untuk apa ia habiskan. Dan bisa juga kerugian tersebut menimpa seseorang akan tetapi tidak mutlak hanya sebagian saja. Sebagaimana firman Allah ?: َ ْ ُ َْ َ ْ ُ َ ّ َ ْ ِ َ ِ َ ْ َ ّ ِ ‫إل من شهد بالحق و هم يعلمون‬ “Kecuali barangsiapa yang bersyahadat dengan haq (tauhid). kitab-kitab-Nya. Hal ini menunjukkan tingginya keutamaan ilmu dan ahli ilmu. diambil dari penggalan ayat: ‫إل الذين ءامنوا‬ ْ َُ َ َ ْ ّ ّ ِ “Kecuali orang-orang yang beriman” Iman adalah keimanan terhadap seluruh apa yang Allah ? perintahkan untuk mengimaninya. para Malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga bersyahadat yang demikian itu). dan beriman kepada takdir. Allah ? tidak memandang agama. 947) Kemudian Allah ? menyebutkan ayat berikutnya: ٍ ْ ُ َِ َ َ ِْ ّ ِ ‫إن النسان لفي خسر‬ “Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam keadaan merugi. Kerugian yang dimaksud dalam ayat ini bermacam-macam. (Taisir Karimirrahman. (HR. hartanya dari mana ia dapatkan dan untuk apa ia belanjakan. dalam keadaan mereka mengetahuinya (berilmu). Bahkan para ulama menerangkan bahwa salah satu syarat sahnya syahadat adalah berilmu. dan jabatan. Padahal syahadat laa ilaaha illallaah merupakan keimanan yang tertinggi. bisa kerugian yang bersifat mutlak. rasul-rasul-Nya. 2416 dan dishahihkan oleh Asy Syaikh Al Albani di dalam Ash Shahihah no. dan apa yang ia perbuat dengan ilmu-ilmu yang telah ia ketahui. seperti keadaan orang yang merugi di dunia dan di akhirat. yang dia kehilangan kenikmatan dan diancam dengan balasan di dalam neraka jahim. Penggalan ayat di atas memiliki kandungan makna yang amat berharga yaitu tentang kewajiban menuntut ilmu agama yang telah diwariskan oleh Nabi ?. yaitu mengetahui apa ia persaksikan. Terlebih lagi Rasulullah ? menegaskan dalam haditsnya: ٍ ‫َ َ ُ ْ ِ ْ ِ َ ِ َ ٌ َ َ ُ ّ ُ ْل‬ ‫طلب العلم فريضة على كل مسِم‬ “Menuntut ilmu (agama) adalah fardhu (kewajiban) atas setiap muslim. karya Asy Syaikh Abdurrahman As Sa’di) Pertama: Keimanan Sifat yang pertama adalah beriman. malaikat-malaikat-Nya. dari beriman kepada Allah. At Tirmidzi no. melainkan Allah ? mengkhabarkan bahwa semua manusia itu dalam keadaan celaka kecuali yang memilki empat sifat yang terdapat pada kelanjutan ayat tersebut.” Lafazh al insan pada ayat di atas secara kaidah tata bahasa Arab mencakup keumuman manusia tanpa terkecuali.َ ِ َ ُ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ ِ ِ ِ َ َ ‫َ َ ُ ُ َ َ ُ ْ ِ َ َ َ ْ َ ْ ِ َ َ ِ ِ ْ ِ ْ ِ َ ّ ِ َ ّ ُ ْ َ َ َ ْ َ ْ ٍ َ ْ ُ ُ ِ ِ ِ َ َ ْ َ ه َ َ ْ َ َ ِ ِ ِ َ َ ْ َه‬ ‫ل تزول قدم ابن آدم يوم القيامة من عند ربه حتى يسأل عن خمس عن عمره فيم أفنا ُ وعن شبابه فيم أبل ُ وماله من أين اكتسبه وفيم‬ َ َِ َ ِ َ ِ َ َ َ َ ُ َ َ ْ َ ‫أنفقه وماذا عمل فيما علم‬ “Tidaklah bergeser telapak kaki bani Adam pada hari kiamat dari sisi Rabb-nya hingga ditanya tentang lima perkara. status. Ibnu Majah no. jenis kelamin. Allah ? berfirman (artinya): “Allah bersaksi (bersyahadat untuk diri-Nya sendiri) bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Dia (Allah). martabat. …” (Ali Imran: 19) Dalam ayat yang mulia ini Allah ? menggandengkan syahadat orang-orang yang berilmu dengan syahadat untuk diri-Nya sendiri dan para Malaikat-Nya.” (Az Zukhruf: 86) Sehingga tersirat dari penggalan ayat: ‫إل الذين ءامنوا‬ ْ َُ َ َ ْ ّ ّ ِ kewajiban menimba ilmu agama.” (HR. karena tidaklah mungkin seseorang mencapai keimanan yang benar dan sempurna tanpa adanya ilmu pengetahuan terlebih dahulu dari apa yang ia imani dari Al Qur’an dan As Sunnah. hari akhir. 224) . umurnya untuk apa ia gunakan. Mengapa demikian? Tentu. serta segala sesuatu yang dapat mendekatkan kepada Allah ? dari keyakinankeyakinan yang benar dan ilmu yang bermanfaat.

Wallahu A’lam. maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami berikan balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. sebagaimana firman-Nya (artinya): “Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan. dan merupakan jalan rasul di dalam memperingatkan umatnya. Karena amal shalih itu merupakan buah dan konsekuensi dari kebenaran iman seseorang.” (At Taubah: 67) Keempat: Saling menasehati dalam kesabaran Saling menasehati dalam berbagai macam kesabaran. sebagaimana sabda Rasulullah ? di dalam haditsnya: ُ َ ِْ ّ ُ ّْ ‫الدين النصيحة‬ “Agama ini adalah nasehat” (H. maka dia telah mencapai puncak kesempurnaan. Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka perbuat. diambil dari penggalan ayat (artinya): ِ َ ِّ ‫وعملوا الصالحات‬ ُِ َ َ “Dan beramal shalih.” (Al Maidah: 79) Demikian pula orang-orang munafik yang diantara mereka saling menyuruh kepada perbuatan mungkar dan melarang dari perbuatan yang ma’ruf. baik amalan tersebut bersifat fardhu (wajib) atau pun bersifat mustahab (anjuran). Oleh karena itu. Allah ? berfirman (artinya): “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas. . seperti dalam ayat ini atau ayat-ayat yang lainnya. Diantaranya firman Allah ? (artinya): “Barangsiapa yang mengerjakan amal shalih. dalam Al Qur’an Allah ? banyak menggabungkan antara iman dan amal shalih dalam satu konteks. sebagaimana Nabi Nuh ? ketika memperingatkan kaumnya dari kesesatan: “Dan aku memberi nasehat kepada kalian. sabar terhadap musibah yang menimpa serta sabar terhadap takdir dan ketetapan-Nya. dan di dalam menjalankan ketaatan kepada Allah ? serta meninggalkan perkara-perkara yang diharamkan-Nya. Kemudian Nabi Hud ? yang berkata kepada kaumnya: “Aku hanyalah pemberi nasehat yang terpercaya bagimu. Orang-orang yang bersabar di atas kebenaran dan saling menasehati satu dengan yang lainnya.Kedua: Beramal shalih Sifat yang kedua adalah beramal shalih. karena kemungkaran akan semakin menyebar dan meluas.R Muslim no. Allah ? telah memberitakan keadaan mereka di dalam Al Quran. Nasehat merupakan perkara yang agung. bahkan ia telah beruntung dengan keberuntungan yang agung. selamatlah ia dari kerugian. Iman itu bisa bertambah dengan amalan shalih dan akan berkurang dengan amalan yang jelek (kemaksiatan) Oleh karena itu. Sehingga Allah ? melaknat kaum kafir dari kalangan Bani Israil dikarenakan tidak adanya sifat ini sebagaimana firman-Nya (artinya): “Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan mungkar yang mereka perbuat. baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman. Keterkaitan antara iman dan amal shalih itu sangatlah erat dan tidak bisa dipisahkan. mereka menyuruh kepada perbuatan yang mungkar dan melarang dari perbuatan yang ma’ruf. Atas dasar ini para ulama’ menyebutkan salah satu prinsip dasar dari Ahlus Sunnah wal jama’ah bahwa amal shalih itu bagian dari iman.” (Al A’raaf: 62).” (Az Zumar:10) Jika telah terkumpul pada diri seseorang keempat sifat ini.” (An Nahl: 97) Berkata Asy Syaikh Abdurrahman As Sa’di: “Jika dua sifat (iman dan amal shalih) di atas terkumpul pada diri seseorang maka dia telah menyempurnakan dirinya sendiri.” (Al A’raaf: 68) Dengan nasehat itu maka akan tegak agama ini.” (Taisir Karimirrahman) Ketiga: Saling menasehati dalam kebenaran Merupakan salah satu dari sifat-sifat yang menghindarkan seseorang dari kerugian adalah saling menasehati diantara mereka dalam kebenaran. Karena dengan dua sifat pertama (iman dan amal shalih) ia telah menyempurnakan dirinya sendiri.” Amalan shalih itu mencakup amalan zhahir yang dikerjakan oleh anggota badan maupun amalan batin. sabar di atas ketaatan terhadap Allah ? dan menjalankan segala perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya. dan dengan dua sifat terakhir (saling menasehati dalam kebenaran dan dalam kesabaran) ia telah menyempurnakan orang lain. 90 dari shahabat Tamim Ad Daari ?) Bila nasehat itu mulai kendor dan runtuh maka akan runtuhlah agama ini. maka sesungguhnya Allah ? telah menjanjikan bagi mereka pahala yang tidak terhitung. sebagian mereka dengan sebagian yang lain adalah sama.

lalu turunlah ayat: 125. “Dan (ingatlah).Penutup Demikianlah para pembaca sedikit dari apa yang kami sampaikan mengenai tafsir Surat Al ‘Ashr semoga dapat memberikan bimbingan kepada kita semua di dalam menempuh agama yang telah diridhai oleh Allah ? ini. Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam Jaami’ Shahih(2/51) nya: ‫حدثنا عمروْ بن عون قال حدثنا هشيم عن حميد عن أنس بن مالك قال قال عمر ب ُ الخطاب ص م وافقت ربي في ثلث فقلت يا‬ َ ُ ْ ُ َ ٍ َ َ ْ ِ ْ ّ َ ُ ْ َ َ َ َ ِ ّ َ ‫َ ّ َ َ َ ْ ُ ْ ُ َ ْ ٍ َ َ َ ّ َ َ ُ َ ْ ٌ َ ْ ُ َ ْ ٍ َ ْ َ َ ِ ْ ِ َ ِ ٍ َ َ َ َ ُ َ ُ ْن‬ ُ ِ َ َ ّ َ ّ ُ ُ َِ ُ ُ ّ َِ َ ْ ِ َ َ ْ َ َ َ َ ِ َ ْ َ َ ْ َ ِ َ ْ ُ َ َ ُ ْ ُ ِ َ ِ ُ َ َ َّ ُ َ ْ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ َ ْ َ ّ ِ َ ِ َ ْ ُ َ ‫رسول ال لوْ إتخذنا من مقام إبراهيم مصلى و آية الحجاب قلت يا رسول ال لو أمرت نساءك أن يحتجبن فإنه يكلمهن البر و الفاجر‬ ِ ِ َ ْ ََ َ َ ّ ُ ْ ِ ً ْ َ ً َ ْ َ ُ َّ َ ُ ْ َ ّ ُ َ ََ ْ ِ ُ ّ َ َ َ ّ ُ َ ُ ْ ُ َ ِ ْ ََ ِ َ ْ َ ْ ِ َ َ ّ ِ ّ ُ َ ِ َ َ َ ْ َ ِ َ ِ ُ َ ْ ََ َ َ ‫فنزلت آية الحجاب و إجتمع نساء النبي ص م في الغيرة عليه فقلت لهن عسى ربه إن طلقكن أن يبدله أجوازا خيرا منكن فنزلت هاذه‬ َِ ‫. ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. ayat: 125 َ ِ ِ َ ْ َ َ ِ ِ ّ ِ َ ِ ْ َ َ ّ َ ْ َ َ ِ َ ْ َِ َ ِ َ ْ ِ َِ َ ْ ِ َ َ َّ ُ َ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ ُ ِ ّ َ ً ْ ََ ِ ّ ِ ً َ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ َ َ ْ َِ ‫وإذ جعلنا البيت مثابة للناس وأمنا واتخذوا من مقام إبراهيم مصلى وعهدنا إلى إبراهيم وإسماعيل أن طهرا بيتي للطععائفين والعععاكفين‬ (١٢٥) ‫والركع السجود‬ ِ ُ ّ ِ ّّ َ 125. ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. dan Jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. katanya: Husyaim telah bercerita kepada kami dari Humaid dari Anas bin Malik.org Senin. Maroji’ : Salafy. “Dan (ingatlah). dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf. saya berkata: Wahai Rasulullah seandainya anda jadikan sebagian Makam Ibrahim sebagai tempat Shalat. 19 April 2010 Asbaabun Nuzuul Surat al-Baqarah(2). yang ruku' dan yang sujud".لية‬ “Telah bercerita kepada kami ‘Amr bin ‘Aun. yang ruku' dan yang sujud". Amin. Surat al-Baqarah(2): َ ِ ِ َ ْ َ َ ِ ِ ّ ِ َ ِ ْ َ َ ّ َ ْ َ َ ِ َ ْ َِ َ ِ َ ْ ِ َِ َ ْ ِ َ َ َّ ُ َ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ ُ ِ ّ َ ً ْ ََ ِ ّ ِ ً َ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ َ َ ْ َِ ‫وإذ جعلنا البيت مثابة للناس وأمنا واتخذوا من مقام إبراهيم مصلى وعهدنا إلى إبراهيم وإسماعيل أن طهرا بيتي للطععائفين والعععاكفين‬ (١٢٥) ‫والركع السجود‬ ِ ُ ّ ِ ّّ َ 125. Dan tentunya kita berharap agar dapat memiliki 4 sifat yang akan menyelamatkan kita dari kerugian baik di dunia maupun di akhirat. ayat: 125 Asbaabun Nuzuul Surat al-Baqarah(2). dan Jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. katanya: telah berkata Umar: Saya sepakat/seide/bersesuaian dengan Rabbku dalam tiga hal. dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf. . yang i'tikaf. Ya Rabbal ‘alamin. yang i'tikaf.

dia berkata: berkata Umar: Saya bersesuaian/sejalan/setuju/sama dengan Rabbku(tuhanku) dalam tiga hal: tentang Maqam Ibrahim. . Al-Hafidz Ibnu Katsir juga ْ ُِ ّ َ menyandarkannya kepada an-Nasa’i dan Ibnu Majah dalam Tafsirnya(Tafsir Ibnu Katsir). dan kata beliau(at-Tirmidzi): Hadis di atas Hasan Shahih. DAFTAR PUSTAKA Fathul Baarii(Ibnu Hajar al-Asqalani). Beliau(Ibnu Umar) mencukupkan dengan lafadz: ‫ و تخذوا‬yang artinya: (dan ambillah/jadikanlah). Jaami’ Shahih al-Muslim. Kata al-Hafidz(Ibnu Hajar al-Asqalani) dalam Fath al-Baari(2/51): maka amanlah dari tadlis(menyembunyikan sanad) nya.Juga diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Jaami’ Shahih(15/166) nya: ْ ِ َّ ُ ْ َ َ ُ َ ُ َ َ َ َ َ َ ُ ِ ْ ِ َ ٍ ِ َ ْ َ َ َ َ ْ َ َ َ ْ َ ُ ْ ُ َ ِ ْ َ ُ َ َ ٍ ِ َ ُ ْ ُ ْ ِ َ َ َ ّ َ ّ ِ َ ْ ِ َ ْ ُ ُ ْ ُ َ ْ ُ َ َ ّ َ ‫حدثنا عقبة بن مكرم العمي حدثنا سعيد بن عامر قال جويرية بن أسماء أخبرنا عن نافع عن ابن عمر قال قال عمر وافقت ربي في‬ ٍ ْ َ َ َ ُ ْ ِ َ ِ َ ِ ْ ِ َ َ ِْ َ ِْ ِ ََ ْ ِ ٍ َ َ ‫. Hijab dan Tawanan Perang Badr. Hadis ini juga dikeluarkan oleh at-Tirmidzi dalam Sunan(4/69) nya. katanya: Juwairiyah bin Asma’ telah mengabarkan kepada kami dari Nafi’ dari Ibnu Umar. Ath-Thabari mengeluarkan pula dalam Kitab Tafsirnya Tafsir ath-Thabari(1/534) sebagaimana Riwayat at-Tirmidzi di atas. Beliau(Ibnu Katsir) keluarkan pula dalam Juz 1/24 dan 36.” KETERANGAN: Imam Bukhari mendeskripsikan dalam Tafsir(9/235) di dalamnya ada Mutaba’ah(dukungan) Yahya bin Sa’id untuk Husyaim dan Beliau(Imam Bukhari) cantumkan dalam dua tempat secara Mu’allaq(tidak menyebutkan sanadnya) dan di sini terdapat ungkapan tegas adanya sima’(mendengar) dari Humaid dari Anas.ثلث في مقام إبراهيم و في الحجاب و في أسارى بدر‬ “ Telah bercerita kepada kami ‘Uqbah bin Mukarram al-‘Ammi. Jaami’ Shahih al-Bukhari. Sunan(an-Nasa’i). Dalam bab ini ada periwayatan juga dari Ibnu ‘Umar.

Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam Jaami’ Shahih(2/51) nya: ‫حدثنا عمروْ بن عون قال حدثنا هشيم عن حميد عن أنس بن مالك قال قال عمر ب ُ الخطاب ص م وافقت ربي في ثلث فقلت يا‬ َ ُ ْ ُ َ ٍ َ َ ْ ِ ْ ّ َ ُ ْ َ َ َ َ ِ ّ َ ‫َ ّ َ َ َ ْ ُ ْ ُ َ ْ ٍ َ َ َ ّ َ َ ُ َ ْ ٌ َ ْ ُ َ ْ ٍ َ ْ َ َ ِ ْ ِ َ ِ ٍ َ َ َ َ ُ َ ُ ْن‬ ُ ِ َ َ ّ َ ّ ُ ُ َِ ُ ُ ّ َِ َ ْ ِ َ َ ْ َ َ َ َ ِ َ ْ َ َ ْ َ ِ َ ْ ُ َ َ ُ ْ ُ ِ َ ِ ُ َ َ َّ ُ َ ْ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ َ ْ َ ّ ِ َ ِ َ ْ ُ َ ‫رسول ال لوْ إتخذنا من مقام إبراهيم مصلى و آية الحجاب قلت يا رسول ال لو أمرت نساءك أن يحتجبن فإنه يكلمهن البر و الفاجر‬ ِ ِ َ ْ ََ َ َ ّ ُ ْ ِ ً ْ َ ً َ ْ َ ُ َّ َ ُ ْ َ ّ ُ َ ََ ْ ِ ُ ّ َ َ َ ّ ُ َ ُ ْ ُ َ ِ ْ ََ ِ َ ْ َ ْ ِ َ َ ّ ِ ّ ُ َ ِ َ َ َ ْ َ ِ َ ِ ُ َ ْ ََ َ َ ‫فنزلت آية الحجاب و إجتمع نساء النبي ص م في الغيرة عليه فقلت لهن عسى ربه إن طلقكن أن يبدله أجوازا خيرا منكن فنزلت هاذه‬ َِ ‫. Tafsir Ibnu Katsir. Surat al-Baqarah(2): َ ِ ِ َ ْ َ َ ِ ِ ّ ِ َ ِ ْ َ َ ّ َ ْ َ َ ِ َ ْ َِ َ ِ َ ْ ِ َِ َ ْ ِ َ َ َّ ُ َ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ ُ ِ ّ َ ً ْ ََ ِ ّ ِ ً َ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ َ َ ْ َِ ‫وإذ جعلنا البيت مثابة للناس وأمنا واتخذوا من مقام إبراهيم مصلى وعهدنا إلى إبراهيم وإسماعيل أن طهرا بيتي للطععائفين والعععاكفين‬ (١٢٥) ‫والركع السجود‬ ِ ُ ّ ِ ّّ َ 125. “Dan (ingatlah). yang i'tikaf. Sunan(Ibnu Maajah).Sunan(at-Tirmidzi). Asbaabun Nuzuul Surat al-Baqarah(2). dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf. yang ruku' dan yang sujud". katanya: Husyaim telah bercerita kepada kami dari Humaid dari Anas bin Malik. yang ruku' dan yang sujud". saya berkata: Wahai Rasulullah seandainya anda jadikan sebagian Makam Ibrahim sebagai tempat Shalat. ayat: 125 َ ِ ِ َ ْ َ َ ِ ِ ّ ِ َ ِ ْ َ َ ّ َ ْ َ َ ِ َ ْ َِ َ ِ َ ْ ِ َِ َ ْ ِ َ َ َّ ُ َ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ ُ ِ ّ َ ً ْ ََ ِ ّ ِ ً َ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ َ َ ْ َِ ‫وإذ جعلنا البيت مثابة للناس وأمنا واتخذوا من مقام إبراهيم مصلى وعهدنا إلى إبراهيم وإسماعيل أن طهرا بيتي للطععائفين والعععاكفين‬ (١٢٥) ‫والركع السجود‬ ِ ُ ّ ِ ّّ َ 125. Tafsir ath-Thabari. lalu turunlah ayat: 125. dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf. ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman.لية‬ “Telah bercerita kepada kami ‘Amr bin ‘Aun. ayat: 125 Asbaabun Nuzuul Surat al-Baqarah(2). “Dan (ingatlah). katanya: telah berkata Umar: Saya sepakat/seide/bersesuaian dengan Rabbku dalam tiga hal. dan Jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. dan Jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. yang i'tikaf. ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Juga diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Jaami’ Shahih(15/166) nya: .

” KETERANGAN: Imam Bukhari mendeskripsikan dalam Tafsir(9/235) di dalamnya ada Mutaba’ah(dukungan) Yahya bin Sa’id untuk Husyaim dan Beliau(Imam Bukhari) cantumkan dalam dua tempat secara Mu’allaq(tidak menyebutkan sanadnya) dan di sini terdapat ungkapan tegas adanya sima’(mendengar) dari Humaid dari Anas. Dalam bab ini ada periwayatan juga dari Ibnu ‘Umar. Sunan(an-Nasa’i). Jaami’ Shahih al-Muslim. Jaami’ Shahih al-Bukhari. Al-Hafidz Ibnu Katsir juga ْ ُِ ّ َ menyandarkannya kepada an-Nasa’i dan Ibnu Majah dalam Tafsirnya(Tafsir Ibnu Katsir). Beliau(Ibnu Katsir) keluarkan pula dalam Juz 1/24 dan 36.ثلث في مقام إبراهيم و في الحجاب و في أسارى بدر‬ “ Telah bercerita kepada kami ‘Uqbah bin Mukarram al-‘Ammi. Sunan(at-Tirmidzi). Beliau(Ibnu Umar) mencukupkan dengan lafadz: ‫ و تخذوا‬yang artinya: (dan ambillah/jadikanlah). . Hadis ini juga dikeluarkan oleh at-Tirmidzi dalam Sunan(4/69) nya.ْ ِ َّ ُ ْ َ َ ُ َ ُ َ َ َ َ َ َ ُ ِ ْ ِ َ ٍ ِ َ ْ َ َ َ َ ْ َ َ َ ْ َ ُ ْ ُ َ ِ ْ َ ُ َ َ ٍ ِ َ ُ ْ ُ ْ ِ َ َ َ ّ َ ّ ِ َ ْ ِ َ ْ ُ ُ ْ ُ َ ْ ُ َ َ ّ َ ‫حدثنا عقبة بن مكرم العمي حدثنا سعيد بن عامر قال جويرية بن أسماء أخبرنا عن نافع عن ابن عمر قال قال عمر وافقت ربي في‬ ٍ ْ َ َ َ ُ ْ ِ َ ِ َ ِ ْ ِ َ َ ِْ َ ِْ ِ ََ ْ ِ ٍ َ َ ‫. dan kata beliau(at-Tirmidzi): Hadis di atas Hasan Shahih. Ath-Thabari mengeluarkan pula dalam Kitab Tafsirnya Tafsir ath-Thabari(1/534) sebagaimana Riwayat at-Tirmidzi di atas. Hijab dan Tawanan Perang Badr. katanya: Juwairiyah bin Asma’ telah mengabarkan kepada kami dari Nafi’ dari Ibnu Umar. dia berkata: berkata Umar: Saya bersesuaian/sejalan/setuju/sama dengan Rabbku(tuhanku) dalam tiga hal: tentang Maqam Ibrahim. DAFTAR PUSTAKA Fathul Baarii(Ibnu Hajar al-Asqalani). Kata al-Hafidz(Ibnu Hajar al-Asqalani) dalam Fath al-Baari(2/51): maka amanlah dari tadlis(menyembunyikan sanad) nya.

memberi kesempatan kepada orangorang kafir.2 2) ‫)إذا جاء نصر ال والفتح )1( ورأيت الناس يدخلون في دين ال أفواجا‬ ً َ ْ َ ّ ِ ِ ِ َ ُُ ْ َ َ ّ َ ْ ََ َ ِ ُ ْ َْ َ ّ ُ ْ َ َ َ َ ِ ِ Dalam ayat-ayat ini Allah memerintahkan apa yang harus dilakukan nabi-Nya pada saat penaklukan Mekah.Sunan(Ibnu Maajah). bukan perseorangan sebagaimana halnya pada permulaan dakwah. 110:3) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah An Nashr 3 3) ‫)فسبح بحمد ربك واستغفر ُ إنه كان توابا‬ ً ّ َ َ َ ُ ّ ِ ‫َ َ ّ ْ ِ َ ْ ِ َ ّ َ َ ْ َ ْ ِ ْه‬ Bila yang demikian itu telah terjadi supaya ia mengagungkan Tuhannya dan mensucikan-Nya dari halhal yang tidak layak bagi-Nya. Mensucikan Allah hendaknya dengan memuji-Nya atas nikmat-nikmat yang dianugerahkan-Nya dan mensyukuri segala kebaikan-kebaikan yang telah dilimpahkan-Nya dan menyanjung-Nya dengan sepantasnya. karena Allah selalu menerima tobat hamba-hamba-Nya. 3 maka bertasbihlah dengan dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya.(QS.(QS. Bila ia selalu melakukan yang demikian niscaya menjadi kuat dan sempurnalah jiwanya. 110:1) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah An Nashr 1 . Allah mendidik hamba-hamba-Nya melalui bermacam-macam cobaan dan bila merasa tidak sanggup menghadapinya harus memohon bantuan-Nya serta yakin akan datangnya bantuan itu. Tafsir Ibnu Katsir. yaitu apabila ia telah melihat pertolongan Allah terhadap agama-Nya telah tiba. Bila Allah Yang Maha Kuasa dan Maha Bijaksana. dengan kekalahan orang-orang musyrik dan kemenangan di pihak Nabi-Nya. 2 dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong. bukanlah berarti Dia telah menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beramal baik.(QS. bukan perseorangan sebagaimana halnya pada permulaan dakwah.2 2) ‫)إذا جاء نصر ال والفتح )1( ورأيت الناس يدخلون في دين ال أفواجا‬ ً َ ْ َ ّ ِ ِ ِ َ ُُ ْ َ َ ّ َ ْ ََ َ ِ ُ ْ َْ َ ّ ُ ْ َ َ َ َ ِ ِ Dalam ayat-ayat ini Allah memerintahkan apa yang harus dilakukan nabi-Nya pada saat penaklukan Mekah. Tafsir Surat : AN-NASHR 1 Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan. . dan melihat pula orang-orang masuk agama Allah beramai-ramai dan berduyun-duyun. dengan kekalahan orang-orang musyrik dan kemenangan di pihak Nabi-Nya. yaitu apabila ia telah melihat pertolongan Allah terhadap agama-Nya telah tiba. Tafsir ath-Thabari. seperti ia menganggap terlambat datangnya pertolongan dan mengira bahwa Tuhan tidak menepati janji-Nya untuk meninggikan nikmat-Nya atas Nabi-Nya walaupun orang-orang kafir tidak menghendakinya. Keadaan ini terjadi pula pada para sahabat yang memiliki jiwa yang sempurna dan menerima tobat mereka. Kemudian mintalah ampun kepada Allah untuk dirimu dan untuk sahabat-sahabatmu yang telah memperlihatkan kesedihan dan keputus-asaan karena terlambat datangnya pertolongan Allah. 110:2) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah An Nashr 1 . Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat. Walaupun ini berat untuk jiwa manusia biasa. oleh sebab itu Ia menyuruh Nabi-Nya memohon ampunan-Nya. Bertobat dari keluh kesah adalah dengan mempercaya penuh akan janji-janji Allah dan dengan membersihkan jiwa dari pemikiran yang bukan-bukan bila menghadapi kesulitan. dan melihat pula orang-orang masuk agama Allah beramai-ramai dan berduyun-duyun. tetapi ringan untuk Nabi-Nya sebagai insanul kamil.

sesudah itu turun firman Allah: ‫اليوم أكملت لكم دينكم وأتممت عليكم نعمتي‬ Artinya: "Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu. hidup sesudahnya dua puluh satu hari saja. hilanglah ketakutan dan hendaklah Nabi-Nya bertasbih menyucikan Tuhannya dan mensyukuri-Nya serta membersihkan jiwa dari pemikiran-pemikiran yang terjadi pada masa kesulitan. Nabi memahaminya bahwa tugas risalahnya telah selesai dan selanjutnya ia hanya menunggu panggilan pulang ke Rahmatullah. Pengikut-pengikut Muhammad terdiri dari orang-orang biasa yang tidak mempunyai kedudukan. sebagaimana firman Allah: ‫فقال المل الذين كفروا من قومه ما نراك إل بشرا مثلنا وما نراك اتبعك إل الذين هم أراذلنا بادي الرأي وما نرى لكم علينا من فضل‬ ‫بل نظنكم كاذبين‬ Artinya: Maka berkatalah pemimpin-pemimpin yang kafir dari kaumnnya: "Kami tidak melihat kamu. hidup sesudahnya tiga puluh lima hari. Tafsir Surat : AL-KAUTSAR 1 Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Q. bahwa mereka yang cepat menerima panggilan para rasul adalah orang-orang biasa.(QS. Kemudian setelah itu turun ayat Kalalah. orang lemah karena mereka tidak takut kehilangan. dan Nabi hidup sesudahnya lima puluh hari.S. Dengan demikian keluh kesah dan rasa kecewa tidak lagi akan mempengaruhi jiwa orangorang yang ikhlas selagi mereka memiliki keikhlasan dan berada dalam persesuaian kata dan cinta sama cinta. Nabi hidup hanya delapan puluh hari setelah turun ayat ini. tetapi Allah senantiasa membantu para rasul Nya dan menunjang dakwah mereka. melainkan (sebagai) seorang manusia (biasa) seperti kami.S. dan telah Kucukupkan kepadamu nikmatKu". Q. (Hud): 27. Al Maidah: 3). pembesar-pembesar dan orang-orang . Begitulah sikap penduduk Mekah terhadap dakwah Nabi SAW. karena kaum Nuh juga dahulu kala telah menyatakan yang demikian kepada nabi Nuh A.Maksudnya. dan kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apapun atas kami. (Q.S. Setelah itu turun ayat: ‫لقد جاءكم رسول من أنفسكم‬ Artinya: "Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri". Dari itu pertentangan terusmenerus terjadi antara mereka dengan para rasul. (Q. Kemudian turun firman Allah. 108:1) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Kautsar 1 1) ‫)إنا أعطيناك الكوثر‬ َ َ ْ َ ْ َ َ ْ َ ْ َ ِّ Orang-orang musyrik di Mekah dan Orang-orang munafik di Madinah mencemoohkan dan mencacimaki Nabi sebagai berikut: a. At Tubah: 128). Ibnu Umar berkata: "Surah ini turun di Mina ketika Nabi mengerjakan Haji Wada'.S. Dengan turunnya surah An Nasr ini. (Al Baqarah): 281. dan kami tidak melihat orang-orang yang mengikuti kamu melainkan orang-orang yang hina dina di antara kami yang lekas percaya saja. bila pertolongan telah tiba dan telah mencapai kemenangan serta manusia berbondongbondong masuk Islam. kalau agama yang dibawanya itu benar tentu yang menjadi pengikutnya pengikut-pengikutnya orangorang mulia yang berkedudukan di antara mereka. Sunatullah yang berlaku di antara hamba-hamba-Nya. Ucapan ini bukanlah suatu keanehan.S. bahkan 'kami yakin bahwa kamu adalah orang-orang yang dusta". karena mereka tidak mempunyai pangkat atau kedudukan yang ditakuti hilang. Maka Nabi SAW. ‫واتقوا يوما ترجعون فيه إلى ال‬ Artinya: "Dan peliharalah dirimu dari (azab yang terjadi pada) hari yang pada waktu itu kamu semua dikembalikan kepada Allah". Maka Nabi SAW.

Orang-orang yang mencaci Nabi.(QS. tetapi yang mereka benci dan tidak senang adalah petunjuk dan hikmah yang dibawa beliau. lalu kembalilah kepada mereka kedudukan mereka yang semula. bukanlah mereka tidak senang kepada pribadi Nabi. Dalam ayat lain yang sama maksudnya Allah berfirman: ‫قل إن صلتي ونسكي ومحياي ومماتي ل رب العالمين ل شريك له وبذلك أمرت وأنا أول المسلمين‬ Artinya: Katakanlah: "Sesungguhnya salatku. walaupun (orang musyrik) memandang hina dan tidak menghargai pemberian itu disebabkan kekurangan akal dan pengertian mereka. bahwa tuduhan-tuduhan yang dilontarkan oleh orang-orang musyrik itu adalah suatu purbasangka yang tidak ada artinya sama sekali. Adapun kedudukan Nabi SAW. "Sebutan Muhammad akan lenyap dan dia akan mati punah".S. Namun semua itu adalah untuk membersihkan jiwa-jiwa yang masih dapat dipengaruhi oleh isyu-isyu tersebut dan untuk mematahkan tipu daya orang-orang musyrik. b. karena beliau mencela kebodohan mereka dan mencaci berhala-berhala yang mereka sembah serta mengajak mereka untuk meninggalkan penyembahan berhala-berhala itu. Orang-orang Mekah bila melihat suatu musibah atau kesulitan yang menimpa pengikut-pengikut Nabi. dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)". karena Dia sajalah yang mendidiknya dan melimpahkan karuniaNya. hidupku. Tuhan semesta alam. agama yang benar. petunjuk-petunjuk dan jalan yang lurus yang membawa kepada kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat. Pemberian itu berupa kenabian..yang berkedudukan tidak mau mengikuti Nabi karena benci kepada beliau dan terhadap orang-orang biasa yang menjadi pengikut beliau. yang telah diguncangkan oleh agama baru itu. 108:3) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Kautsar 3 3) ‫)إن شانئ َ هو البتر‬ ُ َ ْ َْ َ ُ ‫ِ ّ َ ِ َك‬ Sesudah Allah menghibur dan menggembirakan Rasul-Nya serta memerintahkan supaya mensyukuri anugerah-anugerah-Nya dan sebagai kesempurnaan nikmat-Nya. Dalam ayat ini Allah menerangkan bahwa Dia telah memberi Nabi-Nya nikmat dan anugerah yang tidak dapat dihitung banyaknya dan tidak dapat dinilai tinggi mutunya. Orang-orang Mekah bila melihat anak-anak Nabi meninggal dunia. Maka pada surah itu Allah menyampaikan kepada Rasul-Nya. dan orang-orang yang menerima petunjuk beliau serta nama harum mereka diangkat setinggi-tingginya oleh Allah sepanjang masa. maka Allah menjadikan musuhmusuh Nabi itu hina dan tidak percaya. C. tiada sekutu bagi-Nya. dan berkorbanlah. Adapun Nabi dan pengikut-pengikutnya sebutan dan basil perjuangannya akan tetap jaya sampai Hari Kiamat. pasti akan menang dan pengikut-pengikut beliau pasti akan bertambah banyak.(QS. dan matiku hanyalah untuk Allah. Q. mereka bergembira dan bersenang hati serta menunggu kehancuran mereka dan lenyapnya sebutan mereka. 3 Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus. Siapa saja yang membenci dan mencaci Nabi akan hilang pengaruhnya dan tidak ada kebahagiaan baginya di dunia dan di akhirat. 108:2) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Kautsar 2 2) ‫)فصل لربك وانحر‬ ْ َ ْ َ َ َّ ِ ّ َ َ Dalam ayat ini Allah memerintahkan Nabi-Nya agar mengerjakan salat dan menyembelih hewan korban karena Allah semata-mata. mereka berkata. (Al An'am): 162-163. sehingga nama mereka hanya diingat ketika membicarakan orang-orang jahat dan kejahatannya. Mereka mengira bahwa kematian itu suatu kekurangan lalu mereka mengejek Nabi dan berusaha menjauhkan manusia dari Nabi SAW. Penyakit Hati dan Penangkalnya . ibadatku. agar mereka mengetahui bahwa perjuangan Nabi SAW. Sungguh Allah telah menepati janji-Nya dengan menghinakan dan menjatuhkan martabat orang-orang yang mencaci Nabi. 2 Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu.

Tidak tekun beribadah Ketekunan dalam beribadah merupakan sesuatu hal yang wajib kita laksanakan. sesungguhnya pada setiap jasad ada sekerat daging. maka ibadah tersebut hanyalah sekedar rutinitas belaka. .” (HR. kita harus terus berupaya untuk menjaga hati kita agar tidak terkena penyakit hati. 4. apabila dia jelek maka jelek semua anggota jasad. Perhatikan sabda Rasulullah saw berikut: “Dinamakan hati (al-qolbu) karena cepatnya berubah. Apabila hati ini baik. Malas dalam ketaatan dan ibadah Kalaupun ia beribadah. Ahmad) “Perumpamaan hati adalah seperti sebuah bulu di tanah lapang yang diubah oleh hembusan angin dalam keadaan terbalik.” (HR.”(HR. Misalnya. Ada pula yang melakukan dalam beberapa jenis bahkan semuanya dilakukan dengan terang-terangan. Melakukan kedurhakaan dan dosa Di antara manusia ada yang melakukan kedurhakaan terus-menerus dalam satu jenis perbuatan. dan hanya akan bertumpu pada keinginan pribadinya.” (HR. Penyakit-penyakit hati tersebut dapat diketahui dengan melihat perilaku yang ditampilkan oleh seseorang dalam kesehariannya. Dzat yang membolak-balikkan hati. Ibnu Abi Ashim) “Sesungguhnya hati-hati anak Adam berada di antara dua jari-jari Alloh layaknya satu hati. Namun jika hati yang dimiliki seorang manusia telah penuh dengan niat jahat. Hati inilah yang mempengaruhi tabiat dan sifat seseorang. ketahuilah dialah hati. Masuk dalam kategori ini ialah perbuatan–perbuatan yang tidak dilakukan dengan mempedulikan nilai dari perbuatan tersebut atau meremehkan waktu-waktu yang tepat untuk melakukannya. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah Muhammad saw: “Ketahuilah. 3.” (HR. baik kita sadari maupun tidak. atau menunda-nunda haji padahal sudah ada kemampuan untuk melaksanakan. dan “kosong”. Dia mengubah menurut kehendak-Nya. dapat dipastikan bahwa tingkah laku orang tersebut tidak akan jauh dari tindakan yang merugikan orang lain. Muslim) “Ya Alloh. Bukhori) 2. Merasakan kekerasan dan kekakuan hati Keras dan kakunya hati seseorang membuat orang itu tidak memiliki sensitifitas terhadap masalahmasalah yang menimpa saudaranya sesame muslim. condongkanlah hati kami untuk selalu taat kepadaMu. Dalam beribadah kita harus benar-benar memperhatikan dengan seksama setiap gerakan dan ucapan/bacaan serta doa. Bukhori) Perubahan sifat yang ada dalam hati ini terjadi dengan sangat cepat. Perilaku yang mencerminkan rusak dan sakitnya hati seseorang diantaranya adalah: 1. yang menyebabkab kita tersesat dari jalan yang diridhoi Allah SWT. Hal ini karena ia tidak akan mampu dipengaruhi oleh apapun juga. apabila dia baik maka baik seluruh anggota jasad. Dia-lah yang membolak-balikkan hati manusia sesuai dengan kehendak-Nya. Semua itu terjadi semata karena kekuasaan yang dimilii Allah SWT.Setiap manusia tentu memiliki hati. Sedangkan orang yang hatinya mulai diliputi oleh “penyakit” tidak akan mampu tekun dan memperhatikan apa yang dilakukannya dalam beriadah. Begitu banyak penyakit yang dapat hinggap dalam hati kita. maka manusia tersebut akan memiliki sifat yang terpuji.” (HR. melakukan sholat-sholat di akhir waktu. Muslim) Meskipun demikian. padahal Rosululloh bersabda: “Setiap umatku akan terampuni kecuali mereka yang melakukan kedurhakaan secara terangterangan.

(QS. Tidak tersentuh kandungan ayat-ayat suci Al Qur’an 7. Lalai dalam amar ma’ruf nahi munkar Bara ghiroh dalam hati telah padam. “Sesunguhnya kamu sekalian akan berhasrat mendapatkan kepemiminan dan hal ini akan menjadi penyesalan pada hari kiamat.” (HR. Mudah memutuskan tali silaturahmi/persaudaraan 16. tidak pula mencegah dari yang mungkar. Nasai) 11. Sibuk dalam urusan dunia semata 18. Bukhori) 10. Bakhil dan kikir atas hartanya Allah SWT memuji orang-orang Anshor dengan firman-Nya: “… dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin) atas diri mereka sendiri. mengapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Alloh bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan. Hal ini untuk mempertahankan keimanan yang ada dalam hati kita. Tidak peduli pada penderitaan sesama muslim 15. sekalipun mereka dalam kesusahan. Gila kehormatan dan popularitas Termasuk di dalamnya. Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya. mereka itulah orang-orang yang beruntung. Bersenang-senang diatas penderitaan umat muslim 13. Pada puncaknya. kita dapat menyembuhkan hati yang sakit tersebut dengan beberapa cara.5. Meskipun demikian. al-Hasyr [59]: 9) Rosulullah saw bahkan bersabda : “Tidaklah berkumpul pada hati seorang hamba selama-lamanya sifat kikir dan keimanan. Segala urusan dianggap sama 9.” (QS.” (HR. dia tidak mengetahui yang ma’ruf dan tidak mengetahui yang mungkar. Hanya pandai menilai kadar dosa yang dilakukan dan tidak melihat pada siapa dosa itu dilakukannya 14. Lalai dalam dzikir dan doa 8. gila terhadap kedudukan ingin tampil sebagai pemimpin yang menonjol dan tidak dibarengi dengan kemampuan yang semestinya. Mengakui apa-apa yang tidak dilakukannya Padahal penyakit ini yang menjadikan binasanya umat terdahulu. ash-Shof : 2–3) 12. Perasaan gelisah dan resah karena masalah yang dihadapi 6. Alloh berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman. Suka berlebih-lebihan Penyembuhan Perilaku tersebut diatas dapat dijadikan indikator awal akan adanya penyakit pada hati seseorang. Senang berbantah-bantahan yang mneyebabkan hatinya keras dan kaku 17. tidak menyuruh kepada yang ma’ruf. .

rohmat Allah datang. manakala bulan tersebut tertutup oleh awan maka hilanglah sinar dari rembulan tersebut. para malaikat datang mengelilingi mereka. dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan.” (HR. Memperbanyak amal sholeh Banyak hal yang dapat digunakan sebagai lading amal sholeh bagi kita. dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi. 4. Bukhari) Ada beberapa hal yang bisa dilakukan seorang muslim sebagai upaya penyembuhan penyakit hati yang dideritanya: 1. Tidak akan sama keadaan orang yang mengetahui dan orang yang tidak mengetahui. Jika seorang muslim memperhatikan nash-nash tersebut. dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering. Juga sebagaimana sabda Nabi Muhammad saw : “Barangsiapa di antara kamu melihat kemungkaran hendaklah dia mengubah dengan tangannya. Merasakan keagungan Allah SWT Banyak dalil dari al-Qur’an dan as-Sunnah yang mengungkap tentang keagungan Alloh. Firman Allah SWT : “Dan Kami turunkan dari al-Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman…. jika tidak mampu maka dengan hatinya. dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula). ketika gumpalangumpalan awan menghilang maka nampak kembali cahaya bulan tersebut.” (QS. terkadang bercahaya terkadang gelap. hati tenteram. andaikata kamu tetap seperti keadaanmu di sisiku dan di dalam berdzikir. jika dia tidak mampu maka dengan lisannya. penerang dan cahaya bagi hamba Allah yang dikehendaki-Nya. tentu para malaikat akan menyalami kamu di atas tempat tidurmu dan tatkala dalam perjalanan.” (QS.Rosulullah saw menggambarkan dalam salah satu sabda Beliau bahwa keimanan seorang hamba diibaratkan sebagai pakaian yang dibutuhkan untuk diperbaharui setiap saat. Mencari dan mempelajari ilmu agama Yaitu ilmu yang bisa menghasilkan rasa takut kepada Allah SWT dan menambah nilai keimanannya. dosa-dosa terampuni. Rosulullah saw bersabda: “Demi Dzat yang jiwaku ada dalam genggaman-Nya. Membaca dan menyimak Al Qur’an Allah SWT telah memastikan bahwa al-Qur’an adalah penawar dari penyakit.” (HR. dan yang demikian adalah selemah-lemah iman. Sedangkan bentuk dan cara memperbanyak amal sholeh diantaranya adalah: • Sesegera mungkin melaksanakan amal sholih • Melaksanakan amal sholih secara terus-menerus • Tidak gampang bosan dan capai dalam melaksanakannya • Mengulang beberapa amal sholih yang terlupakan . Banyak berdzikir Dengan berdzikir kepada Allah SWT keimanan bertambah. niscaya akan bergetar hatinya dan jiwanya akan tunduk kepada Dzat yang Maha Mendengar dan Maha Mengetahui sebagaimana firman Allah : “Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib. Beliau saw juga menggambarkan keimanan ibarat menatap bulan. al-Isra’ : 82) 2. tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri. al-An’am: 59) 3. melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh). Muslim) 5.

sebagiannya berbentuk lisan seperti dzikir dan do’a. sunnah. 7. yakni kematian. Banyak melakukan ibadah hati 14. sebagiannya berbentuk materi seperti zakat. Banyak mengingat mati Rosulullah saw bersabda: “Perbanyaklah mengingat penebas segala kelezatan. Berbagai jenis ibadah ini memungkinkan untuk dijadikan sebagai penyembuh dari penyakit hati atau lemahnya keimanan. Dan semoga Allah SWT memberikan perlindungan kepada kita. sebagiannya berbentuk fisik seperti sholat.” (HR. baik di dunia maupun di akhirat kelak. Tidak terlalu mengharap dunia 13. dan lain-lain. Bermunajat dan pasrah kpeada Allah SWT 12. Amin……… . Menelaah firman-firman Allah SWt yang terkait dengan peristiwa alam 11. dan anjuran. Berdo’a kepada allah SWT agar dijaga keimanan kita Semoga kita terhindar dari penyakit hati yang dapat melemahkan dan bahkan menghilangkan keimanan kita kepada Allah SWT. Yang wajib pun terkadang terbagi kepada beberapa bagian.• Senantiasa berharap apa yang dilakukannya diterima oleh Allah SWT 6. Takut meninggal dalam keadaan su’us khotimah 8. mengiringkan jenazah. Rajin melakukan ibadah Di antara rahmat Allah SWT ialah dengan diberikan-Nya beberapa macam peribadatan. Selalu ingat akan tibanya hari akhir 10. Bahkan satu jenis ibadah bisa dibagi kepada wajib. 9. Tirmidzi) Di antara cara yang efektif untuk mengingatkan seseorang terhadap kematian ialah dengan berziarah kubur. mengunjungi orang sakit.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful