Asbabun Nuzul (Sebab-sebab turunnya) surat Al-Fatihah

Surat Al-Fatihah yang merupakan surat pertama dalam Al Qur’an dan terdiri dari 7 ayat adalah masuk kelompok surat Makkiyyah, yakni surat yang diturunkan saat Nabi Muhammad di kota Mekah. Dinamakan AlFatihah, lantaran letaknya berada pada urutan pertama dari 114 surat dalam Al Qur’an. Para ulama bersepakat bahwa surat yang diturunkan lengkap ini merupakan intisari dari seluruh kandungan Al Qur’an yang kemudian dirinci oleh surat-surat sesudahnya. Surat Al-Fatihah adalah surat Makkiyyah, yaitu surat yang diturunkan di Mekkah sebelum Rasulullah SAW hijrah ke Madinah. Surat ini berada di urutan pertama dari surat-surat dalam Al-Qur’an dan terdiri dari tujuh ayat. Tema-tema besar Al Qur’an seperti masalah tauhid, keimanan, janji dan kabar gembira bagi orang beriman, ancaman dan peringatan bagi orang-orang kafir serta pelaku kejahatan, tentang ibadah, kisah orang-orang yang beruntung karena taat kepada Allah dan sengsara karena mengingkariNya, semua itu tercermin dalam ekstrak surat Al Fatihah. Nama Lain Surat Al Fatihah Surat Al Fatihah memiliki banyak nama. Di antaranya; Fatihatul Kitab (pembuka kitab/Al Qur’an). Karena Al Qur’an, secara penulisan dibuka dengan surat ini. Demikian pula dalam shalat, Al Fatihah sebagai pembuka dari surat-surat lainnya. Al Fatihah dikenal juga dengan sebutan As Sab’ul Matsani (tujuh yang diulang-ulang). Disebabkan surat ini dibaca berulang-ulang pada setiap raka’at dalam shalat. Dinamakan juga dengan Ummul Kitab. Karena di dalamnya mencakup pokok-pokok Al Qur’an, seperti aqidah dan ibadah. Menurut al-Qurtubhi surat al-Fatihah memiliki 12 nama, yakni al-salah (salat, doa), fatihatul kitab (induk alkitab), ummul kitab (induk al-Quran), al-matsani (berulang-ulang), al-quranul ‘azhim (al-Quran yang agung), asy-syifa (penawar, obat, penyembuh), ar-ruqyah (rukyah), al-asas (fondasi), al-wafiyah (yang menyeluruh, komprehensif), al-kafiyah (yang sempurna) dan al-fatihah (pembuka). Dari Abu Hurairah Radhiallahu Anhu berkata : telah bersabda Rasulullah SAW : Al-Hamdulillah (AlFatihah) adalah Ummul Qur’an, Ummul Kitab, As-Sabul Matsaani dan Al-Qur’anul Adhim. (HR. At-Tirmidzi dengan sanad sahih). Dinamakan dengan Ummul Kitab atau Umul Qur’an, yaitu induk Al-Qur’an, karena di dalamnya mencakup inti ajaran Al-Quran. Membaca Al-Fatihah Adalah Rukun Shalat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Tidak ada shalat bagi orang yang tidak membaca Fatihatul Kitab (Al Fatihah).” (HR. Bukhari dan Muslim dari Ubadah bin Shamit radhiyallahu ‘anhu). Dalam sabda yang lain beliau mengatakan yang artinya, “Barangsiapa yang shalat tidak membaca Ummul Qur’an (surat Al Fatihah) maka shalatnya pincang (khidaaj).” (HR. Muslim) Al Fatihah Adalah Surat Paling Agung Dalam Al Quran Dari Abu Sa’id Rafi’ Ibnul Mu’alla radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadaku, “Maukah kamu aku ajari sebuah surat paling agung dalam Al Quran sebelum kamu keluar dari masjid nanti?” Maka beliau pun berjalan sembari menggandeng tanganku. Tatkala kami sudah hampir keluar maka aku pun berkata; Wahai Rasulullah, Anda tadi telah bersabda, “Aku akan mengajarimu sebuah surat paling agung dalam Al Quran?” Maka beliau bersabda, “(surat itu adalah) Alhamdulillaahi Rabbil ‘alamiin (surat Al Fatihah), itulah As Sab’ul Matsaani (tujuh ayat yang sering diulang-ulang dalam shalat) serta Al Quran Al ‘Azhim yang dikaruniakan kepadaku.” (HR. Bukhari, dinukil dari Riyadhush Shalihin cet. Darus Salam, hal. 270) Al-Fatihah adalah surat yang paling utama. Dari Anas bin Malik ra. berkata: Tatkala Nabi saw dalam sebuah perjalanan lalu turun dari kendaraannya, turun pula seorang lelaki di samping beliau. Lalu Nabi menoleh ke arah lelaki tersebut kemudian berkata: “Maukah kamu aku beritahukan surat yang paling utama di dalam al-Quran? Anas berkata: Kemudian Nabi saw membacakan ayat ‘segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.’ Al-Fatihah dapat digunakan untuk meruqyah. Dari Abi Sa’id al-Khudry dan Abu Hurairah ra (keduanya) berkata: “Rosulullah saw bersabda, surat pembuka al-Kitab dapat menyembuhkan dan menawarkan racun.” Mengucapkan amin akan menghapus dosa-dosa. Dari Abu Hurairah ra., Sesungguhnya Nabi saw bersabda: “Jika imam mengucapkan ‘ghoiril magdhubi ‘alaihim waladh dhallin’, maka sambutlah dengan ucapan ‘amin’, karena para malaikatpun mengucapkan ‘amin’ dan sesungguhnya imampun mengucapkan ‘amin’ pula. Maka barang siapa yang ucapan ‘amin’-nya sesuai dengan ucapan malaikat, akan diampuni dosa-dosanya yang terdahulu. Allah tidak pernah menurunkan dalam Taurat dan Injil yang seperti surat Al-Fatihah. (HR. At-Tirmidzi dengan sanad sahih). Al-Fatihah adalah Ruqyah, yaitu jampi-jampi untuk mengobati penyakit. (HR. Bukhari). Shalat tidak sah tanpa membaca Al-Fatihah. (HR. Muslim dan An-Nasa’i). Al-Fatihah adalah dialog hamba dengan Allah Taa’la. (HR. Muslim dan An-Nasa?i). Dari Abu Hurairah r.a dari Rasulullah SAW bersabda: Barangsiapa shalat yang tidak membaca di dalamnya Ummul Qur’an (Al-Fatihah) maka shalatnya tidak sempurna (Rasulullah SAW mengulanginya tiga kali). Lalu ditanyakan kepada Abu Hurairah r.a : Bagaimana apabila kita dibelakang imam. Abu Hurairah r.a menjawab: Bacalah (Al-Fatihah) dalam dirimu, karena sesungguhnya aku pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda: Allah Azza wa Jalla berfirman: Aku membagi shalat (Al-Fatihah) antara Aku dengan hambaKu menjadi dua bagian dan bagi hambaKu apa yang dia minta. Apabila dia (hamba) mengucapkan: Segala puji hanya bagi Allah, Tuhan sekalian alam. Allah Taa’la menjawab: Hambaku memujiKu.Dan apabila dia (hamba) mengucapkan: Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Allah Taa’la menjawab: HambaKu menyanjung-nyanjungKu. Dan apabila dia (hamba) mengucapkan: Yang menguasai hari pembalasan. Allah Taa’la menjawab: HambaKu mengagung-agungkanKu. Dan apabila dia (hamba) mengucapkan: Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Allah Taa’la menjawab: Ini adalah antara Aku dengan hambaKu dan bagi hambaKu apa yang dia minta. Dan apabila dia (hamba) mengucapkan: Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat. Allah Taa’la menjawab: Ini adalah untuk hambaKu dan bagi hambaKu apa yang dia minta. (HR. Muslim dan An-Nasai). Asbabun Nuzul (Sebab-sebab turunnya) surat Al-Fatihah

Sebagaimana diriwatkan oleh Ali bin Abi Tholib mantu Rosulullah Muhammad saw: “Surat al-Fatihah turun di Mekah dari perbendaharaan di bawah ‘arsy’” Riwayat lain menyatakan, Amr bin Shalih bertutur kepada kami:“Ayahku bertutur kepadaku, dari alKalbi, dari Abu Salih, dari Ibnu Abbas, ia berkata: “Nabi berdiri di Mekah, lalu beliau membaca, Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam. Kemudian orang-orang Quraisy mengatakan, “Semoga Allah menghancurkan mulutmu (atau kalimat senada).” Dari Abu Hurairah, ia berkata, “Rosulullah saw. bersabda saat Ubai bin Ka’ab membacakan Ummul Quran pada beliau, “Demi zat yang jiwaku ada di tangan-Nya, Allah tidak menurunkan semisal surat ini di dalam Taurat, Injil, Zabur dan al-Quran. Sesungguhnya surat ini adalah as-sab’ul matsani (tujuh kalimat pujian) dan al-Quran al-’Azhim yang diberikan kepadaku.”

Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Al Ikhlash 1
(3) ‫قل هو ال أحد )1( ال الصمد )2( لم يلد ولم يولد‬ ْ َ ُ ْ ََ ْ َِ ْ َ َُ ّ ّ ُ ٌَ َ ّ َ ُ ْ ُ ُ Imam Tirmizi, Imam Hakim dan Imam Ibnu Khuzaimah, telah mengetengahkan sebuah hadis melalui jalur Abul Aliyah, yang ia terima dari Ubay bin Kaab, bahwasanya orang-orang musyrik telah berkata kepada Rasulullah saw., "Ceritakanlah kepada kami mengenai Rabbmu." Maka Allah menurunkan firman-Nya, "Katakanlah! 'Dialah Allah Yang Maha Esa.'" (Q.S. Al Ikhlash, 1 hingga akhir surah) Imam Tabrani dan Imam Ibnu Jarir mengetengahkan hadis yang sama melalui hadis yang diriwayatkan oleh Jabir bin 'Abdullah. Dengan demikian maka dapat disimpulkan, bahwa surah Al Ikhlash ini termasuk surah Makiah. Imam Ibnu Abu Hatim mengetengahkan sebuah hadis melalui Ibnu Abbas, bahwasanya orang-orang Yahudi datang kepada Nabi saw. di antara mereka terdapat Kaab bin Asyraf dan Huyay bin Akhthab. Mereka berkata, "Hai Muhammad! Gambarkanlah kepada kami Rabbmu yang telah mengutusmu." Maka Allah swt. menurunkan firman-Nya, "Katakanlah! Dialah Allah Yang Maha Esa'." (Q.S. 112 Al Ikhlash, 1 hingga akhir surah) Imam Ibnu Jarir mengetengahkan pula hadis yang sama melalui Qatadah. Demikian pula Imam Ibnu Munzir mengetengahkan pula hadis yang sama melalui Said bin Jubair. Maka dengan riwayat ini dapat disimpulkan bahwa surah ini termasuk ke dalam kelompok surah Madaniah. Imam Ibnu Jarir mengetengahkan sebuah hadis melalui Abul Aliyah yang menceritakan, bahwa ia telah mendengar Qatadah menuturkan sebuah hadis, bahwasanya golongan yang bersekutu mengatakan kepada Nabi saw., "Gambarkanlah kepada kami Rabbmu." Lalu datanglah malaikat Jibril kepada Nabi saw. dengan membawa surah ini. Inilah orang-orang musyrik yang dimaksud di dalam hadis Ubay tadi, dengan demikian maka dapat disimpulkan, bahwa surah ini termasuk ke dalam kelompok surah Madaniah. Seperti halnya pula pengertian yang diisyaratkan oleh hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas r.a. dan kedua hadis tersebut tidak bertentangan. Akan tetapi Imam Abu Syekh di dalam kitabnya Al 'Azhamah, mengetengahkan sebuah hadis melalui jalur Abban yang ia terima dari Anas r.a. yang menceritakan, bahwasanya orang-orang Yahudi Khaibar datang kepada Nabi saw. lalu mereka berkata, "Hai Abul Qasim! (nama julukan Nabi Muhammad) Allah telah menciptakan malaikat dari nur (cahaya) al Hijab, Nabi Adam dari lumpur hitam yang diberi bentuk, iblis dari nyala api, langit dari asap dan bumi dari buih air. Maka ceritakanlah kepada kami tentang Rabbmu." Nabi tidak menjawab mereka, maka datanglah malaikat Jibril dengan membawa surah ini, yaitu firman-Nya, "Katakanlah! Dialah Allah Yang Maha Esa." (Q.S. 112 Al-Ikhlash, 1 hingga akhir surah).

Memahami Tafsir Surat al Ikhlas
Rabu, 31 Maret 2010 21:00 Muhammad Abduh Tuasikal Belajar Islam

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya. Saat ini kita masuk dalam pembahasan tafsir surat Al Falaq. Semoga bermanfaat. Allah Ta’ala berfirman, ) ‫قل أعوذ برب الفلق )1( من شر ما خلق )2( ومن شر غاسق إذا وقب )3( ومن َر النفاثات في العقد )4( ومن شر حاسد إذا حسد‬ ََ َ َِ ٍِ َ ّ َ ْ ِ َ ِ َُ ْ ِ ِ َ ّّ ّ ‫َ ِ ْ ش‬ َ ََ َ ِ ٍ ِ َ ّ َ ْ ِ َ َ ََ َ ّ َ ْ ِ ِ ََ ْ ّ َ ِ ُ ُ َ ْ ُ 5) (yang artinya) : 1. Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, 2. dari kejahatan makhluk-Nya, 3. dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, 4. dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul , 5. dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki”. Pengenalan Surat ini dan surat sesudahnya (surat An Naas) diturunkan secara bersamaan sebagaimana dikatakan oleh Al Baihaqi dalam Dalailin Nubuwwah. Oleh karena itu, kedua surat ini dinamakan Al Maw’izatain. Surat ini merupakan surat Makkiyyah (turun sebelum hijrah) dan ada juga yang mengatakan bahwa surat ini adalah surat Madaniyyah. Surat ini turun sesudah surat Al Fiil. (Aysarut Tafasir, hal. 1503; At Ta’rif bi Suratil Qur’anil Karim) Asbabun Nuzul Tatkala Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam disihir oleh orang Yahudi yang bernama Labid bin Al A’shom di Madinah, Allah Ta’ala menurunkan Al Maw’izatain (surat Al Falaq dan An Naas). Lalu Jibril ’alaihis salam meruqyah (membaca kedua ayat tersebut) kepada Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam. Berkat izin Allah, Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam sembuh. (Aysarut Tafasir, hal. 1503) [Namun, riwayat sabab nuzul untuk surat Al falaq dan An Naaas dinilai dhaif oleh Syaikh Muqbil dalam as Shahih al Musnad min Asbab anNuzul, lihat juga penjelasan Ibnu Katsir] Tafsir Ayat Pertama

1) ‫)قل أعوذ برب الفلق‬ ِ ََ ْ ّ َ ِ ُ ُ َ ْ ُ
1. Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, Yang dimaksud dengan ‘Robbil Falaq’ adalah Allah. Al Falaq berasal dari kata ‘falaqo’ yang berarti membelah. Dalam ilmu shorof ‘Al Falaq’ bermakna isim maf’ul sifat musyabbahah yang berarti terbelah. Lebih khusus ‘Al Falaq’ bisa bermakna Al Ishbah (pagi/shubuh) karena Allah membelah malam menjadi pagi. Secara umum ‘Al Falaq’ bermakna segala sesuatu yang muncul/keluar dari yang lainnya. Seperti mata air yang keluar dari gunung, hujan dari awan, tumbuhan dari tanah, anak dari rahim ibunya. Ini semua dinamakan ‘Al Falaq’. Perhatikan ayat-ayat berikut. Allah Ta’ala berfirman,

‫إن ال فالق الحب والنوى‬ َّ َ ّ َ ْ ُ َِ ّ ّ ِ

Fushshilat [41] : 36) Allah juga memerintahkan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk meminta perlindungan kepada-Nya sebagaimana pada awal surat Al Falaq dan An Naas. maka jin-jin itu menambah bagi mereka rasa takut. ini adalah hukuman dari perbuatan mereka sendiri yang meminta perlindungan pada jin. Ibnu Katsir mengatakan bahwa ayat ini berarti berlindung dari kejelekan seluruh makhluk. Ayat ini mencakup seluruh yang Allah ciptakan baik manusia. Allah juga berfirman. Oleh karena itu. Segala sesuatu yang tidak ada yang mampu melakukannya kecuali Allah. maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Dan perintah untuk Rasulullah berarti juga perintah untuk umatnya karena umatnya memiliki kewajiban untuk meneladani beliau.” (QS. Qotadah dan ulama salaf lainnya mengatakan bahwa makna ’rohaqo’ dalam ayat ini adalah ’itsman’ (dosa). hewan. Al An’am [6] : 95) (Tafsir Juz ‘Amma. jin. Ruhul Ma’ani) Pengertian Ta’awudz Ta’awudz (isti’adzah) adalah meminta perlindungan kepada Allah subhanahu wa ta’ala agar terhindar dari marabahaya. Ayat yang menunjukkan bahwa meminta perlindungan hanya boleh kepada Allah (karena Dia-lah yang mampu) dan bukan pada selain-Nya adalah firman Allah Ta’ala. (I’anatul Mustafid. Mutiara Faedah Kitab Tauhid.” (QS. Tsabit Al . Apabila hal semacam ini diminta kepada selain Allah. Dan hukuman pasti diakibatkan karena dosa.” (QS. termasuk perbuatan syirik. maka hal yang demikian tidaklah boleh dilakukan (ditujukan) kecuali pada Allah semata. Al An’am [6] : 95). Oleh karena isti’adzah berakibat dosa. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. ِ َْ ِ ُ ِ َ ‫فالق الصباح‬ “Dia menyingsingkan pagi. (I’anatul Mustafid. dari kejahatan makhluk-Nya. maka isti’adzah termasuk ibadah dan bernilai syirik jika ditujukan kepada selain Allah yang mati dan ghoib. Aysarut Tafasir).“Sesungguhnya Allah yang menumbuhkan butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah-buahan. ً َ َ ْ ُ ُ َ َ ّ ِ ْ َ ِ ٍ َ ِ ِ َ ُ ُ َ ِ ْ ِْ َ ِ ٌ َ ِ َ َ ُ ّ ََ ‫وأنه كان رجال من النس يعوذون برجال من الجن فزادوهم رهقا‬ “Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin. Allah juga menyatakan bahwa meminta perlindungan kepada selain Allah termasuk kesyirikan sebagaimana pada ayat. Karena menghilangkan marabahaya dan kejelekan tidak ada yang mampu melakukannya selain Allah subhanahu wa ta’ala. (Taysir Al Karimir Rahman.” (QS. ُ ِ َ ْ ُ ِ ّ َ ُ ‫َ ِ ّ َ ْ َ َ ّ َ ِ َ ّ ْ َ ِ َ ْ ٌ َ ْ َ ِ ْ ِ ّ ِ ّه‬ ‫وإما ينزغنك من الشيطان نزغ فاستعذ بال إن ُ هو السميع العليم‬ ِ “Dan jika syetan mengganggumu dengan suatu gangguan. 95) Meminta Perlindungan (Isti'adzah) adalah Ibadah Meminta perlindungan (isti’adzah) merupakan ibadah. Maka ayat ini menunjukkan celaan bagi manusia semacam ini karena telah meminta perlindungan kepada selain Allah. benda-benda mati yang dapat menimbulkan bahaya dan dari kejelekan seluruh makhluk. Al Jin [72] : 6) Maksudnya adalah Allah akan menambahkan kepada manusia rasa takut. 294. At Tamhid li Syarhi Kitabit Tauhid) Tafsir Ayat Kedua 2) ‫)من شر ما خلق‬ َ ََ َ ّ َ ْ ِ 2.

nafsu selalu memerintahkan pada kejelekan. Adh Dhohak. dan Qotadah mengatakan bahwa yang dimaksudkan adalah sihir. Demikianlah yang dikatakan oleh Ibnu Abbas. apakah engkau merasa sakit?” Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam mengatakan. Al Israa’ [17] : 78) Sedangkan bulan merupakan bagian dari malam. Mujahid. dan Al Hasan.” (QS. dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita. Karena umumnya yang menjadi tukang sihir adalah wanita. Lalu mengatakan. Muhammad bin Ka’ab Al Qurtubhy. Tafsir Juz ’Amma. Sedangkan Idza Waqob bermakna apabila masuk (Tafsir Juz ‘Amma. Yusuf [12] : 53). Ikrimah. Namun ayat ini juga dapat mencakup tukang sihir laki-laki dan wanita. َ ِ ْ َ ّ ِ ْ ِ َ ِ ْ َ ّ ٍ ِ َ ِ ْ َ ْ َ ٍ ْ َ ّ ُ ّ َ ْ ِ َ ِ ْ ُ ‫ِ ْ ِ ّ َ ْ ِ َ ِ ْ ُ ّ َ ْء‬ ‫باسم ال أرقيك من كل شى ٍ يؤذيك من شر كل نفس أو عين حاسد ال يشفيك باسم ال أرقيك‬ ِ ُ ِ . Khushoif. Al Hasan. Sebagaimana yang terdapat dalam khutbatul hajjah: ‫نعوذ بال من شرور أنفسنا‬ َِ ُ ْ َ ِ ْ ُ ُ ْ ِ ِ ِ ُ ْ ُ َ “Aku berlindung kepada Allah dari kejelekan diriku sendiri. Adhwaul Bayan). Kemudian Jibril meruqyah Nabi dengan mengatakan. Ingatlah. 295. 1105) (Tafsir Juz ‘Amma. (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim) Syaikh Asy Syinqithi mengatakan bahwa pendapat yang kuat adalah tafsiran yang pertama (ghosiq adalah malam) sebagaimana didukung dengan tafsiran Al Qur’an. Qotadah mengatakan bahwa maksudnya adalah malam apabila telah gelap gulita. yang mungkin sering ujub (berbangga diri) atau yang lainnya. ‫إن النفس لمارة بالسو ِ إل ما ر ِم ربي‬ ّ َ َ ‫ِ ّ ّ ْ َ َ ّ َ ٌ ِ ّ ء ِ ّ َ َح‬ “Karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan. Tafsir Ayat Keempat 4) ‫)ومن شر النفاثات في العقد‬ ِ َُ ْ ِ ِ َ ّّ ّ َ ْ ِ َ 4. Dalam ayat ini disebut dengan ’An Nafatsaat’ yaitu tukang sihir wanita.” (QS. Dari Abu Sa’id.” (HR. Mujahid mengatakan bahwa ‘ghosiq’ adalah Al Lail (malam) ketika matahari telah tenggelam sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhari dan Ibnu Abi Najih. Allah Ta’ala berfirman. maka yang pertama kali tercakup dalam ayat tersebut adalah dirinya sendiri.”Iya”. At Tirmidzi. (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim) Ayat ini juga mencakup meminta perlindungan pada diri sendiri. Mujahid mengatakan. ‫أقم الصلة لدلوك الشمس إلى غسق الليل‬ ََِ ِ ُُ ِ ِ َِ “Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam. 294295) Tafsir Ayat Ketiga 3) ‫)ومن شر غاسق إذا وقب‬ َ ََ َ ِ ٍ ِ َ ّ َ ْ ِ َ 3. 295) Namun perlu diingat bahwa dalam syari’at ini terdapat pula penyembuhan penyakit dengan do’a-do’a yang disyari’atkan yang dikenal dengan ruqyah. Dan di malam harilah setan serta manusia dan hewan yang suka berbuat kerusakan bergentayangan ke mana-mana (Adhwaul Bayan). jika yang dimaksudkan adalah sifat dari nufus (jiwa atau ruh) (Ruhul Ma’ani.”Ya Muhammad. beliau menceritakan bahwa Jibril pernah mendatangi Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam. Maka setiap kali seseorang mengucapkan ayat ini. kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul. Kepada Allah-lah kita meminta perlindungan dari kejahatan dan kejelekan seperti ini.Bunani dan Al Hasan Al Bashri menafsirkan berlindung dari jahannam dan iblis serta keturunannya. Jadi dia berlindung dari kejelekan dirinya sendiri. Ghosiq dalam ayat ini adalah Al Lail (malam) dan juga ada yang mengatakan Al Qomar (bulan). Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih wa Dho’if Sunan At Tirmidzi no. ”Apabila membaca mantera-mantera dan meniupkan (menyihir) di ikatan tali” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim).

aku meruqyahmu dari segala sesuatu yang menyakitimu. Banyak kejadian pada malam hari yang samar yang dapat memberikan bahaya kepada kita. menolong musuhnya yaitu Iblis. Jami’ Mawsu’ah Al Quranil Karim.At Tamhid li Syarhi Kitabit Tauhid. begitu juga dzikir ketika hendak tidur. Maktabah Syamilah 2. Dengan menyebut nama Allah. Kelima. Syaikh Sholih Alu Syaikh. Dan ketiga kejelekan (kejahatan) ini masuk pada keumuman ayat kedua. min syarri kulli nafsin aw ’aini hasidin. Muslim no. dengan bertawakkal pada Allah. yaitu menyerahkan segala urusan kepada Allah Ta’ala.islamspirit. Tafsir Ayat Kelima 5) ‫)ومن شر حاسد إذا حسد‬ ََ َ َِ ٍِ َ ّ َ ْ ِ َ 5. dari sihir yang ditiupkan pada buhul-buhul. 2) ‫)من شر ما خلق‬ َ ََ َ ّ َ ْ ِ “dari kejahatan makhluk-Nya. dan berbagai kejelekan lainnya dikarenakan lalai dari dzikir-dzikir. dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki”. Sebagian Ahli Hikmah mengatakan bahwa hasad itu dapat dilihat dari lima ciri : Pertama. murka dengan pembagian nikmat Allah. Semoga Allah menyembuhkanmu. dan dari orang yang hasad apabila dia hasad. 296) Lalu bagaimana jalan keluar agar terbebas dari tiga kejelekan (kejahatan) ini? Pertama.” (HR. dari kejelekan (kejahatan) setiap jiwa atau ’ain orang yang hasad (dengki). 296) Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal Mbali. sebagai peringatan bahayanya perkara ini. ’ain. Begitu juga sihir adalah suatu hal yang samar. banyak dari manusia yang melupakan hal ini. Hasad adalah berangan-angan hilangnya nikmat yang ada pada orang lain baik agar pindah kepada diri kita ataupun tidak (Aysarut Tafasir). yakni pandangan hasad). www. tidak mau menolong wali Allah (orang beriman) dan menginginkan hilangnya nikmat dari mereka. Banyak di antara mereka yang melalaikan dzikir pagi dan petang. Allah menutup surat ini dengan hasad. 2186. Bismillah arqika [Dengan menyebut nama Allah. (Al Jaami’ liahkamil Qur’an) Salah satu dari bentuk hasad adalah ’ain (pandangan hasad). Gunung Kidul. bakhil (kikir) dengan karunia Allah. (Tafsir Juz ’Amma. aku meruqyahmu].net 3. padahal karunia Allah diberikan bagi siapa saja yang dikehendaki-Nya. Dan begitu juga hasad dari orang lain. Ketiga.omelketab.Al Jaami’ liahkamil Qur’an (Tafsir Qurtubhy). Allahu yasyfika. Namun.”Bismillah arqika min kulli sya-in yu’dzika. Hasad adalah memusuhi nikmat Allah. Ada yang berpendapat bahwa kejelekan nafs (jiwa) adalah ’ain. Ingatlah bahwa bacaan dzikir merupakan benteng yang paling kokoh dan lebih kuat daripada benteng ’Ya’juj dan Ma’juj’. itu adalah hal yang samar. karena ketiga hal ini adalah perkara yang samar.” (Tafsir Juz ’Amma. Padahal dzikir-dzikir tersebut mudah untuk dihafalkan dan dibaca. Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad Al Anshory Al Qurtubhy. dia menimpakan ’ain (pandangan mata dengan penuh rasa dengki) pada orang lain.Adhwaul Bayan. membaca wirid-wirid (dzikir-dzikir) yang dapat membentengi dan menjaga dari segala macam kejelekan. www.com . Perlu diingat bahwasanya kebanyakan manusia dapat terkena sihir. Panggang. Kedua. 23 Dzulqo’dah 1428 Sumber Rujukan 1. ’Ain ini dapat menyebabkan seseorang mati. sakit atau gila. Kedua. membenci suatu nikmat yang nampak pada orang lain. Allah memerintahkan kepada kita untuk berlindung kepada-Nya dari malam apabila gelap gulita. ’Ain ini benar adanya dengan izin Allah Ta’ala. Muhammad Al Amin Asy Syinqithiy. Apabila seseorang melihat pada orang lain kenikmatan kemudian hatinya merasa tidak suka. jarang kita ketahui. Keempat.

Maktabah Adhwail Manar 6.MUQADDIMAH Segala puji hanya milik Allah. sebagaimana yang di sabdakan oleh Rasulullah ‫إقرأبالمعوذتين فإنك لن تقرأ بمثلها‬ ّ III.4.Shohih Muslim. Maktabah Syamilah 10. maka sangat wajar ketika beliau menjuluki orang yang tidak mau dan enggan bersalawat dengan julukan bakhil. Alhamdulillah dengan izin Allah.At Ta’rif bi Suratil Qur’anil Karim. terutama dalam setiap shalat-shalat yang kita lakukan pada setiap harinya.yang oleh Rasulullah biasa di sebut dengan surat Mu`awwidzatain. Mawqi’ut Tafaasir-Maktabah Syamilah 9. Pentahqiq : Muhammad Fu’ad Abdul Baqi.menyembah. PENAMAAN SURAT telah banyak hadits yang menjelaskan tentang keistimewaan kedua surat ini . Darul Kutub Al ‘Ilmiyyah 13. Wallahu a`lam bish shawab. Muslim bin Al Hajjaj ABul Husain Al Qusyairiy An Naisabuiy.Rabb semesta alam yang telah dan akan selalu mencurahkan segala kenikmatan kepada setiap ciptaan-Nya terutama bagi Hamba-hamba-Nya yang shalihin. Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin. Waktu. tentunya dengan mengambil beberapa referensi dari beberapa kitab tafsir para ulama`. Malikinnas. Syihabuddin Mahmud bin Abdillah Al Husaini Al Alusi. II. dengan segala apa yang beliau punyai. Rabbunnas. KEUTAMAAN . kita bersaksi bahwa tidak ada Illah yang berhak dan benar untuk di ibadahi kecuali Allah semata. meminta pertolongan serta berlindung dari segala keburukan yang ada pada diri kita serta kejelekan amalan-amalan yang telah dan akan kita lakukan. Syaikh Sholih bin Fauzan Al Fauzan. Jami’ Mawsu’ah Al Quranil Karim. itu artinya kedua surat ini adalah surat untuk meminta perlindungan.omelketab. oleh karna itu Rasulullah menamakan kedua surat ini dengan Mu`awwidzatain. Rabbulfalaq.net 5. Syaikh Abu Bakr Jabir Al Jazairi.mungkin sering kita membaca serta mendengar kedua surat ini.Shohih wa Dho’if Sunan At Tirmidzi.Ruhul Ma’ani fi Tafsiril Qur’anil Azhim was Sab’il Matsani. barang siapa yang Allah berikan petunjuk maka tidak ada seorang pun yang dapat menyesatkan begitu pula sebaliknya barang siapa yang Allah sesatkan maka tidak ada seorang pun yang dapat memberinya petunjuk. Syaikh Abdur Rahman bin Nashir As Sa’di. '09 11:35 PM untuk semuanya ‫بسم ال الرحمن الرحيم‬ TAFSIR MU`AWWIDZATAIN (AL-FALAQ dan AN-NASS) Oleh : Asrul Asy`ary I. Muassasah Ar Risalah-Maktabah Syamilah TAFSIR MU`AWWIDZATAIN (AL-FALAQ dan AN-NASS) Apr 14. salah satunya adalah tentang sunnahnya meminta perlindungan kepada Allah dari segala keburukan dan penyakit dengan membaca kedua surat ini. kita juga bersaksi bahwa Allah telah memilih seseorang untuk menjadi utusan serta hamba-Nya yaitu Muhammad saw. makna-makna yang terselip di dalamnya. dengan menyebut sifat-sifat Allah yang terdapat di dalamnya.com 7.tentu akan menjadi lebih baik di samping kita tahu arti kata. dan kita pun tentu telah memahami arti dari kedua surat tersebut. Maktabah Syamilah 5. serta keistimewaankeistimewaannya.Tafsir Juz ‘Amma.I’anatul Mustafid bi Syarhi Kitabit Tauhid.Aysarut Tafasir likalamil ‘Aliyyil Karim. 12. Abul Fada’ Isma’il bin ‘Umar bin Katsir Al Qurasyi Ad Dimasyqi. pada makalah kali ini insyaallah kami mencoba menguak rahasia di balik kandungan dua surat yang agung ( Al-falaq. www. Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani. Abu Isa Abdullah bin Salam.kemudian salawat juga senantiasa tercurah kepada seluruh kepuarga dan para sahabat serta selluruh kaum Muslimin yang senantiasa berpegang teguh dengan jalan-Nya hingga hari kiamat kelak. sehingga kita bisa bertadabbur dengannya dan kita menjadi hamba yang semakin dekat dengan sang Rabb.Mutiara Faedah Kitab Tauhid (edisi revisi). kita mengetahui maknanya.Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim. Pustaka Muslim 8. untuk itu hanya kepada-Nyalah kita beribadah. Dar Ihya’ At Turots Al ‘Arobiy Beirut-Maktabah Syamilah 11. tapi apakah kita telah memahami isi dari dan kandungannya. harta serta jiwa. www. ilahinnas. An-nas ).Taysir Al Karimir Rahman fi Tafsiril Kalamil Mannan. Salawat dan salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada uswah hasanah Nabi Muhammad saw atas segala jasa perjuangan beliau dalam menegakkan dan menjadikan bumi ini dipenuhi oleh orang-orang yang bertauhid kepada Allah.islamspirit.

dan aku berlindung kapada yuhan yang memelihar dan menguasai manusia. yang mengatakan bahwa Al-quran di turunkan selain sebagai pegangan hidup bagi manusia.’ maukah engkau aku beri tentang permohonan perlindunganoleh orang-orang yang memohon perlindungan. Kemudian aku bertanya kepada Ibnu Syihab ‘ bagaiman Rasululullah meniupnya ? maka .” katakanlah”. Ketika sakitnya bertanbah parah . dari Uqbah bahwa ia berkata. TEMPAT TURUN DAN ASABABUN NUZUL                                        . baik penyakit yang bersifat batiniyyah ataupun yang bersifat lahiriyah. ma`mar juga meriwayatkan dari Zuhri.” Tirmidzi berkata .” katakanlah”.” aku berlindung kepada tuhan yang menguasai subuh. kendati suratnya pendek tapi memiliki kandungan makna dan keutamaan yang sangat luar biasa.” TIdaklah engakau mengetahui adanya ayat-ayat yang turun tadi malam yang tidak ada ayat yang sepertinya.Mua`awizdatain (Al-falaq dan Al-nas) adalah dua surat yang banyak memikiki keutamaan . berikut ini hadits-hadits yang telah di sebutkan oleh Rasulullah.yang mengatur segala tingkah laku.[1] Demikianlah beberapa hadits-hadits yang yang kami rasa cukup untuk mewakili penjelasan tentang keutamaan dari dua surat( Al-Falaq dab Al-nas ).”Imam tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini berderajat hadits hasan sahih. rasulullah selalu membaca dua surat ini ( Al-falaq dan An-nas ). kami mencari Nabi untuk mendo`akan kami . dan itu terbukti dengan adanya hadits-hadit diatas yang menerangkan. Dalam lafadz yang lain dari riwayat Ibrahim At-Taimi. ya Rasulullah.” Dahulu Rasulullah selalu meminta perlindungan dari jin dan dari kejahatan mata Manusia sampai turunya surat Mu`awwidzatain . juga sebagai syifa` (obat ) bagi segala penyakit. maka. maka beliau mencukupkan diri dengan kedua surat tersebut dan meninggalkan selain keduanya. benar apa yang telah di fimankan Allah di dalam suratnya yang lain.’ Beliau bersabda.” Aku jawab tentu.” dalam bab ini terdapathadits dari anas iniberderajat Gharib. dia menjawab . lalu kami menemukan beliau lalu bersabda.” Katakanlah”. saat itu sedang turun hujan dan sangat gelap . bagaiman Rasulullah ketika mendapatkan suatu musibah ataupun penyakit. yaitu.an-Nasai dan sunan Abu dawud disebutkan bahwa Abdullah bin habib berkata. dari Urwah dari `Aisyah bahwa ia berkata. maka aku tidak mengatakan sesuatu.kemudian Nabi bersabda lagi. mengaharap keberkahannya.kemudian Nabi bersabda lagi. Imam Muslim meriwayatkan dalam kitab sahihnya sebuah hadits dari Qais bin Hazim dari Uqbah bin `Amir ia mengatakan bahwa Rasulullah bersabda. akau berkata. apa yang harus aku katakana? Nabi menjawab ‘ katakanlah surat Al-ikhlas dan Mu`awwizdatain ketika pagi dan sore hari sebanyak tiga kali. ketika keduia surat tersebut turun .” Rasulullah bertanya kepadaku . maka hal tersebut akan membuatmu terlindung dari segala sesuatu. IV. Dalam kitab Tirmidzi . Dalam sunan Tirmidzi juga terdapat riwayat hadits yang di riwayatkan oleh Jarir dari Abu hurairah dari Abu Sa`id ia berkata.”kami keluar pada waktu malam. dalam hadits Rasulullah sering menyebutkan keutamaan-keutamaanya.” sesungguhnya Nabi mengobati dirinya ketika dalam keadaan sakit yang membawa wafatnay dengan membaca surat AlMuawwidzatain. maka aku yang meniupkannya kemudian mengusap beliau dengan tangan beliau sendiri . Dalam sahih Bukhari . beliau meniup kedia tangannya kemudian mengusap wajahnya dengan keduan tangannya. Aku tidak mengatakan apa-apa. ‘ Aku berlindung kepada tuhan yang menguasai subuh dan ‘Aku berlindung kepada tuhan yang memelihara dan menguasai Manusia .

yang satu duduk di sebelah kepala beliau dan yang satunya lagi duduk disebelah kaki beliau. maka terbukalah suluruh simpulnya. Pertama dosa dan kemaksiatan yang di kerjakan oleh Manusia itu sendiri. sampai Rasulullah membaca ayat yang terakhir. seperti yang dikatakan oleh Ibnu abbas. karna itu sesuatu yang dapat memberikan perlindungan di sebut dengan ma`adzan atau bisa di sebut wazaran atau malja`an. dan selamat.’ siapa yang membuat sihirnya? “ ia menjawab lagi. setiap kali Rasulullah mengucapkan satu ayat maka terbukalah satu simpul. di bawah sebuah batu besar. V. kemudian ambil gulungannya dan bakarlah. sebagaimana hadits yang di riwayatkan oleh imam Muslim dalam sahihnya pada kitab tib. begitu juga di sebutkan dalam tafsir quranil `adzim karangan Ibnu katsir. seperti anak kecil. guna-guna itu sihir. begitu pula yang di jelaskan oleh Ibnu Katsir dalam tafsirnya Qur`anul Adzim.” dia bertanya lagi. yang tidak terkena beban syari`at. kemudian berkatalah Malaikat yang duduk di sebelah kaki beliau kepada Malaikat yang duduk di sebelah kepala. Allah memerintahkan kepada setiap hambanya untuk senantiasa berlindung dari segala kejelekan dengan Tuhan yang menguasai waktu subuh. kamaksiatan atau dosa adalah surtu pekerjaan yang terjadi atas kehendak Manusia yang dengan kebebasannya ia melakukan pekerjaan tersebut. jin-jin tersebut akan semakin berbuat dengan perbuatan yang melampaui batas. Pada pagi harinya Rasulullah mengutus `Ali. sebagaimana yang Allah firmankan dalam ayat-Nya yang lain : 1. karna di lihat dari Asbabun Nuzul kedua surat ini. binatang buas dan lain sebagainya.serta di keluarkan gulungannya kemudian di bakar. ketika peristiwa tersihirnya Nabi SAW. begitu pula allah melarang hambanya untuk meminta perlindungan kepada jin.’ apa guna-guna itu? Ia menjawab.” Lubaid bin A`sham Al-yahudi. seseorang yang melakukan suatu pekerjaan yang berdampak buruk di bagi menjadi dua. kedua surat ini turun berkenan dengan peristiwa tersebut.[5] . Sedangkan sebab turunya kedua surat ini adalah. PENJELASAN TAFSIR A.” apa yang telah engkau lihat? Ia menjawab. tak ada satupun yang pantas di mintai perlindungan kecuali Allah. seperti yang telah di jelaskan dalam tafsir Al-wadhih dan tafsir Alwasith. mereka beranggapan bahwa riwayat ini termasuk dari kedustaan orang-orang yahudi.Qatadah dan dikatakan pula oleh jama`ah. terjaga. pada hari kiamat nanti Manusia akan menerima balasannya berupa yaitu siksa yang sangat pedih. Amar bin yasir untuk mengambilnya. maka pantas jika di katakan bahwa perbuatan maksiat adalah kejahatan dan keburukan terbesar yag menimpa manusia. ternyata di dalam gulungan tersebut terdapat tali yang terdiri dari sebelas simpul. wallahu a`lam bish shawab. jika di lihat dari sisi kedekatan hubungan antara kejadian dengan keinginan manusia.” beliau tekena gunaguna. sesungguhnya meminta perlindungan kepada jin dan mengagungkannya hanya akan membuat jin tersebut semakin congkak. di antaranya adalah jin dan Manusia. adalah rasulullah tidak pernah sekali pun meminta perlindungan kepada makhluk.Beberapa kejahatan yang Manusia menghindarinya Kejahatan atau keburukan yang menimpa Manusia tidak keluar dari dua macam.: mukallaf. maka datanglah kepada beliau dua Malaikat. Yang di lakukan oleh orang Yahudi. Zubeir.dengan tujuan untuk memberikan keraguan bagi kaum Muslimin tentang penjagaan Allah terhadap Nabi Muhammad sebagaimana yang di firmankan Allah. rasulullah telah mencontohkan hal tersebut jauh-jauh hari. tidak ada yang lain. yang sihirnyaberupa gulungan yang di simpan di dalam sumur. lima ayat dalam surat Al-Falaq dan enam ayat dalam Surat An-Nas. timbalah airnya dan angkat batunya. Surat Al-falaq Sesungguhnya kata addza yang terdiri dari tiga huruf serta semua kata yang mengambil kata dasar dari ketiga huruf tersebut mengandung arti terlindung. dan di lihat dari sisi akibat yang akan di terima oleh pelaku perbuatan tersebut. Ghairu Mukallaf.[4] ‫إنا كفينا ك المستهزئين‬ ّ ‫وال يعصمك من الناس‬ ّ akan tetapi yang lebih rajih adalah shahih. air itu di timbanya dan di angkat batunya. orang yang terkena beban syari`at. hakekat makna Addza adalah lari dari seauatu yang di takuti menuju sesuatu yang dapat melindunginya dari yang di takuti tersebut. Ke dua adalah keburukan yang menimpa Manusia yang di sebabkan oleh orang lain. kejadian ini terjadi ketika Rasulullah berada di Madinah[2]. Dalam surat ini Allah memerintahkan untuk berlindung dengan Rabbil falaq Artinya adalah rabb yang menguasai waktu subuh. datanglah kesumur itu. setibanya di sumur itu tampaklah airnya merah seperti air pacar.               Surat Al-falaq dan surat An-Nas adalah dua surat yang memiliki sebelas jumlah ayat.Kedua surat ini termasuk madaniyah.” dia bertanya lagi. Dalam suatu riwayat di kemukakan bahwa Rasulullah pernah mengalami sakit yang sangat parah.[3] Sebagian dari para Mufassirin meragukan keshahihan dari riwayat ini.

” Maam merupakan saat gelap ketika setan Manusia dan setan jin menguasai sesuatu yang tidak dapat mereka kuasai pada waktu siang. ia akan meminta bantuan arwah jahat dan menyemburkan ludah pada buhul tali.” . dan juga termasuk sebab turunya ayat ini. karena malam merupakan waktu bagi pengaruh arwah jahat. bukan pada waktu siang hari. itu adalah merupakan perbuatan tukang sihir.( ketika ia mendengki) merupakan penjelasan bahwa keburukan orang yang di dengki akan mengenai sasaran jika ia sedang mendengki.Berlindung dari kejahatan pendengki Keburukan yang ke empat adalah keburukan para pendengki. Oleh karena itu jika kita tarik kepada zaman yang sekarang kita hidup di dalamnya. sementara itu pengaruh setan akan mengena pada waktu kegelapan tiba. sehingga sihirnya mengenai sasaran yang di kehendaki.Berlindung dari kejahatan sihir dan bukti keberadaanya Keburukan yang ketiga adalah keburukan tkang sihir. berarti menafikan pemeliharaan dan penjagaan Allah kepada para Anbiya`. 2. keempat perkara di atas akan kita bahas satu persatu insyaallah. kutipan hadits tersebut adalah .” di sebut malam jika gelap datang dari arah timur kemudian menjalar ke setiap tempat atau penjuru sehingga menjadi gelap. karna ahlu maksiat beranggapan malam adalah waktu yang sangat sesuai untuk di jadikan ajang berbuat keburukan. kata al-ghasaq berarti bisa dikatakan dan di artikan dengan makna dingin. 4. yang ketiga kejahatan wanita penyihir apabila meniup pada buhul. pada keadaan yang gelap. keempat. Allah akan menyembuhkanmu. karna malam hari lebih dingin dari pada siang. Bukti adanya sihir adalah peristiwa tersihirnya Rasulullah. Adapun bantahan terhadap perkataan ahlu kalam bahwa apabila Nabi terkena sihir. lalu Umat mengikuti sifat tersebut dalam berbagai macam cobaan.”[6] Menganai penamaan malam dengan Ghasiq. ketika ia sedang mendengki. Kata-kata idzaa hasad. dia bisa mengambil pelajaran dari peristiwa yang di alami para Nabi dan Rasul. maka dapat di pastikan ia akan merasakan kejahatan si pendengki. dan menyemburkan ludah pada setiap buhulnya. akan tetapi para ulama` tafsir berpendapat shahih. kedua kejahatan malam apabila telah gelap. banyaknya fakta yang menunjukkan bahwa bertebarnya kemaksiatan pada waktu malam hari. sebuah hadits sahih dari abu sa`id yang berkisah tentang rukyah Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad. akan tetapi yang lebih shahih maknanya adalah malam. mereka akan merasa aman dengan suasana yang sepeti itu. Jika seorang di ganggu atau di sakiti orang lain. maka terhadap perkataan ini dapat di berikan tanggapan sebagai berikut. para Nabi dan Rasul berhati sabar dan ikhlas. apanila seseorang tidakmeminta perlindungan kepada Allah dengan banyak berzdikir serta berdo`a atau mendekatkan diri kepada-Nya. dalam ayat ini di bicarakan hal yang lebih khusus dari pada ayat yang sebelumnya. yang dalam istilah Ulama` adalah Alkhos ba`da Al-am Kebanyakan ulama tafsir berpendapat bahwa yang di maksud dalam ayat ini adalah malam.Berlindung dari keburukan waktu malam Keburukan yang di maksud dalam ayat yang ketiga dalam surat Al-Falaq ini adalah keburukan waktu malam. jika tukang sihir memiliki niat jahat kepada seseorang. yang pertama adalah kejahatan Makhluk secara umum. Alasan perintah Allah untuk memohon perlindungan dari kegelapan malam adalah. 3. haditnya sahih yang di riwayatkan oleh perawi yang tsiqah. tidak harus melalui tangan dan lisan. ada pendapat lain. kejahatan orang yang dengki apabila mendengki. Di samping itu pula. dan yang di maksud dalam ayat ini adalah wanita penyihir yang meniupkan buhul-buhul tali. walaupun ada sebagian ahlu kalam yang mendustakan hadits ini. dengan di temani gelapnya malam. setan bertebara. jiwa dengkinya merupakan keburukan yang bisa mengenai sasaran melalui hati dan mata. dalam surat Al-falaq terdapat empat perkara yang Manusia minta perlindungan kepada Allah untuk terhindar darinya.Al-quran dan Sunnah telah menjelaskan bahwa dengki bisa menyakiti hati yang di dengkinya. dalam sebuah hadits Nabi mengatakan bahwa ketika matahari terbenam. seperti gangguan orang-orang kafir.” dengan nama Allah aku merukyahmu dari sesuatu yang mengganggumu dari kejahatan setiap jiwa dan mata seorang pendengki. yakni di ambil dari kata Al-bard yang artinya dingin . ikatlah hewan peliharaanmu hingga kegelapan malam berlalu. di tempat-tempat yang gelap. dalam hal ini Ibnu Abbas berkata. Begitu pula pengaruh sihir akan lebih mengena pada waktu malam hari. pada malam hari setan bertebaan. cobaan itu juga dapat di jadikan pelajaran bagi umatnya. tujuannya supaya mereka mendapat keempurnaan dengan bersabar diri dari gangguan musuh mereka. untuk itu Nabi bersabda. An-nafats adalah menyemburkan ludah akan tetapi tidak sampai berdahak. yaitu Hisyam bin Urwah bin Zubeir. juga akan mencoba mereka dengan cobaan yang di kehendaki-Nya.” “Kumpulkanlah anak-anakmu. sihir pada waktu malam menurut tukang sihir adalah sihir yang sangat kuat pengaruhnya.Dalam surat ini terkandung perintah untuk senantiasa berlindung dari semua bentuk kejahatan dan keburukan yang menimpa Manusia. Allah sebagaiman akan melindungi para Nabi.

klarna mereka adalah hamba dan ciptaan-Nya. yang mematikan dan yang menghidupkan.jika sorang pedengki memandang sesorang dengan pandangan biasa. karna setiap kajahatan pasti kembali kepada dua perkara yaitu kesusahan dan keaiban. maksudnya adalah mencakup penciptaan mereka. yang tidak ada sekutu bagi-Nya. maka tidak selayaknya bagi seorang hamba menyekutukan-Nya. Tidak kepada yang lainnya. serta tidak patut untuk meminta kepada selain-Nya baik dalam perkara Do`a dan yang lain. yaitu bisikan kejahatan yang msuk dalam jiwa Manusia. pemilik. makna dari ketiganya adalah bahwa Allah adalah Rabb segala sesuatu. sehingga ia akan malancarkan rasa dengkinya. akan tetapi Allah tidak melakukannya. kejahatan tersebut menjadi sumber hukuman baik di dunia dan akhirat. Yang ketiga ketuhanan. tapi jikalau sedikit saja kita lalai maka syeitan akan kembali lagi untuk membisiki manusia agar berbuat kebathilan. memandangnya dengan tatapan yang tidak senang dan keinginan-keinginan buruk yang lainnya. atau ajakan yang bukan berbentuk suara[8]. ada yang mengena tempat yang mematikan atau mungkin menjadikan ia pingsan dan menderita sakit. yang terletak pada ayat yang pertama. kalau dalam surat al-falaq mengandung permohonan perlindungan dari kejahatan perbuatan dzalim dengan cara sihir dan dengki ( kejahatan dari luar ). malik. hala yang demikian merupakan kenyataan yang sering kali terjadi dalam kehidupan. semua itu adalah bentuk keistimewaan yang Allah berikan kepada Manusia. yang kadang-kadang berasal dari Manusia dan kadang berasak dari golongan jin. mengingikan lenyapnya kenikmatan seseorang dan mengharap kenikmatan tersebut berpindah kepadanya. 2. ini adalah sifat-sifat Allah yang paling penting untuk di ketahui khususnya bagi manusia. serta pemberian kapada mereka segala maslahat dan segala kebutuhan mereka. dalam tafsir Shafwatut tafasir di jelaskan maksud dari pengulangan dalam surat ini adalah sebagai tambahan pemulyaan bagi Manusia. kedua dan ketiga. Sebenarnya bukan semata-mata pandangan si pedengki yang menyebabkan suatu keburukan. Yang di mintai perlindungan dan Keutamaan Manusia Dalam surat ini yang di mintai perlindungan adalah Allah tuhan Manusia. sehingga jiwanya meluapkan kemarahan dan kedengkian. lembah dan yang lainnya maka pandangan itu tidak berpengaruh. jiwanya tidak akan pernah tenang ketika melihat saudaranya mendapatkan sesuatu yang lebih dari apa yang ia dapatkan. Yang kedua Mulk ( kerajaan ). Di sini ada tiga sifat Allah yang dengannya Manusia di perintahkan untuk berlindung. Raja Manusia dan tuhan sesembahan Manusia. Arti kata hasad sebdiri adalah. dan juga sebagai bukti bahwa Allah memberikan perhatian terhadap setiap perkara yang di lakukan oleh Manusia. Maka dari itu kejahatan yang kedua ini adalah kejahatan keaiban. pendidikan dan perbaikan mereka.[7] Masih berkisar pada ayat yang pertama kedua dan ketiga.” Sesungguhnya Allah telah memberikan kekhususan bagi manusia dengan mengaruniakan Adzkr( Al-quran) sebagai penghormatan dan pemulyaan bagi manusia. maka Dia menyebutkan Rububiyah-Nya bagi Manusia dan kekuasaan-Nya serta ketuhanan-Nya bagi mereka.pemeberi rizki. Yang di maksud dengan bisikan seperti yang dikatakan oleh Ibnu Qayyim adalah ajakan kepada sesuatu yang tidak terdengr oleh telinga. sebagaimana yang telah di isyaratkan oleh Rasulullah semakin banyak kita berdzikir kepada Allah semakin sedikitlah bisikan-bisikan yang akan datang. serta menjadikan para Malaikat bersujud mensucikannya. juga memeberikan akal dan ilmu. berkata para Mufassir. Allah adalah raja yang berhak bertingkah laku terhadap ciptaan-Nya. Was-was adalah bentuk godaan yang dilancarkan kedalam hati Manusia. inilah makna Rububiyah. . maka pandangan itu akan menyebabkan orang yang menjadi sasaran kedengkiannya menderita sakit Kadar sakitnya sesuai dengan kadar seberapa besar kebencian dan kedengkian yang tersalur dari hati melalui mata seseorang. Dialah Tuhan yang haq. sedangkan yang pertama adalah kejahatan kesulitan. Tuhan sesembahan makhluq yang tidak ada tuhan selain-Nya.Dia yang memiliki kekuasaan penuh bagi mereka Dialah raja mereka yang haq. Sehingga Allah memerintahkan kepada hamba-Nya untuk berlindung dari segala bentuk keburukan dengan ketiga sifat ini.” Sehingga sangat wajar ketika Allah menyebutkannya sampai tiga kali. di sana di sebutkan tiga sifat yang dimiliki Allah. Orang yang memiliki sifat yang seperti ini. Oleh karna itu Allah memerintahkan kepada hambanya untuk senantiasa berlindung dari bisikan-bisikan baik yang di lancarkan oleh syeitan dari golongan jin ataupun yang dari golongan Manusia. Rububiyah.hadits ini mengisyaratkan perlunya memohon perlindungan kepada Allah dari kejahatan atau keburukan mata seorang pendengki. pengaturan . namun bila ia memandang dengan pandangan yang di pengaruhi dengan rasa kedengkian di hati. pemberian dan pemasukannya seperti orang yang melempar panah . Surat An-nas 1. juga penolakan kajahatan dari mereka . seprti ia memandang gunung. Dalam surat ini Allah menyebutkan kata An-nas sampai tiga kali. dengan penjagaan dari apa-apa yang nerusak. Berlindung dari kejahatan bisikan Surat ini mencakup permohonan perlindungan dari kejahatan yang menjadi sebab semua perbuatan dosa dan perbuatan maksiat. ilahiyah. yang pertama adalah dengan Rububuyah-Nya. yang menguasai segala ciptaan-Nya serta rabb yang berhak dan benar untuk di ibadahi. karna bisa saja Allah menyebutnya hanya menggunakan dhamir saja atau kata ganti. A. maka surat An-nas mengandung permohonan dari kejahatan yang menyebabkan perbuatan dzalim pada diri sendiri ( kejahatan dari dalam ). Dialah yang berhak berbuat terhadap mereka dan mengatur mereka sebagaiman yang Dia kehendaki. yang pastinya dalam pengulangan ini Allah memiliki maksud tersendiri. karna ketika kita berdzikir maka syeitan akan bersembunyi dan kalah.

setelah di sebutkan bisikannya pertama kali.istighfar dan ketaatan kepada Allah. maka setan menghardik mereka. tempat tinggalnya Sofiyyah ketika itu di rumah Usamah bin Zaid.oleh karna itu setan yang ada dalam diri manusia yang beriman itu sangat kurus.” Di antara bisikannya juga adalah menyibukkan hati dengan bisikan. sehingga ia melupakan apa yang ingin ia kerjakan.ia dapat beristirahat dari segala . Al-kahannas juga berarti tertutup dan tersembunyi. akan tetapi kejahatannya dapat di batasi dalam enam perkara. orang Mukmin itu menimpanya dengan cambuk dzikir.” sesungguhnya setan berjalan pada Manusia pada pembuluh darah. lemah dan lelah.’perlahan-lahanlah ini adalah Safiyyah binti huyai. tidak seperti posisi setannya orang yang jahat. memusuhi Allah dan Rasul-Nya. kemudia setan menggangunya dengan bisikan-bisikan. diriwayatkan di dalam sebuah atsar seorang salaf. karena itu kelupaan tersebut di izdafahkan kepada setan. Sehingga setan yang selalu bersamanya berada dalam siksaan yang pedih. Maka setan menggarakkan mereka . di dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim dalam shahihain. aku bangun da berbalik maka beliau pun ikut bangun bersamaku untuk mengantarku. maka ada dua Anshar yang lewat. karna di siksa oleh orang yang beriman dan di usir dengan dzikir dan kataatan kepada Allah. bahwasanya Kami telah mengirim syaitan-syaitan itu kepada orang-orang kafir untuk menghasung mereka berbuat ma'siat dengan sungguh-sungguh?. aku datang mengunjunginya pada malam hari. membubuhinya dengan syahwat sehingga hatinya penuh dengan syahwat. dan mengatur perkumpulan kejahatan dengan cara yang paling halus dan tiupan yang paling sempurna. kemudian aku berbicara kepada beliau.” Artinya para setan mengganggu mereka agar mereka berbuat maksiat. setan itu berjalan seperti perjalanan pembuluh darah. Karna setiap kali setan manggodanya . 5. sehinga akhirnya ia menjadi sebuah keinginan.” sesungguhnya orang yang beriman melelahkan setanya sebagaimana seseorang malelahkan tunggangannya dalam perjalanan. Hal itu menjadikan hati semakin bertambah semangat dalam mengerjakan kejahatan . Jenis-jenis kejahatan setan kepada Manusia Jenis-jenis kejahatan setan tidak mungkin dapat di hitung. ya Rasulullah!’ kemudian Rasulullah bersabda. aku takut ia akan melemparkan ke dalam hati kamu berdua kejelekan ( di dalam riwayat lain. Makna Khannas Al-khannas artinya bertambah kuat larinya dan kembalinya. kajahatan kekafiran dan kemusyrikan. nabi bertemu denganku sedangkan pada waktu itu aku sedang junub. sehingga terlintas dalam benaknya perbuatan dosa. ‫لقيني النبي صلى ال عليه وسلم في بعض طرق المدينة وانا جنب فانخنست منه‬ “ Pada suatu jalan Madinah. sesungguhnya hati pada asalnya kosong dari kejahatan dan kemaksiatan. ia telah bercokol pada setiap hamba dan tidak akan meninggalkannya sampai mati. dan bukan hanya sekedar menghilang. maka aku bersenbunyi darinya” Maka sebenarnya lafadz ini adalah menghilang setelah tampak. hadits yang di riwayatkan oleh Az-zuhri dari Ali bin Husein dari Sofiyah binti Huyai. sebagaimana firman Allah           “Tidakkah kamu lihat. rasulullah bersabda.3. ketika dzikir kepada Allah.: Yang pertama. Ia selalu bersamanya dalam ketenangan. keduannya mempercepat jalannya. setan menggambarkanya pada jiwanya. lalu di sebutkan bahwa bisikan itu berada di dalam dada Manusia Allah menjadikan syeitan dapat masuk kedalam rongga Manusia dan dapat menembus ke dalam hati dan dadanya. Kemudian menghiasinya kepada dirinya dan mengindahkannya serta menjadikan khayalan yang menggiurkan jiwanya sehingga cenderung dengan kejahatan tersebut. apabila setan berhasil menjerumuskan Manusia kedalam kejahatan ini. setan mengutus kepada mereka bantuan dan pertolongan. setiap kali mereka berhenti dari perbuatan maksiat atau ada niat untuk berhenti. menengadah. jika mereka berniat untuk berhenti. ketika keduannya melihat Nabi. dan membangkitkan mereka untuk berbuat maksiat. ia berkata. di antara kalimat yang bermakna itu adalah perkataan abu Hurairah. maka setan mengganggu. lebih-lebih macam-macamnya. Bisikan kejahatan ke dalam dada Firman-Nya dalam ayat yang ke 5 surat An-nas ini adalah sifat yang ke tiga bagi syetan. 4.” “Ketika Rasulullah beri`tikaf. memasukkan ke dalam hati kamu berdua sesuatu ). sehingga ia mengutus seluruh pasukannya untuk mencari perbuatan maksiat itu. Karna setanlah penyebab utamanya. mengukuhkan. kemudian keduanya di sebutkan tempat bisikannya. setan masih terus menggiring mereka untuk berbuat dosa. maka setan akan menjadi tenang . maka keduannya berkata’ subhanallah.

apabila setan telah berhasil menjerumuskan Manusia kedalam kekafiran.menjerumuskan seorang hamba kepada perbuatan bid`ah. Jika ia tidak berhasil juga dalam martabat yang kedua ini maka ia akan berpindah kepada kejahatan yang ketiga Yang ketiga adalah perbuatan dosa besar dengan segala bentuknya. oleh karna itu yang mendapatkan julukan sebagai Syeitan bukan hanya dari golongan Jin. dan menjadikan jin dan Manusia sebagai teman yang menyebarkan kepada perbuatan yang keji dan munkar. Yang kedua. akan tetapi bisa jadi ada pada makhluk yang bernama manusia.[9] 6. Itulah Manusia. maka setan akan menjadikan Manusia tersebut manjadi wakilnya dan ia akan menjadi salah seorang yang menyerukan kepada jalan iblis. tujuannya adalah agar hilang pada diri seorang hamba keutamaan.akan tetapi apabila seorang hamba ini sulit untuk terjerumus karna mungkin hamba tersebut termasuk seorang muslim yang kuat.[11] Allah juga berfirman dalam al-quran. kita masih ingat peristiwa perintah Allah kepada iblis untuk sujud kepada Adam as. kejahatan ini adalah termasuk dosa yang tidak di ampuni. akan tetapi pada hakekatnya apabila dilakukan terus menerus maka akan menjadi dosa yang sangat berbahaya. iblis berkata. juga menjadikannya wakilnya dan sebagai seorang yang menyeru kepada jalan setan.[10] Berkata Al-ustadz imam. Setan dari golongan Jin dan manusia Kata Syeithan adalah sifat dari segala sifat buruk. An-nas. mereka adalah makhluk Allah dari golongan jin. karanabid`ah adalah menentang dakwah Rasul. akan tetapi bukan berarti Manusia terbebas dari kasalahan dan keburukan. menjadikan dosa-dosa ini seakan remeh yang tidak akan mempengaruhi keimanan seseorang. kejahatan seperti ini lebih setan sukai dari pada kejahatn yang berupa maksiat. bisikannya dapat di rasakan dan di saksikan dengan panca indra. hingga lebih buruk daripada setan. Yang ke lima adalah menyibukkan Manusia dengan perkara-perkara yang mubah yang tida ada pahala dan hukuman bagi orang yang mengerjakannya. Ketika dikatakan kepada para malaikat bersujudlah kepada Adam. kemudian menyebarkan perbuatan dosa dan kemaksiatan. mejerumuskan Manusia kepada perbuatan dosa-dosa kecil. sejak itulah iblis tidak henti-hentinya mangajak manusia untuk mangikutu jalannya. akan tetapi Manusia juga dapat terjatuh dalam. yang Allah ciptakan pada setiap diri manusia atau yang biasa di sebut dengan Qarin.” apakah aku harus bersujud kepada Makhluk yang engkau ciptakan dari tanah? Kemudian Allah mengusir Iblis. dan kelak akan memasukkannya kedalam neraka. maka ia pindah kepada kajahatan yang berada dalam peringkat yang kedua. sebagaimana hadits Rasul. dan menyerukan kepada hal-hal yang bertentangan dengan apa yang di bawah oleh Rasul. lebih-lebih apabila seorang hamaba tersebut adalah alim yang menjadi panutan. bid`ah ini termasuk dalam kategori kufur dan syirik. karna memang inilah tujuan utama setan untuk meggoda Manusia. maka ia berusaha keras untuk menjauhkan Manusia darinya. apabila setan telah berhasil mencapai bid`ah ini dari seorang hamba . kemudian apabila setan tidak berhasil juga maka setan akan menempuh jalan yang berikutnya. dan ia tidak mendapatkan pahala atas pekerjaan yang lebih utama. karna bahayanya pada agama itu sendiri. ini terjadi dalam diri Manusia dan memeberikan dampak yang sangat berbahaya. maka para malaikat pun bersujud kecuali Iblis. Manusia dapat mancapai kedudukan di atas kedudukan para Malaikat. hikmah di balik allah memberikan Akal kepada manusia adalah untuk menentukan akhir dari kehidupan Manusia itu sendiri. Al-jinnah.” was-was itu terbagi menjadi dua bagian a. keji dan tercela. akan tetapi dia kena hukuman karna meninggalkan yang wajib di sebabkan terlalu sibuk dengan hal-hala yang mubah tersebut. setan sangat berusaha keras untuk menjerumuskan seorang hamba kepada kejahatan yang satu ini. seperti ajakan untuk berbuat buruk dan maksiat serta ajakan tuk berbuat kebatilan.kelelahanya dalam menggoda Manusia.” ‫وكذالك جعلنا لكل نبي عدوا شيا طين النس والجن‬ ّ ّ ّ “Dan begitu pula Allah telah menjadikan pada setiap Nabi Musuh syeitan dari golongan Manusia dan Jin” Meskipun dalam pembahasan yang pertama telah di jelaskan bahwa manusia adalah Makluk yang istimewa. maka ia akan menjadikannya sebagai seorang ahlu bid`ah. yaitu bahaya yang menular. yang di maksud adalah mereka yang memeberikan bisikan kepada Manusia dari makhluk Allah yang tidak bisa di lihat dengan panca indra. agar manusia membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Yang ke enam yaitu menyibukkan seorang hamba dengan perkara yang tidak utama dan melalaikan pekerjaan yang lebih utama. ‫لل لللل لل للل للللل للل لل للللل للل ل للل لل لللل‬ ‫ل‬ ‫لللل للل للل لل لللل للللل للل لللل للللل للل لل‬ ‫لللل للل لللل‬ b. Yang ke empat. .

Tafsirul Washid.jilid. Beirut : Darul qur`anil karim.III 6.`Aly Ash-sabuny . Bandung. M. Darul jail. Berlindung dari kejelekan malam jika mulai datang. Ibnu Qayyim. c. dan kekurangan makalah ini kita bisa dapatkan manfaat yamg banyak. 1968 8. tukan pendengki dan keburukan-keburukan yang lainnya.Mahmud Hajazi. keburukan kegelapan malam.orang-orang fasiq dan orang-orang yang rusak yang pada umumnya keluar pada malam berlindung dari tukang sihir b.Wahbah.H.Lajnah At-turats Al-`Araby 3.26.Jilid. qutb .IV .Sayyid.: a. jilid.al.Daru As-syuruq.Shaleh.21. karna di dalamnya terdapat perintah untuk meminta perlindungan dari keburukan-keburukan.Beirut. REFERENSI 1.Fi Dzilalil quran. Beirut. KESIMPULAN DAN PENUTUP setelah kita usai dari penjelasan tentang tafsir surat Muawwidzatain.Ahmad.Maktabah Ash-shiriyah. Damsyiq.III 2.VI.Muhammad. Mesir.28 5. Cet. Az-zakhili . Hajazi. ada beberapa kesimpulan yang akan kami uraikan di bawah ini. Beirut.II. jilid. Demikianlah makalah yang sederhana ini. Tafsirul Maraghi. Asbabun Nuzul. Maktabah Al-babi Al-halabi.Darul Fiqri. Sedangkan dalam Surat An-Nas Allah memerintahkan hambanya untuk senantiasa berlindung dari keburukan bisikan-bisikan yang di lancarkan oleh setan dan bala tentaranya baik dari kalangan jin ataupu Manusia. Tafsir Al-Qayyim. khususnya bagi pemakalah sendiri dan umumnya bagi pembaca seluruhnya. K.karna pada malam hari banyak terdapat bahaya-bahaya seperti binatang buas. IV.Beirut.2000 7. CV Diponegoro.Shafwatut Tafaasir. Tafsir Al-Wadhih. dari keburukan orang-orang yang dengki. VII. Al-Imam.Tafsirul Quranul `Adzim.et. Katsir Ibnu. Di dalam surat Al-falaq Allah memerintahkan kepada hamba-Nya untuk berlindung dari tiga keburukan yang paling besar. 1992 4. kedua surat ini adalah surat yang menerangkan tentang peritah untuk meminta perlindungan kepada Allah dengan sifat-sifat-Nya dari berbagai macam keburukan baik yang datang dari diri sendiri atau yang datang dari luar berupa bisikan-bisikan setan.tukang sihir. Wallahu a`lam bishshawab. Cet.Q. Mustafa Al-maraghi . Berlindung dari tukang sihir Berlindung dari segala keburukan. Oleh karna itu Rasululah menamakan kedua surat ini dengan Mu`awidzatain. jilid. jilid. semoga dengan kesederhanaan.

hal.hal.4 [2] Wahbah Az-zakhili. Cet. Tafsir Al-Qayyim. 1968.M.Darul Fiqri. . imam ahmad dan imam Abu Dawud.Daru As-syuruq.16 [6] Ibnu Qayyim Al-Jauziyah. dimana kekuatan gaibnya berupa kekuatan pengaruh ruh-ruh jahat (jin atau syetan). hal.hal.al.[1] Ibnu Qayyim Al-jauziyah.et. Bukhori dan Muslim.26. hal.692-693 Darul jail. KHASIAT DAN KEKUATAN YANG TIDAK TERLIHAT YANG DITITIPKAN ALLAH KE SUATU BENDA MATI ITU MEMANG BOLEH ADA. jilid.II.Kejahatan Jin dan Manusia. Tafsir Al-Wadhih.Op.hal.21.Op.jilid. Lihat kitab Ath Thibbun Nabawi Halaman 100) Tapi lagi-lagi Albany (wahaby) mendhoifkan Hadis yang Shahih dan Masyhur.Cit.II. Tafsirul Maraghi. hal. [4] Dr. Beirut : Darul qur`anil karim.Op. Damsyiq. Beirut. hal.jilid.103 [8] Al-Imam Ibnu Qayyim. sihirnya ada pada sebuah sumur dan berupa tali yang disimpul-simpulkan.III.1992.Cit.28. Seperti diceritakan dalam Asbabun Nuzul surat Al Falaq dan An Nas yaitu ketika Nabi SAW sakit seolah mendatangi istri-istrinya ternyata tidak. Hikmah dari Hadis shahih tersebut: 1. jilid. IV. Mesir.34 [7] Muhammad `Aly Ash-sabuny. Sihir adalah kekuatan gaib yang diciptakan ALLAH untuk makhluk-Nya. Muslim. hal.Lajnah At-turats Al-`Araby.271 Asbabunuzul surat Al-falaq dan An-naas Topic List < Prev Topic | Next Topic > Reply < Prev Message | Next Message > * PENGERTIAN SIHIR.H. ‘Aisyah ra.132 [10] Sayyid qutb.2965 [3] K.Q. “Hadits tersebut diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim sebelum mereka bertobat” Semoga pengarang buku tersebut yang merupakan buku best seller segera bertaubat dari tuduhannya dan kesombongannya seolah dirinya lebih ‘alim dari Imam Bukhori. Beirut. CV Diponegoro. berkata.2000.Beirut.Kejahatan Jin dan Manusia. HATI-HATI! Buku berjudul KESAKSIAN RAJA JIN (Abu aqila) menyesatkan. Karena menghina Imam Bukhori dan Muslim dengan perkataan.hal.Fi Dzilalil quran.hal. dan ternyata setelah diberitahu oleh Malaikat. Abu Daud dan Ahmad.Shafwatut Tafaasir. Bandung.Kejahatan Jin dan Manusia. Asbabun Nuzul.Shaleh.jilid.” (HR. Cet.Kejahatan Jin dan Manusia.Mahmud Hajazi.200 [9] Ibnu Qayyim Al-Juziyah.92 [5] Ibnu Qayyim Al-Jauziyah.Tafsirul Washid. dan dapat berpengaruh pada unsur alam.. 2005. [11] Ahmad Mustafa Al-maraghi. jakarta : Akbar.Cit. “Rasulullah SAW pernah disihir sehingga beliau sungguh berkhayal bahwa dirinya mendatangi istri-istrinya padahal beliau tidak mendatangi istri-istri beliau.III.4012 Maktabah Al-babi Al-halabi. Cet.

. ini adalah takdir Allah kepada Nabi Adam untuk dijadikan pelajaran (ibrah) bagi ummat. tidak akan menyembah apa yang disembah oleh orang-orang kafir. Thabari dsb.w. “Pergilah kamu dengan membawa baju gamisku ini lalu letakkanlah baju gamisku ke wajah ayahku (Yakub as) nanti ia akan melihat kembali dan bawalah keluargamu semuanya kepadaku”(Surat Yusuf ayat 93) Simpul Sihir Labid seorang Yahudi yang telah mensihir Nabi Muhammad SAW. Para Nabi adalah maksum. dan pengikut-pengikutny a bukanlah apa yang disembah oleh orang-orang kafir. termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Dalam Tafsir Jalalain kisah ini terdapat dalam asbabunuzul surat al falaq -annaas (Halaman 604. Semoga semua wahaby diberikan hidayah sebelum mereka mati! 2. ALLAH berfirman. cetakan darul Basyair.w. Seperti kisah Nabi Adam AS yang memakan buah khudi. apakah albany (wahaby) lebih alim dari imam ibnu ktsir.Seperti benda bertuah berupa baju gamis milik Nabi Yusuf. Dinamai Al Kaafiruun (orang-orang kafir). Sebab Turunnya Surah Ini (Asbabun Nuzul) . diturunkan sesudah surat Al Maa'uun. dan Nabi Muhammad s. Damsyik). sedangkan semua peristiwa yang menimpa para Nabi adalah peristiwa-peristiwa yang terjadi pada para Nabi adalah ketentuan Allah (Takdir) untuk dijadikan pelajaran (ibrah) bagi ummat. (Lihat Lubabun Nuqul fii Asbaabin Nuzul surat Al Falaq dan An Nas). imam suyuti (tafsir jalalain) imam qurtubi. semua dari ALLAH juga. ini berarti kekuatan gaib bisa jadi ada di suatu benda. Sebab-sebab turunnya surat Al-Kafirun dan An-nas Surat Al Kaafiruun terdiri atas 6 ayat. Nabi Adam AS adalah Nabi yang maksum dan seorang hamba yang tidak bisa lepas dari takdir Allah SWT. kemudian Nabi Muhammad SAW menyuruh keluarganya untuk membuka simpulan itu dimana setiap membuka simpulan disuruh baca surat Al Falaq dan Annaas. Nabi tidak meminta ke ALLAH tapi menyuruh membuka simpul sihir itu. imam thabari? sebetulnya ini adalah dalil yang kuat.a.) juga diceritakan kisah ini. qurtubi. bagi mereka yang mengahramkan sunnah bertabaruk! Oleh karena itu wahaby dengan tipu daya mereka.a. mencoba mendoifkan hadis shahih dan masyhur. Pokok-pokok isinya: Pernyataan Tuhan yang disembah Nabi Muhammad s. diambil dari perkataan Al Kaafiruun yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Dalam kitab tafsir yang mu’tabar (Tafsir ibnu katsir.

" Nabi saw menjawab: "Aku akan menunggu wahyu dari Tuhanku. yang satu duduk di sebelah kepalanya dan yang satu lagi duduk di sebelah kakinya. dan akan dikawinkan dengan yang beliau kehendaki.) Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa kaum kafir Quraisy berkata kepada Nabi saw.) AL KAAFIRUUN (ORANG-ORANG KAFIR) SURAT KE 109 : 6 ayat Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang TIDAK ADA TOLERANSI DALAM HAL KEIMANAN DAN PERIBADATAN 1. Katakanlah: "Hai orang-orang kafir 2.) Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa al-Walid bin al-Mughirah. atau sembahlah tuhan-tuhan kami selama setahun. meninggalkan da'wahnya An-Naas --------------------------------------------------------------------------------------------Surat ini terdiri atas 6 ayat. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah 5. agamaku. Untukmu agamamu.109:1-6). Nama An Naas diambil dari An Naas yang berulang kali disebut dalam surat ini yang artinya manusia. pernah sakit yang agak parah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah 4." Maka turunlah Surat Al Kafirun (S. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah 3. kami akan mengikuti agamamu selama setahun pula. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah 6. al-'Ashi bin Wa-il.109:1-6) turun berkenaan dengan peristiwa itu sebagai perintah untuk menolak tawaran kaum kafir. Dan turun pula Surat Az Zumar ayat 64 sebagai perintah untuk menolak ajakan orang-orang bodoh yang menyembah berhala." Ayat ini (S. dan untukkulah. termasuk golongan surat-surat Makkiyah.(Diriwayatkan oleh Abdurrazaq yang bersumber dari Wahb dan Ibnul Mundzir yang bersumber dari Juraij.109:1-6) (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Sa'id bin Mina.w.: "Sekiranya engkau tidak keberatan mengikuti kami (menyembah berhala) selama setahun. dengan menawarkan kekayaan agar beliau menjadi seorang yang paling kaya di kota Makkah.a. dengan syarat agar engkau jangan memaki-maki tuhan kami dan menjelekkannya. (Diriwayatkan oleh at-Thabarani dan Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Ibnu Abbas. sehingga datanglah kepadanya dua malaikat. Berkatalah malaikat yang berada di sebelah kakinya kepada malaikat yang berada di . diturunkan sesudah surat Al Falaq." Maka Allah menurunkan ayat ini (S. Sebab Turunnya Surah Ini (Asbabun Nuzul) Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa Rasulullah saw. al-Aswad bin Muthalib dan Umayyah bin Khalaf bertemu dengan Rasulullah saw dan berkata: "Hai Muhammad! Mari kita bersama menyembah apa yang kami sembah dan kami akan menyembah apa yang engkau sembah dan kita bersekutu dalam segala hal dan engkaulah pemimpin kami. Usaha ini disampaikan dengan berkata: "Inilah yang kami sediakan bagimu hai Muhammad." Penutup Surat Al Kaafiruun mengisyaratkan tentang habisnya semua harapan orang-orang kafir dalam usaha mereka agar Nabi Muhammad s. Pokok-pokok isinya: Perintah kepada manusia agar berlindung kepada Allah dari segala macam kejahatan yang datang ke dalam jiwa manusia dari jin dan manusia.Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa kaum Quraisy berusaha mempengaruhi Nabi saw.

Namun beliau lebih dikenal dengan Abu Lahab.) Faedah Surat Al lahab. Nama asli beliau adalah Abdul ‘Uzza bin ‘Abdil Mutholib. Seketika itu juga Rasulullah keluar menemui shahabat-shahabatny a dalam keadaan sehat wal ‘afiat. Dan (begitu pula) istrinya." "Apa guna-guna itu?" "Guna-guna itu sihir. Nama kunyahnya adalah Abu ‘Utaibah. Sehingga Allah Ta’ala membicarakan Abu Lahab dalam satu surat.) Keterangan: Dalam kitab Bukhari terdapat syahid (penguat hadits) yang ceritanya seperti itu. Maka turunlah Jibril membawa surat ini (S. tapi tidak menyebutkan sebab turunnya dua surat itu. Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan. Air itu ditimbanya dan diangkat batunya serta dikeluarkan gulungan itu ada tali yang terdiri atas sebelas simpul.113 dan 114) turun berkenaan dengan peristiwa itu. Celakalah abu lahab Surat Al Lahab (nama lainnya: surat Al Masad) mengisahkan paman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang betul-betul memusuhi beliau yaitu Abu Lahab. Setiap kali Rasulullah saw. pembawa kayu bakar. Dalam riwayat lain ada syahid yang ceritanya seperti itu dan menyebutkan sebab turunnya kedua surat itu. (Diriwayatkan oleh Abu Na’im dalam kitab al-Dalaildari Abu Jafar ar-Razi dari ar-Rabi bin Anas yang bersumber dari Anas bin Malik. timbalah airnya dan angkat batunya kemudian ambillah gulungannya dan bakarlah." "Siapa yang membuat sihirnya?" Ia menjawab: "Labid bin al-A’syam Alyahudi yang sihirnya berupa gulungan yang disimpan di sumur keluarga Si Anu di bawah sebuah batu besar. Setibanya di sumur itu tampaklah airnya yang merah seperti pacar. 113 dan 114) dan membacakan ta’udz. karena wajahnya yang memerah (makna lahab: api yang bergejolak). Beliau lah yang paling banyak menentang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (QS. Kedua surat ini (S. Yang di lehernya ada tali dari sabut. Setelah makan makanan itu tiba-tiba Rasulullah sakit keras sehingga shahabat-shahabatny a mengira bahwa penyakit itu timbul dari perbuatan yahudi itu. ) ‫تبت يدا أبي لهب وتب )1( ما أغنى عنه ماله وما كسب )2( سيصلى نارا ذات لهب )3( وامرأته حمالة الحطب‬ ِ َ َ ْ َ َ ّ َ ُ ُ ََ ْ َ ٍ َ َ َ َ ً َ َْ َ َ َ َ َ َ َ ُ ُ َ ُ ْ َ َْ َ َ ّ ََ ٍ َ َ ِ َ َ َ ْ َّ (5) ‫4( في جيدها حبل من مسد‬ ٍ َ َ ْ ِ ٌ َْ َ ِ ِ ِ “Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa. Al Lahab: 1-5) Sebab Turunnya Ayat Mengenai asbabun nuzul (sebab turunnya) ayat ini diterangkan dalam riwayat berikut: ِ ْ َِ ْ َ َ َ ْ َ ْ َ َ َ َ َ َ َ ِ َ َ ْ َِ َ ِ َ َ ِ َ ْ َ ْ َِ َ َ َ َ َّ َ ِ ْ ََ ّ َّ ّ ِ ّ ّ َ ٍ َّ ِ ْ ْ َ ‫عن ابن عباس أن النبي صلى ال عليه وسلم خرج إلى البطحاء فصعد إلى الجبل فنادى يا صباحاه فاجتمعت إليه‬ ُ ْ َ َ َ ْ َ ْ ُ َ ٌ ِ َ ّ ِ َ َ َ ْ َ َ ُ َ ِ ُ ّ َ ُ ْ ُ ْ ُ َ ْ ُ ّ َ ُ ْ َ ْ ُ ُ ّ َ ُ ّ ُ َ ْ ّ َ ْ ُ ُ ْ ّ َ ْ ِ ْ ُ ْ ََ َ َ َ َ ٌ ْ َ ُ ‫قريش فقال أرأيتم إن حدثتكم أن العدو مصبحكم أو ممسيكم أكنتم تصدقوني قالوا نعم قال فإني نذير لكم بين يدي‬ ‫عذاب شديد فقال أبو لهب ألهذا جمعتنا تبا لك فأنزل ال عز وجل تبت يدا أبي لهب إلى آخرها‬ َ ِ ِ َِ ٍ َ َ ِ َ َ َ ْ ّ َ ّ َ َ ّ َ ّ َ َ ْ َ َ َ َ ّ َ َ َ ْ َ َ َ َ َِ ٍ َ َ ُ َ َ َ َ ٍ ِ َ ٍ َ َ ُ . Berikut beberapa pelajaran tafsir yang kami gali dari Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim (karya Ibnu Katsir) dan kami tambahkan faedah dari kitab tafsir lainnya. Datanglah ke sumur itu. (Diriwayatkan oleh al-Baihaqi di dalam kitab Halaílun Nubuwah dari al-Kalbi dari Abi Shalih yang bersumber dari Ibnu Abbas. Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa kaum Yahudi membuatkan makanan bagi Rasulullah saw. Allah Ta’ala berfirman. Mengutus Ammar bin Yasir dengan kawan-kawannya. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak.sebelah kepalanya: "Apa yang engkau lihat?" Ia berkata: "Dia kena guna-guna. mengucapkan satu ayat terbukalah simpulnya." Pada pagi hari Rasulullah saw. Semoga manfaat.

menunjukkan do’a kejelekan padanya.)وتب‬maksudnya adalah kerugian dan kebinasaan ّ ََ akan terlaksana.)ما أغنى عنه ماله وما كسب‬yang dimaksud (‫ )وما كسب‬yaitu apa yang ia usahakan َ َ َ َ َ ُ ُ َ ُ ْ َ َْ َ َ َ َ َ ََ adalah anaknya. Yang dimaksud firman Allah Ta’ala (‫ .)وامرأته حمالة الحطب‬istri Abu Lahab biasa memikul kayu bakar. Kedua: Sebagian ulama lainnya mengatakan bahwa yang dimaksud Ummu Jamil pembawa kayu bakar adalah karena kerjaannya sering meletakkan duri di jalan yang biasa dilewati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.” Akibatnya.“Dari Ibnu Abbas bahwa suatu hari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam keluar menuju Bathha`. Lantas ia katakan. Oleh karena itu. Surat Al Lahab adalah Bukti Nubuwwah . Sedangkan makna (‫ . Sebagian ulama memaknakan masad dengan sabut. (5) ‫وامرأته حمالة الحطب )4( في جيدها حبل ِن مسد‬ ٍ َ َ ْ ‫ِ ِ ِ َ َْ ٌ م‬ ِ َ َ ْ َ َ ّ َ ُ ُ ََ ْ َ “Dan (begitu pula) istri Abu Lahab.)تبت يدا أبي لهب‬yaitu binasalah kedua tangan Abu Lahab. ّ ََ Firman Allah Ta’ala (‫ . ٍ َ َ ِ َ َ َ ْ َّ amalan dan usahanya sia-sia.” Yaitu istri Abu Lahab akan membawa kayu bakar. "Ya. yaitu si A mendengar pembicaraan B tentang C. Inilah pendapat yang dipilih Ibnu Jarir Ath Thobari.) َيصلى نارا ذات لهب‬yaitu kelak Abu Lahab akan mendapat balasan yang jelek ٍ َ َ َ َ ً َ َْ َ ‫س‬ dan akan disiksa dengan api yang bergejolak. "Sesungguhnya aku adalah seorang pemberi peringatan bagi kalian. 4972 dan Muslim no. Firman Allah Ta’ala (‫ . "Wahai sekalian manusia. Lalu ia menambah siksaan Abu Lahab. Bukhari no.)في جيدها حبل من مسد‬yaitu maksudnya di leher Ummu Jamil ada ٍ َ َ ْ ِ ٌ َْ َ ِ ِ ِ tali sabut dari api neraka. apakah kalian akan membenarkanku?" Mereka menjawab. Ini pendapat sebagian ulama.)حمالة الحطب‬pembawa kayu bakar maksudnya adalah Ummu Jamil adalah ِ َ َ ْ ََ َّ wanita sering menyebar namimah. bahwa musuh (di balik bukit ini) akan segera menyergap kalian. ٍ َ َ َِ َ َ ْ َّ Sedangkan ayat (‫ . sehingga ia akan terbakar dengan api yang amat panas." Beliau bersabda lagi. Ketiga: Sebagian ulama lainnya mengatakan bahwa yang dimaksud (‫ )حمالة الحطب‬adalah Ummu Jamil ِ َ َ ْ ََ َّ biasa mengenakan kalung dengan penuh kesombongan.” (HR." Maka orang-orang Quraisy pun berkumpul. pada hari kiamat. pembawa kayu bakar. Kemudian beliau bertanya. putus harapan. 208) Tafsir Ayat Ayat (‫ . kemudian beliau naik ke bukit seraya berseru. Sesungguhnya di hadapanku akan ada adzab yang pedih. “Aku aku menginfakkan kalung ini dan hasilnya digunakan untuk memusuhi Muhammad. Istri Abu Lahab ِ َ َ ْ َ َ ّ َ ُ ُ ََ ْ َ bernama Ummu Jamil. Ummu Jamil akan membantu menambah siksa Abu Lahab di neraka Jahannam. Ummu Jamil punya kelakuan biasa membantu suaminya dalam kekufuran. Yang di lehernya ada tali dari sabut. Ada pula yang mengatakan masad adalah rantai yang panjangnya 70 hasta. menunjukkan kalimat berita. salah seorang pembesar wanita Quraisy. penentangan dan pembakangan pada Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tafsiran Istri Abu Lahab Pembawa Kayu Bakar Di sini ada beberapa tafsiran ulama: Pertama: Mengenai ayat (‫ . Oleh karena itu.)تبت يدا أبي لهب‬maksudnya adalah sungguh Abu Lahab merugi. Firman Allah Ta’ala (‫ . Ats Tsauri mengatakan bahwa masad adalah kalung dari api yang panjangnya 70 hasta." Maka Allah menurunkan firman-Nya: "TABBAT YADAA ABII LAHAB. sekiranya aku mengabarkan kepada kalian.. "Apakah hanya karena itu kamu mengumpulkan kami? Sungguh kecelakanlah bagimu. lantas si A menyampaikan berita si B pada si C dalam rangka adu domba. Dan memang istri Abu Lahab dipersiapkan untuk melakukan hal ini. Allah Ta’ala memasangkan tali di lehernya dengan sabut dari api neraka. Ummu Jamil ini adalah saudara Abu Sufyan." Akhirnya Abu Lahab pun berkata." Hingga akhir ayat. lalu ia akan bertemu suaminya Abu Lahab. Firman Allah Ta’ala (‫ . "Bagaimana. Nama asli beliau adalah Arwa binti Harb bin Umayyah.)وتب‬yaitu sungguh dia akan binasa. Allah Ta’ala katakan dalam ayat selanjutnya.

dan Ummu . Berarti pernikahan antara Ummu Jamil dan Abu Lahab yang sama-sama musyrik itu sah. Inilah sunnatullah yang mesti dijalani dan butuh kesabaran. Mendengar berita neraka dan siksaan di dalamnya seharusnya membuat seseorang takut pada Allah dan takut mendurhakai-Nya sehingga ia pun takut akan maksiat. Hubungan kekeluargaan dapat bermanfaat jika itu dibangun di atas keimanan. Tidak bermanfaatnya harta dan keturunan bagi orang yang tidak beriman. 9/175) 16. ia tidak disebut dengan nama aslinya namun dengan nama kunyahnya. Dan (begitu pula) istrinya. Ibnu Majah no. Api neraka yang bergejolak. 2137. 5. Apa yang dikabarkan pada beliau. 2. Akibat dosa namimah.Surat ini merupakan mukjizat yang jelas-jelas nampak yang membuktikan benarnya nubuwwah (kenabian). Faedah berharga dari Surat Al Lahab: 1.. An Nasai no. Ahmad 6/31.). . (Ahkamul Quran. Alasannya karena dalam ayat ini demi menghinakan Abu Lahab. 12. Abu Lahab dan Ummu Jamil tidaklah beriman sama sekali baik secara zhahir atau batin.” (HR. Kedudukan mulia yang dimiliki Abu Lahab dan istrinya tidak bermanfaat di akhirat. 9. Semoga Allah memberi taufik kepada kita untuk terus mengkaji Al Quran dan menggali faedah di dalamnya. karena Abu Lahab disebut dalam ayat ini tidak menggunakan nama aslinya yaitu Abdul Uzza (hamba Uzza). 18. yaitu menyulut api permusuhan sehingga diancam akan disiksa dengan dikalungkan tali sabut dari api neraka. 14. namun sebenarnya harta dan keturunan dapat membawa manfaat jika seseorang itu beriman. 8. 4452. maka itu benar adanya. 5) ‫)سيصلى نارا ذات لهب )3( وامرأته حمالة الحطب )4( في جيدها حبل من مسد‬ ٍ َ َ ْ ِ ٌ َْ َ ِ ِ ِ ِ َ َ ْ َ َ ّ َ ُ ُ ََ ْ َ ٍ َ َ َ َ ً َ َْ َ َ “Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak.. puasa dan amalan lainnya. 7. Maka ini menunjukkan terlarangnya model nama semacam ini karena mengandung penghambaan kepada selain Allah. karena dalam ayat ini Ummu Jamil dipanggil dengan “imro-ah” (artinya: istrinya). “Sesungguhnya anak adalah hasil jerih payah orang tua. Benarnya nubuwwah (kenabian) Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. bahwasanya betul-betul beliau adalah seorang Nabi. Lihatlah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan Abu Lahab punya kedekatan dalam kekerabatan. Nama asli (seperti Muhammad) itu lebih mulia daripada nama kunyah (nama dengan Abu . Ini berarti kedudukan mulia tidak bermanfaat bagi seseorang di akhirat kelak kecuali jika ia memiliki keimanan yang benar. 15. Setiap Nabi dan orang yang mengajak pada kebaikan pasti akan mendapat cobaan dari orang yang tidak suka pada dakwahnya. Ibnul ‘Arobi. Syaikh Al Albani katakan bahwa hadits ini shahih). 8/145) 17. orang tua pun akan memperoleh hasilnya. Sedangkan para Nabi dalam Al Quran selalu disebut dengan nama aslinya (seperti Muhammad) dan tidak pernah mereka dipanggil dengan nama kunyahnya. Karena sejak turun firman Allah Ta’ala. Al Jashshosh. Semoga bermanfaat. Yang di lehernya ada tali dari sabut”. Maka inilah bukti benarnya nubuwwah beliau. 13. Tidak boleh memakai nama dengan bentuk penghambaan kepada selain Allah. Padahal Al Qur’an biasa jika menyebut nama orang akan disebut nama aslinya. 11. Ummu Jamil dan Abu Lahab mati dalam keadaan kafir secara lahir dan batin. mereka akan kekal dalam neraka. namun hal itu tidak bermanfaat bagi Abu Lahab karena ia tidak beriman. 10. Allah telah menetapkan akan kebinasaan Abu Lahab dan membatalkan tipu daya yang ia perbuat pada Rasulnya. pembawa kayu bakar. Anak merupakan hasil usaha orang tua sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. (Ahkamul Quran.. Siksaan pedih akibat menyakiti seorang Nabi. 4. Bahaya saling tolong menolong dalam kejelekan sebagaimana dapat dilihat dari kisah Ummu Jamil yang membantu suaminya untuk menyakiti Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Imam Asy Syafi’i menyebutkan bahwa pernikahan sesama orang musyrik itu sah.. Jadi apa pun amalan yang dilakukan oleh anak baik shalat. Terlarang menyakiti seorang mukmin secara mutlak. 6. Akibat jelek karena infaq dalam kejelekan dan permusuhan. dinampakkan atau secara sembunyi-sembunyi. 3.

Asy Syamilah Ahkamul Qur’an. “Muhammad. Al Jashshosh Al Hanafi. segala bentuk kehinaan dan malapetaka bersumber dari sikap antipati dan berpaling dari peringatan Allah subhanahu wata’ala dan peringatan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. “Ya shabahah!” (kalimat peringatan yang biasa mereka gunakan untuk mengabarkan akan adanya serangan musuh atau terjadinya peristiwa yang besar). tidak ada seorangpun yang menolak dan mendustakan ajaran yang dibawa oleh para nabi. Kemudian beliau shalallahu ‘alaihi wasallam mulai memanggil kabilah-kabilah cabang dari kabilah Quraisy dan menyebut mereka kabilah per-kabilah. Allah subhanahu wata’ala berfirman (artinya): “Dan barang siapa menaati Allah dan Rasul-Nya.” (Al Ahzab: 71) Dan demikian pula sebaliknya. Dinamakan Abu Lahab karena ia kelak akan masuk ke dalam neraka yang memiliki lahab (api yang bergejolak). Allah subhanahu wata’ala dengan tegas menyebutkan dalam firman-Nya (artinya): “Sesungguhnya telah diwahyukan kepada kami bahwa siksa itu (ditimpakan) atas orang-orang yang mendustakan dan berpaling. Asy Syamilah Aysarut Tafaasir. kecuali ia akan hina dan binasa. Adalah sunnatullah.” (Thaha: 48) Lihatlah kisah umat-umat terdahulu seperti kaum ‘Ad. Wahai bani Fihr.” Beliaupun berkata: “Sesungguhnya aku adalah seorang . apakah kalian mempercayaiku?” Mereka menjawab: “Ya. Ketika mereka telah berkumpul. dan bukan dengan namanya. Qarun. Darul Fawaid – Dar Ibnu Rajab. Surat tersebut adalah Surat Al Masad atau dinamakan juga dengan surat Al Lahab. sampai-sampai seseorang yang tidak bisa datang sendiri mengirim utusan untuk melihat apa yang sedang terjadi. Surat ini terdiri atas 5 ayat dan termasuk golongan surat-surat Makkiyyah. Abu Bakr Jaabir Al Jazairi. Demikian pula apa yang telah terjadi pada umat nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam. Atas dasar inilah Allah subhanahu wata’ala menyebutnya dalam kitab-Nya Al Quran dengan kun-yahnya (yaitu nama/julukan yang diawali dengan Abu atau Ibnu.” Maka orang-orang pun bergegas menuju beliau shalallahu ‘alaihi wasallam. Maktabah Adwail Munir. mereka bertanya. Beliau naik sampai kepuncaknya. Tafsir Surat Al-Lahab (Al-Masad) Tafsir Surat Al-Lahab (Al-Masad) Posted by: Asifa’uqolbi on: April 21. Hal ini tidaklah bisa dicapai kecuali dengan menerima segala apa yang datang dari Allah subhanahu wata’ala dan mengikuti petunjuk Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam.Referensi: Ahkamul Qur’an. Allah subhanahu wata’ala telah menurunkan satu surat khusus yang berisi vonis kebinasaan bagi para pembangkang dan pengacau dakwah. 2011 • In: Tafsir Abu Lahab adalah putranya Abdul Muththalib namanya Abdul ‘Uzza. maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. atau Ummu bagi perempuan). Tsamud. Fir’aun dan Haman. wahai Bani Fulan. wahai Bani Abdu Manaf. Shahih Tafsir Ibnu Katsir. Syaikh Musthofa Al ‘Adawi. semoga Allah subhanahu wata’ala senantiasa merahmati kita semua. wahai Bani Abdul Muththalib!” ketika mendengar (panggilan tersebut). Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin. Setiap insan tentu berharap dan mendambakan kehidupan yang bahagia di dunia dan lebih-lebih di akhirat kelak. kami tidak pernah menyaksikan engkau melainkan selalu bersikap jujur. kemudian berseru. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam naik ke bukit Shafa. siapa yang berteriak-teriak itu? Mereka mengatakan. beliaupun berbicara: “Apa pendapat kalian seandainya aku beritahukan kepada kalian bahwa ada pasukan berkuda di lembah bukit ini yang akan menyerang kalian. Allah subhanahu wata’ala telah membinasakan mereka disaat mereka mendustakan dan berpaling dari ajaran yang dibawa oleh nabi yang diutus kepada mereka. wahai Bani Fulan. Para pembaca. Sebab Turunnya Surat Suatu hari. Ibnul ‘Arobi. Tafsir Juz ‘Amma.

” (Al-Lahab:1) Kandungan surat Al Lahab Ayat pertama ّ َ َ ٍ ْ َ ْ ِ َ َ َ ْ ّّ ‫تبت يدا أبي لهب وتب‬ “Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa” Abu Lahab adalah putranya Abdul Muththalib namanya Abdul ‘Uzza. Lalu beliau menjelaskan kepada mereka bahwa kalimat syahadat merupakan kekuatan dunia dan keselamatan akhirat. shabahah. selamatkan dirimu dari api neraka. aku tidak bisa menolongmu sedikitpun dari (keputusan) Allah! Karena kalian memiliki hubungan silaturahmi maka akan aku basahi dengan airnya (maksudnya akan aku sambung hubungan silaturahmi tersebut sesuai haknya).pemberi peringatan kepada kalian dari siksa yang pedih. Dijelaskan pula bahwa keberadaan beliau sebagai rasul tidak bisa menyelamatkan mereka dari siksa dan menolong mereka sedikitpun dari (keputusan) Allah. Dia adalah salah satu paman Rasul yang paling besar permusuhannya kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam sejak dikumandangkannya dakwah mengajak beribadah hanya kepada Allah saja. Hal ini diketahui dari lafazh setelahnya yaitu “Watabba” artinya: ia (Abu Lahab) telah binasa. aku tidak bisa menolongmu sedikitpun dari (keputusan) Allah! Wahai Fatimah bintu Muhammad Rasulullah mintalah kepadaku dari hartaku sebanyak apa yang engkau mau. Ia menemui Nabi dengan nada yang kasar. selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Sesungguhnya aku tidak bisa memberikan mudharat dan tidak pula manfaat. Dan juga karena namanya disandarkan kepada nama salah satu berhala pada zaman itu.” Kemudian beliau shalallahu ‘alaihi wasallam mengajak untuk bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu menyebutkan: “Tatkala Rasulullah mengajak kaumnya untuk beribadah hanya kepada Allah saja dan meninggalkan sesembahan selain Allah. Dalam ayat ini. selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Sesungguhnya aku tidak bisa memberikan mudharat dan tidak pula manfaat! Wahai bani Hasyim. Ayat ini turun sebagai bantahan kepadanya disaat menolak dan enggan untuk mengikuti seruan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. “Celakalah engkau selama-lamanya! Cuma untuk inikah kamu kumpulkan kami?” Maka turunlah ayat (artinya): “Telah celaka kedua tangan Abu Lahab dan diapun celaka. maka ia pun berseru. kecuali apa yang terjadi pada Abu Lahab. selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Sesungguhnya aku tidak bisa memberikan mudharat dan tidak pula manfaat! Wahai bani ‘Abdu Syams. Setelah selesai beliau menyampaikan peringatan tersebut. namun aku tidak bisa menolong kalian sedikitpun dari (keputusan) Allah! Wahai ‘Abbas bin ‘Abdul Muthalib. aku tidak bisa menolongmu sedikitpun dari (keputusan) Allah! Wahai Shafiyyah bintu ‘Abdil Muththalib (bibi Rasulullah). serta aku tidak bisa menolong kalian sedikitpun dari (keputusan) Allah! Wahai Bani Ka’ab bin Luay. Allah subhanahu wata’ala memaksudkan penyebutan kebinasaan seseorang dengan mencukupkan penyebutannya pada kedua tangannya. atau Ummu bagi perempuan). selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Wahai bani ‘Abdul Muthalib. Ya. Kemudian beliau shalallahu ‘alaihi wasallam memperingatkan mereka agar waspada dari siksa Allah. selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Sesungguhnya aku tidak bisa memberi mudharat dan tidak pula manfaat! Wahai Bani Ka’ab bin Murrah. selamatkanlah diri-diri kalian dari api neraka! Wahai bani Abdu Manaf. karena memang kedua tanganlah yang mempunyai peran besar dalam mengganggu dan menyakiti Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. masuk dalam kaidah penyebutan sebagian tetapi yang dimaksudkan adalah keseluruhannya. serta aku tidak bisa menolong kalian sedikitpun dari (keputusan) Allah! Mintalah kepadaku dari hartaku sebanyak yang kalian suka. Juga karena ia lebih tenar dengan kun-yahnya. Ayat kedua َ َ َ َ َ ُ ُ َ ‫َ َ ْ َ َ ْه‬ ‫ما أغنى عن ُ ماله وما كسب‬ “Tidaklah berfaedah (berguna) kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan”. dan bukan dengan namanya. Tidak disebutkan keadaan bahwa mereka menampakkan suatu penentangan ataupun dukungan atas apa yang telah mereka dengar. bahwa penyebutan tangan dalam ayat ini. “Ya. berkatalah Abu . Beliau mengatakan: “Wahai orang-orang Quraisy. Ia berkata. Permisalanku dengan kalian hanyalah seperti seseorang yang melihat pasukan musuh kemudian bergegas untuk mengawasi keluarganya (mengamati dan melihat mereka dari tempat tinggi agar mereka tidak didatangi musuh secara tibatiba) karena ia khawatir musuh akan mendahuluinya. korbankanlah diri-diri kalian karena Allah! Selamatkanlah diri-diri kalian dari api neraka! Sesungguhnya aku tidak bisa memberikan mudharat kepada kalian dan tidak pula manfaat. Mungkin para pembaca bertanya-tanya. orang-orangpun bubar dan bertebaran. mengapa Allah hanya menyebutkan kedua tangannya saja yang akan binasa? Jawabannya adalah seperti yang telah dijelaskan dalam kitab tafsir Adhwa`ul Bayan. Dinamakan Abu Lahab karena ia kelak akan masuk ke dalam neraka yang memiliki lahab (api yang bergejolak). Atas dasar inilah Allah subhanahu wata’ala menyebutnya dalam kitab-Nya Al Quran dengan kun-yahnya (yaitu nama/julukan yang diawali dengan Abu atau Ibnu. selamatkan diri-diri kalian dari api neraka! Wahai Bani Qushay. Beliau memberi peringatan tersebut secara umum dan khusus.

lalu ia tebarkan di jalan yang sering dilalui oleh Rasulullah pada waktu malam. jabatan dan lain sebagainya dari perkara dunia ini. yang konsekuensinya mereka berdua tidak akan menjadi orang yang beriman. sementara keduanya telah divonis sebagai orang yang akan disiksa didalam api neraka. diantaranya: 1. Maka ia pun bertanya. ia juga merupakan wanita yang paling besar gangguan dan permusuhannya terhadap Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. seandainya aku menjumpainya. Dan apa yang dikabarkan Allah subhanahu wata’ala Dzat Yang Maha Mengetahui perkara yang gaib pasti terjadi. anak istri. ada beberapa pelajaran yang bisa kita petik darinya. (Fathul Bari) Faidah Para pembaca yang semoga dimuliakan Allah.” Istri Abu Lahab merupakan salah satu tokoh wanita Quraisy. Demi Allah. Mujahid. Tidak bermanfaat sedikitpun hubungan kekerabatan seorang musyrik. maka tidak bermanfaat lagi apa yang telah diusahakannya dari harta-benda. Sebagaimana suaminya. Allah subhanahu wata’ala menegaskan dalam firman-Nya (artinya): “Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa.” Al-Imam Al-Fara mengatakan: “Al-Masad adalah rantai yang ada di neraka. Pernah ia membawa dahan yang penuh duri. Dimana Allah menurunkan surat ini dalam kondisi Abu Lahab dan istrinya masih hidup.Lahab: “Jika apa yang dikatakan putra saudaraku (Rasulullah) adalah benar aku akan menebus diriku dari azab yang pedih pada hari kiamat dengan harta dan anak-anakku. Ketika mendengar turunnya ayat: “Telah celaka kedua tangan Abu Lahab.” (Fathul Bari dan Tafsir Ibnu Katsir) Ayat kelima َ َ َ ْ ِ ٌ َْ َ ِ ِْ ْ ِ ‫في جيدها حبل من مسد‬ “Yang dilehernya ada tali dari sabut. Surat ini merupakan salah satu tanda dari tanda-tanda kekuasaan Allah. Penutup . Sementara beliau tengah duduk bersama Abu Bakr di dekat Ka’bah. 2. 4. Maka bertanya Abu Bakr. Maksudnya istri Abu Lahab profesinya sebagai tukang fitnah. demi Allah aku sendiri juga pandai bersyair. dan disebut juga tali dari sabut. kedudukan. Sedangkan Ibnu ‘Abbas. dimana Abu Lahab adalah pamannya Nabi tetapi ia di dalam neraka. “Mana temanmu itu (Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam)? Telah sampai kepadaku bahwa dia telah mengejekku dengan syair. sehingga melukai beliau dan para shahabatnya. Haramnya menganggu orang beriman secara mutlak. Ia curahkan segenap daya dan upayanya untuk mengganggu dan memusuhi beliau shalallahu ‘alaihi wasallam. ia mencari-cari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. Kemudian Allah subhanahu wata’ala menutup penglihatannya sehingga ia tidak bisa melihat kecuali Abu Bakr t saja. pembawa kayu bakar. Qatadah dan As-Sa’dy menafsirkan ayat ini dengan namimah. “Dia tidak melihatku.” Ayat ketiga ٍ َ َ َ َ ً َ َْ َ َ ‫سيصلى نارا ذات لهب‬ “Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. sambil tangannya menggenggam batu.” Ia pun datang. tidakkah engkau mengira bahwa dia melihatmu?” Kemudian beliau pun menjawab. Allah telah menutupi pengelihatannya.” Maka turunlah firman Allah Ta’ala (artinya): “Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan” (Tafsir Ibnu Katsir) Ketika vonis binasa telah disandangnya. sungguh aku akan pukul mulutnya dengan batu ini.” Maka terkumpullah di punggung wanita jahat ini dosa-dosa.” Kelak ia akan diliputi oleh api neraka dari segala sisinya Ayat keempat ِ َ َ ْ َ َ ّ َ ُ ُ ََ ْ َ ‫وامرأته حمالة الحطب‬ “Dan (begitu pula) istrinya. Ketahuilah. saudara perempuannya Abu Sufyan (bapaknya Muawiyyah). Tidak berguna sedikitpun harta benda (untuk melindungi) seseorang dari azab Allah ketika ia melakukan perbuatan yang mendatangkan murka Allah subhanahu wata’ala. 3. Ia dan suaminya bahu-membahu dalam permusuhan dan dosa. Atau ayat ini bermakna pula di dalam neraka wanita ini membawa kayu bakar untuk menyiksa suaminya sambil melilitkan dilehernya seutas tali dari sabut. Al-Imam Muhammad bin Sirin rahimahullah (salah seorang tokoh besar dan ulama` tabi’in) berkata: “Istrinya Abu Lahab memfitnah Rasulullah dan para sahabatnya kepada musyrikin. seolah orang yang mengumpulkan kayu bakar yang telah mempersiapkan seutas tali di lehernya. Namanya adalah Auraa’ bintu Harb bin Umayyah kunyahnya Ummu Jamil. “Wahai Rasulullah. dalam surat Al Masad ini.” Kemudian iapun mengucapkan syair: Orang tercela kami tentang Urusan kami mengabaikannya Dan agamanya kami tidak suka Lalu ia pun pergi.

niscaya surat ini akan mencukupkan baginya. untuk apa dia pergunakan? Sebagaimana hadits Rasulullah ? yang diriwayatkan oleh shahabat Abdullah bin Mas’ud ?. Allah subhanahu wata’ala berfirman: 3) ‫)والعصر )1( إن النسان لفي خسر )2( إل الذين آمنوا وعملوا الصالحات وتواصوا بالحق وتواصوا بالصبر‬ ِ ْ ّ ِ ْ َ َ ََ ّ َ ْ ِ ْ َ َ ََ ِ َ ِ ّ ُِ َ َ ُ َ َ َ ِ ّ ّ ِ ٍ ْ ُ ِ َ َ َ ْ ِْ ّ ِ ِ ْ ََْ “Demi masa. 2304. ia berkata: “Jika dua shahabat Rasulullah ? bertemu maka keduanya tidak akan berpisah kecuali setelah salah satu darinya membacakan kepada yang lainnya surat Al ‘Ashr hingga selesai. sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam keadaan merugi (celaka). dishahihkan oleh Asy Syaikh Al Albani di dalam Ash Shahihah no. 28/152) Keutamaan Surat Al ‘Ashr Al Imam Ath Thabrani menyebutkan dari Ubaidillah bin Hafsh ?. dan saling menasehati dalam kesabaran. Allah ? berfirman (artinya): “Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus. kesehatan. Rasulullah ? bersabda: ُ َ َْ َ ُ ّ ّ ‫نعمتان مغبون فيهما كثيرمن الناس: الصحة والفراغ‬ ِ ّ َ ِ ٌ ْ َِ َ ِ ْ ِ ٌ ُْ َ ِ ََ ْ ِ “Dua kenikmatan yang kebanyakan orang lalai di dalamnya. beramal shalih. kecuali orangorang yang beriman. 2648) Kandungan Surat Al ‘Ashr Pada ayat pertama: ((‫والعصر‬ ِ ْ ََْ Allah ? bersumpah dengan al ‘ashr yang bermakna waktu. beliau ? bersabda: . At Tirmidzi no.” (Al Israa’: 9) Sehingga semua ayat-ayat Al Qur’an memiliki kedudukan dan fungsi yang agung.” (Al Mu’jamu Al Ausath no: 5097. Demikian pula pada surat Al ‘Ashr. (Lihat Majmu’ Fatawa. beliau berkata: ْ ُ ْ َ ِ َ َ َ َ ْ ّ ِ ِ َ ُ ّ َ َّ َ ْ َ ‫لو تدبر الناس هذه السورة لوسعتهم‬ “Sekiranya manusia mau memperhatikan (kandungan) surat ini. dan waktu senggang” (HR. terkandung di dalamnya makna-makna yang amat berharga bagi siapa saja yang mentadabburinya (memahaminya dengan seksama). saling menasehati dalam kebenaran.” (Al ‘Ashr: 1-3) Kedudukan Surat Al ‘Ashr Al Qur’an adalah kalamullah ? (firman Allah) sebagai pedoman dan petunjuk ke jalan yang lurus bagi umat manusia. Amïn Yä Rabbal ‘Älamïn… Tafsir Surat Al ‘Ashr Posted by abuamincepu pada Maret 4. dari shahabat Abdullah bin Abbas ?) Kemudian di hari kiamat kelak Allah ? akan menanyakan tentang umur seseorang. Sebaliknya jika digunakan untuk kejelekan maka tidak ada yang dihasilkan kecuali kerugian dan kecelakaan. 2009 Para pembaca yang mulia –semoga Allah subhanahu wata’ala membuka segala pintu kebaikan kepada kita– untuk edisi kali ini kami akan mengulas tafsir surat terpendek dari Al Qur’an yaitu surat Al Ashr. Al Imam Muhammad bin Idris Asy Syafi’i menegaskan tentang kedudukan surat Al ‘Ashr. Jika waktu atau zaman itu digunakan untuk amal kebajikan maka itulah jalan terbaik yang akan menghasilkan kebaikan pula.Para pembaca yang semoga senantiasa dirahmati Allah subhanahu wata’ala. Pada zaman/masa itulah terjadinya amal perbuatan manusia yang baik atau pun yang buruk. mudah-mudahan dengan kita mengetahui tafsir surat Al Masad ini akan menambah rasa tunduk dan patuh kita kepada Allah subhanahu wata’ala dan menjadi pendorong bagi kita untuk melaksanakan segala perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya. zaman atau masa. kemudian memberikan salam.” (Lihat Tafsir Ibnu Katsir pada Surat Al ‘Ashr) Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah mengatakan bahwa perkataan Al Imam Asy Syafi’i itu adalah tepat karena Allah ? telah mengkhabarkan bahwa seluruh manusia dalam keadaan merugi (celaka) kecuali barang siapa yang mu’min (beriman) lagi shalih (beramal shalih) dan ketika bersama dengan yang lainnya saling berwasiat kepada jalan yang haq dan saling berwasiat di atas kesabaran.

rasul-rasul-Nya. Ibnu Majah no. umurnya untuk apa ia gunakan. 224) . masa mudanya untuk apa ia habiskan. dalam keadaan mereka mengetahuinya (berilmu).” Lafazh al insan pada ayat di atas secara kaidah tata bahasa Arab mencakup keumuman manusia tanpa terkecuali. 947) Kemudian Allah ? menyebutkan ayat berikutnya: ٍ ْ ُ َِ َ َ ِْ ّ ِ ‫إن النسان لفي خسر‬ “Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam keadaan merugi. Hal ini menunjukkan tingginya keutamaan ilmu dan ahli ilmu. Allah ? berfirman (artinya): “Allah bersaksi (bersyahadat untuk diri-Nya sendiri) bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Dia (Allah). At Tirmidzi no. Dan bisa juga kerugian tersebut menimpa seseorang akan tetapi tidak mutlak hanya sebagian saja. yang dia kehilangan kenikmatan dan diancam dengan balasan di dalam neraka jahim. diambil dari penggalan ayat: ‫إل الذين ءامنوا‬ ْ َُ َ َ ْ ّ ّ ِ “Kecuali orang-orang yang beriman” Iman adalah keimanan terhadap seluruh apa yang Allah ? perintahkan untuk mengimaninya. 2416 dan dishahihkan oleh Asy Syaikh Al Albani di dalam Ash Shahihah no. Padahal syahadat laa ilaaha illallaah merupakan keimanan yang tertinggi. status. dari beriman kepada Allah. dan beriman kepada takdir. hari akhir. para Malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga bersyahadat yang demikian itu). melainkan Allah ? mengkhabarkan bahwa semua manusia itu dalam keadaan celaka kecuali yang memilki empat sifat yang terdapat pada kelanjutan ayat tersebut. hartanya dari mana ia dapatkan dan untuk apa ia belanjakan. bisa kerugian yang bersifat mutlak. malaikat-malaikat-Nya. Bahkan para ulama menerangkan bahwa salah satu syarat sahnya syahadat adalah berilmu.” (Az Zukhruf: 86) Sehingga tersirat dari penggalan ayat: ‫إل الذين ءامنوا‬ ْ َُ َ َ ْ ّ ّ ِ kewajiban menimba ilmu agama. Terlebih lagi Rasulullah ? menegaskan dalam haditsnya: ٍ ‫َ َ ُ ْ ِ ْ ِ َ ِ َ ٌ َ َ ُ ّ ُ ْل‬ ‫طلب العلم فريضة على كل مسِم‬ “Menuntut ilmu (agama) adalah fardhu (kewajiban) atas setiap muslim. seperti keadaan orang yang merugi di dunia dan di akhirat. yaitu mengetahui apa ia persaksikan. (Taisir Karimirrahman.” (HR. dan apa yang ia perbuat dengan ilmu-ilmu yang telah ia ketahui. serta segala sesuatu yang dapat mendekatkan kepada Allah ? dari keyakinankeyakinan yang benar dan ilmu yang bermanfaat. karena tidaklah mungkin seseorang mencapai keimanan yang benar dan sempurna tanpa adanya ilmu pengetahuan terlebih dahulu dari apa yang ia imani dari Al Qur’an dan As Sunnah. …” (Ali Imran: 19) Dalam ayat yang mulia ini Allah ? menggandengkan syahadat orang-orang yang berilmu dengan syahadat untuk diri-Nya sendiri dan para Malaikat-Nya. jenis kelamin. Allah ? tidak memandang agama. Penggalan ayat di atas memiliki kandungan makna yang amat berharga yaitu tentang kewajiban menuntut ilmu agama yang telah diwariskan oleh Nabi ?. Mengapa demikian? Tentu. Sebagaimana firman Allah ?: َ ْ ُ َْ َ ْ ُ َ ّ َ ْ ِ َ ِ َ ْ َ ّ ِ ‫إل من شهد بالحق و هم يعلمون‬ “Kecuali barangsiapa yang bersyahadat dengan haq (tauhid). (HR. martabat. kitab-kitab-Nya. dan jabatan. Kerugian yang dimaksud dalam ayat ini bermacam-macam.َ ِ َ ُ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ ِ ِ ِ َ َ ‫َ َ ُ ُ َ َ ُ ْ ِ َ َ َ ْ َ ْ ِ َ َ ِ ِ ْ ِ ْ ِ َ ّ ِ َ ّ ُ ْ َ َ َ ْ َ ْ ٍ َ ْ ُ ُ ِ ِ ِ َ َ ْ َ ه َ َ ْ َ َ ِ ِ ِ َ َ ْ َه‬ ‫ل تزول قدم ابن آدم يوم القيامة من عند ربه حتى يسأل عن خمس عن عمره فيم أفنا ُ وعن شبابه فيم أبل ُ وماله من أين اكتسبه وفيم‬ َ َِ َ ِ َ ِ َ َ َ َ ُ َ َ ْ َ ‫أنفقه وماذا عمل فيما علم‬ “Tidaklah bergeser telapak kaki bani Adam pada hari kiamat dari sisi Rabb-nya hingga ditanya tentang lima perkara. karya Asy Syaikh Abdurrahman As Sa’di) Pertama: Keimanan Sifat yang pertama adalah beriman.

maka sesungguhnya Allah ? telah menjanjikan bagi mereka pahala yang tidak terhitung. sebagian mereka dengan sebagian yang lain adalah sama. dalam Al Qur’an Allah ? banyak menggabungkan antara iman dan amal shalih dalam satu konteks. maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami berikan balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. sebagaimana Nabi Nuh ? ketika memperingatkan kaumnya dari kesesatan: “Dan aku memberi nasehat kepada kalian. maka dia telah mencapai puncak kesempurnaan. Wallahu A’lam. seperti dalam ayat ini atau ayat-ayat yang lainnya.Kedua: Beramal shalih Sifat yang kedua adalah beramal shalih. karena kemungkaran akan semakin menyebar dan meluas. Diantaranya firman Allah ? (artinya): “Barangsiapa yang mengerjakan amal shalih. diambil dari penggalan ayat (artinya): ِ َ ِّ ‫وعملوا الصالحات‬ ُِ َ َ “Dan beramal shalih. Atas dasar ini para ulama’ menyebutkan salah satu prinsip dasar dari Ahlus Sunnah wal jama’ah bahwa amal shalih itu bagian dari iman. dan merupakan jalan rasul di dalam memperingatkan umatnya.” (Al A’raaf: 62). baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman.” (Az Zumar:10) Jika telah terkumpul pada diri seseorang keempat sifat ini. bahkan ia telah beruntung dengan keberuntungan yang agung. 90 dari shahabat Tamim Ad Daari ?) Bila nasehat itu mulai kendor dan runtuh maka akan runtuhlah agama ini.” (Al A’raaf: 68) Dengan nasehat itu maka akan tegak agama ini.” (At Taubah: 67) Keempat: Saling menasehati dalam kesabaran Saling menasehati dalam berbagai macam kesabaran. dan di dalam menjalankan ketaatan kepada Allah ? serta meninggalkan perkara-perkara yang diharamkan-Nya. Kemudian Nabi Hud ? yang berkata kepada kaumnya: “Aku hanyalah pemberi nasehat yang terpercaya bagimu. baik amalan tersebut bersifat fardhu (wajib) atau pun bersifat mustahab (anjuran). Allah ? berfirman (artinya): “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas. sebagaimana sabda Rasulullah ? di dalam haditsnya: ُ َ ِْ ّ ُ ّْ ‫الدين النصيحة‬ “Agama ini adalah nasehat” (H.R Muslim no. Sehingga Allah ? melaknat kaum kafir dari kalangan Bani Israil dikarenakan tidak adanya sifat ini sebagaimana firman-Nya (artinya): “Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan mungkar yang mereka perbuat. Orang-orang yang bersabar di atas kebenaran dan saling menasehati satu dengan yang lainnya. Keterkaitan antara iman dan amal shalih itu sangatlah erat dan tidak bisa dipisahkan. sabar terhadap musibah yang menimpa serta sabar terhadap takdir dan ketetapan-Nya. Karena amal shalih itu merupakan buah dan konsekuensi dari kebenaran iman seseorang.” (Taisir Karimirrahman) Ketiga: Saling menasehati dalam kebenaran Merupakan salah satu dari sifat-sifat yang menghindarkan seseorang dari kerugian adalah saling menasehati diantara mereka dalam kebenaran. mereka menyuruh kepada perbuatan yang mungkar dan melarang dari perbuatan yang ma’ruf. Iman itu bisa bertambah dengan amalan shalih dan akan berkurang dengan amalan yang jelek (kemaksiatan) Oleh karena itu. sabar di atas ketaatan terhadap Allah ? dan menjalankan segala perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya.” (Al Maidah: 79) Demikian pula orang-orang munafik yang diantara mereka saling menyuruh kepada perbuatan mungkar dan melarang dari perbuatan yang ma’ruf. sebagaimana firman-Nya (artinya): “Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan. Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka perbuat. Allah ? telah memberitakan keadaan mereka di dalam Al Quran. Oleh karena itu. Karena dengan dua sifat pertama (iman dan amal shalih) ia telah menyempurnakan dirinya sendiri.” Amalan shalih itu mencakup amalan zhahir yang dikerjakan oleh anggota badan maupun amalan batin. selamatlah ia dari kerugian. . Nasehat merupakan perkara yang agung.” (An Nahl: 97) Berkata Asy Syaikh Abdurrahman As Sa’di: “Jika dua sifat (iman dan amal shalih) di atas terkumpul pada diri seseorang maka dia telah menyempurnakan dirinya sendiri. dan dengan dua sifat terakhir (saling menasehati dalam kebenaran dan dalam kesabaran) ia telah menyempurnakan orang lain.

“Dan (ingatlah). dan Jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. . ayat: 125 َ ِ ِ َ ْ َ َ ِ ِ ّ ِ َ ِ ْ َ َ ّ َ ْ َ َ ِ َ ْ َِ َ ِ َ ْ ِ َِ َ ْ ِ َ َ َّ ُ َ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ ُ ِ ّ َ ً ْ ََ ِ ّ ِ ً َ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ َ َ ْ َِ ‫وإذ جعلنا البيت مثابة للناس وأمنا واتخذوا من مقام إبراهيم مصلى وعهدنا إلى إبراهيم وإسماعيل أن طهرا بيتي للطععائفين والعععاكفين‬ (١٢٥) ‫والركع السجود‬ ِ ُ ّ ِ ّّ َ 125. katanya: telah berkata Umar: Saya sepakat/seide/bersesuaian dengan Rabbku dalam tiga hal. Ya Rabbal ‘alamin. Amin. saya berkata: Wahai Rasulullah seandainya anda jadikan sebagian Makam Ibrahim sebagai tempat Shalat.لية‬ “Telah bercerita kepada kami ‘Amr bin ‘Aun. dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf. dan Jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. yang i'tikaf. “Dan (ingatlah). dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf. lalu turunlah ayat: 125.Penutup Demikianlah para pembaca sedikit dari apa yang kami sampaikan mengenai tafsir Surat Al ‘Ashr semoga dapat memberikan bimbingan kepada kita semua di dalam menempuh agama yang telah diridhai oleh Allah ? ini. Dan tentunya kita berharap agar dapat memiliki 4 sifat yang akan menyelamatkan kita dari kerugian baik di dunia maupun di akhirat. 19 April 2010 Asbaabun Nuzuul Surat al-Baqarah(2). yang ruku' dan yang sujud". katanya: Husyaim telah bercerita kepada kami dari Humaid dari Anas bin Malik. yang i'tikaf. Surat al-Baqarah(2): َ ِ ِ َ ْ َ َ ِ ِ ّ ِ َ ِ ْ َ َ ّ َ ْ َ َ ِ َ ْ َِ َ ِ َ ْ ِ َِ َ ْ ِ َ َ َّ ُ َ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ ُ ِ ّ َ ً ْ ََ ِ ّ ِ ً َ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ َ َ ْ َِ ‫وإذ جعلنا البيت مثابة للناس وأمنا واتخذوا من مقام إبراهيم مصلى وعهدنا إلى إبراهيم وإسماعيل أن طهرا بيتي للطععائفين والعععاكفين‬ (١٢٥) ‫والركع السجود‬ ِ ُ ّ ِ ّّ َ 125. Maroji’ : Salafy. ayat: 125 Asbaabun Nuzuul Surat al-Baqarah(2). ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman.org Senin. Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam Jaami’ Shahih(2/51) nya: ‫حدثنا عمروْ بن عون قال حدثنا هشيم عن حميد عن أنس بن مالك قال قال عمر ب ُ الخطاب ص م وافقت ربي في ثلث فقلت يا‬ َ ُ ْ ُ َ ٍ َ َ ْ ِ ْ ّ َ ُ ْ َ َ َ َ ِ ّ َ ‫َ ّ َ َ َ ْ ُ ْ ُ َ ْ ٍ َ َ َ ّ َ َ ُ َ ْ ٌ َ ْ ُ َ ْ ٍ َ ْ َ َ ِ ْ ِ َ ِ ٍ َ َ َ َ ُ َ ُ ْن‬ ُ ِ َ َ ّ َ ّ ُ ُ َِ ُ ُ ّ َِ َ ْ ِ َ َ ْ َ َ َ َ ِ َ ْ َ َ ْ َ ِ َ ْ ُ َ َ ُ ْ ُ ِ َ ِ ُ َ َ َّ ُ َ ْ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ َ ْ َ ّ ِ َ ِ َ ْ ُ َ ‫رسول ال لوْ إتخذنا من مقام إبراهيم مصلى و آية الحجاب قلت يا رسول ال لو أمرت نساءك أن يحتجبن فإنه يكلمهن البر و الفاجر‬ ِ ِ َ ْ ََ َ َ ّ ُ ْ ِ ً ْ َ ً َ ْ َ ُ َّ َ ُ ْ َ ّ ُ َ ََ ْ ِ ُ ّ َ َ َ ّ ُ َ ُ ْ ُ َ ِ ْ ََ ِ َ ْ َ ْ ِ َ َ ّ ِ ّ ُ َ ِ َ َ َ ْ َ ِ َ ِ ُ َ ْ ََ َ َ ‫فنزلت آية الحجاب و إجتمع نساء النبي ص م في الغيرة عليه فقلت لهن عسى ربه إن طلقكن أن يبدله أجوازا خيرا منكن فنزلت هاذه‬ َِ ‫. ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. yang ruku' dan yang sujud".

Juga diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Jaami’ Shahih(15/166) nya: ْ ِ َّ ُ ْ َ َ ُ َ ُ َ َ َ َ َ َ ُ ِ ْ ِ َ ٍ ِ َ ْ َ َ َ َ ْ َ َ َ ْ َ ُ ْ ُ َ ِ ْ َ ُ َ َ ٍ ِ َ ُ ْ ُ ْ ِ َ َ َ ّ َ ّ ِ َ ْ ِ َ ْ ُ ُ ْ ُ َ ْ ُ َ َ ّ َ ‫حدثنا عقبة بن مكرم العمي حدثنا سعيد بن عامر قال جويرية بن أسماء أخبرنا عن نافع عن ابن عمر قال قال عمر وافقت ربي في‬ ٍ ْ َ َ َ ُ ْ ِ َ ِ َ ِ ْ ِ َ َ ِْ َ ِْ ِ ََ ْ ِ ٍ َ َ ‫. Al-Hafidz Ibnu Katsir juga ْ ُِ ّ َ menyandarkannya kepada an-Nasa’i dan Ibnu Majah dalam Tafsirnya(Tafsir Ibnu Katsir).ثلث في مقام إبراهيم و في الحجاب و في أسارى بدر‬ “ Telah bercerita kepada kami ‘Uqbah bin Mukarram al-‘Ammi.” KETERANGAN: Imam Bukhari mendeskripsikan dalam Tafsir(9/235) di dalamnya ada Mutaba’ah(dukungan) Yahya bin Sa’id untuk Husyaim dan Beliau(Imam Bukhari) cantumkan dalam dua tempat secara Mu’allaq(tidak menyebutkan sanadnya) dan di sini terdapat ungkapan tegas adanya sima’(mendengar) dari Humaid dari Anas. Beliau(Ibnu Umar) mencukupkan dengan lafadz: ‫ و تخذوا‬yang artinya: (dan ambillah/jadikanlah). DAFTAR PUSTAKA Fathul Baarii(Ibnu Hajar al-Asqalani). Sunan(an-Nasa’i). Jaami’ Shahih al-Muslim. Jaami’ Shahih al-Bukhari. Hadis ini juga dikeluarkan oleh at-Tirmidzi dalam Sunan(4/69) nya. Beliau(Ibnu Katsir) keluarkan pula dalam Juz 1/24 dan 36. Kata al-Hafidz(Ibnu Hajar al-Asqalani) dalam Fath al-Baari(2/51): maka amanlah dari tadlis(menyembunyikan sanad) nya. katanya: Juwairiyah bin Asma’ telah mengabarkan kepada kami dari Nafi’ dari Ibnu Umar. dan kata beliau(at-Tirmidzi): Hadis di atas Hasan Shahih. . dia berkata: berkata Umar: Saya bersesuaian/sejalan/setuju/sama dengan Rabbku(tuhanku) dalam tiga hal: tentang Maqam Ibrahim. Hijab dan Tawanan Perang Badr. Dalam bab ini ada periwayatan juga dari Ibnu ‘Umar. Ath-Thabari mengeluarkan pula dalam Kitab Tafsirnya Tafsir ath-Thabari(1/534) sebagaimana Riwayat at-Tirmidzi di atas.

lalu turunlah ayat: 125. Asbaabun Nuzuul Surat al-Baqarah(2). yang i'tikaf. dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf. yang ruku' dan yang sujud". Sunan(Ibnu Maajah). dan Jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. “Dan (ingatlah). yang ruku' dan yang sujud".لية‬ “Telah bercerita kepada kami ‘Amr bin ‘Aun.Sunan(at-Tirmidzi). Tafsir ath-Thabari. Surat al-Baqarah(2): َ ِ ِ َ ْ َ َ ِ ِ ّ ِ َ ِ ْ َ َ ّ َ ْ َ َ ِ َ ْ َِ َ ِ َ ْ ِ َِ َ ْ ِ َ َ َّ ُ َ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ ُ ِ ّ َ ً ْ ََ ِ ّ ِ ً َ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ َ َ ْ َِ ‫وإذ جعلنا البيت مثابة للناس وأمنا واتخذوا من مقام إبراهيم مصلى وعهدنا إلى إبراهيم وإسماعيل أن طهرا بيتي للطععائفين والعععاكفين‬ (١٢٥) ‫والركع السجود‬ ِ ُ ّ ِ ّّ َ 125. ayat: 125 َ ِ ِ َ ْ َ َ ِ ِ ّ ِ َ ِ ْ َ َ ّ َ ْ َ َ ِ َ ْ َِ َ ِ َ ْ ِ َِ َ ْ ِ َ َ َّ ُ َ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ ُ ِ ّ َ ً ْ ََ ِ ّ ِ ً َ َ َ َ ْ َ ْ َ ْ َ َ ْ َِ ‫وإذ جعلنا البيت مثابة للناس وأمنا واتخذوا من مقام إبراهيم مصلى وعهدنا إلى إبراهيم وإسماعيل أن طهرا بيتي للطععائفين والعععاكفين‬ (١٢٥) ‫والركع السجود‬ ِ ُ ّ ِ ّّ َ 125. saya berkata: Wahai Rasulullah seandainya anda jadikan sebagian Makam Ibrahim sebagai tempat Shalat. Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam Jaami’ Shahih(2/51) nya: ‫حدثنا عمروْ بن عون قال حدثنا هشيم عن حميد عن أنس بن مالك قال قال عمر ب ُ الخطاب ص م وافقت ربي في ثلث فقلت يا‬ َ ُ ْ ُ َ ٍ َ َ ْ ِ ْ ّ َ ُ ْ َ َ َ َ ِ ّ َ ‫َ ّ َ َ َ ْ ُ ْ ُ َ ْ ٍ َ َ َ ّ َ َ ُ َ ْ ٌ َ ْ ُ َ ْ ٍ َ ْ َ َ ِ ْ ِ َ ِ ٍ َ َ َ َ ُ َ ُ ْن‬ ُ ِ َ َ ّ َ ّ ُ ُ َِ ُ ُ ّ َِ َ ْ ِ َ َ ْ َ َ َ َ ِ َ ْ َ َ ْ َ ِ َ ْ ُ َ َ ُ ْ ُ ِ َ ِ ُ َ َ َّ ُ َ ْ ِ َ ْ ِ ِ َ َ ْ ِ َ ْ َ ّ ِ َ ِ َ ْ ُ َ ‫رسول ال لوْ إتخذنا من مقام إبراهيم مصلى و آية الحجاب قلت يا رسول ال لو أمرت نساءك أن يحتجبن فإنه يكلمهن البر و الفاجر‬ ِ ِ َ ْ ََ َ َ ّ ُ ْ ِ ً ْ َ ً َ ْ َ ُ َّ َ ُ ْ َ ّ ُ َ ََ ْ ِ ُ ّ َ َ َ ّ ُ َ ُ ْ ُ َ ِ ْ ََ ِ َ ْ َ ْ ِ َ َ ّ ِ ّ ُ َ ِ َ َ َ ْ َ ِ َ ِ ُ َ ْ ََ َ َ ‫فنزلت آية الحجاب و إجتمع نساء النبي ص م في الغيرة عليه فقلت لهن عسى ربه إن طلقكن أن يبدله أجوازا خيرا منكن فنزلت هاذه‬ َِ ‫. “Dan (ingatlah). dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf. Juga diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Jaami’ Shahih(15/166) nya: . ayat: 125 Asbaabun Nuzuul Surat al-Baqarah(2). katanya: Husyaim telah bercerita kepada kami dari Humaid dari Anas bin Malik. ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. dan Jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat. yang i'tikaf. katanya: telah berkata Umar: Saya sepakat/seide/bersesuaian dengan Rabbku dalam tiga hal. Tafsir Ibnu Katsir.

. Hijab dan Tawanan Perang Badr.ْ ِ َّ ُ ْ َ َ ُ َ ُ َ َ َ َ َ َ ُ ِ ْ ِ َ ٍ ِ َ ْ َ َ َ َ ْ َ َ َ ْ َ ُ ْ ُ َ ِ ْ َ ُ َ َ ٍ ِ َ ُ ْ ُ ْ ِ َ َ َ ّ َ ّ ِ َ ْ ِ َ ْ ُ ُ ْ ُ َ ْ ُ َ َ ّ َ ‫حدثنا عقبة بن مكرم العمي حدثنا سعيد بن عامر قال جويرية بن أسماء أخبرنا عن نافع عن ابن عمر قال قال عمر وافقت ربي في‬ ٍ ْ َ َ َ ُ ْ ِ َ ِ َ ِ ْ ِ َ َ ِْ َ ِْ ِ ََ ْ ِ ٍ َ َ ‫. dia berkata: berkata Umar: Saya bersesuaian/sejalan/setuju/sama dengan Rabbku(tuhanku) dalam tiga hal: tentang Maqam Ibrahim. Sunan(at-Tirmidzi). Dalam bab ini ada periwayatan juga dari Ibnu ‘Umar. Hadis ini juga dikeluarkan oleh at-Tirmidzi dalam Sunan(4/69) nya.ثلث في مقام إبراهيم و في الحجاب و في أسارى بدر‬ “ Telah bercerita kepada kami ‘Uqbah bin Mukarram al-‘Ammi. Al-Hafidz Ibnu Katsir juga ْ ُِ ّ َ menyandarkannya kepada an-Nasa’i dan Ibnu Majah dalam Tafsirnya(Tafsir Ibnu Katsir). Beliau(Ibnu Umar) mencukupkan dengan lafadz: ‫ و تخذوا‬yang artinya: (dan ambillah/jadikanlah).” KETERANGAN: Imam Bukhari mendeskripsikan dalam Tafsir(9/235) di dalamnya ada Mutaba’ah(dukungan) Yahya bin Sa’id untuk Husyaim dan Beliau(Imam Bukhari) cantumkan dalam dua tempat secara Mu’allaq(tidak menyebutkan sanadnya) dan di sini terdapat ungkapan tegas adanya sima’(mendengar) dari Humaid dari Anas. Beliau(Ibnu Katsir) keluarkan pula dalam Juz 1/24 dan 36. Jaami’ Shahih al-Bukhari. Jaami’ Shahih al-Muslim. DAFTAR PUSTAKA Fathul Baarii(Ibnu Hajar al-Asqalani). Ath-Thabari mengeluarkan pula dalam Kitab Tafsirnya Tafsir ath-Thabari(1/534) sebagaimana Riwayat at-Tirmidzi di atas. dan kata beliau(at-Tirmidzi): Hadis di atas Hasan Shahih. katanya: Juwairiyah bin Asma’ telah mengabarkan kepada kami dari Nafi’ dari Ibnu Umar. Sunan(an-Nasa’i). Kata al-Hafidz(Ibnu Hajar al-Asqalani) dalam Fath al-Baari(2/51): maka amanlah dari tadlis(menyembunyikan sanad) nya.

Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat. 2 dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong. 110:2) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah An Nashr 1 .(QS.(QS. . Mensucikan Allah hendaknya dengan memuji-Nya atas nikmat-nikmat yang dianugerahkan-Nya dan mensyukuri segala kebaikan-kebaikan yang telah dilimpahkan-Nya dan menyanjung-Nya dengan sepantasnya. Tafsir Surat : AN-NASHR 1 Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan. bukan perseorangan sebagaimana halnya pada permulaan dakwah. karena Allah selalu menerima tobat hamba-hamba-Nya. Keadaan ini terjadi pula pada para sahabat yang memiliki jiwa yang sempurna dan menerima tobat mereka.2 2) ‫)إذا جاء نصر ال والفتح )1( ورأيت الناس يدخلون في دين ال أفواجا‬ ً َ ْ َ ّ ِ ِ ِ َ ُُ ْ َ َ ّ َ ْ ََ َ ِ ُ ْ َْ َ ّ ُ ْ َ َ َ َ ِ ِ Dalam ayat-ayat ini Allah memerintahkan apa yang harus dilakukan nabi-Nya pada saat penaklukan Mekah. Tafsir ath-Thabari. Bila ia selalu melakukan yang demikian niscaya menjadi kuat dan sempurnalah jiwanya. oleh sebab itu Ia menyuruh Nabi-Nya memohon ampunan-Nya. 110:1) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah An Nashr 1 . yaitu apabila ia telah melihat pertolongan Allah terhadap agama-Nya telah tiba. Tafsir Ibnu Katsir. Walaupun ini berat untuk jiwa manusia biasa. memberi kesempatan kepada orangorang kafir. bukanlah berarti Dia telah menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beramal baik. dengan kekalahan orang-orang musyrik dan kemenangan di pihak Nabi-Nya.Sunan(Ibnu Maajah). seperti ia menganggap terlambat datangnya pertolongan dan mengira bahwa Tuhan tidak menepati janji-Nya untuk meninggikan nikmat-Nya atas Nabi-Nya walaupun orang-orang kafir tidak menghendakinya. yaitu apabila ia telah melihat pertolongan Allah terhadap agama-Nya telah tiba. Kemudian mintalah ampun kepada Allah untuk dirimu dan untuk sahabat-sahabatmu yang telah memperlihatkan kesedihan dan keputus-asaan karena terlambat datangnya pertolongan Allah. dengan kekalahan orang-orang musyrik dan kemenangan di pihak Nabi-Nya.2 2) ‫)إذا جاء نصر ال والفتح )1( ورأيت الناس يدخلون في دين ال أفواجا‬ ً َ ْ َ ّ ِ ِ ِ َ ُُ ْ َ َ ّ َ ْ ََ َ ِ ُ ْ َْ َ ّ ُ ْ َ َ َ َ ِ ِ Dalam ayat-ayat ini Allah memerintahkan apa yang harus dilakukan nabi-Nya pada saat penaklukan Mekah. dan melihat pula orang-orang masuk agama Allah beramai-ramai dan berduyun-duyun. Bila Allah Yang Maha Kuasa dan Maha Bijaksana. 3 maka bertasbihlah dengan dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. 110:3) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah An Nashr 3 3) ‫)فسبح بحمد ربك واستغفر ُ إنه كان توابا‬ ً ّ َ َ َ ُ ّ ِ ‫َ َ ّ ْ ِ َ ْ ِ َ ّ َ َ ْ َ ْ ِ ْه‬ Bila yang demikian itu telah terjadi supaya ia mengagungkan Tuhannya dan mensucikan-Nya dari halhal yang tidak layak bagi-Nya. bukan perseorangan sebagaimana halnya pada permulaan dakwah. Bertobat dari keluh kesah adalah dengan mempercaya penuh akan janji-janji Allah dan dengan membersihkan jiwa dari pemikiran yang bukan-bukan bila menghadapi kesulitan. dan melihat pula orang-orang masuk agama Allah beramai-ramai dan berduyun-duyun. Allah mendidik hamba-hamba-Nya melalui bermacam-macam cobaan dan bila merasa tidak sanggup menghadapinya harus memohon bantuan-Nya serta yakin akan datangnya bantuan itu.(QS. tetapi ringan untuk Nabi-Nya sebagai insanul kamil.

Q. hidup sesudahnya tiga puluh lima hari. karena kaum Nuh juga dahulu kala telah menyatakan yang demikian kepada nabi Nuh A. At Tubah: 128). Nabi hidup hanya delapan puluh hari setelah turun ayat ini. kalau agama yang dibawanya itu benar tentu yang menjadi pengikutnya pengikut-pengikutnya orangorang mulia yang berkedudukan di antara mereka. Dari itu pertentangan terusmenerus terjadi antara mereka dengan para rasul. Kemudian turun firman Allah. Tafsir Surat : AL-KAUTSAR 1 Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. 108:1) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Kautsar 1 1) ‫)إنا أعطيناك الكوثر‬ َ َ ْ َ ْ َ َ ْ َ ْ َ ِّ Orang-orang musyrik di Mekah dan Orang-orang munafik di Madinah mencemoohkan dan mencacimaki Nabi sebagai berikut: a. dan telah Kucukupkan kepadamu nikmatKu". sebagaimana firman Allah: ‫فقال المل الذين كفروا من قومه ما نراك إل بشرا مثلنا وما نراك اتبعك إل الذين هم أراذلنا بادي الرأي وما نرى لكم علينا من فضل‬ ‫بل نظنكم كاذبين‬ Artinya: Maka berkatalah pemimpin-pemimpin yang kafir dari kaumnnya: "Kami tidak melihat kamu. Pengikut-pengikut Muhammad terdiri dari orang-orang biasa yang tidak mempunyai kedudukan. bila pertolongan telah tiba dan telah mencapai kemenangan serta manusia berbondongbondong masuk Islam. Maka Nabi SAW. hidup sesudahnya dua puluh satu hari saja. Al Maidah: 3). bahwa mereka yang cepat menerima panggilan para rasul adalah orang-orang biasa.S.S.S. Begitulah sikap penduduk Mekah terhadap dakwah Nabi SAW. Setelah itu turun ayat: ‫لقد جاءكم رسول من أنفسكم‬ Artinya: "Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri". pembesar-pembesar dan orang-orang . Q.(QS. dan kami tidak melihat orang-orang yang mengikuti kamu melainkan orang-orang yang hina dina di antara kami yang lekas percaya saja. Dengan demikian keluh kesah dan rasa kecewa tidak lagi akan mempengaruhi jiwa orangorang yang ikhlas selagi mereka memiliki keikhlasan dan berada dalam persesuaian kata dan cinta sama cinta. orang lemah karena mereka tidak takut kehilangan. (Al Baqarah): 281. (Hud): 27. dan Nabi hidup sesudahnya lima puluh hari.S. (Q. melainkan (sebagai) seorang manusia (biasa) seperti kami. Ucapan ini bukanlah suatu keanehan.Maksudnya. Kemudian setelah itu turun ayat Kalalah. Sunatullah yang berlaku di antara hamba-hamba-Nya. sesudah itu turun firman Allah: ‫اليوم أكملت لكم دينكم وأتممت عليكم نعمتي‬ Artinya: "Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu.S. Maka Nabi SAW. dan kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apapun atas kami. bahkan 'kami yakin bahwa kamu adalah orang-orang yang dusta". Ibnu Umar berkata: "Surah ini turun di Mina ketika Nabi mengerjakan Haji Wada'. Nabi memahaminya bahwa tugas risalahnya telah selesai dan selanjutnya ia hanya menunggu panggilan pulang ke Rahmatullah. karena mereka tidak mempunyai pangkat atau kedudukan yang ditakuti hilang. (Q. Dengan turunnya surah An Nasr ini. tetapi Allah senantiasa membantu para rasul Nya dan menunjang dakwah mereka. hilanglah ketakutan dan hendaklah Nabi-Nya bertasbih menyucikan Tuhannya dan mensyukuri-Nya serta membersihkan jiwa dari pemikiran-pemikiran yang terjadi pada masa kesulitan. ‫واتقوا يوما ترجعون فيه إلى ال‬ Artinya: "Dan peliharalah dirimu dari (azab yang terjadi pada) hari yang pada waktu itu kamu semua dikembalikan kepada Allah".

petunjuk-petunjuk dan jalan yang lurus yang membawa kepada kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat. pasti akan menang dan pengikut-pengikut beliau pasti akan bertambah banyak. sehingga nama mereka hanya diingat ketika membicarakan orang-orang jahat dan kejahatannya. tiada sekutu bagi-Nya. karena Dia sajalah yang mendidiknya dan melimpahkan karuniaNya. Orang-orang Mekah bila melihat suatu musibah atau kesulitan yang menimpa pengikut-pengikut Nabi. Adapun kedudukan Nabi SAW. mereka berkata. 108:2) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Kautsar 2 2) ‫)فصل لربك وانحر‬ ْ َ ْ َ َ َّ ِ ّ َ َ Dalam ayat ini Allah memerintahkan Nabi-Nya agar mengerjakan salat dan menyembelih hewan korban karena Allah semata-mata. tetapi yang mereka benci dan tidak senang adalah petunjuk dan hikmah yang dibawa beliau. yang telah diguncangkan oleh agama baru itu. Tuhan semesta alam. Q. Maka pada surah itu Allah menyampaikan kepada Rasul-Nya. hidupku. Dalam ayat ini Allah menerangkan bahwa Dia telah memberi Nabi-Nya nikmat dan anugerah yang tidak dapat dihitung banyaknya dan tidak dapat dinilai tinggi mutunya. lalu kembalilah kepada mereka kedudukan mereka yang semula. bahwa tuduhan-tuduhan yang dilontarkan oleh orang-orang musyrik itu adalah suatu purbasangka yang tidak ada artinya sama sekali.yang berkedudukan tidak mau mengikuti Nabi karena benci kepada beliau dan terhadap orang-orang biasa yang menjadi pengikut beliau. b.S. ibadatku. walaupun (orang musyrik) memandang hina dan tidak menghargai pemberian itu disebabkan kekurangan akal dan pengertian mereka. Pemberian itu berupa kenabian. Siapa saja yang membenci dan mencaci Nabi akan hilang pengaruhnya dan tidak ada kebahagiaan baginya di dunia dan di akhirat. Penyakit Hati dan Penangkalnya . agama yang benar. Orang-orang yang mencaci Nabi. Orang-orang Mekah bila melihat anak-anak Nabi meninggal dunia. 3 Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus.. dan matiku hanyalah untuk Allah. dan orang-orang yang menerima petunjuk beliau serta nama harum mereka diangkat setinggi-tingginya oleh Allah sepanjang masa.(QS. karena beliau mencela kebodohan mereka dan mencaci berhala-berhala yang mereka sembah serta mengajak mereka untuk meninggalkan penyembahan berhala-berhala itu. dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)". Sungguh Allah telah menepati janji-Nya dengan menghinakan dan menjatuhkan martabat orang-orang yang mencaci Nabi. Namun semua itu adalah untuk membersihkan jiwa-jiwa yang masih dapat dipengaruhi oleh isyu-isyu tersebut dan untuk mematahkan tipu daya orang-orang musyrik. "Sebutan Muhammad akan lenyap dan dia akan mati punah". agar mereka mengetahui bahwa perjuangan Nabi SAW. bukanlah mereka tidak senang kepada pribadi Nabi. Adapun Nabi dan pengikut-pengikutnya sebutan dan basil perjuangannya akan tetap jaya sampai Hari Kiamat. 108:3) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Kautsar 3 3) ‫)إن شانئ َ هو البتر‬ ُ َ ْ َْ َ ُ ‫ِ ّ َ ِ َك‬ Sesudah Allah menghibur dan menggembirakan Rasul-Nya serta memerintahkan supaya mensyukuri anugerah-anugerah-Nya dan sebagai kesempurnaan nikmat-Nya. (Al An'am): 162-163. C. Dalam ayat lain yang sama maksudnya Allah berfirman: ‫قل إن صلتي ونسكي ومحياي ومماتي ل رب العالمين ل شريك له وبذلك أمرت وأنا أول المسلمين‬ Artinya: Katakanlah: "Sesungguhnya salatku. dan berkorbanlah. 2 Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu. Mereka mengira bahwa kematian itu suatu kekurangan lalu mereka mengejek Nabi dan berusaha menjauhkan manusia dari Nabi SAW. maka Allah menjadikan musuhmusuh Nabi itu hina dan tidak percaya. mereka bergembira dan bersenang hati serta menunggu kehancuran mereka dan lenyapnya sebutan mereka.(QS.

Penyakit-penyakit hati tersebut dapat diketahui dengan melihat perilaku yang ditampilkan oleh seseorang dalam kesehariannya. maka ibadah tersebut hanyalah sekedar rutinitas belaka. melakukan sholat-sholat di akhir waktu. Ahmad) “Perumpamaan hati adalah seperti sebuah bulu di tanah lapang yang diubah oleh hembusan angin dalam keadaan terbalik. Sedangkan orang yang hatinya mulai diliputi oleh “penyakit” tidak akan mampu tekun dan memperhatikan apa yang dilakukannya dalam beriadah. 4. kita harus terus berupaya untuk menjaga hati kita agar tidak terkena penyakit hati.” (HR. Begitu banyak penyakit yang dapat hinggap dalam hati kita.” (HR. Apabila hati ini baik. maka manusia tersebut akan memiliki sifat yang terpuji. Perilaku yang mencerminkan rusak dan sakitnya hati seseorang diantaranya adalah: 1. Muslim) Meskipun demikian. yang menyebabkab kita tersesat dari jalan yang diridhoi Allah SWT. Dia mengubah menurut kehendak-Nya.” (HR. Ada pula yang melakukan dalam beberapa jenis bahkan semuanya dilakukan dengan terang-terangan. apabila dia jelek maka jelek semua anggota jasad. Hal ini karena ia tidak akan mampu dipengaruhi oleh apapun juga. Dia-lah yang membolak-balikkan hati manusia sesuai dengan kehendak-Nya. Dalam beribadah kita harus benar-benar memperhatikan dengan seksama setiap gerakan dan ucapan/bacaan serta doa. Bukhori) 2.Setiap manusia tentu memiliki hati.” (HR. apabila dia baik maka baik seluruh anggota jasad. Ibnu Abi Ashim) “Sesungguhnya hati-hati anak Adam berada di antara dua jari-jari Alloh layaknya satu hati. sesungguhnya pada setiap jasad ada sekerat daging. Misalnya. . baik kita sadari maupun tidak. atau menunda-nunda haji padahal sudah ada kemampuan untuk melaksanakan. Perhatikan sabda Rasulullah saw berikut: “Dinamakan hati (al-qolbu) karena cepatnya berubah. Malas dalam ketaatan dan ibadah Kalaupun ia beribadah. 3. dan “kosong”. Tidak tekun beribadah Ketekunan dalam beribadah merupakan sesuatu hal yang wajib kita laksanakan. dapat dipastikan bahwa tingkah laku orang tersebut tidak akan jauh dari tindakan yang merugikan orang lain. dan hanya akan bertumpu pada keinginan pribadinya. Muslim) “Ya Alloh. condongkanlah hati kami untuk selalu taat kepadaMu. Masuk dalam kategori ini ialah perbuatan–perbuatan yang tidak dilakukan dengan mempedulikan nilai dari perbuatan tersebut atau meremehkan waktu-waktu yang tepat untuk melakukannya. Namun jika hati yang dimiliki seorang manusia telah penuh dengan niat jahat. Melakukan kedurhakaan dan dosa Di antara manusia ada yang melakukan kedurhakaan terus-menerus dalam satu jenis perbuatan. Semua itu terjadi semata karena kekuasaan yang dimilii Allah SWT.”(HR. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah Muhammad saw: “Ketahuilah. Hati inilah yang mempengaruhi tabiat dan sifat seseorang. padahal Rosululloh bersabda: “Setiap umatku akan terampuni kecuali mereka yang melakukan kedurhakaan secara terangterangan. Merasakan kekerasan dan kekakuan hati Keras dan kakunya hati seseorang membuat orang itu tidak memiliki sensitifitas terhadap masalahmasalah yang menimpa saudaranya sesame muslim. Bukhori) Perubahan sifat yang ada dalam hati ini terjadi dengan sangat cepat.” (HR. Dzat yang membolak-balikkan hati. ketahuilah dialah hati.

Perasaan gelisah dan resah karena masalah yang dihadapi 6. . mengapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Alloh bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan. dia tidak mengetahui yang ma’ruf dan tidak mengetahui yang mungkar. Mengakui apa-apa yang tidak dilakukannya Padahal penyakit ini yang menjadikan binasanya umat terdahulu.” (QS. Bakhil dan kikir atas hartanya Allah SWT memuji orang-orang Anshor dengan firman-Nya: “… dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin) atas diri mereka sendiri. kita dapat menyembuhkan hati yang sakit tersebut dengan beberapa cara. Bukhori) 10. Senang berbantah-bantahan yang mneyebabkan hatinya keras dan kaku 17. Meskipun demikian. tidak menyuruh kepada yang ma’ruf. tidak pula mencegah dari yang mungkar. Nasai) 11. Suka berlebih-lebihan Penyembuhan Perilaku tersebut diatas dapat dijadikan indikator awal akan adanya penyakit pada hati seseorang. mereka itulah orang-orang yang beruntung.5. Tidak peduli pada penderitaan sesama muslim 15.” (HR. Pada puncaknya. Lalai dalam dzikir dan doa 8. Bersenang-senang diatas penderitaan umat muslim 13. al-Hasyr [59]: 9) Rosulullah saw bahkan bersabda : “Tidaklah berkumpul pada hati seorang hamba selama-lamanya sifat kikir dan keimanan. Mudah memutuskan tali silaturahmi/persaudaraan 16. Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya. Alloh berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman. Gila kehormatan dan popularitas Termasuk di dalamnya. Lalai dalam amar ma’ruf nahi munkar Bara ghiroh dalam hati telah padam.” (HR. Segala urusan dianggap sama 9. gila terhadap kedudukan ingin tampil sebagai pemimpin yang menonjol dan tidak dibarengi dengan kemampuan yang semestinya. (QS. “Sesunguhnya kamu sekalian akan berhasrat mendapatkan kepemiminan dan hal ini akan menjadi penyesalan pada hari kiamat. ash-Shof : 2–3) 12. sekalipun mereka dalam kesusahan. Hanya pandai menilai kadar dosa yang dilakukan dan tidak melihat pada siapa dosa itu dilakukannya 14. Sibuk dalam urusan dunia semata 18. Tidak tersentuh kandungan ayat-ayat suci Al Qur’an 7. Hal ini untuk mempertahankan keimanan yang ada dalam hati kita.

penerang dan cahaya bagi hamba Allah yang dikehendaki-Nya.Rosulullah saw menggambarkan dalam salah satu sabda Beliau bahwa keimanan seorang hamba diibaratkan sebagai pakaian yang dibutuhkan untuk diperbaharui setiap saat. Muslim) 5. Bukhari) Ada beberapa hal yang bisa dilakukan seorang muslim sebagai upaya penyembuhan penyakit hati yang dideritanya: 1. Beliau saw juga menggambarkan keimanan ibarat menatap bulan. tentu para malaikat akan menyalami kamu di atas tempat tidurmu dan tatkala dalam perjalanan. Mencari dan mempelajari ilmu agama Yaitu ilmu yang bisa menghasilkan rasa takut kepada Allah SWT dan menambah nilai keimanannya. Jika seorang muslim memperhatikan nash-nash tersebut. dosa-dosa terampuni. Membaca dan menyimak Al Qur’an Allah SWT telah memastikan bahwa al-Qur’an adalah penawar dari penyakit. ketika gumpalangumpalan awan menghilang maka nampak kembali cahaya bulan tersebut. dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering. melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh). Tidak akan sama keadaan orang yang mengetahui dan orang yang tidak mengetahui. dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula). al-An’am: 59) 3. jika tidak mampu maka dengan hatinya. Juga sebagaimana sabda Nabi Muhammad saw : “Barangsiapa di antara kamu melihat kemungkaran hendaklah dia mengubah dengan tangannya. Sedangkan bentuk dan cara memperbanyak amal sholeh diantaranya adalah: • Sesegera mungkin melaksanakan amal sholih • Melaksanakan amal sholih secara terus-menerus • Tidak gampang bosan dan capai dalam melaksanakannya • Mengulang beberapa amal sholih yang terlupakan . 4. niscaya akan bergetar hatinya dan jiwanya akan tunduk kepada Dzat yang Maha Mendengar dan Maha Mengetahui sebagaimana firman Allah : “Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib. dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi. jika dia tidak mampu maka dengan lisannya. Rosulullah saw bersabda: “Demi Dzat yang jiwaku ada dalam genggaman-Nya. andaikata kamu tetap seperti keadaanmu di sisiku dan di dalam berdzikir.” (QS. manakala bulan tersebut tertutup oleh awan maka hilanglah sinar dari rembulan tersebut. terkadang bercahaya terkadang gelap. tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri.” (HR. rohmat Allah datang. Firman Allah SWT : “Dan Kami turunkan dari al-Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman…. dan yang demikian adalah selemah-lemah iman.” (HR. dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan. al-Isra’ : 82) 2. hati tenteram. Memperbanyak amal sholeh Banyak hal yang dapat digunakan sebagai lading amal sholeh bagi kita. para malaikat datang mengelilingi mereka.” (QS. Merasakan keagungan Allah SWT Banyak dalil dari al-Qur’an dan as-Sunnah yang mengungkap tentang keagungan Alloh. Banyak berdzikir Dengan berdzikir kepada Allah SWT keimanan bertambah.

sebagiannya berbentuk fisik seperti sholat. Berbagai jenis ibadah ini memungkinkan untuk dijadikan sebagai penyembuh dari penyakit hati atau lemahnya keimanan. Takut meninggal dalam keadaan su’us khotimah 8. dan lain-lain. 9. yakni kematian. baik di dunia maupun di akhirat kelak. sebagiannya berbentuk materi seperti zakat. Berdo’a kepada allah SWT agar dijaga keimanan kita Semoga kita terhindar dari penyakit hati yang dapat melemahkan dan bahkan menghilangkan keimanan kita kepada Allah SWT. Bermunajat dan pasrah kpeada Allah SWT 12. Banyak mengingat mati Rosulullah saw bersabda: “Perbanyaklah mengingat penebas segala kelezatan. Tirmidzi) Di antara cara yang efektif untuk mengingatkan seseorang terhadap kematian ialah dengan berziarah kubur. Yang wajib pun terkadang terbagi kepada beberapa bagian. sebagiannya berbentuk lisan seperti dzikir dan do’a. 7. Banyak melakukan ibadah hati 14.” (HR. Menelaah firman-firman Allah SWt yang terkait dengan peristiwa alam 11. dan anjuran. Tidak terlalu mengharap dunia 13. sunnah. Amin……… . mengunjungi orang sakit. mengiringkan jenazah. Dan semoga Allah SWT memberikan perlindungan kepada kita. Selalu ingat akan tibanya hari akhir 10.• Senantiasa berharap apa yang dilakukannya diterima oleh Allah SWT 6. Bahkan satu jenis ibadah bisa dibagi kepada wajib. Rajin melakukan ibadah Di antara rahmat Allah SWT ialah dengan diberikan-Nya beberapa macam peribadatan.