ADMINISTRASI LOGISTIK

PENGERTIAN/KONSEP

ADMINISTRASI
LOGISTIK ADMINISTRASI LOGISTIK

PENGERTIAN ADMINISTRASI

THE LIANG GIE Administrasi adalah proses penyelenggaraan dalam setiap usaha kerjasama sekelompok manusia untuk mencapai tujuan tertentu PRAJUDI ADMOSUDIRDJO Administrasi adalah aktivitas atau kegiatan dari orang atau kelompok orang untuk mencapai maksud tertentu.

UNSUR-UNSUR ADMINISTRASI
ORGANISASI  MANAGEMEN  KEPEGAWAIAN  KOMUNIKASI  KEUANGAN  PERBEKALAN  KETATA – USAHAAN  PERWAKILAN/HUMAS

PENGERTIAN LOGISTIK

SUBAGYA Secara Etimologis, Logistik berasal dari bahasa Yunani Kuno “Logistikos” : artinya “terdidik” atau “pandai” WEBSTER’S NEW COLLEGIATE DICTIONARY “Logistic” adalah cabang seni kemiliteran yang meliputi tugas-tugas transportasi , pemarkasan dan perbekalan bagi pasukan-pasukan

LUCAS DAN RUMSARI “Logistik” adalah segala sesuatu/benda yang berujud dan dapat diperlakukan secara fisik (tangible), baik yang digunakan untuk kegiatan pokok maupun kegiatan penunjang (administrasi)

.ADMINISTRASI LOGISTIK  BACHSAN MUSTAFA Administrasi Logistik adalah kegiatan pengelola barang dalam melaksanakan fungsi-fungsi pengelolaan barang atau dengan kata lain melaksanakan fungsifungsi managemen barang untuk memperoleh keuntungan/manfaat maximum dari penggunaan barang.

PERBEKALAN (SUPPLIES) PERALATAN (EQUIPMENTS) PERLENGKAPAN MATERIAL (MATERIALS) MATERIIL BARANG . 5.ISTILAH LAIN LOGISTIK 1. 3. 4. 2. 6.

Contoh : 1.PERBEKALAN (SUPPLIES) Kamus BI Purwodarminto Perbekalan : segala sesuatu yang dipakai untuk bekal > Bekal (Bhs Jawa) : sangu > Bekal/Perbekalan (Bhs Asing) : supplies (: barang habis pakai). Office Supplies (Perbekalan Kantor) 2. Store Supplies (Perbekalan Toko) .

mesin-mesin pabrik dan peralatan tahan lama lainnya .PERALATAN (EQUIPMENTS) Barang-barang yang merupakan perlengkapan material yang dalam penggunaannya mempunyai sifat tahan lama Contoh : mesin-mesin kantor. mesin-mesin toko.

tinta. laptop. baik barang tahan lama (meja .PERLENGKAPAN Berasal dari kata dasar : lengkap (kamus Purwodarminto) berarti : genap : (tidak ada kurangnya). . ketik . Perlengkapan mengetik adalah barang-barang yang secara lengkap dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan mengetik. printer dll) maupun yang habis pakai (kertas. komplit (segala-galanya telah tersedia) contoh : > Perlengkapan kantor adalah barang-barang yang secara lengkap dibutuhkan untuk melakukan kegiatan kantor. kursi. computer. karbon dll) baik yang pokok maupun yang sekedar sebagai pelengkap saja.

bahan pembantu (indirect materials). direct materials).MATERIAL (MATERIALS)  Material (Materials) dimaksudkan perlengkapan material yang bukan berupa uang. Dan ini hendaknya dibedakan dengan equipments (peralatan)  . Materials ( dalam managemen perusahaan/produksi) diartikan sebagai : bahan. misalnya bahan baku ( raw materials.

MATERIIL  Pengertian materiil secara umum adalah seluruh barang-barang milik/kekayaan negara baik yang berujud tahan lama (inventaris) maupun yang berujud pakai habis yang satuan-satuannya dapat diukur. ditimbang dan dihitung terkecuali suratsurat berharga dan uang. .

yang spesifikasinya ditentukan oleh pengguna barang/jasa. barang setengah jadi. dan dinilai. 2003 Barang adalah benda dalam berbagai bentuk dan uraian yang meliputi bahan baku.  . barang jadi/peralatan. diukur. 80 Th. 2001 : 3 Barang adalah bagian dari kekayaan negara yang terdiri satuan-satuan tertentu yang dapat dihitung. ditimbang. kecuali uang.BARANG  Keppres RI No. Sukadarto.

dipergunakan atau dimanfaatkan oleh pengguna barang . bergerak maupun tidak bergerak. yang dapat diperdagangkan. dipakai.LANJUTAN Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 Barang adalah setiap benda baik yang berwujud maupun yang tidak berwujud.

 . Barang milik daerah adalah semua barang yang dibeli atau diperoleh atas beban APBD atau berasal dari perolehan lainnya yang sah.LANJUTAN Berdasar Sumber Anggaran  Barang milik negara adalah semua barang yang dibeli atau diperoleh atas beban APBN atau berasal dari perolehan lainnya yang sah.

barang yang diperoleh berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum. atau . .barang yang diperoleh sebagai pelaksanaan dari perjanjian/kontrak .barang yang diperoleh dari hibah/sumbangan atau sejenisnya . meliputi : .barang yang diperoleh berdasarkan ketentuan undang.LANJUTAN Barang Milik Negara/Daerah > Barang yang dibeli atau diperoleh atas beban APBN/D > Barang yang berasal dari perolehan lainnya yang sah.undang.

Barang Inventaris 2. Barang Bergerak 3.LANJUTAN Jenis-jenis Barang 1. Barang Tidak Bergerak (Barang Tetap) 4. Barang Pakai Habis 5. Barang Persediaan .

Peralatan pabrik. anjing.Inventaris perpustakaan. Hewan – hewan : sapi. dan lain sebagainya. monumenmonumen 2. BBM. kerbau. peralatan kantor. Barang – barang persediaan : bahan baku. kertas foto copy  bukan termasuk barang inventaris 5. Barang yang pakai habis : alat . Gas. kuda. Barang-barang Tetap (tidak bergerak) : tanah-tanah.alat tulis kantor. Barang Bergerak : alat-alat besar. bangunan-bangunan.BARANG MILIK/KEKAYAAN NEGARA 1. 4. alat-alat pengangkutan 3. suku cadang. Accu dan lain – lain sebagainya. alat – alat penerangan. .

serta penyingkiran benda-benda yang tidak diperlukan lagi bagi organisasi .PENGERTIAN LAIN DARI ADMINISTRASI LOGISTIK . 1997: 4) adalah segenap aktivita penyelenggaraan yang meliputi perencanaan dan pembinaan benda-benda yang diperlukan dalam suatu organisasi. ADMINISTRASI PERBEKALAN (BPK.

penghapusan/pelelangan. pemeliharaan.LANJUTAN ADMINISTRASI MATERIIL (Sukadarto. pelaporan dan evaluasi . penerimaan/penyimpanan. pengadaan. pendistribusian. pengawasan.2001 : 8) yaitu proses penataan barang-barang baik yang berujud tahan lama (inventaris) maupun barang pakai habis yang diperoleh melalui tahapan perencanaan kebutuhan.

pemeliharaan hingga penghapusannya. . 2001:11) Adalah keseluruhan proses pengendalian orang dan barang-barang melalui sistem penataan/pengelolaan mulai dari perencanaan. penyimpanan.LANJUTAN Manajemen Materiil (Sukadarto. penganggaran. penerimaan. pengadaan. pendistribusian (pemakaian).

baik itu barang pemerintah maupun barang perusahaan atau barang perorangan.LANJUTAN Manajemen Logistik (Bachsan Mustafa. 2002 : 4) Adalah pengelolaan barang. dengan tujuan agar pemakaian/penggunaannya dilakukan secara efektif dan sefisien-efisinnya sehingga dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya atau memberikan hasil maksimum kepada pemilik barang .

pendistribusian. pengorganisasian dan pengawasan terhadap kegiatan pengadaan. 2004 : 2) merupakan serangkaian kegiatan perencanaan. penyimpanan.LANJUTAN Manajemen Logistik (Lucas dan Rumsari. pemeliharaan dan penghapusan logistik guna mendukung efektivitas dan efisiensi dalam upaya pencapaian tujuan organisasi . pencatatan.

LANJUTAN Ruang Lingkup Adm Log  Kegiatan managerial : perencanaan.  . pendistribusian. Kegiatan operasional : pengadaan. pengorganisasian. dan penghapusan. penggudangan. dan pengawasan. pemeliharaan. pencatatan (inventarisasi).

sehingga dengan administrasi yang baik dan mantap akan dapat menghemat pengeluaran anggaran. khususnya dalam belanja barang.  .TUJUAN ADMINISTRASI LOGISTIK Secara umum kegiatan pengelolaan logistik dimaksudkan untuk mendukung efektivitas dan efisiensi organisasi dalam upaya pencapaian tujuan organisasi  Untuk meningkatkan efisiensi. daya pakai dan menambah umur (life time) barang-barang (inventaris).

Perencanaan 2. Pemeliharaan 5. Pelaporan dan Evaluasi .FUNGSI-FUNGSI MANAGEMEN LOGISTIK Muhammad Alihusin : 1. Pergudangan 4. Pengadaan 3. Penghapusan 6. Pengawasan dan Pengendalian 7.

Pemeliharaan 6. Penganggaran 3. Penghapusan 7. Pengendalian . Perencanaan dan penentuan kebutuhan 2. Pengadaan 4.LANJUTAN Subagya 1. Penyimpanan dan Penyaluran 5.

LANJUTAN Bachsan Mustofa 1.Pengawasan . Penganggaran /pendanaan 4. Penentuan Kebutuhan 3. Penyaluran/distribusi 8. Penghapusan. Perawatan/pemeliharaan 7. Pengadaan 5. Penyimpanan/penggudangan 6. Perencanaan 2. Inventarisasi 9. 10.

DIAGRAM SIKLUS LOGISTIK 1 9 2 8 10 3 7 6 5 4 .

agar pelaksanaan fungsi-fungsi managemen logistik sesuai dengan apa yang telah direncanakan. . Sedangkan Pengawasanan merupakan fungsi kunci.SIKLUS LOGISTIK Hakekatnya merupakan kegiatan logistik yang berawal dari fungsi perencanaan dan berakhir dengan fungsi penghapusan.

Pendistribusian 5. Pengawasan/Pengendalian . Pengadaan 3. Perencanaan 2. Inventarisasi 6. Pergudangan 4. Pemeliharaan 7. Penghapusan dan 8.FUNGSI-FUNGSI ADMINISTRASI LOGISTIK 1.

pengorganisasian maupun pengendalian logistik. . perhitungan dan perumusan tindakan-tindakan yang akan dilakukan dimasa yang akan datang. penelitian. PERENCANAAN LOGISTIK Merupakan kegiatan pemikiran. penggunaan logistik.1. baik berkaitan dengan kegiatan-kegiatan operasional dalam pengelolaan logistik.

PERENCANAAN LOGISTIK A. Penelitian Kebutuhan . Perencanaan Kebutuhan B.

jumlah. biaya dan lain-lain keterangan yang dianggap perlu diterangkan.A. jenis barang. . waktu yang dibutuhkan. PERENCANAAN KEBUTUHAN Merupakan suatu gambaran kegiatan yang akan dilaksanakan dalam rangka memenuhi kebutuhan benda-benda perbekalan yang secara tegas dan secara tertulis memuat nama.

Dimanam barang tersebut akan digunakan? 5. Berapa harga barang yang akan diadakan? . How? . Where (dimana?) .Siapa yang akan menggunakan barang tersebut? .What (apa? ) Barang apa yang akan diadakan? 2.Dimana barang tersebut akan diperoleh? . Berapa banyak barang yang dibutuhkan ? 8.Bagaimana cara pengadaannya? . Why (mengapa?) Mengapa barang tersebut diadakan? 3.PERENCANAAN KEBUTUHAN                    1.Bagaimana prosedur pengadaannya? .Baagaimana aturan-aturan pengadaannya? 7. When (kapan?) -Kapan barang tersebut dibutuhkan? -Kapan barang tersebut diadakan? 4.Siapa yang akan mengadakan barang tersebut? 6. Who? .

.PENENTUAN DAN PENETAPAN KEBUTUHAN LOGISTIK  Adalah kegiatan perumusan daftar nama-nama barang yang pasti akan diadakan oleh suatu organisasi dalam periode waktu tertentu.

Skala Prioritas merupakan daftar penyusunan kebutuhan menurut indeks korelasinya .Daftar Nama-nama Barang (Daftar Nominasi Barang) : Adalah daftar nama-nama barang yang pasti akan diadakan setelah diurutkan berdasarkan skala prioritas.

namun tidak mutlak. mendesak  Rendah ( Skala Tertier ) : adanya benda-benda tersebut perlu untuk membantu memperlancar jalannya instansinsi.INDEKS KORELASI Tinggi ( Skala Primer ) : benda-benda tersebut sangat mutlak dibutuhkan. tidak mendesak  . tanpa adanya benda tersebut instansi tidak akan bisa berjalan. namun tidak mutlak dan tidak penting.  sangat mendesak  Sedang ( Skala Sekunder ) : benda-benda itu penting untuk memperlancar jalannya instansi.

al : Pimpinan puncak. penanggung jawab pengadaan logistik untuk menyetujui maupun melaksanakan kegiatan operasional pengadaan logistik.PENTING ! > Ukuran skala prioritas sifatnya relatif dan dinamis sejalan dengan perkembangan. > Penyusunan dan perumusan Daftar nominasi Barang harus melibatkan beberapa pihak yang kompeten. > Daftar Nominasi Barang selain memuat gambaran informasi mengenai nama dan spesifikasi barang serta jumlah barang yang diadakan juga harus memuat gambaran informasi mengenai harga persatuan dan harga total guna memperhitungkan anggaran yangn dibutuhkan. . penanggung jawab keuangan (manager keuangan) dan penanggung jawab dalam operasionalisasi logistik ( Kepala bagian logistik atau Kepala Bagian Rumah Tangga). > Daftar Nominasi Barang dijadikan pedoman bagi pimpinan puncak. kondisi finansial dan kebijakan organisasi.

. karena kegiatan ini sangat menentukan tingkat efektivitas kerja setiap unit kerja sekaligus tingkat efisiensi organisasi secara keseluruhan. > Walaupun kebutuhan logistik dalam periode waktu tertentu telah disusun dalam daftar nominasi barang . .> sepanjang didasarkan atas pertimbangan produktivitas unit kerja maupun produktivitas organisasinsecara keseluruhan. tidak menutup kemungkinan suatu organisasi melakukan pengadaan logistik diluar nama-nama barang yang telah tertuang dalam DNB.> Penetapan Rencana Kebutuhan Logistik merupakan bagian kegiatan yang cukup krusial dan strategis....

B. Standardisasi erat kaitannya dengan Normalisasi.Faktor Biaya Manfaat mempertimbangkan antara biaya yang harus dikeluarkan dengan manfaat yang diperoleh 3. PENELITIAN KEBUTUHAN Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam penelitian kebutuhan. Fungsi Khusus : berkaitan dengan bentuk. ukuran dan lain-lain. . Faktor Fungsional Fungsi Umum : stiap benda perbekalan secara umum berfungsi sebagai alat untuk memperlancar tugas pekerjaan para karyawan/pegawai. Normalisasi adalah pembuatan ukuran-ukuran yang normal berdasarkan standar yang telah ditentukan. adalah: 1. 2 . Faktor Standardisasi Standardisasi adalah pembakuan mengenai jenis. ukuran. mutu dan harga dari barang perlengkapan/logistik. type.

.  Standardisasi alat-alat hendaknya diserahkan kepada para ahli.PENTING!  Standardisasi alat-alat kerja baik alat-alat kerja dikantor maupun perusahaan seharusnya terus dikembangkan. karena keadaan teknologi yang selalu berkembang.

66 Th. 163 A/SEKLAN/3/1978 tentang standarisasi mesin kantor : > Merk > Type/jenis > Ukuran  . 1977 tentang Standarisasi Standarisasi meliputi : > Ruang kantor > Rumah Dinas > Kendaraan Bermotor > Alat Perlengkapan Kantor  Surat Edaran Ketua Lembaga Administrasi Negara No.STANDARISASI SK Menteri No.

KEUNTUNGAN STANDARSASI: Karena bentuk. maka akan memudahkan penggantian suku cadang.  . ukuran.  Perawatan menjadi mudah dan sederhana  Peralatan menjadi favorit sehingga mudah dijual dan mudah diperoleh  Suku cadang akan tersedia cukup banyak  Harga dapat ditekan serendah mungkin  Kerusakan yang kecil tidak perlu menyebabkan tidak berfungsinya peralatan tersebut. tipe yang ditetapkan secara Internasional.

 .KERUGIAN STANDARISASI :  Orang hanya terikat pada beberapa merk peralatan yang dapat dipilihnya Pedagang mungkin dapat mempermainkan konsumen peralatan tersebut.

beda perlengkapannya beda . jabatan.FAKTOR PRESTISE (KEWIBAWAAN) DAN KEAMANAN Yaitu perlu diperhatikan siapa yang akan mempergunakan. apa jabatannya dsb.4.

FAKTOR ANGGARAN Yaitu mempertimbangkan ketersediaan anggaran dalam organisasi. . Dengan mempertimbangkan faktor ini maka akan dapat disusun skala prioritas kebutuhan logistik maupun cara-cara pengadaan logistik degan tidak meninggalkan pertimbangan efektivitas dan efisiensi.5.

TAHAPAN PENENTUAN KEBUTUHAN LOGISTIK Lucas dan Rumsari 1. Menyusun nama-nama barang yang dibutuhkan organisasi 2. Membuat Skala Prioritas 3. Membuat Daftar Nominasi Barang .

Menyusun dan menetapkan rencana penganggaran untuk pengadaan Barang/Jasa . tentang : a. 54 TAHUN 2010  Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa 1. Menetapkan Kebijakan Umum.kgt & anggaran yg dibiayai K/L/D/I sendiri . cara pengadaan c.kgt & anggaran yg dibiayai kerjasama K/L/D/I 3. pengorganisasian pengadaan Barang/Jasa . Mengidentifikasi kebutuhan Barang/Jasa yang diperlukan K/L/D/I 2.PERPRES NO. pemaketan pekerjaan b.

uraian kegiatan yang akan dilaksanakan 2.spesifikasi teknis Barang/Jasa yang akan diadakan 4.besarnya total perkiraan biaya pekerjaan .waktu pelaksanaan yang diperlukan 3. menyusun Kerangka Acuan Kerja. paling sedikit memuat: 1.LANJUTAN d.

I Mesin Porporasi 1 unit Tw II 20 juta Penunjukan Langsung AC 2 unit Tw III 7.5 juta Penunjukan Langsung .PERENCANAAN LOGISTIK SETDA KOTA SURAKARTA Nama Barang Kendaraan Opersional Jenis Barang Pick up L 300 Jumlah Waktu Biaya (Rp) 120 juta Metode Pengada an Lelang umum 1 unit Tw.

TUGAS KD I ADNINISTRASI LOGISTIK 1.Jelaskan pengertian Perencanaan kebutuhan Logistik !  b. Gambar dan jelaskan diagram tersebut !  3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Daftar Nominasi Barang !  .Bachsan Mustafa mengemukakan fungsi-fungsi managemen/Administrasi Logistik dan menggambarkannya dalam sebuah Diagram Siklus Logistik. Jelaskan pentingnya penelitian kebutuhan dalam perencanaan kebutuhan Logistik !  4.a. Jelaskan Pengertian Administrasi Logistik  2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful