Jurnal Coelenterata

Nama NIM/Offr : Ardiani Samti Nur Azizah : 100341400678/A

Tgl Pertemuan : 23 Februari 2011 Jurnal Ke Dosen Kegiatan : IV : Dr. Hj Sri Endah Indriwati M.Pd. : 1. Pengamatan Coelenterata

2. Presentasi Coelenterata

JURNAL PENGAMATAN COELENTERATA

1. Konsep yang telah dipelajari

Pada pertemuan kali ini kami membahas tentang coelenterta. Kami melakukan pengamatan terhadap berbagai bentuk dan warna karang serta pengamatan hydra. Pertama, kami mengambil mikroskop dan kelomopok pinjam alat membagikan peralatan lain yang diperlukan yaitu : pipet tetes (untuk mengambil hydra), kaca preparat, serbet dan kertas tisu.

1. Hasil eksplorasi sebagai bukti belajar

Hasil Observasi Awetan Basah Coelenterata

tentakel berada dibawah struktur tubuhnya yang transparan Kelas Anthozoa Anthozoa 8 a. Perbandingan Karakteristik antara Porifera dan Coelenterata No Porifera Coelenterata Diploblastik: Ektoderm dan endoderm di Diploblastik: Ektoderm dan endoderm di 1 antara kedua lapisan tersebut terdapat antara kedua lapisan tersebut terdapat mesenchyme mesenchym/mesoglea Umumnya hidup bebas di laut dan air Hidup bebas di laut dan air tawar 2 Dan tawar 3 4 Tubuhnya memiliki pori & spongocoel Respirasi: difusi melalui permukaan Memiliki rongga gastrovaskuler (usus) Respirasi: difusi melalui permukaan tubuh tubuh 5 6 7 8 9 Ekskresi: melalui permukaan tubuh Penc. makanan: intrasel dan ekstrasel Sudah memiliki sistem saraf diffuse Reproduksi vegetatif: membentuk tunas luar. makanan: intrasel Belum memiliki sistem saraf Reproduksi vegetatif: membentuk tunas luar dan tunas dalam (gemule). Banyak ditemuan tentakel Gambar Awetan Basah Colenterata Anthozoa 7 Anthozoa 8 Anthozoa 11 1. Bentuk seperti bunga kol c. struktur tubunya ada yang transparan c. Warna putih tulang b. Relavansi dan keterkaitan konsep yang telah dipelajari Setelah saya mempelajari porifera dan coelenterate. Banyak ditemukan tentakel d. warna putih tulang b. Generatif: persatuan antara spermatozoid dan ovum Memiliki appendages berupa tentakel . Berikut table perbandingan coelenterate dan porifera.Anthozoa7 a. Generatif: persatuan antara spermatozoid dan ovum Tidak memiliki appendages/embelan Ekskresi: melalui permukaan tubuh Penc. saya membandingkan keduanya. mempunyai tinggi 8 cm lebar 7 cm Anthozoa 11 a. warna mayoritas putih b.

Proses Stimulus . pertanyaan dari peserta diskusi adalah: 1.Respon: Stimulus à sel sensoris à sel saraf à ganglion terdekat respon à sel saraf à efektor 5 Reproduksi vegatatif dengan tunas luar dan gemule Reproduksi vegetative dengan tunas luar Reproduksi Generatif: Reproduksi Generatif: Archeocyte Oogonium Ovum Zigot Ovum Zigot Embrio Embrio Amphiblastula Porifera Calcareou Parenchymula Larva/tidak ada Poriferanon calcareous Individu muda Sperma Archeocyte Sel interestisial Spermatogonium Ovarium Sperma Oogonium Spermatogonium Testis Sel interestisial 1. mesentrium dan sel jelatang ! . makanan: ektrasel pada rongga gastrovascular dan intrasel pada sel berflagel 4 Sistem saraf belum ada Sudah memiliki sistem saraf diffuse dengan ganglion yang tersebar di seluruh bagian tubuh. Dari Putu: Tolong jelaskan sel stomedium.Perbandingan Fisiologis No 1 Porifera Respirasi: difusi melalui permukaan tubuh Coelenterata Respirasi: difusi melalui permukaan tubuh 2 Ekskresi: melalui permukaan tubuh Ekskresi: melalui permukaan tubuh 3 Penc. makanan: intrasel pada choanocyte Penc. Identifikasi Masalah Pada presentasi coelenterate.

Zat lendir membantu mengumpulkan zooplankton disapu oleh flagel. Substrat yang ditinggalkan (yang biasa kita sebut karang) dapat mewakili bentuk hewan coelenterta yang tinggal di substrat tersebut. Ada coelenterate tidak terdapat spikula. Refleksi Diri Pada saat pengamatan dengan menggunakan awetan kering (karang) awalnya saya mengira tu adalah hewan colenterata. karena colenterata adalah hewan berongga 1.Berikut mekanisme penangkapan mangsanya. 2. 4. Pada coelenterate tidak terdapat pori. tapi ternyata konsep saya selama ini salah. 3. Dari Bonni : Apakah pada colenterata terdapat spikula da pori seperti pada porifera? 1. Jadi. Dari Anisa: Bagaimana proses pencernaan pada Aurelia? Apa mneluarkan sengatan listrik? 3. Pemecahan Masalah Pemecahan masalah dari pertanyaan peserta diskusi adalah 1. hewan coelenteratanya sudah meninggalkan substrat tersebut atau sudah mati.Di ujung distal manubrium terdapat lubang mulut yang berisi empat. sehingga mengelilinggi lubang mulut.2.Kempat lengan mulut menyatu . Hydra dapat bergerak memendek dan memanjang. ubur-ubur mengeluarkan sengatan listrik. 1.dicakup oleh tangan-tangan mulut masuk kedalam mulut terjadi pemilihan jenis makanan oleh bulubulu getar makanan pilihan (yang disukai) ditampung dalam rongga garstrovaskuler.Jadi .Di dalam knidoblast ditemukan kantong beracun yang disebut nematokist 1. Didalam rongga gastrovaskuler makanan yang belum mati. karena pada colenterata struktur penyokong tubuhnya sudah terspesialisasi. setiap sisi/sudut mulut dilengkapi semacam juluran pita yang menelungkup panjang yang disebut lenganlengan mulut. Element yang menarik Dalam pengamatan coelenterate hal yang menarik menurut saya adalah : 1. Karang yang beraneka . Sel jelatang/knidoblast adalah hasil perkembangan atau modifikasi dari sel interstisial.Masing-masing kantong gastric dilengkapi dengan tentakel internal endodermal lengkap dengan nematokistnya yang dapat digunakan untuk menghancurkan mangsa. akan diparalis oleh nematokist. Saluran pencernaan pada Aurelia adalah rongga gastrovaskuler. untuk melemahkan mangsa. Karang yang kami amati ternyata adalah sekresi dari coelenterate yang tinggal pada karang tersebut.

Sehingga untuk melihatnya lebih detail tidak perlu menggunakan mikroskop. . Saya kira hydra berukuran besar (6-10 cm) karena di buku buku SMA saya dulu. Namun konsep saya selama ini ternyata salah. foto hydra Nampak sangat besar.warna dan bentuk tersebut adalah hasil sekresi dari hewan coelenterate yang tinggal pada karang tersebut. Maka untuk melihatnya lebih detail digunakan mikroskop. saya sangat bersyukur dapat menangkap hydra dengan pipet tetes dan mengamatinya.Subhanallah. hydra berukuran kurang lebih 2 mm. ternyata hydra sangat indah dan menakjubkan. Pada pengamatan colenterta ini.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful