P. 1
Kemoterapi

Kemoterapi

|Views: 85|Likes:
Published by Putrii Joan

More info:

Published by: Putrii Joan on Apr 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/18/2012

pdf

text

original

Kemoterapi

Kemajuan terbesar dalam bidang terapi kanker adalah berkembang pesatnya obat-obatan dalam pengobatan kanker. Terapi ini ditujukan pada unsur-unsur cytotoxic, unsur-unsur biologi dan terapi bertarget lainnya (terapi kanker dengan target khusus). Kemoterapi jenis baru ini memiliki efektivitas yang lebih tinggi, efek samping yang lebih sedikit dan hasil keseluruhan yang lebih baik. Beberapa obat-obatan baru ini tidak menyebabkan kerontokan rambut, mual, muntah-muntah atau efek samping signifikan lainnya. Penggunaan kemoterapi ini diawasi ketat oleh konsultan senior onkologi medis, dan dilakukan oleh perawat yang telah mendapatkan pelatihan khusus dalam Onkologi. Sebagian besar kemoterapi ini dilaksanakan di salah satu pusat pengobatan dari empat pusat pengobatan rawat jalan kami di Mount Elizabeth Medical Hospital dan Gleneagles Hospital. Berbagai penerapan kemoterapi antara lain:  Kemoterapi awal atau induksi untuk memperkecil ukuran tumor sebelum pengobatan lokal sesungguhnya, baik dengan pembedahan atau radioterapi;  Kemo-radiasi simultan, di mana obat-obatan digunakan sebagai perangsang sensitivitas untuk meningkatkan efektivitas radioterapi;  Kemoterapi tambahan (terapi setelah pengobatan kanker awal, untuk menekan pembentukan tumor sekunder) di mana obat-obatan diberikan setelah pembedahan atau radioterapi untuk merawat mikrometastasis yang tidak terlihat, sehingga pasien mendapat peluang sembuh yang lebih besar;  Kemoterapi kuratif dalam pengobatan kanker sangat kemo-sensitif, seperti limfoma, tumor sel induk (germ cell) dan leukemia;  Kemoterapi dosis tinggi dan penyelamatan sel batang (stem cell);  Kemoterapi Paliatif untuk kanker stadium lanjut yang bertujuan untuk membunuh sel-sel kanker, mengendalikan penyakit, mempertahankan kualitas hidup dan memperpanjang usia hidup keseluruhan. Kemoterapi adalah tindakan/terapi pemberian senyawa kimia (obat kanker) untuk mengurangi, menghilangkan atau menghambat pertumbuhan parasit atau mikroba di tubuh hospes (pasien). Beberapa kanker memberikan respon yang baik terhadap kemoterapi. Kanker lainnya menunjukkan perbaikan tetapi tidak mencapai kesembuhan. Beberapa kanker (melanoma, sek kanker ginjal, kanker pankreas, kanker otak) memberikan respon yang buruk dan kebal terhadap kemoterapi. Kanker lainnya (kanker payudara, kanker paru-paru sel kecil, leukemia) bisa menunjukkan respon awal yang luar biasa terhadap kemoterapi, tetapi setelah pengobatan ulangan bisa kebal terhadap obat yang diberikan. pembagian obat kanker.htm>0207-kanker>newsletter>Fitry's File>shared>user clinic Obat kanker merupakan obat spesialistik. Batas keamanannya begitu sempit sehingga hanya dibenarkan penggunaannya oleh dokter yang berpengalaman di bidang pengobatan ini. Kombinasi Obat Kemoterapi tidak dibatasi dengan penggunaan satu obat kanker. Biasanya kemoterapi berupa kombinasi dari obat yang bekerja bersama khususnya untuk membunuh sel kanker. Obat kanker yang dikombinasikan memiliki mekanisme aksi yang berbeda saat di dalam sel. Aksinya dapat meningkatkan pengrusakan dari sel kanker dan mungkin dapat menurunkan resiko perkembangan kanker yang resisten terhadap salah satu jenis obat. Terapi Kombinasi Pengobatan kanker pada dasarnya sama, yaitu salah satu atau kombinasi dari beberapa prosedur berikut : 1. Pembedahan (Operasi) 2. Penyinaran (Radioterapi) 3. Pemakaian obat-obatan pembunuh sel kanker (sitostatika/khemoterapi) 4. Peningkatan daya tahan tubuh (imunoterapi) 5. Pengobatan dengan hormon Untuk beberapa kanker, pengobatan terbaik merupakan kombinasi dari pembedahan, penyinaran dan kemoterapi. Pembedahan atau penyinaran mengobati kanker yang daerahnya terbatas, sedangkan kemoterapi membunuh sel-sel kanker yang berada diluar jangkauan pembedahan maupun penyinaran.

kontra indikasi obat. Dokter akan merekomendasikan kombinasi obat kanker yang telah teruji pada manusia dengan kondisi yang sama dan telah memperlihatkan efek terhadap tipe kanker tertentu. mencret-mencret. Keluhan ini akan hilang atau berkurang setelah beberapa hari. Untuk mengurangi akibat mual muntah ini dapat digunakan obat muntah. payudara atau kendung kemih yang telah menyebar ke kelenjar getah bening regional. Pembedahan dan kemoterapi kadang dapat menyembuhkan kanker indung telur yang telah menyebar.cukup pakai angin saja. Tetapi kerusakan yang dialami sel-sel kanker lebih berat dibanding sel-sel sehat badan yang lain. Penggunaan yang kurang cermat hanya akan menambah penderitaan. banyak minum jus buah. Di apotik online medicastore anda dapat mencari obat untuk kemoterapi yang telah diresepkan dokter secara mudah dengan mengetikkan di search engine medicastore. trombositopenia. kegunaan atau indikasi obat. tetapi sel-sel tubuh sehat kita yang sedang aktif membelah turut serta terkena dampaknya. Sampai saat ini belum ada satupun obat yang hanya mematikan atau menghambat pertumbuhan sel kanker saja. sel rambut dan juga sel-sel kelamin ( sel telur/ovum dan sel mani/spermatozoa).sel yang aktif membelah/bertumbuh misalnya : sel-sel darah. sering disertai sariawan. bersifat fatal dan pemborosan biaya. 2. karena biasanya dalam 2-3 bulan setelah berakhirnya kemoterapi 6 siklus ( selama 4-6 bulan ) dengan interval 3-4 minggu. Sebaiknya sudah dibiasakan memakainya sebelum rambut habis sama sekali. Oleh sebab itu. kurangi makan berlemak yang dapat merangsang mual dan muntah. Hal lain yang perlu diingat selama menjalani kemoterapi adalah daya tahan tubuh kita akan turun. Untuk mengurangi kerontokan rambut dianjurkan memakai minyak cem-ceman rambut. Itulah sebabnya maka orang yang menjalani kemoterapi. gambar obat yang anda pilih hingga harga obat dengan berbagai sediaan yang dibuat oleh pabrik obat. Hal ini karena lambung yang penuh lebih mudah/peka untuk terjadinya muntah . juga sel-sel normal badan kita. atau setelah pembedahan untuk menghancurkan sisa-sisa sel kanker. hal apa yang harus menjadi perhatian sewaktu konsumsi obat. Selama kerontokan rambut dianjurkan untuk memakai kerudung. Selain mual dan muntah biasanya diikuti tidak adanya nafsu makan. Kerontokan rambut Kerontokan rambut bahkan sampai botak dapat terjadi selama pemberian kemoterapi. jangan memakai cat rambut. Kemoterapi yang dikombinasikan dengan pembedahan. Karena itu diusahakan menghindari kemungkinan infeksi dengan jalan jangan banyak bertemu orang atau menerima tamu. Selain itu mereka yang menjalani kemoterapi kadang merasakan nyeri pada semua persendian otot. EFEK SAMPING KEMOTERAPI 1. Disarankan agar tabah dan mengingat bahwa obat yang diberikan saat . dianjurkan juga untuk sebanyak mungkin minum air agar zat racun semakin cepat dikeluarkan dari tubuh kita melalui air seni. Supaya sel badan kita berkesempatan istirahat maka selang waktu pemberian kemoterapi biasanya dilakukan 3-4 minggu selanjutnya baru kemoterapi dapat diberikan lagi. Rasa mual dan muntah ini dapat disebabkan oleh sisa-sisa sel kanker yang mati. Sehingga anda dapatkan informasi . makan sayuran serta buah segar. Rasa mual dan muntah Keadaan ini sebagai akibat langsung obat-obat kemoterapi yang dipakai. untuk memperkecil ukuran tumor. akan memperbaiki kesempatan harapan hidup pada penderita kanker usus besar. efek samping obat. jangan memakai penggering rambut dengan pemanas. Dalam tubuh kita sel.Kadang penyinaran atau kemoterapi dilakukan sebelum pembedahan. sel selaput lender saluran makanan maupun saluran pernafasan. Keadaan ini normal dan akan kembali membaik dalam 3-5 hari. juga dianjurkan untuk tidak terlalu banyak makan. Efek samping obat kanker seperti leukopenia. baik dalam bentuk obat yang diinjeksikan/diinfus maupun obat minum (obat oral). topi dan dapat juga memakai wig/ rambut palsu. rambut rontok dan warna kuku berubah . Tetapi hal ini tidak perlu dikhawatirkan. generik atau kandungan obat. KEMOTERAPI adalah pengobatan kanker dengan memakai obat-obat khusus yang dapat menghambat dan mematikan pertumbuhan atau perkembangan sel kanker. biasanya menggunakan obat untuk meningkatkan leukosit. rambut akan kembali tumbuh bahkan menjadi ikal/keriting pada beberapa orang. sel-sel darahnya bisa berkurang/turun.

. 3.ini sedang bertempur mematikan sel-sel kanker dalam tubuh . Harus punya tekat dan semangat yang kuat untuk bisa melampaui semua tahapan pengobatan ini dengan baik. Tetapi penderita harus percaya bahwa banyak orang menderita kanker dsan harus menjalani ’kemo’ telah berhasil menjalaninya dan mengatasinya dengan tabah dan mereka tetap hidup dan sehat setelah pengalaman dan pengobatan yang luar biasa ini. Pasien usia produktif Bagi penderita yang masuk kategori usia produktif tetapi dengan menjalani kemoterapi. Dukungan keluarga terutama suami/isteri sangatlah berarti. Akan timbul berbagai perubahan dan pengalaman yang harus dijalani. Hal ini berlaku pula bagi pria yang sedang menjalani kemoterapi supaya menjaga jangan sampai pasangannya hamil. tidak ada larangan untuk melakukan hubungan sexual dengan pasangan anda. Apabila sampai timbul kehamilan maka bisa dipastikan anak yang dikandung akan lahir cacat. Kemoterapi memang bukan terapi yang menyenangkan. Tetapi perlu diingat supaya jangan sampai hamil.

kebanyakan dokter akan menyarankan penggunaan aromatase inhibitor di beberapa titik selama terapi ajuvan. Mengangkat atau menutup mereka dapat menghapuskan hampir semua estrogen dan membuat wanita memasuki masa menopause. Efek samping yang paling umum dari obat ini adalah kekakuan sendi dan/atau nyeri seperti radang sendi pada persendian yang berbeda pada satu waktu. Lama waktu terbaik pengobatan dengan aromatase inhibitor juga tidak jelas. Dan jika tamoxifen diberikan pertama. Tamoxifen diberikan dalam bentuk pil atau cair. Terapi ini paling sering digunakan untuk membantu mengurangi resiko kanker datang kembali setelah operasi. Obat ini tidak menyebabkan kanker rahim dan sangat jarang menyebabkan gumpalan darah. Tapi belum jelas apakah terapi ajuvan yang dimulai dengan salah satu obat ini lebih baik daripada pemberian tamoxifen dan kemudian beralih ke inhibitor aromatase. atau pada kasus kanker payudara stadium lanjut dan pada orang-orang yang beresiko tinggi kankernya kambuh kembali. berkeringat di malam hari. peneliti telah mampu mengembangkan obat-obat baru yang ditujukan tepat pada perubahan ini. Tapi mereka dapat menyebabkan penipisan massa tulang & patah tulang dan karena mereka menghapus estrogen dari tubuh. tetapi mereka dapat menyebabkan perempuan untuk mengembangkan sifat-sifat laki-laki. kekeringan vagina. atau bahkan sebagai pengganti Tamoxifen untuk mengurangi kemungkinan kanker payudara kembali. Ia seringkali bekerja bahkan jika kanker payudara tidak lagi berespon terhadap Tamoxifen. Untuk wanita pasca menopause. maka keberadaan hormone estrogen itu mendorong pertumbuhan sel-sel kanker. Hal ini juga dapat dilakukan dengan obat-obatan. Fulvestrant: Fulvestrant (Faslodex ®) adalah obat yang bekerja dengan merusak reseptor estrogen bukan memblokirnya. untuk mengurangi risiko kanker itu kembali. indung telur adalah sumber utama estrogen. Aromatase inhibitor: Ini adalah obat yang menghentikan tubuh dari pembuatan estrogen. Yang paling umum adalah kelelahan. keputihan. termasuk hot flashes. Mereka sering memiliki efek samping yang berbeda dan tidak terlalu parah. Beberapa studi juga menunjukkan adanya peningkatan kasus kanker rahim diantara wanita yang menggunakan tamoxifen. Obat ini membantu wanita penderita kanker payudara stadium dini yang memiliki ER-positif. tetapi juga dapat digunakan untuk kanker payudara yang telah menyebar atau kambuhan setelah pengobatan. hot flashes (kulit kemerahan seperti terbakar). Obat-obatan yang digunakan dalam Terapi Hormon: Tamoxifen ® dan toremifene (Fareston ®): Obat-obatan seperti tamoxifen dapat diberikan untuk melawan efek estrogen. Cara lain untuk mengubah tingkat hormon Androgen (hormon pria) dapat digunakan setelah terapi hormon lainnya untuk kanker payudara stadium lanjut sudah dicoba. dan perubahan suasana hati. Kedua metode ini dapat menyebabkan seorang wanita memiliki gejala menopause. Target Terapi Seperti yang telah kita pelajari lebih lanjut tentang perubahan gen yang menyebabkan kanker. Bagi wanita yang sel-sel kankernya memiliki reseptor estrogen (ER-positif). Tetapi kanker ini biasanya ditemukan pada tahap sangat awal dan hampir selalu dapat disembuhkan dengan operasi. mual ringan. seperti peningkatan rambut tubuh dan suara yang lebih dalam. Sekarang ini hanya digunakan pada wanita pasca menopause dengan kanker payudara stadium lanjut yang tidak lagi merespons Tamoxifen atau Toremifene. Studi yang dilakukan sekarang harus membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan ini. Ablasi ovarium dapat dilakukan secara permanen dengan mengambil indung telur melalui pembedahan. dan kelelahan adalah efek samping utamanya. biasanya setiap hari hingga 5 tahun setelah operasi. Mereka kadang-kadang bekerja. Obat-obat ini dapat digunakan setelah. . Obat-obatan Target Terapi tidak bekerja seperti obat kemoterapi standar. Pada saat ini. Bagi wanita seperti ini.Terapi hormon tergolong dalam terapi sistemik. tipe obat inilah yang paling sering digunakan bersama dengan kemoterapi. Obat ini memiliki efek samping. terapi hormone diperlukan untuk memblokir efek atau menurunkan kadar estrogen dalam rangka mengobati kanker payudara. Mereka hanya bekerja untuk wanita yang sudah menopause dan yang kankernya bersifat ER positif. tidak jelas berapa lama harus diberikan. Hal ini dapat mengizinkan beberapa terapi hormon lain untuk bekerja lebih baik. Obat ini diminum setiap hari sebagai pil. Operasi untuk mengubah tingkat hormon Pengeluaran Ovarium (ablasi ovarium): Pada wanita pre-menopause. Bentuknya: suntikan sebulan sekali. Hot flashes. Jika Anda mengalami perdarahan vagina yang tidak biasa saat mengkonsumsi tamoxifen. dan perubahan suasana hati. sebaiknya hubungi dokter.

Ia juga dapat membantu sistem kekebalan untuk melawan kanker lebih baik. Karena setelah kemoterapi biasanya masih ada beberapa tempat yang memiliki sel kanker sehingga perlu sinar X untuk disinarkan pada daerah yang masih ada sel kankernya. Selasa (13/7). efek ini bersifat jangka pendek dan lebih baik bila obat dihentikan. dan nyeri di tangan dan kaki. Karenanya pasien harus dipersiapkan dalam kondisi yang baik sebelum melakukan pengobatan. batuk. Prof Tati menuturkan hampir tidak ada kanker yang bisa diobati dengan satu metode saja. kelemahan. paling sering bersamaan dengan kemoterapi.” ungkapnya. mual. Herceptin dapat menghentikan protein ini dari menyebabkan sel kanker payudara tumbuh kembang. memerlukan penelitian lebih lanjut. Efek samping obat ini cukup ringan. yang mungkin berbentuk mati rasa. muntah. kemerahan. ruam. 3 RS Cipto Mangunkusumo Jakarta. Seringkali digunakan untuk beberapa wanita dengan kanker yang tidak lagi dapat dibantu oleh kemo plus Herceptin. dan sindrom tangan-kaki. sel-sel normal juga bisa terkena efek dari radiasi ini. Ini selalu digunakan bersama dengan obat kemoterapi lainnya. kesemutan. sehingga sebelum dan sesudah pengobatan pasien tetap memiliki kualitas hidup baik. tapi tetap harus dilakukan. Tapi selain sel kanker yang mati. pembengkakan.” ujar Prof DR dr Soehartati. SpRad(K)OnkRad dari RSCM dalam bincang-bincang KBR68H di Aula Departemen Radioterapi lt. Kanker payudara yang memiliki terlalu banyak protein ini disebut HER2/neu-positive. Tetapi beberapa perempuan mungkin bisa mengalami kerusakan jantung selama pengobatan. Herceptin diberikan melalui intravena infus. Lapatinib (Tykerb ®) Ini adalah obat lain yang menargetkan protein HER2/neu. mual. Inti pengobatan radioterapi adalah mematikan sel-sel kanker di lokasi tempat kanker berada. Untuk sebagian besar (tetapi tidak semua) wanita. biasanya sekali seminggu atau bila dosis lebih besar setiap 3 minggu. penting agar dokter Anda dapat mengamati tekanan darah Anda secaera terperinci dan sebaiknya Anda komunikasikan dengan dokter/perawat Anda bila Anda merasa ada sesuatu yang tidak beres. “Pengobatan kanker memang kadang menyiksa. Anda harus memberi tahu dokter Anda segera jika Anda memiliki sesak napas. Ada beberapa efek samping yang sangat jarang terjadi namun serius dan tekanan darah tinggi juga sangat umum dialami pasien. Diare umum terjadi dan dapat memburuk. Protein yang membuat sel-sel kanker tumbuh dan menyebar lebih cepat. Jika Anda memperoleh Herceptin. Namun jika kanker sudah menyebar ke banyak tempat. Ia mengikat growth promoting protein yang disebut HER2/neu. Efek samping yang paling umum dengan obat ini termasuk diare. memiliki cakupan yang luas. maka terapi awalnya menggunakan kemoterapi. Avastin diberikan melalui infus intravena. atau masalah dengan kegiatan fisik.Trastuzumab (Herceptin ®) Ini adalah antibodi monoklonal . dan sakit kepala. Radioterapi merupakan teknik pengobatan kanker dengan menggunakan sinar radioaktif (sinar X atau pengion) untuk mematikan sel-sel kanker yang ada di dalam tubuh. Pengobatan radioterapi ini dibagi menjadi dua cara yaitu: 1. Mereka mungkin termasuk demam dan menggigil. antibodi ini membantu untuk menjaga agar tumor tidak membuat pembuluh darah baru untuk memberi makan tumor. Efek samping ini biasanya akan menurun sesudah dosis pertama. HER2/neu ditemukan dalam dalam jumlah kecil pada sel-sel payudara normal dan dalam jumlah besar pada beberapa sel kanker payudara. muntah. pembengkakan. Selanjutnya diikuti dengan terapi lainnya. terapi awalnya dengan pengobatan sistemik (kemoterapi. Obat ini diberikan sebagai pil. Untuk kanker yang sudah menyebar.(versi buatan manusia) dari protein sistem kekebalan tubuh yang sangat spesifik. terapi hormon dan terapi target). Pada sinar luar bisa dilakukan untuk jenis kanker apa saja. Selama perawatan. Radioterapi biasanya dilakukan dengan kombinasi terapi lain seperti kemoterapi. . “Radioterapi adalah bagian pengobatan kanker yang lokal. diare. Bevacizumab (Avastin ®) Ini adalah antibodi monoklonal yang dapat digunakan pada pasien dengan kanker payudara yang telah menyebar. Sinar luar. Dokter belum tahu berapa lama (periode) terapi harus diberikan. Tapi untuk kanker lokal yang berada di satu tempat biasanya diawali dengan pengobatan lokal (pembedahan dan radioterapi). Sangat penting menginformasikan dokter/perawat Anda bilamana Anda mengalami perubahan kebiasaan BAB sesegera mungkin. Baru kemudian dilanjutkan dengan radioterapi di titik-titik tertentu.

” ungkapnya. kombinasi lebih dari satu jenis pengobatan diperlukan. Bila kanker telah berbentuk tumor yang menyebar ke bagian lain dari tubuh (metastase). Tiga jenis pengobatan kanker secara medis adalah pembedahan. tetapi pengaruh tersebut umumnya dapat diminimalkan dengan pemberian obat lainnya. Kombinasi pembedahan dengan radioterapi biasanya hanya dilakukan terhadap tumor yang belum menyebar. tapi ada pasien yang hanya melakukan sinar luar saja. Radioterapi Radioterapi adalah pengobatan menggunaakan radiasi sinar-X. Obat-obatan yang menekan produksi estrogen dan testosteron digunakan untuk memperlambat pertumbuhan kanker. yaitu dengan membuang ovarium dan testikel yang berperan memproduksi kedua hormon tersebut. Penyinaran ini biasanya tanpa menimbulkan rasa sakit. Pada sinar dalam baisanya tergantung dari jenis dan lokasi kanker tersebut dan cakupannya lebih sedikit. kemoterapi dilakukan pasca-operasi untuk memastikan semua sel kanker telah terbunuh. badan lemas dll. seperti halnya hormon testosteron dapat merangsang perkembangan kanker prostat. Sekarang saya sudah menjalani pengobatan biasa saja. Pengobatan lainnya Jenis pengobatan kanker lainnya adalah dengan terapi biologis dengan menggunakan protein yang merangsang peningkatan produksi sel darah putih. Obat-obatan tersebut dapat diberikan melalui injeksi. lalu ada yang dilanjutkan dengan oleh sinar dalam tapi ada juga yang tidak. Awalnya ia menemukan adanya benjolan kecil seperti jagung dikepalanya. Beberapa jenis kemoterapi dapat menimbulkan efek samping seperti rambut rontok. biasanya kanker serviks dan nasofaring. “Semua pengobatan pasti ada efek sampingnya. terapi biologis menghilangkan kanker secara tidak langsung dengan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Biasanya. Kesehatan umum dan preferensi pasien juga menjadi bahan pertimbangan. Pembedahan dapat efektif menghilangkan beberapa jenis kanker. Pengobatan dengan radioterapi dapat dilaksanakan tersendiri atau dikombinasi dengan terapi lainnya. “Jika kita taat dan mengikuti peraturan yang ada. mualmual. pil atau sirup yang diminum.2. Bila kanker masih terlokalisasi di satu tempat. Karena sumber sinar akan didekatkan pada target sehingga hanya terfokus pada sel kanker dan sel-sel normal hanya sedikit yang terkena. Terapi alternatif dengan obat-obatan herbal seperti keladi tikus dan habbatussauda juga dipercaya dapat memberikan efek peningkatan kekebalan tubuh yang sama dan efek-efek lain yang mirip dengan kemoterapi. pembedahan dapat dilakukan dengan aman untuk membuang kanker beserta jaringan di sekitarnya yang terkena. Terapi hormon juga seringkali dilakukan untuk mengatasi kanker payudara dan kanker prostat. tapi sudah banyak usaha yang dilakukan untuk menurunkan efek samping sehingga pasien bisa merasa nyaman. Pengobatan tersebut ditujukan untuk menghilangkan sel kanker atau menghancurkannya dari tubuh. Berbeda degan kemoterapi yang menyerang sel-sel kanker secara langsung. tumor tersebut tidak dapat dibuang tanpa merusak organ penting tubuh yang terkena. Kemoterapi biasanya dilakukan terhadap kanker yang sudah menyebar ke bagian-bagian tubuh lain.” ujar dokter ahli radioterapi onkologi ini. Salah satu pasien yang melakukan radioterapi adalah Bapak Ginting. Kemoterapi Kemoterapi adalah penggunaan obat-obatan khusus untuk mematikan sel-sel kanker. tetapi tidak selalu menjadi pilihan terbaik. Biasanya pasien diawali dengan sinar luar. maka tidak ada efek samping yang berbahaya. misalnya pembedahan. misalnya hati atau otak. setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium diketahui bahwa ia memiliki salah satu jenis kanker lymphoma getah bening. lokasi dan tingkat penyebarannya. Sinar dalam. efek samping yang saya rasakan paling hanya pusing-pusing saja. Akhirnya Bapak Ginting menjalani pengobatan kemoterapi terlebih dahulu sebanyak 6 kali. Pengobatan kanker sangat tergantung pada jenis. . sinar gamma atau elektron khusus yang menghancurkan sel-sel kanker sehingga tidak dapat berkembang lagi. dan krim yang dioleskan pada kulit. Pembedahan (Operasi) Pembedahan adalah jenis pengobatan kanker yang paling tua. Selama menjalani radioterapi. Pada beberapa kasus. Hormon estrogen dapat mendukung pertumbuhan kanker payudara. lalu dilanjutkan dengan radioterapi sebanyak 10 kali. Bila dikombinasi dengan pembedahan. Jarang ditemukan pasien yang hanya melakukan sinar dalam saja. produksi estrogen dan testosteron ditekan dengan pembedahan. radioterapi dan kemoterapi.

paru-paru. yang ditanamkan tepat di jaringan kanker atau di dekatnya. kapsul. penderita sama sekali tidak radioaktif. Tidak hanya sel kanker yang hancur oleh radiasi. fosfor. bahkan juga leukemia dan limfoma. serta radiasi sistemik yang mengikuti aliran darah ke seluruh tubuh. Radiasi eksternal juga diberikan sebagai pencegahan (prophylactic cranial irradiation. Terapi radiasi eksternal tidak membuat penderita menjadi radioaktif (memancarkan radiasi ke sekitarnya). Radiasi menghancurkan material genetik sel sehingga sel tidak dapat membelah dan tumbuh lagi. Susuk radioaktif ini ada yang ditanam selama beberapa menit saja (dosis tinggi). Misalnya. Begitu juga tamu yang bezuk dibatasi waktunya. Radiasi Internal (Brachytherapy) Sumber radiasi berupa susuk/implant berbentuk seperti kabel. Juga bisa digunakan untuk menghilangkan nyeri dan gangguan lain yang lazim dialami oleh penderita kanker yang sudah metastase (menyebar). tetapi secara keseluruhan tubuh penderita tidaklah radioaktif. Cukup banyak dari penderita kanker yang berobat ke rumah sakit menerima terapi radiasi. Radiasi bisa digunakan untuk mengobati hampir semua jenis tumor padat termasuk kanker otak. Terapi radiasi banyak jenisnya. dan rahim (termasuk indung telur. pankreas. Kedua jenis radiasi kadang diberikan bergantian. prostat. dan sebagainya. leher rahim. Tindakan dilakukan setelah jaringan utama kanker diangkat. . kadang bersamaan. pankreas. Cara dan dosisnya tergantung banyak hal.Radioterapi atau disebut juga terapi radiasi adalah terapi menggunakan radiasi yang bersumber dari energi radioaktif. dirawat di ruang tersendiri. thyroid. kateter. sambil sebisa mungkin menghindari sel sehat di sekitarnya. dan sekitarnya). PCI). Jenis Radioterapi Radiasi Eksternal Radiasi jenis ini bisa menghancurkan hampir semua jenis kanker dan bisa dijalani oleh pasien rawat jalan (tidak perlu opname). Radiasi internal sering digunakan untuk mengobati kanker di daerah kepala dan leher. Karena itu dalam terapi radiasi dokter selalu berusaha menghancurkan sel kanker sebanyak mungkin. pita. antara lain jenis kanker. kebanyakan sel normal dan sehat mampu memulihkan diri dari efek radiasi. Terapi radiasi yang juga disebut radioterapi. palladium. Sebagian merupakan perpaduan antara radiasi eksternal dan internal atau sistemik. fosfat. irradiasi. mulut rahim. Cara yang disebut intraoperative radiation therapy (IORT) ini terutama digunakan pada kanker thyroid. apakah penderita menjalani pengobatan lain. dan sebagainya. terapi sinar-x. Terkadang malah digunakan untuk pencegahan (profilaktik). dan di saluran kencing. sekitar selangkangan. atau butiran kecil berisi isotop radioaktif iodine. tetapi tidak terus-menerus berada di sisinya. tenggorokan. prostat. ada juga yang dibiarkan di dalam tubuh tanpa diangkat lagi. khususnya di sekitar lokasi susuk. kandungan. Secara garis besar terbagi atas radiasi eksternal (menggunakan mesin di luar tubuh). sebelum luka bedah ditutup kembali lokasi bekas kanker diradiasi. apakah jaringan di sekitarnya rawan rusak. lokasinya. leher rahim. atau dikhawatirkan akan tumbuh lagi di sekitarnya. yaitu kalau kankernya belum menyebar tetapi tidak bisa diangkat seluruhnya. Tetapi setelah implant radioaktif ini diambil lagi. iridium. kesehatan umum dan riwayat medis penderita. kadang dikombinasikan dengan kemoterapi dan/atau operasi pembedahan. Paling tidak untuk mengurangi ukurannya atau menghilangkan gejala dan gangguan yang menyertainya. usus. Jadi tidak berbahaya bagi orang-orang di sekitarnya. kulit. Wanita hamil dan anak-anak di bawah usia 18 tahun tidak boleh berkunjung. misalnya pada penderita kanker paru radiasinya diarahkan ke otak supaya sel kanker tidak menjalar ke otak. ada yang selama beberapa hari (dosis rendah). Pendamping boleh melayani penderita. atau istilah populernya "dibestral" ini bertujuan untuk menghancurkan jaringan kanker. payudara. Sel normal juga. atau cobalt. penderita perlu menjalani rawat inap dengan beberapa batasan. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. leher rahim. Kadang radiasi yang diterima merupakan terapi tunggal. Cara ini lebih efektif membunuh sel kanker sekaligus memperkecil kerusakan jaringan sehat di sekitar sasaran radiasi. Kadang diberikan bersamaan dengan operasi/pembedahan. Tetapi sekalipun terkena. strontium 89. Selama menjalani terapi ini penderita sedikit radioaktif. Yang paling banyak digunakan adalah radiasi eksternal. Tidak jarang pula seorang penderita kanker menerima lebih dari satu jenis radiasi. cesium. payudara. radiasi internal (susuk/implant).

tidak bergerak sama sekali. biasanya cukup 2-3 minggu. Dengan cara ini radiasi bisa diberikan dalam dosis tinggi. lokasi. tetapi menggunakan alat yang bisa bergerak bebas mengitari tubuh pasien. dan pengobatan lain yang diberikan. Beda dengan bedah otak konvensional. dan pankreas. kesehatan penderita secara umum. Penderita tidak akan merasakan apa pun selama terapi berjalan. kanker hati. tetapi sesudahnya tidak lagi. nyaris tanpa mengganggu jaringan di sekitarnya. thyroid. Berbeda dengan kemoterapi yang efeknya mengenai seluruh tubuh. lokasi. Stereotactic radiotherapy Prinsipnya mirip dengan stereotactic radiosurgery. Proses Radioterapi Terapi radiasi biasanya diberikan setiap hari. Dalam kurun waktu tertentu cairan ini bersifat radioaktif. menimbulkan rasa tidak nyaman. dosis dan sasaran radiasi bisa diukur dengan tepat. bahkan kadang cukup parah. Teknik Radioterapi Berbagai teknik radiasi terus dikembangkan untuk mendapatkan hasil yang makin optimal. dan bentuk kanker bisa diketahui dengan pasti. bahan radioaktif sebagai sumber radiasi ditelan seperti obat atau disuntikkan. Dengan alat ini. Antara lain: Radiasi Tiga Dimensi Dengan menggunakan alat-alat canggih semacam computed tomography (CT). Untuk itu bisa dibuatkan masker atau penyangga agar bagian tubuh yang akan dilakukan radioterapi tidak berubah posisi. Radioimmunotherapy Kini radiasi juga dikombinasikan dengan imunoterapi. Antibodi khusus kanker disuntikkan ke dalam tubuh setelah sebelumnya “ditempeli” materi radioaktif. dan beberapa jenis kanker otak. mencegah risiko rusaknya sel sehat. agar pancaran radiasinya tepat mengenai sasaran. Setelah ketemu. paru-paru. Penderita mengenakan alat semacam helm yang bisa memancarkan radiasi dari berbagai arah. Efek Samping Efek samping terapi radiasi tidak selalu muncul. Sering digunakan untuk pengobatan nonHodgkin’s lymphoma. prostat. jenis kanker. efek samping radioterapi berbeda-beda . dan sedang dalam tahap uji klinis untuk pengobatan leukemia. Stereotactic Radiosurgery Lazim digunakan untuk mengobati kanker otak. lima hari dalam seminggu. keringat. otak. dan tidak mempunyai risiko infeksi. payudara. Terapi itu sendiri setiap kali hanya berlangsung 1-5 menit. hati. Di dalam tubuh otomatis antibodi akan mencari zat (antigen) yang diproduksi oleh sel kanker. Ada yang merasakan beberapa hari/minggu sejak terapi dimulai (dan menghilang beberapa waktu setelah radiasi dihentikan). Yang begini biasanya bersifat kronik/permanen. kanker usus. Berdasar data itu. Sisa-sisa bahan radioaktif yang tak terpakai keluar dari tubuh melalui air liur. kandungan. dan air kencing. sel kanker dihancurkan oleh materi radioaktif yang dibawanya. dan relatif sama dari satu orang ke orang lain.Radiasi Sistemik Pada radiasi sistemik. sedemikian rupa sehingga pancaran radiasi bisa mengenai seluruh jaringan kanker tanpa menyentuh sel sehat di sekitarnya. ukuran. nasofaring. tetapi ada yang mengalaminya. stereotactic radiotheraphy diberikan dalam dosis kecil beberapa kali sehari untuk mengurangi efek samping. Tergantung ukuran. khususnya sel-sel yang membelah dengan cepat. selama 6-7 minggu berturut-turut. Tetapi selama menjalani terapi penderita harus diam. Itu sebabnya penderita yang menjalani radiasi sistemik perlu menjalani rawat inap. Tetapi untuk keperluan paliatif (misalnya menghilangkan nyeri pada kanker yang bemetastasis ke tulang). magnetic resonance imaging (MRI). Radiasi ini digunakan untuk mengobati kanker thyroid dan non-Hodgkin’s lymphoma. tidak lebih seperti menjalani foto Rontgen (X-ray). kemudian dirancang suatu pola radiasi yang sesuai. paru-paru. Persiapan Persiapan radioterapi untuk beberapa bagian tubuh kadang diperlukan semacam topeng/cangkang (shell) untuk membuat bagian tubuh yang akan dilakukan radioterapi tidak bergerak. Sering digunakan untuk mengobati kanker prostat. atau single photon emission computed tomography (SPECT). Cara ini sangat tertarget. yang kemudian mengikuti aliran darah ke seluruh tubuh. “bedah radiasi” ini tidak sakit. tidak menyebabkan perdarahan. ada juga yang efek sampingnya baru muncul beberapa bulan atau beberapa tahun kemudian. Bedanya adalah. Dengan demikian bisa digunakan untuk mengobati kanker otak maupun kanker di bagian tubuh yang lain. positron emission tomography (PET).

kurang nafsu makan. efek ini lambat laun menghilang. Juga. Bisa karena kurang darah. Banyak yang menjadi penyebabnya. Yang paling umum adalah rasa lemah tak bertenaga. kurang tidur. nyeri. yang biasanya muncul beberapa minggu setelah radioterapi dimulai. . Setelah terapi dihentikan.tergantung pada area tubuh yang diterapi. atau capai karena setiap hari harus ke rumah sakit. selama radiasi tubuh membutuhkan banyak energi untuk memulihkan sel-sel sehat yang rusak. stres.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->