P. 1
March Anti A Polymorpha Lumut Hati

March Anti A Polymorpha Lumut Hati

|Views: 1,223|Likes:
Published by Adhimi Rahmala Dewi

More info:

Published by: Adhimi Rahmala Dewi on Apr 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/15/2013

pdf

text

original

Adhimi Rahmala Dewi B1J010046 Bryophyta

1. Lumut Hati (Marchantia polymorpha)

• Klasifikasi lumut hati Kingdom : Plantae (Tumbuhan) Divisi : Marchantiophyta Kelas : Marchantiopsida Ordo : Marchantiales Famili : Marchantiaceae Genus : Marchantia Spesies: Marchantia polymorpha • Deskripsi lumut hati Lumut hati berbentuk lembaran (talus), rizoidnya tidak bercabang terdapat di bawah tangkai atau lembarannya. Tubuhnya terbagi menjadi dua lobus sehingga tampak seperti lobus pada hati. Siklus hidup lumut ini mirip dengan lumut daun. Letak anteridium dan archegonium terpisah. Di dalam spongaria terdapat sel yang berbentuk gulungan disebut alatera. Elatera akan terlepas saat kapsul terbuka, sehingga membantu memencarkan spora. Lumut ini juga dapat melakukan reproduksi dengan cara aseksual dengan sel yang disebut gemma, yang merupakan struktur seperti mangkok dipermukaan gametofit. Kebanyakan lumut hati hidup di tempat-tempat yang basah dan lembab seperti menempel pada bebatuan atau pada dinding yang lembab, oleh sebab itu tubuhnya mempunyai struktur yang higromorf. Bentuk lain jarang ditemukan, meskipun ada pula yang terdapat pada tempat-tempat yang amat kering, misalnya pada kulit-kulit pohon, di atas tanah atau batu cadas, sehingga tubuhnya perlu mempunyai stuktur yang xeromorf. Dalam tubuh terdapat alat penyimpan air, atau dapat menjadi kering tanpa mengakibatkan kematiannya. Yang bersifat epifit ada yang dapat hidup pada daun pohon-pohon dalam rimba daerah tropika, dan karena hidupnya di atas daun itu lumut tadi merupakan suatu bentuk ekologi yang khusus yang dinamakan epifit. Sampai saat ini sudah di kenal sebanyak 8000 spesies. Kebanyakan tumbuhan ini hidup pada lingkungan yang lembab, bentunya tidak menarik kecuali dalam masa, jika tampak biasanya di kacaukan dengan lumut sejati karena keduanya miri sekali. Tumbuhan merayap pada permukaan tanah, pepagan pohon, bebatuan lembab, atau pada kayu busuk.sebagian besar dari tumbuhan ini adalah tumbuhan darat, beberapa spesies hidup di air sebagai akuatik skunder, artinya mereka itu tumbuhan darat itu yang teradaptasi kembali terhadap lingkungan air nenek moyangnya. Berdasarkan bentuk talusnya, lumut hati di bagi menjadi dua kelompok yaitu: lumut hati bertalus dan lumut hati berdaun. Pada kedua kelompok tumbuhan tersebut tubuhnya berbentuk dorsiventral, yakni tubuh bagian atas bagian atas di sebut dorsal dan bagian bawah di sebut ventral. Organ seksual tumbuh terjadi di permukaan bagian dorsal. Tubuh tumuhan ini menutupi tanah, berpaut pada tanah dengan rizoid yang berbentuk benang. Rizoid itu semacam rambut akar, pada tumbuhan tinggi tetapi berlawanan denganya, biasanya tumbuh pada generasi gametofit. 1) Ricciocarpus sp. Hidup terapung di atas air, tubuh berupa lembaran. Daur hidupnya terdapat dalam generasi sporofit yang menghasilkan spora dan generasi gametofit yang menghasilkan gamet. 2) Marchantia polymorpha

Mekanisme ini sangat pent ing untuk menstabilkan konsentrasi karbondioksida di atmosfer bumi. Reproduksi vegetatif dengan membentuk gemma atau kuncup. Sphagnum dapat juga digunakan sebagai pembalut atau pengganti kapas. berumur pendek dan hidup tergantung pada gametofit. Siklus hidup lumut ini mengalami pergantian generasi haploid dengan diploid. Sementara itu. Sementara dari marga lumut Spagnum dikenal sebagai obat penyakit kulit dan mata.Tubuh berbentuk lembaran (thalus). Di bagian bawah terdapat rizoid yang digunakan untuk menempel dan mengisap air dan mineral. penyimpanan air (karena sifat selnya yang menyerupai spons). Sekalipun lumut daun berukuran kecil. Pada pangkal batang terdapat rizoid yang bercabang dan bersepta berfungsi sebagai akar. Seperti dari marga Usnea dipakai untuk obat diare atau sakit perut dengan cara direbus. lumut gambut (Sphagnum sp. Sporofit pada umumnya kecil.) • Klasifikasi lumut daun Domain : Eukariotik Kingdom : Plantae Devisio : Bryophyta Classis : Bryopsida Ordo : Polytricales Familia : Polytrichaceae Genus : Polytrichum Spesies : Polytrichum sp • Deskripsi lumut daun Lumut ini dapat dengan mudah ditemukan di tempat yang basah atau lembap. reproduksi generative dengan membentuk gamet. • Manfaat Lumut ini dipercaya bisa digunakan sebagai bahan obat.) menutup paling tidak 30% permukaan daratan di bumi. batu. Lumut Daun (Polytricum sp. tembok dan tempat-tempat terbuka. tumbuh menempel di atas permukaan tanah. menempel pada permukaan batu bata. Bisa digunakan sebagai ornament tata ruang atau tanaman hias. Timbunan gambut pada lapisan tanah gambut yang tebal dapat mengikat senyawa karbon organik. sehingga mengurangi dampak efek rumah kaca. Tubuhnya berukuran kecil. tidak berbatang dan berdaun. Organ pembentuk gamet jantan (antheridium) dan organ pembentuk gamet betina (archegonium) terpisah pada lembaran berbeda. Lumut ini juga memiliki peranan dalam ekosistem sebagai penyedia oksigen. dengan kerapatan tertinggi terdapat di kutub utara. Contoh golongan lumut daun adalah Polytrichum sp. • Manfaat Marchantia polymorpha dapat digunakan sebagai obat hepatitis (radang hati) 2. tetapi dampak kolektifnya pada bumi sangat besar. yang berbentuk seperti beludru dan sering ditemukan menempel pada permukaan batu bata basah. Letak antheridium dan archegonium terpisah. berbatang semu tegak dan lembaran daunnya tersusun spiral. jika Spagnum ditambahkan ke tanah dapat menyerap air dan menjaga kelembaban tanah. pohon atau tebing yang basah. Misalnya. .

lebar 1-2 cm.000 m dpl. Sel-sel akar membentuk epidermis. permukaan daun tua gundul atau berambut jarang pada permukaan bawah. sistem transpor internal. dan tempat-tempat lainnya pada daerah yang agak lembab mulai dari dataran rendah sampai ketinggian 1. pangkal runcing. • Deskripsi Sisik naga dapat ditemukan di seluruh daerah Asia tropik. Sisik naga dapat ditemukan tumbuh liar di hutan.) Presl. hidup di tempat yang lembap. tetapi bukan parasit karena dapat membuat makanan sendiri. tumbuh di batang dan dahan pohon.3. ujung akar dilindungi kaliptra. untuk menghentikan pendarahan. Daun bertangkai pendek. Sisik Naga (Drymoglossum pilloseloides) • Klasifikasi sisik naga Kingdom : Plantae (Tumbuhan) Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Divisi : Pteridophyta (paku-pakuan) Kelas : Pteridopsida Sub Kelas : Polypoditae Ordo : Polypodiales Famili : Polypodiaceae Genus : Drymoglossum Spesies: Drymoglossum piloselloides (L. obat TBC dan secara empris dapat digunakan sebagai obat kanker payudara. berwarna hijau sampai hijau kecokelatan. merayap. ujung tumpul atau membundar. Daunnya ada yang mandul dan ada yang membawa spora. • Deskripsi Tumbuhan paku merupakan tumbuhan berkormus dan berpembuluh yang paling sederhana. pengobatan reumatik pada jaringan lunak. bersisik. dan silinder pusat (terdapat xilem dan fleom). tebal berdaging. oval memanjang. 4. Sisik naga dapat diperbanyak dengan spora dan pemisahan akar. akar rimpang panjang. Akar serabut berupa rizoma. Daun fertil bertangkai pendek atau duduk. di ladang. sariawan. akar melekat kuat. Ukuran daun yang berbentuk bulat sampai jorong hampir sama dengan uang logam picisan sehingga tanaman ini dinamakan picisan.) • Klasifikasi suplir Kerajaan : Plantae Divisi : Pteridophyta Kelas : Pteridopsida Ordo : Pteridales Famili : Pteridaceae (Adiantaceae) Genus : Adiantum Spesies : Adiantum S. berbentuk jorong atau jorong memanjang. • Manfaat Drymoglossum piloselloides dapat digunakan sebagai tanaman obat. korteks. Terdapat lapisan pelindung sel (jaket steril) di sekeliling organ reproduksi. merupakan tumbuhan epifit (tumbuhan yang menumpang pada pohon lain). sakit kuning. . panjang 5-22 cm. kecil. yaitu untuk pengobatan radang gusi. panjang 1-5 cm. Terna. Daun yang satu dengan yang lainnya tumbuh dengan jarak yang pendek. Suplir (Adiantum sp. tepi rata.

Stipes agak dekat. Adiantum Sp hidup di tanah. 0. Penanganannya adalah dengan membuang seluruh ental yang kering hingga dekat rizoma dan memberi sedikit media tumbuh tambahan. Semangi Air (Marsilea quadrifolia) • Klasifikasi semangi air Divisi : Pteridophyta Kelas : Filicopsida Bangsa : Hydropteridales Suku : Marsileaceae Marga : Marsilea Jenis : Marsilea quadrifolia • Deskripsi Ciri-ciri tumbuhan Marsilea quadrifolia adalah Rimpang ramping. Semua batang pakupakuan kerap berupa rimpang karena umumnya arah tumbuhnya menjalau atau memanjat. lebih gelap menuju dasar. Dalam waktu beberapa hari tunas baru akan muncul. bulat dan subentire untuk berombak di puncak. gundul. tegak dan berwarna coklat. Fungsinya yang utama adalah sebagai tanaman hias yang bisa ditanam di dalam ruang atau di luar ruang. bercabang tidak teratur. hampir semua paku-pakuan adalah herba atau agak berkayu. Pemeliharaan suplir sebagai tanaman hias harus memperhatikan penyiraman. Pembentukan spora memerlukan tambahan fosfor dan kalium. Sporocarps satu sampai beberapa tangkai pendek ditempatkan pada dasar stipes. Jenis daun pada Adiantum Sp adalah majemuk. warna coklat dan percabangan monopodial. 2-5 mm. ukuraya berdiameter 1 mm. Suplir sangat suka tanah yang gembur. Sebagai tumbuhan paku-pakuan.5-2 cm baik dalam panjang dan dalam lebar. kaya bahan organik (humus). atau berbulu pada margin ketika muda. tumbuh dari rizoma yang pakalnya rimpang.Suplir adalah sebutan awam bagi segolongan tumbuhan yang termasuk dalam genus Adiantum. Daunnya memiliki empat leaflet dan agak menyerupai 'semanggi berdaun empat'. Tumbuhan ini biasanya berakar ke . Marsilea ini tumbuh di daerah beriklim sedang dan tropis. luas cuneate di pangkalan. 5. oblong. Ketinggian tanaman mencapai 15 – 80 cm bentuk batangnya bulat panjang. Keseluruhan anggota dari Marsileales ini tumbuh merambat dan rimpang. Tapi daun paku suplir mempunyai khasiat untuk pelancar air seni dan akarnya berkhasiat sebagai obat cacing. berbulu atau glabrescent. terpasang baik di bagian tangkai daun dan dekat dengan dasar atau di ketiak daun. stramineous atau pucat coklat. tulang daunnya menyirip atau sporofil (daun fertil) yang fungsi utamanya adalah menghasilkan sporangium. Leaflet berbentuk kipas. atau 6-18 cm panjang dalam tanaman terendam. famili Adiantaceae. hijau. pada Adiantum Sp akarnya serabut. sporangia terdapat di dalam sporocarps berbentuk seperti biji kacang dan keras. panjang-merayap. Letak akar tumbuhan paku bermacam-macam. 2-3 cm lama di tempat terbuka. Biasanya hampir semua sporofil juga berfungsi sebagai organ untuk fotosintesis. bantalan rambut cokelat pucat. Pemupukan dengan kadar nitrogen lebih tinggi disukainya. permukaan batangya halus. ditutupi dengan rambut caduceus. dan pada sisi alternatif. suplir tidak menghasilkan bunga dalam daur hidupnya. Arah batang ke atas kemudian melengkung ke arah samping. dengan daun tegak pada interval. Kekeringan yang dialami suplir tidak bisa diperbaiki hanya dengan penyiraman karena daun yang kering tidak bisa pulih. • Manfaat Tanaman ini tidak memliliki nilai ekonomi penting. Adiantum sp termasuk paku homospora atau menghasilkan satu jenis spora saja.

sporocarps berkembang dalam kelompok kecil (25) atau tunggal dari pangkal tangkai daun. Di tengah. Hasil saringan diminum dua kali sehari sama banyak pagi dan sore. Reproduksi tanaman Marsilea ini adalah termasuk heterosporous karena memproduksi dua jenis spora. Tanaman ini lebih kurang berbentuk seperti kacang dan memiliki ukuran sekitar 8 x 6 mm. xilem terjadi sebagai sebuah cincin dengan protoxylem berbeda dan metaxylem. ketika muda. Prasasti dalam rimpang Marsilea adalah siphonostele amphiphloic dengan empulur di tengah. Spesies ini adalah dua spesies yang umum di India. Untuk peluruh air seni dipakai ± 25 gram daun dan batang segar Marsilea crenata. Sporocarps berkembang hanya ketika tanah cenderung kering. Setiap leaflet menunjukkan venasi dikotomis. menunjukkan vernation circinate. dinginkan dan disaring. dicuci dan direbus dengan 3 gelas air sampai aimya tinggal setengah. nodus rimpang ini dikotomus bercabang dengan nodus yang berbeda dan berbeda ruas. Daun. pericycle dan endodermis yang terjadi dua kali. Struktur khusus bantalan sporangia. Setiap sporocarp dilengkapi dengan tangkai panjang atau pendek dan memiliki penutup yang sangat keras.bawah biasanya terdapat di tempat yang berlumpur. Akar berkembang di nodus. Spesies ini memiliki beberapa lapis sel parenchymatous. di tepi sebuah tangki atau selokan. Di dunia luas spesies paku ini terbagi atas dua yaitu quadrifolia Marsilea dan minuta Marsilea. Prasasti dibatasi baik eksternal dan internal oleh floem. . • Manfaat Daun dan batang Marsilea crenata berkhasiat untuk peluruh air seni.

Tegakan masak dapat mencapai tinggi 30 m. alur dalam. Pinus merkusii (Pinus) • Klasifikasi Kingdom : Plantae (Tumbuhan) Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi : Coniferophyta Kelas : Pinopsida Ordo : Pinales Famili : Pinaceae Genus : Pinus Spesies: Pinus merkusii Jungh. terutama di bagian bawah tajuk. Panjang sayap 22-30 mm.Nama : Adhimi Ramala Dewi NIM : B1J010046 1. panjang 16-25 cm. Strobili betina banyak terdapat di sepertiga bagian atas tajuk terutama di ujung dahan. 20-40 kg resin murni dan 7-14 kg terpentin per tahun. Cocok untuk rehabilitasi lahan kritis. tahan kebakaran dan tanah tidak subur. . sesudah tua berwarna gelap. mebel. Kulit pohon muda abu-abu. diameter 140 cm. Tajuk pohon muda berbentuk piramid. panjang 2-4 cm. korek api dan sumpit. Bunga jantan dan betina dalam satu tunas. sehingga benih tetap melekat saat disebar angin selama sayap kering. diameter 60-80 cm. lebar 5-8 mm.& De Vr • Deskripsi Pohon besar. dihasilkan dari dasar setiap sisik buah. Sayap melekat pada benih dengan penjepit yang berhubungan dengan jaringan higroskopis di dasar sayap. panjang 510cm. Terdapat 2 jarum dalam satu ikatan. tetapi segera lepas bila kelembaban benih meningkat. Setiap sisik menghasilkan 2 benih. konstruksibringan. Benih: Bersayap. batang lurus.000 benih per kg. Buah: Berbentuk kerucut. Bunga jantan berbentuk strobili. Pohon tua dapat menghasilkan 30-60 kg getah. lebar 2-4 cm. silindris. Sering disadap getahnya. setelah tua lebih rata dan tersebar. Pohon berumah satu. silindris. bunga berkelamin tunggal. Tegakan tua mencapai tinggi 45 m. • Manfaat Kayunya untuk berbagai keperluan.000-60. Umumnya terdapat 35-40 benih per kerucut dan 50. Lebar setelah terbuka lebih dari 10 cm. pulp.

Yang dianggap sebagai buah sebenarnya adalah biji yang terbungkus oleh selapis aril yang berdaging. pohon Melinjo yang memiliki perakaran kuat ini juga baik ditanam untuk pemulihan kembali areal kritis. merah hingga keunguan. bagian ujungnya runcing pendek. • Manfaat Melinjo jarang dibudidayakan secara intensif. Di Jawa Tengah.5 cm. panjang bunga 3-6 cm. kokoh. . Gnetum gnemon (Melinjo) • Klasifikasi Kingdom: Plantae (Tumbuhan) Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi : Gnetophyta Kelas : Gnetopsida Ordo : Gnetales Famili : Gnetaceae Genus : Gnetum Spesies: Gnetum gnemon L. Daun mudanya (disebut sebagai so dalam bahasa Jawa) digunakan sebagai bahan sayuran (misalnya pada sayur asem). ada individu jantan dan betina) yang selalu hijau dan berbatang lurus. berbentuk ellipsoid bujur telur atau biji perbuah.2. Kayunya dapat dipakai sebagai bahan papan. dimasak.10 m. tajuknya membentuk piramid atau kerucut yang langsing. Emping merupakan panganan hasil industri rumahtangga dan berperan penting bagi perekonomian masyarakat di Jawa. berbentuk jorong . • Deskripsi Melinjo (Gnetum gnemon L. Biji : Melinjo tidak menghasilkan bunga dan buah sejati karena bukan termasuk tumbuhan berbunga. dengan kulit abuabu dan ditandai dengan ruas ruas melingkar seperti cincin pada batangnya. "Bunga" (jantan maupun betina) dan bijinya yang masih kecil-kecil (pentil) maupun yang sudah masak dijadikan juga sebagai sayuran. Bunga : Perbungaan majemuk soliter dan aksiler. urat daun sekunder saling bersambungan. berbentuk jorong sampai oval dengan ujung tumpul. Biji Melinjo dapat dimakan kering. melingkar di tiap nodus.) atau dalam bahasa Sunda disebut Tangkil adalah suatu spesies tanaman tahunan berbiji terbuka (Gymnospermae) berbentuk pohon berumah dua (dioecious.5-10 cm. Satu biji dalam satu buah. Batang : Batang lurus. berbentuk bola Buah : Buah seperti buah keras (nutlike). panjang 7.5-20 cm dan lebar 2. Daun : Daun tunggal berhadapan. panjang buah 1-3. Terdapat 5 . atau diawetkan menjadi kerupuk (Emping). ketika masak warna buah berangsur-angsur akan berubah dari kuning.8 bunga betina di tiap nodus. tinggi dapat mencapai 5. Bagian paling penting dari Melinjo adalah biji . ilmuwan Jepang menemukan bahwa ternyata biji melinjo bukanlah penyebab dari penyakit `asam urat` yang selama ini ditakutkan oleh masyarakat luas. buah besar dan kulit tengahnya keras berkayu (horny). Selain itu. Akar : Akarnya kuat. Akhir-akhir ini. Melinjo ditanam untuk merehabilitasi lahan dan konservasi tanah di sepanjang Daerah Aliran Sungai Gobeh.

5 cm. sehingga berdasarkan arah tumbuhnya cabang maka talas memiliki model arsitektur Chamberlain. Pangkal daun berlekuk dan ujungnya meruncing. bagian ujung telanjang. Bagian bawah daun berlapis lilin. Arah tumbuh batang tegak. tangkai 15-60 cm. • Manfaat Umbi talas. Batang berbentuk bulat dan jarak antar ruas batang sangat sempit atau pendek. Daun merupakan daun lengkap. warna mentega. dengan hanya bunga steril. Seludang 10-30 cm panjangnya. tetap tinggal. tetapi memiliki banyak rongga udara yang memungkinkan tanaman beradaptasi terhadap kondisi tergenang. Buah buni hijau. berwarna hijau dan terkadang agak kekuning-kuningan.3. Daun berbentuk perisai. Akar tanaman ini termasuk sistem perakaran serabut.5 cm.5 m dan memiliki daun berjumlah 2 sampai dengan 5 helai. Sifat umum talasan adalah terdapatnya cairan getah menggigit yang ditemukan di seluruh jaringan. berbentuk tameng. Tangkai daun berwarna hijau. beralur membujur. Tinggi tanaman ini antara 0. diameter lk 0. Ibu tulang daun daun besar dan dapat dibedakan dengan jelas dengan anak-anak tulang daun lainnya. tangkai daun dan pelepah serta termasuk daun tunggal. bergaris-garis tua dengan panjang 20 – 60 cm. tercampur dengan bunga yang berkembang tak sempurna dan berwarna mentega. dengan pertulangan daun menjari dan tipe peruratan daun memata jala. menggulung. Bagian tongkol betina hijau. dai ketiak daun. dimana akar berasal atau tersusun atas sekelompok akar adventif yang terletak pada batang yang sangat pendek dan berbentuk filiformis. sedangkan bagian atas daun berwarna lebih cerah dari bagian bawahnya dan memiliki tekstur yang kasap. bagian bawah hijau. Bunga yang tumbuh tidak sempurna berbentuk gada persegi 3-5. bagian atas lebih panjang. bagian jantan berwarna mentega. dan helaian daun dan tangkai daun bila dimasak lebih dulu dapat dimakan. Bubur talas dapat melancarkan pencernaan sehingga dapat dikonsumsi untuk makanan bayi dengan • .5 kali lk 1 cm. Colocasia esculenta (Talas) Klasifikasi Kingdom : Plantae (Tumbuhan) Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) Kelas : Liliopsida (berkeping satu / monokotil) Sub Kelas : Arecidae Ordo : Arales Famili : Araceae (suku talas-talasan) Genus : Colocasia Spesies: Colocasia esculenta (L. Tepi daun rata. biasanya terbungkus oleh pelepah daun dan berbentuk umbi (bongkol) yang seringkali kita konsumsi. berwarna coklat agak kehitaman dan terkadang diseliputi oleh bulu-bulu yang halus. yaitu memiliki helaian daun.5 – 1. dengan kepala sari bersatu dalam kelompok. Biji berbentuk spul. 1-4.) Schott • Deskripsi Daun yang muncul dari tunas apikal komus berupa gulungan dengan tangkai daun panjang dan tegak yang menopang lembar daun yang lebar dan besar. panjang 3-6. di atasnya menyempit. rontok. Organ reproduktivum tanaman ini adalah : tongkol 2-3. Tangkai daunnya lembut panjang padat berisi. Batang sangat pendek. panjang 2-5 cm. Batang berada di dalam tanah. kuning oranye. oleh suatu penyempitan melintang dibagi menjadi 2 yang tidak sama besarnya.

umbi dikukus dan ditumbuk untuk dibuat pasta yang selanjutnya dapat difermentasi untuk menghasilkan poding.tingkat alergi yang rendah. tetapi juga dapat dimanfaatkan dalam festival-festival keagamaan. Awalnya talas di Filipina digunakan pada waktu pati dan sayuran hijau mengalami penurunan pasokan. Seperti warna tajuk bunga. Bunganya banyak terdapat pada setiap tangkai dan berbentuk seperti kalajengking. berbentuk pita pipih memanjang. Bunga majemuk berkelamin dua. zygomorf. dibungkus dan dikukus dalam daun talas). berwarna hijau tua pada daerah yang ternaungi. . Poding dapat dibuat dari talas yang diparut dan dicampur kelapa. Di Jawa. tangkai daun juga dapat dimasak. Lebar daunnya 5 cm. Saat ini talas merupakan makanan pokok di banyak pulau di Pacific termasuk Papua Niugini. antara lain di Kepulauan Mentawai dan Papua. Daun dapat dimasak dan dimakan sebagai selada dengan saus pedas. dikukus atau dimasak dalam tabung bambu. yang berpengaruh secara ekonomi pada permainan tradisional dan upacara-upacara. talas di Asia Tenggara dikonsumsi oleh manusia. talas dimasak dengan cara yang sama dan juga berperanan dalam festival-festival keagamaan. Umbi dapat dimakan dengan cara dikukus dan digoreng lebih dulu atau dibuat menjadi permen. kelapa parut dan sayuran. 2 buah benang sari dan 2 buah putik yang juga tidak saling berlekatan. permen dapat dibuat dari talas yang beraroma semerbak dicampur dengan kelapa dan gula. sebagai obat-obatan masyarakat dan sebagai makanan ternak terutama babi. memiliki 5 buah daun tenda bunga yang tidak berlekatan. 4. Dari hasil pengamatan dapat diketahui bahwa bunga anggrek mempunyai rumus bunga ♀↑P5. Pada umumnya. Panjang daun mencapai 35 cm. Artinya bunga ini merupakan bunga banci yang bersimetri 1. Arachnis flos-aeris L. Di Hawaii dan beberapa bagian Polynesia. A1. Daun digunakan untuk membungkus`buntil` (ikan teri yang digarami dicampur dengan bumbu. dengan cara dipanggang. talas dimakan sebagai makanan pokok. sedangkan tangkai daun dikukus dengan santan. daging dan udang. Di beberapa daerah Indonesia dimana padi tidak dapat tumbuh. Di Malaysia. G1. (Anggrek Kalajengking) Kingdom Divisio Classis Sub Classis Ordo Familia Genus Species • Klasifikasi : Plantae : Magnoliophyta : Liliopsida : Liliidae : Orchidales : Orchidaceae : Arachis : Arachis flos-aeris • Deskripsi Anggrek kalajengking mempunyai akar yang cukup unik yaitu memiliki perakaran gantung dan biasanya pada saat muda setelah agak tua akarnya akan menyentuh tanah dan berubah fungsi menjadi akar tunjang yang seakan-akan menunjang batang agar tidak roboh. Jarak antar daun berkisar 5 cm. namun akan berwarna kuning jika daun tersebut terkena sinar matahari langsung. mempunyai benang sari dan kepala putik yang terletak pada suatu kotak dan pada tenda bunga mempunyai serupa tajuk dan warnanya bermacam – macam. sedangkan potongan talas berukuran kecil yang digoreng sangat terkenal sebagai makanan ringan. tersusun secara horizontal pada samping batang.

Dypsis lutescens (Palem Kuning) • Klasifikasi Kingdom : Plantae (Tumbuhan) Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) Kelas : Liliopsida (berkeping satu / monokotil) Sub Kelas : Arecidae Ordo : Arecales Famili : Arecaceae (suku pinang-pinangan) Genus : Chrysalidocarpus Spesies: Chrysalidocarpus lutescens • Deskripsi Tumbuhan anggota suku pinang-pinangan (Arecaceae) ini berasal dari Madagaskar namun di tempat asalnya sekarang terancam. 5. Mayangnya dapat mencapai 1m dengan bunga berwarna kuning. • Manfaat Tanaman ini digunakan sebagai tanaman pagar (hedge) yang merupakan pembatas antara bagian tanaman yang satu dengan yang lain. Warna helai daun hijau terang. Tumbuhan ini dapat tumbuh hingga setingg 6m. meskipun biasanya di pekarangan hanya setinggi 3m karena alasan keindahan. . Daun ini memiliki pelepah daun yang cukup panjang dan menutupi batang yang beruas-ruas. cenderung kekuningan (sehingga disebut palem kuning). Buah berdiameter hingga 2. daun tersusun majemuk. Perbanyakannya relatif mudah karena dapat diperbanyak secara vegetatif. menyirip.• Manfaat Anggrek kalajengking banyak digunakan untuk dekorasi ruangan maupun taman.5m dan berwarna kuning hingga ungu. Seperti palem lainnya. Jumlah anak daun sekitar 80 hingga 100 lembar.

45-11.30 II.40 WAKTU 08. II. V II RUANG I. 18 April 2012 Kamis. III. III RUANG I. Tumbuhan I Dasar-dasar Ilmu Lingkungan (D-III) Orkhidologi MATA KULIAH Jatidiri Unsoed Pencemaran Perairan (D. III.00-09. IV VI 09.15 13. IV VI 13.00-09.30 I.III. II. 20 April 2012 . II.00-09. IV VI 13. V VI MATA KULIAH Kewarganegaraan Agama Islam (D-III) Biokimia Ilmu Sosial Dasar (D-III) Biologi Konservasi Virologi MATA KULIAH Agama Islam Agama Katholik + Agama Protestan Statistika (D-III) Biologi Dasar II Biokimia (D-III) Mikologi MATA KULIAH Taksonomi Hewan Bahasa Inggris (D-III) Struktur Perkembangan Hewan I Anatomi dan Biologi Ikan (D-III) Imunologi MATA KULIAH Mikrobiologi Lingkungan Konservasi Sumber Daya Perikanan (D-III) Struk. V III VI 09.45-11. IV VI III. II.00-09. II.00-09.40 WAKTU 08.15 I. IV VI 09.10-14.40 14. Perk. IV.45-11.25 WAKTU 08.30 II RUANG I. 17 April 2012 Rabu.III) Selasa.Senin. 16 April 2012 WAKTU 08. IV. III.45-11.10-14.40 WAKTU 08.15 09.15 I. IV VI 13. 19 April 2012 Jumat.10-14. III. IV.15 I. II. III.10-14.55-16. III RUANG I.30 RUANG I.45-11. IV VI 09.30 I.

III. V I Kamis.10-14. IV VI 13.15 I.10-14.10-14. III. II.45-11. III. III RUANG I. IV.30 09.30 09. 27 April 2012 . IV. 26 April 2012 Jum'at.45-11.V VI Mikrobiologi Industri Ekonomi Perairan (D-III) Mikroteknik MATA KULIAH Ekologi Tumbuhan Teknik Budidaya Ikan Air Tawar (D-III) Fisiologi Tumbuhan II Biologi Larva Hewan Akuatik (D-III) Toksikologi Lingkungan MATA KULIAH Fikologi Avertebrata Air (D-III) Fisiologi Hewan II Teknik Pembenihan Ikan (D-III) Biologi Laut MATA KULIAH Limnologi Dasar-dasar Manajemen (D-III) Biologi Molekuler Perundang-undangan Perikanan (D-III) Ekologi Hewan MATA KULIAH Biostatistika Pengendalian Hayati Taksonomi Tumbuhan MATA KULIAH Biologi Sel Parasitologi 13.30 III RUANG I. II VI Selasa. III.V VI Rabu. II. 24 April 2012 09.40 WAKTU 08. II.15 I.15 I. 25 April 2012 09.00-09. III VI Senin.40 WAKTU 08.40 WAKTU 08. IV I. II I.30 II. II.09.10-14. III. V RUANG I.40 WAKTU 08. II.00-09. IV VI 13.00-09.45-11.00-09.30 IV RUANG I.40 WAKTU 08.45-11. IV.45-11.15 13. V VI 13.00-09. III.10-14.15 I.45-11.15 I RUANG I. 23 April 2012 09.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->