P. 1
Kewarganegaraan

Kewarganegaraan

|Views: 11|Likes:

More info:

Published by: David Fatkhur Rohman on Apr 19, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/28/2013

pdf

text

original

Sifat-Sifat Negara 1.

Sifat memaksa agar peratura perundang-undangan di taati dan dengan demikian penertiban dalam masyarakat tercapi serta timbulnya anarki dicegah. Maka negara memiliki sifat memaksa dalam arti mempunyai kekuasaan untuk memakai kekerasan fisik secara lega. 2. Sifat Monopoli : Negara mempunyai monopoli dalam menetapkan tujuan bersama dari masyarakat. Dalam rangka ini negara dapat menyatakan bahwa suatu aliran ke percayaan atau aliran politik tertentu di kurangi hidup dan disebarluaskan oleh karena dianggap bertentang dengan tujuan masyarkat. 3. Sifat mencakup semua (all encompassing, all embracing). Semua peraturan perundangundangan berlaku untuk semua orang tanpa terkecuali

Unsur-Unsur Negara 1. Wilayah/ Daerah Yang mencakup wilayah darat, laut, dan udara. Dan sesuai dengan batasan-batasan yang telah ditentukan. 2. Rakyat Rakyat (Inggris: people; Belanda: volk) adalah kumpulan manusia yang hidup bersama dalam suatu masyarakat penghuni suatu negara, meskipun mereka ini mungkin berasal dari keturunan dan memiliki kepercayaan yang berbeda. 3. Pemerintah yang berdaulat Istilah Pemerintah merupakan terjemahan dari kata asing Gorvernment (Inggris), Gouvernement (Prancis) yang berasal dari kata Yunani κουβερμαν yang berarti mengemudikan kapal (nahkoda). Dalam arti luas, Pemerintah adalah gabungan dari semua badan kenegaraan (eksekutif, legislatif, yudikatif) yang berkuasa memerintah di wilayah suatu negara. Dalam arti sempit, Pemerintah mencakup lembaga eksekutif saja.

Fungsi Negara melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan.

Paham Kebangsaan Paham kebangsaan merupakan pemahaman rakyat serta masyarakat terhadap bangsa dan negara Indonesia yang diproklamasikan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945. asal kebangsaan atau asal sosial. Lebih lagi. perbedaan kekayaan.. di bawah pengawasan. bahasa. tanpa perbedaan apa pun dalam hal ras. dan lambang. opini politik atau pun opini lainnya. tidak otonom atau berada dalam kedaulatan yang terbatas. agama. juridis atau international negara atau teritori (wilayah) di mana ia menjadi warganegaranya. semangat rela berkorban. Dari semangat kebangsaan akan mengalir rasa kesetiakawanan sosial. tanpa mempedulikan apakah negara itu merdeka. Mereka mempunyai kenalaran (reason) dan kesedaran (conscience) dan kewajiban untuk bertindak antara yang satu dan lainnya dalam semangat persaudaraan (in a spirit of brotherhood). warna kulit. mereka membentuk lagu. Uraian rinci tentang paham kebangsaan Indonesia sebagai berikut. merupakan perpaduan atau sinergi dari rasa kebangsaan dan paham kebangsaan. kelamin. . DEKLARASI UNIVERSAL HAM PBB Artikel 1 Semua mahluk manusia dilahirkan secara bebas dan memiliki martabat dan hak yang sama. kelahiran atau status lainnya. Dengan semangat kebangsaan yang tinggi. Semangat Kebangsaan Pengertian semangat kebangsaan atau nasionalisme. bendera. tidak diperbolehkan adanya pembedaan (no distinction shall be made) yang didasarkan atas status politik. Untuk satu tujuan yang sama. kekhawatiran akan terjadinya ancaman terhadap keutuhan dan kesatuan bangsa akan dapat dielakkan. Artikel 2 Semua orang berhak untuk memiliki hak dan kebebasan seperti yang dicantumkan dalam Deklarasi ini. Rasa kesetiakawanan sosial akan mempertebal semangat kebangsaan suatu bangsa.Rasa Kebangsaan Rasa kebangsaan adalah salah satu bentuk rasa cinta yang melahirkan jiwa kebersamaan pemiliknya. dan dapat menumbuhkan jiwa patriotisme.

untuk menikmati kebebasan dan keamanan bagi pribadinya Artikel 4 Tidak seorangpun boleh diperlakukan dalam perbudakan (slavery) atau dalam perhambaan (servitude) dan perdagangan budak (slave trade) dilarang dalam segala bentuknya.Artikel 3 Semua individu berhak untuk hidup. tidak berperikemanusiaan dan merendahkan martabat manusia (cruel. Artikel 8 Setiap orang berhak untuk mengadukan kepada pengadilan nasional yang kompeten semua pelanggaran terhadap hak asasinya yang dijamin oleh Konstitusi atau undang-undang. dan tanpa kecuali berhak untuk mendapat perlindungan hukum yang sama. Artikel 5 Tidak seorang pun boleh disiksa (torture) atau mendapat hukuman dan perlakuan yang kejam. . Artikel 7 Semua orang mempunyai kedudukan yang sama di depan hukum. Semua orang berhak untuk mendapat perlindungan terhadap diskriminasi apa pun yang melanggar Deklarasi ini dan juga terhadap semua hasutan yang menganjurkan diskriminasi itu (against any incitement to such discrimination). semua orang berhak untuk mendapat pengakuan sebagai seseorang di depan hukum (recognition everywhere as a person before the law). inhuman or degrading treatment). Artikel 6 Dimana pun.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->