PROPOSAL : PENGARUH KETIDAKPUASAN KONSUMEN, KARAKTERISTIK KATEGORI PRODUK, DAN KEBUTUHAN MENCARI VARIASI TERHADAP KEPUTUSAN PERPINDAHAN MEREK

1. A.

Latar Belakang Penelitian

Dunia bisnis dewasa ini diwarnai oleh persaingan perusahaan di berbagai industri untuk lebih tanggap kepada kebutuhan konsumennya. Seiring dengan arus globalisasi, perkembanngan teknologi komunikasi dan informasi, kebutuhan dan harapan konsumen juga semakin meningkat. Adanya teknologi yang mendukung proses pengembangan produk yang semakin cepat dan sistem industri yang semakin fleksibel berakibat pada beraneka ragam produk yang ditawarkan oleh produsen untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin beragam. Perkembangan bisnis ini telah memunculkan suatu gejala semakin banyak dan beragamnya produk konsumsi yang ditawarkan di pasar. Fenomena tersebut dapat terlihat ketika kita memasuki suatu supermarket akan terlihat ratusan produk atau merek. Fenomena tersebut menjadi menarik karena dengan keberadaan bermacam-macam merek akan berpengaruh terhadap proses pengambilan keputusan seorang konsumen terhadap suatu produk. Dengan kata lain semakin banyak merek yang tersedia di pasar maka konsumen akan semakin bebas untuk menentukan merek apa yang akan dikonsumsi. Fenomena tersebut memiliki konsekuensi yang terhadap strategi pemasaran yang diterapkan oleh perusahaan. Menurut Kotler (1997) perusahaan-perusahaan harus lebih memperhatikan tingkat peralihan pelanggan (customer defection rate), yaitu tingkat kehilangan pelanggan mereka dan mengambil langkah-langkah untuk menguranginya. Pendekatan yang dapat digunakan untuk memperkuat ketahanan pelanggan adalah dengan memberikan kepuasan yang tinggi kepada pelanggan. Dengan menciptakan kepuasan yang tinggi kepada pelanggan akan mempersulit pesaing untuk merebut pasar dengan sekedar menawarkan harga yang lebih murah atau perangsang yang lain. Diharapkan pelanggan yang puas akan membeli lebih banyak sepanjang waktu dan membeli lebih sering. Pelanggan yang puas diharapkan akan merekomendasikan kepada kerabat dan teman-temannya sehingga terjalin hubungan antara penjual, pelayanan, kepuasan, dan keuntungan secara langsung. Semakin puas seorang pelanggan maka akan semakin banyak uang yang dibelanjakan. Semakin banyak uang yang dibelanjakan maka akan semakin banyak barang yang terjual. Namun banyak perusahaan yang mengandalkan kepuasan pelanggan sebagai jaminan keberhasilan dikemudian hari, tetapi akhirnya harus kecewa karena mendapatkan pelanggannya yang merasa puas dapat berbelanja pada produk pesaing tanpa ragu-ragu (Agung, 2006). Fenomena yang berkaitan dengan perilaku konsumen yang dapat berpindah merek walaupun merek yang mereka konsumsi memiliki kualitas yang bagus ternyata dapat dijelaskan bahwa dari hasil survey kepuasan pelanggan yang dilakukan oleh Frontier dan Swa (2005). Survey tersebut menghasilkan Indonesian Customer Satistaction Index (ICSI) dengan

893 PBS 4. 28 September 2005 ICSI yang dihasilkan menggunakan 3 parameter yaitu quality satisfaction.989 3.806 3.982 3.menjangkau responden sebanyak 10.500 orang dan dengan cakupan 6 kota besar di Indonesia (Swa.850 Sumber : Swa. Dalam dunia usaha tidak satupun perusahaan yang menginginkan pelanggan untuk tidak loyal terhadap apa yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut.969 3. Hasil ICSI Tahun 2005 terhadap Produk Pembalut Wanita No 1 2 3 4 5 QSS VSS PBS TSS Nama Produk Laurier Kotex Softex Charm Hers Protex : Quality Satisfaction Score : Value Satisfaction Score : Perceived best Score : Total Satisfaction Score QSS 4.090 3.159 4. value satisfaction. pelanggan yang sudah puas pada suatu produk belum tentu akan selalu loyal pada produk tersebut. c) mereferensikan pada orang lain. Dengan kata lain. b) memberli antar lini produk dan jasa. dan perceived best.151 .880 3.918 3. ICSI tersebut menunjukkan bahwa hasil yang dicapai oleh masingmasing produk tidak jauh berbeda antara produk satu dengan produk yang lain.847 TSS 4.943 3. 28 September 2005). Ini menunjukkan bahwa kepuasan konsumen terhadap kualitas dan nilai tidak berbeda jauh antara satu produk dengan produk yang lain. dan d) menunjukkan kekebalan terhadap tarikan dari pesaing.3. berbagai cara dilakukan untuk .736 3.963 3.022 3.858 3.962 3. Pendapat tersebut didasarkan atas ciri-ciri pelanggan yang loyal menurut Griffin (2005) dalam Agung (2006) adalah orang yang apabila : a) melakukan pembelian berulang secara teratur. Salah satu hasil ICSI Tahun 2005 terkait dengan produk pembalut wanita tersaji pada tabel sebagai berikut: Tabel 1.037 4.820 VSS 3.

Setelah product image terbentuk. Perusahaan akan menciptakan product imageuntuk menciptakan loyalitas pelanggan. penelitian tentang perpindahan merek (brand swiching) masih sedikit. Namun selama ini. jelaslah faktor ketidakpuasan konsumen. 1. Karakteristik Kategori Produk. Kerja keras dan kemauan untuk menaklukkan berbagai rintangan diperlukan untuk membuat konsumen percaya pada produk yang ditawarkan. C. karakteristik produk dan kebutuhan mencari variasi secara parsial berpengaruh terhadap keputusan perpindahan merek? 2. karakteristik kategori produk dan kebutuhan mencari variasi mempengaruhi keputusan perpindahan merek. Faktor apakah yang paling dominan berpengaruh terhadap keputusan perpindahan merek? . maka yang menjadi pokok permasalahan dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut : 1. karakteristik kategori produk dan kebutuhan mencari variasi. Batasan Masalah Penelitian Dari berbagai hasil penelitian dan beberapa buku referensi yang ada. Adapun yang menjadi subjek atau responden dalam penelitian ini dibatasai hanya pada seluruh mahasiswa di Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang berada di tingkat I dan tingkat II. produsen akan melangkah ke kepercayaan konsumen. Namun dalam penelitian yang dilakukan oleh penulis diberikan batasan pada variabel bebas yang mempengaruhi keputusan perpindahan merek dibatasi sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Junaidi dan Dharmmesta (2002) yaitu ketidakpuasan konsumen.menciptakan loyalitas pelanggan. Penelitian ini melihat dengan perspektif yang berbeda tentang konsep loyalitas merek. Penelitian ini dilakukan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Dan Kebutuhan Mencari Variasi Terhadap Keputusan Perpindahan Merek” 1. terdapat banyak faktor yang berpengaruh terhadap keputusan perpindahan merek yang dilakukan oleh konsumen. Berdasarkan uraian di atas penulis memandang perlu untuk mengadakan penelitian dengan judul “Pengaruh Ketidakpuasan Konsumen. Berdasarkan latar belakang tersebut. Pendekatan perpindahan merek dapat membantu para pemasar untuk menguatkan loyalitas merek yang dimilikinya. Rumusan Masalah Penelitian Berdasarkan uraian pada latar belakang. baik dari sisi insentif untuk pindah merek maupun proses perpindahan itu sendiri (Dharmmesta dalam Junaidi dan Dharmmesta. karakteristik produk dan kebutuhan mencari variasi secara simultan berpengaruh terhadap keputusan perpindahan merek? 3. 2002). B. Apakah ketidakpuasan konsumen. Apakah ketidakpuasan konsumen.

karakteristik produk dan kebutuhan mencari variasi terhadap keputusan perpindahan merek 2. E. . 2. D.1. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini adalah untuk : 1. Menganalisis pengaruh secara parsial dari variabel ketidakpuasan konsumen. Menganalisis pengaruh secara simultan variabel ketidakpuasan konsumen. Menganalisis faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap keputusan perpindahan merek 1. karakteristik produk dan kebutuhan mencari variasi terhadap keputusan perpindahan merek 3. Bahwa penelitian yang akan dilakukan akan bermanfaat bagi peneliti dalam meningkatkan kemampuan menganalisis terhadap suatu masalah serta memecahkan dengan metode-metode yang ilmiah. Manfaat Penelitian Manfaat penelitian ini adalah : 1. Hasil penelitian dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi perencana pemasaran dalam usaha memajukan dan meningkatkan loyalitas konsumen terhadap produk yang dipasarkan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.