P. 1
Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana

|Views: 111|Likes:

More info:

Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/19/2012

pdf

text

original

Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 126 B.

Persyaratan Syarat pintu dan jendela pada sebuah bangunan meliputi : 1. Bekerja dengan aman 2. Tahan cuaca, untuk mendapatkan ketahanan terhadap cuaca makaharus dipilih dari bahan yang baik, tidak mudah lapuk, tidak mudahmengalami kembang/susut (muai, melengkung) 3. Tidak ada celah/ cahaya yang tidak dikehendaki masuk, cuaca (suhu,udara) masuk ke dalam ruangan. 4. Kuat 5. Minimal ada 1(satu) buah jendela dalam sebuah ruangan. C. Fungsi Fungsi pintu dan jendela dalam sebuah bangunan1. Fungsi pintuDalam kegiatan/komunikasi antar ruang maka pintu sangatdibutuhkan, demikian juga sarana lintas antara bagian dalam danbagian luar bangunan.2. Fungsi jendelaa. Penerangan alami ruanganb. Pengatur suhu ruangan, sirkulasi anginc. Melihat pemandangan/situasi luar bangunan D. Jenis Pintu dan Jendela Pintu dan jendela biasanya dikelompokkan sesuai denganbagaimana bukaannya, hal ini juga sangat erat hubungannya dengan jenis perangkat alat penggantung dan pengunci yang akan dipakai untukmelekatkan daun pintu/jendela pada rangkanya. 1. Jenis Pintu Dilihat dari cara membukanya daun pintu, pintu dibedakanmenjadi: a. Pintu sorong (slide a door) yang membukanya didorong horisontal kekiri/kanan atau vertikal ke sisi atas, daun-daun pintu ini ditempatkanpada belakang rangka atau pada alat/rel, bagian jendela dapat dibukapenuh.Pintu sorong horizontal ( slide a door ) Gambar X-2, Pintu Sorong DINDINGLANTAIDINDING

bagianpintu dapat dibuka ± 90%. apabilabukaan daun pintu sesuai dengan gerakan membuka tangan kirimaka pintu tersebut adalah pintu kiri demikian juga untuk pintu kanan. Gambar X-3.Bagian pintu dapat dibuka penuh. Gambar X-5. daun-daun pintu diletakan/digantung pada alat/rel. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-X 127b. Untuk mengetahui perbedaan ini dengan cara pada saat kitaberdiri dan punggung menempel pada alat penggantung. Pintu ini dibedakan menjadi pintu kiri/pintukanan. Pintu Sayap Pintu KiriPintu KananDINDINGDINDING LANTAI . Pintu lipat. bagianpintu dapat dibuka ± 90%. Pintu sayap tunggal/ganda. Pintu Gulung d. daun-daun pintu diletakan/digantung pada alat/rel. Pintu Lipat c. Gambar X-4. daun-daun pintu digulung pada alat. Pintu lipat. yang membukanya dengan cara digulungdi atas. daun pintu digatung pada sisi dalam/luarrangka dengan alat/engsel. bagian pintu dapatdibuka penuh. Pintu Gulung (roll a door).Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-X 127b. yang membukanya dengan cara didorong dan melipat dikanan/kiri. yang membukanya dengan cara didorong dan melipat dikanan/kiri.

akanmemberikan tingkat kekedapan terhadap cuaca paling besar. Jendelayang terbuka untuk ventilasi.2. Jenis Jendela Jendela biasanya dikelompokkan sesuai dengan bukaanya. Daun-daun jendela ini ditempatkan pada alurdepan rangka atau pada alat/rel. Jendela gantung ganda.a. Jendela Sorong Vertical . mempunyai daun-daun jendela yangdidorong secara vertikal. Berikut ini adalah jenisjenis utama bekerjanya jendela. jendela yang terpasangnya mati tidak terbuka sama sekali. Bagian jendela dapat dibuka ± 50%. Gambar X-6.diayun atau diputar. pembersihan dan jalan keluar daruratmempunyai daun-daun jendela yang membukanya dengan cara disorong.

Ukuran penampang batang kayu untuk rangka pintu dan jendelaadalah sebagai berikut :Pada pintu biasa dengan satu daun: 5/10 5/12 5/14 5/15 cm6/10 6/12 6/14 6/15 cm 7/12Cm Pada pintu rangkap dengan dua daun: 8/10 8/12 8/14 8/15 cm . Kusen kayu memberikan penampilan yang hangatdan indah dari tampilan tekstur serat-serat kayu yang dimilikinya. kusen logam tidak terpengaruh bila basah. Bagian jendela dapat dibuka ±50%. Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 130 E. Kusen Pintu dan Jendela Untuk meletakkan daun pintu atau daun jendela pada dinding. baja atau baja tak berkarat ( stainless-steel ). Kusen dari bahan logam berbeda darikayu. Daun-daun jendela iniditempatkan pada engsel depan/belakang. Jendela sayap. Bagian jendela dapatdibuka penuh. Rangka jenis ini dapat berupa produk pabrikyang telah diselesaikan dengan pelapisan cat. kusen untuk tempat tinggal terbuatdari kayu atau logam. warna alamilogam dapat ditutup dengan lapisan cat dan dirawat dengan baik untukmencegah korosi. Kusen logam dapat terbuat darialumunium. Jendela Sorong Horizontal c. pewarnaan atau masihberupa kayu asli tanpa pelapisan. Daundaun jendela ini ditempatkan padaalur depan rangka atau pada alat/rel. mempunyai daun-daun jendela yangdidorong secara horisontal. mempunyai nilai penyekat panas yang baik dan pada umumnya tahanterhadap pengaruh cuaca. mempunyai daun-daun jendela yang digantung padaambang atas/bawah atau pada tiang. Gambar X-7.dipasang rangka yang disebut kusen. kusen logam ini tidakmemiliki kehangatan dalam penampilan dan memberikan daya tahanyang kecil terhadap perpindahan panas.b. Jendela gantung ganda.

Tiang (style) . Kusen logam dapat terbuat darialumunium. pewarnaan atau masihberupa kayu asli tanpa pelapisan. Sponneng.2. Telinga. 3. . yaitu bagian ambang (dorpel ) yang masuk/ditanam kedalamtembok yang berfungsi untuk menahan gerakan kusen kemuka ataukebelakang. Ambang (dorpel) pada kusen jendela terdapat ambang atas danambang bawah sedangkan pada pintu tidak ada ambang bawah. kusen logam ini tidakmemiliki kehangatan dalam penampilan dan memberikan daya tahanyang kecil terhadap perpindahan panas. Kusen kayu memberikan penampilan yang hangatdan indah dari tampilan tekstur serat-serat kayu yang dimilikinya. kusen logam tidak terpengaruh bila basah. baja atau baja tak berkarat ( stainless-steel ).dipasang rangka yang disebut kusen.Ukuran penampang batang kayu untuk rangka pintu dan jendelaadalah sebagai berikut :Pada pintu biasa dengan satu daun: 5/10 5/12 5/14 5/15 cm6/10 6/12 6/14 6/15 cm 7/12 cmPada pintu rangkap dengan dua daun: 8/10 8/12 8/14 8/15 cm 1.Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 130 E. kusen untuk tempat tinggal terbuatdari kayu atau logam. Kusen Pintu dan Jendela Untuk meletakkan daun pintu atau daun jendela pada dinding. Kusen dari bahan logam berbeda darikayu. yaitu tempat perletakan/melekatnya daun pintu atau daun jendela. Rangka jenis ini dapat berupa produk pabrikyang telah diselesaikan dengan pelapisan cat. Bagian-Bagian Kusen Kusen terdiri atas :1. 4. warna alamilogam dapat ditutup dengan lapisan cat dan dirawat dengan baik untukmencegah korosi.mempunyai nilai penyekat panas yang baik dan pada umumnya tahanterhadap pengaruh cuaca.

Siapkan alat dan bahan secukupnya di tempat yang aman danmudah dijangkau .5. 7.a. Alur kapur. Kusen Jendela Ganda Gambar X-13.dan kemuka/ke belakang. bagian dari tiang (style) yang dialur/dicoak dengan fungsiuntuk menahan gerakan kusen kemuka atau kebelakang selain itu juga agar apabila terjadi penyusutan. Kusen dan Daun Jendela Ganda F. Pemasangan Kusen 1. khususuntuk kusen pintu. berfungsi untuk memperkuatmelekatnya pada tembok juga menahan gerakan ke samping. berfungsi untuk menahan gerakan tiang ke segalaarah dan melindung tiang kayu terhadap resapan air dari latai ke atas Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 136 b. dipasang pada tiang (style) di bagian bawah. tidak timbul celah. Duk (neut ). dipasang pada tiang (style). 6. Pemasangan Kusen Pintu Cara pemasangan kusen pintu adalah sebagai berikut. Angkur.

. ketinggian dan ketegakan dari kusen. Setel kedudukan kusen pintu sehingga berdiri tegak denganmenggunakan unting-unting. f. Cek kembali kedudukan kusen pintu.i. c.b. Pasang patok untuk diikat bersama dengan skur sehinggakedudukan menjadi kokoh. Pasang skur sehingga kedudukannya stabil dan kokoh g. Dirikan kusen dan tentukan tinggi kedudukan kusen pintu yaitu 2meter dari tinggi bouwplank.h. apakah sudah sesuai padatempatnya. e. d. Bersihkan tempat sekelilingnya. Pasang angker pada kusen secukupnya. Rentangkan benang berjarak separuh dari tebal kusen terhadapas bouwplank untuk menentukan kedudukan kusen.

Rentangkan benang setinggi 2 meter dari bouwplank e. Pemasangan Kusen Jendela Cara pemasangan kusen pintu adalah sebagai berikut.a. Cek kembali posisi kusen jendela sampai terpasang padakeadaan yang benar. c.b. Pasang kusen jendela sampai betul-betul tegak denganpertolongan unting-unting g. Rentangkan benang selebar setengah ukuran batu bata dari asbouwplank. Pemasangan Kusen Pintu pada Konstruksi Dinding 2. h. Siapkan alat dan bahan secukupnya di tempat yang aman danmudah dijangkau . Bersihkan tempat sekelilingnya . f. Pasang kusen jendela setinggi benang tersebut. Pasang skur agar kedudukannya stabil dan kuat.i.Gambar X-14b.d. Pasang bata setengah batu setinggi dasar kusen jendela .

kecuali pada bagian bawah.Pintu tersebur dinamakan dengan pintu geser. berputar ke kiri atau ke kanan Namun.melai nkan bergeser didepan kusennya. Pemasangan Daun Pintu dan Jendela 1. kedudukannyadibuat beberapa cm di atas lantai. sedang daunnyadigantungkanpada kusen dengan menggunakan e ngsel sehingga dapatb e r p u t a r p a d a e n g s e l . Memasang Daun Pintu Pintu terdiri dari kusen atau gawang dan daun pintu. Kedudukan daun pintu pada saat ditutup melekat dengan sponingpada kusen pintu. Kusendipasang tetap atau mati di dalam tembok. Pemasangan Kusen Jendela pada Konstruksi Dinding G. Ukuran Daun Pintu ebar dan tingginya . a. daunpintu ada yang tidak berputar pada engsel.Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-X 139 Gambar X-15.

sehinggaterpasanglah daun pintu pada kusen pintunya. stel sampai masukdengan toleransi kelonggaran 3 – 5 mm. kemudian pasang/tanam pada tiang kusen 8) Pasang kembali daun pintu pada kusennya dengan memasangkanengselnya.70-0. pasang/tanam engsel daun pintu pada tiangdaun pintu (sisi tebal) dengan jarak dari sisi bagian bawah 30 cm.80 meter(ganda 3) Tebal : 0. 10) Bila masih dianggap kurang pas.40 meter Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 140 b. danpada bagian tengah (untuk pintu dengan 3 engsel) 6) Masukkan/pasang lagi daun pintu pada kusennya. kemudian beri tanda pada tiang kusen pintu tempatengsel yang sesuai dengan engsel pada daun pintu. 4) Masukkan/pasang daun pintu pada kusennya. lepaskan daun pintu dengan caramelepaskan pen.60-0.10 meter. rata dan lurus dengan kusen . baik ke arah lebar maupunkearah tinggi. 5) Lepaskan daun pintu. 11) Stel lagi sampai daun pintu dapat membuka dan menutup denganbaik.30-0.dan dari sisi bagian atas 25 cm (untuk pintu dengan 2 engsel). 0. 9) Coba daun pintu dengan cara membuka dan menutup. kemudian masukkan pennya sampai pas. 2) Lebar : 0. Ukuran yang lazim dipakai unt uk pintu adalah sebagaiberikut :1) Tinggi : 2. 2) Ukur lebar dan tinggi daun pintu. 7) Lepaskan sebelah bagian engsel pada daun pintu dengan caramelepas pennya. stel sampai baikkedudukannya. 3) Ketam dan potong daun pintu (bila terlalu lebar dan terlalu tinggi). Cara Pemasangan 1) Ukur lebar dan tinggi kusen pintu.00-2.90 meter (tunggal).daun pintu diukur dari sisi dalam kusen sampai sisiluar kusen.

Pemasangan Daun Pintu Gambar X-17. biasa disebut jendela mati dengan tujuanuntuk penerangan. Detail Pemasangan Daun Pintu 2. Memasang Daun Jendela Seperti halnya pintu.Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana-X 141 Gambar X-16. ada jenis jendela yang tetap atau mati. sedangdaunnya digantungkan pada kusen dengan menggunakan engselsehingga dapat berputar pada engsel. berputar horizontal (ke kiri dankekanan) atau berputar vertikal (ke atas dan ke bawah). jendela terdiri atas kusen atau gawang dandaun jendela. Kusen dipasang tetap atau mati di dalam tembok. Namun. Kedudukan daun jendela pada saat ditutup melekatdengan sponing pada kusen jendela .

30-0. 10) Bila masih dianggap kurang pas. b.Teknik Konstruksi Bangunan Gedung Sederhana 142 a.80-1. rata dan lurus dengan kusen .Lebar dan tingginya daun jendela diukur dari sisi dalam kusen sampai sisiluar kusen.40 meter. stel sampai baikkedudukannya. kemudian pasang/tanam pada tiang/ambang ataskusen 8) Pasang kembali daun jendela pada kusennya dengan memasangkanengselnya. Ukuran yang lazim dipakai untuk pintu adalah sebagai berikut: 1) Tinggi : 0. sehinggaterpasanglah daun jendela pada kusen jendelanya. 11) Stel lagi sampai daun jendela dapat membuka dan menutup denganbaik. 5) Lepaskan daun jendela. Cara Pemasangan 1) Ukur lebar dan tinggi kusen jendela. baik ke arah lebar maupunkearah tinggi. Ukuran Daun Jendela Jumlah daun jendela ada yang tunggal. 2) Ukur lebar dan tinggi daun jendela. 3) Ketam dan potong daun jendela (bila terlalu lebar dan terlalu tinggi).70 meter (menyesuaikan dengan fungsi dankondisi bangunan) 2) Lebar : 0.80 meter3) Tebal : 0. pasang/tanam engsel daun jendela padatiang daun jendela (sisi tebal) dengan jarak dari sisi bagian bawah15-20 cm dari bagian tepi (untuk putaran horizontal) atau engselditanam pada bagian ambang atas daun jendela dengan jarak 15-20cm dari bagian tepi (untuk putaran vertikal). 6) Masukkan/pasang lagi daun jendela pada kusennya. kemudian masukkan pennya sampai pas. lepaskan daun jendela dengan caramelepaskan pen. 4) Masukkan/pasang daun jendela pada kusennya.60-0. kemudian beri tanda pada tiang/ambang atas jendelatempat engsel yang sesuai dengan engsel pada daun jendela 7) Lepaskan sebelah bagian engsel pada daun jendela dengan caramelepas pennya. stel sampai masukdengan toleransi kelonggaran 3 – 5 mm. ada pula yang ganda. 9) Coba daun jendela dengan cara membuka dan menutup.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->