P. 1
rangkuman

rangkuman

|Views: 58|Likes:

More info:

Published by: Dennisa Windina Marsya on Apr 19, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/19/2012

pdf

text

original

BAB 1 HUKUM EKONOMI Definisi dan Tujuan Hukum Ada beberapa pengertian tentang hukum menurut beberapa ahli

, seperti : 1. Van Kan

Menurut Van Kan Definisi Hukum ialah keseluruhan peratersifat memaksa untuk melindungi kepentingan manusia dalam masyarakat dan tujuan hukum adalah untuke ketertiban dan perdamaian. 2. Utrecht

Menurut Utrecht definisi hukum adalah himpunan peraturan (baik berupa perintah maupun larangan) yang mengatur tata tertib dalam suatu masyarakat dan seharusnya ditaati oleh anggota masyarakat yang bersangkutan. 3. Wiryono Kusumo

Menurut Wiyono Kusumo definisi hukum adalah keseluruhan peraturan baik yang terulis maupun tidak tertulis yang mengatur tata tertib didalam masyarakat yang pelanggarnya umumnya dikenakan sanksi. Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa hukum meliputi beberapa unsur-unsur, yakni :

   

Peraturan mengenai tingkah laku manusia dala pergaulan masyarakat. Peraturan itu bersikap mengikat dan memaksa, Peraturan itu diadakan oleh badan—badan resmi, dan Pelanggaran atas peraturan tersebut dikenakan sanksi yang tegas.

Pengertian Ekonomi Menurut M. Manulang Ekonomi adalah suatu ilmu yang mempelajari masyarakat dalam usahanya mencapai kemakmuran (kenakmuran keadaan dimanamanusia dapat memenuhi kebutuhannya baik barang—barang maupun jasa. Hukum Ekonomi Hukum Ekonomi lahir karena semakin pesatnya pertumbuhan dan perkembangan Ekonomi. Sunaryati Hahrtono mengataka bahwa Hukum Ekonomi adalah penjabaran hukum ekonomi pembangunan dan hukum ekonomi sosial, sehingga hukum ekonomi tersebut memiliki dua aspek, sebagai berikut. 1. 2. Aspek pengaturan usaha—usaha pembanguna ekonomi, dala arti peningkatan ekhidupan ekonomi secara keseluruhan. Aspek pengaturan usaha—usaha pembagian hasil pembangunan ekonomi secara merata diantara seluruh lapisan masyarakat.

Hukum Ekonomi Indonesia dapat dibedakan menjadi 2, yaitu :

 

Hukum Ekonomi pembangunan, hukum yang meliputi pengaturan dan pemikkiran hukum mengenai cara—cara peningkatandan pengwnmbangan kehidupan Indonesia. Hukum ekonomi sosial, huku yang menyangkut pengaturan pemikiran hukum mengenai pembagian hasil pembangunan secara adil dan merata.

Sementara itu hukum ekonomi menganut asas, sebagai berikut :

3. 12. Asas ilmu pengetahuan. Badan hukum yakni orang yang diciptakan oleh hukum . Asas adil dan merata. Asas kemadirian. 11. Badan hukum privat. Diumumkan dalam Berita Negara RI Badan hukum dibedakan dalam du kelompok. 1. keserasian. diraba. Benda yang bersifat kebendaan. 6. 8. 4. dengan memenuhi beberapa persyaratan. 4. yakni benda. 1. Oleh karena itu badan hukum segai subjek hukum dapat bertindak hukum seperti manusia. Benda dapat dibedakan menjadi dua. Pasal 2 KUH menegaska bahwa anak yang ada dalam kandungan seorang perempuan dianggap telah dilahirkan bila kepentingan si anak menghendakinya. Asas demokrasi pancasila. Asas kebersamaan. keselarasan. dan dirasakan dengan panca indera. BAB 2 SUBJEK DAN OBJEK HUKUM Subjek huku terbagi menjadi dua yaitu manusia biasa dan badan hukum. Didirikan dengan akta notaris. sedangkan khusus untuk badan hukum dana pensiun. 3. Asas hukum. dan keseimbangan dalam kemakmuran rakyat. BADAN HUKUM (Rechts Persoon) Badan hukum merupakan badan—badan atau perkumpulan. dengan adanya era globalisasi maka dasar— dadsar hukum ekonomi tidak hanya bertumpu pada hukum nasional suatu negara. Dalam pasal 1 KUH perdata menyatakn bahwa menikmati hak kewarganegaraan tidak bergantung pada hak—hak kenegaraan. yakni badan hukum publik dan badan hukum privat. 5.1. Dimintakan pengesaha anggaran dasar kepada menteri kehakiman dan HAM. Asas pembangunan ekonomi yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan Asas kemandirian yang berwawasan kewarganegaraan Lain dari pada itu keadaan sebenarnya bahwa masyarakt dunia semakin terbuka. 2. Didaftar di kantor paniteria pengadilan negeri setempat. MANUSIA BIASA (Natururlijke persoon) Manusia sebagai subjek huku telah mempunyai hak dan mampu menjalankan haknya dan dijamin oleh hukum yang berlaku. kekeluargaan. merupakan benda yang dapat dilihat.. Objek Hukum Objek hukum berdasarkan Pasal 499 KUH perdata. . Asas manfaat. melainkan mengikuti hukum Internasional. Asas keimanan dan ketaqwaan kepada tuha YME. keseimbangan. yakni benda yang bersifat kebenfaan dan benda yang bersifat tidak kebendaan. Asas keseimbangan . Badan hukum publik. Benda adalah segala sesuatu yang berguan bagi subyek hukum atau segala sesuatu yang menjadi pokok permasalahan dan kepentingan bagi para subyekm hukum. 2. Asas keuangan. 9. Pengesaha badan hukum dengan cara : 1. dalam perikehidupan. merupakan badan hukum yang didirikan berdasarkan hukum publik atau yang menyangkut kepentingan publik atau orang banyak atau negara umumnya. 2. pengesahan anggaran dasarnya dilakukan oleh menteri keuangan. terdiri dari benda bergerak dan benda tidak bergerak yang semuanya telah diatur dalam hukum perdata. 7. 10. merupakan badan hukum yang didirikan berdasarkan hukum sipil atau hukum perdata yang menyangkut kepentingan pribadi orang di dalam badan hukum itu.

jika debitor melakukan wanprestasi terhadap suatu prestasi(perjanjian) Macam—macam Pelunasan Hutang   Gadai Pelunasan Utang dengan Jaminan Umum Pelunasan Utang dengan Jaminan Khusus Gadai telah diatur dalam pasal1150—1160 KUH perdata. baik bergerak berwujud maupun benda bergerak tak berwujud yang berupa hak. Gadai adalah hak yan gdiperoleh kreditor atas suatu barang bergerak yang diberikan kepadanya oleh debitor atau orang lain atas namanya untuk menjamin suatu utang. 4. 6. Hukum Benda Hukum benda merupakan bagian dari hukum kekayaan merupakan peratura—peraturan yang mengatur hak dan kewajiban manusia yang bernilai uang. Sifat—sifat Gadai 1. merupakan benda yang hanya dirasakan oleh panca indera saja(tidak dapat dilihat) kemudian direalisasikan menjadi suatu kenyataan . hak mutlak atas suatu benda. hak—hak yang terletak dalam keluarga. Jadi hak kebendaan merupaka suatu kekuasaan mutlak yang diberikan kepada subjek hukum untuk menguasai suatu benda. Hapusnya perjanjian pokok Karen amusnanhnya benda gadai Karena pelaksanaan eksekusi Karena pemegang gadai melepaskan secara sukarela . 3.2. Gadai adalah untuk benda bergerak Gadai bersifat accesoir. Hak Nisbi (Hak Relatif) Hak Nisbi adalah semua hak yang timbul karena adanya hubunga utang-piutang. Benda yang bersifat tidak kebendaan. Hak untuk menjual atas kekuasaan sendiri Hak preferensi(hak untuk di dahulukan) Hak gadai tidak dapat dibagi—bagi Objek gadai adalah semua benda bergerak pada dasarnya bisa digadaikan. misalnya merk perusahaan. sedangkan utang-piutang timbul dari perjanjian dan undang—undang. 2. Hak Lebendaan yang Bersifat sebagai Pelunasan Utang (Hak Jaminan) Hak kebendaan yang bersifat sebagai pelunasan utang adalah hak jamina yang melekat pada kreditor yangmemberikan kewenangan kepadanya untuk melakukan eksekusi kepada benda yang dijadian jaminan. hak kepribadian. Hapusnya Gadai Hapusnya gadai disebabkan oleh berikjut : 1. artinya merupakan tambahan dari perjanjian pokok. 2. 5. 3. Adanya sifat kebendaan Syarat inbezitztelling yaitu benda gadai harus diluar kuasa pemberi gadai. Hak Mutlak Hak mutlak terdiri dari. 7. 4.

4. Adanya gadai dapat dibuktikan dengan berbagai cara untuk membuktikan perjajanjian pokok. 2. 1. nerupakan tambahan dari perjanjian pokok. Hipotik Karena pemegang telah kehilangan kekuasaan atas benda gadai Karena penyalahgunaa atas benda gadai Hipotik diatur dalam pasal 1162—1232 KUH perdata. Dasar Hukum Perikatan Dasar—dasar hukum perikatan dalam KUH Perdata terdapat tiga sumber. 3. dan Musnahnya benda yang menjadi jaminan atas fidusia. Gadai harus disertai penyerahan hak kekuasaan atas barang sedangkan hipotik tidak. 2. Perikatan adalah hubungan yang terjadi antara dua orang (pihak) atau lebih. 2. sedangkan bila hipotik di bebankan atas beberapa beban merupakan hal yang biasa. Mempunyai sifat zaaksgevolg yaitu hak hipotik senantiasa mengikuti bendanya dalam tagihan tangan siapapun berada. Perikatan terjadi bukan perjanjian. yakni pihal yang satu berharap prestasi sedangkan pihak lainnya akan memenuhi prestasi. Hipotik adalah suatu hak kebendaan atas benda tidak bergerak untuk mengambil penggantian dari padanya bagi pelunasan suatu perutangan.5. artinya dapat menyimpang dari yang sudah ditetapkan. tetapi karena ada perbuatan pelanggaran hukum. Satu barang tidak pernah melebihi dari satu gadai walaupun tidak dilarang. 3. BAB 3 HUKUM PERIKATAN Hukum perikatan dalam buku III Kitab Undang—Undang Hukum Perdata menganut sistem terbuka. Gadai dihapus bila barang yang di gadaikan berpindah tangan ke orang lain. Bersifat accesoir. 2. sedangkan hipotik tidak. 4. Namun. sehingga yan gdiserahkan kepada kreditor adalah hak miliknya. 3. yakni setiap orang dapat mengadakan perjanjian mengenai apapun sesuai dengan kehendaknya. Sifat—sifat hipotik 1. Perikatan yang timbul dari persetujuan (perjanjian) Perikatan yang timbul dari Undang—undang. Asas—asas dalam Hukum Perjanjian . Hapusnya utang yang dijamin dengan fidusia. begitu juga sebaliknya. Lebih dahulukan pelunasannya daripada hutasng yang lainnya. 6. Objeknya benda—benda tetap Perbedaan Gadai dan Hipotik 1. 3. Hapusnya perjanjian fidusia 1. Fidusia Fidusia yang lazim dikenal dengan nama FEO (fiduciare eigendoms overdracht) yang dasarnya merupakan perjanjian accesosr antara debitor dan kreditor yang isinya penyerahan hak milik secara kepercayaan atas benda bergerak milik debitor kepada kreditur. Pelepasan hak atas jamina fidusia oleh debitro. benda tersebut masih dikuasai oleh debitor sebagai peminjam pakai. yaitu .

Asas Kebebasan Berkontrak Asas kebebasan Berkontrak bahwa segala sesuatu perjanjian yang dibuat adalah sah bagi para pihak yang membuatnya dan berlaku sebagai undang—undang bagi mereka yang membuatnya. yakni menganut asas kebebasan berkontrak dan asas konsensualisme. . Membuat atau tidak membuat perjanjian. artinya hanya sebagai pengikat moral tanpa kewajiban hukum untuk memenuhinya. Berlakunya suatu syarat batal.Asas-asas dalam hukum perjanjian diatur dalam buku III KUH Perdata. Kedudukan yuridis suatu MoU terdapat dua perbedaan pendapat. 1. 8. misalnya ia lalai atau ingkar janji. Mengadakan perjanjian dengan siapapun. Pembayaran merupakan setiap pemenuhan perjanjian secara sukarela. Menentukan isi perjanjian. 3. 3. adalah sebagai berikut. Pembebasan utang. artinya bahwa perjanjian itu lahir pada saat tercapainya kata sepakat anatara para pihak mengenai hal—hal pokok dan tidak memerlukan suatu formalitas. 2. Batal/Pembatalan. dan persyaratannya. Seluruh kebebasan berkontrak tersebut dibatasi dengan rambu—rambu hukum yang terdaftar. 5. 9. Penawaran pembayaran tunai diikuti dengan penyimpanan atau pengikutan. 3. Asas kebebasan berkomtrak adalah suatu asas yang memberikan kebebasan kepada para pihak untuk 1. 2. tertulis atau lisan. 4. 2. Dengan demikian jika dilihat dari syarat—syarat sahnya suatu perjanjian maka dapat dibedakan menjadi dua bagian yaitu bagian inti dan bagian bukan inti. pelaksanaan. Pendapat yang mengatakan bahwa MoU hanya merupakan aggreement gentlement. Perjumpaan utang atau kompensasi. 10. 6. Asas Konsensualisme Asas konsensualisme. Pembaharuan utang. Percampuran utang. Menentukan bentuk perjanjian. Sebelumnya dalam ilmu ekonomi maupun ilmu hukum tidak ada. 4. Akibat—Akibat Wanprestasi 1. Wanprestasi Wanprestasi timbul apabila salah satu pihak (debitur) tidak melakukan apa yang di perjanjikan. Membayar ganti rugi yang diderita oleh kreditur Pembatalan perjanjian atau pemecahan perjanjian. Musnahnya baran yang terutang. 7. Perlaihan risiko. Hapusnya Perikatan 1. Lewat waktu Memorandum of Understanding (MoU) MoU merupakan perkembangan baru dalam aspek hukum dalam ekonomi. karena di Indonesia istilah MoU baru akhir—akhir ini dikenal.

Isinya seringkali ringkas.6bulan atau setahun) Dibuat dalam bentuk perjanjian dibawah tangan Tidak ada kewajiban yang bersifat memaksa kepada para pihak untuk melakukan sesuatu perjanjian lebih detail. Pendapat yang lainnya mengatakan bahwa sekali suatu perjanjian dibuat apapun bentuknya tetap merupakan perjanjian. 6. kadang hanya satu halaman saja Berisikan hal—hal yang pokok saja Hanya bersifat pendahuluan saja Mempunyai jangka waktunya (1bulan. 4. Ciri—Ciri Memorandum of Understanding 1. ada dua macam kewajiban yang harus dilakukan pengusaha menurut undang—undang. Bentuk—Bentuk Badan Usaha Bentuk suatu perusahaan dapat dilihat dari jumlah pemiliknya dan status hukumnya. Sementara itu pembuatan dokumen dibagi menjadi dua : 1. Lalu wajib daftar perusahaan yang diatur dalam Undang—undang Nomor 3 Tahun 1982 tentang wajib daftar perusahaan maka setiap orang atau badan yang menjalankan perusahaan menurut hukum wajib untuk melakukan suatu pendaftaran yang berkaitan dengan usahanya sejak tanggal 1 Juni 1985. Dokumen keuangan. . Pengusaha dan Kewajibannya Pengusaha adalah setiap orang yang menjalankan perusahaan. dengan demikian berdasarkan kedua pasal diatas dapat dikatakn bahwa hukum dagang merupakan salah satu hukum khusus dan KUH Perdata merupakan hukum yang umum. dan Mendaftarkan usahanya (sesuia dengan Undang—unf=dang Nomor 3 tahun 1982). sehingga pengikat MoU yang kedudukannya sama dengan perjanjian biasa. rekening. 2. Bentuk perusahaan jika dilihat dari jumlah pemiliknya : Perusahaan perseorangan adalah suatu perusahaan yang dimiliki perseorangan atau pengusaha. 2. 5. 3. yang terdiri dari data atau setiap tulisan yang berisi keterangan yang memiliki nilai guna bagi perusahaan. Membuat pembukuan (sesuai dengan pasal 6 KUH Dagang). transaksi jurnal harian) Dokumen lainnya. perhitungan laba/rugi tahunan. meskipun tidak terkait langsungn dengan dokumen keuangan. tetapi jika sanksi—sanksi sudah dicantumkan dalam MoU akan b ertentangan dengan hukum perjanjian/perikatan. yang terdiri dari neraca tahunan. Tujuan Memorandum of understanding Tujuan dari MoU unu adalah memberikan kesempatan kepada pihak yang bersepakat untuk memperhitungkan apakah saling menguntungkan atau tidak jika dilakukan kerjasama. Jika salah satu pihak melakukan wanprestasi. 2. 1. BAB 4 HUKUM DAGANG Hubungan Hukum Perdata dengan Hukum Dagang Hubungan hukum perdata dengan hukum perdagangan dibuktikan dalam Pasal 1 dan Pasal 15 KUH Dagang. 1.2. 1.

2. Direksi dan Komisaris. b. 1. Perseroan Terbatas adalah kumpulan orang yang diberi hak dan pengakuan oleh hukum untuk mencapai tujuan tertentu. Pengambil alihan (akuisisi). Persekutuan Firma adalah tiap—tiap perseroan yang didirikan untuk menjalankan suatu perusahaan dibawah satu nama bersama. 2. Kekayaan yayasan diperuntukkan untuk mencapai tujuan yayasan.1.2. 3. a. . Berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat. Semetara itu didalam masyarakat dikenal dua macam perusahaan yaitu perusahaan swasta yaitu perusahaan yang seluruh modalnnya dimiliki oleh swasta dan tidak ada campur tangan negara didalmnya sedangkan perusahaan negara yaitu perusahaan yang seluruh atau sebagian modalnya dimiliki oleh negara. Beberapa kriteria dan persyarat yayasan adalah : 1. Modal yang ada didalamnya adalah modal dasar. Bentuk perusahaan dilihat dari status hukumnya : Perusahaan berbadan hukum adalah sebuah subjek hukum yang mempunyai kepentingan sendiri terpisah dari kepentingan pribadi anggotanya. dan modal yang disetorkan.2. 2. Struktur Organisasi Koperasi 1. Dalam Perseroan Terbatas dapat terjadi penyatuan perusahaan yaitu dengan penggabungan (merger). Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi. Sedangkan organ—organ yang ada dala PT adalah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Perusahaan bukan badan hukum adalah harta pribadi para sekutu juga akan terpakai untuk memnuhi kewajiban perusahaan. 3. modal yang ditempatkan. Perusahaan persekutuan adalah suatu perusahaan yang dimiliki oleh beberapa orang atau pengusaha yang bekerja sama. Peleburan (konsolidasi). 2. Yayasan terdiri atas kekayaan yang terpisahkan. 2. 4.1. Rapat Anggota adalah pemegang kekuasaan teringgi dalam operasi. Yayasan Yayasan adalah badan hukum Yng tidak mempunyai anggota yang dikelola oleh pengurus dan didirikan untuk tujuan sosial. Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan nperekonomian nasional. b. Koperasi Koperasi adalah perserikatan yang memnuhi kebutuhna para anggotanya dengan cara menjual barang kebutuhan anggotanya dengan cara menjual barang keperluan sehari—hari dengan harga murah (tidak bermaksud mengambil untung) Fungsi dan peran koperasi 1.3 Perseketuan Komanditer adalah suatu persekutuan untuk menjalankan suatu perusahaan yang dibentuk antara suatu orang atau lebih yang secara tanggung—menanggung menanggung tanggung jawab perusahaan. Membangun dan mengembangkan potensi ekonomi para anggotanya. b. Pengurus adalah pengurus yang diangkat dengan mencantumkan nama dan anggota pengurus dalam akta pendirian. Persekutuan Perdata adalah perjanjian antara dua orang atau lebih untuk berusaha bersama—sama mencari keuntunga. Pengawas adalah anggota yang dipilih dalam rapat anggota yang diberikan kekuasaan dan bertanggung jawab kepada anggota.

kuliah . 5. Prinsip kebudayaan. Prinsip Prinsip Hak Kekayaan Intelektual 1. 4. Perusahaan negara adalah badan hukum dengan kekayaan dan modalnya merupakan kekayaan sendiri (kekayaan negara yang dipisahkan). 10. Jadi hak kekayaan intelektual adalah hak yang timbul dari kemampuan berpikir atau olah pikir yang menghasilkan suatu produk atau proses yang berguna untuk manusia. 8. Seni batik. Drama atau drama musikal. Badan Usaha Milik Negara Badan usaha mili negara (BUMN) adalah persekutuan yang didirikan dan dimiliki oleh negara. . Alat peraga yang dibuat untuk kepentingan pendidikan. Hak cipta terdiri dari hak ekonomi dan hak moral. Hak kekayaan adalah hak yang mendapat perlindungan hukum. Yaysan mempunyai tujuan tertentu dibidang sosial. Buku. Yayasan tidak mempunyai anggota. Program. dan seni untuk meningkatkan kehidupan manusia. Fotografi. 2. dan semua hasil karya tulisan. 3. yakni di dalam menciptakan sebuah karya atau orang yang bekerja membuahkan suatu hasil dari kemampuan intelektual dalam ilmu pengetahuan. keagamaan. 12.3. perusahaan umum atau public corporation. 2. 11. Prinsip Sosial. 7. 4. Arsitektur. dan sastra yang akan mendapat perlindungan dalam pemilikannya. Sinematografi. dalam arti orang lain dilarang menggunakan hak itu tanpa izin pemiliknya. dan kemanusiaan. Lagu atau musik dengan atau tanpa teks. 6. yakni hak yang diakui oleh hukum dan telah diberiukan kepada individu merupakan suatu kesatuan. sastra. yakni perkembangan ilmu pengetahuan. sedangkan inteletual berkenaan dengan kegiatan intelektual berdasarkan kegiatan daya cipta dan daya pikir. BAB 7 HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL Pengertian Istilah hak kekayaan intelektual terdiri dari dua kata yaitu hak kekayaan dan intelektual. yakni hak intelektual yang berkaitan dari kegiatan kreatif suatu kemauan daya pikir manusia yang diekspresikan dalam berbagai bentuk yang akan memberikan keuntungan kepada pemilik yang bersangkutan. tafsiran. 9.pidato. Peta. dan negara Indonesia. Prinsip Ekonomi. koreografi. sehingga perlindungan diberikan berdasarkan keseimbangan kepentingan individu dan masyarakat. Cipta yang dilindungi 1. tari. bangsa. Prinsip keadilan. 4. Hak Cipta Hak cipta adalah hak eksklusif bagi pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan—pembatasan menurut peraturan perundang—undangan yang berlaku. 3. Ceraamah. Jadi Badan Usaha Milik Negara dapat berupa perusahaan jawatan atau departement agency. Seni rupa dan segala brntuk seni rupa. Yayasan Asing Dalam hal yayasan asing dapat melakukan kegiatan diwilayah Indonesia dengan syarat tidak merugikan masyarakat. pewayangan dan pantomim. dan ciptaan lain yang berkaitan. Terjemahan. seni.

Pendaftaran Merek Setiap permohonan merek diajukan kepada Direktorat Jenderal Hak Paten Departemen Kehakiman dan HAM dan setiap permohonan yang telah disetujui akan mendapatkan lisensi yang terdaftar dalam daftar umum merek. Peraturan perundang-undangan. paten diberikan dalam jangka waktu 20 tahun terhitung sejak tanggal penerimaan dan jangka waktu itu tidak dapat diperpanjang. Keputusan badan arbitrase dan badan—badan lainnya. huruf—huruf. merek adalah tanda yang berupa gambar. Putusan pengadilan atau penetapan haki. Pelamggaran Hak Cipta Pelanggaran terhadap hak cipta telah diatur dalam pasal 72 dan pasal 73 undan—undang nomor 19 tahun 2002 tentang hak cipta. Pidato kenegaraan. permohonan paten diajukan dengan membayar biaya kepada Direktorat Jenderal Hak Paten Departemen Kehakiman dan Ham untuk memperoleh sertifikat hak atas paten. 4. Dan jangka waktu yang diberikan selama 2o tahun sejak varietas tanaman tersebut diberikan lisensi.Sementara itu yang tidak ada hak cipta meliputi: 1. 2. Hak Paten Hak paten merupakan hak eklusif yang diberikan oleh negara kepada inventor atas hasil invensinya di bidang teknologi yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri invensinya atau memberikan persetujuan kepada pihak lain untuk melaksanakan. Hak atas merek adalah hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada pemilik merk yang terdaftar dalam daftar umum merek untuk jangka waktu tertentu. Sedangkan jangka waktunya adala selama 10 tahun sejak lisensi diterima. yang dapat dikenakan hukum pidana dan perampasan oleh negara untuk dimusnahkan. nama. atau kombinasi dari unsur—unsur tersebut. Subjek perlindungan varietas tanaman . angka—angka. 5. Penyelesaian Sengketa Pemegang paten atau penerima lisensi berhak mengajukan gugatan atas ganti rugi kepada pengadilan niaga terhadap siapapun yang dengan sengaja atau tanpa hak melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud dengan perundang—undangan ini. Hasil rapat terbuka. Perlindungan Varietas tanaman Pengertian perlindungan varietas tanaman adalah perlindungan khusus yang diberikan negara terhadap varietas tanaman yang dihasilkan oleh pemulia tanaman terhadap varietas tanaman yang dihasilkan. Jangka Waktu Paten Berdasarkan pasal 8 Undang—undang Nomor 14 tahun 2001 tentang paten. kata. Permohonan Paten Sementara itu paten diberikan berdasarkan permohonan. 3. Hak Merek Pengertian hak merek berdasarkan pasal 1 Undang—undang nomor 15 tahun 2001 tentang merek.susunan warna.

6. Jangka waktu perlindungan rahasia hak dagang tidak terbatas lamaya sampai rahasia tersebut menjadi milik rahasia umum. Ruang lingkup rahasia dagang meliputi metode produksi. Formula Metode pengolahan bahan kimia dan makanan Metode dalam menyelemggarakan usaha Daftar konsumen Tingkat kemampuan debitur mengembalikan kredit Perencanaan Rencana arsitektur Tabulasi data Informasi teknik manufaktur Rummus—rumus perancangan Rencana pemasaran Perangkat lunak komputer Kode—kode akses Personal identification number (PIN) . 2. 12. 5. Varietas yang tidak dapat dibedakan secara jelas dari varietas yang dilindungi. atau informasi lain di bidang teknologi dan/atau bisnis yang memiliki nilkai ekonomi. Pembatalan. 3. 3. 8. 2. Perjanjian dalam bentuk akta notaris. 7. 2. 3. 14. Berkahirnya jangka waktu. Rahasia Dagang Pengertian rahasi adagang yang terkandung dalam undang—undang nomor 30 tahun 2000 tentang rahasia dagang adalah informasi yang tidak diketahui oleh umum dibidang teknologi dan/atau bisnis yang mempunyai nilai ekonomi karena berguna dalam kegiatan usaha dan dijaga kerahasiaannya oleh pemilik rahasia dagang. Sebab lain yang dibenarkan undang—undang. Dengan demikian hak varietas tanaman meliputi : 1. Mengiklankan. 2. Wasiat. Menyiapkan untuk tujuan propagasi. Varietas yang diproduksi dengan selalu menggunakan varietas yang dilibdungi. Mengimpor. Menawarkan. Perlaihan Hak perlindungan Varietas Tanaman Diatur dalam undang—undang nomor 29 tahun 2000 : 1. dan Mencadangkan untuk keperluan dalam butir a sampai dengan g. 4. 11. 10. Pencabutan. 6. metode penjualan. 9. Menjual atau memperdagangkan. 3. Hibah.1. 3. 8. 7. Objek Rahasia Dagang 1. Berakhirnya Hak Perlindungan Varietas tanaman Dalam pasal 56 Undang—undang no 29 Tahun 2000 : 1. 4. 13. 5. Memproduksi atau memperbanyak benih. metode pengolahan. 5. 2. Pewarisan. Mengekspor. varietas turunan esensial yang berasal dari suatu varietas yang dilindungi atau varietas yang namanya telah terdaftar. 4.

2. .produk. Jangka waktu yang diberikan terhadap tata letak sirkuit terpadu tersebut selama 10 tahun sejak diberikan perlindugan. 4. dan 16. Desain Industri Pengertian desain industri adalah suatu kreasi tentang bentuk konfigurasi. 3. 5. Sebab—sebab lain yang dibenarakan o leh perudang—undangan. Data pemasaran. Rencana usaha. Wasiat. misalnya putusan pengadilan. Hibah. Sanksi Setiap tindak pidana terhadap desain industri merupakan delik aduan yang dikenakan sanksi pidana/ kurungan/ penjara dan denda. Pengalihan Hak 1. Jangka waktu yang diberikan adalah 10 tahu sejak tanggal pemberian hak desain industri. Perjanjian dalam bentuk akta notaris. Pewarisan. Perjanjian dalam bentuk akta notaris. Sebab—sebab lain yang dibenarakan o leh perudang—undangan. Pengalihan Hak Rahasia Dagang 1. 3. Pewarisan.15. Hibah. Desain tata letak Sirkuit Terpadu Sirkuit terpadu adalah suatu produk dalam bentuk jadi atau setengah jadi yang didalamnya terdapat berbagai elemen dan sekurang—kurangnya satu elemen tersebut adalah elemen aktif. serta dibentuk secara terpadu didalam sebuah bahan semi konduktor dimaksudkan untuk menghasilkan suatu fungsi elektronik. Objek yang dilindungi 1. Semau informasi yang telah menjadi milik umum (publik) Informasi yang telah dipublikasaikan di muka umum. atau komposisi garis warnam atau gabungan keduanya dalam bentuk 3 dimensi atau 2 dimensi yang memberikan kesan estetis dan dapat diwujudkan dalam pola 2 dimensi atau 3 dimensi serta dapat dipakai untuk menghasilkan suatu kerjinan tangan . atau komoditas lainnya. 4. sebagian atau seleuruhnya saling berkaitan. 2. 5. BAB 8 PASAR MODAL Pengertian pasar modal adalah kegiatan yang bersangkutan dengan penawaran umum dan perdagangan efek atau perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya atau lembaga profesi yang berkaitan dengan efek untuk melakukan transaksi jual beli. Sanksi Setiap tindak pidana terhadap tata letak sirkuit terpadu merupakan delik aduan yang dikenakan sanksi pidana/ kurungan/ penjara dan denda. Wasiat. misalnya putusan pengadilan. 2.

Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 1995. 4. asuransi. suara dalam RUPS. Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian yaitu pihak yang menyelenggarakn kegiatan custodian sentral bagi bank cusstodian.010/1995. sebagai tanda bukti penyertaan tersebut dikeluarkan surat saham/saham kolektif kepada pemegang saham. 2. Instansi yang terkait Dalam Pasar Modal 1. 5. dapat berupa bursa uang. baik secara langsung maupun tidak langsung dengan harapan pada waktunya mendapatkan sejumlah keuntungan. Obligasi merupakan surat pernyataan utang dari perusahaan kepada para pemberi pinjaman. yakni pasar perdana dan pasar sekunder. Lembaga Penunjang. 3. peningkatan modal atau selisih nilai yang mungkin ada. Hak—hak pemegang saham adalah deviden. perusahaan efek.Dasar Hukum 1. 3. Keputusan Presiden Nomor 117/1999. 7. Hak—hak pemilik obligasi adalah pembayaran bunga. Emiten. Obligasi. peningktan nilai modal yang ada. hak menjual kembali kepada PT Danareksa. minyak. tembakau. Reksadana merupakan sertifikat yang menjelaskan bahwa pemilik menitipkan uang kepada pengelola reksadana untuk digunakan dalam investasi di pasar modal atau pasar uang. Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1995. Bursa Efek yaitu lembaga yang menyelenggarakn dan menyediakan sistem atau atau sarana untuk mempertemukan pemilik modal dan yang membutuhkannya. yakni para pemegang obligasi. Keputusan Menteri Negara Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor SK 38/SK/1999. Para Pelaku Pasar Modal 1. emas. penignkatan nilai modal yang mungkin ada. yakni barang yangdiperjual belikan. yaitu pengelola pasar modal dibawah departemen keuangan. SK Menteri Keuangan Nomor 646/KMK. 2. yakni kegiatan menanamkan modal. Komoditi.010/1995. Konsultan Hukum . perbankan dan lain lain. Sementara itu dalam pasar modal ada dua kesempatan untuk menjadi pemodal. SK Menteri Keuangan Nomor 645/KMK. Saham Merupakan penyertaan dalam odal dasar suatu perseroan terbatas. Produk—Produk Yang Terdapat Dalam Pasar Modal 1. Badan Pengawas pasar modal. 2. modal. SK Menteri Keuangan Nomor 647/KMK. Keputusan Presiden Nomor 121/1999. yakni lembaga yang terkait dalam kegiatan pasar modal serta lembaga—lembaga swasta yang terkait sebagai profesi penunjang. 9. Lembaga Kliring dan Penjamin yaitu pihak yang menyelenggarakan jasa kliring dan penjamin penyelesaian transaksi bursa. 3. apabila setifikat dijual kembali. 8. apabila obligasi dijual kembali. Hak –hak pemilik sertifikat obligasi adalah dividen yang dibayarkan secara berkala. 3. 4. yakni pihak yang melakukan penawaran ummum atau perusahaan yang memperoleh dana melalui pasar modal. Saham. Undang—Undang Nomor 8 Tahun 1995. 10. Notaris Notaris adalah pejabat umum yang berhak membuat akta otentik dan terdaftar di Bapepam.010/1995. Profesi Penunjang Pasar Modal 1. 4. karet. 5. perkapalan. 2. Pelaku. yakni pembeli dana/modal baik perorangan maupun kelembagaan/badan usaha yang menyisihkan kelebihan dana/uangnya untuk usaha yang bersifat produktif. timah. Keputusan Presiden Nomor 120/1999. Reksadana. dan lain—lain. 6. 2. pelunasan utang. Investasi .

pembekuan kegiatan usaha. pembatasan kegiatan usaha. Sanksi Terhadap Larangan 1. 2. maupun mahkluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan. 4. konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan atau jasa yang tersedia dalam masyarakat. Asas kepastian hukum. memberikan kesempatan kepada konsumen dan pelaku usaha untuk memperoleh haknya dan kewajibannya. keluarga. yaitu peringatan terulis. Larangan Dalam Pasar Modal 1. Perdagangan orang dalam. 3. denda. Asas keamanan dan keselamatan konsumen. yaitu dikenakan pelanggaran pidana di pasar modal dan denda. pembatalan pendaftaran.Konsultan Hukum adalah pihak yang memeberikan nasihat dan pendapat dari segi hukum mengenai kewajiban yang mengikat perusahaan yang hendak go public secara hukum. 3. pemakaian. 5. 2. pelaku usaha . dan pemanfaatan barang dan/atau jasa yang dikonsumsi atau digunakan. Asas Keadilan. Perusahaan Penilai Perusahaan penilai adalah pihak yang melakukan kegiatan penilaian kekayaan yang dimilik oleh perusaah yang hendak go public. 4. 2. Penipuan dan manipulasi dalam kegiatan efek. 2. untuk memberikan jaminan atas keamanan dan keselamatan kepada konsumen atas penggunaan . Sanksi administrasi. pembatalan perjanjian. baik bagi kepentingan sendiri. Larangan bagi orang dalam. Asas dan Tujuan 1. memberikan keseimbangan antara kepentingan konsumen. 3. Sanksi pidana.. Perusahaan efek yang memiliki informasi orang dalam. Meningkatkan kesadaran . 3. Hak dan Kewajiban Konsumen: . segala upaya dalam menyelenggarakan perlindungan konsumen harus memberikan manfaat yang sebesar—besarnya bagi konsumen. Asas keseimbangan. kemandirian konsumen untuk . yaitu mempengaruhi pihak lain dan memberikan informasi terhadap pihak lain. pencabutan izin usaha. 5. 4. orang lain. Meningkatkan pemberdayaan konsumen dalam memilih. yakni baik pelaku maupun konsumen mentaati hukum dan memperoleh keadilan dalam penyelenggaraan perlindungan konsumen. Tujuan perlindungan konsumen antara lain adalah : 1. Mengangkat harkat martabat konsumen. Larangan bagi pihak yang disamakan dengan orang dalam.elindungi diri sendiri. dan pemerintah dalam materi ataupun spiritual. Asas manfaat. BAB 9 PERLINDUNGAN KONSUMEN Pengertian Berdasarkan pasal 1 angka 2 Undang—undang Nomor 8 Tahun 1999. Akuntan Publik Akuntan publik adalah pihak yang bertanggung jawab memberikan pendapat terhadap kewajaran kewajiban laporan keuangan perusahaan yang hendak go public dan bukan kebenaran atas laporan keuangan. kemampuan.

Hak untuk mendapatkan advokasi dalam perlindungan konsumen. keamanan. Tanggung Jawab Pelaku Usaha Setiap pelaku usaha harus bertanggung jawab atas apa yang diperdagangkannya . 3. dan keselamatan dalam mengonsumsi barang. Kewajiban 1. 2. 4. Kewajiban 1. perawatan kesehatan. 5. Sanksi Sanksi yang diberikan oleh Undand—undang Nomor 8 Tahun 1999 yang terulis dalam pasal 60 sampai dengan pasal 63 dapat berupa sanksi administratif . Hak utuk mendapatkan kompensasi atau ganti rugi. Hak atas informasi yang benar dan jelas. Hak dan Kewajiban Pelaku usaha Hak 1. perintah penghentian kegiatan tertentu yang menyebabkan kerugian bagi pihak konsumen. mengikuti petunjuk informasi dan prosedur. 9. Hak untuk membela diri sepatutnya dalam perlindungan hukum. 5. Hak untuk memilih. BAB 10 ANTI MONOPOLI DAN PERSAINGAN TIDAK SEHAT Berdasarkan undang—undang yang ada dan pembuktian lainnya dalam beberapa hukum negara bahwa praktik monopoli tersebut harus dibuktikan adanya unsur—unsur yang mengakibatkan persaingan tidak sehat berdasarkan Undang—undang Nomor 5 Tahun 1999. Membaca. 3. Hak untuk menerima pembayaran sesuai dengan kesepakatan. Beritikad baik dalam melakukan kegiatan usahanya. 3. dan sanksi pidana pokok. 4. 2. 2. Hak—hak yang diatur dalam undang—undang. 8. 7. Memeberi kompensasi dan/atau ganti rugi kepada pihak yang dirugiikan. Melakukan informaso yang benar . Hak atas kenyamanan. Memberi kesempatan kepada konsumen untuk menguji dan mencoba baran yang diperdagangakn. Membayar sesuai dengan nilai tukar yang disepakati. Hak-hak yang diatur dalam undang-0-undang. penggantian barang dan/atau jasa yang sejenis atau setara nilainya. Mengikuti u[aya penyelesaian hukum sengketa secara patuh. dan/atau pemberian santunan sesuai dengan peraturan perundang—undangan yang berlaku. Hak untuk diperlakukan dan dilayani. Hak untuk mendapatkan pembinaan dan pendidikan untuk konsumen. 6. 5.1. . Hak untuk mendapatkan perlindungan hukum atas itikap konsumen yang tidak baik. Hak untuk rehabilitasi nama baik bila telah terbukti bersalah dalam pengadilan. 3. pembayaran ganti rugi. Memperlakukan konsumen secara benar. tanggung gugat produk timbul karena ada kerugian yang dialami pihak konsumen sebagai akibat dari produk yang cacat. Bentuk kerugian jonsumen dengan ganti rugi berupa pengembalian uang. 2. 4. Hak untuk didengar pendapat dan keluhannya. Menjamin mutu barang atau jasa. 6. Beritikan baik dalam bertransaksi pembelian. 4. serta tambahan berupa penempatan barang tertentu. pengumunan keputusan hakim. jelas dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang.

kartel. trust. persekongkolan. 8. integrasi vertikal. Menjaga kepentingan umum dan menjaga efisiensi ekonomi nasional. Mewujudkan iklim usaha yang kondusif melalui pengaturan persaingan yang sehat. 2. monopsoni. pembagian wilayah. baik mata uang indonesia maupun mata uang negara asing yang langsung atau tidak langsung yang timbul dikemudian hari karena perjanjian atau undang—undang dan yang wajib dipenuhi oleh debitor. pemilikan saham mayoritas dalam perusahaan sejenis dan persaingan tidak sehat.Asas Tujuan Dengan melakukan usaha di Indonesia. Mencegah praktik monopoli dan persaingan tidak sehat. 4. 6. yang dikuasai oleh seorang pembeli. antara lain sanksi administratif yaitu sanksi dapat berupa penetapan pembatasan perjanjian. 4. Komisi Pengawas Persaingan Usaha Komisi Pengawas Persaingan Usaha adalah sebuah lembaga yang berfungsi untuk mengawasi pelaku usaha dalam menjalankan kegiatan usahanya melakukan praktik monopoli atau persaingan secara tidak sehat. 3. Pemilikan saham adalah pelaku usaha dilarang memiliki saham mayoritas pada beberapa perusahaan sejenis . sehingga menjamin adanya kesempatan berusaha yang sama. 2. 5. penetapan harga. Monopoli adalah situasi pengadaan barang dagangan tertentu sekurang—kurangnya sepertiga dikuasai oleh satu orang atau satu kelompok. oligopsoni yang terbatas terhadap seorang pembeli. Peleburan. Ada beberapa bentuk persekongkolan yang dilarang dalam undang—undang no 5 tahun 1999. Penggabungan. Dengan demikian pelaku usaha dilarang melakukan penguasaan pasar baik secara sendiri ataupun bersama—sama pelaku usaha lainnya. 1. dan perjanjian dengan pihak luar negeri. Sanksi Ketentuan pemberian sanksi terhadap pelanggaran bagi pelaku usaha yang melanggar undang—undang ini dapat dikelompokkan menjadi dua kelompok . oligopsoni. cara atau perbuatan menguasai pasar. Prnguasaan pasar adalah proses. 7. sehingga harganya dapat dikendalikan. pemboikotan. Posisi Dominan artinya pengaruhnya sangat kuat yang merupakan suatu keadaan dimana pelaku usaha tidak mempunyai pesaing yang berarti di pasar bersangkutan dalam pasar yang digelutinya. Sedangkan yang dimaksud dengan utang adalah kewajiban yang dinyatakn atau dapat dinyatakan dalam jumlah uang. antara lain oligopoli. Monopsoni adalah keadaan pasar yang tidak seimbang . Jabatan Rangkap adalah seseorang yang menduduki jabatan direksi atau komisaris dari suatu perusahaan pada waktu yang bersamnaan dalam suatu perusahaan. dan Pengambil alihan adalah mengarahkan pelaku usaha yang berbadan hukum ataupun tidak untuk menjalankan usahanya secara terus menerus dan tetap dengan tujuan mencari keuntungan. dominan. . melakukan kegiatan yang sama dalam mendirikan perusahaan. larangan bagi terdakwa untuk menduduki jabatan tertentu. 3. penguasaan pasar. jabatasn rangkap. penghentian kegiatan usaha. Perjanjian yang Dilarang Dalam bisnis telah ditentukan pelarangan para pelaku usaha. pelaku usaha harus berasaskan demokrasi ekonom i dengan memperhatikan keseimbangan antara kepentingan pelaku usaha dengan kepentingan umum. Terciptanya efektifitas dan efisiensi dalam kegiatan usaha. Seperti yang diatur dalam undang—undang sebagai berikut : 1. Persekongkolan adalah berkomplot atau bersepakat melakukan sesuatu kejahatan atau kecurangan. Kegiatan yang dilarang dalam praktik bisnis adalah monopoli. atau pemberhentian tindakan produksi yang melanggar konsumen dan sanksi pidana pokok dan tambahan yaitu sanksi yang dierikan denda antara lain adalah pencabutan izin usaha. BAB 11 KEPAILITAN dan PENUNDAAN KEWAJIBAN PEMBAYARAN UTANG Pengertian kepailitan adalah seorang pedagang yang melakukan tindakan tertentu untuk mengelabui pihak kreditornya atau bersembunyi dari kreditor.

Sementara itu. Tagihan yang dijamin dengan gadai. Prakarsa hakim pengawas Permintaan pengurus atau permintaan satu atau lebih kreditor. 3. berkewajiban mengawasi pembayaran utang tetap. Dalam hal ini hakim pengawas setiap waktu dalam penundaan. Pencocokan Pencocokan piutang merupakan salah satu kegiatan yang penting dalam proses kepailitan. debitor adalah perusahaan asuransi. berdasarkan untuk mengamankan harta pailit melalui hakim pengawas. tanggal. Hakim pengawas bertugas untuk mengawasi pengurusan dan pemberesan harta pailit. Pihak—Pihak yang terkait dalam Pengurusan Harta Pailit 1. Panitia debitor dalam putusan pailit atau penetapan. pengalihan atau penggunaan kekayaan debitor dalam kepailitan merupakan kewenangan kurator. karena dengan pencocokan piutang iniliah nantinya ditentukan pertimbangan penentuan hak masing—masing kreditor. Apabila rencana perdamaian telah diajukan ke panitera. Kurator bertugas dalam pengurusan dan/atau pemberesan harta pailit. 2. Kejaksaan dapat mengajukan kepailitan untuk kepentingan umum. Dalam hal ini hakim pengawas dapat menetapkan: 1. Permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang harus diajukan kepada pengadilan niaga dengan di tanda tanhgani dengan pemiliknya dan advokatnya. 2. pengawasan. kemudian panitia dapat membentuk panitia kreditor. . Batas akhir pengajuan tagihan Batas akhir verifikasa pajak untuk menentukan besarnya pajak sesuai dengan pperaturan pajak. Meletakkan sita jaminan. 2. Menunjukkan kurator sementara untuk mengawas 1. berdasarkan 1. 2. Hari. atau pendidikan yang sudah harus dibayar. dalam 244 tidak berlaku penundaan utang. hipotik. Tagihan yang diistimewakan terhadap benda tertentu milik debitor. atau hak agunan atas kebendaan lainnya. debitor adalah perusahaan efek. kurator dapat meminta penyegelan harta pailit kepada pengadilan. 2. dan tempat rapat kreditor untuk mencocokkan piutang. Perdamaian Debitor pailit berhak untuk menawarkan rencana perdamaian kepada para krediturnya. Hari terkahir tagihan harus disampaikan kepada pengurus. Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang Dalam pasal 222. hak tanggungan. penundaan kewajiban pembayaran utang diajukan debitor apabila memiliki dua atau lebih kreditor. waktu. 3. Pembubaran kepada kreditor. 3. Namun selama putusan atas permohinan pernyataan pailit belum ditetapkan maka dapat mengajukan permohonan kepada pengadlan untuk 1. Debitor merupakan bank sehingga pernyataan pailit bagi bank sepenuhnya merupakan tanggung jawab Bank Indonesia. antara lain: 1.Pihak Pihak yang dapat mengajukan kepailitan adalah Debitor yang mempunyai dua atau lebih kreditor dan tidak membayar lunas. jaminan fidusia. Pengelolaan usaha debitor 2. hakim pengawas harus menentukan : 1. Tagihan biaya pemeliharaan. 2. Tanggal dan waktu rencana perdamaian.

Sementara itu pengadilan dapat menolak rencana perdamaian apabila : 1. Dalam keputusan hakim terdapat kekeliruan yang nyata. Pelaksanaan perdamaian tidak cukup terjamin. permohonan ini dilakukan apabila : 1. 2. Mediator terlibat dan di terima oelh kedua pihak yang sedang berseteru. Arbitrase Arbitrase adalah usaha perantara dalam meleraikan sengketa. prosedur sederhana . Sementara itu pihak ketiga yang ditunjuk menyelesaikan sengketa disebut mediator. 4. 4. 2. Negosiasi Setelah perkara diputus ditemukan bukti baru yang bersifat menentukan nantinya. Dalam pada itu penyelesaian sengketa dengan arbitrase lebih disukai oleh pelaku bisnis dan ekonomi karena tingkat kerahasiaannya. yakni penyelesaian sengketa dengan cara yang formal ataupuun yang informal. Tujuan mediasi untuk mencapai penyelesaian dan kesepakatan yang dapat diterima oleh pihak—pihak yang bersengketa. Konsiliasi adalah usaha mempertemukan keinginan pihak yang berselisih utuk mencapai persetujuan dan penyelesaian. Perdamaian itu dicapai karena penipuan atau persekongkolan dengan satu atau lebih kreditor. negosiasi juga diatikan sebgai penyelesaian sengketa secara damaimelalui perundingan pihak yang bersengketa. Konsiliasi 1. Mediasi Mediasi adalah proses pengikutsertaan pihak ketiga dalam penyelesaian sutu perselisihan sebagai penasihat. oleh karena itu mediasi mengandung unsur—unsur berikut. dapat diajukan permohonan peninjauan kembali kepada mahkamah agung. keputusan arbiter mengikat pihak— pihak yang bersengketa. Nama yang menjadi pihak kosiliasi adalah konsialiator. 3.konsiliator memiliki hak dan kewenangan untuk menyatakan pendaapat secara terbuka dan tidak meihak kepada yang bersengketa. Suatu perjanjian arbitrase tidak batal dikarenakan sebab berikut : . Pada umumnya di dalam kehidupan suatu masyarakat telah mempunyai cara untuk menyelesaikan konflik atau sengketa sendiri. 2. Merupakan sebuah penyelesaian sengketa melalui perundingan. 2. dan disebabkan keputusan yang diberikan bersifat final. Namun dalam Undang—Undang 30 Tahun 1999 tidak memberikan suatu rumusan yang eksplisit tentang konsiliasi. 3. BAB 12 PENYELESAIAN SENGKETA Pada umumnya dibagian suatu akhir perjanjian dicantumkan suatu kalusula yang dapat menentukan penyelesaian sengketa. Negosiasi adalah proses tawar menawar dengan jalan berunding guna mencapai kesepakatan antara pihak yang satu dengan yang lainnya. Mediator bertugas sebagai pencari jalan keluar dari pihak yang bersengketa. Permohonan Peninjauan kembali Terhadap keputusan hakim yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap. Harta debitor termasuk benda untuk mana dilaksanakan hak untuk menahan suatu benda jauh lebih besar daripada jumlah yang disetujui dalam perdamaian. Dalam meyelesaikan perselisihan. 2. Cara—cara Penyelesaian Sengketa 1.

dan mahkamah agung . 2. Peradilan Arbitrase ad hoc atau arbitrase volunter yakni arbitrase yang dibentuk secara khusus untuk menyelesaiakn suatu masalah. 5. Peradilan umum adalah salah satu kekuasaan hakim bagi rakyat pencari keadilan yang pada umumnya mengenai perkara perdata atau pidana. pengadilan tinggi. 7. 6. Dalam pada itu arbitrase terbagi kedalam dua jeni. yaitu : 1. 2.1. 2. Peradilan adalah suatu lembaga yang di bentuk untuk mengahindari perlakuan mengahakimi sendiri atas suatu masalah persengketaan yang sedang terjadi. 4. Arbitrase institusional yakni merupakan lembaga yang bersifat permanen untuk mengut=rusi masalah arbitrase. 1. 3. dengan demikina pelaksanaan hukum dalam peradilan umu meliputi pengadilan negeri. Meninggalnya salah satu pihak Bangkrutnya salah satu pihak Novasi (pembaruan utang) Insolvensi (keadaan tidak mampu membayar) Pewarisan Berlakunya syarat—sayarat hapusnya perikatan pokok Berakhrnya atau batalnya perjanjian pokok.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->