BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Dari waktu ke waktu, novel terus mengalami perkembangan. Masingmasing novel tersebut mewakili semangat dari setiap zaman di mana novel itu muncul. Di awal tahun 2000 muncul jenis novel yang dikatakan sebagai chicklit, teenlit,dan metropop. Ketiga jenis tersebut sempat dianggap sebagai karya yang tidak layak disejajarkan dengan karya sastra pendahulu mereka oleh kelompokkelompok tertentu. Di antara karya-karya tersebut yang tergolong ke dalam jajaran best seller, antara lain Cintapuccino karya Icha Rahmanti, Eiffel I’m In Love karya Rahma Arunita, Jomblo karya Aditya Mulya, dan lain sebagainya. Akan tetapi, walau bagaimana pun juga, seperti yang telah dikemukakan di awal, setiap karya sastra mewakili zaman tertentu. Begitu juga dengan karya-karya tersebut yang kini berdampingan kemunculannya bersama Supernova karya Dee, Dadaisme karya Dewi Sartika, Tetralogi Laskar Pelangi karya Andrea Hirata, 5 cm karya Donny Dhirgantoro, dan novel-novel terbaru lainnya yang memiliki kekuatan serta pembaca sasaran masing-masing. Lalu, bagaimana perkembangan novel Indonesia Sebelum Balai Pustaka? sebelum berdirinya Balai Pustaka, tahun 1917. Sejauh kepustakaan yang dapat dirunut, terbukti belum pernah ada ahli atau -pengamat kesusastraan Indonesia yang berusaha mengungkap khazanah kesusastraan sebelum Balai Pustaka tersebut, secara menyeluruh dan khusus. Seandainya pun pernah ada yang melakukan, ratarata terbatas pada topik-topik yang sangat spesifik. Dalam hubungan ini pantas disebut, misalnya, penelitian yang lebih dari memadai yang pernah dilakukan oleh

1

Claudine Salmon, berjudul Literature in Malay bz the Chinese of Indonesia: A Provisional Annotated Bibliography (1981), atau yang dilakukan oleh no Joe Lan dengan bukunya Sastera Indonesia-Tionghoa, atau seperti juga yang dilakukan oleh John B. Kwee dengan disertasinya berjudul Chinese Maley Literature of the Peranakan Chinese in Indonesia 1880-1942 (1977). Ketiga peneliti tersebut jelas sekali hanya mengkhususkan pembicaraannya pada khazanah kesusastrann yang ditulis oleh pengarang Peranakan Cina. Peneliti lain yang pernah mencoba menunjukkan khazanah kesusastraan Indonesia dari sisi yang lain hampir-hampir belum pernah ada, dan masih sangat sedikit, Dari yang sedikit ini, tampak hanya Pramoedya Ananta Toer yang cukup mempunyai perhatian, khususnya dalam mengungkap khazanah novel sebelum Balai Pustaka yang ditulis oleh pribumi atau peranakan Eropa. Dua buah buku Pramoedya yang masing-masing berjudul Tempo Doeloe (19E2) dan Sang Pemu1a (19P5), menunjukkan perhatiannya itu. Dalam hubungan ini perlu di jelaskan sedikit bahwa sebenarnya ada beberapa ahli yang mempunyai cukup perhatian mengenai khazanah kesusastraan Indonesia sebelum Balai Pustaka yang melihat tidak hanya sesisi saja. Hanya sayang sekali, para ahli tersebut agaknya belum melakukan penelitian yang mendalam, sehingga mereka pada umumnya hanya dapat menuliskannya dalam bentuk artikel kecil di sebuah majalah. Di antara para ahli yang sedemikian itu, dapat disebutkan disini misalnya C.W. Watson dalam “Some Preliminary Remarks on the Antecedents of Modern Indonesian Literature” (dalam Bra, 1971), W.Q. Sykorsky dalam “Some Additional Remarks on the Antecedents of Modern

2

1.Indonesian literature” 1980). Untuk mengetahui nilai pendidikan dalam novel Atheis karya Achdiat K. Tujuan dari penulisan ini adalah : 1. Analisis unsur intrinsik dan ekstrinsik dalam novel Atheis karya Achdiat K. Miharja.4 Metode Pengumpulan Data Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan. akhirnya penulis tertarik untuk menelaah lebih jauh mengenai novel Indonesia. Merujuk pada latar belakang tersebut. Nilai pendidikan yang terdapat dalam novel Atheis karya Achdiat K. Miharja. Dalam penulisan ini hanya akan dibahas sebagai berikut : 1. Pada kesempatan ini penulis mencoba untuk menganalisa unsure intrinsic dari novel Atheis karya Achdiat K. 2. dan beberapa tulisan Jakob Sumardjo yang tersebar di berbagai penerbitan. maka harus dibaca. Untuk mendekripsikan unsur intrinsik dan ekstrinsik yang terdapat dalam novel Atheis karya Achdiat K. Data didapat dalam bentuk tulisan. disimak.2 Tujuan Penulisan Setiap kegiatan penulisan pasti mempunyai tujuan yang akan dicapai. Miharja.3 Pembatasan Masalah Masalah-masalah yang diidentifikasikan penulis tidak dapat dibahas semua mengingat keterbatasan penulis dalam penulisan ini. Miharja. Miharja. 1. 2. 1. hal-hal yang penting 3 .

3. kemudian juga mengumpulkan dan mempelajari sumber tulisan yang dapat dijadikan acuan dalam hubungannya dengan obyek yang akan diteliti. Merangkai teori dengan catatan sehingga menjadi perangkat yang harmonis yang siap sebagai landasan penulisan. Membaca dengan cermat dan teliti terhadap sumber data yang primer dan mencatat yang penting berdasarkan kelompok kelas kata. Untuk mengumpulkan data perlu menggunakan tehnik-tehnik yang tepat dengan data yang hendak dicari atau dikumpulkan dalam penulisan. yaitu catatan dokumen yang meliputi langkah-langkah sebagai berikut : 1. Adapun tehnik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah non interaktif. Mencari sumber data dan mengumpulkan sumber data yang dapat digunakan sebagai pendukung penulisan. Mengumpulkan data-data sekunder dari buku-buku referensi dan novel. Miharja yang relevan dan diklasifikasikan sesuai dengan fungsinya. 4 . Hasil pemahaman yang berupa cuplikan-cuplikan dalam novel Atheis karya Achdiat K. 2.dicatat.

Novel merenungkan dan melukiskan realitas yang dilihat. karakter yang banyak dan setting cerita yang beragam.BAB II LANDASASAN TEORITIS 2. Sedangkan dlam bahasa perancis disebut Nouvelle. Namun sampai saat ini belum ada patokan yang dapat diterima oleh semua pihak.1. Kedua istilah tersebut dipakai dalam pengertian yang sama yaitu prosa yang agak panjang dan sederhana karena hanya menceritakan maksud kejadian yang memunculkan suatu konflik yang mengakibatkan adanya perubahan nasib pelakunya. Beberapa pendapat mengenai novel dikemukakan oleh para ahli sastra. dirasakan dalam bentuk tertentu dengan pengaruh tertentu atau ikatan yang dihubungkan dengan tercapainya gerak-gerik hasrat manusia. Pengertian Novel Istilah tentang novel antara Negara satu dengan Negara lain beragam. Novel dalam arti umum berarti cerita berbentuk prosa dalam ukuran yang luas yaitu cerita dengan plot dan tema yang kompleks. Novel memiliki ciriciri sebagai berikut :      Menceritakan sebagian kehidupan yang luar biasa Terjadinya konflik hingga menimbulkan perubahan nasib Terdapat beberapa alur atau jalan cerita Terdapat beberapa insiden yang mempengaruhi jalan cerita Perwatakan atau penokohan dilukiskan secara mendalam Novel ialah suatu cerita dengan alur panjang mengisi satu buku atau lebih yang Mengarang kehidupan manusia yang bersifat imajinatif The Advanced Meaner 5 . Dalam Bahasa jerman disebut Novelle.

dan angakatn 1966 atau disebut juga angkatan Orde Lama. angkatan 1933. menceritakan kehidupan manusia hingga terjadinya konflik yang dapat menyebabkan perubahan nasib bagi para pelakunya. seperti angkatan 1920-an atau disebut juga angkatan Balai Pustaka. serta dapat menolong pembacanya menjadi manusia yang berbudaya. terharu. manusia dengan lingkungannya maupun manusia dengan penciptaNya. memberikan penghayatan yang mendalam terhadap apa yang kita ketahui. Hasil cipta sastra akan selalu berbicara masalah manusia dengan segala permasalahan hidupnya. angkatan 1933 dengan tokoh sastrawannya Sutan Takdir Alisahbana (dalam bidang prosa) dan Amir Hamzah (bidang puisi).2. Selain itu dapat memberikan kegembiraan dan kepuasan batin. Angkatan 1920-an identik dengan novel Marah Rusli berjudul Siti Nurbaya. Perkembangan Novel di Indonesia Ketika kita membahas masalah perkembangan sastra Indonesia. pengalaman jiwa yang terdapat dalam karya sastra memperkaya kehidupan batin manusia khususnya pembaca. angkatan 1945 yang disebut angkatan Pendobrak. 6 . baik hubungan manusia dengan manusia. Chairil Anwar dengan puisi-puisinya yang sangat monumental berjudul Aku. Manfaat dari membaca novel adalah memberi kesadaran kepada pembaca tentang kebenaran-kebenaran hidup ini.Of Current English. menyegarkan perasaan pembaca. Hasil karya sastra novel mengandung keindahan yang dapat menimbulkan rasa senang. bayangan kita seringkali tertuju pada angkatan-angkatan sastra Indonesia. Angjatan 1945 dengan tokoh sentralnya. menarik perhatian. yang disebut juga angkatan Pujangga Baru. nikmat. 2.

Prosa lama bersifat anonim.B. Taufik Ismail dengan kumpulan puisinya berjudul Tirani dan Benteng. Seiring dengan perkembangan puisi. prosa pun mengenal prosa lama dan prosa baru atau prosa modern. Jassin). Karena genre sastra terdiri dari tiga bentuk (yaitu puisi.B. Pembagian angkatan seperti itu dikemukakan oleh Hans Bague Jassin (H. dan drama). Sedangkan prosa baru. Tentu saja pendidikan formal saat itu adalah milik penjajah Belanda. fabel. apalagi memang kepakaran H.Angkatan 1966 dengan tokoh centralnya Dr. Tentu boleh-boleh saja kita setuju dengan pembagian seperti itu. Jassin dalam mengapresiasi sastra Indonesia cukup mumpuni. Seperti puisi. 7 . dengan penjenisannya meliputi dongeng. novelet. meliputi cerpen. Pendidikan di Indonesia. seorang ahli sastra Indonesia yang sering disebut-sebut sebagai Paus Sastra Indonesia. dimulai tahun 1900-an. prosa Indonesia pun berkembang pula. maka ada baiknya kita menganalisis perkembangan genre sastra ini dari tiga bentuk itu. dan drama dalam lingkup sastra Indonesia. prosa. dalam pembelajaran ini Anda akan menganalisis perkembangan puisi. prosa. Tetapi yang lebih penting kita ketahui adalah bahwa sastra Indonesia dari masa ke masa mengalami perkembangan. yaitu ketika penjajah Belanda membolehkan bangsa boemi poetra (sebutan untuk orang Indonesia oleh Belanda) memasuki pendidikan formal. terutama pendidikan formal. dengan diukur dari panjang pendeknya. Menarik untuk diperhatikan bahwa perkembangan sastra Indonesia berbanding lurus dengan perkembangan dunia pendidikan di Indonesia. Dengan demikian. sage. dan novel/roman. hikayat.

peduli pada sesama dan alam dibaikan. berjudul Robohnya Surau Kami. Tahun 1949 muncul novel karya Achdiat Karta Miharja berjudul Atheis. buah karya Marah Rusli. buah karya Ali Akbar Navis (lebih dikenal dengan A.Prosa Indonesia baru pun mulai muncul tahun 1920-an. Tahun 1955 muncul cerpen yang sangat terkenal. menjelang kemerdekaan muncul Armiyn Pane yang menulis novel Belenggu yang dianggap novel modern pada zamannya. 8 . sepertimencari nafkah. Tahun 1945 perlu dicatat nama Idrus sebagai prosaic cerpen. Navis nambapknya ingin mendobrak paham keagamaan masyarakat Indonesia yang mengira beribadah hanyalah sekedar melaksanakan shalat. Navis). Cerpen ini sarat dengan kritik sosial menyangkut kesalahan orang dalam menganut agama. puasa. Atheis termasuk novel yang cukup berhasil karena hamir semua unsurnya menonjol dan menarik unuk dibaca. dengan ditandai munculnya novel monumental berjudul Siti Nurbaya. adalah orang yang 180 derajat berbalik dari taat beragama tiba-tiba menjadi seorang yang atheis karena pengaruh pergaulannya dengan Rusli dan Anwar yang memang berpaham komunis. tokoh utama dalam novel ini. Lewat tokoh Haji Shaleh yang tiba-tiba masuk neraka karena ulahnya di dunia yang mengabaikan kepentingan keluarga. Hasan. atau mengaji Quran. Lalu. Buku kumpulan cerpennya Dari Ave Maria ke Jalan Lain Ke Roma menjadi buku yang cukup terkenal. Selain itu juga novel singkat yang digarap dengan nada humor berjudul Aki. sedangkan kegiatan lain di luar ibdah formal. Dengan mengambil latar Pasundan berhasil mengangkat sebuah tema terkikisnya sebuah kepercayaan keagamaan. Lalu zaman Pujangga Baru muncul pula Sutan Takdir Alisjahbana dengan roman berjdul Layar Terkembang.A.

sebuah novel yang mengisahkan tentang korupsi di tubuh Perusahaan Minyak Nusantara (Perminus). Empat orang di antara tujuh orang itu (Pak Balam. karya Ayu Utami. Pak Balam. yaitu bahwa setiap manusia harus mengakui dosanya agar terbebas dari bayang-bayang ketakutan. hanya Wak Katok yang enggan mengakuinya. Namun demikian. muncul novel Ronggeng Dukuh Paruk. Sanip dan Pak Balam. Kecuali Pak Haji yang meinggal karena tertembak senapan Wak Katok. dan menyuruh para pendamar yang lain juga mengakui dosa-dosanya. buah karya Mochtar Lubis. Sutan. khususnya Cilacap.H. Ayu Utami 9 . dan Pak Haji). Haimau! Harimau! Sarat dengan pesan moral. menulis novel berjudul Ladang Perminus. Novel ini seolah-olah menelanjangi tindakan korupsi di tubuh Pertamina. Tahun 1975 nuncul novel Harimau! Harimau!. Buyung. Dan novel paling mutakhir adalah Saman. sebuah novel yang berhasil mendeskripsikan adat orang Jawa. Semua memang mengakui. Talib. Di tengah hutan itu mereka berhadapan dengan seekor harimau yang tengah mencari mangsa. Tahun 1982. sebagai perusahaan pertambanyak minyak nasional. karya Ahmad Tohari. orang yang pertama terluka karena diterkam harimau. Talib. garapan Iwan Simatupang. Sutan. mengakkui dosa-dosanya di masa muda. menceritakan tentang tujuh orang pencari damar yang berada di tengah sutan selama seminggu. novel ini banyak memperoleh pujian dan sorotan para kritikus sastra. 1998. baik dalam maupun luar negeri. tiga yang lalinnya meninggal karena diterkam Harimau. Wak Katok. Tahun 1990. Mereka adalah Pak Haji. Ramadhan K.Tahun 1968 muncul novel berjudul Merahnya Merah. sebuah novel yang cukup absurd. terutama dalam hal gaya bercerita.

mengenai deribonucleic acid dan makhlluk ruang angkasa. telah terbit novel termuda. angkatan 1933. kini masalah sesks sudah bukan merupakan hal yang tabu untuk diungkapkan. Tapi mungkin zamannya sudah berubah. Novel ini ditulis oleh Eliza Vitri Handayani. sebuah novel futurisktik tentang Indonesia tahun 2048. Angjatan 1945 dengan tokoh sentralnya.termasuk novelis yang membawa pembaharuan dalam perkembangan novel Indonesia. Ironis. Sejarahnya. Ketika kita membahas masalah perkembangan sastra Indonesia. bahwa yang mengungkap secara detail dan sedikit jorok dalam nobvel ini adalah justru seorang wanita. Novel merupakan salah satu karya sastra yang tidak asing lagi bagi kita. 10 . dari penulis termuda pula yang menulis novel berjudul Area X. Angkatan 1920-an identik dengan novel Marah Rusli berjudul Siti Nurbaya. seperti angkatan 1920an atau disebut juga angkatan Balai Pustaka. Dan untuk tahun 2000-an ini. angkatan 1933 dengan tokoh sastrawannya Sutan Takdir Alisahbana (dalam bidang prosa) dan Amir Hamzah (bidang puisi). Lalu yang jadi pertanyaan adalah bagaimana perkembangan novel dari masa ke masa. novel hadir sebagai alat untuk merepresentatifkan kehidupan manusia yang tertuang dalam karya fiksi. terutama novel Indonesia. sebuah SMA favorit di Indonesia. Begitulah perkembangan genre sastra prosa di Indonesia. yang disebut juga angkatan Pujangga Baru. seorang siswi kelas 2 SMA Nusantara Magelang. bayangan kita seringkali tertuju pada angkatan-angkatan sastra Indonesia. Ayu Utami. tepatnya tahun 2003 yang baru silam. Dalam Saman. dan angakatn 1966 atau disebut juga angkatan Orde Lama. angkatan 1945 yang disebut angkatan Pendobrak. sesuatu yang di Indonesia dianggap kurang sopan untuk diungkap. Ayu Utami tidak sungkan-sungkan membahas masalah seks.

dimulai tahun 1900-an. yaitu ketika penjajah Belanda membolehkan bangsa boemi poetra (sebutan untuk orang Indonesia oleh Belanda) memasuki pendidikan formal.Chairil Anwar dengan puisi-puisinya yang sangat monumental berjudul Aku.B. maka ada baiknya kita menganalisis perkembangan genre sastra ini dari tiga bentuk itu. Pendidikan di Indonesia. Taufik Ismail dengan kumpulan puisinya berjudul Tirani dan Benteng. terutama pendidikan formal. Tetapi yang lebih penting kita ketahui adalah bahwa sastra Indonesia dari masa ke masa mengalami perkembangan. dan drama). seorang ahli sastra Indonesia yang sering disebut-sebut sebagai Paus Sastra Indonesia. prosa. Abdullah bin Abdulkadir Munsyi telah meletakkan dasar-dasar penulisan prosa dengan teknik bercerita yang disandarkan pada pengumpulan data historis yang bertumpu pada lawatan-lawatan biografls. Angkatan 1966 dengan tokoh centralnya Dr. Jassin dalam mengapresiasi sastra Indonesia cukup mumpuni. Jassin). Pada pertengahan abad ke-19.B. Dengan demikian. apalagi memang kepakaran H. karya prosa yang diakui menjadi karya pertama yang memenuhi unsurunusr struktur sebuah novel modern baru benar-benar muncul di awal abad ke-20. Menarik untuk diperhatikan bahwa perkembangan sastra Indonesia berbanding lurus dengan perkembangan dunia pendidikan di Indonesia. dalam pembelajaran ini Anda akan menganalisis perkembangan puisi. dan drama dalam lingkup sastra Indonesia. Karena genre sastra terdiri dari tiga bentuk (yaitu puisi. prosa. Pembagian angkatan seperti itu dikemukakan oleh Hans Bague Jassin (H. Tentu boleh-boleh saja kita setuju dengan pembagian seperti itu. 11 . Tentu saja pendidikan formal saat itu adalah milik penjajah Belanda. Akan tetapi.

Setting Setting merupakan latar belakang yang membantu kejelasan jalan cerita. Agus Priantoro. S. novel Belenggu karya Armjn Pane. Sudut Pandang Sudut pandang dijelaskan perry Lubback dalam bukunya The Craft Of Fiction (Lubbock. antara lain Salah Asuhan. Unsur-Unsur Novel Novel mempunyai unsure-unsur yang terkandung di dalam unsure-unsur tersebut adalah : 1. 1968). Novel-novel tersebut. Harimau! Harimau!. 2. M.Pd) c. setting ini meliputi waktu.Pd. Kalau Tak Untung. Tema Tema merupakan ide pokok atau permasalahan utama yang mendasari jalan cerita novel (Drs. M. Sementara itu. Sengsara Membawa Nikmat. tahun 1920 dianggap sebagai tahun lahirnya kesusastraan Nasional dengan ditandai lahirnya novel Azab dan Sengsara. Tenggelamnya Kapal Van der Wijk. Pergolakan. Agus priantoro. social budaya (Drs. tempat. Rustamaji. Pada masa awal abad ke-20. begitu banyak novel yang memiliki unsur wama lokal.Pd) b. Sementara itu. Siti Nurbaya. 12 .Novel yang dimaksud adalah novel karya Mas Marco Kartodikromo dan Merari Siregar.3. S. Unsur Intrinsik Unsur Intrinsik ini terdiri dari : a. hingga saat ini lazim dikatakan sebagai tonggak munculnya novel modern di Indonesia. Rustamaji. dan masih banyak lagi yang lainnya.Pd.

Gaya Bahasa Merupakan gaya yang dominant dalam sebuah novel (Drs.Pd) 13 . serba tahu. mengungkapkan perasaannya sendiri dengan kata-katanya sendiri. S. Agus Priantoro. ia serba melihat. Alur dibedakan menjadi 2 bagian. Pelaku bisa diketahu karakternya dari cara bertindak. lingkungan tempat tinggal.Pd) f. yaitu alur maju (progresif) yaitu apabila peristwa bergerak secara bertahap berdasarkan urutan kronologis menuju alur cerita.  Pengarang mengunakan sudut pandang tokoh bawahan. ia sama sekali berdiri di luar cerita. S. ia lebih banyak mengamati dari luar daripada terlihat di dalam cerita pengarang biasanya menggunakan kata ganti orang ketiga.Pd. M. Alur / Plot Alur / plot merupakan rangkaian peristiwa dalam novel. Rustamaji.Menurut Harry Show (1972 : 293) sudut pandang dibagi menjadi 3 yaitu :  Pengarang menggunakan sudut pandang took dan kata ganti orang mengisahkan apa yang terjadi dengan dirinya dan pertama. Rustamaji. Agus Priantoro. S.  Pengarang menggunakan sudut pandang impersonal. (Drs. ciri fisik.Pd) e. d. Ia melihat sampai ke dalam pikiran tokoh dan mampu mengisahkan rahasia batin yang paling dalam dari tokoh. M. Sedangkan alur mundur (flash back progresif) yaitu terjadi ada kaitannya dengan peristiwa yang sedang berlangsung (Paulus Tukan.Pd. serba mendengar. Penokohan Penokohan menggambarkan karakter untuk pelaku.

di luar unsure intrinsic. Unsur Ekstinsik Unsure ini meliputi latar belakang penciptaan. Perhatian terhadap unsur – unsur ini akan membantu keakuratan penafsiran isi suatu karya sastra (Drs.Pd. Agus Priantoro. sejarah.2.Pd). S. biografi pengarang. 14 . M. dan lain – lain. Unsur – unsur yang ada di luar tubuh karya sastra. Rustamaji.

karena pekerjaannya berada didaerah yang jauh dari desa tempat kelahirannya dulu.Hasan adalah anak tunggal dari pensiunan manteri guru yang tinggal di lereng gunung Telaga Bodas ditengah-tengah pegunungan priangan yang indah bernama kampung panyeredan di wilayah Bandung yang pada waktu itu masih dalam keadaan dijajah pemerintahan Jepang. Setelah Hasan merasa cukup dengan ajaran-ajaran dari kiayi Mahmud dan orang tuanya.BAB III PEMBAHASAN 3. Kini Hasan harus terpisah dengan kedua orang tuanya.walaupun Hasan masih kecil tapi.1. Kedua orang tua Hasan semakin bangga melihat Hasan tumbuh dewasa dengan kadar keimanan yang cukup tinggi. Keimanannya semakin meningkat setelah Hasan menimba ilmu disana dan mengamalkannya dalam setiap langkah hidupnya.sopan.dia sudah menunjukkan pribadi Islam yang taat. kebahagiaan dan kebanggaannya bertambah ketika Hasan berniat untuk pergi memperdalam ilmu tarekat pada kiayi Mahmud seperti yang dilakukan oleh kedua orang tuanya dulu.Ayahnya Raden Wiradikarta menginginkan Hasan menjadi anak yang baik.berilmu dan berakhlak sholeh. maka setelah ia sekolah. Miharja menceritakan tentang perjalanan hidup seseorang bernama Hasan yang lahir dari sebuah keluarga yang sangat taat kepada agamanya yaitu Islam.Hasan selalu patuh kepada semua peraturan kedua orang tuanya. Hasan pun bekerja disebuah kantor milik Jepang. Walaupun Hasan jauh dari kedua orang tuanya dan bekerja pada 15 .Sejak kecil Hasan dididik dengan cara Islam. Sinopsis Dalam novel ‘Atheis’ karya Achdiat K.Oleh karena itu.

Kartini pun selalu ada disana.Rusli mengenalkan seorang perempuan bernama Kartini yang bersamanya pada waktu itu kepada Hasan. Suatu ketika.Hasan sedikit melalaikan niat awalnya itu karena sering berdiskusi tentang berbagai hal dengan Rusli ataupun Kartini.Hasan pun sering datang kerumah Rusli.Hasan bertemu sahabat lamanya bernama Rusli.Hasan sedang bekerja pada loketnya.Mereka selalu pergi bertiga hingga perasaan lain pun datang kepada Hasan untuk Kartini.tapi semua kebahagiaan itu belum cukup karena ternyata kedua temannya itu mempunyai keyakinan yang berbeda dengan dirinya.Hasan sangat senang bertemu dengan sahabat lamanya itu.Dalam waktu yang bersamaan.tapi niat baiknya itu semakin terkikis oleh kebaikan Rusli dan Kartini.Walaupun niat Hasan mulai luntur tapi dia masih taat pada ajaran Agamanya.Baginya Kartini adalah jelmaan yang dikirim Tuhan untuk menggantikan Rukmini yang telah pergi dari kehidupannya.kekasihnya dulu pada waktu dikampung.dia pun menerima 16 .Hasan pun sering diajak pergi ke Restoran oleh Rusli dan Kartini.orang-orang Jepang tetapi Hasan masih memegang teguh agamanya dan masih menjadi pribadi dengan keimanan yang kuat. Meskipun Hasan bahagia dengan sahabat lamanya itu.Hal itulah yang membuat Hasan berniat untuk mengIslamkan kedua temannya itu.mereka beranggapan bahwa sebenarnya Tuhan itu tidak ada.ditambah lagi dengan adanya Kartini yang menurut Hasan adalah sesosok perempuan yang sangat mirip dengan Rukmini.Ketiganya saling bercakap-cakap sampai pada titik kesimpulan bahwa Hasan disuruh berkunjung kerumah Rusli yang tidak jauh dari perumahan yang ditempati Hasan. dia teman kecil Hasan yang telah meraih kesuksesan dan memiliki pengalaman hidup yang luas.Selain berkunjung kerumah Rusli.

Tetap berada di jalan yang telah diajarkan oleh orang tuanya sejak kecil yaitu jalan Agama atau memasuki dunia yang baru saja ia kenal dari sahabatnya Rusli dan Kartini namun telah menariknya dengan kuat menjadi seorang Atheis.Awalnya Hasan ingin menuntun istrinya itu menjadi seorang muslimah dengan satu keyakinan dalam rumah tangga yang baru saja ia masuki.Mengetahui keadaan seperti itu.Hasan pun menceraikan Kartini karena dia beranggapan bahwa Kartini telah berselingkuh dengan Anwar.Anwar dikenalkan Rusli kepada Hasan dan Kartini ketika mereka berada disebuah Restoran.akhirnya Hasan menikahi Kartini yang sudah menjadi cita-citanya dari sejak ia mengenalnya.hal itu terjadi karena satu permasalahan antara Kartini dengan orang tua Hasan yang memang dari semula tidak pernah menyetujui pernikahan mereka karena Kartini seorang Atheis.berusaha menyesuaikan diri dengan pergaulan Kartini dan paham yang diyakininya. Kehadiran Kartini mengubah seluruh hidup Hasan.dia selalu pergi dengan Anwar ketika meninggalkan rumah.terombang-ambing antara dua pilihan.Sejak saat itu Hasan telah mengetahui bahwa Anwar menaruh hati kepada Kartini.hatinya bimbang.seorang seniman dan sekaligus teman Rusli.perasaan Hasan.Masalah meruncing ketika muncul Anwar.Sejak saat itu mereka semakin dekat dan akrab.tapi sering pula Hasan berfikir.Begitulah pemikiran Hasan yang pada saat itu keadaannya yang sedang sakit TBC.Hasan mengalami berbagai konflik yang menyebabkan pertentangan hebat didalam batinnya.Tapi semua harapan itu hilang ketika Kartini sering meninggalkan rumah setelah beberapa bulan pernikahan. Rumah tangga yang semula diselimuti kabahagiaan harus berakhir dengan perceraian.mengeluh.dia sangat sedih dan menyesal karena dia sudah melukai 17 .

. dengan penyakit TBC yang dideritanya ditambah dengan penyesalan yang sangat dalam maka Hasan pun semakin lemah dan harapannya telah kosong..Manusia yang paling tinggi akal pikirannya dan yang paling dalam perasaan perikemanusiaan dan pertimbangan susilanya itu. Hidupnya berakhir apda peluru yang ditujukkan kepadanya ketika dia berjalan sempoyongan di jalan oleh tentara Jepang yang pada waktu itu sedang mambabi buta di jalanan sekitar perumahannya... Bagian – Bagian Yang Menarik Pak curiga sedang berbicara.Nona kecewa berkecak-kecak dalam mulutnya sambil menggigit-gigit ujung sapu tangannya.hati kedua orang tuannya dengan menjadi Atheis dan menikahi Kartini yang akhirnya Ayah Hasan harus meninggal dunia dengan membawa penyesalan yang mendalam karena perbuatan anaknya. Kepuasan telah berganti dengan kehampaan.Empo marah membentak-bentak dan merentak-rentak kakinya dengan menyingsingkan kainnya sedikit ke atas.sedang Siti cemburu menggaung-gaung seperti anjing melolong-lolong di malam purnama.dan harapan telah berubah menjadi kekecewaan..2.maka dialah manusia yang paling tinggi derajatnya..menyikut kekiri menyikut kekanan. Manusia adalah mahluk yang mengandung perasaan perikemanusiaan dan pertimbangan susila atau gewetan ( hati nurani ). Hasan pun tersungkur bermandikan darah dengan melepas kata “ALLAHU AKBAR “ tak bergerak lagi.merajuk-rajuk..matanya berkedip-kedipan atau memicing sebelah..Mas dongkol memberengut seperti jeruk masam...tegas suaranya.kadang-kadang suaranya berdesis-desis berbisik.Hasan sangat menyesal dengan apa yang telah dipilih dalam hidupnya. 18 ...meludah-ludah.. 3. Hasan.

Uapnya putih tipis laksana sutra meriak-riak diatas air yang jernih kekuning-kuningan warnanya.Matahari membakar bumi.baerguing-guling dia diatas tanah seperti kerbau yang sekarat dan darahnya berkelorok-kelorok masuk ke dalam kerongkongan hawa.Juga pada takut rupanya oleh mendung dan kabut gumpal diangkasa seperti samudera awan yang mengancam dengan gelombang-gelombangnya yang hitam kelabu.Dia masuk kekandangnya.sehingga 19 .sekarang seolah telah puas dengan hasil pekerjaannya.Mengkilap seperti sebilah kaca yang runcing melepas dalan sinar matahari.merayaprayap seperti seekor lipan menaiki tebing. Kereta api merayap-rayap menaiki punggung gunung nagreg.Lokomotifnya berat menghela napas. Hawa dingin menyelinap ke dalam dari sela-sela di bawah pintu dan tingkap-tingkap berkaca.Rel mengkilap dalam tikungan sawah-sawah dan kolam-kolam.Pohon-pohon tak bergerak.Sembahyanglah seperti kau ini akan mati besok. Tumbang laksana pohon ditebang. Mengkilap pisau belati yang ku cabut secepat kilat dari sarungnya.bergetar-getar.Hawa bergetar di atas rumput yang kering kekuning-kuningan. Bintang tak nampak satu pun diangkasa.gemerlapan seperti kaca.Dingin meresap tembus ke dalam tulang sendi.maka tak terdengar lagi dahan-dahan berderak-derak atau jeritan daun-daun yang mengiris sunyi seluruh alam tenang seolah-olah sedang tidur. Angin di luar yang tadi sebelum hujan.karena capek sehabis dipukul dicambuk tadi oleh angin dan hujan.meniup dengan derasnya.

Anwar.Kartini. 5. 4. Amanat : Kita sebagai manusia yang beragama harus mempunyai pendirian yang teguh dan jangan mudah terpengaruh oleh berbagai ajakan dari orang lain khususnya ajakan dalam masalah agama. Tema : “ Kepercayaan Terhadap Tuhan YME “ 2.Raden Wiradikarta (Ayah Hasan).malas-malas berjalan. Rukmini. Kiyai Mahmud. Bibi kost dan Minah. Lereng gunung Telaga Bodas bernama kampung Panyeredan. Fatimah. Anak yang nakal sudah membawa bakat untuk menjadi orang yang jahat. Latar : a.3.Rusli.pandanganku seakan-akan tiang menembus tilpon tepi kaca jalan yang tidak rata. Siti. Wajan besi di atas api sudah merupakan sebuah kawah minyak yang bercericis-cericis suaranya. Tokoh : Hasan.lambat-lambat lalu.Dahlan. 3. Alur : Maju – mundur. Unsur Intrinsik Novel 1. H. Bandung.lesu.berteriakagaknya teriak.ibum Hasan. Mimi. 3. Akan tetapi sekeras-kerasnya hatiku bersuara demikian.seperti turut lesu dengan aku.karena teriknya matahari.Kosasih. Nata.suara lain tersisipsisip juga menyelinap ke dalam kesadaran seperti pelembungan-pelembungan air merembes dari bawah ke atas. H. 20 .apabila tusuk besinya membolak-balikan pisang-pisang yang berbaju tepung.artinya dalam novel ini menceritakan kehidupan dirinyasendiri pada jaman sekarang kemudian mundur dengan menceritakan kehidupan dirinya pada masa yang lalu.

Wilayah Bandung Kota. Sudut Pandang : Menggunakan sudut pandang orang pertama (Aku ) b. 6. BAB IV PENUTUP 21 . Sudut Pandang Dan Gaya Penulisan a.b. Gaya Penulisan : Masih tercampur oleh bahasa asing ( jepang-belanda ) tapi bisa dimengerti oleh pembaca meskipun dari susunan kata maupun kalimatnya masih ada yang belum sistematis.

Namun sampai saat ini belum ada patokan yang dapat diterima oleh semua pihak. Novel dalam arti umum berarti cerita berbentuk prosa dalam ukuran yang luas yaitu cerita dengan plot dan tema yang kompleks. dirasakan dalam bentuk tertentu dengan pengaruh tertentu atau ikatan yang dihubungkan dengan tercapainya gerak-gerik hasrat manusia.4. Hasil cipta sastra akan selalu berbicara masalah manusia dengan segala 22 . Selain itu dapat memberikan kegembiraan dan kepuasan batin. Kesimpulan Beberapa pendapat mengenai novel dikemukakan oleh para ahli sastra. Novel merenungkan dan melukiskan realitas yang dilihat. Novel memiliki ciriciri sebagai berikut :      Menceritakan sebagian kehidupan yang luar biasa Terjadinya konflik hingga menimbulkan perubahan nasib Terdapat beberapa alur atau jalan cerita Terdapat beberapa insiden yang mempengaruhi jalan cerita Perwatakan atau penokohan dilukiskan secara mendalam Novel ialah suatu cerita dengan alur panjang mengisi satu buku atau lebih yang Mengarang kehidupan manusia yang bersifat imajinatif The Advanced Meaner Of Current English. Manfaat dari membaca novel adalah memberi kesadaran kepada pembaca tentang kebenaran-kebenaran hidup ini. karakter yang banyak dan setting cerita yang beragam. serta dapat menolong pembacanya menjadi manusia yang berbudaya. menceritakan kehidupan manusia hingga terjadinya konflik yang dapat menyebabkan perubahan nasib bagi para pelakunya. memberikan penghayatan yang mendalam terhadap apa yang kita ketahui.1.

pengalaman jiwa yang terdapat dalam karya sastra memperkaya kehidupan batin manusia khususnya pembaca. baik hubungan manusia dengan manusia. nikmat. terharu. Hasil karya sastra novel mengandung keindahan yang dapat menimbulkan rasa senang.permasalahan hidupnya. manusia dengan lingkungannya maupun manusia dengan penciptaNya. menyegarkan perasaan pembaca. DAFTAR PUSTAKA 23 . menarik perhatian.

Klarer. New York: Tavistock Publications. 2003. 1980.Djajanegara. Yogyakarta: Rake Sarasin. Studying Women Writing: An Introduction. Donovan. New York: Harvester Wheatsheaf. London: Routledge. 40-53 dalam Newton. An Introduction to Literary Studies. 1998. Dr. 24 . Prof. Contemporary Literary Theory. Analisis Gender & Transformasi Sosial. 1998. Dr. M. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. 1993. Rd. Adib dan Sugihastuti. Prof. 1983. Sofia. Bandung: Penerbit Katarsis. 20th Century Literary Theory: A Reader. Sherry. et al. The Domestication of Women: Discrimination in Developing Societies. Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi IV. Selden. Feminisme dan Sastra: Menguak Citra Perempuan dalam Layar terkembang. Inc. Kritik Sastra Feminis: Sebuah Pengantar. Soenajati. 2003. H. Mario. 1997. 2001. Beyond the Net: Feminist Criticism as a Moral Criticism. Raman et al. Barbara. Josephine. Mansour. 2000. Fakih. New York: ST. 2000. Rogers. Noeng. Rachmat Djoko. Yogyakarta: Hannidita Graha Widya. Denver Quarterly: hal. Metodologi Penelitian Sastra. K. Ruth. Pradopo. Great Singapore: Colset Private Ltd. Muhadjir. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset. Martin’s Pres.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful