P. 1
Model Talking Stick

Model Talking Stick

|Views: 60|Likes:
Published by Zenny Dwi Lutfita

More info:

Published by: Zenny Dwi Lutfita on Apr 20, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/13/2012

pdf

text

original

1.

Pengertian Talking Stick Talking stick (tongkat bicara) adalah metode yang pada mulanya digunakan oleh penduduk asli Amerika untuk megajak semua orang berbicara atau menyampaikan pendapat dalam suatu forum (pertemuan antar suku). Tongkat berbicara telah digunakan selama berabadabad oleh suku-suku Indian sebagai alat menyimak secara adil dan tidak memihak. Tongkat berbicara sering digunakan kalangan dewan untuk memutuskan siapa yang mempunyai hak berbicara. Pada saat pimpinan rapat mulai berdiskusi dan membahas masalah, ia harus memegang tongkat. Tongkat akan pindah ke orang lain apabila ia ingin berbicara atau menanggapinya. Dengan cara ini tongkat berbicara akan berpindah dari satu orang ke orang lain jika orang tersebut ingin mengemukakan pendapatnya. Apabila semua mendapatkan giliran berbicara, tongkat itu lalu di kembalikan lagi ke ketua/pimpinan rapat. Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa talking stick dipakai sebagai tanda seseorang mempunyai hak suara (berbicara) yang diberikan secara bergiliran/bergantian. Talking stick termasuk salah satu model pembelajaran kooperaktif. Model pembelajaran ini dilakukan dengan bantuan tongkat, siapa memegang tongkat wajib menjawab pertanyaan dari guru setelah siswa mempelajari materi pokoknya. Pembelajaran talking stick sangat cocok diterapkan bagi siswa SD, SMP, dan SMA/SMK. Selain untuk melatih berbicara, pembelajaran ini akan menciptakan suasana yang menyenangkan dan membuat siswa aktif. Langkah – langkah penerapannya dapat dilakukan sebagai berikut. 2. Kelebihan : a. Menguji kesiapan siswa. b. Melatih membaca dan memahami dengan cepat. c. Agar lebih giat dalam belajar. 3. Kekurangannya : a. Membuat siswa senam jantung. 4. Langkah – langkah a. Guru menyiapkan sebuah tongkat yang panjangnya 20 cm. b. Guru menyampaikan materi pokok yang akan dipelajari,kemudian memberikan kesempatan para kelompok untuk membaca dan mempelajari materi pelajaran.

e. Siswa berdiskusi membahas masalah yang terdapat di dalam wacana. Guru memberikan kesimpulan. Setelah siswa selesai membaca materi pelajaran dan mempelajari isinya. guru mempersilahkan siswa untuk menutup isi bacaan. Guru menutup pembelajaran. Guru memberikan evaluasi/penilaian.c. demikian sampai sebagian besar siswa mendapat bagian untuk menjawab setiap pertanyaan dari guru. f. setelah itu guru memberikan pertanyaan dan siswa yang memegang tongkat tersebut harus menjawabnya. h. . d. g. Guru mengambil tongkat dan memberikan kepada salah satu siswa.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->