P. 1
Cara Menentukan Kepolaran Pada Senyawa Kovalen

Cara Menentukan Kepolaran Pada Senyawa Kovalen

|Views: 606|Likes:
Published by Achmad Burhanuddin

More info:

Published by: Achmad Burhanuddin on Apr 20, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/16/2014

pdf

text

original

atom klor mempunyai kemampuan menarik elektron lebih kuat dibandingkan dengan atom hidrogen.Cara Menentukan Kepolaran pada Senyawa Kovalen 1. Dengan: μ = momen dipol dalam satuan Debye q = muatan dalam satuan s. sehinga kedudukan pasangan elektron akan bergeser ke arah atom yang lebih elektronegatif.) dan kelebihan muatan positif ada pada atom H (polar positif. semakin polar senyawa yang bersangkutan atau mendekati ke sifat ionik. d. atom Cl lebih bermuatan negatif (polar negatif. Momen Dipol adalah hasil kali muatan dengan jarak antara kedua muatan tersebut. Jadi kedudukan pasangan elektron yang digunakan berikatan lebih mendekati atom klor. setiap atomnya mempunyai daya tarik terhadap electron. e. Misalnya. Untuk mengetahui besarnya kepolaran pada suatu senyawa digunakan perbedaan elektronegativitas atau momen dipol. d+). s (satuan elektrostatis) d = jarak dalam satuan (angstrom) Berikut Ini Tabel Momen dipol beberapa senyawa Tabel VIII. Semakin besar harga momen dipol. Pada senyawa non-polar mempunyai momen dipol nol. Akibatnya.1 Tabel Momen dipol beberapa senyawaMolekul H2 CO2 Momen Dipol . pada molekul HCl. Molekul-molekul seperti HCl ini disebut molekul polar. Berdasarkan Sifat Elektronegativitas Molekul kovalen diatomik yang terbentuk dari atom-atom yang berbeda. sedang molekul kovalen diatomik yang terbentuk dari atom yang sama seperti H2 merupakan molekul nonpolar. sehingga terjadi pemisahan muatan dan terbentuk dipol (dwikutub).

888 0.828 1.159 0.827 2.109 1.NO HI ClF HBr HCl HF 0 0.448 0. Kesimetrisan dari bentuk molekul .112 0.

sehingga elektron akan lebih mendekat ke atom O. sehingga H2O merupakan molekul yang polar . kedua momen dipol tidak saling meniadakan karena molekul ini mempunyai bentuk V atau asimetri dengan sudut 1050. karena momen dipol ke arah kedua atom oksigen ini berlawanan maka akan saling meniadakan sehingga bentuk molekulnya simetris akibatnya molekul CO2 bersifat non-polar dengan bentuk molekul linier. Sekalipun ikatan C – Cl bersifat polar.Mari kita perhatikan molekul CCl4. Pada molekul H2O. atom O lebih elektronegatif daripada atom C. Pada molekul CO2. bentuk molekulnya menjadi asimetri maka diperoleh molekul yang bersifat polar. yang mempunyai bentuk molekul tetrahedaral dengan atom C sebagai pusat dan atom-atom Cl pada sudut-sudutnya. Akan tetapi. Apabila salah satu atom Cl diganti oleh atom lain misalnya H. tapi karena struktur molekul tersebut simetris maka momen dipol yang terjadi saling meniadakan dan bersifat nonpolar.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->