P. 1
Aljabar Linear 1

Aljabar Linear 1

|Views: 50|Likes:
Published by Fadhil Khan

More info:

Published by: Fadhil Khan on Apr 20, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/12/2014

pdf

text

original

Aljabar Linear

Pertemuan 1
Pengenalan Konsep Aljabar Linear
.:: Erna Sri Hartatik ::.
Pembahasan
 Kontrak Perkuliahan
 Pemahaman Tujuan Perkuliahan

 Vektor
Definisi vektor -
Aljabar vektor : -
- Penjumlahan dan pengurangan vektor
Kontrak Perkuliahan
Kontrak kuliah alin.doc
GBPP.doc

Berisi:

-Materi kuliah
-aturan perkuliahan
-aturan penilaian
-daftar pustaka
Pemahaman Tujuan Perkuliahan
 Mengapa kita perlu belajar aljabar linear??
 Padahal kita bukan berada di jurusan statistik tapi
Jaringan dan Multimedia?

Ada beberapa alasan:
1. Melatih penganalisaan mahasiswa untuk konversi kondisi
real ke dalam kalimat matematis
2. Mengetahui konsep penyelesaian persamaan aljabar linear
3. Mampu membuat coding programming dalam
menyelesaikan permasalahan2 aljabar linear

DEFINISI VEKTOR
Definisi vektor
Apa beda vektor dengan skalar?

 Skalar :
besaran yang dinyatakan dengan bilangan tunggal dan hanya
memiliki nilai
ex: panjang meja=20cm , luas, volume dsb

 Vektor:
besaran yang dinyatakan dalam dua bilangan tunggal, yang
pertama menyatakan nilai dan yang kedua menyatakan arah
ex: gaya=10N ke arah kanan, kecepatan=5 m/s arah barat

Deklarasi Vektor
 Simbol vektor:
- huruf kecil
- huruf kecil,tebal,ada tanda diatasnya

 Gambar vektor:
vektor digambarkan sebagai garis dengan anak panah
sebagai arah.


a
Vektor a; simbol:
a atau a atau a
a
Piranti Vektor
 Komponen vektor:
vektor 2 dimensi : a (3,2)
3 ‘n 2 merupakan komponen vektor
a merupakan nama vektor
3 merepresentasikan nilai pada sumbu x (horisontal)
2 merepresentasikan nilai pada sumbu y (vertikal)
vektor 3 dimensi : a (2,3,4)

 Panjang vektor:
suatu vektor memiliki panjang vektor yang disimbolkan
dengan |a|

Visualisasi Vektor
 2 vektor dikatakan sama,jika panjang dan arahnya sama

Vektor a dan b dikatakan sama, sebab
1. Arah kedua vektor sama
2. |a| = |b|
Vektor a dan b dikatakan tidak sama, Sebab
1. Arah kedua vektor tidak sama
2. Meskipun, |a| = |b|
Vektor a dan b dikatakan tidak sama, Sebab
1. Meskipun, Arah kedua vektor sama
2. |a| != |b|
 Vektor dalam sistem koordinat kartesian diantaranya:
1. Koordinat kartesian dua dimensi
a=(a1, a2)
dalam vektor a terdapat
dua komponen vektor,


2. Koordinat kartesian tiga dimensi
b=(b1,b2,b3)
dalam vektor b terdapat
tiga komponen vektor
Penggambaran vektor 2 dimensi
1. Gambar vektor m (3,-2) dalam sumbu koordinat dengan
pangkal vektor di (0,0) !!
y
x
3
-2
m (3,-2)
2. Gambar vektor s (2,4) dalam sumbu koordinat
dengan pangkal vektor di (1,-2) !!
y
x
1
-2
s (3,-2)
2
3
pangkal
Langkah:
1. Cari titik pangkal
2. Cari titik ujung
3. Tarik garis vektor antara
pangkal dan ujung
Dari contoh diperoleh :
- mx adalah panjang vektor terhadap
sumbu x = 3

- my adalah panjang vektor terhadap
sumbu y = 2

y
x
3
-2
m (3,-2)
mx = 3
my = 2
13 2 3 | |
| |
2 2
2 2
= + =
+ =
m
my mx m
- Sehingga untuk mencari panjang
vektor m,
digunakan rumus pytagoras :
Panjang vektor
 Panjang vektor a yang berpangkal pada (0,0)
didefinisikan sebagai


 Disebut sebagai vektor nol, jika |a|=0 yang berarti
a1=a2=0
 Contoh :
Cari panjang vektor a (5,-3) !

6 36 9 25 ) 3 ( 5 | |
2 2
= = + = ÷ + = a
 Panjang vektor a (x1,y1,z1) yang berpangkal pada
(x2,y2,z2) didefinisikan sebagai




 Contoh :
Cari panjang vektor a (5,-3,1) dengan titik pangkal
(1,1,1) !

2 4 32 0 16 16 ) 1 1 ( ) 1 3 ( ) 1 5 ( | |
2 2 2
= = + + = ÷ + ÷ ÷ + ÷ = a
Latihan (1) :
1. Gambarkan dalam satu koordinat, vektor-vektor berikut :
s (5,-4) dengan titik pangkal (0,0)
g (2,1) dengan titik pangkal (-3,-2)
j (-3,2) dengan titik pangkal (5,-2)
m (3,2,1) dengan titik pangkal (1,2,1)
b (3,-2,-1) dengan titik pangkal (-1,1,-3)

2. Cari panjang dari masing2 vektor yang ada pada soal no 1
ALJABAR VEKTOR :


Penjumlahan dan Pengurangan
Vektor
Metode
penjumlahan ‘n pengurangan vektor
1. Cara Segitiga
Jumlahan 2 vektor a dan b adalah suatu vektor c yang
berawal dari titik pangkal vektor a menuju ujung vektor b,
setelah ujung vektor a ditempelkan dengan pangkal vektor b


2. Cara Jajaran Genjang
Untuk memperoleh hasil vektor penjumlahan dari vektor a dan
b, maka vektor a dan b harus diposisikan pada 1 titik dan
masing-masing vektor diproyeksikan sehingga menghasilkan 1
titik potong antar kedua vektor. Vektor hasil dihubungkan dari
titik awal dan titik potong akhir.
 Hasil dari aljabar tersebut dengan menggunakan 2
metode hasilnya sama, yaitu :


Beda Penjumlahan Pengurangan vektor
2 2
) ( ) ( | | d b c a v u
d b
c a
d
c
b
a
v u
d
c
v dan
b
a
u Jika
n Penjumlaha
+ + + = +
|
|
.
|

\
|
+
+
=
|
|
.
|

\
|
+
|
|
.
|

\
|
= +
|
|
.
|

\
|
=
|
|
.
|

\
|
=
2 2
) ( ) ( | | d b c a v u
d b
c a
d
c
b
a
v u
d
c
v dan
b
a
u Jika
n Penguranga
÷ + ÷ = ÷
|
|
.
|

\
|
÷
÷
=
|
|
.
|

\
|
÷
|
|
.
|

\
|
= ÷
|
|
.
|

\
|
=
|
|
.
|

\
|
=
Sifat Penjumlahan Vektor
Latihan (2) :
Summary
 Arah vektor dilihat dari tanda negatif didepan nama
vektor, sehingga:
v + (-v) = 0
 Elemen-elemen vektor merupakan panjang vektor
untuk basis koordinat tertentu
 Metode yang digunakan untuk penjumlahan dan
pengurangan vektor adalah sama
 Pangkal vektor tidak selalu diawali dari pusat
koordinat (0,0,0)

Tugas (1)
Tugas 1.doc

 Materi tugas :
Definisi vektor .1
Gambar vektor .2
Analisa vektor .3
Panjang vektor .4
Daftar Pustaka
Anton, Howard. Dasar-dasar Aljabar Linear Jilid 1 Edisi 7. 2000.
Penerbit Interaksara. Jakarta
Noor Ifada. Bahan Kuliah Aljabar Linear
Anton, Howard. Dasar-dasar Aljabar Linear Jilid 2 Edisi 7. 2000.
Penerbit Interaksara. Jakarta

Pembahasan
 

Kontrak Perkuliahan Pemahaman Tujuan Perkuliahan

Vektor Definisi vektor Aljabar vektor : - Penjumlahan dan pengurangan vektor

Kontrak Perkuliahan Kontrak kuliah alin.doc Berisi: -Materi kuliah -aturan perkuliahan -aturan penilaian -daftar pustaka .doc GBPP.

Melatih penganalisaan mahasiswa untuk konversi kondisi real ke dalam kalimat matematis 2. Mampu membuat coding programming dalam menyelesaikan permasalahan2 aljabar linear .Pemahaman Tujuan Perkuliahan   Mengapa kita perlu belajar aljabar linear?? Padahal kita bukan berada di jurusan statistik tapi Jaringan dan Multimedia? Ada beberapa alasan: 1. Mengetahui konsep penyelesaian persamaan aljabar linear 3.

DEFINISI VEKTOR .

kecepatan=5 m/s arah barat . yang pertama menyatakan nilai dan yang kedua menyatakan arah ex: gaya=10N ke arah kanan. luas.Definisi vektor Apa beda vektor dengan skalar?  Skalar : besaran yang dinyatakan dengan bilangan tunggal dan hanya memiliki nilai ex: panjang meja=20cm . volume dsb  Vektor: besaran yang dinyatakan dalam dua bilangan tunggal.

tebal.a Deklarasi Vektor  Simbol vektor: Vektor a. simbol: a atau a atau a .ada tanda diatasnya  Gambar vektor: vektor digambarkan sebagai garis dengan anak panah sebagai arah.huruf kecil . .huruf kecil.

3.2) 3 ‘n 2 merupakan komponen vektor a merupakan nama vektor 3 merepresentasikan nilai pada sumbu x (horisontal) 2 merepresentasikan nilai pada sumbu y (vertikal) vektor 3 dimensi : a (2.Piranti Vektor  Komponen vektor: vektor 2 dimensi : a (3.4)  Panjang vektor: suatu vektor memiliki panjang vektor yang disimbolkan dengan |a| .

Meskipun. Arah kedua vektor sama 2. Sebab 1. sebab 1. Meskipun.Visualisasi Vektor  2 vektor dikatakan sama. Arah kedua vektor sama 2. Arah kedua vektor tidak sama 2.jika panjang dan arahnya sama Vektor a dan b dikatakan sama. Sebab 1. |a| != |b| . |a| = |b| Vektor a dan b dikatakan tidak sama. |a| = |b| Vektor a dan b dikatakan tidak sama.

a2) dalam vektor a terdapat dua komponen vektor. Koordinat kartesian tiga dimensi b=(b1. Vektor dalam sistem koordinat kartesian diantaranya: 1.b2. Koordinat kartesian dua dimensi a=(a1.b3) dalam vektor b terdapat tiga komponen vektor . 2.

Penggambaran vektor 2 dimensi 1.-2) 3 x -2 .-2) dalam sumbu koordinat dengan pangkal vektor di (0. Gambar vektor m (3.0) !! y m (3.

-2) !! Langkah: 1. Cari titik ujung 3. Cari titik pangkal 2.4) dalam sumbu koordinat dengan pangkal vektor di (1. Tarik garis vektor antara pangkal dan ujung y 2 s (3.-2) 1 -2 pangkal 3 x .2. Gambar vektor s (2.

digunakan rumus pytagoras : | m | mx2  my 2 | m | 32  22  13 .-2) mx = 3 3 -2 Sehingga untuk mencari panjang vektor m.Dari contoh diperoleh : y - mx adalah panjang vektor terhadap sumbu x = 3 my adalah panjang vektor terhadap sumbu y = 2 x - - my = 2 m (3.

-3) ! | a | 52  (3) 2  25  9  36  6 . jika |a|=0 yang berarti a1=a2=0 Contoh : Cari panjang vektor a (5.Panjang vektor  Panjang vektor a yang berpangkal pada (0.0) didefinisikan sebagai   Disebut sebagai vektor nol.

z2) didefinisikan sebagai  Contoh : Cari panjang vektor a (5. Panjang vektor a (x1.1) ! | a | (5  1)2  (3  1)2  (1  1)2  16  16  0  32  4 2 .1.1) dengan titik pangkal (1.y1.-3.y2.z1) yang berpangkal pada (x2.

-1) dengan titik pangkal (-1.-3) 2.1) dengan titik pangkal (1.2) dengan titik pangkal (5.1.0) g (2. Cari panjang dari masing2 vektor yang ada pada soal no 1 .-2) j (-3.2. vektor-vektor berikut : s (5.-2.Latihan (1) : 1.2.1) b (3.-2) m (3.-4) dengan titik pangkal (0. Gambarkan dalam satu koordinat.1) dengan titik pangkal (-3.

ALJABAR VEKTOR : Penjumlahan dan Pengurangan Vektor .

setelah ujung vektor a ditempelkan dengan pangkal vektor b .Metode penjumlahan ‘n pengurangan vektor 1. Cara Segitiga Jumlahan 2 vektor a dan b adalah suatu vektor c yang berawal dari titik pangkal vektor a menuju ujung vektor b.

maka vektor a dan b harus diposisikan pada 1 titik dan masing-masing vektor diproyeksikan sehingga menghasilkan 1 titik potong antar kedua vektor. . Cara Jajaran Genjang Untuk memperoleh hasil vektor penjumlahan dari vektor a dan b.2. Vektor hasil dihubungkan dari titik awal dan titik potong akhir.

 Hasil dari aljabar tersebut dengan menggunakan 2 metode hasilnya sama. yaitu : .

Beda Penjumlahan Pengurangan vektor Penjumlahan a c Jika u    dan v    b d      a  c   a  c  u v     b   d  b  d         | u  v | (a  c) 2  (b  d ) 2 Pengurangan a c Jika u    dan v    b d      a  c   a  c  u v       b   d  b  d         | u  v | (a  c) 2  (b  d ) 2 .

Sifat Penjumlahan Vektor .

Latihan (2) : .

0) .0.Summary     Arah vektor dilihat dari tanda negatif didepan nama vektor. sehingga: v + (-v) = 0 Elemen-elemen vektor merupakan panjang vektor untuk basis koordinat tertentu Metode yang digunakan untuk penjumlahan dan pengurangan vektor adalah sama Pangkal vektor tidak selalu diawali dari pusat koordinat (0.

2 Analisa vektor .doc  Materi tugas : Definisi vektor .4 .3 Panjang vektor .1 Gambar vektor .Tugas (1) Tugas 1.

Bahan Kuliah Aljabar Linear Anton. Penerbit Interaksara. Dasar-dasar Aljabar Linear Jilid 2 Edisi 7. Penerbit Interaksara. Jakarta . Howard. 2000. Howard. 2000. Jakarta Noor Ifada. Dasar-dasar Aljabar Linear Jilid 1 Edisi 7.Daftar Pustaka Anton.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->