BIMBINGAN DAN KONSELING

Oleh : Naeila Rifatil Muna

PENGERTIAN BIMBINGAN Bimbingan = Guidance * Shertzer & Stone : - Mengarahkan - Memandu - Mengatur - Mengemudikan * W.S Winkel : - Menunjukkan jalan - Menuntun - Memberikan petunjuk - Memberikan nasehat

pengarahan diri.BIMBINGAN suatu proses pemberian bantuan yang terus menerus dan sistematis dari pembimbing pada yang dibimbing dalam bentuk pemberian informasi dan arahan agar tercapai kemandirian dan pemahaman diri. dan perwujudan diri dalam mencapai tingkat perkembangan yang optimal dan penyesuaian diri dengan lingkungan . penerimaan diri.

untuk dimanfaatkan dalam memperbaiki tingkah lakunya pada masa akan datang .suatu proses membantu .upaya profesional “upaya bantuan yang diberikan kepada klien supaya memperoleh konsep diri dan kepercayaan diri sendiri.PENGERTIAN KONSELING consolium = menerima /memahami .suatu helping relationship .

diciptakan dan dibina sebagai suatu cara untuk memudahkan terjadinya perubahan tingkah laku.Hubungan Bimbingan dan Konseling 1. terjadi dalam situasi yang bersifat pribadi (profesional) 3. terjadi antara dua orang individu (konselor – klien) 2. pemecahan masalah dan mengambilan keputusan .

Bimbingan = pendidikan Konseling = psikoterapi .segi tenaga bimbingan dapat dilakukan oleh guru. orang tua. dosen. Konseling hanya dapat dilakukan tenaga terdidik / profesional .PERSAMAAN DAN PERBEDAAN BK Persamaan pada tujuan sebagai usaha memandirikan individu.segi isi bimbingan sebagai usaha pemberian informasi Konseling sebagai pemberian bantuan .sama sebagai program sekolah. sama mengikuti norma lingkungan masyarakat. wali kelas.

menyusun program belajar c. pengembangan bakat dan minat d. perencanaan karier 3.FUNGSI BK 1. Pencegahan (preventif) a. Penyaluran a. pengumpulan data d. bimbingan karier c. memperoleh jurusan yang tepat b. ketentuan akademik b. fasilitas. cara belajar. kegiatan kelompok 2. orientasi : kurikulum. Pemecahan masalah (pemberian bantuan) .

4. Perbaikan (kuratif) pada maladjusment 6. antara siswa dengan siswa 5. Penyesuaian (adjusment) a. antara mahasiswa dg lingkungan kampus b. Pengembangan (development) mengembangkan keseluruhan kepribadian secara lebih terarah dan mantap .

SASARAN BK human behavior pribadi siswa berkembang secara optimal sehingga berguna bagi diri sendiri. Tahapan pengembangan kemampuan : 1. masyarakat. perwujudan diri . pengarahan diri 5. pengambilan keputusan 4. lingkungan. pengenalan. penerimaan diri 2. pengenalan lingkungan 3. pengungkapan.

membantu siswa menyadari perubahan dunia kerja. Bimbingan belajar atau akademik cara belajar.BIDANG LAYANAN BIMBINGAN 1. proses belajar dipengaruhi faktor situasional . lingkungan keluarga-rumah-tempat kost. individu dapat menyelesaikan masalah. program studi. ekonomi. mengembangkan sikap konstruktif terhadap kerja. lingkungan fisik dan sosial kampus. . membantu siswa putus sekolah dan memasuki dunia kerja 3. 2. Bimbingan Karier (Vocational Guidance) mengembangkan konsep diri. Bimbingan sosial-pribadi manusia makhluk sosial. sosial budaya. merangsang siswa untuk menyenangi jenis pekerjaan.

EI. SI) Pribadi yg Efektif • Kompeten • Konsisten • Komitmen • Kontrol • Kreatif Pribadi yg Produktif • Self – Esteem • Social-Responsibility • Self-Identity • Coping . • Penuntasan Tugas-tugas Perkembangan • Perkembangan Kecerdasan (IQ. PRIBADI YANG EFEKTIF PRODUKTIF. DAN KEBERFUNGSIANNYA DI DALAM LINGKUNGAN MELALUI INTERAKSI YANG SEHAT.BIMBINGAN DAN KONSELING PERKEMBANGAN PROSES BANTUAN YANG PROAKTIF DAN SISTEMATIK DALAM MEMFASILITASI INDIVIDU MENCAPAI TINGKAT PERKEMBANGAN YANG OPTIMAL.

Brain 3. IPK yang Tinggi 2. Memahami minat & bakat sendiri 4. Empati 2. Achievement Motive 3. Demokratis 6. Decision Making 3 Sukses Sosial 1. Toleransi 5. Memiliki kesiapan untuk melanjutkan studi atau masuk dunia kerja . Bersikap Posiitif thd pekerjaan 3.1 2 Sukses Pribadi 1. Terampil Berkomuni kasi 4 Sukses Karir 1. Altruis 3. Memahami Tujuan Sekolah 2. Beauty 4. Berpikir Logis 4. Problem Solving 5. Believe 2. Kooperatif 4. Behavior Sukses Akademik Catur Sukses (Sbg Tujuan Bimbingan) 1.

Disini klien dipandang sebagai individu yang mampu memilih tujuan. Konselor tidak bersifat netral. membuat keputusan. Klien tidak dipandang sebagai manusia yang sakit mentalnya. Perkembangan pribadi yg optimal terjadi melalui interaksi yg sehat antara individu dengan lingkungannya. Hakikat BK terletak pada keterkaitan antara lingkungan belajar dengan perkembangan individu.ASUMSI BK PERKEMBANGAN       Pencapaian Tugas-tugas Perkembangan merupakan tujuan BK. Dia adalah anggota kelompoknya. dan tidak pernah terisolasi dari lingkungan sosialnya. perasaan. Klien adalah seorang pribadi yang unik dan berharga yg berjuang untuk mengembangkan dirinya. dan komitmen kepada dirinya. atau a moral. bagian dari budayanya. dan berpartisipasi secara bertanggung jawab dalam mencapai perkembangan dirinya. dia memiliki nilai-nilai. .

industri. guru matpel. dan masyarakat) . keluarga. dan guru pembimbing.PRINSIP BIMBINGAN      Bimbingan merupakan bagian integral pendidikan Bimbingan for all Bimbingan diorientasikan kepada pengembangan potensi siswa (fisik. sosial. psikis. wali siswa. & ortu Bimbingan berlangsung dalam berbagai setting (sekolah. moral-spiritual) individu Bimbingan merupakan usaha bersama (team work) pimpinan.

Hanya dilakukan oleh Konselor sendiri . Programnya terstruktur 7. Hanya melakukan konseling individual 4. Semua siswa (for all) mendapat layanan 5. Programnya tidak terstruktur 7. Tidak semua siswa mendapat layanan 5. Pendekatan Preventif dan Krisis 3. Bersifat Reaktif 2. Menekankan layanan Informasi 6. Terencana 2.PERBEDAAN KARAKTERISTIK BIMBINGAN TRADISIONAL DENGAN PERKEMBANGAN PERKEMBANGAN 1. Pendekatan Krisis (Remediatif) 3. Menekankan kepada program pengembangan 6. Dilakukan oleh konselor dan personel sekolah dalam suatu team work TRADISIONAL 1. Melaksanakan Bimbingan dan konseling 4.

10. 5. . Berperilaku atas dasar keputusan yang mempertimbangkan aspekaspek nilai dan berani menghadapi resiko. 6. 9. dan kompetensi yang mendukung pilihan karir. Menjunjung tinggi nilai-nilai kodrati laki-laki atau perempuan sebagai dasar dalam kehidupan sosial. Memiliki kemampuan mengendalikan diri (self-control) dalam mengekspresikan emosi atau dalam memenuhi kebutuhan diri. Menghayati nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam berperilaku 2.Tujuan Bimbingan dan Konseling 1. 3. Memperkaya strategi dan mencari peluang dalam berbagai tantangan kehidupan yang semakin kompetitif. Mengembangkan potensi diri melalui berbagai aktivitas yang positif 8. 4. Mengembangkan dan memelihara penguasaan perilaku. nilai. Mampu memecahkan masalah secara wajar dan objektif.Meyakini nilai-nilai yg terkandung dalam pernikahan dan berkeluarga sebagai upaya untuk menciptakan masyarakat yg bermartabat. 7. Memelihara nilai-nilai persahabatan dan keharmonisan dalam berinteraksi dengan orang lain.

belajar.FUNGSI BIMBINGAN Pemahaman Preventif Pengembangan Kuratif Memahami Karakteristik/ Potensi/Tugastugas perkembangan Peserta didik dan membantu mereka untuk memahaminya secara objektif/ realistik Memberikan Layanan orientasi dan informasi mengenai berbagai aspek kehidupan yg patut dipahami peserta didik agar mereka tercegah dari masalah Memberikan Layanan Bimbingan untuk Membantu Peserta didik Mampu Mengembangkan potensi dirinya/Tugastugas perk. sosial.nya Membantu para Peserta didik agar mereka dapat memecahkan masalah yang dihadapi Nya (pribadi. atau karir) .

Pengembangan Profesional 2.Layanan Dasar CATUR SUKSES Pribadi – Sosial Akademik -Karir Komponen Program BK Layanan Perencanaan Individual Layanan Responsif Dukungan Sistem Peserta Didik IQ EI SI 1. Kolaborasi 4. Manajemen . Konsultasi 3.

yg disajikan secara sistematis. Tujuan : “Membantu mhs agar dapat mengatasi masalah yang dialaminya”. Membantu mhs agar memperoleh keterampilan hidup (life skills). Membantu mhs agar memperoleh perkembangan yg normal 2. Membantu mhs agar memiliki mental yang sehat 3.LAYANAN DASAR BIMBINGAN Pengertian : “Layanan bantuan kepada peserta didik melalui kegiatan-kegiatan kelas atau di luar kelas. dalam rangka membantu mahasiswa mengembangkan potensi dirinya secara optimal” Tujuan : 1. . LAYANAN RESPONSIF Pengertian : “Layanan bantuan bagi mahasiswa yang memiliki kebutuhan atau masalah yang memerlukan bantuan dengan segera”.

belajar. sosial.LAYANAN PERENCANAAN INDIVIDUAL   Pengertian : “Layanan bantuan kepada mhs agar mampu membuat dan melaksanakan perencanaan masa depannya. perencanaan. Tujuan : Mhs memiliki kemampuan untuk merumuskan tujuan. Mhs dapat mengevaluasi kegiatan yang dilakukannya.     . Mhs dapat melakukan kegiatan atau aktivitas berdasarkan tujuan atau perencanaan yang telah ditetapkan. baik menyangkut aspek pribadi. atau pengelolaan thd pengembangan dirinya. berdasarkan pemahaman akan kekuatan dan kelemahannya”. maupun karir.

hubungan masyarakat dan staf. dan msyarakat yang lebih luas. konsultasi dengan dosen lain. memelihara. dan penelitian dan pengembangan”.LAYANAN DUKUNGAN SISTEM Pengertian : “Kegiatan-kegiatan manajemen yang bertujuan memantapkan. . dan meningkatkan program bimbingan secara menyeluruh melalui pengembangan profesional. manajemen program. staf ahli.

Bimbingan Teman Sebaya 1. Bimbingan Klasikal 2. Konseling Individual/ Kelompok 3. Merenc. Mengevaluasi Layanan Per. Penasihatan Ind. Konsultasi 2. a. Pengembangan Profesional 2.STRATEGI LAYANAN Layanan Dasar 1. Konsultasi dan Kolaborasi 3. Bimbingan Kelompok 1. Referal 4./Klp. Manajemen Program . Penilaian Individual 2.Tujuan b.Individual Layanan Responsif Dukungan Sistem 1. Melakukan Kegiatan c.

siswa ASPEK YANG DIEVALUASI LANGKAH-LANGKAH 1. Kualitas konsep diri 3. Kualitas Sikap dan kebiasaan belajar 4. Merumuskan Masalah 2. Sbg. Kualitas prestasi belajar 6.Informasi kpd pihak lain ttg perk. Kualitas ketaqwaan 2.feedBack bagi Konselor 2.EVALUASI PROGRAM TUJUAN Mengetahui keterlaksanaan kegiatan dan ketercapaian tujuan dari program yang telah ditetapkan FUNGSI 1. Hambatan yg dialami 4. Melakukan followup PROSES 1. Sikap siswa thd program BK 5. Tingkat partisipasi personil 3. Kesesuaian antara Pelaksanaan dg Rancangan 2. Respon stakeholder HASIL 1. Menyusun instrumen 3. Sbg. Kualitas akhlak . Mengumpulkan dan Menganalisis data 4.

PEMANFAATAN HASIL EVALUASI Merancang Tindak Lanjut Melakukan Perbaikan atau Pengembangan Program .

PROGRAM PENGEMBANGAN DIRI Dalam Struktur Kurikulum Pendidikan Umum (SD/MI. SMP/MTs. dan SMA/MA) pengembangan diri itu dijelaskan sebagai berikut. Kegiatan pengembangan diri difasilitasi dan atau dibimbing oleh konselor. guru. Kegiatan pengembangan diri dilakukan melalui kegiatan pelayanan konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial. dan pengembangan karir peserta didik. bakat. Pengembangan diri bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan. dan minat setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. atau tenaga kependidikan yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler. belajar. . Pengembangan diri bukan merupakan mata pelajaran yang harus diasuh oleh guru.

7. 2.BIDANG PENGEMBANGAN DIRI ASPEK 1. Memahami perasaan diri dan mampu mengekspresikannya secara wajar 8. Mengamalkan nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME. Memiliki pemahaman dan penerimaan diri secara objektif dan konstruktif 4. MATERI 2. Pribadi TUJUAN 1. 3. Memiliki rasa percaya diri 10. 9. Hakikat dan Fungsi Agama bagi Kehidupan Manusia Makna syukur dan sabar Konsep diri dan Pengembangan diri secara efektif Kematangan emosional Pengelolaan stress Bahayanya miras. Memiliki pemahaman ttg irama kehidupan yg bersifat fluktuatif (antara anugrah dan musibah) dan mampu meresponnya dg positif.dan free sex (AIDS) Pemecahan masalah Membangun kepercayaan diri Kesehatan mental . 4. 6. 5. 8. Memiliki kemampuan memecahkan masalh 9. Dapat mengelola stress 6.narkoba. 3. Mampu mengendalikan diri dari perbuatan yang diharamkan agama 7. Memiliki mental yang sehat 1. Memiliki sikap respek thd diri sendiri 5.

dan aman. Bahayanya tawuran 5. perkelahian. Memiliki sikap-sikap sosial yang positif dalam kehidupan bermasyarakat. altruis. 6. 1. Memelihara lingkungan hidup yang nyaman 6. toleran. MATERI Hikmah bersilaturahim 2. TUJUAN Memiliki kemampua berinteraksi sosial secara wajar dan positif (bersilaturahim) dengan orang lain. . Memiliki sikap positif terhadap pernikahan dan hidup berkeluarga. Nilai-nilai pernikahan dan hidup berkeluarga 2. Pengembangan Sikap-sikap sosial (empati. Etika pergaulan (sopan-santun /tatakrama) dalam bergaul 4. kooperatif /kolaboratif) 3. Memiliki kemampuan untuk menghindar dari situasi konflik dengan orang lain (seperti permusuhan. Memiliki pemahaman tentang etika pergaulan. 3. Sosial 1.ASPEK 2. atau tawuran). 4. tertib. Dapat berpartisipasi aktif dalam menciptakan lingkungan yang bersih. 5.

4. .ASPEK 3. 4. 5. Memiliki motivasi yang tinggi untuk belajar sepanjang hayat Memiliki keterampilan belajar yang efektif. Memiliki kesiapan mental dan kemampuan untuk menghadapi ujian. 6. 1. 5. TUJUAN Memiliki sikap dan kebiasaan belajar yang positif. MATERI Pengembangansi kap dan kebiasaan belajar Pengembangan motivasi belajar Keterampilan belajar yang efektif Kiat-kiat menghadapi ujian Keterampilan membaca buku 2. Memiliki keterampilan untuk menetapkan tujuan dan perencanaan belajar/pendidikan. Memiliki keterampilan membaca buku. Belajar/ Akademi k 1. 3. 3. 2.

5.ASPEK TUJUAN 1. 7. 4. Memiliki kemampuan untuk membentuk identitas karir. MATERI 1. 5. Memiliki kemauan untuk meningkatkan kemampuan yang terkait dg pekerjaan. Memiliki sikap optimis dalam menghadapi masa depan. 2. Memiliki pemahaman tentang minat dan kemampuan diri yang terkait dengan pekerjaan. 3. 8. 4. 6. Memiliki pemahaman tentang kaitan belajar dengan bekerja. Memiliki sikap positif terhadap pekerjaan. 4. Memiliki pemahaman bahwa studi merupakan investasi untuk meraih masa depan. 6. Sekolah-sekolah lanjutan Kaitan belajar dengan bekerja Pemahaman potensi diri Identitas karir Hikmah bersikap optimis dalam kehidupan Macam-macam kursus . Karir 3. 2. Memiliki pemahaman tentang sekolah-sekolah lanjutan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful