P. 1
BAKAT KHUSUS

BAKAT KHUSUS

5.0

|Views: 1,239|Likes:
Published by Macheda Rony

More info:

Published by: Macheda Rony on Apr 20, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/17/2014

pdf

text

original

MAKALAH PERKEMBANGAN BAKAT KHUSUS

Disusun guna memenuhi Tugas Mata Kuliah Psikologi Perkembangan

Disusun Oleh : 1. Lutfia Prastiana 2. Mokhamad Syahroni 3. Sutejo 4. Taryono 5. M. Dzul Fahmi ( 0610055712 ) ( 0610056711 ) ( 0610057611 ) ( 0610053411 ) ( 0610057811 )

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS PEKALONGAN 2011

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL .......................................................................................... DAFTAR ISI ...................................................................................................... BAB I PENDAHULUAN ................................................................................ 1.1. Latar Belakang Masalah ................................................................. 1.2. Rumusan Masalah ......................................................................... 1.3. Tujuan Penulisan ............................................................................ BAB II PEMBAHASAN .................................................................................. 2.1. Perkembangan Bakat ..................................................................... 2.1.1. Pengertian Bakat ................................................................. 2.1.2. Jenis Bakat .......................................................................... 2.1.3. Karakteristik Anak Berbakat ............................................... 2.1.4. Perbedaan Individual dalam Bakat ...................................... 2.2. Perkembangan Bakat Khusus ....................................................... 2.2.1. Pengertian Bakat Khusus .................................................... 2.2.2. Jenis Bakat Khusus ............................................................. 2.2.3. Hubungan antara Bakat dan Prestasi ................................... 2.2.4. Faktor-faktor yang mempengaruhi Perkembangan Bakat Khusus ................................................................................ 2.2.5. Perbedaan Individu dalam Bakat Khusus ........................... 2.2.6. Upaya Pengembangan Bakat Khusus Remaja dan Implikasinya dalam Penyelenggaraan Pendidikan ................................... 2.3. Peranan Keluarga dalam Mengembangkan Bakat dan Kreativitas Anak ............................................................................................. 2.3.1. Karakteristik Keluarga yang kreatif .................................... 2.3.2. Hubungan antara Latar Belakang Keluarga dan Kinerja Anak ....................................................................... 2.3.3. Orang Tua sebagai Pendukung Program Anak Berbakat .... 2.4. Peranan Sekolah dalam dalam Mengembangkan Bakat dan Kreativitas Anak ............................................................................

2.4.1. Karakteristik Guru Anak Berbakat ..................................... 2.4.2. Persiapan Guru Anak Berbakat ........................................... 2.4.3. Membangkitkan Bakat di Sekolah ...................................... 2.5. Peranan Masyarakat dalam Mengambangkan Bakat .................... 2.5.1. Bentuk Kerjasama dengan Masyarakat ............................... 2.5.2. Memanfaatkan sumber dalam Masyarakat .......................... 2.5.3. Peran serta Masyarakat di Indonesia ................................... BAB III PENUTUP ........................................................................................... 3.1. Kesimpulan ................................................................................... 3.2. Saran ............................................................................................ DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................

Dalam hal ini bakat dibedakan dari spesialisasi. ada baiknya kita yakini satu hal: yakin dan percayalah bahwa setiap insan di muka bumi ini telah memiliki bakat berupa anugerah cuma-cuma dari Sang Maha Kuasa. antara lain aptitude. termasuk yang berkaitan dengan pemosisian yang berlaku dalam dunia kerja pada umumnya. tatkala. . hati nurani (conscience). syukur. toh memang tidak berbakat. yakni kesadaran diri (self awareness). Definisi bakat yang ditegakkan dalam koridor gugus utama umumnya mengacu pada dua pemahaman. kasihan betul. agar berguna bagi limgkungan sosial. imajinasi (creative imagination) .seseorang terdiskreditkan karena alasan tidak berbakat. Kita mengenal "Empat Karunia Ilahi" (4 Human Endowment). dan kehendak bebas (independent will). Tanggung jawab utama manusia sebagai penerima mandat itu adalah memberdayakan keempat bakat alami atau talenta atau karunia tersebut secara maksimal dan optimal. Berapa persen siswa suatu sekolah punya kesempatan mengeksplorasi bakatbakatnya? Paling-paling tak lebih dari 10 hingga 25 persen.BAB I PENDAHULUAN 1. Bakat adalah bawaan.1 Latar Belakang Masalah Paradigma tentang bakat sudah saatnya dirombak. hingga manfaatnya jugatidak terasa. Beberapa istilah kerap dipakai ketika berbicara bakat secara spesifik. yang tertinggal hanya pemahfuman terpaksa dan menyerah pada nasib. Contoh konkret tersebut tak terkecuali juga melanda dunia pendidikan. Bisa berkembang. tidak pun tak apa. given from God. intelligence/inteligensi/kecerdasan. Kesempatan untuk mencoba pun lenyap. selebihnya dipendam atau mengembangkan dengan cara sendiri yang belum tentu terarah dengan baik. Sebelum memahami beberapa definisi dan pendekatan bakat yang juga diungkapkan beberapa ahli. talent/talenta. atau bakat alami. Aduh. Menyedihkan. dan bakat adalah sesuatu yang dilatih. dan tidak mau berusaha.

menurut Guilford (1956). termasuk kemampuan intelektual umum dan taraf inteligensi. Jadi apabila seseorang terlahir dengan suatu bakat khusus. pengertian sosial. Pada dasarnya istilah-istilah tersebut membawa makna bakat yang berkembang sesuai kebutuhan dan kepentingan. antara lain temperamen. kemampuan numerik. Sebaliknya jika dibiarkan saja tanpa pengarahan dan penguatan. Apa yang dimaksud Bakat dan Bakat Khusus? 2. Dalam hal ini bakat merupakan interseksi dari faktor bawaan dan pengaruh lingkungan.gifted/giftedness. Namun sama-sama mengandung unsur bakat bawaan dan latihan.2 Rumusan Masalah 1. atau sesuatu yang sudah telanjur dicap sebagai bakat yang terbatas dan tidak mau berusaha. Apa yang dimakud perkembangan Bakat Khusus? 3. maupun ciri-ciri non-aptitude. bakat itu akan mati dan tak berguna. 1. serta komitmen menyelesaikan tugas dengan baik dan cermat. Aspek-aspek kemampuan intelektual. antara lain mencakup logika abstrak. beserta aspek-aspeknya dapat diukur dengan peranti atautes psikologi. dapat dinilai dari ciri-ciri aptitude seperti kelancaran.menerus dan pemanfaatan seluruh kapasitas otak secara bertanggung jawab untuk mewujudnyatakan berbagai hal yang tidak itu-itu saja. kemampuan dasar teknik dan daya ingat/ memori. yakni kecerdasan kreatifitas dan tanggung jawab. Adakah Peran Keluarga dalam Pengembangan Bakat Khusus? 4. Bakat adalah penggalian terus. fleksibilitas dan orisinalitas. kemampuan verbal. jika dididik dan dilatih. Adakah Peran Masyarakat dalam Pengembangan Bakat Khusus? . dan sebagainya. bakat merupakan gabungan dari tiga unsur esensial yang sama pentingnya dalam menentukan keberbakatan seseorang. Adakah Peran Sekolah dalam Pengembangan Bakat Khusus? 5. Kecerdasan. bakat tersebut dapat berkembang dan dimanfaatkan secara optimal. Misalnya yang dikemukakan Renzulli (1981). motivasi. Kreativitas.

Dengan memberikan dukungan secara maksimal kepada individu untuk mengembangkan bakat khusus tersebut.1.3.3. hubungan antara bakat khusus dengan prestasi. dan masyarakat dalam perkembangan bakat khusus. jenis bakat khusus. ciri-ciri. . Untuk mengetahui bakat dan bakat khusus secara mendalam. lingkungan. individu yang memiliki bakat khusus akan mampu berprestasi secara optimal baik didalam keluarga. 1. Sekolah. Diharapkan dengan mengetahui bakat khusus secara mendalam maka.2.3 Tujuan Penulisan Tujuan dari Penulisan makalah ini adalah : 1.1. maupun di sekolah. Untuk mengetahui apakah ada peran dari Keluarga. faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan bakat khusus dan perbedaan individual dalam bakat khusus.

1989:35). misalnya: berupa kemampuan berbahasa.1 Pengertian Bakat Bakat (aptitude) biasanya diartikan sebagai kemampuan bawaan yang merupakan potensi yang masih perlu dikembangkan atau dilatih (Semiawan. kemampuan bermain musik. Dalam hal ini seseorang yang berbakat musik. dan lain sebagainya”.1.BAB II PEMBAHASAN 2. 1984:1). Dengan pengenalan bakat yang dimilikinya dan upaya pengembangannya dapat membantu remaja untuk dapat menentukan pilihan yang tepat dan menyiapkan dirinya untuk dapat mencapai tujuan-tujuannya. pengetahuan. Wijaya (1988:66) menyatakan bahwa “bakat adalah suatu kondisi pada seseorang yang memungkinkannya dengan suatu latihan khusus mencapai suatu kecakapan. Tes bakat adalah tes yang mengukur prestasi atau kapasitas yang dapat dicapai seseorang dimasa depan. dengan latihan yang sama dengan orang lain yang tidak berbakat musik. dan keterampilan khusus. dkk.1 Perkembangan Bakat Pada akhir masa remaja anak sudah banyak memikirkan tentang apa yang ingin ia lalukan dan apa yang mampu ia lakukan. misalnya. akan lebih cepat menguasai keterampilan musik tersebut. Kemampuan menunjukkan bahwa suatu tindakan dapat dilakukan sekarang. Kapasitas dapat digunakan sebagai sinonim untuk kemampuan dan biasanya diartikan sebagai kemampuan yang dapat dikembangkan . 2. sedangkan bakat memerlukan latihan dan pendidikan agar suatu tindakan dapat dilakukan dimasa yang akan datang. sedangkan tes prestasi yaitu tes yang mengukur kemampuan untuk berprestasi saat ini (Chaplin. Kemampuan adalah daya untuk melakukan suatu tindakan sebagai hasil dari pembawaan dan latihan.

seperti seni lukis atau musik. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa bakat adalah kemampuan yang dimiliki oleh seseorang untuk memperoleh pengetahuan atau keterampilan yang bersifat umum ataupun khusus. Sedangkan anak yang mempunyai bakat akademik khusus. 2. Ada anak yang inteligensinya mungkin tidak terlalu tinggi. Kemampuan akademik khusus. Ada pula anak bakatnya dalam bidang olahraga. Kemampuan psikososial atau bakat kepemimpinan. Ada anak yang di sekolah tidak termasuk anak yang pandai.1. e. menunjukkan prestasi yang menonjol dalam mata pelajaran tertentu.2 Jenis Bakat Beberapa ahli cenderung membedakan bakat atas bakat umum dan bakat khusus. Dikenal juga anak yang oleh teman-temannya atau oleh gurunya . d. Namun bakat juga harus disertai dengan latihan khusus untuk mencapai suatu kecakapan. c. dan keterampilan khusus. Kemampuan berpikir secara kreatif-produktif. Berbakat atau gifted. Anak berbakat intelektual umum. Kemampuan dalam salah satu bidang seni. misalnya matematika atau bahasa.sepenuhnya dimasa mendatang apabila latihan dilakukan secara optimal. tetapi ia menonjol dalam keterampilan teknik. atau dalam salah satu bidang seni. pengetahuan. Bakat-bakat tersebut. diartikan sebagai memiliki bakat intelektual (baik umum atau khusus) dan talent sebagai bakatbakat khusus. misalnya dalam seni musik atau seni rupa. meliputi: a. f. b. Kemampuan intelektual umum. biasanya mempunyai taraf inteligensi yang tinggi dan menunjukkan prestasi sekolah yang menonjol. tetapi unggul dalam kemampuan berpikir kreatif-produktif. baik yang masih sebagai potensi maupun yang sudah terwujud. Kemampuan psikomotorik/kinestik.

h. g. kemampuan psikomotorik. Dapat memberi jawaban yang tepat dan langsung ke sasaran. e. Berkaitan dengan uraian diatas maka dapat disimpulkan bahwa jenis bakat dapat berupa bakat umum atau bakat khusus yang meliputi kemampuan intelektual umum. d. Mandiri dalam memberikan pertimbangan. 2. b. kemampuan berpikir kreatif-produktif. Ungkapan verbal. f. kemampuan psikososial (bakat kepemimpinan). i. dkk. Berambisi untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi. . c.3 Karakteristik Anak Berbakat Menurut Terman (dalam Semiawan. Kemampuan mengajukan pertanyaan. Menunjukkan minat yang tinggi. d. kemampuan dalam bidang seni. adalah: a. karakteristik anak berbakat intelektual. Melibatkan diri sepenuhnya dan ulet menghadapi tugas yang diminati. Kemampuan pengamatan (observasi). Disamping itu. f. c.selalu dipilih atau ditunjuk sebagai pemimpin. Kemampuan membaca. Biasanya. 1984:22). Kesiagaan mental. Kemampuan menulis. b.1. e. antara lain “unggul” atau “menonjol” dalam: a. Daya nalar. Mempunyai rasa humor yang tinggi. Keingina untuk belajar. bakat mereka terletak dalam bidang psikososial. Daya konsentrasi. setiap anak yang berbakat akan menunjukkan bakat yang menonjol yang dimilikinya.

ungkapan verbal. dan menunjukkan minat yang tinggi. antara lain: a. Semangat yang tinggi. dapat menimbulkan konflik karena tidak mudah menyesuaikan diri atau tunduk terhadap tekanan orangtua atau teman sebaya. d. e. Keinginan anak berbakat untuk mandiri dalam belajar serta bekerja. kesiagaan mental. Dengan kemampuan dan minatnya yang beranekaragam. kemampuan pengamatan. dan prakarsanya dapat membuatnya kurang sabar atau kurang toleran jika tidak ada kegiatan atau kurang tampak kemajuan dalam kegiatan-kegiatan yang sedang berlangsung. Perilaku ulet dan terarah pada tujuan yang sering tampak pada anak berbakat dapat menjurus ke arah lingkungan untuk memaksakan atau mempertahankan pendapatnya. daya nalar. g. Tetapi . Ia juga dapat merasa ditolak atau kurang dimengerti oleh lingkungannya. Kemampuan kreatif dan minat untuk melakukan hal-hal baru bisa menyebabkan anak-anak berbakat tidak menyukai atau cepat bosan terhadap tugas-tugas rutin. c. Kepekaan dari anak-anak berbakat dapat menyebabkan anak mudah tersinggung. anakanak berbakat membutuhkan keluwesan dan dukungan untuk dapat mengembangkan minatnya. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa karakteristik anak berbakat akan terlihat menonjol dalam hal kesiagaan mental. 1984:23) menunjukkan bahwa ciriciri tertentu anak berbakat dapat atau mungkin mengakibatkan masalah-masalah tertentu. f. kebutuhannya akan kebebasan. daya konsentrasi. Kemampuan berpikir kritis dapat mengarah ke sikap ragu-ragu dan sikap kritik baik terhadap diri sendiri maupun terhadap orang lain. b.Daftar yang disusun oleh Seagoe yang kemudian dikutip oleh Martinson (dalam Semiawan. dkk.

Sebaliknya. motivasi. mungkin ada yang sangat cekatan. tetap bakat tidak akan berkembang dengan baik. dan kepribadian. Perbedaan lingkungan tempat mereka tinggal. sebagaimana telah dipaparkan terdahulu. sehingga mudah dipahami bahwa tidak ada dua anak yang memiliki bakat dan kemampuan yang sama persis. Katakanlah sama-sama berbakat musik. juga perbedaan minat. dan kepribadian akan mengakibatkan perkembangan bakat yang berbeda. khususnya dalam hal kualitas penampilan atau kamampuannya. motivasi. Oleh karena itu tidak ada dua anak yang akan mengembangkan bakat yang identik.1. berbeda antara yang satu dengan lainnya. Diantara mereka yang berbakat musik. dikarenakan perbedaan lingkungan. 2. nilai. nilai. Itulah sebabnya setiap anak yang berbakat. dan kepribadian juga sangat berpengaruh terhadap berkembangnya bakat seseorang.4 Perbedaan Individual dalam Bakat Perbedaan individual dalam bakat adalah kenyataan bahwa tidak ada dua anak yang dilahirkan dengan bawaan fisik dan mental yang seluruhnya sama. bila lingkungan tidak mendukungnya. kemampuan memainkan musiknya pun akan berbeda. Dengan kata lain. tidak semua anak yang berbakat mengalami hal tersebut. dan mungkin hanya biasa-biasa saja. bahwa bakat baru muncul atau tampil bila memperoleh kesempatan untuk dikembangkan oleh lingkungannya melalui proses belajar. motivasi.dari karakteristik anak berbakat tersebut mungkin dapat mengakibatkan masalah tertentu. masing-masing anak akan merupakan seorang individu yang berbeda dengan individu lainnya. minat. Selain itu. Lagi pula minat. misalnya seperti kemampuan kreatif dan minat untuk melakukan hal-hal baru bisa menyebabkan anak-anak berbakat tidak menyukai atau cepat bosan terhadap tugas-tugas rutin. Namun. . meskipun ada potensinya.

sedangkan kemampuan dan kapasitas sudah merupakan suatu tindakan yang dapat dilaksanakan atau akan dapat dilaksanakan. pengalaman. 1992:17). pengetahuan. Berikut ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan bakat khusus. Perkembangan bakat khusus juga berperan penting dalam kehidupan seharihari. 2. Bakal masih merupakan suatu potensi yang akan muncul setelah memperoleh pengembangan dan latihan. Dengan bakat seseorang berkemungkinan untuk mencapai prestasi dalam bidang tertentu.2 Perkembangan Bakat Khusus Pada saat sekarang ini memang perkembangan bakat khusus sangat mempengaruhi perkembangan diri. 1987:1). bakat baru akan muncul apabila memperoleh keseempatan untuk dikembangkan oleh lingkungannya melalui proses belajar. Bakat juga berbeda dengan istilah kapasitas atau "capasity". maupun sosial setiap anak. Kapasitas digunakan sebagai sinonim untuk "kemampuan" yang dapat dikembangkan di masa yang akan datang apabila latihan dilakukan secara optimal (Semiawan. prestasi. Ada beberapa jenis bakat khusus. Pengertian Bakat Khusus "Bakat" atau "aptitude" berbeda dengan istilah kemampuan atau "ability". . 2.Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa seorang individu tidak ada yang dilahirkan dengan bawaan fisik dan mental yang seluruhnya sama dengan individu lainnya. Bakat merupakan potensi yang masih perlu dikembangkan dan dilatih agar dapat terwujud (Munandar. Selain itu.2. faktor dan implementasinya dalam penyelenggaraan pendidikan.1. Sedangkan kemampuan menunjuk pada daya untuk melakukan sesuatu scbagai hasil dari pembawaan dan latihan. Tctapi untuk mewujudkan bakat ke dalam suatu prestasi diperlukan latihan. Bakat menunjuk pada kemampuan bawaan yang merupakan potensi ("potential ability") yang masih perlu pengembangan dan latihan lebih lanjut.

Seorang yang mempunyai bakat musik tetapi tidak pernah memperoleh kesempatan untuk mengembangkan secara baik. 1987:2). misalnya dalam bakat akademik. 2.2 Jenis Bakat Khusus Bakat khusus atau "talent" adalah kemampuan bawaan yang berupa potensi khusus yang akan muncul sebagai kemampuan khusus dalam bidang tertentu sesuai potensi tersebut. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa "bakat" adalah kemampuan alamiah untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan. misalnya dalam bakat intelektual secara umum. baik yang bersifat umum maupun yang bersifat khusus. Disebut bakat umum apabila kemampuan yang berupa potensi tersebut bcrsifat umum. kinestetik. niscaya bakat musik tersebut tidak akan terwujud. Lain halnya seorang anak yang memiliki bakat musik. Individu yang memiliki bakat khusus dalam bidang matcmatika. Sebaliknya seorang yang memperoleh fasilitas dan pendidikan musik secara baik. seni. maka anak ini akan sangat mungkin untuk berprestasi dalam bidang musik. serta didukung oleh minat anak melatih kemampuannya. dan sebagainya.dan motivasi (Semiawan. apabila memperoleh kesempatan untuk mengembangkan secara optimal disertai dengan minat yang tinggi terhadap bidang matematika. maka orang tersebut tidak akan pemah mencapai prestasi memadai dalam bidang musik. orang tuanya menyadari dan mcngusahakan agar anak ini memperoleh pengalaman untuk mengembangkan bakatnya. sosial. Apabila bakat khusus tersebut dapat dikembangkan dengan baik maka dia akan berprestasi dengan bakat khusus tersebut dan apabila bakat khusus tersebut dibiarkan begitu saja maka bakat tersebut akan sia-sia.2. pada suatu saat . Disebut bakat khusus apabila kemampuan yang berupa potensi tersehut bersifat khusus. tetapi tidak memiliki bakat musik.

Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa Jenis Bakat Khusus dibagi ke dalam lima bidang yaitu. dan scbagainya. misalnya bakat dalam olahraga. keterampilan teknik. dan keterampilan teknik. menciptakan lagu hanya dalam waktu 30 menit. Bakat khusus dalam bidang seni. psikomotorik. logika bahasa. Bakat khusus dalam bidang kreatif – produktif artinya bakat dalam menciptakan sesuatu yang baru misalnya menghasilkan rancangan arsitektur baru. misalnya para arsitek dalam bidangnya. lukis. Sedangkan bakat khusus sosial termasuk di dalamnya adalah bakat-bakat dalam hal hubungan sosial. dalam kinestetik atau psikomotor. psikomotorik. kinestetik. dan yang sejenis. dan sebagainya. Termasuk bakat khusus dalam akademik misalnya bakat untuk bckcrja dalam angkaangka ("numeric"). misalnya bakat dalam bidang sepak bola. dan scbagainya. menurut Semiawan (1987:5) dan Munandar (1987:21) diklasifikasikan dalam lima bidang kemampuan. . Bakat khusus. dan sejenisnya. dan sosial. kepemimpinan. bidang akademik khusus. Bakat bidang akademik khusus untuk bekerja dalam angka-angka (numeric). Bakat khusus dalam bidang kreatif-produktif bakat artinya bakat dalam menciptakan sesuatu yang baru dan memberikan hasil tertentu. berpikir kreatif-produktif. tari. misalnya mampu mengaransemen musik dan sangat dikagumi.individu bersangkutan memiliki kemampuan khusus yang lebih dan akan mencapai prestasi menonjol dalam bidang matematika ini. Bakat khusus kinestetik / psikomotorik. Dalam kaitan ini jenis atau ragam bakat khusus baik yang masih berupa potensi maupun yang sudah terwujud. mampu melukis dengan sangat indah dala m waktu singkat dan sejenisnya. tennis. dan sosial. kinestetik. yaitu bidang akademik khusus. berpikir kreatifproduktif. misalnya musik. Logika bahasa. dan sebagainya. menciptakan teknologi terbaru dan lainnya. sastra. seni. Bakat khusus dalam salah satu bidang seni. komunikasi. seni. bulu tangkis.

Bakat sebagai potcnsi masih memerlukan latihan dan perdidikan agar suatu "performance" dapat dilakukan pada masa yang akan datang (Semiawan. 2. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Bakat Khusus Berbeda dengan kemampuan yang menunjuk pada suatu "performance" yang dapat dilakukan sekarang. Demikian halnya orang yang menunjukkan prestasi menonjol dalam bidang tertentu. Tetapi sejauh mana bakat itu akan terwujud dan menghasilkan suatu prestasi. dan prestasi yang menonjol dalam suatu bidang (matematika) dapat merupakan cerminan dari bakat yang dimiliki untuk bidang tersebut.3. Hubungan antara Bakat dan Prestasi Perwujudan dari bakat dan kemampuan adalah prestasi (Munandar: 1992:18).4. untuk dapat terwujud sebagai "perormance" atau perilaku nyata dalam bentuk suatu prestasi yang menonjol. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa bakat memang sangat menentukan prestasi seseorang. masih banyak variabel yang turut menentukan. Hanya bakat khusus yang memperoleh kesempatan untuk berkembang sejak dini melalui latihan. masih memerlukan latihan dan pcngembangan lebih lanjut. 1987:2. dan disertai oleh minat yang tinggi sehingga akan terealisasikan dalam kemampuan dan mcnghasilkan prestasi yang unggul. Orang yang memiliki bakat matematika dapat diperkirakan/diharapkan untuk mencapai prestasi menonjol dalam bidang matematika.2. . orang yang berbakat belum tentu mampu mencapai prestasi yang tinggi dalam bidangnya. 1992:18). didukung olch fasilitas. selalu merupakan perwujudan dari bakat khusus yang dimiliki. Hal ini memberikan pemahaman bahwa bakat khusus sebagai "potential ability". Munandar. Tetapi karena bakat masih mcrupakan potensi.2. Bakat dan kemampuan mcnentukan prestasi seseorang.2.

memiliki motivasi berprestasi yang tinggi.Sehubungan dengan itu ada scjumlah faktor atau variabel yang turut menentukan bagi perkembangan bakat khusus tersebut.5 Perbedaan Individu dalam Bakat Khusus Sesuai dengan prinsip "individual differences". Suatu bakat khusus yang dalam perkembangannya memperoleh dukungan dari kedua belah pihak dan individu memiliki minat yang tinggi terhadap bidang yang menjadi bakat khususnya.2. sarana dan prasarana. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa Individu yang memiliki bakat khusus dan memperoleh dukungan internal maupun eksternal. dukungan dan dorongan orang tua/keluarga lingkungan tcmpat tinggal dcsa. Demikian juga dalam hal bakat khusus. yaitu faktor atau variabel yang bersumber pada diri individu. setiap orang memiliki bakat khususnya masing-masing.kota. memiliki motivasi berprestasi yang tinggi. maka bakat khusus tersebut akan muncul dalam suatu kemampuan yang unggul dengan prestasi menonjol dalarn bidang terkait. motivasi berprestasi. yaitu memiliki minat yang tinggi terhadap bidang yang menjadi bakat khususnya. 2. memiliki daya juang tinggi. Faktor atau variabel yang mempengaruhi perkembangan bakat khusus ini dapat dibedakan atas faktor Intra-individual dan faktor ekstraindividual. meliputi kesempatan. dan sebagainya. dan ada kesempatan maksimal untuk mengembangkan bakat khusus. Faktor intra individual. yaitu adanya kesempatan untuk mengembangkan bakat khusus secara optimal. . dan keuletan dalam mengatasi kesulitan atau tantangan yang mungkin timbul. memiliki daya juang tinggi. maka akan muncul kemampuan berprestasi. meliputi minat. maka setiap individu berbeda satu dengan yang lain. memperoleh dukungan lingkungan yang memadai. Sedangkan faktor ekstra individual adalah variabel lingkungan dimana individu tumbuh dan berkembang.

suatu kenyataan dalam perkemhangan (Hurlock. Misalnya antara orang yang sama-sama memiliki bakat khusus bekerja dibidang angka. misalnya Anto memiliki bakat khusus untuk bekerja dengan angka. 1992:14). Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa Perbedaan bakat khusus ini bisa terletak pada jenisnya dan juga pada kualitasnya. 1976:79). Perbedaan individu termasuk perbedaan dalam hal bakat khusus ini merupakan fakta universal. Misalnya. 1987:3. Semakin bertambah usia seseorang tidak hanya semakin kompleks dari usia sebelumnya tetapi juga semakin bcrbeda dengan individu lain (Neugarten. sementara Windi merniliki bakat khusus dalam bidang musik. termasuk kembar identik sekalipun. Perbedaan dalam jenisnya terlihat dari kemampuan yang ditunjukkan. Perbedaan dalam jenis. 1986:7). tetapi kualitasnya berbeda. seseorang memiliki bakat khusus bekerja dengan angka yang lain lebih menonjol dalam berbahasa sementara yang lainnya memiliki bakat yang menonjol dalam bidang musik. tetapi juga pada tingkat atau derajat kepemilikan bakat khusus tertentu (Semiawan. Orang pertama . Perbedaan individu ini akan meningkat dengan bertambahnya usia.Perbedaan bakat khusus ini dapat terletak pada jenis atau ragam. Ani mcmiliki bakat khusus dalam bahasa. Scdangkan perbedaan dalam tingkat atau derajat kcpemilikan. Sedangkan perbedaan dalam kualitasnya mengandung makna bahwa di antara individu satu dengan yang lain memiliki bakat khusus yang sama. Secara biologis dan genetis setiap orang bcrbeda satu dengan yang lain. artinya antara individu satu dengan yang lain mungkin memiliki bakat khusus yang sama tetapi dalam taraf kepemilikan yang berbeda. Budi dan Anto sama-sama memiliki bakat khusus untuk bekerja dengan angka tetapi Anto ternyata memiliki kemampuan yang lebih tinggi (unggul) dibandingkan dengan kemampuan yang ditampilkan Budi. Munandar.

Upaya Pengembangan Bakat Khusus Remaja dun Implikasinya dalam Penyelenggaraan Pendidikan Pada distribusi normal dan kemampuan belajar.2. Mereka mcmiliki kemampuan lcbih dibandingkan dengan kemampuan ratarata anak remaja seusia. anak/remaja berbakat khusus berada dalam kelompok di atas normal. 1992:21). dukungan moral dari orang tua. Dalam kaitan itu untuk menunjang perkembangan bakat khusus secara optimal di kalangan anak dan remaja perlu dilakukan langkahlangkah antara lain: . Mereka ruernbutuhkan program pcndidikan yang berdiferensi/ pelayanan di luar jangkauan program pendidikan biasa pada umumnya. Mereka para pemilik bakat khusus itu mcmerlukan program pendidikan khusus atau luar biasa agar dapat mewujudkan bakat-bakat dan kemampuannya secara optimal. motivasi.mimiliki kemampuan yang lebih unggul dibanding kemampuan orang kedua. berprestasi. 1987:5. sangat besar pengaruhnya terhadap perkembangan bakat khusus seseorang di samping lingkungan pergaulan dari lingkungan fisik seperti dalam dukungan sarana dan prasarana. Munandar. Dengan bakat khusus yang dimiliki.6. mereka akan menunjukkan kemampuannya yang unggul dan akan memberikan prestasi yang tinggi dalam bidangnya. mereka juga membutuhkan dukungan lingkungan yang memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi perkembangan bakat-bakat khususnya. Disamping program pendidikan khusus. agar dapat merealisasikan bakatbakat dan kemampuannya secara optimal baik untuk pengembangan diri maupun untuk dapat memberikan sumbangan yang berarti bagi kemajuan masyarakat dan negara (Semiawan. Dukungan lingkungan yang bersifat psikologis seperti minat. 2.

Bidang sematis adalah dalam bidang jurnalistik. Dacey (1989)melakukan penelitian di Inggris terhadap kehidupan keluarga yang berbeda dari keluarga biasa. Penelitian ini meliputi pengetesan terhadap sempel remaja. lingkungan sosial serta lingkungan pendidikan. sematis dan sosial (perilaku). sekolah. musik. menulis . baik dalam lingkungan keluarga.3. arsitekstur.3. sesuai dengan empat bidang konten struktur intelek Guilford (1975). balet.a) Dikembangkan suatu situasi dan kondisi yang memberikan kesempatan bagi anak dan remaja untuk mengembangkan bakat khususnya dengan mengusahakan dukungan baik psikologis maupun fisik. maupun masyarakat oleh semua pihak yang terkait.1 Karakteristik keluarga yang kreatif. Contoh dari produk kreativitas yang figural adalah seni pahat/ukir. c) Dikembangkan program pendidikan berdiferensi di lingkungan lembaga pendidikan formal (sekolah) guna memberikan pclayanan secara lebih efektif kepada anak dan remaja yang memiliki bakat khusus. b) Dilakukan usaha penumbuhkembangan minat dan motivasi berprestasi yang tinggi serta kegigihan dalam mclakukan usaha di kalangan anak dan remaja. pengembangan anak yang mempunyai bakat khusus akan bisa berkembang secara optimal. yaitu figural. Simbolis adalah dalam bidang matematika. simbolis. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa bila semua aspek diatas dapat terpenuhi maka. 2. dilanjutkan dengan wawancara terhadap anggota keluarga tentang berbagai topikmengenai gaya hidup keluarga. Empat jenis kreativitas. dan memberikan prestasi yang memuaskan terhadap orang tua. Peran keluarga dalam mengembangkan Bakat dan kreativitas anak 2.

Gaya hidup orang tua Dapat disimpulkan bahwa Keluarga yang kreatif tidak lepas dari keterbukaan antara anggota keluarga dimana anak di beri kepercayaan dan kebebasan yang tentunya dalam pengawasan yang tidak otoriter. Yang menarik adalah bahwa pendidikan ibu lebih jelas dan positif hubungannya dengan prestasi anak.3. Pada tingkat SD kecenderungannya adalah bahwa perhatian dan pengawasan orang tua terhadap pekerjaan rumah anak menunjukan hubungan yang positif terhadap kinerja anak. dalam menentukan . data menunjukkan bahwa perhatian merupakan determinan yang positif dari kinerja kreatif seorang anak. Sehubungan dengan sikap orang tua dalam pendidikan. misalnya terhadap cara berbicara anak. pendidikan.Hubungan antara latar belakang keluarga dan kinerja anak Pada umumnya tampak bahwa makin tinggi tingkat pendidikan orang tua. makin baik prestasi anak. 2. tidak tampak ada hubungan dengan kinerja anak.2. Bahkan tampak kecenderungan bahwa antara pengawasan yang ketat dan kinerja anak ada hubungan yang terbalik. apakah bahasa indonesia. Vaktor genetis versus lingkungan b. a. Bahasa apa yang dipakai di rumah. akan tetapi pada tingkat SMP. anak tidak memerlukan pengawasan orang tua untuk berprestasi baik. dari pada pendidikan ayah. akan tetapi bahwa pendekatan otoriter mempunyai dampak sebaliknya terhadap kinerja anak. Terlalu banyak ikut campur dari pihak orang tua. Di dalam keluarga tidak banyak aturan tetapi mampu mengikat anak tersebut untuk tidak berbuat yang tidak baik.naskah dan sosial (menyangkut perilaku) adalah dalam bidang psikologi. Aturan perilaku c. bahasa daerah atau bahasa campuran. Humor d. minat anak terhadap membaca.

tidak menghasilkan kinerja yang lebih tinggi pada kreativitas. 2. masih ada orang yang menentangnya atau kurang melihat kegunaannya. Hal tersebut mungkin akan terbalik apabila orang tua tidak memahami karakteristik dari anak tersebut. dan komputer. Orang tua sebagai pendukung program anak berbakat Program pendidikan anak berbakat saat ini belum memasyarakat di Indonesia. Kelompok orang tua dapat membantu mengorganisasi kegiatan pengayaan bagi anak berbakat. Guru anak berbakat hendaknya mengakui peran penting dari dukungan orang tua dan tidak melihat orang tua sebagai ancaman. seperti program akhir minggu atau program mentor. misalnya karena terlalu mau ikut campur. Orang tua yang memiliki keahlian atau keterampilan khusus dapat membantu mengajar seni. Pastinya keluaraga sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak dan kinerja anak. tentu anak akan mampu mengembangkan kemampuannya dan menghasilkan kinerja yang baik.peraturan di rumah. . Apabila orang tua bisa memahami kondisi anak. Kelompok orang tua dapat membantu menyadarkan orang tua lain akan masalah dan kebutahan anak berbakat dan kesempatan pendidikan yang dapat diberikan kepada mereka. musik.3. apabila orang tua anak tersebut berpendidikan tinggi pastinya ilmu yang di dapat anak atau yang di berikan kepada anak tersebut lebih banyak dan hal tersebut sangat berpengaruh terhadap kinerja anak. Dapat disimpulkan bahwa setiap anak berbakat pasti lahir dari latar belakang keluarga yang berbeda.3. Biasanya pendidikan dari orang tua juga berpengaruh. Sehubungan dengan ini orang tua anak berbakat dapat melakukan banyak sebagai kelompok pendukung yangberperan serta aktif dalam perencanaan dan pengadaan kegiatan belajar anak berbakat.

Di Jerman ada Deutsche Gesellschaft fur das Hochbegabte kind (Perhimpunan Jerman untuk Anak Berbakat). astronomi untk anak umur 12 tahun. terutama di negara yang sistem sekolahnya belum melayani kebutuhan pendidikan anak berbakat. bahasa jepang untuk umur 8-10 tahun.Dapat disimpulkan bahwa anak berbakat pastinya tidak lepas dari dukungan orang tua. sejarah seni untuk umur 11 tahun. dan organisasi serupa menawarkan berbagai program kegiatan termasuk summer camp untuk anak berbakat dan lokakarya untuk yang berbakat sains. Orang tua yang mempunyai kemampuan atau keterampilan khusus pastinya lebih menunjang dalam pengembangan kemampuan anak berbakat atau program anak berbakat. tetapi biasanya dibina oleh anggota masyarakat yang memiliki kualifikasi khusus dan berminat untuk berkerja dengan anak berbakat. Literary and ScientificTalents. masyarakat tetap merupakan sumber yang bermakna untuk memberikan pengayaan kepada anak ber bakat istimewa. National Association for Gifted Children.dan sains untuk umur 8-10 tahun.1. 2.5. Bentuk Kerja Sama dengan Masyarakat Kelompok peminat di dalam masyarakat merupakan unsur yang kuat dalam pengadaan program untuk siswa berbakat. Society for Artistic. Di Perancis misalnya. yang didirikan pada tahun 1978 oleh kelompok peminat orang tua. Di Indonesia pada tahun 1993 . bahkan negara-negara yang sudah melayani anak berbakat disekolah biasa. memberi pengarahan. menyelenggarakan kursusb matematika untuk siswa kelas 3 & 4. Banyak negara lainnya melaporkan bahwa masyarakat merupakan sumber penunjang utama. orang tua yang selalu memberi motivasi.5 Peranan Masyarakat Dalam Mengembangkan Kreativitas 2. Pada kegiatan yang mengajar bisa guru-guru yang sukarela.

dan kepercayaan diri. Kemungkinan lain adalah bahwa para ahli atau spesialis dalam bidang tertentu datang ke sekolah untuk memberikan ceramah. Sekarang dengan kebijaksanaan Departemen Pendidik dan Kebudayaan untuk meliburkan hari Sabtu. memberi demonstrasi dari pekerjaan mereka dengan memberikan peralatan dan sebagainya. Diperlukan kerjasama antara pendidik profesional dan orangorang bisnis dan industri untuk menyusun dasar-dasar kerja sama yang bertujuan memupuk perkembangan bakat dan talenta siswa yang berkemampuan luar biasa.” Siswa dapat “magang” bekerja di beberapa perusahaan atau pabrik. dapat didirikan klab hari Sabtu seperti sudah banyak dilakukan di luar negeri dan biasanya merupakan prakarsa orang tua. nilai. dan citra diri. Program anak berbakat cukup banyak pula yang merupakan kerja sama antara bisnis dan industri dengan sekolah. sikap. . Di Canada telah diselenggarakan program bagi siswa SMP selama 4 Minggu yang bertujuan untuk merangsang siswa berbakat dalam mengembangkan kreativitas. dengan sebelumnya ada pelajaran persiapan dan sesudahnya pelajaran tindak lanjut. Hal ini dapat berupa kunjungan ke tempat kerja. Hubungan mentor dengan orang-orang bisnis dapat memupuk perkembangan keterampilan.didirikan Yayasan Indonesia untuk Pendidikan dan Pengembangan Anak Berbakat (YIPPAB). Dampak yang diharapkan adalah masyarakat akan menarik manfaat dari kemampuan dan dorongan semangat yang tinggi dari calon mahasiswa. prakarsa . dengan mengajarb orang-orang profesional yang menawarkan jasanya secara sukarela. Sebagaimana dinyatakan oleh Frank (1985) “the community becomes the classroom. Yang enting ialah bahwa program tersebut direncanakan sedemikian sehingga betl-betul memberi pengalaman yang merupakan tantangan dan pengayaan.

dan mempersiapkan pertanyaan yang akan diajukan. Penulis menyarankan agar pemerintah memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan perkembangan kreativitas anak bangsa. matematika dan hubungan antar pribadi Menghubungi orang-orang yang sudah pensiun untuk dijadikan sebagai mentor Menghubungi orang-orang yang dapat mengajar dalam bidang mereka. museum.2 Memanfaatkan Sumber dalam Masyarakat Program anak berbakat dapat memanfaatkan sumber dalam masyarakat sebagai proses belajar. geografi . Koordinator dapat merencanakan kegiatan sebagai berikut: Menyediakan bus untuk membawa siswa ke lapangan sebagai pngalaman dalam sains. 2. Mengunjungi stasiun televisi. dibicarakan dulu tujuan. topik yang akan diteliti. peduli terhadap masalah-masalah sosial dan sering . Memanfaatkan fasilitas perusahaan (perusahaan farmasi. dan tempat bersejarah.sosial. Siswa dapat dimintai saran-saran mengenai tempat yang menarik di kunjungi. pabrik.5.Dapat disimpulkan bahwa kurang adanya kerjasama dengan masyarakat. Sebelum melakukan kunjungan. Salah satu anak berbakat adalah mempunyai minat seperti orang dewasa. Mereka dapat mengajak untuk mengunjungi ke tempat kerjanya. bahasa. terutama dalam hal pengembangan bakat anak. rumah sakit dll) Mengunjungi perusahaan telepon. Dan di Indonesia sendiri jarang ada guru yang sukarelawan menyalurkan tenaganya demi perkembangan kreativitas anak. melihat peralatan yang ada atau melihat kegiatan yang sedang berlangsung.

Beberapa kegiatan yang akan dilakukan. Kegiatan tersebut akan memupuk komitmen di masa depan terhadap tujuan masyarakat. Bekerja dengan kelompok masyarakat untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan. Bahkan akhir-akhir ini banyak diadakan kursus untuk ketrampilan. Siswa yang bersekolah disekolah kejuruan setiap tahunnya diberi waktu untuk “magang” ke pabrik. Tapi untuk pemanfaatan fasilitas persahaan.5. Membuat halaman/ taman sekolah yang indah. Demikian pula dalam bidang psikomotor seperti olahraga. Padahal. STM. sudah ada yang melakukannya seperti SMK. jika semua siswa ada minat untuk mengembangkan kreativitas. . Tetapi kebanyakan anak-anak sekolah dan generasi penerus bangsa kurang mempunyai minat dan kesadaran diri untuk mengembangkan kreativitasnya. Merencanakan proyek pengumpulan dana untuk masyarakat yang mengalami musibah.ke sekolahsekolah. dan ke perusahaan-perusahaan lainnya. Dapat disimpulkan bahwa dalam pemanfaatan sumber masyarakat kurang karena disekolah-sekolah sendiri tidak ada bus untuk membawa ke lapangan. pasti semuanya mempunyai bakat atau talenta tersendiri dan hal itu akan memajukan Negaranya sendiri sekaligus bisa mempertahankan budaya yang ada di Negaranya masing-masing. dan sekolah kejuruan lainnya. menurut defisini USDE sudah ada wadah yang menampung dan membina bakat dalam bidang seni visualdan pertunjukan. 2. sebagai berikut: Melakukan survay di sekolah/ masyarakat.3. Jika dimungkin dapat menggunakan kemampuan untuk merencanakan perubahan dalam masyarakat. Peranserta Masyarakat di Indonesia Dari 6 bidang bakat.menunjukkan derajat idealisme tinggi.

fungsi ingatan. mungkin karena kulikulum yang terlalu padat dan lebih menekankan pada penerimaan bahan pengetahuan. Bakat kretif ini sebaiknya dikembangkan sejakm usia dini. 5. karena masa depan kita bergantung pada urunan pikiran dan perilaku kretif. 3. makin dimungkinkan bakat-bakatnya berkembang secara optimal. dengan tujuan: 1. produktif. Makin dini kreativitas anak mulai dirangsang. Banyak pula orang tua yang kurang mempunyai waktu untuk bersibuk diri secara kreatif bersama anak. . maupun bagi masyarakat dan negara. Sanggar pengembangan kreativitas anak yang didirikan pada tahun 1980 sangat bermanfaat. baik bagi perwujudan diri sepenuhnya. Setiap anak memiliki bakat kreatif yang perlu di pupukdan dikembangkan agar dapat terwujud dalam sikap dan perilaku kreatif. yang merupakan masa subur untuk pengembangan kreativitas. Memberi kesempatan kepada anak untuk mengungkapan kreativitasnya dengan bersibuk diri secra kreatif. Dengan demikian pada awal tahun 1985 Sanggar Kreativitas Anak dibuka untuk anak usia pra-sekolah dan sekolah dasar diJakarta.Sanggar yang pertama kali didirikan di Indonesia dengan tujuan memupuk kemampuan berfikir kretif anak adalah Sanggar Kreativitas Anak (1980). 4. 2. dan penalaran menuju satu jawaban tunggal yang benar.yaitu pada masa pra-sekolah. Sanggar ini didirikan atas dasar pertimbangan bahwa: 1. Pendidikan formal masih kurang memberi kesempatan kedapa siswa untuk mengembangkan kreativitasnya. Banyak orang tua belum menyadari pentingnya kreativitas anak dikembangkan dan/ atau belum memahami cara-cara memupuk kretivitas anak. dan inovatif dari warga negaranya.

dalam kenyataannya pemerintah kurang memperhatikan hal itu. Selain pentingnya peranserta masyarakat. Dan seharusnya pemerintah harus menyediakan dana untuk membentuk sanggar-sanggar untuk mengembangkan kreativitas anak bangsa. Membina anak untuk menggunakan waktu luangnya dengan melakukan kegiatan yang menarik baginya dan sekaligus bermanfaat. minat-minatnya dan orang tua dapat membantu. Jika orang tua ada masalah dengan anaknya.2. dapat berkonsultasi dengan sanggarnya. Dapat disimpulkan di Indonesia kurang menyebar luas adanya sanggar-sanggar untuk mengembangkan talenta dan seharusnya setiap desa/ setiap kota dibentuk sanggar untuk mengembangkan bakat / talenta anak. orang tua memperoleh laporan perkembangan anak. Selain diadakan sanggar disetiap kota/ desa disekolahpun harus di bentuk sanggar-sanggar agar semua siswa mempunyai bakat tertentu. kemajuannya.peranserta pemerintahanpun penting demi mengembangkan kretivitas anak bangsa.meskipun byom merata. banyak wadah yang didirikan dengan tujuan mengembangkan bakat dan talenta anak. Tapi.Akhir-akhir ini. 3. perlu dipikirkan masalah pendanaannya dan personalia profesional agar sarana dapat tercapai. .Yang perlu digalakkan di Indonesia adalah peran serta masyarakat dalam pengadaan program pendidikan anak berbakat yang merupakan kerja sama antar sekolah dan keluarga. Memberi pengalaman kepada para orang tua dan pendidik mengenai cara-cara berinteraksi dengan anak yang bersifat meningkatkan daya imajinasi dan kreativitas anak. kekuatan dan kelemahannya. Secara berkala. Untuk itu.

1. sedang bakat umum (intelektual) disebut gifted. apabila orang tua anak tersebut berpendidikan tinggi pastinya ilmu yang di dapat anak atau yang di berikan kepada anak tersebut lebih banyak dan hal tersebut sangat berpengaruh terhadap kinerja anak. Hal tersebut mungkin akan terbalik apabila orang tua tidak memahami karakteristik dari anak tersebut. Disebut bakat khusus apabila kemampuan yang berupa potensi tersebut bersifat khusus. seni. social. dengan melengkapi sarana dan prasarana yang ada dilingkunagan sekolah guna mengoptimalkan bakat yang dimiliki oleh para murid. dan juga memberikan beaseiswa kepada murid yang berbakat dan juga berprestasi. misalnya bakat akademik. Kesimpulan Bakat adalah kemampuan alamiah untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan. dan sebagainya. Bakat khusus disebut talent. Setiap anak berbakat pasti lahir dari latar belakang keluarga yang berbeda. tentu anak akan mampu mengembangkan kemampuannya dan menghasilkan kinerja yang baik. Apabila orang tua bisa memahami kondisi anak. Pastinya keluaraga sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak dan kinerja anak. .BAB III PENUTUP 3. kinestetik. Lingkungan sekolahpun dapat ikut serta dan berperan aktif dalam mengembangkan bakat khusus anak yang berprestasi. baik yang bersifat umum maupun khusus. baik dalam tingkat local maupun nasional. Biasanya pendidikan dari orang tua juga berpengaruh.

serta mereka mendukung secara optimal pengembangan bakat khusus tersebut.2. orang tua. dan juga memberikan beaseiswa kepada murid yang berbakat dan juga berprestasi. 3. lingkunagan sosial. Diharapkan lingkungan sosial juga memberikan dukungan yang positif kepada anak yang berbakat dengan memberikan pelitan-pelatihan khusus sesuai dengan bakat nya tersebut. Lingkungan sekolah juga diharapkan ikut serta dan berperan aktif dalam mengembangkan bakat khusus anak yang berprestasi. Dengan demikian maka anak yang memiliki bakat khusus akan mencapai titik tertinggi dalam mengembangkan bakat khususnya tersebut.Masyarakat dapat memberikan apresiasi kepada anak yang berbakat dengan mengadakan lomba-lomba bagi mereka yang berbakat dan diberikan penghargaan bagi mereka yang berprestasi. dan juga lingkungan memberikan apresiasi kepada anak yang berbakat dengan mengadakan lomba-lomba bagi mereka yang berbakat dan diberikan penghargaan bagi mereka yang berprestasi. Saran Bakat khusus seharusnya dikembangkan dengan maksimal agar anak bisa berprestasi dalam segala bidang sesuai dengan bakat yang dimilikinya. . dengan melengkapi sarana dan prasarana yang ada dilingkunagan sekolah guna mengoptimalkan bakat yang dimiliki oleh para murid. dengan memberikan sarana dan prasarana yang memadai untuk mengembangkan bakat khusus tersebut secara optimal. Diharapkan orang tua jeli dalam melihat bakat khusus yang dimiliki oleh anak mereka. maupun lingkungan sekolah. baik dalam tingkat local maupun nasional. sehingga dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri.

DAFTAR PUSTAKA .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->